Ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pembubaran tujuh perusahaan pelat merah pada 2021 yang berada di bawah pengelolaan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Alasannya, BUMN tersebut dinilai sudah tidak lagi memberikan kontribusi terhadap perekonomian. "Itu BUMN di bawah PPA yang dari 2008 mati beroperasi. Kami sebagai pimpinan akan dzolim kalau dibiarkan tidak ada kepastian.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

BUMN yang sekarang pun dengan perubahan ini harus siap bersaing. Apalagi yang sudah kalah bersaing," kata Erick dilansir dari Antara, Rabu (5/5).

Untuk membubarkan tujuh BUMN itu, PPA terlebih dulu akan melakukan kajian atau assessment. Sebab, selain pembubaran, ada opsi lain yang bisa dilakukan yakni sinergi dengan BUMN lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan Kementerian BUMN bersama dengan PPA akan melakukan penilaian kembali terkait perusahaan yang akan dibubarkan. Penilaian itu, lanjutnya, berdasarkan kepada aset, tenaga kerja dan operasional perusahaan, termasuk penyelesaian kewajiban.

Menurutnya, beberapa BUMN yang dipertimbangkan akan dibubarkan tersebut antara lain PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Gelas (Persero) atau Igla dan PT Kertas Leces (Persero) dan juga PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang masih menjadi pertimbangan karena masih memiliki aset berupa fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Surabaya. Namun, BUMN penerbangan itu juga ada kewajiban yang masih harus diselesaikan. Pembubaran tujuh BUMN tersebut selambat-lambatnya akan dilakukan pada semester kedua 2021.

Efek Minyak Goreng dan Pertamax, BPS Catat Inflasi April 2021 Meroket 3,47 Persen IHSG Sesi I Sempat Tinggalkan 6.900, Asing Jual Saham Rp1,6 Triliun Mesin-Mesin Pertumbuhan Pulih, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,01 Persen di Kuartal I/2022 IHSG Anjlok Hampir 3 Persen, Saham ANTM, BMRI, BBCA, BBRI Tekan Indeks Bisnis-27 LIVE : Harga emas masih terkapar (12:20 WIB) LIVE : Rupiah turun 77 poin (12:17 WIB) LIVE : IHSG lesu sesi I (11:30 WIB) Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara akan membubarkan 7 BUMN yang sudah lama tidak beroperasi karena tidak jelasnya keberlangsungan perseroan.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir ini ada 7 BUMN yang perlu ditutup karena memang sudah lama tidak beroperasi. "Sekarang yang perlu ditutup itu ada tujuh BUMN yang memang sudah lama tidak beroperasi, ini kasihan juga nasib para pegawainya terkatung-katung," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/9/2021).

5. PT Kertas Kraft Aceh (Persero) PT Kertas Kraft Aceh (KKA) berhenti beroperasi sejak 2007 karena kesulitan mendapat bahan baku. Produsen kertas pembungkus semen ini memiliki pabrik dengan kapasitas terpasang 135.000 ton per tahun yang zona industri Lhokseumawe, Aceh Utara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah memiliki kenangan khusus dengan KKA. Jokowi sempat bekerja di KKA saat dirinya merantau ke Aceh. Baca Juga : Analis Sebut Saham Perbankan di Indeks IDX BUMN20 Menarik, Ini Alasannya 3. PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero) PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional atau yang lebih akrab dikenal dengan PT PANN merupakan perusahaan plat merah yang bergerak dalam bidang pembiayaan kapal niaga.

Namun, PT PANN tercatat memiliki aset Hotel di Bandung yakni Garden Permata Hotel dan Hotel Ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir Surabaya. Menurut perseroan, kedua hotel ini merupakan hasil sitaan perseroan kita masih beroperasi sebagai perusahaan multifinance. 4. PT Kertas Leces (Persero) PT Kertas Leces merupakan pabrik kertas tertua kedua di Indonesia, mengalami masa sulit sejak 2014 karena menjalani proses gugatan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Namun, nasib Kertas Leces berakhir tragis setelah menerima putusan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya pada September 2018. 5. PT Istaka Karya (Persero) Mengutip laman resmi perseroan, Istaka adalah perusahaan jasa konstruksi yang telah berdiri sejak 1979 dengan nama PT Indonesian Consortium of Construction Industries (ICCI). Istaka Karya dikabarkan sempat berhenti beroperasi. Namun, saat ini, Istaka Karya tengah dalam proses penangan oleh PPA dan tengah melakukan restrukturisasi.

6. PT Industri Gelas (Persero) PT Industri Gelas atau umumnya disingkat Iglas adalah produsen kemasan gelas, khususnya botol. Sejak 2015, Iglas berhenti berproduksi lantaran sepinya orderan. Selain itu, kondisi perseroan juga diperburuk akibat kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Dirut Iglas Daniel Sunarya. 7. PT Industri Sandang Nusantara (Persero) PT Industri Sandang Nusantara (ISN) merupakan perusahaan tekstil milik pemerintah.

ISN perusahaan ini merupakan penghasil benang tenun, karung dan karung plastik. Mengutip dari laman resmi perseroan, ISN memiliki tujuh unit produksi yakni di Makassar, Pasuruan, Malang, Semarang, Tegal, Cilacap, dan Bandung.

Terpopuler • Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 9 Mei 2022 • Harga Emas Hari Ini, Senin 9 Mei 2022, Investor Pantau Efek The Fed • Sentimen The Fed Bisa Jadi Momentum Beli Saham, Tapi… • Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Senin 9 Mei 2022, Naik setelah Libur Lebaran • Putra Rajawali Kencana (PURA) Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Double Digit
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri BUMN Erick Thohir berencana membubarkan tujuh perusahaan milik negara yang dinilai bermasalah.

Jika ketujuhnya dibubarkan, Erick mengatakan karyawan dari perusahaan tersebut akan dipindahkan ke BUMN lainnya. Meski demikian hingga kini masih belum jelas terkait waktu pemindahan karyawan, mekanisme, hingga target perpindahannya.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Hanya saja kebijakan perpindahan ini akan disesuaikan dengan perusahaan yang dituju. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan nantinya pegawai dari perusahaan yang dibubarkan, bisa masuk ke BUMN lain dengan bidang yang sama. Baca: Kondisi Miris BUMN 'Hantu' yang Mau Dibubarkan Erick Thohir Saat ini menurutnya PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) tengah melakukan pemetaan perusahaan yang akan menjadi tujuan pegawai yang dipindahkan.

"Lagi dipetakan oleh kawan-kawan PPA. Yang penting sesuai peraturan perundang-undangan karena banyak juga BUMN-BUMN ini yang sudah lama tidak beroperasi," jelasnya.

Sebelumnya Erick mengatakan terdapat sejumlah BUMN yang sudah tidak beroperasi lagi, namun masih memiliki pegawai. Kendati demikian, para pegawai tidak pernah mendapat kejelasan, sehingga Erick akan memberikan kepastian melalui pembubaran tersebut.

"Dan sekarang kan yang perlu ditutup itu ada 7 yang memang sudah lama tidak beroperasi. Ini kan kasihan juga nasib pegawainya terkatung-katung dan kita kan zalim kalau jadi pemimpin tidak beri kepastian. Di situ ada Iglas, Merpati, Leces, ini hal-hal ya saya rasa kita harus pastikan keputusan ini ada," kata Erick. Baca: Blak-blakan Erick Mau Tutup 7 BUMN 'Hantu', Siapa Saja? Tujuh BUMN yang akan dibubarkan di antaranya PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas, dan PT Istaka Karya (Persero).

Kemudian, PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero) atau Insani, PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero) atau PANN, dan PT Kertas Leces (Persero).

Sebelumnya, menurut sumber CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu, terdapat tujuh perusahaan sudah tidak beroperasi, ada yang tidak memiliki karyawan bahkan tidak memiliki manajemen. Disebutkan ketujuh BUMN itu sedang dalam proses restrukturisasi. Proses pembubaran juga akan dilakukan dengan tidak memberikan dampak yang luas, seperti pemutusan hubungan kerja.

Erick mengatakan BUMN yang dimaksud sudah tidak beroperasi sejak 2008 lalu sehingga pembubaran menjadi salah upaya yang yang diambil kementerian. [Gambas:Video CNBC] (hps/hps) Perusahaan ini dinilai sudah lama tidak beroperasi.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Dream – Menteri BUMN, Erick Thohir, akan membubarkan tujuh BUMN. Pembubaran perusahaan-perusahaan pelat merah ini bertujuan untuk mengantisipasi perubahan model bisnis pada masa Covid-19 dan pasca Covid-19.

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 24 September 2021, ini juga menjadi sorotan ketika bertemu dengan DPR RI beberapa waktu yang lalu. Erick menilai perlu ada keputusan yang tepat di era pasar bebas digitalisasi.

7 Manfaat Ekspor untuk Pengusaha, Negara, dan Masyarakat yang Perlu Diketahui “ Kalau tidak diambil keputusan cepat, itu nanti akan membuat perusahaan tersebut makin lama makin tidak sehat. Padahal dalam waktu yang singkat kita bisa memperbaiki, cuma karena prosesnya belum jadinya tidak sehat.

Akhirnya bukan jadi tidak sehat saja, malah bangkrut dan tutup,” kata dia. Restrukturisasi Saham Butuh Waktu yang Lama Erick mengatakan dalam melakukan restrukturiasi perusahaan BUMN perlu waktu yang lama. “ Restrukturisasi beberapa perusahaan BUMN membutuhkan waktu yang sangat lama yakni 9-12 bulan,” kata dia. “ Tentu karena ini lintas Kementerian yang saya rasa ini bagian dari bagaimana kita saling menjaga.

Tapi percepatan pengambilan keputusan itu sangat penting,” kata dia.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Daftar BUMN yang Akan Dibubarkan Berikut ini adalah daftar tujuh perusahaan pelat merah yang akan dibubarkan. • PT Industri Gelas (Persero).

• PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) • PT Kertas Leces (Persero) • PT Istaka Karya (Persero) • PT Kertas Kraft Aceh (Persero) • PT Industri Sandang Nusantara (Persero) • PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero) “ Inilah hal-hal yang saya rasa kita harus pastikan keputusan ini ada,” kata Erick.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Erick Thohir: Uang Tidak Ada Artinya Dream – Di balik kesuksesan sebagai pengusaha, Erick Thohir rupanya sangat mengutamakan keluarga. Bagi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut, keluarga merupakan pondasi penting dalam kehidupan. “ Saya percaya bahwa keluarga itu menjadi pondasi yang sangat penting dalam kehidupan,” kata Erick dalam webinar Wealth Wisdom 2021 “ Relationship Matters: Sustaining Economic, Stability, Growth for Business”, Jumat 17 September 2021.

Berkat Didikan Orang Tua Erick mengakui, kesuksesannya merupakan buah didikan orang tuanya. Orang tua Erick mengajarkan beragam nilai kehidupam seperti kedisiplinan. Begitu juga pendidikan. Sang ayah, lanjut Erick, mengingatkan bahwa uang itu hanyalah nomor dua.

Yang pertama adalah keahlian. Dengan keahlian, orang bisa mendapatkan uang. Pandangan Kesuksesan Erick juga berbagi pandangan tentang arti kesuksesan. Pertama, sukses kalau punya kapabilitas. Menurutnya, keahlian atau kemampuan lah yang membawa seseorang menuju kesuksesan. Oleh sebab itu, penting untuk selalu belajar, ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir, dan mencoba hal baru.

Yang kedua, kerja dengan hati. Dikatakan bahwa orang seharusnya bekerja dengan hati, bukan karena uang atau jabatan. Prinsip Dasar Trading dan Jenis-Jenis Disertai Hukum Trading dalam Islam Ketiga, memiliki mindset harus kaya.

Memegang nilai yang diwarisi oleh mendiang ayah, Erick merasa untuk membantu seseorang harus kaya secara materi. Namun, ini bukanlah yang utama. Kembali ke nomor satu, yang menjadi kunci adalah kapabilitas seseorang.

Ia berpendapat penting untuk memiliki keluarga yang baik. Untuk itu, ia berharap Indonesia bisa menjaga sistem kekeluargaan yang sudah ada sebab, hal ini yang akan menjadi kekuatan yang dimiliki Indonesia. (Laporan: Elyzabeth Yulivia) Editor's Pick • Doa sebelum Adzan dan setelahnya Beserta Syarat-syarat Sah Adzan yang Penting Diketahui • Coba Masker Buah Alami Demi Kulit Lebih Lembut • Fakta-Fakta Sosok Ars-Vita Alamsyah, Muslimah Indonesia Anak Buah Elon Musk • Benarkah Wajah jadi Lebih Glowing Saat Kasmaran?

• Shireen dan Zaskia Sungkar Tampil Kompak Pakai Outfit Monokrom, bak Kembar Identik
Jakarta - Sebanyak 7 BUMN akan dibubarkan Menteri BUMN Erick Thohir. Perusahaan yang akan dibubarkan tersebut sudah lama tidak beroperasi.

Erick Thohir mengatakan, jika tidak dibubarkan, dirinya merasa menjadi pemimpin yang zalim karena tidak memberikan kepastian pada para pekerjanya. "Sekarang yang perlu ditutup itu ada tujuh yang memang sudah lama tidak beroperasi. Ini kan kasihan juga nasib para pegawainya terkatung-katung dan kita kan zalim kalau jadi pemimpin tidak beri kepastian," kata Erick di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (23/9/2021).

Kondisi 7 BUMN yang akan dibubarkan Erick Thohir terekam dalam catatan detikcom. Berikut daftarnya: 1. PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) Maskapai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) nasibnya sudah di ujung tanduk atau bisa disebut mati suri. Namun, pada pemberitaan 4 Mei 2021 lalu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pihaknya belum bisa memutuskan apakah akan dibubarkan atau tidak.

Dia mengatakan, pembubaran Merpati masih harus dikaji. Pasalnya, masih ada persoalan kewajiban manajemen yang belum diselesaikan. "Merpati masih perlu pengkajian, karena masih ada fasilitas-fasilitas pinjaman yang harus direstrukturisasi, dan masih ada krediturnya," kata Kartika atau yang akrab disapa Tiko di Kementerian BUMN, Jakarta.

Ia mengatakan, jika Merpati dibubarkan, prosesnya pun membutuhkan waktu yang tak sebentar.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Apalagi, Merpati saat ini masih memiliki anak usaha yang bergerak di bisnis maintenance repair overhaul (MRO), yakni PT Merpati Maintenance Facility (MMF). "Salah satu yang dikaji, tapi mereka masih ada operasi juga satu di Jawa Timur, dia punya MRO, maintenance," ujarnya. Baca juga: Miris, Begini Kondisi 7 BUMN yang Mau Dibubarkan Erick Thohir Sejalan dengan itu, sebanyak 1.233 karyawan termasuk pilot dan awak kabin belum mendapatkan hak normatif berupa pesangon sebesar Rp 318 miliar dan uang pensiun.

Eks Pilot yang terhimpun dalam Paguyuban Pilot Ex Merpati (PPEM) pun telah melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam salinan ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir yang diterima detikcom, mereka memohon agar Jokowi memperhatikan hak-hak para mantan karyawan maskapai pelat merah tersebut. Ketua PPEM Capt Anthony Ajawaila mengatakan, surat tersebut bukan yang pertama kalinya, tepatnya pada 17 Juni 2021 lalu mereka juga mengirimkan surat kepada Jokowi.

Dia mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan sejak 2016 lalu namun sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang diharapkan.

"Sedikit kilas balik, berawal dari adanya pemberitaan Kementerian BUMN pada Mei 2021 yang berencana akan menutup beberapa perusahaan salah satunya Merpati Airlines. 1 Februari berhenti beroperasi dan menyebabkan adanya penundaan hak normatif 1.233 karyawan," kata Anthony dalam konferensi pers di Ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir, Rabu (23/6/2021).

Sebenarnya, Merpati punya harapan untuk bangkit dari kubur. Sebab, ada investor yang berniat menyuntikkan modal agar Merpati hidup lagi. Investor itu adalah PT Intra Asia Corpora. Intra Asia berniat menyuntik modal Rp 6,4 triliun.

Namun, rencana menggaet investor ini belum ada titik terang hingga sekarang. Pada akhir 2019 lalu, Direktur Utama MNA Asep Eka Nugraha mengatakan, suntikan modal itu tak kunjung masuk karena belum ada keputusan untuk pelepasan saham atau privatisasi. "Iya lah. Ini bukan kesimpulan ya.

Bukan privatisasi dulu baru investor masuk. Tapi sampai dengan investor masuk pasti harus ada privatisasi karena proposalnya kemarin privatisasi. Sekarang seperti apa, masih nunggu," katanya di Kementerian BUMN, Jakarta, 4 November 2019.

2. PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas Kabar terakhir, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau (PPA) membeli aset dari BUMN sakit yakni PT Industri Gelas (Persero) atau (Iglas).

Pembelian aset tersebut dalam rangka proses restrukturisasi untuk penyelesaian hak eks karyawan dalam bentuk pesangon kepada 429 orang. Pemenuhan hak eks karyawan dari perusahaan yang dijuluki 'BUMN sakit' itu merupakan bagian dari langkah restrukturisasi yang dilakukan PT PPA pada PT Iglas. Pengambilalihan aset tersebut dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham. Pembayaran pesangon eks karyawan diserahkan secara simbolis oleh Direktur PT Iglas Bambang Damyasik kepada perwakilan Serikat Pekerja PT Iglas yang disaksikan oleh Direktur Utama PT PPA Yadi Jaya Ruchandi dan Direktur Investasi 1 dan Restrukturisasi PT PPA Rizwan Rizal Abidin pada hari ini Jumat (10/9) di Gresik, Jawa Timur.

"Dalam melaksanakan restrukturisasi, PT PPA sangat memperhatikan berbagai aspek, yaitu aspek hukum, aspek sosial, aspek bisnis, dan aspek keuangan dengan mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta tata nilai AKHLAK. Sebagai langkah nyata untuk menjalankan pilar bisnis Restrukturisasi BUMN Titip Kelola, PT PPA melakukan restrukturisasi PT Iglas di mana salah satunya adalah penyelesaian seluruh kewajiban kepada 429 eks karyawan PT Iglas," kata Direktur Utama PT PPA Yadi Jaya Ruchandi dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

Lanjut ke halaman berikutnya.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN), memastikan adanya rencana pembubaran tujuh perusahaan pelat merah pada 2021 karena dinilai sudah tidak lagi memberikan kontribusi terhadap perekonomian. "Itu BUMN di bawah PPA yang dari 2008 mati beroperasi. Kita sebagai pimpinan akan dzolim kalau dibiarkan tidak ada kepastian. BUMN yang sekarang pun dengan perubahan ini harus siap bersaing.

Apalagi yang udah kalah bersaing," kata Erick Thohir dilansir dari Antara, Rabu (5/5/2021). Erick menjelaskan rencana pembubaran tersebut memang telah lama direncanakan, pasalnya pemerintah ingin mengambil langkah-langkah tepat, sekaligus memberikan kepastian bagi para pekerja di perusahaan BUMN tersebut.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Untuk melakukan pembubaran BUMN ini, lanjut dia, kementerian melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PPA) akan melakukan kajian atau assesment terlebih dahulu. Baca juga: Para Komisaris BUMN Waskita: Eks Kapolri, Jaksa, hingga Relawan Jokowi Sebab selain pembubaran, opsi yang bisa dilakukan juga adalah sinergi dengan BUMN lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kementerian bersama dengan PPA akan melakukan penilaian kembali mengenai BUMN mana yang akan dibubarkan.

Penilaian yang dilakukan tersebut, lanjut Tiko, sapaan akrab Kartika, akan berdasarkan kepada aset, tenaga kerja dan operasional perusahaan, termasuk penyelesaian kewajiban. Menurut dia, beberapa BUMN yang akan dibubarkan tersebut antara lain PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Glas (Persero) dan PT Kertas Leces (Persero).

Baca juga: Daftar 7 BUMN Terbesar di Indonesia dari Sisi Aset, Siapa Juaranya? Tiko juga menyinggung mengenai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang masih memiliki aset berupa fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Surabaya, sekaligus kewajiban yang masih harus diselesaikan. Untuk itu, masuknya Merpati sebagai salah satu BUMN yang akan dibubarkan masih akan menjadi salah satu pertimbangan. Berita Terkait Sepak Terjang Kang Dede, Tim Medsos Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN Daftar 17 Relawan Jokowi di Kursi Komisaris BUMN Profil Bona Ventura, Komisaris BUMN Pelapor Stafsus Erick ke Polisi Laporan Polisi "Penghinaan Komisaris BUMN" Stafsus Erick Thohir Bermula dari Grup WA Polemik "Hinaan" Komisaris BUMN Berujung Laporan Polisi Berita Terkait Sepak Terjang Kang Dede, Tim Medsos Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN Daftar 17 Relawan Jokowi di Kursi Komisaris BUMN Profil Bona Ventura, Komisaris BUMN Pelapor Stafsus Erick ke Polisi Laporan Polisi "Penghinaan Komisaris BUMN" Ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir Erick Thohir Bermula dari Grup WA Polemik "Hinaan" Komisaris BUMN Berujung Laporan Polisi Agar Tak Salah Paham, Ini Beda Mudik dan Perjalanan ke Kampung Halaman https://money.kompas.com/read/2021/05/05/072451326/agar-tak-salah-paham-ini-beda-mudik-dan-perjalanan-ke-kampung-halaman https://asset.kompas.com/crops/FdnIW9uE7UHjlzBRbMHUBde1u9s=/0x132:618x543/195x98/data/photo/2021/05/04/60914f72d83c2.jpgJakarta, IDN Times - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengonfirmasi bakal segera membubarkan tujuh perusahaan BUMN.

Seluruh perusahaan pelat merah tersebut dianggap tidak memberikan dampak bagi negara lantaran telah lama tidak beroperasi. "Nah sekarang kan yang perlu ditutup itu ada tujuh, karena memang lama tidak beroperasi. Kasihan juga nasib pegawainya terkatung-katung.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Kami zalim kalau jadi pemimpin tidak memberikan kepastian," ujar Erick kepada wartawan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (23/9/2021). Maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airline.Wikipedia / Andrew Thomas Erick menambahkan, pihaknya telah memiliki daftar perusahaan pelat merah yang akan segera dibubarkan tersebut. Dengan tegas, dia membeberkan perusahaan apa saja yang nantinya dibubarkan. "Perusahaan-perusahaan ini sudah ada daftarnya.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Ada Industri Gelas, Merpati yang sedang dalam tahap pembicaraan, lalu Kertas Leces juga," kata dia. Adapun, keempat perusahaan BUMN lainnya adalah PT Istaka Karya (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), dan PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero).

Baca Juga: 8 BUMN Dapat Suntikan Modal Rp52 Triliun, Ini Rinciannya Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020) (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) Erick mengakui di era keterbukaan dan serba digital saat ini, pihaknya dituntut untuk membuat keputusan yang cepat.

Restrukturisasi perusahaan BUMN, sambung Erick, membutuhkan waktu sembilan hingga 12 bulan sehingga mengharuskan kementerian yang dipimpinnya membuat keputusan cepat dan tepat. "Percepatan pengambilan keputusan ini sangat penting.

Ketika kami melihat ada satu perusahaan yang tidak sehat, sekarang terbuka digitalisasi dan marketnya kalau tidak diambil keputusan cepat nanti akan membuat perusahaan itu makin lama makin gak sehat. Padahal, dalam waktu singkat kami bisa perbaiki. Cuma karena prosesnya belum, jadi gak sehat. Bukan hanya gak sehat, tapi bangkrut dan tutup," tutur dia. Menteri BUMN Erick Thohir (Dok.

IDN Times) Adapun, untuk menutup perusahaan itu Kementerian BUMN membutuhkan proses yang panjang. Maka dari itu, Erick selaku orang nomor satu di Kementerian BUMN meminta dukungan penuh dari Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan seluruh menteri untuk menutup dan melakukan merger sejumlah perusahaan BUMN.

"Saya juga ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir dukungan dari bapak Presiden dan seluruh menteri, berilah kepercayaan kami sebagai BUMN untuk bisa menutup dan melakukan merger perusahaan ini dengan cepat supaya bisa mengantisipasi perubahan bisnis model yang terjadi saat atau pasca COVID-19," ucap Erick.

Baca Juga: Kerja Sama BUMN dengan Swasta Harus Win-Win untuk Hindari Korupsi Berita Terpopuler • Daftar Tanggal Merah Desember 2022: Libur Natal • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan • Kamu Workaholic? Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 9 Potret Atta Halilintar di Singapura, Berlibur sambil Momong Anak!

• 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • Hari Keberuntungan Tiap Zodiak di Bulan Mei 2022, Mohon Dicatat ya!
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) akan melikuidasi atau membubarkan tujuh perusahaan pelat merah yang dianggap tidak lagi memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan rencana pembubaran ini telah lama direncanakan lantaran pemerintah ingin memberikan kepastian bagi para pekerja di perusahaan BUMN tersebut. "Itu BUMN di bawah PPA (PT Perusahaan Pengelola Aset) yang dari 2008 mati beroperasi.

Kita sebagai pimpinan akan dzalim kalau dibiarkan tidak ada kepastian. BUMN yang sekarang pun dengan perubahan ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir harus siap bersaing. Apalagi yang sudah kalah bersaing," kata Menteri BUMN Erick Thohir kala itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? • Happy • Inspire • Confuse • Sad Mengutip berbagai sumber, berikut profil tujuh BUMN yang akan dibubarkan: 1. PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) PT Merpati Nusantara Airlines merupakan induk dari Merpati Nusantara Airlines, yang salah satu maskapai penerbangan nasional yang sebagian besar sahamnya dimiliki besar oleh pemerintah Indonesia. Maskapai ini didirikan pada 6 September 1962.

Merpati Nusantara Airlines mengoperasikan jadwal penerbangan domestik dan internasional. Merpati pernah memiliki catatan merah dalam penerbangan seperti terperosoknya pesawat jenis MA-60 di Bandar Udara Haji Asan Sampit pada 2012, kecelakaan di Bandara El Tari Kupang pada 2013, hingga jatuhnya Xian MA60X ke laut pada 7 Mei 2011. Pada 1 Februari 2014, Merpati menangguhkan seluruh penerbangan dikarenakan masalah keuangan akibat utang.

Untuk beroperasi kembali, Merpati membutuhkan Rp7,2 triliun. 2. PT Industri Gelas (Persero) Dilansir dari laman resmi BUMN, PT Industri Gelas atau PT IGLAS (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan kemasan gelas, khususnya botol. Perusahaan ini didirikan pada 29 Oktober 1956 dan beroperasi pertama kali pada 1959.

Iglas mampu memproduksi berbagai jenis botol dengan total kapasitas 340 ton per hari atau 78.205 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan industri bir, minuman ringan, farmasi, makanan, dan kosmetika. Kendati PT Iglas saat ini kondisinya compang-camping, sebenarnya perusahaan BUMN ini pernah mengalami masa kejayaan dan merajai pangsa pasar kemasan berbasis botol kaca.

ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir

Banyak perusahaan di tanah air yang memercayakan pembuatan kemasannya dikerjakan oleh perusahaan ini, termasuk Coca-Cola. Bahkan hampir separuh pabrik PT Iglas dikerahkan untuk memproduksi kemasan minuman asal Amerika Serikat tersebut.

Namun Coca-Cola perlahan mengurangi pemesanan botol pada PT Iglas lantaran perusahaan asal Amerika Serikat ini mulai beralih menggunakan kemasan botol plastik. 3. PT Kertas Leces (Persero) PT Kertas Leces merupakan pabrik kertas tertua kedua di Indonesia setelah pabrik Kertas Padalarang. Perusahaan pelat merah ini didirikan pada masa penjajahan Belanda pada 1939 dan mulai beroperasi 1940 dengan kapasitas produksi sebesar 10 ton per hari dan menghasilkan kertas print yang memproses bahan baku jerami dan dilakukan proses penyodaan.

Setelah Indonesia merdeka dan manajemen ditangani oleh pemerintah, PT Kertas Leces mengalami perkembangan pembangunan fisik melalui empat tahapan yang dimulai pada 1960 dan berakhir 1986, yang menghasilkan pabrik kertas dan pulp terintegrasi.

Namun, terhitung sejak Mei 2010, Kertas Leces berhenti beroperasi. Alasan dari pemberhentian operasi ini adalah karena Perusahaan Gas Negara (PGN) menghentikan pasokan gasnya lantaran Kertas Leces sudah menunggak ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir sebesar Rp41 miliar.

Melansir dari laman BUMN, sejak 4 Juni 2012, Kertas Leces mulai beroperasi kembali. Hal ini disampaikan sendiri oleh Direktur Utama Kertas Leces, Budi Kusmarwoto. Sayangnya nasib PT Kertas Leces (Persero) berakhir tragis. Setelah cukup lama terlilit masalah keuangan, perusahaan pelat merah ini diputus pailit alias bangkrut oleh Pengadilan Niaga Surabaya pada ini tujuh bumn yang akan dibubarkan erick thohir September 2018.

Perusahaan ini pernah mendapat suntikan dana talangan dari PPA senilai Rp38,5 miliar. 4. PT Industri Sandang Nusantara (Persero) Melansir dari laman ptisn.co.id, PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) merupakan perusahaan tekstil milik pemerintah Indonesia yang berkantor pusat di Bekasi, Jawa Barat, dan didirikan pada 1999.

Perusahaan ini didirikan dalam swasembada kebutuhan pangan yang dicanangkan pada 1961. Perusahaan pelat merah ini memproduksi benang tenun, karung, dan karung plastik. Namun perusahaan ini justru menjadi 'pasien' PPA dengan menerima suntikan dana sebesar Rp26 miliar untuk bantuan keberlangsungan usaha. 5. PT Istaka Karya (Persero) PT Istaka Karya (Persero) merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi.

Istaka sebelumnya bernama PT Indonesian Consortium of Construction Industries atau disingkat ICCI dan merupakan suatu konsorsium yang beranggotakan 18 perusahaan konstruksi Indonesia. Sejumlah prestasi pernah membangun sejumlah infrastruktur seperti rumah sakit, jalan lintas, gedung perkantoran, flyover, hingga bendungan. Istaka mengalami masa-masa berat sebelum 2013. Berdasarkan laporan PPA, saat itu operasional perusahaan sempat berhenti.

Perseroan juga dalam proses menghadapi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di pengadilan. Perusahaan ini justru mengalami masalah dan tidak membayarkan gaji karyawan hingga setahun lebih. Hingga PPA memberikan dana talangan senilai Rp62,44 miliar. 6. PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero) PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (Persero) atau lebih dikenal dengan singkatan PT PANN merupakan BUMN yang bergerak di bidang pembiayaan kapal.

BUMN ini juga bergerak di bidang telekomunikasi dan navigasi maritim serta jasa pelayaran untuk usaha jasa sektor maritim. Seperti membuat sistem monitoring kapal, estimasi keberangkatan dan kedatangan kapal, informasi cuaca, kondisi cuaca, long-range identification, hingga tracking national data center.

Selain itu PANN juga pernah berkecimpung di usaha perhotelan sehingga, menurut Erick, tidak fokus pada sektor bisnisnya.

7. PT Kertas Kraft Aceh (Persero) PT Kertas Kraft Aceh (Persero) atau PT KKA merupakan perusahaan BUMN penghasil kertas kantong semen. Perusahaan ini berlokasi di desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Pabrik tersebut mulai beroperasi pada 1989 dan berproduksi secara komersial pada 1990. Bahkan, Presiden Joko Widodo pernah bekerja di perusahaan ini, jauh sebelum menjadi pejabat negara. Sayangnya, KKA harus 'dirawat' oleh PPA dengan memberikan dana talangan sebesar Rp51,34 miliar dan pinjaman dana restrukturisasi Rp141,61 miliar. Namun, hingga saat ini belum ada kelanjutan pembenahannya.

Daftar 4 BUMN yang Akan Dibubarkan Erick Thohir




2022 www.videocon.com