Jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

KOMPAS.com - Teks deskripsi adalah teks yang berisi penggambaran suatu obyek, tempat, atau peristiwa tertentu. Kita pasti pernah menulis teks deskripsi.

Baik untuk menggambarkan diri sendiri maupun hal yang disenangi. Dilansir dari Mengenal Jenis-jenis Teks (2019), untuk menulis teks deskripsi, ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan.

Berikut langkah menulis teks deskripsi: Menentukan topik Langkah paling awal dalam menulis adalah menentukan topik atau tema.

Topik adalah pokok pikiran yang menjadi inti dari hal yang akan ditulis. Baca juga: Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, dan Jenisnya Penulis yang baik menentukan topiknya terlebih dahulu sebelum menulis. Dengan demikian, ia tahu apa yang harus ditulis dan tetap setia dengan tulisan itu. Contohnya, kita akan membuat teks deksripsi dengan topik hewan. Tentukan hewan apa yang akan diceritakan, dan dari sudut pandang apa.

Misalnya, topiknya adalah kelelawar. Subtopik atau subtemanya adalah ciri-ciri khusus kelelawar. BBC ilustrasi mesin tik Menentukan tujuan Setiap hal yang kita lakukan pasti memiliki tujuan. Demikian pula tulisan, pasti ada tujuan.

Tujuan harus ditetapkan agar penulis memperoleh gambaran tentang persoalan yang akan ditulis. Menulis pun juga lebih terarah dan fokus. Pembaca akan menangkap maksud tulisan karena jelas tujuannya. Jelaskan Pengertian Teks Deskripsi dengan Ciri dan Cara Menyusunnya! paket-wisatabromo.com- Jelaskan pengertian teks deskripsi dengan ciri dan cara menyusunnya! Jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi yang tepat sebagai berikut.

Jelaskan Pengertian Teks Deskripsi dengan Ciri dan Cara Menyusunnya! Pengertian Teks Deskripsi dengan Ciri dan Cara Menyusunnya! Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB), pengertian teks deskripsi adalah teks pemaparan atau penggambaran sesuatu dengan kata-kata yang jelas dan terperinci. Teks deskripsi menggambarkan kondisi objek dari sudut pandang penulis.

Penulis harus dapat menjelaskan secara konkret seakan pembaca dapat merasakan secara langsung apa yang digambarkan dalam teks deskripsi. Teks deskripsi berisi tentang penggambaran objek, tempat, atau peristiwa tertentu sehingga dapat dirasakan, dilihat, dicium dan didengar oleh pembaca. Ciri – Ciri Teks Deskirpsi Untuk mempelajari teks deskripsi dengan tepat, diharuskan untuk memahami ciri-ciri teks deskripsi. Berikut adalah ciri – ciri teks deskripsi: 1. Teks deskirpsi sebagai sarana penggambaran atau penjelasan sebuah objek 2.

Penggambaran atau penjelasan ditulis secara rinci yang melibatkan unsur indra 3. Pembaca seolah-olah dapat merasakan langsung apa yang digambarkan melalui teks deskripsi 4. Menggunakan bahasa yang mudah dan sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari 9. Menggunakan kata ganti orang Setelah memahami ciri – ciri teks deskripsi, teks deskripsi juga memiliki jenis-jenis yang dibagi menjadi 3 yakni, berikut adalah jenis teks deskripsi: 1. Teks desksripsi subjektif Teks deskripsi subjektif ditulis dengan objek yang berdasarkan kesan yang dimiliki oleh penulis itu sendiri.

2. Teks deskripsi spasial Teks deskripsi spasial merupakan teks yang objek digambarkan dalam teks jenis ini berupa benda, ruang, tempat dan sebagainya. 3. Teks deskripsi objektif Teks deskripsi objektif merupakan teks yang objek digambarkan adalah objek yang sebenarnya tanpa ada tambahan opini apapun dari penulisnya. Struktur Teks Deskripsi Teks deskripsi memiliki struktur sebagai pedoman dalam penyusunan teks deskripsi. Struktur teks deskripsi yaitu: Identifikasi Identifikasi adalah bagian utama dalam mentukan objek yang akan digambarkan Jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi Klasifikasi merupakan tahapan dalam kategori dan mengelompokkan berdasarkan kaidah atau standar yang digunakan dalam penulisan teks deskripsi Deskripsi Pada poin ini, penulis menuliskan penggambaran yang membentuk sebuah teks deskripsi.

Cara Menyusun Teks Deskripsi Sedangkan cara menyusun teks deskripsi yaitu: 1. Tentukan objek yang ingin digambarkan dan dijelaskan dalam teks deskirpsi 2. Mengumpulkan data dengan cara mengamati secara langsung objek yang ingin digambarkan 3. Menyusun kerangka karangan dari data yang sudah terkumpul. 4. Menguraikan kerangka karangan menjadi teks deskripsi yang sesuai dengan fakta dari topik tersebut.

Baca: • Sebutkan Struktur Teks Deskripsi dan Contohnya yang Tepat! • Sebutkan Macam-Macam Teks Deskripsi dan Contohnya yang Tepat! Demikianlah jawaban yang tepat atas pertanyaan mengenai sebutkan pengertian teks deskripsi dengan ciri dan cara menyusunnya! Semoga bermanfaat. Search for: Search Recent Posts • Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA Kelas X Unduh • Buku Guru Buku Siswa SMK Kelas X Kurikulum Merdeka Sekolah Penggerak Unduh • Buku Sejarah untuk SMK Kelas X Sekolah Penggerak Kurikulum Merdeka Unduh • Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan PPKN untuk SMK Kelas X Kurikulum Merdeka Unduh • Buku Matematika untuk SMK Kelas X Sekolah Penggerak Kurikulum Merdeka Unduh Recent Comments • admin on Menyimpulkan Isi Teks Tanggapan yang Tepat dan Contohnya • Bisma Adinata on Menyimpulkan Isi Teks Tanggapan yang Tepat dan Contohnya • admin on Menelaah Struktur Dan Kebahasaan Teks Laporan Percobaan • admin on Menelaah Struktur Dan Kebahasaan Teks Laporan Percobaan • Jaris ammar on Menelaah Struktur Dan Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
ilmubindo.com _ Dari balik tirai hujan sore hari, pohon-pohon kelapa di sebelah seberang itu segar dan penuh daya hidup.

Pelepah-pelepah yang kuyup tergerai dan jatuh di belahan punggung. Batang-bantang yang ramping dan meliuk-lik oleh embusan angin melenggang tenang dan penuh pesona. Ketika angin tiba-tiba bertiup lebih kencang, pelepah-pelepah itu serempak terjulur sejajar satu arah, seperti tangan-tangan penari yang mengikuti irama hujan. Teks di atas merupakan contoh deskripsi.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Disebut demikian karena teks itu menggambarkan suatu objek atau keadaan tertentu dengan terperinci. Objek yang dimaksud dapat berupa keadaan alam, misalnya Pantai Parangtritis atau Gunung Bromo. Mungkin pula objeknya berupa hewan, misalnya kucing yang bernama si Manis. Objeknya dapat berupa pula orang.

Bahasa Indonesia - Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan langkah-langkah mengidentifikasi, menyimpulkan, menelaah, dan menyajikan teks deskripsi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VII kurikulum 2013 revisi terbaru. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang langkah-langkah mengidentifikasi, menyimpulkan, menelaah, dan menyajikan teks deskripsi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.

Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam memahami langkah-langkah mengidentifikasi, menyimpulkan, menelaah, dan menyajikan teks deskripsi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia yang diberikan oleh Bapak Ibu Guru di sekolah.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

A. Mengidentifikasi Teks Deskripsi 1. Pengertian Teks Deskripsi Teks Deskripsi adalah teks yang berisi penggambaran suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu kepada pembaca secara jelas dan terperinci. Pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan sendiri sesuatu yang dideskripsikan oleh penulis. Dengan demikian, pembaca memperoleh kesan mendalam terhadap tulisan tersebut.

Teks Deskripsi adalah jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi yang berisi informasi berbentuk kalimat deskripsi, yaitu kalimat yang berisi gambaran objek (benda) bisa berupa lokasi, suasana, ukuran, warna, rasa, atau sifat-sifat fisik lainnya.

Kalimat deskripsi menggambarkan atau melukiskan sesuatu sehidup-hidupnya, seperti keadaan alam, ruang, atau keindahan wajah seseorang.

Dengan kata lain, kalimat deskripsi merupakan kalimat yang menggambarkan keadaan, bentuk, atau suasana tertentu, seperti benda, orang, tempat sesuai dengan objek yang sebenarnya. 2. Ciri-Ciri Teks Deskripsi Ada empat ciri pokok teks deskripsi. Ciri-ciri teks deskripsi sebagai berikut. • Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.

• Melibatkan kesan indra sehingga gambaran objek menjadi jelas. • Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri objek yang diamati penulis. • Menjelaskan ciri-ciri objek secara terperinci, seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek. 3. Tujuan Teks Deskripsi Berdasarkan tujuannya deskripsi dibedakan menjadi dua, yaitu deskriptif sugestif dan deskripsi teknis.

Deskripsi sugestif bertujuan menciptakan pengalaman kepada diri pembaca karena berkenalan langsung dengan objeknya. Sasaran deskriptif sugestif disampaikan dengan kata-kata yang dipilih penulis untuk menggambarkan ciri, sifat, dan watak dari objek tersebut sehingga dapat tercipta sugesti tertentu kepada pembaca. Dengan kata lain, deskriptif sugestif berusaha untuk menciptakan suatu penghayatan terhadap objek tersebut melalui imajinasi pembaca.

Sedangkan teks deskriptif teknis bertujuan memberi identifikasi atau informasi mengenai objek. Pembaca dapat mengenali objek jika bertemu atau berhadapan langsung. B. Menyimpulkan Informasi Teks Deskripsi Cara menemukan pokok-pokok informasi dalam teks deskripsi adalah sebagai berikut.

• Membaca keseluruhan teks deskripsi. • Memahami isi teks deskripsi • Menemukan ide pokok setiap paragraf dalam teks deskripsi. Ular Derik Ular derik merupakan hewan berbisa yang tinggal di gurun Amerika Serikat. Ciri umum ular derik adalah memiliki kepala berbentuk segitiga dan sering menggoyangkan ujung ekor untuk menghasilkan suara gemersik.

Gunanya ialah untuk menakut-nakuti musuh. Selain itu, ular derik memiliki taring yang kuat di rahangnya. Keistimewaan ular derik adalah jika kita memotong kepalanya, ular derik masih dapat menggigit.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Menurut para ilmuwan yang meneliti ular derik itu masih terdapatnya sinar inframerah yang terhubung dengan tubuhnya.

Jika ular derik menyuntikkan racunnya dalam jumlah besar, dibutuhkan hampir sebulan untuk membuat racunnya kembali. Ular derik mempunyai racun hemotoksik yang merusak sel darah merah. Ular derik bertelur dan beranak (ovovivipar). Ular derik muda sudah mandiri sejak lahir. Ular derik yang baru lahir deriknya belum dapat berfungsi. Setelah ganti kulit yang pertama, deriknya dapat berfungsi. Biasanya ular derik hidup di padang rumput kering.

Ular derik akan terusir atau pindah apabila terganggu manusia. Makanannya sebagian besar hewan kecil, seperti kelinci, dan tikus. Ular derik membunuh mangsanya dengan menyuntikkan bisanya. Ular ini bisa menyerang tanpa menarik diri, dengan membentuk tubuhnya seperti huruf "S". Ular derik dapat menyerang musuh sejauh dua pertiga dari panjang tubuhnya.

Ular derik sering ditemukan di dalam dan di bawah batu serta berjemur di tengah jalan.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Contoh Hasil Simpulan Teks Deskripsi di atas adalah sebagai berikut. Ular derik merupakan hewan berbisa yang tinggal di gurun Amerika Serikat. Keistimewaan ular derik adalah jika kita memotong kepalanya, ular derik masih dapat menggigit.

Ular derik bertelur dan beranak (ovovivipar). Ular derik membunuh mangsanya dengan menyuntikkan biasanya. C. Menelaah Teks Deskripsi Struktur teks deskripsi berupa deskripsi umum dan deskripsi bagian. Deskripsi umum berisi penjelasan tentang definsi atau identitas objek yang dideskripsikan misalnya lokasi, sejarah, dan makna objek yang dideskripsikan.

Deskripsi bagian berisi penjelasan tentang klasifikasi objek, yang dideskripsikan. Candi Borobudur Deskripsi Umum Borobudur adalah candi Hindu-Buddha. Candi ini dibangun pada abad ke-19 oleh dinasti Syailendra yang berasal dari Kerajaan Mataram Kuno.

Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Deskripsi Bagian Borobudur terkenal di seluruh penjuru dunia. Konstruksinya mendapat pengaruh oleh arsitektur Gupta India. Candi ini dibangun di atas sebuah bukit setinggi 46 meter dan delapan tangga yang berbentuk undakan batu. Lima tangga yang pertama berbentuk kotak, dikelilingi oleh tembok yang pebuh pahatan yang membentuk gambar Buddha.

Tiga tangga di atasnya berbentuk melingkar. Pada tiap tangga melingkar tersebut, terdapat stupa berbentuk lonceng. Keseluruhan gedung ditutupi oleh stupa besar yang terletak di tengah-tengahlingkaran teratas. Jalan menuju puncak Borobudur yang berbentuk gang terbentang sejauh 4,8 kilometer. Desain Borobudur yang menyimbolkan struktur alam semesta memengaruhi gaya pembuatan Candi Angkor di Kamboja.

Candi Borobudur yang diresmikan sebagai monumen nasional Indonesia pada tahun 1983 adalah harta tak ternilai bagi bangsa Indonesia. D. Menyajikan Teks Deskripsi Teks deskripsi dapat disajikan dalam bentuk lisan dan tulisan. Dalam bentuk lisan, teks deskripsi dapat disajikan baik dalam bentuk rekaman suara maupun tayangan suara dan video.

Kita dapat menyajikan teks deskripsi dalam bentuk lisan dengan memerhatikan langkah-langkah berikut. • Memahami objek yang akan dideskripsikan. • Menghindari penggunaan kata atau kalimat kasar saat menyampaikan deskripsi suatu objek.

• Menghindari kata atau kalimat yang bersifat subjektif, menyerang pribadi atau fisik seseorang, dan menjatuhkan objek yang dideskripsikan. • Menghindari kata-kata yang mengandung SARA untuk mendeskripsikan objek.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

• Menggunakan kalimat sopan dan mudah dipahami. • Menyampaikan deskripsi objek secara runtut. Selain dalam bentuk lisan, kita juga dapat menyusun teks deskripsi berdasarkan data, gagasan, dan kesan terhadap objek. Langkah-langkah menyusun teks deskripsi sebagai berikut. • Menentukan topik. • Menentukan tujuan penulisan. • Mengumpulkan informasi atau bahan. • Membuat kerangka tulisan. • Mengembangkan kerangka karangan.

Rumah Tongkonan Tongkonan adalah rumah adat masyarakat Toraja. Tongkonan berasal dari kata tongkon yang artinya duduk bersama-sama. Suku Toraja yang memiliki rumah adat ini pegunungan yang berbatasan dengan Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Rumah adat ini merupakan salah satu ikon suku Toraja selain upacara pemakamannya. Toraja termasyur oleh karena rumah adatnya yang unik dan cantik ini. Oleh karena arsitekturnya yang menarik, Tongkonan kemudian dinobatkan sebagai rumah adat Toraja.

Tongkonan berada di antara pohon-pohon bambu di puncak bukit. Tongkonan terletak sekitar 12 km ke arah utara dari Rantepao. Memasuki Rantepao akan kita temui Tongkonan berjajar rapi dan indah seakan menyambut dengan ramah setiap pengunjung yang datang.

Rumah adat yang satu ini terbuat dari kayu yang bagus dan dihias dengan apik. Hiasan terdapat pada sekujur badan rumah dan atap rumah. Ukiran di sekujur bagian rumah menambah cantik bangunan ini. Ukiran yang menghias sekujur bangunan bermotif garis-garis lengkung yang harmonis.

Rumah adat yang berjenis rumah panggung ini juga terbuat dari kayu yang kokoh. Bukan kayu sembarangan tentunya. Jenis kayu yang digunakan untuk membuat Tongkonan kabarnya memiliki kualitas juara dan hanya ditemukan di wilayah Sulawesi Selatan saja.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Tanpa vernis dan plitur, kayu rumah Tongkonan tetap awet hingga ratusan tahun. Suku Toraja juga menghias atap tersebut dengan tanduk kerbau. Kerbau memang perlambang kebangsawanan Suku Toraja.

Atap rumah Tongkonan melengkung menyerupai perahu, terdiri atas susunan bambu. Tongkonan tersebut didekorasi dengan sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan di bagian depan rumah adat. Di setiap bangunan bagian depan terdapat deretan tanduk kerbau. Sungguh kaya warisan budaya Indonesia. Kita bangga memiliki warisan budaya dengan nilai artistik yang tinggi dan unik. Rumah adat Tongkonan warisan budaya yang perlu kita jaga.
• Aplikasi Pendidikan Daftar Aplikasi Pendidikan Bermanfaat • Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara kita • Biologi Biologi adalah ilmu mengenai kehidupan • Ekonomi Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya • Fisika Fisika adalah ilmu mengenai alam • Geografi Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang Bumi • Inggris Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan • IPS IPS adalah penyederhanaan dari disiplin ilmu-ilmu sosial • Matematika Matematika adalah ilmu tentang logika • PAI PAI adalah pendidikan mengenai agama Islam • Penjasorkes Penjasorkes adalah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan • PKN PKN adalah pendidikan agar menjadi warga negara yang baik • Sejarah Sejarah adalah ilmu yang mempelajari masa lampau • Seni Budaya Seni budaya adalah keahlian dalam mengekspresikan ide • Sosiologi Sosiologi adalah ilmu yang tentang perilaku sosial • TIK TIK adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi Daftar Isi • Pengertian Teks Deskripsi • 1.

Secara Umum • 2. Menurut Para Ahli • Tujuan Teks Deskripsi • Ciri – Ciri Teks Deskripsi • Kaidah Penulisan Teks Deskripsi • Struktur Teks Deskripsi • Jenis – Jenis Teks Deskripsi • Langkah – Langkah Menyusun Teks Deskripsi • Contoh Teks Deskripsi Pengertian Teks Deskripsi 1. Secara Umum Secara umum, deskripsi merupakan suatu bentuk karangan yang menggambarkan suatu hal sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Dalam hal ini si pembaca seolah – olah dapat jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi, melihat, mencium, serta merasakan apa yang telah dituliskan sesuai dengan citra dari penulisnya.

Sehingga dapat kita simpulkan jika pengertian teks deskriptif yaitu paragraf yang isinya berupa penggambaran terhadap suatu objek, tempat, dan juga peristiwa tertentu pada para pembaca dengan jelas serta terperinci. Deskripsi juga dapat kita artikan sebagai suatu gambaran terkait suatu hal yang digambarkan dengan keadaan yang sebetulnya.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Isi dari deskripsi teks tersebut berisi tentang penggambaran sebuah tempat, obyek, maupun peristiwa tertentu sehingga bisa dilihat, dirasakan, dicium, serta didengar oleh pembaca. 2. Menurut Para Ahli a.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Taufiqur Rahman Di dalam tulisannya yang berjudul Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan (2017) menyebutkan jika kata deskripsi berasal dari bahasa Latin describere yang berarti menggambarkan ataupun memberikan keterangan terhadap sesuatu hal. b. KBBI “Deskripsi merupakan penggambaran atau pemaparan dengan menggunakan kata – kata secara jelas serta terperinci”. Di dalam pemaparan tersebut dapat berupa benda, suasana, tempat dan lainnya. Yang mana isinya menerangkan sesuatu dengan memperhatikan hal – hal secara detail supaya dapat menjadi suatu teks atau cerita yang mudah dibaca dan dipahami.

Tujuan Teks Deskripsi Teks deskripsi memiliki tujuan untuk menggambarkan objek secara terperinci dan subjektif atau menggambarkan keadaan suatu objek dari sudut pandang penulis sehingga mudah untuk dipahami.

Disini, penulis harus memberikan gambaran objek sekonkret mungkin sehingga pembaca seakan – akan dapat merasakan, melihat serta mendengarnya. Serta objek yang dibahas di dalam teks deskriptif lebih memiliki sifat khusus. Lalu objek yang dideskripsikan tersebut bersifat pendapat personal. Ciri – Ciri Teks Deskripsi Ciri dari teks deskripsi dibedakan menjadi dua jenis, yakni secara umum dan berdasarkan penggunaan bahasa, selengkapnya simak ulasan berikut ini: 1.

Ciri Umum Teks Deskripsi • Menerangkan objek berdasarkan bentuk, warna, ukuran, serta ciri fisik hingga psikis objek dengan terperinci. • Berisikan penjelasan atau jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi suatu objek • Pembaca seolah – olah bisa melihat, merasakan, mendengarkan, hingga mengalami langsung apa yang tersaji di dalam teks.

• Penjelasan atau penggambaran objek yang menjadi dijadikan topik dituliskan dengan rinci sehingga pembacanya mudah untuk memahami secara jelas apa yang tengah dibahas di dalam teks. 2. Ciri Teks Deskripsi Berdasarkan Penggunaan Bahasa / Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi • Teks deskriptif ini memunculkan suatu kata ganti orang.

• Memakai berbagai kata khusus guna menggambarkan suatu objek (warna dirinci kuning, merah, hitam). • Memakai kata sinonim dengan pemakaian emosi yang kuat. • Memakai kalimat rinci guna menggambarkan objek. • Memakai majas guna melukiskan dengan konkret. • Memakai bahasa yang sering digunakan di kehidupan sehari – hari. • Mengandung kata keterangan seperti keterangan tempat, cara serta yang lainnya untuk memberikan informasi tambahan terkait suatu objek supaya lebih jelas & mudah dipahami.

Contoh: Di sekolah, di toko, di kebun dan yang lainnya. • Memakai metafora / bahasa kiasan. Kaidah Penulisan Teks Deskripsi Untuk menulis suatu teks deskriptif perlu untuk memperhatikan kaidah penulisannya agar teks mudah dipahami serta penulisannya benar sesuai dengan kaidah maupun peraturan yang ada.

Berikut beberapa kaidah yang ada dalam penulisan teks deskripsi, antara lain: 1. Mengandung Kata Sifat Contoh di dalam kalimat: Anak itu nampak sangat semangat bertanding sepak bola. Semangat adalah salah satu contoh dari kata sifat yang menunjukan mengenai kondisi dari seseorang. Contoh kata sifat lainnya: Asam, pedas, manis, kurus, cantik, terkenal, elok, terpintar, tercantik, kreatif, tercepat, baik hati, rendah hati, ringan tangan, dan yang lainnnya.

2. Memakai Kata Benda Penggunaan kata benda sangat penting dilakukan untuk menyesuai topik yang dideskripsikan supaya penggambaran nampak lebih jelas. Contoh kata benda: Mobil, lapangan bola, sekolah, rumah sakit, dan lainnya. Contoh di dalam kalimat: Kedua kesebelasan tengah bersiap untuk memasuki lapangan. 3. Memakai Frasa Kata Benda Contoh di dalam teks: Kemarin malam ibu membelikan saya tas baru.

Kata tas baru adalah salah satu contoh frasa yang di dalamnya termuat kata benda. 4. Mengandung Kata Kerja Transitif Kata kerja transitif fungsinya untuk menerangkan suatu objek. Contoh kata kerja transitif: Mendengar, memberi, memasak, memukul dan yang lainnya. Contoh di dalam kalimat: Ibu setiap tahun membelikanku tas baru.

5. Mengandung Kata Keterangan Kata keterangan memiliki fungsi untuk memberikan informasi tambahan pada objek. Contoh di dalam kalimat: Mama dan adik sedang memasak di dapur.

Pada contoh di atas, kata “di” menerangkan tempat kejadian peristiwa. Adapun beberapa jenis dari kata keterangan, diantaranya seperti: 1. Keterangan Cara Menerangkan terkait cara yang dilakukan di dalam suatu kalimat.

Advertisement Contoh: Lantang, gagah berani, terisak dan bijaksana. 2. Keterangan Alat Menerangkan alat yang digunakan dalam mengerjakan sesuatu.

Contoh: Menggunakan. 3. Keterangan Tujuan Menerangkan tujuan perilaku maupun perbuatan yang digambarkan. Contoh: Pemakaian kata “supaya” dan “agar” 4. Keterangan Sebab Menerangkan sebab terkait peristiwa yang berlangsung.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Pada umumnya diikuti dengan kata “karena” “sebab”. 5. Keterangan Waktu Menerangkan waktu kejadian. Contoh: Besok, tahun lalu, lusa, kemarin dan yang lainnya. 6. Keterangan Tempat Menerangkan tempat peristiwa tersebut berlangsung. Contoh: Pemakaian kata “ke”, “di” dan yang lainnya. 7. Mengandung Bahasa Kiasan Pada umumnya deskripsi teks memakai bahasa yang metafora supaya nampak lebih menarik untuk dibaca. Contoh di dalam kalimat: Melihat perilaku anaknya yang kerap kali pulang malam, sang ayah pun sering naik darah.

Contoh kata kiasan lainnya: Panjang akal, banting tulang, tanggal tua, sebatang kara, naik pitam, kepala dingin, kutu buku, sampah masyarakat dan yang lainnya. Struktur Teks Deskripsi Supaya memudahkan pada penulisan teks jenis ini, berikut terdapat 3 struktur untuk penulisan teks deskripsi, antara lain: 1. Identifikasi Merupakan suatu proses dalam menentukan identitas objek yang akan digambarkan.

2. Klasifikasi Dalam tahap ini akan mengelompokkan berdasarkan standar atau kaidah yang sesuai dan sudah ditetapkan. 3. Deskripsi bagian Pada bagian ini berisi gambaran lebih lanjut terkait deskripsi umum secara jelas serta terperinci guna memberikan efek emosional kepada para pembaca sehingga apa yang digambarkan di dalam teks seolah – olah dapat didengar, dilihat, hingga dirasakan sendiri oleh pembaca.

Jenis – Jenis Teks Deskripsi a. Dari Segi Bentuknya Ditinjau dari segi bentuknya, teks deskripsi dikelompokan menjadi dua kategori, yakni: • Teks deskripsi yang berdiri sendiri sebagai teks. • Teks deskripsi yang menjadi bagian dari teks lain (novel, cerpen, iklan, lagu dan lainnya).

b. Dari Segi Objeknya Dari segi objek, teks deskriptif juga disebut sebagai teks tanggapan deskriptif yang merupakan jenis teks deskriptif dengan isi berupa gambaran terkait suatu suasana, tempat, sikap seseorang, maupun bentuk fisik dari suatu benda (mati/hidup).

Jenis teks ini sebetulnya telah sering dilakukan pada kehidupan sehari – hari. Contohnya ketika kita bertanya dimana rumah seseorang, maka orang yang ditanyai akan menjawab dengan jelas dan rinci.

Jawab itulah yang bisa disebut sebagai teks tanggapan deskriptif, sebab mampu menggambarkan tempat serta suasana dari bangunan rumah. Teks tanggapan deskripsi dikelompokan menjadi tiga macam, antara lain: • Teks Deskripsi Subjektif Merupakan teks deskripsi yang penggambaran objeknya dilihat dari kesan yang dilihat oleh si penulis teks. • Teks Deskripsi Objektif Merupakan suatu teks deskriptif yang menerangkan objek dengan apa adanya atau berdasarkan kondisi yang sebenarnya tanpa menambahkan opini dari si penulis.

• Teks Deskripsi Spasial Merupakan teks deskripsi yang menjelaskan objek berupa benda, tempat, ruang, dan yang lainnya. Langkah – Langkah Menyusun Teks Deskripsi Berikut adalah tahapan dalam penulisan teks deskriptif, antara lain: 1. Menentukan Tujuan Tujuan harus ditetapkan supaya si penulis mendapatkan gambaran terkait persoalan yang nantinya akan ditulis. Dalam proses menulis juga akan membuatnya lebih terarah serta fokus.

Pembaca akan mudah untuk menangkap maksud tulisan sebab memiliki tujuan yang jelas. Contoh: Pada tulisan ciri – ciri jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi kelelawar, yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan khusus pada kelelawar yang tidak ada pada hewan lainnya.

2. Mengumpulkan Informasi / Bahan Tulisan Teks deskriptif yang baik yaitu teks yang isinya kaya akan informasi. Supaya tulisan yang dibuat kaya akan informasi, maka perlu untuk mengumpulkan informasi atau bahan. Informasi atau bahan yang dikumpulkan juga harus sesuai dengan topik dan tujuan tulisan. Bahan dapat kalian peroleh melalui observasi / pengamatan atau sumber literatur seperti karya ilmiah dan buku. Contoh: Pada penulisan ciri – ciri khusus kelelawar, maka kalian tidak perlu untuk mempelajari seluruh hal terkait kelelawar.

Kalian cukup mengumpulkan bahan yang mengenai keistimewaan dari kelelawar. Untuk contoh di atas, maka kalian perlu mengumpulkan informasi dari ensiklopedia ternama yaitu Encyclopaedia Britannica dengan hasil: • Kelelawar dinilai telah menjadi inang dari virus corona. • Kelelawar dinilai telah menjadi inang virus corona (shutterstock).

3. Membuat Kerangka Tulisan Kerangka tulisan merupakan garis besar cerita yang nantinya akan dituangkan pada suatu tulisan. Kerangka ini diciptakan untuk dijadikan sebagai panduan ketika menulis. Dengan begitu, tulisan akan mempunyai alur yang teratur, jelas serta enak dibaca. Contoh pada ciri – ciri khusus kelelawar, maka kerangka tulisannya seperti: • Kelelawar tidur menggantung • Kelelawar mempunyai kemampuan ekolokasi • Kelelawar bisa terbang • Kelelawar adalah hewan nokturnal 4.

Mengembangkan Kerangka Tulisan Setelah tema, tujuan, serta kerangka telah selesai dibuat, maka selanjutnya tinggal mengisi tulisan saja. Ikuti kerangka yang telah dibuat, kemudian manfaatkan bahan yang sudah tersedia.
Mencatat isi pokok bacaan menjadi langkah terakhir untuk menemukan informasi penting dalam teks.

Langkah ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik adiksimba yang merupakan singkatan dari apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana. Teknik adiksimba dikenal juga dengan sebutan 5W1H, yakni what, where, when, who, why, dan how.Langkah-Langkah Menyusun Teks Deskripsi yang Perlu Diketahui Paket-wisatabromo.com- Langkah-langkah menyusun teks deskripsi perlu diketahui lebih dahulu sebelum kamu menulis karangan deskripsi.

Hal ini bertujuan agar karangan deskripsi yang disusun berkualitas baik. Langkah-langkah menyusun teks deskripsi yang perlu diketahui ini merupakan kemampuan awal yang harus dimiliki seseorang sebelum menulis karangan deskripsi. Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai l angkah-langkah menyusun teks deskripsi.

Ikuti ya. Langkah-Langkah Menyusun Teks Deskripsi yang Perlu Diketahui Sebelumnya membahas langkah menulis teks deskripsi, berikut ini adalah pengertian, dan ciri-ciri karangan deskripsi. Pengertian Teks Deskripsi Deskripsi adalah salah satu bentuk tulisan yang berisi gambaran-gambaran mengenai suatu kejadian dengan maksud untuk menceritakan daya imajinasi yang dialami oleh pengarang.

Menurut Kunjana Rahardi deskripsi yakni melikusikan atau menggambarkan apasaja yang dilihat di depan mata penulisnya. Jadi, tulisan ini bersifat loyal terhadap tataruang atau tata letak objek yang dituliskan itu. Paragraf deskriptif disebut juga paragraf yang melukiskan (lukisan). Paragraf ini melukiskan apa yang terlihat di depan mata. Jadi, paragraf ini bersifat tata ruang atau tata letak. Pembicaraannya dapat berurutan dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan.

Dengan kata lain, desktiptif berurusan dengan hal-hal kecil yang tertangkap oleh pancaindera. Menurut Finoza dalam Dalman, deskripsi adalah bentuk tulisan yang bertujuan memperluas pengetahuan dan pengalaman pembaca dengan jalan melukiskan hakikat objek yang sebenarnya. Sedangkan menurut Mahsun, teks deskripsi adalah teks yang memiliki tujuan sosial untuk menggambarkan suatu objek atau benda secara individual berdasarkan ciri fisiknya.

Teks deskriptif juga merupakan tulisan yang menggambarkan atau melukiskan sesuatu yang akan diungkapkan penulis, jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi pembaca atau yang mendengar seolah-olah melihat sendiri objek yang telah dibicarakan, meskipun pembaca atau pendengar belum pernah menyaksikan sendiri.

Para filosofi telah mendefinisikan deskripsi sebagai “mode persepsi” yang bisa diketahui artinya dengan cara menafsirkan informasi sensoris guna memberikan gambaran terhadap sesuatu yang akan ditafsirkan. Ciri-ciri Karangan Deskripsi Menurut Dalman Karangan deskripsi mempunyai ciri-ciri khas, yaitu sebagai berikut: 1. Deskripsi lebih memperlihatkan detail atau perincian tentang objek; 2. Deskripsi bersifat member pengaruh sensivitas dan membentuk imajinasi pembaca; 3.

Deskripsi disampaikan dengan gaya yang memikat dan dengan pilihan kata yang menggugah; 4. Deskripsi memaparkan tentang sesuatu yang dapat didengar, dilihat, dan dirasakan. Misalnya: benda, alam, warna, dan manusia. Adapun ciri-ciri karangan yang baik menurut Keraf dalam Dalman, adalah sebgai berikut: 1. Berisi tentang perincian-perincian sebagai objeknya teroandang di depan mata; 2.

Dapat menimbulkan kesan dan daya khayal pembaca; 3. Menyampaikan sifat dan perincian wujud yang dapat ditemukan dalam objek itu; 4. Menggunakan bahasa yang cukup hidup, kuat, dan bersemangat serta konkret. Macam-macam Deskripsi Menurut Akhadiah dalam Dalman, macam-macam deskripsi mencakup dua macam, yaitu: 1.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Deskripsi Tempat Tempat memegang peranan yang sangat penting dalam setiap peristiwa. Tidak ada peristiwa yang terlepas dari lingkungan dan tempat. Semua kisah akan selalu mempunyai latar belakang tempat, jalannya sebuah peristiwa akan lebih menarik kalau dikaitkan dengan tempat terjadinya peristiwa tersebut. 2. Deskripsi Orang Ada beberapa cara untuk menggambarkan atau mendeskripsikan seseorang tokoh yaitu: a) Penggambaran fisik, yang bertujuan memberikan gambaran yang sejelas-jelasnya tentang keadaan tubuh seseorang tokoh.

Deskripsi ini banyak bersifat objektif. b) Penggambaran tindak-tanduk seorang tokoh. Dalam hal ini pengarang mengikuti dengan cermat semua tindak-tanduk, gerak-gerik sang tokoh dari tempat ke tempat lain, dan dari waktu ke waktu lain. c) Penggambaran keadaan yang mengelilingi sang tokoh, misalnya, penggambaran tentang pakaian, tempat kediaman, kendaraan, dan sebagainya.

d). Penggambaran perasaan dan pikiran tokoh. Hal ini memang tidak dapat diserap oleh panca indra manusia. Namun, antara perasaan dan unsur fisik mempunyai hubungan yang sangat erat. Pancaran wajah, pandangan mata, gerak bibir, gerak tubuh merupakan petunjuk tentang keadaan perasaan seseorang pada waktu itu. e) Penggambaran watak seseorang. Aspek perwatakan ini paling sulit dideskripsikan. Pengarang harus mampu menafsirkan lahir yang terkandung dibalik fisik manusia. Tetapi, di sini pulalah kekuatan seseorang pengarang.

Dengan keahlian dan kecermatan yang dimilikinya, ia mampu mengidentifikasikan unsur-unsur dan kepribadian seseorang tokoh. Kemudian menampilkan dengan jelas unsur-unsur yang dapat memperlihatkan watak seseorang. Langkah-langkah Menyusun Teks Deskripsi Langkah-langkah menyusun deskripsi, yaitu: 1. Tentukan objek atau tema yang akan dideskripsikan; 2. Tentukan tujuan; 3. Mengumpulkan data dengan mengamati objek yang akan dideskripsikan; 4. Menyusun data tersebut ke dalam urutan yang baik (sistematis) atau membuat kerangka karangan; 5.

Menguraikan/mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan deskripsi yang sesuai dengan tema yang ditentukan. Dalam menulis teks deskripsi harus memperhatikan penggunaan bahasa dan tulisannya. Tulisan yang efektif mencangkup beberapa aspek, seperti kandungan isi, nilai dan norma, bahasa, penyajian dan penampilan. Pada sisi jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi efektif bagi pembaca yaitu, memberikan manfaat, baik dalam menambah pengetahuan, wawasan pengalaman, memberikan aspirasi, jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi hiburan.

Dalam menulis yang efektif beberapa yang harus diperhatikan yaitu: 1. Organisasi Organisasi merupakan sistematika atau susunan isi yang terdapat dalam suatu karangan.

Perlu adanya susunan yang sesuai dengan ketepatan yang telah dibuat. Dalam karangan, organisasi disesuaikan dengan media yang diberikan. Untuk organisasi, pada umumnya mencangkup pendahuluan, isi, dan penutup yang sistematika. Penilaian terhadap organisasi dilakukan untuk mengetahui apakah karangan yang dibuat siswa sudah mencangkup ketiga bagian pokok tersebut.

2. Ketepatan kata Ketepatan kata merupakan aturan-aturan bahasa yang berlaku. Untuk ketepatan kata bisa disebut juga diksi atau memilih kata yang tepat. Memilih kata yang tepat, perlu adanya kamus yang membantu dalam penggunaan kata yang ingin dipakai. 3. Ketepatan kalimat Ketepatan kalimat merupakan bagaimana penulis harus mengunakan kalimat yang tepat dan efektif.

Berikut ini adalah beberapa struktur Kalimat Efektif: a. Struktur Kalimat Paralel Yang dimaksud kesejajaran (paralelisme) dalam kalimat adalah penggunaan bentuk-bentuk bahasa yang sama dipakai dalam susunan serial jika sebuah ide dalam suatu kalimat dinyatakan dengan frase (kelompok kata), maka ide-ide yang sederajat harus dinyatakan dengan frase. Jika semua ide dalam suatu kalimat dinyatakan dengan kata benda (misalnya bentuk pe-an, ke-an), maka ide lain yang sederajat harus dengan kata benda juga.

Demikian juga halnya sebuah ide dalam suatu kalimat dinyatakan dengan kata kerja (misalnya bentuk me-kan, sikan), maka ide lainnya yang sederajat harus dinyatakan dengan jenis kata yang sama. Kesejajaran (paralelisme) akan membantu memberikan kejelasan kalimat secara keseluruhan. Perhatika contoh berikut! Ibu menimang mesra si cilik Raminra, menyanyikan lagu, mengajak berbicara, mengajak bercanda dengan senang hati.

Pada kalimat tersebut, ide-ide yang sederajat dinyatakan dalam bentuk kelompok kata (frase). Kalimat tersebut memakai kata kerja awalan me- dalam satuan kelompok kata (frase), seperti pada jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi mesra, menyanyikan lagu, mengajak bicara, dan mengajak bercanda.

b. Kesejajaran Bentuk Imbuhan digunakan untuk kata berperan dalam menentukan kesejajaran. Berikut ini contoh yang memperlihatkan ketidaksejajaran bentuk. Kegiatannya meliputi pembelian buku, membuat katalog, dan mengatur peminjaman buku. Ketidaksejajaran itu pada kata pembelian (buku) yang disejajarkan dengan kata membuat (katalog), dan mengatur (peminjaman buku).

Agar sejajar, ketidaksatuan itu dapat dijadikan nomina semua, ubahannya seperti pada kalimat (a) dan jika dijadikan verba semua, ubahannya seperti pada kalimat (b). a) Kegiatannya meliputi pembelian buku, pembuatan katalog, dan pengaturan peminjaman buku. b) Kegiatannya meliputi membeli buku, membuat katalog, dan mengatur peminjaman buku.

c. Kesejajaran Makna Seperti telah dinyatakan, bentuk dan makna berkaitan erat. Keduanya dapat diumpamakan sebagai dua sisi dari kepingan uang yang sama. Berikut ini diuraikan makna yang terkandung dalam satuan fungsional. Satuan fungsional adalah unsur kalimat yang berkedudukan sebagai subjek, predikat, objek, dan sebagainya.

Status fungsi itu ditentukan oleh relasi makna antar satuan. Kalimat berikut ini janggal karena tidak ada kesejajaran subjek dan predikat dari segi makna. Dia berpukul-pukulan. Kata berpukul-pukulan bermakna “saling pukul.” Hal itu berarti pelakunya harus lebih dari satu. Karena kata dia bermakna tunggal, subjek kalimat itu perlu di tambahkan keterangan penyerta dengan temannya.

Kalimat berikut adalah tidak memiliki kesejajaran makna peredikat dan objek. Adik memetiki setangkai bunga. Kata memetiki mempunyai makna berulang-ulang yang tentunya tidak dapat diterapkaan pada setangkai bunga. Perbaikannya dapat dilakukan dengan mengubah predikat menjadi memetik atau menghilangkan satuan setangkai pada objek.

d. Ejaan dan tata tulis Ejaan adalah seluruh peraturan bagaimana melambangkan bunyi ujaran dan bagaimana antar hubungan antara lambang-lambang itu (pemisahan dan penggambungannya dalam suatu bahasa).

Secara teknis yang dimaksud dengan ejaan adalah penulisan huruf, penulisan kata, dan pemakaian tanda baca. Penggunaan ejaan dan tata tulis berpedoman pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Baca: • Macam-Macam Teks Deskripsi dan Contohnya yang Tepat • Contoh Telaah Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi yang Tepat Demikianlah pembahasan mengenai langkah-langkah menyusun teks deskripsi yang perlu diketahui.

Semoga bermanfaat. Search for: Search Recent Posts • Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMK Kelas X Kurikulum Merdeka Unduh • Download Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMK Kelas X • Buku Panduan Guru PAUD TK Sekolah Penggerak Kurikulum Merdeka Unduh • Buku Panduan Guru Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Untuk PAUD • Buku Panduan Guru Capaian Pembelajaran Elemen Dasar-Dasar Literasi dan Steam Kurikulum Merdeka Recent Comments • admin on Menyimpulkan Isi Teks Tanggapan yang Tepat dan Contohnya • Bisma Adinata on Menyimpulkan Isi Teks Tanggapan yang Tepat dan Contohnya • admin on Menelaah Struktur Dan Kebahasaan Teks Laporan Percobaan • admin on Menelaah Struktur Dan Kebahasaan Teks Laporan Percobaan • Jaris ammar on Menelaah Struktur Dan Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
1.

Riset Riset di sini adalah kegiatan mencari dan mengumpulkan data dan informasi yang relevan untuk bahan tulisan. Ia berguna mendukung, memperkuat, dan memperkaya tulisanmu. Riset juga dapat membantumu mengetahui latar belakang persoalan dan memahaminya dengan baik sebelum menulis.

Riset bisa dilakukan dengan membaca dan mengumpulkan data/informasi dari arsip, buku, surat kabar, majalah, jurnal penelitian, berita, artikel, video, foto, atau sumber lain yang sudah ada. Kamu pun bisa melakukan riset dengan berselancar di dunia maya. Meski, pastikan, sumber yang kamu dapatkan di sana valid, kredibel atau terpercaya. 2. Observasi. Cara kedua mengumpulkan bahan tulisan adalah dengan melakukan observasi. Pengumpulan bahan cara ini biasanya mengandalkan kemampuan inderamu.

jelaskan cara mengumpulkan informasi atau bahan dalam menyusun teks deskripsi

Yakni, dengan mengamati, melihat, mendengar, hingga "merasakan" langsung peristiwa atau obyek tulisan. Hasil observasi bisa berbeda-beda. Tergantung kejelian dan kecermatan penulisnya. Jangan lupa, kumpulkan data dan informasi hasil pengamatanmu dengan mencatat/merekamnya. 3. Wawancara Jurnalis biasa melakukan ini. Caranya dengan menggali informasi melalui bertanya kepada narasumber paling terdekat dengan persoalan, kompeten, ahli, dan relevan.

Relevan kunci utamanya. Pilihlah narasumber yang memang terkait dengan topik tulisan. Misalnya, untuk tulisan mendalam soal penelitian kesehatan jantung, wawancara umumnya dilakukan pada dokter dan ahli kesehatan spesialis jantung. Bukan pengacara atau arsitek. Meski, bukan mustahil, kedua profesi itu juga memiliki banyak pengetahuan soal kesehatan jantung.

Namun, secara kredibilitas, dapat membuat tulisanmu kurang kuat di mata pembaca. Disclaimers Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen.

Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Menyusun Teks Deskripsi




2022 www.videocon.com