Greysia polii biodata agama

greysia polii biodata agama

β€’ Senin, 9 Mei 2022 β€’ Network β€’ Pikiran Rakyat β€’ Gowapos.com β€’ PR Cirebon β€’ PR Cianjur β€’ PR Tasikmalaya β€’ Pedoman Tangerang β€’ PR Bogor β€’ PR Depok β€’ PR Pangandaran β€’ PR Indramayu β€’ PR Bekasi β€’ PRFM News β€’ Seputar Tangsel β€’ Portal Jember β€’ Ringtimes Banyuwangi β€’ Zona Jakarta β€’ Kabar Besuki β€’ Mantra Sukabumi β€’ Lensa Purbalingga β€’ Zona Banten β€’ Lihat Semua β€’ β€’ β€’ TRENGGALEKPEDIA.COM - Nama Greysia Polii semakin dicari-cari oleh pecinta bulutangkis berkat permainannya dalam ganda putri di Greysia polii biodata agama Tokyo 2020.

Greysia Polii yang tampil berpasangan dengan Apriyani Rahayu semakin membuat bangga warga Indonesia. Bagi kalian yang penasaran dengan sosok Greysia Polii, berikut ini biodata, agama, dan instagram Greysia Polii.

Sebelum menuju ke biodata Greysia Polii, banyak yang mempertanyakan apakah Greysia Polii sudah menikah? Atau dirinya masih lajang? Jawabannya adalah Greysia Polii telah menikah pada Desember 2020 lalu dengan pria tampan bernama Felix Djimin. Lalu apa pekerjaan suami Greysia Polii? Apakah dari kalangan atlet juga seperti dirinya? Suami Greysia Polii adalah seorang pengusaha perhiasan yang bernama Swan Jewellery. Tentu saja perhiasan milik Felix Djimin ini tidak biasa.

greysia polii biodata agama

Diketahui pelanggan perhiasan Felix Djimin berasal dari kalangan artis-artis lho. Baca Juga: Greysia polii biodata agama dan Agama Lalu Muhammad Zohri Altet Sprinter di Olimpiade Tokyo 2020: IG, Usia, Keluarga Profil Greysia Polii, Atlet Bulu Tangkis Indonesia yang Bertarung di Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Instagram/@greyspolii) Greysia Polii jadi sorotan setelah berhasil membawa Ganda Putri bersama pasangannya Apriyani Rahayu ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Berikut profil dan biodata lengkapnya. Baca juga: Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Dapat Bonus Miliaran Greysia polii biodata agama Sosok Greysia Polii lahir di Jakarta, 11 Agustus 1987. Kini umur Greysia Polii sudah 33 tahun dan agama Greysia Polii.

Penasaran dengan sosok dan fakta Greysia Polii? Berikut Correcto.id rangkumkan profil Greysia Polii dan biodata Greysia Polii. Baca juga: Profil dan Biodata Lengkap Umur Greysia Polii, Atlet Badminton yang Berhasil Maju dalam Final Olimpiade Tokyo 2020 Profil Greysia Polii Nama lengkap: Greysia Polii Nama panggilan: Greys Tempat tanggal lahir: Jakarta, 11 Agustus 1987 Umur: 33 tahun Agama: Kristen Tinggi: 163 cm Profesi: Atlet Bulu Tangkis Status: Menikah Pasangan: Felix Djimin Orang tua: Willy Polii (ayah), Evie Pakasi (ibu) Instagram: @greyspolii Twitter: @greyspolii Baca Juga: Detik-detik Pasangan Greysia Polii fan Apriyani Rahayu Kalahkan China di Olimpiade Tokyo 2020 Atlet Greysia Polii dikenal sebagai atlet bulu tangkis Indonesia.

Sosok Greysia Polii mulai masuk Pelatnas sejak ia berusia 16 tahun pada 2003. Baca juga: Arief Muhammad Janji Berikan Greysia Polii dan Apriyani 2 Cabang Bisnis Kuliner Jika Raih Emas di Olimpiade Tokyo 2020 Wanita kelahiran Jakarta ini mulai menyukai badminton sejak dirinya masih berusia 5 tahun.

Saat itu, sang ibu pun rela menjual bajunya untuk membeli raket kepada Greysia Polii. Saat pertama kali bergabung dengan Pelatnas, Greysia Polii pertama kali dilatih oleh Richard Mainaky dan Aryono. Baca juga: Prestasi Lengkap Greysia Polii-Apriyani Rahayu, Ganda Putri Indonesia Siap Rebut Emas di Final Olimpiade Tokyo 2020 Karir Greysia Polii Mengenai karir Greysia Polii, ia mengawali greysia polii biodata agama sebagai atlet dengan berpasangan dengan Muhammad Rijal dan Tontowi Ahmad di kelas ganda campuran.

Baca juga: Profil Biodata Lengkap Chen Qingchen dan Jia Yi Fan Nomor Tiga Dunia, Lawan Greysia Polii-Apriyani Rahayu di Final Olimpiade Tokyo 2020 Kemudian di kelas ganda putri, Greysia Polii selalu berganti-ganti pasangan hingga dirinya pernah meraih peringkat ke-8 dunia ganda putri dengan Meiliana Jauhari.

Namun pada 2017, ia dipasangkan dengan Apriyani Rahayu dan saat ini sedang bertarung di Olimpiade Tokyo 2020. Bahkan mereka berhasil masuk semifinal. Baca Juga: Ukir sejarah! Greysia Polii/Apriyani Rahayu Taklukan Pasangan China Menuju Semifinal Usai 7 Olimpiade Tanpa Ganda Putri Prestasi Greysia Polii Mengenai prestasi Greysia Polii, ia memiliki banyak prestasi seperti turnamen luar negeri pertama kali ia menjadi juara ganda putri Philippine Open 2006 bersama Jo Novita.

Kemudian dalam Asian Games, Sea Games hingga Thailand Open dan ajang internasional. Baca juga: Detik-detik Kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Juara Olimpiade Tokyo 2020 Share :
Siapa yang belum kenal dengan atlet bulu tangkis ganda putri yang wakili Indonesia di Olimpiade Tokyo bernama Greysia Polii ini? Berikut biodata dan profilnya. Greysia Polii adalah wanita yang lahir di Jakarta, pada tanggal 11 Agustus 1987 silam.

Berarti usianya sekarang adalah 33 tahun (2021). Agama yang dianutnya adalah Kristen. Selain bermain dalam ganda putri Greysia Polii juga dikenal bermain dalam ganda campuran lho. BACA JUGA: Biodata Rio Waida Lengkap Agama Umur dan Pacar, Pembawa Bendera Indonesia di Olimpiade Tokyo Gaes! Penasaran dengan sosoknya? Simak yuk biodata lengkap dari Greysia Polii, yang sudah dihimpun Tim KUYOU.id dari berbagai sumber untuk kamu.

1. Biodata dan Profil Nama Lengkap Greysia Polii Nama Panggilan Greys Tempat tanggal lahir Jakarta 11 Agustus 1987 Umur 33 Tahun Agama Kristen Nama Orangtua Willy Polii (ayah), Evie Pakasi (ibu) Nama Pasangan Felix Djimin Profesi Atlet bulu tangkis Pendidikan Belum Diketahui Akun Instagram @greyspolii 2. Atlet Bulu Tangkis Greysia Polii diketahui mengawali karirnya sebagai seorang atlet bulu tangkis sejak tahun 2003 silam gaes.

Ia pertama kali dipasangkan dengan Jo Novita di berbagai pertandingan. Tahun 2008 ia dipasangkan dengan Nitya Krishinda dan pada 2011 bersama Meiliana Jauhari dan di 2018 hingga saat ini berpasangan dengan Apriliani Rahayu. 3. Prestasi Ia pernah menjuarai Kejurna 2003 bersama dengan Heni Budiman, Kejurnas 2007 bersama dengan Jo Novita, SGC Thailand Open GPG 2013 bersama vita Marissa, Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari dna masih banyak lagi gaes.

4.

greysia polii biodata agama

Kehidupan Pribadi Diketahui Greysia Polii lahir dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi pada tahun 1987 silam. Ia diketahui sudah menikah dengan suaminya Felix Djimin pada Desember 2020 lalu lho. greysia polii biodata agama. Wakili Indonesia di Olimpiade Tokyo Saat ini Greysia Polii tengah bertanding mewakili Indonesia dalam cabang olahraga bulu tangkis ganda putri pada Olimpiade Tokyo gaes dan dalam pertandingan kali ini, Greys dipasangkan dengan Apriliani Rahayu.

BACA JUGA: Biodata Prinsa Mandagie Lengkap Agama Umur dan Wiki, Penyanyi Cantik yang Putuskan Mundur dari Indonesian Idol Nah, itulah biodata dan profil lengkap umur dan agama dari Greysia Polii, atlet bulu tangkis ganda putri yang wakili Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Pastinya kalian semakin kenal dengan sosoknya kan gaes. Greysia Polii Biodata Greysia Polii profil Greysia Polii biografi Greysia Polii umur Greysia Polii agama Greysia Polii atlet bulu tangkis bulu tangkis ganda putri Olimpiade Tokyo Share to: Edit Greysia Polii adalah seorang pemain bulu tangkis putri asal Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai atlet tim nasional bulu tangkis sejak tahun 2003. Ia sudah gemar bermain bulu tangkis sejak berusia enam tahun.

Kemudian ia yang pindah ke Jakarta pada tahun 1995 akhirnya bergabung dengan klub Jaya Raya Jakarta. Saat menjadi anggota klub, sang pelatih yang bernama Retno Koestijah menyadari bahwa ia lebih cocok menjadi atlet ganda. Akhirnya saat memasuki Pelatnas Cipayung sebagai atlet pun ia diposisikan sebagai pemain ganda.

Ia memulai debutnya sebagai tim nasional Indonesia dalam ajang Piala Uber greysia polii biodata agama 2004.

greysia polii biodata agama

Namun, saat itu ia hanya berhasil mencapai babak perempat final. Permainannya mulai terlihat menunjukkan banyak peningkatan saat di turnamen Singapore Open, ia dan Nitya Krishinda Maheswari yang saat itu menjadi pasangannya mampu mengalahkan ganda putri nomor 1 dunia, Wong Pei Tty dan Chin Eei Hui dari Malaysia.

Kemudian pada 2014. ia dan Nitya berhasil meraih medali emas di cabang bulu tangkis nomor ganda putri Asian Games 2014 yang digelar di Incheon, Korea Selatan.

greysia polii biodata agama

β€’ Biodata & Profil β€’ Fakta Menarik β€’ Foto – foto Greysia Polii Biodata & Profil β€’ Nama Lengkap: Greysia Polii β€’ Nama Panggung: Greysia Polii β€’ Nama Panggilan: Greys β€’ Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 11 Agustus 1987 β€’ Kewarganegaraan: Indonesia β€’ Pendidikan: – β€’ Agama: Kristen β€’ Orang Tua: Willy Polii (ayah), Evie Pakasi (ibu) β€’ Saudara: Deyana Lomban β€’ Suami: Felix Djimin (Menikah 2020) β€’ Profesi: Atlet Bulu Tangkis β€’ Hobi: Fotografi β€’ Facebook: @Greysia Polii β€’ Twitter: @GreysPolii β€’ Instagram: @greyspolii β€’ TikTok: @greysiapolii β€’ YouTube: Greysia Polii Official Fakta Menarik β€’ Ayahnya telah meninggal dunia sejak ia berusia 2 tahun.

Ia kemudian pindah ke Manado dan baru kembali ke Jakarta tahun 1995.

greysia polii biodata agama

β€’ Ia anak ketiga dari lima bersaudara. β€’ Ia tertarik dengan bulu tangkis akibat pengaruh dari kakaknya, Deyana Lomban, yang juga merupakan atlet bulu tangkis nasional Indonesia. β€’ Idolanya adalah Susi Susanti dan Zhang Ning (pemain bulu tangkis asal Republik Rakyat China).

β€’ Ia bersahabat dengan penyanyi Agnez Mo. β€’ Menjadi atlet bulu tangkis putri tertua yang memenangkan medali emas dalam ajang Olimpiade, yaitu 33 tahun 356 hari atau hampir 34 tahun. β€’ Jika tak ada Apriyani Rahayu, rekannya dalam meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, ia sudah memutuskan untuk pensiun sebagai atlet bulu tangkis.

β€’ Peringkat 2 dunia adalah peringkat tertingginya sebagai atlet bulu tangkis di nomor ganda putri. Ia greysia polii biodata agama posisi tersebut bersama Nitya Krishinda Maheswari pada 28 Januari 2016. β€’ Nitya yang saat itu menjadi pasangannya digantikan oleh Apriyani Rahayu karena Nitya mengalami cedera.

β€’ Ketika berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Tokyo 2020, ia dan Apriyani Rahayu berada di peringkat 6 dunia. β€’ Karena memiliki hobi fotografi, tak heran jika ia eksis di berbagai media sosial.’ β€’ Berbeda dengan atlet bulu tangkis putri lainnya di nomor ganda putri maupun campuran yang kebanyakan memilih memangkas rambutnya dengan model ala pria, ia lebih memilih mengkuncir rambutnya greysia polii biodata agama dibiarkan tumbuh memanjang.

Baca juga: Biodata, Profil, dan Fakta Olivia Tommy Foto – foto Greysia Polii 1. Biar wajah tertutup masker, harus tetep eksis dong
​( m. 2020) ​ [2] Ganda Putri dan Ganda Campuran Peringkat tertinggi 2 (WD bersama Nitya Krishinda Maheswari 30 Januari 2016) 3 (WD bersama Apriyani Rahayu 21 September 2018) 5 (WD bersama Meiliana Jauhari 12 Mei 2011) 9 (WD bersama Jo Novita 2006) 82 (XD bersama Tontowi Ahmad 23 Agustus 2010) Peringkat saat ini 6 (WD bersama Apriyani Rahayu) (25 Januari 2022 [3]) Bulu tangkis Mewakili Indonesia Olimpiade Emas Tokyo 2020 Ganda Putri Kejuaraan Dunia BWF Perunggu Jakarta 2015 Ganda Putri Perunggu Nanjing 2018 Ganda Putri Perunggu Basel 2019 Ganda Putri Piala Sudirman Perak Beijing 2005 Beregu Campuran Perak Glasgow 2007 Beregu Campuran Perunggu Guangzhou 2009 Beregu Campuran Perunggu Qingdao 2011 Beregu Campuran Perunggu Dongguan 2015 Beregu Campuran Perunggu Nanning 2019 Beregu Campuran Piala Uber Perak Jakarta 2008 Beregu Putri Perunggu Kuala Lumpur 2010 Beregu Putri Asian Games Emas Incheon 2014 Ganda Putri Perunggu Guangzhou 2010 Beregu Putri Perunggu Jakarta–Palembang 2018 Ganda Putri Perunggu Jakarta–Palembang 2018 Beregu Putri Kejuaraan Asia Perunggu Hyderabad 2005 Ganda Putri Perunggu Wuhan 2016 Ganda Putri Kejuaraan Beregu Asia Perunggu Alor Setar 2018 Beregu Putri Pesta Olahraga Asia Tenggara Emas Nakhon Ratchasima 2007 Beregu Putri Emas Filipina 2019 Ganda Putri Perak Manila 2005 Ganda Putri Perak Nakhon Ratchasima 2007 Ganda Putri Perak Vientiane 2009 Beregu Putri Perak Naypyidaw 2013 Ganda Putri Perak Filipina 2019 Beregu Putri Perunggu Manila 2005 Beregu Putri Perunggu Kuala Lumpur 2017 Beregu Putri Kejuaraan Dunia Junior Greysia polii biodata agama Richmond 2004 Ganda Campuran Perunggu Richmond 2004 Ganda Putri Perunggu Richmond 2004 Ganda Campuran Kejuaraan Asia Junior Perunggu Hwacheon 2004 Beregu Putri Perunggu Jakarta 2005 Ganda Putri Perunggu Jakarta 2005 Beregu Putri Profil di BWF Greysia Polii atau sering dipanggil dengan nama Greys ( pengucapan bahasa Indonesia: [ˈgrΙ›jsiΜ―a poˈliΚ”i]; lahir 11 Agustus 1987) adalah salah satu atlet bulu tangkis ganda Indonesia pada nomor ganda putri.

Atlet berdarah Minahasa ini adalah putri dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi. Ia mulai bergabung di tim Piala Uber Indonesia sejak tahun 2004 dan juga tahun 2008. [4] [5] Greysia dan Apriyani Rahayu saat ini merupakan juara bertahan Olimpiade setelah mereka memenangkan nomor ganda putri pada Olimpiade Musim Panas 2020.

Ia dan Apriyani menjadi atlet putri asal Indonesia ketiga dan keempat yang memenangkan medali emas dalam ajang Olimpiade setelah Susi Susanti pada 1992 dan Lilyana Natsir pada 2016. Greysia juga menjadi peraih medali emas bulu tangkis putri tertua pada ajang Olimpiade, dengan usia 33 tahun dan 356 hari.

Daftar isi β€’ 1 Kehidupan awal β€’ 2 Karier β€’ 2.1 2003–2005: Awal karier dan gelar Kejuaraan Nasional β€’ 2.2 2006–2008: Gelar Grand Prix Dunia β€’ 2.3 2008–Sekarang β€’ 3 Penghargaan β€’ 4 Prestasi β€’ 4.1 Olimpiade β€’ 4.2 Kejuaraan Dunia BWF β€’ 4.3 Pesta Olahraga Asia β€’ 4.4 Kejuaraan Asia β€’ 4.5 Pesta Olahraga Asia Tenggara β€’ 4.6 Kejuaraan Dunia Junior IBF β€’ 4.7 Kejuaraan Asia Junior β€’ 4.8 Tur Dunia BWF (6 gelar, 2 runner up) β€’ 4.9 Superseries BWF (3 gelar, 6 runner up) β€’ 4.10 Grand Prix BWF (5 gelar, 6 runner up) β€’ 5 Referensi β€’ 6 Pranala luar Kehidupan awal [ sunting - sunting sumber ] Greysia Polii lahir di Jakarta dari pasangan berdarah Minahasa, Willy Polii dan Evie Pakasi.

Ia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara.

greysia polii biodata agama

{INSERTKEYS} [6] Ia tinggal di Jakarta hingga ayahnya meninggal dunia saat ia berusia 2 tahun. Greysia kemudian pindah ke Manado, tempat ia menghabiskan masa kecilnya. Ia tertarik untuk bermain bulu tangkis akibat pengaruh dari kakaknya, dan juga dari mantan atlet bulu tangkis nasional Indonesia Deyana Lomban. Bakat bulu tangkisnya mulai muncul ketika ia berusia enam tahun. Pada 1995, ia dan ibunya pindah ke Jakarta untuk mendapatkan pelatihan dan kesempatan bermain bulu tangkis yang lebih baik.

Ia kemudian bergabung ke klub bulu tangkis Jaya Raya Jakarta. [7] Ia mengidolakan Susi Susanti dan Zhang Ning. [6] Saat ia menjadi anggota klub, Retno Koestijah menyadari bahwa Greysia yang saat itu berusia 14 tahun memiliki bakat untuk menjadi atlet ganda.

Retno memindahkan Greysia dari pemain tunggal ke ganda. Keputusan tersebut membuahkan hasil yang baik hingga Greysia bergabung ke tim nasional bulu tangkis pada 2003. [7] Karier [ sunting - sunting sumber ] 2003–2005: Awal karier dan gelar Kejuaraan Nasional [ sunting - sunting sumber ] Greysia memulai karirnya sebagai atlet ganda putri dan campuran. Ia dipasangkan dengan Heni Budiman dan berhasil mencapai tahap semifinal pada turnamen Malaysia Satellite 2003.

[8] Ia juga memenangkan gelar Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis bersama Heni. Mereka mengalahkan pasangan dari Kalimantan Timur, Indarti Issolina dan Angeline de Pauw, dengan skor 8–15, 15–8, 15–7. [9] Pada 2004, Greysia membantu tim nasional junior untuk mendapatkan medali perunggu pada nomor beregu putri Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia dan beregu campuran Kejuaraan Dunia Junior.

[10] Ia juga mendapatkan medali perak pada nomor ganda campuran bersama Muhammad Rijal dan medali perunggu pada nomor ganda putri bersama Heni Budiman. [11] Ia memulai debutnya bersama tim nasional di Piala Uber pada 2004, ketika tim tersebut berhasil mencapai tahap perempat final.

[12] 2006–2008: Gelar Grand Prix Dunia [ sunting - sunting sumber ] Greysia mengawali musim 2006 dengan bertanding di ajang All England.

Ia yang saat itu berpasangan dengan Jo Novita kalah ketika melawan unggulan ketiga dari Tiongkok, Yang Wei dan Zhang Jiewen. [13] Pada Mei, Greysia dan Jo Novita memenangkan gelar Grand Prix Dunia IBF pertamanya pada ajang Filipina Terbuka.

Dalam ajang tersebut, ia mengalahkan musuh senegaranya, Endang Nursugianti dan Rani Mundiasti, dua gim sekaligus dengan skor 21–16, 21–13. Ia juga bertanding di nomor ganda campuran bersama Muhammad Rijal, tetapi kalah di babak semifinal ketika melawan pasangan dari Thailand, Sudket Prapakamol dan Saralee Thungthongkam. [14] Dalam ajang Indonesia Terbuka yang diselenggarakan di Surabaya, Greysia dikalahkan oleh pasangan Zhao Tingting di nomor ganda putri dan campuran.

[15] Pada Juni, ia mencapai babak semifinal di nomor ganda campuran dan perempat final di nomor ganda putri dalam ajang Singapura Terbuka. [16] Dalam tur Asia Timur yang digelar pada Juli–Agustus, pencapaian tertingginya adalah menjadi finalis dalam ajang Korea Terbuka saat ia dan Jo Novita dikalahkan oleh pasangan Yang Wei dan Zhang Jiewen dengan skor 10–21, 11–21.

[17] Bersama Jo Novita, ia terkualifikasi dalam Kejuaraan Dunia yang diselenggarakan di Madrid. Pasangan tersebut dikalahkan pada babak ketika oleh unggulan pertama dari Tiongkok, Gao Ling dan Huang Sui.

[18] Dalam ajang Jepang Terbuka, ia bertanding di nomor ganda putri bersama Jo Novita dan ganda campuran bersama Muhammad Rijal. Pada nomor ganda campuran, ia dikalahkan oleh pasangan yang menjuarai Olimpiade, Zhang Jun dan Gao Ling, dengan skor 16–21, 22–20, 7–21. [19] Pada November, pasangan Greysia-Jo yang saat itu menjadi unggulan kedua berhasil mencapai babak semifinal Denmark Terbuka. Dalam babak tersebut, mereka dikalahkan oleh pasangan dari Polandia Kamila Augustyn dan NadieΕΌda Kostiuczyk dengan skor 13–21, 21–19, 19–21.

[20] Pada Desember, ia mewakili Indonesia dalam Pesta Olahraga Asia 2006 di Doha. Dalam gelaran tersebut, ia dan pasangannya gagal menyumbangkan poin untuk tim dan regu Indonesia gagal mencapai babak semifinal. Karena cedera yang dialami oleh Jo Novita saat pertandingan melawan Malaysia dalam pertandingan beregu, Greysia dipasangkan dengan Pia Zebadiah Bernadeth untuk pertandingan individual.

Pasangan tersebut kalah dalam babak kedua ketika melawan pasangan dari Jepang, Miyuki Maeda dan Satoko Suetsuna. [21] [22] [23] [24] Ia dan Jo Novita mengakhiri musim 2006 sebagai pasangan ganda putri peringkat ke-9 dunia. [20] Greysia mengawali musim 2007 dengan bertanding di Malaysia Terbuka bersama pasangan barunya, Vita Marissa.

Pasangan tersebut mencapai babak final, tetapi dikalahkan oleh pasangan yang meraih juara dunia tiga kali, Gao Ling dan Huang Sui. Pelatih ganda putri saat itu, Aryono Miranat, menganggap pasangan baru ini memiliki prospek yang baik sehingga memutuskan untuk melanjutkannya.

Dalam turnamen-turnamen selanjutnya, pasangan tersebut mencapai babak semifinal di Swiss Terbuka dan perempat final di All England dan Singapore Open. [25] Di Swiss, Greysia juga mencapai babak final dalam nomor ganda campuran dengan pasangan Muhammad Rijal.

[26] Pada Juni, ia menjadi bagian dari tim Piala Sudirman Indonesia yang berhasil meraih peringkat kedua. Pada Juli, Greysia kembali dipasangkan dengan Jo Novita yang baru pulih dari cedera. Keduanya kembali bertanding dalam ajang Thailand Terbuka, China Masters, dan Filipina Terbuka. [27] Hasil terbaiknya saat itu ialah mencapai babak semifinal di Filipina setelah mengalahkan unggulan ketiga dari Tiongkok, Yang Wei dan Zhao Tingting, dengan skor 25–23, 24–22.

[28] Pada Agustus 2007, Greysia bertanding di Kejuaraan Dunia BWF dalam nomor ganda putri dan campuran. Pada babak kedua nomor ganda putri, ia terpaksa berhenti di tengah pertandingan karena mengalami cedera pada ligamen lutut kanannya. [29] [30] Hasil terbaiknya dalam tur Eropa yang diselenggarakan pada Oktober–November ialah mencapai babak semifinal dalam ajang Prancis Terbuka.

[31] Greysia dan Jo Novita berhasil memenangkan Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis yang digelar di Solo. Kemenangan tersebut mempertahakan gelar Juara Nasional yang diraih Greysia saat masih berpasangan dengan Heni Budiman.

[32] Pada Desember, ia tergabung dalam regu bulu tangkis Indonesia untuk Pesta Olahraga Asia Tenggara di Nakhon Ratchasima, Thailand. Dalam gelaran tersebut, Greysia meraih medali perak dan berkontribusi atas kemenangan Indonesia di cabang olahraga bulu tangkis beregu. [12] Pada paruh pertama musim 2008, Greysia dan dua pasangan bertandingnya, Jo Novita dan Muhammad Rijal, tidak mencapai hasil yang memuaskan.

Capaian terbaiknya saat itu di nomor ganda putri adalah mencapai babak perempat final dalam ajang Jerman Terbuka, All England, Indonesia Terbuka, dan Kejuaraan Asia.

Sementara itu di nomor ganda campuran, ia mencapai babak perempat final di Korea, Jerman, dan India. [12] Pada Mei 2008, Greysia tergabung dalam tim Piala Uber Indonesia yang berhasil meraih posisi kedua. [33] Greysia kemudian dipasangkan dengan Nitya Krishinda Maheswari di nomor ganda putri dan Flandy Limpele di nomor ganda campuran.

[34] [35] Bersama pasangan barunya, ia berhasil mencapai babak semifinal di nomor ganda putri dalam ajang Denmark Terbuka, mengalahkan unggulan ke-7, Cheng Shu dan Zhao Yunlei, di babak kedua.

[12] [36] Ia juga mencapai babak perempat final di nomor ganda campuran dalam ajang Jepang Terbuka dan Tiongkok Masters. [12] [37] Meskipun tidak berpasangan dengan Jo Novita sejak pertengahan tahun, keduanya terkualifikasi untuk bertanding dalam Final Superseries Masters di Kota Kinabalu, Malaysia. [38] [39] Keduanya berhasil mencapai babak semifinal, sebelum dikalahkan oleh rekan senegaranya, Liliyana Natsir dan Vita Marissa, dengan skor 19–21, 17–21. [40] 2008–Sekarang [ sunting - sunting sumber ] Selebrasi Greysia Polii dan Apriyani Rahayu setelah memenangkan Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pada pertengahan tahun 2008, ia mulai berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari karena usia Jo Novita yang tidak lagi muda dan tidak bisa diharapkan membangkitkan prestasi di sektor ganda putri dengan Greysia Polii lagi.

Di awal tahun 2009, prestasi Greysia Polii dengan Nitya belum menunjukkan prestasi, apalagi dengan hengkangnya Vita Marissa dari pelatnas, maka pelatnas membutuhkan kekuatan di sektor ganda putri. Salah satu faktor yang mendorong pencarian kekuatan di sektor ganda putri karena pada tahun itu, akan diselenggarakan Sudirman Cup di Guangzhou, Tiongkok. Pada saat mengikuti turnamen Singapura Terbuka, Greys menunjukkan banyak peningkatan, yang tak diduga sebelumnya ia melaju sampai perempat final dan mengalahkan pemain No.

1 dunia pada saat itu, Wong Pei Tty/ Chin Eei Hui dari Malaysia. Ia pun lolos ke final setelah mengalahkan ganda putri No. 9 dunia Lena Frier Kristiansen/ Kamilla Rytter Juhl dari Denmark, tetapi kejutan itu tidak berlanjut di Final karena kalah dari pemain Tiongkok yang sebelumnya pernah mengalahkan Greysia/Nitya di All England, yaitu Zhang Yawen/ Zhao Tingting.

Indonesia akhirnya bisa memiliki ganda putri kelas dunia setelah berakhirnya ganda putri Vita Marissa/ Liliyana Natsir, mendampingi Shendy Puspa Irawati/ Meiliana Jauhari. Greysia/Meiliana kala itu masuk dalam pemain 10 besar dunia. Pada Januari 2013, Greys dipasangkan dengan Anggia Shitta Awanda, Runner Up WJC 2011 di sektor Ganda Putri, Greys/Anggia berhasil menembus Babak Kedua All England.

Pada Mei 2013, Greys kembali dipasangkan dengan mantan pasangannya, Nitya Krishinda Maheswari, Pasangan ini tampil menggebrak dengan langsung juara di turnamen pertamanya, SGC Thailand Open GP Gold, menembus Perempatfinal Djarum Indonesia Open Superseries Premier dan Semifinal Singapore Open Superseries.

Pada tahun 2014, Greysia/Nitya meraih medali emas di cabang bulu tangkis nomor ganda putri perorangan di Asian Games 2014 yang diselenggarakan di Incheon, Korea Selatan.

[41] Pada tahun 2017, Greysia mulai dipasangkan dengan Apriyani Rahayu. [42] Penghargaan [ sunting - sunting sumber ] Penghargaan Tahun Kategori Hasil Ref.

Badzine Fair Play Trophy 2009 Berjiwa Paling Sportif Menang [43] AORI 2014 Atlet Terfavorit Menang [44] Indonesian Sport Awards 2018 Atlet Ganda Putri Terfavorit bersama Apriyani Rahayu Menang [45] Atlet Beregu Putri Terfavorit bersama Tim Bulu Tangkis Asian Games 2018 Menang Penghargaan Anugerah Olahraga 2021 Olahragawan bersama Apriyani Rahayu Menang [46] Penghargaan Gatra 2021 Bidang Olahraga bersama Apriyani Rahayu Menang [47] Penghargaan BWF 2021 Pasangan Terbaik 2020/2021 bersama Apriyani Rahayu Menang [48] Penghargaan Google 2021 Google Year In Search 2021 Menang [49] Penghargaan KONI Pusat 2021 Atlet Terbaik bersama Apriyani Rahayu Menang [50] Golden Award Siwo PWI 2021 2021 Atlet Terbaik Putri bersama Apriyani Rahayu Menang [51] Line Today Choice 2021 2021 Most Favorite Indonesian Athlete bersama Apriyani Rahayu Menang [52] Prestasi [ sunting - sunting sumber ] Olimpiade [ sunting - sunting sumber ] Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil Ref.

2020 Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Japan Apriyani Rahayu Chen Qingchen Jia Yifan 21–19, 21–15 Emas [53] Kejuaraan Dunia BWF [ sunting - sunting sumber ] Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2015 Istora Senayan, Jakarta, Indonesia Nitya Krishinda Maheswari Tian Qing Zhao Yunlei 8–21, 16–21 Perunggu 2018 Nanjing Youth Olympic Sports Park, Nanjing, Tiongkok Apriyani Rahayu Mayu Matsumoto Wakana Nagahara 12–21, 21–23 Perunggu 2019 St.

Jakobshalle, Basel, Swiss Apriyani Rahayu Mayu Matsumoto Wakana Nagahara 12–21, 19–21 Perunggu Pesta Olahraga Asia [ sunting - sunting sumber ] Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2014 Gyeyang Gymnasium, Incheon, Korea Selatan Nitya Krishinda Maheswari Misaki Matsutomo Ayaka Takahashi 21–15, 21–9 Emas 2018 Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia Apriyani Rahayu Misaki Matsutomo Ayaka Takahashi 15–21, 17–21 Perunggu Kejuaraan Asia [ sunting - sunting sumber ] Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2005 Gachibowli Indoor Stadium, Hyderabad, India Jo Novita Kumiko Ogura Reiko Shiota 10–15, 4–15 Perunggu 2016 Wuhan Sports Center Gymnasium, Wuhan, Tiongkok Nitya Krishinda Maheswari Naoko Fukuman Kurumi Yonao 21–13, 19–21, 22–24 Perunggu Pesta Olahraga Asia Tenggara [ sunting - sunting sumber ] Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2005 PhilSports Arena, Metro Manila, Filipina Jo Novita Chin Eei Hui Wong Pei Tty 12–15, 15–9, 13–15 Perak 2007 Universitas Wongchawalitkul, Nakhon Ratchasima, Thailand Jo Novita Vita Marissa Liliyana Natsir 15–21, 14–21 Perak 2013 Wunna Theikdi Indoor Stadium, Naypyidaw, Myanmar Nitya Krishinda Maheswari Vivian Hoo Kah Mun Woon Khe Wei 17–21, 21–18, 17–21 Perak 2019 Muntinlupa Sports Complex, Metro Manila, Filipina Apriyani Rahayu Chayanit Chaladchalam Phataimas Muenwong 21–3, 21–18 Emas Kejuaraan Dunia Junior IBF [ sunting - sunting sumber ] Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2004 Minoru Arena, Richmond, Kanada Heni Budiman Tian Qing Yu Yang 1–15, 2–15 Perunggu Ganda campuran Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2004 Minoru Arena, Richmond, Kanada Muhammad Rijal He Hanbin Yu Yang 12–15, 12–15 Perak Kejuaraan Asia Junior [ sunting - sunting sumber ] Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2005 Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia Nitya Krishinda Maheswari Cheng Shu Liao Jingmei 15–7, 15–17, 13–15 Perunggu Tur Dunia BWF (6 gelar, 2 runner up) [ sunting - sunting sumber ] Tur Dunia BWF yang mulai diperkenalkan pada 19 Maret 2017 dan digelar mulai 2018, [54] adalah serangkaian turnamen elti bulu tangkis yang diselenggarak oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Tur Dunia BWF dibagi menjadi beberapa tingkat Final Tur Dunia, yakni Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 (bagian dari HSBC World Tour), dan Tur BWF Super 100. [55] Ganda putri Tahun Tempat Tingkat Pasangan Lawan Skor Hasil 2018 Indonesia Masters Super 500 Apriyani Rahayu Misaki Matsutomo Ayaka Takahashi 17–21, 12–21 2 Runner up 2018 India Terbuka Super 500 Apriyani Rahayu Jongkolphan Kititharakul Rawinda Prajongjai 21–18, 21–15 1 Juara 2018 Thailand Terbuka Super 500 Apriyani Rahayu Misaki Matsutomo Ayaka Takahashi 21–13, 21–10 1 Juara 2019 Malaysia Masters Super 500 Apriyani Rahayu Yuki Fukushima Sayaka Hirota 21–18, 16–21, 16–21 2 Runner up 2019 India Terbuka Super 500 Apriyani Rahayu Chow Mei Kuan Lee Meng Yean 21–11, 25–23 1 Juara 2020 Indonesia Masters Super 500 Apriyani Rahayu Maiken Fruergaard Sara Thygesen 18–21, 21–11, 23–21 1 Juara 2020 Spain Masters Super 300 Apriyani Rahayu Gabriela Stoeva Stefani Stoeva 18–21, 22–20, 21–17 1 Juara 2020 (I) Thailand Terbuka Super 1000 Apriyani Rahayu Jongkolphan Kititharakul Rawinda Prajongjai 21–15, 21–12 1 Juara Superseries BWF (3 gelar, 6 runner up) [ sunting - sunting sumber ] Super Series BWF yang diluncurkan pada 14 Desember 2006 dan diimplementasikan pada 2007 [56] adalah serangkaian turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Super Series BWF memiliki tingkatan yakni Superseries dan Superseries Premier. Satu musim Super Series memuat 12 turnamen di seluruh dunia sejak 2011. [57] Atlet-atlet yang berhasil akan melaju ke babak FInal Superseries yang diselenggarakan tiap akhir tahun. Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2007 Malaysia Terbuka Vita Marissa Gao Ling Huang Sui 21–19, 12–21, 11–21 2 Runner up 2009 Singapura Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Zhang Yawen Zhao Tingting 14–21, 13–21 2 Runner up 2015 Indonesia Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Tang Jinhua Tian Qing 11–21, 10–21 2 Runner up 2015 Korea Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Chang Ye-na Lee So-hee 21–15, 21–18 1 Juara 2016 Singapura Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Misaki Matsutomo Ayaka Takahashi Walkover 1 Juara 2016 Australia Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Bao Yixin Chen Qingchen 21–23, 17–21 2 Runner up 2017 Prancis Terbuka Apriyani Rahayu Lee So-hee Shin Seung-chan 21–17, 21–15 1 Juara 2017 Hong Kong Terbuka Apriyani Rahayu Chen Qingchen Jia Yifan 21–14, 16–21, 15–21 2 Runner up Ganda campuran Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2007 Swiss Terbuka Muhammad Rijal Lee Yong-dae Lee Hyo-jung 21–14, 16–21, 18–21 2 Runner up Turnamen Final Super Series BWF Turnamen Super Series Premier BWF Turnamen Super Series BWF Grand Prix BWF (5 gelar, 6 runner up) [ sunting - sunting sumber ] Grand Prix BWF memiliki dua tingkatan, Grand Prix dan Grand Prix Gold BWF.

Kompetisi ini merupakan serangkaian turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sejak 2007 hingga 2017. Grand Prix Dunia Bulu Tangkis diselenggarakan oleh Federasi Bulu tangkis Internasional (IBF) dari 1983 hingga 2006. Ganda putri Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Hasil 2006 Korea Terbuka Jo Novita Yang Wei Zhang Jiewen 10–21, 11–21 2 Runner up 2006 Filipina Terbuka Jo Novita Rani Mundiasti Endang Nursugianti 21–16, 21–13 1 Juara 2010 Makau Terbuka Meiliana Jauhari Cheng Wen-hsing Chien Yu-chin 21–16, 18–21, 16–21 2 Runner up 2010 Indonesia Grand Prix Gold Meiliana Jauhari Luo Ying Luo Yu 21–11, 18–21, 11–21 2 Runner up 2011 Tionghoa Taipei Terbuka Meiliana Jauhari Ha Jung-eun Kim Min-jung 21–14, 18–21, 0–2 retired 2 Runner up 2013 Thailand Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Yuriko Miki Koharu Yonemoto 21–7, 21–13 1 Juara 2014 Swiss Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Bao Yixin Tang Jinhua 21–19, 16–21, 13–21 2 Runner up 2014 Tionghoa Taipei Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Wang Xiaoli Yu Yang 21–18, 21–11 1 Juara 2015 Tionghoa Taipei Terbuka Nitya Krishinda Maheswari Luo Ying Luo Yu 21–17, 21–17 1 Juara 2015 Indonesia Masters Nitya Krishinda Maheswari Tang Yuanting Yu Yang 18–21, 11–21 2 Runner up 2017 Thailand Terbuka Apriyani Rahayu Chayanit Chaladchalam Phataimas Muenwong 21–12, 21–12 1 Juara Turnamen Grand Prix Gold BWF Turnamen Grand Prix BWF & IBF Referensi [ sunting - sunting sumber ] β€’ ^ a b "Athlete: Greysia Polii".

Asian Games 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-10-28 . Diakses tanggal 28 October 2018. β€’ ^ "Profil Suami Greysia Polii, Felix Djimin, Pengusaha Berlian". www.gaya.tempo.co . Diakses tanggal 6 Agustus 2021. β€’ ^ Rangkings, www.bwfbadminton.com, Diakses tanggal 21 Desember 2021 β€’ ^ "Finally, Gold For Indonesia". en.tempo.co. Tempo. 28 September 2014 . Diakses tanggal 1 Agustus 2021. β€’ ^ "SEA Games: Greysia celebrates first gold after 14 years as young guns shine".

www.thejakartapost.com. The Jakarta Post. 11 December 2019 . Diakses tanggal 1 Agustus 2021. β€’ ^ a b Umar, Rhendi (10 December 2019).

"Profil Greysia Polii, Pebulutangkis Asal Sulut Raih Medali Emas di Sea Games 2019, Karirnya Gemilang". manado.tribunnews.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 January 2020. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ a b Ratnati, Ira (14 October 2008). "GREYSIA POLII : "The best is yet to come! "". www.badzine.net. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 March 2016. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ "Luster-Malaysia Satellite Badminton Championships results".

www.thestar.com.my. 24 November 2003. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 January 2020. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ "Kejurnas 2010 [INA National Championships]".

www.badmintoncentral.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 January 2020 . Diakses tanggal 29 August 2020. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ "NOONNOPPI Asian Juniors Badminton Championship 2004". www.koreabadminton.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 October 2004. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ "Weltmeisterschaft U 19 2004".

archiv.badminton.de (dalam bahasa Jerman) . Diakses tanggal 25 January 2020. β€’ ^ a b c d e "Profil: Greysia Polii". MERDEKA.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 December 2017 . Diakses tanggal 21 November 2017. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ "All England 2006: Luluk/Alven Bertahan, Jo/Greysia Habis". Detik. 20 January 2006 .

Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Bingo Bonanza Philippine Open". Deutscher Badminton Verband (dalam bahasa Jerman) . Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Indonesia Open 2006: Lima Ganda Campuran Indonesia Tumbang". Detik. 1 June 2006 . Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Bulutangkis Singapura Terbuka: Happy Ending buat Cipayung". Bulutangkis.

14 June 2006 . Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Badminton: Roslin falls in final hurdle". The Star. 28 August 2006 . Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Kejuaraan Dunia 2006: Taufik Terus, Jo/Gresya Kandas". Bulutangkis. 20 September 2006 . {/INSERTKEYS}

greysia polii biodata agama

Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Kejuaraan Bulutangkis Jepang Terbuka: China Kembali Hambat Ganda Putri Indonesia". Bulutangkis. 13 October 2006. Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ a b "Jo/Greysia Gagal ke Final Denmark Terbuka". Antara. 5 November 2006. Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Putri Cina Masih Terlalu Tangguh Untuk Indonesia". Antara. 2 December 2006. Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Asian Games 2006: Putri Indonesia Melaju".

Detik. 3 December 2006. Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Peluang Tim Putri Bulutangkis ke Semifinal Menipis". Antara. 3 December 2006. Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ "Jo Novita Mulai Berlatih".

Antara. 14 February 2007. Diakses tanggal 26 January 2020. β€’ ^ Wondomisnowo, Broto Happy; Sardi, Caesar (6 March 2015). "Greysia/Vita Diuntungkan Sebagai Underdog". Bola Sport. Diakses tanggal 27 January 2020. β€’ ^ Purwanto, Heru (18 March 2007). "Simon dan Greysia/Rijal Gagal Rebut Gelar Swiss Terbuka". Antara. Diakses tanggal 27 January 2020. β€’ ^ Bambang (29 June 2007). "Thailand, China dan Philipina Ajang Pemanasan Kejuaraan Dunia". Antara. Diakses tanggal 27 January 2020.

β€’ ^ Ciptadi, Dania (21 July 2007). "Filipina Terbuka 2007: Lagi-lagi Zhao/Yang gugur di tangan pasangan Indonesia". Bulutangkis. Diakses tanggal 27 January 2020.

β€’ ^ "Kejuaraan Dunia XVI/2007: Grace Jadi Tumbal". Bulutangkis. 16 August 2007. Diakses tanggal 27 January 2020. β€’ ^ "Kejuaraan Dunia XVI/2007: Cedera Tidak Membuat Greysia Polii Gentar". Bulutangkis. 17 August 2007. Diakses tanggal 27 January 2020. β€’ ^ "Prancis Super Series 2007: Masih Ada Harapan Juara".

Bulutangkis. 4 November 2007. Diakses tanggal 27 January 2020. β€’ ^ "Taufik Juara Kejurnas 2007: Rekor Pertemuan dengan Sony Imbang 3-3". Bulutangkis. 18 November 2007. Diakses tanggal 27 January 2020. β€’ ^ Sasongko, Tjahjo (16 May 2016). "Greysia Polii Mengingat Suasana 2008". Kompas. Diakses tanggal 29 January 2020.

β€’ ^ Lastania, Ezther (19 October 2008). "Pebulutangkis Greysia/Nitya Berpotensi". Tempo. Diakses tanggal 29 January 2020. β€’ ^ "Vita Marissa Bimbing Rijal". Bulutangkis. 4 September 2008. Diakses tanggal 29 January 2020. β€’ ^ "Ganda Bulutangkis Rian/Yonatan Tantang Pasangan Baru China". Antara. 24 October 2008. Diakses tanggal 29 January greysia polii biodata agama. β€’ ^ Hearn, Don (26 September 2008). "China Masters 2008 QF – A Saina of Things to Come?".

Badzine. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 December 2017. Diakses tanggal 29 January 2020. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ Sachetat, RaphaΓ«l (12 December 2008). "Super Series Finals – No China, no Taufik". Badzine. Diarsipkan dari versi asli tanggal 16 May 2017. Diakses tanggal 29 January 2020. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ Sidik, Jafar M (11 December 2008).

"Taufik Mundur dari Final Super Series". Antara. Diakses tanggal 29 January 2020. β€’ ^ "Peter Gade springs a surprise to reach Super Series final". Taipei Times. 21 December 2008. Diakses tanggal 29 January 2020. β€’ ^ "Ini Dia Atlet Indonesia Peraih Medali di Asian Games 2014".

detiksport. Diakses tanggal 2020-08-24. β€’ ^ Saleh, Nurdin (2019-10-25). "Gagal di French Open, Ini Rapor Greysia / Apriyani Sejak Berduet".

Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-24. β€’ ^ "Greysia Sabet Badzine Fair Play Trophy". KOMPAS.com. 3 November 2009. Diakses tanggal 27 Januari 2022. β€’ ^ Bolasport.com (2015-04-26). "Greysia Polii Atlet Terfavorit AORI 2014 - Bolasport.com". juara.bolasport.com. Diakses tanggal 2021-12-04. β€’ ^ "Inilah Daftar Terfavorit Indonesian Sport Awards 2018". Detik. 23 November 2018. Diakses tanggal 24 November 2018. [ pranala nonaktif greysia polii biodata agama β€’ ^ "Ketum PWI Pusat Hingga Apriyani Rahayu Terima Penghargaan Olahraga".

Penasutra.id. 9 September 2021. Diakses tanggal 19 Februari 2022. β€’ ^ Nuary, Muhammad Guruh; Febriana, Bernadetta (1 Desember 2021). "Sabet Emas Olimpiade, Greys/Apri Raih Gatra Awards". Gatra. Diakses tanggal 3 Desember 2021. β€’ ^ "BWF Player of the Year Award Winners 2020/2021".

Badminton World Federation. 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021. β€’ ^ "Namanya Banyak Dicari, Greysia Polii Masuk Google Year In Search 2021". KOMPAS.com.

9 Desember 2021. Diakses tanggal 19 Februari 2022. β€’ ^ Hilmi, Laura; Gigih (9 Desember 2021). "Daftar Peraih Penghargaan Atlet Terbaik dari KONI Pusat: Greysia polii biodata agama Greysia/Apriyani & Anthony Ginting". Tribunnews.com. Diakses tanggal 23 Januari 2022.

greysia polii biodata agama

β€’ ^ "Daftar Peraih Golden Award Siwo PWI 2021, Eko Yuli hingga Greysia/Apriyani". KOMPAS.com. 17 Desember 2021. Diakses tanggal 25 Januari 2022. β€’ ^ "Selamat!

Berikut Daftar Pemenang LINE TODAY CHOICE 2021, Ada Pilihanmu?". Line Today. 20 Desember 2021. Diakses tanggal 22 Desember 2021.

β€’ ^ JPNN.com, Mcr9 (14 Agustus 2021). "Pasangan Peraih Medali Emas". JPNN.com. Diakses tanggal 14 Agustus 2021. β€’ ^ Alleyne, Gayle (19 March 2017). "BWF Launches New Events Structure". bwfbadminton.com.

Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 December 2017. Diakses tanggal 29 November 2017. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ Sukumar, Dev (10 January 2018). "Action-Packed Season Ahead!". bwfbadminton.com. Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 January 2018. Diakses tanggal 15 January 2018. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) β€’ ^ "BWF Launches Super Series".

Badminton Australia. 15 December 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 October 2007. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan greysia polii biodata agama bantuan) β€’ ^ "Yonex All England Elevated To BWF Premier Super Series Event". www.ibadmintonstore.com.

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 October 2013. Diakses tanggal 29 September 2013. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikimedia Commons memiliki media mengenai Greysia Polii.

β€’ Greysia Polii di Twitter β€’ Greysia Polii di Instagram Kategori tersembunyi: β€’ Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung β€’ CS1 sumber berbahasa Jerman (de) β€’ CS1 sumber berbahasa Inggris (en) β€’ Artikel dengan pranala luar nonaktif β€’ Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen β€’ Semua orang hidup β€’ Semua artikel biografi β€’ Artikel biografi April 2022 β€’ Pranala kategori Commons dari Wikidata β€’ Nama pengguna Twitter sama seperti Wikidata β€’ Semua artikel rintisan β€’ Rintisan biografi bulu tangkis Indonesia β€’ Semua artikel rintisan April 2022 β€’ Halaman ini terakhir diubah pada 25 April 2022, pukul 13.08.

β€’ Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

β€’ Kebijakan privasi β€’ Tentang Wikipedia β€’ Penyangkalan β€’ Tampilan seluler β€’ Pengembang β€’ Statistik β€’ Pernyataan kuki β€’ β€’
Bonus menarik serta fitur yang lengkap dan game tergacor menjadi suatu kelebihan mesin slot modern versi online saat ini. Walaupun sekarang dimainkan secara online namun gaya bermain dan kenikmatan yang akan dirasakan greysia polii biodata agama bermain casino online pun tetap sama tidak berubah greysia polii biodata agama judi casino darat.

Bahkan judi online lebih banyak menawarkan bonus-bonus yang tidak akan pernah anda pikirkan sebelumnya. Situs agen judi online sewaktu-waktu memiliki sebuah event yang akan memberikan hadiah berupa motor, laptop, handphone, uang tunai dan lain sebagainya yang bisa anda dapatkan sebagai member.

Anda dapat daftar akun baru di situs slot gacor online, tanpa adanya biaya pendaftaran dengan deposit seminimal mungkin. Sebagai member baru di sebuah situs anda juga akan mendapatkan bonus free spin yang menjadi bonus paling menggiurkan banyak pemula mencoba bermain slot online. Pos-pos Terbaru β€’ Profil Olga Syahputra, Mengenang Legendaris Komedian Indonesia β€’ Profil Lengkap Angela Lee Yang Memiliki Hutang Milyaran Rupiah β€’ 5 Artis Meninggal Karna Kecelakaan Mobil Salah Satunya Adalah Vanessa Angel β€’ Profil Vanessa Angel, Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Nganjuk Vanessa Tewas Bersama Suaminya β€’ Profil AL Ghazali Lengkap Dengan Agama, Umur, Pacar dan Karir Komentar Terbaru Arsip β€’ November 2021 β€’ Oktober 2021 β€’ September 2021 β€’ Agustus 2021 β€’ Juli 2021 β€’ Maret 2021 β€’ Februari 2021 Kategori β€’ Profil Aktor β€’ Profil Artis β€’ Profil Atlet β€’ Profil Chef/Koki β€’ Profil Comedian β€’ Profil Pembawa Acara β€’ Profil Penyanyi β€’ Profil Selebgram β€’ Profil Youtuber Meta β€’ Masuk β€’ Feed entri β€’ Feed komentar β€’ WordPress.org Situs Lainya Tim Bulutangkis Ganda Putri Indonesia yang pada waktu lalu berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Salah satu seseorang yang menjadi andalan Tim Indonesia ialah Greysia Polii. Wanita dengan nama panggilan Greys ini lahir di Jakarta, 11 Agustus 1987 ini sangat bisa diharapkan bisa menyabet emas dari tangannya.

Pebulutangkis Greysia Polii bersama rekan pasangan satu timnya yakni Apriyani Rahayu akhirnya sukses membawa pulang medali emas pada saat Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Pasangan yang berasal dari Indonesia ini berhasil mengalahkan pasangan yang berasal dari China yaitu Chen Qing Chen & Jia Yi Fan di nomor ganda putri cabang olahraga (cabor) bulutangkis. Greysia dan Apriyani berhasil menang dua game langsung yaitu 21-19 dan 21-15 di dalam pertarungan yang digelar di Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo, pada hari Senin, 2 Agustus 2021.

Karena kemenangannya itu, Greysia Polii mengungkapkan rasa kebahagiaan yang tiada bandingnya melalui emosi dengan tangisan. Kemudian disusul oleh Apriyani atas kemenangan mereka yang memberikan emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade tersebut.

Melalui perayaan kemenangannya itu, kami akan merangkum sejumlah Profil dan Biodata Lengkap Greysia Polii, Peraih Emas di Olimpiade Tokyo 2020. Biodata Greysia Polii yang lahir di Jakarta pada tanggal 11 Agustus 1987. Ia merupakan putri dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi, dengan nama panggilan Greys. Greysia polii biodata agama Polii dan Agnez Mo ternyata sudah lama menjalin persahabatan.

Pelantun Matahariku ini berumur setahun lebih tua dari sang atlet. Persahabatn keduany asudah terjalin saat masih remaja. Di mana Greys dan Agnez Mo berada di satu Gereja yang sama. Aktris yang pernah beradu peran dengan Jerry Yan itu bahkan kerap menyaksikan secara langsung pertandingan sang sahabat. Memulai Karier sebagai Pebulutangkis Greysia Polii mulai bergabung di Piala Uber Indonesia pada tahun 2004 yang lalu.

Ia juga merupakan peraih medali pertama di tahun yang sama. Untuk pertama kalinya, Greys berpasangan dengan Jo Novita tahun 2006. Namun umur sang rekan yang tidak lagi muda, kemudian diagnti dengan Nitya Krishinda dua tahun setelahnya. Wanita yang berusia 33 tahun itu menunjukkan banyak peningkatan di turnamen Singapura. Ia maju sampai seperempat final dan berhasil mengalahkan pemain nomor satu dunia dari Malaysia. Baca Lain⇓⇓⇓ Biodata dan Profil Lengkap Iko Uwais, Bintang Film Laga Indonesia yang Mendunia Tepat pada tahun 2014, Greys dan Nitya berhasil membawa pulang emas pada ajang Asian Games yang digelar di Incheon, Korea Selatan.

Kemudian Greysia Polii dipasangkan dengan Apriyani Rahayu. Duet maut ini yang membawa kesuksesan pasangan bulutangkis itu meraih medali emas pertama di Olimpiade Tokyo 2020. Posted on Author Stal Categories Profil Atlet Tags Greysia Polii, Olimpiade Tokyo 2020, Pebulutangkis Andalan, Sahabat Agnez MoGreysia Polii lahir di Jakarta, 11 Agustus 1987, dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi.

Perempuan berusia 33 tahun itu terkenal dekat dengan keluarganya. Di Instagramnya, wanita yang akrab disapa Greys ini rajin membagikan potret kebersamaan dengan anggota keluarganya.

Agama Greysia Polii diyakini Kristen. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil membuat rakyat Indonesia bangga. Keduanya berhasil melaju ke final nomor ganda putri cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020, setelah menundukkan pasangan asal Korea Selatan, Shin Seung Chan dan Lee Sohee, dalam dua set langsung dengan kedudukan 21-19, 21-17.

Greysia Polii tercatat sebagai atlet peringkat 6 dunia di sektor ganda putri. Dalam perjalanan kariernya, Greys sudah berhasil memenangkan 487 pertandingan. Potensi Greysia Polii di kancah internasional mulai dibuktikan saat dirinya mengikuti turnamen Singapura Terbuka. Kala itu, Greysia Polii berhasil maju ke perempatfinal setelah mengalahkan pemain nomor 1 di dunia, yakni Wong Pei Tty/Chin Eei Hui dari Malaysia. Tapi dia harus mengalami kekalahan di babak final saat berhadapan dengan Zhang Yawen/Zhao Tingting yang sebelumnya pernah mengalahkan Greysia dan Nitya di All England.

Awal Karier Greysia Polii Greysia Polii sendiri memulai karier profesional di cabang olahraga bulutangkis sejak usia 14 tahun. Saat itu, atlet berusia 33 tahun ini bertanding untuk klub lokal Jaya Raya Jakarta. Greysia Polii ternyata sudah akrab dengan bulutangkis sejak usia 6 tahun setelah dikenalkan oleh keluarganya, terutama sang kakak.

Greysia Polii yang sempat menetap di Manado akhirnya pulang ke Jakarta untuk fokus di olahraga bulutangkis. Setelah itu, dia bergabung dengan klub Jaya Raya Jakarta dan bermain sebagai pebulutangkis tunggal sampai usianya menginjak 14 tahun. Pelatih Greysia Polii kala itu, yakni Retno Kustijah melihat bakatnya sebagai pemain ganda.

Greys akhirnya pindah kelas, dari tunggal ke ganda hingga akhirnya dia menjadi anggota tim nasional Indonesia di tahun 2003. 6 Kali Ganti Pasangan di Lapangan Heni Budiman adalah pasangan pertama Greysia Polii di ganda putri sebagai pebulutangkis profesional. Bersama Heni, Greys berhasil memenangkan kejuaraan nasional pertama mereka usai mengalahkan ganda putri Kalimantan Timur, Indarti Issolina dan Angeline de Pauw di tahun 2003.

Setahun kemudian, Greysia Polii dipercaya mewakili Indonesia di Asian Junior Badminton Championships. Dalam pertandingan internasional pertamanya itu, Greys berhasil memenangkan medali perunggu. Greysia Polii lalu berpasangan dengan Jo Novita di berbagai ajang. Dia pun mulai bergabung di tim Piala Uber Indonesia sejak tahun 2004 dan juga tahun 2008.

greysia polii biodata agama

Di pertengahan 2008, Greysia Polii mulai berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari. Hal ini karena usia Jo Novita yang sudah tidak muda lagi dan tidak bisa diharapkan membangkitkan prestasi di sektor ganda putri. Greysia Polii sempat berlaga di Olimpiade London 2012 berpasangan dengan Meiliana Jauhari dan berhasil melaju hingga babak perempat final.

Sebenarnya mereka mendapat kesempatan untuk melaju ke babak perempat final nomor ganda putri. Akan tetapi, mereka terkena hukuman diskualifikasi dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) karena tuduhan mencederai asas sportivitas saat berlaga kontra Ha Jung-eun dan Kim Min-jung di laga pamungkas. Greysia Polii sempat berpasangan dengan Vita Marissa dan greysia polii biodata agama berpasangan dengan Apriyani Rahayu.

Greysia Polii Menikah Sibuk meniti karier sebagai pemain bulutangkis, kehidupan pribadi Greysia Polii memang hampir jarang disorot publik. Dia lebih sering tampil dilayar kaca membawa nama Indonesia di pertandingan bulutangkis dunia. Greys juga mengakui dirinya jarang mengumbar kemesraan dengan sang kekasih yang sudah dipacarinya selama enam tahun. Akhirnya Greysia Polii menikah dengan Felix Djimin. Keduanya resmi menjadi suami-istri usain melakukan proses pemberkatan pernikahan di salah satu hotel di kawasan Pondok Indah Jakarta pada 23 Desember 2020.

Kini, Greys rajin membagikan potret kebersamaan dengan Felix. Sahabat Agnez Mo Greysia Polii merupakan salah satu sahabat Agnez Mo yang paling dekat. Pertemanan mereka sudah terjalin sejak lama. Tapi karena kesibukan masing-masing, pasangan sahabat beda profesi ini jarang bertemu. Meski begitu, Agnez Mo kerap menunjukkan dukungannya kepada Greysia Polii. Bahkan Agnez ikut menyumbangkan suaranya saat menghadiri pernikahan Greysia Polii dan Felix Djimin.

Profil dan Biodata Greysia Polii Nama lengkap : Greysia Polii Nama panggung : Greys Tempat dan tanggal lahir : Jakarta, 11 Agustus 1987 Usia: 33 Tahun Agama : Kristen Profesi : Atlet Bulu Tangkis Orang tua: Willy Polii (ayah), Evie Pakasi (ibu) Pasangan : Felix Djimin Instagram : @greyspolii Kini, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bersiap untuk laga di babak final nomor ganda putri cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020 yang dijadwalkan pada 2 Agustus 2021 mendatang.

Apapun hasilnya nanti, Greysia Polii tetap merupakan salah satu atlet berbakat greysia polii biodata agama air yang harus selalu didukung. Baca juga: Profil dan Biodata Kevin Sanjaya: Agama, Pacar Hingga Bisnis β€’ Editor: Christiya Dika

BIOGRAFI GREYSIA POLII. Dari Modal Raket Kayu, Sampai Juara Olimpiade




2022 www.videocon.com