Cara merawat kelinci agar tidak mati

cara merawat kelinci agar tidak mati

Ada banyak jenis hewan yang umum dipelihara orang di rumahnya. Kelinci menjadi salah satu hewan yang dijadikan kesayangan pemiliknya selain kucing dan anjing. Tak hanya kelinci pedaging yang bakal diambil dagingnya untuk dikonsumsi, ada juga jenis kelinci hias berbulu lembut, unik, dan menggemaskan yang dipilih sebagai peliharaan, biasanya oleh mereka yang memiliki anak kecil.

Tentunya cara merawat kelinci berdasarkan jenisnya ini punya kebutuhan masing-masing. Kelinci sebenarnya mudah beradaptasi dengan gaya hidup di rumah, asalkan kebutuhannya terpenuhi. Pada umumnya, umur kelinci bisa mencapai 5 hingga 10 tahun, bahkan lebih.

Agar kelinci berumur panjang, sehat, dan bahagia hingga beranak pinak, kamu perlu melakukan beberapa perawatan khusus, mulai dari menyediakan kandang yang nyaman dan hangat, makanan yang gizinya seimbang, dan waktu khusus bagi si kelinci untuk bermain dan berlarian.

Nah, buatmu yang baru pertama kali memelihara kelinci, simak dulu cara merawat kelinci yang benar agar nggak cepat matinya. 1. Pilih dulu jenis kelinci hias yang akan kamu pelihara.

Jangan lupa periksa kesehatannya sebelum fix diangkut ke rumah jenis kelinci via kelinci-bagus.blogspot.com Tahu nggak sih kalau di Indonesia itu ada kurang lebih 30 jenis kelinci hias yang bisa dipelihara? Beberapa di bawah ini adalah yang favorit: • Kelinci English Lop • Kelinci French Lop • Kelinci Holland Lop • Kelinci American Fuzzy Lop • Kelinci Fuzzy Lop • Kelinci Dutch • Kelinci Anggora • Kelinci Hias Lokal • Kelinci Himalaya • Kelinci Flemish Giant • Kelinci Netherland Dwarf Ketimbang membeli di toko hewan peliharaan, biasakan untuk memilih mengadopsi di petshop.

Cara merawat kelinci pun berbeda-beda tergantung jenisnya. Biasanya, semakin langka jenis kelinci, semakin rumit dan mahal biaya perawatannya. Sebelum mengadopsi, periksa kesehatannya dari kondisi matanya. Kelinci sehat punya mata yang terlihat bulat, segar, dan nggak sayu. Pilih kelinci yang usianya sudah melebihi 3 bulan — yang nggak cara merawat kelinci agar tidak mati kena penyakit ketimbang kelinci yang baru saja lahir.

2. Kelinci harus hidup berdampingan biar umurnya panjang. Jangan sungkan pelihara lebih dari satu kelinci, ya! cari pendampingnya via review.bukalapak.com Cara merawat kelinci di cara merawat kelinci agar tidak mati adalah dengan nggak membiarkannya hidup sendirian. Kelinci termasuk hewan sosial, kebanyakan akan jauh lebih bahagia ketika berpasangan atau hidup bersama-sama dengan kelinci lainnya. Pertimbangkan untuk mengadopsi sepasang kelinci, ya!

3. Menyediakan kandang kelinci yang layak dan nyaman ditinggali adalah salah satu cara merawat kelinci agar cepat besar membuat kandang kelinci via www.dzargon.com • Kandang kelinci harus berukuran minimal lima kali ukuran kelinci agar kelinci bisa berbaring dan berdiri dengan kaki belakangnya tanpa menabrak kepalanya di atas kandang, serta ruangan kosong yang bisa diisi dengan air, makanan, juga kotak kotoran kelinci.

• Pilih kandang kelinci yang alasnya datar, tebal, dan halus seperti papan. Bagian sisinya terbuat dari kawat khusus. • Lapisi lantai dengan kardus, jerami, atau bubur kayu daur ulang yang biasa dijadikan camilan (digigiti) agar gigi kelinci sehat dan kuat.

Letakkan kotak kardus di dalam kandang untuk tempat persembunyian. Kelinci memang suka bersembunyi. • Tempatkan kandang kelinci di dalam ruangan yang terhindar dari listrik, bahan kimia, tanaman, atau perabotan rumah yang membahayakan. Kelinci nggak bisa menoleransi suhu ekstrem, apalagi pada musim panas. Juga mudah stres jika dekat dengan ancaman hewan (buas) lain. siapkan kotak kotoran via www.everybodygoesblog.com Kelinci memiliki kecenderungan alami untuk buang air kecil dan besar di satu area.

Nah, manfaatkan kebiasaan kelinci ini dengan menyiapkan kotak kotoran berukuran cukup besar yang diberi alas jerami atau koran. Letakkan beberapa kotak kotoran di pojok-pojok ruangan. 5. Menyediakan makanan, minuman, dan camilan yang bergizi seimbang dan hindari jenis makanan tertentu beri makan sayuran hijau via pulaukelinci.blogspot.com Cara memelihara kelinci di rumah yang sangat penting diperhatikan adalah pemberian makanan.

• Makanan utama kelinci adalah rumput jerami, jenis timothy, oat, dan brome adalah yang terbaik. • Berikan juga sayuran berdaun hijau gelap seperti daun selada, peterseli, daun ketumbar dan lainnya. • Kelinci menyukai camilan berupa buah-buahan yang nggak terlalu manis seperti apel, bluberi, pepaya, stroberi, pir, persik, prem, atau melon. • Bisa juga gunakan pelet (dalam jumlah kecil) sebagai suplemen untuk sayuran hijau tua, bukan sebagai pengganti atau makanan utama.

• Sediakan air minum yang bersih dalam botol atau mangkuk. Selalu ganti air dan bersihkan wadahnya setiap sehari sekali. • Hindari memberi makan tomat, kol, jagung, kacang-kacangan, kacang polong, kentang, bit, bawang merah, bambu, biji-bijian, dan banyak lagi lainnya.

Jangan juga terlalu banyak kasih wortel ke kelinci karena wortel mengandung banyak gula. 6. Berikan waktu kelinci untuk berolahraga, bermain, juga beristirahat dengan tenang biarkan bermain di luar via www.youtube.com • Biarkan kelinci bermain ke luar kandang selama beberapa jam agar dia melompat dan berlari-larian.

• Kelinci suka mengunyah kotak kardus atau kertas yang terbuat dari serat kayu.

cara merawat kelinci agar tidak mati

• Kalau kamu ingin mengenalkan kelinci satu dengan lainnya, jangan mencampurnya langsung. Lakukan bertahap. • Untuk memegang kelinci, letakkan satu tangan di bawah bagian depan kelinci dan tangan lainnya di bawah punggungnya. Angkat dengan hati-hati dengan kedua tangan dan bawa ke tubuhmu. Jangan biarkan tubuh kelinci menggantung, jangan pernah mengangkat perut, dan jangan pernah mengangkat kelinci di telinganya. • Masukkan kembali kelinci ke kandang jika hari menjelang sore dan biarkan dia beristirahat.

7. Cara merawat kelinci yang baru lahir juga mesti hati-hati, kalau nggak, anak kelinci malah rentan mati merawat kelinci yang masih bayi via www.youtube.com • Periksa anak kelinci setelah 2 hari kelahirannya. Cek apakah anaknya lahir dalam keadaan sehat, mati atau cacat. Kalau ada anak kelinci yang mati, segera pisahkan. • Pastikan kondisi induknya nggak stres atau kelaparan, karena nanti bisa memakan anaknya sendiri. Jangan juga memegang anak kelinci, karena beberapa induk kelinci nggak mau menyusui anaknya yang berbau tangan manusia.

• Kalau induknya mati, berikan susu formula (SGM atau Bebelove) menggunakan pipet hewan tiap 2 jam sekali. Kamu akan menyusuinya sampai usia 6 bulan. • Pastikan kelembapan udara dan suhu ruangan tetap stabil.

• Anak kelinci yang baru lahir belum memiliki bulu sehingga rentan terhadap gangguan hewan kecil yang membuatnya gatal dan terluka. So, jaga kandangnya dengan baik.

• Jangan biarkan kotoran kelinci mengendap lama di kandang, langsung bersihkan kalau sudah menumpuk banyak. • Cara merawat kelinci agar tidak mati ingin memindahkan bayi kelinci yang nggak kebagian susu untuk disusui mandiri, langkah pertama adalah memancing indukan agar menjauh dari anaknya. Setelah indukan menjauh, baru ambil bayinya. 8. Cara merawat kelinci agar tidak cepat mati tentunya dengan menjaga kebersihan baik kandang maupun kelincinya sendiri menggosok bulunya via www.99.co Bersihkan kandang kelinci setiap minggu.

Singkirkan jerami atau serutan kayu kotor dari dalam kandang. Lalu cuci kandang dengan air hangat yang dicampur sabun. Bilas hingga bersih dan keringkan.

Isi kembali kandangnya dengan jerami atau serutan bersih. Cara merawat kelinci yang benar juga dengan memastikannya tetap dalam pengawasan saat kamu membersihkan kandang.

Kelinci nggak perlu dimandikan, kecuali kalau benar-benar kotor dan kelinci nggak mampu membersihkan cara merawat kelinci agar tidak mati dengan baik. Cukup gosok badan kelinci dengan sikat lembut untuk membersihkan bulunya setiap 1-2 hari. Selanjutnya adalah membawa kelinci ke dokter setidaknya sekali dalam setahun untuk pemeriksaan rutin. Semoga info tentang cara merawat kelinci yang benar ini bermanfaat, ya!

• Home • Produk • Pupuk Organik Cair • Spesialis Tanaman Pangan Sayur • Spesialis Buah-buahan • Spesialis Tanaman Perkebunan • Spesialis Perkebunan Kelapa Sawit • Spesialis Tanaman Hias • Spesialis Lapangan Golf • Suplemen Organik Cair • Spesialis Kolam, Tambak, dan Karamba • Spesialis Ternak • BLACK BOS (Bio Organic Stimulant) • SAME Granule Bio Organik • Berita Terkini • Galeri • Tentang Kami • Hubungi Kami • Peternakan Dulur seorang peternak kelinci?

tentu mengembangkan bisnis peternakan kelinci harus mumpuni mengenai cara merawat kelinci. Hal inilah yang menjadikan kelinci bisa sangat prospektif. Ada 2 tujuan yang bisa dulur lakukan untuk membesarkan potensi bisnis ternak kelinci yaitu: • Penggemukkan untuk kelinci pedaging • Perawatan bulu untuk kelinci hias atau anggora Keduanya sangat prospektif, dan tentunya mendatangkan peluang sendiri.

Namun dulur juga harus memperhatikan teknis perawatan yang benar agar tidak merugi, pastikan juga cara memelihara kelinci juga menghasilkan solusi untuk semakin meningkatkan pendapatan.

Berikut ini ada beberapa tips untuk dulur peternak mengenai cara merawat kelinci: Daftar Isi • Cara Merawat Kelinci yang Baik • 1. Pelihara Lebih dari Satu Kelinci • 2. Mempersiapkan Kandang • 3. Memilih Makanan Kelinci • Makanan Utama • Camilan • 4.

Kebutuhan Air atau Minum • 5.

cara merawat kelinci agar tidak mati

Memberi Vitamin Kelinci • 6. Menjaga Kesehatan Kelinci Agar Tidak Mudah Mati • 7. Pertahankan Suhu Lingkungan yang Tepat • 8. Membersihkan Badan Kelinci • 9. Cara Memegang Kelinci yang Baik • 10. Mengendalikan Serangan Penyakit Kelinci Cara Merawat Kelinci yang Baik Beberapa cara merawat kelinci harus diperhatikan agar tetap sehat dan bisa tumbuh dengan baik. 1. Pelihara Lebih dari Satu Kelinci Cara merawat kelinci sebaiknya berpasangan yaitu jantan dan betina, hanya memelihara satu ekor kelinci akan membuat ia bosan bahkan tertekan selama hidupnya sebab ia termasuk hewan sosial yang butuh interaksi dengan sesamanya.

Jenis kelinci apapun, seperti hias atau anggora maupun untuk pedaging. Pastinya bisa dipelihara lebih dari satu dalam suatu kendang. Disarankan mengisi 3 sampai 5 kelinci dalam kandang yang disesuaikan ukuran kandang.

2. Mempersiapkan Kandang Kandang kelinci bisa kalian pilih dari jenis kawat yang banyak dijual, atau kalian bisa membuat sendiri dari kayu dan kawat. Jika kelinci yang dipelihara lebih dari 2 ekor, pilih jenis kandang susun untuk cara merawat kelinci agar tidak makan tempat, atau jika kalian punya rumah yang luas, cara merawat kelinci agar tidak mati membuat kandang yang besar di belakang rumah atau pekarangan.

• Ukuran kandang kelinci sesuaikan dengan besar kelinci yang kalian pelihara.

cara merawat kelinci agar tidak mati

Maksimal 1 kandang untuk 2 ekor kelinci. Ukuran minimal 150 x 60 x 60 cm dan bisa lebih besar jika kalian memelihara kelinci dewasa. • Berikan alas yang padat pada kandang, harus bersih dan kering. Seperti dari jerami yang nyaman. Alas kandang juga perlu diberishkan setiap hari agar tidak lembab yang bisa menyebabkan penyakit pada kelinci.

• Dinding kandang sebaiknya dari kawat agar memiliki sirkulasi udara yang baik, kelinci tidak merasa terkekang, sekaligus kalian bisa melihat dan mengawasinya dengan mudah. • Kandang juga perlu diberi tempat makan dan minum agar kelinci tidak terbiasa makan di sembarang tempat serta mencegah makanan dan minuman terkena kotoran dari sekitar kandang.

• Tempatkan kandang di tempat yang ventilasi udaranya lancar agar kelinci selalu mendapatkan udara segar, namun hindari dari sinar matahari langsung serta dari suara bising. • Beri box atau kotoran di dalam kandang, kelinci bisa dilatih agar mau buang kotoran di tempatnya sehingga kandang selalu bersih dan kalian tak perlu repot terlalu sering membuang kotorannya.

3. Memilih Makanan Kelinci Selama ini mungkin kalian melihat kelinci diberi makan wortel, baik itu di film kartun ataupun di dunia nyata. Poin penting untuk cara merawat kelinci dengan memberikan pakan terbaik. Sesungguhnya makanan kelinci sama seperti manusia, butuh beragam jenis makanan yang bergizi agar organnya sehat dan bebas dari penyakit, di alam bebas kelinci makan beragam makanan atau lebih variatif.

Ada 2 jenis makanan cara merawat kelinci agar tidak mati perlu kalian berikan yaitu : Makanan Utama • Berupa sayuran, rumput, dan pellet atau makanan buatan. Makanan utama harus yang rendah kadar kalsiumnya. • Pilihan pertama ialah rumput yang baik untuk pertumbuhan giginya, yakni rumput jenis Timothy Hay.

Dulur juga bisa memberikannya rumput di sekitar rumah namun pastikan tidak mengandung pestisida atau zat kimia bahaya lainnya. • Pilihan lain ialah pellet yang dibuat khusus untuk kelinci, lebih mudah dan praktis, bisa dibeli di Pet Shop. • Kandungan utamanya sudah disesuaikan dengan usia kelinci.

Sebaiknya pellet diberikan sebagai selingan, yakni tetap memberinya makan alami. • Jenis makanan utama lain yang bisa diberikan ialah wortel, tomat, brokoli, dan biji-bijian. Camilan • Berupa buah-buahan yang kadar gulanya rendah dan mengandung serat tinggi seperti strawberry, nanas, papaya, raspberry, anggur yang dibuang bijinya, pear, pisang, dan apel. • Berikan makanan utama dan camilan secara berseling agar kelinci tidak bosan dan sehat.

Dulur juga perlu paham makanan yang dilarang diberikan untuk kelinci, bisa menyebabkan ia diare, keracunan, dan meninggal yaitu alpukat, biji buah, rhubarb, coklat dan kopi, bawang merah, bawang putih, selada, daun kentang, dan makanan olahan manis.

cara merawat kelinci agar tidak mati

4. Kebutuhan Air atau Minum • Kelinci umur 1 – 6 bulan butuh air 120 ml per hari. Kelinci umur 1 – 2 tahun butuh air 400 ml per hari. Kelinci yang sedang hamil, baru melahirkan, dan menyusui butuh air 3 liter per hari. Jadi, penuhi asupan air untuk kelinci kalian sesuai kondisi dan kebutuhannya. • Air yang diberikan ialah air putih sebagaimana yang diminum manusia, berikan di wadah yang lebar seperti mangkok besar agar mudah dijangkau, sebab sulit jika menempatkannya di dalam botol.

Ganti airnya setiap hari dan segera isi wadah air jika airnya habis. 5. Memberi Vitamin Kelinci Memberi vitamin untuk kelinci, salah stau poi penting cara merawat kelinci yang bermanfaat menambah nafsu makan dan meningkatkan stamina kelinci, terlebih untuk kelinci indukan yang hamil atau sedang menyusui. Kelinci butuh vitamin A, E, C, dan D. Bisa diberikan dari makanan alami atau suplemen khusus kelinci. Kesehatan kelinci menjadi hal utama yang tentu harus dulur perhatikan, sebab ini nantinya yang akan menjadi hal penting untuk menunjang pendapatan dari bisnis ternak kelinci.

Memilih vitamin kelinci tentu saja tidak boleh sembarangan, harus tepat dan sesuai. Inilah yang harus terkandung dalam vitamin salah satunya bakteri bacillus. Bakteri premium seperti bacillus pumilus memiliki fungsi penting untuk meningkatkan kualitas pakan, serta melengkapi kebutuhan nutrisi pakan kelinci.

Kandungan dalam vitamin kelinci yang bisa dulur dapatkan yaitu pada Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan. Salah satu manfaat penambahan vitamin kelinci GDM dalam pakan kelinci cara merawat kelinci agar tidak mati • Memperbaiki kualitas pakan sehingga meningkatkan sistem pencernaan pada kelinci. • Meminimalisir kerontokan bulu serta menjadikannya bulu semakin halus. • Merangsang kekebalan tubuh kelinci yang meminimalisir serangan penyakit.

Penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan bisa langsung diaplikasikan dengan pakan hijauan maupun pabrikan. Maupun dalam minuman atau air kelinci, sesuaikan kebutuhan dengan jumlah kelinci yang dulur pelihara ya.

6. Menjaga Kesehatan Kelinci Agar Tidak Mudah Mati Menjaga kesehatan kelinci merupakan bagian penting cara merawat kelinci, sangat berguna untuk meminimalisir penyakit maupun agar hidup kelinci nyaman seperti berikut ini: • Membersihkan kandang kelinci bias kalian lakukan seminggu sekali, jika memelihara lebih dari satu kelinci, bias lebih sering.

• Pembersihan kandang kelinci harian mulai dengan membuang makanan sisa di pagi dan sore hari, cuci mangkuk dan wadah air, bersihkan alas kandang yang kotor, dan ambil kotoran atau ganti kotak kotoran.

• Sedangkan pembersihan kandang mingguan lebih detail lagi. Mulai dengan melepaskan semua aksesori yang ada di kandang, cuci dengan air dan sabun. • Angkat semua kain di kandang seperti alas tidur, ganti dengan kain baru yang lebih bersih. Bersihkan seluruh bagian kandang dengan air hangat agar bau kotoran dan lainnya hilang, boleh juga diberi disinfektan untuk membunuh kuman. 7. Pertahankan Suhu Lingkungan yang Tepat • Suhu terbaik untuk kelinci ialah 13 – 21 derajat celcius.

Kelinci mungkin masih bisa bertahan pada suhu 27 derajat celcius, namun lebih dari itu ia akan terkena sengatan panas dan meninggal. Sebab itu perhatikan dimana kalian menempatkan kandang, pastikan tempatnya teduh dan tidak panas. • Jika cuaca sedang panas, letakkan kandang di tempat ber AC yang tidak mengarah langsung atau dengan kipas angina yang ada di langit-langit rumah. Berikan juga ventilasi yang baik untuk kandang kelinci.

8. Membersihkan Badan Kelinci • Membersihkan badan kelinci pertama diawali dari bagian telinganya, pakai kain lembut dan bersihkan telinganya yang panjang, jika dulur melihat kotoran di saluran telinganya, hindari membersihkan sendiri, bawa ke mantra hewan atau profesional lainnya untuk menghindari cedera. • Kedua bersihkan bulunya, pakai kuas yang longgar dan lembut, umumnya bulu kelinci mudah rontok, kalian perlu membersihkan bulunya seminggu sekali baik kelinci yang rambutnya panjang maupun pendek.

• Ketiga kukunya, potong tiap sebulan sekali atau saat terlihat memanjang. Sinari dengan senter agar terlihat mana yang harus dipotong, gunting cukup bagian ujungnya. Ingatlah kelinci tidak boleh dicelupkan ke dalam air, membersihkan badan kelinci tidak berhubungan dengan memandikannya, sebab bisa membuat kelinci mati. 9. Cara Memegang Kelinci yang Baik Kelinci termasuk hewan yang rapuh, harus dipegang dengan hati-hati.

Jika merasa tidak nyaman dan memberontak, ia akan mematahkan tulang mereka sendiri. Sungguh mengkhawatirkan bukan? Mitra GDM, Pak Daniel Peternak Kelinci Kelinci diangkat dengan memegang telinganya yang panjang. Itu adalah kesalahan sangat fatal. Jangan pernah melakukannya, bisa membuat kelinci kesakitan dan merusak jaringan telinganya.

Begini cara memegang kelinci yang baik dan benar : • Kelinci yang masih muda dipegang di pinggangnya dengan erat namun lembut. • Kelinci dewasa dipegang di tengkuknya dengan tangan kanan dan tangan kiri dulur menyangga badan. • Untuk mengangkatnya, satu tangan di badan depan kelinci dan tangan lain di bawah punggung kelinci, kemudian angkat dan dibalik sehingga perut kelinci ada di atas.

Tangan kiri memegang bagian belakang dekat ekornya, mirip seperti menggendong anak bayi. Angkat dengan hati-hati dan kedua tangan kalian dan bawa ke tubuh dulur, jangan sampai tubuh kelinci menggantung bebas dan jangan pernah mengangkat bagian perut. • Agar saat dipegang kelinci tidak memberontak, perlakukan layaknya anak bayi, dielus dengan kasih saying. Kelinci punya naluri kuat, sedikit saja ia merasa diperlakukan kasar maka ia akan mencoba lari.

10. Mengendalikan Serangan Penyakit Kelinci Sebenarnya jika dulur sudah menerapkan poin-poin sebelumnya, serangan penyakit dapat diminimalisir. Namun jika sudah terlanjur terkena yang berasal dari kondisi lingkungan atau cuaca yang diluar kita, maka dulur perlu mengenali terlebih dahulu jenis penyakit yang menyerang kelinci. Kelinci mati sebab serangan penyakit Sebab setiap penyakit memiliki perlakuan yang berbeda-beda, hal ini tentu disesuaikan dengan tingkat kegawatannya.

Maka dari itu dulur harus memahaminya secara lengkap berikut ulasan Jenis Penyakit kelinci dan Cara Mengobatinya. Perlunya mencegah daripada mengobati, itulah yang harus diterapkan oleh setiap peternak. Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan menjadi salah satu solusi untuk dulur peternak kelinci untuk semakin meningkatkan kualitas kelinci mulai dari kesehatan hingga bobot kelinci yang memiliki nilai jual lebih.

Tidak hanya itu saja, Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan juga sangat bisa untuk memaksimalkan kualitas bulu kelinci untuk para pemilik kelinci hias.
Merdeka.com - Memiliki hewan peliharaan di rumah diketahui dapat membantu menghilangkan stres. Hewan peliharaan dapat menjadi penghibur di kala penat dengan segala tingkah lucu dan tidak terduganya.

Terdapat beberapa jenis hewan yang umum dijadikan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, kelinci, hamster, burung dan ikan. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara memelihara kelinci di rumah dengan baik dan benar. Tidak seperti anjing, kucing, burung atau ikan, memelihara kelinci diketahui agak lebih cara merawat kelinci agar tidak mati dan membutuhkan pengetahuan khusus. Kelinci lebih mudah mati ketika di pelihara apabila Anda salah menanganinya. Pada umumnya, umur kelinci mencapai 5 hingga 10 tahun bahkan bisa lebih.

Namun, kelinci memiliki kebutuhan khusus agar bisa menjalani masa hidup yang panjang, bahagia dan sehat. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa tips atau cara memelihara kelinci di rumah dengan baik dan benar yang telah dilansir dari liputan6.com. 1. Siapkan Kandang cara merawat kelinci agar tidak mati Tepat Cara memelihara kelinci di rumah yang harus Anda lakukan pertama adalah memilih dan menyiapkan jenis kandang yang tepat agar kelinci dapat merasa nyaman dan aman.

Penempatan kandang kelinci yang benar adalah di dalam ruangan, bukan di luar seperti di halaman. Kelinci peliharaan berbeda dengan kelinci liar. Kelinci domestik diketahui tidak bisa mentolerir suhu ekstrem dengan baik, terutama di bulan-bulan musim panas. BACA JUGA: 4 Potret Chilla Kiana, Penyanyi Keturunan RI yang Mengisi Soundtrack Film Disney Auranya Berbeda, Intip Potret Eva Celia Calon Manten yang Makin Memesona Terlebih, kelinci peliharaan mudah merasa stres dan tertekan apabila ia merasa tidak aman.

Hanya dengan melihat atau mendengar suara binatang buas di dekatnya, dapat menyebabkan kelinci begitu tertekan dan stres hingga cara merawat kelinci agar tidak mati serangan jantung lalu mati ketakutan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa kelinci membutuhkan ruang gerak yang luas. Kandang kelinci harus berukuran minimal lima kali dari ukuran kelinci. Kelinci harus bisa benar-benar berbaring dan berdiri tanpa menabrakkan kepalanya dengan bagian atas kandang. Anda juga harus melapisi bagian bawah kandang kelinci dengan kardus atau terpal alas lainnya.

Jangan lupa untuk membuatkan "kamar" di dalam kandang sebagai tempat persembunyian kelinci. Kelinci yang hidup di kandang harus rutin dikeluarkan minimal beberapa jam setiap harinya, untuk melemaskan badan dan berolahraga seperti berlarian, meloncat, dan mengeksplorasi ruang terbuka tanpa terbatas dinding-dinding kandang.

2. Siapkan Litter Box Cara memelihara kelinci di rumah yang harus Anda lakukan kedua dengan menyiapkan litter box atau kotak untuk buang air kelinci.

Sama halnya dengan memelihara kucing, jangan lupa untuk menyiapkan tempat buang air bagi kelinci. Kelinci memiliki kecenderungan alami untuk buang air kecil dan besar di satu area. BACA JUGA: Liburan Seru Raffi Nagita di Bali, Menginap di Resort Cara merawat kelinci agar tidak mati hingga Main di Pantai Kata-Kata Penghiburan untuk Keluarga yang Berduka Kristen, Penuh Makna Mendalam Untuk itu, Anda bisa menyiapkan litter box berukuran sedang atau besar di dalam kandanganya.

Jika kelinci peliharaan Anda terbiasa berkeliaran di dalam dan sekitaran rumah, siapkan juga beberapa litter box di sana.

cara merawat kelinci agar tidak mati

3. Perhatikan Asupan Makanan Cara cara merawat kelinci agar tidak mati kelinci di rumah yang harus Anda lakukan ketiga dengan memperhatikan asupan makanannya. Makanan kelici harus diberikan secara seimbang. Kelinci diketahui memiliki sistem pencernaan yang kompleks. Banyak masalah kesehatan pada kelinci disebabkan oleh makanan yang tidak sesuai dengan fisiologi pencernaannya.

Berikut beberapa makanan utama dan camilan kelinci yang harus Anda persiapkan: Makanan Utama Kelinci BACA JUGA: Selain Raden Topo, Artis Keturunan Indonesia Ini Juga Sukses Go Internasional Main Bareng di Love Story The Series, Giorgino Abraham Puji Senyum Yasmin Napper • Rumput jerami: dapat membantu sistem pencernaan dan sebagai asupan serat yang diperlukan kelinci guna mencegah masalah kesehatan seperti bola rambut, diare, dan obesitas.

• Sayuran: pilih yang berdaun hijau gelap seperti daun selada, peterseli, daun ketumbar dan sejenisnya. Makanan Camilan Kelinci • Buah: mungkin Anda mengira camilan yang paling disukai kelinci adalah wortel. Dan hal ini banyak benarnya. Namun wortel adalah sayuran bertepung yang sebaiknya hanya diberikan kadang-kadang sebagai hadiah. Selebihnya, berikan kelinci apel (tanpa batang atau biji), blueberry, pepaya, stroberi, pir, persik, prem, atau melon.

• Pelet: pelet sebaiknya digunakan sebagai suplemen untuk sayuran hijau tua, bukan sebagai pengganti atau makanan utama. Pelet juga hanya boleh diberikan dalam jumlah kecil (1/8 -1/4 cangkir per lima pon berat badan per hari, disebarkan selama dua kali pemberian makan setiap hari). Belikan pelet berbasis Timotius.

4. Perhatikan Jenis Makanan yang Harus Dihindari Cara memelihara kelinci di rumah yang harus Anda lakukan keempat adalah memperhatikan jenis-jenis makanan yang harus dihindari oleh kelinci. Hal ini karena kelinci memiliki sistem pencernaan yang sensitif. Jenis makanan yang harus di hindari adalah tomat, kol, jagung, kacang-kacangan, kacang polong, kentang, bit, bawang merah, kelembak, bambu dan biji-bijian.

Anda juga dilarang memberikan cokelat, permen, dan makanan apa pun yang berjamur pada kelinci. Pastikan juga kelinci jauh dari benda-benda beracun seperti insektisida, rodentisida, dan bahan pembersih. Perlu diingat bahwa lidah buaya, azalea, calla lily, lily of the valley, philodendron, dan berbagai macam umbi tanaman adalah makanan yang dapat beracun bagi kelinci.

5. Perhatikan Cara Memegang Kelinci yang Benar Cara memelihara kelinci di rumah yang harus Anda lakukan kelima adalah memperhatikan dan mempraktikkan bagaimana cara memegang dan mengangkat kelinci dengan benar. Kelinci termasuk hewan yang rapuh, sehingga harus dipegang dengan hati-hati. Karena, jika tidak dipegang dengan baik, kelinci dapat memberontak dan berakibat pada patah tulang.

BACA JUGA: Hubungannya dengan Lesti Sempat Disebut Settingan, Rizky Billar Bongkar Teror Fans Bahas soal Mantan, Rachel Vennya: Jangan Benci Orang Terlalu Berlebihan Hindari menggendong kelinci dengan memegang telinganya. Cara yang benar adalah letakkan satu tangan di bawah bagian depan kelinci dan tangan lainnya di bawah punggung.

Angkat dengan hati-hati dan rapatkan ke tubuh Anda. Jangan pernah membiarkan tubuh kelinci menggantung bebas. 1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 2 Tak Terima Rekayasa Lalu Lintas, Pengguna Mobil Mewah Ini Berkata Kasar Kepada Polisi 3 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 4 VIDEO: Iptu Asep Saefuloh, Polisi Dimaki Penumpang Alphard Kapolsek Sukaresik 5 6 Gaya Lucu Rayyanza Anak Raffi Ahmad & Nagita Liburan di Bali, Bikin Gemas Selengkapnya • #RAMADAN • #COVID-19 • Community • Pregnancy • Getting Pregnant • First Trimester ( 1 - 13 weeks ) • Second Trimester ( 14 - 27 weeks ) • Third Trimester ( 28 - 41 weeks ) • Birth • Baby • 0-6 months • 7-12 months • Kid • 1-3 years old • 4-5 years old • Big Kid • 6-9 years old • 10-12 years old • Life • Relationship • Health and Lifestyle • Home and Living • Fashion and Beauty •  Kelinci termasuk hewan peliharaan yang sangat menggemaskan apalagi sangat disenangi oleh anak-anak karena bulu halusnya.

Meskipun ingin sekali memelihara kelinci, namun beberapa orang justru ragu karena menganggap kalau kelinci tidak akan memiliki umur panjang.

Kelinci memang tergolong sensitif, sehingga panjang atau pendek usianya tergantung pada cara merawat selama kelinci kesayangan. Jika perawatan dilakukan dengan cara yang tepat bukan berarti usia kelinci bisa berumur hingga 5-10 tahun ke depan. Untuk Mama yang ingin mengetahui cara tepat sekaligus mudah dalam memelihara kelinci, tak perlu khawatir karena cara merawat kelinci agar tidak mati ini Popmama.com telah merangkumnya. rogueengineer.com Memelihara hewan di rumah memang susah-susah gampang karena perlu memerhatikan berbagai hal, termasuk pemilihan kandang.

Demi kelinci berumur panjang, ada baiknya untuk memerhatikan ketika memilih kandang kelinci. Kelinci peliharaan dan kelinci liar yang memang hidup di alam bebas tentu memiliki perbedaan tersendiri. Sebuah kandang sangat penting apalagi kelinci termasuk hewan yang tak bisa merasa stres atau ketakutan karena akan berdampak pada kesehatannya. Pilihlah kandang yang tidak terlalu kecil agar kelinci pun bisa berlari-lari di dalamnya. Kandang kelinci yang dibeli setidaknya berukuran lima kali dari tubuh kelinci, sehingga memudahkan kelinci saat ingin beraktivitas di dalam kandang.

Pixabay/Natasya_gepp Ketika memutuskan untuk memeliharan hewan di rumah, maka Mama sekeluarga perlu membagi peran dalam merawatnya dengan penuh cinta. Perbanyak juga informasi mengenai merawat kelinci agar dapat diterapkan sendiri.

Cara lain saat memelihara kelinci agar berumur panjang yaitu dengan memperhatikan nutrisi makanannya serta dalam porsi seimbang. Perlu diingat bahwa cara merawat kelinci agar tidak mati memiliki sistem pencernaan yang cukup rumit dan perlu mendapatkan makanan bernutrisi. Beberapa makanan yang bisa disiapkan sebagai makanan kelinci seperti rumput sebagai makanan utama, wortel dengan kandungan vitamin A yang dibutuhkan kelinci, selada, kangkung hingga tomat.

Jika kelinci rutin mendapatkan makanan yang bernutrisi, maka bisa membantunya dalam mencegah masalah kesehatan mulai dari bola rambut, diare dan obesitas. Ketika Mama sudah mendapatkan beberapa jenis makanan yang sekiranya cocok dikonsumsi oleh kelinci, maka berikutnya perlu sekali mengatur jadwal makan agar lebih teratur. Sama halnya seperti manusia, kelinci peliharaan pun perlu sekali mengetahui jadwal makan yang lebih teratur. Dengan kebiasaan kelinci yang makan sedikit meskipun cukup sering, maka hal ini perlu diperhatikan dengan baik.

Sediakan wadah khusus untuk makanan-makanannya agar menjaga kandang menjadi lebih bersih. Pixabay/SimonaR Sebagai hewan yang cukup sensitif, maka Mama perlu memahami bahwa menggendong seekor kelinci juga perlu diperhatikan karena tak boleh sembarangan. Perlu diketahui bahwa tubuh kelinci cukup rentan, sehingga usahakan tidak melukainya terutama ketika menggendong kelinci.

Hindari untuk mengangkat kelinci dengan memegang ke dua telinganya atau mengangkat dengan memegang kedua kaki belakang. Cara menggendong yang salah hanya akan membuat kelinci merasa takut bahkan stres. Ketika ingin menggendong kelinci sama saja saat mau memegang kucing.

Jika kesulitan, maka cobalah menggunakan satu tangan untuk memegang tengkuk atau punggung kelinci. Ketika tubuh kelinci sudah terangkat, maka tangan lainnya bisa digunakan untuk menopang bagian pantat agar kelinci pun merasa lebih nyaman. Pixabay/1447441 Kebersihan kandang kelinci memang perlu dijaga dengan baik agar umurnya bisa lebih panjang karena terhindar dari penyakit. Menyediakan kotak di dalam kandang dapat menjadi salah satu alternatif agar kelinci tetap sehat. Dengan pemilihan kotak kotoran yang sesuai di dalam kandang, maka kelici dapat membuang kotoran di tempat yang telah disediakan.

Setidaknya ini menghindari banyaknya kotoran di sudut-sudut kandang. Demi kesehatan Cara merawat kelinci agar tidak mati sekeluarga, usahakan untuk selalu mencuci tangan usai bersentuhan dengan hewan peliharaan. Demi terhindar dari berbagai macam penyakit nih, Ma.

Pexels/Pixabay Sebagai hewan yang membutuhkan waktu yang tenang ketika sedang tidur siang atau malam, maka keberadaan kadang pun membantu kebutuhan kelinci.

Meskipun begitu, kelinci pun membutuhkan waktu bermain. Demi tak selalu terkurung di dalam kandang saja, Mama perlu mengajak kelinci untuk keluar kandang agar bisa merasakan alam bebas. Saat bermain tidak ada salahnya juga mengajaknya jalan-jalan keluar di sekitar rumah. Saat kelinci berada di luar kandang, tetaplah untuk mengawasinya dengan baik.

cara merawat kelinci agar tidak mati

Si Kecil juga bisa diajak bermain bersama kelinci saat berada di luar kandang. Itulah beberapa cara merrawat kelinci yang baik agar hewan peliharaan tersebut tidak mudah stres serta berumur panjang. Semoga bisa memberikan informasi baru ya, Ma! Baca juga: • 5 Tips Membuat Kandang Kelinci yang Sederhana • Cara Membasmi Kutu Pada Hewan Peliharaan dari Shareefa Daanish • Saat Hamil, Hindari 5 Hewan Peliharaan Ini!
Penyebab kelinci mati- Memelihara kelinci hias atau pedaging memang menyenangkan bisa diajak main dan menggemaskan.

Tapi sayangnya masih banyak di antara kita yang mengeluh karena setiap merawat kelinci pasti mudah mati. Terutama kelinci yang masih kecil. Mengapa sih kelinci saya cepat mati mendadak? atau Apa penyebab kelinci mati kejang kejang? Pokoknya ada saja keluhan para pemelihara kelinci di grup-grup facebook. Nah untuk itulah kita di sini akan memberi informasi terkait penyebab kelinci mati agar semua dapat mengambil pelajarannya serta dapat mencegahnya sewaktu-waktu.

Umumnya kelinci sering mati di saat-saat tertentu, misalnya pergantian musim dari dingin ke panas, dari terang ke musim hujan, ketika melahirkan, setelah melahirkan atau banyak juga yang tiba-tiba mati tanpa diketahui apa penyebabnya. Tapi setidaknya saya berhasil merangkum beberapa penyebab yang diambil dari pengalaman pribadi dan teman-teman di facebook tentang alasan mengapa kelinci cepat mati. Penyebab Kelinci Mati dan Cara Mencegahnya Poin pertama dari penyebab kelinci mati adalah karena sakit, dan dia bisa terserang penyakit karena ada bakteri yang masuk ke dalam tubuhnya atau daya tahan tubuhnya yang lemah.

Sehingga walaupun sakit itu datangnya dari tuhan, kita tetap berusaha mencegahnya. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan merawat kandangnya, membersihkan tempatnya, membuang kotoran dan memperhatikan pola makannya sehari-hari. Namun bila kelinci anda sudah terlanjur sakit maka langsung saja diobati tanpa ditunda-tunda atau malah dibiarkan. Bayangkan saja, kelinci yang sudah diobati saja belum tentu bisa sembuh total apalagi tidak diobati sama sekali.

Menurut pengamatan kami, kelinci yang mati akibat sakit memang banyak dialami oleh pencinta atau peternak kelinci, mulai dari mencret, muntah atau yang lainnya. Tapi saya kagumi mereka selalu mengambil pelajaran sebelumnya. Maka diharapkan juga buat teman-teman agar selalu mengambil pelajaran dari musibah ini.

Salah satu sebab kelinci kalian mati adalah karena faktor makanan atau karena pemberian pakan yang tidak sewajarnya.

Misalnya sobat memberi makanan yang mengandung bahan pengawet dan kimia sehingga kelinci keracunan. Atau bisa juga karena makanan pokoknya kurang bersih dan mengandung parasit. Seperti kelinci yang diberi pakan sayuran, namun ternyata sayuran tersebut belum dicuci bersih, sehingga bahan kimia dan parasitnya belum hilang.

Akhirnya dapat mengakibatkan kelinci tersebut keracunan dan mati. Maka dari itu berilah ia pakan yang bergizi dan bernutrisi tinggi biar kondisi tubuh kelinci selalu sehat. 3. Kelaparan Makanan Kelinci juga makhluk hidup sebagaimana makhluk hidup pada umumnya. Dia membutuhkan kebahagiaan dan mudah stres. Kondisi tersebut bisa terjadi jika tidak adanya perhatian dari pemiliknya, contohnya kelinci jarang diajak keluar dan di dalam kandang terus sehingga stres.

Kemudian kelinci berantem tapi tidak dipisahkan cara merawat kelinci agar tidak mati pemiliknya sehingga stres. Yang jelas hal cara merawat kelinci agar tidak mati jangan sampai terjadi, meskipun kelinci itu nakal tetap ia butuh perhatian seperti yang lainnya.

Kasian nanti dia bisa mati mendadak karena kurang bahagia. Ajaklah bermain di saat sore hari atau pagi hari agar kelinci tidak mati karena psikisnya terganggu. Penyebab kelinci mati yang terakhir adalah kurangnya komunikasi dari pemiliknya. Perlu kalian ketahui sob, bahwa kurangnya berkomunikasi dengan kelinci ternyata juga bisa menjadi penyebab kematian si kelinci.

Dan ini ada kaitannya dengan poin yang keempat, kelinci bisa mati karena anda selalu mengabaikannya dan jarang mengajaknya bermain serta berkomunikasi alias cuek sehingga ia kesepian. Anda juga tidak menganggapnya sebagai keluarga anda sendiri, tapi malah menjadikannya seperti budak yang hanya menjadi pajangan di rumah saja.

Nah itulah salah satu penyebab kelinci anda bisa mati tiba-tiba. Jadi jangan bingung, walaupun sobat sudah memberinya makan yang bergizi dan lain sebagainya tapi kalau sobat kurang perhatian tetap dapat menyebabkan dia tidak nyaman di kandang dan mati kejang-kejang.
KICUIT.com – Banyak orang tertarik untuk memelihara dan merawat kelinci anggora karena bulunya yang panjang serta lucu dan menggemaskan.

Namun, kelinci anggora termasuk hewan yang ringkih. Banyak pemilik kelinci yang merasa sedih atau kecewa karena hewan peliharaannya tidak berumur panjang atau gampang mati karena hanya salah perawatan saja. Berikut ini blog Hamster dan Kelinci akan memberikan petunjuk mengenai cara merawat kelinci anggora dengan baik dan benar. Beberapa Tips Merawan Kelinci Angora : Kandang untuk sang kelinci harus dijaga supaya cara merawat kelinci agar tidak mati lembab serta dijaga dari cuaca yang tidak bersahabat seperti hujan, panas matahari dan hembusan angin secara langsung.

Karena kondisi kering pada kandang sangatlah baik. Usahakan lantai kandang diberi penampung, sehingga kotoran dan sejenisnya dapat jatuh kedalam penampungnya. Dengan begitu, kandang kelinci tetap bersih. • Cara Merawat Kelinci, Kandang Kelinci dan Jenis Makanan Kelinci • Jenis Jenis Kelinci yang Paling Populer Berikan ruang gerak di dalam kandang kelinci anggoranya. Pada dasarnya, kelinci adalah hewan yang lincah.

Jika kelinci kekurangan tempat untuk bergerak, mereka cenderung stress dan cepat mati. Kelinci termasuk hewan yang membutuhkan sangat sedikit air.

Jangan terlalu sering memberikannya minum. Cukup dua kali sehari saja dengan porsi mini. Jika makanannya sudah cukup mengandung air, maka pemberian minum juga perlu dikurangi.

Kelinci Angora Cara merawat kelinci anggora yang paling krusial adalah memperhatikan pola makannya. Beri makanan secara teratur kelinci peliharaan anda pada pagi dan cara merawat kelinci agar tidak mati atau sore dan malam.

Pastikan makannya tidak mengandung banyak air. Jangan memberikan sayuran kepada jenis kelinci anggora/ hias lainnya dalam bentuk segar. Pastikan sayuran tersebut dalam keadaan sudah layu sehingga kadar airnya sudah berkurang. Proses pelayuan juga sangat berguna untuk mempertinggi kadar serat kasar, juga dapat menghilangkan getah ataupun racun yang dapat menimbulkan kejang-kejang dan juga mencret.

Kelinci juga suka wortel, karna wortel merupakan buah yang berkadar air sedikit. BACA JUGA : Jenis Jenis Kelinci yang Paling Populer Berilah sedikit waktu untuk kelinci tersebut untuk bermain bebas di halaman rumah, karena kelinci sama seperti manusia yang butuh waktu untuk bergerak bebas dan bermain.

Ini penting untuk menjaga agar kelinci tidak stress dan cepat mati. Memperhatikan tingkah lakunya juga merupakan salah satu cara merawat kelinci anggora dengan baik. Jika kelinci anggora Anda sehat, maka dia akan lincah dan suka bergerak kesana kemari. Jika kelinci anggora Anda tampak lesu dan pendiam, mungkin dia sedang sakit atau bahkan kurang gizi. Segera periksakan kelinci anggora kesayangan Anda tersebut ke dokter hewan untuk perawatan lebih lanjut. • Pemilihan Makanan Untuk Kelinci Anggora • Budidaya dan Usaha Ternak Kelinci • 5 Tips Memelihara dan Merawat Beo • Tips Perawatan Cara merawat kelinci agar tidak mati Mabung Agar Cepat Tuntas • Cara Merawat Kelinci, Kandang Kelinci dan Jenis Makanan Kelinci • Tips Merawat Burung Kenari Agar Gacor • Tips Merawat Burung Pleci Agar Mudah Gacor • Tips Merawat Burung Lovebird Agar Kicauannya Panjang Posted in Kelinci Tagged Kelinci Anggora, Merawat Kelinci Post navigation Popular Posts • Makanan Musang Pandan Yang Paling Utama • Pembengkakan Pada Kaki Burung Kenari, Penyebab dan Cara Merawatnya • Mengawinkan Musang Pandan Dengan Mudah Pasti Berhasil • Cara Menggemukkan Musang Dengan Cepat • 16 Jenis Burung Lovebird Hasil Persilangan (Mutasi) • 5 Cara Mudah Perawatan Burung Parkit Australia atau Cockatiel8 Tips Merawat Kelinci Agar Selalu Sehat dan Tak Cepat Mati 6 menit membaca Oleh Vera Khairifah pada July 31, 2021 Tips merawat kelinci perlu diketahui agar kelinci yang dipelihara bisa berumur panjang dalam keadaan yang sehat.

Selain memberikan makanan yang tepat dan hunian yang layak, kira-kira hal lain apa yang harus kita lakukan untuk hewan peliharaan satu ini, ya? Simak informasi lengkapnya berikut ini! Kelinci adalah salah satu hewan yang banyak dipelihara manusia.

Bentuk tubuhnya yang kecil serta wajahnya yang kerap diartikan imut menarik hati orang untuk memeliharanya di rumah. Hewan dari famili Leporidae ini awalnya diperkirakan berasal dari dataran Afrika. Spesies kelinci kemudian menyebar ke Eropa, hingga saat ini kelinci mudah ditemukan di hampir seluruh negara maupun bagian bumi. Pada kelinci liar, kebiasaan hidupnya adalah tinggal secara berkelompok.

Mereka hidup di habitat asli seperti di bawah tanah, padang rumput, semak-semak, ataupun hutan. Sebagai hewan herbivora, kelinci memakan sayur dan buah-buahan, seperti wortel, selada, rumput, kangkung, tomat, ubi, dan biji-bijian. Dalam dunia hewan peliharaan, kelinci banyak disukai pecinta hewan lantaran bentuk tubuh yang umumnya mungil, ekspresi wajah yang imut, serta gelagat seperti cara berjalan maupun cara makan yang menggemaskan.

Kelinci peliharaan bisa diberikan makanan alami (sayur dan buah), atau pelet pakan kelinci yang terbuat dari campuran rerumputan dengan vitamin serta mineral penting. Sayangnya, meskipun perawatan kelinci terkesan mudah, hewan ini sangat mudah mati apabila dipelihara. Maka dari itu, tips merawat kelinci harus kamu ketahui agar perawatan bisa dilakukan lebih baik dan tepat.

Berbagai Penyebab Kelinci Peliharaan Mati Di alam bebas, kelinci liar umumnya memiliki rentang usia hidup antara 5 tahun sampai 10 tahun, dengan usia rata-rata 9 tahun. Itu adalah hitungan waktu hidup yang terbilang lama untuk jenis hewan di masa sekarang ini. Akan tetapi, banyak orang yang mengeluhkan bahwa kelinci yang dipeliharanya sangat mudah sakit, bahkan mati. Jadi, apa yang kesalahan dalam memelihara hewan mamalia ini?

Untuk mengetahui jawaban tips merawat kelinci, ada baiknya jika kamu mengetahui dulu berbagai penyebab kelinci peliharaan mati secara mendadak. Di antaranya: Salah konsumsi makanan Makanan jatuh I sekitar kandang atau area pemeliharaan kelinci bisa saja termakan, lalu menimbulkan reaksi tubuh pada kelinci. Pencernaan yang terganggu bisa menyebabkan sakit dan kelinci mati mendadak. Perut kembung Kelinci termasuk hewan yang rentan kembung karena perutnya tidak seelastis hewan lainnya.

Tampilan kondisi perut kelinci yang kembung sedikit berbeda dengan kelinci yang sedang hamil. Segera periksakan ke dokter hewan jika mendapati kondisi ini. (Baca Juga: 7 Tips Merawat Landak yang Benar dan Wajib Dilakukan) Tidak mendapatkan perawatan yang baik saat sakit Kelinci yang sedang sakit seringkali tidak diketahui pemiliknya. Sehingga perawatan dan penanganannya terlambat dan menyebabkan kematian. Dipelihara di kandang dengan minim interaksi Jika kelinci hanya terus berada di dalam kandang tanpa diajak bermain, maka kelinci bisa stres dan menyebabkan kematian.

Suhu luar terlalu panas atau dingin Kelinci juga bisa mati karena tubuhnya yang tidak mampu menahan suhu luar yang terlalu panas atau terlalu dingin. Maka dari itu, mereka suka berada di dalam gorong-gorong atau lubang di dalam tanah atau di kandangnya untuk membentuk suhu yang hangat dan pas baginya. Stres Selain karena kurang interaksi, kelinci juga mudah stres karena lingkungan yang tidak nyaman.

Misalnya cara bermain yang terlalu ekstrem (digenggam terlalu erat sehingga melukai, menakut-nakuti, dsb), atau karena suara bising yang terus menerus terdengar. Keguguran Keguguran juga bisa menimbulkan stress berkepanjangan dan membuat kelinci mati. Sudah berumur tua Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, umur kelinci yang tidak lebih dari 9 tahun membuatnya memiliki keterbatasan waktu hidup.

Kelinci tua berumur 6 tahun sampai 8 tahun bisa saja mati mendadak karena faktor usia. Terkena parasit telur lalat Lalat yang hinggap di tubuh kelinci biasanya meninggalkan telur yang kemudian berkembang di bulu kelinci, dan menjadi parasit.

Bakteri yang berkembang itu kemudian menggerogoti tubuh kelinci dan menimbulkan penyakit yang berakibat pada kematian. Tidak dilindungi vaksin Penyakit berbahaya sangat mudah menginfeksi tubuh kelinci yang lemah. Jika tak dilindungi vaksin, maka tubuh kelinci akan lebih kesuitan menyembuhkan penyakit yang hinggap.

Tips Merawat Kelinci Agar Selalu Sehat Untuk mencegah terjadinya hal buruk saat memelihara kelinci seperti timbulnya penyakit atau bahkan kematian mendadak, maka tips merawat kelinci patut untuk diketahui. Berikut ini beberapa tips merawat kelinci yang bisa kamu lakukan agar kelinci senantiasa sehat. 1. Tempatkan di Kandang yang Nyaman Tips merawat kelinci yang pertama adalah menyiapkan kandang yang nyaman.

Kandang kelinci harus diletakkan di dalam ruangan, bukan di area teras apalagi halaman rumah. Pastikan kandung berada di tempat yang teduh, terlindung dari panas matahari maupun percikan air hujan. Suhu area sekitar kandang tidak boleh terlalu panas maupun dingin, dan kandang memiliki luas yang cukup sehingga kelinci bisa berbaring leluasa.

Berikan pula rumah kecil di dalam kandang sebagai tempat bersembunyi pengganti gorong-gorong. 2. Jaga Kebersihan Kandang Untuk memberikan kenyamanan dan menghindari kelinci terkena penyakit, kandang harus rutin dibersihkan. Berikan litter box atau kotak tempat kelinci buang air di area kandang maupun di sekitar rumah tempat kelinci berkeliaran. Kemudian bersihkan kotoran kelinci dan kotoran lain maupun benda asing secara berkala. 3. Berikan Makanan Bernutrisi Ketiga, tips merawat kelinci yang perlu kamu lakukan adalah memberikan makanan bernutrisi.

Untuk makanan utama, kamu bisa memberikan rumput jerami atau sayuran berwarna hijau gelap. Sedangkan untuk camilan, kamu bisa memberikan kelinci buah-buahan seperti apel, papaya, pir, dan stroberi. Pakan kelinci juga lebih tepat dijadikan camilan dengan porsi kecil yakni seperempat cangkir per lima 2,5 kg berat badan kelinci per hari. 4. Jauhkan Benda Asing yang Berbahaya Kelinci adalah hewan aktif yang rentan memakan benda apa saja yang ditemui.

Maka dari itu tips merawat kelinci yang juga harus diperhatikan adalah menjauhkan benda asing di area hidupnya kelinci. Misalnya makanan manusia (permen, cokelat, atau remahan makanan lainnya), cairan insektisida atau disinfektan dan bahan pembersih (cairan pembersih lantai, detergen, sabun, dsb), dan tanaman yang berpotensi beracun jika termakan seperti lidah buaya.

cara merawat kelinci agar tidak mati

Makanan berupa umbi-umbian, kacang-kacangan, aneka bumbu dapur, tomat dan kol juga tidak boleh termakan oleh kelinci karena cara merawat kelinci agar tidak mati menimbulkan gangguan pencernaan. (Baca Juga: 9 Tips Merawat Ikan Badut untuk Pemula) 5. Hindari Kelinci dari Area Bising Bukan hanya kesehatan fisik saja yang menjadi tips merawat kelinci peliharaan, tetapi juga perhatikan kesehatan mentalnya. Untuk menghindari stres, hewan dengan nama ilmiah Oryctolagus cuniculus ini harus terhindar dari suara bising.

Misalnya area yang berisik karena ada suara kendaraan, suara mesin, teriakan anak kecil maupun teriakan hewan peliharaan lain (seperti anjing misalnya). Area kandang yang tenang membuat kelinci akan lebih sehat dan terhindar dari risiko mati mendadak. 6. Ajak Bermain Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kelinci adalah hewan akktif yang menyukai interaksi. Jadi, ajaklah kelinci peliharaanmu bermain, seperti berlari, memberikan makan sambil mengelus lembut bulunya, serta kontak fisik lain yang tidak berlebihan.

7. Berikan Perhatian Khusus pada Kelinci Hamil Tingkat sensitifitas kelinci yang hamil cukup tinggi, makanya mereka jadi rawan stres yang mengakibatkan keguguran atau memakan anaknya sendiri ketika baru lahir.

Jadi, sudah sepatutnya kamu memberikan perhatian khusus pada kelinci yang hamil dengan menjaga asupan makanan bergizi, menyediakan air minum yang segar dan selalu baru untuk menghindari dehidrasi, serta memastikan kenyamanan dan ketenangan area kandang. 8. Berikan Vaksin Tips merawat kelinci yang terakhir adalah memberikan vaksi antivirus pada kelinci setahun sekali.

Antivirus yang disuntikkan ke tubuh kelinci akan membuat sistem imunnya lebih kuat melawan berbagai serangan penyakit. Dengan begitu, kelinci tak akan gampang sakit atau mati mendadak. Itulah dia delapan tips merawat kelinci yang harus kamu ketahui.

Belanja berbagai kebutuhan hewan peliharaan, mulai dari beli kandang, pakan, hingga vitamin hewan bisa dilakukan lebih mudah dengan kartu kredit cicilan ringan. Selain memberikan kesempatan belanja dengan metode cicil, kartu redit juga akan memberimu banyak promo menguntungkan, yang bikin kamu makin irit. Tak usah bingung memilih produk kartu kredit yang pas untukmu. Sebab kamu bisa membandingkan dan mengajukan kartu kredit dari bank-bank ternama melalui CekAja.com.

Proses pengajuan dijamin mudah dan cepat, karena dilakukan serba online. Kamu cukup mengisi formulir pengajuan online dan melengkapi dokumen dan disyaratkan. Setelah itu, tunggu konfirmasi pengajuan dan jika diterima, kartu kredit siap pakai akan langsung dikirimkan ke alamat tempat tinggalmu. Sangat mudah, kan? Ayo segera bandingkan dan ajukan kartu kredit dari bank terpercaya yang sudah pasti terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya melalui CekAja.com! Mau Kartu Kredit Banyak Keuntungan?

Dapat Diskon, Reward Belanja, Cicilan 0% Cek Aja di Sini Lebih seperti ini • Lifestyle Kartu Kredit • Semua Kartu Kredit • Kartu Kredit Terbaik Pinjaman • Pinjaman Terbaik • Kredit Tanpa Agunan • Kredit Pemilikan Rumah • Kredit Kendaraan Bermotor • Kredit Dengan Agunan • Pinjaman Online • Pinjaman Cepat Investasi • Tabungan Layanan Skor Kredit • Skor Kredit Kredit UKM • Usaha Kecil Menengah • Small Business Banking Informasi Produk • Mitra Produk Perbankan • Mitra Produk Multifinance • Mitra Pinjaman Online Kalkulator • Kalkulator KTA • Kalkulator KPR • Kalkulator Modal • Kalkulator UKM Info & Blog • Tanya Ahli • Berita & Tips • Asuransi • Promo Cekaja Tentang Kami • Tentang Cekaja.com • Pusat Bantuan • Press Release • Publikasi Media • Lembar Fakta CekAja.com adalah Financial Marketplaces dibawah naungan PT Puncak Finansial Utama dan tercatat di Grup Inovasi Keuangan Digital (“GIKD”) dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan Nomor S-77/MS.72/2019.

Selain GIKD - OJK, CekAja.com juga diatur dan diawasi oleh Bank Indonesia (“BI”) dan Asosiasi FinTech Indonesia (“AFTECH”). Layanan penilaian kredit atau Credit Scoring yang tersedia di CekAja.com adalah layanan penilaian kredit dengan merek “CekSkor”. CekSkor adalah Innovative Credit Scoring dibawah naungan PT Puncak Akses Finansial dan tercatat di GIKD – OJK dengan Nomor S-274/MS.72/2019.

Selain GIKD - OJK, CekSkor juga diatur dan diawasi oleh AFTECH. Disclaimer:Â CekAja.com berusaha menyediakan informasi terkait produk Lembaga Jasa Keuangan dan layanan CekSkor secara akurat dan terkini, namun apabila terdapat perbedaan informasi maka tetap mengacu pada informasi yang diberikan oleh Lembaga Jasa Keuangan. Harap untuk melakukan verifikasi informasi produk sebelum Anda mengambil keputusan finansial di CekAja.com.

Kartu Kredit • Semua Kartu Kredit • Kartu Kredit Terbaik Fitur kartu kredit • Kartu Kredit Air Miles • Kartu Kredit Belanja • Kartu Kredit Perjalanan • Kartu Kredit Cashback • Kartu Kredit Promosi • Kartu Kredit Tanpa Biaya Tahunan • Kartu Kredit Promo Isi Bensin • Kartu Kredit Rewards • Kartu Kredit Wanita Manajemen Utang • Solusi Masalah Utang Dapatkan Profil Skor Kredit • Cek Skor Kredit Mitra Cekaja • Mitra Produk Perbankan Promo • Promo CekAja Kredit dan Pinjaman • Pinjaman Terbaik • Kredit Tanpa Agunan • Kredit Pemilikan Rumah • Kredit Kendaraan Bermotor • Kredit Dengan Agunan • Pinjaman Pendidikan • Pinjaman Online • Pinjaman Cepat Manajemen Utang • Solusi Masalah Utang Kredit UKM • Usaha Kecil Menengah • Small Business Banking Dapatkan Profil Skor Kredit • Cek Skor Kredit Mitra Cekaja • Mitra Produk Perbankan • Mitra Produk Multifinance • Mitra Pinjaman Online Promo • Promo CekAja Kalkulator • Kalkulator KTA • Kalkulator KPR • Kalkulator Modal • Kalkulator UKM Info dan Tips • Tips Finansial • Info Kartu Kredit • Info Kredit dan Pinjaman • Info Pinjaman Online • Info Asuransi • Info Syariah • Info Investasi • Berita OJK • UKM • Tanya Ahli Promo • Promo CekAja Pahami Skor Kredit • Mengenal Skor Kredit • Tingkatkan Skor Kredit • Tentang Skor Kredit Tentang Kami • Tentang Cekaja.com • Press Release • Publikasi Media • Cara merawat kelinci agar tidak mati Fakta Jelajahi Produk • Kartu Kredit • Kredit dan Pinjaman • Kredit UKM • Investasi dan Tabungan Informasi Produk • Mitra Produk Perbankan • Mitra Produk Multifinance • Mitra Pinjaman Online • Skor Kredit • Promo CekAja Info & Blog • Tanya Ahli • Berita & Tips • Promo Cekaja Tentang Kami • Tentang Cekaja.com • Press Release • Publikasi Media • Lembar Fakta • Pusat Bantuan • Semua Kartu Kredit • Kartu Kredit Terbaik • Kartu Kredit Belanja • Kartu Kredit Rewards • Kartu Kredit Cashback • Kartu Kredit Promosi • Kartu Kredit Perjalanan • Kartu Kredit Wanita • Kartu Kredit Air Miles • Kartu Kredit Promo Isi Bensin • Kartu Kredit Tanpa Biaya Tahunan • Solusi Masalah Utang • Promo CekAja
Memelihara kelinci hias atau pedaging sama sama menyenangkan.

Namun sayangnya, banyak pemelihara kelinci yang sering mengeluh tentang kelinci mereka yang sangat mudah mati khususnya pada kelinci yang masih kecil. Biasanya, kelinci akan mati di beberapa saat tertentu seperti ketika pergantian musim dari dingin kepanas, saat melahirkan, sesudah melahirkan, penyakit, kualitas makanan tidak baik, kelaparan, faktor psikis, kurang komunikasi dengan pemilik cara merawat kelinci agar tidak mati masih banyak lagi penyebab lainnya.

Agar kelinci bisa hidup sehat dan bisa berumur panjang, berikut akan kami berikan beberapa tips agar kelinci tidak cepat mati yang sangat penting untuk kelinci peliharaan atau ternak kelinci. • Jauhkan Dari Jangkauan Anak Anak Kelinci adalah hewan yang sangat rapuh dan bukan menjadi hewan yang cocok untuk dipelihara anak anak termasuk juga pada cara ternak kelinci anggora. Berbeda dengan kucing atau anjing, kelinci bukan hewan yang bisa berteriak sehingga akan lebih sering mencakar atau menggigit untuk menunjukkan rasa tidak suka.

Untuk itu, menjadi hal yang cukup sulit untuk mengetahui apakah kelinci anda bahagia atau tidak. Kelinci harus dijauhkan dari anak anak sebab bisa berisiko terjatuh, mengalami patah tulang khususnya tulang punggung dan tentunya membuat kelinci stress dan cepat mati sehingga sebaiknya tidak dipelihara oleh anak anak.

• Berikan Kelinci Ruang Bermain yang Cukup Area bermain untuk kelinci bisa dibuat diluar ataupun di dalam ruangan. Kelinci membutuhkan tempat untuk melompat, berlari dan juga bermain sebanyak beberapa jam per hari.

Semua area di luar ruangan harus diperhatikan memiliki pagar dan kelinci harus diawasi agar tidak dibawa pemangsa atau menggali bagian bawah pagar. Pastikan juga area bermain dalam ruangan aman dan segala soket dan kabel listrik tersembunyi sehingga tidak dimainkan kelinci anda. • Beri Makanan Sesuai Hampir seluruh kelinci dewasa bisa makan jerami timothy, sedangkan untuk kelinci yang masih lebih muda, sebaiknya diberikan rumput alfalfa yang juga harus dilakukan pada cara ternak kelinci anggora.

Jerami alfalfa tidak cocok diberikan untuk kelinci dewasa karena bisa menyebabkan sakit perut. Sementara untuk biji bijian sebaiknya tidak diberikan terlalu banyak dan selebihnya bisa diberikan sayuran hijau atau buah buahan sebagai camilan.

• Periksa ke Dokter Hewan Seperti jenis hewan peliharaan lainnya, kelinci juga harus diperiksakan ke dokter dengan teratur agar tidak cepat mati.

Selain vaksin, dokter hewan juga bisa membantu anda untuk belajar kapan waktu kelinci membutuhkan perawatan medis sebab kelinci bisa menyembunyikan rasa sakitnya tidak seperti hewan lain termasuk memberikan cara membersihkan kelinci.

• Sterilkan Kelinci Melakukan steril pada kelinci sangat baik dilakukan untuk membuat tingkah laku kelinci lebih tenang sekaligus untuk menghindari kemungkinan kanker pada kelinci betina. Sedangkan untuk kelinci jantan, sterilisasi berguna untuk mengurangi sifat agresif serta suka berkelahi yang biasanya terjadi pada kelinci tidak di steril. • Berikan Kandang Sesuai Kandang untuk kelinci juga harus disesuaikan agar kelinci bisa merasa nyaman di dalam kandang.

Untuk kelinci berukuran 3.6 kg atau lebih, maka membutuhkan ukuran kandang dengan panjang setidaknya 1.2 meter, lebar 0.6 meter dan tinggi 0.6 meter sehingga kelinci bisa berbaring dan meregangkan tubuh dengan nyaman.

Selain itu, pastikan juga masih ada ruang tersisa untuk tempat makanan dan minum serta kotak kotoran. • Untuk kandang di luar ruangan, bisa anda beli atau dibuat sendiri. Pastikan kandang memiliki ruang cukup untuk bersarang, melompat di sekitar dan sebagainya.

• Gunakan juga kandang latihan atau exercise pen agar kelinci bisa mendapat ruang ekstra untuk bergerak. • Letakkan Kandang Pada Area Aman Pastikan juga kandang diletakkan pada tempat yang aman.

Jauhi kabel listrik dan simpan dengan baik benda benda berukuran kecil, perabotan, bahan kimia dan tanaman berbahaya jika anda meletakkan kandang kelinci di dalam ruangan. • Kelinci senang mengunyah sehingga sebaiknya tambahkan pelindung kabel yang bisa dibeli di toko perkakas untuk mencegah kelinci mengunyah kabel. • Pakai pintu pembatas bayi atau kandang latihan untuk anjing agar membatasi akses kelinci di dalam rumah dan menghindari kelinci dari barang barang berbahaya di dalam rumah anda.

• Berikan Sayuran Agar kelinci bisa tetap sehat dan tidak mudah mati, maka beberapa jenis sayuran juga harus diberikan cara merawat kelinci agar tidak mati kelinci.

Wortel sebaiknya tidak terlalu banyak diberikan karena mengandung banyak gula yang bisa membuat kelinci obesitas, sembelit serta sakit sehingga cara mengobati kelinci sembelit harus dilakukan. • Berikan sayuran hijau seperti sawi, bayam, lobak hijau, seledri, selada air dan juga peterseli. • Berikan sebanyak 2 cangkir sayuran per hari untuk meningkatkan kesehatan kelinci dewasa.

• Berikan sayuran sedikit demi sedikit agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan. • Berikan juga buah buahan seperti apel, pisang, stroberi dan blueberry sebagai selingan.

• Hindari Makanan Larangan Tidak semua jenis sayur baik dikonsumsi kelinci. Kacang polong, jagung, tomat, kentang dan bit sebaiknya tidak diberikan termasuk dalam cara merawat kelinci tanpa induk. Selain itu, ada beberapa jenis makanan lain yang tidak boleh diberikan pada kelinci sebab merupakan racun dan bisa membuat kelinci cepat mati. • Makanan manusia seperti coklat, roti, permen, produk susu dan semua makanan yang dimasak tidak boleh diberikan.

• Hindari memberikan potongan rumput karena bisa menyebabkan ganggaun kesehatan serius.

cara merawat kelinci agar tidak mati

• Tidak boleh mengkonsumsi rumput yang disemprot herbisida atau pestisida. • Pertimbangkan Memelihara Beberapa Ekor Kelinci Kelinci merupakan hewan sosial dan senang bermain dengan kelinci lain termasuk pada cara memelihara kelinci anggora. Memelihara dua ekor atau lebih kelinci sangat disarankan agar kelinci bisa merasa bahagia.

• Pastikan kelinci sudah dikebiri khususnya jika dipelihara dalam kandang yang sama. • Pastikan untuk memelihara jenis kelinci yang sama. • Bersihkan Kandang Setiap Minggu Kandang kelinci juga harus dibersihkan setiap minggu khususnya dalam cara untuk beternak kelinci. Buang jerami yang sudah kotor dari dalam kandang lalu bersihkan kandang memakai air hangat, air sabun lalu bilas sampai bersih dan biarkan hingga kering baru masukkan kembali jerami yang bersih.

• Bersihkan tempat makan dan minum setiap hari. • Bersihkan kotak kotoran setiap hari dan semprot dengan anti kuma setiap minggu memakai larutan pemutih 10% dan cuka 10%.

Bilas sampai bersih dan keringkan. • Siapkan beberapa kotak kotoran sehingga anda bisa mengganti kotak kotoran dengan yang lain saat dibersihkan. • Urine kelinci bersifat basa sehingga kristal yang terbentuk di kotak kotoran harus dibersihkan dengan larutan anti kerak. • Jaga Suhu Kelinci Dengan Baik Temperatur normal untuk kelinci adalah 16 hingga 21 derajat celcius. Jika kelinci dipelihara dalam ruangan, maka berikan lebih banyak naungan. Apabila cuaca sedang panas, maka bawa kelinci ke ruang ber-AC atau letakkan botol minum beku di dalam kandang agar kelinci bisa tetap merasa dingin dan tidak mati karena heatstroke khususnya dalam cara merawat kelinci anggora yang berbulu tebal.

• Telinga kelinci merupakan bagian untuk mengontrol suhu utama tubuh anda. • Jika dalam alam liar, kelinci akan langsung masuk ke bawah tanah agar bisa terhindar dari serangan panas. • Periksa ke Dokter Hewan 1 Tahun Sekali Kelinci membutuhkan pemeriksaan tahunan untuk memastikan jika kondisi kelinci tetap sehat. Namun untuk cara merawat kelinci di musim hujan sebaiknya melakukan pemeriksaan yang lebih sering. Umumnya, dokter hewan yang biasa menangani anjing atau kucing tidak terlalu ahli dalam merawat kelinci sehingga sebaiknya anda mencari dokter hewan khusus hewan eksotis.

Dokter hewan juga kemungkinan akan melakukan pemeriksaan rutin sekaligus berdiskusi tentang apa yang ditemukan pada kelinci anda kemudian memberi rekomendasi atas cara merawat kelinci agar tidak mati kondisi kelinci anda.

Selain itu, perawatan gigi kelinci yang harus dilakukan kemungkinan juga membutuhkan anestesi agar memeriksa gigi secara menyeluruh sekaligus mengatasi setiap ujung tajam di bagian gigi belakang yakni premolar dan molar.

cara merawat kelinci agar tidak mati

• Pegang Kelinci Dengan Benar Saat anda ingin mengambil atau menggendong kelinci, maka pastikan dilakukan dengan benar sebab jika cara memegang kelinci salah, maka bisa menyebabkan masalah seperti tanda kelinci anggora sakit dan bahkan menyebabkan kelinci anda mati.

Kelinci sering meronta ketika takut dan mencoba untuk kabur. Saat kelinci melompat ketika dipegang, maka bagian tulang punggung bisa patah dan berakibat fatal dari mulai kelumpuhan sampai kematian. Untuk mengangkat dengan benar, angkat pada bagian sisi tubuh memakai satu lengan dan tangan yang lain memegang tubuh kelinci bagian belakang. Sambil mengangkat kelinci, dekatkan kelinci ke tubuh anda agar bisa menahan tubuh kelinci. • Perhatikan Suara Kelinci Dalam cara memelihara kelinci di rumah, anda juga harus memperhatikan suara yang dikeluarkan kelinci.

Kelinci memiliki jeritan yang tajam sekaligus keras sehingga terdengar seperti lengkingan. Jika kelinci sampai mengeluarkan suara seperti itu, maka tandanya kelinci sedang ketakutan, kesakitan atau sedang diserang sehingga harus benar benar diperhatikan. Jika kelinci terlihat kesakitan, maka periksa tanda tanda cedera yang bisa terlihat di bagian luar tubuh dan segera bawa cara merawat kelinci agar tidak mati dokter hewan sebab bisa mengancam nyawa kelinci jika terdapat masalah internal pada tubuh kelinci.
5 Tahapan Merawat Kelinci Kembung Agar Tidak Mati – Kelinci yang kembung mudah sekali mengalami kematian karena kurang makan dan tubuh dingin.

Terutama bagi kelinci yang masih berada di bawah 3 bulan. Bagi kelinci yang masih kecil sering mengalami kembung karena kurang adanya daya tahan tubuh dan beragam cuaca. Tidak hanya itu, kelinci kecil juga belum bisa konsumsi makanan tertentu dengan baik sehingga membuat perutnya begah dan kembung.

cara merawat kelinci agar tidak mati

Ada beberapa ciri tertentu untuk melihat kelinci yang kembung atau tidak. Tahap awal sebelum perut kembung ialah mencret atau diare terlebih dahulu. Ini pasti akan dialami oleh kelinci sebelum akhirnya perutnya menjadi kembung. Mengapa? Karena ada bakteri dan kuman yang ada dalam perut. Diare tersebut tidak lekas terobati sehingga ada banyak gas dalam perut. Makanan kelinci berupa kol, sawi atau kangkung sebenarnya bukan ancaman.

Seringkali justru adanya makanan tambahan yang padat akan membuat perut kelinci banyak gas. Ini justru kebalikan dari manusia yang justru ketika kembung makan serat malah baik. Nah, berikut ini ada 5 cara dan tahapan merawat kelinci kembung dari salah satu pemain judi online terpercaya Indonesia agar kelinci anda tidak mati, yaitu : – Berikan pakan yang berbeda Apabila kelinci sering diberi pakan berupa dedak atau kulit kacang, maka coba beri pakan yang berbeda. Misalnya daun pisang, wortel atau seledri.

Pemberian pakan yang bergantian akan membuat selera makan kelinci bertambah. Laykanya manusia yang ketika sakit ingin konsumsi makanan yang berbeda. – Ubah komposisi makanan Apabila semula pakan kelinci ada yang berupa pelet maka sebaiknya jangan berikan terlebih dahulu. Akan lebih baik jika diberi pakan alami. Pemberian pakan alami dapat membuang gas dalam perut kelinci, terutama jika bagian telinga atau badan cukup dingin. Berikan saja daun empon-empon seperti daun jahe, daun kencur, atau daun kunir.

Jika Anda tidak memiliki maka cukup memberikan pakan alami saja. – Lakukan pemijatan ringan Pemijatan ringan pada bagian kaki dan sekitar perut dapat mengurangi gas dalam perut.

Oleskan minyak kelapa atau virgin coconut oil. Minyak ini dapat mengurangi kembung pada hewan. Termasuk juga pada kelinci. – Obat tradisional Pemberian obat tradisional ini dapat berupa jamu yang berisi temulawak, jahe atau bawang putih atau bawang merah. Semua komponen tersebut berikan saja satu per satu, jangan dicampur layaknya manusia.

Ini akan membuat perut kelinci terbiasa konsumsi air jamu sehingga gas yang ada dalam perut lekas hilang. – Konsultasi ke dokter hewan Segera konsultasikan pada dokter apabila lebih dari 3 hari tidak juga sembuh.

Bisa jadi kembung tersebut ada penyebab lain atau penyakit lain. Apabila tidak segera sembuh dalam seminggu maka dapat cara merawat kelinci agar tidak mati kelinci perlahan mati. Itulah 5 tahapan merawat kelinci kembung agar tidak mati. Jangan lupa untuk perhatikan gejala awal terlebih dahulu. Jika kelinci secara perlahan nafsu makan berkurang maka perlu mengganti beragam pola atau komposisi makanan.

Hal ini penting cara merawat kelinci agar tidak mati agar kelinci senantiasa makan dengan bahagia. Kelinci yang masih kecil rawan terhadap perut kembung, untuk itu sebaiknya berikan saja pakan alami seperti sayur atau buah. Pemberian pelet atau dedak dapat membuat gas dalam perut kelinci, terutama bagi kelinci kecil yang sistem pencernaanya belum begitu bagus.

Anak kelinci berbeda dengan anak manusia karena habitat keduanya berbeda. Memberikan pakan yang lembek dan banyak air justru akan membuat perut terasa begah. Jadi, perhatikan pola makan kelinci ya agar tetap sehat. Share this: Recent Posts • Perawatan Hewan Peliharaan Lovebird • Panduan Perawatan Guppies – Livebearer Paling Populer dan Penuh Warna • Cara Merawat Ular Peliharaan • Cara Membantu Menjaga Ikan Peliharaan Anda Tetap Hidup • Perawatan Hewan Peliharaan Ferrets Archives • May 2022 • April 2022 • March 2022 • February 2022 • January 2022 • December 2021 • November 2021 • October 2021 • September 2021 • August 2021 • July 2021 • June 2021 • May 2021 • April 2021 • March 2021 • September 2020 • August 2020 • March 2020 • February 2020 Categories • Artikel • Blog • Fondasi • Informasi • Uncategorized • Vaksin Meta • Log in • Entries feed • Comments feed • WordPress.org

10 CARA MENJAGA KELINCI TETAP BERSIH DAN GAK BAU




2022 www.videocon.com