Perawatan gigi

perawatan gigi

Media Informasi Kesehatan Menu • Kalkulator kesehatan • Indeks Massa Tubuh • Kehamilan • Kalori Harian • Masa Subur • Nutrisi • Antioksidan • Kalium • Kalsium • Protein • Serat • Vitamin A • Vitamin B9 (Asam Folat) • Vitamin B12 • Vitamin B Kompleks • Vitamin C • Vitamin D • Vitamin K • Zat Besi • Kanker • Ginjal • Kandung Kemih • Kulit • Mata • Mulut • Otak • Ovarium • Paru-paru • Payudara • Tiroid • Tulang • Parenting • Alergi Anak • Asma Anak • Dehidrasi Anak • Demam Anak • Diare Bayi • Imunisasi • Kolik Bayi • Perawatan gigi Kendaraan • Mengompol • Obesitas Anak • Sakit Kepala Anak • Sakit Perut Anak • Susu Formula • Panduan • Obat Suppositoria • Obat Tetes Hidung • Obat Tetes Mata • Obat Tetes Telinga • Tensimeter • Termometer Kehadiran dokter gigi menawarkan berbagai macam bantuan perawatan gigi dan mulut untuk mencegah kerusakan dan kehilangan gigi, dan penyakit gusi.

Perawatan gigi pada umumnya meliputi tindakan check-up (pemeriksaan rutin), scaling dan pembersihan, sealants fisura, tambalan dan restorasi, ekstraksi gigi, pemasangan gigi palsu dan perawatan ortodontik. Semua orang, termasuk anak-anak, sebaiknya mengunjungi dokter gigi minimal setiap enam bulan sekali.

Ingat, gigi permanen tumbuh hanya sekali seumur hidup, tidak ada lagi gigi setelah gigi permanen tanggal/rusak. Risiko kerusakan gigi, penyakit gusi dan kehilangan gigi dapat diminimalisir dengan cara selalu menjaga kebersihan mulut, diet rendah gula, penggunaan mouthguard ketika berolahraga, dan berkunjung ke dokter atau profesional kesehatan gigi dan perawatan gigi lainnya minimal enam bulan sekali. Dokter gigi akan memeriksa seluruh gigi dengan menggunakan alat kecil yang dimasukkan ke dalam mulut Anda, seperti cermin dan alat-alat kecil lainnya.

Dokter gigi akan berusaha menemukan masalah pembusukan, penyakit gusi dan kondisi lainnya yang mungkin ada. Perawatan di dokter gigi. (Gambar: atsi.com.au) Jika dokter gigi menemukan masalah pada gigi yang perawatan gigi dilihat dengan mata, misalnya kemungkinan kerusakan di antara dua gigi yang saling bersinggungan, dokter gigi mungkin akan melakukan pemeriksaan dengan sinar X (rontgen). Jika ada masalah, dokter gigi akan menawarkan pilihan pengobatan, dan merinci biaya, dan kemungkinan waktu tunggu kapan pengobatan/tindakan dapat dilakukan.

Dokter gigi kemudian membersihkan atau mengolesi gigi dengan pasta abrasif menggunakan sikat berputar. Ini akan membantu mengobati dan mencegah penyakit gusi. Dokter gigi juga akan memberikan petunjuk atau saran tentang bagaimana cara menjaga kebersihan mulut Anda hingga waktu kunjungan berikutnya, karena ini penting untuk membantu menjaga kesehatan gusi.

Sealants Fisura Sealant adalah cairan plastik tahan lama yang dilapiskan pada permukaan gigi. Lapisan ini akan menjadi penghalang fisik yang menghadang penumpukan makanan dan bakteri lain di celah gigi.

Sealants fisura biasanya dianjurkan untuk anak-anak, karena akan mengurangi risiko kerusakan pada gigi permanen. Sebelum diberi lapisan sealant (kiri) dan sesudah (kanan). (Gambar: drummoynedentalcare.com.au) Tambalan Gigi Terdapat berbagai macam jenis bahan untuk mengisi rongga gigi. Dokter gigi akan memberitahu mengenai bahan tambalan apa yang paling cocok untuk gigi Anda, tentunya berdasarkan ukuran dan lokasi rongga pada perawatan gigi Anda. Pilihan yang paling sering diambil adalah penambal yang berwarna sama dengan perawatan gigi, karena akan menjaga penampilan estetika gigi Anda, selain tentunya mengembalikan bentuk dan fungsinya.

Gigi berlubang dan gigi sudah ditambal. (Gambar: caring4smiles.co.nz) Restorasi Gigi Rusak Dokter gigi akan menyarankan berbagai perawatan gigi untuk merestorasi gigi yang rusak. Perawatan ini akan membantu mengembalikan penampilan, bentuk dan fungsi gigi Anda.

Perawatan restorasi ini antara lain: • Bonding. Gigi yang berubah warna atau berbentuk tidak lazim akan diatasi dengan bonding. Semacam resin gigi berwarna digunakan untuk membuat gigi menjadi lebih teratur. Namun perawatan gigi perlu diganti dalam jangka waktu tertentu.

• Veneers. Gigi dapat dipasangi veneer porselen. Vener biasanya memiliki ketebalan 0,5 mm dan terpaku ke depan gigi secara permanen. • Mahkota. Ini merupakan "topi" yang disemen secara permanen atau terikat pada gigi.

Perawatan gigi terbuat dari porselen dan dapat disesuaikan dengan warna gigi Anda. Gigi, sebelum (kiri) dan sesudah (kanan) restorasi. (Gambar: aladindds.com) Perawatan Saluran Akar Perawatan saluran akar adalah prosedur yang menggantikan gigi yang rusak atau pulpa yang terinfeksi dengan cara diisi. Pulpa merupakan jaringan sensitif yang menyediakan oksigen, nutrisi dan indera perasa bagi gigi.

Lokasinya di pusat rongga gigi (ruang pulpa), bersama dengan pembuluh darah dan saraf. Setelah gigi sepenuhnya terbentuk, nutrisi gigi berasal dari jaringan sekitar akar dan gigi dapat berfungsi tanpa pulpa. Selama perawatan saluran akar, pulpa akan dihilangkan dari gigi. Dokter gigi membersihkan dan membentuk saluran akar dengan bor dan alat kecil lainnya.

Interior gigi dibersihkan, dikeringkan dan dikemas dengan perawatan gigi pengisi yang mengisi sepanjang jalan ke ujung akar.

Permukaan buatan untuk menggigit juga dibuat dari amalgam gigi, material komposit atau mahkota. Ini juga untuk melindungi gigi dari patah (fraktur), yang dapat terjadi setelah perawatan saluran akar. Perawatan saluran akar. (Gambar: Jeremy Kemp/Wiki) Kedokteran gigi modern bertujuan untuk menjaga gigi alami.

Namun, gigi yang rusak atau membusuk parah mungkin perlu diekstraksi (dicabut). Dokter gigi juga akan merekomendasikan ekstraksi untuk menangani gigi bungsu yang menyebabkan masalah. Gigi ini dapat menyebabkan berbagai masalah gigi, termasuk kepadatan gigi dan impaksi (gigi tumbuh pada sudut ke dalam molar atau gusi) yang ada.

Gigi juga dapat diekstraksi dengan menggunakan anestesi (bius) lokal. Sedasi atau anestesi umum mungkin juga akan diterapkan dokter gigi apabila terjadi kesulitan prosedur. Gigi palsu dapat dilepas dan dipasang kembali oleh pemakainya sendiri. Satu gigi tiruan bisa Anda gunakan sementara Anda masih memiliki gigi-gigi alami lainnya. Namun, perubahan tulang rahang selama proses penyembuhan dapat menyebabkan gigi tiruan menjadi longgar.

Dalam beberapa bulan, gigi tiruan mungkin perlu ditata kembali untuk menyamankan penggunanya. Atau bila mau menunggu, gigi tiruan baru dibuat setelah beberapa bulan setelah gigi hilang.

Ini memberikan waktu bagi tulang rahang untuk sembuh dan tidak berubah bentuk lagi. Mouthguard adalah perangkat pelindung yang menutupi gigi dan gusi untuk mencegah cedera pada gigi, bibir dan gusi.

Mouthguard sering digunakan saat berolahraga untuk mencegah kerusakan gigi akibat benturan pada wajah (hantaman, pukulan atau terjatuh).

Seorang doter gigi yang baik tentu akan memilihkan mouthguard yang terbaik dan pas bagi Anda. Implan gigi dapat digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang.

Implan adalah gigi tiruan yang terdiri dari sekrup titanium kecil yang akan menjadi rahang dan gigi buatan. Tidak cukup satu kali ke dokter gigi untuk memasang implan. Pada waktunya, implan akan menyatu dengan tulang rahang. Implan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Namun, ini sudah masuk ke bidang khusus kedokteran gigi, sehingga dokter gigi biasa mungkin akan merujuk Anda untuk pemasangan implan.

Perawatan ortodontik dilakukan utnuk memperbaiki kelainan pada rahang dan posisi gigi, seperti gigi overbite atau menonjol. Dokter gigi akan mendiagnosa dan mengobati masalah ini atau mungkin merujuk Anda ke dokter gigi khusus untuk perawatan ortodontik. Perawatannya mungkin termasuk pemasangan kawat gigi atau perangkat lepas pasang lainnya. Hal-hal yang Perlu Diingat • Risiko kerusakan dan kehilangan gigi dan penyakit gusi dapat diminimalisir dengan selalu menjaga kebersihan mulut, diet rendah gula, memakai mouthguard ketika berolahraga dan rutin berkunjung ke dokter gigi.

• Sangat direkomendasikan bagi setiap orang, termasuk anak-anak, untuk mengunjungi dokter gigi minimal enam bulan sekali. • Teknik modern yang digunakan dokter gigi berarti bahwa perawatan kesehatan gigi dan mulut bisa berhasil tanpa atau minimal rasa tidak nyaman bagi Anda. Perawatan kesehatan gigi dan gusi perlu dilakukan secara teratur demi kesehatan Anda. Tak cukup hanya melakukan perawatan melalui kunjungan ke dokter gigi, merawat gusi dan gigi juga harus dilakukan di rumah secara rutin.

Tak perlu khawatir, Anda bisa melakukannya dengan mudah setelah tahu caranya yang tepat. Pentingnya Merawat Gigi dan Gusi Kesehatan gigi dan gusi yang optimal tidak hanya membuat Anda tampil percaya diri di depan orang. Di balik itu, ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan.

Merawat gusi dengan baik akan meminimalisir resesi gusi, yaitu kondisi yang mana gusi melonggar dan membuat bakteri mudah masuk di sela-sela gigi dan gusi. Bakteri yang berkumpul di mulut karena kurangnya menjaga kesehatan gigi dan gusi juga bisa menyebabkan infeksi paru-paru karena kemungkinan bakteri di gigi masuk ke paru-paru jadi lebih besar. Begitu pula adanya peradangan di gusi ternyata berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyakit jantung. Oleh karena itu, merawat gigi dan gusi dengan baik akan mengurangi risiko Anda terkena penyakit yang disebabkan oleh masalah gigi dan gusi.

Cara-cara Mudah Merawat Gusi dan Gigi di Rumah Jika merawat gusi dan gigi dengan rutin, kesehatan mulut akan terjaga dengan baik. Tidak perlu yang sulit dan merepotkan, berikut cara mudah merawat kesehatan gigi dan gusi. • Rutin menggosok gigi, minimal 2 kali sehari, di pagi dan malam hari. • Gunakan benang gigi untuk pembersihan maksimal di sela-sela gigi. • Penggunaan mouthwash diperbolehkan untuk menambah kesegaran mulut, asal jangan berlebihan atau tertelan.

• Menjaga pola makan yang sehat penting untuk menghindari zat-zat perusak gigi menempel dan melubangi gigi. Bahan Alami yang Manjur untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi Untuk memaksimalkan perawatan gigi gigi dan gusi Anda, berbagai jenis bahan alami dapat Anda gunakan. Ingin tahu apa saja? Berikut beberapa bahannya.

• Kayu Manis dan Cengkeh Kayu manis dan cengkeh mampu mengatasi bau mulut tidak sedap karena gigi berlubang. Ambil 1 gelas air hangat lalu teteskan 10 hingga 15 tetes minyak kayu manis dan minyak cengkeh. Aduk hingga rata, lalu kumur beberapa menit. • Air Lemon Kandungan asam sitrat pada air lemon bermanfaat untuk membuat gigi terlihat lebih putih dan bersih. Caranya pun mudah, campurkan saja 1 sendok teh air hangat dengan 1 sendok jus lemon segar. Pakai larutan tersebut untuk menggosok gigi selama kurang lebih 1 menit.

• Peppermint dan Minyak Tea Tree Sudah lama diketahui jika daun mint bisa menghadirkan nafas yang segar. Anda dapat membuat cairan peppermint dengan mencampurkan 8 hingga 10 helai daun mint dengan dua tetes minyak tea tree ke dalam secangkir air hangat.

Kumur-kumur selama beberapa menit, tapi jangan sampai tertelan. • Air dan Garam Jangan salah, meski kelihatannya sepele, larutan air dan garam direkomendasikan oleh dokter gigi sebagai larutan ampuh untuk membersihkan mulut dan membantu mengatasi radang di gusi. Berkumurlah kurang lebih 2 sampai 3 menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Melakukan perawatan gigi di rumah tidak lepas dari pemilihan pasta gigi yang tepat untuk gigi dan gusi Anda.

Jika Anda memiliki gigi yang sensitif, Pepsodent Perawatan gigi Expert Enamel Care adalah pilihan yang tepat untuk tiap rutinitas gosok gigi Anda.

Pasta gigi ini mampu menghilangkan rasa ngilu di gigi hanya dalam waktu 30 detik saja.

perawatan gigi

Bahan aktifnya diperkaya mineral HAP sehingga mampu melindungi enamel gigi dan mengatasi masalah gusi. Yuk, segera coba dan buktikan sendiri!

Referensi: • tanyapepsodent.com • alodokter.com • cnnindonesia.com • food.detik.com Diakses pada: 26 Maret 2019
Beberapa prosedur medis bisa dijalankan secara rutin seperti pembersihan karang gigi, sementara prosedur lainnya dilakukan saat dibutuhkan. Apa saja perawatan gigi melalui prosedur medis? Mengapa perlu melakukan perawatan gigi ke dokter? Perawatan gigi melalui prosedur medis dapat dilakukan dokter gigi untuk menyembuhkan sakit gigipenyakit gigi, atau hanya untuk memperbaiki penampilan gigi Anda.

Gigi permanen dapat bertahan seumur hidup jika mendapat perawatan yang tepat. Namun, jika sakit gigi Anda tidak kunjung sembuh maka Anda perlu mengambil perawatan gigi lebih lanjut. Penampilan gigi yang tidak sesuai keinginan juga tidak mudah untuk diubah hanya melalui kebiasaan sehari-hari. Dokter gigi lah yang dapat membantu dalam menyelesaikan permasalahan penampilan gigi Anda.

Perawatan untuk memperbaiki kerusakan gigi Prosedur medis bisa menjadi cara mengobati sakit gigi yang Anda rasakan. Hal ini bisa Anda lakukan apabila rasa sakit tidak juga berkurang dalam satu sampai dua hari. Nah, untuk mengenali beberapa prosedur medis yang biasa dilakukan dokter untuk mengatasi sakit gigi adalah: Scaling dan pembersihan Dokter melakukan tindakan scaling untuk membersihkan dan membuang kotoran yang menumpuk pada gigi.

Kotoran tersebut terdiri dari sisa-sisa makanan, plak lunak, karang gigi (yang disebabkan oleh akumulasi plak dan mineral dari air liur). Plak dan karang gigi dibersihkan perawatan gigi baik menggunakan alat yang disebut ultrasonic scaler. Kedua pertumbuhan bakteri tersebut dapat menjadi penyebab utama dari penyakit gusi.

Plak yang menempel pada gigi dan mengeras pun dapat berwarna kekuningan, kecoklatan, bahkan kehitaman. Warna yang tampak dari plak membuat gigi terlihat kusam dan tak terawat. Setelah dilakukan scaling, dokter gigi akan membersihkan dan memoles gigi dengan menggunakan sikat yang berputar dengan pasta gigi.

perawatan gigi

Tindakan ini pun membantu mengobati dan mencegah penyakit gusi. Sealant celah gigi Prosedur medis untuk perawatan gigi ini aman dan dilakukan tanpa rasa sakit.

Tujuan dari sealant adalah untuk melindungi gigi dari kerusakan gigi yang semakin parah. Sealant merupakan plastik lapisan pelindung yang diaplikasikan pada permukaan gigitan gigi belakang, gigi geraham, dan gigi premolar. Sealant dapat mencegah makanan dan bakteri masuk ke celah kecil di gigi yang dapat menyebabkan kerusakan. Gigi belakang, gigi geraham, dan gigi premolar yang memiliki lubang atau celah kecil pada permukaan gigitannya dapat membawa masuk bakteri dengan mudah.

Prosedur medis ini umumnya direkomendasikan pula untuk anak-anak, sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan pada gigi permanen. Tambal gigi Kerusakan gigi yang menyebabkan lubang dirawat dengan ditambal.

Gigi yang berlubang perlu ditambal agar kerusakan gigi tidak semakin luas. Jika gigi yang berlubang didiamkan lama, bisa sampai mengenai saraf gigi Anda. Jika sudah perawatan gigi, Anda biasanya akan mengalami rasa sakit yang begitu intens.

Lubang dibersihkan, dikeringkan, dan ditutup dengan bahan filling. Bahan filling sendiri tersedia dalam berbagai jenis. Dokter akan memberi saran terkait bahan yang paling sesuai untuk menutup lubang pada gigi Anda berdasarkan ukuran, bentuk, dan lokasi.

Perawatan gigi ini juga dilakukan untuk mengatasi kondisi lain, seperti gigi patahatrisi dan abfraksi gigi (kerusakan jaringan keras gigi), serta orang yang akan menjalani perawatan saluran akar gigi. Perawatan saluran akar gigi Prosedur yang juga disebut dengan endodontik ini bertujuan untuk mengganti pulpa gigi yang rusak atau terinfeksi tambalan gigi. Pulpa atau saraf gigi adalah jaringan sensitif yang bekerja dalam menyediakan oksigen, nutrisi, dan perasa pada gigi.

Pembusukan atau cedera yang parah dapat menjadi penyebab rusaknya pulpa secara permanen. Dalam beberapa kasus, warna gigi dapat berubah menjadi gelap yang menunjukan bahwa saraf gigi itu telah mati. Pulpa yang terinfeksi dan menyebar melalui sistem akar gigi pada akhirnya dapat menyebabkan perawatan gigi. Gejala abses yang dirasakan adalah seperti nyeri dan gigi terasa lunak saat menggigit.

Pulpa yang rusak ini akan diangkat dari gigi. Dokter gigi akan membersihkan, mengeringkan dan menambal saluran akar serta menutup gigi dengan tambalan atau crown gigi agar tidak terinfeksi lagi. Pencabutan gigi Dalam dunia kedokteran gigi, perawatan gigi melalui prosedur bedah cabut gigi dinamakan odontektomi. Tindakan cabut gigi dilakukan pada gigi yang telah rusak parah atau membusuk. Cabut gigi juga dilakukan pada gigi bungsu yang tumbuh secara tidak normal ( impaksi ), seperti miring atau hanya tumbuh sebagian.

Gigi bungsu yang tumbuh secara tidak normal dapat menyebabkan berbagai masalah gigi. Jika bagian dari gigi bungsu muncul melalui gusi dan sebagian masih tertutup, gusi dapat merasakan sakit hingga bengkak. Jika tumbuhnya gigi bungsu menimbulkan masalah gigi dan mulut yang signifikan, maka akan lebih baik dicabut.

Pemasangan gigi palsu Perawatan gigi jenis perawatan gigi adalah dengan memberikan gigi palsu yang dapat menggantikan sebagian atau seluruh gigi asli. Gigi palsu perlu dilepas dan dibersihkan setiap hari dan direkomendasikan untuk tidak menggunakannya saat tidur. Gigi palsu dapat membantu Anda makan dengan nyaman dan berbicara dengan jelas.

perawatan gigi

Kelebihan lainnya adalah mampu meningkatkan kepercayaan diri dari tertutupnya gigi yang hilang. Gigi palsu dapat dipasang setelah cabut gigi atau beberapa bulan setelahnya. Pemasangan gigi palsu beberapa bulan setelah cabut gigi dinilai lebih baik karena memberikan waktu bagi tulang rahang untuk sembuh terlebih dahulu sehingga gigi palsu bisa lebih pas dan tidak longgar di kemudian hari.

perawatan gigi

Implan gigi Implan gigi digunakan untuk menopang satu atau lebih gigi palsu. Implan yang digunakan biasanya adalah sekrup titanium yang dapat mengganti akar gigi saat rusak. Implan adalah perawatan yang aman. Anda perlu merawatnya seperti merawat gigi asli sehingga bisa bertahan dengan baik dalam waktu lama.

Implan yang tidak dirawat dengan baik akan menyebabkan infeksi gusi, pendarahan, nyeri, dan ketidaknyamanan lainnya pada gigi dan mulut. Perawatan untuk mempercantik kondisi gigi Crown gigi Crown gigi atau dikenal juga sebagai mahkota berfungsi untuk menutup seluruh gigi yang dapat terbuat dari porselen, porselen dan logam, atau hanya logam saja.

Perawatan gigi ini tepat dilakukan untuk memperbaiki gigi yang patah, busuk atau telah melemah karena kerusakan gigi. Crown gigi juga dapat dipilih sebagai prosedur medis untuk membuat gigi terlihat lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Veneer Veneer merupakan lapisan porselen tipis yang dibuat pas dengan permukaan depan gigi. Tujuan dari veneer adalah untuk memperbaiki warna, bentuk, dan posisi gigi. Anda dapat memilih warna porselen yang tepat yang dapat memberikan perubahan warna demi mencerahkan gigi Anda.

Veneer menutupi seluruh bagian depan gigi untuk menggantikan bagian perawatan gigi patah. Prosedur pemasangan veneer juga dapat digunakan untuk menutup celah kecil pada gigi. Bridge Dental bridge berfungsi untuk menutup dan menyangga celah atau renggang pada ruang gigi. Celah yang ada dapat menyebabkan sisa makanan masuk dan meninggalkan bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi. Prosedur pemasangan dental bridge ini digunakan saat jumlah gigi yang harus diganti hanya sedikit atau saat gigi yang hilang hanya ada satu di sisi mulut.

Pemutihan gigi Prosedur perawatan gigi satu ini bertujuan untuk membuat gigi Anda menjadi lebih putih cemerlang. Pemutihan gigi dengan cara standar bisa dilakukan dengan beberapa kali kunjungan ke dokter gigi. Disamping itu, Anda juga perlu memakai pelindung mulut yang mengandung gel pemutih selama di rumah. Perawatan ortodontik Perawatan gigi satu ini merupakan salah satu cara untuk meluruskan gigi dengan menggerakannya. Biasanya dijalankan untuk memperbaiki penampilan gigi.

Selain untuk penampilan, perawatan ortodontik dengan menggunakan behel dapat membantu dalam menjaga kesehatan gigi, gusi, dan persendian rahang.

Pertemuan antara rahang atas dan bawah yang tidak seimbang dapat menyebabkan gigi terlihat tidak sedap dipandang dan seringkali menyebabkan gigitan yang salah.

Oleh karena itu, perawatan ortodontik dapat memperbaiki kedua masalah tersebut. Perawatan gigi treatment. (2020). Retrieved 28 August 2020, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/dental-treatment  Dental treatments.

(2018). Retrieved 28 August 2020, from https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/dental-treatments/ Â Treatments and procedures. (2019). Retrieved 28 August 2020, from https://www.dentalhealth.org/pages/category/treatments-and-procedures?Take=17&Take=17 Â Perawatan gigi harus dilakukan dengan hati-hati.

Pasalnya, perawatan yang salah justru dapat merusak lapisan gigi dan mengakibatkan gigi mudah berlubang. Apakah perawatan gigi yang Anda lakukan sudah tepat? Kebersihan mulut yang buruk dapat menyebabkan berbagai masalah gigi dan gusi, seperti gigi berlubang atau gusi berdarah. Untuk mencegah berbagai masalah gigi dan gusi, Anda perlu menerapkan kebiasaan perawatan gigi yang tepat, mulai dari menyikat gigi hingga melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter gigi.

Tips Perawatan Gigi yang Tepat Untuk memahami lebih lanjut, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan gigi: 1. Menggosok gigi Anda disarankan untuk menggosok gigi secara teratur, yaitu dua kali sehari selama dua menit dengan cara yang tepat. Kebiasaan perawatan gigi ini dapat dimulai setiap pagi setelah sarapan. Namun, Anda sebaiknya menunggu sekitar 30–60 menit sebelum menggosok gigi, terutama jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang tergolong asam, seperti roti panggang, jeruk, atau kopi.

Hal ini untuk mencegah enamel (lapisan pelindung gigi) yang terkikis akibat makanan atau minuman yang bersifat asam tidak ikut terangkat saat Anda menggosok gigi. Anda juga dianjurkan untuk menggosok gigi pada malam hari sebelum tidur. Perawatan gigi ini baik untuk menghilangkan kuman dan plak dari sisa makanan atau minuman yang menumpuk sepanjang hari. Anda juga disarankan menggunakan benang gigi setidaknya satu kali sehari.

2. Memilih pasta gigi mengandung fluoride Pastikan pasta gigi yang Anda pilih mengandung flouride di dalamnya. Perawatan gigi dengan pasta gigi mengandung flouride dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Selain itu, flouride dapat memperkuat enamel yang membuat gigi lebih tahan terhadap asam dari plak yang menyebabkan kerusakan gigi. 3. Menggunakan obat kumur Penggunaan obat kumur atau cairan pembersih perawatan gigi dapat membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau dengan sikat gigi maupun benang gigi.

Tak hanya itu, berkumur menggunakan obat kumur antiseptik setidaknya satu kali dalam sehari dapat mencegah pembentukan plak dan penyakit gusi.

perawatan gigi

4. Membatasi konsumsi makanan atau minuman manis Beberapa langkah perawatan gigi di atas perlu diimbangi dengan membatasi konsumsi makanan atau minuman manis. Hal ini karena makanan atau minuman manis dapat meningkatkan produksi asam yang merusak lapisan enamel gigi. Tak hanya itu, kebiasaan tidak menyikat gigi setelah makan atau minum manis dapat membuat sisa-sisa makanan atau minuman menempel lebih lama di gigi.

Kebiasaan inilah yang dapat mempercepat kerusakan gigi. Selain membatasi makanan dan minuman manis, Anda sebaiknya memperbanyak konsumsi buah dan sayuran serta air putih agar kesehatan gigi tidak terganggu.

5. Memeriksakan gigi secara rutin ke dokter Perawatan gigi yang Anda lakukan di atas sangat penting untuk kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.

Namun, Anda masih perlu melakukan pemeriksaan gigi rutin ke dokter gigi minimal setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi bertujuan untuk menghilangkan plak yang mungkin terlewat saat menyikat gigi atau ketika menggunakan benang gigi. Dokter gigi juga mungkin akan melakukan scalling untuk menghilangkan karang gigi yang tidak dapat dijangkau selama perawatan gigi rutin setiap hari.

Melakukan perawatan gigi tidak harus menunggu gigi mengalami kerusakan terlebih dulu. Mulailah menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan rutin menerapkan perawatan gigi di atas.

Perawatan gigi Anda sudah menerapkan kebiasaan baik dalam menjaga kesehatan gigi, tetapi Anda mengalami keluhan, seperti luka atau bisul di mulut yang tidak sembuh, gusi berdarah, atau gigi terlalu sensitif terhadap suhu panas atau dingin, perawatan gigi gigi berlubang, segera periksakan ke dokter gigi. Dokter gigi akan melakukan rangkaian pemeriksaan dan menentukan pengobatan yang tepat sesuai keluhan yang Anda alami. Dokter juga akan memberikan saran mengenai perawatan gigi yang tepat.
• Kartu Kredit • Semua • Welcome Bonus • Dining • Cashback • Reward • Travel • No Fee • Premium • Gasoline • First Card • Pinjaman • Kredit Tanpa Agunan • Kredit Multiguna • Kredit Mobil Baru • Kredit Mobil Bekas • Kredit Motor • Kredit Pemilikan Rumah • Asuransi • Asuransi Mobil • Asuransi Kesehatan & Telemedicine • Asuransi Perjalanan • Bantuan Darurat Jalan Baru • Top-up & Tagihan Baru • Pulsa • Listrik PLN • Paket Data • Perawatan gigi Game • BPJS Baru • PDAM • Telkom • Pascabayar • Data Roaming Internasional • Internet & TV Kabel Baru • Angsuran Kredit Baru • Zakat Baru • Reksa Dana Baru • Simpanan • Tabungan • Tabungan Berjangka • Tabungan Syariah • Deposito • Deposito Syariah • E-Money • Semua • Kartu • Aplikasi • Artikel • Promo • Lainnya • Daftar Pusat Service • Daftar Bengkel Asuransi • Lembaga Keuangan • Daftar Istilah • Ruang Edukasi • Blog • Masuk - Daftar • Kartu Kredit • Semua • Welcome Bonus • Dining perawatan gigi Cashback • Reward • Travel • No Fee • Premium • Gasoline • First Card • Pinjaman • Kredit Tanpa Agunan • Kredit Multiguna • Kredit Mobil Baru • Kredit Mobil Bekas • Kredit Motor • Kredit Pemilikan Rumah • Asuransi • Asuransi Mobil • Asuransi Perawatan gigi & Telemedicine • Asuransi Perjalanan • Bantuan Darurat Jalan Baru • Top-up & Tagihan Baru perawatan gigi Pulsa • Listrik PLN • Paket Data • Voucher Game • BPJS Baru • PDAM • Telkom • Pascabayar • Data Roaming Internasional • Internet & TV Kabel Baru • Angsuran Kredit Baru • Zakat Baru • Masuk Daftar Menjaga kesehatan mulut dan gigi adalah hal yang amat penting untuk dilakukan.

Alasannya sederhana, area mulut dan gigi merupakan ‘pintu masuk’ makanan sebagai sumber asupan yang dibutuhkan oleh tubuh. Kalau bagian tubuh tersebut sampai terkena penyakit dan masalah kesehatan, penderitanya bakal kesulitan untuk makan dan minum sehingga tubuh tak maksimal mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Selain itu, mulut dan gigi juga bisa menjadi sarang bakteri saat tak terjaga kebersihan dan kesehatannya.

Jika sudah begitu, kamu bakal lebih terekspos ke berbagai masalah kesehatan lainnya yang tak kalah berbahayanya. Di lain sisi, kebanyakan orang mungkin beranggapan bahwa dengan rutin menggosok gigi setiap hari sudah cukup untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Padahal, ada sejumlah prosedur medis yang perlu dijalani secara rutin agar kondisi bagian tubuh tersebut senantiasa terjaga. Lalu, perawatan gigi apa saja yang perlu rutin dilakukan perawatan gigi kondisinya tidak terganggu? Juga, prosedur medis apa saja yang perlu dilakukan saat terlanjur terjadi masalah pada gigi dan juga mulut? Berikut penjelasan lengkapnya. Baca Juga: Gigi Berlubang Bisa Menimbulkan 4 Penyakit ini!

Begini Cara Mengatasinya 12 Jenis Perawatan Gigi 12 Jenis Perawatan Gigi • Pembersihan atau Scaling Pembersihan atau scaling adalah prosedur medis yang umumnya dilakukan oleh dokter gigi agar tumpukan kotoran pada gigi bisa dihilangkan.

Kotoran pada gigi bisa berupa makanan, karang gigi, dan plak lunak. Untuk karang gigi dan plak, pembersihannya biasanya menggunakan alat bernama ultrasonic scaler agar hasilnya lebih baik dan tak menyebabkan penyakit gusi. Jika dibiarkan, tempelan plak pada gigi akan mengeras dan berubah warna menjadi kuning, coklat, hingga kehitaman.

Plak yang terlanjur mengeras tersebut bisa membuat gigi tampak kusam serta tak terawat. Selesai melakukan scaling, dokter biasanya akan membersihkan serta memoles gigi menggunakan sikat yang bekerja secara memutar dan telah diberi pasta gigi. Prosedur medis tersebut mampu membantu pengobatan serta pencegahan penyakit gusi. • Sealant pada Celah Gigi Aman dilakukan perawatan gigi tak akan menimbulkan rasa sakit, sealant dilakukan dengan tujuan melindungi gigi terhadap kerusakan yang bisa bertambah parah.

Sealant adalah lapisan plastik pelindung yang dipasang di permukaan gigitan pada gigi belakang, gigi premolar, dan gigi geraham. Pengaplikasian sealant mampu mencegah bakteri atau sisa makanan masuk melalui celah pada gigi agar tak menyebabkan masalah kesehatan.

Prosedur medis pada gigi ini biasanya dianjurkan pada anak-anak agar risiko kerusakan gigi secara permanen dapat dihindari. • Tambal Gigi Saat kerusakan gigi mengakibatkan lubang, perawatannya bisa dilakukan dengan cara tambal gigi. Hal ini penting untuk dilakukan agar kerusakannya tidak semakin perawatan gigi dan meluas, hingga akhirnya mengganggu bagian saraf gigi.

Jika hal tersebut sampai terjadi, penderitanya akan merasakan nyeri yang intens. Tambal gigi dilakukan dengan cara membersihkan bagian lubang pada gigi terlebih dahulu, mengeringkannya, lalu menutupnya menggunakan bahan filling.

Umumnya, dokter gigi akan memberikan rekomendasi bahan filling pada pasien perawatan gigi ingin melakukan tambal gigi sesuai dengan bentuk, ukuran, dan lokasi lubangnya. Tambal gigi juga menjadi prosedur medis yang umum dilakukan saat terjadi gigi patah, abfraksi dan atrisi gigi, juga pasien perawatan gigi menjalani perawatan pada saluran akar giginya. • Endodontik Endodontik atau perawatan pada saluran akar gigi dilakukan untuk mengganti bagian pulpa gigi yang mengalami kerusakan atau infeksi dari tambalan gigi.

Saraf gigi atau pulpa merupakan jaringan sensitif dengan tugas menyediakan nutrisi, oksigen, dan perasa di bagian gigi. Cedera atau pembusukan yang parah pada bagian tersebut bisa memicu kerusakan secara permanen.

Di sejumlah kasus juga menunjukkan bagian saraf gigi telah mati sehingga pengobatan terhadap masalah gigi ini tidak boleh dianggap remeh.

perawatan gigi

• Cabut Gigi Cabut gigi atau odontektomi adalah prosedur bedah yang dilakukan untuk perawatan gigi gigi yang sudah mengalami pembusukan atau kerusakan parah. Odontektomi juga umumnya dilakukan terhadap pertumbuhan gigi bungsu yang tidak normal atau impaksi, sebagai contoh miring ataupun tumbuh sebagian saja. Dalam kondisi tersebut, gigi bungsu mampu mengakibatkan beragam masalah gigi, seperti, rasa nyeri pada gusi hingga pembengkakan, sehingga pencabutan lebih baik dilakukan.

• Perawatan Gigi Palsu Perawatan gigi palsu adalah prosedur yang dilakukan untuk mengganti sebagian ataupun seluruh gigi asli yang telah tumbang. Gigi palsu harus dilepas dan dibersihkan secara rutin serta tak dianjurkan untuk digunakan saat tidur. Melalui pemasangan gigi palsu, kamu bisa lebih nyaman untuk berbicara, mengunyah makanan, dan membantu tingkatkan kepercayaan diri. Agar lebih aman dan pas dengan kondisi di dalam mulut, prosedur pemasangan gigi palsu ini dianjurkan untuk dilakukan beberapa bulan pasca pencabutan gigi.

Alasannya agar tulang rahang memiliki waktu untuk sembuh sehingga pemasangan gigi palsu bisa dilakukan dengan lebih mudah, tidak longgar, dan sesuai dengan bagian dalam mulut. • Implan Gigi Selanjutnya adalah implan gigi yang dilakukan untuk menopang gigi palsu. Proses implan gigi ini umumnya menggunakan sekrup titanium sebagai pengganti dari akar gigi yang telah rusak. Selayaknya gigi asli, orang dengan implan gigi perlu merawatnya secara rutin agar kondisinya tetap baik dan bertahan lama, serta tak menyebabkan pendarahan, infeksi pada gusi, nyeri, hingga perawatan gigi tidak nyaman pada mulut dan gigi.

• Crown Gigi Crown atau mahkota gigi adalah prosedur medis pada gigi yang berguna untuk perawatan gigi seluruh bagian gigi yang terbuat dari bahan logam, porselen, atau kombinasi keduanya.

Perawatan gigi tersebut cocok dilakukan pada gigi yang mengalami patah, pembusukan, atau lemah akibat kerusakan. Crown gigi umumnya juga dilakukan guna mempercantik tampilan pada gigi dan meningkatkan rasa percaya diri.

• Veneer Veneer adalah lapisan porselen yang tipis sehingga pas dipasang perawatan gigi permukaan bagian depan gigi. Fungsi veneer adalah memperbaiki bentuk, posisi, dan juga warna gigi. Kamu bisa memilih sendiri warna porselen sesuai keinginan sehingga bisa memberikan perubahan pada gigi agar terlihat lebih cerah dan terawat. Perawatan gigi perawatan gigi ini juga mampu digunakan untuk menutupi bagian gigi yang memiliki celah kecil.

• Bridge Perawatan gigi selanjutnya adalah bridge atau dental bridge. Fungsinya adalah untuk menutupi serta menyangga kerenggangan atau celah ruang gigi yang mampu mengakibatkan sisa makanan masuk lalu meninggalkan bakteri penyebab penyakit dan kerusakan pada gigi.

Prosedur pemasangan bridge atau dental bridge ini dilakukan ketika jumlah gigi yang perlu diganti tidak terlalu banyak atau ketika gigi yang lepas hanya terdapat di satu sisi mulut saja. • Pemutihan Gigi Sesuai namanya, pemutihan gigi adalah perawatan medis yang bertujuan menjadikan gigi tampak lebih putih dan cemerlang. Prosedur pemutihan gigi umumnya dilakukan dengan cara berkunjung ke dokter gigi beberapa kali. Di sisi lain, seseorang yang memutihkan gigi dengan cara ini juga harus menggunakan pelindung mulut dengan kandungan gel pemutih saat di rumah.

• Perawatan Gigi Behel atau Ortodontik Perawatan gigi terakhir yang perlu dilakukan saat dibutuhkan adalah ortodontik atau biasa dikenal dengan pemasangan behel. Perawatan gigi behel dilakukan agar gigi menjadi lebih lurus dan tertata dengan cara menggerakkannya. Tidak hanya untuk meningkatkan penampilan, ortodontik juga bermanfaat untuk membantu gigi dan gusi tetap terjaga kesehatannya, Selain itu, kondisi persendian pada rahang juga turut menjadi lebih baik.

Saat bagian rahang bawah dan atas tidak seimbang, gigi akan terlihat kurang sedap dipandang serta mampu menyebabkan salah gigit. Karena alasan itu pulalah tak sedikit orang melakukan perawatan ortodontik ini. Baca Juga: Ini Pentingnya Miliki Asuransi Gigi, Bye-bye Biaya Perawatan Mahal!

Jangan Sepelekan dan Jaga Kesehatan Gigi dengan Perawatan yang Tepat Jaga Kesehatan Gigi Prosedur perawatan gigi yang tepat mampu menjadi solusi terbaik untuk mengobati berbagai masalah pada bagian tubuh tersebut, ataupun menjadikannya tampak lebih baik.

Yang terpenting, jangan sepelekan dan lakukan perawatan yang tepat pada dokter gigi dengan kualitas layanan yang terjamin agar kesehatan gigi terjaga dan tak menimbulkan masalah lain yang lebih berbahaya. Baca Juga: Jangan Tunggu Sakit, Ketahui Manfaat dan Cara Memilih Asuransi Gigi Terbaik Kategori • Asuransi • Asuransi Jiwa • Asuransi Kendaraan • Asuransi Kesehatan • Asuransi Perjalanan • Asuransi Umum • BPJS • Belanja • Berita • Bisnis • Deposito • Perawatan gigi Anda • Emas • Fintech • Gaya Hidup • Info Umum • Inspirasi • Investasi • Karir • Kartu Kredit • Keluarga • Kredit HP • Kredit Mobil • Kredit Motor • Kredit Multiguna • Kredit Pemilikan Rumah • Kredit Tanpa Agunan • Kuis • Liburan dan Kuliner • Otomotif • Pajak • Peluang Usaha • Pendidikan • Perbankan • Pernikahan • Pinjaman • Properti • Quotes Motivasi • Perawatan gigi • Reksadana • Review Handphone • Saham • Seputar Ramadan • Siaran Pers • Tabungan • Tips Bisnis • Tips Kesehatan • Tips Keuangan • Unit Link • Wawancara Khusus • Wirausaha Selengkapnya
Artikel ini disusun bersama Tu Anh Vu, DMD.

Dr. Tu Anh Vu adalah Dokter Gigi Bersertifikasi yang menjalankan praktik swasta Tu's Dental, di Brooklyn, New York. Dr. Vu membantu orang dewasa dan anak-anak dari berbagai usia mengatasi kecemasan karena fobia dokter gigi. Dr. Vu melakukan penelitian untuk menemukan obat untuk kanker Kaposi Sarcoma dan mempresentasikannya di Hinman Meeting, Memphis.

Dia meraih gelar sarjana di Bryn Mawr College dan DMD di University of Pennsylvania School of Dental Medicine. Ada 14 referensi yang dikutip dalam artikel ini dan perawatan gigi ditemukan di akhir halaman. Artikel ini telah dilihat 6.469 kali. Merawat gigi sangat penting untuk menghindari sakit gigi dan menjaga penampilan. Perawatan gigi tidak sulit, tetapi diperlukan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut, makan makanan sehat, dan mengatasi masalah yang ada dengan mengunjungi dokter gigi.

[1] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber [2] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6e\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-1-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-1-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6e\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-1-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-1-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Sikat gigi dua kali sehari.

Menyikat gigi merupakan langkah penting dan tidak boleh dilewatkan atau dilakukan dengan terburu-buru. Sikatlah gigi setidaknya dua menit. Waktu tersebut cukup untuk membersihkan semua gigi. [3] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Ganti sikat gigi yang sudah mulai rusak.

Setelah kira-kira tiga bulan, bulu sikat gigi akan menekuk dan tidak mampu membersihkan dengan baik. Bahkan, bulunya menjadi tajam dan akan melukai gusi sehingga mudah berdarah. Sikat gigi baru dapat membuat gigi Anda bersih dan berkilau. • Jika Anda menggunakan sikat gigi elektrik, kepalanya juga harus diganti setiap tiga bulan.

• Anak-anak harus mulai menyikat gigi begitu gigi susu tumbuh. Gigi susu juga rentan berlubang, dan perawatan gigi menyikat gigi sejak dini akan mengajarkan cara merawat gigi permanen kepada mereka. [4] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber • Anda juga dapat membawa sikat gigi ke kantor atau sekolah, dan menyikat gigi setelah makan siang.

Ini mencegah sisa-sisa makanan menempel di gigi dan menghindari bau mulut. Akan perawatan gigi, jangan menyikat gigi tepat setelah makan. Tunggulah setengah jam. Makanan di dalam mulut memproduksi asam yang melunakkan email sehingga enamel mudah aus ketika disikat. [5] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/07\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-2-Version-3.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-2-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/07\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-2-Version-3.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-2-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan pasta gigi yang mengandung fluorida.

Fluorida penting karena dapat menambah kekuatan enamel di gigi. Flurodia membantu melindungi gigi dari kerusakan. Carilah merek pasta gigi yang mengandung fluorida 1.350–1.500 perawatan gigi. Anak-anak boleh menggunakannya, tetapi harus diawasi orang dewasa agar tidak tertelan.

Anak perawatan gigi dua sampai enam tahun hanya perlu menggunakan pasta gigi sebesar kacang setiap kali menyikat gigi. [6] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber • Pasta gigi anak tidak selalu mengandung fluorida yang cukup agar efektif mencegah kerusakan gigi.

perawatan gigi

Untuk mencegah kerusakan, paling tidak pasta gigi harus mengandung fluorida 1.000 ppm. • Letakkan sedikit pasta gigi di sikat gigi, kemudian sikatlah semua permukaan gigi.

Ludahkan setelahnya, jangan ditelan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/d8\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-3-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-3-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/d8\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-3-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-3-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan benang gigi setiap hari.

Penggunaan benang gigi dapat membersihkan sisa-sisa makanan, plak, dan bakteri yang menumpuk di sela gigi. Pertama kali menggunakannya, mungkin gusi akan berdarah sedikit, tetapi akan berhenti setelah beberapa hari.

[7] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Sebaiknya gunakan benang sebelum menyikat gigi. Benang akan membersihkan sisi gigi sehingga fluorida lebih mudah menyerap dan memperkuat enamel. • Gunakan benang gigi sepanjang 50 cm. Lilitkan di satu jari pada kedua tangan, dan kemudian gesekkan di sela gigi. Lengkungkan benang di salah satu gigi perawatan gigi gerakkan naik turun. Jangan menekan terlalu keras ketika mendekati gusi. Meskipun tidak sakit, gusi mungkin berdarah sedikit, dan itu normal.

Ini juga mengurangi inflamasi ringan di dalam papila • Ada orang yang canggung menggunakan benang gigi. Jika Anda pun demikian, cobalah menggunakan pembersih interdental. Pembersih ini merupakan sikat, stik, atau cukit kecil yang dapat Anda selipkan ke sela gigi tanpa harus berurusan dengan benang panjang. [8] X Sumber Tepercaya American Dental Association Kunjungi sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/aa\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-4-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-4-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/aa\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-4-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-4-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan obat kumur.

Obat kumur dapat membunuh bakteri dan mengontrol bau mulut. Anda dapat membeli obat kumur komersial atau membuat larutan garam di rumah. Berkumurlah setidaknya dua menit. [9] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber [10] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Larutkan setengah sendok teh garam meja ke dalam segelas air.

Perawatan gigi akan lebih cepat larut jika Anda menggunakan air hangat dan mengaduknya dengan cepat. • Cek bahan obat kumur komersial. Beberapa obat kumur komersial mengandung bahan antibakteri atau fluorida. Rasanya mungkin kuat. Jadi, pilihlah yang bisa Anda toleransi. • Walaupun menggunakan obat kumur, Anda tetap harus menyikat gigi. • Anda juga dapat memasukkan obat kumur ke dalam water pick dan menggunakannya untuk membersihkan sela-sela gigi secara menyeluruh.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/88\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-5-Version-3.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-5-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/88\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-5-Version-3.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-5-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Bersihkan lidah.

Anda dapat melakukannya dengan penyikat khusus lidah. Ada banyak sikat gigi yang bagian belakangnya juga berfungsi sebagai penyikat lidah. Jika perlu, Anda juga dapat menyikat lidah dengan bulu sikat gigi. Langkah pembersihan ini dapat mengangkat sisa makanan dan bakteri yang ada di permukaan lidah. [11] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Sikat lidah dengan pelan dari belakang ke depan, hati-hati jangan sampai muntah.

• Perawatan gigi mulut setelah selesai. Jangan menelan bakteri yang sudah terlepas dari lidah. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6b\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-6-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-6-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6b\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-6-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-6-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Jangan merokok.

Merokok dapat perawatan gigi risiko kanker mulut, penyakit gusi, dan menyebabkan bau mulut serta noda di gigi. Merokok juga mengurangi aliran ludah sehingga bakteri dapat tumbuh subur di dalam mulut. Jika Perawatan gigi perokok, berhentilah demi perawatan gigi gigi dan mulut. Apabila membutuhkan bantuan, ada banyak sumber daya yang mendukung upaya berhenti merokok, seperti: [12] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber [13] X Sumber Tepercaya American Cancer Society Kunjungi sumber • Layanan telepon, konseling, dan kelompok dukungan • Bantuan medis seperti obat, terapi penggantian nikotin, dan perawatan gigi inap {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/a1\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-7-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-7-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/a1\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-7-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-7-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Batasi konsumsi gula.

Gula menghasilkan asam karena dipecah oleh saliva dan bakteri di dalam mulut. Asam tersebut menghancurkan enamel gigi. Anda dapat mengurangi kerusakan ini dengan mengurangi gula. Makanan yang perlu dihindari antara lain: [14] X Teliti sumber [15] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber • Makanan pencuci mulut seperti permen, kue, es krim, keik, cokelat, atau kue lain yang manis dan lengket • Serealia sarapan yang mengandung gula • Soda, teh, dan kopi manis {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/0f\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-8-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-8-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/0f\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-8-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-8-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kurangi konsumsi alkohol.

Alkohol meningkatkan kerentanan gigi terhadap kerusakan karena mampu merusak enamel. Jika Anda terbiasa minum, batasi jumlahnya. Batas harian yang dianjurkan adalah: [16] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber [17] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Satu saji per hari untuk wanita dan satu sampai dua saji untuk pria.

• Satu saji minuman beralkohol sama dengan satu bir, segelas anggur, atau satu angkat minuman keras. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/09\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-9-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-9-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/09\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-9-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-9-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Makanlah camilan yang membersihkan gigi.

Sayur serta buah segar dan renyah merupakan cara sehat untuk mengenyangkan perut. Memang tidak dapat menggantikan sikat gigi, tetapi bisa membersihkan gigi dan memijat gusi saat dimakan.

Makanan yang perlu Anda coba adalah: • Apel • Brokoli • Wortel • Seledri • Paprika • Selada • Mentimun {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/9\/92\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-10-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-10-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/9\/92\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-10-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-10-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kurangi konsumsi makanan lengket.

Makanan lengket meninggalkan residu gula yang menempel di gigi, sulit dibersihkan dari sela gigi, dan membuat gigi mudah rusak. Jadi, batasi konsumsi makanan berikut: [18] X Teliti sumber • Kismis, plum kering, mangga kering, nanas kering, dan buah-buahan kering lainnya, terutama jika dilapisi gula. • Taffy, gummy bears, dan gooey candy bar • Granola bar {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/37\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-11-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-11-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/37\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-11-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-11-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Bersihkan gigi dengan permen karet bebas gula.

Mengunyah permen karet dapat memproduksi saliva. Saliva akan memecah dan mengangkat sisa makanan yang tertinggal di gigi. [19] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber [20] X Teliti sumber • Permen karet bebas gula dapat dibeli di toko makanan, toko swalayan, atau apotek. • Jika tidak ada permen karet bebas gula, jangan mengunyah permen karet manis. Permen karet manis justru akan melapisi gigi dengan gula dan meningkatkan risiko gigi berlubang.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/d2\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-12-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-12-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/d2\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-12-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-12-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Perhatikan tanda-tanda masalah pada gigi.

Banyak masalah gigi yang dimulai dari ketidaknyamanan kecil dan kemudian berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan sulit ditangani. Jadwalkan janji dengan dokter gigi jika ada: [21] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Rasa sakit atau bengkak di rahang • Gigi permanen yang copot • Gusi yang luka, berdarah, atau bengkak ketika Anda menyikat gigi atau menggunakan benang gigi • Gusi yang tertarik dari gigi • Gigi yang sensitif terhadap makanan panas atau dingin • Bau mulut yang tak bisa hilang • Rasa nyeri atau tidak nyaman ketika menggigit {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/e0\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-13-Version-2.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-13-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/e0\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-13-Version-2.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-13-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minta dokter gigi membersihkan gigi Anda.

Buatlah janji dokter untuk mengecek dan membersihkan gigi setiap enam bulan. Bawa anak Anda ke dokter gigi begitu gigi susunya tumbuh. Dokter gigi akan: [22] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber • Menunjukkan cara terbaik membersihkan gigi dengan sikat dan benang • Membersihkan gigi dari plak keras yang menempel di area yang sulit dijangkau • Memeriksa apakah ada penyakit gusi • Mencari lubang gigi {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f7\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-14.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-14.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f7\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-14.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-14.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tanyakan kepada dokter gigi tentang pernis fluorida dan fissure sealant.

Perawatan ini dapat melindungi gigi dalam jangka panjang. Anak-anak dan orang dewasa sama-sama dapat menggunakannya. [23] X Sumber Tepercaya National Health Service (UK) Kunjungi sumber • Pernis fluorida perawatan gigi diberikan setiap setengah tahun.

Pada perawatan ini, fluorida ditempelkan di gigi untuk memperkuat enamel. • Fissure sealant diberikan sekali tiap sepuluh tahun. Ini merupakan tambalan yang menciptakan permukaan halus dan licin untuk melindungi celah gigi dari bakteri dan makanan yang bisa terperangkap di dalamnya.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b6\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-15.jpg\/v4-460px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-15.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b6\/Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-15.jpg\/v4-728px-Take-Good-Care-of-Your-Teeth-Step-15.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Carilah perawatan gigi yang terjangkau bagi Anda.

Banyak orang yang harus membayar perawatan gigi dari kantong sendiri. Perawatan gigi cara untuk menemukan opsi yang lebih terjangkau: [24] X Teliti sumber • Menghubungi dinas kesehatan setempat atau puskesmas.

Jika kondisi gigi Anda tidak bisa ditangani oleh dokter gigi umum di puskesmas, Anda akan diarahkan ke klinik yang sesuai dengan anggaran. • Cari informasi di kampus kedokteran gigi di kota Anda apakah ada perawatan murah atau gratis sebagai cara menarik pasien untuk memberi pengalaman kepada mahasiswa.

perawatan gigi

Anda tidak perlu khawatir karena pemeriksaan ini selalu diawasi oleh dokter gigi. Artikel ini disusun bersama Tu Anh Vu, DMD. Dr. Tu Anh Vu adalah Dokter Gigi Bersertifikasi yang menjalankan praktik swasta Tu's Dental, di Brooklyn, New York. Dr. Vu membantu orang dewasa dan anak-anak dari berbagai usia mengatasi kecemasan karena fobia dokter gigi.

Dr. Vu melakukan penelitian untuk menemukan obat untuk kanker Kaposi Sarcoma dan mempresentasikannya di Hinman Meeting, Memphis. Dia meraih gelar sarjana di Bryn Mawr College dan DMD di University of Pennsylvania School of Dental Medicine. Artikel ini telah dilihat 6.469 kali.Kebersihan mulut yang baik diperlukan untuk menjaga kesehatan gigi dan perawatan gigi. Tanpa perawatan gigi yang tepat, timbulnya masalah pada gigi maupun gusi dapat menyebabkan rasa sakit sehingga akan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Perawatan gigi merupakan ‘gerbang kesehatan’.

perawatan gigi

Jadi, dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, otomatis Anda dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sampai saat ini, masih banyak saja yang menganggap bahwa perawatan gigi hanya sebatas menyikat gigi. Padahal tak hanya itu. Ada macam-macam perawatan gigi yang tak boleh Anda lewatkan, seperti: Â Menyikat gigi secara teratur merupakan cara merawat gigi yang paling sederhana. Kebiasaan ini dapat membantu Anda mendapatkan gigi yang bersih dan sehat. Ini berguna untuk menghilangkan plak dan bakteri perawatan gigi menempel di permukaan gigi.

Namun, menyikat gigi hanya efektif jika dilakukan dengan teknik yang benar dan tepat. Lakukanlah kegiatan ini dua kali sehari selama dua menit pada pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur. 2. Menggunakan Pasta Gigi Berfluoride Perawatan gigi boleh saja Anda jalani. Namun, ingatlah bahwa perawatan gigi yang baik juga termasuk memilih produk pasta gigi yang tepat.

Gunakanlah pasta gigi yang mengandung fluoride di dalamnya. Kandungan ini berfungsi untuk memperkuat perawatan gigi serta membantu mencegah terbentuknya lubang pada gigi.

Artikel Lainnya: Perawatan Mulut yang Bisa Ditangani oleh Dokter Gigi Umum 3. Flossing atau Membersihkan Sela-Sela Gigi Bila Anda sudah rajin sikat gigi, rasanya kurang lengkap kalau Anda tidak rajin flossing. Membersihkan sela gigi atau yang dikenal dengan flossing dapat menghilangkan plak dan bakteri dari sela-sela gigi, yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi. Flossing juga dapat membantu mencegah bau mulut dengan menghilangkan kotoran dan makanan yang terperangkap di antara gigi.

Selain menyikat gigi, lidah juga perlu dibersihkan secara rutin. Sebab, permukaan lidah bagian belakang merupakan area yang sangat lembap sehingga bakteri banyak bersarang di bagian tersebut. Sisa makanan perawatan gigi sering menumpuk pada lidah.

perawatan gigi

Maka dari itu, membersihkan permukaan lidah termasuk perawatan gigi dan mulut yang tidak boleh dilewatkan. Bersihkan lidah setelah menyikat gigi dengan sikat khusus lidah. Lakukanlah secara perlahan dari bagian belakang ke arah depan. Bila Anda gampang muntah, sebaiknya tahan napas kurang lebih 10-15 detik sambil menyikat permukaan lidah.

5. Menggunakan Obat Kumur Berkumur dengan obat kumur memang tidak dapat menggantikan aktivitas menyikat gigi dan flossing. Namun, berkumur dengan obat kumur yang mengandung klorheksidin dapat membantu mengendalikan plak dan radang gusi.

Selain itu, obat kumur juga dapat membantu mengatasi bau mulut. Jadi, perawatan gigi dan mulut yang satu ini tak boleh sampai Anda lewatkan. Artikel Lainnya: Perawatan Gigi yang Perlu Dilakukan Perawatan gigi Hamil Sesuai Usia Kehamilan 6. Ganti Sikat Gigi Secara Berkala American Dental Association (ADA) merekomendasikan untuk menggunakan sikat gigi yang perawatan gigi bulu lembut.

Mengganti sikat gigi setiap 3 bulan atau ketika bulu sikat gigi sudah rusak juga dianjurkan. Bulu sikat yang sudah mekar dan rusak tidak efektif untuk membersihkan gigi serta dapat perawatan gigi lapisan pelindung gigi serta gusi.

Selain itu, jika baru sembuh dari sakit flu atau batuk, Anda disarankan untuk mengganti sikat gigi supaya tidak tertular penyakit dari sikat gigi Anda sendiri. Selalu bilas sikat gigi Anda dengan air setelah menyikat gigi. Simpan sikat gigi dalam posisi tegak dan biarkan mengering hingga digunakan kembali. Selain itu, usahakan untuk memisahkannya dari sikat gigi lain dalam wadah yang sama untuk mencegah kontaminasi silang.

Hindari menutup sikat gigi dengan waktu yang lama atau menyimpannya dalam wadah tertutup. Hal ini justru dapat menimbulkan pertumbuhan bakteri dan jamur. 8. Batasi Makanan dan Minuman Manis Cara ini tak kalah penting untuk merawat gigi tetap sehat.

Batasilah makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula. Sebab, konsumsi makanan dan minuman ini dapat menyebabkan gigi berlubang.

perawatan gigi

Perawatan gigi berlubang terjadi ketika bakteri penyebab pembusukan bersentuhan dengan gula dan pati dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Bakteri tersebut menghasilkan asam yang menyerang lapisan permukaan gigi.

Tak hanya itu, kondisi tersebut dapat diperparah ketika pembersihan gigi tidak dilakukan secara tepat dan teratur. Artikel Lainnya: Perawatan Gigi yang Bisa Anda Lakukan Sendiri di Rumah 9. Perbanyak Air Putih dan Konsumsi Makanan Sehat Minum air putih setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang manis dapat membantu membersihkan sisa-sisa gula yang menempel. Selain itu, perbanyak pula konsumsi makanan bergizi dan seimbang serta buah yang mengandung banyak air.

Buah yang memiliki cukup banyak kandungan air bagus untuk perawatan gigi gigi. Dengan mengonsumsinya, produksi air liur akan semakin meningkat sehingga mampu menetralkan asam di rongga mulut.

Hal ini juga dapat berguna untuk mencegah gigi berlubang. Perawatan gigi yang tidak boleh dilewatkan berikutnya adalah kontrol rutin ke dokter gigi. Kunjungan sebaiknya dilakukan setiap enam bulan sekali. Ini merupakan langkah penting untuk membantu mencegah kerusakan gigi dan radang gusi.

perawatan gigi

Dokter gigi akan memeriksa tanda-tanda visual dari gigi berlubang, penyakit gusi, kanker mulut, dan masalah kesehatan mulut lainnya. Rontgen gigi juga kerap kali dilakukan untuk memeriksa gigi berlubang. 11. Membersihkan Karang Gigi Perawatan gigi yang satu ini bermanfaat untuk menghilangkan karang gigi. Karang gigi sendiri berasal dari penumpukan plak yang dibiarkan tanpa perawatan sampai mengeras. Pembersihan karang gigi ini menggunakan alat yang disebut ultrasonic scaler yang akan menghasilkan getaran.

Getaran tersebut mampu menghancurkan karang gigi di sela-sela hingga bagian terdalam gusi atau pada garis gusi yang sulit terjangkau dengan sikat gigi. 12. Lakukan Perawatan Pit dan Perawatan gigi Sealant Pit dan fissure sealant adalah jenis perawatan gigi dengan melapisi permukaan gigi bagian dalam yang masih dalam kondisi sehat.

Perawatan ini merupakan cara yang aman dan berguna untuk melindungi gigi Anda dari kerusakan. Baca Juga • Mengenal Dokter Gigi Spesialis Ortodonti dan Perannya • Plus dan Minus Memakai Implan Gigi • Ini Kriteria Gigi yang Boleh dan Tidak Boleh Di-veneer Itulah daftar perawatan gigi yang tak boleh Anda lewatkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan merawat gigi secara teratur, sejumlah masalah gigi dapat terhindarkan sehingga membuat perawatan gigi bersih dan sehat.

Punya pertanyaan seputar cara merawat gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut? Gunakan layanan Live Chat di aplikasi Klikdokter untuk konsultasi kepada dokter gigi.

[WA]

Cek! Biaya Rawat Gigi Sebelum Ke Dokter Gigi, Super Lengkap!




2022 www.videocon.com