Salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

. • News • Nasional • Internasional • Megapolitan • Finance • Keuangan • Makro • Bisnis • Sport • Soccer • All Sport • Lifestyle • Music • Film • Health • Seleb • Muslim • Travel • Otomotif • Techno • Multimedia • Video • Photo • Infografis • Indeks • Daerah • Aceh • Sumut • Sumsel • Jabar • Jateng • Yogya • Jatim • Bali • Kalbar • Sulsel • Babel • Lampung • Maluku • Papua • Sumbar • NTB • Sulut • Kalteng • Kalsel • Kaltim • Regional • • BACA JUGA: Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia Beserta Daerahnya Lengkap, Ada Apa Saja?

Mengapa Indonesia Disebut Sebagai Negara Agraris? Melansir buku 'Wahana Ilmu Pengetahuan Sosial' terbitan Quadra, Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis. Negara dengan iklim tersebut memiliki sinar matahari yang cukup dan curah hujan yang tinggi sehingga tanah di Indonesia sangat subur. BACA JUGA: Mengapa Benua Australia Memiliki Banyak Keunikan Flora dan Fauna? Ini Jawabannya Keuntungan Indonesia sebagai Negara Agraris Mengapa Indonesia disebut sebagai negara agraris karena memiliki tanah yang subur dan banyak masyarakatnya bekerja sebagai petani.

Dari situ, keuntungannya adalah Indonesia mampu memproduksi, mendistribusi dan mengonsumsi pangan secara sendiri. Selain itu, sebagai wilayah agraris masyarakat Indonesia mampu mencari mata pencaharian sendiri, misalnya sebagai petani. Sebab, ada banyak jenis tanaman yang bisa dibudidayakan di Indonesia.

• Home • Tentang Kami • Pengertian • artikel ekonomi • Artikel Biologi • Pendidikan kewarganegaraan ( PKN ) • Artikel Agama • sejarah • Bahasa Indonesia • Artikel Sosiologi • Artikel Seni • Kontak Kami • Privacy Policy • Covid-19 Home » Artikel Geografi » Mengapa Indonesia Disebut Negara Agraris?

Berikut Penjelasannya Indonesia Disebut Negara Agraris – Bukan lagi rahasia umum, ketika Indonesia dikatakan dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Selain itu, dapat disebut juga Indonesia memiliki posisi yang teramat strategis dibandingkan negara-negara lainnya. Berkaca pada kondisi geografis Indonesia, Negara kita terletak dan merupakan negara tropis. Hal itu berdampak positif dan menguntungkan. Sebab Indonesia mempunyai curah hujan yang tinggi sehingga ada banyak macam-macam tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Dalam perairan Indonesia ini juga kaya akan jenis tanaman laut, ikan, dan hewan laut, dan juga mengandung macam-macam jenis sumber mineral. Hal itu sehingga sebagian besar penduduk Indonesia berprofesi sebagai pelaut dan juga mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam.

Pantas saja jika melihat kekyaan Indonesia ini, Indonesia disebut dengan negara agraris karena hal itu. Berbicara mengenai agraris, tahukah anda yang dimaksud dengan agraris? Secara umum, yang dimaksud dengan pengertian agraris adalah suatu keadaan dimana profesi penduduk suatu negara sebagian besar adalah bertani. Daftar Isi • 1 Mengapa Indonesia Disebut Negara Agraris? • 2 Masihkah Indonesia Disebut Negara Agraris? • 3 Maju dengan Agraris Mengapa Indonesia Disebut Negara Agraris?

Indonesia disebut negara Agraris karena kebanyakan warga atau penduduk Indonesia bekerja disektor pertanian atau bermata pencarian dengan bermata.

Olehnya itu Indonesia disebut negara agraris. Sejalan dengan hal itu, menurut rujukan data Februari 2016 dari Badan Pusat Statistik (BPS) melampirkan 31,74 persen angkatan kerja di Indonesia atau 38,29 juta bekerja di sektor pertanian.

Selain itu, Catatan atau lampiran data Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa pada 2018, terdapat luas lahan pertanian sekitar tinggal 7,1 juta hektare. Pertanian di Indonesia diketahui terbagi atas 2 macam ialah pertanian basah dan juga pertanian kering. Sebagai agraris, pertanian di Indonesia menghasilkan macam-macam tumbuhan komoditas ekspor yang dikagumi dunia.

Contoh-contoh hasil pertanian Indonesia seperti padi, singkong, jagung, aneka cabai, ubi, kedelai, dan sayur-sayuran dll. Salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu itu, Indonesia juga dikenaluas dengan hasil perkebunannya yang banyak dijadikan komoditas ekspor seperti, kapas, kelapa sawit, tebu, tembakau, dan kopi dll.

Sejarah mencatat Indonesi pada tahun 1980-an pernah menorehkan kejayaan sebagai negara yang swasembada pangan, khususnya komoditas beras. Sehinga dengan kata lain, mengapa Indonesia disebut negara Agraris dapat dilampirkan dalam beberapa point yaitu: • Geografis Indonesia yang menunjang besar untuk suburnya tumbuhan dan tanaman pertanian. • Kebanyakan masyarakat Indonesia berprofesi sebagai petani atau disektor agraris.

• Produksi terbesar dengan hasil perkebunan dan pertanian yang menjadi komiditi dunia. • Luas lahan sektor pertanian Indonesia yang terbesar. • Program pemerintah yang kebanyakan menekankan pada sektor pertanian atau agraris.

Ternyata tidak hanya Indonesia yang disebut sebagai negara agraris. Hal itu karena terdapat negara-negara yang disebut negara agraris karena memanfaatkan sektor-sektor pertanian. Adapun negara yang memanfaatkan sektor agraris selain Indonesia ialah: • Thailand • Filipina • India • Brazil • Tiongkok • Vietnam • Afrika, dan beberapa negara lainnya. Masihkah Indonesia Disebut Negara Agraris? Pertanyaan seputar ini banyak bergulir di media massa dan juga didunia nyata.

Banyak orang-orang yang mempertanyakan apakah indonesia masih disebut sebagai negara agraris. Ada banyak alasan dan pernyataan terus menyebutkan bahwa Indonesia masih negara agraris dan ada juga yang menyebut Indonesia bukan lagi negara agraris.

Sebab merujuk data BPS diatas, dapat dilihat bahwa terdapat hampir 2 juta pekerja sektor pertanian itu ternyata beralih ke sektor lain dengan rentetan waktu hanya dalam setahun. Apalagi ketika data lahan BPS pada tahun 2018 diatas, dimana jika berpikir kritis mengenai pertanyaan masihkah indonesia negara agraris lantas ternyata luas lahan tinggal 7,1 juta hektare, turun dibandinkan dengan lahan 2017 yang masih 7,75 juta hektare.

Selain itu, alih-alih disebut negara agraris yang notabenenya kebanyakan indonesia menghasilkan dari sektor pertanian. Ternyata tidak menutup mata Indonesia untuk mengimpor bahan pangan dari negara lain.

Pantas saja, ketika isu-isu soal impor pangan ini memberikan penanda bahwa pemerintah Indonesia tidak serius dalam memberdayakan petani dan juga mengembangkan sektor pertanian. Walaupun persoalan ini cukup dinamis, sebab mulai dari persediaan yang terbatas, harga berbagai komoditas pangan yang sering bergejolak, hingga praktik nakal yang biasa terjadi dalam rantai distribusi pangan.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Bahkan disebutkan diatas, bahwa Indonesia kebanyakan warganya bekerja di sektor pertanian ternyata tidak dengan data terbaru yang menjelaskan bahwa share Produk Domestik Bruto (PDB) tertinggi di Indonesia adalah sektor industri, bukan pertanian atau agraris.

Sektor industri memberikan sumbangan pada pertumbuhan ekonomi sampai 19,66 persen.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Sedangkan untuk sektor pertanian ternyata memilukan pasalnya berada pada posisi kedua dengan 13,53 persen. Tidak hanya itu penyimpangan yang terjadi walaupun indonesia negara agraris, ternyata sektor pertanian, Bahkan hampir disalip dengan sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan angka yang menyumbang tidak jauh dari angka sektor pertanian sekitar 13,02 persen.

Cukup aneh dan unik apabila problem yang dikenal bahwa Indonesia negara agraris, namun ternyata yang menjadi penompang utama dalam perekonomian bukanlah pada sektor agrarisnya atau pertaniannya. Apalagi diera yang semakin modern ini, Indonesia terus menggenjot diri untuk ikut modern. Tidak asing lagi jika banyak bangunan megah yang berdiri menjulang ke langit tersebar ke seluruh nusantara.

Beragam perumahan dengan berbagai tipe dan fasilitas di dalamnya, apartemen, hotel, pusat perbelanjaan, gedung-gedung pencakar langit, seolah sudah jadi rupa baru Indonesia yang notabenenya merupakan negara agraris.

Sedangkan kini dewasa ini, sangat sulit untuk menemukan pemandangan hijau sawah yang ada di perkotaan, bahkan tidak hanya di kota, indonesia yang sebagai negara agraris yang kebanyakan berada di desa juga semakin terkikis oleh banyaknya bangunan-bangunan.

Mengapa Indonesia Disebut Negara Agraris? Berikut Penjelasannya Maju dengan Agraris Diketahui Indonesia merupakan pasar terbesar nomor empat dunia, setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Hal itu terjadi karena jumlah penduduknya yang besar, lebih dari 200 juta. Melihat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar ini, maka pengembangan usaha di sektor pertanian, perkebunan, dan agroindustri memiliki peluang pasar yang besar. Permasalahan saat ini, ialah bagaimana Indonesia dapat memahami dan menguasai ilmu dan teknologi.

Hal itu difungsikan untuk menunjang pengembangan usaha agrobisnis, Sehingga menguntungkan atau bermanfaat bagi negara dalam menghasilkan produk yang unggul kualitasnya dan harganya dapat bersaing dengan produk luar negeri.

Kegagalan dalam mengembangkan usaha di sektor pertanian, perkebunan, dan agroindustri sebagai bagian usaha untuk mencapai swasembada pangan, akan membahayakan bagi kelangsungan hidup sebagai bangsa. Demikian ini diakibatkan adanya ketergantungan pada luar negeri sangat besar, dan akan sangat mengancam ketahanan nasional itu sendiri.

Apalagi ketika berbicara soal dampak sosial dari jatuhnya usaha di sektor pertanian dan perkebunan, yang membuat para petani tidak memiliki harapan lagi untuk hidup di desanya.

Akibat dapat disaksikan salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu dimana banyak yang pergi dari desanya, dan mencari kerja dikota tanpa adanya keterampilan hingga membuat banyaknya pengangguran yang setiap tahun terus bertambah. Pada dasarnya pemerintah sudah tidak memiliki pilihan lagi, kecuali harus bekerja lebih cepat, efektif dan efisien untuk memberdayakan kehidupan para petani.

Sebab selama ini belum terangkat nasibnya di latar belakangi dari harga barang yang dihasilkan tidak sebanding dengan kenaikan harga-harga barang di sektor industri lainnya. Padahal, mereka pada hakikatnya ialah penyangga kelangsungan hidup bangsa. Pencetakan lahan pertanian sejuta hektar, dengan dukungan teknologi yang tepat untuk meningkatkan produknya perlu dipikirkan lagi, tentu saja dengan pilihan lahan yang tepat.

Swasembada pangan bagi negara agraris yang luas wilayahnya, merupakan keharusan dan tidak boleh gagal bagi kejayaan Indonesia. Demikianlah informasi mengenai Indonesia Disebut Negara Agraris. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. Recent Posts • Pengertian Kimia, Fungsi, Cabang Ilmu, Manfaat, & Kimia Menurut Para Ahli • Pengertian Kronologi, Fungsi, dan Contoh Kronologi Dalam Sejarah • Pengertian Presipitasi, Fungsi, Arti Presipitasi Menurut Para Ahli dan Kimia, Biologi • Pengertian Periodisasi, Tujuan, Komponen & Contoh Periodisasi • Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik/Ciri, & Fungsi Perusahaan Manufaktur
KOMPAS.com - Agraris merupakan sektor bidang pertanian.

Disebut negara agraris karena sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Diambil dari buku Mencari Indonesia: Batas-batas rekayasa sosial (2007) karya Riwanto, pertanian menjadi sektor yang diandalkan bagi negara agraris. Keberadaan petani menjadi penting begi negara agraris untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tak hanya sebagai negara maritim, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia memiliki mata pencaharian sebagai petani atau bercocok tanam.

Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, baik di darat maupun perairan. Baca juga: Melihat Ritual Nyalin, Warisan Tradisi Agraris dari Karawang Sektor pertanian juga memliki peran penting untuk meningkatkan perekonomian dan memenuhi kebutuhan pangan.

Selain itu Indonesia juga terkenal dengan hasil perkebunannya, seperti karet, kelapa sawit, tembakau, kapas, kopi, beras, dan tebu. Keuntungan menjadi negara agraris • Pertanian menjadi salah satu sektor yang menopang perekonomian negara. • Mudah memperoleh hasil pertanian demi memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus impor dari luar negeri. • Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai produk lokal. • Terciptanya ketahanan pangan.

• Membuka lapangan pekerjaan baru di bidang perkebunan dan pertanian. • Mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar tidak berada di garis kemiskinan. • Terhindar dari krisis bahan pangan. Pertanian berkelanjutan Menurut buku Sistem Pertanian Berkelanjutan (2003) karya Karwan Salikin, untuk tetap menjadi negara agraris harus diikuti dengan pola pertanian berkelanjutan.

Baca juga: Mentan: Kostratani Wujud Membangun Ekosistem Pertanian Lewat Digital Sehingga sektor pertanian maupun perkebunan yang menjadi ciri negara agraris tidak tergerus oleh zaman.

Ada tiga alasan pertanian di Indonesia harus berkelanjutan. • Penyumbang sektor ekonomi Sebagai negara agraris, peran pertanian Indonesia masih dominan dalam sistem perekonomian nasional. Salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu Terkait Moncer di Pasar Internasional, Ekspor Pertanian di Jateng Tembus Rp 35 Miliar 20 Hektar Lahan Pertanian dan 1.800 Meter Pipa Air Bersih di Agam Terdampak Banjir dan Longsor Heboh Telur Palsu Beredar di Prabumulih, Dinas Pertanian Gelar Pemeriksaan Dapat 1 Hektar Lahan Pertanian, 100 KK Warga Jatim Jadi Transmigran ke Kaltara Bank Sinarmas Bidik Pembiayaan Pertanian Jagung Berita Terkait Moncer di Pasar Internasional, Ekspor Pertanian di Jateng Tembus Rp 35 Miliar 20 Hektar Lahan Pertanian dan 1.800 Meter Pipa Air Bersih di Agam Terdampak Banjir dan Longsor Heboh Telur Palsu Beredar di Prabumulih, Dinas Pertanian Gelar Pemeriksaan Dapat 1 Hektar Lahan Pertanian, 100 KK Warga Jatim Jadi Transmigran ke Kaltara Bank Sinarmas Bidik Pembiayaan Pertanian Jagung Indonesia memiliki kondisi geografis yang unik di antara negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara.

Perhatikan dengan saksama peta Indonesia. Bentuk negara yang terdiri atas pulau-pulau seperti Indonesia, disebut negara kepulauan.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Negara kepulauan merupakan salah satu ciri dari negara maritim. Negara maritim adalah negara yang memiliki luas laut lebih besar dibandingkan dengan luas daratan yang terdiri atas pulau-pulau. Oleh karena itu, penduduk yang tinggal di negara maritim banyak memanfaatkan sumber daya kelautan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain sebagai negara kepulauan dan maritim, berdasarkan kondisi geografisnya, Indonesia juga merupakan negara agraris. Negara agraris adalah negara yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani yang mengolah lahan pertanian.

Sebagai negara agraris, tentu saja negara Indonesia memiliki lahan subur yang sangat cocok untuk pertanian dan perkebunan. Perhatikan kembali peta Indonesia tersebut.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Jika diperhatikan, negara Indonesia memiliki banyak sekali gunung berapi yang masih aktif. Abu vulkanik gunung berapi dapat menyuburkan tanah yang berada di sekitarnya. Tanah yang subur merupakan sumber daya alam yang penting untuk pertanian dan perkebunan.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Keberadaan negara Indonesia sebagai negara tropis juga sangat menguntungkan. Adanya dua salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu, yaitu musim kering atau musim kemarau dan musim basah atau musim hujan membantu para petani dan nelayan Indonesia untuk bekerja. Kekayaan laut dan pertanian merupakan sumber daya andalan Indonesia. Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlan kegiatan berikut.

1. Menentukan pokok pikiran dan informasi penting dari bacaan dengan menggunakan tabel di bawah ini. Paragraf Pikiran Utama Informasi Penting 1 Indonesia memiliki kondisi geografis yang unik di antara negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara.

Negara kepulauan merupakan salah satu ciri dari negara maritim. Negara maritim adalah negara yang memiliki luas laut lebih besar dibandingkan dengan luas daratan. 2 Selain sebagai negara kepulauan dan maritim, berdasarkan kondisi geografisnya, Indonesia juga merupakan negara agraris.

Negara agraris adalah negara yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Tanah yang subur merupakan sumber daya alam yang penting untuk pertanian dan perkebunan. 3 Keberadaan negara Indonesia sebagai negara tropis juga sangat menguntungkan. Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim kering atau musim kemarau dan musim hujan. Kekayaan laut dan pertanian merupakan sumber daya andalan Indonesia. 2. Membuat ringkasan berdasarkan bacaan Dengan menggunakan tabel yang berisi pokok pikiran dan informasi penting di atas, buatlah sebuah ringkasan.

Tuliskanlah ringkasanmu dalam satu paragraf dengan menggunakan kalimatmu sendiri. Perhatikan tanda baca, penggunaan huruf kapital yang tepat, dan penggunaan kata-kata baku dalam kalimat bahasa Indonesia yang baik dan benar. Indonesia memiliki kondisi geografis yang unik di antara negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara.

Selain sebagai negara kepulauan dan maritim, berdasarkan kondisi geografisnya, Indonesia juga merupakan negara agraris. Keberadaan negara Indonesia sebagai negara tropis juga sangat menguntungkan. Ayo Mencoba Siapkanlah alat dan bahan seperti peta pulau tempat kamu tinggal, kertas gambar ukuran A4, penggaris, pensil, dan pensil warna.

Bacalah kembali langkah-langkah menggambar peta seperti yang telah dijelaskan pada pembelajaran sebelumnya. Gunakan pensil warna untuk menunjukkan pada petamu tentang ketinggian daerah masing-masing.

Perhatikanlah nama berbagai kenampakan alam yang ada, seperti nama gunung, selat, atau laut yang berada di wilayah tersebut. Dengan menggunakan warna yang berbeda, seperti pada peta asli, kamu dapat membedakan tingkat ketinggian daratan dan kedalaman lautan. Dari data tersebut, kamu dapat mengetahui daerah mana yang lebih rendah atau lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya.

Daerah dengan dataran tinggi seperti pegunungan biasanya penduduknya bertani sayuran. Daerah yang lebih rendah, biasanya penduduknya bertani padi dengan mengolah sawah.

Bagaimana dengan daerah yang berada dekat laut? Gunakan gambar peta yang telah diwarnai untuk menunjukkan dan menjelaskan informasi tentang kemungkinan kegiatan penduduk di daerah yang memiliki perbedaan kenampakan alam. Lalu, tuliskanlah kesimpulanmu pada tempat yang telah disediakan.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Daerah pantai dalam peta diberi warna hijau muda. Di wilayah pesisir/pantai ini umumnya dijumpai kegiatan masyarakat yang berhubungan dengan kelautan. Sebagai contoh: • Penangkapan ikan di laut; • Pembudidayaan ikan air payau; • Usaha tambak udang; • Pusat-pusat pelelangan ikan; dan sebagainya.

Dataran rendah (dalam peta berwarna hijau tua) memiliki kontur landai atau relatif datar). Berbagai kegiatan manusia yang banyak dikembangkan di daerah dataran rendah, antara lain: • Kegiatan pertanian/perkebunan tanaman dataran rendah; • Kawasan industri (menengah dan besar); • Pusat-pusat perdagangan; • Pusat-pusat pemerintahan dan kebudayaan; • Pusat-pusat permukiman.

Wilayah dataran tinggi/pegunungan (dalam peta berwarna kuning–cokelat) memiliki udara lebih sejuk. Kegiatan yang mungkin dijumpai di wilayah ini, antara lain: • Budi daya pertanian/perkebunan tanaman dataran tinggi; • Kegiatan wisata gunung atau agrowisata; dan • Kegiatan kehutanan (hutan produksi).

Kesimpulan : Aktivitas penduduk di suatu daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis terutama kondisi fisiknya. Indonesia memiliki bentang alam atau bentuk permukaan bumi yang ada di daratan berbeda-beda. Ada yang disebut dataran tinggi, dataran rendah dan pantai.
Jakarta - Detikers tahu, mengapa Indonesia disebut sebagai negara agraris?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), agraris memiliki tiga pengertian. Pengertian pertama adalah mengenai pertanian atau tanah pertanian. Pengertian kedua adalah mengenai pertanian atau cara hidup petani.

Serta, yang ketiga adalah bersifat pertanian. Baca juga: Ciri-ciri Negara Maju dan Berkembang Serta Contohnya Lengkap Mengapa Indonesia Disebut sebagai Negara Agraris? Mengutip dari buku Solusi Jitu Menghadapi Ulangan Ilmu Pengetahuan Sosial, Indonesia disebut sebagai negara agraris karenasebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Negara Indonesia memiliki tanah yang subur karena mendapatkan banyak sinar matahari dan curah hujannya tinggi.

Hasil pertanian di Indonesia bermacam-macam dari sayur-sayuran hingga buah-buahan. Melansir dari buku 'Wahana IPS' wilayah-wilayah di negara ini yang kaya hasil pertanian adalah di Karawang dan Cianjur (Jawa Barat), Madura, Jombang (Jawa Timur), Banjarnegara dan Kebumen (Jawa Tengah), Provinsi Bali, dan beberapa daerah di Pulau Sumatera.

Beberapa hasil sektor pertanian adalah padi, ketela, ubi, kentang, sayuran, kacang-kacangan, dan sebagainya. Pada masa panen, biasanya para petani membawa hasil panennya ke kota untuk dijual. Secara spesifik mengenai sawah, dalam buku Mengenal Lahan Sawah dan Memahami Multifungsinya bagi Manusia dan Lingkungan karya Sudrajat, keberadaan sawah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung maupun tidak.

Secara langsung, sawah merupakan penghasil lahan pangan. Sementara, secara tidak langsung, sawah memiliki fungsi dalam pelestarian lingkungan.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Lebih lanjut, dalam aspek individu, sawah memberikan pendapatan bagi para petani dan pengusaha pertanian. Dan dalam aspek komunal, sawah adalah penghasil bahan pangan untuk dikonsumsi masyarakat secara luas dan tempat tumbuhnya gotong royong bagi masyarakat pedesaan. Tak hanya itu, sawah juga memberi pemandangan yang menyejukkan mata serta dapat menjadi sarana relaksasi. Karena itulah, kini banyak ditemukan lokasi wisata bertema persawahan.

Baca juga: Limbah Tempe dan Sekam Bisa Jadi Listrik? Ini Dia Karya Anak ITS Masih menurut buku yang sama, inilah sebabnya ada istilah multifungsi lahan sawah. Yakni karena keragaman fungsi yang dapat diberikan dari keberadaan sawah. Itulah mengapa Indonesia disebut sebagai negara agraris serta beberapa manfaat sawah. Semoga bermanfaat ya, detikers! Simak Video " Naik Ojek Selama 8 Jam Menuju Seko Luwu Utara Sulawesi Selatan" [Gambas:Video 20detik] (pay/pay)
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied.

The Amazon CloudFront distribution is configured to block access from your country. We can't connect to the server for this app or website at this time.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: Q5MduF0P6OzqX5DjOnYDO8PSmH_UkJ3heb1X6ke6JiUPP2KuRtjbMQ==Intisari-Online.com - Alasan mengapa Indonesia disebut negara agraris adalah karena sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian.

Negara yang disebut sebagai negara agraris adalah negara negara yang mengandalkan bidang pertanian sebagai penopang perekonomian. Selain Indonesia, beberapa negara di Asia Tenggara juga dikategorikan sebagai negara agraris. Di antaranya negara Kamboja, Myanmar, Laos, dan Vietnam. Baca Juga: Pancasila sebagai Pembina Persatuan dan Kesatuan, Mengalahkan Perbedaan yang Ada di Antara Bangsa Indonesia Seperti Indonesia, negara-negara tersebut ,emiliki tanah subur yang bisa dimanfaatkan untuk sektor pertanian.

Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, baik di darat maupun perairan. Bagi negara agraris, pertanian memliki peran penting untuk meningkatkan perekonomian dan memenuhi kebutuhan pangan. Selain pertanian, Indonesia juga terkenal dengan hasil perkebunannya, seperti karet, kelapa sawit, tembakau, kapas, kopi, beras, dan tebu.

Baca Juga: Ucapan Selamat Hari Pahlawan 10 November Bisa Melalui Twibbon yang Diunduh, Ketahui Makna dan Filosofi dari Logo Hari Pahlawan 2021 Ini Selain mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian dan memiliki lahan yang luas dan subur, ada beberapa ciri-ciri lainnya dari negara agraris. Ini juga mendukung suatu negara menjadi negara agraris.

Persediaan air bersih yang banyak adalah salah satunya. Seperti diketahui, air merupakan unsur esensial dalam sektor pertanian. Baca Juga: Dijamin Bikin Anda 'Nangis Bombay' Jika Mengabaikannya, 8 Benda Ini Pantang Dibersihkan dengan Baking Soda, Jangan Sampai 'Nyesel' Selamanya!

Suatu negara agragris biasanya memiliki sumber air bersih sehingga dapat menopang produksi pertanian. Negara agraris memiliki sumber keamaan persediaan air bersih. kemudian, negara agraris merupakan negara pengekspor komoditas hasil pertanian salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu membantu memenuhi kebutuhan dunia.

Di Indonesia sendiri, ekspor hasil pertanian yang menjadi komoditas unggulan yaitu seperti kopi, udang, kakao, karet, dan kelapa sawit. Ciri-ciri negara agraris yang tak kalah penting, yaitu memiliki ketahanan pangan.

Baca Juga: Seperti Halnya Bangsa Mesir Kuno dan Romawi Kuno, Inilah 10 Dewi dalam yang Mitologi Yunani Kuno, Mulai dari yang Keibuan, Bijaksana, Hingga Dianggap Sebagai Dewa dan Tetap Perawan Negara agraris menghasilkan beras, jagung, kopi, teh, kokoa, sayuran, buah-buahan, ikan, dan juga daging dari subsektor perikanan dan perternakan.

Hal tersebut membuat negara agraris memiliki ketahanan pangan, di mana negara dapat memenuhi kebutuhan pokok pangan rakyatnya tanpa membutuhkan impor dari negara lain. Itulah ciri-ciri negara agraris, yang juga berkaitan dengan keuntungan sebagai negara agraris.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Apa saja keuntungannya? Baca Juga: Biaya Proyek Kereta Cepat Terus Membengkak Hingga Rp114 Triliun, Ahli Beberkan Skenario Terburuk Proyek Indonesia- China Ini, 'Baru Lunas 139 Tahun Lagi!' Keuntungan sebagai negara agraris: • Pertanian menjadi salah satu sektor yang menopang perekonomian negara.

• Mudah memperoleh hasil pertanian demi memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus impor dari luar negeri. • Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai produk lokal. • Terciptanya ketahanan pangan. • Membuka lapangan pekerjaan baru di bidang perkebunan dan pertanian. • Mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar tidak berada di garis kemiskinan. • Terhindar dari krisis bahan pangan. Baca Juga: Seperti Halnya Bangsa Mesir Kuno dan Romawi Kuno, Inilah 10 Dewi dalam yang Mitologi Yunani Kuno, Mulai dari yang Keibuan, Bijaksana, Hingga Dianggap Sebagai Dewa dan Tetap Perawan (*) ARTIKEL TERKAIT • Ini Negara ASEAN yang Memiliki Iklim Subtropis, Tapi Cuma Sebagian Wilayah Negaranya Saja • Myanmar Negara yang Terletak Paling Utara di ASEAN, Punya Iklim Paling Unik • Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa, Apa Maksudnya?

• Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa, Diwujudkan dalam Sikap Mental dan Tingkah Laku
Daftar Isi • 1 Arti Negara Agraris • 1.1 Alasan Mengapa Indonesia Disebut Negara Agraris • 1.2 Faktor Pendukung Indonesia Sebagai Negara Agraris • 1.2.1 Kepulauan Indonesia sebagai lahan pertanian • 1.2.2 Lokasi Indonesia sangat strategis • 1.2.3 Sebagian penduduk Indonesia menjadi petani • 1.3 Masih layakkah Indonesia disebut sebagai negara agraris?

Arti Negara Agraris Indonesia tak bisa lepas dari kata agraris. Indonesia sebagai negara agraris telah kita ketahui sejak dari pendidikan dasar pada pelajaran pengetahuan sosial. Dijelaskan pada jaman prasejarah, manusia berburu dan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Untuk yang lupa dengan penjelasan negara agraris berikut pengertiannya. Negara Agraris adalah suatu negara yang masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai seorang petani.

salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu

Kemudian menjadikan hasil pertanian tersebut menjadi suatu cara untuk meningkatkan perekonomiannya. Alasan Mengapa Indonesia Disebut Negara Agraris Tanah air tercinta Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Negara yang luas yang memiliki keanekaragaman hayati yang beragam. Negara Indonesia disebut sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian.

Hasil dari bertani tersebut dijadikan masyarakat Indonesia sebagai cara memenuhi kebutuhan pokok hidup. Adapun faktor pendukung yang menjadikan Indonesia sebagai negara agraris adalah sebagai berikut : Faktor Pendukung Indonesia Sebagai Negara Agraris • Kepulauan Indonesia sebagai lahan pertanian Memiliki banyak kepulauan membuat Indonesia dapat memanfaatkan pulau-pulaunya sebagai lahan untuk bercocok tanam sesuai dengan lokasi lahan tersebut.

Di Indonesia terdapat lahan di dataran tinggi sampai dengan dataran rendah. Pada setiap dataran dapat ditanam tanaman yang berbeda sesuai dengan suhu dari masing-masing dataran.

Dataran tinggi merupakan daerah yang cocok untuk perkebunan dan daerah tersebut dapat ditanami kopi, teh, dan karet. Sedangkan untuk dataran rendah, daerah tersebut cocok sebagai lahan pertanian. Di lahan pertanian itu dapat ditanami padi, jagung, kedelai, yang merupakan bahan makanan pokok untuk masyarakat di Indonesia.

• Lokasi Indonesia sangat strategis Lokasi Indonesia yang strategis dan melalui garis khatulistiwa membuat Indonesia mendapatkan sinar matahari yang lebih dari cukup. Sinar matahari tersebut berguna untuk menyinari seluruh macam tanaman yang ditanam di Indonesia agar menjadi subur. Letak geografis juga membuat Indonesia mendapatkan iklim tropis. Dengan memiliki iklim tropis membuat Indonesia memiliki 2 musim cuaca saja yaitu musim kemarau dan musim hujan.

2 kondisi cuaca tersebut dianggap stabil sehingga Indonesia dapat memajukan dan mengembang sektor pertaniannya. • Sebagian penduduk Indonesia menjadi petani Indonesia menjadi salah satu dari negara agraris karena sebagian besar masyarakatnya mempunyai pencaharian sebagai seorang petani atau sejenisnya pada bidang pertanian.

Menjadi seorang petani dinilai sebagai pekerjaan turun menurun bagi masyarakat di Indonesia, karena awalnya nenek moyang kita juga menyambung hidupnya dengan bercocok tanam. Lahan atau tanah yang telah digarap menjadi suatu barang peninggalan turun menurun. Orang tua di pedesaan biasanya meninggalkan satu hektar tanah bagi anak-anaknya untuk di urus.

Masih layakkah Indonesia disebut sebagai negara agraris? Banyak berita-berita terkini yang menyatakan bahwa bisa jadi Indonesia bertranformasi dari sektor pertanian menjadi sektor industri. Sektor industri semakin tumbuh dan memiliki kontribusi yang besar bagi Indonesia, sehingga sektor pertanian lambat laun digantikan oleh sektor industri.

Padahal kita ketahui bahwa sektor pertanianlah yang awalnya meningkatkan perekonomian di Indonesia. Oleh karenanya dibutuhkan para pemuda-pemudi Salah satu alasan indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu yang tertarik di bidang pertanian untuk memajukan dan mengembangkan sektor pertanian lagi. Pemuda-pemudi yang paham teknologi yang dicari, untuk membantu para petani menggunakan alat-alat pertanian.

Teknologi tersebut digunakan untuk menunjang pekerjaan petani agar lebih dimudahkan dan cepat dalam mengerjakan tugasnya. Dengan memajukan kembali sektor pertanian tentulah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memenuhi kebutuhan pangan nasional. Selain itu, untuk mengembalikan lagi identitas Indonesia sebagai negara Agraris yang telah dikenal sejak zaman nenek moyang kita.

Nah itulah jawaban atas pertanyaan mengapa Indonesia disebut negara agraris berikan alasannya. Baca juga Mengapa Indonesia Disebut Negara Kepulauan Yang Memiliki Wilayah Strategis supaya kalian lebih mengetahui jawaban alasan mengapa Indonesia disebut negara agraris dan maritim.

Indonesia Sebagai Negara Agraris, materi Tematik 5I kelas 5 SD




2022 www.videocon.com