Kenapa luar angkasa jahat

kenapa luar angkasa jahat

Pernahkah kalian bertanya tanya kenapa luar angkasa gelap? Jika kalian memandang langit di siang hari maupun dimalam hari, kalian bisa nemuin benda-benda langit yang bisa kita lihat melalui teleskop ataupun dengan mata telanjang.

Dan yang paling sering kita temui adalah bintang, bulan dan matahari. Dan bintang adalah salah satu benda langit yang dapat memancarkan cahaya, bisa kita lihat dimalam hari begitu banyak bintang yang bisa kita temukan di langit, cantik bukan? Tapi pernah nggak terpikirkan oleh kalian dengan sebegitu banyaknya bintang dilangit tapi kenapa langit terlihat gelap pada malam hari?

kenapa luar angkasa jahat

Mengapa luar angkasa gelap dan berwarna hitam, padahal banyak bintang disana? Padahal di bumi siang tapi di luar angkasa tetap saja gelap, apa diluar angkasa tidak ada siang? Kalian pasti berfikir bahwa adanya cahaya di siang hari dan gelap dimalam hari itu disebabkan oleh rotasi bumi dan matahari menerangi belahan bumi, ya betul itu salah satu alasannya, tapi nggak cuma itu lho. Teman-teman bisa liat kan bintang bintang memantulkan sinarnya pada bulan tapi langit disekitarnya selalu gelap lho!

nah kalian semua pasti sekarang penasaran kan dengan pembahasan kali ini makanya baca ceritanya sampai akhir ya karena kita akan membahas semuanya mulai dari keunikan luar agkasa sampai alam semesta ini berkembang. Keunikan Atmosfer Membuat Luar Angkasa Gelap Fenomena ini bermuara pada keunikan yang dimiliki atmosfer yang mengelilingi bumi.

Atmosfer terbentuk oleh bermacam macam partikel seperti debu, tanah, gas, dan tetesan air dimana mereka tampak seperti cermin kecil yang memantulkan cahaya matahari. Ketika cahaya matahari bertabrakan dengan partikel-partikel, cahaya tersebut terbiaskan dan menghasilkan warna-warna yang berbeda.

Nah, itulah kenapa kita bisa melihat warna biru pada langit dan nuansa kekuningan saat matahari terbit dan matahari tenggelam. Ruang Angkasa itu Kosong Nah, berbeda dengan diluar angkasa, jika kalian melihat langit dari bulan yang tidak memiliki lapisan atmosfer, langit akan berwarna hitam.

Kalian bahkan bisa melihat bintang-bintang ketika matahari sedang menyinari bulan. Hal tersebut sama dengan luar angkasa dimana terdapat banyak gas yang berbeda namun tidak ada atmosfer yang memiliki molekul yang dapat memantulkan cahaya kenapa luar angkasa jahat, dengan kata lain, ruang angkasa itu kosong.

Itulah mengapa walaupun matahari bersinar dengan terang, ruang angkasa akan tetap terlihat gelap. Begitu teman-teman. AlamSemesta Berkembang Lalu penyebab lain kenapa ruang angkasa itu gelap, yaitu disebabkan oleh alam semesta yang tidak berhenti berkembang taman-teman, Teman-teman taukan matahari kita merupakan bintang yang besar, dimana matahari memancarkan jumlah cahaya yang luar biasa. Namun, apakah kalian tahu terdapat banyak bintang seperti matahari kita di luar angkasa ?

Tapi, apabila banyak bintang seperti matahari di alam semesta, mengapa ruang angkasa tetap gelap atau berwarna hitam ? Hal tersebut dikarenakan alam semesta terus berkembang. Perkembangan tersebut menyebabkan cahaya kenapa luar angkasa jahat di pancarkan oleh bintang-bintang sangat membentang sehingga ketika cahaya tersebut sampai kemata kita, mata kita tidak dapat mendeteksinya, dan itulah mengapa luar angkasa tampak hitam.

bahakan bintang terbesar di alam semesta pun uy scuty tidak mampu menerangi luasnya alam semesta ini, oh iya Bicara juga pernah bahas tentang bintang ini bagi kamu yang belum baca, bisa lihat Kenapa luar angkasa jahat Apa Matahari Di Bandingkan Bintang Lain.

Kesimpulan Jaditeman teman, ada dua hal yang menyebabkan ruang angkasa tampak gelap.Yang pertama adalah keunikan yang dimiliki oleh atmosfer yang ada dibumi, yang tidak dimiliki oleh ruang angkasa. Dan kemudian yangkedua, disebabkan oleh alam semesta yang terus berkembang yangmenyebabkan cahaya membentang. Nah teman-teman, menurut kalian apakah teori-teori tersebut relevan?

Yuk, teman-teman boleh berbagi di kolom komentar jika teman-teman memiliki pendapat atau teori yang lain mengenai luar angkasa yang gelap. Well, sampai disini dulu pertemuan kita.

terimakasih udah meluangkan waktu untuk mampir Bicara ya. semoga informasi ini bisa menambah wawasan kalian. Jangan lupa mampir ke topik yang lain ya. Sumber : • Why is Space Black ? – Its Aum Sum Time (YouTube) • Why There is Light on Earth but Not in Space (YouTube) • alam semesta • astronomi • atmosfer • cahaya • luar angkasa • matahari • ruang angkasa 7 Benda Langit yang Bisa Bercahaya Selain Matahari Ada banyak jenis benda langit yang ada di tata surya yang luas ini.

Siapa sangka ternyata ada benda langit yang bisa bercahaya. Meskipun itu bukan matahari ternyata deretan bintang langit ini sebenarnya bisa mengeluarkan cahaya. 1. Benda Langit yang Bisa Bercahaya, Bintang Kerdil Cokelat Jika planet adalah benda langit yang memantulkan cahaya sementara bintang adalah yang menghasilkan sinar.

Namun, ada sebuah benda langit yang cukup unik karena ada yang bentuknya seperti planet namun bisa menghasilkan cahaya. Meskipun cahayanya redup namun benda langit ini benar-benar memproduksi cahayanya sendiri.Baca Juga:Kenapa Bintang Bisa Muncul di Siang Hari?Matahari Bukan Berwarna Kuning, Ini Faktanya!Benarkah Bintang […] Kenapa Porsi Nasi Padang Saat Dibungkus Lebih Banyak? Ini Sejarahnya Porsi nasi padang memang nendang banget kalau dibungkus. Banyak orang yang senang memakan nasi padang dalam bungkusan karena lauk beserta pendampingnya seperti sambal dan kuah lebih banyak.

Kira-kira apa ya alasan rumah makan melakukan hal ini? Ternyata ada sejarah yang mengungkapkan perbedaan porsi saat makan dibungkus dan makan di tempat. Sejarahnya juga berhubungan dengan penjajahan Indonesia kala itu.

Porsi Nasi Padang untuk Rakyat Banyak orang yang mengatakan bahwa porsi nasi padang yang banyak saat dibungkus memiliki hubungan erat dengan penjajahan. Kala itu rumah makan Padang dianggap sebagai tempat makan elit.Baca Juga:10 Mitos Di Indonesia yang Dipercaya Hingga Kini!6 Hewan dengan […] C21 Planet Paling Aneh di Galaksi C21 Planet Paling Aneh di Galaksi – Hi semua, selamat datang kembali di Bicara Indonesia. By the way kalian tahu kan sampaai saat ini para ilmuwan kita masih melakukan penelitian pada objek objek alam semesta ini.

Para ilmuwan kita semakin dalam menggali informasi mengenai alam semesta. Memang banyak sekali hal baru yang mereka temukan, tapi di samping itu juga banyak pertanyaan yang muncul dari penemuan penemuan mereka, yang bahkan sampai pada saat ini belum bisa dijelaskan oleh sains modern.

Salah satu penemuan mereka adalah planet aneh, yang mungkin belum diketahui apakah benar objek ini adalah sebuah planet atau bukan. Hmm […] 12 Makanan Teraneh di Dunia, Tapi Populer! Halo Guys! Ketemu lagi dengan cerita menarik kali ini, mengenai makanan teraneh di dunia. Namun walaupun aneh, ternyata cukup populer di kalangan travel lover. Mau tahu cerita lanjutannya? Yuk ikuti terus ulasannya sampai selesai. Dijamin seru loh! Salah satu kebutuhan yang harus dilakukan manusia agar tetap hidup adalah makan.

Selain itu makanan juga dibutuhkan untuk memberi asupan energi bagi tubuh. Jika sampai melupakan momen menyantap hidangan, berbagai macam penyakit seperti maag, kelaparan dan kekurangan gizi akan langsung menyerang dengan mudahnya.Baca Juga:10 Phobia Teraneh Yang Dimiliki Manusia12 Kota Paling Religius Di Dunia!

Bikin Orang Ingin…12 Mitos Sains Sesat! Jangan Percaya! Berbicara […] 5 Harta Karun Peninggalan Perang Dunia yang Masih Jadi Misteri Harta karun peninggalan zaman dahulu tidak hanya berbicara soal kapal perompak dan kisah-kisah terkait. Ada harta karun peninggalan sejak zaman perang dunia yang benar-benar ada. Bahkan, keberadaannya masih menjadi misteri. Penasaran apa saja harta karun tersebut? Ini daftarnya.

1. Harta Karun Peninggalan Perang Dunia, Kamar Amber Banyak orang yang menyebut kamar amber sebagai keajaiban dunia yang kedelapan. Bisa kamu bayangkan bahwa kamar ini sangat mewah dengan panel-panel amber di sekelilingnya. Baca Juga:6 Hal Seputar Perang Dunia yang Masih Jadi Misteri8 Suku Indonesia yang Banyak Menyimpan Misteri7 Agen Rahasia Dunia yang Paling Ditakuti Belum lagi dedaunan meas, ukiran, cermin hingga batu […] Mengenal 3 Generasi Pertama Kerajaan Majapahit Halo Teman Bicara yang suka sejarah!

Dalam artikel kali ini, Teman Bicara akan kami ajak untuk mengenal 3 generasi pertama Kerajaan Majapahit. Tentu kalian sudah tahu dan mengenal sedikit seperti apa kebesaran Kerajaan Majapahit, yang wilayah kekuasaannya bukan hanya meliputi apa yang sekarang kita kenal sebagai Nusantara.

Tetapi juga sampai ke negeri tertangga Singapura dan sebagian dari Kepulauan Filipina. Untuk mengenal 3 generasi pertama yang merupakan ‘pintu pembuka’ masa kerajaan Majapahit, kita bisa pelajari dari Pendopo Agung yang berada di kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Kenapa Pendopo Agung? Karena di Pendopo Agung ini terdapat silsilah kerajaan Majaphit dari raja […] JAKARTA - Ilmuwan terus mencari apakah terdapat kehidupan di luar Bumi.

Penelitian dilakukan dengan meneliti planet tetangga Bumi seperti Mars dan temuan-temuan exoplanet. Dalam buku ' Sains berbasis Alquran' karangan Ridwan Abdullah Sani mengungkapkan, kehidupan di luar angkasa bisa terjadi dengan mengacu ke beberapa ayat Alquran. Surah Al-Isra Ayat 99 menerangkan bahwa Allah berkuasa menciptakan kondisi yang serupa dengan manusia. Keterangan ini perlu dikaitkan dengan Surah Al-Isra Ayat 98 yang menerangkan keraguan manusia tentang hari kebangkitan.

"Dan apakah mereka tidak memerhatikan bahwasanya Kenapa luar angkasa jahat yang menciptakan langit dan Bumi adalah kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka, dan telah menetapkan waktu yang tertentu bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya?

Maka orang-orang zalim itu tidak menghendaki kecuali kekafiran," Surah Al-Isra' Ayat 99. Keterangan tersebut ditegaskan dalam Surah Yasin Ayat kenapa luar angkasa jahat dengan tambahan keterangan bahwa Allah berkuasa, Maha Pencipta, dan Maha Mengetahui. Maha Mengetahui menjelaskan bahwa Allah mengetahui kenapa luar angkasa jahat kehidupan di mana saja dan dalam hal ini kehidupan di angkasa luar.

"Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan Bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui," bunyi Surah Yasin Ayat 81. Perhatikan bahwa Surah Ar-Ra'd Ayat 15 menerangkan bahwa segala yang di langit dan di Bumi sujud kepada Allah.

Pernyataan pada ayat tersebut menyebut kata ‘man’ yang tidak berlaku untuk hewan, namun berlaku untuk manusia, malaikat, jin, dan setan. Namun, setan, jin, dan malaikat tidak memiliki bayang-bayang sehingga dapat dikatakan bahwa kenapa luar angkasa jahat makhluk lain seperti manusia yang ada di langit yang juga sujud kepada Allah.

"Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di Bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari," bunyi Surah Ar-Ra’d Ayat 15. Keturunan Nabi Adam menghuni Bumi dalam kurun waktu yang telah ditentukan, yakni sampai terjadinya kiamat. Ketika terjadinya kiamat, semua makhluk yang ada di langit dan Bumi akan terkejut.

Termasuk yang berada di langit adalah makhluk yang berada dalam pesawat antariksa atau yang menghuni planet lain yang dapat dijadikan tempat hidup.
Daerah di luar atmosfer bumi atau luar angkasa menyimpan misteri tersendiri yang belum bisa diungkap seluruhnya oleh manusia. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, muncul fakta-fakta palsu tentang luar angkasa yang bisa menyesatkan pengetahuan umat manusia.

Fantasi luar angkasa yang diciptakan oleh film-film box-office Hollywood pun tak jarang membuat fakta salah itu menyebar luas.

Lalu, fakta salah apa saja yang kerap menjerumuskan pemikiran manusia? Ini jawabannya. Banyak orang yang mengira bila berada di luar angkasa dan tersorot sinar matahari langsung itu panas menyengat. Namun kenyataannya justru sebaliknya! Luar angkasa itu sangat dingin, bahkan tubuh manusia bisa membeku dalam sekejap bila tidak terlindungi, misalnya oleh baju astronot.

Lalu bagaimana dengan panas matahari? Ingat, panas hanya bisa merambat melalui interaksi fisik dengan suatu benda. Nah, karena luar angkasa tidak memiliki udara, maka tidak ada panas yang diterima oleh tubuh. Saat sebuah roket diluncurkan dari bumi, bunyi yang ditimbulkan sanggup menghancurkan bangunan di sekitarnya. Tetapi setelah roket tersebut melewati atmosfer bumi, bunyi dari roket tersebut akan menghilang. Sama dengan panas, bunyi yang pada dasarnya adalah getaran merambat melalui perantara (udara).

Dan karena luar angkasa tidak ada udara maka secara otomatis suara pun tidak bisa terdengar sama sekali. Ya, di luar sana sangat sunyi. Apakah Anda penggemar film Star Wars atau Star Trek? Jika iya, Anda tentu akrab dengan pesawat luar angkasa yang menggunakan kecepatan tinggi untuk berpindah dari satu planet ke planet lain. Meskipun terlihat sangat mustahil, ternyata gambaran pesawat luar angkasa itu benar. Karena di luar angkasa gaya gravitasi sangat rendah, sebuah pesawat sejatinya sanggup melaju dengan kecepatan melebihi cahaya, bahkan tidak terbatas.

Namun hal tersebut belum bisa dilakukan akibat keterbatasan teknologi mesin dan bahan bakar roket dari pesawat luar angkasa itu sendiri. Saat ini astronot NASA tengah melakukan penelitian di stasiun luar angkasa 'ISS'. Nah, tanpa disadari banyak orang mengira bila astronot tersebut hidup tanpa gaya gravitasi karena sudah tidak berada di bumi. Anggapan tersebut adalah salah. Astronot masih bisa merasakan gaya gravitasi yang dihasilkan oleh bumi dan bulan, meskipun sangat rendah Akibat gaya gravitasi yang sedikit itulah manusia bisa beradaptasi hidup di luar angkasa tanpa membutuhkan waktu lama.

Masih dari film sci-fi petualangan angkasa terkenal, Star Wars, digambarkan bila daerah tempat tinggal asteroid atau sabuk asteroid di penuhi oleh batu sebesar kepalan tangan hingga gedung bertingkat. Sehingga sangat sulit dilalui pesawat luar angkasa. Sekali lagi, hal tersebut hanyalah fantasi. Sabuk asteroid yang berada di antara planet Mars dan Jupiter misalnya, ternyata tidak sepadat yang dikira selama ini.

Jarak antar satu asteroid dengan asteroid lain nyatanya bisa mencapai ribuan kilometer. Apakah Anda termasuk orang yang menganggap bila matahari itu bola api? Mungkin kini saatnya untuk merubah pemikiran tersebut. Berdasarkan gambar-gambar matahari dari zaman kuno, matahari memang digambarkan sebagai bola api.

Tetapi kenyataannya tidak demikian. Matahari memang bersinar, namun tidak terbakar. Ya, cahaya dan jilatan-jilatan 'api' itu adalah gelombang magnetik dan panas yang dihasilkan oleh reaksi nuklir dari inti matahari, bukan api yang biasa kita lihat sehari-hari.

Gimana gan?? Udah pada tau kan sekarang kalo selama ini kita telah disesatkan oleh cerita fiksi yang ada di film Hollywood. Memang terkadang ada film yang berdasarkan hasil penelitian dan karya ilmiah, namun lebih banyak yang tidak berdasar pada kenyataan atau realita sebenarnya. Udah saatnya bagi kita untuk mengetahui realita yang sebenarnya, jadikan film atau cerita televisi hanya sebagai hiburan semata dan jangan terlalu mempercayainya, apalagi kalo sampe agan tersesat (ntar malah lupa jalan pulang, hehe ) Sebelumnya TS mengucapkan terimakasih buat agan - agan kaskuser yang sudah perhatian dan bersedia untuk mengoreksi Thread ane ini.

Dan ane juga minta maaf, apabila Thread ini masih banyak kekurangannya, itulah gunanya kita sesama kaskuser untuk saling bertukar pendapat dan pikiran untuk mendapatkan fakta yang sebenarnya. Sekali lagi TS berpesan, Ilmu pengetahuan tentang luar angkasa sampai sekarang masih banyak perbedaan pendapat, jadi masing - masing ahli punya pendapat masing - masing, tugas kita hanya memilah mana yang benar dan mana yang salah, jadi JANGAN SAMPAI TERSESAT!!

(apalagi kalo tersesat karna TS ) Sedikit Info Tambahan dari TS mengenai Suhu di Luar Angkasa. Jadi,seberapa dingin luar angkasa?

kenapa luar angkasa jahat

suhu di kenapa luar angkasa jahat angkasa akan diketahui jika kita menempatkan sesuatu diluar angkasa seperti batu atau astronot kemudian kita bisa mengukurnya.

Ingat,ada 3 cara untuk menghantarkan panas yakni : konduksi, konveksi dan radiasi. Dengan memanaskan satu sisi batang logam maka sisi lainnya akan menjadi panas juga,itu lah yang disebut konduksi.Sirkulasi udara dapat mentransfer panas dari satu ruangan ke sisi ruangan yang lainnya,itulah yang disebut konveksi.Tapi di ruang hampa udara, satu-satunya cara panas dapat merambat adalah dengan radiasi.

Energi foton bisa diserap semua benda dan memanaskannya.Pada saat yang sama, radiasi foton akan memancar menjauh. Jika objek menyerap foton lebih banyak dari yang dipancarkan,maka objek itu akan panas.Tapi jika objek itu menerima foton lebih sedikit dan memancarkannya lebih banyak,maka objek itu akan dingin.

Ada titik teoritis di mana Anda tidak dapat mengambil lebih banyak energi dari sebuah objek,kemungkinan ini adalah suhu minimum yang disebut nol mutlak. Mari kita melihat yang dekat dengan rumah, di orbit sekitar planet ini, di Stasiun Antariksa Internasional.

kenapa luar angkasa jahat

Sepotong logam terbuka di ruang angkasa, di bawah sinar matahari terus-menerus bisa mendapatkan panas dua ratus enam puluh (260) derajat Celcius.Kondisi ini berbahaya bagi astronot yang bekerja di luar ISS.Jika mereka harus menangani logam terbuka, mereka membungkusnya dalam lapisan khusus atau selimut untuk melindungi diri mereka sendiri. Namun, di tempat teduh,objek itu akan dingin dan suhunya turun ke bawah -100 derajat Celsius.Astronot dapat mengalami perbedaan besar suhu antara sisi menghadap Matahari, dan sisi dalam bayangan.Pakaian antariksa mereka akan mengatasi hal ini dengan menggunakan sistem pemanas dan pendingin.

Kenapa luar angkasa jahat kita bicara lebih jauh keluar. Ketika Anda melakukan perjalanan jauh dari Matahari, suhu suatu benda dalam ruang angkasa akan merosot.Suhu permukaan Pluto bisa serendah -240 Celcius, hanya 33 derajat di atas nol mutlak. Dan kenapa luar angkasa jahat anda pergi lebih jauh keluar dari segala sesuatu di alam semesta,suhu paling rendah yang anda akan dapatkankan hanya 2,7 Kelvin atau -270,45 Celcius.

Ini adalah temperatur gelombang mikro kosmik latar belakang radiasi, yang meresapi seluruh alam semesta. Di luar angkasa,dingin seperti itu adalah hal yang biasa Ini gan, ada video y*utube yang berjudul " How Cold is Space" Original Posted By pinah â–ºijin koreksi gan setuju kalo dibilang luar angkasa sangat dingin. jika kita berada di balik sebuah benda & terlindung dari matahari (di bayangannya), suhu bisa mencapai -151 derajat celsius. tapi salah kalau disebut di luar angkasa ga bisa panas kalau kena matahari.

justru sebaliknya, begitu kena matahari baju astronot akan langsung memanas hingga 121 derajat celsius. Sumber: What is a spacesuit kenapa panas-dingin ekstrim? karena emang pelepasan panas hanya terjadi dengan radiasi atau konduksi, tanpa konveksi. ingat, di luar angkasa ga ada udara, padahal udara bisa mengatur suhu lingkungan. fungsi atmosfer di bumi juga sebagai penahan panas lho.

kalau ga ada atmosfer, kita akan ngalamin panas-dingin ekstrim. panas ekstrim di bagian yang kena matahari (siang) dan dingin ekstrim di bagian malam. koreksi lagi, panas bisa merambat dengan perantara (konveksi seperti memasak air, konduksi seperti sendok yang dicelup di teh panas) atau tanpa perantara (radiasi). betul, di luar angkasa tidak ada suara karena suara memerlukan udara untuk merambat.

getaran di sumber suara akan menggetarkan udara hingga sampai ke telinga kita. film yang paling realistis tentang kesunyian di luar angkasa ini adalah gravity. koreksi gan. panas tidak selalu membutuhkan perantara udara untuk mengalir. buktinya panas matahari masih bisa kerasa di bumi yang jaraknya 150 juta km.

koreksi gan. sejauh ini, cahaya adalah benda yang paling cepat di semesta. tidak ada yang dapat menandinginya. dan ini bukan bergantung dari gravitasi yang rendah di luar angkasa.

jadi tidak benar kalau disebut di luar angkasa pesawat dapat melaju secepat atau bahkan lebih cepat dari cahaya hanya karena di luar sana gravitasinya rendah. benar di luar sana memang ada gravitasi. dan benar gravitasinya kecil sekali. tapi tidak berkorelasi dengan "manusia bisa beradaptasi hidup di luar angkasa tanpa membutuhkan waktu lama." Original Posted By azizainun â–ºnomor 3: cahaya memang tidak bisa dipatahkan gan. setidaknya para ilmuwan saat ini percaya itu dan mempunyai buktinya.

samplenya bukan pesawat angkasa gan, tapi elektronneutron, atau proton dan sejenisnya yang dipercepat di laboratorium. jadi proton itu tidak akan melebihi kecepatan cahaya, jadi kalau dipercepat lagi, energinya diubah ke dalam massa sesuai persamaan einstein.

nomor 4: ya kalau gitu memang tanpa gravitas lah gan, kalau dihitung, seberapa besar sih gravitasi yang dirasakan disana? kacil kan? karena itulah sering diabaikan atau dianggap nol. dan mereka memang udah dilatih kali gan. Kenapa luar angkasa jahat Posted By laundri â–ºmemang bner pnjelasan TS kalo di luar angkasa dingin tapi setau ane juga panas matahari ke bumi ato planet lain itu tanpa media udara alias radiasi. jadi mnurut ane luar angkasa itu dingin kalo pas nggak kena sinar matahari dn akan panas kalo kena sinar matahari krn panas matahari dipengaruhi juga sama jarak dgn matahari.

CMIIW sori agak belepotan cz pake hape. Original Posted By waiting4MDA â–ºgan ane kasih tau. panas itu bs merambat tanpa perantara. namanya RADIASI. jd untuk point 1 salah. di angkasa bagian yg ga kna sinar emg beku. dan yg kna sinar suhunya bs ratusan derajat celcius. tergantung jarak agan dr matahari. klo bunyi emg harus ad medium perantara.

tolong di koreksi. pejwan. matahari itu bola hidrogen dan helium gan. kecuali intinya. agak padat sedikit krn besarnya gravitasi matahari itu sndiri. pejwwan Original Posted By nodesector â–ºIni adalah hasil penelitian menrut ane hehe 1. Siapa bilang di luar angkasa panas, justru sangat dingin. Makanya makin jauh planet dr matahari makin dingin suhunya contoh : PLUTO 2.

kenapa luar angkasa jahat

Memang gk terdengar gan karena udara tidak ada diluar angkasa 3. Kecepatan cahaya bisa dipatahkan dengan menggunakan wormhole : MELIPAT ruang dan waktu bukan menggunakan kecepatan biasa 4. Ane kurang tau 5. 1 asteroid ke asteroid yg lain itu jaraknya sangat sangat jauh 6. kurang tau gan di pejwan ya gan Original Posted By rizkypramudyacj â–ºYang nomor 3, termasuk teori Albert Einstein.

kenapa luar angkasa jahat

Albert Einstein mengatakan tidak ada sesuatu yang bisa melebihi kecepatan cahaya. Tapi, sebenarnya teori Albert Einstein itu salah. Kecepatan cahaya masih bisa dipatahkan. Namun belum bisa karena keterbatasan teknologi dan bahan bakar.

Original Posted By chuckjoe â–ºkoreksi dikit om luar angkasa memang dingin tapi bukan berarti kalo didekat matahari tetap dingin panas gak cuma berpindah lewat cara konduksi dan konveksi saja, tapi juga radiasi Radiasi ini ga membutuhkan media kayak udara, dll Radiasi ini berupa gelombang elektromagnetik yang merambat Jadi salah juga kalo agan bilang di deket matahari ga berasa panas, meleleh gan btw nice thread om Original Posted By Ruuko â–ºKecepatan cahaya rasanya perlu dikoreksi bro.g ada materi di dunia yg sanggup melebihi kecepatan cahaya.

Karena cahaya itu sendiri immaterial, berbeda dengan suara yg mempunyai delay dan butuh materi rambatan.cahaya bs tetap berjalan lewat radiasi. Mungkin yg ada mendekati kec cahaya, itupun kaya nya impossible bs nyampe setgh nya aja.kecuali mgkn nanti ada alat pemecah materi.jd benda2 bermateri dirubah mjd non materi kemudian ditransport ke titik lain dan dirubah lg jd materi Mungkin logikanya kaya pengiriman paket data dengan internet dan pk fiber optik.hi tech bgt nih, bs kewujud g y Jakarta - Luar angkasa dipenuhi beragam keunikan ataupun hal-hal yang belum dapat dijelaskan.

Apa saja? Berikut contohnya yang disarikan dari berbagai sumber. 1. Jumlah bintang tak terhitung: Sejauh ini, manusia belum dapat mengetahui seberapa banyak tepatnya jumlah bintang di antariksa. Perkiraan terbaik adalah mengestimasi angka bintang di galaksi Bima Sakti, kemudian mengalikan dengan jumlah galaksi di alam semesta.

Studi kenapa luar angkasa jahat Australian University memperkirakan angkanya 70 sextilion atau 70 ribu juta juta juta buah. Baca juga: Keindahan Hujan Meteor dalam Bingkai Kamera 2. Jejak astronaut abadi di Bulan: Karena Bulan tidak punya atmosfer, tidak ada pula angin atau air yang akan meruak jejak astronaut yang mendarat di sana. Artinya, jejak kaki manusia, rover ataupun benda lain di permukaannya akan terjaga dalam waktu sangat lama walaupun tidak selamanya.

Bulan secara konstan dibombardir meteorit sehingga erosi selalu terjadi walau sangat lambat. NASA Pamer Foto Penjelajahan Astronaut ke Bulan. Foto: NASA 3. 99% massa Tata Surya adalah Matahari: Matahari begitu padat sehingga mencakup 99% massa seluruh Tata Surya kita. Itulah kenapa Matahari mendominasi seluruh planet dengan gravitasinya. Ketika Matahari mati, ia akan menjadi bintang merah raksasa yang melumat Bumi dan Tata Surya.

Tapi jangan cemas, peristiwa itu diperkirakan takkan terjadi sampai sekitar 5 miliar tahun lagi. 4. Asteroid terbesar bernama Ceres: Asteroid terbesar di Tata Surya kita dinamai Ceres, diameternya hampir 965 kilometer. Ia berlokasi di Sabuk Asteroid, di luar angkasa yang terletak antara Mars dan Jupiter. Permukaan Ceres kurang lebih setara dengan India atau Argentina.

Baca juga: Potret Keindahan Planet Jupiter yang Mempesona 5. Sehari di Venus lebih lama dari setahun di Bumi: Venus berotasi begitu lambat di sumbunya sehingga sekali berotasi penuh setara dengan 234 hari di Bumi. Tapi soal revolusi atau mengitari Matahari, Venus hanya membutuhkan 226 hari. Matahari hanya terbit di sana setiap 117 hari.

Bulan Lapetus. Foto: NASA 6. Bulan Saturnus dua warna: Lapetus, salah satu dari 62 bulan di planet Saturnus, mempunyai keunikan di luar angkasa karena warnanya dua, di mana satu sisinya jauh lebih gelap dari sisi lainnya. Penyebabnya, bulan ini jauh di luar cincin Saturnus, sehingga banyak terkena obyek antariksa di satu sisinya. Bulan ini juga terpapar banyak partikel di satu kenapa luar angkasa jahat oleh Phoebe, bulan Saturnus yang lain.
KOMPAS.com – Alam semesta sangatlah besar.

Kemungkinan adanya kehidupan selain di Bumi pun besar pula. Namun mengapa kita tidak pernah melihat tanda-tandanya? Mengutip Science Alert, Kamis (11/6/2020), inilah yang disebut sebagai Fermi Paradox: anomali ilmiah bahwa meskipun ada miliaran bintang di Galaksi Bima sakti, kita belum pernah menemukan tanda-tanda peradaban alien yang maju.

kenapa luar angkasa jahat

Mengapa begitu? Ini adalah pertanyaan yang ada di kepala para ilmuwan dan fisikawan puluhan tahun lalu, waktu Fermi Paradox pertama kali ditemukan. Beberapa ilmuwan berspekulasi tentang alien yang hibernasi, atau adanya penyebab misterius di mana alien berhenti berevolusi. Atau bisa saja, alien tidak mau berkomunikasi dengan manusia. Pada 2018, fisikawan Alexander Berezin dari Kenapa luar angkasa jahat Research University of Electronic Technology (MIET) di Rusia sedikit banyak menjawab paradoks tersebut.

Berdasarkan jurnal yang ditulis Berezin, paradoks itu disebut tidak memerlukan asumsi yang kontroversial namun sulit untuk diterima. Hal ini karena Berezin memprediksikan masa depan peradaban manusia lebih buruk dibanding kepunahan. Baca juga: Seperti Apa Bentuk Alien di Planet Lain? Pakar Menjelaskan Berezin menyebutkan adanya kesalahan dalam Fermi Paradox, yaitu definisi kehidupan alien yang terlalu sempit.

“Mereka mungkin adalah organisme biologis seperti kita, atau bisa jadi Artificial Intelligence (AI) jahat yang memberontak kepada pencipta mereka, atau lainnya,” tutur ia. Terbatas jarak Pada kenyataannya, manusia belum pernah melihat langsung kehidupan alien.

kenapa luar angkasa jahat

Menurut Berezin, hal itu disebabkan oleh kemampuan manusia untuk melihat kehidupan luar angkasa dalam jarak tertentu dari Bumi. “Sederhananya, kita sebut ini sebagai Parameter A,” tuturnya. Jika peradaban alien tidak bisa mencapai Parameter A, manusia belum bisa melihat keberadaannya.

Antara lain dengan cara perjalanan antarbintang, siaran komunikasi luar angkasa, dan lain-lain. Kemungkinan lainnya, menurut Berezin, adalah peradaban alien yang “tidak sempat memperhatikan” keberadaan manusia di Bumi.

cosmin4000 alien “Mereka mungkin tidak memperhatikan, sama seperti kru konstruksi menghancurkan sarang semut untuk membangun real estat,” tambahnya. Jadi apakah Berezin berusaha mengatakan bahwa manusia adalah semut? Tidak, justru ia menempatkan manusia dalam posisi perusak masa depan peradaban yang kita cari selama ini. “Dengan asumsi hipotesis di atas adalah benar, apa artinya bagi masa depan kita? Satu-satunya penjelasan adalah prinsip antropik.

Kita adalah orang pertama yang tiba di tahap antarbintang, dan kemungkinan besar menjadi orang terakhir yang pergi,” paparnya. Baca juga: Ilmuwan: Ternyata Air juga Sumber Kehidupan Bagi Alien di Planet Mars Meski Berezin berharap ia sendiri salah akan hal ini, banyak ilmuwan lainnya yang memiliki pandangan lebih optimis terhadap penemuan alien.

Namun penjelasan Berezin adalah spekulasi ilmiah terakhir saat ini, mengapa manusia menjelajah luar angkasa seorang diri. Itu karena mungkin kita juga akan kenapa luar angkasa jahat seorang diri, sebelum menemukan atau ditemukan oleh peradaban lain.

Berita Terkait Misteri Bintang-bintang yang Hilang, Ahli Curigai Aktivitas Alien Berukuran 500 Meter, Teleskop Raksasa Pemburu Alien China Resmi Beroperasi Gabung Breakthrough Listen, Teleskop Pemburu Planet NASA Kenapa luar angkasa jahat Cari Alien Robot Curiosity Potret Gumpalan Putih di Mars, Tanda Alien? NASA Siapkan "Tameng Bunga Matahari" untuk Berburu Planet Alien Berita Terkait Misteri Bintang-bintang yang Hilang, Ahli Curigai Aktivitas Alien Berukuran 500 Meter, Teleskop Raksasa Pemburu Alien China Resmi Beroperasi Gabung Breakthrough Listen, Teleskop Pemburu Planet NASA Ikut Cari Alien Robot Curiosity Potret Gumpalan Putih di Mars, Tanda Alien?

NASA Siapkan "Tameng Bunga Matahari" untuk Berburu Planet Alien Berukuran Setengah Inci, Inilah Karya Seni Pahat Tertua di Asia Timur https://www.kompas.com/sains/read/2020/06/11/122729223/berukuran-setengah-inci-inilah-karya-seni-pahat-tertua-di-asia-timur https://asset.kompas.com/crops/NTIpFhSYmgNYpAnDZ_Umqk5d5T8=/0x187:1024x870/195x98/data/photo/2020/06/11/5ee1bdd2b5735.jpg
Mengapa luar angkasa terasa sangat dingin sementara Matahari sangat panas?

Jawabannya, karena tidak seperti Bumi, sistem tata surya kita memiliki suhu yang ekstrem.

kenapa luar angkasa jahat

Matahari merupakan sebuah bola gas api yang intinya bersuhu 15 juta celcius dan permukaannya bersuhu 5.500 celcius. Di sisi lain, kenapa luar angkasa jahat luar angkasa bisa berkisar sampai minus 270 celcius. Seperti itulah proses perjalanan panas Matahari menuju Bumi. Namun, panas Matahari hanya memanaskan molekul atau partikel yang dilaluinya, sementara molekul yang tidak dilalui gelombang panas Matahari tetap dingin.

Contohnya, Planet Merkurius yang suhu di malam hari bisa 537 celcius lebih rendah dibanding sisi planet yang terkena radiasi Matahari. Sementara luar angkasa pada dasarnya merupakan ruang hampa. Molekul gas di luar angkasa terlalu sedikit dan berjarak terlalu jauh untuk saling bersinggungan. Akibatnya, ketika gelombang panas matahari melintas, proses pemanasan dengan metode konduksi tidak dapat terjadi. Hal yang sama berlaku pada metode konveksi yang dapat berlangsung jika terdapat gravitasi.

Sementara di luar angkasa tidak memiliki gravitasi. Elisabeth Abel, ilmuwan NASA yang bekerja di Parker Solar Probesebuah program penerbangan pesawat luar angkasa untuk mempelajari Matahari, mengatakan luar angkasa memiliki variasi suhu udara yang ekstrem mulai dari suhu yang sangat panas sampai suhu yang beku.

Hal ini memberikan tantangan unik karena beberapa bagian di pesawat luar angkasa harus tetap dingin, sementara bagian lain memerlukan suhu panas agar tetap berfungsi.Manusia terus bertanya mengenai keberadaan makhluk lainnya di luar Bumi. Jika ada, kenapa kita tidak pernah melihatnya? Dream - Alam semesta memiliki kurang lebih 1 miliar galaksi. Dan setiap galaksi memiliki 100 miliar sampai 1 triliun bintang, salah satunya Matahari.

Planet Bumi hanyalah salah satu penghuni galaksi yang ada di alam semesta yang memiliki diameter 90 miliar tahun kenapa luar angkasa jahat.

NASA Tangkap Foto Momen Horor Dua Galaksi Bertabrakan Dengan diameter yang sangat panjang itu, manusia membutuhkan waktu 90 miliar tahun untuk pergi dari satu ujung ke ujung lainnya.

Di alam semesta yang sangat luas ini, manusia terus bertanya mengenai keberadaan makhluk lainnya di luar Bumi. Jika ada, kenapa kita tidak pernah melihatnya? Fermi Paradox, Mengapa Manusia Sendiri di Alam Semesta Pertanyaan yang membingungkan ini disebut dengan Fermi Paradox. Ini adalah sebuah anomali bahwa meski terdapat triliunan bintang di Galaksi Bima Sakti, kita belum pernah bertemu peradaban alien yang maju. Anomali ini yang membuat ilmuwan dan fisikawan terus berpikir tentang pertanyaan ini sejak Fermi Paradox ditemukan pertama kalinya puluhan tahun yang lalu.

Jawaban Ilmiah tentang Fermi Paradox Pada tahun 2018, fisikawan Alexander Berezin dari National Research University of Electronic Technology (MIET) di Rusia menjelaskan teorinya First In, First Out mengapa kita sendirian di alam semesta ini. Menurut jurnal yang ditulis Berezin, jawaban dari paradox ini mungkin tidak membutuhkan asumsi kontroversial tapi sulit untuk diterima karena menyangkut masa depan peradaban manusia itu sendiri.

Ditemukan, Lubang Hitam 40 Milliar Kali Massa Matahari di Galaksi Bima Sakti Berezin mengatakan adanya kesalahan dalam Fermi Paradox yaitu manusia mendefinisikan kehidupan alien terlalu sempit. " Mereka mungkin organisme biologis seperti kita, atau Artificial Intelligence (AI) jahat yang memberontak terhadap pencipta mereka, atau yang lainnya," kata Berezin.

Definisi Alien yang Sempit Menurut Berezin, sempitnya definisi alien itu karena dibatasi oleh kemampuan manusia untuk melihat kehidupan luar angkasa dalam jarak tertentu dari Bumi.

" Satu-satunya cara yang objektif adalah membuat kehidupan terdeteksi dari luar angkasa dalam jarak tertentu dari Bumi. Sebut saja ini Parameter A," kata dia. Jika peradaban alien tidak bisa menemukan Parameter A -- baik dengan mengembangkan pesawat antar bintang, menyiarkan komunikasi lintas ruang angkasa, atau dengan cara lain -- maka alien itu tetap ada tapi paradox tidak akan terjawab selamanya.

Alien Mungkin Mengabaikan Kita Teori ini berakibat pada kemungkinan berikutnya. Menurut Berezin, peradaban alien mungkin tidak pernah mengetahui atau memperhatikan keberadaan manusia di Bumi.

kenapa luar angkasa jahat

" Ini sama seperti orang menghancurkan bukit untuk membangun rumah tanpa tahu ada sarang semut yang harus dilindunginya," ujar Berezin. Jadi, Berezin menyamakan kita dengan semut, dan kita tidak pernah melihat alien karena peradaban kita belum dihancurkan oleh peradaban yang lebih superior? Tentu saja tidak. Berezin justru menganggap kita adalah penghancur masa depan peradaban yang mungkin kita cari-cari selama ini.

" Satu-satunya penjelasan adalah prinsip antropik. Kita adalah orang pertama yang tiba di tahap antar bintang, dan kemungkinan besar menjadi orang terakhir yang pergi," kata Berezin. Manusia mungkin pemenang dari perlombaan maut antar bintang yang mereka sendiri bahkan tidak tahu bersaing dengan siapa selama ini. Penjelasan Berezin adalah satu-satunya jawaban ilmiah terakhir saat ini, mengapa manusia menjelajah luar angkasa seorang diri.

kenapa luar angkasa jahat

Sumber: ScienceAlert.com Editor's Pick • Doa sebelum Adzan dan setelahnya Beserta Syarat-syarat Sah Adzan yang Penting Diketahui • Coba Masker Buah Alami Demi Kulit Lebih Lembut • Fakta-Fakta Sosok Ars-Vita Alamsyah, Muslimah Indonesia Anak Buah Elon Musk • Benarkah Wajah jadi Lebih Glowing Saat Kasmaran?

• Shireen dan Zaskia Sungkar Tampil Kompak Pakai Outfit Monokrom, bak Kembar Identik
Di bumi, kita bisa hidup nyaman berkat perlindungan lapisan atmosfer. Atmosfer berfungsi sebagai selimut penangkal radiasi sinar UV yang berbahaya dari matahari, mengatur suhu planet tempat tinggal kita, dan juga mempertahankan tekanan atmosfer yang baik.

Ini berbeda dengan luar angkasa, di mana segala hal bisa jadi sangat berbahaya.

kenapa luar angkasa jahat

Tanpa atmosfer, luar angkasa adalah sebuah ruang vakum — hampa udara, tekanan, ruangan kosong dari materi. Pernahkah Anda bertanya-tanya apa yang mungkin terjadi pada tubuh manusia saat berada di luar angkasa tanpa baju ruang angkasa, tanpa perlindungan pesawat ulang-alik? Apakah benar sedramatis yang ditampilkan di film-film Hollywood?

Apakah Anda benar bisa meledak? Apakah ada sedikit saja kesempatan bertahan hidup? 1. Luar angkasa sangat dingin, Anda akan membeku Luar angkasa adalah lingkungan yang sangat dingin. Temperatur luar angkasa mencapai -270ºC, suhu terdingin yang pernah tercatat — hanya beberapa derajat sedikit lebih tinggi dari keadaan nol mutlak. Jadi, jika suatu saat Anda mendapatkan diri Anda mengambang tanpa arah di ketiadaan tanpa kenapa luar angkasa jahat baju ruang angkasa, hanya tinggal menunggu waktu untuk tubuh Anda membeku total.

Di cuaca panas bumi, tubuh manusia menghasilkan keringat sebagai cara alami pendinginan tubuh. Begitu keringat menguap, residu keringat yang menempel di kulit menggunakan energi panas tubuh sehingga menghasilkan efek dingin menyejukkan. Di kenapa luar angkasa jahat angkasa, proses ini menjadi berkali-kali lipat.

Biasanya, kelembapan udara akan sedikit menghambat efek pendinginan tersebut karena akan lebih sulit bagi keringat untuk menguap di udara yang sudah bercampur dengan air.

Di ruang hampa udara, tidak ada kelembapan. Ketiadaan kelembapan akan memungkinkan proses pendinginan ini dipercepat berkali-kali lipat dengan menguapkan setiap cairan tubuh yang terpapar. Mata anda yang berair, mulut yang terlapisi air liur, dan jalur pernapasan yang lembap akan membeku sebagai hasil dari percepatan proses ini. Akan tetapi, proses ini tidak akan terjadi secepat yang anda pikirkan. Ruang hampa udara menyebabkan perpindahan panas tubuh menjadi sangat lambat, bahkan mungkin hampir tidak ada sama sekali, sehingga sebelum benar-benar membeku, tubuh Anda akan mengalami beberapa proses lainnya terlebih dulu — bahkan beberapa bisa terjadi di saat bersamaan.

Pertama, menggelembung layaknya balon. 2. Tanpa perlindungan, tubuh Anda dapat menggelembung luar biasa di ruang angkasa Saat berada di udara dingin atau dalam air saat di bumi, Anda memiliki kemampuan memproduksi arus “konveksi” yang akan menarik panas dari dalam tubuh, tetapi ruang hampa udara tidak memiliki kemampuan perpindahan panas ini akibat adanya tekanan nol.

Tidak, Anda tidak akan meledak. Hanya karena tubuh terpapar oleh nol tekanan dari ruangan hampa udara, tidak berarti tubuh Anda akan otomatis kehilangan semua kohesi (gaya tarik menarik antar molekul). Tapi hanya karena Anda tidak akan meledak tidak berarti Anda tidak akan mengembang. Tanpa kehadiran tekanan atmosfer bumi, air yang membentuk 70 persen dari tubuh manusia akan membentuk uap air. Begitu pula dengan nitrogen yang terlarut dalam aliran darah di dekat permukaan kulit Anda akan berkumpul menjadi gelembung-gelembung kecil.

Seiring waktu, gelembung ini memperluas diri, menggembungkan tubuh untuk dua kali lipat dari ukuran normal Anda, mulai dari tangan dan kaki hingga menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi ini disebut ebullism. Ironisnya, semua organ dalam tubuh dilindungi oleh kulit yang elastis — cukup efektif untuk mencegah tubuh Anda meledak dari dalam begitu saja. Ebullism menyebabkan kerusakan jaringan parah dan aliran darah Anda akan terhambat, namun Anda tidak akan meninggal dengan cepat begitu mengalami kondisi ini.

3. Terbakar akibat paparan langsung sinar matahari Seharian bermain di pantai tanpa perlindungan tabir surya, sama saja mengekspos diri Anda terhadap luka bakar akibat sengatan matahari. Sekarang, bayangkan jika tubuh ‘telanjang’ Anda terpapar sinar matahari langsung tanpa perlindungan lapisan ozon yang mampu menangkal sinar UV yang paling berbahaya sekalipun.

Mengambang di ruang hampa tanpa perlindungan baju astronot akan membakar kulit yang terekspos. Selain itu, melihat matahari langsung akan “menggoreng” retina mata, membuat Anda buta.

Bahkan sekalipun Anda bisa selamat, risiko terjangkit kanker kulit akan meningkat berkali-kali lipat. 4. Darah tidak akan mendidih, namun cairan tubuh lainnya bisa Tekanan di ruangan vakum sangat rendah sehingga titik didih cairan tubuh manusia saat berada di ruang hampa udara akan menurun drastis di bawah suhu normal tubuh (37ºC). Akibatnya, tubuh memulai pembentukan gelembung gas dalam cairan tubuh yang bisa berakibat serius. Tetapi, darah Anda tidak bisa mendidih akibat hal ini.

Kulit manusia yang elastis mampu untuk menjaga temperatur dan tekanan darah dalam tubuh untuk tetap normal (selama beberapa saat) untuk mencegah darah mendidih.

Sementara itu, air liur Anda akan mulai mendidih dan membakar lidah Anda. 5. Tercekik akibat hipoksia Saat berada di ruang vakum, Anda akan benar-benar kekurangan oksigen, tapi tidak dengan cara yang mungkin Anda pikirkan.

Kondisi di mana seseorang menderita kekurangan oksigen ekstrem disebut hipoksia. Tanpa tekanan atmosferik bumi, oksigen dalam darah akan menguap dan melarikan diri dari tubuh Anda. Akibatnya, sistem kardiovaskular anda akan gagal bekerja, dan tidak ada darah yang bisa dikirim ke otot dan organ-organ vital lain. Ditambah lagi, efek tercekik ini akan membuat kulit Anda mulai membiru.

Kelaparan akan oksigen, otak Anda akan masuk ke mode shutdown — layaknya laptop — untuk menghemat energi. Manusia bisa akan tetap sadar setidaknya selama 10-15 detik jika mengalami kondisi ini sebelum benar-benar kehilangan kesadaran. 6. Menahan napas di luar angkasa, paru-paru Anda bisa meledak Satu kesalahan fatal yang bisa Anda lakukan saat tersedot keluar dari pesawat ruang angkasa tanpa perlindungan apapun adalah: memutuskan untuk menarik satu napas terakhir, dalam-dalam, dan menahannya.

Anda mungkin berpikir bahwa cadangan udara satu-satunya yang kini tersimpan di paru-paru Anda bisa menjadi penyelamat. Justru sebaliknya. Katup dan tabung pembentuk tenggorokan tidak didesain untuk menahan udara terhadap kehampaan.

Menahan napas di ruang angkas akan menyebabkan ledakan dekompresi di paru-paru Anda — seperti saat penyelam skuba naik ke permukaan laut dengan cepat. Udara dalam paru akan mengembang secara dramatis hingga di luar batas toleransi dinding paru-paru. Singkatnya: paru-paru Anda akan pecah. Di saat-saat genting seperti ini, hal yang paling bijaksana yang bisa Anda lakukan adalah terus-menerus membuang napas, sebanyak mungkin, untuk menghindari trauma ledakan ini.

Sayangnya, jika Anda mengambang begitu saja di luar angkasa lebih dari dua menit, otak yang sudah terlebih dulu “shutdown” akan diikuti oleh kegagalan fungsi organ dalam lainnya akibat kekurangan oksigen ekstrem. Barulah kenapa luar angkasa jahat Anda akan mati membeku. BACA JUGA: • Tersenyum Bisa Bikin Bahagia, Ini Penjelasan Medisnya • Hipervitaminosis: Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kelebihan Vitamin • Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Begadang What Would Happen To Your Body In Space Without A Spacesuit?

http://www.iflscience.com/space/what-would-happen-your-body-space-without-spacesuit/ accessed September 1, 2016 Lost In Space Without a Spacesuit? Here’s What Would Happen kenapa luar angkasa jahat http://www.space.com/30066-what-happens-to-unprotected-body-in-outer-space.html accessed September 1, 2016 What Happens To The Human Body In A Vacuum? http://space.about.com/cs/basics/a/bodyvacuum1.htm accessed September 1, 2016




2022 www.videocon.com