Doa setelah sholat maghrib

doa setelah sholat maghrib

Jakarta - Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah mencontohkan bacaan doa setelah Sholat Maghrib. Imam Nawawi dalam Al-Adzkar, Buku Induk Doa dan Zikir meriwayatkan dari Kitab Ibnu Sinni melalui Ummu Salamah terkait bacaan doa setelah sholat Maghrib tersebut. Ummu Salamah menceritakan bahwa setelah selesai sholat Maghrib, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam masuk (ke dalam rumah), lalu beliau sholat dua rakaat, lalu beliau berdoa.

Doa setelah sholat Maghrib yang dibaca Nabi Muhammad SAW antara lain: يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ Artinya: Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.' Diriwayatkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Tirmidzi, Ummu Salamah sempat bertanya kepada Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam mengenai doa tersebut.

"Wahai Rasulullah mengapa engkau lebih sering membaca doa, 'Ya muqallibal quluub tsabbit qalbii 'ala diinik (Wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu?)" Kemudian Doa setelah sholat maghrib Muhammad Shallallahu 'Alaihi doa setelah sholat maghrib Sallam bersabda, "Wahai Ummu Salamah, hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki teguh dalam iman, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkanya." Selain doa setelah sholat Maghrib, ada juga tuntunan zikir yang bisa dibaca.

Disarikan dari Kitab Al Adzar, Buku Induk Doa dan Zikir karya Imam An Nawawi berikut ini amalan zikir setelah sholat fardhu yang bisa juga diamalkan usai menunaikan sholat Maghrib. 1. Istighfar sebanyak 3 kali Diriwayatkan dalam hadits riwayat Imam Muslim dari Tsauban radhiyallahu 'anhu berkata كَانَ رَسولُ اللهِ - صلى الله عليه وسلم - إِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلاَتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلاثَاً ، وَقَالَ : اللَّهُمَّ أنْتَ السَّلاَمُ ، doa setelah sholat maghrib السَّلاَمُ ، تَبَارَكْتَ يَاذَا الجَلاَلِ وَالإكْرَامِ.

"Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam selesai dari sholatnya (sholat fardhu), maka beliau beristighfar tiga kali dan mengucapkan. "Allahumma Antas Salaam, Wa Minkas Salaam, Tabaarokta Yaa Dzal Jalali Wal Ikroom." (Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan.

Mahasuci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan) قِيلَ لِلأوْزَاعِيِّ - وَهُوَ أحَدُ رواة الحديث - : كَيْفَ الاسْتِغْفَارُ ؟ قَالَ : يقول : أسْتَغْفِرُ الله ، أسْتَغْفِرُ الله Kemudian ada yang bertanya pada Al-Auza'i, salah satu perawi hadits ini, "Bagaimana cara beristighfar itu?" Al-Auza'i menjawab, caranya engkau mengucapkan, Astaghfirullah.Astaghfirullah (Aku memohon ampun kepada Allah.

Aku memohon ampun kepada Allah). 2. Membaca zikir sifat Allah doa setelah sholat maghrib لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيْعِ المَعَاصِي وَالذُّنُوبِ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ "Alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyumu waatuubu ilaihi min jami'il ma'ashi wadzzunubi walaa haula walaa quwwata illa billahil 'aliyyil adziim" Zikir dan doa setelah sholat Maghrib berikutnya klik halaman selanjutnya untuk membaca Doa setelah sholat Maghrib yang dicontohkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam (SAW) perlu diketahui umat Islam.

Doa ini ringkas tetapi fadhilahnya dapat meneguhkan iman dan menambah ketaatan. Imam An-Nawawi dalam Al-Azkar menjelaskan bahwa terdapat zikir khusus yang dibaca setiap selesai sholat Maghrib. Ibnu Sunni dari Ummu Salamah RA pernah berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika selepas sholat Maghrib, beliau masuk ke dalam rumah, melakukan sholat dua rakaat dan kemudian membaca: يَا مُقَلِّبَ القُلُوبِ والأَبْصَارِ doa setelah sholat maghrib قَلْبَنَا عَلَى دِينِكَ "Yaa muqallibal quluubi wal abshaar, tsabbit quluubanaa 'alaa diniik.

Artinya: " Wahai Zat yang membolak-balikkan hati dan penglihatan, tetapkanlah hati kami atas agamamu." Kemudian, dalam riwayat at-Tirmidzi dari Amarah bin Syabib berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Siapa saja yang membaca doa seperti di bawah ini sebanyak sepuluh kali setelah Maghrib, maka Allah akan mengutus Malaikat penjaga yang menjaga dari setan hingga pagi hari, Allah akan menganugerahkan sepuluh pahala yang menghantarkannya masuk surga.

Allah akan menghapus sepuluh sepuluh dosa yang mencelakakan, dan bacaan tersebut senilai memerdekakan sepuluh budak mukmin. Berikut doa tersebut: لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيرٌ Laa ilaaha illaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa 'alaa kullii syai'in qadiir.

Artinya: " Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, Yang tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian, dia Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, dan Dia atas segala sesuatu Maha Kuasa." Baca Juga: Doa Pendek Setelah Sholat Berikut Bacaan Latinnya • doa setelah sholat maghrib • sholat maghrib • keutamaan maghrib • berdoa setelah sholat • doa • 7 Sumber Rezeki Manusia, Nomor terakhir yang Paling Diharapkan • Mengenal Allah Lebih Dekat agar Taubat Diterima • Beginilah Kondisi Para Sahabat setelah Berakhirnya Bulan Ramadhan • Inilah Hikmah dan Manfaat Puasa 6 Hari di Bulan Syawal • Dua Kisah Sahabat Nabi SAW yang Rutin Membaca Surah Al-Ikhlas dalam Setiap Sholat • Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal Menurut Hadis • Amalan Agar Hilang Sumpek dan Dimudahkan Segala Urusan REKOMENDASI • 70 Malaikat Akan Mendoakan Orang yang Mengamalkan Ayat Ini • Tata Cara Ibadah di Malam Nishfu Syaban • Kiai Miftachul dan Kiai Said Aqil Akan Pimpin Doa Bersama Lawan Covid-19 • Benarkah Tak Perlu Membesuk Penderita Corona?

• Hadapi Corona dengan Ikhtiar, Doa dan Tawakkal • Begini Doa, Sholawat Thibbil Qulub, dan Syair Li-Khomsatun Pengusir Covid-19
Bila meninggalkan ibadah ini, maka seorang muslim wajib menggantinya dengan qadha sholat wajib. Bila tidak menggantinya, maka seorang muslim bisa mendapatkan dosa dan kesalahan tersebut akan menjadikan amal keburukan semakin banyak.

Maka dari itu, janganlah pernah meninggalkan sholat maghrib ataupun sholat lainnya. Selain itu, dalam mengerjakan sholat harus dilakukan dengan khusyu dan sungguh-sungguh. Sebab dengan begitu, doa yang kita panjatkan akan sampai dan didengar oleh Allah SWT meskipun Dia sendiri telah maha mendengar. Agar ibadah sholat maghrib yang dikerjakan menjadi semakin sempurna, maka kita bisa menambahkan doa, lafadz, dan bacaan setelah sholat maghrib yang tentunya memiliki banyak keutamaan dan manfaat.

Untuk doa setelah sholat maghrib jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini. Bacaan Doa Setelah Sholat Maghrib Doa setelah sholat yang dibaca sehabis maghrib tidak berbeda dengan doa setelah sholat sendiri yang sebelumnya dibagikan. Bahkan doa ini juga bisa dipanjkatkan pada asat mengerjakan sholat fardhu atau sholat-sholat yang lainnya.

Bagi yang belum mengetahui teks, lafadz, bacaan, dan doa setelah sholat maghrib, silahkan simak pembahasan mengenai bacaan doa setelah sholat maghrib yang benar sesuai sunnah berdasarkan hadist shahih dalam bahasa Arab, tulisan latin, dan terjemahan Indonesia yang benar berikut ini. 1. Membaca Istighfar أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ “Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi.” (Sebanyak 3x).

Artinya : “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.” 2. Membaca Doa Keselamatan اَللّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَاذَاْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ “Allahumma antassalam waminkassalam tabarakta Ya Dzaljalali wal ikram.” Artinya: “Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR.

Muslim). 3. Membaca Kalimat Tauhid لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ “Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah, Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.” Artinya : “Tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan.

Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ “Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-inq qodir, Allahumma laa mani ‘aa lima a’ thoita wala mughthiya lima managhta wala yanfa’u dzaljaddi minkal jaddu.” Artinya : “Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.” لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.

doa setelah sholat maghrib

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

doa setelah sholat maghrib

Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na’budu illa iyyah. Lahun ni’mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.” Artinya : “Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak doa setelah sholat maghrib sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb yang hak disembah kecuali Allah.

Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.” 4. Membaca Doa Pujian Kepada Allah سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ “Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Illallah Wallahu Akbar”. (Sebanyak 33 kali). Artinya : “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Allah Maha Besar.” 5.

Membaca Surah Al Fatihah الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ.

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ “Alhamdu lilla_hi rabbil ‘a_lamin. Ar Rahmaanirrahiim.

doa setelah sholat maghrib

Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash-shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin” Artinya : “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Lago Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.

Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” 6.

Membaca Ayat Kursi اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ doa setelah sholat maghrib وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ “Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum.

Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.” Artinya : “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya).

Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka.

Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi.

Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi maha besar.” (QS. Al Baqarah ayat 255). 7. Membaca surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ. اللَّهُ الصَّمَدُ .

doa setelah sholat maghrib

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ “Qul huwallahu ahad, allahu somad, lam yalid wa lam yụlad, wa doa setelah sholat maghrib yakul lahụ kufuwan ahad.” Artinya : Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, (Allah) tidak beranak dan tidak juga diperanakkan, Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya.” قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ.

وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ “Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod.

Wa min syarri haasidin idzaa hasad.” Artinya : “Aku berlindung kepada Allah Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ.

مَلِكِ النَّاسِ .

doa setelah sholat maghrib

إِلَهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ “Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas.

doa setelah sholat maghrib

Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.” Artinya : “Aku berlindung kepada Allah (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia.

doa setelah sholat maghrib

Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” 8. Membaca Tasbih, Tahmid doa setelah sholat maghrib Takbir اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ “Allaahu akbar Kabiiraan Wal Doa setelah sholat maghrib Katsiiraan Wasubhaanallaahi Bukratan Wa Ashiilaan, Laa Ilaaha illallaahu Wahdahu Laa Syariikalahu, Lahul Mulku Walahul Hamdu Yuhyi Wa Yumiitu Wahuwa ‘Alaa Kulli Syaiin Qodiir. Walaa Haula Walaa Quwwata Illaa Billaahil ‘Aliyyil ‘Adziim(i).” Artinya : “Tidak ada yang berhak di sembah dengan sebenarnya kecuali Allah SWT, satu-satunya dan tidak ada sekutu bagi-Nya, miliknya adalah segala kerajaan, segala pujian hanya bagi Allah, Maha Berkuasa atas segala sesuatu, tiada daya dan kekuatan, Melainkan dengan pertolongan Allah yang Maha Agung.” 10.

Membaca Doa Setelah Sholat Wajib اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ Artinya : “Segala puji bagi Allah Penguasa Semesta Alam.

Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segala syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan dan kekuasaan-Mu” اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.

صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ.

وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rakhmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rakhmat yang bisa menyelamatkan kami dari semua ketakutan dan penyakit, yang bisa memenuhi semua kebutuhan kami.” “Yang bisa mensucikan diri kami dari semua keburukan, yang bisa meninggikan derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan bisa mengantarkan kami kepada tujuan maksimal dari semua kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati.” “Sesunggunya Allah Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan semua doa dan permohonan.

Wahai Dzat yang Maha Memenuhi semua kebutuhan Hamba-Nya.” اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.

اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ. رَبَّنَا لاَتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ Artinya : “Ya Allah, Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu, kebahagiaan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut.” “Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, jauhkanlah kami dari siksa api neraka, dan ampunan pada saat pelaksanaan hisab.” “Ya Allah, janganlah Engkau goyahkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu.

Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا “Allaahummaghfirlii Dzunuubi Waliwaalidayya Warhamhumaa Kamaa Rabbayaanii Saghiiraa” Artinya : “Ya Allah, ampunilah semua dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, serta berbelaskasihlah kepada mereka berdua sebagaimana mereka berbelas kasih kepada diriku di waktu aku kecil.” رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ “Rabbanaa Aatinaa Fid Dun Yaa Hasanatan Wafil Aakhirati Hasanatan Waqinaa Adzaabannaar” Artinya : “Ya Tuhan Kami, limpahkanlah kepada Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah Kami dari siksa neraka.” وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ “Washallallaahu ‘Alaa Sayyidinaa Muhammadin Wa’alaa Aali Sayyidinaa Muhammad.

Walhamdulillaahi Rabbil ‘Aalamiin.” Artinya : “Semoga Allah memberikan rakhmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya serta segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.” Keutamaan Doa Sesudah Sholat Maghrib Rangkaian doa setelah sholat maghrib tentu memiliki keutmaan yang luar biasa.

Mulai dari dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT melalui doa istighfar, hidup kita akan dijauhkan dari marabahaya melalui doa keselamatan, hingga syaitan-syaitan terkutuk takkan berani mendekati kita melalui doa ayat kursi.

Kemudian ada pula sejumlah manfaat dan fadhilah lain dari memanjatkan doa ini yang pada intinya doa setelah sholat maghrib membuat kita semakin dekat kepada Allah SWT dan menjadikan sholat maghrib yang kita kerjakan menjadi semakin sempurna. Maka dari itu, bagi seluruh umat muslim di Indonesia, mari sama-sama kita mulai rutin dan rajin menyempurnakan ibadah sholat maghrib kita dengan mengamalkan atau memanjatkan wirid serta dzikir setelah sholat maghrib yang telah dijelaskan.

doa setelah sholat maghrib

Kesimpulan Sekian pembahasan mengenai doa setelah sholat maghrib setelah sholat maghrib, doa setelah sholat subuh, doa setelah sholat dhuha, doa setelah sholat tarawih, 9 doa setelah sholat fardhu, doa sesudah sholat fardhu yang pendek, doa setelah sholat dzuhur latin, doa setelah sholat fardhu panjang, doa sesudah sholat fardhu berjamaah.

Baca: • Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat Sesuai Sunnah • Bacaan Doa Sebelum Tidur Arab Latin dan Artinya • Bacaan Doa Duduk di Antara Dua Sujud Sholat ADA sebuah doa yang dibaca Rasulullah ﷺ usai shalat maghrib. Doa setelah shalat maghrib tersebut sangat ringkas, tetapi fadhilahnya dapat meneguhkan iman dan menambah ketaatan.

Imam An-Nawawi dalam Al-Azkar menjelaskan bahwa zikir yang dibaca setiap selesai sholat Maghrib itu disebutkan Ibnu Sunni dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah ﷺ ketika selepas sholat Maghrib, beliau masuk ke dalam rumah, melakukan sholat dua rakaat dan kemudian membaca: يَا مُقَلِّبَ القُلُوبِ والأَبْصَارِ ثَبِّتْ قَلْبَنَا عَلَى دِينِكَ BACA JUGA: Shalat Maghrib, Ini Surat yang Dibaca Rasulullah SAW Kemudian, dalam riwayat at-Tirmidzi dari Amarah bin Syabib berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Siapa saja yang membaca doa seperti di bawah ini sebanyak sepuluh kali setelah Maghrib, maka Allah akan mengutus Malaikat penjaga yang menjaga dari setan hingga pagi hari, Allah akan menganugerahkan sepuluh pahala yang menghantarkannya masuk surga.

Allah akan menghapus sepuluh sepuluh dosa yang mencelakakan, dan bacaan tersebut senilai memerdekakan sepuluh budak mukmin. BACA JUGA: Bolehkah Shalat Qabliyah Maghrib?

doa setelah sholat maghrib

Berikut doa tersebut: لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيرٌ Laa ilaaha illaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa ‘alaa kullii syai’in qadiir “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, Yang tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian, dia Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, dan Dia atas segala sesuatu Maha Kuasa.” Itulah doa setelah shalat maghrib yang dibaca Rasulullah ﷺ.

[]
Doa termasuk ibadah yang sangat dianjurkan. Doa menunjukkan ketundukkan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Dalam al-Qur’an dikatakan, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan kukabulkan”. Berdoa dibolehkan kapan pun dan di mana pun. Tapi berdoa pada waktu yang ditentukan sangat dianjurkan. Di antara waktu yang dianjurkan atau dianggap baik untuk berdoa adalah setelah Maghrib.

doa setelah sholat maghrib

Menurut sebagian ulama membaca doa berikut ini disunnahkan doa setelah sholat maghrib shalat Maghrib. Doanya sebagai berikut: اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ doa setelah sholat maghrib مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ Allahumma Anta Rabbi, La Ilaha Illa Anta Khalaqtani wa Ana ‘Abduka, wa Ana ‘ala ‘Ahdika wa Wa’dika Mastatha’tu, A’udzubika min Syarri Ma Shana’tu, Abu u laka bi ni’matika ‘alayya, wa Abu u bi dzanbi faghfirli, fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa Anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku.

Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.” Semoga kita bisa membiasakan baca doa di atas setelah shalat Maghrib. islami.co dihidupi oleh jaringan penulis, videomaker dan tim editor yang butuh dukungan untuk bisa memproduksi konten secara rutin.

Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kerja-kerja kami dalam memproduksi artikel, video atau infografis yang mengedukasi publik dengan ajaran Islam yang ramah, toleran dan mencerahkan, kami akan sangat berterima kasih karenanya. Sebab itu sangat membantu dan meringankan. Baca Juga • Tela'ah Sulam Taufiq: Dari Ciri-ciri Murtad hingga Ancaman-ancaman Meninggalkan Ibadah • Ibadah Jangan Mengabaikan Amalan Sunnah, Ini Pesan Imam Al-Nawawi • Doa Pada Waktu Sore, Rasulullah Anjurkan Baca Doa Ini • Tela'ah Sentilan Gus Baha untuk Orang yang Beribadah Hanya Karena Surga dan Neraka • Hadis One Day One Hadis: Ini Tiga Ibadah yang Diwasiatkan Rasulullah Berita • Pengalaman Toleransi Agama dari Semarang: Saling Berkunjung di Hari Raya sampai Bebersih Vihara • Quraish Shihab: Berdosa, Rajin Ibadah Sunnah Semalaman Tapi Malas Bekerja • Kapan Shalat Idul Fitri Dilakukan?

Kementerian Agama Akan Putuskan 1 Syawal Hari Ini doa setelah sholat maghrib Quraish Shihab: Jangan Anggap Kecil Amalanmu, Jangan Remehkan Dosamu!

• Kemenag Undang Ormas Islam dan Perwakilan Dubes pada Isbat Awal Syawal 1443 H Kolom • Pesan KH. Ali Mustafa Yaqub: Dakwah Jangan Dijadikan Profesi dan Sumber Mata Pencarian • Relasi Islam & Kristen di Indonesia: Peluang Dialog Antar-Agama • Riwayat Perjumpaan Islam & Kristen di Indonesia • Mengapa Ibadah Puasa Ramadhan Mengikuti Kalender Hijriyah?

• Hikmah di Balik Baju Baru Lebaran Kajian • Ini Dalil Halal Bihalal dan Ziarah Kubur Ketika Lebaran • Argumen Bolehnya Zakat Fitrah dengan Uang dalam Madzhab Syafi’i • Tidak Semua Ghibah Dilarang, Dalam 6 Kondisi Ini Ghibah Dibolehkan • Sudah Pertengahan Ramadhan, Ini Dalil Baca Qunut Saat Shalat Witir • Suntik Insulin Saat Puasa, Apakah Membatalkan Puasa?

Ibadah • Khutbah Jumat Spesial Idul Fitri: Anjuran Menjaga Hubungan Baik dengan Tetangga • Apakah Puasa Syawal Mesti 6 Hari Berturut-turut? Ini Beberapa Perbedaan Pendapat Ulama • Hukum Shalat Idul Fitri dan Tata Cara Pelaksanaannya • Contoh Khutbah Idul Fitri 1443 H/2022 M: Menjadi Kaya Raya dengan Bersaudara • Mengapa Zakat Fitrah Diwajibkan?

Ini Sejarahnya! Budaya • Tradisi Nyadran, Ziarah dan Transfer Amal kepada Orang Tua • Tradisi Dandangan: Semarak Bulan Suci di Kota Kudus • Makna di Balik Nyadran, Nyekar, dan Tradisi Ramadhan Lainnya • Menyambut Lailatul Qadar ala Warga Desa: Tradisi Selikuran dan Pitulikuran di Pati • Budaya Melayu: Tradisi Tepung Tawar Masyarakat Melayu Langkat, Sumatera Utara
JAKARTA, iNews.id - Doa merupakan intisari ibadah.

Setelah menjalankan sholat wajib seperti sholat maghrib, Muslim dianjurkan untuk berzikir dan dilanjutkan dengan berdoa.

doa setelah sholat maghrib

Sebab, doa setelah sholat maktubah atau wajib akan diijabah atau dikabulkan oleh Allah SWT termasuk doa sholat maghrib. Dalam Alquran, Allah SWT berfirman: BACA JUGA: Niat Sholat Maghrib Lengkap Beserta Tata Cara dan Doa وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ Artinya: Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu.

Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS. AL Mu'min: 60) BACA JUGA: Doa Sholat Jumat Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya agar Diberi Rezeki Halal Ibnu Katsir dalam tafsirnya menerangkan bahwa ayat tersebut berisi tentang karunia dan kemurahan Allah SWT.

Allah menganjurkan kepada hamba-hamba-Nya untuk meminta kepada-Nya dan Dia menjamin akan memperkenankan permintaan mereka. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Allah akan marah bila manusia tidak berdoa atau tidak meminta kepada-Nya. قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ أَيْضًا: حَدَّثَنَا مَرْوَانُ الْفَزَارِيُّ، حَدَّثَنَا صُبيح أَبُو الْمَلِيحِ: سَمِعْتُ أَبَا صَالِحٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه doa setelah sholat maghrib "مَنْ لَا يَسْأَلْهُ يَغْضَبْ عَلَيْهِ" Imam Ahmad mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Marwan Al-Fazzari, telah menceritakan kepada kami Sabih Abul Malih, bahwa ia pernah mendengar Abu Saleh menceritakan hadis ini dari Abu Hurairah r.a.

yang telah mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Barang siapa yang tidak pernah meminta kepada-Nya, maka Dia akan murka terhadapnya. BACA JUGA: Doa Sholat Ashar Lengkap Beserta Artinya dan Waktu yang Mustajab Doa setelah sholat wajib atau maktubat juga sangat besar keutamaannya karena merupakan waktu yang doa setelah sholat maghrib. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAWT bersabda: عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفَ اللَّيْلِ الْآخِرِ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ Dari Abu Umamah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa`alaihi wa sallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling didengar?

Beliau berkata: "Doa di tengah malam terakhir, serta setelah shalat-shalat wajib." (HR. Tirmidzi) [No. 3499 Maktabatu Al Ma`arif Riyadh] Hasan. Sebelum berdoa, Muslim dianjurkan terlebih dulu berzikir dengan mengucapkan istighfar, tasbih dan tahmid, serta takbir. Allah SWT berfirman: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.(QS. Al-Ahzab: 41)

doa setelah sholat maghrib

Doa Setelah Sholat Fardhu Maghrib - Latin Dan Artinya – Bagian Ke Empat Doa Sholat Fardhu




2022 www.videocon.com