Beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

Berita Terkait • Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Hingga 2027, PAN: Jangan Bikin Beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan Tidak Jelas • Gatot Nurmantyo, Salim Segaf hingga Edy Rahmayadi Berkumpul Semalam, Ada Apa Gerangan? • Tak Sanggup Bayar, Sri Lanka Minta China Kurangi Beban Utang • Sasaran PSI Bukan Anies, Tapi Konstituen PDIP • Pengakuan Ferdinand Hutahaean Jelang Diperiksa Polisi: Mualaf; Lagi Digoda Setan eramuslim.com – Habib Bahar bin Smith dikabarkan mengamuk di tahanan Polda Jawa Barat (Jabar).

Narasi tersebut muncul dan beredar di media sosial. Melansir Wartaekonomi.co.id — jaringan Suara.com, Dalam narasi video yang beredar di media sosial, Habib Bahar disebut terpaksa diasingkan dalam sel tahanan. Namun, kabar ini ternyata tidak benar. Aziz Yanuar selaku kuasa hukum Habib Bahar membantah kliennya mengamuk di tahanan.

“Tidak ada informasi soal itu,” kata Aziz ketika dikonfirmasi, Minggu (9/1/2022). Diketahui saat ini Habib Bahar bin Smith sedang ditahan setelah menjadi tersangka ujaran kebencian berbau SARA. Penahanan dilakukan setelah dia hadir di Polda Jabar untuk diperiksa pada Senin (3/1/2022) lalu. Diketahui pula, Habib Bahar melalui kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Namun, kepolisian masih belum mengabulkan permohonan itu karena masih banyak yang harus dipertimbangkan.

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

“Belum. Masih banyak pertimbangan. Penyidik lebih fokus untuk penyelesaian berkas perkara,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo, Minggu (9/1/2022). Perwira mengah Polri itu mengatakan sejauh ini Habib Bahar masih berlanjut penahanannya. “Masih lanjut penahanan. Masih dibutuhkan keberadaan tersangka untuk keperluan penyidikan,” kata Ibrahim.

Sebelumnya, setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong, Habib Bahar bin Smith, ditahan di Rutan Polda Jawa Barat. Bahar ditahan sejak Senin (3/1/2022) malam. Hal itu dinyatakan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo. Menurutnya, Bahar ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti kasus penyebaran beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan tersebut.

Pada penetapan tersangka itu, Habib Bahar bin Smith dijerat dengan Pasal 14 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45a UU ITE jo Pasal 55 KUHP. [ Suara] Berita Terkait • Dukung Ubedilah Badrun Laporkan Anak Presiden, Gertak: Semua Harus Diusut Tuntas • Ferdinand Ngaku Muallaf, Darymansyah: Ngaku Muallaf karena Takut Dilaporkan Banyak Umat Islam • Beredar Isu Habib Bahar bin Smith Ngamuk di Tahanan, Aziz Yanuar Beberkan Faktanya • Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Hingga 2027, PAN: Jangan Bikin Isu Tidak Jelas • Gatot Nurmantyo, Salim Segaf hingga Edy Rahmayadi Berkumpul Semalam, Ada Apa Gerangan?

eramuslim.com – Hukum yang tegak menjadi harapan dari Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama atas kasus kicauan “Allahmu lemah” dari pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean.

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

Di mana pada hari ini, Senin (10/1) Ferdinand menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. “Hari ini ferdinand dipanggil ke Polri. Apakah yang akan terjadi? Kita nantikan bersama ya, semoga saja harapan masyarakat Indonesia terkabulkan, keadilan dapat ditegakkan,” tegasnya kepada wartawan sesaat lalu. Dia mengajak masyarakat Indonesia untuk mengawal kasus ini bersama demi tegaknya hukum yang adil. Sebagai pelapor, Haris Pertama berharap Polri bisa menetapkan Ferdinand sebagai tersangka.

“Doa dan harapan masyarakat Indonesia tentang sebuah keadilan dan kebenaran saat ini ada di tangan Polri,” tegasnya. Terakhir, dia bertanya-tanya jika dalam kasus ini Polri tidak tegas, dalam hal ini tidak menetapkan Ferdinand sebagai tersangka.

Beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan pun bertanya apakah kenyataan tersebut akan disikapi dengan diam atau bergerak. “Jika Ferdinand dibebaskan dari jerat hukum, apa yang akan kita lakukan demi tegaknya keadilan?

Bergerak atau diam?” tutupnya. [ RMOL]
• Senin, 10/01/2022 19:15 WIB KPK Pastikan Proses Laporan Dugaan Korupsi Gibran dan Kaesang • Senin, 10/01/2022 18:50 WIB SUDAH TERUJI DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMORY DAN KONSENTRASI DENGAN HABBATUSSAUDA • Senin, 10/01/2022 18:46 WIB Fahri Hamzah: Itikad untuk Memperpanjang Kekuasaan Bertahan Lama Adalah Penyakit • Senin, 10/01/2022 17:00 WIB PWNU DKI Minta Vaksin untuk Masyarakat Tidak Mengandung Babi • Senin, 10/01/2022 16:30 WIB Yusuf Mansur Akan Polisikan Penggugat soal ‘Bisnis Patungan Bodong’ • Senin, 10/01/2022 16:20 WIB Haris Pertama: Jika Ferdinand Hutahaean Bebas dari Jerat Hukum, Apa yang Akan Kita Lakukan?

• Senin, 10/01/2022 16:10 WIB Dukung Ubedilah Badrun Laporkan Anak Presiden, Gertak: Semua Harus Diusut Tuntas • Senin, 10/01/2022 16:04 WIB Ferdinand Ngaku Muallaf, Darymansyah: Ngaku Muallaf karena Takut Dilaporkan Banyak Umat Islam • Senin, 10/01/2022 15:35 WIB Beredar Isu Habib Bahar bin Smith Ngamuk di Tahanan, Aziz Yanuar Beberkan Faktanya • Senin, 10/01/2022 15:25 WIB Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Hingga 2027, PAN: Jangan Bikin Isu Tidak Jelas Dalam unggahannya dia juga menyertakan judul berita terkait pegiat media sosial Habib Bakar yang meminta maaf kepada masyarakat, atas kelakuan Bahar Smith.

" Saya juga minta maaf bib, waktu ngatain dia Megaloman," tulisnya.

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

Baca Juga: Beredar Isu Habib Bahar bin Smith Ngamuk di Tahanan, Aziz Yanuar Beberkan Faktanya Sontak hal itu mendapatkan reaksi dari berbagai netizen: " Keluarga Will Smith dan Sam Smith minta maaf," tulis akun @Yuliana***. " Ternyata selama ini dia beban keluarga," tulis akun @Esp***.
Berita Terkait • Beredar Isu Habib Bahar bin Smith Ngamuk di Tahanan, Aziz Yanuar Beberkan Faktanya • Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Hingga 2027, PAN: Jangan Bikin Isu Tidak Jelas • Gatot Nurmantyo, Salim Segaf hingga Edy Rahmayadi Berkumpul Semalam, Ada Apa Gerangan?

• Tak Sanggup Bayar, Sri Lanka Minta China Kurangi Beban Utang • Sasaran PSI Bukan Anies, Tapi Konstituen PDIP eramuslim.com – Pegiat Media Sosial, Darmansyah ikut menyoroti pengakuan Ferdinand Hutahaean yang mangaku dirinya merupakan Muallaf sejak 2017 lalu. Pengakuan Ferdinand, itu kata Darmansyah hanyalah untuk menutupi kasus yang menjeratnya saat ini agar umat islam tak banyak melaporkan dirinya ke Polisi.

“Saya sedikit pun tidak yakin dia muallaf. Pengakuannya muallaf sejak 2017, bisa saja buat umat Islam tidak banyak melaporkan kepada polisi soal ‘Allahmu ternyata lemah’ di akun twitternya,” kata Darmansyah dalam keterangannya, Senin (10/1/2022). Menurut Darmansyah, kalau diliat dari tampang Ferdinand memang keliatan masih doyan makan Bipang.

Atas alasan itulah, Darmansyah tak percaya Ferdinand seorang muallaf. “Kalau pun dia muallaf, ku lihat dari tampangnya kayak masih suka makan Bipang si Ferdinand itu,” ujarnya. Karena itu Darmansyah mendesak Kapolri agar segera menahan Ferdinand supaya publik tahu bahwa Polri Presisi di bawah pimpinan Kapolri Sigit. “Pak Kapolri Jenderal Listyo, tolonglah bapak perintahkan polisi segera menahan si Ferdinand,” ujarnya. Sebelumnya Ferdinand Hutahaean mengaku muallaf sejak 2017.

Namun KTP yang bersangkutan masih menuliskan sebagai non muslim. Terkait perbedaan agama yang masih ada di kolom kartu tanda penduduk (KTP), Ferdinand Hutahaean mengaku belum sempat mengubah. “Soal KTP itu, kan, belum diubah sejak lama, karena masih banyak urusan dengan kehidupan saya yang lama. Masih ada urusan-urusan yang harus diselesaikan, makanya belum diubah,” kata Aziz yanuar beberkan faktanya, Minggu (9/1/2022).

Dia lantas berkilah, mengenai agama itu bukan soal KTP, tetapi apa yang dijalankan dalam keseharian. “KTP lama memang belum diubah, tetapi beragama itu, kan, bukan soal apa yang tertulis, tetapi soal yang dilakoni, dijalankan,” ungkapnya. [ Pojoksatu]
Habib Bahar bin Smith (tengah) memberikan keterangan kepada media saat tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022).

Tim Gabungan Polda Jabar memeriksa Bahar Smith terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam isi sebuah ceramah yang dilakukan di Bandung. [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi] SuaraJabar.id - Kuasa hukum Bahar bin Smith kembali mengajukan penangguhan penahanan kepada Polda Jabar.

Alasan yang menjadi beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan pengajuan penangguhan penahanan di antaranya adalah peran bahar bin Smith sebagai tulang punggung keluarga. Bahar bin Smith sendiri saat ditahan di Rutan Markas Polda Jabar sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong awal Januari lalu. Pihak Bahar sudah mengajukan penangguhan penahanan, namun masih belum dikabulkan. "Hari ini baru akan kita masukan lagi terkait permohonan penangguhan istri dari para ulama se-Jawa Barat," ujar Kuasa hukum Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga: Kembali Diserang Virus Covid-19, Ashanty Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Fakta Sebenarnya "Alasan penangguhannya karena Habib Bahar dibutuhkan oleh santri-santrinya agar bisa memberikan pendidikan agama di Pondok, kedua karena dia tulang punggung keluarga juga, dan menjamin tidak akan melarikan diri," kata dia lagi. Ia menjelaskan, alasan tersebut sudah dituangkan dalam surat pengajuan penahanan pertama.

Perbedaannya adalah, kali ini penjamin dari istri dan para ulama se-Jawa Barat. "Ya, sebagai jaminan istri dan para ulama, tidak akan melarikan diri, tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dan tidak akan menghilangkan barang bukti, itu standarnya," ucapnya. Bahar disangkakan Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana juncto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana juncto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 28 ayat 2 juncto 45 a UU ITE juncto Pasal 55 KUHP.

Kontributor : Cesar YudistiraBeredar Isu Habib Bahar bin Smith Ngamuk di Tahanan, Aziz Yanuar Beberkan Faktanya Suara.com - Habib Bahar bin Smith dikabarkan mengamuk di tahanan Polda Jawa Barat (Jabar).

Narasi tersebut muncul dan beredar di media sosial. Melansir Wartaekonomi.co.id beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan jaringan Suara.com, Dalam narasi video yang beredar di media sosial, Habib Bahar disebut terpaksa diasingkan dalam sel tahanan.

Namun, kabar ini ternyata tidak benar. Aziz Yanuar selaku kuasa hukum Habib Bahar membantah kliennya mengamuk di tahanan. "Tidak ada informasi soal itu," kata Aziz ketika dikonfirmasi, Minggu (9/1/2022).

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

Diketahui saat ini Habib Bahar bin Smith sedang ditahan setelah menjadi tersangka ujaran kebencian berbau SARA. Penahanan dilakukan setelah dia hadir di Polda Jabar untuk diperiksa pada Senin (3/1/2022) lalu.

Diketahui pula, Habib Bahar melalui kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun, kepolisian masih belum mengabulkan permohonan itu karena masih banyak yang harus dipertimbangkan.

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

"Belum. Masih banyak pertimbangan. Penyidik lebih fokus untuk penyelesaian berkas perkara," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo, Minggu (9/1/2022).

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

Perwira mengah Polri itu mengatakan sejauh ini Habib Bahar masih berlanjut penahanannya. "Masih lanjut penahanan. Masih dibutuhkan keberadaan tersangka untuk keperluan penyidikan," kata Ibrahim.

Sebelumnya, setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong, Habib Bahar bin Smith, ditahan di Rutan Polda Jawa Barat. Bahar ditahan sejak Senin (3/1/2022) malam. Hal itu dinyatakan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo. Menurutnya, Bahar ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti kasus penyebaran hoaks tersebut. Pada penetapan tersangka itu, Habib Bahar bin Smith dijerat dengan Pasal 14 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45a UU ITE jo Pasal 55 KUHP.

Sumur : https://www.suara.com/news/2022/01/1.aktanya?page=2 10-01-2022 20:41 Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Dalam narasi video yang beredar di media sosial, Habib Bahar disebut terpaksa diasingkan dalam sel tahanan. Jika menilik perangai HBS sebelum dan semasa plus sesudah menghuni lapas terdahulu maka isu juga sepertinya bukan tidak mungkin terjadi.entah jika juga dipicu oleh sesuatu hal di luar perangai ybs sendiri.namun agaknya juga merupakan semacam tugas dan kewajiban kuasa hukumnya untuk menutupi serta melindungi kepentingan klien dengan membantah minimal di awal 11-01-2022 08:31
Berita Terkait • Ferdinand Ngaku Muallaf, Darymansyah: Ngaku Muallaf karena Takut Dilaporkan Banyak Umat Islam • Beredar Isu Habib Bahar bin Smith Ngamuk di Tahanan, Aziz Yanuar Beberkan Faktanya • Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Hingga 2027, PAN: Jangan Bikin Isu Tidak Jelas • Gatot Nurmantyo, Salim Segaf hingga Edy Rahmayadi Berkumpul Semalam, Ada Apa Gerangan?

• Tak Sanggup Bayar, Sri Lanka Minta China Kurangi Beban Utang eramuslim.com – Dukungan pada aktivis 98 Ubedilah Badrun yang melaporkan dua anak Presiden Joko Widodo, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep aziz yanuar beberkan faktanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mulai mengalir. Salah satunya dari Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (Gertak), Galih Dwi Syahputra.

Galih berharap penegakan hukum tidak boleh tebang pilih kepada siapapun warga negara. “Rakyat, pejabat, anak presiden sekalipun harus diproses secara hukum dan diusut tuntas,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/1). Untuk itu, dia ingin agar laporan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan, diusut secara tuntas.

Ubedilah Badrun baru saja membuat laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan. Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini mengurai bahwa dugaan tersebut berawal dari tahun 2015, di mana ada perusahaan besar bernama PT SM yang sudah menjadi tersangka pembakaran hutan dan dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp 7,9 triliun.

Namun, dalam prosesnya, Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan tuntutan senilai Rp 78 miliar. “Itu terjadi pada Februari 2019 setelah anak presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM,” terang Ubedilah. Menurutnya, dugaan korupsi itu jelas Gibran, Kaesang dan anak petinggi PT SM karena adanya suntikan dana penyertaan modal dari perusahaan Ventura.

“Dua kali diberikan kucuran dana. Angkanya kurang lebih Rp 99,3 miliar dalam waktu yang dekat. Dan setelah itu kemudian anak presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis Rp 92 miliar,” ujar Ubedilah. [ RMOL]
SuaraJogja.id - Zein Assegaf atau yang kini lebih dikenal dengan sebutan Habib Kribo tengah jadi sorotan. Namanya makin mencuat saat memberikan kritik pedas terhadap aksi cium kaki Bahar bin Smith beberapa waktu lalu.

Lewat podcast Deddy Corbuzier, Habib Kribo kembali mengungkapkan sikapnya yang menentang beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan cium kaki Bahar bin Smith tempo lalu. Ia menyebut bahwa aksi tersebut tidak mencerminkan akhlak nabi Muhammad SAW. Habib Kribo ngobrol tentang Bahar bin Smith di podcast Deddy Corbuzier.

[deddy corbuzier / YouTube] "Ramenya saya saat nyinggung Bahar bin Smith yang aksi cium kakinya itu. Itu biadab itu siapa dia harus dicium kakinya. Saya nih habib lho jujur saya ni takut kalau dipuji orang. Apakah itu anak pernah nyium kaki ibunya. Ga ada akhlak nabi begini," tegasnya.

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

Baca Juga: Kuasa Hukum Bahar bin Smith Kembali Ajukan Penangguhan Penahanan, Istri Jadi Jaminan Lebih lanjut Habib Kribo menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW dahulu itu tak pernah sedikitpun mengangkat dirinya lebih hebat. Kehidupan beliau bahkan tak lebih tinggi dari orang-orang miskin di Mekkah. Orang miskin di sana tak sungkan dengan Nabi. "Nabi itu kehidupan perilaku nabi di Mekkah ngga lebih tinggi dari orang miskin, ga pernah mengangkat dirinya lebih hebat, itu nabi.

Maaf dia deket sama orang miskin, orang miskin ga minder saat ketemu nabi kenapa?

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

karena masih menganggap nabi dalam taraf keduniawian di bawah dia. Baca Juga: Beredar Isu Habib Bahar bin Smith Ngamuk di Tahanan, Aziz Yanuar Beberkan Faktanya Sementara itu dinukil dari nu.co.id, disebutkan bahwa Imam Muslim, seorang ahli hadis yang paling terkenal di dunia Islam, pada saat bertemu gurunya Imam Al-Bukhari, tidak segan untuk mencium kening dan kakinya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Habib Bahar bin Smith (tengah) memberikan keterangan kepada media saat tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Tim Gabungan Polda Jabar memeriksa Bahar Smith terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam isi sebuah ceramah yang dilakukan di Bandung.

[ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi] Suara.com - Habib Bahar bin Smith dikabarkan mengamuk di tahanan Polda Jawa Barat (Jabar). Narasi tersebut muncul dan beredar di media sosial. Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Dalam narasi video yang beredar di media sosial, Habib Bahar disebut terpaksa diasingkan dalam sel tahanan. Namun, kabar ini ternyata tidak benar. Aziz Yanuar selaku kuasa hukum Habib Bahar membantah kliennya mengamuk di tahanan.

"Tidak ada informasi soal itu," kata Aziz ketika dikonfirmasi, Minggu (9/1/2022). Baca Juga: Apresiasi Polisi Tangani Kasus Habib Bahar, Pengamat: Kemenangan dari Penegak Hukum Pengacara Habib Bahar, Aziz Yanuar (Suara.com/Bagaskara) Diketahui saat ini Habib Bahar bin Smith sedang ditahan setelah menjadi tersangka ujaran kebencian berbau SARA. Penahanan dilakukan setelah dia hadir di Polda Jabar untuk diperiksa pada Senin (3/1/2022) lalu.

Diketahui pula, Habib Bahar melalui kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun, kepolisian masih belum mengabulkan permohonan itu karena masih banyak yang harus dipertimbangkan.

"Belum. Masih banyak pertimbangan. Penyidik lebih fokus untuk penyelesaian berkas perkara," kata Kabid Humas Polda Jabar Aziz yanuar beberkan faktanya Ibrahim Tompo, Minggu (9/1/2022).

beredar isu habib bahar bin smith ngamuk di tahanan, aziz yanuar beberkan faktanya

Baca Juga: Napi Ini Akhirnya Dapat Tanggal Eksekusi Mati usai Dipenjara 32 Tahun Sebelumnya, setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong, Habib Bahar bin Smith, ditahan di Rutan Polda Jawa Barat.

Bahar ditahan sejak Senin (3/1/2022) malam. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS




2022 www.videocon.com