Makanan yang mengandung kalori

makanan yang mengandung kalori

Buka Tutup • Kalori adalah satuan unit untuk mengukur nilai energi yang diperoleh tubuh ketika makanan yang mengandung kalori makanan atau minuman yang mengandung gizi tertentu • Kebutuhan kalori tiap orang juga berbeda, baik pria, wanita, ibu hamil, maupun ibu menyusui dan asupan tersebut akan menjadi sumber energi untuk beraktivitas • Ketika jumlah asupan makanan berlebih dari yang dibutuhkan, maka akan ada simpanan lemak dalam tubuh. Ini yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan • Kenaikan berat badan dapat terjadi akibat adanya ketidakseimbangan antar kalori yang masuk dan kalori yang dikeluarkan dari tubuh • Menjalani diet bukan berarti menahan lapar tapi tetap makan dengan mengatur jumlah asupan makanannya sehingga jumlah kalori yang masuk tidak berlebih • Menghitung kebutuhan kalori harian menjadi penting supaya asupan makanan tetap terkendali.

Pahami cara menghitung kebutuhan kalori harian Anda di sini Kalau diperhatikan, banyak orang dewasa yang memiliki perut buncit. Hal ini wajar, sebab seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk meregulasi lemak menjadi berkurang. Selain itu, kenaikan berat badan juga dapat terjadi akibat ketidakseimbangan kalori yang masuk dan yang dikeluarkan makanan yang mengandung kalori tubuh. Coba perhatikan lagi, sudah berapa banyak kalori yang Anda makan dan bakar hari ini? Dalam Artikel Ini: • Golongan I : Sumber Karbohidrat • Golongan II : Sumber Protein Hewani • Golongan III : Sumber Protein Nabati • Golongan IV: Sayuran • Golongan V : Buah dan Gula • Golongan VI : Susu • Golongan VII : Minyak • Golongan VIII : Makanan Tanpa Kalori • Berapa Banyak Kalori yang Kita Butuhkan dalam Sehari?

• Menghitung Kebutuhan Kalori Total (KKT) Apa itu kalori? Kalori adalah satuan unit yang digunakan untuk mengukur nilai energi yang diperoleh tubuh ketika mengkonsumsi makanan atau minuman. Tubuh akan mengubah makanan menjadi sumber energi untuk beraktivitas. Namun, ketika jumlah asupannya berlebih dari yang dibutuhkan, maka makanan tadi akan diubah menjadi simpanan lemak. Biasanya, kelebihan lemak ini akan disimpan di perut, tangan, pinggang, dan paha. Itulah sebabnya, seiring bertambahnya usia, seseorang akan rentan terkena perut buncit jika tidak mengatur pola makannya.

Lantas, kenapa ini jarang terjadi pada anak-anak? Alasannya, anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, sehingga membutuhkan kalori yang banyak untuk tumbuh kembangnya. Ditambah lagi dengan aktivitas anak dan remaja yang sangat banyak dan aktif, sehingga kalori yang dikeluarkan pun akan lebih banyak dari orang dewasa.

Jumlah kalori dalam makanan ditentukan oleh kadar lemak, karbohidrat, dan protein pada makanan tersebut. Lemak menghasilkan kalori paling banyak, yaitu 9 kalori/gram, sedangkan karbohidrat dan protein mengandung 4 kalori/gram. Artinya, semakin banyak Anda mengonsumsi makanan berlemak, maka semakin banyak pula kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Salah satu contoh makanan tinggi lemak adalah gorengan yang sering kali ditemukan di pinggir jalan. Agar lebih aman, pilihlah jenis makanan yang mengandung kalori rendah seperti sayur dan buah. Kedua bahan makanan tersebut mengandung banyak serat dan kadar airnya pun tinggi, sehingga bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Itulah sebabnya, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui jumlah kalori yang terkandung dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Soal Kalori Makanan, Termasuk Arti Nol Kalori Golongan I: Sumber Karbohidrat 1 Satuan penukar = 175 kalori / 4 gram protein / 40 gram karbohidrat Bahan Makanan Satuan Berat (g) Bihun ½ gelas 50 Havermout 5½ sdm 50 Kentang 2 biji sedang 210 Makaroni ½ gelas 50 Mi kering 1 gelas 50 Mi basah 2 gelas 200 Nasi ¾ gelas 100 Roti putih 3 potong sedang 70 Singkong 1 potong 120 Talas 1 potong 125 Tepung terigu 5 sdm 50 Tepung maizena 10 sdm 50 Tepung beras 8 sdm 50 Ubi 1 biji 135 Havermout 5½ sdm 45 Golongan II: Sumber Protein Hewani 1.

Rendah lemak 1 Satuan penukar = 50 kalori / 7 gram protein / 2 gram lemak Bahan makanan Satuan Berat (g) Ayam tanpa kulit 1 potong sedang 40 Babat 1 potong sedang 40 Daging kerbau 1 potong sedang 35 Dideh sapi 1 potong sedang 35 Ikan segar 1 potong sedang 40 Ikan asin 1 potong kecil 15 Teri kering 1 sdm 20 Udang segar 5 ekor sedang 35 2.

Lemak sedang 1 Satuan penukar = 75 kalori / 7 gram protein / 5 gram lemak Bahan makanan Satuan Berat (g) Bakso 10 biji sedang 170 Daging kambing 1 potong sedang 40 Daging sapi 1 potong sedang 35 Hati ayam 1 potong sedang 30 Hati sapi 1 potong sedang 35 Otak 1 potong besar 65 Telur ayam 1 butir 50 Usus sapi 1 potong besar 50 3.

Tinggi makanan yang mengandung kalori 1 Satuan penukar = 150 kalori / 7 gram protein / 13 gram lemak Bahan makanan Satuan Berat (g) Bebek 1 potong sedang 45 Kornet sapi 3 sdm 45 Ayam dengan kulit 1 potong sedang 40 Daging babi 1 potong sedang 50 Sosis ½ potong 50 Kuning telur ayam 4 butir 45 Golongan III: Sumber Protein Nabati 1 Satuan penukar = 75 kalori / 5 gram protein / 3 gram lemak / 7 gram karbohidrat Bahan makanan Satuan Berat (g) Kacang hijau 2 sdm 20 Kacang kedele 2 ½ sdm 25 Kacang merah segar 2 sdm 20 Kacang tanah 2 sdm 15 Keju kacang tanah 1 sdm 15 Kacang tolo 2 sdm 20 Oncom 2 potong kecil 40 Tahu 1 biji besar 110 Tempe 2 potong sedang 50 Golongan IV: Sayuran Sayuran A Sayuran A berarti jenis sayuran yang bebas dimakan, sebab kandungan kalori dapat diabaikan.

Jenis sayuran yang tergolong kategori ini adalah: • Baligo • Gambas (oyong) • Jamur kuping segar • Ketimun • Slada • Lobak • Labu air • Lettuce • Slada air • Tomat Sayuran B: 1 Satuan Penukar +/- 1 gelas (100gram) = 25 kalori / 1 gram protein / 5 gram karbohidrat Contoh jenis sayuran dalam kategori B adalah: • Bayam • Bit • Buncis • Brokoli • Caisim • Genjer • Jagung muda • Kol • Kembang kol • Wortel • Daun pakis • Daun waluh • Jantung pisang • Kucai • Labu waluh • Labu siam • Sawi • Toge kacang hijau • Terong • Kangkung • Kacang panjang • Labu siam • Pare • Rebung • Pepaya muda • Kecipir • Kol Sayuran C 1 Satuan Penukar +/- 1 gelas (100gram) = 50 kalori / 3 gram protein / 10 gram karbohidrat Contoh jenis sayuran dalam kategori C adalah: • Bayam merah • Daun tales • Daun singkong • Daun katuk • Kacang kapri • Nangka muda • Daun melinjo • Kluwih • Mlinjo • Daun papaya • Toge kacang kedelai Golongan V: Buah dan Gula 1 Satuan penukar = 50 kalori / 12 gram karbohidrat Bahan Makanan Satuan Berat (g) Anggur 20 buah sedang 165 Apel merah 1 buah 85 Belimbing 1 buah besar 140 Blewah 1 potong sedang 70 Duku 16 buah 80 Durian 2 biji besar 35 Jeruk manis 2 buah 110 Jambu air 2 bh bsr 110 Jambu biji 1 buah besar 100 Jambu bol 1 buah kecil 90 Kolang-kaling 5 buah sedang 25 Kedondong 2 buah besar 120 Kemang 1 buah besar 105 Mangga ¾ buah besar 90 Nenas ¼ buah sedang 95 Pisang 1 buah 50 Pepaya 1 potong besar 110 Rambutan 8 buah 75 Kurma 3 buah 15 Leci 10 buah 75 Melon 1 buah besar 190 Nangka masak 3 biji sedang 45 Peach 1 buah besar 115 Sawo 1 buah sedang 55 Semangka 1 potong besar 150 Sirsak ½ gelas 60 Gula 1 sdm 13 Madu 1 sdm 15 Golongan VI: Susu 1.

Susu tanpa lemak 1 Makanan yang mengandung kalori penukar = 75 kalori / 7 gram protein / 10 gram karbohidrat Bahan Makanan Satuan Berat (g) Susu skim cair 1 gelas 200 Tepung susu skim 4 sdm 20 Yogurt Non fat 2/3 gelas 120 2. Susu rendah lemak 1 Satuan penukar = 125 kalori / 7 gram protein / 6 gram lemak / 10 gram karbohidrat Bahan makanan Satuan Berat (g) Keju 1 potong kecil 35 Susu kambing ¾ gelas 165 Susu sapi 1 gelas 200 Yogurt susu penuh 1 gelas 200 Yogurt 1 gelas 200 3.

Susu tinggi lemak 1 Satuan Penukar = 150 kalori / 7 gram protein / 10 gram lemak / 10 gram karbohidrat Bahan Makanan Satuan Berat (g) Susu kerbau ½ gelas 100 Tepung susu penuh 6 sdm 30 Golongan VII: Minyak 1 Satuan penukar = 50 kalori / 5 gram lemak 1. Lemak tidak jenuh Bahan Makanan Satuan Berat (g) Alpukat ½ buah besar 60 Kacang almond 7 biji 25 Margarin jagung ¼ sdt 5 Minyak bunga matahari ¼ sdt 5 Minyak jagung ¼ sdt 5 Minyak kedelai ¼ sdt 5 Minyak kacang tanah ¼ sdt 5 Minyak zaitun ¼ sdt 5 2.

Lemak jenuh Bahan Makanan Satuan Berat (g) Lemak babi 1 potong kecil 5 Mentega 1 sdm 15 Santan 1/3 gelas 40 Kelapa 1 potong kecil 15 Minyak kelapa ½ sdt 5 Minyak inti kelapa sawit 1 sdt 5 Golongan VIII: Makanan Tanpa Kalori • Agar-agar • Air kaldu makanan yang mengandung kalori Air mineral • Cuka • Gelatin • Gula alternatif, seperti aspartam dan sakarin • Teh • Kopi • Kecap Berapa banyak kalori yang kita butuhkan dalam sehari?

Jumlah kalori yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda, tergantung dari usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitasnya. Menurut Angka Kecukupan Gizi milik Kemenkes RI, berikut jumlah kebutuhan kalori berdasarkan usia: Kebutuhan kalori harian pada bayi dan anak-anak • Usia 0-6 bulan, dengan berat badan 6 kg dan tinggi badan 61: 550 kkal per hari • Usia 7-11 bulan, dengan BB 9 kg dan TB 71 cm: 725 kkal per hari • Usia 1-3 tahun, dengan BB 13 kg dan TB 91 cm: 1125 kkal per hari • Usia 4-6 tahun, dengan BB 19 kg dan TB 112 cm: 1600 kkal per hari • Usia 7-9 tahun, dengan BB 27 kg dan TB 130 cm: 1850 kkal per hari Kebutuhan kalori harian pada laki-laki • Anak 10-12 tahun, dengan BB 34 kg dan TB 142 cm: 2100 kkal per hari • Remaja 13-15 tahun, dengan BB 46 kg dan TB 158 cm : 2475 kkal per hari • Remaja 16-18 tahun, dengan BB 56 kg dan TB 165 cm: 2675 kkal per hari • Remaja dan dewasa 19-29 tahun, dengan BB 60 kg dan TB 168 cm: 2725 kkal per hari • Dewasa 30-49 tahun ke atas atau lansia: sekitar 2625 kkal per hari Kebutuhan kalori harian pada perempuan • Anak 10-12 tahun, dengan BB 36 kg dan TB 145 cm: 2000 kkal per hari • Remaja 13-15 tahun, dengan BB 46 kg dan TB 155 cm : 2125 kkal per hari • Remaja 16-18 tahun, dengan BB 50 kg dan TB 158 cm: 2125 kkal per hari • Remaja dan dewasa 19-29 tahun, dengan BB 54 kg dan TB makanan yang mengandung kalori cm: 2250 kkal per hari • Dewasa 30-49 tahun ke atas atau lansia: sekitar 2150 kkal per hari Ibu hamil membutuhkan energi tambahan untuk mendukung pertumbuhan janin sejak awal kehamilan.

Jumlah kalori tambahan tergantung pada usia kehamilannya. Hal ini berlaku juga bagi ibu menyusui. Kebutuhan kalori harian pada ibu hamil • Trimester 1: +180 kkal per hari • Trimester 2: +300 kkal per hari • Trimester 3: +300 kkal per hari Kebutuhan kalori harian pada ibu menyusui • 6 bulan pertama: +330 kkal per hari • 6 bulan kedua: +400 kkal per hari Cara menghitung kebutuhan kalori basal (KKB) Kebutuhan kalori basal adalah jumlah kalori dasar yang dibutuhkan untuk hidup tanpa melakukan aktivitas apa pun.

Jumlah kebutuhan kalori basal pada wanita dan pria memiliki perbedaan, dipengaruhi oleh perbedaan postur keduanya. Berikut ini cara menghitung kebutuhan kalori basal pada wanita dan pria: KKB untuk wanita = 25 kkal × BBI = 25 kkal × 58,5 = 1462,5 kkal KKB untuk pria = 30 kkal × BBI = 30 kkal × 58,5 = 1755 kkal Makanan yang mengandung kalori kebutuhan kalori total (KKT) Kebutuhan kalori total adalah jumlah kebutuhan kalori tubuh dengan jumlah kalori saat melakukan aktivitas fisik.

Ada tiga jenis aktivitas fisik, yakni : • Aktivitas ringan: membaca (10%), menyetir mobil (10%), kerja kantoran (10%), mengajar (20%), berjalan (20%). • Aktivitas sedang: melakukan pekerjaan rumah tangga (20%), jalan cepat (30%), bersepeda (30%). • Aktivitas berat: aerobik (40%), mendaki (40%), dan jogging (40%) Faktor koreksi (usia): • 40-59 tahun koreksi 5% • 60-69 tahun koreksi 10% • >70 tahun koreksi 20% Ambil contoh, kebutuhan kalori total pada seorang ibu rumah tangga berusia 42 tahun adalah: KKT = KKB + Aktivitas Fisik - Faktor Koreksi KKT = 1462,5 + (20% × 1462,5) - (5% × 1462,5) KKT = 1462,5 + 292,5 - 73,125 KKT = 1462,5 + 292,5 - 73,125 KKT = 1755 - 73,125 KKT = 1681,875 kkal Dengan berbagai rumus di atas, Makanan yang mengandung kalori sudah dapat menentukan kebutuhan kalori total Anda sendiri.

Hal ini bisa membantu Anda untuk mengatur pola makan demi mengecilkan lingkar pinggang dan mengatasi perut buncit. Ingat, menjalani diet bukan berarti menahan lapar tapi tetap makan dengan mengatur jumlah nutrisinya. Mengurangi 3500 kkal dapat menurunkan massa lemak hingga 0,5 kg.

Baca Juga: Makanan Sehat Rendah Lemak dan Kalori yang Baik untuk Diet Oleh karena itu, hindari mencoba diet jenis apa pun tanpa persiapan yang matang. Jika tidak dilakukan dengan benar, Anda malah bisa jatuh sakit atau bahkan berat badannya justru semakin naik. Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Mulai Bakar Kalori dengan Cara Makanan yang mengandung kalori Menyenangkan Melakukan berbagai gerakan olah tubuh dapat membakar kalori secara efektif, membuat sebagian orang mulai rutin berolahraga di studio Gymnastic atau melakukan diet.

Namun terlalu lelah bekerja setiap hari membuat Anda malas pergi ke pusat kebugaran. Lalu adakah cara lain untuk membakar kalori? Jawabannya adalah ada. Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan makanan yang mengandung kalori oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya. Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti.

Anda dapat membaca proses editorial makanan yang mengandung kalori di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app • Artikel Kesehatan Semua hal yang berhubungan dengan informasi kesehatan mulai dari informasi terbaru dunia kesehatan, tips kesehatan, hingga saran-saran untuk menuju hidup lebih sehat.

• Kesehatan Wanita • Kesehatan Pria • PENYAKIT A-Z • OBAT A-Z • HERBAL A-Z • FOBIA A-Z • Cari Dokter • Cari Rumah Sakit • KALKULATOR KESEHATAN • Kalkulator BMI • Kalkulator Kalori • Kalkulator Masa Subur (Ovulasi) • Cara Menghitung Usia Kehamilan • Kalkulator Berat Badan Ideal Ibu Hamil • Analisis Gejala Penyakit Masuk/ Daftar Terbit: 14 Maret 2019 - Diperbarui: 25 Maret 2021 Ditulis oleh: Rhandy Verizarie - Ditinjau oleh: Tim Dokter Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan kalori, bukan?

Terlebih bagi yang sedang dalam program penurunan berat badan, kalori seakan menjadi ‘musuh’ besar yang harus dihindari. Makanan adalah sumber kalori. Lantas, apa saja makanan yang mengandung kalori tinggi?

makanan yang mengandung kalori

Berapa angka kebutuhan kalori harian yang disarankan? Apa Itu Kalori? Kalori adalah satuan unit kandungan panas atau energi (kamus medis Medilexicon). Secara umum, kalori dapat diartikan sebagai energi yang dibutuhkan oleh tubuh agar dapat bekerja secara optimal. Makanan yang mengandung kalori bisa diperoleh dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Menariknya, kalori juga terdapat di dalam kandungan batu bara. Kalori terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu: • Kalori kecil (kal) • Kalori besar (Kal, Kkal) Setiap 1 (satu) kilokalori (Kkal) mengandung 1000 kalori kecil (kal).

Angka kecukupan kalori bergantung pada sejumlah faktor, seperti jenis kelamin, tinggi badan, usia, dan kualitas aktivitas fisik. Pria berumur 30 tahun tentunya memiliki kebutuhan kalori yang berbeda dengan wanita di usia yang sama, atau pria dengan usia jauh di atasnya. Daftar Makanan yang Mengandung Kalori Tinggi Hampir setiap makanan mengandung kalori, hanya kadarnya saja yang berbeda satu sama lain.

Kalori bukan merupakan zat, melainkan elemen penghasil energi yang dihasilkan oleh sejumlah zat, di antaranya, lemak, protein, dan karbohidrat. Fungsi kalori adalah peghasil energi bagi tubuh. Oleh sebab itu, tubuh memerlukan asupan kalori setiap hari. Berikut ini makanan yang mengandung kalori tinggi untuk konsumsi Anda sehari-hari agar tubuh senantiasa bertenaga.

1. Kacang-kacangan Kacang-kacangan adalah jenis makanan yang mengandung kalori tinggi. Bahkan untuk jenis kacang macadamia, jumlah kalorinya mencapai 201 kalori per 28 gram-nya.

Selain makanan yang mengandung kalori, jenis kacang-kacangan yang banyak mengandung kalori di antaranya: • Kacang mete (161 kalori) • Almond (162 kalori) • Kacang tanah (164 kalori) • Hazelnut (181 kalori) • Walnut (183 kalori) • Kacang pilus (188 kalori) • Pecan (199 kalori) 2.

Pisang Buah berbentuk lonjong dan berkulit kuning ini mengandung jumlah kalori yang cukup tinggi, yakni 89 Kkal untuk setiap 100 gram-nya. Pisang adalah sumber energi yang baik bagi tubuh. Di samping itu, pisang juga diperkaya oleh sejumlah zat lainnya seperti kalsium, fosfor, zat besi, dan potasium yang baik untuk kesehatan tubuh. 3. Mangga Makanan yang banyak mengandung kalori selanjutnya adalah mangga.

Buah yang sering dikonsumsi dengan cara dijadikan jus ini memiliki jumlah kalori 156 Kkal per 100 gram. Kendati begitu, konsumsilah mangga sewajarnya mengingat kandungan kalori tinggi di dalamnya, terlebih bagi Anda yang sedang diet menurunkan berat badan. 4. Kelapa Kelapa adalah makanan yang mengandung kalori tinggi, yakni 354 Kkal per 100 gram. Mengonsumsi kelapa yang menyegarkan ini tentu akan membuat tubuh Anda bertenaga. Tingginya kalori yang dikandung kelapa dikarenakan buah ini kaya akan lemak.

5. Alpukat Siapa yang tidak kenal buah satu ini? Apalagi sekarang sedang musimnya. Alpukat adalah buah yang mengandung kalori tinggi, yakni sekitar 332 Kkal per buahnya (201 gram). Kandungan lemak yang tinggi menjadi alasan mengapa buah satu ini merupakan salah satu sumber kalori terbaik yang bisa didapatkan.

Ingat, makan buah alpukat jangan terlalu berlebihan karena buah tersebut memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi. Bisa-bisa program diet Anda gagal total, bukan?

6. Kurma Buah yang rutin kita konsumsi saat bulan puasa ini juga merupakan makanan yang mengandung kalori. Pada setiap 100 gram kurma, terdapat 282 Kkal kalori. Mengonsusmi 3 biji kurma sudah mampu mencukupi kebutuhan kalori harian Anda. 7. Apel Apel yang memiliki kulit berwarna merah dan hijau ini dikenal akan kandungan vitamin dan mineralnya yang banyak. Kandungan serat yang tinggi juga menjadikan apel efektif untuk melancarkan pencernaan. Apel juga mengandung kalori di dalamnya, yakni sekitar 52 Kkal per 10 gram.

8. Pir Banyak dari Anda yang gemar mengonsumsi buah yang satu ini. Nah, jangan salah. Buah pir juga termasuk makanan yang mengandung banyak kalori di dalamnya. Setiap 100 gram pir diklaim mengandung sekitar 58 kalori besar (Kkal). Banyaknya kalori yang dihasilkan oleh buah pir didasari fakta bahwa buah berkulit hijau ini diperkaya dengan lemak, bahkan 83 persen dari total kandungan buah pir adalah lemak. Buah pir cocok untuk menambah energi, tapi rasanya kurang sesuai jika dikonsumsi oleh Anda yang tengah diet menurunkan berat badan.

9. Fast Food Tak bisa dipungkiri lagi, makanan cepat saji ( fast food) adalah sumber kalori terbanyak. Makanan-makanan seperti hamburger, hot dog, kebab, dan kentang goreng bisa mengandung 800-1000 kalori, lho. Itu sebabnya, makanan seperti ini sangat dihindari oleh mereka para pejuang diet.

Bagi Anda yang memerlukan banyak energi, tak ada salahnya mengonsumsi makanan-makanan tersebut, asal harus tetap sewajarnya saja, ya. Sering mengonsumsi fast food juga tidak baik bagi kesehatan tubuh. 10.

Cokelat Cokelat mengandung tak kurang dari 580 kal kalori per 100 gram-nya. Ini jika kandungan biji cokelat dalam produk cokelat yang Anda makan mencapai 85 persen atau lebih. Kandungan kalori dalam cokelat terbilang tinggi, namun makanan yang mengandung kalori ini banyak manfaatnya bagi tubuh, seperti: • Melancarakan sirkulasi darah • Memperbaiki mood • Menambah gairah seksual 11. Ikan Makanan laut ikan setidaknya mengandung 350 kal untuk setiap 100 gram.

Selain penghasil energi bagi tubuh, manfaat ikan bagi kesehatan antara lain sebagai anti-inflamasi, dan merawat fungsi saraf dan otak. Ini karena ikan juga diperkaya oleh kandungan asam lemak omega-3, protein, kalsium, vitamin D, dan DHA.

12. Roti Anda suka mengonsumsi roti saat sarapan? Makanan satu ini juga merupakan jenis makanan yang mengandung kalori, yakni mencapai 100 kal untuk setiap lembarnya. Mengombinasikan roti dengan selai seperti selai kacang tentu akan semakin menambah jumlah kalori di dalamnya. 13. Es Krim Es krim memang lezat dan menyegarkan. Di samping itu, kandungan kalori pada es krim juga tergolong tinggi, yakni mencapai 350 kalori. Ini karena es krim terbuat dari sejumlah bahan yang memang berpotensi menghasilkan banyak kalori, seperti susu dan gula.

Ada alternatif jenis es krim lainnya yang lebih rendah kalori dan menyehatkan yang bisa Anda konsumsi, misalnya es krim berbahan dasar santan.

Jangan khawatir karena rasanya tak kalah lezat dibandingkan dengan es krim berbahan dasar susu sapi. 14. Minuman Bersoda Bagi Anda yang gemar mengonsumsi minuman bersoda, di balik kesegaran yang ditawarkannya, minuman ini menghasilkan jumlah kalori 130 untuk setiap botol atau kaleng.

Minuman bersoda memang menyegarkan, namun selebihnya tidak ada manfaat berarti yang bisa didapatkan dengan mengonsumsinya. Justru, mengonsumsi minuman bersoda berpotensi menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan di masa mendatang, seperti diabetes, sindrom metabolik, bahkan penyakit jantung.

Kurangi minum minuman makanan yang mengandung kalori. Anda bisa menggantinya dengan minuman yang tak kalah menyegarkan seperti sparkling water. 15. Cereal Bars Banyak dari Anda yang suka mengonsumsi cereal bars. Makanan in merupakan makanan yang mengandung kalori sehingga sering disebut sebagai makanan penambah energi.

Cereal bars mengandung sekitar 150 kalori untuk setiap kemasannya. 16. Mi Instan Ini dia makanan yang menjadi primadona bagi banyak orang, mungkin termasuk Anda salah satunya. Mi instan, di samping mudah dibuat dan nikmat dikonsumsi, juga mengandung kalori, yakni 380 kalori per kemasannya. Jumlah makanan yang mengandung kalori tergolong tinggi dan isa menimbulkan dampak negatif jika sering dikonsumsi. 17. Daging Semua setuju kalau daging adalah makanan berkalori tinggi.

Setiap jenis daging memiliki kadar kalori yang berbeda. • Daging dapi, memiliki 304 kal • Daging kambing, memiliki 303 kal • Daging ayam, memiliki 179 – 219 kal • Daging bebek, memiliki 286 kal 18. Nasi Goreng Nasi goreng yang dapat kita temukan di berbagai restoran maupun kedai kaki lima ini adalah makanan yang mengandung kalori tinggi. Bahkan, nasi goreng yang digoreng dengan sedikit minyak pun masih mengandung sekitar 600 kalori per porsinya.

Lezat dan mengenyangkan, sebaiknya tetap mengonsumsi nasi goreng sewajarnya saja. 19. Gorengan Kalau makanan yang satu ini, cocok sekali dijadikan camilan di watu senggang, dan sepertinya hampir semua dari Anda pernah atau sering menjadikan gorengan sebagai camilan di sela-sela aktivitas sehari-hari.

makanan yang mengandung kalori

Perlu diingat, gorengan adalah makanan tinggi kalori. Jika dikonsumsi secara sering, gorengan dapat memberikan efek negatif bagi kesehatan tubuh Anda. 20. Nasi Makanan wajib bagi masyarakat Indonesia ini mengandung banyak kalori. Tak heran, sehabis mengonsumsi nasi, tubuh kita seakan kembali bertenaga. Satu porsi nasi memiliki tak kurang dari 124 kalori.

Jumlah tersebut tergolong tinggi sehingga orang-orang yang sedang menurunkan berat badan kerap menghindari konsumsi nasi secara berlebihan. 21. Mayones Anda yang suka makan salad atau makanan cepat saji pasti sudah tidak asing lagi dengan produk mayones. Mengonsumsi fast food ditambah mayones akan meningkatkan jumlah kalori di dalam tubuh Anda.

Hal in karena mayones adalah makanan yang mengandung kalori tinggi. Dua sendok makan mayones saja sudah menghasilkan tak kurang dari 180 kalori. 22. Granola Granola adalah makanan yang terdiri dari campuran kacang-kacangan, oat, buah kering, minyak, madu, dan sejumlah zat pemanis lainnya.

Kombinasi tersebut menjadikan granola sebagai salah satu jenis makanan kalori tinggi. Satu porsi granola menghasilkan 597 kalori. Meskipun granola cocok untuk dijadikan sumber penambah energi, agaknya makanan ini tidak cocok jika dikonsusmi oleh mereka yang sedang berjuang menurunkan berat badan.

23. Susu Sudah pasti susu adalah contoh pangan yang banyak mengandung kalori. Setiap makanan yang mengandung kalori susu mengandung kalori yang bisa dikatakan tinggi: • Susu bubuk (600 kalori) • Buttermilk (152 kalori) • Whole milk (149 kalori) *jumlah di atas berlaku untuk 1 gelas susu 24. Keripik Kentang Keripik kentang adalah salah satu jenis camilan yang banyak dikonsumsi orang. Di balik rasanya yang nikmat, keripik kentang memiliki nilai kalori yang tinggi, sekitar 158 kal per kemasan.

Anda yang tak ingin berat badannya naik, baiknya kurangi konsumsi keripik kentang untuk camilan. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan yang tentunya lebih sehat dan rendah kalori. 25. Quinoa Kinoa atau quinoa adalah makanan yang banyak dikonsumsi oleh pelaku diet karena dinilai lebih bergizi ketimbang nasi putih. Anggapan tersebut memang tidak salah. Tapi, tahukah Anda jika quinoa juga merupakan makanan yang banyak mengandung kalori?

Ya, satu gelas quinoa mengandung tak kurang dari 222 kalori. Jadi, mengonsumsinya secara berlebihan juga tidak sepenuhnya baik, ya. Berapa Angka Kebutuhan Kalori Harian Anda?

Seperti yang tadi dijelaskan, angka kebutuhan kalori tiap orang berbeda-beda. Ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti jenis kelamin, usia, berat badan, hingga aktivitas fisik sehari-hari.

Mengetahui angka kebutuhan kalori harian menjadi penting, agar Anda bisa menentukan sebebrapa besar porsi dan jenis makanan yang idealnya dikonsumsi. Ingat, kekurangan kalori adalah hal yang tidak baik, pun demikian jika tubuh kelebihan kalori. Lalu, bagaimana cara mengetahui angka kebutuhan kalori harian Anda?

Doktersehat.com punya kalkulator untuk menghitung angka kebutuhan kalori harian. Selengkapnya klik disini. Itu dia informasi mengenai makanan yang mengandung kalori tinggi. Selalu imbangi aktivitas keseharian Anda dengan berolahraga sehingga jumlah kalori di dalam tubuh tetap ideal.

Semoga bermanfaat! Informasi Terbaru • Peningkatan Tekanan Intrakranial: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan • 12 Manfaat Totok Wajah untuk Kecantikan dan Kesehatan • Mata Juling pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasinya • Hepatitis Akut: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahan • 18 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan, Cegah Maag hingga Anemia
Kalori adalah salah satu zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Dalam melakukan aktivitas sehari-hari, tubuh membutuhkan kalori agar dapat melakukan berbagai macam aktivitas.

Ibarat mobil, kalori itu adalah bahan bakar yang membuat mobil tersebut dapat memiliki tenaga makanan yang mengandung kalori berjalan. Manusia sendiri rata – rata membtuhkan 2000 kalori sehari untuk melakuukan berbagai macam aktivitas. Jumlah ini tergantung dari kondisi tubuh dan kondisi aktivitas itu sendiri.

Tidak semua jenis makanan mengandung jumlah kalori yang baik, karena jika berlebihan akan berbahay. Untuk itu kita harus mengetahui jenis makanan yang memiliki kalori tinggi agar bisa mengatur asupan kalori sehari-hari, berikut ini diantaranya : MAKANAN ALAMI Walaupun memiliki kadar nutrisi, vitamin, dan mineral yang sangat baik bagi tubuh, namun ternyata buah-buahan menjadi penyumbang asupan kalori yang tinggi.

Tercatat banyak jenis buah yang harus anda perhatikan konsumsinya agar kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebihan. Berikut ini buah-buahan yang memiliki kalori tinggi : 1. Pisang (89 Kkal, per 100 gram) Memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti potasium, fosfor, kalsium dan zat besi serta vitamin lainnya, ternyata satu buah pisang memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi.

2.

makanan yang mengandung kalori

Kurma (282 Kkal, per 100 gram) Buah kecil dan manis dari timur tengah ini memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi. Rasanya yang manis dan mengandung banyak sekali gula adalah penyebab dari tingginya kalori yang terkandung di dalam buah kurma ini. Mungkin tidak akan merasa kenyang dengan memakan 3 buah kurma, namun percayalah, kalori dari 3 buah kurma sudah cukup bagi anda. 5. Kelapa (354 Kkal, per 100 gram) Kelapa merupakan buah yang sangat menyegarkan, anda pasti menyukai buah yang satu ini.

Namun ternyata, kelapa merupakan buah dengan kadar kalori yang tinggi. Kalori ini diperoleh dari tingginya kadar lemak yang terdapat pada buah ini.

6. Mangga (156 Kkal, per 100 gram) Manis, legit, bernutrisi ini termasuk buah-buahan dalam makanan 4 sehat 5 sempurna. Buah yang memiliki daging berwarna oranye ini sangatlah menarik untuk dikonsumsi setiap hari namun, hati-hatilah dengan kandungan kalorinya.

7. Pir (58 Kkal, per 100 gram) Fakta mengejutkan, bahwa 96 persen dari daging buah pir adalah lemak. Hal ini berarti pir juga merupakan salah satu buah dengan kadar kalori yang tinggi.

Hal ini berarti tidak cocok menjadi makanan penurun berat badan, yang akan mengganggu proses diet yang sedang dilakukan. 8. Blueberry (38 Kkal, per 100 gram) 83% dari buah yang manis dan enak ini merupakan lemak. Hal ini disebabkan karena kandungan gula yang tersimpan pada blueberry ini sangatlah tinggi, sehingga berimbas pada kandungan kalori yang terdapat pada buah ini.

Janganlah terlalu sering mengkonsumsi buah ini apabila anda ingin menjaga asupan kalori per harinya. 9. Raspberry (52 Kkal, per 100 gram) Sama seperti blueberry, buah ini juga memiliki kandungan lemak yang tinggi, yang dihasilkan oleh adanya gula.

Namun kadarnya lebih rendah dari pada blueberry, yaitu hanya sekitar 60an persen saja lemak yang terkandung dalam buah ini. Namun tetap saja harus mengontrol konsumsi buat yang manis ini. 10. Apel (52 Kkal, per 100 gram) Buah ini adalah buah yang menyegarkan dan kaya akan vitamin makanan yang mengandung kalori mineral yang diperlukan oleh tubuh, bahkan dikonsumsi sebagai makanan untuk diet sehat.

Namun demikian, ternyata apel juga memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Apabila anda ingin tetap rutin mengkonsumsi buah ini, jagalah pola makan anda agar anda tidak kelebihan kalori. 11. Kacang -Kacangan dan Biji-Bijian Sama seperti buah-buahan, walaupun kacang dan biji-bijian memiliki banyak manfaat dari segi nutrisi. Selain vitamin dan mineral bagi tubuh, ternyata kacang dan makanan yang mengandung kalori -bijian memiliki kalori yang tinggi dan sangat berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Jenis kacang dan biji-bijian ini ternyata sanggup menghasilkan 719 kalori untuk 100 gramnya. PRODUK OLAHAN Produk olahan ini mengacu kepada berbagai produk – produk makanan makanan yang mengandung kalori merupakan olahan, baik itu diolah oleh pabrik, ataupun masakan rumahan yang sehari – hari kita konsumsi. Banyak dari produk – pproduk olahan ini yang memiliki kalori tinggi, sehing disarankan agar tidak terlalu sering mengkonsumsi produk – produk olahan ini. Berikut produk – produk olahan yang memiliki kalori yang tinggi : 1.

Minyak Lemak Hewani Minyak, merupakan penyumbang terbesar tingginya kalori dari makanan olahan yang biasa kita konsumsi. Hampir semua makanan membutuhkan minyak yang berasal dari lemak hewani untuk keperluan memasak, baik dalam jumlah sedikit, maupun banyak. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa 100 gram minyak ini mengandung 902 kalori.

Banyak sekali bukan? 2. Minyak sayur Minyak sayur merupakan minyak yang diperoleh dari lemak nabati. Sesehat apapun itu, tetap saja itu adalah minyak. Minyak memiliki kandungan lemak yang tinggi, dan minyak sayur ini memiliki kalori sebanyak 884 kalori per 100 gram nya.

3. Keripik kentang Anda sering mengkonsums keripik kentang? Pernahkah anda melihat tabel asupan gizi pada bagian belakng kemasan? Kerpik kentang mampu menghasilkan lebih dari 160 kalori hanya untuk beberapa keping saja. Hal ini disebabkan karena prosesnya yang digoreng, membuat lemak pada makanan enak ini meningkat drastis.

makanan yang mengandung kalori

4. Kentang goreng Tidak berbeda jauh dengan keripik kentang, kentang goreng juga menjadi makanan dengan tingkat kalori yang tinggi. Walaupun tidak setinggi nasi putih biasa, namun proses penggorengan dari kentang ini menambah kadar lemak dan pada akhirnya menambah kadar kalori yang ada pada makanan ini.

5. Dressing salad Pernahkah anda menyantap salad? Apa saja dressing yang digunakan untuk salad anda? Mayo, thousand island, mustard? Ketiga dressing salat tersebut memiliki kadar kalori yang sangat tinggi, karena terbuat dari susu, yang notabene adalah lemak hewani.

100 gram dai dressing salad ini sama dengan 631 kalori bagi tubuh. 6. Es krim Produk ini sudah jelas memiliki lemak yang tinggi. Selain karena terbuat dari susu, es krim juga makanan yang mengandung kalori tambahan bahan lainnya, seperti gula.

Penambahan bahan-bahan ini membuat 2 scoop es krim sedang memiliki kadar kalori yang makanan yang mengandung kalori tinggi bagi anda. 7. Nasi goreng Nasi yang digoreng. Walupun tidak menggunakan banyak minyak, namun kalori yang dihasilkan dari makanan yang merakyat dan lezat ini sangatlah tinggi.

satu porsi nasi goreng kurang lebih mengandung 600 – an kalori. 8. Junk food dan fast food Sudah tidak perlu diperjelas, bahaya makanan cepat saji memiliki kadar lemak yang sangat tinggi dan berbahaya juga bagi kesehatan tubuh anda. satu jenis junk food, seperti burger dengan ukuran besar mengandung kalori sebesar 400 kalori.

9. Gorengan Merupakan jajanan murah yang digemari masyarakat, untuk sekedar mengganjal perut. Sudah pasti bahaya mengkonsumsi gorengan ini karena kandungan kalori pada makanan ini menjadi sangat tinggi.

10. Soda Soda biasanya memiliki kandungan gula yang sangat tinggi untuk menghilangkan rasa pahit dari soda itu sendiri. Dapat dibayangkan jumlah gula yang digunakan untuk membuat minuman soda tersebut menjadi sangat manis. Tentulah membuat kandungan kalorinya menjadi sangat tinggi. Soda juga merupakan salah satu pemicu terjadinya obesitas di kalangan masyarakat.

11. Susu kental manis Jangan samakan susu kental manis dengan susu sapi asli. Susu kental manis jauh berbeda terutama dari kadar nutrisi yang dikandungnya.

Selain itu, susu kental manis juga memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Disarankan anda tidak perlu mengkonsumsi susu kental manis ini, karena kalorinya yang sangat tinggi. 12. Aneka Kue Tart Siapa yang tidak suka dengan kue? Dengan berbagai campuran bahan yang manis yang menarik membuat makanan ini sangat digemari oleh banyak orang. Namun begitu, kadar kalorinya pun akan menjadi sangat tinggi.

Dibuat dengan bahan-bahan yang memiliki kadar gula dan lemak yang tinggi, seperti susu, gula, mentega, dan susu kental manis. 13. Masakan mengandung santan dan minyak Makanan lain yang menjadi penyumbang kalori tertinggi adalah semua masakan yang mengandung minyak dan santan. Rendang dan gulai adalah beberapa contoh masakan yang menganduk kalori yang tinggi. Celakanya, banyak masakan khas Indonesia makanan yang mengandung kalori menggunakan minyak dan santan, maka hal ini harus dikontrol.

Kalori bisa diperoleh dari berbagai macam jenis makanan yang dikonsumsi. Namun demikian, kelebihan kalori dapat menyebabkan dampak negative bagi tubuh kita. Kalori yang tidak terbakar oleh aktivitas akan mengendap dan tertimbun di dalam tubuh, dan menjadi tumpukan lemak yang akan sangat berbahaya apabila sudah terlalu banyak.

Agar tidak terjadi hal seperti diatas, maka kita harus memperhatikan asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Recommended Post • Usai Libur Panjang, Ini 6 Persiapan Untuk Memulai Diet Lagi • Usai Lebaran, Begini 3 Cara Hilangkan Lemak Perut Dengan Cepat • Apakah Hepatitis Misterius di Indonesia Terkait Covid-19 dan Vaksinnya? • 3 Tips Berkeringat Lebih Banyak Saat Berolahraga Cepat • Hepatitis Akut Sebabkan 3 Anak Meninggal, Masyarakat Perlu Waspadai Gejalanya!

Merdeka.com - Meski sebagian besar orang menginginkan untuk menurunkan berat badan karena masalah kelebihan berat, namun ada sebagian lain yang membutuhkannya. Orang-orang ini kekurangan asupan gizi yang mana membuat tubuh mereka begitu kurus. Beberapa kesulitan menaikkan berat badan meski sudah berusaha makan sebaik mungkin. Namun tahukah Anda, alih-alih berusaha makan segala jenis makanan manis dan berlemak dengan tujuan mempercepat kenaikan berat badan, Anda justru dapat membuat kesehatan Anda terganggu.

Rumus kenaikan berat badan cukup sederhana: konsumsi makanan yang mengandung kalori banyak kalori daripada yang Anda bakar. Jika Anda memiliki metabolisme atau olahraga yang tinggi, Anda mungkin mengalami kekurangan kalori jika tidak makan untuk memenuhi kebutuhan Anda. BACA JUGA: Makin Mesra dan Kompak, Intip Momen Rizky Febian dan Mahalini Kenakan Baju Adat Bali 40 Parikan Lucu yang Menghibur dan Bikin Ketawa, Akrabkan Suasana Jika Anda tidak tahu berapa banyak kalori yang Anda bakar per hari, gunakan kalkulator kalori online untuk mengetahuinya.

Selanjutnya, buat rencana diet yang melebihi nilai itu. Oleh sebab itu, merdeka.com menyarankan untuk tetap mengonsumsi makanan tinggi kalori yang aman dan sehat dan secara spesifik membantu menaikkan berat badan Anda. Berikut daftar makanan tinggi kalori yang aman dikonsumsi: BACA JUGA: 6 Resep Muffin Oatmeal Praktis dan Lezat, Camilan Sehat Saat Diet Telah Melahirkan, Ini 4 Momen Perjalanan Kehamilan Jessica Iskandar Susu menawarkan campuran lemak, karbohidrat, dan protein.

Ia juga merupakan sumber vitamin dan mineral, termasuk kalsium. Kandungan protein dalam susu menjadikannya pilihan yang baik bagi orang yang mencoba membangun otot. Satu studi menemukan bahwa setelah latihan ketahanan, minum susu skim membantu membangun otot lebih efektif daripada produk berbasis kedelai.

Bagi siapa pun yang ingin menambah berat badan, susu dapat ditambahkan ke makanan sepanjang hari. 2. Beras Secangkir nasi mengandung sekitar 200 kalori, dan juga merupakan sumber karbohidrat yang baik, yang berkontribusi pada penambahan berat badan.

Banyak orang merasa mudah untuk memasukkan beras ke dalam makanan yang mengandung protein dan sayuran. 3. Daging Merah Mengonsumsi daging merah telah terbukti membantu membangun otot dan menambah berat badan. Steak mengandung leusin dan creatine, nutrisi yang memainkan peran penting dalam meningkatkan massa otot.

Steak dan daging merah lainnya mengandung protein dan lemak, yang meningkatkan berat badan. BACA JUGA: Pengertian Ilmu Komunikasi, Ketahui Kegunaan dan Prospek Kerjanya Mengenal Daddy Issues, Ketahui Dampak dan Cara Mengatasinya Satu studi menemukan bahwa menambahkan daging merah tanpa lemak ke dalam diet 100 wanita berusia 60-90 membantu mereka menambah berat badan dan meningkatkan kekuatan sebesar 18 persen saat menjalani pelatihan ketahanan.

4. Roti Gandum Roti ini mengandung karbohidrat kompleks, yang dapat meningkatkan berat badan. Beberapa juga mengandung biji, yang memberikan manfaat tambahan. BACA JUGA: 35 Kata-kata Malam Minggu Kelabu yang Wakili Jiwa Kesepian 5 Cara Membuat Sambal Pecel Ala Rumahan, Mudah Dipraktikkan 6. Cokelat Hitam Cokelat hitam adalah makanan tinggi lemak dan tinggi kalori. Ini juga mengandung antioksidan. Seseorang yang ingin menambah berat badan harus memilih cokelat yang memiliki kandungan kakao setidaknya 70 persen.

7. Ikan Salmon Seperti daging merah, salmon dan ikan berminyak adalah sumber protein yang sangat baik dan lemak sehat yang penting. Dari semua nutrisi yang diberikan salmon dan ikan berminyak, asam lemak omega-3 adalah yang paling signifikan dan terkenal. Mereka menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan Anda dan melawan penyakit.

Hanya satu fillet salmon 6 ons (170 gram) memberikan sekitar 350 kalori dan 4 gram lemak omega-3. Sajian yang sama mengemas 34 gram protein berkualitas tinggi, membantu Anda membangun otot atau menambah berat badan.

BACA JUGA: 4 Potret Ine Dewi Pemain Pelangi untuk Nirmala dalam Balutan Hijab, Banjir Makanan yang mengandung kalori 6 Cara Menghadapi Ketidakpastian yang Membuat Stres dan Down, Lakukan Hal Ini 8. Telur Telur adalah sumber protein, lemak sehat, dan nutrisi lainnya.

Sebagian besar nutrisi terkandung dalam kuning telur. 9. Alpukat Alpukat sarat dengan lemak sehat. Tidak seperti buah utuh lainnya, alpukat cukup padat kalori dan karenanya merupakan makanan yang baik untuk membantu Anda menambah berat badan.

Hanya satu alpukat besar menyediakan sekitar 322 kalori, 29 gram lemak dan 17 gram serat. Alpukat juga kaya akan vitamin, mineral, dan berbagai senyawa tanaman bermanfaat. 10. Keju Keju telah menjadi makanan pokok selama berabad-abad.

Seperti cokelat hitam, tinggi kalori dan lemaknya. Jika Anda memakannya dalam jumlah yang lebih banyak, itu juga merupakan sumber protein yang sangat baik. 11. Legum atau Kacang-kacangan Legum, seperti lentil, kacang dan buncis, semuanya mengandung protein, serat, dan kalori dalam jumlah yang baik. Kacang hitam, misalnya, membungkus sekitar 227 kalori dan masing-masing 15 gram protein dan serat dalam 1 gelas matang (172 gram).

Kacang- kacangan juga umumnya mengandung vitamin dan mineral penting, termasuk folat, magnesium, zat besi, seng, dan kalium. 12. Ubi Jalar Ubi jalar adalah sayuran berpati populer yang disukai karena warnanya yang cerah, rasa yang lezat, dan profil nutrisi bintang.

Mereka tinggi kalori dan serat, ditambah sejumlah vitamin, mineral, dan antioksidan penting. Satu cangkir (200 gram) ubi jalar yang dimasak mengandung 180 kalori dan 6,5 gram serat 13.

Pisang Pisang sarat dengan serat makanan, kalium, protein, vitamin A, vitamin C, folat, dan lemak sehat. Satu pisang ukuran sedang (118 g) menyediakan 105 kalori energi dan 27 g karbohidrat.

Sebuah studi yang dilakukan pada pengendara sepeda pria menunjukkan bahwa konsumsi pisang membantu meningkatkan tingkat energi. 14. Kentang Menambahkan kentang ke hidangan apapun adalah cara hemat biaya untuk menambah lebih banyak kalori dalam diet Anda. Kentang dan sayuran bertepung lainnya kaya akan karbohidrat. Studi menunjukkan bahwa asupan makanan kaya karbohidrat bersama dengan suplemen protein membantu membangun massa otot.

15. Paha Ayam Jika Anda mencari makanan berkalori tinggi untuk menambah berat badan, cobalah paha ayam alih-alih bagian dadanya. Paha ayam sarat dengan protein, vitamin, dan mineral. 16. Minyak Kelapa Minyak kelapa telah makanan yang mengandung kalori perhatian yang signifikan di dunia kesehatan berkat efeknya yang bermanfaat pada segala hal mulai dari kadar kolesterol hingga fungsi otak.

Karena kaya akan kalori, ini juga dapat membantu Anda menambah berat badan. Faktanya, makanan yang mengandung kalori porsi 1 sendok makan (15 ml) minyak kelapa berisi 116 kalori dan 13,5 gram lemak. 1 Oplas Dinilai Berhasil, 5 Potret Lucinta Luna di Malaysia Dipuji Bak Boneka Barbie 2 4 Cara Mudah untuk Mengawali Hari dengan Lebih Bugar dan Bertenaga 3 Selamat!

Jessica Iskandar Melahirkan Anak Kedua, Wajah Sang Bayi Bikin Penasaran 4 Cantik dan Menggemaskan Salima Anak Wishnutama & Gista Putri Liburan di Luar Negeri 5 Innalillahi Waina Ilaihi Rajiun, Sang Raja Dangdut Rhoma Irama Makanan yang mengandung kalori Selengkapnya
Idulfitri atau Lebaran adalah momen yang dirayakan setiap tahunnya, tak terkecuali di masa pandemi COVID-19. Momen ini tak hanya diwarnai dengan silaturahmi, tetapi juga makan-makan hidangan khas nan lezat.

Nah, mengingat kebanyakan hidangan Lebaran itu tinggi kalori, mari, kita cari tahu kandungan kalori makanan khas Lebaran yang biasa menghiasi meja makan.

Yuk, intip daftarnya! ilustrasi ketupat sayur pedas (commons.wikimedia.org/M Joko Apriyo Putro) Ketupat, atau ada yang menyebutnya kupat, rasanya merupakan makanan paling khas dari Lebaran. Ketupat terbuat dari beras yang dibungkus anyaman daun kelapa. Dalam satu buah ketupat berukuran besar (280 gram), kandungan kalorinya bisa mencapai 400-500 kkal. Kalau kamu makan ketupat saja tiga kali dalam sehari, maka sumber energi yang telah dipenuhi adalah sebesar 65-69 persen dari kebutuhan energi orang dewasa yaitu sebesar 2.150 kkal.

Padahal, itu belum termasuk lauk, sayur, dan camilan lainnya. Perlu diingat, 2.150 kkal itu kebutuhan energi umum orang dewasa. Bila memiliki aktivitas lebih berat dan adanya kondisi khusus, misalnya sedang sakit, pastinya kebutuhannya lebih banyak atau tak sama. ilustrasi lontong dan satai (commons.wikimedia.org/Dietrich Ayala) Tidak jauh berbeda dengan ketupat, lontong juga merupakan olahan beras, yang membedakan hanyalah pembungkusnya, yaitu menggunakan daun pisang.

Perhitungan kalori pada lontong sama dengan ketupat karena bahan bakunya sama. Dalam satu buah lontong (biasanya dipotong jadi sembilan potong) dengan berat sekitar 90 gram, mengandung kalori kurang lebih 140 kkal.

Baca Juga: 7 Penyebab Berat Badan Malah Naik walau Sudah Berpuasa ilustrasi opor ayam (commons.wikimedia.org/Sakurai Midori) Opor ayam juga merupakan menu yang sering dihidangkan saat Lebaran.

Bisanya opor ayam dijadikan lauk pendamping ketupat maupun lontong. Dalam penghitungan oleh Nutrisurvey tahun 2007, dalam satu penyajian opor ayam dengan berat daging ayam 50-75 gram, kandungan kalorinya adalah sekitar 210-280 kkal. Sementara itu, kandungan natriumnya bisa mencapai 150 mg (untuk orang-orang dengan hipertensi terdapat batasan natrium di bawah 1.200 mg).

Cukup besar, ya? Bayangkan jika kamu makan lebih banyak dari porsi itu ditambah ketupat berukuran besar, belum lagi momen Lebaran biasanya diwarnai berkunjung ke rumah tetangga makanan yang mengandung kalori saudara, yang mana ini bisa membuat frekuensi makan bertambah.

Jadi, tak heran kalau setelah Lebaran berat badan naik dan/atau mengalami tekanan darah tinggi. ilustrasi rendang (IDN Times/Nurulia R. Fitri) Tentunya kamu tahu, dong, betapa menggugah selera olahan daging sapi yang satu ini? Dilansir Nilaigizi, dalam 100 gram rendang daging sapi mengandung kalori sekitar 193 kkal, dengan lemak kurang lebih 7,9 gram. Jumlah kalori sebanyak itu mungkin masih normal, tetapi bisa jadi masalah bila dalam satu hari lauk yang kita makan tidak bervariasi.

Misalnya makan rendang seharian dengan porsi berlebih, tentunya bisa berdampak pada kelebihan lemak atau natrium yang nantinya bisa membuat kadar kolesterol melonjak, atau tekanan darah bisa naik. ilustrasi sambal goreng kentang (commons.wikimedia.org/Iqro Rinaldi) Sambal goreng kentang dan hati juga merupakan salah satu menu Lebaran yang banyak ditemui.

Dilansir FatSecret, seporsi sambal goreng kentang dan hati mengandung sekitar 168 kalori, dengan rincian 46 persen lemak, 46 persen karbohidrat, dan 8 persen protein. Misalnya bila menggunakan hati ayam, terdapat kandungan makanan yang mengandung kalori.

Dalam 100 gram hati ayam mengandung sekitar 200 mg purin yang berpotensi menyebabkan asam urat. Tidak hanya hati ayam, jenis jeroan lainnya dan seafood juga memiliki kadar purin yang tinggi.

ilustrasi sayur lodeh (flickr.com/Choo Yut Shing) Sayur lodeh makanan yang mengandung kalori olahan sayur bersantan. Karena santan merupakan sumber lemak, jadi kamu yang punya riwayat kolesterol tinggi, jantung, dan gangguan hati baiknya berhati-hati. Jangan sampai organ tubuh bekerja lebih berat karena asupan lemak berlebihan. Dilansir Medical News Today, santan memang menawarkan manfaat kesehatan bila dikonsumsi dalam batas wajar.

Namun, konsumsinya secara berlebihan bisa menimbulkan masalah. Santan mengandung kalori dan lemak yang tinggi, sehingga asupannya yang terlalu banyak dan pola makan tinggi karbohidrat dapat menyebabkan berat badan naik. Selain itu, santan juga mengandung karbohidrat yang dapat difermentasi.

Ini bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti diare atau sembelit pada orang-orang dengan sindrom iritasi usus besar. Menurut FatSecret, terdapat 162 kalori dalam sayur lodeh (satu mangkuk), dengan rincian 50 persen lemak, 34 persen karbohidrat, dan 16 persen protein. ilustrasi kue putri salju (flickr.co/Mira Pangkey) Kue kering bertabur gula halus ini memiliki rasa manis dan gurih, membuat banyak orang menyukainya.

Namun, dari tampilannya saja sudah terlihat jelas bahwa makanan ini mengandung tinggi gula. Dilansir FatSecret, terdapat 60 kalori dalam satu porsi kue putri salju (12 gram), dengan rincian 60 persen lemak, 33 persen karbohidrat, dan 8 persen protein. Pengolahan kue kering biasanya menggunakan gula dan margarin. Maka dari itu, kue kering seperti putri salju identik dengan tingginya kandungan gula dan natrium.

Jadi, bagi yang punya riwayat gula darah tinggi atau diabetes, konsumsi kue-kue manis harus dibatasi, atau lebih baik lagi dihindari. Menurut keterangan dari Kementerian Kesehatan RI, asupan gula ideal adalah 50 gram per hari. ilustrasi kue nastar (pixabay.com/shirleysavitri) Sama halnya dengan kue putri salju, kue nastar juga memiliki kandungan gula yang tinggi.

Dalam olahannya, selai nanas dalam nastar diolah dengan gula yang cukup banyak. Dilansir Nilaigizi, dalam satu buah (10 gram) nastar mengandung kalori sebesar 40 kkal. Jika mengonsumsi 5 buah, maka jumlahnya sudah melebihi satu porsi nasi 100 gram (180 kkal). Maka dari itu, batasi konsumsi kue-kue Lebaran, ya! Itulah beberapa gambaran kandungan kalori makanan khas Lebaran. Memang banyak yang jadi favorit apalagi bila dinikmati dengan orang-orang tersayang, plus Lebaran cuma momen sekali dalam setahun.

Akan tetapi, demi mencegah masalah kesehatan yang tak diinginkan, baiknya makanlah dengan bijak dan tidak berlebihan. Baca Juga: Hati-hati, Ini 7 Penyakit Paling Umum yang Mengintai Selepas Lebaran! Berita Terpopuler • Daftar Tanggal Merah Desember 2022: Libur Natal • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 9 Potret Atta Halilintar di Singapura, Berlibur sambil Momong Anak! • 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • Hari Keberuntungan Tiap Zodiak di Bulan Mei 2022, Mohon Dicatat ya!
• [ April 6, 2022 ] Profil Negara Ukraina (Ukraine) Profil Negara • [ March 24, 2022 ] Profil Negara Jerman (Germany) Profil Negara • [ March 20, 2022 ] Negara-negara Anggota G20 (Group of Twenty) Pengetahuan Umum • [ March 11, 2022 ] Profil Negara Rusia (Russia) Profil Negara • [ February 10, 2022 ] Profil Negara Amerika Serikat (United States of Amerika) Profil Negara 10 Makanan yang Mengandung Kalori Tertinggi – Kalori merupakan satuan ukur untuk energi yang dibutuhkan oleh tubuh kita sehingga dapat beraktivitas dan menjalankan fungsinya.

Setiap makanan dan minuman mengandung kalori dengan kadar yang berbeda-beda. Kebutuhan Kalori pada tubuh manusia juga berbeda-beda dan sangat tergantung pada usia, jenis kelamin, massa otot dan kegiatan jasmaninya.

Kekurangan asupan Kalori dalam waktu lama akan menyebabkan underweight (berat badan rendah), Atrofi Otot, lemahnya kekebalan tubuh dan kegagalan organ tubuh.

makanan yang mengandung kalori

Sebaliknya, Konsumsi kalori yang berlebihan akan menyebabkan Overweight (kegemukan) sehingga meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung, diabetes dan Kanker.

Daily Value atau asupan standar yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan publik untuk Kalori adalah 2000 kalori per hari ( *tergantung usia, jenis kelamin, massa otot dan kegiatan jasmaninya). Berdasarkan data yang dikutip dari Healthaliciousness.com, Makanan yang berkalori tertinggi pada setiap 100 gramnya adalah Lemak Sapi dan Minyak Ikan.

Setiap 100 gram Lemak Sapi dan Minyak Ikan mengandung 902 kalori. Berada di urutan kedua sebagai Makanan yang mengandung Kalori Tertinggi adalah Kacang Macadamia.

Kacang Macadamia ini mengandung 718 kalori pada setiap 100 gramnya. Ketiga adalah Selai Kacang yang mengandung 590 kalori pada setiap 100 gramnya.

1. Lemak Sapi dan Minyak Ikan Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 902 kalori Daily Value : 45,1% 2. Kacang Macadamia Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 718 kalori Daily Value : 35,9% 3. Coklat (Coklat Hitam dengan 70~85% Kakao) Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 598 kalori Daily Value : 29,9% 4. Selai Kacang Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 590 kalori Daily Value : 29,9% 5. Keju Kambing Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 452 kalori Daily Value : 22,6% 6. Daging Sapi Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 358 kalori Daily Value : 17,9% 7.

Prunes (Buah Plum yang dikeringkan) Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 339 kalori Daily Value : 16,95% 8. Ikan Makerel (Mackarel) Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 262 kalori Daily Value : 13,1% 9. Buah Alpukat (Avocado) Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 160 kalori Daily Value : 8% 10. Serealia Utuh (Whole Grain) Kandungan Kalori dalam setiap 100g : 124 kalori Daily Value : 6,2% Data referensi : Kandungan Kalori dalam setiap 100g ini dikutip dari healthaliciousness.com.Buka Tutup • Dalam rangka menambah berat badan, mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi menjadi salah satu faktor yang dapat membantu.

Tetapi hal tersebut berkebalikan bagi mereka yang sedang menjalani penurunan berat badan • Kebutuhan kalori per orang dalam sehari umumnya berkisar di angka 2.000 kalori, tetapi jumlah kalori tiap orang bisa berbeda, bergantung dari usia, jenis kelamin, aktivitas harian, dan massa otot.

Ketahui cara menghitung kebutuhan kalori harian Anda di sini • Ada beragam jenis makanan yang mengandung tinggi kalori, di antaranya makanan berlemak dan berminyak, kacang dan biji-bijian terutama kacang macadamia, cokelat hitam (dark chocolate), dan masih banyak lainnya Mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi memang dapat menambah berat badan.

Hal ini tentunya sangat membantu, khususnya bila Anda sedang dalam kondisi underweight (terlalu kurus). Namun bisa menjadi musibah bagi mereka yang menjalani diet untuk menurunkan berat badan. Kalori merupakan bagian dasar dari energi yang dapat ditemukan dalam hampir semua jenis makanan dan minuman. Walau keberadaannya sering dianggap musuh oleh para pecinta diet, namun kalori sangat penting untuk mempertahankan fungsi vital tubuh. Setiap makanan yang mengandung kalori membutuhkan jumlah kalori yang berbeda-beda, tergantung dari usia, jenis kelamin, dan massa ototnya.

Rata-rata kebutuhan seseorang adalah 2000 kalori per hari. Makan terlalu sedikit kalori dalam kurun waktu lama bisa membuat seseorang terlalu kurus, dan kondisi ini dapat memicu terjadinya gangguan saraf motorik, melemahnya sistem kekebalan tubuh, serta kerusakan organ.

Sebaliknya, makan terlalu banyak kalori juga dapat memicu obesitas atau kegemukan sehingga meningkatkan resiko sakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker. Jadi, kalau saat ini Anda sedang overweight, maka hindarilah deretan makanan yang mengandung tinggi kalori berikut ini.

Sebaliknya, bila Anda ingin menambah berat badan, tak ada salahnya mengonsumsi beberapa makanan berikut, namun tetap dalam jumlah yang wajar. Pilihan Makanan yang mengandung Kalori Tinggi Makanan berlemak dan berminyak Minyak yang diperoleh dari hasil ekstraksi daging sapi, lemak babi, makanan yang mengandung kalori ikan, dan minyak sayur merupakan contoh sumber makanan berlemak dan berminyak. Bayangkan saja, di dalam 13 gr sajian deretan makanan tersebut, sudah terkandung 117 kalori.

Jenis minyak lain yang mengandung 124 kalori per 1 sdm adalah kedelai, kacang, kanola, zaitun, sawit, wijen, bunga matahari, biji anggur, walnut, almond, biji aprikot, hazelnut, alpukat, rami, dan safflower.

Dan bila 1 sdm minyak kelapa mengandung 121 kalori, maka mentega hanya sedikit lebih rendah yaitu 100 kalori. Baca juga: 32 Makanan Pembakar Lemak yang Terbukti Efektif Kacang dan biji-bijian Dari semua jenis kacang dan biji-bijian, macadamia mengandung kadar kalori paling tinggi, yaitu 201 kalori per 28 gramnya.

Deretan kacang dan bijian lainnya adalah: • Pecan (199 kalori) • Kacang pinus (188 kalori) • Kacang Brazil (184 kalori) • Walnut (183 kalori) • Hazelnut (181 kalori) • Kacang tanah (164 kalori) • Biji bunga matahari (164 kalori) • Almond (162 kalori) • Mede (161 kalori) • Pistachio (159 kalori) • Biji semangka (156 kalori) • Biji rami (150 kalori) • Biji chia (136 kalori) Mentega kacang Salah satu jenis mentega yang sering dikonsumsi saat sarapan adalah yang berbahan dasar kacang.

Hal ini dikarenakan 1 sdm mentega kacang mampu memberikan sumbangsih energi sebesar 94 kalori. Jenis mentega lain yang juga tinggi kalori adalah yang terbuat dari biji bunga matahari (99), makanan yang mengandung kalori (98), serta mede (94). Coklat hitam Coklat hitam yang mengandung 70-85% kakao mengandung 167 kalori per 28 gr sajiannya. Kandungan kalori coklat hitam semakin menurun bila kadar kakaonya lebih sedikit.

Misal untuk coklat hitam dengan kandungan kakao 60-69%, hanya mengandung 162 kalori. Sementara bila kakaonya cuma 45-59% saja, maka di dalamnya hanya terdapat 153 kalori. Olahan buah Tak seperti buah segar, buah yang diolah menjadi manisan atau jus biasanya memuat kalori lebih banyak karena mengandung gula tambahan.

Untuk 66 gr buah prune kering saja misalnya, sudah mengandung 224 kalori. Buah kering atau jus lain yang juga kaya kalori adalah: • Ceri kering (266 kalori) • Blueberry kering (254 kalori) • Pear kering (236 kalori) • Kismis (217 kalori) • Kurma (208 kalori) • Aprikot kering (191 kalori) • Peach kering (189 kalori) • Ara (186 kalori) • Cranberry kering (185 kalori) • Apel kering (104 kalori) • Jus prune (91 kalori) • Jus anggur (76 kalori) • Jus markisa (74 kalori) • Jus nanas (67 kalori) • Jus delima (27 kalori) Alpukat Sudah bukan rahasia lagi kalau alpukat termasuk makanan yang mengandung kalori satu jenis buah berkalori tinggi, yaitu 332 kalori dalam tiap buahnya (sekitar 201 gr).

Padi-padian Makanan yang mengandung kalori tinggi lainnya datang dari kelompok padi-padian. Setiap 100 gram padi atau nasi diperkirakan mengandung 124 kalori, namun kandungan tersebut bisa berbeda, tergantung dari jenis padi-padiannya. Produk susu dan telur Lantas berapa banyak kalori yang terdapat dalam 28 gr sajian makanan berikut? • Keju kambing (75 kalori) • Feta (74 kalori) • Whole milk (149 kalori/ cangkir) • Buttermilk (152 kalori) • Susu bubuk (636 kalori) • Bubuk protein (45 kalori per sdm) • 1 butir telur (78 kalori) Ikan Tak semua ikan berkalori tinggi.

Namun khusus ikan tertentu yang mengandung minyak seperti makarel, haring, salmon, trout, tuna, dan sarden biasanya memuat kalori cukup banyak antara 191-223 per 85 gramnya.

Daging Daging merupakan jenis makanan yang mengandung kalori tinggi. Uniknya, beda ternak darimana daging tersebut diambil sangat menentukan makanan yang mengandung kalori kalori.

Sandung lamur atau dada sapi bagian bawah (dekat ketiak) misalnya mengandung 304 kalori per 85 gramnya. Kalau bahu kambing memuat 303 kalori, maka daging dan kulit bebek mengandung 286 kalori.

Jenis daging yang paling rendah kalorinya adalah ayam, sekitar 173-219 kalori. Quinoa Anda mungkin menyangka kalau quinoa yang sering digunakan para pecinta diet sebagai pengganti nasi ini memiliki kalori rendah. Faktanya, 1 cangkir sajian sumber protein tersebut mengandung 222 kalori. Kandungan ini hampir setara dengan beras coklat yang mengandung 218 kalori.

Biji chia Sama halnya dengan quinoa yang identik dengan kesan sehat dan langsing, chia seed ternyata juga bisa memicu obesitas kalau dikonsumsi berlebihan. Kalau ingin menggunakannya sebagai topping minuman smoothie kesukaan, cukup tuang 1 sdm (70 kalori) saja.

Makanan bebas gluten Label bebas gluten tampaknya cukup populer di kalangan para pediet belakangan ini.

makanan yang mengandung kalori

Namun, jangan sampai Anda berpikir bahwa gluten free sama halnya dengan bebas kalori. Kue bebas gluten tetaplah kue yang mengandung kalori di dalamnya, jadi Anda tetap perlu mengonsumsinya dengan bijak. Tahu goreng Meski tahu pada dasarnya rendah kalori, akan tetapi kalau sudah melewati proses penggorengan, maka kandungan minyaknya bisa mendongkrak jumlah kalorinya. Tak peduli apakah digoreng dadakan. 500 an. atau yang lainnya. Mi ramen Makanan yang mengandung kalori mie ramen atau mi instan diperkirakan mengandung 380 kalori, jumlah makanan yang mengandung kalori cukup besar untuk sebuah snack tengah hari.

Baca juga: Bahaya Mie Instan yang Perlu Diwaspadai Salmon Salmon memang sehat, namun mengandung kalori tinggi, yakni hingga 734 kalori. Jumlah ini bisa bertambah kalau Anda memasaknya bersama mentega. Granola Granola sering dianggap sebagai makanan sehat, namun di balik sajian per cup-nya terkandung 597 kalori dan 29,4 gr lemak.

Popcorn Snack yang terbuat dari jagung ini sebenarnya rendah kalori kalau tidak dibumbui oleh pemanis tambahan. Mayones Rasanya yang lezat kerap membuat kita makan berlebihan. Padahal 2 sdm mayones saja sudah menambahkan 180 kalori ekstra dalam santapan hari itu. Kari Kebanyakan masakan kari makanan yang mengandung kalori lemak dan kalorinya, terutama yang berbahan utama daging.

Setiap porsinya diperkirakan memuat 400-600 makanan yang mengandung kalori. Jadi bila Anda ingin diet, kurangi konsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi tersebut. Selengkapnya: Tabel Kalori Makanan dan Minuman Anda Sehari-hari Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins.

(gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya. Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti.

Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app
KOMPAS.com - Selama Hari Raya Idul Fitri, beragam makanan yang sangat menggugah selera dihidangkan di meja makan. Makanan Lebaran dengan olahan santan seperti rendang, opor ayam, gulai, hingga lontong sayur merupakan beberapa menu utama yang umumnya hadir ketika Lebaran.

Jenis makanan tersebut diketahui mengandung kalori yang tinggi, dan kerap dikaitkan dengan meningkatnya kadar kolesterol setelah Lebaran. Sebenarnya, bagaimana nutrisi dan kalori dari menu makanan yang dihidangkan saat Lebaran ini? Baca juga: Lebaran Kolesterol Naik?

Ini 3 Herbal yang Bisa Bantu Menurunkannya Ahli gizi dr Tan Shot Yen menjelaskan bahwa santan yang ada di dalam hidangan Lebaran memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Santan, kata dia, mengandung asam laureat -- asam lemak rantai sedang yang lebih cepat dimetabolisme oleh hati, dibandingkan lemak jenuh dalam susu full krim maupun skim. Selain itu, santan juga bermanfaat untuk: • Makanan yang mengandung kalori kolesterol dan trigliserida • Sebagai antioksidan • Membantu melawan bakteri, virus, dan jamur dalam tubuh • Kaya akan vitamin B, vitamin C, dan vitamin E • Mengandung banyak magnesium, kalium, fosfor • Memberikan rasa kenyang yang cukup lama makanan yang mengandung kalori ya, menu lebaran tiap tahun itu-itu juga.

Tapi badan Anda belum tentu. Ada yang selama pandemi ini tambah bobot, ada yang terdeteksi hipertensi, bahkan baru ketahuan kena diabetes," ujar Tan kepada Kompas.com, Kamis (28/4/2022).

Dia menambahkan, kebutuhan total kalori rata-rata manusia sebanyak 1.500 hingga 2.000 kkal per hari. Dalam sehari, rata-rata kalori yang diperlukan wanita adalah 1.600 hingga 2.400 kalori, sementara pria memerlukan 2.000 hingga 3.000 kalori per hari. Namun, Tan berkata bahwa kalori hanyalah hitungan kuantitas.

Menurutnya, secara kualitas makanan bisa saja berdampak lebih buruk jika tersusun dari bahan rafinasi dan ultra proses, serta lemak jenuh yang berisiko memengaruhi kesehatan. Baca juga: 4 Cara Menjaga Imunitas Tubuh Menjelang Mudik Lebaran Menurut Dokter Berita Terkait Pasien Diabetes Tetap Bisa Makan Tenang saat Lebaran, Begini Caranya 3 Penyakit yang Paling Sering Salah Dipahami Saat Lebaran Jangan Kalap Santap Menu Lebaran, Ingat Kalori dan Lemaknya Berapa Kalori Menu Lebaran dari Rendang, Opor Ayam, sampai Kue Kering?

Akali Kalori di Minuman Manis Saat Lebaran dengan Buah-buahan Berita Terkait Pasien Diabetes Tetap Bisa Makan Tenang saat Lebaran, Begini Caranya 3 Penyakit yang Paling Sering Salah Dipahami Saat Lebaran Jangan Kalap Santap Menu Lebaran, Ingat Kalori dan Lemaknya Berapa Kalori Menu Lebaran dari Rendang, Opor Ayam, sampai Kue Kering?

Akali Kalori di Minuman Manis Saat Lebaran dengan Buah-buahan
Jika Anda ingin sehat, Anda perlu mencukupi tubuh dengan makanan tinggi kalori yang bergizi. Lebih-lebih lagi apabila Anda punya program menambah berat badan.

Faktanya, tidak semua makanan dengan kalori tinggi itu baik. Selain itu, sebaiknya Anda hanya mengkonsumsi makanan tinggi kalori yang baik-baik saja. Kriteria makanan dengan standar ini bisa Anda temukan dari berbagai jenis makanan berikut: • Makanan pokok • Lauk pauk • Sayuran • Buah-buahan Berikut ini Supergoat sajikan daftarnya untuk Anda. Baca Juga : Apakah Kita Perlu Sarapan Pagi ? Daftar Isi • 0.1 1.

Nasi Putih (Makanan Tinggi Kalori) • 0.2 2. Roti Putih • 0.3 3. Singkong • 0.4 4. Bihun (Makanan Tinggi Kalori) • 0.5 5. Havermut (Oatmeal) • 0.6 6. Granola • 0.7 7. Daging sapi (Makanan Tinggi Kalori) • 0.8 8.

Daging Kambing • 0.9 9. Daging Ayam (Makanan Tinggi Kalori) • 0.10 10. Daging Bebek • 0.11 11. Ikan Salmon • 0.12 12. Ikan Kembung • 0.13 13. Kacang Kenari • 0.14 14. Kacang Mete (Makanan Tinggi Kalori) • 0.15 15. Kacang Tanah • 0.16 16. Pisang • 0.17 17. Alpukat (Makanan Tinggi Kalori) • 0.18 18.

Daging Kelapa Tua (Makanan Tinggi Kalori) • 0.19 19. Daun Melinjo (Makanan Tinggi Kalori) • 0.20 20. Keju Parmesan • 0.21 Rekomendasi • 1 Sign Up • 2 For More Awesome Content! 1. Nasi Putih (Makanan Tinggi Kalori) Makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia ini adalah sumber kalori yang baik.

90% kalorinya bersumber dari karbohidrat, sementara 5%-nya berasal dari protein dan 2% lemak. Nasi putih juga mengandung kalium yang salah satu fungsinya memelihara fungsi saraf. Jika Anda ingin membuat kalorinya semakin banyak, Anda bisa mengolahnya jadi nasi goreng.

Tambahan minyak serta bahan-bahan lain membuat kadarnya meningkat. Jumlah Kalori 242 Kkal (per mangkok/204 gram) Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 12% 2. Roti Putih Ketimbang roti gandum pada umumnya roti putih menawarkan jumlah kalori lebih banyak. Komposisi kalori pada roti putih juga lebih seimbang ketimbang nasi. Diluar 77% karbohidrat yang ada di dalamnya, sumber energi roti putih berasal dari protein (12%) serta lemak (11%).

Kandungan mineralnya juga tak dapat Anda sepelekan. Roti putih umumnya dilengkapi dengan zat besi, fosfor, seng, serta kalium dalam kadar yang lumayan. Tentu, gizinya semakin tinggi jika Anda menambahkannya dengan makanan lain. Jumlah Kalori 248 Kkal (per 100 gram/sekitar 3-4 iris) Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 12% 3. Singkong Beberapa daerah di Indonesia menjadikan singkong sebagai makanan pokok.

Tentu saja tak salah, karena singkong juga sumber kalori yang baik. Sekitar 95% energi dari makanan ini bersumber dari karbohidrat dengan kadar protein dan lemak yang rendah. Zat gizi unggulan lain dari singkong adalah vitamin C yang dalam 100 gram bisa memenuhi 35% kebutuhan harian Anda.

Jumlah Kalori 240 Kkal (per 150 gram) Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 12% Baca Juga : 7 Penyakit yang Rentan Jangkiti Generasi Milenial, Cegah dengan Pola Hidup Sehat 4.

makanan yang mengandung kalori

Bihun (Makanan Tinggi Kalori) Makanan mirip mie dengan tekstur tipis dan terbuat dari tepung ini bisa juga Anda siapkan dalam menu harian jika membutuhkan kalori tinggi. Bagi yang sedang menghindari lemak, bihun akan sangat cocok karena tergolong makanan tinggi kalori dan rendah lemak.

Bayangkan, kadar lemak per 100 makanan yang mengandung kalori hanya 0,10 gram saja. Sedikit sekali bukan? Jumlah Kalori 348 Kkal (per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 17% 5. Havermut ( Oatmeal) Meski Anda orang Indonesia, kini tak begitu sulit menemukan oatmeal yang menjadi makanan pokok banyak orang di Eropa dan Amerika. Kandungan makronutrien di dalamnya cukup berimbang.

Selain 66% bersumber dari karbohidrat, makanan yang mengandung kalori juga mengandung lemak dan protein lumayan tinggi. Oatmeal sangat cocok bagi Anda yang sedang mengurangi makan. Hanya dengan 1 porsi ukuran 30 gram, Anda bisa memenuhi 6% kebutuhan kalori harian. Jumlah Kalori 120 Kkal (per porsi sajian ukuran 30 gram) Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 6% 6. Granola Sebagian orang kesulitan membedakan havermut dan granola.

Padahal, keduanya berbeda. Terutama, pada sisi tekstur. Jika havermut cenderung halus, maka granola yang lebih crunchy. Terlepas dari itu semua, baik granola maupun havermut mengandung kalori yang tinggi. Namun karena keduanya merupakan sumber serat dan minim lemak jenuh, jadi relatif aman bagi Anda yang sedang diet. Jumlah Kalori 153 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 7% 7. Daging sapi (Makanan Tinggi Kalori) Mari kita beralih ke kategori lauk pauk. Untuk kategori ini, daging sapi bisa jadi pilihan utama.

Setiap konsumsi 100 gram, Anda bisa memenuhi sekitar separuh kebutuhan protein harian. Sayangnya, lemaknya juga tergolong tinggi dan tak ramah bagi Anda yang punya problem seperti hipertensi. Berbagai mineral penting juga ada di dalam daging sapi, mulai dari kalium, magnesium, fosfor, hingga kalsium dengan jumlah variatif. Jumlah Kalori 273 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 12% 8.

makanan yang mengandung kalori

Daging Kambing Meski kalorinya tak sebesar daging sapi, Anda bisa pertimbangkan daging kambing. Salah satu keunggulannya, daging ini mengandung lemak lebih rendah dengan kadar protein yang tak kalah tinggi ketimbang daging sapi.

Di luar itu, daging kambing juga kaya dengan vitamin B3 yang punya fungsi untuk menurunkan kadar kolesterol. Jumlah Kalori 149 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 7% 9.

Daging Ayam (Makanan Tinggi Kalori) 100 gram daging ayam segar, bisa memiliki kalori lebih besar dari sapi. Sama seperti keumuman daging, sumber kalorinya berasal dari protein dan lemak.

Keunggulan ayam terletak pada beberapa vitamin yang kadarnya tinggi seperti A, B1, B2, serta B3. Jika Anda ingin dapatkan kalori yang lebih rendah dari ayam, sebaiknya hanya konsumsi bagian dada saja. Tentu saja, dengan menghindari cara pengolahan lewat menggoreng. Jumlah Kalori 298 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 14% Baca Makanan yang mengandung kalori : Begini Cara Mengatasi 5 Masalah Kesehatan yang Sering Muncul di Usia 30 Tahun 10.

Daging Bebek Sebagian orang lebih suka daging bebek ketimbang ayam. Faktanya, kalori pada daging bebek lebih tinggi. Berbagai nutrisi yang ada pada daging ayam, terdapat pula pada daging bebek dengan kadar yang mirip-mirip. Sayangnya, lemak pada daging unggas ini juga lebih tinggi.

makanan yang mengandung kalori

Tapi tenang, jika dikonsumsi secara wajar, tentu tak masalah. Jumlah Kalori 321 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 15% 11. Ikan Salmon Untuk kategori ikan, Anda bisa jadikan ikan salmon sebagai pilihan utama. Ikan ini sangat bagus jadi lauk pauk karena bisa memenuhi lebih dari 50% kebutuhan protein harian Anda hanya dengan 100 gram.

Selama ini, salmon juga dikenal makanan tinggi kalori rendah lemak. Kekayaan vitamin B12 serta omega 3 yang kadarnya bisa mencukupi lebih dari 100% kebutuhan harian adalah keunggulan lainnya. Meski harganya lebih mahal dari ikan kebanyakan, tapi gizinya sangat sebanding dengan harganya. Jumlah Kalori 179 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 8% 12. Ikan Kembung Dengan harga lebih terjangkau, Anda juga bisa mendapatkan kalori dalam jumlah besar dari ikan kembung. Perlu Anda ketahui, Zat gizi ikan ini tak kalah lengkap dengan salmon.

Anda bisa mendapatkan protein, kalsium, vitamin B1, omega 3, dan berbagai nutrisi lain yang umumnya terdapat pada ikan. Jadi, jangan ragu mengkonsumsinya. Jumlah Kalori 125 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 6% 13. Kacang Kenari Umumnya, kacang itu tinggi kalori.

Namun jika Anda mencari yang paling tinggi, kacang kenari adalah jawabannya. Hanya makan 100 gram saja, lebih dari 30% kebutuhan kalori harian Anda terpenuhi. Makanan yang mengandung kalori gizi lain seperti protein, serat, serta kalium bisa Anda jadi pertimbangan tambahan.

Namun tentu saja sebaiknya Anda tidak menjadikannya makanan utama. Bagaimanapun, lemaknya juga tinggi. Jumlah Kalori 654 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 34% 14. Kacang Mete (Makanan Tinggi Kalori) Selain kenari, ada juga kacang mete. Sumber kalori utama dari kacang mete adalah lemak yang mencapai 70%. Untungnya, jenis lemak didominasi oleh lemak tak jenuh. Kacang ini seringkali jadi pelengkap kue dan coklat.

Tapi, ada juga kacang mete yang dikemas jadi snack siap makan. Karena kalorinya yang tinggi, Anda perlu hati-hati jika makanan yang mengandung kalori camilan. Jika tak bisa mengontrol, bukan tak mungkin Anda malah obesitas. Jumlah Kalori 581 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 30% 15. Kacang Tanah Satu lagi kacang yang masuk dalam kategori makanan tinggi kalori untuk menambah berat badan adalah kacang tanah. Masyarakat Indonesia pasti akrab dengan jenis kacang yang kerap jadi cemilan favorit.

Per 1 buah kacang saja, Anda bisa dapatkan 6 Kkal. Namun, kami yakin Anda tak mungkin mengkonsumsinya hanya satu butir. Bisa jadi puluhan hingga ratusan karena efek ketagihan akibat rasa lezatnya.

Padahal, sumber utama kalorinya sama dengan kacang pada umumnya, yakni lemak. Jumlah Kalori 567 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 29% 16. Pisang Tidak semua buah-buahan rendah kalori. Beberapa buah justru memiliki kadar kalori di atas 100 Kkal per 100 gram. Pisang menjadi salah satu makanan tinggi kalori untuk menambah berat badan.

Sumber kalori paling besar ada dari karbohidrat yang kadarnya bisa sampai 93% (16 gram per 100 gram). Maka, tak perlu heran jika makan pisang bikin kenyang. Hanya mengkonsumsi dua buah saja, kenyang bisa sama seperti makan nasi. Tapi tenang, buah ini kaya vitamin dan mineral makanan yang mengandung kalori. Jumlah Kalori 115 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 6% 17.

Alpukat (Makanan Tinggi Kalori) Di atas pisang, masih ada alpukat yang kalorinya lebih tinggi. Bedanya, jika pisang makanan yang mengandung kalori dengan karbohidrat, maka alpukat kaya dengan lemak. Namun Anda tak perlu khawatir. Jenis lemak dalam alpukat adalah asam oleat yang termasuk lemak jenuh tak tunggal.

Lemak ini dapat ditemukan juga dalam buah atau minyak zaitun yang beberapa fungsinya antara lain menyehatkan kulit, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, serta mengontrol berat badan. Maka, alpukat sering dijadikan makanan tinggi kalori untuk diet. Jumlah Kalori 160 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 9% 18.

Daging Kelapa Tua (Makanan Tinggi Kalori) Pada air kelapa dan daging kelapa muda, Anda akan menemukan kalori dalam jumlah rendah. Per-100 gram, kadarnya tak sampai 100 Kkal. Tapi, lain lagi pada daging kelapa yang sudah tua. Kalorinya sangat besar, jauh lebih besar dari pisang dan alpukat. Untungnya, nutrisinya baik dan bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Mulai dari menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan imunitas, hingga membantu mengontrol kadar gula darah.

Jumlah Kalori 354 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 19% 19. Daun Melinjo (Makanan Tinggi Kalori) Adakah sayuran yang tinggi kalori? Jika dibandingkan jenis makanan lain, sayuran umumnya rendah kalori. Tapi jika kita mengacu pada standar Kemenkes, ada sayuran yang tergolong golongan C, yakni mengandung kalori 50 Kkal dan di atasnya. Daun melinjo termasuk di antaranya. Makanan ini biasa dijadikan campuran dalam menu seperti sayur lodeh, oseng tempe, atau ikan teri.

Jumlah Kalori 104 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 6% 20. Keju Parmesan Pada umumnya, semua keju tinggi kalori.

Rata-rata kadarnya 200-400 Kkal per 100 gram. Meskipun, ada sebagian kecil yang rendah seperti keju cottage. Namun jika yang Anda cari yang tertinggi, Anda bisa menemukannya pada k eju parmesan. Keju dengan tekstur keras ini sangat kaya dengan protein. Selain itu, Anda juga mendapatkan gizi dari kalsium, magnesium, zinc, vitamin A, D, serta K yang terkandung di dalamnya.

Jumlah Kalori 415 Kkal per 100 gram Angka Kecukupan Gizi (2150 Kkal) 22% Rekomendasi Lebih dari 20 daftar diatas adalah sumber kalori sehat. Hemat kami, sebaiknya Anda juga tahu beberapa jenis makanan tinggi kalori yang harus dihindari.

Beberapa makanan yang masuk dalam kategori ini antara lain: • Junkfood • Makanan yang digoreng dengan minyak bekas • Makanan dengan kadar natrium tinggi ( batasan harian 2400 miligram) atau kadar gula tinggi (batasan harian 25-37 gram per hari) Anda juga perlu ingat, bahwa meskipun mengkonsumsi makanan tinggi kalori itu penting, tapi tetap ada batasnya. Angka Kecukupan Gizi harian untuk masyarakat Indonesia adalah 2150 Kkal untuk wanita dewasa dan 2625 Kkal untuk.

Walaupun Anda punya program menggemukan badan, sebaiknya hanya ditambah 500 Kkal saja per hari. Jadi, sebaiknya kontrol makanan tinggi kalori Anda ya!

9 MAKANAN YANG MENGANDUNG KALORI TINGGI




2022 www.videocon.com