Syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Calon penumpang mengikuti tes acak swab antigen sebelum naik Kereta Rangkaian Listrik saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 5 Juli 2021. PT KCI juga mewajibkan penumpang KRL memakai masker ganda.

Masker yang disarankan adalah masker bedah dilapisi dengan masker kain. Apabila mau pakai masker tunggal, maka bisa memakai masker KN95, N95, maupun KF94. TEMPO / Hilman Fathurrahman W TEMPO.CO, Jakarta - Semenjak diterapkannya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) di awal bulan Juni sampai Agustus dan terus berlanjut hingga saat ini membuat banyak sektor-sektor kehidupan berubah. Mulai dari sektor sosial, ekonomi, politik, budaya, hingga transportasi pun semuanya memiliki regulasi terkait protokol kesehatan pandemi Covid-19.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Kemudian yang menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat sekarang ini adalah perubahan regulasi dari sektor transportasi terutama kereta api.

Pasalnya, bila berkaca di zaman sebelum syarat naik kereta api jarak jauh ppkm seseorang yang ingin berpergian dengan menaiki kereta api itu mekanismenya tidaklah serumit seperti sekarang. Di zaman sekarang terdapat beberapa aturan atau syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh para penumpang bila ingin melakukan perjalanan dengan kereta api. 3. Perjalanan dikhususkan bagi penumpang berusia di atas 12 tahun.

4. Penumpang dalam kondisi sehat. 5. Mengenakan jaket atau pakaian lengan panjang. 6. Wajib pakai masker serta face shield 7. Tidak berbicara satu arah maupun dua arah selama perjalanan 8. Dilarang makan atau minum pada perjalanan kereta api kurang dari dua jam. 9.

Datang ke stasiun lebih awal. Peraturan dan syarat-syarat khusus yang telah dibuat oleh PT KAI sepanjang pemberlakukan PPKM ini mulai berlaku sejak 21 September 2021 hingga batas waktu yang tidak ditentukan. PRIMANDA ANDI AKBAR Baca: Syarat Naik Kereta pada Masa PPKM Level 3 dan 4 Belum ada Perubahan Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI memastikan syarat naik Kereta Api (KA) Jarak Jauh dan KA Lokal pada masa perpanjangan PPKM mulai 31 Agustus 2021 masih belum berubah.

Perseroan masih mengacu pada SE Kemenhub Nomor 58 Th 2021, dan SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 17 Th 2021. Adapun syarat naik KA Jarak Jauh untuk level 3 dan level 4 tetap sama, dan untuk penggunaan surat tugas atau sejenisnya bagi KA Lokal masih diberlakukan. "Syarat menggunakan KA Jarak Jauh dan KA Lokal sejauh ini masih tetap belum ada perubahan. Namun, kami siap mengikuti jika ada perubahan ketentuan dari pemerintah," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Berikut Syarat Perjalanan Menggunakan KA Jarak Jauh: 1. Menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

2. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT- PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan. 3. Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan. Syarat perjalanan menggunakan KA Lokal: 1. Hanya berlaku bagi pekerja di sektor esensial dan sektor kritikal yang dibuktikan dengan Surat Tanda Registrasi Pekerja ( STRP) atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah syarat naik kereta api jarak jauh ppkm setempat atau surat tugas dari pimpinan perusahaan.

2. Pelanggan tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Namun akan dilakukan pemeriksaan rapid test antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun. * Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

KAI Commuter tetap memberlakukan dokumen syarat perjalanan menggunakan KRL pada masa perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel sejak 31 Agustus-6 September 2021. VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengungkapkan, para pengguna juga tetap diwajibkan menunjukan kelengkapan dokumen yang disyaratkan tersebut kepada petugas di stasiun.

Termasuk STRP atau Surat Tanda Registrasi Pekerja. "Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 58 tahun 2021, pengguna KRL masih diwajibkan menunjukkan STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sesuai aturan," terang Anne, Selasa (31/8/2021).

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Selain STRP, Anne melanjutkan, operasional dan layanan KAI Commuter juga masih berjalan sesuai ketentuan pada masa PPKM. Sebanyak 983 perjalanan KRL per hari mulai pukul 04.00-22.00 WIB masih dioperasikan di wilayah Jabodetabek.

"Sejalan dengan itu, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam pelayanan kepada para penggunanya, mulai dari mewajibkan penggunaan masker ganda dengan penggunaan masker medis yang dilapis masker kain sebagaimana direkomendasikan Kementerian Kesehatan, atau penggunaan masker jenis N95, KN95, atau KF94 oleh para pengguna KRL," imbuhnya.

Di sisi lain, Anne melanjutkan, KAI Commuter juga memberlakukan pembatasan kapasitas maksimal pengguna KRL yaitu 52 orang per kereta untuk penerapan jaga jarak yang aman. "Para pengguna dihimbau mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Antara lain dengan mencuci tangannya sebelum dan sesudah naik KRL, memanfaatkan fasilitas tempat cuci tangan tambahan di stasiun-stasiun," ujar Anne.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih menerapkan persyaratan naik kereta api (KA) pada masa perpanjangan PPKM Level 4 yang ditetapkan pemerintah hingga 23 Agustus 2021.

Artinya, syarat naik kereta api jarak jauh masih berlaku, termasuk ketentuan mengenai anak usia di bawah 12 tahun tidak boleh naik KA jarak jauh. “KAI masih berpedoman pada regulasi SE No 17 Th 2021 Satgas Penanganan Covid-19 dimana salah satunya adalah pelanggan berusia di bawah usia 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan kereta api jarak jauh,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Ini Syarat Perjalanan Transportasi Jawa-Bali Ini berarti yang boleh naik KA jarak jauh hanyalah masyarakat yang berusia mulai 12 tahun ke atas. Itu pun wajib memenuhi persyaratan naik kereta api jarak jauh. Penumpang KA Jarak jauh wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif tes RT-PCR dengan masa berlaku 2x24 jam atau Rapid Test Antigen dengan masa berlaku 1x24 jam. Joni mengatakan, syarat naik kereta api jarak jauh ppkm ini masih banyak ditemukan pelanggan yang membawa anak berusia di bawah 12 tahun ke stasiun untuk naik KA jarak jauh, namun KAI tegas menolak keberangkatan pelanggan tersebut.

Pada periode 10-17 Agustus, terdapat 1.925 calon pelanggan berusia di bawah 12 tahun yang ditolak berangkat naik KA jarak jauh. Sementara total calon pelanggan yang ditolak berangkat pada periode tersebut yaitu sebanyak 4.727 calon pelanggan. Di samping berusia di bawah 12 tahun, calon pelanggan syarat naik kereta api jarak jauh ppkm berangkat karena tidak sesuai persyaratan naik kereta api lainnya seperti tidak membawa kartu vaksin atau surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Baca juga: PPKM Diperpanjang hingga 23 Agustus, Ini Syarat Perjalanan Jarak Jauh “Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen,” kata Joni. Berita Terkait Simak Syarat Naik Transjakarta dan KRL Selama PPKM 4 Bukan STRP Lagi, Kini Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Wajib Naik Transjakarta Ini Cara Cek Penerima dan Syarat Mendapat Bantuan UMKM Tahap 2 Tahun 2021 Ini Beda BSU Tahun 2020 dan 2021 serta Syarat Mendapatkannya Ini Syarat Terbaru Penerbangan Domestik dan Internasional Saat Masa PPKM Berita Terkait Simak Syarat Naik Transjakarta dan KRL Selama PPKM 4 Bukan STRP Lagi, Kini Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Wajib Naik Transjakarta Ini Cara Cek Penerima dan Syarat Mendapat Bantuan UMKM Tahap 2 Tahun 2021 Ini Beda BSU Tahun 2020 dan 2021 serta Syarat Mendapatkannya Ini Syarat Terbaru Penerbangan Domestik dan Internasional Saat Masa PPKM Jakarta - Syarat naik kereta api jarak jauh PPKM terbaru perlu kembali diperhatikan bagi warga yang hendak bepergian naik kereta api.

Hal ini lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali diperpanjang dan mengalami penyesuaian sesuai aturan yang berlaku. Diketahui syarat wajib vaksin (minimal dosis vaksin pertama) dan bukti negatif COVID-19 diberlakukan untuk penumpang kereta jarak jauh selama PPKM.

Penumpang bisa memperlihatkan sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi. Detail informasinya yang telah dirangkum detikcom berikut ini.

Untuk perjalanan kereta api jarak jauh, aturan ini sudah berlaku sejak beberapa waktu lalu.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Nantinya, sebelum naik kereta, petugas bakal mengecek bukti vaksinasi melalui komputer boarding. Data vaksinasi pun secara otomatis muncul di layar komputer petugas boarding. Hal ini lantaran KAI sudah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi melalui sistem boarding.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

"Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin calon pelanggan," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Sementara itu, pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19. Baca juga: Cara Memperbaiki Data Sertifikat Vaksin yang Salah, Jangan Panik Dulu!

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh PPKM: Bukti Tes COVID-19 Syarat naik Kereta Api Jarak Jauh PPKM lainnya adalah wajib melampirkan hasil tes PCR atau antigen. Untuk PCR, maksimal dilakukan 2x24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan rapid antigen dilakukan maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Lihat juga video 'Dua Provinsi Ini Masih Menerapkan PPKM Level 4': [Gambas:Video 20detik] Lebih lanjut soal syarat naik kereta api jarak jauh terbaru, cek di halaman selanjutnya.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia ( KAI) menegaskan syarat perjalanan menggunakan Kereta Api (KA) masih sama seperti sebelumnya yakni mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 58 Tahun 2021.

"Menyusul adanya perpanjangan PPKM Level 4 pada 3 sampai dengan 9 Agustus 2021, persyaratan perjalanan KA tidak ada perubahan," kata VP Public Relations KAI (Persero) Joni Martinus dilansir dari Antara, Rabu (4/8/2021).

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Joni menjelaskan, syarat perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh: • Menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Bagi pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis. • Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

• Bagi pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin dan pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Antigen. • Pelanggan usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Baca juga: PPKM Diperpanjang sampai Tanggal Berapa? Ini Informasi Terbarunya Syarat perjalanan menggunakan KA lokal: • Hanya berlaku bagi pekerja di sektor esensial dan kritikal yang dibuktikan dengan STRP atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat atau surat tugas dari pimpinan perusahaan, • Pelanggan tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Antigen.

Namun akan dilakukan pemeriksaan Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Ia mengatakan pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen. "Agar tercipta physical distancing, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan 50 persen untuk KA Lokal," ungkap Joni. "Pelanggan juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak baik saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan," ujar dia lagi.

Baca juga: Proyek Kereta Cepat Mau Pakai APBN, Janji Pemerintah Dipertanyakan
Jakarta - Pemerintah melanjutkan PPKM level 4 di Jawa-Bali hingga 2 Agustus. Mulai hari ini, para penumpang kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, Karawang, Cikampek tidak lagi diwajibkan membawa STRP, tetapi tetap wajib menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil tes PCR negatif. "Sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan mulai hari ini, pelanggan kereta api jarak jauh (KAJJ) dari Daop 1 Jakarta yang akan berangkat dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Karawang dan Cikampek tidak lagi diwajibkan membawa STRP atau surat tugas seperti yang diberlakukan sebelumnya pada masa libur keagamaan," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).

Sementara itu, untuk memastikan kondisi kesehatan para penumpang yang berangkat mulai 26 Juli tetap diwajibkan menunjukkan surat kartu atau sertifikat vaksin minimal vaksinasi COVID-19 dosis pertama. Selain itu, penumpang kereta api jarak jauh wajib menunjukkan surat keterangan negatif hasil RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Baca juga: Syarat Perjalanan Domestik PPKM Level 4: Kartu Vaksin hingga Tes Syarat naik kereta api jarak jauh ppkm "Bagi pelanggan KAJJ yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan kereta api dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau rapid test antigen yang masih berlaku," kata Eva.

Kemudian bagi pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Sedangkan untuk pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid test antigen.

COVIDPelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100%," ujarnya. Baca juga: PPKM Diperpanjang, Ini Syarat Naik Kereta Terbaru Eva mengatakan PT KAI mendukung kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran COVID-19. Adapun layanan vaksinasi di Stasiun Gambir dan Pasar Senen dibuka setiap hari pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, dengan persyaratan dan kriteria peserta vaksin sebagai berikut: 1.Berusia >18 tahun 2.

syarat naik kereta api jarak jauh ppkm

Belum pernah mendapatkan vaksin dosis pertama 3.Menunjukkan kode booking yang sudah dibayar atau tiket Kereta Api Jarak Jauh yang berlakuCOVID4.Memiliki KTP (adapun NIK diperlukan untuk pendataan dan sertifikasi vaksin); 5.Datang paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan KA 6.

Calon Penumpang dalam kondisi sehat, memiliki suhu tubuh normal yakni tidak lebih dari 37,5 derajat 7. Bagi ibu hamil bisa mendapatkan vaksin setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk di vaksin COVID-19.

"PT KAI Daop 1 Jakarta berharap melalui layanan vaksinasi di Stasiun Gambir dan Pasar Senen ini, dapat membantu Pemerintah dalam mencapai target herd immunity, sekaligus memastikan bahwa setiap penumpang KA adalah masyarakat yang sudah divaksin covid-19," imbuhnya.

(yld/tor)Antrean calon penumpang KRL yang mengular ke jalan raya pada pagi hari di depan Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat, Kamis, 8 Juli 2021. Antrean tersebut terjadi imbas dari pembatasan kapasitas pengguna kereta yang hanya terdiri dari 52 orang per gerbong pada masa PPKM Darurat.

TEMPO/M Taufan Rengganis Hal ini diatur dalam Surat Edaran Nomor 58/2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Syarat naik kereta api jarak jauh ppkm Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkerataapian Kementerian Perhubungan Danto Restiawan menyatakan surat edaran terbaru itu mengatur persyaratan calon penumpang kereta api antarkota dan perkotaan, sesuai dengan status daerah dengan kategori PPKM level 1 sampai dengan 4.
Jakarta - Syarat naik kereta api selama PPKM darurat masih banyak dipertanyakan masyarakat.

Tak hanya kereta lokal dan KRL, perjalanan dengan kereta api jarak jauh juga perlu memenuhi syarat tertentu di masa PPKM darurat. Diketahui PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut menyesuaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Regulasi penumpang KAI mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 42 dan 50 Tahun 2021.

Baca juga: Syarat Naik Bus Saat PPKM Darurat, Cek di Sini! Syarat Naik Kereta Api Lokal-KRL Selama PPKM Darurat Sesuai dengan SE Kemenhub Nomor 50 Tahun 2021, sejumlah syarat khusus diberikan untuk perjalanan dengan kereta api lokal maupun KRL.

Pada 12-20 Juli 2021, layanan kereta api akan diberikan khusus untuk sektor esensial dan kritikal. Berikut ini poin-poin tentang aturan KA Lokal dan KRL: 1) Perjalanan rutin kereta api komuter dan dalam wilayah atau syarat naik kereta api jarak jauh ppkm aglomerasi, hanya berlaku bagi perjalanan untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2) Perjalanan rutin kereta api komuter dan dalam wilayah atau kawasan aglomerasi sebagaimana dimaksud pada angka 4a) wajib dilengkapi dengan persyaratan dokumen berupa: a) Surat Tanda Registrasi Pekerja atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat: dan/atau: b) surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

STRP harus dicetak alias di- print guna menghindari pemalsuan. Hal ini dilakukan lantaran masih banyak penumpang yang tidak melengkapi STRP dengan cap dan tanda tangan. "Dibutuhkan print karena banyak ditemukan yang digital juga belum lengkap cap dan tanda tangannya.

Untuk menghindari pemalsuan, kami juga melakukan screening print dengan tanda tangan basah dan cap," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba saat dihubungi, Selasa (13/7/2021).

Sementara itu, penumpang KRL yang bukan pekerja kantoran bisa membawa surat pengantar dari RT/RW sebagai pengganti STRP atau surat tugas. Baca juga: Jam Penyekatan PPKM Jakarta, Jangan Sampai Salah Ya! Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Selama PPKM Darurat Sesuai dengan SE No 42 Tahun 2021, penumpang Kereta Api Jarak Jauh di Jawa dan Sumatera harus mengikuti sejumlah syarat sebagai berikut ini: 1.

Wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. 2. Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19 minimal dosis pertama. 3. Penumpang KA Jarak Jauh tak bisa lagi menggunakan hasil tes GeNose sebagai syarat perjalanan.

4. Bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak/belum divaksinasi dengan alasan medis tetap dapat menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau rapid test antigen yang masih berlaku. 5.Untuk pelanggan di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. 6. Untuk pelanggan di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid test antigen.

7. Setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius, serta memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. (izt/imk)

Persyaratan Kereta Api Jarak Jauh selama PPKM




2022 www.videocon.com