Bunga bangkai berasal dari provinsi

bunga bangkai berasal dari provinsi

SuaraSumbar.id - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se- Sumatera Barat, bakal menggelar aksi demo, Senin 11 April 2022. Aksi demo akan digelar di depan Kantor DPRD Provinsi Sumbar. Para mahasiswa yang ikut berasal dari 35 lebih perguruan tinggi di Sumbar. Demikian dikatakan oleh Koordinator Daerah I BEM SB, Aprian Candra, Minggu (10/4/2022). "Beberapa tuntutan akan disampaikan, seperti meminta Presiden Joko Widodo untuk secara tegas menolak tiga periode dan menolak penundaan Pemilu 2024," katanya.

Pihaknya juga mendesak pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan permalasahan harga pokok yang semakin naik. Baca Juga: Bunda Harus Tahu, Ini Pentingnya Kandungan Zat Besi dalam Menu MPASI "Meminta pemerintah menuntaskan persoalan mafia minyak goreng," tuturnya.

Kemudian tuntutan berupa isu-isu di daerah, seperti evaluasi satu tahun Mahyeldi-Audy yang belum tuntas. Kemudian, soal agraria di Mentawai dan Bunga bangkai berasal dari provinsi, instruktur, pendidikan yakni kesejahteraan guru honorer.

• Afrikaans • Alemannisch • አማርኛ • Aragonés • العربية • مصرى • অসমীয়া bunga bangkai berasal dari provinsi Asturianu • Aymar aru • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Boarisch • Žemaitėška • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • भोजपुरी • Bamanankan • বাংলা • བོད་ཡིག • Brezhoneg • Bosanski • Буряад • Català • Cebuano • ᏣᎳᎩ • کوردی • Čeština • Kaszëbsczi • Чӑвашла • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • Estremeñu • فارسی • Suomi • Võro • Føroyskt • Français • Arpetan • Nordfriisk • Furlan • Frysk • Gaeilge • Gagauz • Kriyòl gwiyannen • Gàidhlig • Galego • Avañe'ẽ • Gaelg • Hausa • 客家語/Hak-kâ-ngî • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Kreyòl ayisyen • Magyar • Հայերեն • Interlingua • Interlingue • Igbo • Ilokano • Ido • Íslenska • ᐃᓄᒃᑎᑐᑦ/inuktitut • 日本語 • Patois • Jawa • ქართული • Kabɩyɛ • Қазақша • Kalaallisut • ភាសាខ្មែរ • ಕನ್ನಡ • 한국어 • कॉशुर / کٲشُر • Kurdî • Kernowek • Кыргызча • Latina • Ladino • Лезги • Lingua Franca Nova • Luganda • Limburgs • Ligure • Lombard • ລາວ • Lietuvių • Latgaļu • Latviešu • मैथिली • Basa Banyumasan • Malagasy • Македонски • മലയാളം • Монгол • ဘာသာ မန် • मराठी • Bahasa Melayu • Mirandés • မြန်မာဘာသာ • مازِرونی • Nāhuatl • Plattdüütsch • Nedersaksies • नेपाली • नेपाल भाषा • Li Niha • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Novial • Nouormand • Occitan • Ирон • ਪੰਜਾਬੀ • Pälzisch • Polski • پنجابی • پښتو • Português • Runa Simi • Rumantsch • Română • Armãneashti • Русский • Русиньскый • Ikinyarwanda • संस्कृतम् • Саха тыла • ᱥᱟᱱᱛᱟᱲᱤ • Sardu • Sicilianu • Scots • سنڌي • Srpskohrvatski / српскохрватски • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • ChiShona • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Seeltersk • Sunda • Svenska • Kiswahili • Ślůnski • Sakizaya • தமிழ் • తెలుగు • Tetun • Тоҷикӣ • ไทย • ትግርኛ • Türkmençe • Tagalog • Tok Pisin • Türkçe • Xitsonga • Татарча/tatarça • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Vèneto • Vepsän kel’ • Tiếng Việt • Walon • Winaray • 吴语 • IsiXhosa • მარგალური • ייִדיש • 中文 • 文言 • Bân-lâm-gú • 粵語 Pertanian Umum • Agribisnis • Agroindustri • Agronomi • Ilmu pertanian • Jelajah bebas • Kebijakan pertanian • Lahan usaha tani • Mekanisasi pertanian • Menteri Pertanian • Perguruan tinggi pertanian • Perguruan tinggi pertanian di Indonesia • Permakultur • Pertanian bebas ternak • Pertanian berkelanjutan • Pertanian ekstensif • Pertanian intensif • Pertanian organik • Pertanian urban • Peternakan • Peternakan pabrik • Wanatani Sejarah • Sejarah pertanian • Sejarah pertanian organik • Revolusi pertanian Arab • Revolusi pertanian Inggris • Revolusi hijau • Revolusi neolitik Tipe • Akuakultur • Akuaponik • Hewan ternak • Hidroponik • Penggembalaan hewan • Perkebunan • Peternakan babi • Peternakan domba • Peternakan susu • Peternakan unggas • Peladangan • Portal:Pertanian Gambaran klasik pertanian di Indonesia Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

[1] Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak, meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bio enzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekadar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.

Bagian terbesar penduduk dunia bermata pencaharian dalam bidang-bidang di lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. [2] Kelompok ilmu- ilmu pertanian mengkaji pertanian dengan dukungan ilmu-ilmu pendukungnya. Karena pertanian selalu terikat dengan ruang dan waktu, ilmu-ilmu pendukung, seperti ilmu tanah, meteorologi, teknik pertanian, biokimia, dan statistika juga dipelajari dalam pertanian. Usaha tani adalah bagian inti dari pertanian karena menyangkut sekumpulan kegiatan yang dilakukan dalam budidaya.

"Petani" adalah sebutan bagi mereka yang menyelenggarakan usaha tani, sebagai contoh "petani tembakau" atau "petani ikan".

Pelaku budidaya hewan ternak secara khusus disebut sebagai peternak. Daftar isi • 1 Cakupan pertanian • 2 Sejarah singkat pertanian dunia • 3 Pertanian kontemporer • 4 Tenaga kerja • 4.1 Keamanan • 5 Sistem pembudidayaan tanaman • 6 Sistem produksi hewan • 7 Masalah lingkungan • 7.1 Masalah pada hewan ternak • 7.2 Masalah penggunaan lahan dan air • 7.3 Pestisida • 7.4 Perubahan iklim • 8 Energi dan pertanian • 8.1 Mitigasi kelangkaan bahan bakar fosil • 9 Ekonomi pertanian • 10 Lihat pula • 11 Referensi • 12 Pranala luar Cakupan pertanian [ sunting - sunting sumber ] Pertanian dalam pengertian yang luas mencakup semua kegiatan yang melibatkan pemanfaatan makhluk hidup (termasuk tanaman, hewan, dan mikrobia) untuk kepentingan manusia.

[3] Dalam arti sempit, pertanian diartikan sebagai kegiatan pembudidayaan tanaman. Usaha bunga bangkai berasal dari provinsi diberi nama khusus untuk subjek usaha tani tertentu.

Kehutanan adalah usaha tani dengan subjek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar atau liar ( hutan). Peternakan menggunakan subjek hewan darat kering (khususnya semua vertebrata kecuali ikan dan amfibia) atau serangga (misalnya lebah).

Perikanan memiliki subjek hewan perairan (termasuk amfibia dan semua non-vertebrata air). Suatu usaha pertanian dapat melibatkan berbagai subjek ini bersama-sama dengan alasan efisiensi dan peningkatan keuntungan. Pertimbangan akan kelestarian lingkungan mengakibatkan aspek-aspek konservasi sumber daya alam juga menjadi bagian dalam usaha pertanian.

bunga bangkai berasal dari provinsi

Semua usaha pertanian pada dasarnya adalah kegiatan ekonomi sehingga memerlukan dasar-dasar pengetahuan yang sama akan pengelolaan tempat usaha, pemilihan benih/ bibit, metode budidaya, pengumpulan hasil, distribusi produk, pengolahan dan pengemasan produk, dan pemasaran.

Apabila seorang petani memandang semua aspek ini dengan pertimbangan efisiensi untuk mencapai keuntungan maksimal maka ia melakukan pertanian intensif ( intensive farming).

Usaha pertanian yang dipandang dengan cara ini dikenal sebagai agribisnis. Program dan kebijakan yang mengarahkan usaha pertanian ke cara pandang demikian dikenal sebagai intensifikasi. Karena pertanian industri selalu menerapkan pertanian intensif, keduanya sering kali disamakan. Sisi pertanian industrial yang memperhatikan lingkungannya adalah pertanian berkelanjutan ( sustainable agriculture).

Pertanian berkelanjutan, dikenal juga dengan variasinya seperti pertanian organik atau permakultur, memasukkan aspek kelestarian daya dukung lahan maupun lingkungan dan pengetahuan lokal sebagai faktor penting dalam perhitungan efisiensinya. Akibatnya, pertanian berkelanjutan biasanya memberikan hasil yang lebih rendah daripada pertanian industrial.

Pertanian modern masa kini biasanya menerapkan sebagian komponen dari kedua kutub "ideologi" pertanian yang disebutkan di atas. Selain keduanya, dikenal pula bentuk pertanian ekstensif (pertanian masukan rendah) yang dalam bentuk paling ekstrem dan tradisional akan berbentuk pertanian subsisten, yaitu hanya dilakukan tanpa motif bisnis dan semata hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau komunitasnya.

Sebagai suatu usaha, pertanian memiliki dua ciri penting: selalu melibatkan barang dalam volume besar dan proses produksi memiliki risiko yang relatif tinggi.

Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi.

Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponik) telah dapat mengurangi ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian. Sejarah singkat pertanian dunia [ sunting - sunting sumber ] Daerah bunga bangkai berasal dari provinsi bulan sabit yang subur" di Timur Tengah.

Di tempat ini ditemukan bukti-bukti awal pertanian, seperti biji-bijian dan alat-alat pengolahnya. Domestikasi anjing diduga telah dilakukan bahkan pada saat manusia belum mengenal budidaya (masyarakat berburu dan peramu) dan merupakan kegiatan pemeliharaan dan pembudidayaan hewan yang pertama kali. Selain itu, praktik pemanfaatan hutan sebagai sumber bahan pangan diketahui sebagai agroekosistem yang tertua.

[4] Pemanfaatan hutan sebagai kebun diawali dengan kebudayaan berbasis hutan di sekitar sungai. Secara bertahap manusia mengidentifikasi pepohonan dan semak yang bermanfaat.

Hingga akhirnya seleksi buatan oleh manusia terjadi dengan menyingkirkan spesies dan varietas yang buruk bunga bangkai berasal dari provinsi memilih yang baik. [5] Kegiatan pertanian (budidaya tanaman dan ternak) merupakan salah satu kegiatan yang paling awal dikenal peradaban manusia dan mengubah total bentuk kebudayaan. Para ahli prasejarah umumnya bersepakat bahwa pertanian pertama kali berkembang sekitar 12.000 tahun yang lalu dari kebudayaan di daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah, yang meliputi daerah lembah Sungai Tigris dan Bunga bangkai berasal dari provinsi terus memanjang ke barat hingga daerah Suriah dan Yordania sekarang.

Bukti-bukti yang pertama kali dijumpai menunjukkan adanya budidaya tanaman biji-bijian ( serealia, terutama gandum kuno seperti emmer) dan polong-polongan di daerah tersebut.

Pada saat itu, 2000 tahun setelah berakhirnya Zaman Es terakhir pada era Pleistosen, di dearah ini banyak dijumpai hutan dan padang yang sangat cocok bagi mulainya pertanian. Pertanian telah dikenal oleh masyarakat yang telah mencapai kebudayaan batu muda ( neolitikum), perunggu dan megalitikum.

Pertanian mengubah bentuk-bentuk kepercayaan, dari pemujaan terhadap dewa-dewa perburuan menjadi pemujaan terhadap dewa-dewa perlambang kesuburan dan ketersediaan pangan. Pada 5300 tahun yang lalu di China, kucing didomestikasi untuk menangkap hewan pengerat yang menjadi hama di ladang. [6] Teknik budidaya tanaman lalu meluas ke barat ( Eropa dan Afrika Utara, pada saat itu Sahara belum sepenuhnya menjadi gurun) dan ke timur (hingga Asia Timur dan Asia Tenggara).

Bukti-bukti di Tiongkok menunjukkan adanya budidaya jewawut ( millet) dan padi sejak 6000 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Asia Tenggara telah mengenal budidaya padi sawah paling tidak pada saat 3000 tahun SM dan Jepang serta Korea sejak 1000 tahun SM.

Sementara itu, masyarakat benua Amerika mengembangkan tanaman dan hewan budidaya yang sejak awal sama sekali berbeda. Hewan ternak yang pertama kali di domestikasi adalah kambing/ domba (7000 tahun SM) serta babi (6000 tahun SM), bersama-sama dengan domestikasi kucing.

Sapi, kuda, kerbau, yak mulai dikembangkan antara 6000 hingga 3000 tahun SM. Unggas mulai dibudidayakan lebih kemudian. Ulat sutera diketahui telah diternakkan 2000 tahun SM. Budidaya ikan air tawar baru dikenal semenjak 2000 tahun yang lalu di daerah Tiongkok dan Jepang.

Budidaya ikan laut bahkan baru dikenal manusia pada abad ke-20 ini. Budidaya sayur-sayuran dan buah-buahan juga dikenal manusia telah lama.

Masyarakat Mesir Kuno (4000 tahun SM) dan Yunani Kuno (3000 tahun SM) telah mengenal baik budidaya anggur dan zaitun. Tanaman serat didomestikasikan di saat yang kurang lebih bersamaan dengan domestikasi tanaman pangan. China mendomestikasikan ganja sebagai penghasil serat untuk membuat papan, tekstil, dan sebagainya; kapas didomestikasikan di dua tempat yang berbeda yaitu Afrika dan Amerika Selatan; di Timur Tengah dibudidayakan flax. [7] Penggunaan nutrisi untuk mengkondisikan tanah seperti pupuk kandang, kompos, dan abu telah dikembangkan secara independen di berbagai tempat di dunia, termasuk Mesopotamia, Lembah Nil, dan Asia Timur.

[8] Pertanian kontemporer [ sunting - sunting sumber ] Citra inframerah pertanian di Minnesota. Tanaman sehat berwarna merah, genangan air berwarna hitam, dan lahan penuh pestisida berwarna coklat Pertanian pada abad ke 20 dicirikan dengan peningkatan hasil, penggunaan pupuk dan pestisida sintetik, pembiakan selektif, mekanisasi, pencemaran air, dan subsidi pertanian. Pendukung pertanian organik seperti Sir Albert Howard berpendapat bahwa di awal abad ke 20, penggunaan pestisida dan pupuk sintetik yang berlebihan dan secara jangka panjang dapat merusak kesuburan tanah.

Pendapat ini drman selama puluhan tahun, hingga kesadaran lingkungan meningkat di awal abad ke 21 menyebabkan gerakan pertanian berkelanjutan meluas dan mulai dikembangkan oleh petani, konsumen, dan pembuat kebijakan. Sejak tahun 1990-an, terdapat perlawanan terhadap efek lingkungan dari pertanian konvensional, terutama mengenai pencemaran air, [9] menyebabkan tumbuhnya gerakan organik.

Salah satu penggerak utama dari gerakan ini adalah sertifikasi bahan pangan organik pertama di dunia, yang dilakukan oleh Uni Eropa pada tahun 1991, dan mulai mereformasi Kebijakan Pertanian Bersama Uni Eropa pada tahun 2005. [10] Pertumbuhan pertanian organik telah memperbarui penelitian dalam teknologi alternatif seperti manajemen hama terpadu dan pembiakan selektif.

Perkembangan teknologi terkini yang dipergunakan secara luas yaitu bahan pangan termodifikasi secara genetik. Di akhir tahun 2007, beberapa faktor mendorong peningkatan harga biji-bijian yang dikonsumsi manusia dan hewan ternak, menyebabkan peningkatan harga gandum (hingga 58%), kedelai (hingga 32%), dan jagung (hingga 11%) dalam satu tahun. Kontribusi terbesar ada pada peningkatan permintaan biji-bijian sebagai bahan pakan ternak di Cina dan India, dan konversi biji-bijian bahan pangan menjadi produk biofuel.

[11] [12] Hal ini menyebabkan kerusuhan dan demonstrasi yang menuntut turunnya harga pangan. [13] [14] [15] International Fund for Agricultural Development mengusulkan peningkatan pertanian skala kecil dapat menjadi solusi untuk meningkatkan suplai bahan pangan dan juga ketahanan pangan. Visi mereka didasarkan pada perkembangan Vietnam yang bergerak dari importir makanan ke bunga bangkai berasal dari provinsi makanan, dan mengalami penurunan angka kemiskinan secara signifikan dikarenakan peningkatan jumlah dan volume usaha kecil di bidang pertanian di negara mereka.

[16] Sebuah epidemi yang disebabkan oleh fungi Puccinia graminis pada tanaman gandum menyebar di Afrika hingga ke Asia. [17] [18] [19] Diperkirakan 40% lahan pertanian terdegradasi secara serius. [20] Di Afrika, kecenderungan degradasi tanah yang terus berlanjut dapat menyebabkan lahan tersebut hanya mampu memberi makan 25% populasinya. [21] Pada tahun 2009, China merupakan produsen hasil pertanian terbesar di dunia, diikuti oleh Uni Eropa, India, dan Amerika Serikat, berdasarkan IMF.Pakar ekonomi mengukur total faktor produktivitas pertanian dan menemukan bahwa Amerika Serikat saat ini 1.7 kali lebih produktif dibandingkan dengan tahun 1948.

[22] Enam negara di dunia, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Australia, Argentina, dan Thailand mensuplai 90% biji-bijian bahan pangan yang diperdagangkan di dunia. [23] Defisit air yang terjadi telah meningkatkan impor biji-bijian di berbagai negara berkembang, [24] dan kemungkinan juga akan terjadi di negara yang lebih besar seperti China dan India. [25] Tenaga kerja [ sunting - sunting sumber ] Pada tahun 2011, International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa setidaknya terdapat 1 miliar lebih penduduk yang bekerja di bidang sektor pertanian.

Pertanian menyumbang setidaknya 70% jumlah pekerja anak-anak, dan di berbagai negara sejumlah besar wanita juga bekerja di sektor ini lebih banyak dibandingkan dengan sektor lainnya. [26] Hanya sektor jasa yang mampu mengungguli jumlah pekerja pertanian, yaitu pada tahun 2007. Antara tahun 1997 dan 2007, jumlah tenaga kerja di bidang pertanian turun dan merupakan sebuah kecenderungan yang akan berlanjut.

[27] Jumlah pekerja yang dipekerjakan di bidang pertanian bervariasi di berbagai negara, mulai dari 2% di negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada, hingga 80% di berbagai negara di Afrika. [28] Di negara maju, angka ini secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan abad sebelumnya. Pada abad ke 16, antara 55 hingga 75 persen penduduk Eropa bekerja di bidang pertanian. Pada abad ke 19, angka ini turun menjadi antara 35 hingga 65 persen.

[29] Angka ini sekarang turun menjadi kurang dari 10%. [28] Keamanan [ sunting - sunting sumber ] Batang pelindung risiko tergulingnya traktor dipasang di belakang kursi pengemudi Pertanian merupakan industri yang berbahaya. Petani di seluruh dunia bekerja pada risiko tinggi terluka, penyakit paru-paru, hilangnya pendengaran, penyakit kulit, juga kanker tertentu karena penggunaan bahan kimia dan paparan cahaya matahari dalam jangka panjang.

Pada pertanian industri, luka secara berkala terjadi pada penggunaan alat dan mesin pertanian, dan penyebab utama luka serius. [30] Pestisida dan bahan kimia lainnya juga membahayakan kesehatan. Pekerja yang terpapar pestisida secara jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan fertilitas. [31] Di negara industri dengan keluarga yang semuanya bekerja pada lahan usaha tani yang dikembangkannya sendiri, seluruh keluarga tersebut berada pada risiko.

[32] Penyebab utama kecelakaan fatal pada pekerja pertanian yaitu tenggelam dan luka akibat permesinan. [32] ILO menyatakan bahwa pertanian sebagai salah satu sektor ekonomi yang membahayakan tenaga kerja. [26] Diperkirakan bahwa kematian pekerja di sektor ini setidaknya 170 ribu jiwa per tahun.

Berbagai kasus kematian, luka, dan sakit karena aktivitas pertanian sering kali tidak dilaporkan sebagai kejadian akibat aktivitas pertanian. [33] ILO telah mengembangkan Konvensi Kesehatan dan Keselamatan di bidang Pertanian, 2001, yang mencakup risiko pada pekerjaan di bidang pertanian, pencegahan risiko ini, dan peran dari individu dan organisasi terkait pertanian. [26] Sistem pembudidayaan tanaman [ sunting - sunting sumber ] Budi daya padi di Bihar, India Sistem pertanaman dapat bervariasi pada setiap lahan usaha tani, tergantung pada ketersediaan sumber daya dan pembatas; geografi dan iklim; kebijakan pemerintah; tekanan ekonomi, sosial, dan politik; dan filosofi dan budaya petani.

[34] [35] Pertanian berpindah ( tebang dan bakar) adalah sistem di mana hutan dibakar. Nutrisi yang tertinggal di tanah setelah pembakaran dapat mendukung pembudidayaan tumbuhan semusim dan menahun untuk beberapa tahun. [36] Lalu petak tersebut ditinggalkan agar hutan tumbuh kembali dan petani berpindah ke petak hutan berikutnya yang akan dijadikan lahan pertanian. Waktu tunggu akan semakin pendek ketika populasi petani meningkat, sehingga membutuhkan input nutrisi dari pupuk dan kotoran hewan, dan pengendalian hama.

Pembudidayaan semusim berkembang dari budaya ini. Petani tidak berpindah, namun membutuhkan intensitas input pupuk dan pengendalian hama yang lebih tinggi. Industrialisasi membawa pertanian monokultur di mana satu kultivar dibudidayakan pada lahan yang sangat luas.

Karena tingkat keanekaragaman hayati yang rendah, penggunaan nutrisi cenderung seragam dan hama dapat terakumulasi pada halah tersebut, sehingga penggunaan pupuk dan pestisida meningkat. [35] Di sisi lain, sistem tanaman rotasi menumbuhkan tanaman berbeda secara berurutan dalam satu tahun.

Tumpang sari adalah ketika tanaman yang berbeda ditanam pada waktu yang sama dan lahan yang sama, yang disebut juga dengan polikultur. [36] Di lingkungan subtropis dan gersang, preiode penanaman terbatas pada keberadaan musim hujan sehingga tidak dimungkinkan menanam banyak tanaman semusim bergiliran dalam setahun, bunga bangkai berasal dari provinsi dibutuhkan irigasi.

Di semua jenis lingkungan ini, tanaman menahun seperti kopi dan kakao dan praktik wanatani dapat tumbuh. Di lingkungan beriklim sedang di mana padang rumput dan sabana banyak tumbuh, praktik budidaya tanaman semusim dan penggembalaan hewan dominan. [36] Sistem produksi hewan [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Peternakan, Budi daya perikanan, dan Hewan ternak Sistem produksi hewan ternak dapat didefinisikan berdasarkan sumber pakan yang digunakan, yang terdiri dari peternakan berbasis penggembalaan, sistem kandang penuh, dan campuran.

[37] Pada tahun 2010, 30 persen lahan di dunia digunakan untuk memproduksi hewan ternak dengan mempekerjakan lebih 1.3 miliar orang. Antara tahun 1960-an sampai 2000-an terjadi peningkatan produksi hewan ternak secara signifikan, dihitung dari jumlah maupun massa karkas, terutama pada produksi daging sapi, daging babi, dan daging ayam.

bunga bangkai berasal dari provinsi

Produksi daging ayam pada periode tersebut meningkat hingga 10 kali lipat. Hasil hewan non-daging seperti susu sapi dan telur ayam juga menunjukan peningkatan yang signifikan. Populasi sapi, domba, dan kambing diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2050.

[38] Budi daya perikanan adalah produksi ikan dan hewan air lainnya di dalam lingkungan yang terkendali untuk konsumsi manusia.

Sektor ini juga termasuk yang mengalami peningkatan hasil rata-rata 9 persen per tahun antara tahun 1975 hingga tahun 2007. [39] Selama abad ke-20, produsen hewan ternak dan ikan menggunakan pembiakan selektif untuk menciptakan ras hewan dan hibrida yang mampu meningkatkan hasil produksi, tanpa memperdulikan keinginan untuk mempertahankan keanekaragaman genetika.

Kecenderungan ini memicu penurunan signifikan dalam keanekaragaman genetika dan sumber daya pada ras hewan ternak, yang menyebabkan berkurangnya resistansi hewan ternak terhadap penyakit.

Adaptasi lokal yang bunga bangkai berasal dari provinsi banyak terdapat pada hewan ternak ras setempat juga mulai menghilang. [40] Produksi hewan ternak berbasis penggembalaan amat bergantung pada bentang alam seperti padang rumput dan sabana untuk memberi makan hewan ruminansia. Kotoran hewan menjadi input nutrisi utama bagi vegetasi tersebut, namun input lain di luar kotoran hewan dapat diberikan tergantung kebutuhan.

Sistem ini penting di daerah di mana produksi tanaman pertanian tidak memungkinkan karena kondisi iklim dan tanah. [36] Sistem campuran menggunakan lahan penggembalaan sekaligus pakan buatan yang merupakan hasil pertanian yang diolah menjadi pakan ternak. [37] Sistem kandang memelihara hewan ternak di dalam kandang secara penuh dengan input pakan yang harus diberikan setiap hari. Pengolahan kotoran ternak dapat menjadi masalah bunga bangkai berasal dari provinsi udara karena dapat menumpuk dan melepaskan gas metan dalam jumlah besar.

[37] Negara industri menggunakan sistem kandang penuh untuk mensuplai sebagian besar daging dan produk peternakan di dalam negerinya. Diperkirakan 75% dari seluruh peningkatan produksi hewan ternak dari tahun 2003 hingga 2030 akan bergantung pada sistem produksi peternakan pabrik. Sebagian besar pertumbuhan ini akan terjadi di negara yang saat ini merupakan negara berkembang di Asia, dan sebagian kecil di Afrika. [38] Beberapa praktik digunakan dalam produksi hewan ternak komersial seperti penggunaan hormon pertumbuhan menjadi kontroversi di berbagai tempat di dunia.

[41] Masalah lingkungan [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Dampak lingkungan dari pertanian Pertanian mampu menyebabkan masalah melalui pestisida, arus nutrisi, penggunaan air berlebih, hilangnya lingkungan alam, dan masalah lainnya.

Sebuah penilaian yang dilakukan pada tahun 2000 di Inggris menyebutkan total biaya eksternal untuk mengatasi permasalahan lingkungan terkait pertanian adalah 2343 juta Poundsterling, atau 208 Poundsterling per hektare.

[42] Sedangkan di Amerika Serikat, biaya eksternal untuk produksi tanaman pertaniannya mencapai 5 hingga 16 miliar US Dollar atau 30-96 US Dollar per hektare, dan biaya eksternal produksi peternakan mencapai 714 juta US Dollar. [43] Kedua studi fokus pada dampak fiskal, yang menghasilkan kesimpulan bahwa begitu banyak hal yang harus dilakukan untuk memasukkan biaya eksternal ke dalam usaha pertanian.

Keduanya tidak memasukkan subsidi di dalam analisisnya, namun memberikan catatan bahwa subsidi pertanian juga membawa dampak bagi masyarakat.

[42] [43] Pada tahun 2010, International Resource Panel dari UNEP mempublikasikan laporan penilaian dampak lingkungan dari konsumsi dan produksi. Studi tersebut menemukan bahwa pertanian dan konsumsi bahan pangan adalah dua hal yang memberikan tekanan pada lingkungan, terutama degradasi habitat, perubahan iklim, penggunaan air, dan emisi zat beracun.

[44] Masalah pada hewan ternak [ sunting - sunting sumber ] PBB melaporkan bahwa "hewan ternak merupakan salah satu penyumbang utama masalah lingkungan". [45] 70% lahan pertanian dunia digunakan untuk produksi hewan ternak, secara langsung maupun tidak langsung, sebagai lahan penggembalaan maupun lahan untuk memproduksi pakan ternak. Jumlah ini setara dengan 30% total lahan di dunia. Hewan ternak juga merupakan salah satu penyumbang gas rumah kaca berupa gas metana dan nitro oksida yang, meski jumlahnya sedikit, namun dampaknya setara dengan emisi total CO 2.

Hal ini dikarenakan gas metana dan nitro oksida merupakan gas rumah kaca yang lebih kuat dibandingkan CO 2. Peternakan juga didakwa sebagai salah satu faktor penyebab terjadinya deforestasi. 70% basin Amazon yang sebelumnya merupakan hutan kini menjadi lahan penggembalaan hewan, dan sisanya menjadi lahan produksi pakan. [46] Selain deforestasi dan degradasi lahan, budi daya hewan ternak yang sebagian besar berkonsep ras tunggal juga menjadi pemicu hilangnya keanekaragaman hayati.

Masalah penggunaan lahan dan air [ sunting - sunting sumber ] Lihat pula: Dampak lingkungan dari irigasi Transformasi lahan menuju penggunaannya untuk menghasilkan barang dan jasa adalah cara yang paling substansial bagi manusia dalam mengubah ekosistem bumi, dan dikategrikan sebagai penggerak utama hilangnya keanekaragaman hayati.

Diperkirakan jumlah lahan yang diubah oleh manusia antara 39%-50%. [47] Degradasi lahan, penurunan fungsi dan produktivitas ekosistem jangka panjang, diperkirakan terjadi pada 24% lahan di dunia. [48] Laporan FAO menyatakan bahwa manajemen lahan sebagai penggerak utama degradasi dan 1.5 miliar orang bergantung pada lahan yang terdegradasi.

Deforestasi, desertifikasi, erosi tanah, kehilangan kadar mineral, dan salinisasi adalah contoh bentuk degradasi tanah. [36] Eutrofikasi adalah peningkatan populasi alga dan tumbuhan air di ekosistem perairan akibat aliran nutrisi dari lahan pertanian.

Hal ini mampu menyebabkan hilangnya kadar oksigen di air ketika jumlah alga dan tumbuhan air yang mati dan membusuk di perairan bertambah dan dekomposisi terjadi. Hal ini mampu menyebabkan kebinasaan ikan, hilangnya keanekaragaman hayati, dan menjadikan air tidak bisa digunakan sebagai air minum dan kebutuhan masyarakat dan industri.

Penggunaan pupuk berlebihan di lahan pertanian yang diikuti dengan aliran air permukaan mampu menyebabkan nutrisi di lahan pertanian terkikis dan mengalir terbawa menuju ke perairan terdekat. Nutrisi inilah yang menyebabkan eutrofikasi.

[49] Pertanian memanfaatkan 70% air tawar yang diambil dari berbagai sumber di seluruh dunia. [50] Pertanian memanfaatkan sebagian besar air di akuifer, bahkan mengambilnya dari lapisan air tanah dalam laju yang tidak dapat dikembalikan ( unsustainable). Telah diketahui bahwa berbagai akuifer di berbagai tempat padat penduduk di seluruh dunia, seperti China bagian utara, sekitar Sungai Ganga, dan wilayah barat Amerika Serikat, telah berkurang jauh, dan penelitian mengenai ini sedang dilakukan di akuifer di Iran, Meksiko, dan Arab Saudi.

[51] Tekanan terhadap konservasi air terus terjadi dari sektor industri dan kawasan urban yang terus mengambil air secara tidak lestari, sehingga kompetisi penggunaan air bagi pertanian meningkat dan tantangan dalam memproduksi bahan pangan juga demikian, terutama di kawasan yang langka air.

[52] Penggunaan air di pertanian juga dapat menjadi penyebab masalah lingkungan, termasuk hilangnya rawa, penyebaran penyakit melalui air, dan degradasi lahan seperti salinisasi tanah ketika irigasi tidak dilakukan dengan baik. [53] Pestisida [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Dampak lingkungan dari pestisida Penggunaan pestisida telah meningkat sejak tahun 1950-an, menjadi 2.5 juta ton per tahun di seluruh dunia.

Namun tingkat kehilangan produksi pertanian tetap terjadi dalam jumlah yang relatif konstan. [54] WHO memperkirakan pada tahun 1992 bahwa 3 juta manusia keracunan pestisida setiap tahun dan menyebabkan kematian 200 ribu jiwa. [55] Pestisida dapat menyebabkan resistansi pestisida pada populasi hama sehingga pengembangan pestisida baru terus berlanjut.

[56] Argumen alernatif dari masalah ini adalah pestisida merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi pangan pada lahan yang terbatas, sehingga dapat menumbuhkan lebih banyak tanaman pertanian pada lahan yang lebih sempit dan memberikan ruang lebih banyak bagi alam liar dengan mencegah perluasan lahan pertanian lebih ekstensif.

[57] [58] Namun berbagai kritik berkembang bahwa perluasan lahan yang mengorbankan lingkungan karena peningkatan kebutuhan pangan tidak dapat dihindari, [59] dan pestisida hanya menggantikan praktik pertanian yang baik yang ada seperti rotasi tanaman. [56] Rotasi tanaman mencegah penumpukan hama yang sama pada satu lahan sehingga hama diharapkan menghilang setelah panen dan tidak datang kembali karena tanaman yang ditanam tidak sama dengan yang sebelumnya.

Perubahan iklim [ sunting - sunting sumber ] Lihat pula: Perubahan iklim dan pertanian Pertanian adalah salah satu yang mempengaruhi perubahan iklim, dan perubahan iklim memiliki dampak bagi pertanian. Perubahan iklim memiliki pengaruh bagi pertanian melalui perubahan temperatur, hujan (perubahan periode dan kuantitas), kadar karbon dioksida di udara, radiasi matahari, dan interaksi dari semua elemen tersebut. [36] Kejadian ekstrem seperti kekeringan dan banjir diperkirakan meningkat akibat perubahan iklim.

[60] Pertanian merupakan sektor yang paling rentan terhadap perubahan iklim. Suplai air akan menjadi hal yang kritis untuk menjaga produksi pertanian dan menyediakan bahan pangan. Fluktuasi debit sungai akan terus terjadi akibat perubahan iklim. Negara di sekitar sungai Nil sudah mengalami dampak fluktuasi debit sungai yang mempengaruhi hasil pertanian musiman yang mampu mengurangi hasil pertanian hingga 50%.

[61] Pendekatan yang bersifat mengubah diperlukan untuk mengelola sumber daya alam pada masa depan, seperti perubahan kebijakan, metode praktik, dan alat untuk mempromosikan pertanian berbasis iklim dan lebih banyak menggunakan informasi ilmiah dalam menganalisis risiko dan kerentanan akibat perubahan iklim. [62] [63] Pertanian dapat memitigasi sekaligus memperburuk pemanasan global. Beberapa dari peningkatan kadar karbon dioksida di atmosfer bumi dikarenakan dekomposisi materi organik yang berada di tanah, dan sebagian besar gas metanan yang dilepaskan ke atmosfer berasal dari aktivitas pertanian, termasuk dekomposisi pada lahan basah pertanian seperti sawah, [64] dan aktivitas digesti hewan ternak.

Tanah yang basah dan anaerobik mampu menyebabkan denitrifikasi dan hilangnya nitrogen dari tanah, menyebabkan lepasnya gas nitrat oksida dan nitro oksida ke udara yang merupakan gas rumah kaca.

[65] Perubahan metode pengelolaan pertanian mampu mengurangi pelepasan gas rumah kaca ini, dan tanah dapat difungsikan kembali sebagai fasilitas sekuestrasi karbon. [64] Energi dan pertanian [ sunting - sunting sumber ] Sejak tahun 1940, produktivitas pertanian meningkat secara signifikan dikarenakan penggunaan energi yang intensif dari aktivitas mekanisasi pertanian, pupuk, dan pestisida. Input energi ini sebagian besar berasal dari bahan bakar fosil. [66] Revolusi Hijau mengubah pertanian di seluruh dunia dengan peningkatan produksi biji-bijian secara signifikan, [67] dan kini pertanian modern membutuhkan input minyak bumi dan gas alam untuk sumber energi dan produksi pupuk.

Telah terjadi kekhawatiran bahwa kelangkaan energi fosil akan menyebabkan tingginya biaya produksi pertanian sehingga mengurangi hasil pertanian dan kelangkaan pangan. [68] Rasio konsumsi energi pada pertanian dan sistem pangan (%) pada tiga negara maju Negara Tahun Pertanian (secara langsung & tidak langsung) Sistem pangan Britania Raya [69] 2005 1.9 11 Amerika Serikat [70] 1996 2.1 10 Amerika Serikat [71] 2002 2.0 14 Swedia [72] 2000 2.5 13 Negara industri bergantung pada bahan bakar fosil secara dua hal, yaitu secara langsung dikonsumsi sebagai sumber energi di pertanian, dan secara tidak langsung sebagai input untuk manufaktur pupuk dan pestisida.

Konsumsi langsung dapat mencakup penggunaan pelumas dalam perawatan permesinan, dan fluida penukar panas pada mesin pemanas dan pendingin. Pertanian di Amerika Serikat mengkonsumsi sektar 1.2 eksajoule pada tahun 2002, yang merupakan 1% dari total energi yang dikonsumsi di negara tersebut.

[68] Konsumsi tidak langsung yaitu sebagai manufaktur pupuk dan pestisida yang mengkonsumsi bahan bakar fosil setara 0.6 eksajoule pada tahun 2002. [68] Gas alam dan batu bara yang dikonsumsi melalui produksi pupuk nitrogen besarnya setara dengan setengah kebutuhan energi di pertanian. China mengkonsumsi batu bara untuk produksi pupuk nitrogennya, sedangkan sebagian besar negara di Eropa menggunakan gas alam dan hanya sebagian kecil batu bara. Berdasarkan laporan pada tahun 2010 yang dipublikasikan oleh The Royal Society, ketergantungan pertanian terhadap bahan bakar fosil terjadi secara langsung maupun tidak langsung.

Bahan bakar yang digunakan di pertanian dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor seperti jenis tanaman, sistem produksi, dan lokasi. [73] Energi yang digunakan untuk produksi alat dan mesin pertanian juga merupakan salah satu bentuk penggunaan energi di pertanian secara tidak pangsung. Sistem pangan mencakup tidak hanya pada produksi pertanian, namun juga pemrosesan setelah hasil pertanian keluar dari lahan usaha tani, pengepakan, transportasi, pemasaran, konsumsi, dan pembuangan dan pengolahan sampah makanan.

Energi yang digunakan pada sistem pangan ini lebih tinggi dibandingkan penggunaan energi pada produksi hasil pertanian, dapat mencapai lima kali lipat. [70] [71] Pada tahun 2007, insentif yang lebih tinggi bagi petani penanam tanaman non-pangan penghasil biofuel [74] ditambah dengan faktor lain seperti pemanfaatan kembali lahan tidur yang kurang subur, peningkatan biaya transportasi, perubahan iklim, peningkatan jumlah konsumen, dan peningkatan penduduk dunia, [75] menyebabkan kerentanan pangan dan peningkatan harga pangan di berbagai tempat di dunia.

[76] [77] Pada Desember 2007, 37 negara di dunia menghadapi krisis pangan, dan 20 negara telah menghadapi peningkatan harga pangan di luar kendali, yang dikenal dengan kasus krisis harga pangan dunia 2007-2008. Kerusuhan akibat menuntut turunnya harga pangan terjadi di berbagai tempat hingga menyebabkan korban jiwa. [13] [14] [15] Mitigasi kelangkaan bahan bakar fosil [ sunting - sunting sumber ] Prediksi M. King Hubbert mengenai laju produksi minyak bumi dunia. Pertanian modern sangat bergantung pada energi fosil ini.

[78] Pada kelangkaan bahan bakar fosil, pertanian organik akan lebih diprioritaskan dibandingkan dengan pertanian konvensional yang menggunakan begitu banyak input berbasis minyak bumi seperti pupuk dan pestisida. Berbagai studi mengenai pertanian organik modern menunjukan bahwa hasil pertanian organik sama besarnya dengan pertanian konvensional.

[79] Kuba pasca runtuhnya Uni Soviet mengalami kelangkaan input pupuk dan pestisida kimia sehingga usaha pertanian di negeri tersebut menggunakan praktik organik dan mampu memberi makan populasi penduduknya. [80] Namun pertanian organik akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja dan jam kerja.

[81] Perpindahan dari praktik monokultur ke pertanian organik juga membutuhkan waktu, terutama pengkondisian tanah [79] untuk membersihkan bahan kimia berbahaya yang tidak sesuai dengan standar bunga bangkai berasal dari provinsi pangan organik.

Komunitas pedesaan bisa memanfaatkan biochar dan synfuel yang menggunakan limbah pertanian untuk diolah menjadi pupuk dan energi, sehingga bisa mendapatkan bahan bakar dan bahan bunga bangkai berasal dari provinsi sekaligus, dibandingkan dengan persaingan bahan pangan vs bahan bakar yang masih terjadi hingga saat ini. Synfuel dapat digunakan di tempat; prosesnya akan lebih efisien dan mampu menghasilkan bahan bakar yang cukup untuk seluruh aktivitas pertanian bunga bangkai berasal dari provinsi.

[82] [83] Ketika bahan pangan termodifikasi genetik (GMO) masih dikritik karena benih yang dihasilkan bersifat steril sehingga tidak mampu direproduksi oleh petani [84] [85] dan hasilnya dianggap berbahaya bagi manusia, telah diusulkan agar tanaman jenis ini dikembangkan lebih lanjut dan digunakan sebagai penghasil bahan bakar, karena tanaman ini mampu dimodifikasi untuk menghasilkan lebih banyak dengan input energi yang lebih sedikit.

[86] Namun perusahaan utama penghasil GMO sendiri, Monsanto, tidak mampu melaksanakan proses produksi pertanian berkelanjutan dengan tanaman GMO lebih dari satu tahun. Di saat yang bersamaan, praktik pertanian dengan memanfaatkan ras tradisional menghasilkan lebih banyak pada jenis tanaman yang sama dan dilakukan secara berkelanjutan. [87] Ekonomi pertanian [ sunting - sunting sumber ] Lihat pula: Subsidi pertanian dan Ekonomi pedesaan Ekonomi pertanian adalah aktivitas ekonomi yang terkait dengan produksi, distribusi, dan konsumsi produk dan jasa pertanian.

[88] Mengkombinasikan produksi pertanian dengan teori umum mengenai pemasaran dan bisnis adalah sebuah disiplin ilmu yang dimulai sejak akhir abad ke 19, dan terus bertumbuh sepanjang abad ke-20. [89] Meski studi mengenai pertanian terbilang baru, berbagai kecenderungan utama di bidang pertanian seperti sistem bagi hasil pasca Bunga bangkai berasal dari provinsi Saudara Amerika Serikat hingga sistem feodal yang pernah terjadi di Eropa, telah secara signifikan mempengaruhi aktivitas ekonomi suatu negara dan juga dunia.

[90] [91] Di berbagai tempat, harga pangan yang dipengaruhi oleh pemrosesan pangan, distribusi, dan pemasaran pertanian telah tumbuh dan biaya harga pangan yang dipengaruhi oleh aktivitas pertanian di atas lahan telah jauh berkurang efeknya.

Hal ini terkait dengan efisiensi yang begitu tinggi dalam bidang pertanian dan dikombinasikan dengan peningkatan nilai tambah melalui pemrosesan bahan pangan dan strategi pemasaran. Konsentrasi pasar juga telah meningkat di sektor ini yang dapat meningkatkan efisiensi. Namun perubahan ini mampu mengakibatkan perpindahan surplus ekonomi dari produsen (petani) ke konsumen, dan memiliki dampak yang negatif bagi komunitas pedesaan.

[92] Digitalisasi perlu untuk merespon keterbatasan tenaga kerja dan juga meningkatkan efisiensi yang mampu meningkatkan produktivitas bisnis, value, produk dan konsumen baru men-distruptive teknologi budidaya konvensional. Baik selama proses bahkan hingga memasarkan produk pertanian, digitalisasi begitu efisien.

Perlahan, para petani tidak gagap teknologi digital, dan bahkan bisa meningkatkan produkvitas sektor pertanian, hal ini tentu masih banyak tugas untuk mewujudkan petani menjadi petani digital. [93] Kebijakan pemerintah suatu negara dapat mempengaruhi secara signifikan pasar produk pertanian, dalam bentuk pemberian pajak, subsidi, tarif, dan bea lainnya. [94] Sejak tahun 1960-an, kombinasi pembatasan ekspor impor, kebijakan nilai tukar, dan subsidi mempengaruhi pertanian di negara berkembang dan negara maju.

Pada tahun 1980-an, para petani di negara berkembang yang tidak mendapatkan subsidi akan kalah bersaing dikarenakan kebijakan di berbagai negara yang menyebabkan rendahnya harga bahan pangan. Di antara tahun 1980-an dan 2000-an, beberapa negara di dunia membuat kesepakatan untuk membatasi tarif, subsidi, dan batasan perdagangan lainnya yang diberlakukan di dunia pertanian. [95] Namun pada tahun 2009, masih terdapat sejumlah distorsi kebijakan pertanian yang mempengaruhi harga bahan pangan.

Tiga komoditas yang sangat terpengaruh adalah gula, susu, dan beras, yang terutama karena pemberlakuan pajak. Wijen merupakan biji-bijian penghasil minyak yang terkena pajak paling tinggi meski masih lebih rendah dibandingkan pajak produk peternakan. [96] Namun subsidi kapas masih terjadi di negara maju yang telah menyebabkan rendahnya harga di tingkat dunia dan menekan petani kapas di negara berkembang yang tidak disubsidi. [97] Komoditas mentah seperti jagung dan daging sapi umumnya diharga berdasarkan kualitasnya, dan kualitas menentukan harga.

Komoditas yang dihasilkan di suatu bunga bangkai berasal dari provinsi dilaporkan dalam bentuk volume produksi atau berat. [98] Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • ^ Safety and health in agriculture. International Labour Organization. 1999. ISBN 978-92-2-111517-5.

Diakses tanggal 13 September 2010. • ^ Harahap, Fitra Syawal (2021). Dasar-dasar Agronomi Pertanian. Mitra Cendekia Media. hlm. 2. ISBN 9786236957851. • ^ Lamangida, Saiman (2021).

"DEKAN HADIRI PENANDA TANGANAN IMPLEMENTASI KERJASAMA JURUSAN PETERNAKAN DENGAN DINAS PERTANIAN PROVINSI GORONTALO". ung.ac.id. Diakses tanggal 2022-01-04. • ^ Douglas John McConnell (2003). The Forest Farms of Kandy: And Other Gardens of Complete Design. hlm. 1. ISBN 978-0-7546-0958-2. • ^ Douglas John McConnell (1992). The forest-garden farms of Kandy, Sri Lanka. hlm.

1. ISBN 978-92-5-102898-8. • ^ "Kucing Piaraan Tertua di Dunia Ditemukan". Kompas. 17 Desember 2013. • ^ Hancock, James F. (2012). Plant evolution and the origin of crop species (edisi ke-3rd). CABI. hlm. 119. ISBN 1845938011. • ^ UN Industrial Development Organization, International Fertilizer Development Center (1998). The Fertilizer Manual (edisi ke-3rd). Springer. hlm. 46. ISBN 0792350324. • ^ Scheierling, Susanne M. (1995). "Overcoming agricultural pollution of water : the challenge of integrating agricultural and environmental policies in the European Union, Volume 1".

The World Bank. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-06-05. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ "CAP Reform". European Commission. 2003. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ "At Tyson and Kraft, Grain Costs Limit Profit". The New York Times. Bloomberg. 6 September 2007. • ^ McMullen, Alia (7 January 2008). "Forget oil, the new global crisis is food".

Financial Post. Toronto. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-11-13. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ a b Watts, Jonathan (4 December 2007). "Riots and hunger feared as demand for grain sends food costs soaring", The Guardian (London).

• ^ a b Mortished, Carl (7 March 2008). "Already we have riots, hoarding, panic: the sign of things to come?", The Times (London). • ^ a b Borger, Julian (26 February 2008). "Feed the world? We are fighting a losing battle, UN admits", The Guardian (London). • ^ "Food prices: smallholder farmers can be part of the solution".

International Fund for Agricultural Development. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-05. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ McKie, Robin; Rice, Xan (22 April 2007). "Millions face famine as crop disease rages", The Observer' (London). • ^ Mackenzie, Debora (3 April 2007). "Billions at risk from wheat super-blight". New Scientist. London (2598): 6–7.

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-05-09. Diakses tanggal 19 April 2007. • ^ Leonard, K.J. (February 2001). "Black stem rust biology and threat to wheat growers". USDA Agricultural Research Service. Diakses tanggal 2013-04-22. • ^ Sample, Ian (31 August 2007). "Global food crisis looms as climate change and population growth strip fertile land", The Guardian (London). • ^ "Africa may be able to feed only 25% of its population by 2025", mongabay.com, 14 December 2006.

• ^ "Agricultural Productivity in the United States". USDA Economic Research Service. 5 July 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-01. Diakses tanggal 2013-04-22. • ^ " The Food Bubble Economy". The Institute of Science in Society. • ^ Brown, Lester R. "Global Water Shortages May Lead to Food Shortages-Aquifer Depletion".

Diarsipkan dari bunga bangkai berasal dari provinsi asli tanggal 2010-07-24. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ "India grows a grain crisis". Asia Times (Hong Kong). 21 July 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-02-21. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ a b c "Safety and health in agriculture". International Labour Organization.

21 March 2011. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ AP (26 January 2007). "Services sector overtakes farming as world's biggest employer: ILO". The Financial Express. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ a b "Labor Force – By Occupation".

The World Factbook. Central Intelligence Agency. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-22. Diakses tanggal 2013-05-04. • ^ Allen, Robert C. "Economic structure and agricultural productivity in Europe, 1300–1800" (PDF).

European Review of Economic History. 3: 1–25. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2014-10-27. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ "NIOSH Workplace Safety & Health Topic: Agricultural Injuries".

Centers for Disease Control and Prevention. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ "NIOSH Pesticide Poisoning Monitoring Program Protects Farmworkers".

Centers for Disease Control and Prevention. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ a b "NIOSH Workplace Safety & Health Topic: Agriculture". Centers for Disease Control and Prevention. Diakses tanggal 2013-04-16.

• ^ "Agriculture: A hazardous work". International Labour Organization. 15 June 2009. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ "Analysis of farming systems". Food and Agriculture Organization. Diakses tanggal 2013-05-22. • ^ a b Acquaah, G. 2002. Agricultural Production Systems. pp. 283–317 in "Principles of Crop Production, Theories, Techniques and Technology". Prentice Hall, Upper Saddle River, NJ. • ^ a b c d e f Chrispeels, M.J.; Sadava, D.E. 1994. "Farming Systems: Development, Productivity, and Sustainability".

pp. 25–57 in Plants, Genes, and Agriculture. Jones and Bartlett, Boston, MA. • ^ a b c Sere, C.; Steinfeld, H.; Groeneweld, J. (1995). "Description of Systems in World Livestock Systems – Current status issues and trends". U.N. Food and Agriculture Organization. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-10-26. Diakses tanggal 2013-09-08.

Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ a b Thornton, Philip K. (27 September 2010). "Livestock production: recent trends, future prospects".

Philosophical Transactions of the Royal Society B. 365 (1554). doi: 10.1098/rstb.2010.0134.

bunga bangkai berasal dari provinsi

• ^ Stier, Ken (September 19, 2007). "Fish Farming's Growing Dangers". Time. • ^ P. Ajmone-Marsan (May 2010). "A global view of livestock biodiversity and conservation – GLOBALDIV".

Animal Genetics. 41 (supplement S1): 1–5. doi: 10.1111/j.1365-2052.2010.02036.x. bunga bangkai berasal dari provinsi ^ "Growth Promoting Hormones Pose Health Risk to Consumers, Confirms EU Scientific Committee" (PDF). European Union. 23 April 2002. Diakses tanggal 2013-04-06. • ^ a b Pretty, J; et al. (2000). "An assessment of the total external costs of UK agriculture". Agricultural Systems. 65 (2): 113–136. doi: 10.1016/S0308-521X(00)00031-7. • ^ a b Tegtmeier, E.M.; Duffy, M. (2005). "External Costs of Agricultural Production in the United States" (PDF).

The Earthscan Reader in Sustainable Agriculture. • ^ International Resource Panel (2010). "Priority products and materials: assessing the environmental impacts of consumption and production". United Nations Environment Programme. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-12-24. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ "Livestock a major threat to environment". UN Food and Agriculture Organization.

29 November 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-03-28. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ Steinfeld, H.; Gerber, P.; Wassenaar, T.; Castel, V.; Rosales, M.; de Haan, C. (2006). "Livestock's Long Shadow – Environmental issues and options" (PDF). Rome: U.N. Food and Agriculture Organization.

Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2008-06-25. Diakses tanggal 5 December 2008. • ^ Vitousek, P.M.; Mooney, H.A.; Lubchenco, J.; Melillo, J.M. (1997). "Human Domination of Earth's Ecosystems". Science. 277: 494–499. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Bai, Z.G., D.L. Dent, L. Olsson, and M.E. Schaepman (November 2008). "Global assessment of land degradation and improvement 1:identification by remote sensing" (PDF).

FAO/ISRIC. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-12-13. Diakses tanggal 2013-05-24. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Carpenter, S.R., N.F.

Caraco, D.L. Correll, R.W. Howarth, A.N. Sharpley, and V.H. Smith (1998). "Nonpoint Pollution of Surface Waters with Phosphorus and Nitrogen". Ecological Applications. 8 (3): 559–568. doi: 10.1890/1051-0761(1998)008[0559:NPOSWW]2.0.CO;2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Molden, D. (ed.). "Findings of the Comprehensive Assessment of Water Management in Agriculture".

Annual Report 2006/2007. International Water Management Institute. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ Li, Sophia (13 August 2012). "Stressed Aquifers Around the Globe". New York Times. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ "Water Use in Agriculture". FAO. November 2005. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-06-15. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ "Water Management: Towards 2030". FAO. March 2003. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-10. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ Pimentel, D. T.W.

Culliney, and T. Bashore (1996.). "Public health risks associated with pesticides and natural toxins in foods". Radcliffe's IPM World Textbook. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1999-02-18. Diakses tanggal 2013-05-07.

Periksa nilai tanggal di: -year= ( bantuan) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ WHO. 1992. Our planet, our health: Report of the WHU commission on health and environment. Geneva: World Health Organization. • ^ a b Chrispeels, M.J. and D.E. Sadava. 1994. "Strategies for Pest Control" pp.355–383 in Plants, Genes, and Agriculture. Jones and Bartlett, Boston, MA. • ^ Avery, D.T.

(2000). Saving the Planet with Pesticides and Plastic: The Environmental Triumph of High-Yield Farming. Indianapolis, IN: Hudson Institute. • ^ "Home". Center for Global Food Issues.

Diakses tanggal 2013-05-24. • ^ Lappe, F.M., J. Collins, and P. Rosset. 1998. "Myth 4: Food vs. Our Environment" pp. 42–57 in World Hunger, Twelve Myths, Grove Press, New York. • ^ Bunga bangkai berasal dari provinsi, Fiona (18 November 2011). "Extreme weather will strike as climate change takes hold, IPCC warns". The Guardian. • ^ "Report: Blue Peace for the Nile" (PDF). Strategic Foresight Group. Diakses tanggal 2013-08-20. • ^ "World: Pessimism about future grows in agribusiness".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-11-10. Diakses tanggal 2013-11-17. • ^ "SREX: Lessons for the agricultural sector".

Climate & Development Knowledge Network. Diakses tanggal 2013-05-24. • ^ a b Brady, N.C. and R.R. Weil. 2002. "Soil Organic Matter" pp. 353–385 in Elements of the Nature and Properties of Soils. Pearson Prentice Hall, Upper Saddle River, NJ. • ^ Brady, N.C. and R.R. Weil. 2002. "Nitrogen and Sulfur Economy of Soils" pp. 386–421 in Elements of the Nature and Properties of Soils. Pearson Prentice Hall, Upper Saddle River, NJ. bunga bangkai berasal dari provinsi ^ " World oil supplies are set to run out faster than expected, warn scientists".

The Independent. 14 June 2007. • ^ Robert W. Herdt (30 May 1997). "The Future of the Green Revolution: Implications for International Grain Markets" (PDF). The Rockefeller Foundation. hlm. 2. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2012-10-19. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ a b c Schnepf, Randy (19 November 2004). "Energy use in Agriculture: Background and Issues" (PDF). CRS Report for Congress.

Congressional Research Service. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-09-27. Diakses tanggal 2013-09-26. • ^ Rebecca White (2007). "Carbon governance from a systems perspective: an investigation of food production and consumption in the UK" (PDF). Oxford University Center for the Environment. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2011-07-19. Bunga bangkai berasal dari provinsi tanggal 2013-11-17. • ^ a b Martin Heller and Gregory Keoleian (2000).

"Life Cycle-Based Sustainability Indicators for Assessment of the U.S. Food System" (PDF). University of Michigan Center for Sustainable Food Systems. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2016-03-14. Diakses tanggal 2013-11-17. • ^ a b Patrick Canning, Ainsley Charles, Sonya Huang, Karen R. Polenske, and Arnold Waters (2010). "Energy Use in the U.S.

Food System". USDA Economic Research Service Report No. ERR-94. United States Department of Agriculture. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-09-18. Diakses tanggal 2013-11-17. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Wallgren, Christine; Höjer, Mattias (2009).

"Eating energy—Identifying possibilities for reduced energy use in the future food supply system". Energy Policy. 37 (12): 5803–5813. doi: 10.1016/j.enpol.2009.08.046. ISSN 0301-4215. • ^ Jeremy Woods, Adrian Williams, John K.

Hughes, Mairi Black and Richard Murphy (August 2010). "Energy and the food system". Philosophical Transactions of the Royal Society. 365 (1554): 2991–3006. doi: 10.1098/rstb.2010.0172. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Smith, Kate; Edwards, Rob (8 March 2008). "2008: The year of global food crisis".

bunga bangkai berasal dari provinsi

The Herald. Glasgow. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ "The global grain bubble". The Christian Science Monitor. 18 January 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-11-30. Diakses tanggal 2013-09-26.

• ^ "The cost of food: Facts and figures". BBC News Online. 16 October 2008. Diakses tanggal 2013-09-26. • ^ Walt, Vivienne (27 February 2008). "The World's Growing Food-Price Crisis". Time. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-11-29.

Diakses tanggal 2013-11-17. • ^ "World oil supplies are set to run out faster than expected, warn scientists". The Independent. 14 June 2007. • ^ a b "Can Sustainable Agriculture Really Feed the World?". University of Minnesota. August 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-04-25. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ "Cuban Organic Farming Experiment". Harvard School of Public Health. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-01.

Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ Strochlic, R.; Sierra, L. (2007). "Conventional, Mixed, and "Deregistered" Organic Farmers: Entry Barriers and Reasons for Exiting Organic Production in California" (PDF). California Institute for Rural Studies. Diakses tanggal 2013-04-15. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ P. Read (2005). "Carbon cycle management with increased photo-synthesis and long-term sinks" (PDF). Bunga bangkai berasal dari provinsi Research Abstracts.

7: 11082. • ^ Greene, Nathanael (December 2004). "How biofuels can help end America's energy dependence". Biotechnology Industry Organization. • ^ R. Pillarisetti and Kylie Radel (2004). "Economic and Environmental Issues in International Trade and Production of Genetically Modified Foods and Crops and the WTO". 19 (2). Journal of Economic Integration: 332–352.

Parameter -month= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Conway, G. (2000). "Genetically modified crops: risks and promise". 4(1): 2. Conservation Ecology. • ^ Srinivas (2008). "Reviewing The Methodologies For Sustainable Living". 7. The Electronic Journal of Environmental, Agricultural and Food Chemistry.

Parameter -month= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "Monsanto failure". New Scientist. 181 (2433). London. 7 February 2004. Diakses tanggal 18 April 2008. • ^ "Agricultural Economics". University of Idaho. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-04-01. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ Runge, C. Ford (June 2006). "Agricultural Economics: A Brief Intellectual History" bunga bangkai berasal dari provinsi.

Center for International Food and Agriculture Policy. hlm. 4. Diakses tanggal 2013-09-16. • ^ Conrad, David E. "Tenant Farming and Sharecropping". Encyclopedia of Oklahoma History and Culture. Oklahoma Historical Society. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-27. Diakses tanggal 2013-09-16. • ^ Stokstad, Marilyn (2005).

Medieval Castles. Greenwood Publishing Group. ISBN 0313325251. • ^ Sexton, R.J. (2000). "Industrialization and Consolidation in the US Food Sector: Implications for Competition and Welfare". American Journal of Agricultural Economics. 82 (5): 1087–1104. doi: 10.1111/0002-9092.00106. • ^ Novalius, Feby (8 Januari 2019). "Digitalisasi Pertanian Mampu Tingkatkan Produksi hingga Tekan Biaya Pemasaran".

Okezone. Diakses tanggal 12 Oktober 2020. • ^ Peter J. Lloyd, Johanna L. Croser, Kym Anderson (March 2009). "How Do Agricultural Policy Restrictions to Global Trade and Welfare Differ Across Commodities" (PDF). Policy Research Working Paper #4864. The World Bank. hlm. 2–3. Diakses tanggal 2013-04-16. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Kym Anderson and Ernesto Valenzuela (April 2006). "Do Global Trade Distortions Still Harm Developing Country Farmers?" (PDF).

World Bank Policy Research Working Paper 3901. World Bank. hlm. 1–2. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ Peter J. Lloyd, Johanna L. Croser, Kym Anderson (March 2009). "How Do Agricultural Policy Restrictions to Global Trade and Welfare Differ Across Commodities" (PDF). Policy Research Working Paper #4864. The World Bank. hlm. 21. Diakses tanggal 2013-04-16. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Glenys Kinnock (24 May 2011).

"America's $24bn subsidy damages developing world bunga bangkai berasal dari provinsi farmers". The Guardian. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ "Agriculture's Bounty" (PDF). May 2013. Diakses tanggal 2013-08-19. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikimedia Commons memiliki media mengenai Agriculture. • (Indonesia) Departemen Pertanian Republik Indonesia Diarsipkan 2007-02-03 di Wayback Machine. • (Inggris) Organisasi Pangan dan Pertanian PBB • (Inggris) Departemen Pertanian AS Diarsipkan 2008-07-08 di Wayback Machine.

• Halaman ini terakhir diubah pada 28 Februari 2022, pukul 01.27. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan bunga bangkai berasal dari provinsi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
• Аԥсшәа • Acèh • Адыгабзэ • Afrikaans • Akan • Alemannisch • አማርኛ • Aragonés • العربية • ܐܪܡܝܐ • الدارجة • مصرى • অসমীয়া • Atikamekw • Авар • Kotava • Aymar aru • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Basa Bali • Boarisch • Žemaitėška • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • भोजपुरी • Bislama • Banjar • Bamanankan • বাংলা • བོད་ཡིག • Brezhoneg • Bosanski • Буряад • Català • Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄ • Cebuano • ᏣᎳᎩ • Tsetsêhestâhese • کوردی • Corsu • Nēhiyawēwin / ᓀᐦᐃᔭᐍᐏᐣ • Čeština • Kaszëbsczi • Словѣньскъ / ⰔⰎⰑⰂⰡⰐⰠⰔⰍⰟ • Чӑвашла • Cymraeg • Dansk • Dagbanli • Deutsch • Zazaki • Dolnoserbski • Eʋegbe • Ελληνικά • Emiliàn e rumagnòl • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Võro • Na Vosa Vakaviti • Føroyskt • Français • Arpetan • Nordfriisk • Furlan • Frysk • Gaeilge • 贛語 • Gàidhlig • Galego • گیلکی • Avañe'ẽ • 𐌲𐌿𐍄𐌹𐍃𐌺 • Gaelg • Hausa • 客家語/Hak-kâ-ngî • עברית • हिन्दी • Fiji Hindi • Hrvatski • Hornjoserbsce • Kreyòl ayisyen • Magyar • Հայերեն • Արեւմտահայերէն • Interlingua • Iñupiak • Ilokano • ГӀалгӀай • Ido • Íslenska • ᐃᓄᒃᑎᑐᑦ/inuktitut • 日本語 • Patois • La .lojban.

• Jawa • ქართული • Taqbaylit • Kabɩyɛ • Қазақша • ភាសាខ្មែរ • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Перем коми • कॉशुर / کٲشُر • Ripoarisch • Kurdî • Коми • Kernowek • Кыргызча • Latina • Ladino • Lëtzebuergesch • Лакку • Лезги • Lingua Franca Nova • Luganda • Limburgs • Ligure • Ladin • Lingála • ລາວ • Lietuvių • Latviešu • मैथिली • Мокшень • Malagasy • Олык марий • Māori • Minangkabau • Македонски • മലയാളം • Монгол • ꯃꯤꯇꯩ ꯂꯣꯟ • ဘာသာ မန် • मराठी • Кырык мары • Bahasa Melayu • Malti • Mirandés • မြန်မာဘာသာ • Эрзянь • مازِرونی • Dorerin Naoero • Nāhuatl • Napulitano • Plattdüütsch • Nedersaksies • नेपाली • नेपाल भाषा • Li Niha • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Nouormand • Sesotho sa Leboa • Diné bizaad • Occitan • Livvinkarjala • ଓଡ଼ିଆ • Ирон • ਪੰਜਾਬੀ • Kapampangan • Papiamentu • Picard • Deitsch • Norfuk / Pitkern • Polski • Piemontèis • پنجابی • پښتو • Português • Pinayuanan • Runa Simi • Rumantsch • Romani čhib • Română • Armãneashti • Русский • Русиньскый • Ikinyarwanda • संस्कृतम् • Саха тыла • ᱥᱟᱱᱛᱟᱲᱤ • Sardu • Sicilianu • Scots • سنڌي • Srpskohrvatski / српскохрватски • ၽႃႇသႃႇတႆး • සිංහල • Simple English • Slovenčina • سرائیکی • Slovenščina • Gagana Samoa • ChiShona • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Sranantongo • Seeltersk • Sunda • Svenska • Kiswahili • Ślůnski • Sakizaya • தமிழ் • ತುಳು • తెలుగు • Bunga bangkai berasal dari provinsi • ไทย • Türkmençe • Tagalog • Türkçe • Татарча/tatarça • ChiTumbuka • Тыва дыл • Удмурт • ئۇيغۇرچە / Uyghurche • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Vèneto • Vepsän kel’ • Tiếng Việt • West-Vlams • Volapük • Walon • Winaray • Wolof • 吴语 • Хальмг • IsiXhosa • მარგალური • ייִדיש • Yorùbá • Vahcuengh • 中文 • 文言 • Bân-lâm-gú • 粵語 • IsiZulu Tata nama Sinonim takson Canis familiaris (en) Protonim Canis familiaris Distribusi Anjing domestik atau anjing ( Canis lupus familiaris) adalah hewan mamalia yang telah mengalami domestikasi dari serigala sejak 15.000 tahun yang lalu, [2] bahkan kemungkinan sudah sejak 100.000 tahun yang lalu berdasarkan bukti genetik berupa penemuan fosil dan tes DNA.

[3] Penelitian lain mengungkap sejarah domestikasi anjing yang belum begitu lama. [4] [5] [6] Anjing telah berkembang menjadi ratusan ras dengan berbagai macam variasi. Warna rambut anjing bisa beraneka ragam, mulai dari putih sampai hitam, juga merah, abu-abu (sering disebut "biru"), dan cokelat. Selain itu, anjing memiliki berbagai jenis rambut. Rambut anjing bisa lurus atau keriting, dan bertekstur kasar hingga lembut seperti benang wol.

Ilmu pengetahuan yang mempelajari segala hal mengenai anjing dinamakan dengan kinologi (dari bahasa Yunani kuno κυνός, baca kynόs, "anjing" dan λόγος, baca lógos, "ucapan, akal"). Daftar isi • 1 Garis besar • 1.1 Asal-usul • 1.2 Hubungan dengan manusia • 2 Terminologi • 3 Kecerdasan • 4 Ciri fisik • 4.1 Penglihatan • 4.2 Indra pendengaran • 4.3 Indra penciuman • 5 Makanan • 5.1 Makanan berbahaya • 6 Jenis-jenis anjing • 7 Kesehatan • 7.1 Penyakit • 7.2 Hewan parasit • 7.3 Kelainan fisik • 7.4 Mortalitas • 8 Tingkah laku • 9 Leluhur anjing dan sejarah domestikasi • 9.1 Nenek moyang serigala • 9.2 Proses domestikasi • 10 Daging anjing • 11 Anjing terkenal • 12 Trah anjing • 12.1 Neoteni dalam evolusi berbagai anjing ras • 12.2 Anjing ras asli Indonesia • 13 Lihat pula • 14 Referensi • 15 Bacaan lanjutan • 16 Pranala luar Garis besar [ sunting - sunting sumber ] Asal-usul [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Asal usul anjing domestik Bukti baru mengungkap anjing pertama kali dijinakkan di Asia Timur, kemungkinan di Tiongkok.

[7] Manusia pertama yang menginjakkan kaki di Amerika Utara membawa serta anjing dari Asia. Penelitian genetika telah berhasil mengidentifikasi 14 ras anjing kuno, di antaranya adalah Chow Chow, Sharpei, Akita, Shiba dan Basenji yang merupakan ras anjing yang tertua. Teori yang mengatakan anjing berasal dari Asia mungkin bisa dipercaya karena sebagian besar dari 14 ras anjing kuno berasal dari China dan Jepang.

[7] Hubungan dengan manusia [ sunting - sunting sumber ] Anjing Kintamani Anjing merupakan hewan sosial sama seperti halnya manusia. Kedekatan pola perilaku anjing dengan manusia menjadikan anjing bisa dilatih, diajak bermain, tinggal bersama manusia, dan diajak bersosialiasi dengan manusia dan anjing yang lain.

Anjing memiliki posisi unik dalam hubungan antarspesies. Kesetiaan dan pengabdian yang ditunjukkan anjing sangat mirip dengan konsep manusia tentang cinta dan persahabatan. Walaupun sudah merupakan naluri alami anjing sebagai hewan kelompok, pemilik anjing sangat menghargai kesetiaan dan pengabdian anjing dan menganggapnya sebagai anggota keluarga sendiri.

Anjing kesayangan bahkan sering diberi nama keluarga yang sama seperti nama pemiliknya. Sebaliknya, anjing menganggap manusia sebagai anggota kelompoknya. Anjing hanya sedikit membedakan kedudukan sang pemilik dengan rekan anjing yang masih satu kelompok, dan bahkan sering tidak membedakannya sama sekali.

Bahkan terjadi, ketika kawanan penjahat menyerah, anjing kawanan tersebut yang sebelumnya menggonggongi para petugas ikut menyerah dengan ikut berbaring telentang di samping majikannya sambil memperlihatkan perutnya, hal ini dalam dunia anjing dianggap sebagai tanda menyerah, karena perutnya yang lunak tidak dilindungi, tetapi justru diperlihatkan.

[8] Terminologi [ sunting - sunting sumber ] Istilah anjing mengacu pada serigala hasil domestikasi Canis lupus familiaris. Anjing pernah diklasifikasikan sebagai speseies yang berbeda dari serigala, Canis familiaris, oleh Linnaeus pada tahun 1758. Pada tahun 1993, Lembaga Smithsonian dan Asosiasi Ahli Mamalia Amerika menetapkan anjing sebagai subspesies serigala abu-abu Canis lupus.

Di Indonesia, anjing hutan yang asli Pulau Sumatra dan Jawa disebut ajak. Kecerdasan [ sunting - sunting sumber ] Pudel standar Anjing dianggap mempunyai kecerdasan yang cukup tinggi menurut penelitian ilmiah dan bukti-bukti lapangan. Tingkat kecerdasan anjing bergantung pada ras dan masing-masing anjing secara individu.

Anjing ras Border Collie terkenal dapat mematuhi dan menjalankan berbagai macam perintah. Anjing ras lain mungkin tidak tertarik untuk menuruti bunga bangkai berasal dari provinsi manusia, tetapi lebih suka menunjukkan kepintaran dalam hal-hal lain seperti menggembalakan hewan ternak.

Asal usul anjing sebagai keturunan bunga bangkai berasal dari provinsi yang hidup berkelompok membuat anjing jadi lebih mudah dilatih dibandingkan hewan lain. Sebagai anggota kelompok, anjing mempunyai naluri untuk patuh. Sebagian besar anjing memang sering tidak perlu berurusan dengan tugas yang rumit-rumit, sehingga tidak ada kesempatan belajar hal-hal yang sulit seperti membuka pintu tanpa bantuan manusia.

Anjing yang sudah dilatih sebagai anjing penuntun bagi tuna netra dapat mengenali berbagai macam keadaan bahaya dan cara menghindar dari keadaan tersebut. Ciri fisik [ sunting - sunting sumber ] Anjing Weimaraner, perlu menahan selera memangsa hewan yang diburu agar dapat diajak berburu oleh manusia. Anjing ras sangat bervariasi dalam ukuran, penampilan dan tingkah laku dibandingkan dengan hewan peliharaan yang lain.

Sebagian besar anjing masih mempunyai ciri-ciri fisik yang diturunkan dari serigala. Anjing adalah hewan pemangsa dan hewan pemakan bangkai, memiliki gigi tajam dan rahang yang kuat untuk menyerang, menggigit, dan mencabik-cabik makanan.

Ciri-ciri khas dari moyang serigala masih bertahan pada anjing, walaupun penangkaran secara selektif telah berhasil mengubah bentuk fisik berbagai jenis anjing ras. Anjing memiliki otot yang kuat, tulang pergelangan kaki yang bersatu, sistem kardiovaskuler yang mendukung ketahanan fisik serta kecepatan berlari, dan gigi untuk menangkap dan mencabik mangsa.

Bila dibandingkan dengan struktur tulang kaki manusia, secara teknis anjing berjalan berjingkat dengan jari-jari kaki. Penglihatan [ sunting - sunting sumber ] Anjing dulunya disangka dikromatis, sehingga bisa disebut buta warna menurut standar manusia. [9] [10] Namun, penelitian selanjutnya justru menunjukkan anjing bisa melihat beberapa warna, walaupun tidak seperti yang bisa dilihat manusia.

Bagi anjing, warna merupakan sinyal subliminal yang ditangkap untuk membedakan bentuk dari objek yang saling tumpang-tindih, dan bukan warna pada benda yang bisa langsung dibedakan anjing. Menurut penelitian, anjing bisa melihat berbagai nuansa warna kuning, ungu atau violet, ultra violet.

Lensa mata anjing lebih datar dibandingkan dengan lensa mata manusia, sehingga anjing kurang bisa melihat secara detail dibandingkan manusia. Sebaliknya, mata anjing lebih sensitif terhadap cahaya dan gerakan dibandingkan mata manusia. Beberapa anjing ras, memiliki bidang pandangan sampai 270°. Sebagai perbandingan, manusia hanya mempunyai bidang pandangan 180°.

Bidang pandangan anjing ras dengan kepala lebar dan kedua mata di depan sebenarnya hampir sama dengan manusia, hanya sekitar 180°. [9] [10] Indra pendengaran [ sunting - sunting sumber ] Anjing bisa mendengar suara frekuensi rendah 16 Hz hingga 70 K Hz., Jumlah lebar frekuensi ini termasuk cukup bagus, namun masih kalah dari pendengaran kucing. [10] Selain itu, anjing bisa menggerak-gerakkan daun telinga agar cepat bisa menentukan lokasi sumber suara yang sebenarnya.

Lebih dari 18 otot pada daun telinga memungkinkan anjing memiringkan, memutar, menidurkan, atau menegakkan daun telinga. Anjing mampu menentukan sumber suara lebih cepat dari manusia, sekaligus bisa mendengar suara yang sumbernya empat kali lebih jauh yang dapat didengar manusia.

Anjing dengan daun telinga berbentuk alami (tegak seperti daun telinga serigala) biasanya memiliki pendengaran yang lebih baik daripada anjing berdaun telinga jatuh seperti terdapat pada banyak spesies hasil domestikasi. Indra penciuman [ sunting - bunga bangkai berasal dari provinsi sumber ] Anjing memiliki hampir 220 juta sel penciuman yang sensitif terhadap bau.

Luasnya kira-kira selebar sapu tangan, sangat luas bila dibandingkan sel penciuman yang dimiliki manusia. Sebagai pembanding, manusia hanya memiliki 5 juta sel penciuman yang menempati luas selebar prangko. Beberapa jenis anjing ras bahkan sengaja dibiakkan agar lahir anak anjing dengan indra penciuman yang lebih bagus.

Mekanisme pengumpulan informasi di otak anjing berdasarkan partikel-partikel bau yang berhasil diendus belum diketahui secara jelas. Menurut hasil penelitian, anjing dapat membedakan dua jenis bau: partikel bau di udara yang menyebar dari orang atau benda, dan partikel bau di tanah yang masih bisa dideteksi setelah beberapa lama. Karakteristik dua jenis partikel bau kelihatannya cukup berbeda. Partikel bau yang ada di udara mudah hilang, tetapi mungkin begitu jelas dan tidak bercampur bau-bauan yang lain, sedangkan partikel bau di tanah relatif lebih permanen.

Anjing pelacak harus dilatih secara berulang-ulang dan berhati-hati, karena bau yang melekat di tanah mudah tercemar dengan bau-bauan yang lain. Pelatih anjing pelacak sudah mengerti bahwa anjing tidak mungkin diajar untuk melacak bau-bauan di atas kemampuan alaminya yang dimiliki sejak lahir.

Anjing hanya dapat dimotivasi sebaik-baiknya dan diajar agar bisa berkonsentrasi pada jejak bau yang utama. Anjing pelacak yang terlatih harus bisa mengabaikan berbagai jejak bau yang lain. Anjing yang tidak terlatih biasanya senang sekali mengendus berbagai macam bau selain jejak bau yang diperintahkan. Sewaktu melakukan pekerjaan yang meletihkan bagi anjing pelacak (misalnya mencari barang selundupan di atas kapal), anjing harus dimotivasi agar mau kerja keras dalam jangka waktu yang lama.

Karena anjing memiliki indra penciuman yang sangat kuat, anjing dapat menjadi alternatif penapis tumor. Ada anjing yang bisa membedakan pasien dengan kanker tiroid dan tidak melalui air seni pasien dengan tingkat akurasi hingga 88 persen. Tetapi hal ini tidak dapat menggantikan biopsi untuk penegakan diagnosis dengan tingkat akurasi 100 persen, dan menggunakan anjing juga tidak praktis. [11] [12] Makanan [ sunting - sunting bunga bangkai berasal dari provinsi ] Sebagian ahli hewan sekarang sedang memperdebatkan anjing peliharaan tergolong binatang omnivora atau karnivora berdasarkan makanan yang bunga bangkai berasal dari provinsi.

Klasifikasi ke dalam ordo karnivora tidak berarti anjing harus makan daging melulu. Tidak sama halnya dengan keluarga kucing yang tergolong karnivora sejati dengan usus kecil yang lebih pendek, anjing tidak bergantung pada protein daging tertentu atau makanan tinggi protein untuk memenuhi kebutuhan makan yang paling dasar.

Anjing bisa mencerna dengan baik berbagai macam makanan, termasuk di antaranya sayur-sayuran dan serealia yang dapat dikonsumsi anjing dalam porsi yang besar. Tumbuh-tumbuhan dimakan anjing liar untuk memenuhi kebutuhan asam amino. Selain itu, anjing liar juga memakan isi perut dan usus berisi tumbuh-tumbuhan yang sedang dicerna hewan herbivora yang menjadi mangsanya.

Anjing peliharaan bisa bertahan hidup sehat hanya dengan pakan vegetarian yang diramu dengan baik, khususnya yang mengandung susu dan telur. Tetapi beberapa sumber justru meragukan hal ini, anjing vegetarian dikuatirkan bisa mengalami pembesaran otot jantung kardiomiopati terdilat akibat kekurangan asam amino L-karnitin.

[13] Walaupun demikian, anjing bisa tetap sehat kalau diberi gizi yang seimbang karena L-karnitin secara alami dikandung berbagai jenis kacang-kacangan, biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buahan, dan serealia tanpa kupas kulit.

Di alam bebas, anjing bisa bertahan hidup dengan makanan vegetarian kalau hewan buruan sedang tidak ada. Tetapi berdasarkan penelitian ilmiah dan pengalaman sewaktu perlombaan Iditarod yang mengharuskan anjing bertahan berhari-hari dalam keadaan alam yang ganas, anjing harus mendapat makanan tinggi protein (kadar 40%) termasuk daging untuk mencegah kerusakan jaringan otot.

Penelitian serupa juga berlaku untuk hewan mamalia yang lain. Protein dalam prosentase bunga bangkai berasal dari provinsi dikonsumsi anjing liar kalau hewan buruan sedang melimpah. Pemberian makanan dengan protein yang lebih tinggi dari tingkat prosentase yang dibutuhkan kelihatannya tidak ada tambahan manfaatnya bagi anjing. Anjing sering keranjingan makan rumput yang dapat menetralisir asam lambung dan membuat anjing muntah. Anjing dapat mengeluarkan zat yang tidak diinginkan dari perut dengan cara memuntahkannya.

Kemampuan ini berasal dari kebiasaan makan yang dimiliki hewan yang berburu secara berkelompok. Makanan harus ditelan secepat mungkin supaya bisa makan sebanyak-banyaknya sebelum dihabiskan anggota kawanan yang lain.

Sehabis makan, anjing sering memuntahkan kembali tulang-tulang yang tidak bisa dicerna, bulu hewan yang dimangsa, dan sebagainya.

Makanan berbahaya [ sunting - sunting sumber ] Sebagian makanan yang biasa dinikmati manusia bisa berakibat fatal bagi anjing, termasuk di antaranya coklat ( keracunan teobromina), bawang bombay ( bawang merah), buah anggur, kismis, [14] beberapa jenis permen karet, pemanis buatan tertentu, [15] dan kacang makadamia.

Sekarang berhasil diketahui bahwa kakao adalah zat berbahaya bagi anjing, sedangkan coklat putih mungkin tidak berbahaya. Buah anggur dan kismis baru diketahui berbahaya bagi anjing sejak tahun 2000 dan pemilik anjing belum semuanya tahu tentang hal ini.

Sebab pasti anggur dan kismis berbahaya bagi anjing belum diketahui sampai sekarang. Tetapi seorang dokter hewan [16] berpendapat sistem imunitas anjing menjadi aktif dan menyerang sel-sel tubuh sendiri akibat dipicu virus yang menyerang tanaman anggur.

[17] Keadaan ini disebut autoimun akut pada anjing dan sama fatalnya dengan radang selaput rongga perut menular pada kucing. Apapun alasannya, anjing sama sekali tidak boleh diberi makan anggur, berbagai jenis kismis dan produknya seperti biskuit sultana.

Tulang yang sudah direbus sama sekali tidak boleh diberikan kepada anjing, apalagi tulang ayam. Pemanasan mengubah sifat kimia dan sifat fisik tulang yang berakibat tulang tidak bisa dikunyah anjing dengan betul. Tulang pecah menjadi bagian-bagian yang tajam dan membahayakan pencernaan anjing.

Obat-obatan manusia sama sekali tidak boleh diberikan pada anjing sebagai pengganti obat yang diresepkan untuk anjing. Obat-obatan manusia ada yang sangat beracun bagi anjing, khususnya obat penghilang rasa sakit mengandung parasetamol atau asetaminofen (obat flu). Minuman beralkohol juga mempunyai tingkat bahaya yang sama terhadap anjing dan manusia. Anjing sering menganggap beberapa jenis racun menarik untuk dicoba, sehingga harus dijauhkan dari cairan antibeku ( antifreeze), racun keong, racun serangga, dan racun tikus.

Anjing paling sering tertipu cairan antidingin yang rasanya manis dan enak bagi anjing. Bisa saja sewaktu tidur-tiduran, anjing tidur di atas tumpahan atau bekas tumpahan cairan antidingin dari mobil, terkena bulu dan dijilat-jilat. Pemilik anjing di negara yang tidak mengenal musim dingin pasti tidak perlu kuatir anjingnya keracunan cairan antibeku. Tanaman hias yang beracun bila dimakan anjing di antaranya keladi hias ( caladium), sri rezeki, dan Philodendron yang semuanya bisa menyebabkan iritasi kerongkongan.

Hop yang digunakan sebagai perasa pada bir sangat berbahaya dan bisa menyebabkan demam tinggi ( hipertermia malignan). [18] Amarilis, bunga bakung, Hedera helix, Iris, dan umbi tuli bisa menyebabkan iritasi perut yang sering berlanjut pada kelumpuhan sistem saraf sentral hingga koma dan kematian.

Anjing bisa mati jika tidak sengaja termakan tanaman Digitalis, Convallaria, Bunga mentega, serta tanaman hias genus Consolida dan Delphinium karena sistem kardiovaskuler menjadi terganggu. Berbagai jenis tanaman hias dari genus Taxus juga tidak kurang berbahaya karena memengaruhi sistem saraf anjing. Pemilik anjing yang menemui anjing peliharaannya memakan salah satu dari tanaman tersebut di atas harus segera membawa anjingnya ke dokter hewan.

Cairan pembersih rumah tangga juga berbahaya bagi anjing, amonia, cairan pemutih pakaian, karbol, sabun, deterjen, kamper dan korek api. Kosmetik seperti deodoran, pewarna rambut, cat kuku dan aseton dan sunblock juga harus dijauhkan dari anjing. Jenis-jenis anjing [ sunting - sunting sumber ] Anjing ada banyak jenisnya. Misalnya doberman, welsh corgi, pudel, bulldog, dan lain-lain. Anjing yang berbeda jenis mempunyai perbedaan, antara lain: makanan, ukuran, sifat, cara perawatan, dan lain-lain.

Dalam beberapa daerah, anak anjing kecil yg jahat disebut athour. Kesehatan [ sunting - sunting sumber ] Anjing rentan terhadap berbagai penyakit. Beberapa penyakit di antara juga merupakan penyakit pada manusia, tetapi sebagian lainnya merupakan penyakit khusus anjing. Seperti halnya mamalia, anjing juga rentan terhadap keletihan akibat cuaca panas, udara kelembaban tinggi, atau perubahan temperatur yang drastis.

[19] Penyakit [ sunting - sunting sumber ] Penyakit menular yang mudah menyerang anjing di antaranya penyakit rabies, parvovirus, dan distemper. Penyakit bawaan pada anjing yang diturunkan secara genetik di antaranya penyakit HD (kelainan formasi persendian pangkal paha), kelainan sendi lutut ( luksasi patelar), hingga epilepsi dan kelainan katup pembuluh darah paru ( stenosis pulmoner).

Anjing bisa menderita hampir semua penyakit yang bisa diderita manusia, mulai dari hipotiroidisme, kanker, sakit gigi, hingga penyakit jantung. Hewan parasit [ sunting - sunting sumber ] Hewan parasit yang sering menyerang bagian tubuh anjing bagian luar adalah berbagai jenis kutu, tungau dan caplak. Sedangkan hewan parasit yang hidup di dalam perut anjing adalah cacing gelang, cacing cambuk, cacing kait, dan cacing tambang. Kelainan fisik [ sunting - sunting sumber ] Sebagian anjing ras rentan terhadap penyakit bawaan, seperti kelainan formasi persendian pangkal paha (penyakit HD), kelainan sendi lutut ( patellar luxation), kelainan celah langit-langit mulut, kebutaan, atau ketulian.

Anjing juga bisa terkena penyakit yang sering diderita manusia, termasuk diabetes, epilepsi, kanker, dan artritis. Anjing ras berdada lebar sering mempunyai masalah kelebihan gas di perut ( gastric torsion).

bunga bangkai berasal dari provinsi

Mortalitas [ sunting - sunting sumber ] Masa hidup anjing sangat bervariasi bergantung pada trah anjing tersebut. Namun usia rata-rata, ketika separuh dari individu populasi anjing mati dan separuh lagi masih hidup, berkisar antara 10 tahun hingga 13 tahun.

[20] [21] [22] [23] Meskipun demikian, kemungkinan masih ada individu yang berumur panjang melebihi usia rata-rata trah anjing tersebut. Dogue de Bordeaux adalah trah anjing dengan masa hidup terpendek (di antara trah-trah yang telah diteliti lewat survei angket dengan ukuran sampel yang pantas).

Usia rata-ratanya hanya 5,2 tahun. Beberapa trah, termasuk Miniature Bull Terriers, Bloodhound, dan Irish Wolfhound juga usianya tidak terlalu panjang, usia rata-ratanya antara 6 hingga 7 tahun. [23] Trah anjing yang berusia panjang, di antaranya Toy Poodles, Japanese Spitz, Border Terrier, dan Tibetan Spaniel yang memiliki usia rata-rata 14 hingga 15 tahun.

[23] Usia rata-rata anjing trah campuran (anjing bastar/anjing kampung) dengan ukuran tubuh rata-rata adalah setahun atau beberapa tahun lebih panjang umurnya dibandingkan rata-rata umur anjing trah murni. [21] [22] [23] [24] Anjing yang dilaporkan paling panjang umur adalah si " Bluey" yang mati pada tahun 1939.

Pemiliknya mengklaim Bluey berusia 29,5 tahun pada saat kematiannya, namun rekor Bluey tidak dapat diverifikasi. [25] Pada 5 Desember 2011, Guinness Book of World Records mencatat Pusuke, seekor Shiba Inu yang hidup di Jepang, sebagai anjing tertua di dunia, mati pada usia 26 tahun 9 bulan.

[26] Tingkah laku [ sunting - sunting sumber ] Anjing adalah hewan sosial, tetapi kepribadian dan tingkah laku anjing bisa berbeda-beda bergantung pada masing-masing ras. Selain itu, kepribadian dan tingkah laku anjing bergantung pada perlakuan yang diterima dari pemilik anjing dan orang-orang yang berkomunikasi dengan sang anjing. Anjing yang menerima kekerasan dari pemilik atau dengan sengaja dibuat kelaparan bisa menjadi anjing cepat marah dan berbahaya.

Pemilik yang gagal mendidik anjing bisa menyebabkan tingkah laku anjing menjadi tidak normal. [ butuh rujukan] Tidak jarang, anjing yang kurang perhatian dari pemilik dan kurang pendidikan menjadi suka mengigit orang atau menyerang binatang-binatang lain.

Leluhur anjing dan sejarah domestikasi [ sunting - sunting sumber ] Penelitian sistematika molekuler menunjukkan anjing ( Canis lupus familiaris) merupakan keturunan dari satu atau lebih populasi serigala liar ( Canis lupus). Seperti bisa dilihat dari tata nama (nomenklatur) untuk anjing, leluhur anjing adalah serigala.

Anjing juga bisa kawin silang dengan serigala. Hubungan antara manusia dan anjing mempunyai sejarah yang panjang. Fosil serigala ditemukan bersama fosil famili Hominidae yang berasal dari 400.000 tahun yang lalu. Penggabungan bukti genetika dan arkelogis menunjukkan anjing sudah didomestikasi sejak akhir zaman Paleolitik Atas yang merupakan peralihan antara zaman Pleistosen dan Holosen, antara 17.000 sampai 14.000 tahun yang lalu. Walaupun demikian, penelitian morfologi fosil tulang dan analisis genetika anjing zaman kuno, anjing zaman sekarang, dan serigala belum bisa memastikan asal mula domestikasi anjing.

Semua anjing kemungkinan berasal hanya dari satu kelompok serigala yang mengalami domestikasi. Tetapi ada kemungkinan anjing didomestikasi terpisah-pisah di lebih dari satu lokasi. Pada beberapa kesempatan, anjing hasil domestikasi mungkin juga kawin dengan kawanan serigala liar setempat.

Fosil anjing tertua adalah dua tulang kranium dari Rusia dan rahang bawah dari Jerman asal 13.000 sampai 17.000 tahun yang lalu. Kemungkinan besar leluhur fosil anjing tertua adalah serigala besar kawasan Holarktik utara Canis lupus lupus. Fosil anjing yang lebih kecil dari gua-gua peninggalan kebudayaan Natufia asal zaman Mesolitik. Fosil diperkirakan berasal dari 12.000 tahun yang lalu dan merupakan keturunan serigala Asia barat daya Canis lupus arabs yang berukuran tubuh sedang.

Dari lukisan dinding gua dan sisa-sisa tulang asal 14.000 tahun yang lalu, anjing sudah menyebar dari Afrika Utara sampai Eurasia dan Amerika Utara. Orang zaman kuno di Eropa sudah menghargai anjing sebagai sahabat sejati. Di Svaerdborg, Denmark terdapat kuburan anjing yang berdampingan dengan makam orang dari zaman Mesolitik.

Analisis DNA yang dilakukan selama ini menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Vilà, Savolainen, dan rekan (1997) menyimpulkan bahwa anjing merupakan percabangan dari serigala yang terjadi sekitar 75.000 sampai 135.000 tahun yang lalu.

Analisis lanjut yang dilakukan Savolainen et al. (2002) menunjukkan "semua populasi anjing berasal dari sumber gen ( gene pool) tunggal" bersama-sama dengan serigala. Percabangan terjadi di Asia Timur sekitar 40.000 sampai 15.000 tahun yang lalu. Verginelli et al. (2005) justru mengusulkan agar saat terjadinya percabangan anjing dari serigala perlu dikaji kembali. Alasannya, umur geologis dari fosil yang lebih muda sering ditaksir terlalu tinggi menurut pengukuran jam molekuler yang kurang akurat.

Sebagai jalan tengah yang cocok dengan bukti-bukti arkeologis, percabangan anjing dan serigala kemungkinan besar terjadi sekitar 15.000 tahun yang lalu. Verginelli meneliti bukti-bukti DNA dari 5 fosil prasejarah Canidae yang menurut metode pengukuran karbon berasal dari 15.000 sampai 3.000 tahun yang lalu, 341 ekor serigala dari beberapa populasi di seluruh dunia, dan 547 anjing ras murni.

Hasil penelitian menunjukkan leluhur anjing berasal dari berbagai kawanan yang terpisah, dan atau interbreed (saling kawin) dengan anjing purba dan serigala di berbagai tempat yang tersebar di seluruh dunia.

Sejarah anjing yang lebih mendetail belum selesai diteliti, dan sampai tersedianya bukti-bukti yang bisa dipercaya, sejarah nenek moyang serigala berikut ini hanya bersifat perkiraan saja.

Nenek moyang serigala [ sunting - sunting sumber ] Walaupun semua serigala termasuk dalam spesies Canis lupus, di seluruh dunia terdapat (atau pernah ada) berbagai subspesies serigala yang berbeda penampilan, ciri fisik, dan struktur sosial.

Serigala Jepang yang sudah punah dan Canis lupus lycaon asal Amerika Utara memiliki warna bulu, teknik berburu, dan struktur sosial yang berbeda.

Dibandingkan dengan subspesies serigala yang lain, Serigala India diperkirakan banyak bunga bangkai berasal dari provinsi menghasilkan berbagai jenis anjing. Sekaligus nenek moyang berbagai jenis anjing liar yang sekarang bisa ditemukan di berbagai tempat dunia seperti dingo dan anjing paria. Serigala India juga mungkin kawin dengan keturunan Serigala Eropa dan menghasilkan anjing ras Mastiff.

Selanjutnya dari Mastiff berkembang menjadi berbagai jenis anjing ras seperti Pug, Saint Bernard, dan Bloodhound. Tibetan Mastiff juga merupakan keturunan Mastiff yang paling kuno.

Serigala Eropa berperan dalam menghasilkan anjing ras Spitz, sebagian besar terrier, dan berbagai jenis anjing gembala yang ada sekarang. Serigala China kemungkinan besar merupakan nenek moyang anjing Peking dan toy Spaniel.

Tetapi mungkin saja keturunan serigala China dan serigala Eropa saling kawin selama berabad-abad yang lalu dan menghasilkan berbagai jenis anjing mini asal Asia.

Serigala spesies Canis lupus lycaon merupakan nenek moyang langsung bagi sebagian besar (atau semua) anjing penarik kereta salju ( sled dog) yang hidup di Amerika Utara. Interbreeding antara anjing yang hidup di kawasan Arktik dengan serigala masih berlangsung. Keturunan yang dihasilkan sangat disukai manusia, karena mempunyai ciri fisik mirip serigala yang mampu bertahan di alam kutub yang ganas. Peranakan anjing-serigala juga sering tidak disengaja, karena kebetulan anjing dan serigala hidup di lingkungan yang sama.

Karakteristik fenotipe yang membedakan serigala dengan anjing hampir tidak ada. Serigala biasanya memiliki "bulu ekor yang mengembang" dan daun telinga yang tegak. Sebagian besar anjing cuma memiliki salah satu dari kedua ciri khas serigala, walaupun ada juga anjing ras yang memiliki keduanya.

Proses domestikasi [ sunting - sunting sumber ] Penelitian yang dilakukan akhir-akhir ini menunjukkan domestikasi hewan atau ciri-ciri domestikasi pada hewan bisa berlangsung dalam waktu yang lebih singkat [27] dari waktu yang pernah diperkirakan dulu. Domestikasi anjing liar dapat berlangsung dalam satu atau dua generasi manusia bila dilakukan pembiakan selektif yang disengaja.

Domestikasi anjing awalnya didorong motif saling menguntungkan oleh kedua belah pihak. Anjing liar yang memungut sisa-sisa makanan di sekeliling permukiman manusia mendapat lebih banyak makanan dibandingkan rekan-rekan satu kawanan yang masih liar dan takut pada manusia.

Anjing liar yang kebetulan menyerang manusia purba atau anak-anaknya kemungkinan diusir atau dibunuh, sedangkan anjing liar yang bersahabat dengan manusia selamat. Manusia purba memanfaatkan anjing untuk mengusir hewan liar pengganggu manusia. Indra anjing yang tajam menjadikan anjing bertugas sebagai penjaga manusia dari kedatangan hewan pemangsa yang selalu mengincar.

Daging anjing [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Daging anjing Selain sebagai binatang peliharaan, anjing masih diternakkan dan disembelih sebagai sumber protein di beberapa tempat di dunia. Di negara-negara yang menyayangi anjing sebagai hewan peliharaan, memakan daging anjing merupakan tindakan tabu dan melawan kebiasaan. Masyarakat di beberapa provinsi Indonesia menyantap daging anjing sebagai sumber protein, baik secara terang-terangan maupun diam-diam.

Dalam makanan Manado, daging anjing dikenal sebagai " RW" (singkatan dari "rintek wuuk" yang dalam bahasa Tombulu berarti bulu halus). [28] Masakan Batak juga mengenal masakan daging anjing, walaupun daging anjing yang berkode "B1" (singkatan dari "biang" yang dalam bahasa Batak berarti anjing) bukanlah makanan yang paling populer dalam kuliner Tapanuli dan sekitarnya. [29] Di Solo, Sate Jamu atau Sengsu adalah sebutan untuk sate dan tongseng daging anjing.

[30] Anjing terkenal [ sunting - sunting sumber ] Persahabatan manusia dan anjing yang telah berlangsung lama menjadikan banyak sekali anjing terkenal karena kesetiaan terhadap manusia atau kebetulan dipelihara orang terkenal yang dibenci banyak orang.

Di dalam budaya populer, berbagai tokoh anjing menjadi terkenal karena perannya dalam novel, serial televisi, film, dan permainan video. Trah anjing [ sunting - sunting sumber ] Anjing Maltese bermain-main dengan timbunan daun musim gugur.

Di seluruh dunia terdapat lebih dari 800 jenis anjing ras (anjing trah) yang diakui oleh klub kennel di berbagai negara. Istilah "anjing trah murni" sebenarnya hanya berlaku untuk beberapa generasi tertentu anjing, soalnya semua anjing ras berasal dari anjing campuran. Sebagian kecil jenis anjing ras yang utama merupakan hasil evolusi lebih dari 10.000 tahun yang lalu dan sama tuanya dengan sejarah domestikasi anjing. Tetapi sebagian besar anjing ras justru merupakan produk dari seleksi buatan yang disengaja.

Berbagai anjing ras yang dihasilkan seleksi buatan benar-benar memiliki ciri-ciri tersendiri yang hanya bunga bangkai berasal dari provinsi untuk ras tersebut. Akibatnya, dua ekor anjing dari ras yang berbeda bisa terlihat sangat berbeda, walaupun keduanya merupakan hewan yang sama. Walaupun sama-sama anjing dan penampilannya terlihat sangat berbeda, anjing masih bisa mengenali rekan sesama anjing di antara hewan-hewan lain. Definisi anjing ras (anjing trah) sangat mengundang kontroversi.

Bunga bangkai berasal dari provinsi pada total populasi pendiri, pengembangbiakan dengan menggunakan gene pool tertutup yang mengakibatkan terjadinya perkawinan sekerabat atau efek pendiri. Pembiak anjing (kennel) sudah semakin sadar akan pentingnya populasi gen dan mempertahankan keanekaragaman dalam gene pool.

Pemeriksaan kesehatan dan tes DNA yang dilakukan pembiak anjing dapat menghindarkan terlahirnya anak-anak anjing dengan masalah kesehatan dan tingkah laku yang serius.

Sebagian organisasi anjing ras sudah menetapkan standar untuk suatu ras (trah) secara lebih longgar. Seekor anjing sudah bisa dimasukkan sebagai anggota ras bila memiliki 75% dari karakteristik yang harus ada pada ras tersebut. Pertimbangan yang sama tentang standar anjing ras juga diberlakukan dalam pameran anjing. Anjing ras murni yang menjuarai pameran anjing juga kadang-kadang tidak luput dari gangguan genetik akibat efek pendiri dan perkawinan antarkerabat [31] Walaupun demikian, masalah ini tidak hanya terbatas pada anjing ras murni saja dan bisa juga berlaku pada populasi anjing campuran.

[32] Keuntungan memelihara anjing ras adalah tingkah laku dan bentuk fisik yang bisa diduga dengan lebih akurat. Anjing Labrador Retriever umumnya senang bermain air, sedangkan Beagle pastinya sangat tertarik dengan berbagai bau-bauan. Sebaliknya, bentuk fisik dan tingkah laku anjing campuran sulit diduga dan kadang-kadang sangat unik. Di bulan Februari 2004, Canine Studies Institute di Aurora, Ohio mengelompokkan anjing menjadi 10 kategori. Anjing campuran atau anjing mongrel adalah anjing yang tidak tergolong ke dalam ras tertentu, dan merupakan campuran dari 2 ras atau lebih dalam berbagai persentase.

Anjing campuran (anjing kampung), atau anjing tanpa asal usul ras murni sama sekali tidak lebih bagus atau lebih jelek dibandingkan anjing ras untuk digunakan sebagai sahabat, binatang peliharaan, anjing pekerja, atau bertanding dalam olahraga anjing. Anjing campuran malah kadang-kadang sengaja dibuat, misalnya anjing Cockapoo yang merupakan campuran Cocker Spaniel dengan Pudel mini.

Persilangan yang disengaja seperti ini diharapkan menghasilkan anak anjing yang lebih superior sebagai akibat dari heterosis. Selain itu, anak anjing bisa memiliki ciri-ciri lain yang diinginkan, tetapi kehilangan satu atau lebih ciri-ciri yang dimiliki orantuanya, seperti temperamen atau warna bulu. Walaupun demikian, persilangan tanpa tes genetika kadang-kadang bisa menurunkan kerusakan genetika yang dimiliki kedua orang tua.

Perkawinan silang yang disengaja antara dua atau lebih anjing ras juga bisa menghasilkan anjing ras baru. Neoteni dalam evolusi berbagai anjing ras [ sunting - sunting sumber ] Evolusi yang cepat dari serigala menjadi anjing adalah contoh neoteni atau pedomorfosis. Seperti spesies lainnya, anak serigala lebih bersifat sosial dan kurang dominan dibandingkan serigala dewasa. Baik secara sengaja mapun tidak, sifat anak serigala yang disenangi manusia lebih cenderung berakibat pada sifat kekanak-kanakan yang terus terbawa sampai menjadi serigala dewasa.

Seleksi pedomorfosis secara alami juga berakibat pada bertahannya ciri fisik serigala muda. Dibandingkan dengan serigala, sebagian besar anjing ras dewasa tetap mempertahankan ciri fisik anak-anak, seperti bulu yang lembut, tubuh montok, kepala dan mata yang besar, daun telinga yang jatuh dan bukan tegak, serta berbagai karakteristik lain yang dimiliki mamalia muda.

Semuanya demi mendapatkan semacam perlindungan dan pengasuhan dari mamalia dewasa, termasuk manusia dengan alasan "lucu" atau "menggemaskan". Masih terdapat banyak lagi contoh neoteni pada anjing, masing-masing ras mendapat perlakuan neoteni yang berbeda-beda bergantung pada sifat-sifat anjing yang diingini.

[33] • Anjing gembala penjaga hewan ternak menunjukkan sifat-sifat anjing pemburu, namun secara terkendali. Anggota kelompok ini seperti Border Collie, Malinois Belgia dan anjing gembala Jerman menggunakan taktik pemburu terhadap hewan buruan untuk menakut-nakuti agar kawanan ternak bisa dikendalikan.

Naluri alami untuk membunuh hewan buruan ditekan melalui latihan. Anjing ras lain yang termasuk ke dalam kelompok ini, seperti Welsh Corgi, anjing Kanaan, dan Australian Cattle bertindak lebih agresif sewaktu menggembalakan ternak. Sekaligus memanfaatkan bentuk tubuh yang lebih kecil untuk mengelak dari hewan yang melawan. • Anjing pemburu ( gun dog atau bird dog) merupakan teman manusia sewaktu berburu.

Anjing ras pointer (penunjuk lokasi buruan), setter (pencari hewan buruan), spaniel dan retriever (pemungut buruan) mengalami pedomorfosis tingkat menengah. Ikut berburu bersama "kawanan", tetapi hanya berperan sebagai "pemburu" yunior yang tidak ikut ambil bagian dalam penyerangan yang sesungguhnya. Anjing jenis ini menemukan hewan target yang potensial dan membuatnya tidak bisa melarikan diri, tetapi menahan diri dan tidak menyerang buruan. Kesempatan menyerang justru diberikan kepada pemangsa yang lebih dewasa.

Hasilnya adalah anjing ras dengan tingkah laku "penunjuk" lokasi hewan buruan. Sama halnya dengan tingkah laku anjing "pemungut" yang tidak membunuh sendiri hewan buruannya. Mereka hanya bertugas memungut hewan buruan yang sudah mati atau terluka dan membawanya untuk rekan-rekan sesama "kawanan". Ciri fisik anjing pemburu lebih dekat dengan anjing dewasa dibandingkan dengan anjing penggembala, tetapi biasanya tidak memiliki daun telinga yang tegak.

• Anjing pelacak ( Scenthound)tetap mempunyai ukuran tubuh sedang dan pola tingkah laku membuntuti mangsa dengan cara mengikuti jejak baunya. Anjing yang termasuk ke dalam kelompok ini tetap menahan diri untuk tidak menyerang mangsa sendirian, dan perlu memanggil pimpinan kawanan (dalam hal ini, manusia) untuk menyelesaikan tugasnya. Beagle, Bloodhound, Basset Hound, Coonhound, Dachshund, Fox Hound, Otter Hound, dan Harrier termasuk ke dalam kelompok ini. • Sighthound merupakan anjing yang mengejar dan menyerang segala mangsa yang terlihat.

Anjing yang termasuk ke dalam kelompok ini tetap mempertahankan bentuk fisik anjing dewasa, dengan ciri fisik khas seperti dada sempit dan tubuh yang langsing. Tetapi anjing jenis ini sudah tidak lagi memiliki daun telinga tegak dan bulu dua lapis mirip mantel seperti yang dimiliki serigala. Afghan, Borzoi, Saluki, Sloughi, Pharaoh Hound, Azawakh, Whippet, dan Greyhound termasuk ke dalam kelompok ini.

• Jenis Mastiff yang bertubuh besar dan tinggi, memiliki bagian dada yang besar seperti drum, tulang yang besar dan tengkorak yang tebal. Kelompok anjing ini secara tradisional dibiakkan untuk perang dan anjing penjaga. • Jenis Bulldog yang berukuran tubuh sedang, dibiakkan untuk berkelahi melawan hewan peliharaan lain atau binatang liar.

Anjing jenis ini memiliki tengkorak persegi, tulang yang besar, bahu yang lebar, dan berotot kuat. • Jenis Terrier memiliki sifat agresif dan kurang tunduk pada anggota kawanan yang lebih senior. Kelompok ini memiliki ciri fisik anjing dewasa seperti telinga tegak, walaupun jenis yang disenangi kebanyakan berukuran tubuh kecil dan memiliki kaki yang pendek, sehingga anjing jenis ini bisa mengejar mangsa yang berada di dalam liang. Anjing yang paling sedikit memperlihatkan pola tingkah laku pedomorfosis adalah anjing ras Basenji.

Dikembangbiakkan di Afrika untuk berburu bahu membahu dengan manusia, anjing Basenji sangat mandiri, tidak perlu banyak diperhatikan dan bunga bangkai berasal dari provinsi tidak mengharapkan terlalu diatur manusia. Sering disebut memiliki kepribadian mirip kucing, walaupun memiliki ciri fisik seperti anjing dewasa pemangsa. Selain pola tingkah laku menurut kelompok di atas, anjing secara umum sudah tentu bisa mengubah tingkah laku sesuai pengalaman, termasuk belajar dari tingkah laku "pimpinan kawanan" (manusia).

Kapasitas anjing untuk belajar memungkinkan anjing dilatih sedemikian rupa sehingga tidak menyerupai sifat alami yang dimiliki ras anjing tersebut. Walaupun demikian, latihan sering tidak dapat mengubah pola perilaku alami anjing ras tertentu. Whippet misalnya, mungkin tidak bisa diajar menggembala kawanan domba.

Anjing ras asli Indonesia [ sunting - sunting sumber ] Dari seluruh jenis anjing ras yang ada di dunia belum ada satu pun juga anjing ras asli Indonesia. Anjing Kintamani adalah anjing ras pertama asli Indonesia yang diakui Perkumpulan Kinologi Indonesia (PERKIN), diakui Fédération Cynologique Internationale (FCI) pada 26 Maret 2019 sebagai anjing ras kelas dunia pada.

Habitat asli Anjing Kintamani berada di hutan sekitar gunung Batur. [34] Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Berangus Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Thalmann, Olaf; Perri, Angela R.

(2018). "Paleogenomic Inferences of Dog Domestication". Dalam Lindqvist, C.; Rajora, O. Paleogenomics. Population Genomics. Springer, Cham. hlm. 273–306.

doi: 10.1007/13836_2018_27. ISBN 978-3-030-04752-8. • ^ (Inggris) McGourty, Christine (2002-11-22). "Origin of dogs traced". BBC News. Diakses tanggal 2018-06-11. • ^ Vilà, C. et al. (1997). • ^ [ Robert K.] (30 Januari 1997; diterima 14 April 1997). "Multiple and ancient origins of the domestic dog" (PDF). Science. 276: 1687–1689. Diarsipkan dari versi asli (pdf) tanggal 2012-01-26. Parameter -coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( -author= yang disarankan) ( bantuan); Periksa nilai -author-link1= ( bantuan); Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ [ Robert K.] "Multiple and Ancient Origins of the Domestic Dog".

myVine. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-26. Diakses tanggal 29 November. Parameter -coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( -author= yang disarankan) ( bantuan); Periksa nilai -author-link1= ( bantuan); Periksa nilai tanggal di: -accessdate= ( bantuan) • ^ Kerstin, Lindblad-Toh (08-12-2005).

"Genome sequence, comparative analysis and haplotype structure of the domestic dog". Nature. 438: 803–819. Parameter -coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( bunga bangkai berasal dari provinsi yang disarankan) ( bantuan); Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ a b Savolainen, Peter (2002-11-22).

"Genetic Evidence for an East Asian Origin of Domestic Dogs". Science. 298 (5598): 1610–1613. doi: 10.1126/science.1073906. Parameter -coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( -author= yang disarankan) ( bantuan) • ^ "Unik dan Lucu, Majikannya Dibekuk Polisi Anjing Ini Ikut Berbaring Menyerah". 7 April 2015. • ^ a b A&E Television Networks (1998).

Big Dogs, Little Dogs: The companion volume to the A&E special presentation, A Lookout Book, GT Publishing. ISBN 1-57719-353-9 (hardcover). • ^ a b c Alderton, David (1984). The Dog, Chartwell Books.

ISBN 0-89009-786-0. • ^ "Anjing Ini Bisa Mengendus Sel Kanker". 9 Maret 2015. • ^ (Inggris) "How my dog sniffed out breast cancer and saved my life". 2014-11-20. • ^ Small animal internal medicine, RW Nelson, Couto page 107 • ^ "ASPCA Animal Poison Control Center Issues Nationwide Update: Raisins and Grapes Can Be Toxic To Dogs". ASPCA Press Releases. American Society for the Prevention of Cruelty to Animals. 2004-07-06. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-04-07.

Diakses tanggal 2006-11-16. Parameter -accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan); Parameter -accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan ( -access-date= yang disarankan) ( bantuan) • ^ "Dog owners warned over sugar-free items". Reuters. • ^ Symes, John B. "Who is DogtorJ? (Contact)". Parameter -accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan); Parameter -accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan ( -access-date= yang disarankan) bunga bangkai berasal dari provinsi bantuan) • ^ Renee750il (2004-07-17).

"Finally, some reliable info on grapes & raisins". Chazhound Dog Forum. Parameter -accessdaymonth= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan); Parameter -accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan ( -access-date= yang disarankan) ( bantuan) • ^ Duncan, K.

L. (1997-01-01). "Malignant hyperthermia-like reaction bunga bangkai berasal dari provinsi to ingestion of hops in five dogs".

bunga bangkai berasal dari provinsi

Journal of the American Veterinary Medical Association. 210 (1): 51–4. Parameter -coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan ( -author= yang disarankan) ( bantuan) • ^ Gedon, Trisha (2006-05-25). "Summer heat can be tough on pets". Division of Agricultural Sciences and Natural Resources.

Oklahoma State University. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-09-01. Diakses tanggal 21 Agustus. Parameter -accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan ( -access-date= yang disarankan) ( bantuan); Periksa nilai tanggal di: -accessdate= ( bantuan) • ^ "Kennel Club/British Small Animal Veterinary Association Scientific Committee".

bunga bangkai berasal dari provinsi

2004. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-08-13. Diakses tanggal 5 Juli 2007. • ^ a b Proschowsky, H. F., H. Rugbjerg, and A. K. Ersbell (2003). "Mortality of bunga bangkai berasal dari provinsi and mixed-breed dogs in Denmark".

Preventive Veterinary Medicine. 58: 63. doi: 10.1016/S0167-5877(03)00010-2. PMID 12628771. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ a b Michell AR (1999). "Longevity of British breeds of dog and its relationships with sex, size, cardiovascular variables and disease". The Veterinary Record. 145 (22): 625–9. doi: 10.1136/vr.145.22.625. PMID 10619607.

• ^ a b c d Compiled by Cassidy, K. M. "Dog Longevity Web Site, Breed Data page". Diakses tanggal 8 Juli 2007. • ^ Patronek GJ, Waters DJ, Glickman LT (1997). "Comparative longevity of pet dogs and humans: implications for gerontology research".

The Journals of Gerontology. Series a, Biological Sciences and Medical Sciences. 52 (3): B171–8. PMID 9158552. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ AnAge entry for Canis familiaris AnAge Database. Human Aging Genomic Resources. Diakses 17 Juli 2007. • ^ "Pusuke, world's oldest living dog, dies in Japan".

7 December 2011. • ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-02-05. Diakses tanggal 2006-11-19. • ^ "Pesona Hidangan Manado di Hotel Redtop".

Sinar Harapan. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-07-01. Diakses tanggal 29 November. Parameter -accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan ( -access-date= yang disarankan) ( bantuan); Periksa nilai tanggal di: -accessdate= ( bantuan) • ^ Winarno, Bondan. "Naniura". Kompas. Diakses tanggal 29 November.

Parameter -accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan ( -access-date= yang disarankan) ( bantuan); Periksa nilai tanggal di: -accessdate= ( bantuan) • ^ Tim LP POM MUI. " "Sate Jamu", Haram!". Bunga bangkai berasal dari provinsi LPPOM-MUI. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-03-11.

Diakses tanggal 29 November. Parameter -accessyear= yang tidak diketahui mengabaikan ( -access-date= yang disarankan) ( bantuan); Periksa nilai tanggal di: -accessdate= ( bantuan) • ^ Shook, Larry (1995). The Puppy Bunga bangkai berasal dari provinsi How to Select a Healthy, Happy Dog. New York: Ballantine. hlm. 57–72. ISBN 0-345-38439-3. • ^ tucker, bush (1995). The Puppy Report: How to Select a Healthy, Happy Dog. New York: Ballantine.

hlm. 13–34. ISBN 0-345-38439-3. • ^ Stephen Jay Gould (1993). Eight Little Piggies: Reflections in Natural History. W. W. Norton & Company. hlm. 394. • ^ FEDERATION CYNOLOGIQUE INTERNATIONALE (26 Maret 2019), ANJING KINTAMANI-BALI (PDF)diakses tanggal 15 Bunga bangkai berasal dari provinsi 2019 Bacaan lanjutan [ sunting - sunting sumber ] • Abrantes, Roger (1999).

Dogs Home Alone. Wakan Tanka, 46 pages. ISBN 0-9660484-2-3 (paperback). • A&E Television Networks (1998). Big Dogs, Little Dogs: The companion volume to the A&E special presentation, A Lookout Book, GT Publishing. ISBN 1-57719-353-9 (hardcover). • Alderton, David (1984). The Dog, Chartwell Books. ISBN 0-89009-786-0. • Brewer, Douglas J. (2002) Dogs in Antiquity: Anubis to Cerberus: The Origins of the Domestic Dog, Aris & Phillips ISBN 0-85668-704-9 • Coppinger, Raymond and Lorna Coppinger (2002).

Dogs: A New Understanding of Canine Origin, Behavior and Evolution, University of Chicago Press ISBN 0-226-11563-1 • Cunliffe, Juliette (2004).

The Encyclopedia of Dog Breeds. Paragon Publishing. ISBN 0-7525-8276-3. • Derr, Mark (2004). Dog's Best Friend: Annals of the Dog-Human Relationship. University of Chicago Press. ISBN 0-226-14280-9 • Donaldson, Jean (1997). The Culture Clash.

James & Kenneth Publishers. ISBN 1-888047-05-4 (paperback). • Fogle, Bruce, DVM (2000). The New Encyclopedia of the Dog. Doring Kindersley (DK). ISBN 0-7894-6130-7. • Grenier, Roger (2000). The Difficulty of Being a Dog. University of Chicago Press.

ISBN 0-226-30828-6 • Milani, Myrna M. (1986). The Body Language and Emotion of Dogs: A practical guide to the Physical and Behavioral Displays Owners and Dogs Exchange and How to Use Them to Create a Lasting Bond, William Morrow, 283 pages. ISBN 0-688-12841-6 (trade paperback). • Pfaffenberger, Clare (1971). New Knowledge of Dog Behavior. Wiley, ISBN 0-87605-704-0 (hardcover); Dogwise Publications, 2001, 208 pages, ISBN 1-929242-04-2 (paperback).

• Savolainen, P. et al. (2002). Genetic Evidence for an East Asian Origin of Domestic Dogs. Science 298. 5598: 1610–1613. • Shook, Larry (1995). "Breeders Can Hazardous to Health", The Puppy Report: How to Select a Healthy, Happy Dog, Chapter Two, pp. 13–34. Ballantine, 130 pages, ISBN 0-345-38439-3 (mass market paperback); Globe Pequot, 1992, ISBN 1-55821-140-3 (hardcover; this is much cheaper should you buy).

• Shook, Larry (1995). The Puppy Report: How to Select a Healthy, Happy Dog, Chapter Four, "Hereditary Problems in Purebred Dogs", pp. 57–72. Ballantine, 130 pages, ISBN 0-345-38439-3 (mass market paperback); Globe Pequot, 1992, ISBN 1-55821-140-3 (hardcover; this is much cheaper should you buy). • Thomas, Elizabeth Marshall (1993). The Hidden Life of Dogs (hardcover), A Peter Davison Book, Houghton Mifflin.

ISBN 0-395-66958-8. • Verginelli, F. et al. (2005). Mitochondrial DNA from Prehistoric Canids Highlights Relationships Between Dogs and South-East European Wolves.

Mol. Biol. Evol. 22: 2541–2551. • Vilà, C. et al. (1997). Multiple and ancient origins of the domestic dog. Diarsipkan 2012-01-26 di Wayback Machine. Science 276:1687–1689. (Also "Multiple and Ancient Origins of the Domestic Dog" Diarsipkan 2007-09-26 di Wayback Machine.) • Small animal internal medicine, RW Nelson, Couto p. 107 Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dog. Wikispecies mempunyai informasi mengenai Canis lupus familiaris. • (Inggris) American Kennel Club • (Inggris) Australian National Kennel Club Diarsipkan 2006-11-16 di Wayback Machine.

• (Inggris) Canadian Kennel Club • (Inggris) Fédération Cynologique Internationale (FCI) – Organisasi Anjing Sedunia • (Inggris) Standar ras internasional FCI Diarsipkan 2021-04-10 di Wayback Machine. • (Inggris) The Kennel Club (UK) • (Inggris) New Zealand Kennel Club Kategori tersembunyi: • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Galat CS1: pranala parameter • Galat CS1: tanggal • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN • Halaman dengan label Wikidata belum diterjemahkan • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan April 2022 • Templat webarchive tautan wayback • Pranala Commons dari Wikidata • Taxonbar pada halaman yang kemungkinan non-takson • Halaman ini terakhir diubah pada 5 April 2022, pukul 01.44.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied. Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time.

There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: bbGrQXlUj9QJRs1G9jfFY_yLTcbyIUAsnILlN3CDLds10Ld4bosEPw==
• BERANDA • JENIS TEKS • TEKS EKSPLANASI • TEKS PANTUN • TEKS DRAMA • TEKS BERITA • TEKS DESKRIPSI • TEKS REKOUN • TEKS PROPOSAL • TEKS NEGOSIASI • TEKS PIDATO • TEKS PROSEDUR • TEKS LHO • TEKS IKLAN • TEKS HIKAYAT • TEKS EKSPOSISI • TEKS DEBAT • TEKS CERITA RAKYAT • TEKS CERITA INSPIRATIF • TEKS CERITA FANTASI • TEKS ANEKDOT • PENGAJARAN BAHASA • KURIKULUM DAN SILABUS • BUKU REFERENSI • PENILAIAN • RPP • LKS • BUKU REFERENSI • PPT • ILMU BAHASA • TATA EJAAN • TATA KATA • TATA KALIMAT • TATA PARAGRAF • SASTRA • KARYA SASTRA • TEKS PROSA • TEKS DRAMA • TEKS PUISI • TEKS KRITIK DAN ESAI • TEORI SASTRA • GALERIA • KARYA SISWA • TEKS RESENSI BUKU • TEKS PROSEDUR • TEKS TANGGAPAN KRITIS • TEKS CERPEN • TEKS DESKRIPSI • TEKS PIDATO • MADING • TEKS CERITA RAKYAT • TEKS PUISI • KARYA GURU • TEKS CERPEN • TEKS CERITA INSPIRATIF • TEKS PUISI • WARTA PENDIDIKAN • INFO LOMBA • LOMBA GURU • LOMBA SISWA • TEKS SURAT PEMBACA Menu • BERANDA • JENIS TEKS Show sub menu • TEKS EKSPLANASI • TEKS PANTUN • TEKS DRAMA • TEKS BERITA • TEKS DESKRIPSI • TEKS REKOUN • TEKS PROPOSAL • TEKS NEGOSIASI • TEKS PIDATO • TEKS PROSEDUR • TEKS LHO • TEKS IKLAN • TEKS HIKAYAT • TEKS EKSPOSISI • TEKS DEBAT • TEKS CERITA RAKYAT • TEKS CERITA INSPIRATIF • TEKS CERITA FANTASI • TEKS ANEKDOT • PENGAJARAN BAHASA Show sub menu • KURIKULUM DAN SILABUS • BUKU REFERENSI • PENILAIAN • RPP • LKS • BUKU REFERENSI • PPT • ILMU BAHASA Show sub menu • TATA EJAAN • Bunga bangkai berasal dari provinsi KATA • TATA KALIMAT • TATA PARAGRAF • SASTRA Show sub menu • KARYA SASTRA Show sub menu • TEKS PROSA Show sub menu • TEKS DRAMA • TEKS PUISI • TEKS KRITIK DAN ESAI • TEORI SASTRA • GALERIA Show sub menu • KARYA SISWA Show sub menu • TEKS RESENSI BUKU • TEKS PROSEDUR • TEKS TANGGAPAN KRITIS • TEKS CERPEN • TEKS DESKRIPSI • TEKS PIDATO • MADING • TEKS CERITA RAKYAT • TEKS PUISI • KARYA GURU Show sub menu • TEKS CERPEN • TEKS CERITA INSPIRATIF • TEKS PUISI • WARTA PENDIDIKAN • INFO LOMBA Show sub menu • LOMBA GURU • LOMBA SISWA • TEKS SURAT PEMBACA Puisi rakyat adalah sebutan untuk puisi-puisi lama yang berkembang di tengah masyarakat tradisional yang pada umumnya belum mengenal sistem tulisan atau teknologi mencetak tulisan.

Puisi dan karya sastra lainnya, dibuat secara lisan dengan cara langsung diucapkan dan bukan ditulis. Karya -karya puisi lama bertumbuh dan berkembang secara lisan, diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dengan cara dituturkan, didengar, diingat, kemudian dituturkan lagi. Agar mudah diingat, puisi rakyat dibuat dengan pola-pola tertentu yang beraturan, baik rimanya, susunan baris, dan susunan baitnya.

Masyarakat bunga bangkai berasal dari provinsi selain belum mengenal sistem tulisan, juga belum menggunakan teknologi atau cara-cara modern dalam kehidupannya.

Untuk meringankan beban pekerjaan yang dilakukan secara manual atau tanpa bantuan teknologi modern, mereka sangat mengandalkan kerja sama atau bergotong royong.

Karena kebiasaan melakukan segala sesuatunya secara bergotong royong atau berkolaborasi, hampir tidak ada suatu karya yang diklaim atau diakui sebagai karya pribadi, melainkan sebagai karya bersama atau karya kolektif. Hal ini menjadi jawaban mengapa pada puisi-puisi lama tidak pernah disebutkan nama pengarangnya atau anonim.

Masyarakat tradisional adalah masyarakat yang bunga bangkai berasal dari provinsi tradisi atau kebiasaan sebagai budaya atau nilai luhur yang dihormati dan dijunjung tinggiMereka tidak melakukan inovasi atau pembaharuan termasuk dalam berkarya sastra karena takut menyimpang dari tradisi. Puisi-puisi yang dibuat tidak banyak mengalami perubahan bentuk dalam kurun waktu yang lama atau bersifat statis. Puisi rakyat Indonesia sebagian besar merupakan hasil pengaruh budaya Hindu dan Islam, dari budaya India dan Arab/Persia.

Jenis puisi rakyat yang berasal dari budaya Hindu yaitu gurindam dan seloka, sedangkan yang berasal dari budaya Arab adalah syair. Puisi rakyat yang lahir dan berkembang dari budaya rakyat Indonesia atau masyarakat melayu sendiri adalah pantun.

Puisi rakyat Indoensia belum mendapat pengaruh dari budaya barat atau Kristen. Hal ini mengakibatkan pesan-pesan ajaran kristiani belum muncul tergambar dalam isi puisi rakyat, sebaliknya pesan-pesan yang berhubungan dengan nilai-nilai Islami yang lebih dominan atau menonjol.

Selain isi pesannya, diksi atau kosakata yang dipergunakan juga belum mendapat pengaruh budaya barat. Sebagian besar kosakatanya merupakan kosakata bahasa Melayu klasik dan kosakata serapan dari bahasa Arab atau Sanskerta. Puisi rakyat memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan puisi masa kini atau bunga bangkai berasal dari provinsi modern. Ciri-ciri puisi lama sebenarnya merupan konsekuensi logis dari kondisi sosial budaya masyarakat di mana puisi itu lahir dan berkambang.

Ciri-ciri puisi lama selaras dengan ciri-ciri masyarakat tradisional. Berikut ciri-ciri umum puisi rakyat: 1.Lisan Puisi rakyat pada mulanya tidak ditulis atau dicetak, tetapi diucap dan didengar sebagai tuturan lisan. Puisi rakyat baru ditulis dan dicetak pada masa kemudian setelah diciptakan teknologi menulis, seperti kertas, tinta, mesin ketik dan setelah masyarakat mulai bisa membaca dan menulis. Beberapa contoh puisi lama yang sudah ditulis adalah syair-syair yang ditulis atau dibuat pada abad 18, seperti syair Ken Tambuhan, Bidhasari, Singapura Dimakan Api.

2. Anonim Pada puisi rakyat yang dibuat pada zaman dahulu tidak dituliskan nama pengarangnya atau anonim. Puisi dan semua produk budaya merupakan karya bersama atau kolektif yang dibuat secara bergotong royong, bukan karya perseorangan atau individual.

Puisi rakyat mulai tidak bersifat anonim ketika sudah ditulis atau dibukukan. Syair-syair yang dibuat pada abad ke-18, diketahui dan disebutkan nama pengarangnya karena distulis secara individual.

3. Statis Puisi rakyat tidak mengalami kemajuan dan perkembangan bentuk untuk kurun waktu lama. Puisi dibuat dengan mengikuti pola yang sudah diwariskan oleh pendahulunya. 4. Berpola Puisi rakyat memiliki pola struktur dan pola isi yang sangat beraturan.

Keteraturan itu tidak hanya dalam hal panjang bait, panjang baris, tetapi juga dalam hal bunyi atau suara. Pola atau keteraturan ini selain untuk membangun efek estestika atau keindhan, juga dibuat untuk memudahkan dalam penuturan dan pengingatan.

5. Bernada atau bernafas Islami Sesuai dengan asal mula budaya yang memengaruhinya serta latar belakang religiusitas masyarakat penuturnya yang mayoritas bergama Islam, pesan-pesan yang disampaikan atau disuarakan isi bunga bangkai berasal dari provinsi lama pada umumnya bernasfaskan ajaran agama Islam, seperti ajakaan untuk melakukan solat, mengaji, bersedekah, dsb.

Namun, pada puisi yang lebih tua pesan yang disampaikan lebih universal tentang nilai moral dan etika yang perlu dijunjung dalam hidup bermasyarakat. 6. Berkearifan lokal Puisi rakyat adalah puisi yang membumi dan berkembang dari kehidupan nyata.

Pesan-pesan yang disampaikan atau disuarakan merupakan ekspresi dan solusi yang ditawarkan untuk menjawab permasalahan aktual yang muncul di masayarakat, baik berkaitan dengan tradisi, adat, budaya, norma, sosial, atau nilai-nilai keagaamaan. Selain itu, diksi kata-kata yang digunakan banyak berasal dari unsur-unsur atau elemen flora, fauna, dan budaya yang menjadi bagian hidup keseharian masyarakat penuturnya.

Secara umum, puisi rakyat dibuat untuk 2 kepentingan, yaitu kepentingan praktis dan kepentingan ideologis. Kepentingan praktis maksudnya digunakan untuk keperluan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Termasuk dalam kepntingan ini yaitu: 1. pemeriah suasana 2. mempererat persahabatan 3. mengungkapkan perasaan dan harapan 4. menyampaikan nasihat 5. menyampaikan ajaran agama/siar agama/dakwah 6. menghibur atau pelipur lara 7. menakhlukkan musuh atau lawan 8. catatan kejadian sejarah Sedangkan untuk tataran kepentingan ideologis, puisi rakyat dibuat untuk melestarikan budaya, nilai-nilai luhur, dan ide-ide positif yang diyakini bersama sebagai suatu hal baik.

Puisi rakyat sendiri merupakan suatu produk budaya masyarakat yang berharga, warisan nenek moyang yang adiluhur, yang perlu untuk dilestarikan sehingga jika berhenti dibuat maka akan punah pulalah eksistensinya.

Puisi rakyat merupakan bagian tak terpisah dari budaya atau tradisi masyarakat. Puisi rakyat seringkali menjadi bagian dari suatu atraksi budaya, ritual keagamaan, atau upacara adat. Misalnya dalam upacara lamaran atau peminangan calon pengantin, ritual pengusiran roh jahat atau makhluk membahayakan, upacara pemujaan atau perrsembahan, pertunjukan kesenian tradisional. Beberapa upacara atau tradisi masyarakat yang di dalamnya terdapat penyampaian puisi rakyat yang masih terlestarikan sampai sekarang di antaranya budaya buka palang pintu dalam upacara pernikahan adat Betawi.

Dalam upacara itu, ada adegan berbalas pantun antara pihak keluarga mempelai laki-laki dengan keluarga mempelai perempuan yang dilanjut dengan adu kebolehan dalam berbela diri silat, sebagai syarat dibukakan pintu. Bisa jadi pihak mempelai laki-laki gagal meminang jika kalah dalam kebolehan berbalas pantun dan bersilat tersebut.

Di masyarakat tradisional Jawa Timur hingga saat ini masih bunga bangkai berasal dari provinsi pertunjukan drama rakyat bernama ludruk. Sebelum pertunjukan dimulai, ada adegan berbalas pantun yang dilagukan.

bunga bangkai berasal dari provinsi

Pantun atau dalam bahasa Jawa disebut parikan itu ( pantun = pari=padi) biasanya berisi petuah/nasihat, sindirian, olokan yang dibawakan secara jenaka. Puisi rakyat berbeda dengan puisi baru yang ditulis, dicetak, dan dibaca, melainkan dilisankan dengan cara diucap, didengar, diingat, dan diucap kembali.

Untuk memudahkan dalam mengingat baris-baris dan bait yang panjang itu, puisi rakyat dibawakan dalam bentuk lagu atau nyanyian atau dimusikalisasikan. Maka pada lagu-lagu rakyat atau tradisional, jika dianalisis sebenarnya merupakan sebuah puisi, baik berupa pantun, bunga bangkai berasal dari provinsi, gurindam, atau karmina. Contohnya lagu Gethuk, Manuk Cucakrowo, Suwe Ora Jamu (Jawa), Injit-injit Semut (Jambi). PANTUN BERBALAS DALAM TRADISI UPACARA BUKA PALANG PINTU Rumah gedongan rumah Belande, pagarnya kawat tiangnya besi.

Gue kaga mao tau lu dari mane, tapi lewat kampung gue kudu permisi. Makan sekuteng di Pasar Jum’at, mampir dulu di Kramat Jati. Aye dateng dengan segala hormat, mohon diterime dengan senang hati.

Eh Bang, kalo makan buah kenari, jangan ditelen ame biji-bijinye. Kalo lu udeh niat dateng kemari, gue pengen tahu ape hajatnye? Eh Bang, ade awan ade malam, ade bulan ade matahari. Kalo bukan lantaran perawan yang di dalam, kaga bakalan nih laki gue anterin ke mari. Eh Bang, kalo jalan lewat Kemayoran, ati-ati ye jalannye licin. Dari pada niat lu kage kesampaian, lu pilih mati ape lu batalin.

Bang, ibarat baju udah kepalang basah, masak nasi udah jadi bubur. Biar kate aye mati berkalang tanah, setapak kage nantinye aye bakal mundur. Jula Juli, merupakan salah satu tembang atau pertunjukan musik tradisional asal Jawa Timur yang sampai saat ini masih bisa dijumpai. Lirik atau kata-kata dalam lagi yang dibawakan berbentuk syair atau pantun yang dibawakan dengan gaya jenaka yang mengundang gelak tawa penonton.

Selain tujuan utamanya sebagai tontonan atau hiburan, juli-juli jugasebagai tuntunan. Isi pesannya bermacam-macam, sebagain besar berisi olok-olok, sindiran tentang perilaku hidup berumah tangga atau masyarakat, atau nasihat kehidupan bunga bangkai berasal dari provinsi moral dan etika hidup sehari-hari. Jula-juli biasanya ditampilkan sebagai pembuka atau prolog pertunjukan sandiwara tradisional ludruk. Salah seorang seniman asal Jawa Timur yang bisa dibilang sebagai maestro jula-juli adalah Cak Kartolo Bagi masyarakat Jawa Timur generasi tua, pasti akrab dengan nama yang legendaris tersebut.

Puisi rakyat memiliki jenis atau variasi cukup banyak. Jenis-jenis itu bisa diklasifikasikan menurut asal budaya yang mempengaruhinya. Selain itu, dari beberapa jenis juga mempunyai subvarian.

Meskipun terdapat banyak jenis dan varian, antar satu dan lainnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Kadang perbedaannya hanya terletak pada jumlah baris setiap baitnya, perbedaan pola rimanya, atau perbedaan gaya atau cara penyampaiannya. Jenis puisi rakyat tersebut yaitu: pantun, syair, gurindam, seloka, karmina, talibun, mantra. Selain itu ada beberapa jenis puisi rakyat yang lebih tua dan sekarang sudah punah, yaitu: PENGERTIAN PANTUN Menurut KBBI, pantun adalah: n bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi.

Secara etimologi atau asal-usul kata, kata pantun berasal dari akar kata ‘tun’. Dalam bahasa Melayu, kata ‘tun’ memiliki arti arah, petunjuk, bimbing, hal itu ditunjukkan pada kata tuntun dan santun.

dengan dasar etimologi ini, antun diartikan sebagai pemakaian bahasa yang beretikan, santun, tersusun, dan teratur. Sedangkan pada masyarakat Minangkabau, kata pantun dipercaya berasal dari kata ‘panuntun’ (tuntunan/pedoman).

Berpedoman ini pantun diartikan sebagai sepasang bahasa terikat yang bunga bangkai berasal dari provinsi memberikan tuntunan, pedomann, atau bimbingan hidup. Dalam bahasa Jawa, kata pantun sendiri merupakan bahasa krama (halus) dari pari (padi). Mungkin karena ini, dalam budaya Jawa, pantun disebut pari-an (diucapkan menjadi parikan). Boleh dikatakan pantun merupakan bentuk puisi asli budaya Nusantara, bukan hasil pengaruh dari budaya asing.

Pantun sangat merakyat dan bisa ditemukan di seluruh suku bangsa di Nusantara yang berakar pada budaya atau bahasa Melayu. Hanya saja, di tiap daerah memiliki sebutan atau penamaan yang berbeda-beda, seperti parikan (Jawa), paparikan/sisindiran (Sunda), umpasa (Batak), ende-ende (Mandailing), elong/bati-bati (Bugis Makasar), patu mbojo (Bima), kabachi/kabanti (Sulawesi Tenggara).

Sebagai budaya Nusantara, puisi pantun tidak hanya dikenal luas di Indonesia, tetapi juga negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang masih beras rumpun Melayu dan menggunakan bahasa rumpun austronesia, seperti Malaysia, Brunei, Singapura, Tailand Selatan, Philipina Selatan. (https://lamriau.id/telaah-pantun/).

Pada masyarakat tradisional, pantun erat kaitannya dengan ritual atau upacara adat. Misalnya di daerah tertentu dikenal upacara ritual menumbai, yaitu memanen madu dari sarang lebah di pohon. Dalam upacara tersebut, pawang mengucapkan mantra atau hapalan doa untuk membujuk lebah agar tidak menyengat juagan (pengambil madu).

Mantra yang diucapkan tersebut jika dianalisis berstruktur puisi pantun. CIRI-CIRI PANTUN Puisi pantun memiliki ciri-ciri atau aturan-aturan tertentu yang membedakan dengan jenis puisi lainnya.

Ciri itu tidak hanya terletak pada struktur bait dan baris, tetapi juga pada struktur rima atau persajakannya. Selain itu, pantun juga memiliki bagian baris yang berfungsi sebagai sampiran atau tumpuan/pijakan.

Berkut ciri umum puisi pantun: 1. Pola bait: setiap bait /kuplet terdiri atas 4 larik atau baris. 2. Pola baris: setiap baris/larik terdiri 4 kata yang terdiri atas 8-12 suku kata.

Baris ke-1 berpasangan dengan baris ke-2, dan baris ke-3 berpasangan dengan baris ke-4. Sepasang baris pertama berfungsi sebagai pijakan/tumpuan atau sampiran, sedangkan sepasang baris berikutnya merupakan pengungkapan isi pesan. 3. Pola rima: menggunakan rima berpola a-b-a-b atau berselang-seling.

Baris ke-1 berakhir bunyi yang senada dengan akhir baris ke-3, dan baris ke-2 berakhir bunyi yang senada dengan akhir baris ke-4.

VARIAN Bunga bangkai berasal dari provinsi PANTUN Dalam perkembangannya yang lambat, pantun mengalami adaptasi atau penyesuian bentuk, baik pada pola bait mapun pola rimanya. Akibatnya muncul atau lahir varian-varian baru dari pantun, seperti karmina, pantun berkait, dan seloka. Selain dari sisi bentuk, puisi pantun juga bisa dibedakan berdasarkan isi atau pesan yang disampaikan, tema, serta segmen penggunaannya. Berdasarkan isi pesannya, pantun dibedakan atas 1) pantun nasihat, 2) pantun pergaulan, 3) pantun jenaka, 4) pantun percintaan, 5) pantun teka-teki, 6) pantun sindiran.

dan 7) pantun ratapan duka cita. Berdasarkan tema atau persoalan yang diangkat, dibedakan atas 1) pantun agama, 2) pantun adat, 3) pantun romansa, 4) pantun dagang. Berdasarkan segmen penggunanya, dibedakan atas 1) pantun anak-anak, 2)pantun remaja (muda-mudi), dan 3) pantun dewasa atau tua. Pantun nasihat adalah jenis pantun yang berisi nasihat, wejangan, petuah, edukasi tentang berbagai hal yang berhubungan dengan nilai etika, moral, agama, etos kerja,sosial, dsb.

Pantun nasihat lazim diberikan pada calon pengantin baru dalam membina bahtera rumah tangga, seseorang yang akan pergi merantau baik untuk berdagang, menimba ilmu, atau sekedar berkelana, atau oleh guru agama kepada para jemaahnya. Pantun ini dibuat oleh generasi tua yang sudah kaya pengalaman hidup dan ditujukan pada yang lebih muda. Kemumu dalam semak Terbang melayang selaranya Meski ilmu setinggi tegak Tidak sembahyang apa gunanya Burung nuri burung kenari Hinggap di pohon sebentar saja Teruslah ibadah setiap hari Rajin shalat 5 waktu jangan lupa Kalau angin bertiup di darat Ambillah jala turunkan sampan Kalau hidup hendak selamat Ayah dan bunda kita muliakan Kalau ingin membeli kopiah Carilah jubah sepanjang kaki Kalau ingin diberkahi Allah Ayah dan bunda dijunjung tinggi Kalau kuncup bunga di taman Petik sekaki bawa ke beranda Kalau hidup hendakkan nyaman Berbaik hati ke ayah bunda Pulau Pandan jauh di tengah Di balik pulau Angsa dua Hancur badan dikandung tanah budi baik dikenang jua Pisang emas dibawa berlayar Masak sebiji di dalam peti Hutang emas dapat dibayar Hutang budi dibawa mati Anak kelinci melompat-lompat Berlompat-lompat di tepi telaga Janganlah kita suka mengumpat Kelak hilang seluruh pahala Kemuning di pertengahan balai Bertumbuh terus semakin tinggi Berunding dengan orang tak pandai Bagaikan palu pencungkil duri Walau hitam arang kelapa, Jika dibakar api membara.

Hormati olehmu Ibu Bapak, Ridha Allah ada pada ridhanya. Pantun pergaulan adalah jenis pantun yang berisi olok-olok, ledekan, canda untuk mempererat persahabatan dan memperluas jaringan pergaulan. Pantun ini lazim dibuat oleh kaum muda atau anak-anak. Seringkali menggunakan diksi atau kata-kata yang kasar. Namun, karena tabungan emosinya sdh banyak, tidak terjadi ketersinggungan dan justru memperakrab persahabatan di antara mereka. Pantun jenaka adalah pantun yang berisi humor, komedi, atau pemancing tawa (guyonan).

Pantun jenaka seringkali disampaikan sebagai bagian pertunjukan hiburan seni tradisional, seperti ‘juli-juli’ dalam pertunjukan sandiwara ludruk.

Pantun jenaka selain digunakan sebagai pelipur lara atau penghalau kegundahana, juga sebagai ice breaking atau pemecah kebekukan suanana.

Rumah kantor disingkat rukan Di depannya anak main gasing Andai olahraga semudah makan Sekarang pasti aku sudah langsing Layangan nyangkut diambil galah Galah patah dibuang kemana Saat beli, uang bukan masalah Yang masalah, saat bayarnya Makan duku sambil jaga gawang, Pulang ke rumah makan manggis.

Dompetku mengandung bawang, Tiap kali dibuka, aku nangis. Ada lomba makan kerupuk, Minum susu bikin badan sehat Siapa bilang pacarku gemuk? Itu supaya lebih gampang dilihat Ikan gabus di rawa-rawa Ikan belut nyangkut di jaring Perutku sakit menahan tawa Gigi palsu loncat ke piring Orang menganyam sambil duduk, Kalau sudah bawa ke balai.

Melihat ayam memakai tanduk, Datang musang meminta berdamai. Bunga bangkai berasal dari provinsi teka-teki adalah pantun yang isi pesannya atau baris ke-4 nya berupa pertanyaan, kuis, tebak-tebakan, atau teka-teki.

Teka-teki artinya rahasia atau misteri yang harus dipecahkan. Seringkali dalam pantun inio pertanyaan yang disampaikan bersifat konyol, menjebak, yang jawabannya di luar dugaan atau asal-asalan menggunakan logika yang dangkal.

Dalam berbalas pantun, jawaban atau tebakan juga disampaikan dalam bentuk pantun. Kalau ingin membeli tomat beli juga cabai dan terasi Turunnya amat sangat lambat, begitu naik cepat sekali?

Jalan-jalan ke Tangkuban Perahu pulang lewat kota Tasikmalaya. Kalau suka geografi pasti tahu, negeri mana yang paling kaya? Laurensia ada di Alam Sutra Alam Sutra di Tangerang Selatan. Semua buah segar rasanya, tapi yang ini jangan dimakan? Menggali sumur di pinggir jalan, membuat jalanan jadi becek. Bukan anggur bukan durian, buah apa kesukaan Pak Alex? Mumpung liburan ayo piknik naik dokar keliling Makasar, Hewan ini langka dan unik mata besar kepala bisa diputar?

Buah durian bentuknya bundar biar mahal banyak dicari. Jika tuan mengaku pintar, hewan apa tanduk di kaki? Ayo ke jogya pergi liburan makan gudek bercampur kerecek Banyak dipakai saat lebaran dipotong bukan bertambah pendek? Habis Senin hari Selasa Habis Kamis hari Jumat Ayo ditebak kalau bisa buah apa hanya satu abjad? Ke samudra berburu ikan paus, pulangnya membawa ikan cucut. Kalau bisa tuan memang jenius, kota apa yang selalu penakut?

Di Jateng ada Bukit Menoreh di Sumatra ada Bukit Barisan. Penyakit ini sangatlah aneh, takada betina semuanya jantan? Pantun duka cita adalah pantun yang berisi ungkapan perasaan atau emosi menghadapi situasi yang dihadapi atau dialami. Perasaan tersebut bisa sedih, gundah, rindu, kecewa, senang, bahagia, atau bahkan marah atau cemas. Pantun duka cita lazim dibuat oleh mereka yang sedang hidup jauh dari sanak saudara atau berada di tanah rantau. Mungkin sedang menimba ilmu di tanah sebrang atau mengadu nasib dengan berdagang.

Pantun dagang, yang dibuat oleh mereka yang sedang pergi merantau untuk berdagang, termasuk ke dalam jenis bunga bangkai berasal dari provinsi duka cita ini.

Permatang hutan bercahaya terang. Ranting menyilang bertaut tembaga. Hamba tiba dari daerah seberang. Banting tulang bunga bangkai berasal dari provinsi keluarga. Asam rasa buah kiwi. Jangan makan hingga melampau. Sudahlah lama hidup disini. Jauh keluarga akibat merantau. Ke Laut tepi jumpa kerang. Kerang di simpan di peti perahu. Sungguh jauh pergi ke negeri orang. Menangis hati tak ada yang tahu. Hutan rimba benderang terang. Ranting nyilang dekat pegaga. Hambar berjuang di negeri seberang.

Menyuap nasi untuk keluarga. Berbuat baik menata bendang. Tanah terlacak terasa licin. Rupa tak nampak harta pun kurang. Adalah ilmu menyimpulkan diri. Terbang merpati di antara perigi. Simpan pucuk daun kelapa.

Cari ilmu hingga meninggi. Kampung halaman jangan dilupa. Gelanggang daru menyumbat santau. Condong pohon saling berjejeran. Anak sekolah pergi merantau. Janga lupa tempat kelahiran.

Duduak bamanuang di dalam barak, Sambia mamandang lawehnyo ladang, Salamaik jalan amak jo abak, Ambo barangkek ka nagari urang. Artin ya : Duduk bermenung di dalam gubuk, Sambil memandang luasnya ladang, Selamat jalan ibu dan ayah, Aku berangkat ke negeri orang.

Pai ka pasa pakai sepeda, Pai mambali buah durian, Untuak amak jo abak nan tingga, Do’akan ambo nan ka bajalan. Artinya : Pergi ke pasar pakai sepeda, Untuk membeli buah durian, Untuk ibu dan anak yang tinggal, Do’akan aku yang akan berjalan.

Makan pagi Jo gulai randang, Gulainyo padeh lamak rasonyo, Usah rusuah usahlah bimbang, Ambo pasti ka pulang juo. Artinya : Makan pagi dengan gulai randang, Gulainya pedas enak rasanya, Jangan khawatir janganlah bimbang, Aku pasti akan pulang juga. Aia taganang di daun talehDaun ndak basah ditimpo hujan, Apuihlah aia mato mandeh, Rilakan Denai nan bajalan.

Artinya : Air tergenang di daun talas, Daun tak basah ditimpa hujan, Hapuslah air mata ibu, Relakan aku yang berjalan. Rancak suaro buruang pak Hamid, Di bao lomba pai ka Padang, Do’akan ambo sehat jo salamaik, Sampai ke rantau jo hati sanang. Artinya : Indah suara burung pak Ahmad, Dibawa lomba bunga bangkai berasal dari provinsi ke Padang, Do’akan aku sehat dan selamat, Sampai ke rantau dengan hati senang.

sumber: https://minangku.com/pantun-minang-tentang-perpisahan/ Jago pagi pai karajo, Untuak Pai mambajak sawah, Salamo Iko Kito Basamo, Alah wakatunyo untuak bapisah.

Artinya : Bangun pagi pergi kerja, Untuk pergi membajak sawah, Selama ini kita bersama, Sudah waktunya untuk berpisah. Batang karambia di panjek baruak, Anak tupai mamakan jambu, Salamaik bapisah kawan saduduak, Semoga basobok di lain waktu.

Artinya : Batang kelapa dipanjat monyet, Anak tupai memakan jambu, Selamat berpisah kawan sama duduk, Semoga berjumpa di lain waktu.

Pai mamanciang ka kampuang lamo, Umpannyo kito pakai lumuik, Bapisah Kito untuak samantaro, Usah sadiah usahlah takuik. Artinya : Pergi memancing ke kampung lama, Umpannya kita pakai lumut, Berpisah kita untuk sementara, Jangan sedih janganlah takut. Bungo mawar di tangah halaman, Rancak di pandang urang lalu, Ado patamuan ado perpisahan, Bajauah kito samantaro dahulu.

Artinya : Bunga mawar di tengah halaman, Indah di pandang orang lalu, Ada pertemuan ada perpisahan, Berjauhan kita sementara dulu. Di pasa jua rambutan, Sapuluah ribu balinyo sakilo, Basabalah ateh suratan, Ambo barangkek kini ko juo.

bunga bangkai berasal dari provinsi

Artinya : Di pasar jual rambutan, Sepuluh ribu belinya sekilo, Bersabarlah atas suratan, Aku berangkat sekarang juga. Pantun romansa adalah pantun yang dibuat untuk mengungkapkan perasaan tertarik atau suka hati pada lawan jenis.

Pantun ini lazim dibuat oleh muda-mudi atau siapa pun yang sedang kasmaran atau jatuh cinta. Dalam roman Siti Nurbaya, banyak ditemukan pantun romansa yang dikirimkan Samsul Bachri kepada gadis pujaan hatinya Siti Nurbaya. Pantun romansa disebut juga pantun cinta atau percintaan (tentang cinta). Kakak Tutik pandai menari. kemana pergi membawa sisir. Nian cantik wajah adik hari ini. Maukah adik abang traktir.

Pulau Pinang kersik berderai, Tempat burung bersangkar dua. Jangan bimbang kasih’kan cerai, Jika untung bertemu jua. Anak Cina bermain wayang, Anak Keling bermain api. Jika siang terbayang-bayang, Jika malam menjadi mimpi.

pohon randu tumbuh di hutan dikelilingi banyak bunga bangkai berasal dari provinsi kelapa hatiku rindu bukan buatan hanya kepada dinda semata PENGERTIAN SYAIR Menurut KBBI, syair berarti n Sas puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik (baris) yang berakhir dengan bunyi yang sama. Selain mengandung pengertian sebagai salah satu jenis puisi lama, kata syair juga bisa berarti puisi atau syair. Maka penggubah puisi, apa pun jenis puisinya disebut sebagai seorang penyair. Kata-kata yang dinyanyikan dalam sebuah lagu juga lazim disebut sebagai syair lagu, meskipun bentuknya belum tentu berupa puisi syiar.

Sebagai sebuah istilah, kata syair memang populer di masyarakat dengan berbagai arti sesuai konteksnya. Namun sebagai puisi lama, syair masih kalah populer dengan pantun. Puisi syair merupakan jenis puisi lama atau puisi rakyat yang berasal dari kebudayaan sastra Arab atau Islam. Kata syair berasal dari bahasa Arab “ syu’ur” yang berarti perasaan, kemudian berkembang menjadi “ syi’ru” yang berarti puisi.

CIRI-CIRI ATAU KRITERIA PUISI SYAIR Sebagai suatu jenis puisi lama, syair memiliki sejumlah ciri yang membedakan dengan jenis puisi lainnya. Berikut ciri-ciri atau kriteria sebuah puisi syair: 1.Pola bait: setiap bait /kuplet terdiri atas 4 larik atau baris. 2. Pola baris: setiap baris/larik terdiri 4 kata yang terdiri atas 8-12 suku kata. 3. Pola rima: menggunakan rima berpola a-a-a-a atau berpola rima sama/datar/atau rima terus.

Dengan pola rima itu, semua baris berakhir dengan bunyi atau suara yang sama. 4. Seluruh baris merupakan isi yang berkesinambungan. Tidak ada baris yang berfungsi sebagai tumpuan atau sampiran. Jika kalian sudah memahami ciri pantun, terlihat bahwa puisi syair secara tipografi sangat mirip atau bahkan sama dengan puisi pantun. Syair akan menjadi terlihat berbeda dengan pantun setelah diucapkan dan bunga bangkai berasal dari provinsi maksud isinya. VARIAN PUISI SYAIR Dari aspek bentuk atau wujud fisiknya, syair tidak memiliki varian.

Semua syair memiliki pola struktur bentuk yang sama. Namun, jika dianalisis isinya, puisi syair dapat dibedakan dalam beberapa jenis. Berdasarkan isinya, secara umum puisi syair dibedakan atas 2 kategori, yaitu : 1) syair narasi dan 2) syair nonnarasi. Syair narasi adalah jenis syair yang berisi kisah kehidupan seorang tokoh, baik tokoh sejarah bangsa, tokoh agama, atau tokoh adat.

Ada juga tokoh imajiner yang diciptakan sebagai kiasan atau metafora untuk kepentingan edukatif. Selain menarasikan kehidupan tokoh, syair naratif juga bisa mengisahkan kembali (rekon) peristiwa sejarah. Syair naratif ini mirip dengan balada dalam puisi baru. Sedangkan syair nonnaratif bunga bangkai berasal dari provinsi curahan perasaan, harapan/aspirasi, nasifat, atau ajaran hidup. Berdasarkan tema atau persoalan yang diangkat, puisi syair bisa dibedakan atas 1) syair keagamaan, 2) syair romansa, 3) syair sejarah, 4) syair pendidikan, 5) syair adat, 6 syair panji (kepahlawanan bangsawan).

Syair naratif adalah jenis syair yang isinya berupa cerita, baik cerita kisah hidup tokoh (narasi) atau kisah sebuah peristiwa/kejadain sejarah (rekon). Dalam syair narasi, di dalamnya terdapat tokoh yang menjadi sentral cerita. menceritakan kehidupan tokoh semenjak lahir hingga dewasa. Panjang syair narasi bisa berpuluh -puluh bait mengikuti jalan cerita kehidupan tokoh.

Tokoh dalam syair bisa berasal dari kalangan istana atau dari tokoh agama. Contohnya: syair Ken Tambuhan, Syair Bidhasari, Syair Raja Syiak, Syair Sultan Mahmud Di Lingga. Dalam syair rekon, di di dalamnya tidak ada tokoh sentral, hal yang lebih ditekankan adalah aspek peristiwa atau kejadian. Syair rekon lebih menyerupai berita kejadian, baik tentang bencana bunga bangkai berasal dari provinsi atau bencana kemanusiaan, seperti peperangan, kebakaran. Misalnya ada syair Singapura Dimakan Api, syair Perang Banjarmasin, syair Perang Syiak.

Dalam banyak para puteri Anak ratu di Tanjungpuri Parasnya seperti bidadari Sukar bunga bangkai berasal dari provinsi mahal dicari Namanya Raden Puspakencana Lakunya arif bijaksana Akal bicaranya sangat sempurna Sifatnya lengkap tujuh laksana Empat belas tahun umurnya tuan Dinamai ratu Ken Tambuhan Cantik manis barang kelakuan Memberi hati bimbang dan rawan Ken Tambuhan duduk pada tempatnya Di sebelah pintu peranginannya Berbagai jenis rupa tenunannya Terlalu indah perbuatannya Tersebutlah perkataan ratu pati Puteranya bernama Kertapati Khuluk dan sifat bagai di hati Bagaikan lenyap di mata hati Parasnya tidak lagi bertara Asalnya turun dari udara Sempurna akal tajam bicara Raden tu tak bersaudara Tujuh belas tahun umur baginda Terlalu kasih ayah dan bunda Diberinya dengan inang dan kakanda Serta pengasuh dan biduanda Ken Tambuhan terkejut berdebar hati Takut dimurkai seri bupati Jika demikian laku pekerti Di sinilah bunga bangkai berasal dari provinsi ajalku mati Tuanku lepas tangan patik Baik tuanku segera berbalik Dipandang orang tiadalah baik Patik nin hamba di dalam milik Hilanglah arwah Ken Tambuhan Menengar madah Inu bangsawan Rasanya tiada berketahuan Gundah gulana kepilu-piluan Raden Inu seraya membujuk Diangkat diriba14 leher dipeluk Yayi jangan tuan merajuk Rasa kakanda sangatlah mabuk Aria ningsun emas juita Jiwaku jangan tuan bercinta Sambil disapunya air mata Membujuk dengan sukacita … Pada pikir para puteri Pada rasanya terlalu ngeri Sebab perbuatan Raden Menteri Murkalah kelak Permaisuri Ken Penglipur Lara jangan dikata Takutkan murka duli sang nata Duduklah ia dalam bercinta Berendam dengan air mata Bidasari ialah kesusasteraan Melayu klasik bergenre syair romantik yang amat popular dalam masyarakat Melayu abad ke-18 dan ke-19.

Tarikh teksnya dikarang dipercayai seawal 1750 Masihi (M). Ia dikarang oleh pengarang asalnya berdasarkan hikayat di Kembayat Negara (Champa), menurut rangkap pertama syair. Para sejarawan percaya bahawa Kembayat Negara ialah Champa. Manuskrip terawal ditemui, setakat ini, bertarikh 1814 M, namun tajuk syair ini telah disebut oleh Dr. J. Leyden pada 1807 M ketika beliau mengembara ke seluruh rantau Melayu, yang menggambarkan karya ini telah wujud lebih awal daripada tarikh manuskrip (1814 M) itu.

Syair Bidasari ialah karya asli Melayu dan dikatakan berasal dari Palembang berdasarkan beberapa faktor linguistik, menurut Van Hoëvell. Syair ini diterbitkan dan dibahas oleh H. C. Klinkert di Leiden pada tahun 1886 dalam Drie Maleische Gedichten of Sjair Ken Tamboehan, Jatim Nestapa en Bidasari. Syair ini sempat populer di Eropa pada abad ke-19, dan diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda, dan disadur dalam bentuk prosa ke dalam bahasa Perancis.

Syair ini memiliki tema Suka-cita berlebihan seorang raja atas kelahiran putrinya yang berujung kedukaan. Pesannya adalah 1) Syukurilah segala anugerah dengan cara yang sederhana, 2) Janganlah merayakan sesuatu secara berlebihan. BIDHASARI LAHIR Dengarlah kisah suatu riwayat Raja di desa negeri Kembayat Dikarang fakir dijadikan hikayat Dibuatkan syair serta berniat Adalah raja bunga bangkai berasal dari provinsi negeri Sultan Agus bijak bestari Asalnya baginda raja yang bahari Melimpah pada dagang biaperi Kabarnya orang empunya termasa Baginda itulah raja perkasa Tiadalah ia merasa susah Entahlah kepada esok dan lusa Seri padukan sultan bestari Setelah ia sudah beristri Beberapa bulan beberapa hari Hamillah puteri permaisuri Demi ditentang duli mahkota Makinlah hati bertambah cinta Laksana mendapat bukit permata Menentang istrinya hamil serta Beberapa lamanya di dalam kerajaan Senantiasa ia bersuka-sukaan Datanglah masa beroleh kedukaan Baginda meninggalkan takhta kerajaan Datanglah kepada suatu masa Melayanglah unggas dari angkasa Unggas garuda burung perkasa Menjadi negeri rusak binasa Datang menyambar suaranya bahna Gemparlah sekalian mulia dan hina Seisi negeri gundah gulana Membawa dirinya barang ke mana Baginda pun sedang dihadap orang Mendengarkan gempar seperti perang Bertitah baginda raja yang garang Gempar ini apakah kurang Syair nonnaratif adalah syair yang berisi opini, baik berupa nasihat, petuah hidup, kritikan, pujian.

Syair nonnaratif juga bisa berupa ekspresi perasaan rindu, kekaguman, syukur, bahagia, atau dukalara. Berbeda dengan syair naratif yang memiliki unsur tokoh, latar, bunga bangkai berasal dari provinsi, dan rangkaian adegan yang membentuk suatu alur atau plot, syair nonnaratif tidak ada unsur-unsur intrinsik pembangun cerita tersebut. PENGERTIAN GURINDAM Menurut KBBI, gurindam adalah nsajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat (misalnya baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan) Mencermati definisi dan contoh pada KBBI tersebut, puisi gurindam merupakan versi singkat dari syair.

Sama dengan syair, pada gurindam semua baris mengungkapkan isi, tidak ada baris yang berfungsi sebagai sampiran atau tumpuan. Gurindam juga menggunakan pola rima sama atau datar. Hal yang membedakan pola atau struktur baitnya. Jika dalam syair satu kuplet atau bait tersusun atas 4 baris, pada gurindam hanya 2 baris. Mengikut sejarah Melayu, kata gurindam berasal dari bahasa Tamil yaitu kirindam yang bererti “umpama”.

Gurindam muncul di Tanah Melayu melalui proses perdagangan yang dibawa oleh orang-orang Tamil yang hendak berdagang di Indonesia. Berbeda dengan puisi syair yang bercorak budaya Islam, puisi gurindam lebih bercorak budaya Hindu, sesuai asal budayanya. Dibandingkan dengan puisi pantun, puisi gurindam lahir pada masa yang lebih muda. Puisi gurindam sudah dibuat sebagain secara tertulis. Salah satu karya gurindam yang sangat terkenal adalah Gurindam 12 yang ditulis oleh Raja Ali Haji pada tahun 1847 di Pulau Penyengat Provinsi Riau.

( http://rajaalihaji.com/id/biography.php) CIRI-CIRI PUISI GURINDAM Berikut ciri-ciri atau kriteria sebuah puisi gurindam: 1. Pola bait: setiap bait atau kuplet terdiri atas 2 baris yang saling berhubungan. 2. Pola baris: setiap baris terdiri atas 4 kata yang tersusun atas 8- 10 suku kata.

3. Pola rima: setiap akhir baris berbunyi sama atau berpola a-a. 4. Antara baris satu dan baris kedua, merupakan rangkaian kalimat majemuk yang menyatakan hubungan kausalitas atau sebab akibat. PENGERTIAN PUISI SELOKA Menurut KBBI, n Sasjenis puisi yang mengandung ajaran (sindiran dan sebagainya), biasanya terdiri atas 4 larik yang berima a-a-a-a, yang mengandung sampiran dan isi. Jika menilik definisi di atas, seloka bisa disimpulkan sebagai bentuk penggabungan antara puisi syair dan puisi pantun.

Seloka adalah syair yang bersampiran, atau pantun yang berima a-a-a-a. Definisi di atas sebenarnya masih perlu diklarifikasi karena beberapa sumber memberikan pengertian dan contoh yang tidak selaras dengan pengertian di atas.

Sebuah sumber menjelaskan bahwa kata seloka atau sloka merupakan istilah dalam bahasa sanskerta ‘ śloka’ ( bahasa Sanskerta: श्लोक, IPA: [ˈɕloːkə]. Dalam bahasa Sanskerta sloka adalah sebuah bait yang aslinya terdapat dalam bahasa Sanskerta. Bait ini khususnya terdiri dari 2 baris, sedangkan setiap larik terdiri dari 16 suku kata.

Contoh sebuah sloka dalam bahasa Sanskerta: arthaaturaan.aam. na sukham. na bandhuh. (Seseorang yang gila harta, ia tak memiliki ikatan.) kaamaaturaan.aam. na bhayam. na lajjaa. (Seseorang yang gila harta, ia tak memiliki ikatan.) Jika mengacu pada pengertian ini, seloka lebih menyerupai dengan gurindam. Dalam konteks kitab suci agama Hindu, kitab Weda, sloka berarti ayat yang memuat sejumlah ajaran moral dan etika.

Hal yang pasti adalah bahwa puisi seloka bukan asli bentuk puisi Nusantara, Melayu, atau Indonesia, tetapi berasal dari budaya Hindu.

Sumber lain memberikan pengertian seloka adalah pantun panjang (berbait-bait) yang setiap baitnya terdiri dari 4 baris dan pada bait baru ada pengulangan baris bait sebelumnya. Dengan demikian, jika disimpulkan ada 3 pengertian seloka, yaitu: 1. jenis puisi pantun yang berima a-a-a-a. 2. suatu jenis pantun yang panjang (berbait-bait) yang setiap baitnya terdiri dari 4 baris dan pada bait baru ada pengulangan baris bait sebelumnya. 3. suatu jenis syair (puisi) yang setiap untai/kuplet/baitnya terdiri atas 2 baris yang saling berhubungan berisikan ajaran moral dan etika.

CONTOH SELOKA VERSI 1 SELOKA 2 BAIT Lurus jalan ke Payakumbuh, Kayu jati bertimbal jalan, Dimana hati tak kan rusuh, Ibu mati bapak berjalan, Kayu jati bertimbal jalan, Turun angin patahlah dahan, Ibu mati bapak berjalan, Kemana untung diserahkan SELOKA 3 BAIT Cendawan berduri robekkan kain Ambil tambang diikat sebelah Pikirkan diri yang belum kawin Adakah kumbang bersedia singgah Ambil tambang diikat sebelah Robek menganga si kain perca Adakah kumbang bersedia singgah Taman bunga mekar ceria Robek menganga si kain perca Buat tambalan kain pengganti Taman bunga mekar ceria Sudah tentukan si hari jadi SELOKA 4 BAIT Taman melati di rumah-rumah Ubur-ubur sampingan dua Kalau mati kita bersama Satu kubur kita berdua Ubur-ubur sampingan dua Taman melati bersusun tangkai Satu kubur kita berdua Kalau boleh bersusun bangkai Taman melati bersusun tangkai Tanam padi satu persatu Kalau boleh bersusun bangkai Daging hancur menjadi satu Tanam padi satu persatu Anak lintah dalam cunia Daging hancur menjadi satu Tanda cinta dalam dunia PENGERTIAN PUISI MANTRA Menurut KBBI, mantra adalah (1) perkataan atau ucapan yang memiliki kekuatan gaib (misalnya dapat menyembuhkan, mendatangkan celaka, dan sebagainya): upacara itu dimulai dengan pembacaan –, (2) nsusunan kata berunsur puisi (seperti rima, irama) yang dianggap mengandung kekuatan gaib, biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yang lain, (3) n Psikata atau frase yang diulang-ulang untuk tujuan pengobatan.

Secara etimologi mantra berasal dari suku kata man ( manana) dan kata tra ( trana) yang berarti pembebasan dari ikatan samsara atau dunia fenomena ini.

Dari kombinasi man dan tra itulah disebut mantra yang berarti dapat memanggil datang ( amantrana). [2] Penulisan mantra berbentuk bait dengan keberadaan rima yang tidak menentu. Mantra lebih mengutamakan irama dibandingkan rima. Banyak pihak yang menganggap mantra merupakan bentuk puisi yang pertama atau tertua.

Meski tidak memiliki struktur bait dan baris yang berpola jelas, pada mantra sudah ada penggunaan pola rima dengan mengulang-ulang kata yang sebunyi atau senada. Mantra bukan puisi biasa karena dipercaya memiliki kekuatan gaib atau daya sakti dan hanya diucapkan oleh seorang pawang atau dukun.

Mantra diucapkan sebagai bentuk komunikasi negosiasi atau persuasi antara manusia dengan kekuatan supranatural yang menguasai/mengendalikan makhluk atau alam. Tujuan mantra diucapkan untuk meminta izin, meminta maaf, meminta petunjuk, meminta bantuan, meminta adanya pengertian, dll sehingga hajat atau pekerjaan yang hendak dilakukan manusia dapat terlakukan dengan baik.

Pada masyakarat tradisional, mantra lazim diucapkan pada saat hendak menakhlukkan/menjinakkan binatang buas/liar(ular, buaya, harimau, burung), memanen hasil bumi dari alam (ikan, madu, kayu, buah, padi), mengusir roh jahat, mengadu peruntungan (berjudi/berdagang), dsb. Mantra pada hakikatnya sebuah untaian doa, hanya bukan kepada Tuhan tetapi zat lain yang dipercaya sebagai penguasa kehidupan dan semesta alam.

Bertumbuhnya puisi mantra pada masysarakat tradisional tidak bisa dilepaskan dengan kepercayaan animisme dan dinamisme yang mereka anut sebelum mengenal agama modern. Sebagai penganut paham animisme, mereka percaya bahwa kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda (pohon, batu, sungai, gunung, dan sebagainya). Sementara dinamisme percaya bahwa kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.

Pada masyarakat modern saat ini, boleh dikatakan sudah jarang sekali orang membacakan mantra karena dengan agama modern yang dianut mereka hanya bunga bangkai berasal dari provinsi pada Tuhan sebagai yang esa penguasa dan pengatur alam semesta. Meski demikian, puisi mantra tidak lantas punah begitu saja. Banyak penyair-penyair modern yang menciptakan puisi-puisi kontemporer yang secara fisik atau tipografi memiliki kemiripan dengan mantra.

Puisinya minim kata, beberapa kata tidak memiliki makna leksikal, dan banyak terjadi repetisi atau pengulangan suku kata, kata, atau baris. MANTRA PENARIK PESONA Baju aing baju sutra Di gulung-gulung dibuka Di bunga bangkai berasal dari provinsi di jalma rea Di jele ti gigir lenggik Di jele ti harep siep Di jele ti tukang lenjang Te kasiep te kawelah Tebetan riga, raga aing sorangan Cahya saha cahya aing Pang cahyana (referensi : https://chasimcasico.blogspot.com/2013/04/contoh-mantra-oleh-chasim-casico.html) BUKU SUKSES AKM Buku Latihan AKM SMP Persembahan Tim Penulis Erlangga Arsip • Mei 2022 (1) • Maret 2022 (2) • Februari 2022 (11) • Januari 2022 (19) • Desember 2021 (9) BUPENA SMA JILID 1-3 Buku Latihan Soal Sukses Penilaian Autentik Bahasa Indonesia SMA Kelas X -XII Berdasar Kurikulum 2013.

BUPENA SMA JILID 1-3 (EDISI 2017)

bunga Raflesia di Temukan di hutan




2022 www.videocon.com