Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Sumber Daya yang Dibutuhkan Dalam Usaha Makanan Internasional – Pembahasan kali ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya, di mana kita telah mengulas tentang proses perencanaan beserta ide dan peluang usaha makanan internasional. Suatu produksi tidak akan berjalan tanpa adanya faktor-faktor produksi atau sumber daya ekonomi. Faktor produksi adalah setiap benda atau jasa yang digunakan untuk menciptakan, menghasilkan, atau meningkatkan nilai guna suatu barang atau jasa.

Faktor faktor produksi merupakan sumber daya ekonomi yang diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa. Faktor produksi dibedakan menjadi empat macam yaitu faktor produksi alam, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Keempat faktor tersebut dikelompokan menjadi dua yaitu faktor produksi asli dan faktor produksi turunan. Faktor produksi alam dan tenaga kerja termasuk faktor produksi asli.

Faktor produksi modal dan kewirausahaan termasuk faktor produksi turunan. Sumber Daya tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah Dibutuhkan Dalam Usaha Makanan Internasional Dalam melaksanakan wirausaha makanan internasional sumber daya yang dibutuhkan diantaranya : 1. Faktor Produksi Alam Faktor produksi alam adalah segala sesuatu yang tersedia di alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk melaksanakan produksi.

Faktor produksi alam yang digunakan untuk usaha makanan internasional adalah: 1) Faktor produksi alam pertama adalah air. Air dapat digunakan untuk mencuci alat dan bahan makanan, memasak, dan minum.

2) Tanah. Dapat digunakan sebagai lokasi usaha. 3) Iklim dan udara, sangat berpengaruh pada usaha makanan. Misalnya untuk daerah dingin, buatlah makanan yang dapat menghangatkan tubuh. 4) Tumbuh-tumbuhan dan hewan, merupakan faktor produksi utama dalam usaha makanan internasional. Berbagai jenis tumbuhan dan hewan dapat digunakan sebagai bahan makanan internasional.

Selain itu, hewan juga dapat digunakan untuk mengangkut bahan makanan. 2. Faktor Produksi Tenaga Kerja Faktor produksi tenaga kerja adalah segala kemampuan yang dimiliki manusia, baik jasmani maupun rohani yang digunakan dalam proses produksi.

Faktor produksi tenaga kerja yang digunakan pada usaha makanan internasional adalah : 1) Tenaga Kerja Jasmani Tenaga kerja jasmani adalah tenaga tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah yang lebih banyak menggunakan kekuatan isik berupa keterampilan dan merupakan tenaga kerja pelaksana. Tenaga kerja jasmani dapat dibagi berdasarkan pendidikan dan latihan yang dimiliki tenaga kerja, yang dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu : a) Tenaga kerja terdidik ( skilled labour) adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus sebelum memasuki dunia kerja misalnya chef (ahli masak).

b) Tenaga kerja terlatih ( trained labour) adalah tenaga kerja yang memerlukan latihan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja, misalnya tukang masak. c) Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih ( Unskilled and untrained labour) adalah tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan latihan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja, contohnya tukang sapu dan pesuruh.

2) Tenaga kerja rohani Tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan kemampuan intelektual dalam melakukan aktivitasnya, contohnya manager pemasaran. Selain faktor produksi alam dan tenaga kerja, sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha kuliner makanan internasional lain yaitu modal dan produksi kewirausahaan.

Baca selengkapnya : • Faktor Produksi Modal • Faktor Produksi Kewirausahaan Pos-pos Terbaru • Amatilah Gambar Berikut Selanjutnya Tuliskan Pendapatmu Mengenai Gambar Halaman 134 Sampai 135 • 3 Sikap Persatuan dan Kesatuan yang Pernah Kamu Lakukan Saat di Sekolah, di Rumah, dan di Masyarakat • Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 Halaman 133 134 135 136 137 Pembelajaran 4 Subtema 3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia • Coba Renungkan Tentang Kegunaan Benda-benda atau Materi yang Berada di Sekitar Kamu • Nama Zat Unsur Senyawa Air, Tembaga, Gula, Perak, Garam, Hidrogen C.

Rangkuman Pengertian proposal usaha adalah sebagai pengajuan yang berupa tulisan yang berisi perencanaan dan pemaparan usaha, mulai dari dana, keperluan perlengkapan, rencana penjualan hingga rencana keuntungan yang mungkin bisa di dapat dari usaha tersebut. Komponen proposal usaha meliputi penjelasan tentang: 1. Visi dan misi 2. Tujuan kegiatan usaha 3. Maksud kegiatan usaha 4. Profil usaha makanan internasional 5.

Strategi pasar 6. Analisis SWOT sebagai Kelayakan Usaha 7. Proses produksi Langkah penyusunan perencanaan usaha pengolahan makanan internasional: 1.

Pemilihan jenis usaha 2. Nama perusahaan 3. Lokasi usaha 4. Perizinan Usaha 5. Sumber Daya Manusia (SDM) 6. Aspek Produksi 7. Aspek Keuangan Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 25 D. Penugasan Mandiri 1. Carilah salah satu wirausaha makanan internasional bisa di daerah sekitarmu atau melalui Youtube, Google, Isntagram atau media sosial lainnya.

2. Lakukan wawancara atau cari video wawancara dengan wirausahawan makanan internasional tersebut mengenai: kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman usaha produk makanan. 3. Lakukan analisis SWOT secara sederhana berdasarkan data prioritas dan jawaban wawancara. 4. Buatlah sebuah proposal usaha berdasarkan hasil wawancara atau video wawancara. 5.

Jika diperlukan lakukan studi Pustaka.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

E. Latihan Soal 4 1. Bagaimanakah peluang usaha pengolahan makanan internasional yang ada di Indonesia? 2. Bagaimanakah proses penentuan produk makanan internasional yang akan dipilih sebagai peluang usaha? 3. Jelaskan fungsi analisis SWOT saat akan membuat rencana bisnis! 4. Jelaskan fungsi media promosi dalam strategi promosi ! 5. Mengapa kita membutuhkan izin usaha dalam rangka menjalankan suatu usaha? Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 26 Kunci dan Pembahasan Soal 1.

Peluang usaha pengolahan makanan internasional yang ada di Indonesia akan maju asalkan mampu membuat dan melaksanakan rencana bisnis yang baik seperti selalu melakukan inovasi terhadap peroduk pengolahan sesuai dengan perkembangan selera konsumen. 2. Proses penentuan produk makanan internasional yang akan dipilih sebagai peluang usaha yaitu dengan adanya tujuan yang direncanakan, sebuah perjalanan awal usaha akan bisa berjalan dengan baik dan sistematis, serta tetap pada jalur yang semestinya.

3. Analisis SWOT merupakan singkatan dari analisis kekuatan ( strengths ), peluang ( opportunities ), kelemahan ( weaknesses ) dan ancaman ( threats ). SWOT adalah suatu kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Analisis SWOT pada usaha makanan internasional didasarkan pada asumsi bahwa strategi yang efektif adalah dengan memaksimalkan kekuatan, dan peluang, serta meminimalkan kelemahan dan ancaman.

4. Media promosi merupakan sarana yang digunakan untuk mengkomunikasikan suatu pesan atau produk agar dikenal oleh masyarakat luas. • Company About Us Scholarships Sitemap Q&A Archive Standardized Tests Education Summit • Get Course Hero iOS Android Chrome Extension Educators Tutors • Careers Leadership Careers Campus Rep Program • Help Contact Us FAQ Feedback • Legal Copyright Policy Academic Integrity Our Honor Code Privacy Policy Terms of Use Attributions • Connect with Us College Life Facebook Twitter LinkedIn YouTube Instagram
1.

Bagaimana perkembangan teknologimempengaruhi akuntansi manajemen ? 2. Bagaimana akuntansi berperan dalam prosesmanajemen?3. Berikut disajikan data … kegiatan dan biaya reparasi & pemelihara an pada PT Son tahun 2021 yakni:BulanJam MesinBiaya Reparasi & PemeliharaanJanuary7.000875.000February4.500610.000March4.000600.000April4.250630.000May5.500715.000June906.000750.000Pertanyaan:a.

Pergunakan metode high-low point untuk mengestimasi biaya reparasi dan pemeliharaan variabel per jam mesinb. Pergunakan metode high-low untuk mengestimasi biaya reparasi dan pemeliharaan tetap per bulan c.

Pergunakan metode high-low untuk membuatfungsi kos listrik bulanand. Estimasi berapa jumlah biaya reparasi dan pemeliharaan jika jumlah jam mesin adalah 7.500 jam mesinjoki harga murah hub 082280121407​ Dalamumeningkatkannilaiperisshaandilakukandengancaramemaksimikankeuntungansecara berkesinambangan Perusahaantentudapatmemaksimumkanpendapatandengan me … nghadapi ekonomis untuk memperolehkeuntungammaksimal dapat dicapai apabila MR-MC Jelaskanmaksuddariprinsiptersebut?

Dan bagaimanakeputusan yang diambilolehperusahaan agar memperolehkeuntungan yang maksimum!kendalabiayan dengan memininskan pembiayaan terkait. PrinsipJelaskanjugaketikakondis; MR MC dan MR MC30302Konsumen dalam mengoptimalkan tingkat kepuasanyang menghasil permintaan individual, dengan akumulasi dan permintaanindividual ini menjadi permintaan pasar Karakteristikpermintaanpasar sifatnya adalahelastisistas, jelaskanapa yang kalianpahamimengenaikonsepelastistaskaitanyadenganpermintaansuatubarang!Perhatikan baik baik matrik dari tabel berikut iniJamMPLPVMPLW0.411004124203210032340.2731002724340.2410024240.0110024Kemudian Hingailas II, dan II.

kunilatif sertapada jam ke berapakah kesmtungankumulatifinu terjadi? Mengapademikian!Berikan penjelasanJoki harga murah hub 082280121407​ Toko Walini rata-rata menjual 1.000 generator per bulan dan permintaan generator selama satu tahun diperkirakan konstan.

Toko Kubota akan menetapkan k … ebikajan pemesanan sebanyak 2.000 generator setiap kali pemesanan tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah waktu tunggu (lead time) 6 hari.

Bagian kalkulasi biaya telah menetapkan bahwa biaya setiap kali pemesanan adalah Rp. 600.000 dan biaya penyimpanan tahunan adalah 10.000 per unit.

Tentukan : EOQ, Total biaya tahunan minimum (TIC), Total Biaya pemesanan tahunan (TOC), Total Biaya Simpanan Tahunan (TCC), Frekuensi Pemesanan Optimum/ tahun (F*) dan Jarak Siklus Optimum (T*)Sebuah perusahaan dihadapkan pada persoalan untuk memilih 3 alternatif Investasi A,B, dan C.

Keuntungan yang diperoleh dari 3 alternatif tersebut tergantung pada situasi pasar dengan:a. prospek pasar yang lesu dengan probabilitas 15 %b. prospek pasar yang normal dengan probabilitas 30 %c. prospek pasar yang cerah dengan probabilitas 55 %Alternatif investasi manakah yang akan dipilih?Jelaskan sensitivitas pada model pemograman linear !Joki harga murah hub 082280121407​ Contoh Penyusunan Proposal Usaha Makanan Internasional – Dewasa ini jumlah pengangguran semakin meningkat.

Salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah kurangnya pengetahuan dan keinginan masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menjadi peluang bisnis yang potensial. Padahal sesungguhnya jika sumber daya yang ada di lingkungan sekitar dimanfaatkan secara maksimal dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang baru yang secara tidak langsung dapat meningkatkan tingkat ekonomi keluarga dan masyarakat. Berwirausaha makanan internasional merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk keluar dari krisis ekonomi tersebut.

Banyak jenis makanan internasional yang bisa dibuat dan memiliki daya jual yang cukup tinggi. Contoh Penyusunan Proposal Makanan Internasional Seseorang yang akan memulai usaha makanan internasional sebaiknya membuat perencanaan yang disusun dalam sebuah proposal. Isi proposal meliputi penjelasan tentang : A. Visi dan misi B. Tujuan kegiatan usaha C. Maksud kegiatan usaha D.

Profil usaha makanan internasional E. Strategi pasar 1) Segmenting Segmenting pasar adalah dengan menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai, produk yang dibuat adalah produk yang dapat di nikmati oleh berbagai kalangan dari masyarakat dengan tingkatan berbeda, anak anak hingga orang dewasa. 2) Targeting Target pasar adalah pada kalangan masyarakat setempat pengguna produk.

3) Positioning Positioning adalah inovasi dengan cara menambahkan bahan baru yang membedakan makanan ini dengan makanan sejenis yang ada sehingga tampilan lebih menarik rasa lebih unggul dan kulitas sangat baik, sehingga konsumen dapat mengenali dengan mudah produk yang dibuat.

F. Analisis SWOT sebagai Kelayakan Usaha Yaitu sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha Setiap kegiatan untuk memulai usaha penulis harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing melalui SWOT. Analisis SWOT merupakan singkatan dari analisis kekuatan (strengths), peluang (opportunities), kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). SWOT adalah suatu kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan.

Analisis SWOT pada usaha makanan internasional didasarkan pada asumsi bahwa strategi yang efektif adalah dengan memaksimalkan kekuatan, dan peluang, serta meminimalkan kelemahan dan ancaman.

Analisis ini didahului oleh proses identiikasi faktor eksternal dan internal. Untuk menentukan strategi yang terbaik, dilakukan pembobotan terhadap tiap unsur SWOT berdasarkan tingkat kepentingan. Analisis SWOT digunakan untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengembangan usaha sebagai alat penyusun strategi. Analisis SWOT didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang tetapi secara bersamaan dapat menimbulkan kelemahan dan ancaman.

Analisis SWOT dapat menentukan strategi pengembangan usaha dalam jangka tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah sehingga arah tujuan dapat dicapai dengan jelas dan dapat dilakukan pengambilan keputusan secara cepat.

Analisis ini dapat dilakukan dengan mewawancarai pengusaha dengan menggunakan kuisioner. Hal-hal yang perlu diwawancarai seperti aspek sosial, ekonomi, dan teknik produksi untuk mengidentiikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan usaha. G. Proses Produksi Proses produksi meliputi alat dan bahan yang digunakan hingga proses pembuatan dan penyajian.

Nah itulah Contoh Penyusunan Proposal Makanan Internasional. Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lain seperti : Perencanaan Usaha Makanan Internasional dan Sumber Daya yang Dibutuhkan Pos-pos Terbaru • Amatilah Gambar Berikut Selanjutnya Tuliskan Pendapatmu Mengenai Gambar Halaman 134 Sampai 135 • 3 Sikap Persatuan dan Kesatuan yang Pernah Kamu Lakukan Saat di Sekolah, di Rumah, dan di Masyarakat • Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 Halaman 133 134 135 136 137 Pembelajaran 4 Subtema 3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia • Coba Renungkan Tentang Kegunaan Benda-benda atau Materi yang Berada di Sekitar Kamu • Nama Zat Unsur Senyawa Air, Tembaga, Gula, Perak, Garam, Hidrogen
Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN i Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 PERENCANAAN USAHA PENGOLAHAN MAKANAN INTERNASIONAL KELAS XI PENYUSUN RENI SUSIANA DEWI, S.Pd.Si SMAN 1 PURWOREJO @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN ii Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 DAFTAR ISI PENYUSUN .

ii DAFTAR ISI . iii GLOSARIUM . iiv PETA KONSEP . v PENDAHULUAN . 1 A. Identitas Modul . 1 B. Kompetensi Dasar . 1 C. Deskripsi Singkat Materi . 1 D. Petunjuk Penggunaan Modul . 2 E. Materi Pembelajaran . 2 KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 . 3 A. Tujuan Pembelajaran . 3 B. Uraian Materi . 3 C. Rangkuman . 8 D. Penugasan Mandiri . 8 E. Latihan Soal . 8 F. Penilaian Diri .

10 KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 . 11 A. Tujuan Pembelajaran . 11 B. Uraian Materi . 11 C. Rangkuman . 12 D. Latihan Soal . 13 E. Penilaian Diri . 14 KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 .

15 A. Tujuan Pembelajaran . 15 B. Uraian Materi . 15 C. Rangkuman . 18 D. Penugasan Mandiri . 19 E. Latihan Soal . 19 F. Penilaian Diri . 21 KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 .

22 A. Tujuan Pembelajaran . 22 B. Uraian Materi . 22 C. Rangkuman . 24 D. Penugasan Mandiri . 25 E. Latihan Soal . 25 F. Penilaian Diri . 26 EVALUASI . 27 KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN EVALUASI .

31 DAFTAR PUSTAKA . vi @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN iii Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 GLOSARIUM Administrasi : suatu proses yang umumnya terdapat pada usaha kelompok negara, swasta, sipil, atau militer serta berbagai bentuk perkumpulan untuk mencapai tujuan bersama. Bahan pangan nabati : bahan- bahan makanan yang berasal dari tumbuhan seperti kedelai, gandum, kacang-kacangan, tahu, tempe, sayur – sayuran.

Bahan pangan hewani : semua bahan makanan yang berasal dari hewan, meliputi daging ruminansia (daging sapi, daging kambing, daging rusa), daging (daging ayam, daging bebek), seafood, serta telur dan susu. Makanan khas internasional : makanan yang biasa di konsumsi di suatu negara dan biasanya mencerminkan karakter masyarakatnya. Pemasaran : suatu cara yang dilakukan oleh individu atau organisasi atau produsen untuk menyebarluaskan informasi seputar produk atau jasa yang dihasilkan kepada konsumen demi memperoleh keuntungan dengan melalui beberapa strategi yang diterapkan dalam perusahaan tersebut.

Peluang Usaha : kesempatan yang dimiliki seseorang untuk mencapai tujuan (keuntungan, uang, kekayaan) dengan cara melakukan usaha yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki. Perencanaan : proses yang mendefinisikan tujuan dari organisasi, membuat strategi digunakan untuk mencapai tujuan dari organisasi, serta mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.

Sumber Daya Usaha : segala sesuatu sumber daya yang dimiliki perusahaan dalam menjalankan aktifitasnya. Usaha : kegiatan manusia untuk mendapatkan penghasilan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup demi mendapatkan kesejahteraan. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN iv Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 PETA KONSEP @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN v Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 PENDAHULUAN A.

Identitas Modul Mata Pelajaran : Prakarya dan Kewirausahaan Kelas : XI (sebelas) Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah Waktu : 4 pertemuan (4 x 2 jam pelajaran) Judul Modul : Perencanaan Usaha Pengolahan Makanan Internasional B.

Kompetensi Dasar 3.6. Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran. 3.6.1 Mendefinisikan pengertian usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani.

3.6.2 Mengidentifikasi ide dan peluang usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani. 3.6.3 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani.

3.6.4 Menentukan administrasi dan pemasaran usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani. 3.6.5 Menentukan komponen perencanaan usaha usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani. 3.6.6 Menetukan tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah penyusunan perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani.

4.6. Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran. 4.6.1 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani. C. Deskripsi Singkat Materi Modul ini sebagai pendamping buku teks pelajaran (BTP) atau buku sekolah elektronik (BSE) sebagai media pendukung bagi kalian dalam memahami materi tentang proses perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran.

Materi perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani ini adalah materi yang sangat penting dan harus kalian kuasai karena berguna dalam kehidupan sehari-hari sebagai perencanaan awal untuk memulai suatu usaha yang berkaitan dengan pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani.

Dalam mempelajari modul ini kalian harus membaca modul ini dengan cermat. melalui kegiatan membaca dan mempelajari materi, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan latihan soal sebagai alat evaluasi disertai refleksi. Semoga modul ini bermanfaat, kalian dapat mengerti dan memahami isi modul serta menerapkannya.

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 1 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 D. Petunjuk Penggunaan Modul Petunjuk penggunaan modul ini adalah: 1.

Pelajari modul perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani secara berurutan. 2. Baca peta konsep materi dan pahami isinya 3. Kerjakan soal latihan dan tugas yang ada 4.

Lakukan penilaian diri 5. Kerjakan soal evaluasi di akhir materi pembelajaran 3. Gunakan alat, bahan dan media sesuai yang tercantum pada setiap penugasan. 4. Gunakan juga berbagai sumber literasi yang mendukung atau terkait dengan materi pembelajaran. 5. Mintalah bimbingan guru jika menemukan kesulitan dalam memahami materi modul.

6.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Apabila Anda mampu menyelesaian 75% dari semua materi dan penugasan maka Anda dapat dikatakan tuntas belajar modul ini. E. Materi Pembelajaran Modul ini terbagi menjadi 4 kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian materi, contoh soal, soal latihan dan soal evaluasi. 1. Pengertian, ide, dan peluang usaha pengolahan makanan internasional 2.

Sumber daya yang dibutuhkan untuk usaha pengolahan makanan internasional 3. Administrasi dan pemasaran produk usaha pengolahan makanan internasional 4.

Komponen dan langkah–langkah penyusunan proposal perencanaan usaha pengolahan makanan internasional @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 2 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 PENGERTIAN, IDE, DAN PELUANG USAHA MAKANAN INTERNASIONAL A.

Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan pembelajaran 1 ini, kalian dapat: 1. Mendefinisikan pengertian makanan internasional 2. Menyebutkan beberapa contoh makanan internasional 3.

Menjelaskan cara menggali ide untuk memulai suatu usaha 4. Menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menganalisis peluang usaha 5.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Memberikan beberapa contoh peluang usaha pengolahan makanan internasional B. Uraian Materi Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki pertumbuhan penduduk yang tinggi di dunia. Keadaan ini dapat menyebabkan peluang usaha pengolahan makanan semakin berkembang seiring perkembangan jaman. Berbagai jenis makanan baik yang bersumber dari bahan nabati maupun hewani dapat dikembangkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari hari.

Bahan pangan nabati adalah bahan- bahan makanan yang berasal dari tanaman (bisa berupa akar, batang, dahan, daun, bunga, buah atau beberapa bagian dari tanaman bahkan keseluruhannya) atau bahan makanan yang diolah dari bahan dasar dari tanaman. Contohnya: kedelai, gandum, kacang-kacangan, tahu, tempe, sayur – sayuran. Sedangkan, bahan pangan hewani adalah semua bahan makanan yang berasal dari hewan, meliputi daging ruminansia (daging sapi, daging kambing, daging rusa), daging (daging ayam, daging bebek), seafood, serta telur dan susu.

Semua jenis bahan makanan tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dengan jumlah yang berimbang. Bahan makanan tersebut dapat diolah menjadi berbagai macam jenis masakan khas di suatu daerah negara asalnya.

Pada awalnya berbagai jenis masakan tersebut hanya bisa dinikmati di suatu daerah negara asalnya. Namun, berkat kemajuan teknologi, manusia tidak lagi hanya beraktivitas hanya di satu wilayah saja. Seringkali mereka harus melakukan aktivitas di luar daerah asalnya sehingga timbullah interaksi antar daerah bahkan antar negara.

Demikian juga dengan masakan khas dari suatu negara. Para pelaku perjalanan seringkali membawa masakan asal daerahnya ke tempatnya yang baru. Di Indonesia, banyaknya turis-turis yang dari manca negara menyebabkan saat ini kita bisa menikmati berbagai jenis masakan yang berasal dari negara lain atau dapat menciptakan peluang yang sangat besar untuk membuat usaha makanan internasional.

Banyak jenis makanan internasional yang dapat kita jadikan peluang usaha. Indonesia kaya akan berbagai jenis bahan pangan, baik nabati maupun hewani. Makanan khas internasional adalah makanan yang biasa di konsumsi di suatu negara, namun dapat dijumpai di negara lain. Makanan yang dibuat biasanya mencerminkan karakter masyarakatnya. Makanan khas tersebut juga bisa dimodifikasi sesuai dengan keinginan masyarakat setempat, sehingga menjadi jenis masakan baru.

Bagi warga negara yang hidup di negara lain tentu akan merindukan masakan khas negaranya dan menginginkan dapat menikmati di tempat tinggal mereka saat ini. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 3 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Demikian juga penduduk aslinya, mereka juga memiliki rasa ingin tahu serta dapat menikmati masakan dari negara lain tersebut. Hal ini berpotensi membuka peluang usaha makanan dibidang pengolahan, khususnya makanan internasional.

Para pelaku usaha dapat membuka café, rumah makan, ataupun restoran khusus makanan internasional. Jenis Makanan Internasional Gambar 1. https://ajaib.co.id/daftar-makanan-oriental-terlezat-yang-mengunggah-selera/ 1. Makanan Kontinental a. Ciri Umum Makanan Kontinental 1) Eropa Selatan Biasanya ciri-ciri makanan yang berasal dari Eropa selatan memiliki citarasa bumbu yang tajam.

Misalnya dalam suatu hidangan, makanan tersebut menonjolkan beberapa rempah berjenis lada, pala, dan kayu manis. 2) Eropa Barat Negara-negara Eropa barat seperti Swiss, Jerman, Prancis, dan Belgia lebih tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah menonjolkan bumbu merica dan garam.

3) Eropa Timur Masih dari benua Eropa. Eropa Timur terkenal dengan ketajaman bumbu masaknya. Biasanya negara Rumania, Romawi, Yunani, Hongaria, dan Ceko selalu memperlihatkan jenis makanan dengan banyak rempah di dalamnya. b. Contoh makanan kontinental yang berasal dari Eropa. 1) Seafood Paella Berasal dari Spanyol. Seafood Paella merupakan sebuah sajian berbahan dasar nasi yang dimasak bersamaan dengan seafood.

Makanan ini dibumbui dengan rosemary atau saffron. Adapun jenis beras yang digunakan untuk membuat makanan ini yaitu tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah yang berasal dari Calaspara. 2) Pickle Herring Makanan dengan asal negara Denmark ini menggunakan konsep sajian ikan. Sebenarnya Pickle Herring merupakan ikan herring yang diasamkan yang lumrah disajikan bersama roti, kentang, dan telur rebus.

3) Beef Bourguignon @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 4 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Makanan yang berbahan dasar daging yang sangat lembut dan berasal dari negara Prancis.

Dalam hidangannya, daging dimasak dengan campuran bawang bombay, bawang putih, daun-daunan rempah Prancis, serta red wine. Beef Bourguignon dimasak sampai airnya habis. 4) Kottbullar Hidangan kottbullar merupakan bakso swedia dimana bahan dasar pembuatan baksonya menggunakan daging sapi.

Daging sapi akan dicincang atau juga digiling kemudian dibentuk seperti bola pingpong. Umumnya, makanan kontinental menggunakan kentang sebagai pengganti karbohidrat dan disajikan dengan porsi lebih sedikit daripada protein hewani. Dalam restoran-restoran yang mengadakan menu makanan kontinental, biasanya akan menghidangkan secara bergilir. Termasuk alat makan, setiap makanan menggunakan alat makan yang berbeda pula. Makanan kontinental selalu menyuguhkan konsep plating yang baik.

2. Makanan Oriental Makanan oriental merupakan makanan dari Benua Asia yang sangat kaya akan rempah-rempah yang menonjol serta variasi yang sangat unik. Makanan oriental ini terdiri dari negara India, China, Jepang, dan Korea serta Asia Tenggara termasuk Indonesia yang dikaitkan dengan budaya dan tradisi sejarah yang sangat menonjol.

Jenis bahan pangan yang membentuk makanan yang sangat khas dari berbagai negara Asia ini termasuk cara pengolahan, bagaimana menghidangkan dan kebiasaan makan sesuai dengan tradisi dari masing-masing negara.

Berikut contoh makanan oriental: 1) Bebek Peking Bebek peking adalah daging bebek pilihan yang direndam terlebih dahulu pada cairan bumbu cabai yang disebut gochujang. Menu makanan bebek peking berasal dari negara Tiongkok, yang disajikan dalam irisan potongan daging bebek dengan saus tiram. 2) Hokkien Prawn Mee Makanan oriental ini merupakan menu favorit dari masyarakat Singapura, yang berupa mie kuning dan bihun yang digoreng.

Dengan tambahan bahan-bahan seperti bawang putih, telur, udang, cumi, taoge, dan kecap asin.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Makanan ini menjadi salah satu makanan oriental favorit di negara Singapura, ternyata Hokkien Prawn Mee berasal dari negara Tiongkok. 3) Nasi Ayam Hainan Mungkin kalau masakan oriental ini pasti pernah kalian cicipi. Sebab, nasi ayam Hainan merupakan menu makanan yang banyak sekali kita jumpai di restoran- restoran yang menyajikan masakan oriental. Makanan asal Tiongkok ini sudah menyebar luas hingga ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

4) Beef Bulgogi Bowl Beef Bulgogi adalah jenis makanan oriental dari Korea Selatan, yang terdiri daging sapi sirloin atau bagian daging sapi pilihan. 5) Pad Thai Pad Thai berasal dari Thailand, yang memang dikenal memiliki kemiripan kuliner atau makanan dengan Indonesia. 6) Roti Canai Roti canai sangat populer di negara Malaysia. 7) Capcay @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 5 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Capcay di Tiongkok, dikenal sebagai makanan oriental murahan namun hal tersebut berbeda di Indonesia.

Di mana, hampir semua restoran Chinese food di Indonesia, pasti akan menyajikan menu makanan ini. 8) Fu Yung Hai Jenis makanan ini berbahan seperti telur, sayuran, udang ataupun ayam, dan dicampuri tepung, lalu diaduk-aduk hingga tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah dengan air. Ide dan Peluang Usaha Ada beragam cara, media, dan tempat tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah menggali sebuah celah usaha yang profitable.

Berikut ini 8 cara untuk menggali ide-ide peluang bisnis, yaitu: 1. Memanfaatkan internet maupun media elektronik lainnya untuk memperoleh informasi untuk membangun bisnis. Untuk saat ini internet merupakan jalan termudah menggali dan menemukan ide-ide usaha yang mungkin belum kita ketahui selama ini.

2. Baca buku, majalah, koran atau media cetak lainnya terkait bisnis sebagai sumber informasi yang dapat membantu kita untuk menentukan ide peluang usaha.

3. Ikuti seminar bisnis dan kewirausahaan. Melalui seminar tersebut kita akan mendapat ilmu dari narasumber yang berpengalaman. 4. Aktif bergabung di komunitas bisnis baik offline maupun online. Melalui komunitas tersebut, kita akan berpeluang masuk ke dalam jaringan relasi dan pertemanan para wirausahawan yang akan membantu dalam menggali potensi bisnis dalam diri kita.

5. Mengunjungi tempat pameran kewirausahaan. Berbagai produk baru maupun bisnis baru sering dipertontonkan dalam sebuah pameran.

6. Melakukan wawancara dengan para pelaku usaha pengolahan makanan yang sudah berpengalaman dan berhasil dalam membangun bisnisnya. 7. Mengunjungi pusat–pusat bisnis dengan tujuan untuk melakukan survey langsung terhadap kegiatan usaha khususnya berkaitan dengan pengolahan makanan. 8. Mengamati lingkungan sekitar kita. Apa saja kebutuhan orang–orang yang bisa menjadi peluang usaha pengolahan makanan Dengan demikian, teknik di atas kemungkinan dapat menentukan ide peluang usaha.

Setelah memiliki ide peluang usaha pengolahan makanan internasional, kalian perlu menganalisis ide peluang usaha tersebut. Analisis suatu ide peluang usaha sangat diperlukan untuk mencari dan melaksanakan kegiatan usaha yang menguntungkan. Rencana dalam berwirausaha perlu dianalisis untuk mengenali peluang usaha, kekuatan usaha yang akan dijalani, kelemahan–kelemahan yang mungkin akan dihadapi, tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah persaingan usaha dalam bidang yang sama.

Analisis Usaha Analisis usaha ini juga dapat digunakan untuk mencari strategi alternatif dalam bidang pengolahan, pemasaran, pengendalian usaha, dan sebagainya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita membuka usaha pengolahan makanan internasional: 1.

Tentukan jenis makanan internasional yang akan dibuat Jenis makanan internasional yang akan dibuat, disesuaikan peluang usaha seperti banyaknya konsumen yang diperkirakan ada di sekitar tempat usaha, ketersediaan sumber daya yang dibutuhkan, dan sebagainya. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 6 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 2. Mengolah makanan dengan tepat Cara pengolahan yang tepat akan menghasilkan citarasa yang khas dan tetap memenuhi nilai gizi yang seimbang.

Terdapat beberapa cara pengolahan makanan, seperti: cara dikukus, direbus, dibakar, dipanggang, dan digoreng. 3. Gunakan bumbu yang tepat Beberapa jenis makanan internasional bisa diolah menggunakan bumbu asli dari negara asalnya dan bisa dimodifikasi sesuai dengan lidah masyarakat yang akan mengolahnya, seperti spaghetti dari Italia. Bumbu asli spaghetti cenderung berasa asin, khas saus spagettinya. Jika ingin dimodifikasi menjadi citarasa seperti masakan khas di Indonesia, spaghetti tersebut bisa diberi bumbu rendang.

Gambar 2. Spaghetti https://caramembuat.id/cara-membuat-spaghetti/ 4. Carilah lokasi yang tepat Dalam memilih lokasi usaha, pilihlah lokasi usaha yang strategis yang mempermudah calon pembeli datang ke warung makan atau restoran. Usahakan lokasi tempat usaha terlihat dengan jelas, mudah untuk dicapai dengan transportasi umum dan memiliki lokasi parkir yang memadai. 5. Tentukan harga yang bersaing Ketika memulai usaha, sebaiknya tidak mamasang tarif yang terlalu mahal.

Berikan harga promo di minggu-minggu atau bulan-bulan awal atau strategi promosi lainnya sehingga akan banyak pengunjung untuk datang ke warung yang baru dibuka. 6. Berikan pelayanan prima Berikan pelayanan yang berkualitas baik, misalnya melayani dengan cepat, cekatan, dan ramah.

Hal ini akan membuat pelanggan merasa puas dan akan selalu ingat. 7. Konsisten dalam pelayanan Buka dan tutuplah warung dengan jadwal yang tetap. Jika ada perubahan jadwal berilah pemberitahuan sebelumnya, sehingga pelanggan tidak merasa kecewa karena datang ke warung yang tutup. Konsistensi dalam kualitas melayani pelanggan, menjaga kebersihan, dan menjaga kualitas rasa sangat dibutuhkan dalam usaha makanan Internasional yang baru dibuka sehingga disenangi pembeli. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 7 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 C.

Rangkuman Usaha pengolahan makanan internasional dapat dijadikan salah satu peluang bisnis yang baik di era globalisasi saat ini.

Cara pengolahan yang baik, resep masakan yang dapat dimodifikasi sesuai selera masyarakat setempat, pelayanan terhadap konsumen dan berbagai macam strategi pemasaran merupakan beberapa faktor yang dapat menarik tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah untuk membeli makanan yang dijadikan usaha bisnis.

Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam membangun bisnis kuliner, selain dibutuhkan rencana yang matang juga diperlukan sifat–sifat kewirausahaan (jiwa entrepreneur) antara lain: percaya diri, tekun dan jujur, berani mengambil resiko, beorientasi ke masa depan, jiwa kepimpinan, dan keorisinilan.

Setelah memiliki ide peluang usaha pengolahan makanan internasional, selanjutnya kita perlu menilai peluang usaha tersebut dengan melihat beberapa faktor, antara lain: 1. Sumber daya yang dimiliki harus sesuai 2. Peluang produk tersebut diperkirakan akan bertahan dalam kurun waktu yang lama 3. Kompetensi yang dimiliki pengusaha dituntut untuk kreatif dalam memodifikasi makanan internasional, kemasan produk, maupun dalam pemasaran. 4. Persaingan yang muncul ketika produk sudah dikenal masyarakat 5.

Lokasi usaha yang ada harus strategis 6. Teknologi yang digunakan baik saat produksi mapun distribusi D. Penugasan Mandiri 1. Perhatikan lingkungan sekitarmu!

Identifikasikan jenis makanan internasional dan asal negaranya! 2. Carilah ide peluang usaha pengolahan makanan internasional berdasarkan potensi yang ada di daerahmu!

E. Latihan Soal 1. Jelaskan tentang makanan internasional? Berikan contoh! 2. Sebutkan sumber makanan hewani dan sumber makanan nabati! 3. Apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan ide peluang usaha! 4. Mengapa kita harus melakukan analisis terhadap ide peluang usaha? 5. Sebutkan hal – hal yang harus diperhatikan ketika menganalisis suatu ide peluang usaha! @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 8 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Kunci Jawaban dan Pembahasan 1.

Makanan internasional adalah Makanan khas internasional yang biasa di konsumsi di suatu negara. Makanan yang dibuat biasanya mencerminkan karakter masyarakatnya. Contoh spaghetti dari Italia sekarang dapat dinikmati di Indonesia dengan varian rasa yang beraneka ragam, fried chicken merupakan makanan khas Amerika dan sekarang sudah banyak orang Indonesia yang berjualan.

2. Sumber makanan hewani daging, telur, ikan sedangkan sumber makanan nabati yaitu gandum, beras, sayur, buah. 3. Yang harus dilakukan untuk mendapatkan ide peluang usaha adalah dengan membaca buku, majalah atau tabloid bisnis. Dengan melakukan wawancara langsung ke sang ahli, memnfaatkan internet. 4. Rencana dalam berwirausaha perlu dianalisis untuk mengenali peluang usaha, kekuatan usaha yang akan dijalani, kelemahan–kelemahan yang mungkin akan dihadapi, maupun persaingan usaha dalam bidang yang sama.

Analisis usaha ini juga dapat digunakan untuk mencari strategi alternatif dalam bidang pengolahan, pemasaran, pengendalian usaha, dan sebagainya.

5. Setelah memiliki ide peluang usaha pengolahan makanan internasional, selanjutnya kita perlu menilai peluang usaha tersebut dengan melihat beberapa faktor, antara lain: a. Sumber daya yang dimiliki harus sesuai b. Peluang produk tersebut diperkirakan akan bertahan dalam kurun waktu yang lama c. Kompetensi yang dimiliki pengusaha dituntut untuk kreatif dalam memodifikasi makanan internasional, kemasan produk, maupun dalam pemasaran. d. Persaingan yang muncul ketika produk sudah dikenal masyarakat e.

Lokasi usaha yang ada harus strategis f. Teknologi yang digunakan baik saat produksi mapun distribusi @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 9 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah.

Penilaian Diri Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggung jawab! No. Pertanyaan Jawaban 1 Saya mampu mempelajari kegiatan pembelajaran I dengan Ya Tidak baik 2 Saya mampu menjelaskan definisi makanan internasional Ya Tidak 3 Saya mampu menjelaskan tentang bahan makanan hewani Ya Tidak maupun nabati 4 Saya dapat memberikan beberapa contoh makanan Ya Tidak internasional yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal 5 Saya mampu mencari ide peluang usaha pengolahan Ya Tidak makanan internasional yang ada di sekitar tempat tinggal saya 6 Saya mampu menganalisis peluang usaha makanan Ya Tidak internasional 7 Saya mampu menjelaskan faktor – faktor yang harus Ya Tidak diperhatikan saat menganalisis ide peluang usaha pengolahan makanan internasional Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".

Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 10 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 SUMBER DAYA USAHA PENGOLAHAN MAKANAN INTERNASIONAL A. Tujuan Pembelajaran Setelah melakukan kegiatan pembelajaran 2 ini, kalian dapat: 1. menjelaskan pengertian sumber daya usaha pengolahan makanan internasional. 2. menjelaskan sumber daya yang dibutuhkan dalam melaksanakan wirausaha makanan internasional.

3. mengidentifikasi sumber daya untuk usaha pengolahan makanan internasional di lingkungan sekitar tempat tinggal. B. Uraian Materi Faktor Produksi Kegiatan produksi tidak akan berjalan tanpa adanya faktor-faktor produksi atau sumber daya ekonomi. Faktor produksi adalah setiap benda atau jasa yang digunakan untuk menciptakan, menghasilkan, atau meningkatkan nilai guna suatu barang atau jasa.

Faktor produksi dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1. Faktor Produksi Alam Faktor produksi alam adalah segala sesuatu yang tersedia di alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk melaksanakan produksi. Faktor produksi alam yang digunakan untuk usaha makanan internasional adalah: a.

Air, dapat digunakan untuk mencuci alat dan bahan makanan, memasak, dan minum. b. Tanah, dapat digunakan sebagai lokasi usaha c. Iklim dan udara, sangat berpengaruh pada usaha makanan d.

Tumbuh-tumbuhan dan hewan, merupakan faktor produksi utama dalam usaha makanan internasional. 2. Faktor Produksi Tenaga Kerja Faktor produksi tenaga kerja adalah segala kemampuan yang dimiliki manusia, baik jasmani maupun rohani yang digunakan dalam proses produksi. a. Tenaga Kerja Jasmani, merupakan tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan kekuatan fisik berupa keterampilan dan merupakan tenaga kerja pelaksana. Tenaga kerja ini terbagi menjadi tiga, yaitu tenaga kerja terdidik, terlatih, dan tidak terdidik b.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Tenaga kerja rohani Tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan kemampuan intelektual dalam melakukan aktivitasnya, contohnya manager pemasaran. 3. Faktor Produksi Modal Faktor produksi modal adalah setiap benda atau alat yang tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah untuk menghasilkan barang atau jasa ataupun dapat digunakan dalam proses produksi.

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 11 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 c. Menurut wujudnya, modal dapat dibedakan menjadi dua yaitu modal barang (capital goods), modal uang (money capital) d. Menurut fungsinya, modal dibedakan menjadidua yaitu modal perorangan (privat capital) dan modal masyarakat (social capital) e. Menurut sifatnya, modal dibedakan menjadi dua yaitu modal tetap (fixed capital) dan modal lancar (variable capital) f.

Menurut bentuknya, modal dibedakan menjadi dua yaitu modal nyata (konkret) dan modal tidak nyata (abstrak). g. Menurut sumber modal, modal dibedakan menjadi dua yaitu modal sendiri dan modal pinjaman. 4. Faktor Produksi Kewirausahaan.

Faktor produksi kewirausahaan adalah faktor produksi yang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan dalam menentukan faktor-faktor produksi. Faktor produksi kewirausahaan sangat diperlukan dalam mengendalikan dan mengelola usaha makanan internasional. Seorang wirausahawan harus memiliki keahlian tertentu seperti keahlian memimpin (managerial skill), keahlian teknologi (technological skill), keahlian organisasi (organization skill).

Jiwa kewirausahaan membutuhkan proses dan waktu agar dapat tertanam dalam dirinya. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk membina kewirausahaan membuat program kerja (perencanaan) yang jelas dan tepat, mengadakan pengorganisasian (pengaturan), melakukan pengawasan yang ketat, memberikan jaminan kesejahteraan terhadap karyawan.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

C. Rangkuman Sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha pengolahan makanan internasional meliputi enam tipe sumber daya, yaitu: 1. Man, orang yang terlibat langsung dalam kegiatan usaha pengolahan makanan. 2. Money, modal/uang yang digunakan untuk berwirausaha. 3. Material, bahan baku maupun bahan tambahan yang digunakan dalam berwirausaha. 4. Machine, alat – alat yang digunakan dalam berwirausaha.

5. Method, Teknik/cara dalam pengolahan makanan internasional. 6. Market, strategi pemasaran produk usaha pengolahan makanan. Faktor-faktor sumber daya yang pendukung keberhasilan usaha pengolahan makanan internasional adalah sebagai berikut: 1. Faktor Manusia, merupakan faktor yang utama dalam pencapaian keberhasilan usaha. 2. Faktor Keuangan, merupakan faktor penunjang keberhasilan usaha.

3. Faktor Organisasi, merupakan faktor yang mampu membawa orang-orang dapat bekerja dengan efektif dan efisien sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing untuk mencapai tujuan organisasi. 4. Faktor Perencanaan, merupakan faktor sumber daya usaha dapat digunakan sebagai alat pengawas dan pengendalian usaha.

5. Faktor Mengatur Usaha, meliputi penyusunan uraian tugas pokok, struktur organisasi, jadwal, rencana, tata laksana usaha maupun memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan, menetapkan balas jasa dan insentif, dan sebagainya. 6. Faktor Pemasaran, meliputi kondisi pemasaran, daya serap pasar dan program pemasaran. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 12 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 7.

Faktor Administrasi, merupakan faktor yang sangat menunjang kelancaran kegiatan usaha dalam hal dokumentasi dan pembukuan jalannya usaha. D. Latihan Soal 2 1. Jelaskan pengertian dari sumber daya usaha pengolahan makanan internasional ! 2. Sebutkan 6 tipe sumber daya yang harus disiapkan dalam usaha pengolahan makanan internasional! 3. Faktor – faktor apa sajakah yang pendukung keberhasilan usaha pengolahan makanan internasional?

4. Sebutkan sumber daya yang termasuk ke dalam faktor produksi alam ! 5. Bagaiamanakah cara kita agar modal yang kita miliki tepat guna! @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 13 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Kunci Jawaban dan Pembahasan 1. Sumber daya usaha pengolahan makanan internasional adalah segala sesuatu yang perlu dipersiapkan agar jalannya usaha menjadi lancar dan sesuai dengan diinginkan.

2. Tipe sumber daya meliputi, manusia yang terlibat dalam usaha, alat dan bahan yang digunakan, teknik pengolahan yang dipilih, strategi pemasaran yang sesuai, serta modal yang diperlukan untuk menjalankan tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah tersebut. 3. Faktor-faktor sumber daya yang pendukung keberhasilan usaha pengolahan makanan internasional adalah sebagai berikut: a.

Faktor Manusia b. Faktor Keuangan c. Faktor Perencanaan d. Faktor Mengatur Usaha e. Faktor Pemasaran f. Faktor Administrasi 4. Faktor produksi alam meliputi tanah, air, udara, iklim, tumbuhan dan hewan. 5. Cara kita agar modal modal yang kita miliki tepat guna adalah dengan membiasakan memiliki rencana terkait menejmen keuangan yang baik sehingga akan menjadi karakter dalam diri pelaku usaha tersebut E.

Penilaian Diri Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggung jawab! No. Pertanyaan Jawaban 1 Saya mampu mempelajari kegiatan pembelajaran II dengan Ya Tidak baik 2 Saya mampu menjelaskan definisi sumber daya usaha Ya Tidak pengolahan makanan interasional 3 Saya mampu menjelaskan 6 tipe yang termasuk sumber Ya Tidak daya usaha pengolahan makanan interasional 4 Saya dapat memberikan beberapa contoh yang termasuk ke Ya Tidak dalam usaha pengolahan makanan internasional 5 Saya mampu menganalisis identifikasi sumber daya yang Ya Tidak terdapat di suatu restoran/rumah makan Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".

Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 14 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 ADMINISTRASI DAN PEMASARAN USAHA PENGOLAHAN INTERNASIONAL A. Tujuan Pembelajaran Setelah melakukan kegiatan pembelajaran 3 ini, kalian dapat: 1.

menyebutkan administrasi apa saja yang harus dipersiapkan tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah memulai usaha pengolahan makanan internasional. 2. menentukan tujuan diterapkannya administrasi usaha.

3. menyebutkan pekerjaan pencatatan yang perlu dilakukan dalam perusahaan. 4. menentukan strategi pemasaran yang cocok untuk kegiatan usaha pengolahan makanan internasional.

B. Uraian Materi 1. Persiapan Administrasi Usaha Sebelum Membuat Usaha Pengolahan Makanan Internasional Administrasi adalah usaha atau kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan.

Administrasi dalam arti sempit adalah kegiatan yang meliputi: catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, ketik-mengetik, agenda, dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan.

Administrasi dalam arti luas adalah seluruh proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan dengan memanfaatkan sarana dan prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna Kegiatan administrasi banyak mengandalkan catatan yang dapat berupa formulir, surat – surat, dan laporan.

a. Formulir banyak digunakan untuk mengurus atau menyelesaikan surat – surat tertentu. b. Surat merupakan alat komunikasi tertulis yang berasal dari satu pihak dan ditujukan kepada pihak lain untuk menyampaikan pesan. c. Laporan merupakan bentuk catatan kantor yang memperkuat hubungan vertical secara structural dari bawahan ke pimpinan. Persiapan Administrasi Usaha Sebelum Membuat Perusahaan atau Memulai Berbisnis a.

Persiapan Administrasi Administrasi bisa dikatakan sebagai membatu, melayani, memenuhi, dan melengkapi. Kegiatan administrasi banyak mengandalkan catatan yang dapat berupa formulir, surat – surat, dan laporan. Beberapa Fungsi Administrasi: 1) Tujuan yang ingin diperoleh disetarakan dengan beban kerja yang ada.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

2) Pekerjaan terbagi secara efektif. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 15 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 3) Fungsi administrasi sebagai tata usaha adalah mempermudah pekerjaan laporan atau pengarsipan dokumen sehingga mempermudah kerja manaterial.

4) perusahaan lebih terarah dan lebih terstruktur bila bekerjasama dalam kelompok kerja 5) Manajemen yang tepat akan menyelesaikan tugas lebih efisien. b. Maksud Dan Tujuan Administrasi Administrasi yang baik dan rapi adalah membantu pengelolaan perusahaan dan tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah usaha, khususnya dalam pelaporan hasil usaha dan pencatatan administrasi.

Tujuan diterapkannya administrasi yaitu: 1) Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah informasi proses bisnis perusahaan.

2) Akan mendapatkan data yang akurat dalam mengambil keputusan strategic decision making process seperti keputusan penetapan harga, keputusan efisien, keputusan investasi, dan keputusan permodalan. 3) Penyusunan program dalam rencana pengembangan usaha seperti lisensi atau waralaba franchise 4) Mengetahui kinerja perusahaan.

5) Memperlancar proses antar bagi dalam menjanlakan pekerjaan. Kegunaan utama dari catatan administrasi perusahaan yaitu: 1) Administrasi di gunakan sebagai alat bukti catatan 2) Administrasi di gunakan sebagai alat manajemen laporan 3) Administrasi di butuhkan sebagai penilaian catatan dan laporan c.

Kegiatan Administrasi Kegiatan administrasi atau tata usaha meliputi pekerjaan pencatatan yang perlu dilakukan dalam perusahaan seperti: 1) Mencatat penyelenggaraan produksi 2) Menyusun rencana anggaran perusahaan 3) Melakukan surat-menyurat kedalam dan keluar perusahaan 4) Membuat daftar gaji karyawan 5) Mencatatan pesanan 6) Menyelenggarakan pembukuan 7) Melakukan pengarsipan dokumen Beberapa aspek penting dalam perencanaan administrasi usaha: a.

Mengurus Izin Usaha Izin usaha adalah alat untuk membina, mengarahkan, mengawasi dan melindungi pengelolaan usaha.

b. Penetapan Besarnya Retribusi Ketentuan tata cara perhitungan retribusi SITU c. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) d. Pengurusan Pajak e. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 16 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 2. Perencanaan Pemasaran Usaha Pengolahan Makanan Internasional Langkah awal sebelum memulai sebuah usaha makanan internasional adalah menentukan segmentasi pasar. Seorang wirausahawan makanan internasional harus pandai-pandai menciptakan inovasi menu makanan dan minuman yang sesuai dengan segmen konsumen yang akan dituju.

Ada dua faktor utama yang bisa dimanfaatkan untuk menentukan segmentasi pasar dalam merencanakan pemasaran makanan internasional yaitu: a. Lokasi Usaha Segmentasi pasar bisa dibedakan berdasarkan lokasi usaha tersebut berada. Oleh sebab itu, perhatikan kebutuhan dan minat konsumen di sekitar lokasi usaha agar produk yang ditawarkan sesuai dengan permintaan para konsumen.

b. Harga Jual Harga jual produk juga menjadi salah satu faktor utama dalam membedakan segmentasi pasar. Para pelaku usaha biasanya membagi target pasar menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok konsumen bawah, konsumen menengah, dan konsumen segmen atas. Strategi pemasaran untuk setiap target pasar tentu saja berbeda. Konsumen kalangan bawah dapat ditawarkan menu makanan pokok dengan harga jual yang terjangkau. Sedangkan untuk konsumen menengah, bisa memadukan antara makanan dan minuman internasional dengan harga jual yang tidak terlalu mahal.

Dan untuk kalangan atas, yang terpenting adalah pelayanan prima dan kelezatan cita rasa kuliner yang disajikan. Kalangan/Segmen atas biasanya tidak memikirkan uang yang mereka keluarkan namun yang terpenting adalah kepuasan yang bisa mereka dapatkan. Dengan menentukan segmentasi pasar sebelum memulai usaha, maka secara tidak langsung telah memilih fokus usaha yang ingin dioptimalkan dalam meningkatkan daya saing dan strategi pemasaran yang paling efektif untuk memulai usaha makanan internasional.

Penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga makanan harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.

Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar semakin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga.

Ada lima kegiatan dan rencana pemasaran yang bisa dilakukan untuk mengomunikasikan produk dan merk usaha, yaitu sebagai berikut: a. Penjualan personal (personal selling), merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan media individu. b. Iklan (advertising), merupakan komunikasi produk melalui media dan tidak dilakukan secara individu atau perorangan.

c. Promosi penjualan (sales promotion), dapat digunakan untuk memasarkan dan mengomunikasikan pesan produk anda kepada calon konsumen. Promosi meliputi kegiatan perencanaan, implementasi dan pengendalian komunikasi dari suatu organisasi kepada konsumen serta sasaran lainya. Kegiatan promosi memiliki fungsi antara lain: @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 17 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 1) Menumbuhkan persepsi pelanggan terhadap suatu kebutuhan (category need); 2) Memperkenalkan dan memberikan pemahaman tentang suatu produk kepada konsumen (brand awareness); 3) Mendorong pemilihan terhadap suatu produk (brand attitude); 4) Membujuk pelanggan untuk membeli suatu produk (brand purchase intention); 5) Mengimbangi kelemahan unsur bauran pemasaran lain (purchase facilitation); 6) Menanamkan citra produk dan perusahaan (positioning).

d. Publikasi (publication), mencakup pengaturan komunikasi masa diluar iklan dan promosi penjualan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau memperkuat merek secara tidak langsung dan tidak bersifat menjual. e. Sponsorship, merupakan aplikasi dalam mempromosikan produk atau merek yang berasosiasi dengan kegiatan perusahaan lain atau kegiatan pemerintah dan masyarakat.

C. Rangkuman 1. Administrasi adalah usaha atau kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan. 2.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Kegiatan administrasi banyak mengandalkan catatan yang dapat berupa formulir, surat – surat, dan laporan. 3. Administrasi memiliki maksud, fungsi, dan tujuan yang sangat penting dalam usaha mencapai apa yang diinginkan dalam berwirausaha. 4. Makanan internasional memiliki kesan modern.

Secara umum strategi pemasaran yang cocok untuk usaha pengolahan makanan internasional adalah menentukan segmen pasar dengan cara selalu berfokus pada kebutuhan pasar dan melakukan promosi secara terus menerus. 5. romosi meliputi kegiatan perencanaan, implementasi dan pengendalian komunikasi dari suatu organisasi kepada konsumen serta sasaran lainnya.

6. Kegiatan promosi berfungsi untuk menginformasikan, mengingatkan, membujuk, menambah nilai produk, dan mendampingi upaya – upaya lain perusahaan. Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar semakin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga.

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 18 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 D. Penugasan Mandiri 1. Buatlah perencanaan administrasi yang baik untuk mendirikan salah satu usaha pengolahan makanan internasional yang ada dilingkunganmu! Kemudian, buatlah laporan dari perencanaan administrasi usaha tersebut!

2. Laporan Perencanaan Pemasaran Makanan Internasional a. Berdasarkan Segmentasi Pasar b. Segmentasi Pasar c. Peluang Usaha Makanan Internasional d. Pembahasan dan Kesimpula E. Latihan Soal 1. Sebutkan administrasi apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha usaha pengolahan makanan internasional? 2. Sebutkan tujuan diterapkannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional! 3. Sebutkan pekerjaan pencatatan yang perlu dilakukan dalam perusahaan!

4.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Sebutkan kegiatan dan rencana pemasaran yang bisa dilakukan untuk mengomunikasikan produk dan merk usaha! 5. Sebutkan strategi pemasaran yang cocok untuk kegiatan usaha pengolahan makanan internasional! @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 19 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Kunci dan Pembahasan Soal 1. Persiapan Administrasi Usaha Sebelum Membuat Perusahaan atau Memulai berbisnis a. Persiapan Administrasi b.

Maksud Dan Tujuan Administrasi c. Kegiatan Administrasi 2. Tujuan diterapkannya administrasi yaitu: a. Mendapatkan informasi proses bisnis perusahaan. b. Akan mendapatkan data yang akurat dalam mengambil keputusan strategis c. Penyusunan program dalam rencana pengembangan usaha seperti lisensi atau waralaba franchise d. Mengetahui kinerja perusahaan.

e. Memperlancar proses antar bagi dalam menjanlakan pekerjaan. 3. Kegunaan utama dari catatan administrasi perusahaan yaitu: a. Administrasi di gunakan sebagai alat bukti catatan b. Administrasi di gunakan sebagai alat manajemen laporan c.

Administrasi di butuhkan sebagai penilaian catatan dan laporan. 4. Cara – cara untuk mengenalkan produk kepada konsumen (pemasaran produk): a. Penjualan personal (personal selling), merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan media individu. b. Iklan (advertising), merupakan komunikasi produk melalui media dan tidak dilakukan secara individu atau perorangan. c. Promosi penjualan (sales promotion), dapat digunakan untuk memasarkan dan mengomunikasikan pesan produk anda kepada calon konsumen.

d. Publikasi (publication), mencakup pengaturan komunikasi masa diluar iklan dan promosi penjualan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau memperkuat merek secara tidak langsung dan tidak bersifat menjual. e. Sponsorship, merupakan aplikasi dalam mempromosikan produk atau merek yang berasosiasi dengan kegiatan perusahaan lain atau kegiatan pemerintah dan masyarakat. 5.

Strategi pemasaran yang cocok untuk usaha pengolahan makanan internasional adalah menentukan segmen pasar dengan cara selalu berfokus pada kebutuhan pasar dan melakukan promosi secara terus menerus. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 20 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 F. Penilaian Diri Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggung jawab!

No. Pertanyaan Jawaban 1 saya mampu mempelajarai kegiatan pembelajaran 3 Ya Tidak dengan baik 2 saya mampumenyebutkan administrasi apa saja yang harus Ya Tidak dipersiapkan sebelum memulai usaha pengolahan makanan internasional 3 tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah mampu menyebutkan tujuan diterapkannya Ya Tidak administrasi usaha pengolahan makanan internasional 4 saya mampu menyebutkan pekerjaan pencatatan yang Ya Tidak perlu dilakukan dalam perusahaan 5 saya mampu menyebutkan strategi pemasaran yang cocok Ya Tidak untuk kegiatan usaha pengolahan makanan internasional Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".

Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 21 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 RENCANA USAHA PENGOLAHAN MAKANAN INTERNASIONAL A.

Tujuan Pembelajaran Setelah melakukan kegiatan pembelajaran 4 ini, kalian dapat: 1. menentukan komponen perencanaan usaha pengolahan makanan internasional. 2. menentukan langkah-langkah penyusunan proposal perencanaan usaha pengolahan makanan internasional. 3. membuat proposal perencanaan usaha pengolahan makanan internasional. B. Uraian Materi Berwirausaha makanan internasional merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai apa yang diinginkan.

Banyak jenis makanan internasional yang bisa dibuat dan memiliki daya jual yang cukup tinggi. Seseorang yang akan memulai usaha makanan internasional sebaiknya membuat perencanaan yang disusun dalam sebuah proposal.

Gambar 5. Rencana bisnis https://lalalaila.com/perencanaan-usaha/ Proposal berasal dari bahasa inggris yaitu to propose yang artinya mengajukan secara bahasa proposal dapat di artikan sebagai bentuk pengajuan atau permohonan. Penawaran itu bisa berupa ide, gagasan, pemikiran atau sebuah rencana kerja yang di tujukan kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, baik itu yang sifatnya izin, persetujuan, dana dan lain-lain.

Pengertian proposal usaha adalah sebagai pengajuan yang berupa tulisan yang berisi perencanaan dan pemaparan usaha, mulai dari dana, keperluan perlengkapan, rencana penjualan hingga rencana keuntungan yang mungkin bisa di dapat dari usaha tersebut. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 22 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Komponen Proposal Usaha Komponen proposal usaha meliputi penjelasan tentang: 1.

Visi dan misi 2. Tujuan kegiatan usaha 3. Maksud kegiatan usaha 4. Profil usaha makanan internasional 5. Strategi pasar a.

Segmenting pasar adalah dengan menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai, produk yang dibuat adalah produk yang dapat di nikmati oleh berbagai kalangan dari masyarakat dengan tingkatan berbeda, anak anak hingga orang dewasa. b. Targeting (Target pasar) adalah pada kalangan masyarakat setempat pengguna produk.

c. Positioning, adalah inovasi dengan cara menambahkan bahan baru yang membedakan makanan ini dengan makanan sejenis yang ada sehingga tampilan lebih menarik rasa lebih unggul dan kulitas sangat baik, sehingga konsumen dapat mengenali dengan mudah produk yang dibuat. 6. Analisis SWOT sebagai Kelayakan Usaha Yaitu sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha Setiap kegiatan untuk memulai usaha penulis harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing melalui SWOT.

Analisis SWOT merupakan singkatan dari analisis kekuatan (strengths), peluang (opportunities), kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). SWOT adalah suatu kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Analisis SWOT pada usaha makanan internasional didasarkan pada asumsi bahwa strategi yang efektif adalah dengan memaksimalkan kekuatan, dan peluang, serta meminimalkan kelemahan dan ancaman.

Analisis SWOT digunakan untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengembangan usaha sebagai alat penyusun strategi. Analisis SWOT didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang tetapi secara bersamaan dapat menimbulkan kelemahan dan ancaman. Analisis SWOT dapat menentukan strategi pengembangan usaha dalam jangka panjang sehingga arah tujuan dapat dicapai dengan jelas dan dapat dilakukan pengambilan keputusan secara cepat.

Analisis SWOT dapat dilakukan dengan mewawancarai pengusaha dengan menggunakan kuisioner. Hal-hal yang perlu diwawancarai seperti aspek sosial, ekonomi, dan teknik produksi untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan usaha. 7. Proses produksi meliputi alat dan bahan yang tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah hingga proses pembuatan dan penyajian.

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 23 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Langkah Penyusunan Proposal Langkah-langkah dalam penyusunan proposal/perencanaan usaha pengolahan makanan internasional: 1. Pemilihan jenis usaha Jenis usaha yang dipilih yaitu yang telah melalui hasil analisis dengan memperhatikan banyak faktor. 2. Nama perusahaan Pemilihan nama perusahaan yaitu nama yang mudah dikenal atau menunjukkan makna tertentu 3.

Lokasi usaha Lokasi usaha yang dipilih merupakan lkasi yang dekat dengan bahan baku, tidak jauh dari lokasi rumah pengelola, dan tidak terlalunjauh dari jangkauan pasar yang akan dituju. 4. Perizinan Usaha Izin usaha yang disiapkan antara lain: NPWP dari kantor pajak, akta notaris dan kantor notaris, SIUP/TDP dari dinas perindustrian kota/kabupaten, dan izin PIRT dari dinas Kesehatan kota/kabupaten 5.

Sumber Daya Manusia (SDM) SDM yang disiapkan terdiri atas tiga orang pendiri, yang mempunyai tugas masing – masing yaitu: penanggung jawab produksi, pemasaran, serta administrasi dan keuangan. 6. Aspek Produksi Hal – hal yang harus diperhatikan pada aspek produksi adalah bahan baku dan bahan tambahan, peralatan yang digunakan, jumlah tenaga kerja, dan hasil produksi.

7. Aspek Keuangan Hal – hal yang harus diperhatikan pada aspek keuangan adalah biaya tidak tetap, biaya tetap, total biaya, penerimaan kotor, pendapatan bersih.

C. Rangkuman Pengertian proposal usaha adalah sebagai pengajuan yang berupa tulisan yang berisi perencanaan dan pemaparan usaha, mulai dari dana, keperluan perlengkapan, rencana penjualan hingga rencana keuntungan yang mungkin bisa di dapat dari usaha tersebut.

Komponen proposal usaha meliputi penjelasan tentang: 1. Visi dan misi 2. Tujuan kegiatan usaha 3. Maksud kegiatan usaha 4. Profil usaha makanan internasional 5. Strategi pasar 6. Analisis SWOT sebagai Kelayakan Usaha 7.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Proses produksi Langkah penyusunan perencanaan usaha pengolahan makanan internasional: 1. Pemilihan jenis usaha 2. Nama perusahaan 3. Lokasi tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah 4.

Perizinan Usaha 5. Sumber Daya Manusia (SDM) 6. Aspek Produksi 7. Aspek Keuangan @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 24 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 D. Penugasan Mandiri 1. Carilah salah satu wirausaha makanan internasional bisa di daerah sekitarmu atau melalui Youtube, Google, Isntagram atau media sosial lainnya. 2. Lakukan wawancara atau cari video wawancara dengan wirausahawan makanan internasional tersebut mengenai: kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman usaha produk makanan.

3. Lakukan analisis SWOT secara sederhana berdasarkan data prioritas dan jawaban wawancara. 4. Buatlah sebuah proposal usaha berdasarkan hasil wawancara atau video wawancara. 5. Jika diperlukan lakukan studi Pustaka. E. Latihan Soal 4 1. Bagaimanakah peluang usaha pengolahan makanan internasional yang ada di Indonesia?

2. Bagaimanakah proses penentuan produk makanan internasional yang akan dipilih sebagai peluang usaha? 3. Jelaskan fungsi analisis SWOT saat akan membuat rencana bisnis! 4. Jelaskan fungsi media promosi dalam strategi promosi ! 5. Mengapa kita membutuhkan izin usaha dalam rangka menjalankan suatu usaha? @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 25 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 Kunci dan Pembahasan Soal 1.

Peluang usaha pengolahan makanan internasional yang ada di Indonesia akan maju asalkan mampu membuat dan melaksanakan rencana bisnis yang baik seperti selalu melakukan inovasi terhadap peroduk pengolahan sesuai dengan perkembangan selera konsumen. 2. Proses penentuan produk makanan internasional yang akan dipilih sebagai peluang usaha yaitu dengan adanya tujuan yang direncanakan, sebuah perjalanan awal usaha akan bisa berjalan dengan baik dan sistematis, serta tetap pada jalur yang semestinya.

3. Analisis SWOT merupakan singkatan dari analisis kekuatan (strengths), peluang (opportunities), kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats).

SWOT adalah suatu kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Analisis SWOT pada usaha makanan internasional didasarkan pada asumsi bahwa strategi yang efektif adalah dengan memaksimalkan kekuatan, dan peluang, serta meminimalkan kelemahan dan ancaman.

4. Media promosi merupakan sarana yang digunakan untuk mengkomunikasikan suatu pesan atau produk agar dikenal oleh masyarakat luas. 5. Kita membutuhkan izin usaha dalam rangka menjalankan suatu usaha agar jalannya usaha lancar, punya bahan hukum yang jelas, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah terkait wirausaha F.

Penilaian Diri Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab! No. Pertanyaan Jawaban 1 saya mampu mempelajarai kegiatan pembelajaran IV Ya Tidak dengan baik 2 saya mampu menjelaskan komponen-komponen Ya Tidak perencanaan usaha 3 saya mampu menjelaskan langkah-langkah menyusun Ya Tidak perencanaan usaha 4 saya membuat perencanaan usaha pengolahan makanan Ya Tidak internasional sesuai dengan potensi lokal daerah saya Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".

Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 26 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 EVALUASI Jawablah pertanyaan – pertanyaan di bawah dengan memilih salah satu jawaban yang telah disediakan!

1. Salah satu usaha untuk meningkatkan usaha kuliner yang dilakukan wirausaha adalah…. A. perlunya inovasi dan kreatifitas B. perlu modal besar C. adanya lahan yang luas D.

bahan harus impor E. bahan harus ekspor 2. Makanan yang biasa dikonsumsi masyarakat bisa berupa makanan tradisional maupun makanan internasional. Berikut yang dimaksud dengan makanan internasional adalah…. A. makanan yang biasa dikonsumsi di suatu daerah B. makanan yang dijual tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah semua daerah C. makanan modern yang dijual di toko besar D. makanan yang berasal dari luar negeri E.

makanan kedaluwarsa 3. Hal – hal berikut yang diperlukan dalam menciptakan peluang usaha adalah…. A. ide usaha B. akibat usaha C. susah, senangnya berwirausaha D. analisis usaha E. barang yang akan dijual 4. Cara berikut ini yang bukan untuk menggali ide-ide peluang bisnis, yaitu: A. Memanfaatkan kemampuan dan pengalaman pribadi B. Melakukan wawancara dengan sang ahli secara langsung C. Memanfaatkan internet D. Membaca buku, majalah, atau artikel bisnis lainnya E.

Mengunjungi pameran kewirausahaan 5. Berikut faktor yang termasuk unsur mengurangi risiko usaha adalah adanya…. A. kerja keras, pesimis, dan inovasi B. ide, strategi, dan pesimis C.

kemampuan, kerja keras, dan inovasi D. peluang, kekuatan usaha, dan pesimis. E. kemampuan, peluang, dan kekuatan usaha 6. Hal - hal yang harus diperhatikan sebelum kita membuka usaha pengolahan makanan internasional, kecuali….

A. menentukan jenis makanan internasional yang akan dibuat B. menentukan lokasi yang bisa diakses kalangan bisnis saja C. gunakan bumbu masakan yang tepat D. pemilihan harga yang berani bersaing E.

berikan pelayanan prima @2020, Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 27 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 7. Pernyataan berikut ini yang tidak berkaitan dengan usaha pengolahan makanan internasional yaitu ….

A. Berasal dari suatu negara yang sangat terkenal B. Dikenal oleh masyarakat yang berpenghasilan tinggi C. Memiliki bahan baku dari negara asal saja D. Hanya dijual untuk konsumen dari negara asal saja E. Mudah dimodifikasi sesuai dengan selera masyarakat 8. Analisis SWOT adalah suatu kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Berikut yang merupakan faktor internal dari analisis tersebut adalah.

A. Strength dan Opportunity B. Opportunity dan Threat C. Strength dan Threat D. Weakness dan Threat E. Strength and Weakness 9. Administrasi merupakan proses dan tata cara kerja yang terdapat dalam setiap usaha. Maksud dan tujuan wirausahawan melakukan pencatatan semua kegiatan usaha yang diperlukan bagi kelancaran dan pengelolaan perusahaan yaitu . A. Mengamankan kegiatan – kegiatan usaha dan organisasi perusahaan B. Menyebarkan program pengembangan usaha C.

Mencari ide – ide peluang usaha pengolahan makanan yang sudah banyak di Indonesia D. Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan E.

Membuktikan setiap transaksi keuangan perusahaan 10. Kegiatan administrasi atau tata usaha meliputi pekerjaan pencatatan yang perlu dilakukan dalam perusahaan seperti…. A. Mencatat penyelenggaraan distribusi bahan baku B. Menyusun rencana anggaran perusahaan C. Mencatatan pesanan yang bervolume besar saja D. Menyelenggarakan pembukuan apabila diperlukan E.

Melakukan pengarsipan khusus dokumen kerjasama dengan pengusaha lainnya 11. Administrasi yang banyak digunakan untuk mengurus atau menyelesaikan surat – surat tertentu disebut …. A. Formulir B. Dokumen C. Surat berharga D. Laporan E. Proposal 12. AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) merupakan studi mengenai akibat pada lingkungan sebagai akibat aktivitas kegiatan usaha. Berikut ini yang bukan merupakan dokumen yang perlu dipersiapkan dalam mengurus AMDAL adalah .

A. fotokopi KTP/SIM B. fotokopi denah, lokasi perusahaan @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 28 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 C. fotokopi NPWP D. fotokopi buku rekening bank E. fotokopi akta pendirian perusahaan 13. Di bawah ini yang tidak termasuk syarat–syarat lokasi untuk pengolahan makanan adalah ….

A. Tidak dengan tempat pembuangan sampah umum B. Mudah mendapatkan pengiriman bahan baku usaha C. Tidak ada layanan parkir D. Aman dan nyaman bagi pengunjung E.

Berada di pusat keramaian kota 14. Faktor produksi adalah setiap benda atau jasa yang digunakan untuk menciptakan, menghasilkan, atau meningkatkan nilai guna suatu barang atau jasa. Berikut ini yang tidak termasuk faktor produksi usaha pengolahan makanan adalah …. A. Faktor produksi alam B. Faktor produksi tenaga kerja C. Faktor produksi modal D. Faktor produksi kewirausahaan E. Faktor produksi buatan 15.

Pengaturan komunikasi masa diluar iklan dan promosi penjualan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau memperkuat merek secara tidak langsung dan tidak bersifat menjual merupakan rencana pemasaran berupa …. A. Penjualan personal B. Iklan online C. Publikasi D. Sponsorship E. Promosi langsung 16. Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah …. A. Penyusunan program dalam rencana pengembangan usaha B. Menghitung rugi atau laba C.

Untuk membandingkan rencana usaha dengan perusahaan lain D. Mengetahui rahasia perusahaan E. Pekerjaan terbagi secara efektif 17. Strategi pemasaran yang cocok untuk usaha pengolahan makanan internasional adalah …. A. Penjualan langsung B. Menentukan segmen pasar C. Membuat brosur untuk disebarkan ke calon konsumen D. Mengadakan pameran kuliner E. Memberikan diskon saat momen tertentu @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 29 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 18.

Proposal yang dibuat ketika memulai usaha harus baik agar dalam pelaksanaanya tidak mengalami hambatan. Beekaian hai tersebut maka kriteria proposal yang baik adalah .

A. Mempunyai penjelasan yang rinci B. Nilai penawaran yang besar C. Nilai pembelian yang kecil D. Sistematis E. Detail 19. Komponen proposal yang berisi rencana pemasaran usaha pengolahan makanan internasional adalah …. A. Visi dan misi B. Tujuan kegiatan usaha C. Maksud kegiatan usaha D. Profil usaha E. Segmentasi pasar 20. Berikut ini termasuk langkah – langkah dalam penyusunan proposal/perencanaan usaha pengolahan makanan internasional, kecuali ….

A. Pemilihan jenis usaha B. Aspek produksi C. Lokasi usaha D. Nama perusahaan sejenis E. Perizinan Usaha @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 30 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN EVALUASI 1. A 11. A 2. D 12.

D 3. A 13. C 4. A 14. E 5. C 15. C 6. B 16. A 7. E 17. B 8. E 18. D 9. A 19. E 10. B 20. D @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 31 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 2 Modul PKWU Pengolahan Kelas XI KD 3.6 DAFTAR PUSTAKA David W.

Cravens. (1998). Pemasaran Strategis. Jakarta: Erlangga. Rina Laelasari, dkk. (2017). Prakarya dan Kewirausahaan 2 SMA Kelas XI. Jakarta: Yudhistira. RR. Indah Setyowati, dkk. (2017).

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Prakarya dan Kewirausahaan Kelas XI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembukuan Balitbang Kemdikbud. Winwin Wiana dan Fenu Puspitasai. (2017). Prakarya dan Kewirausahaan untuk SMA/MA Kels XI. Bandung: Grafindo. https://www.kerjausaha.com/2013/08/8-cara-menggali-ide-usaha.html.

(di akses 28 Oktober 2020) https://foodin.id/peluang-usaha-makanan-internasional-di-indonesia/. (di akses 28 Oktober 2020) https://balkopites.blogspot.com/2020/03/. (di akses 28 Oktober 2020) https://www.dosenpendidikan.co.id/contoh-promosi/. (di akses 28 Oktober 2020) https://www.google.com/search?q=gambar+bahan+makanan+nabati+dan+hewani. (di akses 28 Oktober 2020) https://caramembuat.id/cara-membuat-spaghetti/. (di akses 28 Oktober 2020) https://www.halodoc.com/artikel/ini-perbedaan-cara-mengolah-makanan-yang-sehat.

(di akses 28 Oktober 2020) https://www.alodokter.com/ini-makanan-sumber-protein-hewani-yang-harus-anda- ketahui. (di akses 28 Oktober 2020) https://primaberita.com/2020/04/jenis-makanan-kontinental-yang-perlu-anda- ketahui/43403/. (di akses 28 Oktober 2020) @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN vi
Dalam memulai usaha ada banyak sekali yang harus kamu perhitunkan, diantaranya analisis modal, analisis SWOT, dan lainnya.

Untuk merincinya kamu perlu membuat proposal usaha. Begitupun dalam memulai usaha makanan internsaional kamu perlu membut proposal usaha makanan.

Nah buat kamu yang lagi cari contoh proposal usaha makanan internasional berikut akau dibawah ini contohnya. Inilah Susunan Proposal Makanan Internasional BAB I PENDAHULUAN 1.

Latar Belakang Bab I dalam membuat proposal termasuk proposal usaha makanan internasional susunan yang pertamanya yakni latar belakang, di dalam latar belakang ini kamu paparkan alasan atau latar belakang mengapa tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah ingin membangun usaha makanan internasional.

Berikut contoh kalimat latar belakang yang singkat dalam proposal usaha makanan Internasional burger. Memilih makanan yang siap saji, murah namun berkualitas terjamin menjadi gaya hidup masyarakat saat ini. Akhir-akhir ini pun banyak sekali beredar makanan khas luar negeri yang diperjualbelikan di Indonesia. Maka itu untuk memenuhi gaya hidup masyarakat dan mengambil peluang usaha yang menjanjikan ini dan dengan melihat target pasar yang luas akhirnya saya terpikirkan untuk membuka usaha makanan yang siap saji dengan cita rasa Internasional yang sesuai dengan lidah orang indonesia.

Salah satu makanan siap saji dengan citarasa Internasional yang sesuai dengan lidah Indonesia yakni burger. 2. Tujuan Usaha Dalam mengajukan proposal usaha salah satu hal yang dilihat dan dipertimbangkan oleh investor adalah tujuan dalam mengembangkan bisnis usaha. Berikut tujuan dalam contoh proposal makanan Internasional ramen. • Mendirikan usaha makanan Internasional ramen yang memiliki profit yang terus melonjak naik dengan mengedepankan pelayanan yang profesional terhadap pelanggan.

• Dengan adanya usaha ramen ini bertujuan agar dapat membantu masyarakat sekitar dalam lapangan pekerjaan dan dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar. • Mengenalkan makanan ramen ini kepada masyarakat lebih luas lai.

3. Visi dan Misi Usaha Dalam membangun sebuah usaha dua hal yang sangat penting yakni visi dan misi, karena dengan visi dan misi ketika usaha mengalami kemunduran maka sebagai penyemangatnya adalah visi misi usaha. Berikut visi dan misi dalam contoh proposal makanan Internasional Pizza Visi Visi merupakan gambaran yang diharapkan terwujud dimasa yang akan datang. Membangun usaha makanan pizza dan sesuai dengan lidah orang Indonesia, dengan memiliki cabang di seluruh kota di Indonesia, dengan begitu akan banyak menerima karyawan dengan usaha makanan pizza ini.

Dengan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar, maka usaha ini akan dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Indonesia dan dapar membantu perekonomian masyrakat. Misi Misi merupakan usaha, cara atau strategi untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan Berikut contoh misi usaha makanan Internasional pizza Menyajikan pizza yang enak sesuai selera masyarakat Indonesia, memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan prima dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan.

BAB II Pembahasan 1. Profil Perusahaan Profil perusahaan adalah salah satu hal yang sangat penting dalam melaporkan proposal makanan Internasional kepada calon investor. Berikut salah satu Profil dalam contoh proposal makanan Internasional Spaghetti. Nama usaha: Spaghetti happy Jenis Usaha: Kuliner Pemilik: Farlina Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah Usaha: Jalan Ranjeng km 10 2.

Analisis SWOT Analisis SWOT adalah analisis usaha yang berkaitan dengan kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang dari usaha yang akan dijalankan. Berikut ini adalah penjelasan dan contoh analisis SWOT yang bisa menjadi inspirasi buat kamu 1.

Kekuatan (Strength) Kekuatan adalah segala hal yang menjadi kekuatan dari produk yang akan kamu jual. Berikut contoh strength dari usaha makanan Internasinal kebab Kebab dengan cita rasa yang sesuai dengan lidah orang Indonesia. Lokasi yang strategis Menggunakan bahan yang hiegenis dan berkualitas 2. Kelemahan (weakness) wakness adalah segala hal yang menjadi kelemahan dari usaha yang akan kamu jalankan. Berikut contoh weakness dari usaha makanan Intenasional spaghetti.

Produknya harus segera dikonsumsi karena tidak tahan lama. harga bahan baku yang naik turun. Bahkan cenderung naik terus. 3. Peluang (Opporrtunity) Opporrtunity adalah peluang apa saja yang ada disekitar. Berikut contoh peluang dari usaha makanan Internasional ramen. Makanan ini masih jarang yang menjualnya, sehinggga masih sedikitnya pesaing.

4. Ancaman (Threat) Theart adalah ancaman usaha yang kemungkinan muncul baik dari dalam maupun dari luar. Berikut contoh ancaman dalam usaha Produk makanan yang mudah ditiru oleh oranglain. BAB III Rincian Modal dan Biaya a. Modal Investasi Modal investasi adalah rincian modal yang dialokasikan untuk membeli atau memenuhi kebutuhan dan keperlun untuk memulai usaha.

Berikut contoh rincian modal investasi usaha makanan Internasional ramen 1. Biaya sewa kios bulan pertama = Rp. 2.000.000 2. Dekorasi tempat = Rp. 2.000.000 3. Peralatan masak = Rp.

1.000.000 4. Kompor = Rp. 400.000 5. Tabung gas 2 = Rp. 450.000 Total modal untuk usaha ramen Rp. 5.950.000, jika kamu sudah memiliki tempat yang tidak perlu nyewa, uang modal untuk sewa tidak perlu kamu masukkan ke dalam rincian modal usaha. Perhitungan diatas bisa saja berbeda dengan rincian modal usaha yang akan kamu jalankan.

b. Rincian Biaya Operasional Biaya tenaga kerja = Rp. 50.000/ hari Biaya kemasan = Rp. 50.000 Biaya promosi = Rp. 20.000 Biaya nota dan pulpen = Rp. 25.000 Bahan-bahan produksi = Rp.

200.000 Gas = Rp 25.000 Jadi total biaya operasional adalah Rp. 370.000, perhitungan biaya operasional di atas mungkin saja berbeda dengan rincian biaya usaha yang akan kamu jalankan. BAB IV Perhitungan Harga Jual dan Keuntungan Perhitungan harga jual dan keuntungan ini maksudnya adalah memperhitungkan harga untuk dijual dan keuntungan yang dihasilkan. Berikut ini contoh prhitungan penjualan usaha makanan ramen di atas. a. Harga Jual Dari total biaya operasional di atas dihasilkan 50 porsi ramen maka harga jual bisa dihitung.

Harga pokok produksi per porsi + Keuntungan yang mau diambil per porsinya. (Rp. 370.000/ 50) + Rp.2.000 = Rp. 9.400 Dengan perhitungan di atas kamu bisa menjual ramendengan harga Rp. 9.400, atau jika nantinya khawatir kesulitan mencari kembalian kamu bisa menambah harganya menjadi Rp.

10.000. b. Perhitungan Keuntungan Jika usaha ramenmu dengan modal dan biaya operasional di atas dan berhasil menjual 50 porsi per hari dengan jam buka 25 hari dalam satu bulan, dengan harga jual Rp.

10.000, maka berikut perhitungan keuntungannya. (Harga jual x 50 x 25) – (Biaya operasional + Biaya sewa kios) Jika diketahui biaya operasional satu bulan sebagai berikut Gaji karyawan Rp. 50.000 x 25 hari = Rp. 1.250.000 Biaya kemasan = Rp. 1.250.000 Biaya promosi = Rp. 100.000 Biaya nota dan pulpen = Rp. 100.000 Bahan-bahan produksi = Rp. 5.000.000 Gas = Rp 625.000 Total biaya operasional dalam satu bulan Rp.

8.325.000, maka perhitungan labanya berikut ini. (Harga jual x 50 x 25) – (Biaya operasional + Biaya sewa kios per bulan) (Rp. 10.000 x 50 x 25) – (Rp. 8.325.000 + Rp. 2.000.000) Rp. 12.500.000 – 10.325.000 = Rp. 2. 175.000 Nah itu tadi susunan proposal makanan Internasional yang simpel dan mudah yang bisa menjadi inspirasi buat kamu yang mau menyusun proposal usaha makanan Internasional untuk memulai usahamu.

Kamu juga bisa mengetahui sejumlah contoh proposal usaha, tentunya pada informasi di bawah ini. baca juga: 1. contoh proposal usaha minuman 2.

contoh proposal usaha keripik singkong 3. contoh proposal usaha Semoga informasi perihal susunan proposal makanan internasional, bermanaat buat kamu, semoga sukses dengan usaha makanan Internasional yang akan kamu jalankan. Penulis: Leli FerlinaPrakarya dan Kewirausahaan 351 Proses pembelajaran wirausaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

Kegiatan mengamati bertujuan agar pembelajaran berkaitan erat dengan konteks situasi nyata yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan menanya dilakukan sebagai salah satu proses membangun pengetahuan peserta didik dalam bentuk konsep, prinsip, prosedur, hukum, dan teori hingga berpikir metakognitif. Kegiatan mencoba bermanfaat untuk meningkatkan keingintahuan peserta didik, mengembangkan kreatiitas dan keterampilan kerja ilmiah. Kegiatan mengasosiasi bertujuan untuk membangun kemampuan berpikir dan tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah ilmiah.

Kegiatan mengomunikasikan adalah sarana untuk menyampaikan hasil konseptualisasi dalam bentuk lisan, tulisan, gambarsketsa, diagram atau graik. Kegiatan ini dilakukan agar Peserta didik mampu mengomunikasikan pengetahuan, keterampilan, dan penerapannya, serta kreasi peserta didik melalui presentasi, membuat laporan, dan atau unjuk karya.

Proses pembelajaran wirausaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional pada buku peserta didik diawali dengan gambar peta materi. Peta materi tersebut berisi garis-garis besar materi yang akan dipelajari oleh peserta didik. Guru mengarahkan perhatian peserta didik untuk menggali pengetahuan tentang kewirausahaan dan mengamati produk pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang dibawa atau ditayangkan.

Kemudian, guru memandu peserta didik untuk saling bertanya tentang keanekaragaman produk pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional dan prospek kewirausahaan yang dapat dikembangkan. Guru menjelaskan bagian- bagian dari materi yang akan dipelajari peserta didik, tanyakan pada peserta didik tentang alur yang tidak dipahami dari peta materi, istilah-istilah penting yang belum dipahami peserta didik.

Pembelajaran wirausaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional pada semester 2 kelas XI adalah sebagai berikut: 1. Perencanaan Usaha Makanan Internasional Peserta didik mempelajari tentang perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang terdiri dari: a. Ide dan peluang usaha makanan internasional b. Sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha makanan internasional c.

Perencanaan pemasaran usaha makanan internasional d. Penyusunan proposal makanan internasional Pembelajaran diawali dengan meminta peserta didik untuk menemukan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat untuk diolah menjadi makanan internasional. Bahan yang mereka temukan dapat dijadikan ide usaha dalam merencanakan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan Buku Guru Kelas XI SMA MA SMK MAK 352 internasional.

Sampaikan konsep perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional melalui pemahaman tentang faktor- faktor yang dapat memunculkan ide usaha. Setelah itu peserta didik menganalisis rsiko usaha yang dapat ditemui oleh wirausahawan dalam memulai usaha sehingga dapat memprediksi keberhasilan atau kegagalan suatu usaha.

Pada akhirnya, guru bersama peserta didik membuat pemetaan peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional berdasarkan analisis SWOT. Guru dapat menggunakan buku sumber, internet, perpustakaan, atau media lainnya, agar pembelajaran menarik.

tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah

Bersama peserta didik, lakukan kegiatan pengamatan perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional pada warung atau rumah makan yang diperoleh dari buku maupun dari media lainnya, kemudian peserta didik saling bertanya dan guru menjelaskan konsep perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional. Gunakan media presentasi dalam bentuk power point atau media lainnya untuk menjelaskan ide dan peluang usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional.

Peserta didik mengemukakan pendapat dan pengalamannya. Peserta didik diberi tugas secara mandiri untuk menentukan peluang usaha produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional dengan memanfaatkan hasil alam yang menjadi potensi daerah sekitar tempat tinggal mereka, dengan ketentuan sebagai berikut.

a. Produk pengolahan yang akan dijual : ……………………… b. Konsumen yang akan menjual di sasaran : ……………………… c. Analisis SWOT terhadap peluangide usaha yang akan ditetapkan : ……. Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman Peserta didik diberi tugas untuk membuat laporan dan mempresentasikan hasil kerja mereka.

Peserta didik menyampaikan pendapat tentang sumber daya yang dibutuhkan, perencanaan pemasaran dan membuat proposal usaha usaha Prakarya dan Kewirausahaan 353 pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang mereka ketahui.

Gunakanlah media video atau media lainnya untuk menunjukkan di depan kelas dengan menjelaskan sumber daya yang dibutuhkan, perencanaan pemasaran dan membuat proposal usaha usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional. Peserta didik mengemukakan pendapat dan pengalamannya. Peserta didik diberi tugas untuk mengunjungi salah satu usaha produk pebolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang ada di sekitar tempat tinggal Peserta didik.

Kegiatan tersebut dilakukan secara kelompok, masing-masing kelompok antara 3 – 4 peserta didik. Beberapa kegiatan yang harus dilakukan peserta didik sebagai berikut.

a. Melakukan wawancara dengan pengusaha warung atau rumah makan tentang ide dan peluang usaha. b. Melakukan wawancara tentang sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha tersebut.

c. Menanyakan tentang perencanaan pemasaran usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional. d. Melakukan analisis SWOT secara sederhana berdasarkan data prioritas dari jawaban responden. e. Membuat proposal usaha dari informasi yang diterima f. Mendiskusikan dengan rekan-rekan sesama anggota kelompok dan mem- presentasikan di kelas. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan tersebut, peserta didik membuat laporan.

Pada saat peserta didik mendiskusikan laporannya, guru memberikan konirmasi dan bersama peserta didik menyimpulkan hasil diskusi tersebut. Kegiatan pembelajaran masing-masing pokok bahasan selalu disertai dengan aktivitas dan tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai secara utuh. Aktivitas dan tugas masing-masing pokok bahasan adalah sebagai berikut: a. Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah dan Peluang Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani menjadi Makanan Internasional Aktivitas yang dilakukan peserta didik adalah mengidentiikasi dan jelaskan secara singkat faktor-faktor yang dapat memunculkan ide usaha, mengetahui resiko yang dapat ditemui dalam memulai usaha dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan suatu usaha.

Pada akhirnya peserta didik dapat melakukan pemetaan peluang usaha berdasarkan analisis SWOT. Kemudian peserta didik membuat laporan dari hasil identiikasi tersebut. b. Sumber Daya yang dibutuhkan dalam Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani menjadi Makanan Internasional Aktivitas yang dilakukan peserta didik adalah mengidentiikasi dan jelaskan secara singkat sumber daya yang dibutuhkan dalam mendirikan usaha pe- Buku Guru Kelas XI SMA MA SMK MAK 354 ngolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang ada di lingkungannya.

Kemudian, peserta didik membuat laporan dari hasil identiikasi tersebut. c. Perencanaan Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani menjadi Makanan Internasional Aktivitas yang dilakukan peserta didik adalah membuat perencanaan pemasaran produk makanan internasional yang telah dibuat untuk mendirikan suatu usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang ada dilingkungannya. Kemudian, peserta didik tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah laporan dari hasil perencanaan pemasaran usaha tersebut.

d. Penyusunan Proposal Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani menjadi Makanan Internasional. Aktivitas yang dilakukan peserta didik adalah menyusun proposal usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional. Kemudian, membuat laporan berdasarkan hasil analisis tersebut. Di akhir pokok bahasan materi perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional, peserta didik melakukan releksi diri. Guru menugaskan kepada peserta didik untuk merenungkan dan menuliskan pada selembar kertas beberapa hal berikut.

a. Apa saja yang perlu diperhatikan ketika merencanakan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang ada di wilayahnya? b. Materi apa yang masih sulit untuk dipahami? c. Catatan hasil pengamatan dari berbagai sumberreferensi bacaan tentang perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan internasional yang sudah dilakukan bersama kelompoknya. d. Catatan kesulitan yang dihadapi saat mencari informasi dan pengamatan.

2. Penerapan Sistem Produksi Makanan Internasional berdasarkan Daya Dukung Parts » prawira kurtilas xi bukuguru rev2017 terampilmatematika blogspot com » Kompetensi Inti KI dan Kompetensi Dasar KD » Tujuan Pembelajaran Peta Materi Perhitungan Titik Impas Break Even Point Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar » Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar » Sistem Produksi Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar » Strategi Promosi Produk Hasil Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar » Laporan Kegiatan Usaha Kerajinan dari bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar » Penilaian Sikap Strategi Promosi Produk Hasil Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar » Penilaian Pengetahuan Penilaian Keterampilan » Penilaian Sikap Laporan Kegiatan Usaha Kerajinan dari bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar » Pengayaan Remedial Interaksi dengan Orang Tua Peserta Didik » Kompetensi Inti KI dan Kompetensi Dasar KD Tujuan Pembelajaran » Peta Materi Perencanaan Usaha Produk Sistem Teknik Perencanaan Usaha Produk Sistem Teknik Menghitung Titik Impas Break Even Point Usaha Sistem Laporan Kegiatan Usaha Sistem Teknik Proses Pembelajaran » Penilaian Sikap Penilaian Pengetahuan Format Penilaian Keterampilan » Penilaian Diri Data Pribadi Peserta didik Penilaian Antarteman » Penilaian Pengetahuan Data Pribadi Peserta didik » Lembar Penilaian Diri Lembar Penilaian Antarteman » Penilaian Sikap Penilaian Pengetahuan Format Penilaian Keterampilan Pengukuran pencapaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui » Evaluasi Diri Individu Laporan Kegiatan Usaha Sistem Teknik » Pengayaan Remedial prawira kurtilas xi bukuguru rev2017 terampilmatematika blogspot com » Interaksi dengan Orang Tua Peserta Didik » Perencanaan Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi » Manfaat Pembenihan Ikan Konsumsi Perencanaan Produksi Pembenihan Ikan Konsumsi » Alat dan Bahan yang dibutuhkan dalam Memproduksi Pembenihan Ikan Konsumsi Proses Produksi Pembenihan Ikan Konsumsi » Pemeriksaan Kualitas Hasil Produksi Ikan Konsumsi Pengemasan Produk Pembenihan Ikan Konsumsi » Perhitungan Titik Impas Break Even Point Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi » Strategi Promosi Produk Hasil Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi » Laporan Kegiatan Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi » Penilaian Sikap Format Penilaian Keterampilan » Lembar Penilaian Antarteman Laporan Kegiatan Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi » Peta Materi Penerapan Sistem Pembenihan Pengayaan Remedial » Interaksi dengan Orang Tua Peserta Didik Kompetensi Inti KI dan Kompetensi Dasar KD » Peta Materi prawira kurtilas xi bukuguru rev2017 terampilmatematika blogspot com » Perencanaan Usaha Makanan Khas Daerah Menghitung Titik Impas Break Even Point Usaha Makanan Khas Daerah Promosi Produk Hasil Usaha Makanan Khas Daerah Laporan Kegiatan Usaha Makanan Khas Daerah Tujuan Pembelajaran » Perencanaan Usaha Makanan Khas Daerah » Penerapan Sistem Produksi Makanan Tujuan diadakaannya administrasi usaha pengolahan makanan internasional adalah Daerah Berdasarkan Daya Dukung » Menghitung Titik Impas Break Even Point Usaha Produk Pengolahan Bahan » Promosi Produk Hasil Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani Menjadi » Laporan Kegiatan Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani Menjadi » Tujuan Pembelajaran Peta Materi Perhitungan Titik Impas Break Even Point Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Sistem Produksi Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Perhitungan Titik Impas Break Even Point Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Strategi Promosi Produk Hasil Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Laporan Kegiatan Usaha Kerajinan dari bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Penilaian Sikap Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Penilaian Pengetahuan Format Penilaian Keterampilan » Penilaian Sikap Sistem Produksi Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun » Penilaian Sikap Perhitungan Titik Impas Break Even Point Usaha Kerajinan dari Bahan » Penilaian Sikap Strategi Promosi Produk Hasil Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Penilaian Pengetahuan Untuk mengukur pencapaian kompetensi pengetahuan, dilakukan melalui ulangan Penilaian Keterampilan » Penilaian Sikap Laporan Kegiatan Usaha Kerajinan dari bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang » Konversi Energi Proses Pembelajaran » Sumber Daya Menetapkan keselamatan kerja » Peluang usaha Proses Pembelajaran » Analisis SWOT Proses Pembelajaran » Penilaian Pengamatan Sikap Data Pribadi Peserta didik » Penilaian Pengetahuan Strategi Promosi Usaha Sistem Teknik » Evaluasi Diri Individu Laporan Kegiatan Usaha Konversi Energi » Peta Materi Perencanaan Usaha Bidang Konversi Energi Sistem Produksi Usaha Bidang Konversi Energi Menghitung Titik Impas Break Even Point Usaha Bidang Laporan Kegiatan Usaha Bidang Konversi Energi Pengayaan » Remedial Interaksi dengan Orang Tua Peserta Didik » Tujuan Pembelajaran Peta Materi Titik Impas Break Even Point Promosi » Perencanaan Usaha Pembenihan Ikan Hias » Alat dan Bahan yang dibutuhkan dalam Memproduksi Pembenihan Ikan Hias Proses Produksi Pembenihan Ikan Hias » Perhitungan Titik Impas Break Even Point Usaha Pembenihan Ikan Hias » Strategi Promosi Produk Hasil Usaha Pembenihan Ikan Hias » Laporan Kegiatan Usaha Pembenihan Ikan Hias » Penilaian Pengetahuan Penilaian Pengetahuan Format Penilaian Keterampilan » Perencanaan Usaha Makanan Internasional Menghitung Titik Impas Break Event Point Usaha Makanan Internasional Promosi Produk Hasil Usaha Makanan Internasional Laporan Kegiatan Usaha Makanan Internasional Tujuan Pembelajaran » Perencanaan Usaha Makanan Internasional » Penerapan Sistem Produksi Makanan Internasional berdasarkan Daya Dukung Show more
• Prezi • The Science • Conversational Presenting • For Business • For Education • Testimonials • Presentation Gallery • Video Gallery • Design Gallery • Templates • Company • About • Team • Careers • Our Values • Press • Our Customers • Company Information • Contact Us • Security • Languages • English • Español • 한국어 • 日本語 • Deutsch • Português • Français • Magyar • Italiano

6. Laporan Kegiatan Usaha Makanan Internasional (Prakarya dan Kewirausahaan Kelas XI)




2022 www.videocon.com