Apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Dilansir dari buku Rahasia Cantik Perempuan Asia karya Siti Nur Aidah, dkk. (2021:144)kita dapat menggunakan sunscreen untuk membantu melindungi kulit dari penuaan akibat paparan sinar matahari.

Disarankan untuk menggunakan sunscreen minimal SPF 30 pada rentang waktu 15 menit sebelum keluar rumah. 23 July 2021 Perlukah Pakai SPF di Sore Hari? Ketahui Kapan Waktu yang Tepat Memakai Sunscreen! Apa benar sunscreen hanya perlu digunakan jika kita beraktivitas outdoor untuk waktu yang relatif lama?

Kadang banyak orang terjebak dengan stigma ini, padahal kekuatan radiasi sinar UV dapat menembus sela-sela pintumu sampai masker yang digunakan tiap hari. Berikut selengkapnya akan dijelaskan melalui artikel ini! UV Index di Indonesia dan Bahaya-nya Bagi Kulit Pasti kamu tidak kaget lagi bahwa sebagai negara tropis, Indonesia memiliki intensitas sinar matahari yang sangat tinggi sepanjang tahunnya.

Bahkan, pada saat musim hujan pun, terkadang matahari masih bersinar terik di balik awan yang mendung. Selain itu terdapat beberapa alasan lain mengapa kamu perlu melindungi kulitmu setiap saat, seperti: • Adanya bahaya paparan radiasi UVA dan UVB yang berbeda di setiap jamnya • Radiasi sinar UV bisa bertahan sepanjang hari, bahkan lebih kuat di atas pukul 10 pagi • Walau matahari terlihat tidak terik di pagi hari atau cuaca mendung, radiasi UVA tetap ada dan bisa memberikan dampak secara tidak langsung pada kulitmu • Keberadaan UVB saat terik yang terpapar pada kulit tanpa proteksi, bisa memberikan dampak langsung seperti kulit terbakar, iritasi, dan hiperpigmentasi Lebih dari itu, hal ini sejalan dengan Indeks UV yang dikeluarkan oleh BMKG, menunjukkan bahwa pada pukul 10.00 hingga 16.00 sore, tingkat risiko sinar UV di hampir seluruh wilayah Indonesia tergolong dalam tingkat berbahaya - sangat berbahaya.

Lebih lengkapnya, kamu bisa melihat pada gambar di bawah ini: Bisa dilihat, mayoritas wilayah di Indonesia berwarna merah hingga ungu pada pukul 11.00. Indeks UV yang tinggi menandakan bahwa kulit bisa mengalami kerusakan yang parah akibat sinar UV. Perlu diketahui, bahwa sinar UV tidak hanya memiliki risiko dampak pendek seperti kulit yang terbakar/menggelap, melainkan juga dampak berkepanjangan seperti penuaan dini, berkurangnya elastisitas kulit, hingga risiko kanker kulit yang tinggi.

Itu sebabnya, kamu perlu melindungi kulit dari dampak buruk sinar UVA dan UVB dengan menggunakan sunscreen dengan proteksi yang kuat dan tahan lama.

Waktu yang Tepat untuk Memakai Sunscreen Jika Indeks UV di Apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari tergolong berbahaya - sangat berbahaya sepanjang hari, mungkin kamu bertanya-tanya kapan waktu yang tepat menggunakan sunscreen? Serta, siapa saja yang wajib menggunakan sunscreen?

Atau mungkin, pada kegiatan apa saja kulit harus mendapatkan proteksi dari sunscreen? Waktu yang tepat untuk menggunakan sunscreen adalah…. Setiap saat sebelum beraktivitas di dalam ruangan ataupun di luar ruangan!

Mulai dari pagi hari sebelum pukul 09.00 AM, sampai pada pukul 09.00 hingga 16.00. Hal ini disebabkan oleh bahaya UVA di pagi hari yang masih bisa dipaparkan pada kulitmu, juga Indeks UV di Indonesia yang cukup tinggi.

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Kamu bisa mengaplikasikan sunscreen setelah menggunakan moisturizer atau pelembap, serta sebelum menggunakan foundation jika ingin mengenakan makeup. Selain menggunakan sunscreen, kamu juga bisa melindungi kulit dari sinar UV dengan upaya lainnya yaitu mengenakan topi dan pakaian tertutup saat cuaca terik, atau membatasi durasi paparan sinar matahari.

Selain hal tersebut, kamu juga bisa memperhatikan beberapa poin di bawah ini: • Pilih sunscreen dengan proteksi yang kuat juga perlu diperhatikan.

Sebaiknya, gunakan sunscreen dengan perlindungan broad spectrum (perlindungan dari UVA dan UVB) dengan SPF 35 hingga SPF 50 • Aplikasikan sunscreen di seluruh tubuh yang terekspos oleh sinar matahari dengan jumlah yang telah disarankan oleh para dermatologis, yaitu 2 ruas jari untuk wajah dan leher serta sekitar 30ml atau 2 sendok makan untuk seluruh tubuh.

Yup! Sunscreen adalah skincare step yang wajib dilakukan oleh semua orang, apa pun kegiatannya. Tapi sebenarnya, apa sih alasan sunscreen menjadi skincare step yang tidak boleh dilewati? Serta, bagaimana pengaplikasiannya yang tepat untuk mendapatkan proteksi maksimal? Fakta Mengenai Radiasi Sinar UV yang Perlu Diketahui Sebelum membahas mengapa kita masih harus menggunakan sunscreen meskipun cuaca mendung atau berkegiatan di dalam ruangan, kamu perlu tahu bahwa salah satu radiasi UV yang dipancarkan oleh matahari, yaitu Sinar UVA memiliki panjang gelombang sebesar 315 - 400 nm.

Dengan panjang gelombang yang dimilikinya ini, sebanyak 80% sinar UVA yang dipancarkan oleh matahari dapat menembus berbagai permukaan: mulai dari awan, jendela, sela-sela pintu, hingga masker yang digunakan.

Hal ini lah yang menjadikan kita harus menggunakan sunscreen meskipun cuaca sedang mendung, beraktivitas di dalam ruangan, atau berpergian menggunakan masker wajah. Bahkan, sinar UVA dan UVB juga disebut dapat terefleksi melalui cermin, pasir, dan rumput, lho. Berikut beberapa dampak dari sinar UVA dan UVB yang bisa dirasakan jika kamu tidak menggunakan sunscreen: • Sinar UVA menyebabkan dampak berkepanjangan pada kulit. Beberapa di antaranya adalah berkurangnya produksi kolagen pada kulit yang menyebabkan kulit kering, berkurangnya elastisitas, dan kulit kusam serta berubahnya DNA pada sel kulit yang bisa mengakibatkan kanker kulit.

• Sinar UVB menyebabkan dampak yang langsung dapat terlihat setelah kulit terekspos oleh sinar matahari di antaranya adalah kulit terbakar dan menghitam, tidak merata warna kulit akibat hiperpigmentasi, muncul freckles, dan peradangan pada kulit. Setelah mengetahui kenapa sunscreen wajib digunakan pada segala kondisi dan aktivitas, tentu kamu bertanya-tanya bagaimana mengaplikasikan sunscreen dengan tepat?

Berikut jawabannya! Cara Menggunakan Sunscreen untuk Proteksi Maksimal Mengaplikasikan sunscreen dengan benar untuk proteksi yang maksimal itu mudah dan tidak ribet, kok! Tapi sebelumnya, pastikan kamu memilih sunscreen dengan proteksi yang kuat, salah satunya adalah ANESSA Sunscreen. Sunscreen asal Jepang ini, telah hadir di Indonesia dilengkapi dengan inovasi Triple Defense Technology yang akan memberikan perlindungan semakin kuat ketika kulit terpapar oleh panas, air dan keringat serta 50% skincare ingredients yang mampu merawatnya kulit agar terhindar dari risiko sinar UV.

Berikut cara menggunakan ANESSA Sunscreen untuk proteksi maksimal: • Kocok dahulu sebelum digunakan. • Oleskan secara merata pada wajah dan leher sebanyak 2 ruas jari. • Setelah area wajah dan leher, gunakan pada area tubuh lainnya seperti lengan, kaki, belakang telinga, dan lainnya. • Oleskan kembali ANESSA Sunscreen setiap 2 jam sekali terutama setelah berkeringat, berenang, dan mengeringkan badan dengan handuk untuk mempertahankan tingkat perlindungan.

• Bersihkan secara menyeluruh setelah selesai beraktivitas apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari daily cleanser. Selain dilengkapi dengan inovasi teknologi untuk perlindungan yang kuat, ANESSA Sunscreen juga hadir dalam 3 series, lho!

Varian tersebut adalah Gold Series untuk perlindungan UV kuat yang terdiri dari ANESSA Perfect UV Milk, ANESSA Perfect UV Gel, dan ANESSA Perfect UV Spray. Selanjutnya, terdapat Mild Series yang dikhususkan untuk kulit sensitif terdiri dari ANESSA Perfect UV Mild Milk dan ANESSA Moisture UV Mild Gel. Terakhir, merupakan White Series yaitu ANESSA Perfect UV Whitening Gel yang tidak hanya melindungi kulitmu dari sinar UV, namun juga mampu mencerahkan kulit di saat yang sama.

So, varian ANESSA mana yang akan kamu gunakan?
Laporan Wartawan Grid.ID, Marsha Ayu Grid.ID - Sunscreen sangat penting untuk digunakan karena dapat melindungi kulit kita dari sinar matahari. Saking pentingnya penggunaan sunscreen, kita diwajibkan menggunakannya bahkan saat berdiam diri di rumah saja. Menurut para ahli, cahaya matahari masih dapat menembus kaca jendela rumah sehingga sunscreen wajib digunakan walau kamu berada di dalam rumah.

Bahkan ada yang mengatakan, bahwa sunscreen juga digunakan untuk menghalau apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari radiasi elektronik dan lampu yang ada di dalam rumah. Akhirnya muncul sebuah pertanyaan, apakah sunscreen juga perlu digunakan di malam hari?

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Grid.ID sudah rangkum informasi penting terkait sunscreen di malam hari. Langsung saja, yuk simak! Baca Juga: Penting, Ini Ciri-Ciri Sunscreen Kadaluarsa yang Dapat Merusak Kulitmu, Hati-hati ya! Apakah sunscreen perlu digunakan di malam hari?

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Jawabannya adalah tidak. Menurut para ahli, kita tidak perlu menggunakan sunscreen di malam hari setelah matahari terbenam. Dikutip dari beautifulwithbrains.com, bahaya cahaya alat elektronik tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan sinar matahari. Dibandingkan dengan sinar matahari, cahaya alat elektronik tidak akan menimbulkan masalah serius pada kulit.

Sehingga, penggunaan sunscreen tidak dibutuhkan jika malam telah tiba. Namun untuk mencegah kerusakan kulit dari cahaya alat elektronik, kamu bisa meminimalisir berada di depan alat elektronik dan beri jarak antara layar dengan wajah.

Apa bahaya penggunaan sunscreen di malam hari? Dikutip dari beautifulwithbrains.com, sunscreen yang digunakan di malam hari merupakan penyebab timbulnya jerawat. Apalagi, jika kamu menggunakan sunscreen bahkan saat tidur sepanjang malam. Sebagai produk skincare yang kerap menghasilkan minyak, sunscreen dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.

Bahkan menurut spesialis skincare Michelle Skelly yang dikutip dari akun Linkedin pribadinya, SPF dalam sunscreen juga dapat membuat pori-pori membesar. Oleh karena itu tak hanya sunscreen, kamu juga dianjurkan untuk tidak menggunakan moisturizer dengan kandungan SPF di malam hari. Penggunaan sunscreen penting untuk menjaga kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.

Tapi, kapan sih waktu yang tepat untuk pakai sunscreen? Apakah hanya di pagi hari saja? Perlukah mengaplikasikannya lagi saat siang hari? Dan apakah boleh menggunakan sunscreen pada malam hari sebelum tidur? Untuk mengetahui kapan pakai sunscreen yang baik dan tips pentingnya, kamu bisa simak ulasan di bawah ini ya!

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Kenapa kamu butuh sunscreen? Kamu perlu pakai sunscreen bukan hanya karena sinar matahari langsung yang menimbulkan risiko penyakit kulit.

Namun, sinar UV mengenai salju, air, logam, dan permukaan tertentu, itu juga dapat memantulkan kembali ke kulit, meningkatkan paparan sinar tersebut. Sinar UV dapat menembus hingga 1 meter di bawah air, apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari orang yang berenang masih bisa terbakar. Adapun tabir surya tahan air mampu melindungi hingga 40 menit di dalam air. Risiko kerusakan kulit sampai batas tertentu tergantung pada jenis kulit dan aktivitasnya.

• Kulit sangat cerah: Ada risiko tinggi kerusakan akibat sinar matahari karena kandungan melanin berbeda. • Kulit putih: Ini menyerap lebih banyak energi matahari daripada kulit gelap dalam kondisi yang sama. • Kulit yang lebih gelap: Ini juga rentan terhadap bahaya sinar UV, tetapi pada tingkat yang lebih rendah, karena mengandung lebih banyak melanin, salah satu penyerap biologis sinar UV.

Sementara itu aktivitas yang dapat meningkatkan kebutuhan akan aplikasi yang lebih sering meliputi: • Renang • Apa pun yang meningkatkan keringat • Aktivitas fisik yang menyebabkan tabir surya terhapus • Ski dan aktivitas ketinggian lainnya, karena lebih sedikit sinar UV yang diserap oleh atmosfer Mengenal tabir surya Ketika kamu menghabiskan waktu di bawah sinar matahari, akan ada dua jenis sinar yang berpotensi berbahaya mengenai kulit yakni UVA dan UVB.

Tabir surya adalah cara penting untuk melindungi kulit dari sinar matahari yang berbahaya. Tapi dengan begitu banyak pilihan, bagaimana kita bisa tahu mana yang merupakan pilihan terbaik? Pada dasarnya produk perlindungan matahari dijual karena dapat membantu melindungi kulit dari kanker dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Secara umum, label produk tabir surya harus menyertakan nomor faktor perlindungan matahari (SPF) untuk menunjukkan tingkat perlindungan dari sinar UVB, dan menyatakan apakah produk tersebut telah lulus uji spektrum luas terhadap radiasi ultraviolet (UVA) matahari atau tidak.

Apa itu SPF? SPF adalah angka yang menunjukkan seberapa besar perlindungan yang ditawarkan produk tabir surya terhadap sinar UVB. Produk dengan jumlah SPF yang lebih tinggi akan menawarkan perlindungan yang lebih besar. Penggunaan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih tinggi, dikombinasikan dengan tindakan lain, seperti memakai kacamata hitam dan menghindari sinar matahari tengah hari, dapat membantu mencegah dapat membantu mencegah kanker kulit.

Di beberapa tempat, tingkat apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari dinyatakan sebagai berikut: • Perlindungan rendah: SPF di bawah 15 • Perlindungan sedang: SPF adalah 15 hingga 29 • Perlindungan tinggi: SPF 30 hingga 49 • Perlindungan sangat tinggi: SPF lebih dari 50 SPF juga bisa dibilang sebagai ukuran ilmiah.

Ini memberikan gambaran tentang seberapa rendah risiko kerusakan kulit akibat penggunaan tabir surya. Mengetahui perhitungan angka SPF Faktor angka yang disebutkan dalam SPF dihitung dengan membagi dosis radiasi matahari yang diperlukan untuk menyebabkan kulit memerah dengan dosis yang diperlukan untuk menyebabkan kemerahan tanpa tabir surya.

Perhitungan ini didasarkan pada penerapan 2 miligram (mg) tabir surya untuk setiap sentimeter persegi (cm) permukaan kulit. Jika dibutuhkan 15 kali lebih lama untuk membakar kulit dengan tabir surya daripada tanpa tabir surya, SPF adalah 15.

Secara teori, jika, dalam kondisi UV tertentu, dibutuhkan waktu 10 menit untuk kulit yang tidak terlindungi menjadi merah, tabir surya SPF 30 akan mencegahnya selama 300 menit, atau 5 jam, yang berarti 30 kali lebih lama.

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Namun, salah jika berpikir bahwa dengan SPF yang lebih tinggi, seseorang dapat menghabiskan waktu lebih lama di bawah sinar matahari. Faktor lain memiliki pengaruh terhadap perhitungan SPF di antaranya adalah: • Kondisi cuaca • Waktu hari • Jenis kulit • Bagaimana lotion diterapkan • Berapa banyak yang digunakan • Faktor lingkungan dan individu lainnya Kebanyakan orang, misalnya, hanya menggunakan 25 hingga 50 persen dari jumlah yang disarankan.

Berapa persentase sinar UV yang diblokir oleh SPF? Efek pemblokiran akan hilang setelah maksimal 2 jam. Setelah ini, lotion perlu dioleskan kembali. Adapun perlindungan yang ditawarkan oleh tabir surya dengan SPF yang berbeda adalah sebagai berikut: • SPF 15 memblokir sekitar 93 persen dari semua sinar UVB • SPF 30 menyaring 97 persen • SPF 50 adalah blok UVB yang hampir lengkap, pada 98 persen Persentase ini menunjukkan bahwa tidak ada tabir surya yang menghalangi semua UVB.

Ini juga menunjukkan bahwa peningkatan SPF yang tampaknya besar akan meningkatkan daya pemblokiran hanya dalam persentase kecil. Apa itu spektrum luas? Tabir surya membantu melindungi kulit dari sinar UVB dan UVA yang berpotensi berbahaya. UVB menyebabkan kulit menjadi merah, sedangkan UVA tidak. Namun, UVA dapat menyebabkan photoaging, termasuk kerutan.

Baik UVA dan UVB meningkatkan risiko kanker kulit. Jika produk dengan SPF tertentu secara efektif memblokir sinar UVB, ini tidak menjamin perlindungan UVA. Untuk alasan ini, penting untuk mencari SPF yang cocok, tetapi juga lotion spektrum luas atau spektrum penuh.

Tabir surya spektrum luas memblokir sinar UVA dalam proporsi yang sama dengan SPF memblokir UVB. Kapan pakai sunscreen?

Sunscreen wajib hukumnya saat kamu akan terpapar sinar matahari, baik indoor maupun outdoor. Ini karena sinar ultraviolet alias UV bisa menembus kaca jendela. Jadi meski kamu di rumah saja, kamu tetap harus pakai sunscreen saat ada cahaya yang masuk ke dalam. Berikut aturan menggunakan sunscreen yang baik.

1. Gunakan pada urutan skincare terakhir Jika kamu menggunakan serangkaian produk skincare rutin, maka sebaiknya pakai sunscreen di urutan terakhir setelah pelembap. Setelah itu kamu bisa melanjutkan penggunaan make up apabila memang membutuhkannya. 2. Jangan tunggu terpapar sinar matahari Jika kamu ada rencana pergi keluar rumah, maka gunakan sunscreen 15 sampai 30 menit sebelum kamu terpapar matahari. Oleskan ke semua bagian tubuh yang akan terkena matahari.

Termasuk di antaranya wajah, leher, telinga, lengan, dan kaki. 3. Oleskan kembali setelah beberapa jam Penggunaan sunscreen bukan hanya sekali dalam satu hari. Kamu disarankan untuk mengoleskan ulang sunscreen setelah beraktivitas. Apalagi jika kamu melakukan aktivitas setelah berenang atau olahraga berat yang bisa membuat lapisan sunscreen menghilang. Kebanyakan ahli menyarankan kamu untuk mengoleskan ulang sunscreen setelah 2 jam. Saran tersebut karena efek dari sunscreen mulai berkurang setelah pemakaian di atas 2 jam.

Oleskan di seluruh bagian tubuh yang apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari matahari, jangan hanya di wajah. Berapa banyak harus mengoleskan sunscreen? Melansir Good Housekeeping, kamu butuh setidaknya setengah sendok teh sunscreen untuk seluruh kulit wajah. Tapi semua bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh kamu ya.

Ini karena ukuran tubuh dan wajah tiap orang pasti berbeda. Pastikan kamu mengoleskannya secara merata. Baca Juga : Chemical Sunscreen dan Physical Sunscreen, Apa Perbedaannya?

Mengenal kandungan SPF pada sunscreen SPF atau Sun Protection Factor sederhananya adalah indikator seberapa lama sunscreen bisa melindungi kamu dari paparan sinar matahari. Ada beberapa jenis SPF mulai dari 12, 30, hingga 50.

Melansir Business Insider, berikut beberapa saran pengaplikasian ulang sunscreen yang direkomendasikan: 1. SPF 15 cukup untuk kegiatan luar yang sedikit Jika kamu hanya sesekali keluar rumah dan sangat sedikit terpapar sinar matahari, maka penggunaan SPF 15 sudah cukup. SPF 15 cocok jika kegiatan kamu hanya sekedar keluar rumah untuk ambil paket atau sekedar beli jajan ke warung.

2. SPF 30 untuk perlindungan penuh American Academy of Dermatologists menyarankan kamu harus setidaknya memilih sunscreen dengan SPF 30 untuk perlindungan menyeluruh sepanjang hari. SPF 30 adalah suatu keharusan jika kamu bekerja di luar ruangan. SPF 30 cukup memberikan perlindungan untuk melawan sekitar 96 persen sinar matahari UVB yang merusak dan memicu luka bakar akibat paparan seperti di pantai atau lapangan golf.

3. SPF 50 untuk kulit sensitif Jika kamu punya kulit sensitif atau warna kulit yang lebih terang, mungkin kamu membutuhkan perlindungan dengan SPF 50.

Namun David Leffell penulis Total Skin: The Definitive Guide to Whole Skin Care For Life menyebut SPF lebih tinggi dari 50 hanya menawarkan manfaat ekstra yang minimal. Jika kamu memakai SPF 50 pada jam 10 pagi, pada siang hari kamu mungkin masih mendapatkan perlindungan.

Akan tetapi SPF 50 tidak lagi akurat, untuk pengaplikasian ulang sunscreen SPF 10 sudah cukup. Bolehkah menggunakan sunscreen saat malam hari? Sunscreen dibuat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari di siang hari, jadi tidak ada fungsinya saat kamu menggunakannya di malam hari.

Kebiasaan ini justru bisa berpotensi memicu masalah kulit lainnya. Berikut 3 alasan kenapa kamu sebaiknya tidak memakai sunscreen di malam hari: • Penggunaan sunscreen pada malam hari tidak mampu memberikan kelembapan yang diperlukan oleh kulit • Sunscreen dengan SPF yang dengan ukuran molekul yang lebih berat dan berpotensi menyumbat pori-pori kulit dan bisa sebabkan jerawat • Dalam jangka panjang, memakai pelembap SPF di siang dan malam hari bisa menghabiskan lebih banyak biaya karena menyebabkan jerawat, kekeringan, dan iritasi kulit lainnya Membeli dan menerapkan tabir surya Dilansir dari Medical News Today, kamu disarankan untuk menggunakan tabir surya yang memiliki kriteria sebagai apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari • Memiliki SPF 15 atau lebih • Menawarkan perlindungan spektrum luas • Melihat apakah bahan-bahan yang terdaftar menimbulkan bahaya, misalnya, toksisitas?

Tabir surya untuk bayi dan balita Kamu harus menghindari penggunaan tabir surya pada bayi di bawah 6 bulan. Itu tidak berarti mereka tidak berisiko rusak akibat sinar matahari.

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Tabir surya berpotensi berbahaya bagi bayi karena mereka berisiko lebih besar terkena efek samping dari bahan kimia dalam tabir surya. Yang terbaik adalah menjaga bayi berusia di bawah 6 apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari di tempat teduh dan mengenakan pakaian pelindung untuk mencegah paparan sinar matahari. Saat memilih tabir surya untuk bayi, pilihlah salah satu dari setidaknya SPF 30. Sebagian besar tabir surya bayi adalah SPF 50. Kamu tidak harus menggunakan tabir surya khusus bayi, tetapi banyak tabir surya bayi mengandung bahan khusus untuk membantu mencegah kulit bayi menjadi sensitif.

kulit agar tidak pecah atau teriritasi oleh tabir surya. Punya pertanyaan lebih lanjut seputar sunscreen? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi.

Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini! WebMD. Diakses pada 10 Agustus 2020. Sunscreen: How to Select, Apply, and Use It Correctly Skin Cancer Foundation. Diakses pada 10 Agustus 2020. All About Sunscreen Allure. Diakses pada 10 Agustus 2020. Your Ultimate Guide to Sunscreen Application, According to Dermatologists Business Insider.

Diakses pada 10 Agustus 2020. How long your sunscreen actually protects you, according to dermatologists Medical News Today diakses pada 14 Juni 2021
apa aja night skincare routine versi kamu?

Pasti ritual mau tidur setiap orang berbeda-beda.

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Tapi, yang pasti setiap cewek-cewek mau tidur skincare routine pasti nggak ketinggalan. Mulai dari deep cleansing, booster, toner, essence, hingga serum pasti digunakan! Tapi, sering nggak sih kamu bertanya-tanya skincare routine saat malam haruskah pakai sunscreen? Sebelum menjawab pertanyaan itu ada yang harus kamu tahu dulu tentang sunscreen! Fungsi sunscreen Seperti yang kamu tahu Babes, kalau sunscreen melindungi kulit kamu dari jahatnya sinar matahari.

UVA dan UVB adalah dua jenis paparan sinar matahari yang dapat merusak kulitmu. UVB dapat tersaring melewati jendela kaca sehingga kamu tak akan terbakar saat duduk di samping jendela.

Tapi, sinar UVA tetap dapat menembus melalui jendela. Sinar UVA lah yang lebih berbahaya karena dapat menurunkan kolagen dan dapat membuat pigmentasi pada bekas jerawat sehingga akan memunculkan flek hitam.

Selain sinar matahari paparan radiasi cahaya dari layar LED, smartphone, komputer, dan fluoresensi juga tak baik untuk kulit karena menyebabkan hipermentasi, keriput, menghasilkan radikal bebas dan membunuh kolagen loh. Jadi sunscreen yang memiliki spektrum pelindung yang luas akan menangkal sinar UVA dan UVB agar kulitmu tetap sehat.

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Nggak mau kan skincare kamu sia-sia hanya karena kamu nggak mau pakai sunscreen? Jenis sunscreen Hal lain yang kamu harus tahu adalah jenis sunscreen. Kamu dapat menggunakan physical sunscreen dan chemical sunscreen.

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Mau tahu apa saja perbedaan diantara kedua jenis sunscreen ini? Physical sunscreen bekerja dengan membentuk lapisan di permukaan kulit yang berguna untuk menghalangi sinar UV agar tidak menembus lapisan epidermis.

Maka dari itu, disebut physical sunscreen karena mampu menghalangi secara fisik. Jenis sunscreen ini sering juga disebut sunblock, karena mampu menangkal 5-10% sinar UV agar tidak menembus kulit.

Sedangkan chemical sunscreen adalah jenis sunscreen yang memiliki tekstur yang lebih cair dan dapat menembus jaringan epidermis dan dermis. Chemical sunscreen umumnya meninggalkan lapisan putih pada kulit atau whitecast lebih sedikit. Sayangnya, jika menggunakan chemical sunscreen, kamu perlu untuk mengaplikasikan ulang tabir surya setiap dua hingga tiga jam sekali atau setelah terkena keringat dan air agar perlindungan terhadap sinar matahari tetap maksimal.

Ini karena kandungan UV filter dalam chemical sunscreen seperti avobenzone, lebih apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari rusak saat terekspos sinar matahari. Mana sunscreen yang harus digunakan? Kalau kulit kamu cenderung sensitif lebih baik gunakan physical sunscreen dari pada menggunakan chemical. Karena chemical UV filter -nya cenderung dapat menyebabkan iritasi atau alergi.

Maka kamu harus pilih physical sunscreen yang cenderung lebih mudah ditoleransi oleh semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Sementara kamu yang memiliki kulit normal dan kering hingga berminyak, lebih disarankan untuk memilih c hemical sunscreen, karena lebih mudah menyerap dan ringan di kulit kamu, Terus perlukah menggunakan sunscreen saat malam?

ketika kamu siap tidur dan tidak terkena paparan radiasi UV seperti dari lampu yang sangat terang. Kamu bisa melewatkan sunscreen di night routine skincare kamu. Karena tidak terkena UV dan lampu juga dimatikan bukan? Namun, si beauty influencer Gel Angelica tetap menyarankan menggunakan sunscreen di akhir night routine kamu. Hanya jumlahnya dikurangi karena saat malam kamu pasti tidak bisa lepas dari ponsel bukan? Dan itu menimbulkan radiasi yang buruk untuk kulit!

01-10-2020 07:03
Cara mencegah penuaan dini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan sunblock.

Memakai sunblock setiap hari adalah cara terbaik untuk mencegah keriput yang timbul lebih awal sebagai tanda penuaan dini. Sunblock atau tabir surya dapat melindungi kulit dari radiasi sinar UV yang berasal dari matahari, yang bisa menyebabkan masalah pada kulit mulai dari penuaan dini hingga kanker kulit. Sinar UV dari matahari dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sel kulit jika terekspos lebih dari tiga jam, bahkan lama setelah itu.

Belum ditemukan produk perawatan yang dapat melindungi kulit setelah ekspos sinar matahari sehingga cara terbaik untuk melindungi kulit dari sinar UV adalah dengan mengaplikasikan sunblock sebelumnya. Sunblock yang mengandung SPF 30 dengan perlindungan untuk broad spectrum dan tentunya digunakan di siang hari ketika sinar matahari sedang memancar.

Anda dapat menggunakan merk sunblock untuk wajah berminyak di siang hari sebagai cara mencegah kulit terbakar. Namun ada sebagian orang yang berpendapat bahwa penggunaan pelembab yang mengandung sunblock pada malam hari adalah hal yang wajar.

Sebagian disebabkan karena harga krim malam yang mahal, sebagian lagi disebabkan karena ketidak tahuan. Pemakaian Sunblock di Malam Hari Kebiasaan memakai sunblock di malam hari ini kerap dilakukan oleh sebagian wanita untuk menghemat biaya pembelian skincare mereka, dan karena tidak melihat alasan untuk perlu menggunakan dua produk berbeda bagi kulit wajahnya.

Sehingga timbul pertanyaan mengenai bolehkah memakai sunblock di malam hari sebagai akibat dari kebiasaan menggunakan pelembab ber SPF yang sama dengan yang digunakan pada siang hari.

Bolehkah memakai sunblock pada malam hari sebenarnya tidak diperlukan karena beberapa alasan berikut: 1. Menyalahi kondisi kulit Anda Salah satu konsep penggunaan produk perawatan wajah adalah bahwa semuanya telah dibuat atau apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari dengan tujuan khusus dan untuk bagian tubuh tertentu saja, dan tidak ada produk yang dibuat untuk semua bagian tubuh sekaligus.

Produk perawatan biasanya difokuskan untuk merawat kulit dan mendukung proses alami tubuh yang muncul pada malam hari. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk menggunakan sunblock pada malam hari ketika kulit Anda bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan dari menggunakan pelembab yang khusus diformulasikan untuk malam hari.

Pemakaian pelembab untuk malam hari akan meningkatkan kemampuan kulit untuk memperbaiki diri, karena formulanya lebih terkonsentrasi dan mengandung lebih banyak bahan yang melembabkan kulit.

2. Kekurangan kelembaban Bolehkah memakai sunblock di malam hari tidak disarankan karena kulit wajah Anda akan kekurangan kelembaban yang seharusnya didapatkan jika masih menggunakan pelembab ber SPF yang sama dengan siang harinya. Banyak pelembab yang mengandung faktor SPF tidak menghidrasi seperti seharusnya atau seperti pelembab yang tidak mengandung SPF, walaupun pemakaiannya dapat menjadi cara mengatasi muka tua karena penuaan dini.

Malam hari adalah waktu dimana kulit beristirahat, memperbaiki diri dan memulihkan kondisinya sehingga krim malam yang diformulasikan khusus akan jauh lebih baik. Biarkan kulit Anda bernapas dan gunakan pelindung kulit untuk malam hari berupa bahan alami dan alternatif lain seperti minyak almond atau krim yang mengandung vitamin E.

Walaupun ini berarti pengeluaran lebih bagi Anda yang ingin berhemat, namun ini adalah informasi yang berharga bagi perawatan kulit Anda. 3. Bahan kimia berbahaya Tabir surya akan melindungi kerusakan kulit akibat sinar matahari, namun sayangnya kebanyakan merk mengandung racun dan bahkan bersifat karsinogenik yang akan mencederai kulit setelah penggunaan dalam jangka waktu lama.

Adalah pilihan Anda untuk menggunakan tabir surya di siang hari atau untuk menggunakan payung dan pelindung lainnya, namun Anda harus mengetahui bahwa menggunakan tabir surya di malam hari akan menggandakan ekspos kepada bahan kimia berbahaya. Oleh sebab itu, ada resiko yang ditimbulkan terhadap kulit wajah Anda dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Untuk lebih amannya, Anda dapat menggunakan tabir surya berbahan dasar mineral pada siang hari. 4. Lebih boros Bagi Anda yang menggunakan pelembab mengandung SPF pada siang dan malam hari untuk menghemat pengeluaran biaya perawatan kecantikan, maka simaklah informasi berikut ini. Bolehkah memakai sunblock di malam hari selain tidak disarankan karena dapat merusak kulit namun juga akan membuat Anda mengeluarkan biaya lebih karena harga pelembab yang mengandung SPF lebih mahal daripada harga pelembab biasa.

apakah boleh sunscreen dipakai di malam hari

Bahkan bisa jadi sama saja dengan apabila Anda juga membeli krim malam. Jadi apabila alasan menggunakan sunblock pada malam hari adalah untuk menghemat biaya, tindakan ini pun tidak sepenuhnya efektif.

Anda bisa jadi justru mendapatkan masalah kulit dan sekaligus juga pengeluaran yang melebihi anggaran. Perhatikan urutan pemakaian skincare yang benar sehari – hari dan tahapan perawatan wajah yang benar agar Anda bisa melakukan perawatan wajah dengan tepat.

Jika Anda masih belum yakin mengenai bolehkah memakai sunblock di malam hari, cobalah untuk melakukan pengujian terhadap teori tersebut. Coba untuk tidur tanpa menggunakan pelembab yang mengandung sunblock milik Anda selama minimal 30 hari dan ganti dengan menggunakan krim malam, minyak alami, atau tidak menggunakan produk apapun sama sekali. Jika kulit Anda tidak terlihat berbeda, atau justru menunjukkan perbaikan, lalu tentunya tidak ada alasan untuk tetap memakai pelembab yang mengandung SPF di malam hari.

Simpanlah produk tersebut untuk keperluan Anda di siang hari dan bukan untuk digunakan pada malam hari ketika kulit sedang beristirahat.

Anda dapat memilih beberapa merk pelembab wajah yang bagus dan murah dan merk cream malam yang bagus untuk mencerahkan wajah jika ingin menghemat biaya perawatan wajah.

Cara Pakai Sunscreen yang Benar Saat di Rumah & Pakai Masker + Cara Reapply dari Dokter




2022 www.videocon.com