Pengertian seni tari menurut para ahli

pengertian seni tari menurut para ahli

Pengertian seni tari menurut para ahli (pakar) dan secara umum adalah informasi yang dibutuhkan banyak warga negara Indonesia, dari Pengertian seni tari menurut para ahli sampai Merauke, baik akademisi maupun non akademisi. Tujuannya pasti berbeda – beda, ada yang untuk tugas kuliah dan ada pula yang sekedar ingin tahu saja. Definisi seni tari menurut para ahli ini merupakan artikel lanjutan dan artikel yang berjudul pengertian seni musik yang telah kami pos beberapa waktu lalu.

Diharapkan informasi terkait seni dapat saling melengkapi satu informasi dengan yang lainnya. Selain itu, kami memahami bahwa Anda tidak cukup tahu tentang arti seni tari saja. Maka dari itu, bagi mereka yang benar – benar ingin mengenal dunia kesenian tari, kami sudah pernah sampaikan juga mengenai ulasan tarian daerah Sumatera Utara, tarian daerah Sumatera Barat dan tarian daerah Sumatera Selatan.

Kabar baiknya, tidak cuma itu saja, tarian daerah Jawa Barat, tarian daerah Jawa Tengah dan tarian tradisional Jawa Timur juga sudah dipublikasikan sesudah tarian adat Papua terlebih dahulu. Luar biasa, bukan? Dengan demikian, apa yang dimaksud dari pengertian seni tari dapat dimengerti dengan baik dan benar oleh pembaca. Inilah yang kami harapkan saat menulis informasi penting ini ditengah kesibukan – kesibukan yang ada.

Seni Tari via Google Image Berikut ini adalah poin – poin tentang pengertian seni tari menurut para ahli dan secara umum. Daftar Isi • 1. Yulianti Parani (1939) • 2. Drs. I Gede Ardika (1945) • 3.

Bagong Kussudiarja (1928-2004) • 4. Curt Sachs (1881-1959) • 5. Corrie Hartong (1906-1991) • 6. Atik Soepandi (1944) • 7. Dr. J Verkuyl (1908-2001) • 8. John Weaver (1673-1760) • 9.Franz Boas (1958-1942) • 10. Soedarsono (1933) • 11.

pengertian seni tari menurut para ahli

La Meri (1989-1988) • 12. Pengertian Seni Tari Menurut Ensiklopedia • 13. Margaret H’Doubler (1889-1982) • 14. Pengertian Seni Tari Menurut Franz Boas • 15. Andre Levinson (1887-1933) • 16. S.Humardani pengertian seni tari menurut para ahli 17.Waterman • 18. Kamala Devi Chattopadhyaya (1903-1988) • 19. Judith Lynne Hanna (1936) • 20. Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay • 21. Kealiinomohoku • 22. Walter Sorells • 23.Hawkins • 24. Enoch Atmadibrata (1927-2011) • 25. Judith Mackrell • 26.

Aristoteles (384-322 SM) • 27. M. Jazuli • 28. Soeryodiningrat • 29. Drs. Wisnoe Wardhana dalam buku “Pengajaran Tari” • 30. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) • 31. Suadarsa Pringgo Broto • 32. Suryo • 33. K M A Theodora Retno Maruh • 34. John Martin (1893-1985) • 35. Susanne Langer (1895-1985) • 36.

Pengertian Tari Secara Umum 1. Yulianti Parani (1939) Yulianti Parani mengemukakan seni tari adalah gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi atau ide-ide tertentu.

2. Drs. I Gede Ardika (1945) Drs. I Gede Ardika mengemukakan seni tari adalah sesuatu yang dapat menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing. 3. Bagong Kussudiarja (1928-2004) Bagong Kussudiarja mengemukakan seni tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

4. Curt Sachs (1881-1959) Curt Sachs mengemukakan seni tari adalah pelafalan jiwa manusia melalui gerak berirama yang memiliki nilai estetika. 5. Corrie Hartong (1906-1991) Corrie Hartong mengemukakan seni tari adalah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang. 6. Atik Soepandi (1944) Atik Soepandi mengemukakan seni tari adalah eskpresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis pengertian seni tari menurut para ahli melodi yang indah.

7. Dr. J Verkuyl (1908-2001) Dr. J Verkuyl mengemukakan seni tari adalah gerak-gerak tubuh dan anggotanya yang disusun sedemikian rupa, hingga berirama.

8. John Weaver (1673-1760) John Weaver mengemukakan seni tari adalah gerak-gerak teratur yang elegean, dibentuk secara harmonis dari sikap yang elok, dan melawan postur tubuh yang anggun 9.Franz Boas (1958-1942) Franz Boas mengemukakan seni tari adalah gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau gerak-gerak dari tungkai serta kaki.

10. Soedarsono (1933) Soedarsono mengemukakan seni tari adalah ungkapan eskpresif jiwa manusia dalam gerak-gerak yang indah dan ritmis. 11. La Meri (1989-1988) La Meri mengemukakan seni tari adalah ekspresi simbolis dalam wujud lebih tinggi yang harus diinternalisasikan untuk menjadi bentuk yang nyata. 12. Pengertian Seni Tari Menurut Ensiklopedia Menurut Ensiklopedia seni tari ialah setiap pada saat mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak.

13. Margaret H’Doubler (1889-1982) Margaret H’Doubler mengemukakan seni tari adalah ekspresi gerak ritmis dari keadaan-keadaan perasaan yang secara estetis dinilai, yang lambing-lambing geraknya dengan sadar dirancang untuk kenikmatan serta kepuasan dari pengalaman-pengalaman ulang, ungkapan, berkomunikasi, melaksanakan, serta dari penciptaan bentuk-bentuk.

14. Pengertian Seni Tari Menurut Franz Boas Franz Boas mendefinisikan bahwa seni tari yaitu suatu gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau pada gerak-gerak dari tungkai serta kaki. 15. Andre Levinson (1887-1933) Andre Levinson mengemukakan seni tari adalah gerak tubuh yang berkesinambungan melewati ruang yang telah ditentukan sesuai dengan ritme tertentu serta mekanisme yang sadar.

16. S.Humardani S.Humardani mengemukakan seni tari adalah ungkapan ekspresif dalam bentuk gerak yang ritmis dan indah 17.Waterman Waterman mengemukakan seni tari terdiri dari gerak-gerak tubuh secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi.

pengertian seni tari menurut para ahli

18. Kamala Devi Chattopadhyaya (1903-1988) Kamala Devi Chattopadhyaya mengemukakan seni tari adalah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong seseorang untuk menemukan ekspresi pada gerak-gerak ritmis.

19. Judith Lynne Hanna (1936) Judith Lynne Hanna mengemukakan seni tari adalah plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas. 20. Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay mengemukakan tari adalah bentuk seni ekspresionostis yang menggambarkan reaksi jiwa seseorang terhadap konflik dan masalah di dunia modern.

21. Kealiinomohoku Kealiinomohoku mengemukakan seni tari adalah seni sesaay dari ekspresi yang dipertunjukkan dengan bentuk serta gaya tertentu lewat tubuh manusia yang bergerak di dalam ruang. 22. Walter Sorells Walter Sorells mengemukakan seni tari adalah setiap mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak. 23.Hawkins Hawkins mengemukakan seni tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah menjadi gerak oleh imajinasi si penciptanya.

24. Enoch Atmadibrata (1927-2011) Enoch Atmadibrata mengemukakan seni tari adalah susunan sikap tubuh di dalam ruang, berlandaskan irama dan gerak. 25. Judith Mackrell Judith Mackrell mengemukakan seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang ritmis, seiring dengan musik dan dilakukan dalam sebuah ruang, dengan tujuan mengekspresikan ide atau emosi, melepaskan energi atau hanya untuk kesenangan semata.

26. Aristoteles (384-322 SM) Aristoteles mengemukakan seni tari adalah gerak ritmis yang dapat menghadirkan karakter manusia saat mereka pengertian seni tari menurut para ahli.

27. M. Jazuli M. Jazuli mengemukakan seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang selaras dan seirama dengan musik yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan tertentu 28. Soeryodiningrat Soeryodiningrat mengemukakan seni tari adalah gerak anggota tubuh yang selaras dengan bunyi musik atau gamelan diatur oleh irama sesuai dengan maksud tujuan tari 29. Drs. Wisnoe Wardhana dalam buku “Pengajaran Tari” Drs.

Wisnoe Wardhana mengemukakan tari adalah ekspresi estetis dalam gerak dengan media tubuh manusia. 30. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) KBBI mengemukakan tari adalah gerakan badan (tangan dan sebagainya) yang berirama, biasanya diiringi dengan bunyi bunyian (musik, gamelan dan sebagainya) 31.

Suadarsa Pringgo Broto Suadarsa Pringgo Broto mengemukakan tari adalah ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang. 32. Suryo Suryo mengemukakan tari adalah ekspresi subyektif yang diwujudkan dalam bentuk obyektif. 33. K M A Theodora Retno Maruh K M A Theodora Retno Maruh mengemukakan tari adalah suatu kesenian yang tidak akan pernah bersifat kontemporer baik yang pernah terlupakan sekalipun.

34. John Martin (1893-1985) John Martin mengemukakan seni tari adalah gerak sebagai pengalaman yang paling awal dari kehidupan manusia 35. Susanne Langer (1895-1985) Susanne Langer mengemukakan seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk dapat dinikmati. 36. Pengertian Tari Secara Umum Sedangkan pengertian seni tari secara umum adalah suatu gerakan yang berirama, dilakukan di suatu tempat dan waktu tertentu untuk mengekpresikan suatu perasaan dan menyampaikan pesan dari seseorang maupun kelompok.

Jika Ada ingin memahami tentang informasi terkait dengan seni tari, Anda bisa membaca pengertian dari seni yang sudah lama kami publikasikan. Kemudian, Anda kami sarankan juga membaca artikel yang tidak kalah pentingnya, yaitu pengertian seni rupa. Lengkap sudah!

Demikian informasi pengertian seni tari menurut para ahli dan secara umum kami sampaikan. Semoga memberikan manfaat kepada pembaca yang budiman. Amin. Silahkan share jika Anda merasakan manfaat dari tulisan ini.

Terima kasih. Pos-pos Terbaru • Jual Dimsum Daerah Kecamatan Medan Tembung • Constitutional Theory: Arguments and Perspectives 4th Edition by Michael J Gerhardt • Sejarah dan Langkah Penyuguhan Dimsum Yang Enak • 5 Alamat Distributor Dimsum Medan yang terkenal dan Enak Serta Murah Halal • Waspada CUiT Aplikasi Penipuan ? Pengertian Seni Tari – Siapa yang tidak mengenal tarian? tentu Anda semua sangat familiar dengan cabang seni yang satu ini.

Sebagai media komunikasi satu arah, banyak sekali yang hingga saat ini mungkin belum mengerti dengan benar mengenai pengertian seni tari. Selain itu juga perlu diketahui bahwa jenis, unsur dan juga fungsi dari gerakan yang dilakukan menjadi indikator pembentuk penting sebagai tambahan pengetahuan.

Daftar Isi • Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli • Unsur Pembentuk Seni Tari • Pengertian Seni Tari ditinjau dari fungsinya • Pengertian Seni Tari berdasarkan Jenis yang dibentuknya Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli • Saudarsa Pringgo Broto Pengertian seni tari berdasarkan pendapat dari Saudarsa Pringgo Broto yaitu suatu gerakan yang didasarkan pada bentuk gerakan tubuh. Selain itu juga dikaitkan dengan pemaknaan penggunaan ruang sebagai media. Sehingga tercipta sebuah keserasian ritme.

• Susan K. Lenger Pengertian seni tari berdasarkan pendapat Susan K. Lengger yaitu sebuah gerak-gerak oleh tubuh yang dibentuk dengan ekspresif. Diciptakan oleh manusia agar bisa dinikmati keindahannya. Didasarkan pada nilai imajinatif yang estetis. • Ensiklopedia Pada ensiklopedia budaya dan seni dijelaskan mengenai sebuah pengertian seni tari sebagai pemaknaan gerak tubuh oleh ketukan irama selaras.

Dimana disebutkan bahwa hal ini seperti mengoleng-olengkan badan serta anggota asalnya, didasarkan pada suatu irama tertentu yang mengiringinya. Biasanya bunyi-bunyian tersebut berasal dari musik ataupun suara. • Walter Sarrel Walter Sarrel mendefinisikan Pengertian seni tari sebagai keseimbangan gerakan pengertian seni tari menurut para ahli dengan irama pengiring.

Biasanya iringan tersebut berasal dari lantunan musik atau nyanyian pengiring. Keterkaitan antara ruang sebagai tempat pelaksanaan juga menjadi indikator utamanya. • Kealiinomohoku Kealiinomohoku berpendapat bahwa pengertian seni tari merupakan jenis seni sesaat yang dihasilkan oleh sebuah ekspresi untuk dipertunjukkan.

Memiliki sebuah bentuk dan juga gagasan dituangkan dalam tubuh manusia yang kemudian bergerak. Dimana semua terjadi dalam kaitan ruang yang mengikat. • Waterman Pengertian seni tari menurut Waterman yaitu terdiri dari sebuah gerak-gerak tubuh. Secara artistik dan kultural menggunakan pola dan juga distilasi. Kesemuanya berpadu menjadi satu kesatuan membentuk sebuah irama yang dipertunjukkan.

• H’Doubler H Doubler mendefinisikan sebuah Pengertian seni tari ke dalam ekspresi gerak ritmis. Pada suatu keadaan dinilai dengan ukuran estetis. Dituangkan melalui sebuah lambang-lambang gerak yang dirancang dengan sadar. Tujuannya memberikan kesan atau pengalaman berulang, dalam bentuk ungkapan, komunikasi, pelaksanaan, serta proses penciptaan bentuk. • Andre Levinson Pengertian Seni Musik Pengertian seni tari menurut Andre Levinson yaitu suatu gerak tubuh yang memiliki kesinambungan dengan melewati sebuah ruang.

Kesemuanya telah ditentukan dan ditetapkan berdasarkan ritme yang telah disiapkan. Mekanisme dan juga radar menjadi unsur pembentuk selanjutnya yang saling berkaitan. • Franz Boas Pengertian seni tari menurut Franz Boas adalah sebuah definisi akan suatu gerak setiap bagian tubuh yang dimiliki oleh manusia.

Bentuknya bervariatif, mulai dengan lambaian tangan, gerak tungkai, kaki, serta putaran atau gerakan melenggok pada kepala. Semua itu kemudian berpadu pada satu ritme yang tepat dan disesuaikan agar membentuk keindahan. • John Martin Pengertian seni tari dalam pemahaman yang dituangkan oleh John Martin lebih berfokus kepada definisi sebagai gerak dan pengertian seni tari menurut para ahli pengalaman.

Dimana setiap hasil gerakan yang dihasilkan diproyeksikan sebagai sebuah pengalaman paling awal pada kehidupan. Begitulah pembahasan yang ditawarkan olehnya untuk memberikan pendefinisian yang sejalan dengan apa yang dirasakan. • La Mery Pengertian seni tari dinyatakan oleh La Mery pada sebuah ungkapan atau ekspresi yang berbentuk simbol.

Wujudnya dianggap lebih tinggi, semua diinternalisasikan agar menjadi bentuk yang terlihat nyata. Begitulah pemahaman yang ditawarkannya untuk memberikan arti yang dianggap sesuai.

pengertian seni tari menurut para ahli

• Dr. J. Verkuyl Pengertian seni tari oleh Dr. J. Verkuyl di pusatkan pada satu unsur yaitu gerak. Semua berkaitan dengan apa yang dihasilkan oleh kegiatan tubuh. Disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan irama selaras dan menarik. Untuk itulah kemudian kegiatan ini memiliki tujuan memberikan pengalaman estetis yang nyata bagi penonton.

• C. Sachc Pengertian seni tari oleh C Sachc dikuatkan pada pemahaman akan pengucapan jiwa seorang manusia. Semua diproyeksikan dalam gerak-gerik berirama sangat indah. Pada sebuah kebudayaan melayu, terdapat berbagai jenis yang terkait seperti tarian asli, ataupun tarian yang telah dipengaruhi oleh unsur modern.

Semuanya memiliki fungsi dan juga penilaian yang tentunya berbeda sebagai simbol komunikasi. • Suryadiningrat Suryadiningrat pada sebuah buku yang ditulis oleh Mulyani, menyatakan pendapatnya pada pendefinisian seni tari ke dalam sebuah gerak.

pengertian seni tari menurut para ahli

Setiap gerakan yang dihasilkan oleh lenggokan tubuh manusia telah disusun dengan mengikuti irama yang selaras.

Sehingga menyampaikan apa yang dimaksudkan sebagai ungkapan perasaan jiwa oleh penciptanya. • Kuswaryanto Pada pembahasan mengenai pengertian dari seni tari, Kuswaryanto memberikan pandangannya sebagai bentuk cabang seni. Cara pengungkapan yang digunakan dilakukan atau diekspresikan dalam bentuk gerak tubuh, yang kemudian disebut dengan tarian.

Begitulah pemahaman yang ingin disampaikannya dalam makna yang mendalam. • Kussudiardjo Pengertian Seni Rupa Pada sebuah tulisan yang ditulis dalam sebuah buku oleh Aprilian, bahwa seni tari merupakan sebuah keindahan. Pengertian tersebut dikorelasikan dengan gerak yang memiliki jiwa pada setiap lenggokannya. Sehingga terlihat begitu harmonis dengan ritme atau musik yang mengiringinya. Oleh karenanya terciptalah keindahan gerakan yang memiliki nilai dalam dalam bentuk ungkapan batin dari penari dan juga penciptanya.

• Pakerti Bagi Pakerti seni tari merupakan wujud dari ekspresi pikiran, kehendak, dan juga perasaan dari sebuah pengalaman manusia sebagai media perantara utama. Gerak dan juga stuktur yang digunakan kemudian dikenal dengan sebutan tarian.

Begitulah pandangannya yang telah ditulis dalam seris buku terkait, untuk memberikan pengertian yang selaras dengan tujuan yang ingin disampaikannya. • Drs. I Gede Ardika Pandangan Drs. I Gede Ardika terkait seni tari memiliki indikator utama yang dikaitkan dengan suatu hal berasal dari manusia. Baginya, hal yang dimaksud akan disatukan dalam berbagai bentuk sehingga semuanya dapat melakukan penyesuaian diri.

Penyelarasan berkaitan dengan sebuah cara pandang masing-masing individu. • K M A Theodora Retno Maruh K M A Theodora memberikan sebuah pengertian terkait apa yang dimaksud dengan seni tari dalam pandangannya yang mengacu pada pengertian seni tari menurut para ahli kesenian.

Baginya, bentuk ini tidak akan pernah memiliki sebuah sifat yang kontemporer. Keadaan tersebut berlaku pada semua hal yang berkaitan, di masa lalu atau yang telah terlupakan hingga yang masih dijaga dan diingat.

• S. Humardani S Humardani memberikan sebuah penjelasan terkait seni tari dalam bentuk ungkapan yang ekspresif. Suatu gerakan yang berisi ungkapan sebagai bentuk ekspresi dibalut pengertian seni tari menurut para ahli unsur keindahan.

Di setiap gerak yang dilakukan mengandung sebuah ritme saling berhubungan dan berkaitan dengan jalinan serasi. • Soedarsono Soedarsono memberikan sebuah penjabaran terkait seni tari ke dalam bentuk ekspresi jiwa. Dimana hal tersebut akan dituangkan dalam sebuah gerak yang beralunan indah serta memiliki ritme yang apik. Perpaduan dari beberapa unsur dalam satu aktivitas tersebut memberikan pengalaman akan suatu ungkapan yang ingin disampaikan.

• Hawkins Pandangan Hawkins terkait apa yang dimaksud dengan seni tari ditekankan pada unsur gerak. Pada penjabarannya dikatakan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah ungkapan dari ekspresi jiwa yang diubah dalam bentuk gerakan. Dibuat melalui sebuah hasil olah imajinasi dalam simbol yang memberikan refleksi akan ungkapan perasaan dari penciptanya.

• Jazuli Pengertian Seni Grafis Jazuli mendefinisikan seni tari ke dalam sebuah ungkapan yang dikaitkan dengan irama musik.

Dimana seorang penari melakukan gerakan yang disesuaikan oleh ritme dari iringan sebuah irama. Ditujukan sebagai ungkapan pencipta untuk disampaikan kepada setiap orang yang menikmatinya sebagai bentuk komunikasi. Unsur Pembentuk Seni Tari • Pengertian dalam Bentuk Unsur Wiraga (raga) Pada sebuah pengertian yang berhubungan dengan unsur pembentuknya yaitu Wiraga, seni tari didefinisikan dengan sebuah ekspresi jiwa.

Dimana pengertian seni tari menurut para ahli setiap pertunjukan tarian harus disesuaikan dengan gerak badan dan juga posisi yang memproyeksikannya.

Hal ini menjadi dasar akan tujuan dari pembuatan irama ataupun gerakan yang digunakan untuk media komunikasi satu arah sehingga memiliki unsur keindahan. • Pengertian dalam Bentuk Unsur Wirama (Irama) Unsur terpenting dalam memberikan definisi atas pengertian dasar dari seni tari yaitu Wirama. Seperti yang Anda ketahui bahwa setiap tarian, selalu memiliki sebuah ritme yang mengiringi. Setiap gerakan juga lebih bermakna dan menarik ketika ditaburkan dengan perpaduan gerak dan juga iringan musik yang selaras.

Pada akhirnya semua tujuan yang ingin disampaikan tersalurkan kepada setiap penonton dengan baik dan utuh. • Pemaknaan Seni Tari dalam Bentuk Unsur Wirasa (rasa) Selain unsur raga dan juga irama sebagai dasar pemaknaan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pemahaman terhadap makna dari seni tari, maka ada satu lagi komponen utama yaitu Wirasa.

Pada kaitannya dengan arti atau penjelasan akan tarian, rasa menjadi bentuk dari isi jiwa seseorang, kemudian dituangkan dalam gerakan.

Setiap ungkapan perasaan pencipta menjadi pembentuk yang utama pada kondisi ini. • Pemaknaan Seni Tari dalam Unsur Ruang Pada pemaknaan seni tari melalui unsur ruang tentu berhubungan dengan tempat untuk melakukan gerakan yang banyak dikenal dengan istilah panggung ataupun pentas. Namun, pemahaman terkait tidak sebatas itu saja, melainkan juga pengertian seni tari menurut para ahli dengan ruang imajinatif sehingga tercipta kreasi gerakan yang indah.

Untuk itulah kemudian hasilnya memiliki makna dalam setiap lenggokan yang dibuat. • Pemaknaan Seni Tari dalam Unsur Waktu Waktu memberikan sebuah dampak bagi hasil yang diperuntukkan oleh seorang penari.

Terdapat beberapa aspek yang berkaitan dengan pemaknaan seni tari yaitu, tempo yang mempengaruhi gerak cepat atau lambat dan ritme berupa ketukan gerakan. Sedangkan bagian terakhir yang berkaitan dengan dasar pengertian ini adalah durasi, penentu lama atau singkatnya pertujukan ataupun gerakannya. Pengertian Seni Lukis Pengertian Seni Tari ditinjau dari fungsinya Pengertian akan seni tari tidak sebatas mengenai pendapat para ahli dan juga unsur yang membentuknya, lebih dari kedua hal tersebut terdapat sebuah fungsi yang menjadi alat untuk mendefinisikan makna sebenarnya.

Semua yang terkait telah disesuaikan dengan tujuan serta penggunaannya dalam sebuah pertujukan. Beberapa hal tersebut diantaranya sebagai berikut: • Sebagai Sarana Pertunjukan Pemahaman akan seni tari harus disesuaikan dengan pengetahuan akan fungsi dasarnya, diantaranya yaitu sebagai sarana pertunjukkan. Pada keadaan ini, tujuan utamanya yaitu lebih ke arah menonjolkan sisi koreografisnya.

Semua gerakan yang terkonsep dan indah memiliki daya tarik untuk memikat setiap mata yang melihat. Untuk itulah sisi lain yang membentuknya tidak terlalu ditonjolkan. • Sebagai Alat untuk Tarian Upacara Selain difungsikan sebagai sebuah alat untuk melakukan pertunjukkan, tarian juga banyak sekali dimaksudkan sebagai media untuk pelengkap ritual upacara adat. Dipertunjukkan dengan tujuan untuk kekhidmatan sebagai wujud komunikasi dengan Sang Penguasa Alam.

Biasanya dalam bentuk ini, irama, rasa, serta gerakan yang digunakan memiliki representasi ekspresi begitu dalam dengan tempo yang variatif. • Pengertian Seni Tari dalam Fungsinya Sebagai Sebuah Media Hiburan Pada pengertian ini secara sepintas tentu sama dengan fungsi pertunjukkan. Namun, perbedaannya terletak pada perancangan konsep tarian atau yang biasa dikenal dengan istilah koreografis dalam bentuk menarik serta unik.

Sehingga memberikan pengalaman yang menghibur, walaupun gerakan yang dihasilkan tidak memiliki makna mendalam seperti jenis dipertunjukkan pada sebuah pagelaran upacara adat keagamaan.

Pengertian Seni Tari berdasarkan Jenis yang dibentuknya Tidak hanya tentang fungsi dan juga unsur yang melandasi sebuah pertunjukkan atau pembentukan gerakan tarian. Namun, untuk memahami maknanya Anda juga harus mengerti mengenai berbagai jenis tarian yang juga sangat beragam. Pada umumnya dikelompokkan ke dalam dua golongan yaitu kelompok ataupun genre yang diusung.

Berikut beberapa pemaknaan yang bisa disimpulkan dari kajian jenis tarian yang ada. • Pemahaman Seni Tari Berdasarkan Jenis yang Didasarkan pada Jumlah Penarinya Pada pengertian seni tari yang didasarkan pada jumlah penarinya, pembagian yang dilakukan terbagi atas 3 kategori utama.

Hal tersebut dimulai dengan pengkategorian tari tunggal atau solo, dimana dilakukan oleh satu orang atau individu. Salah satu contohnya yaitu tari Gatotkaca yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Pengertian Seni Musik Sedangkan yang kedua, yaitu dilakukan dengan berpasangan.

Dimana setiap penari melakukan gerakan dalam pertunjukkan yang disesuaikan dengan koreografi untuk dua orang. Contoh dari jenis ini salah satunya yaitu tari Topeng berasal dari Jawa Barat. Kategori ketiga, yaitu pertunjukan tarian yang dilakukan oleh kelompok besar. Jumlahnya lebih dari dua orang, contohnya tari Saman dari daerah provinsi Aceh. • Pemahaman Seni Tari Berdasarkan Genre yang Diusung Pada pemahaman seni tari yang dikaitkan dengan genre yang diusungnya dibedakan pada dua jenis utama.

Keduanya dibagi dalam pengelompokan tari tradisional dan juga modern. Pada jenis tradisional, nilai yang diangkat memiliki unsur klasik dan beragam.

Dimana pada penerapannya sifat gerakan yang digunakan serta irama pengiringnya bersifat tetap dan tidak bisa untuk dirubah. Sedangkan pada genre modern, pada penerapannya terdapat sebuah kreasi dibuat untuk menambahkan unsur rasa, irama, dan juga keindahan yang relevan. Penciptaannya dilakukan oleh seseorang pada masa atau kurun waktu tertentu. Selain itu juga terdapat jenis tarian kontemporer, dengan unsur yang lebih unik dan tidak biasa.

Seringkali orang menyebutkan sebagai bentuk dari tari simbolik. *** Kesimpulan dari beberapa Pengertian seni tari yang telah disebutkan di atas yaitu seni tari merupakan sebuah gerakan yang memiliki sebuah irama. Biasanya dilakukan pada suatu tempat dan waktu tertentu. Gerakannya juga dilakukan untuk mengekspresikan perasaan ke dalam sebuah pesan oleh seseorang ataupun kelompok. Selain pemahaman arti juga terdapat sebuah unsur, fungsi, serta jenis dari tarian sebagai tambahan.

Search for: Recent Posts • Cara Top Up Gopay Lewat M-Banking • Cara Beli Token Listrik Lewat Internet Banking • Cara Beli Token Listrik di Alfamart dan Indomaret • Cara Beli Pulsa Lewat ATM • Cara Bayar BPJS Lewat Internet Banking • Cara Beli Pulsa Di Indomaret dan Alfamart • Cara Beli Pulsa di Mobile Banking • Cara Top Up Gopay Lewat ATM • Cara Beli Pulsa Lewat Internet Banking • Cara Beli Token Listrik Lewat Mobile Banking • Cara Bayar BPJS Ketenagakerjaan Lewat M Banking • Cara Bayar BPJS Ketenagakerjaan Lewat ATM
Seni Tari: Pengertian, Jenis & Fungsi menurut Para Ahli - serupa.id Tutup • Donasi Pencarian untuk: Cari • Beranda • Seni • Fundamental Seni • Teori Seni • Praktik Seni • Desain • Sejarah • Aliran Seni Rupa • Sejarah Seni • Pendidikan • Filsafat • Informatika • Semua Kategori • Semua Artikel • Tentang • Kebijakan Privasi • Kontak Tutup 7.1 Artikel Terkait Pengertian Seni Tari Seni tari adalah cabang seni yang mengungkapkan keindahan, ekspresi, hingga makna tertentu melalui media gerak tubuh yang disusun dan diperagakan sedemikian rupa untuk memberikan penampilan dan pengalaman yang menyenangkan atau menumbuhkan horison pemikiran baru bagi penontonnya.

Untuk memastikan kesahihan pengertian seni tari di atas, berikut adalah beberapa pengertian seni tari menurut para ahli. Pengertian Pengertian seni tari menurut para ahli Tari menurut Para Ahli Kuswarsantyo Kuswarsantyo (2012, hlm. 17) berpendapat bahwa seni tari adalah salah satu cabang seni yang cara pengungkapannya menggunakan bahasa gerak tubuh.

Suryadiningrat Suryadiningrat dalam (Mulyani, pengertian seni tari menurut para ahli, hlm. 49) mengungkapkan bahwa seni tari ialah gerak tubuh manusia yang disusun sedemikian rupa untuk diselaraskan dengan irama musik, serta memiliki maksud tertentu. Kussudiardjo Kussudiardjo dalam (Aprilina, 2014, hlm. 3) mengungkapkan bahwa tari merupakan keindahan bentuk anggota badan manusia yang bergerak, berirama dan berjiwa yang harmonis. Pekerti Tari adalah wujud ekspresi pikiran, perasaan, kehendak, dan pengalaman manusia yang ciri utama medianya menggunakan unsur utama gerak dilengkapi unsur-unsur pendukungnya sehingga membentuk struktur yang disebut dengan tari (Pekerti, 2014, hlm.

pengertian seni tari menurut para ahli

7). Dapat disimpulkan bahwa definisi seni tari adalah cabang seni yang mengungkapkan ekspresi, pikiran, perasaan, kehendak, pesan, daya estetis (keindahan), atau pengalaman manusia yang dibawakan menggunakan media gerak tubuh dan unsur-unsur pendukungnya seperti musik iringan, dan pentas. Unsur Unsur Seni Tari Seperti yang telah disampaikan di atas, unsur tari tidak hanya terdiri dari gerak tubuh saja. Terdapat unsur pendukung lain yang dapat meliputi musik, busana, tata rias, dab.

Unsur Unsur Seni Tari menurut Pekerti (2014) terdiri dari beberapa unsur utama dan unsur pendukung. Berikut adalah penjabaran dan penjelasan masing-masing unsur menurut Pekerti. Pengertian seni tari menurut para ahli Utama Seni Tari (Unsur Dasar) Unsur utama dari seni tari terdiri dari: a) gerak, b) ruang, c) waktu. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai unsur-unsur utama seni tari tersebut. Gerak Gerak adalah unsur utama tari yang terjadi karena adanya tenaga dan suatu keinginan untuk bergerak pada tubuh.

Terdapat dua jenis gerak, yakni: 1. Gerak nyata (representasional) yang menirukan aktivitas sehari-hari, 2. Gerak maknawi, yang merupakan gerakan mengandung makna yang bisa jadi tidak menirukan aktivitas gerak manusia sehari-hari. Biasanya gerak nyata adalah gerakan dasar sehari-hari yang diperhalus dan dirombak sedemikian rupa sehingga tidak tampak menjadi gerak biasa lagi. Sementara gerak maknawi menjelma dari gerak nyata yang dikaitkan dengan suatu ungkapan atau ekspresi yang ingin disampaikan.

Ruang Ruang dalam seni tari adalah tempat untuk bergerak yang secara harfiah merupakan pentas atau panggung untuk menari. Namun tari juga mengenal ruang imajinatif yang tercipta melalui proses kreatif gerakan tari. Contoh sederhananya adalah bagaimana gerakan pantomim dapat memberikan kesan terdapat kaca di sekitar mereka, padahal nyatanya tidak ada. Ruang imajinatif juga dapat mengacu pada ruang abstrak sebagai batasan atau ranah pergerakan pada suatu koreografi.

Misalnya, dengan sengaja beberapa tari hanya bergerak melingkar membentuk pengertian seni tari menurut para ahli elips pada suatu koreografi. Waktu Waktu dalam seni tari dapat memberikan dampak yang diinginkan sesuai dengan cara pengendaliannya.

Waktu dalam seni tari bergantung pada tiga aspek, yaitu: 1) Tempo, yaitu cepat lambatnya gerakan, 2) Ritmepanjang atau pendeknya ketukan, 3) Durasi, lamanya penari dalam melakukan gerak. Gerakan cepat dan pendek akan memberikan kesan agresif atau memberikan energi semangat yang lebih. Sementara gerakan lambat dengan durasi ketukan yang panjang akan memberikan efek melankolis dan luhur.

Tenaga Selain ketiga unsur dasar tari menurut Pekerti di atas, Sekarningsih & Rohayani (2006, hlm. 9-11) berpendapat bahwa terdapat unsur tenaga dalam tari. Tenaga dalam tari adalah kekuatan yang mengawali, mengendalikan dan menghentikan pengertian seni tari menurut para ahli.

Berbagai perubahan terhadap estetika, ekspresi, dan penghayatan dapat terjadi oleh penggunaan tenaga yang berbeda dalam gerak tari. Beberapa penggunaan tenaga tari meliputi beberapa aspek, yakni sebagai berikut. • Intensitas, berkaitan dengan banyak tidaknya penggunaan tenaga sehingga menghasilkan tingkat ketegangan yang berbeda. • Aksen/tekanan, kecepatan pergantian tenaga yang dilepaskan. Misalnya, perubahan penggunaan tenaga yang dilakukan secara tiba-tiba akan menghasilkan kontras yang lebih kuat.

• Kualitas, merupakan efek gerak yang dihasilkan akibat dari cara penggunaan tenaga seperti: gerak mengayun, gerak perkusi, gerak bergetar, gerak lamban, dan gerak menahan. Unsur Pendukung Tari Melanjutkan pendapat Pekerti (2014) unsur-unsur pendukung seni tari adalah sebagaimana dijelaskan pada uraian berikut ini.

Desain lantai / Pola Lantai Seni Tari Desain lantai atau disebut juga dengan pola lantai seni tari merupakan garis-garis imajiner lantai yang akan dilalui oleh penari. Garis ini terbagi menjadi dua macam, yakni garis lurus dan garis lengkung.

Garis lurus dapat menghasilkan sub bentuk lain seperti V, segitiga, T, dsb. Sementara garis lengkung dapat menjadi spiral, lingkaran, lengkung ular, dsb. Desain atas Desain atas yang dimaksud adalah desain yang dibuat oleh anggota badan yang berada di atas lantai. Terdapat bermacam desain atas yang memberikan kesan yang berbeda bagi pemirsa. Formasi dalam tari yang dilakukan oleh grup adalah salah satu contoh sederhananya.

Desain musik Desain musik tidak hanya berfungsi sebagai pengiring tarian saja. Musik dalam tari dapat dibedakan menjadi tiga macam, yakni: 1) sebagai pengiring tari, 2) sebagai ilustrasi, 3) sebagai ilustrasi yang membantu penciptaan suasana. Desain dramatis Desain dramatis merupakan tahapan-tahapan emosional untuk mencapai puncak atau klimaks dalam seni tari.

Tahapan emosional tersebut diperlukan agar tarian menjadi menarik dan tidak monoton. Melalui tahapan tersebut penonton dapat merasakan plot yang berubah secara rancu dari awal hingga puncaknya. Dinamika Dinamika adalah berbagai perubahan yang terjadi dalam tari karena adanya variasi. Variasi dalam dinamika dapat ditentukan melalui berbagai rekayasa unsur dasar tari seperti tempo dalam gerak, perubahan intensitas tenaga, dsb.

Tema Tema adalah ide pokok yang menjadi persoalan yang ingin dibawakan dalam tari. Misalnya tema cinta, kepahlawanan, isu sosial, dsb. Tema juga dapat diangkat dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi seperti sejarah atau cerita fantasi seperti cerita rakyat dan legenda. Tata rias, tata rambut, dan tata busana tari Tubuh adalah bagian utama yang tampil dalam pentas seni tari.

Oleh karena itu, menjaga, memperindah, atau merekayasa penampilan tubuh penari menjadi salah unsur penunjang yang penting. Tata rias dan tata rambut harus dibuat senyaman mungkin untuk menyokong pergerakan penari. Tata rias, busana dan rambut harus dipastikan aman dan kuat terhadap berbagai gerakan dan tenaga yang akan dikeluarkan oleh penari. Perihal tata rias, terdapat tiga jenis tata rias wajah, yakni: 1) Rias korektif, yang hanya menjaga penampilan saja, 2) Rias fantasi, menyokong tema fantasi yang misalnya menirukan makhluk tertentu, 3) Rias karakter, untuk membuat penari sesuai dengan karakter yang diinginkan.

Tata pentas Tema pentas merupakan penataan pentas atau panggung untuk menyokong pagelaran tari. Pentas dilengkapi benda-benda dan alat yang berhubungan dengan tari, dan seperangkat benda-benda tersebut disebut setting.

Background seni tari atau latar belakang yang digunakan di pentas juga dapat memberikan dampak tertentu jika direkayasa sedemikian rupa untuk menyokong pagelaran seni tari. Tata cahaya Tata cahaya adalah seperangkat penataan cahaya untuk pentas. Penataan cahaya disusun sebagai penerangan, memperkuat suasana tari, memperjelas pergerakan atau adegan tari.

Tata suara Tata suara adalah penataan seperangkat alat sumber bunyi yang menghasilkan musik iringan tari. Apabila suatu tarian diiringi dengan alat musik yang dimainkan secara langsung, maka unsur ini dibutuhkan. Meskipun tari menggunakan alat rekam untuk memainkan musik, tata suara tetap diperlukan untuk memastikan rekaman suara dapat berjalan dengan baik. Fungsi Seni Tari Fungsi seni tari menurut Soedarsono (dalam Sekarningsih & Rohayani, 2006, hlm. 9-11) adalah sebagai berikut.

• Fungsi Seni Tari sebagai Sarana Upacara Ritual dan Adat Seni tari untuk upacara ritual dan adat harus pengertian seni tari menurut para ahli dan memenuhi kaidah-kaidah turun temurun yang telah menjadi tradisi dari suatu adat tertentu. Pelaksanannya pun biasanya diselenggarakan pada saat tertentu dan biasanya oleh dan bersama orang-orang tertentu pula.

• Fungsi Tari sebagai Hiburan Seni tari sebagai sarana hiburan biasanya digunakan untuk memeriahkan suasana pesta perkawinan, pembukaan acara besar seperti sea games, inagurasi lembaga, pesta budaya, dsb. • Fungsi Tari sebagai Tontonan Berarti tari yang memang dipertunjukkan yang pelaksanaannya dipersiapkan untuk dinikmati. Bisa jadi suatu pagelaran menyajikan seni tari secara khusus. Bisa jadi suatu lembaga menggelarnya untuk menunjukkan kebolehan peserta didiknya hingga suatu grup tari menyelenggarakannya untuk meraih atau memanjakan penggemarnya.

• Fungsi Tari sebagai Pendidikan Seni tari sebagai suatu keterampilan yang membutuhkan banyak konsentrasi dan waktu untuk menguasainya dapat menjadi pelatihan pendidikan. Peserta didik tidak hanya menjadi memiliki keterampilan menari saja, namun terlatih secara fisik dan psikis dalam menghadapi tantangan untuk mempelajari seni tari. • Fungsi Seni Tari sebagai Wujud Rasa Syukur Syukuran, peringatan hari-hari besar nasional, hingga peresmian gedung atau suatu instansi yang baru dibangun sering dimeriahkan oleh seni tari sebagai wujud rasa syukur atas tercapainya suatu target.

Konsep Seni Tari Konsep utama dari seni tari adalah nilai keindahannya. Terkadang beberapa ahli juga menyebut bahwa nilai keindahan ini merupakan unsur unsur seni tari pula. Apapun namanya, semua hal ini masih dipayungi oleh konsep seni tari secara umum.

Berikut adalah nilai keindahan seni tari yang merupakan bagian dari unsur dan konsep seni tari seperti yang diungkapkan oleh Sekarningsih & Rohayani (2006, hlm. 5).

pengertian seni tari menurut para ahli

• Wiraga Merupakan ungkapan fisik dari awal hingga akhir menari. Kemampuan wiraga berarti: a) Hafal gerakan tari yang menuntut daya ingat dan latihan yang berulang-ulang untuk menguasainya, b) Teknik, penguasaan keterampilan dalam mengungkapkan berbagai kualitas gerakan, pose, keselarasan gerak, hingga pengendalian tenaga yang dituntut oleh koreografi, c) Ruang, merupakan tuntutan penguasaan dalam mengetahui di mana menempatkan tubuh pada setiap gerak di dalam ruang.

• Wirasa Pada dasarnya wirasa berarti kemampuan penari untuk menghayati atau menjiwai tarian yang dibawakannya. Kemampuan penari akan menentukan bagaimana karakter atau tema hingga pesan yang ingin dibawakan tarian akan tersampaikan pada penontonnya.

• Wirama Kepekaan penari terhadap irama musik yang mengiringi tarian. Kepekaan irama akan membuat tarian dan irama menjadi lebih menyatu dalam setiap ungkap geraknya. • Harmoni Merupakan kepaduan interelasi secara keseluruhan penari terhadap tari yang dibawakannya. Kesatuan tari dari wiraga, wirasa, dan wirama akan terasa sangat padu jika dibawakan oleh penari yang memiliki kepekaan harmoni yang baik. Berbagai unsur pendukung lain seperti tata musik, pola lantai, desain panggung, dsb juga akan membantu membawa harmoni pada puncaknya.

Jenis Jenis Seni Tari Sebelum memecahnya lebih jauh, secara umum seni tari terbagi menjadi tiga kelompok besar. Kelompok tersebut mengacu pada masa dan karakteristik struktur tari. Berikut adalah penjabarannya. Seni Tari Tradisional Seni tari tradisional adalah seni tari yang telah mengalami perjalanan yang cukup panjang dan memiliki nilai-nilai masa lampau yang dipertahankan secara turun temurun dan memiliki hubungan ritual atau adat istiadat (Sekarningsih & Rohayani, 2006, hlm.

5). Sementara itu, Hidayat (2005, hlm. 14) berpendapat bahwa tari tradisional juga dapat dipahami sebagai tata cara yang berlaku di suatu lingkungan etnik atau adat tertentu yang bersifat turun temurun. Dapat disimpulkan bahwa seni tari tradisional adalah seni tari yang telah berkembang dari masa ke masa dengan wktu yang cukup lama di suatu daerah atau etnik tertentu sehingga memiliki nilai-nilai masa lampau yang dijaga turun-temurun.

Ragam Gerak Tari Tradisional Meskipun begitu, terdapat beberapa gerak tari tradsional yang serupa tapi tak sama, seperti pada tari tradisional Jawa.

Seperti apa yang diungkapkan oleh Yoyok & Siswandi (2007, hlm. 66) bahwa tari tradisional di Jawa memiliki ragam aneka gerak sebagai berikut. Ragam Gerak Tangan • Nyemprit, merupakan posisi ujung ibu jari yang bertemu dengan ujung jari telunjuk.

• Ulap-ulap, menggerakan tangan di atas kepala. • Ngithing, yaitu posisi ujung ibu jari bertemu dengan ujung jari tengah. • Ukel, memutar pergelangan tangan dalam posisi jari nginthing. • Ledhang, merupakan gerakan tangan melambai seperti orang tengah berjalan. Ragam Gerak Kaki • Lumakso, gerak kaki seperti orang yang sedang berjalan. • Slisik, gerak kaki berjalan dengan ujung telapak kaki (jinjit). • Kengser, merupakan gerakan kaki bergeser ke samping dengan bentuk gerakan menggeser ujung telapak kaki dan tumit yang dibuka tutup secara bergantian.

Contoh Seni Tari Tradisional Sementara itu, contoh seni tari tradisional meliputi: • Tari Bedhaya Ketawang, berasal dari Jawa Tengah digunakan sebagai upacara penobatan Raja dan hari ulang tahun Raja.

gambar seni tari bedhaya ketawang dari pengertian seni tari menurut para ahli timur @christoopherlee • Tari Seblang, tarian asal Banyuwangi (Jawa Timur) yang digunakan sebagai upacara ritual kesuburan. tari seblang dari jawa tengah @sanggar_setaman_sman1lmj • Tari Mapeliang, tarian Sulawesi sebagai tari upacara kematian. • Tari Seru Kaju No Gawi, berasal dari Nusa Tenggara Timur yang dilaksanakan pada acara pembangunan rumah.

tari gawi dari nusa tenggara timur • Tari Merak, berasal dari Jawa Pengertian seni tari menurut para ahli, digunakan untuk ritual penyambutan tamu agung dalam acara besar seperti pernikahan. gambar seni tari merak dari jawa barat @podjamild Baca juga: Seni Rupa Tradisional & Pengertian, Ciri, Sejarah & Contoh Seni Tari Modern Seni tari modern adalah seni tari yang sudah tidak terikat oleh aturan atau adat-istiadat suatu daerah tertentu. Tari modern cenderung bebas dan meninggalkan berbagai tradisi menari untuk mengembangkan saya seni tari ke tahap yang lebih lanjut (tidak melulu turun-temurun).

Tari modern sarat akan budaya populer. Misalnya bagaimana tari modern sering digunakan untuk menjadi latar bagi konser penyanyi tunggal atau bagaimana sebuah band akan bernyanyi sambil menari di atas panggung.

Seni Tari Kontemporer Boleh dikatakan bahwa seni tari kontemporer adalah puncak pengembangan seni tari pada masa ini. Namun karena merupakan puncak pencarian pada konteks masa sekarang bentuknya pun masih radikal.

Terkadang banyak gerakan yang eksperimental dan masih belum dipahami oleh masyarakat. Untuk memahami seni kontemporer ada baiknya untuk memahami seni kontemporer secara umum terlebih dahulu. Artikel mengenai seni kontemporer dapat di simak pada tautan di bawah ini. Baca juga: Seni Rupa Kontemporer: Pengertian, Sejarah, Ciri & Contoh Referensi • Aprilina, F.A.D.

(2014). Rekonstruksi tari kuntulan sebagai salah satu identitas kesenian kabupaten tegal. JST Jurnal Seni Tari Universitas Negeri Semarang. 3(1), 1-8. • Kuswarsantyo. (2012) Pelajaran tari: image dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter anak.

Joged Jurnal Seni Tari Institut Seni Yogyakarta 3(1), 17. • Sekarningsih, F., Rohayani, Heny. (2006). Kajian lanjutan pembelajaran tari dan drama I. Bandung: UPI Press. • Mulyani, N. (2016). Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini.

Yogyakarta: Gava Media. • Pekerti, Widia dkk. (2014). Metode pengembangan seni. Jakarta: Universitas Terbuka Press. Artikel Terkait Batalkan balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Komentar * Nama * Email * Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.

Beritahu saya akan tindak lanjut komentar melalui surel. Beritahu saya akan tulisan baru melalui surel. • Motivasi/Motivation dalam Manajemen (Teori-Praktik) • Directing (Pengarahan) – Pengertian, Prinsip-Prinsip & Jenis • Controlling, Pengendalian, atau Pengawasan & Evaluasi • Kepemimpinan: Pengertian, Unsur, Prinsip, Tingkat & Gaya • Staffing dan Actuating dalam Manajemen • Perilaku Organisasi: Pengertian, Sifat, Karakteristik & Pengembangan Trending • Model Pembelajaran Inquiry Learning (Penjelasan Lengkap) Semua Kategori • Aliran Seni Rupa (13) • Bahasa Indonesia (75) • Biografi (8) • Budaya (4) • Desain (20) • Filsafat (8) • Fundamental Seni (15) • Ilmu Pengetahuan Alam (33) • Ilmu Pengetahuan Sosial (37) • Informatika (29) • Inspirasi (21) • Linguistik (10) • Manajemen (10) • Metode Penelitian (11) • Pendidikan (73) • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (37) • Prakarya dan Kewirausahaan (19) • Praktik Seni (10) • Sastra (33) • Sejarah (16) • Sejarah Seni (25) • Seniman Indonesia (5) • Seniman Mancanegara (3) • Teori Seni (86) Langganan Pengertian Seni Tari – Seni terbagi kedalam beberapa jenis diantaranya Seni Musik, Seni Kriya, Seni Drama, Seni Tari dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sebelumnya kami telah mengulas artikel tentang Seni Musik. Kali ini kami akan membahas tentang Seni Tari atau pengertian Tari. Pengertian Seni Tari Pengertian tari adalah gerakan badan berupa tangan, kaki, kepala dan sebagainya yang berirama dan biasanya diiringi bunyi-bunyian seperti musik, gamelan dan lain sebagainya. Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli Para ahli juga telah mengemukakan pendapatnya tentang definisi tari atau pengertian seni tari menurut para ahli tari.

Untuk lebih mudah memahami pengertian seni tari simaklah penjelasan para ahli dengan seksama. 1. Andre Levinson Andre Levinson berpendapat bahwa seni tari ialah suatu gerak tubuh yang berkesinambungan yang melewati ruang yang telah ditentukan yang sesuai dengan ritme tertentu serta mekanisme, yang radar. 2.

Aristoteles Aristoteles berpendapat bahwa seni tari yaitu sebuah gerakan ritmis yang mempunyai tujuan untuk menghadirkan sebuah karakter manusia, yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita. 3. Bagong Sudito Bagong Sudito berpendapat bahwa tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

4. Cooric Hartong Cooric Hartong menyatakan bahwa tari adalah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang. 5. C. Sachs Tari berdasarkan pandangan C. Sachs adalah pelafalan jiwa manusia melalui gerak berirama yang memiliki nilai estetika.

6.

pengertian seni tari menurut para ahli

Drs. I Gede Ardika Drs. I Gede Ardika mengartikan seni tari sebagai sesuatu yang dapat menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing. 7. Dr. J Verkuyl Dr. J Verkuyl berpendapat bahwa seni tari adalah gerak-gerak tubuh dan anggotanya yang disusun sedemikian rupa, hingga berirama. 8. Franz Boas Franz Boas mendefinisikan bahwa seni tari yaitu suatu gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau pada gerak-gerak dari tungkai serta kaki.

Baca juga : Pengertian Seni Rupa, Unsur-unsur Seni Rupa dan Macam-nya ( Lengkap ) 9. Hawkins Hawkins menyatakan bahwa tari ialah ekspresi perasaan manusia yang diubah ke dalam imajinasi dalam bentuk media gerak sehingga gerak yang simbolis tersebut sebagai ungkapan si penciptanya. 10. H’Doubler Menurut H’Doubler mendefinisikan seni tari ialah suatu ekspresi gerak ritmis dari suatu keadaan-keadaan perasaan yang secara estetis dinilai, yang lambang-lambang geraknya dengan sadar dirancang untuk kenikmatan serta pada kepuasan dari pengalaman-pengalaman ulang, ungkapan, berkomunikasi, melaksanakan, serta dari suatu penciptaan bentuk-bentuk”.

11. Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay menyatakan bahwa definisi tari adalah bentuk seni ekspresionostis yang menggambarkan reaksi jiwa seseorang terhadap konflik dan masalah di dunia modern.

12. John Martin Menurut pendapat John Martin seni tari yaitu suatu gerak yang sebagai pengalaman yang paling awal pada kehidupan manusia. 13. Jazuli Jazuli berpendapat bahwa seni tari yaitu irama musik yang sebagai pengiring bisa digunakan untuk mengungkapkan maksud dan suatu tujuan yang ingin disampaikan oleh pencipta tari melalui penari. 14. Kealiinomohoku Menurut Kealiinomohoku mendefinisikan bahwa seni tari ialah seni sesaat dari sebuah ekspresi yang dipertunjukkan dengan sebuah bentuk serta gagasan tertentu lewat suatu tubuh manusia yang bergerak di dalam ruang.

15. K.M.A. Theodora Retno Maruh K.M.A. Theodora Retno Maruh berpendapat bahwa tari adalah suatu karya seni yang tidak akan pernah bersifat kontemporer. 16. Kamala Devi Chattopadhyaya Menurut Kamala Devi Chattopadhyaya pengetian tari adalah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong seseorang untuk menemukan ekspresi pada gerak-gerak ritmis.

17. La Mery Menurut La Mery menyatakan bahwa seni tari yaitu suatu ekspresi yang berbentuk sebuah simbolis dalam wujud yang lebih tinggi yang harus diinternalisasikan untuk menjadi suatu bentuk yang nyata. 18. Levinson Levinson berpendapat bahwa tari adalah gerak tubuh yang berkesinambungan melewati ruang yang telah ditentukan sesuai dengan ritme tertentu serta mekanisme, yang radar. 19. Suadarsa Pringgo Broto Pengertian tari adalah ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang.

20. Soedarsono Pengertian tari adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak-gerak pengertian seni tari menurut para ahli indah dan ritmis. 21. Susan K. Lenger Berdasarkan pandangan Susan K. Lenger seni tari ialah suatu gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk bisa dinikmati. 22. S. Humardani Menurut S. Humardani pengertian tari adalah ungkapan bentuk-bentuk gerak ekspresif yang indah dan ritmis. 23. Suryo Pengertian Tari menurut Suryo adalah ekspresi subyektif yang diwujudkan dalam bentuk obyektif.

24. Waterman Waterman mengartikan bahwa seni tari terdiri dari sebuah gerak-gerak tubuh yang secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi. 25. Walter Sarrel Menurut Walter Sarrel seni tari ialah suatu gerakan badan yang seimbang menurut irama tertentu dan dalam suatu tempat tertentu. Baca juga : Pengertian Kerajinan Bahan Lunak Inilah 25 Pengertian Tari Menurut Para Ahli lengkap.

Semoga informasi yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi sobat 🙂 Simak terus informasi penting lainya hanya di Sumberpengertian.ID yaa 🙂 Post Terbaru • Pengertian Iman Kepada Kitab Allah Menurut Bahasa dan Istilah • Pengertian Koordinasi Menurut Para Ahli • Pengertian Sepak Bola, Sejarah, Teknik, Ukuran Lapangan dan Lama Permainan • Pengertian Musik Tradisional, Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya • Pengertian Atletik, Sejarah dan Cabang-cabangnya
Pengertian seni tari menurut para ahli dalam dan luar negeri merupakan sumber informasi yang harus diketahui oleh mahasiswa jurusan kesenian.

Sedang bagi mereka yang tidak kuliah jurusan seni tari, rasanya tidak perlu atau wajib tahu akan informasi ini. Meski ada sebagian orang yang memiliki rasa ingin tahu yang lebih akan sesuatu ilmu. Guna mengetahui arti dari seni tari, rasanya sekarang ini tidak begitu sulit dibandingkan dengan zaman dahulu kala yang akses informasi belum semurah sekarang.

Sangat aneh jika masih ada orang yang kurang update informasi terbaru. Dengan sekali sentuh, informasi bisa tersaji secara cepat. Nah, untuk mengetahui definisi seni tari, baik menurut ahli dalam dan luar negeri, Anda sekarang cukup dengan ketik kata kunci terkait di mesin pencari (search engine) saja.

Dalam hitungan tidak sampai menit, informasi yang Anda butuhkan langsung tersedia. Ada yang harus dengan sentuhan dan ada yang harus dengan ketik. Contohnya ketik kalimat sebagai berikut: apa arti seni tari? Table of Contents • Manfaat Mengetahui Arti Seni Tari • 1. Aristoteles • 2. Yulianti Parani (1939) • 3.

Kamala Devi Chattopadhayaya • 4. Corrie Hartong (1906-1991) • 5. Curt Sachs (1881-1959) • 6. Atik Soepandi (1944) • 7. John Weaver (1673-1760) • 8. Dr. J Verkuyl (1908-2001) • 9. Franz Boas (1958-1942) • 10. Soedarsono (1933) • 11. La Meri (1989-1988) • 12. Bagong Kussudiarja (1928-2004) • 13. Margaret H’Doubler (1889-1982) • 14.

Franz Boas • 15. Pengertian seni tari menurut para ahli Levinson (1887-1933) • 16. S. Humardani • 17. Waterman • 18. Kamala Devi Chattopadhyaya (1903-1988) • 19. Judith Lynne Hanna (1936) • 20. Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay • 21.

Kealiinomohoku • 22. Walter Sorells • 23. Hawkins • 24. Enoch Atmadibrata (1927-2011) • 25. Judith Mackrell • 26. Aristoteles (384-322 SM) • 27. M. Jazuli • 28. Soeryodiningrat • 29. Drs. Wisnoe Wardhana dalam buku “Pengajaran Tari” • 30.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) • 31. Suadarsa Pringgo Broto • 32. Suryo • 33. K M A Theodora Retno Maruh • pengertian seni tari menurut para ahli. John Martin (1893-1985) • 35. Susanne Langer (1895-1985) • 36. Drs. I Gede Ardika (1945) • 37. Menurut Ensiklopedia • Related posts: Manfaat Mengetahui Arti Seni Tari Ilmu sangat berguna bagi manusia. Dengan ilmu pengetahuan, manusia terbantu dalam menyelesaikan berbagai masalahnya. Dalam mencari ilmu dibutuhkan kesabaran karena ilmu ada tingkatan – tingkatannya.

Dan pembahasan tentang pengertian seni tari ini adalah termasuk ilmu yang bersifat dasar. Usai memahami hal ini, Anda akan belajar kepada kelas selanjutnya. Lihat: Tarian adat Sumatera Barat Meski dibilang sebagai dasar, pengetahun tentan arti seni tari merupakan fondasi dalam disiplin yang sifatnya sangatlah penting. Anda jangan pernah berfikir akan lompat pada tingkatan selanjutnya tanpa paham benar mengenai definisi, arti, makna dan apa yang dimaksud seni tari.

Selain sebagai fondasi, mengetahui tentang pengertian seni tari bermanfaat kepada studi perbandingan. Karena ada banyak pendapat atau teori para ahli, maka Anda secara langsung akan membandingkan antara teori yang satu dengan yang lainnya. Dari perbedaan pendapat para ahli, maka lahirnya yang namanya “benang merah” dan Anda bisa menyimpulkannya. Kalau mau dibahas lebih jauh, sepertinya akan banyak sekali manfaat jika Anda mengetahui arti seni tari.

Namun dikesempatan kali ini, kita akan fokuskan kepada kumpulan pendapat ahli tentang pengertian seni tari. Seni Tari via swarasumsel Berikut informasi lengkapnya. 1. Aristoteles Ilmuwan luar negeri ini menyatakan bahwa seni tari adalah suatu gerakan ritmis yang memiliki tujuan untuk memberikan visualisasi karakter dan tingkah laku manusia sebagai mana mereka menjalaninya.

2. Yulianti Parani (1939) Ahli dalam negeri ini menyatakan bahwa seni tari adalah gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi atau ide-ide tertentu. 3. Kamala Devi Chattopadhayaya Ahli yang ini menyatakan seni tari adalah insting yang mendesak emosi yang berasal dari dalam diri manusia yanyg mendorong. 4. Corrie Hartong (1906-1991) Corrie Hartong mengungkapkan pendapatnya bahwa seni tari adalah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang.

Lihat: Pola Lantai Tari Jaipong 5. Curt Sachs (1881-1959) Curt Sachs berpendapat seni tari adalah pelafalan jiwa manusia melalui gerak berirama yang memiliki nilai estetika. 6. Atik Soepandi (1944) Atik Soepandi menyatakan seni tari adalah eskpresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis dan melodi yang indah. 7. John Weaver (1673-1760) Arti seni tari menurut John Weaver adalah gerak-gerak teratur yang elegean, dibentuk secara harmonis dari sikap yang elok, dan melawan postur tubuh yang anggun.

8. Dr. J Verkuyl (1908-2001) Dr. J Verkuyl menyampaikan bahwa seni pengertian seni tari menurut para ahli adalah gerak-gerak tubuh dan anggotanya yang disusun sedemikian rupa, hingga berirama. 9. Franz Boas (1958-1942) Seni tari adalah gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, pengertian seni tari menurut para ahli lengan, gerak dari torso atau kepala, atau gerak-gerak dari tungkai serta kaki.

10. Soedarsono (1933) Soedarsono berpendapat seni tari adalah ungkapan eskpresif jiwa manusia dalam gerak-gerak yang indah dan ritmis. 11. La Meri (1989-1988) La Meri mengungkapnya pendapatnya bahwa seni tari adalah ekspresi simbolis dalam wujud lebih tinggi yang harus diinternalisasikan untuk menjadi bentuk yang nyata. 12. Bagong Kussudiarja (1928-2004) Bagong Kussudiarja mengemukakan bahwa seni tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

13. Margaret H’Doubler (1889-1982) Margaret H’Doubler menyatakan seni tari adalah ekspresi gerak ritmis pengertian seni tari menurut para ahli keadaan-keadaan perasaan yang secara estetis dinilai, yang lambing-lambing geraknya dengan sadar dirancang untuk kenikmatan serta kepuasan dari pengalaman-pengalaman ulang, ungkapan, berkomunikasi, melaksanakan, serta dari penciptaan bentuk-bentuk.

14. Franz Boas Franz Boas memberi arti seni tari yaitu suatu gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau pada gerak-gerak dari tungkai serta kaki. 15. Andre Levinson (1887-1933) Andre Levinson menyatakan seni tari adalah gerak tubuh yang berkesinambungan melewati ruang yang telah ditentukan sesuai dengan ritme tertentu serta mekanisme yang sadar.

16. S. Humardani S. Humardani menyampaikan bahwa arti seni tari adalah ungkapan ekspresif dalam bentuk gerak yang ritmis dan indah 17. Waterman Waterman juga menyatakan bahwa seni tari terdiri dari gerak-gerak tubuh secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi.

18. Kamala Devi Chattopadhyaya (1903-1988) Kamala Devi Chattopadhyaya berpendapat bahwa seni tari adalah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong seseorang untuk menemukan ekspresi pada gerak-gerak ritmis. Lihat: Pengertian Alat Musik Ritmis 19. Judith Lynne Hanna (1936) Judith Lynne Hanna menyatakan seni tari adalah plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas.

20. Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay memberikan definisi tari adalah bentuk seni ekspresionostis yang menggambarkan reaksi jiwa seseorang terhadap konflik dan masalah di dunia modern.

21. Kealiinomohoku Kealiinomohoku berpendapatkan seni tari adalah seni sesaat dari ekspresi yang dipertunjukkan dengan bentuk serta gaya tertentu lewat tubuh manusia yang bergerak di dalam ruang. 22. Walter Sorells Walter Sorells berpendapat seni tari adalah setiap mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak.

23. Hawkins Hawkins mengemukakan tentang seni tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah menjadi gerak oleh imajinasi si penciptanya. 24. Enoch Atmadibrata (1927-2011) Enoch Atmadibrata menyampaikan seni tari adalah susunan sikap tubuh di dalam ruang, berlandaskan irama dan gerak. 25. Judith Mackrell Judith Mackrell berpendapat seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang ritmis, seiring dengan musik dan dilakukan dalam sebuah ruang, dengan tujuan mengekspresikan ide atau emosi, melepaskan energy atau hanya untuk kesenangan semata.

pengertian seni tari menurut para ahli

26. Aristoteles (384-322 SM) Aristoteles mengemukakan seni tari adalah gerak ritmis yang dapat menghadirkan karakter manusia saat mereka bertindak. 27. M. Jazuli M. Jazuli menyatakan maksud dari seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang selaras dan seirama dengan musik yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan tertentu 28. Soeryodiningrat Soeryodiningrat berpendapat seni tari adalah gerak anggota tubuh yang selaras dengan bunyi musik atau gamelan diatur oleh irama sesuai dengan maksud tujuan tari 29.

Drs. Wisnoe Wardhana dalam buku “Pengajaran Tari” Drs. Wisnoe Wardhana menyebutkan bahwa tari adalah ekspresi estetis dalam gerak pengertian seni tari menurut para ahli media tubuh manusia. Lihat: Pengertian Sejarah Menurut Ahli 30. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Dalam KBBI menyatakan tari adalah gerakan badan (tangan dan sebagainya) yang berirama, biasanya diiringi dengan bunyi bunyian (musik, gamelan dan sebagainya) 31. Suadarsa Pringgo Broto Suadarsa Pringgo Broto berpendapat bahwa tari adalah ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang.

32. Suryo Suryo menyatakan bahwa tari adalah ekspresi subyektif yang diwujudkan dalam bentuk obyektif. 33. K M A Theodora Retno Maruh K M A Theodora Retno Maruh menyatakan tari adalah suatu kesenian yang tidak akan pernah bersifat kontemporer baik yang pernah terlupakan pengertian seni tari menurut para ahli. 34. John Martin (1893-1985) John Martin menyampaikan seni tari adalah gerak sebagai pengalaman yang paling awal dari kehidupan manusia 35.

Susanne Langer (1895-1985) Susanne Langer mengutarakan bahwa arti seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk dapat dinikmati.

Sedangkan pengertian seni tari secara umum adalah suatu gerakan yang berirama, dilakukan di suatu tempat dan waktu tertentu untuk mengekpresikan suatu perasaan dan menyampaikan pesan dari seseorang maupun kelompok.

36. Drs. I Gede Ardika (1945) Drs. I Gede Ardika menyebut seni tari adalah sesuatu yang dapat menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing. 37. Menurut Ensiklopedia Menurut Ensiklopedia seni tari ialah setiap pada saat mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak. Lihat: Tari Adat Maluku Demikian poin demi poin mengenai pengertian seni tari menurut para ahli dari dalam dan luar negeri.

Semoga memberikan manfaat kepada para pembaca dan jangan lupa sampaikan saran, kritik dan komentarnya. Related posts: • Pengertian Alat Musik Melodis Adalah, Ini Penjelasan Artinya • Pengertian dan 2 Fungsi Alat Musik Harmonis serta Penjelasannya • Pengertian tentang Komunikasi Daring Adalah • 31 Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli dan Sumber Bukunya Posted in Kesenian Tagged Ahli, Arti, Definisi, Pengertian, Seni tari Post navigation
Pengertian Seni Tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.

Setelah beberapa waktu membahas lengkap mengenai materi seni rupa, kali ini saya akan membahas lebih jauh mengenai seni tari. Tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur yaitu raga, irama, dan rasa.

Fyi, Indonesia adalah salah satu negara yang kaya dengan budaya. Tari tradisional di Indonesia sangat melimpah, dari ujung timur ke ujung barat.

Semua jenis tarian di Indonesia adalah tarian yang terkenal di manca negara juga. Untuk membahas lebih lanjut, di bawah ini merupakan penjelasan lengkap pengertian seni tari dari para ahli, unsur tari dan fungsi dari tarian.

Simak ya! Daftar Isi Artikel • Pengertian Seni Tari • Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli • Pengertian Seni Tari Tradisional • Sejarah Seni Tari • Contoh Seni Tari Pengertian Seni Tari Seni tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.

Sedangkan, definisi seni tari menurut Ensiklopedia adalah setiap pada saat mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak. Berbeda dengan KBBI, menurut KBBI seni tari adalah gerakan badan (tangan dan sebagainya) yang berirama, biasanya diiringi dengan bunyi-bunyian (musik, gamelan dan sebagainya). Tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur yaitu raga, irama dan rasa.

Penjelasan lebih lanjut mengenai unsurnya ada di bawah nanti. Tari adalah desakan perasaan manusia di dalam dirinya yang mendorongnya untuk mencari ungkapan yang berupa gerak-gerak yang ritmis. Ahli tari asal Belanda yang bernama Corrie Hartong mengajukan batasan tari yang berbunyi tari adalah gerak-gerak yang diberi bentuk dan ritmis dari badan di dalam ruang.

Secara sederhana dapat disimpulkan tari adalah gerakan tubuh sesuai dengan irama yang mengiringinya. Itulah pengertian seni tari yang paling singkat. Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli Adapun berikut adalah pengertian seni tari menurut para ahli: 1. Yulianti Parani (1939) Menurut Yulianti Parani, pengertian seni tari adalah suatu gerakan ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi atau ide-ide tertentu.

2. Aristoteles Pengertian seni tari menurut Aristoteles adalah gerakan ritimis yang memiliki tujuan untukmemberikan visualisasi karakter dan tingkah laku manusia sebagai mana mereka menjalaninya. 3. Corrie Hartong (1906-1991) Pengertian seni tari menurut Corrie Hartong adalah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan pengertian seni tari menurut para ahli dalam suatu ruang. 4. Kamala Devi Chattopadhayaya Menurut Kamala Devi Chattopadhayaya seni tari adalah insting yang mendesak emosi yang berasal dari dalam diri manusia yang mendorong.

5. Atik Soepandi (1944) Menurut Atik Soepandi pengertian seni tari adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis dan melodi yang indah. 6. Soedarsono (1933) Menurut Soedarsono pengertian seni tari adalah ungkapan ekspresif jiwa manusia dalam gerak-gerak yang indah dan ritmis. 7. La Meri (1989-1988) Menurut La Meri pengertian seni tari adalah ekspresi simbolis dalam wujud lebih tinggi yang harus diinternalisasikan untuk menjadi bentuk yang nyata. 8. Bagong Kussudiarja (1928-2004) Menurut Bagong Kussudiarja pengertian seni tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

9. Franz Boas Menurut Franz Boas, pengertian seni tari adalah suatu gerak ritmis setiap bagian tubuh, pengertian seni tari menurut para ahli lengan, gerak dari torso atau kepala, atau pada gerak-gerak dari tungkai serta kaki. 10. S. Humardani Pengertian seni tari menurut S. Humardani adalah ungkapan ekspresif dalam bentuk gerak yang ritmis dan indah. 11. Waterman Definisi seni tari menurut Waterman adalah gerak-gerak tubuh secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi.

12. Judith Lynne Hanna (1936) Definisi seni tari menurut Judith Lynne Hanna adalah plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas. 13. Walter Sorells Menurut Walter Sorells, definisi seni tari adalah setiap mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak. 14. Hawkins Menurut Hawkins, definisi seni tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah menjadi gerak oleh imajinasi si penciptanya. 15. M. Jazuli Menurut M.

Jazuli, definisi seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang selaras dan seirama dengan musik yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan tertentu. Itulah merupakan beberapa definisi dari seni tari, mulai dari para ahli tari di Indonesia hingga pengertian dari para ahli tari di luar negeri.

Sampai disini cukup paham ya? Pengertian Seni Tari Tradisional Pengertian Tari tradisional adalah suatu tarian yang pada dasarnya berkembang di suatu daerah tertentu yang berpedoman luas dan berpijak pada adaptasi kebiasaan secara turun-temurun yang dipeluk/dianut oleh masyarakat yang memiliki tari tersebut.

Dari yang sudah menyebarluas di masyarakat, tari tradisional masih digunakan sebagai sarana upacara adat maupun pertunjukkan demi menjaga kelestariannya. Tentu saja, 34 Provinsi di Indonesia akan melahirkan banyaknya tarian.

Coba saja kamu bayangkan, Pulau Bali memiliki banyak tarian, contohnya: tari kecak, tari legong dan tari yang lain. Nah, itulah yang bisa kamu sebut sebagai tari tradisional Indonesia. Cukup menarik bukan? Sejarah Seni Tari Berikut adalah penjelasan singkat mengenai sejarah seni tari dari mulai era primitif, era hindu-buddha, era islam, era penjajahan dan era setelah merdeka.

1. Era Primitif Di Era Primitif ini dimulai dari awal sebelum adanya kerajaan di Indonesia. Orang-orang primitig mempercayai bahwa tarian adalah daya magis nan-sakral.

pengertian seni tari menurut para ahli

Sehingga, tercipta tarian yang digunakan berdasarkan kepercayaan mereka. Yang mana, salah satunya adalah tari hujan, tari eksorisme, tari kebangkitan, dan tari yang lainnya. Penciptaan gerakan tari ini didasari serta diilhami dari gerakan alam serta meniru gerakan makhluk hidup. Sungguh menarik bukan dengan ciri khas orang-orang primitif. Misalnya, seperti menirukan gerakan seekor binatang yang ingin diburu.

Pada umumnya, tari yang ada di era primitif dilakukan secara bersama-sama atau kelompok. 2. Era Hindu-Buddha Mengenai sejarah tari di Indonesia, kesenian ini kemudian berlanjut pada masa penyebaran Hindu-Buddha, yang mana terpengaruh oleh budaya yang dibawa pedagang.

Mulai dari era Hindu-Buddha, sebuah tarian mulai memiliki sebuh standarisasi serta patokan, karena ada sebuah literatur tentang seni tari.

Nah, literatur kesenian tari ini dikarang oleh Bharata Muni dengan judul Natya Sastra yang mana membahas mengenai 64 jenis gerak tangan mudra. 3. Era Islam Di era penyebaran agama Islam, tarian hanya diperagakan oleh orang-orang dari luar Indonesia dan dilakukan pada saat hari raya. Kemudian, semakin pesat perkembangan seni tari di Indonesia pada era Islam dimulai tahun 1755 saat kerajaan Mataram Islam terbagi menjadi 2. Dengan adanya pembagian kerajaan Mataram Islam, kedua kerajaan ini mulai menunjukkan identitas mereka lewat seni tari.

Sehingga, tarian-tarian yang ditampilkan bisa menjadi sebuah ciri khas dan identitas dari masing-masing kerajaan yang telah terbagi tersebut. 4. Era Penjajahan Sejarah kesenian dari tari di Indonesia mengalami kemunduran di era penjajahan dikarenakan suasana saat itu sedang kacau. Akan tetapi, seni tari yang diperagakan di istana tetap dilaksanakan bahkan terpelihara dengan baik.

Pada masa penjajahan, kesenian tari hanya diperagakan pada acara-acara penting kerajaan. Salah satu contoh tarian yang diilhami dari perjuangan rakyat masa penjajahan adalah Tari Prawiroguno.

Tarian ini merupakan tari tradisional yang berasal dari Jawa Tengah. Tarian ini menggambarkan gagahnya prajurit pada masa itu. Prajurit dalam tarian ini menggunakan senjata serta tameng sebagai alat untuk melindungi diri. 5. Era Setelah Merdeka Seni tari terus berjalan seiring kemerdekaan republik Indonesia, sehingga tarian bisa dilakukan sebagai bentuk upacara adat serta keagamaan. Terkadang, tarian ini juga berkembang saat ini sebagai sebuah hiburan. Selain itu, saat ini sudah mulai banyak anak muda yang mulai tertarik dengan dunia tari.

Hal ini tentu bisa dibuktikan dengan banyaknya anak muda yang menyukai tari serta dapat memperagakan berbagai macam jenis tari. Mulai dari tari tradisional bahkan hingga tari modern.

Contoh Seni Tari Indonesia merupakan negara yang sangat memiliki beragama jenis-jenis tarian tradisional. Dari sabang sampai merauke semua tarian tradisional ada. Untuk itu, singkat saja berikut adalah contoh tarian yang ada di Indonesia: • Tari Barong. • Tari Zapin. • Tari Kipas. • Tari Jaipong. • Tari Serampang Dua Belas. • Tari Kecak. • Tari Legong. • Tari Piring. • Tari Tor Tor. • Tari Yapong. • Tari Payung. • Tari Gambyong.

• Tari Seudati. • Tari Serimpi. • Tari Pendet. • Tari Topeng. • Tari Merak. • Tari Saman. • Tari Bali. Nah itulah merupakan beberapa contoh atau jenis dari tari tradisional yang ada di Indonesia. Jelas, Indonesia adalah negara yang kaya suku, ras dan budaya.

Untuk itulah, semoga beberapa materi mengenai definisi seni tari diatas dapat kamu maksimalkan dengan baik. Secara keseluruhan yang theinsidemag.com rangkum sudah sesuai dengan materi-materinya.Seni tari adalah salah satu cabang seni yang melekat erat dengan budaya yang ada di nusantara. Perkembangannya pun cukup pesat, bisa dilihat dari banyaknya seni tari modern yang eksis pada zaman sekarang ini.

Banyak hal dalam seni tari yang dapat menarik minat penikmatnya. Mulai dari gerakan tangan atau kaki, lirikan mata, ekpresi wajah, hingga busana; semua hal itu terlihat sangat elok. Tak jarang, bahkan sering, suatu tarian yang ditarikan dengan baik akan membangkitkan niat penonton untuk ikut menari. Setelah mengetahui betapa menariknya seni tari, mungkin kita akan penasaran dengan arti dari seni tari itu sendiri.

Apa yang dimaksud dengan seni tari? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi online, seni tari adalah seni mengenai tari-menari atau gerak-gerika yang berirama. Dengan pengertian yang hampir sama, mesin pencari online Wikipedia mendefinikan seni tari sebagai gerak tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran.

Baca juga: • Jenis-jenis seni tari • Pengertian seni teater • Unsur-unsur seni tari • Pengertian ragam hias • Tari serampang dua belas Sekarang kita telah mendapatkan setidaknya garis besar pengertian seni tari. Mungkin ada yang penasaran dan ingin lebih tahu lagi mengenai pengertian seni tari yang lebih mendalam. Berikut ini adalah kumpulan pengertian seni tari menurut beberapa ahli.

1. Aristoteles (384-322 SM) Filsuf Yunani bernama Aristoteles tidak hanya memiliki ketertarikan pada ilmu fisika, biologi, dan politik. Filsuf terkenal ini juga tertarik pada bidang seni, seperti puisi, teater, dan musik. Aristoteles mengartikan seni tari sebagai suatu gerak ritmis yang dapat menghadirkan karakter manusia saat mereka bertindak.

2. John Weaver (1673-1760) Weaver merupakan seorang berkebangsaan Inggris dan dikenal sebagai master dalam tari balet, koreografer, dan bapak pantomim dalam sejarah Inggris.

Menurut beliau, seni tari adalah gerak-gerak teratur yang elegan, dibentuk secara harmonis dari sikap yang elok, dan melawan postur tubuh yang anggun. 3. Curt Sachs (1881-1959) Sachs adalah pakar musik berkebangsaan Jerman yang telah mempelajari musik sejak usia belia.

Walaupun lebih dominan dalam seni musik, Sachs juga memiliki satu buku yang membahas seni tari, berjudul Word History of the Dance (1937). Menurut beliau, seni tari adalah pelafalan jiwa manusia melalui gerak berirama yang memiliki nilai estetika. 4. Judith Mackrell Mackrell adalah seorang kritikus tari, dan juga menulis banyak artikel berkaitan dengan seni gerak tubuh ini.

Dalam artikelnya yang diunggah dalam media online Britannica.com dengan judul Dance (2017), seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang ritmis, seiring dengan musik dan dilakukan dalam sebuah ruang, dengan tujuan mengekspresikan ide atau emosi, melepaskan energy, atau hanya untuk kesenangan semata. 5. Atik Soepandi (1944) Beliau merupakan salah satu penulis dalam bidang seni yang aktif menulis sejak tahun 1970 hingga tahun 2000.

Soepandi dikenal memiliki ketertarikan dalam bidang seni daerah, khususnya musik tradisional. Pengertian seni tari menurut beliau adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis dan melodi yang indah. Baca juga: • Macam-macam alat musik petik • Seni musik tradisional • Elemen gerak tari • Tarian tradisional Indonesia • Tarian tradisional Papua 6. Corrie Hartong (1906-1991) Pakar tari yang satu ini pengertian seni tari menurut para ahli seorang yang lahir di Belanda, dikenal sebagai guru tari dan koreografer.

Hartong memiliki sekolah tarinya sendiri bernama Rotterdam School of Dance yang didirikan pada tahun 1931. Hartong mengartikan seni tari sebagai gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang.

7. Yulianti Parani (1939) Parani merupakan seorang koreografer dan juga sejarawan yang lahir di Jakarta pada tahun 1939. Beliau sudah mnegenal tari balet sejak usia 11 tahun, lalu mengembangkan tari balet di Indonesia. Beliau juga mendirikan sekolah balet bernama Nritya Sundara pada tahun 1957. Seni tari, menurut Parani, adalah gerak-gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi atau ide-ide tertentu.

8. Bagong Kussudiarja (1928-2004) Beliau merupakan seorang koreografer dan pelukis yang berasal dari Indonesia. Bagong berkarir dalam bidang seni tari di tahun 1954. Beliau juga memiliki pusat latihan tari (PLT) yang didirikan di tahun 1958. Definisi seni tari menurut beliau adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia. 9. Enoch Atmadibrata (1927-2011) Pakar seni yang lahir di Garut ini merupakan salah satu seniman yang dikenal karena karya-karya koregrafinya.

Beliau juga menerima penghargaan Satya Lencana Kebudayaan dari Presiden Republik Indonesia tahun 2003. Menurut beliau, seni tari adalah susunan sikap tubuh di dalam ruang, berlandaskan irama dan pengertian seni tari menurut para ahli.

10. Drs. I Gede Ardika (1945) Beliau adalah Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada masa Kabinet Gotong Royong. Beliau memegang jabatan tersebut di tahun 2000 hingga 2011.

Beliau mengartikan seni tari sebagai sesuatu yang dapat menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing. Baca juga: • Teknik dasar seni peran • Tarian tradisional Sumatera Barat • Fungsi seni pertunjukan • Unsur-unsur keindahan seni tari • Makna tari saman 11. Walter Sorells Beliau ini merupakan penulis yang aktif membuat karya tulis dalam bidang tari dan budaya.

Sorells aktif menulis di tahun 1950 hingga 1966. Menurut beliau, seni tari adalah setiap mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak. 12. Hawkins Menurut Hawkins, seni tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah menjadi gerak oleh imajinasi si penciptanya. 13. Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay Bartenieff dan Paulay merupakan dua pakar seni yang sangat cinta pada seni tari.

Mereka bergabung dalam Lomax’s Performance Style Project di tahun 1965 dan berkontribusi dalam sebuah buku yang dipublikasikan pada tahun 1968. Menurut kedua pakar iniTari adalah bentuk seni ekpresionostis yang menggambarkan reaksi jiwa seseorang terhadap konflik dan masalah di dunia modern. 14. Kealiinomohoku Beliau merupakan seorang ahli pengertian seni tari menurut para ahli bidag antropologi tari.

Menurut beliau, seni tari adalah seni sesaat dari ekspresi yang dipertunjukkan dengan bentuk serta gaya tertentu lewat tubuh manusia yang bergerak di dalam ruang. 15. Judith Lynne Hanna (1936) Hanna adalah seorang yang banyak berkontribusi pada bidang seni dan pengetahuan sosial, dan juga ahli dalam bidang antropologi. Karya-karya bukunya sudah diterbitkan di Belgia, Kanada, Prancis, Belanda, dan di beberapa negara lainnya.

Menurut Hanna, seni tari adalah seni plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas. Baca juga: • Unsur-unsur pementasan drama • Fungsi seni teater • Fungsi seni tari • Manfaat tari jaipong • Manfaat tari remo 16. M. A. Theodora Retno Maruh (1947) Beliau adalah maestro tari Jawa pengertian seni tari menurut para ahli gaya Surakarta. Beliau juga merupakan koreografer yang giat mengembangkan seni tari Jawa klasik. Menurut Beliau, seni tari dapat diartikan sebagai suatu karya seni yang tidak akan pernah bersifat kontemporer.

17. Waterman Menurut beliau, seni tari terdiri dari gerak-gerak tubuh secara artistic yang secara kultural dipola serta distilasi. 18. Kamala Devi Chattopadhyaya (1903-1988) Beliau merupakan tokoh reformasi yang sangat terkenal di India, bahkan dunia. Tidak hanya aktif dalam bidang sosial, beliau juga cukup ahli dalam bidang seni. Menurut beliau, seni tari adalah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong seseorang untuk menemukan ekspresi pada gerak-gerak ritmis.

19. La Meri (1898-1988) Pakar seni yang satu ini memiliki keahlian dalam tari etnis Amerika, koreografi, dan guru. Di masa mudanya, beliau mulai mempelajari seni tari dengan mempelajari tari balet. Seni tari menurut beliau adalah ekspresi simbolis dalam wujud lebih tinggi yang harus diinternalisasikan untuk menjadi bentuk yang nyata.

20. M. Jazuli Menurut Jazuli, seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang selaras dan seirama dengan bunyi music yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan tertentu.

21. S. Humardani Beliau mengartikan seni tari sebagai ungkapan ekspresif dalam bentuk gerak yang ritmis dan indah. 22. Soedarsono (1933) Beliau merupakan seniman berkebangsaan Indonesia. Beliau merupakan pengertian seni tari menurut para ahli besar dalam bidang Seni dan Sejarah Budaya di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada. Beliau mendefiniskan seni tari sebagai ungkapan ekspresif jiwa manusia dalam gerak-gerak yang indah dan ritmis.

23. Andre Levinson (1887-1933) Levinson merupakan jurnalis seni tari berkebangsaan Prancis. Menurut beliau, seni tari adalah gerak tubuh yang berkesinambungan melewati ruang yang telah ditentukan sesuai dengan ritme tertentu serta mekanisme, yang radar.

24. Soeryodiningrat Menurut beliau, seni tari adalah gerak anggota tubuh yang selaras dengan bunyi music atau gamelan diatur oleh irama sesuai denan maksud tujuan tari. 25. Margaret H’Doubler (1889-1982) Beliau mulai mengajar seni tari di musim panas tahun 1917. Menurut beliau, seni tari adalah ekspresi gerak ritmis dari keadaan-keadaan perasaan yang secara estetis dinilai, yang lambing-lambang geraknya dengan sadar dirancang untuk kenikmatan serta kepuasan dari pengalaman-pengalaman ulang, ungkapan, berkomunikasi, melaksanakan, serta dari penciptaan bentuk-bentuk.

26. Suadarsa Pringgo Broto Tari adalah ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang. 27. Suryo Tari adalah ekspresi subyektif yang diwujudkan dalam bentuk obyektif.

28. Franz Boas (1858-1942) Boas merupakan blasteran Jerman Amerika yang ahli dalam bidang antropologi. Tidak hanya bidang tersebut, beliau juga berkontribusi dalam seni tari. Menurut beliau, seni tari adalah gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau gerak-gerak dari tungkai serta kaki. 29. Susanne Langer (1895-1985) Langer merupakan seorang filsuf dan penulis berkebangsaan Amerika. Menurut beliau, seni tari berarti gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk dapat dinikmati.

30. Dr. J Verkuyl (1908-2001) Verkuyl mendefiniskan seni tari sebagai gerak-gerak tubuh dan anggotanya yang disusun sedemikian rupa, hingga berirama. 31. John Martin (1893-1985) Martin merupakan seorang kritikus tari yang memulai karirnya di tahun 1927. Seni tari menurut beliau adalah gerak sebagai pengalaman yang paling awal dari kehidupan manusia. Itulah kumpulan pengertian seni tari berdasarkan pendapat para pakar seni tari.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi rekan-rekan pembaca yang ingin mengetahui arti seni tari dengan lebih mendalam.
Pengertian Seni Tari Menurut Pendapat Para Ahli – Seni tari adalah gerakan tubuh atau koreografi yang diiringi oleh irama musik yang dilakukan pada tempat, waktu dan keperluan tertentu.

Gerakan dalam tari berisi ungkapan perasaan, pemikiran, maksud dan tujuan. Dalam seni tari terdapat musik pengiring yang menjadi pengatur gerakan penari serta memperkuat maksud yang ingin disampaikan dari tarian tersebut.

Seni tari adalah perpaduan dari beberapa unsur wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (Rasa) yang melebur dan membentuk sebuah koregrafi indah dan harmonis.

Ada banyak pendapat ahli yang mendefinisikan pengertian seni tari, namun definisi-definisi tersebut masih memiliki batasan berupa unsur subyetifitas dari siempunya difinisi dari sudut pandang di bidangnya. Untuk mengetahuinya, berikut ini adalah pengertian seni tari menurut ahli.

Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli 1. Seni Tari Menurut Aristoteles Menurut Aristoteles, seni tari adalah gerakan ritmis yang mempunyai tujuan untuk menghadirkan sebuah karakter manusia, yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita. 2. Seni Tari Menurut Andre Levinson Menurut Andre Levinson, seni tari adalah gerak tubuh yang berkesinambungan yang melewati ruang yang telah ditentukan yang sesuai dengan ritme tertentu serta mekanisme, yang radar.

3. Seni Tari Menurut Suadarsa Pringgo Broto Menurut Suadarsa Pringgo Broto, seni tari adalah suatu ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang.

4. Seni Tari Menurut Bagong Sudito Menurut Bagong Sudito, seni tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia. 5. Seni Tari Menurut H’Doubler Menurut H’Doubler, seni tari adalah ekspresi gerak ritmis dari suatu keadaan-keadaan perasaan yang secara estetis dinilai, yang lambang-lambang geraknya dengan sadar dirancang untuk kenikmatan serta pada kepuasan dari pengalaman-pengalaman ulang, ungkapan, berkomunikasi, melaksanakan, serta dari suatu penciptaan bentuk-bentuk”.

pengertian seni tari menurut para ahli

6. Seni Tari Menurut Jazuli Menurut Jazuli, seni tari adalah irama musik yang sebagai pengiring bisa digunakan pengertian seni tari menurut para ahli mengungkapkan maksud dan suatu tujuan yang ingin disampaikan oleh pencipta tari melalui penari.

7. Seni Tari Menurut Waterman Menurut Waterman, seni tari terdiri dari sebuah gerak-gerak tubuh yang secara artistik yang secara kultural dipola serta distilasi. 8. Seni Tari Menurut Hawkins Menurut Hawkins, seni tari adalah suatu ekspresi perasaan manusia yang diubah ke dalam sebuah imajinasi ke dalam bentuk media gerak yang sehingga gerak yang simbolis tersebut sebagai ungkapan si penciptanya.

9. Seni Tari Menurut Kealiinomohoku Menurut Kealiinomohoku, seni adalah seni sesaat dari sebuah ekspresi yang dipertunjukkan dengan sebuah bentuk serta gagasan tertentu lewat suatu tubuh manusia yang bergerak di dalam ruang. 10. Seni Tari Menurut Soedarsono Menurut Soedarsono, seni tari adalah sebuah ekspresi jiwa manusia yang melalui gerak-gerak yang indah dan ritmis.

11. Seni Tari Menurut Walter Sarrel Menurut Walter Sarrel, seni tari adalah suatu gerakan badan yang seimbang menurut irama tertentu dan dalam suatu tempat tertentu. 12. Seni Tari Menurut S. Humardani Menurut S. Humardani, seni tari adalah sebuah ungkapan bentuk-bentuk gerak ekspresif yang indah dan ritmis. 13. Seni Tari Menurut Ensiklopedia Menurut Ensiklopedia, seni adalah setiap pada saat mengoleng-olengkan tubuh dan anggotanya asal hal ini dilakukan dengan irama tertentu, ada yang diiringi musik dan ada yang tidak.

14. Seni Tari Menurut K M A Theodora Retno Maruh Menurut K M A Theodora Retno Maruh, seni tari adalah suatu kesenian yang tidak akan pernah mempunyai sifat kontemporer, baik yang pernah terlupakan sekalipun. 15. Seni Tari Menurut Susan K. Lenger Menurut Susan K. Lenger, seni tari adalah suatu gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk bisa dinikmati. 16. Seni Tari Menurut Drs. I Gede Ardika Menurut Drs.

I Gede Ardika, seni tari adalah sesuatu yang bisa disatukan ke dalam berbagai hal sehingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskannya menurut cara pandang nya masing-masing. 17. Seni Tari Menurut Irmgrad Bartenieff & Forrestine Paulay Menurut Irmgrad Bartenieff & Forrestine Paulay, seni tari adalah bentuk seni yang ekspresionostis yang menjembatani sebuah reaksi jiwa seseorang dengan sebuah konflik dan problem dunia modern.

18. Seni Tari Menurut C. Sachs Menurut C. Sachs, seni tari adalah pengucapan jiwa manusia yang melalui gerak-geri berirama yang indah. Dalam kebudayaan melayu terdapat berbagai jenis tarian, dan ada tarian asli maupun tarian yang sudah dipengaruhi oleh unsur – unsur modern. 19. Seni Tari Menurut Dr. J Verkuyl Menurut Dr. J Verkuyl, seni tari adalah gerak-gerak tubuh dan anggotanya yang disusun sedemikian rupa, yang sehingga berirama.

20. Seni Tari Menurut La Mery Menurut La Mery, seni tari adalah suatu gerak yang sebagai pengalaman yang paling awal pada kehidupan manusia. 21. Seni Tari Menurut Franz Boas Menurut Franz Boas, seni tari adalah gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau pada gerak-gerak dari tungkai serta kaki. 22. Seni Tari Menurut Cooric Hartong Menurut Cooric Hartong, seni tari adalah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang.

23.

pengertian seni tari menurut para ahli

Seni Tari Menurut John Martin Menurut John Martin, seni tari adalah gerak yang sebagai pengalaman yang paling awal pada kehidupan manusia. 24. Pengertian seni tari menurut para ahli Tari Menurut Kamala Devi Chattopadhyaya Menurut Kamala Devi Chattopadhyaya, seni tari adalah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong seseorang untuk menemukan ekspresi pada gerak-gerak ritmis.

25. Seni Tari Menurut Suryo Menurut Suryo, seni tari adalah kspresi subyektif yang diwujudkan dalam bentuk obyektif. 26. Seni Tari Menurut Yulianti Parani Menurut Yulianti Parani, seni tari adalah gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi atau ide-ide tertentu.

27. Seni Tari Menurut Bagong Kussudiarja Menurut Bagong Kussudiarja, seni tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

28. Seni Tari Menurut Atik Soepandi Menurut Atik Soepandi, seni tari adalah eskpresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis dan melodi yang indah. 29. Seni Tari Menurut Judith Lynne Hanna Menurut Judith Lynne Hanna, seni tari adalah plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas. 30. Seni Tari Menurut Soeryodiningrat Menurut Soeryodiningrat, seni tari adalah gerak anggota tubuh yang selaras dengan bunyi musik atau gamelan diatur oleh irama sesuai dengan maksud tujuan tari.

31. Seni Tari Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), seni tari adalah gerakan badan (tangan dan sebagainya) yang berirama, biasanya diiringi dengan bunyi bunyian (musik, gamelan dan sebagainya) 32. Seni Tari Menurut Susanne Langer Menurut Susanne Langer, seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang dibentuk secara ekspresif yang diciptakan manusia untuk dapat dinikmati. 33. Seni Tari Menurut Waterman Menurut Waterman, seni tari seni tari terdiri dari gerak-gerak tubuh secara artistic yang secara kultural dipola serta distilasi.

34. Seni Tari Menurut R. M Wisnoe Wardhana Menurut R. M Wisnoe Wardhana, seni tari adalah ekspresi gerak dengan media tubuh manusia. Itulah penjelasan tentang Pengertian Seni Tari Menurut Pendapat Para Ahli yang bisa dijadikan sebagai sumber literatur untuk anda.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda dalam dunia pendidikan, khususnya Bahasa Indonesia. • Daftar Nama Mata Uang Negara Di Dunia Dengan Kodenya • Pengertian Seni Menurut Pendapat Para Ahli dan Jenis Seni • Pengertian Seni Rupa, Unsur, Fungsi dan Macam-Macam Seni Rupa • Pengertian Seni Musik Menurut Ahli, Unsur, Fungsi dan Jenis Seni Musik Posted in SENI Tagged 33 pengertian seni tari menurut para ahli, pengertian seni tari menurut diri sendiri, pengertian seni tari menurut para ahli dalam negeri, pengertian seni tari menurut para ahli luar negeri, pengertian seni tari menurut soedarsono, pengertian seni teater menurut para ahli, pengertian tari menurut corrie hartong, pengertian tari menurut curt sach Post navigation Recent Posts • Keteraturan Sosial : Pengertian, Unsur, Faktor Pendorong dan Penghambat Terjadinya Keteraturan Sosial • Supervisi Pendidikan : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Jenis, Prinsip dan Pendekatan Supervisi Pendidikan • Sanitasi : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Ruang Lingkup dan Jenis Sanitasi • Limbah : Pengertian, Karakteristik, Jenis, Dampak dan Cara Mengolah Limbah • Polusi : Pengertian, Jenis, Penyebab dan Dampak Polusi • Literasi : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Prinsip, Jenis dan Tahapan Literasi Sekolah • Percaya Diri : Pengertian, Ciri, Karakteristik, Manfaat dan Cara Meningkatkan Percaya Diri • Metamorfosis : Pengertian, Jenis, Tahapan dan Contoh Metamorfosis • Billboard : Pengertian, Ciri, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan serta Contoh Billboard • Storyboard : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Cara Membuat dan Contoh Storyboard • Pamflet : Pengertian, Sejarah, Ciri, Tujuan, Jenis, Cara Membuat dan Contoh Gambar Pamflet • Ilustrasi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Teknik, Jenis dan Contoh Ilustrasi • Sketsa : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Jenis, Unsur dan Contoh Gambar Sketsa • Seni Lukis : Pengertian, Teknik, Unsur, Aliran, Tokoh, Tema, Alat Bahan dan Contoh Seni Lukis • Modal Ventura : Pengertian, Sejarah, Tujuan, Fungsi, Jenis, Mekanisme dan Kegiatan Modal Ventura • Bank Perkreditan Rakyat : Pengertian, Tugas, Fungsi, Kegiatan Produk dan Contoh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) • Kliring : Pengertian, jenis, Sistem, Warkat dan Mekanisme Kliring • Inkaso : Pengertian, Manfaat, Warkat, Jenis, Mekanisme dan Contoh Inkaso • Satuan Kuantitas : Pengertian, Contoh Soal Satuan Kuantitas dan Pembahasannya pengertian seni tari menurut para ahli Jaringan Meristem : Pengertian, Ciri, Jenis, Letak, Struktur dan Fungsi Jaringan Meristem Pada Tumbuhan

Media Pembelajaran Pengertian Seni Menurut Para Ahli




2022 www.videocon.com