Minuman keras merupakan narkoba jenis....

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Minuman keras merupakan narkoba jenis zat aditif Pembahasan Narkoba merupakan sebuah bentuk dari singkatan narkotika dan juga obat/bahan berbahaya. Selain dari minuman keras merupakan narkoba jenis. narkoba, Napza merupakan sebuah istilah lainnya yang akan dilakukan perkenalan yang dimana secara khusus dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Napza tersebut juga merupakan sebuah bentuk dari singkatan terhadap beberapa macam bentuk jenis, seperti narkotika, psikotropika serta zat adiktif.

Secara umum, kata narkoba sendiri akan lebih melakukan pengacuan terhadap sebuah kelompok dari senyawa yang memiliki sebuah efek terhadap risiko dari kecanduan yang dimana akan dirasakan oleh penggunanya. Dari berbagai macam pakar kesehatan, secara umum narkoba sendiri merupakan sebuah senyawa psikotropika yang idmana akan lebih sering akan digunakan utnuk melakukan pembiusan terhadap pasien ketika ingin melakukan operasi serta digunakan pada beragam obat.

Pelajari lebih lanjut 1. Materi tentang apa itu narkoba dan mengapa peredaran narkoba semakin meluas? brainly.co.id/tugas/18498762 ----------------------------- Detil jawaban Kelas: 11 Mapel: Penjaskes Bab: Bab 9 - Menganalisis dan Merencanakan Kesehatan Pribadi Kode: 11.22.9 Kata Kunci: Narkoba, Aditif, Napza Narkotika “Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis.

Zat tersebut menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan rasa, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan (adiktif).” –UU No.

22 Tahun 1997– • Opioid Bahan opioid adalah saripati bunga opium. Zat yang termasuk kelompok opioid antara lain: • Heroin, disebut juga diamorfin (INN) bisa ditemukan dalam bentuk pil, serbuk, dan cairan.

• Codein, biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan bening • Comerol, sama dengan codein biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan bening • Putaw • Kokain Kokain merupakan alkaloid yang berasal dari tanaman Erythroxylon coca. Jenis tanamannya berbentuk belukar. Zat ini berasal dari Peru dan Bolivia. • Ganja (Cannabis /Cimeng) Ganja merupakan tumbuhan penghasil serat. Akan tetapi, tumbuhan ini lebih dikenal karena kandungan narkotikanya, yaitu tetrahidrokanabinol (THC).

Semua bagian tanaman ganja mengandung kanaboid psikoaktif. Cara menggunakan ganja biasanya dipotong, dikeringkan, dipotong kecil-kecil, lalu digulung menjadi rokok.

Asap ganja mengandung tiga kali lebih banyak karbonmonoksida daripada rokok biasa. Adapun zat lain yang memiliki dampak yang sama bahayanya dengan narkotika jika disalahgunakan, yaitu psikotropika. Jenis-jenis yang termasuk zat ini antara lain: • Ectasy ( ineks), • Shabu-shabu ( methamphetamine), dan • Benzodiazepin ( Pil Nipam, BK, dan Magadon).

Dampak negatif penyalahgunaan narkotika Menurut definisi di atas, jelaslah bahwa narkotika, jika disalahgunakan, sangat membahayakan bagi kesehatan fisik dan mental manusia. Bahkan, pada pemakaian dengan dosis berlebih atau yang dikenal dengan istilah over dosis (OD) bisa mengakibatkan kematian. Namun sayang sekali, walaupun sudah tahu zat tersebut sangat berbahaya, masih saja ada orang-orang yang menyalahgunakannya.

Dampak positif narkotika bagi kehidupan manusia Walaupun begitu, setiap kehidupan memiliki dua sisi mata uang. Di balik dampak negatif, narkotika juga memberikan dampak yang positif. Jika digunakan sebagaimana mestinya, terutama untuk menyelamatkan jiwa manusia dan membantu dalam pengobatan, narkotika memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Berikut dampak positif narkotika: • Opioid Opioid atau opium digunakan selama berabad-abad sebagai penghilang rasa sakit dan untuk mencegah batuk dan diare.

• Kokain Daun tanaman Erythroxylon coca biasanya dikunyah-kunyah untuk mendapatkan efek stimulan, seperti untuk meningkatkan daya tahan dan stamina serta mengurangi rasa lelah. • Ganja (ganja/cimeng) Orang-orang terdahulu menggunakan tanaman ganja untuk bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya sangat kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai bahan pembuat minyak. XTC Ekstasi adalah salah satu obat bius yang di buat secara ilegal di sebuah laboratorium dalam bentuk tablet atau kapsul.

Senyawa ekstasi atau dalam bahasa kimia dirumuskan 3-4-Methylene-Dioxy-Methil-Amphetamine (MDMA) mulai dibuat di penghujung akhir abad lalu. Tahun 1950-an, industri militer Amerika Serikat mengalami kegagalan percobaan penggunaan MDMA sebagai serum kebenaran. Sejak saat itu senyawa MDMA lebih sering digunakan para ahli jiwa. Ekstasi akan mendorong tubuh untuk melakukan aktivitas yang melampaui batas maksimum dari kekuatan tubuh itu sendiri. Kekeringan cairan tubuh dapat terjadi sebagai akibat dari pengerahan tenaga yang tinggi dan lama.

OPIUM Opioid atau opiat berasal dari minuman keras merupakan narkoba jenis. opium, jus dari bunga opium, Papaver somniverum, yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin. Nama Opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotik sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium.

Opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacethylmorphine), codein (3-methoxymorphine), dan Dilaudid (hydromorphone).

GANJA Semua bagian dari tanaman mengandung kanabioid psikoaktif. Tanaman canabis biasanya dipotong, dikeringkan, dipotong kecil – kecil dan digulung menjadi rokok disebut joints. Akan mengikat pikiran dan dapat membuat pengguna ketagihan. Bentuk yang paling poten berasal dari tanaman yang berbunga atau dari eksudat resin yang dikeringkan dan berwarna coklat-hitam yang berasal dari daun yang disebut hashish atau hash.

Ganja mengandung sejenis bahan kimia yang disebut delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) yang bisa mempengaruhi suasana hati dan mempengaruhi cara orang tersebut melihat dan mendengar hal-hal disekitarnya. KOKAIN Kokain adalah zat yang adiktif yang sangat berbahaya dan sering disalahgunakan. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan.

Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan efek merugikannya telah dikenali.Kokain juga sering disebut snow, coke, girl, lady dan crack (kokain dalam bentuk paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek yang lebih kuat).

Bahaya Narkoba Bahaya narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. Sebab, penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa.

Bahaya penyalahgunaan narkoba bagi tubuh manusia • Depresan Pemakai akan tertidur atau tidak sadarkan diri. • Halusinogen Pemakai akan berhalusinasi (melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada). • Stimulan Mempercepat kerja organ tubuh seperti jantung dan otak sehingga pemakai merasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. Karena organ tubuh terus dipaksa bekerja di luar batas normal, lama-lama saraf-sarafnya akan rusak dan bisa mengakibatkan kematian.

• Adiktif Pemakai akan merasa ketagihan sehingga akan melakukan berbagai cara agar terus bisa mengonsumsinya. Jika pemakai tidak bisa mendapatkannya, tubuhnya akan ada pada kondisi kritis (sakaw). Adapun bahaya narkoba berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut: • Opioid: • depresi berat • apatis • rasa lelah berlebihan • malas bergerak • banyak tidur • gugup • gelisah • selalu merasa curiga • denyut jantung bertambah cepat • rasa gembira berlebihan minuman keras merupakan narkoba jenis.

banyak bicara namun cadel • rasa harga diri meningkat • kejang-kejang • pupil mata mengecil • tekanan darah meningkat • berkeringat dingin • mual hingga muntah • luka pada sekat rongga hidung • kehilangan nafsu makan • turunnya berat badan • Kokain • denyut jantung bertambah cepat • gelisah • rasa gembira berlebihan • rasa harga diri meningkat • banyak bicara • kejang-kejang • pupil mata melebar • berkeringat dingin • mual hingga muntah • mudah berkelahi • pendarahan pada otak • penyumbatan pembuluh darah • pergerakan mata tidak terkendali • kekakuan otot leher • Ganja • mata sembab • kantung mata terlihat bengkak, merah, dan berair • sering melamun • pendengaran terganggu • selalu tertawa • terkadang cepat marah • tidak bergairah • gelisah • dehidrasi • tulang gigi keropos • liver • saraf otak dan saraf mata rusak • skizofrenia • Ectasy • enerjik tapi matanya sayu dan wajahnya pucat, • berkeringat • sulit tidur • kerusakan saraf otak • minuman keras merupakan narkoba jenis.

• gangguan liver • tulang dan gigi keropos • tidak nafsu makan • saraf mata rusak • Shabu-shabu: • enerjik • paranoid • sulit tidur • sulit berfikir • kerusakan saraf otak, terutama saraf pengendali pernafasan hingga merasa sesak nafas • banyak bicara • denyut jantung bertambah cepat • pendarahan otak • shock pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian.

• Benzodiazepin: • berjalan sempoyongan • wajah kemerahan • banyak bicara tapi cadel • mudah marah • konsentrasi terganggu • kerusakan organ-organ tubuh terutama otak Perilaku pemakai untuk mendapatkan narkoba • melakukan berbagai cara untuk mendapatkan narkoba secara terus-menerus • Pemakai yang sudah berada pada tahap kecanduan akan melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan narkoba kembali.

Misalnya, pelajar bisa menggunakan uang sekolahnya untuk membeli narkoba jika sudah tidak mempunyai persediaan uang. • Bahkan, mereka bisa mencuri uang dari orangtua, teman, atau tetangga. Hal tersebut tentu akan mengganggu stabilitas sosial. • Dengan kondisi tubuh yang rusak, mustahil bagi pemakai untuk belajar, bekerja, berkarya, atau melakukan hal-hal positif lainnya. Dampak Narkoba • Dampak narkoba terhadap fisik Pemakai narkoba akan mengalami gangguan-gangguan fisik sebagai berikut: • Berat badannya akan turun secara drastis.

• Matanya akan terlihat cekung dan merah. • Mukanya pucat. • Bibirnya menjadi kehitam-hitaman. • Tangannya dipenuhi bintik-bintik merah. • Buang air besar dan kecil kurang lancar. • Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas. • Dampak narkoba terhadap emosi Pemakai narkoba akan mengalami perubahan emosi sebagai berikut: • Sangat sensitif dan mudah bosan.

• Jika ditegur atau dimarahi, pemakai akan menunjukkan sikap membangkang. • Emosinya tidak stabil. • Kehilangan nafsu makan. • Dampak narkoba terhadap perilaku Pemakai narkoba akan menunjukkan perilaku negatif sebagai berikut: • malas • sering melupakan tanggung jawab • jarang mengerjakan tugas-tugas rutinnya • menunjukan sikap tidak peduli • menjauh dari keluarga • mencuri uang di rumah, sekolah, ataupun tempat pekerjaan • menggadaikan barang-barang berharga di rumah • sering menyendiri • menghabiskan waktu ditempat-tempat sepi dan gelap, seperti di kamar tidur, kloset, gudang, atau kamar mandi • takut akan air • batuk dan pilek berkepanjangan • bersikap manipulatif • sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan • sering menguap • mengaluarkan keringat berlebihan • sering mengalami mimpi buruk • Mengalami nyeri kepala • Mengalami nyeri/ngilu di sendi-sendi tubuhnya MINUMAN KERAS Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol.

Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja, umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu.

Efek samping Bila dikonsumsi berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan ganggguan mental organik (GMO), yaitu gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan berprilaku. Timbulnya GMO itu disebabkan reaksi langsung alkohol pada sel-sel saraf pusat. Karena sifat adiktif alkohol itu, orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis keracunan atau mabuk.

Mereka yang terkena GMO biasanya mengalami perubahan perilaku, seperti misalnya ingin berkelahi atau minuman keras merupakan narkoba jenis. tindakan kekerasan lainnya, tidak mampu menilai realitas, terganggu fungsi sosialnya, dan terganggu pekerjaannya. Perubahan fisiologis juga terjadi, seperti cara berjalan yang tidak mantap, muka merah, atau mata juling.

Perubahan psikologis yang dialami oleh konsumen misalnya mudah tersinggung, bicara ngawur, atau kehilangan konsentrasi. Mereka yang sudah ketagihan biasanya mengalami suatu gejala yang disebut sindrom putus alkohol, yaitu rasa takut diberhentikan minum alkohol. Mereka akan sering gemetar dan jantung berdebar-debar, cemas, gelisah, murung, dan banyak berhalusinasi.

Jenis minuman beralkohol • Anggur • Bir • Bourbon • Brendi • Brugal • Caipirinha • Chianti • Jägermeister • Mirin • Prosecco • Rum minuman keras merupakan narkoba jenis. Sake • Sampanye • Shōchū • Tuak • Vodka • Wiski Penyebaran narkoba dan miras saat ini sudah sangat mewabah dalam masyarakat.

Penyebarannya tidak lagi mengenal status sosial ekonomi serta usia. Pembentukan Komisi Nasional Penanggulangan Narkoba dapat memperlihatkan bagaimana gawatnya persoalan yang dihadapi. Kamu hendaknya mewaspadai masalah ini dan saling membantu jika ada salah seorang temanmu yang kecanduan, karena hanya dengan dukungan dari orang sekeliling maka dia akan dapat disembuhkan.

Disamping itu kamupun secara sadar maupun tidak dapat terjebak dalam permasalahan narkoba dan miras karena kecanggihan para bandar. Karena itu bersatulah dan lawanlah secara bersama penyebaran narkoba dan miras, tentu saja dengan cara-cara yang baik.

Apa saja sih yang perlu loe loe ketahui dari narkotika dan miras ? Narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) adalah jenis obat yang mempunyai efek tertentu sehingga berbahaya jika dikonsumsi secara sembarangan, karena itu penggunaannya harus dikontrol oleh pak dokter, dan bu dokter.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Efek-efek tersebut antara lain: menyebabkan lumpuh atau mati-rasa (narkotika); mengurangi rasa sakit, mengendorkan syaraf, menenangkan dan membuat tidur minuman keras merupakan narkoba jenis. merangsang syaraf pusat agar energi atau aktivitas meningkat (stimulansia); dan merubah pikiran atau perasaan agar terasakan hal yang luar biasa (halusinogen).

Ketagihan Narkoba akan menyebabkan penurunan kekebalan, keracunan darah dan dapat pula menyebabkan kematian. Sedangkan Miras (minuman keras) adalah minuman yang mengandung alkohol dan dapat menimbulkan ketagihan, bisa berbahaya bagi pemakainya karena dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati dan perilaku, serta menyebabkan kerusakan fungsi-fungsi organ tubuh. Efek yang ditimbulkan adalah memberikan rangsangan, menenangkan, menghilangkan rasa sakit, membius, serta membuat gembira.

( sementara ) Bagaimana kamu dapat secara sederhana mengenali narkoba/miras? Selain obat-obatan tertentu dari dokter, berbagai bahan di sekitar kamu bisa memberikan efek seperti di atas, di antaranya bunga dan daun ganja (bahan bumbu masakan), jenis kaktus tertentu, dan jamur tahi sapi.

Sedangkan minuman beralkohol, selain yang banyak di jual sebagai bir, wisky, vodka dengan berbagai merk, juga sering dibuat sendiri seperti tuak atau arak (dari pohon aren/nira), ciu atau brem (sari ketan, tebu), dan anggur beras. Banyak pula “jamu” atau “obat kuat” yang dijual disajikan dengan anggur, yang bila diminum berlebihan atau terlalu sering malah akan menjadikan ketagihan dan berakibat buruk.

Tidak jarang orang mengalami kematian karena secara ceroboh mencampur adukan minuman keras dengan obat-obat keras sehingga memberikan akibat yang fatal.

Tanda-tanda sederhana yang dapat kamu kenali jika temanmu kecanduan narkoba/miras?

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Bila kamu menemui beberapa ciri di bawah ini, mungkin dia sedang kecanduan narkoba/miras: 1. Perubahan perangai atau perilaku seperti: yang biasanya periang tiba-tiba menjadi pemurung, mudah tersinggung dan cepat marah tanpa alasan yang jelas. 2. Sering menguap dan mengantuk, malas, melamun dan tidak mempedulikan kebersihan atau penampilan diri. 3. Menjadi tidak disiplin, atau sering kabur, baik di rumah maupun di sekolah Nilai rapor atau prestasi lainnya menurun 4.

Bersembunyi di tempat-tempat gelap atau sepi agar tidak terlihat orang Lebih bergaul dengan orang-orang tertentu saja yang mempunyai ciri-ciri seperti tanda-tanda di atas. 5. Mencuri apa saja milik orang tua atau saudara untuk membeli minuman atau obat-obatan terlarang. 6. Sering cemas, mudah minuman keras merupakan narkoba jenis.

atau gelisah, sukar tidur. 7. Pelupa, seperti orang bego atau pikun. 8. Mata merah seperti mengantuk terus atau memakai kacamata hitam. Seberapa Parahkah Penyebaran Narkoba dan Miras?

Narkoba dan miras khususnya narkoba sudah sangat membahayakah kehidupan. Data statistik memperlihatkan jumlah pemakai narkoba dan miras cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Korban dari narkoba tidak lagi mengenal batasan umur dan status sosial ekonomi. Tua, muda bahkan anak yang baru menginjak remaja sudah banyak yang terjerat atau menjadi pemakai narkoba. Kebanyakan pecandu terdiri dari kaum remaja, baik mereka di kota maupun di desa, yang berasal dari keluarga kaya maupun miskin, berpendidikan tinggi maupun biasa-biasa saja.

Apa akibat penyalahgunaan Narkoba/Miras? Apabila kamu atau temanmu menggunakan secara terus menerus selama satu bulan atau lebih maka akan menjurus pada gejala: #malas makan, sehingga fisik lemah dan kekurangan gizi #hidup jorok, sehingga terkena eksim, penyakit kelamin, lebih lanjut paru-paru, hepatitis #sering sakit kepala, mual-mual, muntah, murus-murus, sulit tidur #gangguan otot jantung dan tekanan darah tinggi #gangguan gerak dan keseimbangan tubuh #lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah #hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga #gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan #cenderung menyakiti diri, bahkan bunuh diri #kematian karena kerusakan organ tubuh Bagaimana akibat Miras bagi Kesehatan Reproduksi?

Menggunakan Narkoba dan Miras dapat berakibat buruk bagi kelangsungan hidupmu dan keturunanmu, diantaranya: pola hidup yang jorok dan melupakan norma susila, sering mengakibatkan tertular penyakit kelamin (PMS, HIV/AIDS) yang menularkan kepada pasangan, dan dapat pula secara langsung menular pada bayi yang dikandung atau bayi lahir cacat.

kecanduan obat terlarang pada orang tua dapat mengakibatkan bayi lahir dengan ketergantungan obat sehingga harus mengalami perawatan intensif yang mahal. kebiasaan menggunakan Narkoba/Miras dapat menurun pada sifat-sifat anak yang minuman keras merupakan narkoba jenis., yaitu menjadi peminum atau pecandu, atau mengalami gangguan mental/cacat. wanita “pemakai” mempunyai sikap hidup yang malas dan kekurangan gizi sehingga mengakibatkan bayi dalam kandungan gugur, berat rendah atau cacat dapat mengakibatkan impotensi atau keinginan seksual yang berlebihan maupun perilaku seksual yang menyimpang sehingga mengganggu keharmonisan keluarga.

Mengapa beberapa remaja terkena masalah narkoba/miras? Beberapa remaja terjerumus ke masalah Narkoba dan Miras karena pengaruh dari lingkungan pergaulan.

Mereka yang memakai selalu mempunyai “kelompok pemakai”.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Awalnya seseorang hanya mencoba-coba karena keluarga atau teman-teman menggunakannya, namun ada yang kemudian menjadi kebiasaan. Pada remaja yang “kecewa” dengan kondisi diri atau keluarganya, sering menjadi lebih suka untuk mengorbankan apa saja demi hubungan baik dengan teman-teman khususnya.

Adanya “ajakan” atau “tawaran” dari teman serta banyaknya film dan sarana hiburan yang memberikan contoh “model pergaulan modern” biasanya mendorong mereka kepada pemakaian secara berkelompok. Apabila seseorang telah menjadi terbiasa memakainya dan karena mudah untuk mendapatkannya, maka dia akan mulai memakainya sendiri sampai tahu-tahu telah menjadi ketagihan dan sulit disembuhkan. Bagaimana narkoba/miras “menjerat” kehidupanmu?

Jika memakai Narkoba/Miras telah menjadi kebiasaan, maka kamu menjadi ketagihan sehingga sulit menghilangkan minuman keras merupakan narkoba jenis. untuk menggunakannya. Minuman keras merupakan narkoba jenis. menghilangkan, karena zat-zat itu telah meresap ke dalam tubuh dan perasaan, sehingga “menuntut” untuk dipenuhi. Obat atau minuman keras itu memang menimbulkan ketergantungan, namun yang terutama sebenarnya adalah ketergantungan pada kelompok, yaitu adanya rasa “diakui” mempunyai identitas yang sama dengan mereka, yaitu teman-teman sekelompoknya yang “modern dan pemberani”.

Meskipun demikian ketagihan obat memang dapat menimbulkan “demam’ atau “rasa nyeri” yang berlebihan dan baru akan sembuh jika yang bersangkutan menggunakan obat itu. Maka orang yang telah ketagihan, tidak jarang menjadi pencuri, pemalak, atau mendapatkan apa saja untuk dipakai membeli Narkoba.

Mengapa banyak remaja tidak terjerumus ke masalah narkoba/miras? Mereka yang tidak terjerumus ke masalah Narkoba/Miras adalah karena “tidak mau” terpengaruh oleh teman bermain atau lingkungannya.

Mereka tahu hal itu “barang haram” yang dilarang agama, dan apabila sampai terjerumus maka resikonya akan sangat besar bagi kesehatan dan keselamatan diri mereka sendiri, termasuk bagi kehidupan sosial ekonomi keluarga dan masyarakatnya. Bagaimana kamu menghindari kecanduan narkoba/miras? Jangan Pernah Berpikir Untuk Mencoba. Pikiran bahwa “.Aku hanya mencoba dan gampang untuk berhenti….” adalah pikiran yang berbahaya dan salah untuk persoalan Narkoba.

Menghindarkan diri dari pemakaian Narkoba/Miras adalah dengan sikap menolak untuk memakainya, karena sadar penuh terhadap konsekwensi yang diakibatkannya. Sikap menolak yang pertama adalah menjauhkan diri dari mereka yang memakai apabila anda merasa akan sulit untuk bisa menolak tawaran. Sikap menolak yang lain adalah tidak mau ikut-ikutan menikmati barang itu, meskipun sehari-hari tetap bergaul biasa dengan mereka, hanya saja kamu tidak usah sungkan-sungkan untuk menyatakan “tidak” jika ditawari untuk ikut memakainya.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Contoh pernyataan menolak secara biasa saja adalah seperti: “nggak ah, itu berbahaya…”, “nggak ah, kalau nyobain nanti kebablasan…”, “nggak ah, saya tidak biasa pakai kog…”; “nggak ah, itu nggak boleh….”. Sikap menolak secara keras mungkin perlu dilakukan jika seseorang mendesak anda dengan keras. Cukup katakan dengan tegas dan penuh percaya diri: “tidak!!” Jika kamu merasa tidak mampu mengatasi bujukan orang yang menginginkanmu menjadi pemakai maka jangan segan-segan minta bantuan atau nasehat dari orang yang kamu percayai.

Bagaimana mengelola diri agar jauh dari narkoba/miras? Pada prinsipnya kamu harus melaksanakan kehidupan secara seimbang, yaitu memenuhi berbagai kebutuhan baik fisik, sosial, mental, maupun spiritual. Untuk selalu diingat adalah berbagai kegiatan ini dilakukan oleh minuman keras merupakan narkoba jenis.

sehari-hari: –aktif memegang teguh norma-norma agama dan sosial kemasyarakatan –aktif melibatkan diri dalam kegiatan keluarga, sosial kemasyarakatan dan keagamaan –aktif melakukan gerak badan dan olah raga secara berkelompok, 2-3 kali seminggu –aktif melakukan kegiatan hobi, rekreasi atau bermain dengan minuman keras merupakan narkoba jenis.

–aktif mengembangkan kemampuan diri dengan berbagai ketrampilan –istirahat yang cukup, 7-8 jam sehari –makan yang cukup dengan gizi seimbang dan jam makan yang teratur, usahakan bersama keluarga –hadapi persoalan hidup dengan tanpa terlalu takut, panik atau stress karena pasti akan dapat diselesaikan seiring dengan berjalannya waktu –jangan menyimpan “persoalan tidak enak”, tapi ceritakan kepada orang lain –percaya bahwa hidup telah ada yang mengatur, kita hanya wajib menjalani dengan sebaik-baiknya sehingga tidak perlu “neko-neko” –Jangan mudah menerima sesuatu seperti permen atau cemil-cemilan dari orang yang tidak kamu kenal atau orang yang kamu kenal namun tidak kamu percayai Apa Yang Dapat Kamu Lakukan Untuk Memerangi Narkoba/Miras?

Buatlah kelompok kegiatan yang bersifat produktif di lingkungan masing-masing. Bersatulah dalam kelompok tersebut dan saling terbuka untuk membicarakan kesulitan masing-masing terutama jika ada anggota yang mendapat bujukan dari orang yang telah menjadi pemakai.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Ajaklah remaja lain untuk bergabung dalam kegiatan kelompok tersebut. Hubungilah aparat yang berwenang (dapat melalui telpon atau surat tanpa mencantumkan identitas yang jelas jika hal tersebut membahayakan diri dan masyarakat sekitar). Apa minuman keras merupakan narkoba jenis. perlu dilakukan jika mengetahui ada orang yang kecanduan disekitarmu?

Ingatkah bahwa masalah narkoba dan miras adalah masalah kita bersama. Semua orang dapat mengalaminya. Karena itu janganlah mengucilkan atau menjauhi mereka yang terkena narkoba dan miras. Sebaliknya rangkulah mereka dan bantulah mereka untuk keluar dari permasalahan tersebut. Dukunglah dan bantulah keluarga korban untuk secara bersama-sama menolong korban. Jika mengalami banyak hambatan dalam membantu korban, rujuklah penanganan korban melalui keluarganya kepada pihak yang memiliki kemampuan untuk itu.
KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam laman resminnya mendefinisikan narkoba (narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya) adalah zat atau obat yang dapat menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Sementara, dalam Undang-undang (UU) No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dijelaskan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.

Baca juga: Mengapa Banyak Figur Publik dan Selebritas Kecanduan Narkoba? Pemanfaatan narkoba pada mulanya digunakan sebagai penghilang trasa nyeri serta memberikan ketenangan. Namun pada praktiknya, obat-obatan tersebut kerap disalahgunakan sehingga bisa memberikan dampak buruk kesehatan bagi setiap orang yang mengonsumsinya.

Jenis-jenis narkoba Menurut UU tentang Narkotika, nakotika minuman keras merupakan narkoba jenis. dibagi menjadi 3 golongan berdasarkan risiko ketergantungannya. 1. Narkotika golongan 1 Narkotika golongan 1, seperti ganja, opium, dan tanaman koka sangat berbahaya jika dikonsumsi karena beresiko tinggi menimbulkan efek kecanduan.

2. Narkotika Golongan 2 Sementara narkotika golongan 2 bisa dimanfaatkan untuk pengobatan asalkan sesuai dengan resep dokter. Sedikinya ada 85 jenis obat yang termasuk narkotika golongan 2, beberapa diantaranya yakni morfin dan alfaprodina. Narkotrika golongan 2 juga berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan. Pengertian Narkoba dan Jenis-Jenis Narkoba- Narkoba adalah zat pembunuh secara perlahan, sehingga perlunya kita mengenal pengertian dan jenis-jenis narkoba secara dini dan lengkap.

P engertian narkoba secara umum adalah zat yang menyebabkan seseorang mengalami perubahan suasana penglihatan, pengamatan, perasaaan dan dapat menyebabkan ketergantungan. Narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Narkoba biasa juga disebut dengan NAPZA. Dilihat dari singkatan narkoba yakni narkotika, psikotropika dan zat adiktif yang tidak lain merupakan pengelompokan dari macam-macam narkoba atau jenis-jenis narkoba. Jenis-Jenis Narkoba terbaru menurut ilmu kedokteran indonesia antara lain sebagai berikut…. Pengertian Narkoba dan Jenis-Jenis Narkoba 1. Narkotika Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, sintesis atau semi sintesis yang menimbulkan pengaruh bagi penggunanya yakni hilangnya minuman keras merupakan narkoba jenis.

sakit, pembiusan, adanya rangsangan semangat, berhalusinasi dan dapat menyebabkan ketergantungan. Macam-macam narkotik antara lain… • Ganja (Canabis) adalah tanaman yang mengandung kanabioid psikoaktif dan dapat menimbulkan ketagihan serta dapat mengikat pikiran. Efek yang ditimbulkan dalam tubuh kita adalah meningkatnya denyut nadi, kehilangan konsentrasi, keseimbangan menurun, depresi, timbulnya ketakutan, rasa panik, dan berhalusinasi.

Ganja minuman keras merupakan narkoba jenis. dengan sebutan mariyuana • Opium (Opiad) adalah tanaman yang mengandung kurang lebih 20 alkaloid opium. Opium memiliki berbagai nama yakni opiad atau opioid. Opium berasal dari jus dan bunga opium minuman keras merupakan narkoba jenis.

somniverum) dan opium disuling untuk membuat heroin, morfin, dan kodein. Opium digunakan dalam ilmu kesehatan yakni untuk menghilangkan rasa sakit (batuk, diare dan lain-lain), tetapi banyak yang menyalahgunakan yang menimbulkan gejala-gejala seperti perasaan menjadi tenang dan bahagia, mengantuk, malas bergerak, bicara madel dan lain-lain.

• Kokain (shabu-shabu) adalah tanaman Erythroxylon coca dari amerika selatan yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Kokain merupakan zat digunakan dalam ilmu kedokteran seperti untuk mempebedahan mata, dan tenggorakan dikarenakan adanya efek vasokonstriksinya.

Gejala yang dapat terjadi bagi pemakainya adalah banyak bicara dan meningkatnya kewaspadaan, penyumbatan pembuluh darah, berkeringat dan mudah berkelahi, kejang-kejang dan tekanan darah meningkat. • Zat Penenang adalah zat yang dapat membuat perasaaan seseorang menjadi tenang atau santai.

Contoh obat penenang adalah valium yang ada pada obat tidur. Gejala yang ditimbulkan bila disalahgunakan adalah adanya gangguan pada otak, bimbang, cemas, dan rasa takut. • Zat Psikostimulat adalah suatu zat yang disebut amfetamin yang dapat dibuat menjadi ekstasi dan shabu-shabu. Efek dari Psikostimulat menimbulkan kerusakan pada hati, saluran darah, dan jantung. • Zat Halusinogenetik. Contoh zat halusinogenetik adalah lyseric Acid Diethylamide (LSD).

Zat Halusinogenetik menimbulkan halusinasi, ketakutan berlebih dan gangguan pada otak Zat Adiktif adalah obat dan bahan-bahan lainnya yang menimbulkan kerja biologi, ketergantungan, dan ketagihan bila dikonsumsi organisme hidup termasuk manusia. Zat adiktif jika dihentikan akan menimbulkan efek yang luar biasa atau sakit.

Zat adiktif tidak tergolong narkotik dan psikotropika, tetapi zat adiktif menimbulkan ketagihan, zat adiktif antara lain minuman keras, kopi, dan rokok. • Nikotin adalah senyawa organic alkaloid yang pada umumnya mengandung hidrogen, karbon, dan biasanya juga terdapat oksigen. Nikotin dapat menimbulkan berbagai gangguan jika terlalu banyak menggunakannya seperti gangguan pernapasan, jantung dan paru-paru serta dapat mengubah susunan DNA sel sperma yang, sehingga janin yang dikandungnya dapat berisiko cacat.

• Alkohol adalah senyawa organik turunan dari senyawa alkana dengan gugus OH. Alkohol masuk dalam kategori Zat adiktif. Alkohol dapat menyebabkan kerusakan sistem pencernaan, kerusakan hati, jantung, ginjal, gangguan usus, timbulnya depresi dan hilangnya ingatan serta dapat mempengaruhi kesuburan pria dan wanita dalam memperoleh keturunan.

• Kafein adalah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal yang berbentuk kristal dan memiliki rasa pahit. Kafein bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafein sering ditemukan pada kopi, yang digunakan sebagai komposisi obat penyebuhan flu dan sakit kepala dan mencegah timbulnya rasa ngantuk. Ketergantungan pada kafein dapat menyebabkan rasa cemas dan gangguan pada jantung. • Solvent. Contoh solvent adalah zat perekat dan bensin yang dihirup baunya.

Solvent menimbulkan infeksi tenggorokan, gangguan fungsi kerja otak, gangguan pernafasan, dan kerusakan pada hati dan ginjal. Baca Juga: Waspada Terhadap Flu Burung Upaya Menanggulangi Masalah Kesehatan Pengertian, Penularan, Pencegahan, & Ciri-Ciri AIDS Mengenal Penyebab Sakit Minuman keras merupakan narkoba jenis.

Akibat Pilek dan Infeksi 7 Manfaat Buah Naga yang Cetar Membahana Perlunya Mengenal Ciri-Ciri Tanda Kehamilan Secara “LENGKAP” Mengenal Ciri-Ciri Gejala Awal Penyakit Jantung Mulai Dari “SEKARANG” Recent Posts • Pengertian Kimia, Fungsi, Cabang Ilmu, Manfaat, & Kimia Menurut Para Ahli • Pengertian Kronologi, Fungsi, dan Contoh Kronologi Dalam Sejarah • Pengertian Presipitasi, Fungsi, Arti Presipitasi Menurut Para Ahli dan Kimia, Biologi • Pengertian Periodisasi, Tujuan, Komponen & Contoh Periodisasi • Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik/Ciri, & Fungsi Perusahaan Manufaktur
Narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya).

Di Indonesia, narkoba memiliki nama lain Napza (Narkotika, Psikontropika dan zat aditif). Sebenarnya, narkoba merupakan jenis obat-obatan yang biasanya dipakai dokter untuk membius pasien saat akan dilakukan operasi atau obat-obatan yang digunakan untuk proses penyembuhan penyakit tertentu, akan tetapi beberapa kalangan menggunakan obat-obatan tersebut dengan tujuan yang tidak baik, sehingga menimbulkan efek bahwa obat-obatan yang digunakan untuk medis tersebut menjadi obat-obatan yang terlarang.

Pengelompokan Jenis Narkoba Jenis narkoba berdasarkan efek yang ditimbulkan : 1. Halusinogen Pengguna narkoba jenis ini memiliki halusinasi yang kuat pada saat melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata.

Contoh narkoba yang meberi efek seperti ini adalah kokain dan LSD. 2. Stimulan Yaitu jenis narkoba yang berefek mempercepat kerja jantung dan otak lebih dari biasanya. Pengguna narkoba jenis ini akan memiliki tenaga extra. Efek lainnya adalah si pengguna merasa lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.

Narkoba jenis ini mengakibatkan pemakai memiliki sifat yang pasif, karena kandungan zat yang ada dalam narkoba yang tergolong jenis ini dapat memutuskan saraf otak. Mereka biasanya akan mengalami kecanduan. Pengguna biasanya akan selalu ingin dan ingin lagi mengkonsumsi narkoba jenis ini. Contohnya : ganja, heroin, putaw. Seseorang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, kemungkinan besar tubuhnya akan mengalami kerusakan dan pada ujungnya akan berdampak pada kematian.

Adapun jenis dari narkotika adalah : 1. Morfin Morfin berasal dari kata morpheus ( dewa mimpi ) adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat yang ditemukan pada opium. Zat ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat sebagai penghilang rasa sakit. Cara Penggunaan : Cara penggunaannya adalah dengan disuntikkan ke otot atau pembuluh darah. Gejala fisik pengguna : • Pupil mata menyempit • Melambatnya denyut nadi • Tekanan darah menurun • Suhu badan menurun • Mengalami kelemahan pada otot, akan tetapi jika sudah kecanduan akan mengalami kejang otot.

Efek samping minuman keras merupakan narkoba jenis. : • Menurunnya kesadaran pengguna • Menimbulkan euforia • Kebingungan • Berkeringat • Dapat menyebabkan pingsan, dan jantung berdebar-debar • Menimbulkan gelisah, dan perubahan suasana hati • Mulut kering dan warna muka berubah • Mengalami kejang lambung • Produksi air seni berkurang • Mengakibatkan gangguan menstruasi dan impotensi 2.

Heroin / putaw Heroin dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Akan tetapi, reaksi yang ditimbulkan heroin menjadi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri, sehingga mengakibatkan zat ini sangat mudah menembus ke otak.

Cara Penggunaan : Cara pemakaiannya adalah dengan cara disuntikkan ke anggota tubuh ataupun bisa juga dengan cara dihisap. Gejala atau efek yang ditemukan pada pengguna hampir sama dengan pengguna morfin, yaitu : • Melambatnya denyut nadi • Tekanan darah menurun • Otot menjadi lemas • Pupil mengecil • Hilang kepercayaan diri • Suka menyendiri • Seringkali berdampak kriminal, misalnya berbohong, menipu • Kesulitan saat buang air besar • Sering tidur • Kemerahan dan rasa gatal pada hidung • Gangguan bicara (cadel) 3.

Ganja / Kanabis / mariyuana Ganja ( Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat, kandungan zat narkotika terdapat pada bijinya. Narkotika ini dapat membuat si pemakai mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Tumbuhan ini telah dikenal manusia sejak lama, seratnya digunakan sebagai bahan pembuat kantung, dan bijinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak.

Awalnya, tanaman ini hanya ditemukan di negara-negara beriklim tropis. Namun belakangan ini, di negara-negara beriklim dingin pun minuman keras merupakan narkoba jenis.

banyak membudidayakan tanaman ini, yaitu dengan cara dikembangkan di rumah kaca. Cara Penggunaan: Cara penggunaan narkotika jenis ini adalah dengan cara dipadatkan menyerupai rokok lalu dihisap. Efek / gejala yang terlihat dari pecandu ganja adalah : • Denyut nadi dan jantung lebih cepat • Mulut dan tenggorokan terasa kering • Sulit dalam mengingat • Sulit diajak berkomunikasi • Kadang-kadang terlihat agresif • Mengalami gangguan tidur • Sering merasa gelisah • Berkeringat • Nafsu makan bertambah • Sering berfantasi • Euforia Ganja merupakan salah satu jenis narkotika yang dapat mengakibatkan kecanduan.

Jika pemakaiannya dihentikan, sipemakai sering mengalami sakit kepala, mual yang berkepanjangan, sering merasa kelelahan dan badan menjadi lesu. 4. Kokain Kokain merupakan berasal dari tanaman Erythroxylon coca di Amerika Selatan. Biasanya daun tanaman ini dimanfaatkan untuk mendapatkan efek stimulan, yaitu dengan cara dikunyah. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokain mempunyai 2 bentuk, yakni : • Kokain hidroklorida, berupa kristal berwarna putih, rasanya sedikit pahit, serta bersifat mudah larut.

• Kokain free base, ia tidak berbau dan rasanya pahit. Cara Pemakaian Cara pemakaian kokain adalah dengan cara dihirup atau sebagai bahan campuran rokok. Efek / gejala yang timbul dari pemakaian kokain adalah : • Dapat memberikan efek kegembiraan yang berlebihan bagi si pengguna • Sering merasa gelisah • Menurunnya berat badan • Timbul masalah pada kulit • Mengalami gangguan pernafasan • Sering kejang-kejang • Sering mengeluarkan dahak • Mengalami emfisema ( kerusakan pada paru-paru) • Turunnya selera makan • Mengalami paranoid • Mengalami gangguan penglihatan • Sering merasa kebingungan 5.

LSD atau Lysergic Acid / Acid / Trips / Tabs Adalah jenis narkotika yang tergolong halusinogen. Biasanya berbentuk lembaran kertas kecil, kapsul, atau pil. Cara pemakaiannya adalah diletakkan di lidah. Narkotika ini akan bereaksi setelah 30 s/d 60 menit kemudian, dan akan berakhir efeknya setelah 8 hingga 12 jam. Efek yang ditimbulkan Efek / gejala yang biasa terlihat dari si pemakai adalah : • Sering berhalusinasi mengenai berbagai kejadian, tempat, warna, dan waktu • Sering terobsesi dengan apa yang ada dalam halusinasinya • Sering juga mengalami paranoid akibat hal-hal yang dihalusinasikannya • Denyut jantung dan tekanan darahnya meningkat • Diafragma mata melebar • Mengalami demam • Sering depresi dan merasa pusing • Memiliki rasa panik dan takut yang berlebihan • Mengalami gangguan persepsi.

6. Opiat / opium Adalah zat berbentuk bubuk yang dihasilkan oleh tanaman yang bernama papaver somniferum. Kandungan morfin dalam bubuk ini biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Cara Penggunaan : Penggunaan opiat adalah dengan cara dihisap.

Adapun efek / gejala yang timbul dari narkotika jenis ini antara lain : • Memiliki semangat yang tinggi • Sering merasa waktu berjalan begitu lambat • Merasa pusing / mabuk • Birahi meningkat • Timbul masalah kulit di bagian mulut dan leher • Sering merasa sibuk sendiri 7. Kodein Adalah sejenis obat batuk yang biasa digunakan / diresepkan oleh dokter, namun obat ini memiliki efek ketergantungan bagi si pengguna.

Cara Penggunaan : Kodein merupakan hasil proses dari metilasi morfin. Cara penggunaannya dengan jalan dihisap. Efek / gejalanya antara lain : • Mengalami euforia • Sering mengalami gatal-gatal • Mengalami mual dan muntah • Mudah mengantuk • Mulut terasa kering • Mengalami hipotensi • Mengalami depresi • Sering sembelit • Mengalami minuman keras merupakan narkoba jenis. saluran pernafasan 8. Metadon Efek yang ditimbulkan oleh narkotika ini adalah seperti heroin. Adapun efek / gejalanya antara lain : • Mengalami sembelit • Sering mengantuk tetapi tidak bisa tidur • Pada wanita hamil dapat mengalami keguguran / bayi premature • Mengalami koma 9.

Barbiturat Biasa digunakan sebagai obat tidur. Cara kerjanya mempengaruhi sistem syaraf. Efek dari mengkonsumsi barbiturat dapat terlihat 3 hingga 6 jam. Efek dan gejalanya : • Sering sembrono • Euforia • Sering merasa kebingungan • Mengalami pingsan • Mengalami masalah pernafasan Psikontropika Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis yang memiliki Khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku penggunanya.

Jenis Psikontropika : 1. Ekstasi Adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai obat yang dapat mengakibatkan penggunanya menjadi sangat aktif. Ekstasi dapat berbentuk tablet, pil, serta serbuk.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Nama Lain dari psikontropika jenis ini adalah inex, Metamphetamines. Efek yang timbul dari penggunanya antara lain : • Timbulnya euforia • Mengalami mual • Dehidrasi • Timbul percaya diri yang berlebih • Sering merasa kebingungan • Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah • Mengalami pusing, bahkan pingsan • Terganggunya daya ingat dan jika dipakai dalam jangka panjang dapat merusak otak • Mengalami gangguan mental 2.

Sabu-sabu Merupakan zat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang parah, seperti gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi. Cara Penggunaan : Cara penggunaan sabu-sabu adalah dengan jalan dihisap. Efek yang ditimbulkan • Jantung berdebar-debar • Naiknya suhu tubuh • Mengalami insomnia • Timbul euforia • Nafsu makan menghilang • Kekurangan kalsium • Mengalami depresi yang berkepanjangan 3.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Sedatif – hipnotik Nama lain dari jenis psikontropika ini adalah Benzodiazepin/BDZ, BK, Lexo, MG, Rohip, Dum. Cara Penggunaan: Cara pemakaiannya adalah dengan jalan diminum atau bisa juga disuntikkan intravena atau anus. Biasanya dokter memberikan obat ini untuk mengatasi kecemasan atau panik yang membuat insomnia.

Efek penggunaannya antara lain : • Sulit mengendalikan diri • Menjadi acuh • Mengalami gangguan konsentrasi • Mengalami kebingungan • Euforia • Kalau berjalan menjadi sempoyongan • Mengalami slurred speech ( berbicara sambil menelan ) 4. Nipam Adalah sejenis pil koplo yang dikonsumsi untuk mengurangi anseitas. Biasanya digunakan secara bersamaan dengan minuman beralkohol yang sebenarnya dapat beresiko bahaya bagi penggunanya. Ciri pengguna pil ini adalah : • Mengalami cadel saat berbicara • Jalan sempoyongan • Wajah menjadi kemerahan • Menjadi minuman keras merupakan narkoba jenis.

bicara • Kurang fokus • Turunnya kesadaran 5. Angel Dust (PCP/ phencyclidine) Angel dust termasuk halusinogen. Zat ini dikonsumsi sebagai sampingan oleh pengguna narkoba terutama di Amerika Serikat. Obat ini diproduksi dalam bentuk bubuk dan bentuk cairbiasanya disemprotkan ke bahan berdaun seperti ganja, mint, oregano, peterseli atau Jahe Daun, dan rokok. Efek yang ditimbulkan : • Sering berhalusinasi • Gangguan fungsi motorik • Meningkatnya detak jantung • Suhu tubuh meningkat 6.

Speed Speed atau biasa disebut methamphetamine merupakan stimulan sistem saraf pusat yang kuat dan adiktif. Obat ini berbentuk bubuk dan berwarna putih, tidak berbau, dan berasa pahit. Cara kerja obat ini adalah dengan merangsang sel-sel otak, meningkatkan mood dan gerakan tubuh. Methamphetamine merupakan stimulan yang kuat dan tahan lama karena mampu menembus sistem saraf pusat lebih mudah daripada amfetamin.

Cara pemakaiannya bisa dicampurkan pada rokok, dihisap, ataupun disuntikkan Efek dari pemakaian : • Menjadi hiperaktif • Banyak bicara • Nafsu makan menurun • Libido meningkat • Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh dan tekanan darah • Pupil mata melebar • Insomnia • Tangan gemetar (tremor) • Sering gugu • Cepat marah • Sering mengalami kebingungan dan cemas • Sering berhalusinasi 7.

Demerol Adalah sejenis narkoba yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan nyeri. Jika over dosis, bbat ini dapat berakibat kematian bagi penggunanya. Bagi penderita asma dilarang keras mengkonsumsinya. Obat ini juga memberikan efek kecanduan. Ciri / efek yang ditimbulkan jika kecanduan obat ini adalah : • Melambatnya sistem pernafasan dan detak jantung • Mengantuk • Kelemahan pada otot • Berkeringat • Gangguan pada pupil • Pingsan Zat Adiktif Zat Adiktif merupakan zat yang berbahaya, yang diperoleh dari bahan-bahan alamiah baik semi sintetis maupun sintetis.

Zat ini dipakai sebagai pengganti morfin atau kokain yang bekerja mengganggu sistem syaraf pusat. Contoh zat adiktif : lem, aceton, ether dan sebagainya. Yang tergolong dalam jenis narkoba ini antara lain : 1. Alkohol / etanol alkohol adalah senyawa organik yang memiliki gugus minuman keras merupakan narkoba jenis.

yang terikat pada atom karbon. Alkohol biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat. Ia juga bisa berfungsi sebagai zat pengawet. Dalam dunia otomotif, alkohol / etanol digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, dimana Alkohol dapat digunakan sebagai antibeku pada radiator.

Alkohol mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing berupa karbon yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik yang dihisap. Alkohol dapat diperoleh dengan dua cara, yakni : • Sistem fermentasi,dapat memanfaatkan glukosa yang diproduksi dari gula dari hidrolisis amilum yang dibantu dengan khamir yang diproses dengan suhu dibawah 37 °C.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

• Dengan hidrasi langsung, yaitu menggunakan etilena (Hidrasi etilena) atau alkana lain dari proses cracking dari minyak bumi yang didistilasi. Efek / gejala bagi pemakai : • Teler / mabuk • Menyebabkan kegagalan pernapasan akut seperti yang terjadi pada bahaya minuman keras merupakan narkoba jenis.

• Menghilangkan kesadaran • Dapat mengakibatkan kematian 2. Nikotin Nikotin adalah senyawa kimia yang dihasilkan secara alami oleh tumbuh-tumbuhan sejenis suku terung-terungan seperti tembakau dan tomat. Nikotin merupakan salah satu racun saraf. Jenis zat ini biasanya digunakan untuk bahan baku pembuatan insektisida.

Pada seorang perokok, proses kerja nikotin adalah masuk ke dalam paru paru untuk selanjutnya diserap oleh aliran darah, dan dalam waktu kurang lebih 8 detik, zat ini akan sampai ke otak untuk selanjutnya merubah kerja otak.

Proses penyebaran racun ini berlangsung cepat dikarenakan bentuknya mirip dengan acetylcholine yang normal terdapat di dalam otak. Adapun efek dari penggunaan nikotin antara lain : • Meningkatkan denyut jantung • Meningkatnya kadar gula dalam darah seperti bahaya mengkonsumsi gorengan secara rutin.

• Menimbulkan efek segar setelah memakainya • Menimbulkan euforia • Nafas terasa berat • Dapat mengakibatkan kanker dan stroke seperti bahaya makan mie instan terlalu sering. 3.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Kafein Kafein adalah zat adiktif yang bekerja untuk mempengaruhi sistem metabolisme dan saraf pusat. Kafein digunakan sebagai pengurang rasa lelah serta untuk mencegah / mengurangi rasa kantuk. Bagi para atlet, kafein biasanya dapat meningkatkan daya tahan agar kuat dalam berlari.

Namun zat ini adalah penyebab asma dan makanan untuk penderita asam lambung yang harus di hindari. Kafein dapat menyebabkan efek kecanduan bagi penggunanya. Biasanya zat ini terdapat pada kopi dan teh. Adapun beberapa efek yang ditimbulkan zat ini adalah : • Saat pengguna mulai menghentikan pemakaian zat ini, maka dapat menimbulkan pusing, ngantuk, pemarah, serta timbul kecemasan.

• Gangguan mood • Meningkatnya stress • Mempercepat rusaknya tulang • Meningkatkan gula darah • Meningkatnya tekanan darah • Meningkatnya detak jantung • Insomia • Meningkatkan kadar asam dalam perut • Mempercepat penuaan dini • Gangguan prostat Baca Juga : Bahaya Kopi 4. Zat desainer Merupakan zat yang dibuat secara ilegal.

Zat ini sangat dilarang pemerintah untuk dikonsumsi. Zat-zat ini sudah banyak beredar dengan nama speed ball, Peace pills, crystal, angel dust rocket fuel. Adapun efek penggunaan zat ini hampir sama dengan efek yang ditimbulkan oleh penggunaan narkoba jenis yang lainnya. Kebanyakan jenis jenis narkoba yang beredar di pasaran internasional adalah berbentuk seperti sagu.

Serbuk putih, kuning, atau kecoklat-coklatan. Demikianlah beberapa penjelasan tentang jenis-jenis narkoba serta efek bagi penggunanya. Ada baiknya kita menjauhi zat-zat berbahaya yang akhirnya membawa dampak negatif bagi diri kita sendiri.

Sayangi diri kita dengan menjauhi narkoba. SAY NO TO DRUGS. Harus Baca : Bahaya Narkoba Note : Bacaan ini adalah informasi agar anda menghindari narkoba, bukan untuk memperkenalkan dan menyarankan anda mencobanya. Related Posts • 13 Cara Mengatasi Kecanduan Narkoba Secara Alami • Sandy Tumiwa Diciduk Polisi Karena Konsumsi Narkoba, Pahami Risiko Bahayanya • Andi Arief Ditangkap Polisi Karena Positif Gunakan Narkoba • Viral Video Balita Seperti Diminumkan Bir, Kalau Benar Apakah Boleh?

• 20 Efek Samping Rokok Bagi Kesehatan Recommended Post • Usai Libur Panjang, Ini 6 Persiapan Untuk Memulai Diet Lagi • Usai Lebaran, Begini 3 Cara Hilangkan Lemak Perut Dengan Cepat • Apakah Hepatitis Misterius di Indonesia Terkait Covid-19 dan Vaksinnya?

• 3 Tips Berkeringat Lebih Banyak Saat Berolahraga Cepat • Minuman keras merupakan narkoba jenis. Akut Sebabkan 3 Anak Meninggal, Masyarakat Perlu Waspadai Gejalanya!
tribratanews.kepri.polri.go.id-Minuman keras adalah minuman yang mengandung ethanol yang diproses melalui fermentasi bahan yang mengandung karbohidrat hasil pertanian. Terlepas dari bahaya meminum minuman keras, masih banyak sebagian orang yang mengonsumsinya. Dalam jumlah kecil, ethanol dapat mempengaruhi otak sehingga mampu mengubah perasaan seseorang menjadi sedikit lebih baik.

Tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan mabuk hingga kematian sehingga sangat berbahaya. Ada banyak sekali jenis minuman keras yang beredar di masyarakat, berikut ini beberapa jenis minuman keras yang digolongkan menurut kadar alkoholnya. 1. Golongan A Minuman keras golongan A memiliki kadar alkohol jenis ethanol (C2H5OH) 1% – 5%.

Mengkonsumsi minuman keras golongan pertama belum menyebabkan mabuk, namun tetap berdampak kurang baik bagi kesehatan. Jenis minuman keras yang termasuk dalam golongan A antara lain, Shandy, Minuman ringan beralkohol, Bir/Beer, Larger, Ale, Hitam/Stout, Low Alcohol Wine, Minuman Beralkohol Berkarbonasi, Anggur Brem Bali.

2. Golongan B Minuman keras merupakan narkoba jenis. B merupakan minuman beralkohol dengan kadar ethanol 5% -20%. Dengan kadar alkohol yang cukup besar, minuman jenis golongan dua bisa menyebabkan mabuk apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan bagi yang belum terbiasa.

Jenis minuman keras yang masuk ke dalam golongan B antara lain, Reduced Alcohol Wine, Wine, Sparkling Wine/Champagne, Carbonated Wine, Koktail Anggur/Wine Coktail, Quinine Tonic Wine, Meat Wine / Beef Wine, Malt Wine, Fruit Wine, Cider, Anggur Sari Buah Pir/Perry, Sake, Honey Wine/Mead, Koktail Anggur/Wine Coktail, Tuak/Toddy ,Anggur Ginseng.

3. Golongan C Minuman keras golongan C adalah minuman yang memiliki kadar alkohol paling tinggi yang boleh dikonsumsi. kadar alkohol dari minuman keras golongan C sebesar 20% – 45%. Jenis minuman yang termasuk dalam minuman keras golongan C adalah Whisky/Whiskies, Rum, Gin,Geneva, Vodka. Jumlah minuman alkohol yang boleh diminum berbeda beda, tergantung dari golongannya.

Untuk golongan A per hari tidak boleh lebih dari 285 Ml, golongan B maksimal 120 Ml dan golongan C maksimal 30 Ml per hari. Meminum minuman keras dalam jumlah yang melebihi batas selain merusak otak juga berakibat buruk bagi kesehatan organ tubuh lainnya.

minuman keras merupakan narkoba jenis....

Demikian sedikit info mengenai jenis minuman keras berdasarkan golongannya. Semoga dengan informasi tersebut kamu bisa membatasi atau menghindari minuman beralkohol.

Penulis : Adrian Boby Editor : Nora Listiawati Publisher : Nora Listiawati Berita Terbaru • Purchase Custom Essays Online Service • Kapolres Bintan Tinjau Langsung Arus Balik Masyarakat di Pelabuhan ASDP • Korban Investasi Bodong Desak Public Figur Dijerat UU ITE dan TPPU • Sidang Umum PBB, Menparekraf Sampaikan Indonesia Jadi Acuan Dunia dalam Penanganan Pandemi dan Keban… • Monitoring Persediaan dan Harga Minyak Makan kepada para Pedagang / Distributor di Wilayah Hukum Pol… • Polres Kepulauan Anambas Sukses Mengatur Puncak Arus Mudik dengan Lancar dan Aman • Pos Bergerak Ops Ketupat Seligi – 2022, Sat Polairud Polresta Tanjungpinang Laksanakan Patroli… • Polsek Batu Ampar Gelar Cipta Kondisi Himbau Masyarakat Yang Masih Berkumpul • Kapolres Bintan Kunjungan Kerja Ke Polsek Tambelan • Properti Yang Digunakan Tari Saman • Berikut Beragam Kue Khas Betawi Yang Disajikan Saat Lebaran • Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Belakang Padang Beri Himbauan kepada Masyarakat • Cek Arus Balik di Tol Cikatama, Kapolri: Kemungkinan One Way Waktunya Diperpanjang • Tinjau Arus Balik di BakauheniKapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah • Kapolres Natuna Cek dan Monitoring Aktifitas Penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 di Pelabuhan Penagi,… • Kapolres Bintan Selaku Ka Ops Res Melakukan Inspeksi Mendadak Ke Pos Pam Operasi Ketupat Seligi R… • Antisipasi Barang Hilang dan Tercecer, Wakapolres Bintan beserta Anggota Pos Pam Himbau Pemudik Teta… • Kalemdiklat Polri Minta Anggota Polisi Melek Teknologi • Kapolri Tinjau Langsung Tol Cikampek, Pastikan One Way-Contraflow Berjalan Lancar • Kapolri Pastikan Polisi akan Berikan Pelayanan Maksimal Hadapi Arus Balik Lebaran Arsip Arsip Alhamdulillahi rabbil ‘alamin puji syukur kehadirat Allah SWT.

Website Tribratanews Polda Kepri telah tampil dihadapan kita. Sebagai saluran informasi Kepolisian di wilayah Kepri, semoga dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah Kepri dan mampu menjadi pengawal situasi kamtibmas yang kondusif. BERITA LALULINTAS • Kapolres Bintan Tinjau Langsung Arus Balik Masyarakat di Pelabuhan ASDP • Polres Kepulauan Anambas Sukses Mengatur Puncak Arus Mudik dengan Lancar dan Aman • Cek Arus Balik di Tol Cikatama, Kapolri: Kemungkinan One Way Waktunya Diperpanjang • Tinjau Arus Balik di BakauheniKapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah • Kapolri Tinjau Langsung Tol Cikampek, Pastikan One Way-Contraflow Berjalan Lancar WEBSITE TRIBRATA NEWS POLDA KEPRI Ini adalah website resmi Tribratanews Polda Kepri dengan template dan desain baru.

Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang Tribratanews Polda Kepri di website ini. Kami akan selalu memperbarui website ini, termasuk informasi-informasinya dan kami terus berusaha mengembangkan website kami agar menjadi lebih baik GIAT OPS • Kapolres Bintan Tinjau Langsung Arus Balik Masyarakat di Pelabuhan ASDP • Monitoring Persediaan dan Harga Minyak Makan kepada para Pedagang / Distributor di Wilayah Hukum Pol… • Polres Kepulauan Anambas Sukses Mengatur Puncak Arus Mudik dengan Lancar dan Aman • Pos Bergerak Ops Ketupat Seligi – 2022, Sat Polairud Polresta Tanjungpinang Laksanakan Patroli… • Polsek Batu Ampar Gelar Cipta Kondisi Himbau Masyarakat Yang Masih Berkumpul KABID HUMAS POLDA KEPRI BINKAM • Korban Investasi Bodong Desak Public Figur Dijerat UU ITE dan TPPU • Polsek Batu Ampar Gelar Cipta Kondisi Himbau Masyarakat Minuman keras merupakan narkoba jenis.

Masih Berkumpul • Kapolres Natuna Cek dan Monitoring Aktifitas Penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 di Pelabuhan Penagi,… • Kapolres Bintan Selaku Ka Ops Res Melakukan Inspeksi Mendadak Ke Pos Pam Operasi Ketupat Seligi R… • Antisipasi Barang Hilang dan Tercecer, Wakapolres Bintan beserta Anggota Pos Pam Himbau Pemudik Teta… Kontak KamiYahoo is part of the Yahoo family of brands.

By clicking " Accept all" you agree that Yahoo and our partners will store and/or access information on minuman keras merupakan narkoba jenis. device through the use of cookies and similar technologies and process your personal data, to display personalised ads and content, for ad and content measurement, audience insights and product development.

Your personal data minuman keras merupakan narkoba jenis. may be used • Information about your device and Internet connection, including your IP address • Browsing and search activity while using Yahoo websites and apps • Precise location You can select ' Manage settings' for more information and to manage your choices. You can change your choices at any time by visiting Your Privacy Controls. Find out more about how we use your information in our Privacy Policy and Cookie Policy.

Click here to find out more about our partners.

PJOK KELAS 5




2022 www.videocon.com