Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Reno Zulkarnaen menanggapi adanya undangan Peringatan HUT ke-20 Partai Demokrat yang digelar kubu Kongres Luar Biasa Partai Demokrat (KLB Deli Serdang) atau Kubu Moeldoko di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten pada Jumat (10/09/2021) malam ini. Reno menyebut, adanya undangan perayaan HUT partainya yang digelar oleh kubu lain, ini patut dipertanyakan.

Sebab hari lahirnya Partai Demokrat tepat pada 9 September yang bertepatan dengan hari lahir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan founding father partai berlambang bintang mercy ini. “HUT Partai Demokrat kemarin sudah dilaksanakan mendapat ucapan dari banyak tokoh-tokoh nasional, para gubernur dan diikuti oleh seluruh kader di Provinsi Jawa Timur, khususnya anggota dewan dan para pengurus.

Begitupun di DPC kabupaten/kota masing-masing yang diselenggarakan dengan mengikuti protokol kesehatan. Jadi Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Demokrat ini secara tanggal lahir ya 9 September itu, sekaligus ulang tahunnya Pak SBY karena beliau tanggal lahir susilo bambang yudhoyono founding father Partai Demokrat,” tegasnya pada lensaindonesia.com, Jumat (10/09/2021).

Menurut Reno, jika hari ini ada perayaan HUT lagi dari pihak lain, justru ini akan lebih menjadikan kader partainya lebih solid. Padahal Kemenkumham juga sudah menyatakan menolak pengesahan Kubu Deli Serdang ini, namun jika ada pihak-pihak yang terus melakukan manuver kepada partainya, Reno menegaskan bahwa seluruh kader Partai Demokrat kian solid hanya mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan Teuku Riefky sebagai Sekjen yang sah.

“Sudah jelas Kemenkumham peristiwa KLB Deli Serdang ditolak. Kita terima kasih. Tapi kalau terus pihak-pihak itu bermanuver, saya yakin teman-teman di Jawa Timur khususnya dan di seluruh Indonesia semakin solid dan mengkristal bersama-sama mendukung Mas AHY,” cetus Reno yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim yang baru ini.

Saat ini pihaknya telah bersiap menunggu pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda), Musyawarah Cabang (Muscab) partainya ke depan, hingga konsolidasi Pemilu 2024. “Kesolidan dan keloyalan teman-teman ini sudah selesai pasca keputusan Kemenkumham yang menyatakan KLB Deli Serdang ilegal,” tutup dia. Diketahui, beredar surat undangan untuk menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Partai Demokrat ke-20 di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten, pada hari Jumat (10/09/2021) malam.

Undangan yang mengatasnamakan pendiri Partai Demokrat dengan Ketua Panitia Djoko Setyo Widodo juga mencantumkan rangkaian acara yang akan diisi dengan sambutan Moeldoko dan Penitipan Partai Demokrat oleh Prof. S. Budhisantoso kepada Moeldoko. Pihak DPP Partai Demokrat telah menyatakan sikap. Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut hal itu sungguh memalukan.

Adanya modus mencatut nama senior dan pendiri partai masih saja dilakukan oleh Kubu KLB Deli Serdang. Berita undangan ini diketahui DPP Partai Demokrat dari pihak Prof. Budi (Mantan Ketua Umum Partai Demokrat) yang merasa tidak nyaman karena namanya dicatut oleh mereka yang tidak bertanggungjawab. “Justru pada acara puncak Dua Dekade Partai Demokrat 9 September malam tadi, Ketua Umum Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono telah memberikan Penghargaan ‘Pejuang Demokrat’ kepada 35 sesepuh dan senior Partai yang selama ini konsisten berjuang menjaga kehormatan dan kedaulatan Partai, di antaranya Prof.

Subur Budhisantoso, Amir Syamsuddin, E.E Mangindaan, Wayan Sugiana, dan Denny Sultani Hasan,” jelasnya. Menurut Herzaky, sikap memalukan dan tidak beretika ini terus menerus dipertontonkan pihak KSP Moeldoko, terbukti saat mereka memasukkan gugatan di Pengadilan TUN Jakarta, dimana tertera dalam gugatannya status pekerjaan sehari-hari Moeldoko adalah sebagai Ketua Umum Demokrat, bukan sebagai Kepala Staf Presiden (KSP). “Seharusnya Moeldoko malu kepada Presiden Jokowi dan rakyat Indonesia, dia tidak mengakui pekerjaan sebenarnya walaupun faktanya Negara telah menggaji dirinya sebagai KSP 7 tahun terakhir,” katanya.

Sebelumnya, upaya “Begal Politik” juga sempat disinggung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) dalam sambutannya dalam Puncak Acara Peringatan Dua Dekade Partai Demokrat yang disiarkan oleh salah satu televisi swasta Nasional, Kamis (09/09/2021) kemarin. “Sampai dengan hari ini upaya untuk merampas Partai Demokrat masih juga terus berjalan.

Pasca keputusan Kememkumham mengenai penolakan hasil KLB Deli Serdang, para perusak demokrasi tadi masih berupaya menggugat dan membatalkan Keputusan Pemerintah melalui jalur PTUN termasuk kemungkinan judicial review melalui Mahkamah Agung,” ungkap AHY tanggal lahir susilo bambang yudhoyono menegaskan, meskipun Partai Demokrat punya segala bukti yuridis yang kuat untuk bisa mematahkan pihak Moeldoko untuk kedua kalinya. Ia meminta seluruh kader partainya untuk tetap waspada dan menegaskan bahwa yang Partai Demokrat perjuangkan adalah tegaknya keadilan, hukum dan demokrasi di Indonesia.

@sarifa Berita Terkini • Gawat! Jatim diam-diam dilanda penyakit mulut dan kuku hewan 09/05/2022 • Indonesia alami disintegrasi ekonomi, Faisal Basri: kecuali Jokowi insaf, bikin transformasi bidang maritim 09/05/2022 • Silaturahmi AHY dan Ketum Golkar, ini respon kader Demokrat di Jombang 09/05/2022 • Pagi ini Puslabfor Polda Jatim mulai selidiki prosotan ambrol Kenpark 09/05/2022 • Selama libur lebaran, Puskesmas Sampang layani 24 jam 08/05/2022 1 / 7 Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi dua putra dan menantunya dalam acara malam kontemplasi di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9/2019).

Acara untuk memperingati HUT ke-18 Partai Demokrat, hari lahir SBY dan 100 hari kepergian Ani Yudhoyono. (Liputan6.com/Faizal Fanani) 1 / 7 Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Agus Harimurti dan Edhy Baskoro melakukan tahlilan di Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9/2019). Demokrat menggelar malam kontemplasi memperingati HUT ke-18 partai, hari lahir SBY dan 100 hari wafatnya Ani Yudhoyono. (Liputan6.com/Faizal Fanani) 1 / 7 Partai Demokrat menggelar malam kontemplasi di kediaman Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono, Puri Cikeas, Bogor, SSenin (9/9).

Acara ini dalam rangka memperingati HUT ke-18 Partai Demokrat, hari lahir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan 100 hari kepergian Ani Yudhoyono. (Liputan6.com/Faizal Fanani) 1 / 7 Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi dua putra dan menantunya dalam acara tanggal lahir susilo bambang yudhoyono kontemplasi di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9/2019). Acara untuk memperingati HUT ke-18 Partai Demokrat, hari lahir SBY dan 100 hari kepergian Ani Yudhoyono.

(Liputan6.com/Faizal Fanani) 1 / 7 Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Agus Harimurti dan Edhy Baskoro menggelar doa bersama di Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9/2019). Demokrat menggelar malam kontemplasi memperingati HUT ke-18 partai, hari lahir SBY dan 100 hari wafatnya Ani Yudhoyono (Liputan6.com/Faizal Fanani) 1 / 7 Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi dua putra dan menantunya dalam acara malam kontemplasi di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9/2019).

Acara untuk memperingati HUT ke-18 Partai Demokrat, hari lahir SBY dan 100 hari kepergian Ani Yudhoyono. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Tgl Lahir Susilo Bambang Yudhoyono. “Prestasi ini membanggakan salah satu Gapoktan di Tebo akan menerima penghargaan Gapoktan berprestasi 2012 langsung dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta pada peringatan HUT ke67 RI” kata Bupati Tebo Sukandar di Muaratebo ibukota Kabupaten Tebo Jumat.

Nama Presiden Lengkap from pt.slideshare.net Indonesianidftxt [34wmqe31gzl7] yang 0998217711968781 dan 127281754304555 di 140586624720146 itu 160605525635212 dengan 192694315549759 ini 204249539860528 untuk 205573034539414 dari 209959237384937 dalam 211677996685297 tidak 211939383059724 akan 24399120190214 pada 262667215573031 juga 267282100848081. Indonesianidf.txt [34wmqe31gzl7] idoc.pub We never escape from their screams and we never stop trying to find them As Margaret Randall so vividly writes “We cannot move on for where would they find us when they stumble home?

1 SHIBA INU (SHIB) Kaç Türk Lirası (TL) eder en son güncel kur fiyatına göre öğrenebilirsiniz. Nama Presiden Lengkap star trak entertainment kpop star trak entertainment kpop Susilo Bambang Yudhoyono Wikipedia. wikipedia “AULIA SOFT” CONSULTING (ONLINE MESIN EDC DAN ANDROID Tanggal 6 Juli Sangat Spesial Bagi Keluarga Sby Ahy Cuitkan Kenangan Indah Bersama Ibu Ani Yudhoyono Deskjabar.

deskjabar com pikiran rakyat Penuh Makna Inilah Fakta Dibalik Tanggal Lahir Dan Nama Ke 4 Cucu Sby Popmama Com. popmama com Crist Wamea Sebut Sby Sebagai Pendiri Partai Demokrat Yang Sesungguhnya Tanggal Dan Bulan Lahir Sama Berita Diy.

berita diy pikiran rakyat Sejarah Di Balik Kelahiran Cucu Sby. cumicumi the 1 video entertainment portal Ani Yudhoyono Meninggal Dunia. kompas com Profil Agus Harimurti Merdeka Com. 2 Susilo Bambang Yudhoyono Wikipedia. 25 Gram Gula Berapa Sendok wikipedia Susilo Bambang Yudhoyono Wikipedia. wikipedia Selamat Hut Ke 71 Pak Susilo Bambang Yudhoyono Media Pakuan.

media pakuan pikiran rakyat Daftar Tempat Dan Tanggal Lahir Presiden Indonesia Ahadi. ahadi Tujuh Dokter Bantu Kelahiran Cucu Sby Republika Online. 2 Bukti Annisa Pohan Berjodoh Dengan Anak Sby Nomor Hape Kebetulan Sama Seperti Tanggal Lahir Ahy Halaman All Tribunjabar Id. tribun jabar tribunnews com Peringati Hari Ulang Tahun Susilo Bambang Yudhoyono Ahy Tulis Ucapan Dan Doa Youtube. youtube Biodata Sby Serta Profil Biografi Susilo Bambang Yudhoyono Sebagai Presiden Ri Ke 6 Dan Kisah Riwayat Hidupnya.

biograficom com Facebook Sby Antara Benci Dan Rindu Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Tempo Co. facebook sby antara benci dan rindu nasional tempo co Cucu Pensiunan Jenderal Tni Ini Lahir Tanggal 17 Agustus Intip Potret Cantiknya Merdeka Com. merdeka com. This biography of a living person needs additional citations for verification.

Please help by adding reliable sources. Contentious material about living persons that is unsourced or poorly sourced must be removed immediately, especially if potentially libelous or harmful. Find sources: "Susilo Bambang Yudhoyono" – news · newspapers · books · scholar · JSTOR ( January 2007) ( Learn how and when to remove this template message) Official portrait, 2009 6th President of Indonesia In office 20 October 2004 – 20 October 2014 Vice President Jusuf Kalla (2004–2009) Boediono (2009–2014) Preceded by Megawati Sukarnoputri Succeeded by Joko Widodo 4th Leader of the Democratic Party In office 30 March 2013 – 15 March 2020 Preceded by Anas Urbaningrum Succeeded by Agus Harimurti Yudhoyono 8th and 10th Coordinating Minister of Politics and Security Affairs of Indonesia In office 10 August 2001 – 11 March 2004 President Megawati Sukarnoputri Preceded by Agum Gumelar Succeeded by Hari Sabarno In office 27 August 2000 – 1 June 2001 President Abdurrahman Wahid Preceded by Suryadi Sudirja Succeeded by Agum Gumelar 11th Minister of Mining and Energy of Indonesia In office 29 October 1999 – 26 August 2000 President Abdurrahman Wahid Preceded by Kuntoro Mangkusubroto Succeeded by Purnomo Yusgiantoro Personal details Born ( 1949-09-09) 9 September 1949 (age 72) Pacitan, Indonesia Political party Democratic Party Height 1.76 m (5 ft 9 in) Spouse(s) • Indonesian Military Academy • United States Army Command tanggal lahir susilo bambang yudhoyono General Staff College • Webster University • Bogor Agricultural University Signature Nickname(s) SBY, Sus Military service Allegiance Indonesia Branch/service Indonesian Army Years of service 1973–2000 Rank Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Unit Infantry ( Kostrad) Commands 2nd Military Region Command Battles/wars Insurgency in East Timor Susilo Bambang Yudhoyono (born 9 September 1949), commonly referred to by his initials SBY, is an Indonesian politician and retired army general who served as the sixth president of Indonesia from 2004 to 2014.

A member of the Democratic Party of Indonesia, he served as the 4th leader of the Democratic Party from 2014 until 2020, 8th and 10th coordinating minister of politics and security affairs of Indonesia from 2000 until 2001, and again from 2001 until 2004.

He also served as the president of the Assembly and chair of the Council of the Global Green Growth Institute. He was also the former chairman of ASEAN due to Indonesia's hosting of the 18th and 19th ASEAN Summits.

Yudhoyono won the 2004 presidential election—the first direct presidential election in Indonesia, defeating incumbent president Megawati Sukarnoputri. He was sworn into office on 20 October 2004, together with Jusuf Kalla as vice-president. He ran for re-election in 2009 with Boediono as his running mate, and won with an outright majority of the votes in the first round of balloting; he was sworn in for a second term on 20 October 2009.

Contents • 1 Name • 2 Early life, family, and education • 2.1 Early life and family • 2.2 Education • 3 Military service • 3.1 Military academy • 3.2 Kostrad tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 3.3 Fall of Suharto • 4 Political career • 4.1 Minister of mining and energy • 4.2 Megawati presidency • 4.3 The Democratic Party • 4.4 Road to presidency • 5 Presidency: 2004–2014 • 5.1 Cabinet • 5.2 Economy • 5.3 Education and health • 5.4 Balance of power with Vice-President Kalla • 5.5 Dealings with Suharto • 5.6 Other • 5.7 Political party • 5.8 2014 general election • 6 Post-presidency • 7 Education • 8 Family • 9 Music/discography • 10 Selected publications by Yudhoyono • 11 Honours • 12 Post-presidency • 13 In popular culture • 14 Affiliations • 15 References • 16 External links Name [ edit ] The name Susilo Bambang Yudhoyono is of Javanese origins, with Sanskrit roots.

Susilo comes from the words su- meaning good and -sila, meaning behaviour, conduct or moral. Bambang is a traditional male name in Javanese, meaning knight.

While Yudhoyono comes from the words yuddha -meaning battle, fight; and yana, meaning journey. Thus his full name roughly translates to "well behaved knight on a war mission". [1] Early life, family, and education [ edit ] Early life and family [ edit ] Susilo Bambang Yudhoyono was born on 9 September 1949, in Tremas, a village in Arjosari, Pacitan Regency, East Java, to a lower-middle-class family. His father was a Javanese man named Raden Soekotjo, whose lineage can be traced to Hamengkubuwono II, [2] while his mother was a Javanese woman named Siti Habibah.

[3] Education [ edit ] Yudhoyono had wanted to join the army since he was a child. [4] In school, he developed a reputation as an academic achiever, excelling in writing poems, short stories, and play-acting. [ citation needed] Yudhoyono tanggal lahir susilo bambang yudhoyono also talented in music and sport, reflected when he and his friends established a volleyball club called Klub Rajawali and a band called Gaya Teruna.

[5] When he was in fifth grade, Yudhoyono visited the Indonesian Armed Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Academy (AKABRI). After seeing the soldiers training there and perhaps inspired by his own father's career, Yudhoyono became determined to join the Indonesian Armed Forces and become a soldier. Yudhoyono planned to enlist after graduating from high school in 1968; however, he missed the registration period.

[4] Young Yudhoyono then became a student under the Department of Mechanical Engineering at the Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) in Surabaya before entering the Vocational Education Development Center in Malang, East Java. There, he was able to prepare everything for the next phase of his education at the military academy AKABRI. Yudhoyono officially entered AKABRI in 1970 after passing the test in Bandung.

[4] Military service [ edit tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Military academy [ edit ] Cadet First Sergeant Major ("Sersan Mayor Satu Taruna") Yudhoyono, 1973. Yudhoyono spent three years at AKABRI and became the commander of the Cadet Corps Division there. He graduated from AKABRI as second lieutenant in 1973, and as the best graduate of the year, received the prestigious Adhi Makayasa medal from President Suharto. Kostrad [ edit ] After graduating, Yudhoyono joined the Army Strategic Reserve (Kostrad) and became a platoon commander in the 330th Airborne Battalion.

Aside from leading his troops, Yudhoyono was also tasked with giving the battalion soldiers lessons on general knowledge and English. Yudhoyono's proficiency in English was one of the reasons why he was sent to the United States to undertake the Airborne and Ranger Courses at Fort Benning in 1975. Yudhoyono returned to Indonesia in 1976, where he became a platoon commander in the 305th Battalion and was assigned to Indonesian-occupied East Timor.

Yudhoyono had several tours of duty and, like many other Indonesian officers involved in the occupation of East Timor, was accused of committing war crimes. [ citation needed] However, Yudhoyono has never been charged with any specific act.

From East Timor, Yudhoyono became a mortar platoon commander in 1977, an operations officer for an airborne brigade from 1977 to 1978, and a battalion commander at Kostrad from 1979 to 1981. Yudhoyono then spent 1981 and 1982 working at the Army headquarters. While working at the Army headquarters, Yudhoyono was sent to the United States again, this time to participate in the Infantry Officer Advanced Course at Fort Benning and in training with the 82nd Airborne Division.

Yudhoyono also spent time in Panama and went through the jungle warfare school. When Yudhoyono returned in 1983, he was made commander of the Infantry Trainers' School. It was not long before he was abroad again, this time to Belgium and West Germany, to undertake the Antitank weapons Course. In 1985, Yudhoyono also took a Battalion Commando Course in Malaysia. From 1986 to 1988, Yudhoyono served with Kodam IX/Udayana, which covers Bali and the Lesser Sunda Islands.

Yudhoyono was a battalion commander from 1986 to 1988 and was part of the operational staff in 1988. In 1989, Yudhoyono became a lecturer at the Army Staff College (Seskoad) and delivered a presentation entitled "ABRI's Professionalism at the Present and in the Future".

Together with Agus Wirahadikusumah, Yudhoyono published a book entitled "The Challenges of Development". Whilst at Seskoad, Yudhoyono also took the opportunity to further his own military education. He went to the US Army Command and General Staff College at Fort Leavenworth, Kansas. While in the United States, he took the opportunity to obtain an MA degree in business management from Webster University in 1991. In 1992, Yudhoyono was transferred to the Army Information Department and worked as a speechwriter for General Edi Sudrajat, the Army chief of staff.

In 1993, when Edi became commander of the Military of Indonesia (ABRI), Yudhoyono joined Edi's personal staff. Edi did not last long as ABRI commander and Yudhoyono was then transferred back to Kostrad where he became a brigade commander.

A year later, Yudhoyono was the operations assistant at Jaya (Jakarta) Military Area Command before taking command IV/Diponegoro Military Area Command in Central Java. Yudhoyono had one more stint overseas when he became Indonesia's chief military observer of the Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Nation Peacekeeping Force in Bosnia in 1995–96. [6] When Yudhoyono returned to Indonesia, he was made KODAM Jaya chief of staff before being appointed as KODAM II/Sriwijaya commander.

In this position, Yudhoyono was responsible for military operations in southern Sumatra. [7] He served in this position until 1997, when he was appointed chief of staff for social-political affairs. At the same time, he was also appointed chairman of the ABRI Faction in the People's Consultative Assembly General Session and participated in Suharto's election to a seventh term as president.

Fall of Suharto [ edit ] During the days which tanggal lahir susilo bambang yudhoyono lead to Suharto's resignation in May 1998, Yudhoyono and pro-reform ABRI officers conducted meetings and discussions with Nurcholish Madjid, a secular pro-reform Muslim leader.

From his discussions, Yudhoyono accepted the fact that Suharto should resign but like the ABRI officers who went to the meeting with him, was reluctant to withdraw their support of Suharto publicly, much less ask for Suharto's resignation.

[8] Nevertheless, the pressure would eventually become too much for Suharto, who resigned on 21 May 1998. As Indonesia entered the reform era, ABRI's popularity, because of its association with Suharto, was at an all-time low.

To de-emphasise ABRI's political role, Yudhoyono's chief of staff for social-political affairs was renamed chief of staff for territorial affairs and in 1999, ABRI was renamed TNI and the Indonesian National Police (Polri) was split off. At this time, Yudhoyono's popularity began to increase [ citation needed] as he offered ideas and concepts to reform the military and nation.

He did this by combining the strong reformist sentiment of the time with TNI's concern for security and stability. [8] Because of his high education (finishing his doctorate during the course of the presidential elections) and his well planned manoeuvres, Yudhoyono came to be known as "the thinking general". [9] Political career [ edit ] Minister of mining and tanggal lahir susilo bambang yudhoyono [ edit ] Yudhoyono was appointed mining and energy minister in the cabinet of President Abdurrahman Wahid in 1999.

According to General Wiranto, who assisted Wahid in the formation of the Cabinet, he had recommended to the president that Yudhoyono would do better as Army chief of staff. [10] However, Wahid rejected the idea and Yudhoyono became the minister of mining and energy instead. At the same time, Yudhoyono ended his military career with the rank of lieutenant general, although he would be made honorary general in 2000. Yudhoyono's popularity grew, [ citation needed] even as minister of mining and energy.

In June 2000, there were rumours that Wahid, because of his lack of skill as an administrator was going to appoint a first minister to look after the day-to-day running of the government. [11] Yudhoyono's name appeared as a potential candidate for the position, although eventually Wahid appointed Vice-President Megawati Sukarnoputri as the day to day administrator.

In August 2000, after a Cabinet reshuffle, Yudhoyono became the coordinating minister for politic and security affairs. One of his tasks was to separate the army from politics. This was in line with his reformist ideas on the future of Indonesian military, and is a view he has held since his days in an army policy center. He said at that time: Since 1998, the military has decided to stay out of day-to-day politics.

The basic idea of military reform is to go back to the role and function of the military as a defense force and move them away from politics systematically. The trend is moving in such a way that there is no so-called 'dual function' of the military, there is no so-called social political mission in the military.

Another task that Yudhoyono was given was as an intermediary between Wahid and the Suharto family. At the time, Wahid was trying to make Suharto hand back all the money which he had allegedly obtained through corruption when he was president. [ citation needed] Yudhoyono was sent by Wahid to convey this wish and to negotiate with the former first family. However, Yudhoyono was not successful in this venture. At the beginning of 2001, with political pressure increasing on him, Wahid ordered Yudhoyono to form a crisis centre with Yudhoyono as chairman [12] The purpose of this crisis centre was to assist the president in giving policy advice and was headquartered at Yudhoyono's office.

It seemed as if because of this appointment, Yudhoyono could be considered one of Wahid's men, however Yudhoyono would break ranks from Wahid in July 2001 when the latter was facing impeachment. In desperation, Wahid issued a decree freezing the People's Representative Council (DPR) and then asked Yudhoyono to declare a state of emergency to further strengthen his position.

Yudhoyono refused to accept this, and Wahid dismissed him. [13] Megawati presidency [ edit ] On 23 July 2001, in a special session, the MPR impeached Wahid and replaced him with Megawati as president.

A few days later when the MPR assembled to elect a new vice-president, Yudhoyono threw his name in the hat and competed against Golkar's Akbar Tanjung and United Development Party's (PPP) Hamzah Haz.

[12] Yudhoyono and Akbar lost out to Hamzah who became the vice-president. Yudhoyono was appointed to his old position of coordinating minister of political and security affairs in Megawati's new cabinet.

After the October 2002 Bali bombing, he oversaw the hunt for and arrest of those responsible, and gained a reputation both in Indonesia and abroad as one of the few Indonesian politicians serious about the War on Terrorism.

His speech during the one-year anniversary of the Bali bombing (in which many Australians were killed) was praised by the Australian media and public. [13] Yudhoyono also dealt with the Free Aceh Movement (GAM), a separatist movement wanting to separate the Province of Aceh from Indonesia. On his advice, Megawati declared martial law in Aceh on 19 May 2003. This martial law was then extended in November 2003. tanggal lahir susilo bambang yudhoyono The Democratic Party [ edit ] Yudhoyono's supporters saw Yudhoyono's participation in the vice-presidential election as a sign of his popularity and recognised Yudhoyono's potential as a possible leader for Indonesia.

One of these supporters, Vence Rumangkang approached Yudhoyono with the idea of forming a political party to help shore up support for the 2004 presidential elections. Yudhoyono approved of the idea and after going through the basic concepts, left Rumangkang in charge of forming the Party. From 12–19 August 2001, Rumangkang began holding a series of meetings to discuss the formation of the party while holding consultations with Yudhoyono.

Yudhoyono personally led the meetings on 19 and 20 August 2001, and the basic outline of the Democratic Party was finalised. On 9 September 2001, the formation of the party was officially declared and on 10 September it was registered at the Ministry of Justice and Human Rights. The organizers behind Democratic Party's formation went to extreme lengths to make sure that PD was Yudhoyono's personal political party. The declaration of its formation was 9 September 2001, which was Yudhoyono's birthday and to start off with, the Party had 99 members.

Road to presidency [ edit ] Yudhoyono in United Nations. By 2003 there was a gathering momentum behind the possibility of Yudhoyono being a presidential candidate. [15] The United Democratic Nationhood Party (PPDK) was the first to bring up the subject of nomination. In September 2003, Yudhoyono's own party began to make preparations in case Yudhoyono was willing to accept a presidential nomination.

The Democratic Party then initiated a publicity campaign to promote Yudhoyono as a candidate. For his part, Yudhoyono was not responsive both to PPDK or the Democratic Party's manoeuvrings to nominate him and continued his duties as minister. PPDK was disappointed in Yudhoyono's reaction and the Democratic Party continued to wait for Yudhoyono to resign his position as was expected of all presidential candidates apart from the incumbent president and vice-president.

Yudhoyono and U.S. President Barack Obama at the Merdeka Palace in Jakarta, November 2010. The turning point came on 1 March 2004, when Yudhoyono's secretary, Sudi Silalahi announced to the media that for the last six months, Yudhoyono had been excluded from policy decision-making in the field of politics and security. [16] On 2 March 2004, Megawati responded that she had never excluded Yudhoyono, while her husband, Taufiq Kiemas called Yudhoyono childish for complaining to the media instead of the president herself.

On 8 March 2004, Yudhoyono sent a letter asking for permission to meet the president about his ministerial authority. Megawati did not respond when she received the letter, although she invited Yudhoyono along to a cabinet meeting on 11 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 2004.

Yudhoyono did not attend the cabinet meeting and instead held a press conference at his office and announced his resignation from the position of coordinating minister of political and security affairs. He also announced that he was ready to be nominated as a presidential candidate. Yudhoyono's popularity skyrocketed after his falling out with Megawati as he was seen by the people as the underdog. However this popularity did not translate to a victory for the Democratic Party at the 2004 legislative elections.

The party won 7.5% of the votes, which was still enough to nominate Yudhoyono as a presidential candidate. Yudhoyono accepted the nomination and picked Golkar's Jusuf Kalla as his running mate.

Aside from the Democratic Party, their presidential and vice-presidential candidacy was supported by the Crescent Star Party (PBB), the Reform Star Party (PBR) and the Indonesian Justice and Unity Party (PKPI). [17] Yudhoyono's manifesto for the future of Indonesia, summarised in a book titled "Vision For Change" written by him and distributed for free during the campaign, was built on four pillars: prosperity, peace, justice and democracy. At the top of his agenda was a plan for increasing economic prosperity, aiming for economic growth of at least 7% and a revival of small and medium-sized enterprises.

He also put forward policies to offer better credit lines, to cut red tape, improve labour laws and to root out corruption from the top down. He told an interviewer: If we are to reduce poverty, create jobs, increase purchasing power and rebuild infrastructure, then we will need new capital.

Of course, to be able to invite investment, I have to improve the climate – legal certainties, political stability, law and order, sound tax policies, customs policies, good labor management. I will improve the guarantees to encourage investors to come to Indonesia. Yudhoyono meeting Russian President Vladimir Putin to sign a defense deal in Jakarta, September 2007.

Yudhoyono's perceived communication skills made him the front-runner throughout the election campaign, according to many opinion polls and the opinions of election commentators, [18] ahead of the other candidates (Megawati, Wiranto, Amien Rais, and Hamzah).

On 5 July 2004, Yudhoyono participated in the first round of the presidential election, coming first with 33% of the votes. However, 50% of votes were required for a new president and vice-president to be elected, and this meant Yudhoyono going into a run-off against Megawati. In the run-off, Yudhoyono faced a challenge from Megawati's Indonesian Democratic Party-Struggle (PDI-P), forming a national coalition with Golkar, the PPP, Prosperous Peace Party (PDS) and the Indonesian National Party (PNI).

Yudhoyono then declared that his coalition, which now received political support from the National Awakening Party (PKB), the Prosperous Justice Party (PKS) and the National Mandate Party (PAN), would be the people's coalition. On 20 September 2004, Yudhoyono participated in the run-off election, winning it with 60.87% of the vote. Yudhoyono was inaugurated as president on 20 October 2004.

In February 2010, SBY was named as the political figure who had achieved The Gold Standard in Political Communications on YouTube by the influential PublicAffairsAsia network and magazine. Presidency: 2004–2014 [ edit ] Yudhoyono's official presidential portrait on his first term, taken in 2004.

Cabinet [ edit ] Presidential elections were held in Indonesia on 8 July 2004. President Susilo Bambang Yudhoyono won more than 60% (60.08%) of the vote in the first round, which enabled him tanggal lahir susilo bambang yudhoyono secure re-election without a run-off. Yudhoyono was officially declared the victor of the election on 23 July 2009, by the General Election Commission. Other candidates are Megawati Sukarnoputri PDI-P Party 26.79%, Jusuf Kalla Golkar Party 12.41%.

The day of his inauguration in 2004, Yudhoyono announced his new cabinet, which would be known as the United Indonesia Cabinet ( Kabinet Indonesia Bersatu). Consisting of 36 ministers, it included members of the Democratic Party, Golkar and the PPP, PBB, PKB, PAN, PKP, and PKS. Professionals were also named in the cabinet, most of them taking on ministries in the economic field.

The military were also included, with five former members appointed to the cabinet. As Yudhoyono's promised during the election, four of the cabinet appointees were female. [19] Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono with the Indian Prime Minister Manmohan Singh, on the sidelines of the 9th ASEAN-India Summit and the 6th East Asia Summit, in Bali, Indonesia.

Yudhoyono's Second United Indonesia Cabinet was announced in October 2009 after he was re-elected as president earlier in the year. The vice-president in Yudhoyono's second cabinet was Dr. Boediono. Boediono replaced Jusuf Kalla who was vice-president in the first Yudhoyono cabinet.

Economy [ edit ] In late 2007, Yudhoyono led Indonesia into a free trade agreement with Japan. [20] Because world oil prices rose, the government cut fuel subsidies in 2004. The cuts continued until 2008, which caused the prices of goods to rise.

[21] To alleviate the effects of rising prices on poor people, Yudhoyono introduced cash transfers, known in Indonesia as Bantuan Langsung Tunai (BLT, Direct Cash Assistance), from October 2005 to December 2006 tanggal lahir susilo bambang yudhoyono a target of 19.2 million poor families.

BLT was given again in 2008. The BLT concept was the idea of Kalla. [22] [23] [24] [25] In 2013, BLT was renamed Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Langsung Sementara Masyarakat (BLSM, Temporary Community Direct Assistance). [26] The BLT program has been criticized as making poor people to be stupid and have the mentalities of beggars, [27] [28] [29] increasing the government debt, [30] and being used to make Yudhoyono more popular during election years.

[31] [32] Education and health [ edit ] In July 2005, Yudhoyono launched the Schools Operational Assistance (BOS) program. [33] Under this arrangement, the government gives money to principals to financially assist in the running of schools. Should BOS be able to provide significant financial assistance to the school then the school is expected to lower fees or, if they are able to, to abolish fees altogether.

In June 2006, Yudhoyono launched Books BOS which provides funds for the purchase of textbooks. [34] In January 2005, Yudhoyono launched the Poor Community Health Insurance (Askeskin).

Askeskin is a program directed at poor people which allows them access to healthcare. [35] Balance of power with Vice-President Kalla [ edit ] Although he had won the presidency, Yudhoyono was still weak in the Indonesian parliament, the People's Representative Council (DPR). The Democratic Party, even combined with all of its coalition partners, had far fewer representatives than Golkar and the PDI-P, which played the role of opposition.

Yudhoyono and his wife Ani Yudhoyono greeted US president George W. Bush and his wife Laura Bush at the Bogor Palace in Bogor, November 2006. With a national congress to be held in December 2004, Yudhoyono and Kalla had originally backed Agung Laksono speaker to become Golkar chairman.

When Agung was perceived to be too weak to run against Akbar, Yudhoyono and Kalla threw their weight behind Surya Paloh. Finally, when Paloh was perceived to be too weak to run against Akbar, Yudhoyono gave the green light for Kalla to run for the Golkar Chairmanship.

[36] On 19 December 2004, Kalla was elected as the new chairman of Golkar. Kalla's victory posed a dilemma for Yudhoyono. Although it now enabled Yudhoyono to pass legislation, Kalla's new position meant that he was now more powerful than Yudhoyono in terms of influence in parliament. After the 2004 Indian Ocean tsunami Kalla, apparently on his own initiative, assembled Ministers and signed a vice-presidential decree ordering work to begin on rehabilitating Aceh.

The legality of his vice-presidential decree was questioned [37] although Yudhoyono maintained that it was he who gave the orders for Kalla to proceed. In September 2005, when Yudhoyono went to New York to attend the annual United Nations Summit, he left Vice-President Kalla in charge.

Yudhoyono held a video conference from New York to receive reports from ministers. Critics suggest that this was an expression of distrust by Yudhoyono. [38] The suggestion seemed to gain momentum when Kalla only showed up for one video conference and then spent the rest of the time taking care of Golkar matters. The alleged rivalry resurfaced again in October 2006 when Yudhoyono established the Presidential Work Unit for the Organization of Reform Program (UKP3R).

He tasked it with improving the conditions for business investment, executing government diplomacy and administration, improving the performance of the state-owned enterprises, expanding the role of small and medium businesses, and improving law enforcement as a whole. [39] The UKP3R was headed by Marsillam Simanjuntak, who served as attorney general during the Wahid presidency.

In February 2007, Yudhoyono added welfare to UKP3R's tasks by ordering them to also put focus on the abolition of poverty, the direct cash assistance, public service as well as assisting programs in health and education [40] There were accusations that this was an attempt by Yudhoyono to exclude Kalla from government.

Yudhoyono was quick to clarify that in supervising UKP3R, he would be assisted by Kalla. [41] Dealings with Suharto [ edit ] On 6 May 2005, Yudhoyono visited Suharto at hospital when the latter suffered from intestinal bleeding. On 5 January 2007, Yudhoyono and his wife visited Suharto, who was again hospitalised due to anaemia as well as heart and kidney problems.

[42] [43] After the visit, Yudhoyono made an appeal to all Indonesians to pray for Suharto's recovery. [44] Responding to some public requests for Suharto to be granted a pardon for possible past mistakes in governing Indonesia, presidential spokesperson Andi Mallarangeng said, "A visit from an incumbent [president] to a hospitalized former president is something normal. However, this show of humanity and legal steps are two different things." [45] Other [ edit ] Yudhoyono with Argentine president Cristina Fernández de Kirchner in 2013 On 17 August 2007, Indonesia by initiative of Yudhoyono in Jakarta, proposed that eight nations, homes to some 80% of the world's tropical rainforests join diplomatic ranks amid increasing concern over global warming.

Indonesia led the summit of eight countries (on 24 September in New York) – Brazil, Cameroon, Congo, Costa Rica, Gabon, Indonesia, Malaysia and Papua New Guinea. On 3–15 December 2007, Indonesia hosted the 13th Conferences of the Parties (COP-13) under the United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) in Bali.

[46] During the Pope Benedict XVI Islam controversy, Yudhoyono stated that the Pope's comments were "unwise and inappropriate," [47] but also that "Indonesian Muslims should have wisdom, patience, and self-restraint to address this sensitive issue.We need them so that harmony among people is not at stake." [48] Yudhoyono is one of the 100 World's Most Influential People in 2009 according to TIME Magazine.

[49] During an official visit to Australia, 9–11 March 2010, he was appointed an Honorary Companion of the Order of Australia (AC) [50] and addressed Australian Parliament, the first Indonesian head of state to do so. [51] Indonesian security forces claim to have uncovered a plot to murder Yudhoyono. A purported strike was to occur 17 August 2010, on Indonesian Independence Day.

[52] Yudhoyono was made an honorary Knight Grand Cross of the Order of the Bath (GCB) by HM Queen Elizabeth II on 30 October 2012. [53] Political party [ edit ] During his presidency, Yudhoyono further consolidated his position within the Democratic Party.

In May 2005, at PD's first National Congress, Yudhoyono was elected Chairman of the Executive Board ( Ketua Dewan Pembina). [54] In this position, Yudhoyono has the highest authority, superseding that of chairman. Yudhoyono stands next to his successor, Joko Widodo during the latter's inauguration, October 2014. 2014 general election [ edit ] On 27 December 2012, the daily edition of The Jakarta Post hinted at a possible collaboration in Indonesia's 2014 general election between the families of Yudhoyono and former Indonesian President Megawati and their political parties, the Democratic Party and the Indonesian Democratic Party of Struggle respectively.

[55] The Constitution of Indonesia limits presidents to two terms of office, making Yudhoyono ineligible to run for a third term. Post-presidency [ edit ] After his terms as president ended, Yudhoyono remained active in politics, being reelected as leader of his party in 2015. [56] In the 2019 presidential election, he supported Prabowo Subianto's second bid for presidency. [57] Yudhoyono was replaced by his son Agus Harimurti Yudhoyono as the leader of the Democratic Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono on 15 March 2020.

[58] He continued to live with his wife Ani until her death on 1 June 2019. In November 2021, it was announced Yudhoyono was diagnosed with early-stage prostate cancer. [59] Education [ edit ] Yudhoyono also studied in the United States, where he received his master's degree in Business Management from Webster University in 1991.

He subsequently earned his PhD in agricultural economics from the Bogor Agricultural University on 3 October 2004, two days before his presidential victory was announced. [60] His dissertation was entitled "The Rural and Agricultural Development as an Effort to Alleviate Poverty and Unemployment: a political economic analysis of fiscal policy". [ citation needed] He was also awarded two honorary doctorates in 2005 in the fields, respectively, of law from his alma mater, Webster University, and in political science from Thammasat University in Thailand.

On 12 June 2014, he earned professor degree from Defense University of Indonesia in National Defense Science. [61] Family [ edit ] The name Yudhoyono is not an inherited surname; most Javanese do not have surnames. Rather, he chose it for his military name-tag, and it is how he is referred to abroad.

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

{INSERTKEYS} [62] [63] [64] His children and grandchildren go by the name Yudhoyono, and in formal meetings and functions he is addressed as Dr. Yudhoyono. In Indonesia, he is referred to in some media as "Susilo" [ citation needed] and is widely known as "SBY". [65] During his presidency, Yudhoyono lived both in the presidential Merdeka Palace in Jakarta and at his family residence in Cikeas, Bogor with his wife, Ani Bambang Yudhoyono.

First Lady Ani Yudhoyono holds a political science degree from Merdeka University, and was the first vice-chairman of her husband's Democratic Party. She is the eldest child of General (Ret.) Sarwo Edhie Wibowo, one of Indonesia's high-profile generals. The family's eldest son, Major Agus Harimurti Yudhoyono (born 1978), graduated from Taruna Nusantara High School in 1997 and the Indonesian Military Academy in 2000 and is a holder of the Adhi Makayasa Medal like his father, continuing family tradition as the best graduate of the Military Academy.

In July 2006, Agus graduated from the Institute of Defense and Strategic Studies, Singapore with a master's degree in strategic studies, and is currently studying at Harvard University. [66] Yudhoyono gave a speech at Harvard Kennedy School in September 2009 and joked that his son became "another Harvard student working for" him – some of Yudhoyono's ministers and military generals also went to Harvard.

[67] He is married to Annisa Pohan , [68] a fashion model and the daughter of a former Bank Indonesia vice-president. The couple's daughter, Almira Tunggadewi Yudhoyono, was born on 17 August 2008. [69] He is currently assigned as Operations Officer of 17th Airborne Infantry Battalion. The family's younger son, Edhie Baskoro Yudhoyono (born 1980), received his bachelor's degree in economics from the Curtin University of Technology in Perth, Western Australia [60] and his master's degree from the Institute of Defense and Strategic Studies, Singapore.

[70] In the 2009 general election, Edhie was elected as a member of parliament from the Democratic Party and currently sits as a member of Parliament's Commission 1 dealing with international affairs. [71] He is married to Siti Aliya Radjasa, [72] [73] daughter of Hatta Rajasa, one of his father's prominent Cabinet ministers. They have two sons, Airlangga Satriadhi Yudhoyono and Pancasakti Maharajasa Yudhoyono, and a daughter, Gayatari Idalia Yudhoyono. Music/discography [ edit ] Susilo Bambang Yudhoyono is a musician and in his younger days was part of a band called Gaya Teruna.

In the 2000s, he has come back to his early love of music by authoring and co-authoring three pop albums. [74] [75] • In 2007, he released his first music album entitled My Longing for You (English title), a collection of love ballads and religious songs.

The 10-song track list features some of the country's popular singers performing the songs. [76] • In 2009, he joined forces with Yockie Suryoprayogo under the name "Yockie and Susilo" releasing the album Evolusi. • In 2010, he released a new third album entitled I'm Certain I'll Make It (English title) • In 2011, he is the producer of Afgan Syahreza's single " Kembali" Selected publications by Yudhoyono [ edit ] • Yudhoyono, Susilo Bambang (2000).

Noeh, Munawar Fuad; Mustofa, Kurdi (eds.). Mengatasi Krisis, Menyelamatkan Reformasi (in Indonesian) (2nd ed.). Jakarta: Pusat Pengkajian Etika Politik dan Pemerintahan. ISBN 979-9357-00-4.

• Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Taman Kehidupan: Kumpulan Puisi (in Indonesian) (2nd ed.). Jakarta: Yayasan Nida Utama. ISBN 979-96431-8-X. • Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Revitalizing Indonesian Economy: Business, Politics, and Good Governance. Bogor: Brighten Press. ISBN 979-96431-5-5. • Yudhoyono, Susilo Bambang (2005).

Transforming Indonesia: Selected International Speeches (2nd ed.). Jakarta: Office of Special Staff of the President for International Affairs in co-operation with PT Buana Ilmu Populer. ISBN 979-694-876-1. Honours [ edit ] National honours Star of the Republic of Indonesia, 1st Class ( Indonesian: Bintang Republik Indonesia Adipurna) (27 October 2004) [77] Star of Mahaputera, 1st Class ( Indonesian: Bintang Mahaputera Adipurna) (27 October 2004) Star of Mahaputera, 3rd Class ( Indonesian: Bintang Mahaputera Utama) (20 August 1999) [78] Star of Service, 1st Class ( Indonesian: Bintang Jasa Utama) (27 October 2004) Star of Humanities ( Indonesian: Bintang Kemanusiaan) (18 June 2009) Star of the Upholder of Democracy, 1st Class ( Indonesian: Bintang Penegak Demokrasi Utama) (18 June 2009) Cultural Merit Star ( Indonesian: Bintang Budaya Parama Dharma) (27 October 2004) [79] Guerrilla Star ( Indonesian: Bintang Gerilya) (27 October 2004) Sacred Star ( Indonesian: Bintang Sakti) (27 October 2004) Military Distinguished Service Star ( Indonesian: Bintang Dharma) (25 November 1998) Grand Meritorious Military Order Star, 1st Class ( Indonesian: Bintang Yudha Dharma Utama) (27 October 2004) Army Meritorious Service Star, 1st Class ( Indonesian: Bintang Bintang Kartika Eka Paksi Utama) (27 October 2004) Navy Meritorious Service Star, 1st Class ( Indonesian: Bintang Jalasena Utama) (27 October 2004) Air Force Meritorious Service Star, 1st Class ( Indonesian: Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama) (27 October 2004) National Police Meritorious Service Star, 1st Class ( Indonesian: Bintang Bhayangkara Utama) (8 August 2001) Grand Meritorious Military Order Star, 2nd Class ( Indonesian: Bintang Yudha Dharma Pratama) (22 November 2000) Army Meritorious Service Star, 2nd Class ( Indonesian: Bintang Bintang Kartika Eka Paksi Pratama) (9 May 2000) Grand Meritorious Military Order Star, 3rd Class ( Indonesian: Bintang Yudha Dharma Nararya) (2 March 2000) Army Meritorious Service Star, 3rd Class ( Indonesian: Bintang Bintang Kartika Eka Paksi Nararya) (23 June 1999) Military Long Service Medal, 24 Years ( Indonesian: Satyalancana Kesetiaan) (1998) Military Instructor Service Medal ( Indonesian: Satyalancana Dwidya Sistha) (1987) Timor Military Campaign Medal ( Indonesian: Satyalancana Seroja) w/ 2 gold star (1979) Presidential Guard Medal ( Indonesian: Satyalancana Wira Siaga) United Nations Protection Force (UNPROFOR) Medal (1996) Military Peacekeeping Medal ( Indonesian: Satyalancana Santi Dharma) (1996) United Nations Transitional Administration for Eastern Slavonia, Baranja and Western Sirmium (UNTAES) Medal (1996) Foreign Honours Ribbon Distinction Country Date Reference The Most Esteemed Family Order of Brunei (DK) Brunei 27 February 2006 [80] Collar of the Order of Abdulaziz Al Saud Saudi Arabia 26 April 2006 [81] Order of the Crown of the Realm (DMN) Malaysia 11 January 2008 [82] Honorary Companion of the Order of Australia (AC) Australia 9 March 2010 [50] Grand Companion of the Order of Logohu (GCL) Papua New Guinea 11 March 2010 [83] Grand-collar of the Order of Timor-Leste Timor-Leste 19 May 2012 [84] Honorary Knight Grand Cross of the Order of the Bath (GCB) United Kingdom 30 October 2012 [53] Grand Collar ( Raja) of the Order of Sikatuna Philippines 23 March 2014 [85] Darjah Utama Temasek (First Class) (DUT) Singapore 3 September 2014 [86] Grand Order of Mugunghwa South Korea 19 November 2014 [87] Post-presidency [ edit ] After 10 years of his presidency ended on 20 October 2014, SBY was elected as President of the Assembly and Chair of the Council of the Global Green Growth Institute for the period September 2014 to December 2016.

SBY succeeded Danish prime minister (from 2009 to 2011 and since June 2015) Lars Løkke Rasmussen, the previous GGGI Council chair [88] In popular culture [ edit ] • In Di Balik 98, Susilo Bambang Yudhoyono is portrayed by Pandji Pragiwaksono.

[89] • In The Tomorrow War, Yudhoyono appears less than a second in a footage of his actual visit with the former British PM Gordon Brown in 31 March 2009, when a G20 forum was held in London. In July 2021, the Democratic Party official Herzaky Mahendra Putra said that Yudhoyono is a "protagonist" and a "deciding character".

[90] Affiliations [ edit ] In 2011, former president Susilo Bambang Yudhoyono asked Indonesia to support Komodo [91] in the New 7 Wonders of Nature global voting campaign. The site is now one of the New 7 Wonders of Nature. References [ edit ] • ^ "Sanskrit Dictionary for Spoken Sanskrit". Cologne Digital Sanskrit Lexicon project.

Archived from the original on 5 May 2010 . Retrieved 15 May 2010. • ^ Maeswara, Garda (2009). Biografi politik Susilo Bambang Yudhoyono (in Indonesian). Penerbit Narasi. ISBN 978-979-16817-5-9. • ^ "Presiden Yudhoyono Hari Ini Berusia 59 Tahun" (in Indonesian). ANTARA. 9 September 2008. Archived from the original on 2 April 2010 . Retrieved 23 June 2009. • ^ a b c Nugroho, Wisnu (24 June 2004). "Menjadi Tentara adalah Cita-cita SBY Kecil". Kompas (in Indonesian).

Archived from the original on 10 July 2009 . Retrieved 23 June 2009. • ^ Jayadi, Fauzan (4 June 2004). "Berani-beraninya Menggoda Putri Jenderal".

Suara Merdeka (in Indonesian). Archived from the original on 15 January 2009 . Retrieved 23 June 2009. • ^ Jacob, Paul (7 November 1995). "Indonesian armed forces promotes 12 officers". Straits Times. Singapore. • ^ "General declares "war against instigators, agitators and rioters" ".

{/INSERTKEYS}

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

Kompas. BBC Summary of World Broadcasts. 11 February 1997. • ^ a b Friend, Theodore (2003). Indonesian Destinies. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press. ISBN 0-674-01834-6. • ^ Institute of Southeast Asian Studies, Emerging Democracy in Indonesia Archived 8 January 2016 at the Wayback Machine, 2005 • ^ Wiranto (2003).

Bersaksi Di Tengah Badai: Dari Catatan Wiranto, Jenderal Purnawirawan. Jakarta: Ide Indonesia. pp. 229–232. ISBN 979-96845-1-X. • ^ Barton, Greg (2002). Abdurrahman Wahid: Muslim Democrat, Indonesian President.

Singapore: UNSW Press. p. 320. ISBN 0-86840-405-5. • ^ a b "Susilo Bambang Yudhoyono, Jenderal yang Berpikir - Biografi Tokoh Indonesia". Archived from the original on 22 January 2009. Retrieved 18 April 2011. • ^ a b Rachel Harvey, "Profile: Susilo Bambang Yudhoyono" Archived 20 August 2006 at the Wayback Machine, BBC News, 20 October 2004. • ^ Darurat Militer Diperpanjang, Pikiran Rakyat, 6 November 2003 • ^ Menakar Karier Politik SB Yudhoyono, Kompas, 12 March 2004 • ^ Harian Umum Suara Merdeka Archived 27 September 2007 at the Wayback Machine, 12 March 2004 • ^ Yudhoyono – Kalla Resmi Daftar ke KPU Archived 22 March 2007 at the Wayback Machine, Tempointeraktif.com, 10 May 2004 • ^ "Lingkaran Survey Indonesia – Opini & Analisis Direktur – Mengalahkan Megawati di Tahun 2004?".

Archived from the original on 22 May 2008. • ^ SBY Akan Tunjuk 4 Wanita Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 15 March 2007 at the Wayback Machine.

Tempointeraktif.Com (29 September 2004). Retrieved 18 April 2011. • ^ Japan-Indonesia FTA (2007), Bilaterals.org, 21 August 2007 • ^ World Bank (2012). "BLT Temporary Unconditional Cash Transfer: Social Assistance Program and Public Expenditure Review 2" (PDF). pp. 9–10. Archived (PDF) from the original on 4 March 2016. • ^ "SBY Diminta Belajar dari JK" (in Indonesian). 27 May 2010.

Archived from the original on 28 October 2014. Retrieved 15 December 2020. • ^ "Wiranto: BLT Konsep dari Jusuf Kalla" (in Indonesian). Rakyat Merdeka. 13 June 2013. Archived from the original on 24 September 2015. Retrieved 15 December 2020. • ^ Jamsostek Indonesia. "Social Security in Indonesia". Archived from the original on 26 August 2020.

Retrieved 15 December 2020. • ^ Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (February 2009). "PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN UNTUK RUMAH TANGGA SASARAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KEMISKINAN" (PDF). • ^ Yudhistira, Angkasa (19 June 2013). "Hanya di Zaman SBY, BLSM Dapat Sejahterakan Masyarakat?". Okezone.com (in Indonesian).

Archived from the original on 15 December 2020. Retrieved 15 December 2020. • ^ Karawang News. "BLT = Pembodohan Masyarakat" tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Indonesian). Archived from the original on 4 March 2016. Retrieved 15 December 2020. • ^ Antara News. "BLT Tidak Mendidik" (in Indonesian). Archived from the original on 4 March 2016.

Retrieved 15 December 2020. • ^ Kompas Regional. "BLT Pembodohan Rakyat" (in Indonesian). Archived from the original on 5 March 2016. Retrieved 15 December 2020. • ^ "Analis: Bohong Besar BLT Bukan Dari Hutang" (in Indonesian). Waspada.co.id. 30 June 2009. Archived from the original on 17 May 2014. Retrieved 15 December 2020. • ^ Center for Population and Policy Studies University of Gadjah Mada.

"Manipulasi Program BLT untuk Memenangkan Pilpres 2009" (in Indonesian). Archived from the original on 21 March 2015. Retrieved 15 December 2020. {{ cite web}}: -author= has generic name ( help) • ^ KR Jogja. "Pencairan BLT Untungkan Partai Demokrat" (in Indonesian).

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

Archived from the original on 22 December 2015. Retrieved 15 December 2020. • ^ Pemerintah Cairkan Dana Kompensasi BBM, Pikiran Rakyat, 27 July 2005 • ^ BOS Buku Digunakan UN, Kompas, 5 June 2006 • ^ Adang Setiana Social Health Insurance Development as an Integral Part of the National Health Policy: Recent Reform in the Indonesian Health Insurance System, Coordinating Ministry for People's Welfare the Republic of Indonesia, Jakarta • ^ Nasional Archived 2 April 2017 at the Wayback Machine.

Suara Merdeka. Retrieved 18 April 2011. • ^ Redaksi Tempo (24–30 October 2005). SBY-JK Duet Atau Duel: Edisi Khusus Setahun Pemerintahan SBY-JK. Jakarta, Indonesia. p. 41. • ^ Redaksi Tempo (24–30 October 2005). SBY-JK Duet Atau Duel: Edisi Khusus Setahun Pemerintahan SBY-JK. Jakarta, Indonesia. p. 40. • ^ Marsillam Simanjuntak, Demokrat Berintegritas Tinggi • ^ Presiden Republik Indonesia – Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono Archived 28 September 2007 at the Wayback Machine.

Presidensby.info (7 January 2009). Retrieved 18 April 2011. • ^ "Presiden SBY: UKP3R Dipertahankan - Berita Tokoh Indonesia". Archived from the original on 30 April 2009. Retrieved 22 January 2007. • ^ Presiden Republik Indonesia – Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono Archived 9 January 2009 at the Wayback Machine.

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

Presidenri.go.id (7 January 2009). Retrieved 18 April 2011. • ^ Asia-Pacific-Suharto condition 'deteriorating' Archived 9 January 2008 at the Wayback Machine. BBC News (8 January 2008).

Retrieved 18 April 2011. • ^ Presiden Republik Indonesia – Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono Archived 17 January 2008 at the Wayback Machine. Presidenri.go.id (7 January 2009). Retrieved 18 April 2011. • ^ Presiden Republik Indonesia – Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono Archived 10 January 2008 at the Wayback Machine. Presidensby.info (7 January 2009).

Retrieved 18 April 2011. • ^ AFP: Indonesia proposes rainforest nations climate group Archived 12 November 2007 at the Wayback Machine. Afp.google.com (31 August 2007). Retrieved 18 April 2011. • ^ "Pope says he's sorry about strong reaction, says speech didn't reflect his personal opinion", The Jakarta Post, 17 September 2006 Archived 29 September 2007 at tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Wayback Machine • ^ Amid criticism and violence the first balanced views about the Pope's speech appear, AsiaNews, 17 September 2006 • ^ Ibrahim, Anwar (30 April 2009).

"Susilo Bambang Yudhoyono". Time. Archived from the original on 20 May 2009. Retrieved 22 June 2009. tanggal lahir susilo bambang yudhoyono ^ a b SBY awarded Honorary Companion of the Order of Australia Archived 9 November 2010 at the Wayback Machine, The Australian, 9 March 2010 • ^ "Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono to address Fed Parliament".

Herald Sun. Australia. 10 March 2010. Archived from the original on 10 May 2011. Retrieved 12 March 2010. • ^ "Indonesia 'uncovers attack plot' ". BBC News. 14 May 2010. Archived from the original on 17 May 2010. Retrieved 24 May 2010. • ^ a b "Queen Elizabeth II awards President Susilo Bambang Yudhoyono its knighthood". indoku. 30 October 2012. Archived from the original on 13 May 2013. Retrieved 11 November 2012. • ^ Tempointeraktif.com – SBY Jadi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Archived 6 February 2007 at the Wayback Machine.

Tempointeractive.com. Retrieved 18 April 2011. • ^ "Megawati, SBY hint at reconciliation". The Jakarta Post. 27 December 2012. Archived from the original on 30 December 2012. Retrieved 27 December 2012.

• ^ "SBY terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2015–2020". Antara News (in Indonesian). 12 May 2015. Archived from the original on 23 September 2018. Retrieved 23 September 2018. • ^ Mardiansyah, Whisnu (13 September 2018). "SBY to Support Prabowo's Presidential Campaign". metrotvnews.com. Archived from the original on 23 September 2018. Retrieved 23 September 2018. • ^ Medistiara, Yulida (16 March 2020). " 'Dinasti' Partai Demokrat dari SBY ke AHY". detiknews (in Indonesian).

Retrieved 15 December 2020. • ^ Lai, Yerica (2 November 2021). "Yudhoyono to be treated overseas for prostate cancer". The Jakarta Post.

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

• ^ a b Biography of President Susilo Bambang Yudhoyono Archived 25 December 2007 at the Wayback Machine • ^ "SBY Jadi Profesor Ilmu Ketahanan Nasional Pertama di Indonesia" (in Indonesian). Liputan 6. 12 June 2014. Archived from the original on 13 July 2016. Retrieved 7 July 2016. • ^ "PM Lee's condolence letter to Indonesian President Yudhoyono". Asiaone.com. 17 July 2009. Archived from the original on 30 October 2017.

Retrieved 3 September 2010. • ^ "PM Gordon Brown congratulates President Yudhoyono". Ukinsaudiarabia.fco.gov.uk. Archived from the original on 15 July 2012. Retrieved 3 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 2010. • ^ "Letter to Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono on the new criminal bylaws passed in Aceh". Human Rights Watch-Hrw.org.

11 October 2009. Archived from the original on 9 February 2010. Retrieved 3 September 2010. • ^ Rohmat (6 May 2015). "Singkatan Surabaya Juga SBY, Pertanda Kemenangan". Okezone.com (in Indonesian). Archived from the original on 15 December 2020. Retrieved 6 December 2020. • ^ " 'Tumpengan' marks Yudhoyono's 9-9-9 birthday". The Jakarta Post. 10 September 2009. Archived from the original on 7 June 2011. Retrieved 3 September 2010. • ^ SuSilo BamBang YudhoYono (2010). "Towards Harmony Among Civilizations".

Harvard Asia Pacific Review. Cambridge: 6.

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

Archived from the original on 7 November 2011. Retrieved 10 January 2011. • ^ ".:: TABLOID NOVA - Annisa Pohan-Agus Yudhoyono Menikah ::". 4 January 2008. Archived from the original on 4 January 2008. • ^ VIVAnews – Susilo Bambang Yudhoyono: King of Popularity Archived 16 February 2009 at the Wayback Machine.

En.vivanews.com. Retrieved 18 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 2011. • ^ NTU plans drastic revamp Archived 12 May 2011 at the Wayback Machine, The Straits Times, 24 July 2007 • ^ "Situs Resmi Partai Demokrat - Peduli & Beri Solusi". 10 June 2015.

Archived from the original on 25 January 2010. Retrieved 20 December 2009. • ^ Simamora, Adianto (27 April 2011). "Ibas and Aliya get engaged". The Jakarta Post. Archived from the original on 8 January 2016.

Retrieved 15 April 2015. • ^ Pearlman, Jonathan (25 November 2011). "Indonesian wedding sets the course of presidential succession". The Telegraph. Telegraph Media Group Limited. Archived from the original on 25 September 2015. Retrieved 15 April 2015. • ^ "Indonesia's President Susilo Bambang Yudhoyono releases third pop album" Archived 28 January 2010 at the Wayback Machine, Huffington Post, 25 January 2010 • ^ Yudhoyono, Susilo Bambang (2014).

Selalu Ada Pilihan. Penerbit Buku Kompas. ISBN 9789797097837. • ^ Reuters: Indonesian President launches album Archived 15 December 2020 at the Wayback Machine, 29 October 2007 • ^ Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia 1959 - sekarang (PDF). Retrieved 19 December 2020. • ^ Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Retrieved 19 December 2020. • ^ Daftar WNI yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma Tahun 2004 – Sekarang (PDF).

Retrieved 19 December 2020. • ^ "Archived copy". Archived from the original on 14 March 2016. Retrieved 14 March 2016. {{ cite web}}: CS1 maint: archived copy as title ( link) • ^ "Presiden Menerima Penghargaan Tertinggi" [President receives the Highest Arawrds] (in Indonesian). 26 April 2006.

Retrieved 19 December 2020. • ^ "Archived copy". Archived from the original on 16 November 2018. Retrieved 29 December 2019. {{ cite web}}: CS1 maint: archived copy as title ( link) • ^ "Penghargaan Papua Nugini untuk Presiden SBY" [Papua New Guinea's Award for President SBY] (in Indonesian). 12 March 2010. Retrieved 14 December 2020. • ^ "SBY to attend Timor Leste's Independence day". Archived from the original on 15 December 2020. Retrieved 14 December 2020.

• ^ "Archived copy". Archived from the original on 25 August 2019. Retrieved 9 July 2015. {{ cite web}}: CS1 maint: archived copy as title ( link) • ^ "Indonesian President Yudhoyono to be conferred Order of Temasek (First Class)".

1 September 2014. Archived from the original on 4 September 2014. Retrieved 4 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 2014. • ^ "SBY Terima Penghargaan Mugunghwa dari Korea Selatan". detiknews (in Indonesian). 21 November 2014. Retrieved 15 December 2020. • ^ SBY succeeds Rasmussen as Council Chair of GGGI Archived 2 April 2015 at the Wayback Machine. GGGI, 23 September 2014 • ^ "Archived copy". Archived from the original on 1 July 2016.

Retrieved 2 July 2016. {{ cite web}}: CS1 maint: archived copy as title ( link) • ^ "SBY Muncul Sedetik dalan Film "The Tomorrow War", Demokrat Bangga". Kompas.com. 19 July 2021. Retrieved 22 July 2021.

• ^ "President Yudhoyono asks Indonesia to support Komodo as New 7 World Wonder". External links [ edit ] Wikimedia Commons has media related to Susilo Bambang Yudhoyono. • Indonesia portal • Biography portal • President of Indonesia, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono official government website • Appearances on C-SPAN • Susilo Bambang Yudhoyono on Charlie Rose • Susilo Bambang Yudhoyono at IMDb • Works by or about Susilo Bambang Yudhoyono in libraries ( WorldCat catalog) • "Susilo Bambang Yudhoyono collected news and commentary".

The New York Times. • New era as Susilo Bambang Yudhoyono takes office, Rachel Harvey, BBC News, 20 October 2004 • VOA News • Profile at Tokoh Indonesia [ dead link] Political offices Preceded by • Muhaimin Iskandar ( PKB) • Prabowo Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono ( Gerindra) • Megawati Sukarnoputri ( PDI-P) • Airlangga Hartarto ( Golkar) • Surya Paloh ( Nasdem) • Ahmad Syaikhu ( PKS) • Suharso Monoarfa ( PPP) • Zulkifli Hasan ( PAN) • Agus Harimurti Yudhoyono ( Demokrat) Non-legislature parties contesting the 2019 election Hidden categories: • CS1 Indonesian-language sources (id) • Webarchive template wayback links • CS1 errors: generic name • CS1 maint: archived copy as title • BLP articles lacking sources from January 2007 • All BLP articles lacking sources • Articles with short description • Short description is different from Wikidata • EngvarB from July 2014 • Use dmy dates from December 2019 • All articles with unsourced statements • Articles with unsourced statements from July 2011 • Articles with unsourced statements from May 2015 • Articles with unsourced statements from June 2009 • Articles with unsourced statements from August 2012 • Articles with unsourced statements from December 2007 • Articles with unsourced statements from December 2020 • Articles containing Indonesian-language text • Commons link is on Wikidata • People appearing on C-SPAN • All articles with dead external links • Articles with dead external links from May 2011 • Articles with ISNI identifiers • Articles with VIAF identifiers • Articles with WORLDCATID identifiers • Articles with BNF identifiers • Articles with GND identifiers • Articles with LCCN identifiers • Articles with NLA identifiers • Articles with NTA identifiers • Articles with FAST identifiers • Articles with SUDOC identifiers • Articles with Trove identifiers • Afrikaans • العربية • Asturianu • Azərbaycanca • Basa Bali • বাংলা • Banjar • Bân-lâm-gú • Basa Banyumasan • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • Bosanski • Brezhoneg • Català • Čeština • ChiTumbuka • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Eesti • Ελληνικά • Español • Esperanto • Euskara • فارسی • Français • Frysk • Galego • 한국어 • Հայերեն • हिन्दी • Bahasa Hulontalo • Ido • Bahasa Indonesia • Italiano • עברית • Jawa • ქართული • Latviešu • मराठी • مصرى • Bahasa Melayu • Minangkabau • Nederlands • 日本語 • Norsk bokmål • Norsk nynorsk • Occitan • Oʻzbekcha/ўзбекча • Polski • Português • Română • Runa Simi • Русский • संस्कृतम् • Scots • Shqip • Simple English • Српски / srpski • Srpskohrvatski / српскохрватски • Sunda • Suomi • Svenska • Tagalog • தமிழ் • Tetun • ไทย • Türkçe • Українська • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • Yorùbá • 中文 Edit links • This page was last edited on 21 April 2022, at 08:49 (UTC).

• Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License 3.0 ; additional terms may apply. By using this site, you agree to the Terms of Use and Privacy Policy. Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation, Inc., a non-profit organization.

• Privacy policy • About Wikipedia • Disclaimers • Contact Wikipedia • Mobile view • Developers • Statistics • Cookie statement • •
Kita coba kumpulkan daftar tempat dan tanggal lahir presiden indonesia untuk mengobati rasa penasaran tentang para pemimpin negara besar yang bersemboyan bhineka tunggal ika ini. Dimulai dari presiden pertama RI yang bernama Soekarno atau Bung Karno yang lahir pada tanggal 6 juni 1901, tanggal lahir Soeharto 8 juni 1921, tanggal lahir Habibie 25 juni 1936, tanggal lahir Abdurrahman Wahid atau Gus Dur 7 september 1940, tanggal lahir Megawati 23 januari 1947, tanggal lahir Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY 9 September 1949, tanggal lahir Joko Widodo atau Jokowi 21 Juni 1961.

berikut ini kita buatkan list tanggal lahir dan kematian presiden indonesia dalam bentuk tabel agar lebih mudah dibaca. tanggal lahir presiden indonesia Daftar Tempat dan Tanggal Lahir Presiden Indonesia No Nama Presiden Tempat lahir Tanggal lahir Tempat Meninggal Tanggal meninggal 1 Dr.

Ir. H. Soekarno Surabaya, Jawa Timur, Hindia Belanda 6 Juni 1901 Jakarta, Indonesia 21 Juni 1970 Mr. Syafruddin Prawiranegara Serang, Banten, Hindia Belanda 28 Februari 1911 Jakarta, Indonesia 15 Februari 1989 Mr. Assaat Dusun Pincuran Landai, Kubang Putiah, Banuhampu, Agam, Hindia Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 18-Sep-04 Jakarta, Indonesia 16 Juni 1976 Dr. Ir. H. Soekarno Surabaya, Jawa Timur, Hindia Belanda 6 Juni 1901 Jakarta, Indonesia 21 Juni 1970 2 Jenderal Besar TNI (Purn.) H.

M. Soeharto Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Hindia Belanda 8 Juni 1921 Jakarta, Indonesia 27 Januari 2008 3 Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng Afdeling Parepare, Celebes, Hindia Belanda (Parepare, Sulawesi Selatan) 25 Juni 1936 masih hidup masih hidup 4 Dr.(H.C.) K.

H. Abdurrahman Wahid Jombang, Jawa Timur, Hindia Belanda 7 September 1940 Jakarta, Indonesia 30 Desember 2009 5 Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri Yogyakarta, Indonesia 23 Januari 1947 masih hidup masih hidup 6 Jenderal (HOR.) TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono GCB AC Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia 9 September 1949 masih hidup masih hidup 7 Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia 21 Juni 1961 masih hidup masih hidup Beberapa mantan presiden indonesia ada yang sudah meninggal dunia seperti Soekarno, Soeharto, Gus dur kita doakan semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT Tuhan yang maha esa, diterima seluruh amal baik serta bakti pengabdianya kepada bangsa dan negara indonesia, diampuni segala dosa-dosanya.

Sebaliknya bagi mantan presiden yang masih hidup kita doakan semoga diberikan umur panjang serta tetap memberikan manfaat dalam turut membangun nusantara. Bagi presiden yang sedang menjabat saat ini kita ucapkan selamat berkarya semoga diberikan kemudahan serta kelancaran dalam memimpin dan membangun negara Indonesia.

Recent Comments • Tulus widodo pada Penerimaan Siswa Baru Pondok Pesantren Girikesumo Mranggen Demak • rara pada Cara merubah ribuan list alamat ke latitude dan longitude otomatis • ahadi pada Syarat dan Alur Masuk islam di KUA (Kantor Urusan Agama) • Sanjeev mutreja pada Syarat dan Alur Masuk islam di KUA (Kantor Urusan Agama) • Umaimah Az-Zahrah pada Cara merubah ribuan list alamat ke latitude dan longitude otomatis • Monas pada Standar kedalaman pondasi bangunan rumah 1 lantai, bertingkat dan gedung • Salasiah1212 pada Cara Mengatasi Internet Banking BRI User ID Terblokir
Mahkamah Agung Republik Indonesia merupakan salah satu dari dua kekuasaan kehakiman tertinggi yang ada dalam sistem hukum Indonesia.

Hakim yang bertugas pada Mahkamah Agung disebut sebagai seorang Hakim Agung, dan terdiri atas pimpinan (Ketua, Wakil Ketua, dan Ketua Kamar) serta anggota.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung mengatur bahwa jumlah hakim Mahkamah Agung maksimal sebanyak 60 tanggal lahir susilo bambang yudhoyono dan memiliki usia pensiun 70 tahun. Daftar Hakim Agung ini diurutkan berdasarkan peraturan perundang-undangan mengenai Mahkamah Agung yang sedang berlaku pada saat hakim-hakim tersebut diangkat, disusul dengan Presiden yang mengangkat/menetapkan. Daftar isi • 1 1945-1964 • 2 1964-1970 • 3 1970-2004 • 3.1 Diangkat oleh Soeharto • 3.2 Diangkat oleh Abdurrahman Wahid • 3.3 Ditetapkan oleh Megawati Soekarnoputri • 4 2004-sekarang • 4.1 Ditetapkan oleh Megawati Soekarnoputri • 4.2 Ditetapkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono • 4.3 Ditetapkan oleh Joko Widodo • 5 Lihat pula • 6 Referensi • 7 Pranala luar 1945-1964 [ sunting - sunting sumber ] Pada masa hakim-hakim di bawah ini diangkat, peraturan perundang-undangan mengenai Mahkamah Agung yang sedang berlaku adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1950 tentang Susunan, Kekuasaan, dan Jalan-Pengadilan Mahkamah Agung Indonesia.

Hakim Tanggal lahir Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Jabatan fungsional Alma mater 1 Kusumah Atmaja Prof. Dr. Mr. 8 September 1898 19 Agustus 1945 11 Agustus 1952 7003254900000000000♠6 tahun, 358 hari Ketua (1945-1952) [1] Leiden 2 Satochid Kartanegara Mr. 15 Maret 1950 [2] 3 Wirjono Prodjodikoro Mr. 15 Juni 1903 15 Maret 1950 [3] 21 Juni 1966 [4] 7003594200000000000♠16 tahun, 98 hari Ketua (1952-1966) Batavia 4 Gondokoesoemo Mr. 15 Maret 1950 [5] 5 Soeprapto Mr.

26 Juli 1950 [6] 6 Soetan Kali Malikoel Adil Mr. 26 Juli 1950 [7] 7 Soebekti Mr. 14 Mei 1914 [ butuh rujukan] 1958 [ butuh rujukan] 22 Januari 1974 [ butuh rujukan] Ketua (1968-1974) 1964-1970 [ sunting - sunting sumber ] Pada masa hakim-hakim di bawah ini diangkat, peraturan perundang-undangan mengenai Mahkamah Agung yang sedang berlaku adalah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1964 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman.

Hakim Tanggal lahir Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Jabatan fungsional Alma mater 1 Soerjadi Mr. ? 21 Juni 1966 [8] Agustus 1968 ? Ketua (1966-1968) 2 Sri Widoyati S.H.

1929 1968 [9] 3 Berkas:Busthanul Arifin.jpg Busthanul Arifin 2 Juni 1929 3 Februari 1968 30 Juli 1994 7003967400000000000♠26 tahun, 177 hari Ketua Muda Agama (1982-1994) Gadjah Mada 1970-2004 [ sunting - sunting sumber ] Pada masa hakim-hakim di bawah ini diangkat, peraturan perundang-undangan mengenai Mahkamah Agung yang sedang berlaku adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Agung.

Diangkat oleh Soeharto [ sunting - sunting sumber ] Hakim Tanggal lahir Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Kamar Jabatan fungsional Alma mater 1 Oemar Seno Adji Prof. Mr. 5 Desember 1915 [ butuh rujukan] 22 Januari 1974 [10] 9 Februari 1981 [11] 7003257500000000000♠7 tahun, 18 hari Ketua (1974-1981) [ butuh rujukan] 2 Purwoto Gandasubrata S.H. 11 Oktober 1929 [ butuh rujukan] 1974 [ butuh rujukan] 31 Oktober 1994 Ketua (1992-94) [ butuh rujukan] UI 3 Mudjono S.H. 30 Juli 1927 9 Februari 1981 [12] [10] 14 April 1984 [13] 7003116000000000000♠3 tahun, 65 hari Ketua (1981-1984) 4 Adi Andojo Soetjipto S.H.

9 Februari 1981 [10] 5 Harsadi Darsokusumo S.H. 9 Februari 1981 [10] 6 Ismail Rahadjo S.H. 9 Februari 1981 [10] 7 Martina Notowidagdo S.H. 9 Februari 1981 [10] [14] 8 Piola Isa Brigadir Jenderal TNI (Purn.); S.H.

9 Februari 1981 [10] 9 Poerbowati Djokosudomo S.H. 9 Februari 1981 [10] [15] 10 Siti Rosma Achmad S.H. 9 Februari 1981 [10] [16] 11 Roeskamdi S.H. 9 Februari 1981 [10] 12 Olden Bidara S.H. 9 Februari 1981 [10] 13 Soegiri Brigadir Jenderal TNI; S.H. 9 Februari 1981 [10] 14 Soehono Soedja S.H. 9 Februari 1981 [10] 15 Syafiar Brigadir Jenderal TNI; S.H. 9 Februari 1981 [10] 16 Antonius Sudjata S.H. 9 Februari 1981 [10] 17 Djoewarini S.H. 1981 [17] 18 Dora Sasongko Kartono S.H.

1981 [18] 19 Karlinah Palmini Achmad Soebroto S.H. 1981 [19] 20 Siti Tanadjoel Tarki Soedardjono S.H. 1981 [20] 21 Ali Said Letnan Jenderal TNI (Purn.); S.H. 12 Juni 1927 14 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 1984 [21] 1 Juli 1992 [22] Ketua (1984-1992) PTHM [23] 22 Bismar Siregar S.H.

15 September 1928 Juni 1984 [24] 1995 UI [25] 23 Iman Anis S.H. 1931 [26] Juni 1984 [27] ? UI [28] 24 Sarwata S.H. 2 Juli 1935 [29] 1991 [30] 1 November 1996 [31] Militer Ketua Muda Militer (1993-96) Ketua (1996-2000) [32] 25 Muhammad Taufiq S.H., M.A. 1938 1992 [33] 2008 [ butuh rujukan] Ketua Muda Agama [ butuh rujukan] 26 Soerjono S.H. 22 October 1931 [ butuh rujukan] 1994 [ butuh rujukan] 1 November 1996 [34] Ketua (1994-1996) 27 Syafiuddin Kartasasmita S.H.

5 Desember 1940 Juni 1994 [35] 26 Juli 2001 Ketua Muda Pidana Umum (2000-2001) UI 28 Asma Samik Ibrahim S.H. 1937 [ butuh rujukan] 1995 [36] 2002 [37] 29 Marianna Sutadi Nasution S.H. 12 Oktober 1941 Oktober 1995 [38] November 2008 Ketua Muda Pengawasan (2001-2004) Wakil Ketua Yudisial (2004-2008) UI 30 Paulus E. Lotulung Prof. Dr. 9 Maret 1943 [39] 1998 9 Maret 2013 [40] Tata Usaha Negara Ketua Muda TUN [ butuh rujukan] Airlangga 31 Retnowulan Sutantio S.H.

1930 [ butuh rujukan] 1998 [41] 2006 [42] UI Diangkat oleh Abdurrahman Wahid [ sunting - sunting sumber ] Hakim Tanggal lahir Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Kamar Jabatan fungsional Alma mater 1 Bagir Manan Prof. Dr.; S.H., M.C.L. 6 Oktober 1941 2 September 2000 [43] 31 Oktober 2008 Ketua (2001-2008) Padjadjaran 2 Abdul Kadir Mappong S.H. 6 Oktober 1941 2 September 2000 [43] 1 Februari 2013 [44] Wakil Ketua Non-Yudisial (2009-2013) Hasanuddin 3 Abdul Rahman Saleh S.H. 1 April 1941 2 September 2000 [43] Oktober 2004 [45] Ketua Muda Pengawasan [ butuh rujukan] Gadjah Mada 4 Andi Syamsu Alam Drs.

H.; S.H. 1 Februari 1945 2 September 2000 [43] Januari 2015 [46] Agama Ketua Muda Agama [ butuh rujukan] UIN Alauddin 5 Artidjo Alkostar S.H. 22 Mei 1948 2 September 2000 [43] 1 Juni 2018 [47] Pidana UII Columbia University 6 Benjamin Mangkoedilaga S.H.

30 September 1937 2 September 2000 [43] 18 Maret 2003 Tata Usaha Negara UI 7 Chairani A. Wani S.H. 12 April 1939 2 September 2000 [43] 2006 [ butuh rujukan] Tata Usaha Negara Sriwijaya 8 Edith Dumasi Tobing Nababan S.H. 13 Juli 1937 2 September 2000 [43] 2002 [ butuh rujukan] USU 9 Muhammad Said Harahap S.H.

1938 2 September 2000 [43] 2008 [ butuh rujukan] 10 Margana S.H. 7 Oktober 1938 2 September 2000 [43] 2008 [ butuh rujukan] Gadjah Mada 11 Muchsin Prof. Dr.; S.H. 8 Agustus 1943 2 September 2000 [43] 2013 [ butuh rujukan] Airlangga 12 Mohammad Laica Marzuki Dr.; S.H.

5 Mei 1941 2 September 2000 [43] Agustus 2003 [ butuh rujukan] Hasanuddin 13 Muladi Prof. Dr.; S.H. 26 Mei 1943 2 September 2000 [43] Juni 2001 [48] Diponegoro 14 Rifyal Ka'bah Dr.; M.A. 26 Mei 1943 2 September 2000 [43] 24 September 2013 [49] Agama UIN Imam Bonjol 15 Syamsuhadi Irsyad Drs.; S.H., M.Hum.

21 Januari 1940 2 September 2000 [43] 24 September 2013 [50] Agama Ketua Muda Agama [ butuh rujukan] UIN Sunan Kalijaga 16 Valerine J.L.

Kriekhoff Prof. Dr.; S.H., M.A. 27 Juni 1944 2 September 2000 [43] 2014 [ butuh rujukan] UI Ditetapkan oleh Megawati Soekarnoputri [ sunting - sunting sumber ] Dengan disahkannya Pasal 24A ayat (3) sebagai bagian dari Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Dasar 1945 pada 9 November 2001, Presiden tidak lagi memiliki wewenang untuk mengangkat Hakim Agung, melainkan hanya memiliki kewenangan menetapkan Hakim Agung yang diusulkan oleh Komisi Yudisial dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Hakim Tanggal tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Kamar Jabatan fungsional Alma mater 1 Mieke Komar Kantaatmadja Prof. Dr.; S.H., M.C.L., CN 25 Maret 1942 18 Juni 2003 tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 24 Maret 2012 [52] UI 2 Dirwoto S.H.

18 Juni 2003 [51] 18 Juni 2012 [ butuh rujukan] 3 Mansur Kertayasa S.H. 7 Juli 1942 [53] 18 Juni 2003 [51] 7 Juli 2012 [54] Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono [55] 4 Berkas:Ahmad Sukardja.jpg Ahmad Sukardja Prof. Dr. 16 September 1942 [56] 18 Juni 2003 [51] 16 September 2012 [57] 5 Rehngena Purba Prof. Dr.; S.H., M.S. 1 Desember 1942 [58] 18 Juni 2003 [51] 1 Desember 2012 [59] USU 6 Imron Anwari Mayor Jenderal TNI (Purn.);S.H., M.H. 8 Desember 1944 18 Juni 2003 [51] 1 Januari 2015 [ butuh rujukan] Militer Ketua Kamar Militer (2011-2015) 7 Widayatno Sastrohardjono S.H., M.Sc.

27 Juli 1944 [60] 18 Juni 2003 [51] 27 Juli 2014 [61] Ketua Kamar Pembinaan (2009-2014) [62] 8 Hamdan Dr.; S.H., M.H. 18 Juni 2003 [51] 2014 [63] 9 Habiburrahman Dr.; M.Hum. 18 Juni 2003 [51] Agama [64] 10 Ahmad Kamil Dr.; S.H., M.Hum. 28 Januari 1946 18 Juni 2003 [51] 28 Januari 2016 [65] Agama Ketua Muda Pembinaan (2004-2009) Wakil Ketua Non-Yudisial (2009-2014) UIN Sunan Ampel 11 Timur P.

Manurung Mayor Jenderal TNI (Purn.); S.H. M.H. 14 Agustus 1947 18 Juni 2003 [51] 14 Agustus 2017 Militer Ketua Kamar Pengawasan (2012-2015) Ketua Kamar Militer (2015-2017) 12 Abdurrahman Dr.; S.H., M.H. 28 Juni 1949 18 Juni 2003 [51] 29 November 2017 [66] Perdata Lambung Mangkurat 13 Abdul Manan Prof. Mr. 1 Januari 1947 [67] 18 Juni 2003 [51] Februari 2017 [68] Agama Ketua Kamar Agama (2014-2017) UIN Sunan Kalijaga 14 Titi Nurmala Siagian S.H., M.H.

18 Juni 2003 [51] 2008 Tata Usaha Negara USU [69] 15 Hakim Nyak Pha Prof. Dr.; S.H., DEA 25 Mei 1943 18 Juni 2003 [51] 25 Mei 2013 [70] 16 Kaimuddin Salle Prof. Dr.; S.H., M.H. 23 Oktober 1941 [71] 18 Juni 2003 [51] 23 Oktober 2011 [ butuh rujukan] Hasanuddin [ butuh rujukan] 17 I.B. Ngurah Adnyana S.H. 18 Juni 2003 [51] 2004-sekarang [ sunting - sunting sumber ] Pada masa hakim-hakim di bawah ini diangkat, peraturan perundang-undangan mengenai Mahkamah Agung yang sedang berlaku adalah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung, dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung.

Ditetapkan oleh Megawati Soekarnoputri [ sunting - sunting sumber ] Hakim Tanggal lahir Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Kamar Jabatan fungsional Alma mater 1 Berkas:Ketua ma.GIF Harifin A. Tumpa S.H. 23 Februari 1942 14 September 2004 [72] 8 Februari 2012 Ketua (2009-2012) Hasanuddin 2 Moegihardjo S.H. 14 September 2004 [72] 28 Juni 2011 [73] Pidana Ketua Kamar Pidana [ butuh rujukan] [74] 3 Gunanto Suryono S.H.

18 Juni 1942 14 September 2004 [72] 16 Agustus 2007 [75] Ketua Kamar Pengawasan [ butuh rujukan] 4 Imam Harjadi S.H. 14 September 2004 [72] 20 April 2007 [76] 5 Abbas Said Dr.; S.H., M.H.

3 April 1944 14 September 2004 [72] 20 Desember 2012 [77] SHDN 6 Andar Purba S.H. 19 Desember 1941 [78] 14 September 2004 [72] 19 Desember 2008 [79] 7 Djoko Sarwoko S.H. 21 Desember 1942 14 September 2004 [72] 1 Mei 2013 Ketua Kamar Pidana Khusus (2009-2013) Gadjah Mada [80] 8 I Made Tara S.H. 14 September 2004 [72] 2016 [81] 9 Atja Sondjaja S.H. 14 September 2004 [72] 2012 Perdata Ketua Muda Perdata [ butuh rujukan] 10 Susanti Adi Nugroho S.H. 4 Juli 1941 [82] 14 September 2004 [72] 4 Juli 2008 [83] [84] Diponegoro 11 Bahaudin Qadry S.H.

15 September 1941 [85] 14 September 2004 [72] 15 September 2008 [86] 12 Marina Sidabutar S.H. 1946 14 September 2004 [72] Februari 2016 [87] Tata Usaha Negara [88] 13 Imam Soebechi S.H. 1946 14 September 2004 [72] 2016 [89] Tata Usaha Negara Ketua Muda Tata Usaha Negara [90] Ditetapkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono [ sunting - sunting sumber ] Hakim Tanggal lahir Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Kamar Jabatan fungsional Alma mater 1 Komariah E.

Sapardjaja S.H. 31 Juli 1943 15 Agustus 2007 [91] 30 Juli 2013 [ butuh rujukan] Padjadjaran 2 Mohammad Saleh S.H. 23 April 1946 15 Agustus 2007 [91] 1 Mei 2016 Wakil Ketua Non-Yudisial (2013-2016) 3 Zaharuddin Utama S.H.

21 Agustus 1945 15 Agustus 2007 [91] 20 Agustus 2015 [ butuh rujukan] Lampung 4 Abdul Gani Abdullah Prof. Dr.; S.H. 15 Agustus 2007 [91] [ butuh rujukan] Perdata Islam Djakarta [92] 5 Muhammad Hatta Ali Prof.

Dr.; S.H., M.H. 7 April 1950 15 Agustus 2007 [91] 6 April 2020 Ketua (2012-2020) Airlangga 6 Mukhtar Zamzami S.H. 11 September 1948 15 Agustus 2007 [91] 10 September 2018 [ butuh rujukan] 7 Djafni Djamal S.H.

3 November 1945 [93] 30 Desember 2008 2 November 2015 [ butuh rujukan] Perdata Ketua Muda Perdata (2014-2015) Andalas 8 Suwardi S.H. 19 Mei 1947 [93] 30 Desember 2008 1 Juni 2017 Wakil Ketua Non-Yudisial (2014-2017) 9 Mahdi Soroinda Nasution S.H. 24 Maret 1949 [93] 30 Desember 2008 23 Maret 2019 [ butuh rujukan] Perdata Indonesia 10 Takdir Rahmadi Prof. Dr.; S.H., LL.M. 30 Mei 1954 30 Desember 2008 petahana Perdata Ketua Kamar Pembinaan (2014-sekarang) Andalas 11 Syamsul Maarif S.H., LL.M., Ph.D.

26 September 1957 [93] 30 Desember 2008 petahana Perdata Brawijaya 12 Andi Abu Ayyub Saleh Dr.; S.H., M.H. 14 Juli 1952 [93] 30 Desember 2008 petahana Pidana Hasanuddin 13 Ahmad Yamani S.H. 8 Maret 1945 7 April 2010 [94] 11 Desember 2012 [95] Lambung Mangkurat 14 Yulius S.H.

14 Juli tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 7 April 2010 [94] petahana Tata Usaha Negara Andalas Krisnadwipayana Padjadjaran 15 Salman Luthan Dr.; S.H., M.H. 11 Juli 1959 7 April 2010 [94] petahana Pidana 16 Surya Jaya S.H. 19 Juni 1961 7 April 2010 [94] petahana Pidana 17 Supandi Prof.

Dr.; S.H., M.Hum. 17 September 1952 7 April 2010 [94] petahana Tata Usaha Negara Ketua Kamar Tata Usaha Negara (2016-sekarang) Sumatera Utara 18 Soltoni Mohdally S.H., M.H. 3 Februari 1949 7 April 2010 [94] 1 Maret 2019 Perdata Ketua Kamar Perdata (2016-2019) Lampung 19 Sofyan Sitompul S.H. 4 April 1952 7 April 2010 [94] petahana Pidana UI STIH IBLAM Padjadjaran 20 Sri Murwahyuni S.H., M.H.

26 Februari 1953 7 April 2010 [94] petahana Pidana Islam Indonesia 21 T. Gayus Lumbuun Prof. Dr.; S.H., M.H. 19 Januari 1948 9 November 2011 [96] 1 Januari 2018 [ butuh rujukan] Militer [97] Krisnadwipayana 22 Hary Djatmiko Dr.; S.H., M.S. 25 Maret 1951 9 November 2011 [96] 25 Maret 2021 Tata Usaha Negara 23 Suhadi S.H., M.H.

19 September 1953 9 November 2011 [96] petahana Pidana Ketua Kamar Pidana (2018-sekarang) UII Yogyakarta STIH IBLAM Padjadjaran 24 Dudu Duswara Machmudin Drs.; S.H., M.Hum. 25 Januari 1951 9 November 2011 [96] 10 Desember 2020 Militer Langlangbuana Terbuka Padjadjaran Parahyangan 25 Andi Samsan Nganro Dr.; S.H., M.H.

2 Januari 1953 9 November 2011 [96] petahana Pidana Wakil Ketua Yudisial (2021-sekarang) Hasanuddin Makassar Krisnadwipayana 26 Nurul Elmiyah Dr.; S.H., M.H. 11 November 1956 9 November 2011 [96] petahana Perdata Indonesia 27 Irfan Fachruddin Dr.; S.H., CN 20 April 1957 11 Maret 2013 [98] petahana Tata Usaha Negara Islam Jakarta 28 Muhammad Syarifuddin Dr.; S.H., M.H.

17 Oktober 1954 11 Maret 2013 [98] petahana Ketua (2020-sekarang) Islam Indonesia 29 Desnayetti S.H. 30 Desember 1954 11 Maret 2013 [98] petahana Pidana Andalas 30 Hamdi S.H., M.Hum. 2 Oktober 1957 11 Maret 2013 [98] petahana Perdata Gadjah Mada Jayabaya 31 Margono Dr.; S.H., M.Hum.

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

10 Januari 1951 11 Maret 2013 [98] 20 September 2019 [99] Pidana 32 Yakub Ginting Dr.; S.H., CN, M.Kn. 5 Juni 1954 11 Maret 2013 [98] petahana Perdata 33 Burhan Dahlan Mayor Jenderal TNI tanggal lahir susilo bambang yudhoyono S.H., M.H. 1 Januari 1955 11 Maret 2013 [98] petahana [lama menjabat] Militer Ketua Kamar Militer (2018-sekarang) PTHM 34 I Gusti Agung Sumanantha S.H, M.H.

22 Maret 1956 11 Maret 2013 [98] petahana Perdata Ketua Kamar Perdata (2020-sekarang) Gadjah Mada 35 Zahrul Rabain Dr.; S.H., M.H. 24 April 1953 31 Oktober 2013 petahana Perdata Ketua Kamar Pengawasan (2021-sekarang) Islam Riau Padjadjaran 36 Maruap Dohmatiga Pasaribu S.H., M.Hum. 18 Maret 1951 31 Oktober 2013 25 Maret 2020 Pidana Indonesia 37 Sumardijatmo S.H., M.H.

31 Oktober 2013 petahana Pidana 38 Eddy Army Dr.; S.H., M.H. 8 Januari 1954 31 Oktober 2013 petahana Pidana Andalas 39 Amran Suadi Dr. Drs.; S.H., M.Hum., M.M. 24 April 1954 21 Oktober 2014 [100] petahana Agama Ketua Kamar Agama (2017-sekarang) Sunan Kalijaga 40 Sudrajad Dimyati S.H., M.H. 27 Oktober 1957 21 Oktober 2014 [100] petahana Perdata Islam Indonesia 41 Purwosusilo Dr.; S.H., M.H.

29 September 1954 21 Oktober 2014 [100] petahana Agama 42 Is Sudaryono S.H., M.H. 7 Mei 1954 21 Oktober 2014 [100] petahana Tata Usaha Negara Ditetapkan oleh Joko Widodo [ sunting - sunting sumber ] Hakim Tanggal lahir Mulai menjabat Selesai menjabat Lama menjabat Kamar Jabatan fungsional Alma mater 1 Suhardjono S.H.

5 Agustus 2015 [101] 9 Oktober 2015 [102] Pidana 2 Wahidin Dr.; S.H., M.H. 10 Oktober 1951 5 Agustus 2015 [101] 3 Maret 2019 [103] Pidana Andalas 3 Sunarto Dr.; S.H., M.H. 11 April 1959 5 Agustus 2015 [101] petahana Perdata Wakil Ketua Non-Yudisial (2018-sekarang) Airlangga 4 Maria Anna Samiyati S.H., M.H.

22 April 1955 5 Agustus 2015 [101] petahana Perdata 17 Agustus 1945 5 Yosran Dr.; S.H., M.Hum. 21 Juni 1959 5 Agustus 2015 [101] tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Tata Usaha Negara Andalas 6 Mukti Arto S.H. 11 Oktober 1951 5 Agustus 2015 [101] 11 Oktober 2021 Agama Islam Indonesia 7 Panji Widagdo Dr.; S.H., M.H. 26 Juni 1957 30 September 2016 [104] petahana Perdata Sebelas Maret 8 Ibrahim Dr.; S.H., LL.M.

25 November 1962 30 September 2016 [104] petahana Agama Hasanuddin Padjadjaran Groningen The Netherlands 9 Edi Riadi S.H. 16 Oktober 1955 30 September 2016 [104] petahana Agama Syarif Hidayatullah Kristen Indonesia-Tomohon 10 Gazalba Saleh Dr.; S.H., M.H.

15 April 1968 7 November 2017 [105] petahana Pidana Hasanuddin 11 Muhammad Yunus Wahab Dr. Drs.; S.H., M.H. 20 Oktober 1957 7 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 2017 [105] petahana Perdata Muslim Indonesia 12 Yasardin Dr.; S.H., M.Hum. 10 November 1959 7 November 2017 [105] petahana Agama Syarif Hidayatullah Mahendradatta 13 Yodi Martono Wahyunadi Dr.; S.H., M.H. 2 Maret 1963 7 November 2017 [105] petahana Tata Usaha Negara Padjadjaran 14 Hidayat Manaö Brigadir Jenderal TNI (Purn.); S.H., M.H.

1 Januari 1961 7 November 2017 [105] petahana Militer 17 Agustus 1945 15 Abdul Manaf Dr. Drs.; S.H., M.H. 12 Juli 1958 16 Agustus 2018 [106] petahana Agama Syarif Hidayatullah 16 Pri Pambudi Teguh Dr.; S.H., M.H.

13 Maret 1961 16 Agustus 2018 [106] petahana Perdata Gadjah Mada 17 Soesilo S.H., M.H. 22 September 1961 12 Maret 2020 [107] petahana Pidana 17 Agustus 1945 Lambung Mangkurat 18 Dwi Sugiarto S.H., M.H.

5 Januari 1962 12 Maret 2020 [107] petahana Perdata Gadjah Mada 19 Rahmi Mulyati S.H., M.H. 7 Desember 1959 12 Maret 2020 [107] petahana Perdata Andalas 20 Busra Drs.; S.H., M.H. 24 Juni 1956 12 Maret 2020 [107] petahana Agama Muhammadiyah Sumatera Utara 21 Sugeng Sutrisno Brigadir Jenderal TNI (Purn.); S.H., M.H. 20 Desember 1965 12 Maret 2020 [107] petahana Militer Islam Jakarta AKMIL PTHM 22 Dwiarso Budi Santiarto H.;S.H., M.Hum. 14 Maret 1962 19 Oktober 2021 petahana Pidana Airlangga Gadjah Mada 23 Jupriyadi S.H., M.Hum.

6 Juni 1962 19 Oktober 2021 petahana Pidana Gadjah Mada 24 Prim Haryadi Dr.;S.H., M.H. 25 Maret 1963 19 Oktober 2021 petahana Pidana Andalas Indonesia 25 Suharto S.H., M.Hum. 13 Juni 1960 19 Oktober 2021 petahana Pidana Jember Merdeka Malang 26 Yohanes Priyana S.H., M.H.

8 Maret 1963 19 Oktober 2021 petahana Pidana Gadjah Mada Jenderal Soedirman 27 Haswandi Dr. H.;S.H., M.H. 2 April 1961 19 Oktober 2021 petahana Perdata Andalas 28 Tama Ulinta beru Tarigan Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Dr.; S.H., M.Kn.

3 Maret 1965 19 Oktober 2021 petahana Militer Sumatra Utara Trisakti Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Daftar hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Republik Indonesia, Presiden (15 Maret 1950).

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

"Keputusan Presiden Republik Indonesia Serikat Nomor 116 Tahun 1950 tentang Pengangkatan Mr. Dr. Koesoemah Atmadja menjadi Ketua Mahkamah Agung Indonesia". anri.sikn.go.id. Diakses tanggal 24 Mei 2021. • ^ Republik Indonesia, Presiden (15 Maret 1950). "Keputusan Presiden Republik Indonesia Serikat Nomor 117 Tahun 1950 tentang Pengangkatan Mr. Satochid Kartanegara menjadi Anggota Mahkamah Agung Indonesia". https://anri.sikn.go.id/. Diakses tanggal 24 Mei 2021. Hapus pranala luar di parameter -website= ( bantuan) • ^ Republik Indonesia, Presiden (15 Maret 1950).

"Keputusan Presiden Republik Indonesia Serikat Nomor 118 Tahun 1950 tentang Pengangkatan Mr. Wirjono Prodjodikoro menjadi Anggota Mahkamah Agung Indonesia".

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

https://anri.sikn.go.id/. Diakses tanggal 24 Mei 2021. Hapus pranala luar di parameter -website= ( bantuan) • ^ "KEPPRES No. 115 Tahun 1966 tentang Membebaskan Dr. Wirjono Prodjodikoro, SH. Dan Mengangkat Prof. Umar Seno Adji, SH. Sebagai Menteri Kehakiman [JDIH BPK RI]". peraturan.bpk.go.id. Diakses tanggal 2021-05-24.

• ^ Republik Indonesia, Presiden (15 Maret 1950). "Keputusan Presiden Republik Indonesia Serikat Nomor 119 Tahun 1950 tentang Pengangkatan Mr. Dr. Gondokoesoemo menjadi Anggota Mahkamah Agung Indonesia". https://anri.sikn.go.id/. Diakses tanggal 24 Mei 2021. Hapus pranala luar di parameter -website= ( bantuan) • ^ https://anri.sikn.go.id/index.php/keputusan-presiden-republik-indonesia-serikat-nomor-215-tahun-1950-tentang-pengangkatan-raden-soeprapto-menjadi-anggota-hakim-agung-mahkamah-agung-indonesia • ^ https://anri.sikn.go.id/index.php/keputusan-presiden-republik-indonesia-serikat-nomor-216-tahun-1950-tentang-memberhentikan-dengan-hormat-sebagai-ketua-pengadilan-tinggi-jakarta-dan-mengangkat-menjadi-anggota-hakim-agung-mahkamah-agung-indonesia-soetan-kali-malikoel-ad • ^ "Opperrechter Soerjadi geïnstalleerd" [Chief Justice Soerjadi installed].

De Leidse Courant (dalam bahasa Belanda). ANP. 22 June 1966. • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt53a00783a2f80/mariana-sutadi--brperempuan-pertama-di-kursi-wakil-ketua-ma/ • ^ a b c d e f g h i j k l m n o 19 Februari 1981, "PRESIDEN SOEHARTO : KITA INGIN TEGAKKAN DAN NIKMATI KEADILAN HUKUM", Kompas, dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita: Buku VI (1981-1982), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal.

27-31. • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/49050/mudjono-tanpa-tank-buldozer • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/49050/mudjono-tanpa-tank-buldozer • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/42859/hakim-agung-baru-harapan-baru • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung?page=2 • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung?page=2 tanggal lahir susilo bambang yudhoyono ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung?page=2 • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung?page=2 • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/42859/hakim-agung-baru-harapan-baru • ^ https://majalah.tempo.co/read/nasional/7827/ketua-setelah-ali-pensiun • ^ https://web.archive.org/web/20060920114844/http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1996/07/10/0021.html • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/42859/hakim-agung-baru-harapan-baru • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/42859/hakim-agung-baru-harapan-baru • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/42859/hakim-agung-baru-harapan-baru • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/42859/hakim-agung-baru-harapan-baru • ^ https://majalah.tempo.co/read/hukum/42859/hakim-agung-baru-harapan-baru • ^ https://tokoh.id/biografi/1-ensiklopedi/ketua-ma-yang-tak-pernah-marah/ • ^ https://tokoh.id/biografi/1-ensiklopedi/ketua-ma-yang-tak-pernah-marah/ • ^ https://tokoh.id/biografi/1-ensiklopedi/ketua-ma-yang-tak-pernah-marah/ • ^ https://tokoh.id/biografi/1-ensiklopedi/ketua-ma-yang-tak-pernah-marah/ • ^ https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/pak-taufiq-mantan-wakil-ketua-mahkamah-agung-ri-wafat-30-10 • ^ https://tokoh.id/biografi/1-ensiklopedi/ketua-ma-yang-tak-pernah-marah/ • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/hol3296/misteri-penembakan-hakim-agung-syafiuddin?page=2 • ^ https://klikpositif.com/baca/88972/hj-asma-samik-ibrahim-mantan-hakim-agung-asal-ranah-minang-tutup-usia.html • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung?page=2 • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt53a00783a2f80/mariana-sutadi--brperempuan-pertama-di-kursi-wakil-ketua-ma/ • ^ https://www.tribunnews.com/nasional/2013/08/29/mantan-hakim-agung-paulus-effendi-lotulung-meninggal-dunia • ^ https://nasional.tempo.co/read/487352/imam-soebechi-gantikan-paulus-lotulung • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d145b5284d4d/srikandisrikandi-di-kursi-agung?page=2 • ^ https://www.langitperempuan.net/retnowulan-sutantio-hakim-yang-tidak-pernah-bisa-dibeli/ • ^ a b c d e f g h i j k l m n o p "[INDONESIA-NEWS] KMP - Profil 16 Hakim Agung Baru".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-11-06. Diakses tanggal 2014-10-22. • ^ https://news.detik.com/berita/d-2139863/mappong-pensiun-hakim-agung-tinggal-43-orang • ^ Diangkat menjadi Jaksa Agung. https://nasional.tempo.co/read/49652/jaksa-agung-abdul-rahman-saleh-saya-datang-dengan-itikad-baik • ^ Cholil, Achmad. "Ini Sosok Ketua Kamar Agama yang Baru - Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama". tanggal lahir susilo bambang yudhoyono. Diakses tanggal 2018-05-28. • ^ Hantoro, Juli (2018-05-22).

"Hakim Agung Artidjo Alkostar Pensiun Hari Ini". Tempo .

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

Diakses tanggal 2018-05-28. • ^ https://tokoh.id/biografi/1-ensiklopedi/mundur-dari-hakim-agung/ • ^ https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/hakim-agung-prof-rifyal-kabah-wafat-249 • ^ https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/hakim-agung-prof-rifyal-kabah-wafat-249 • ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q news.liputan6.com: Belasan Hakim Agung Baru Dilantik • ^ https://news.detik.com/berita/d-2573639/hakim-agung-mieke-komar-juga-anulir-vonis-mati-pembunuh-sadis-mahasiswa-ui • ^ https://news.detik.com/tokoh/d-1973057/mansyur-cita-cita-hakim-tercapai-usai-menjadi-jaksa • ^ https://news.detik.com/tokoh/d-1973057/mansyur-cita-cita-hakim-tercapai-usai-menjadi-jaksa • ^ https://news.detik.com/tokoh/d-1973057/mansyur-cita-cita-hakim-tercapai-usai-menjadi-jaksa • ^ https://www.merdeka.com/ahmad-sukardja/profil/ • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5180d4297f209/ketua-ma-lepas-10-hakim-agung-pensiun/ • ^ https://news.detik.com/berita/d-2107052/hakim-agung-rehngena-pensiun-ma-kehilangan-kartini-hukum • ^ https://news.detik.com/berita/d-2107052/hakim-agung-rehngena-pensiun-ma-kehilangan-kartini-hukum • ^ https://www.mahkamahagung.go.id/assets/majalah/Majalah_MA_Edisi5/majalah/assets/basic-html/page72.html • ^ https://www.mahkamahagung.go.id/assets/majalah/Majalah_MA_Edisi5/majalah/assets/basic-html/page72.html • ^ https://www.mahkamahagung.go.id/assets/majalah/Majalah_MA_Edisi5/majalah/assets/basic-html/page72.html • ^ https://www.mahkamahagung.go.id/assets/majalah/Majalah_MA_Edisi5/majalah/assets/basic-html/page73.html • ^ http://www.pa-surakarta.go.id/index.php/82-berita-terkini/198-professor-dan-doktor-tujuh-hakim-agung-lakukan-pembaruan-hukum-islam • ^ https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/50-tahun-mengabdi-hakim-agung-ahmad-kamil-purnabhakti-akhir-bulan-ini • ^ https://nasional.tempo.co/read/1037928/hakim-agung-abdurrahman-tutup-usia • ^ https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/ini-sosok-ketua-kamar-agama-yang-baru • ^ https://www.mahkamahagung.go.id/id/berita/2530/kma-melantik-ketua-kamar-agama-dan-ketua-kamar-pengawasan • ^ "Salinan arsip".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-18. Diakses tanggal 2021-06-05. • ^ https://news.detik.com/berita/d-2257815/nyak-pha-pensiun-hakim-agung-kasus-gembong-narkoba-yang-vonisnya-dipalsu • ^ "Salinan arsip".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-18. Diakses tanggal 2021-05-18. • ^ a b c d e f g h i j k l m tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 14 Hakim Agung dan 14 Ketua Pengadilan Tinggi dilantik • ^ https://news.detik.com/berita/d-1670784/hakim-agung-moegiharjo-meninggal-dunia-di-australia • ^ https://nasional.tempo.co/read/343827/hakim-agung-moegiharjo-tutup-usia • ^ https://nasional.tempo.co/read/105691/hakim-agung-gunanto-suryono-wafat • ^ http://www.jdih.pn-bangkinang.go.id/admin/keputusan/download_keputusan.php?id=12 • ^ https://news.detik.com/berita/d-1529089/abbas-said-jika-jadi-ketua-ky-alhamdulillah-kalau-orang-percaya • ^ https://nasional.kompas.com/read/2008/09/22/00560680/inilah.hakim.agung.yang.akan.pensiun.2008.

• ^ https://www.viva.co.id/arsip/12799-pisahan-dua-hakim-ma-gelar-pleno • ^ https://nasional.tempo.co/read/450950/pensiun-djoko-sarwoko-kembali-ke-ugm/full&view=ok • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt56c43b2ec060e/pesan-ketua-ma-untuk-15-hakim-agung-purnabhakti/ • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/hol18516/ma-siapkan-calon-hakim-agung/ • ^ http://fh.untar.ac.id/wp-content/uploads/2016/02/Susanti.pdf • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/hol18516/ma-siapkan-calon-hakim-agung/ • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/hol18516/ma-siapkan-calon-hakim-agung/ • ^ https://www.hukumonline.com/berita/baca/hol18516/ma-siapkan-calon-hakim-agung/ • ^ https://news.detik.com/berita/d-5476075/ma-kembali-berduka-mantan-hakim-agung-marina-sidabutar-meninggal-dunia • ^ tanggal lahir susilo bambang yudhoyono • ^ https://ptun-jakarta.go.id/?p=3961 • ^ https://nasional.tempo.co/read/487352/imam-soebechi-gantikan-paulus-lotulung/full&view=ok • ^ a b c d e f "6 Hakim Agung Baru Mulai Bekerja 15 Agustus", news.detik.com (7 Agustus 2007), diakses 19 Mei 2021.

• ^ https://www.mahkamahagung.go.id/assets/majalah/Majalah_MA_Edisi6/majalah/assets/basic-html/page36.html • ^ a b c d e "Profil Hakim Agung yang Akan dilantik dan Proses Seleksi Pimpinan MA", antikorupsi.org, diakses 19 Mei 2021. • ^ a b c d e f g h Tribunnews.com: MA Lantik Enam Hakim Agung • ^ Antaranews.com: Hakim Agung Yamani diberhentikan secara tidak hormat • ^ a b c d e f Liputan6, "MA Lantik Enam Hakim Agung", liputan6.com, diakses 19 Mei 2021.

• ^ https://news.detik.com/berita/d-1763999/gayus-lumbuun-jadi-hakim-agung-perkara-militer • ^ a b c d e tanggal lahir susilo bambang yudhoyono g h Fransisco Rosarianis (11 Maret 2013), "8 Hakim Agung Baru Dilantik", tempo.co, diakses 19 Mei 2021 • ^ https://nasional.tempo.co/read/1250107/akibat-serangan-jantung-hakim-agung-margono-tutup-usia/full&view=ok • ^ a b c d Badilag MA (21 Oktober 2014), "Akhirnya, Purwosusilo dan Amran Suadi Jadi Hakim Agung", badilag.mahkamahagung.go.id, diakses 19 Mei 2021.

• ^ a b c d e f Rivki (5 Agustus 2015), tanggal lahir susilo bambang yudhoyono MA Lantik Enam Hakim Agung Baru", detik.com, diakses 19 Mei 2021 • ^ "Kepaniteraan MA RI on Twitter". Twitter. Diakses tanggal 2018-07-01. • ^ https://www.mahkamahagung.go.id/id/berita/3445/in-memoriam-hakim-agung-wahidin • ^ a b c ASH (30 September 2016), "3 Hakim Agung Baru Dilantik, MA Masih Kekurangan", hukumonline.com, diakses 19 Mei 2021 • ^ a b c d e Azizah (7 November 2017), "KETUA MAHKAMAH AGUNG MELANTIK DAN MENGAMBIL SUMPAH 5 (LIMA) HAKIM AGUNG", mahkamahagung.go.id, diakses 19 Mei 2021 • ^ a b Ridwan Anwar (16 Agustus 2018), "Dilantik Ketua MA, Dr.

Abdul Manaf Resmi Jadi Hakim Agung", badilag.mahkamahagung.go.id, diakses 19 Mei 2021. • ^ a b c d e Dian Erika Nugraheny (12 Maret 2020), "Mahkamah Agung Lantik 5 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc", nasional.kompas.com, diakses 19 Mei 2021 Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • Mahkamah Agung: DAFTAR NAMA HAKIM AGUNG • INDONESIA-NEWS - Profil 16 Hakim Agung Baru * Diarsipkan 2015-11-06 di Wayback Machine.

• http://nasional.kompas.com/image/2020/03/12/11254191/mahkamah-agung-lantik-5-hakim-agung-dan-3-hakim-ad-hoc?page=1 • https://m.detik.com/news/berita/d-4966830/sah-hakim-agung-syarifuddin-jadi-ketua-ma-ke-14 [ pranala nonaktif permanen] • Halaman ini terakhir diubah pada 7 Mei 2022, pukul 16.13.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •• Afrikaans • العربية • مصرى • Asturianu • Azərbaycanca • Basa Bali • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • Banjar • বাংলা • Brezhoneg • Bosanski • Català • Čeština • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Français • Frysk • Galego • Bahasa Hulontalo • עברית • हिन्दी • Հայերեն • Ido • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • 한국어 • Latviešu • Basa Banyumasan • Minangkabau • मराठी • Bahasa Melayu • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Occitan • Polski • Português • Runa Simi • Română • Русский • संस्कृतम् • Scots • Srpskohrvatski / српскохрватски • Simple English • Shqip • Српски / srpski • Sunda • Svenska • தமிழ் • Tetun • ไทย • Tagalog • Türkçe • ChiTumbuka • Українська • Oʻzbekcha/ўзбекча • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • Yorùbá • 中文 • Bân-lâm-gú Foto resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada periode kedua (2009–2014) Presiden Indonesia ke-6 Masa jabatan 20 Oktober 2004 ( 2004-10-20) – 20 Oktober 2014 ( 2014-10-20) Wakil Presiden Jusuf Kalla (2004–2009) Boediono (2009–2014) Pendahulu Megawati Soekarnoputri Pengganti Joko Widodo Ketua Umum Partai Demokrat ke-4 Masa jabatan 30 Maret 2013 ( 2013-03-30) – 15 Maret 2020 ( 2020-03-15) Pendahulu Anas Urbaningrum Pengganti Agus Harimurti Yudhoyono Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia ke-8 Masa jabatan 10 Agustus 2001 ( 2001-08-10) – 12 Maret 2004 ( 2004-03-12) Presiden Megawati Soekarnoputri Pendahulu Agum Gumelar Pengganti Hari Sabarno (ad-interim) Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan Indonesia Masa jabatan 23 Agustus 2000 ( 2000-08-23) – 1 Juni 2001 ( 2001-06-1) Presiden Abdurrahman Wahid Pendahulu Soerjadi Soedirdja Pengganti Agum Gumelar Menteri Pertambangan dan Energi Indonesia ke-11 Masa jabatan 29 Oktober 1999 ( 1999-10-29) – 23 Agustus 2000 ( 2000-08-23) Presiden Abdurrahman Wahid Pendahulu Kuntoro Mangkusubroto Pengganti Purnomo Yusgiantoro Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya ke-24 Masa jabatan 23 Agustus 1996 ( 1996-08-23) – 7 Agustus 1997 ( 1997-08-7) Presiden Soeharto Pendahulu Mayjen TNI R.

Karyono Pengganti Mayjen TNI Suadi Atma Informasi pribadi Lahir 9 September 1949 (umur 72) Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia Kebangsaan Indonesia Partai politik Partai Demokrat Suami/istri • Soekotjo (ayah) • Siti Habibah (ibu) Alma mater Akademi Militer (1973) US Army Command & General Staff College Webster University Institut Pertanian Bogor Profesi Tentara Politikus Penghargaan sipil Adhi Makayasa (1973) Bintang Republik Indonesia Adipurna Tanda tangan Situs web www .presidensby .info Karier militer Pihak Indonesia Dinas/cabang TNI Angkatan Darat Masa dinas 1973–2000 Pangkat Jenderal TNI (kehormatan) Satuan Infanteri Artikel ini merupakan bagian dari seri Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Indonesia 2004–2014 • Pemilihan umum • Pelantikan • I • II • Kepresidenan • Kabinet Indonesia Bersatu • I • II Keluarga • Ani Yudhoyono (istri dan Ibu Negara) • Anak • Agus Harimurti Yudhoyono • Edhie Baskoro Yudhoyono Situs Web • Situs resmi Media sosial • Facebook • Twitter • YouTube • l • b • s Jenderal TNI (HOR) ( Purn.) Prof.

Dr. Dr. (HC). H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A. (lahir 9 September 1949) adalah Presiden Indonesia keenam yang menjabat sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014. Ia adalah Presiden pertama di Indonesia yang dipilih melalui jalur pemilihan umum. Ia, bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, terpilih dalam Pemilu Presiden 2004. [1] [2] Ia berhasil melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua dengan kembali memenangkan Pemilu Presiden 2009, kali ini bersama Wakil Presiden Boediono.

Sejak era reformasi dimulai, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Presiden Indonesia pertama yang menyelesaikan masa kepresidenan selama 5 tahun dan berhasil terpilih kembali untuk periode kedua. Yudhoyono yang dipanggil "Sus" oleh orang tuanya dan populer tanggal lahir susilo bambang yudhoyono panggilan "SBY", [3] melewatkan sebagian masa kecil dan remajanya di Pacitan.

Ia merupakan seorang pensiunan militer. Selama di militer ia lebih dikenal sebagai Bambang Yudhoyono. Karier militernya terhenti ketika ia diangkat Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada tahun 1999, dan tampil sebagai salah seorang pendiri Partai Demokrat. [4] Pangkat terakhir Susilo Bambang Yudhoyono adalah Jenderal TNI sebelum pensiun pada 25 September 2000. Pada Pemilu Presiden 2004, keunggulan suaranya dari Presiden Megawati Soekarnoputri membuatnya menjadi presiden pertama yang terpilih melalui pemilihan langsung oleh rakyat Indonesia.

Hal ini dimungkinkan setelah melalui amendemen UUD 1945. Daftar isi • 1 Latar belakang dan keluarga • 2 Pendidikan • 3 Karier militer • 4 Karier politik • 5 Ringkasan karier • 6 Penugasan • 7 Masa kepresidenan • 7.1 Kabinet • 7.2 Pendidikan • 7.3 Kesehatan • 7.4 Perbandingan kekuasaan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla • 7.5 Lainnya • 7.6 Layanan SMS Presiden • 7.7 Twitter Presiden • 8 Kesehatan • 9 Karya • 9.1 Musik • 9.2 Karya tulis • 9.3 Lukisan • 10 Penghargaan • 10.1 Tanda kehormatan • 11 Dalam budaya populer • 12 Galeri • 13 Lihat pula • 14 Catatan • 15 Referensi • 16 Pranala luar Latar belakang dan keluarga Ia lahir di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949 dari pasangan Raden Soekotjo dan Siti Habibah.

Dari silsilah ayahnya dapat dilacak hingga Pakubuwana serta memiliki hubungan dengan trah Hamengkubuwana II. [5] Ketika masih berusia remaja, ia pernah tercatat sebagai salah satu anggota GSNI (Gerakan Siswa Nasional Indonesia), salah satu organisasi underbow PNI yang setara dengan PII (Pelajar Islam Indonesia) Masyumi.

[6] Seperti ayahnya, ia pun berkecimpung di dunia kemiliteran. Selain tinggal di kediaman keluarga di Bogor ( Jawa Barat), SBY juga tinggal di Istana Merdeka, Jakarta.

Susilo Bambang Yudhoyono menikah dengan Kristiani Herawati yang merupakan putri ketiga Jenderal ( Purnawirawan) Sarwo Edhi Wibowo (alm). Komandan militer Jenderal Sarwo Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Wibowo turut membantu menumpas PKI (Partai Komunis Indonesia) pada tahun 1965.

Dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai dua anak lelaki, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (lahir 1978) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lahir 1980). Agus adalah lulusan dari SMA Taruna Nusantara tahun 1997, dan Akademi Militer Indonesia tahun 2000. Seperti ayahnya, ia juga mendapatkan penghargaan Adhi Mekayasa dan seorang prajurit dengan pangkat Letnan Satu TNI Angkatan Darat yang bertugas di sebuah batalion infantri di Bandung, Jawa Barat.

Agus menikah dengan Anissa Larasati Pohan, seorang aktris yang juga anak dari mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aulia Pohan. Sejak pertengahan 2005, Agus menjalani pendidikan untuk gelar magister di Institute of Defense and Strategic Studies, Singapura. Anak yang bungsu, Edhie Baskoro lulus dengan gelar ganda dalam Financial Commerce dan Electrical Commerce tahun 2005 dari Curtin University of Technology di Perth, Australia Barat.

Pendidikan • Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri), 1973 • American Language Course, Lackland, Texas, Amerika Serikat, 1976 • Airbone and Ranger Course, Fort Benning, Amerika Serikat, 1976 • Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, Amerika Serikat, 1982 –1983 • On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, Amerika Serikat, 1983 • Jungle Warfare School, Panama, 1983 • Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984 • Kursus Komando Batalyon, 1985 • Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, 1988 –1989 • Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat • Master of Art (M.A.) dari Management Webster University, Missouri, Amerika Serikat • Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), 2004 • Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional dari Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan), 2014 Karier militer Sersan Mayor Satu Susilo Bambang Yudhoyono (1973) Tahun 1973, ia lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dengan penghargaan Adhi Makayasa sebagai murid lulusan terbaik dan Tri Sakti Wiratama yang merupakan prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan kecerdasan intelektual.

Periode 1974 –1976, ia memulai karier di Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad. Pada tahun 1976, ia belajar di Airborne School dan US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas), Airbone and Ranger Course (Fort Benning) Amerika Serikat.

Kariernya berlanjut pada periode 1976 –1977 di Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad, Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977), Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977 –1978, Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979 –1981, Paban Muda Sops SUAD (1981 –1982.

Periode 1982 –1984, ia belajar di Infantry Officer Advanced Course (Fort Benning) Amerika Serikat. Tahun 1983, ia belajar di On the job training in 82-nd Airbone Division (Fort Bragg) Amerika Serikat, Jungle Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono School ( Panama, Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman pada tahun 1984, Kursus Komando Batalyon (1985) dan meniti karier di Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985), Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986 –1988), dan Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988).

Periode 1988 –1989, ia belajar di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat dan melanjutkan ke US Command and General Staff College (Fort Leavenwort) Kansas Amerika Serikat pada tahun 1991.

Periode (1989 –1993), ia bekerja sebagai Dosen Seskoad Korspri Pangab, Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993 –1994, Asops Kodam Jaya (1994 –1995) dan Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995) serta Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (1995 –1996). Lulusan Master of Art (M.A.) dari Management Webster University Missouri ini juga meniti karier di Kasdam Jaya (1996), dan Pangdam II/Sriwijaya sekaligus Ketua Bakorstanasda.

Pada tahun 1997, ia diangkat sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI dengan pangkat Letnan Jenderal. Ia pensiun dari kemiliteran pada 1 April 2001 oleh karena pengangkatannya sebagai menteri. [7] [8] Karier politik Tampil sebagai juru bicara Fraksi ABRI menjelang Sidang Umum MPR 1998 yang dilaksanakan pada 9 Maret 1998 dan Ketua Fraksi ABRI MPR dalam Sidang Istimewa MPR 1998.

Pada 29 Oktober 1999, ia diangkat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi di pemerintahan pimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Pada tanggal 26 Oktober 1999, ia dilantik menjadi Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam) sebagai konsekuensi penyusunan kembali kabinet Abdurrahman Wahid. [9] Dengan keluarnya Maklumat Presiden pada 28 Mei 2001 pukul 12.00 WIB, Menko Polsoskam ditugaskan untuk mengambil langkah-langkah khusus mengatasi krisis, menegakkan ketertiban, keamanan, dan hukum secepat-cepatnya lantaran situasi politik darurat yang dihadapi pimpinan pemerintahan.

Saat itu, Menko Polsoskam sebagai pemegang mandat menerjemahkan situasi politik darurat tidak sama dengan keadaan darurat sebagaimana yang ada dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 1959.

Belum genap satu tahun menjabat Menko Polsoskam atau lima hari setelah memegang mandat, ia didesak mundur pada 1 Juni 2001 oleh pemberi mandat karena ketegangan politik antara Presiden Abdurrahman Wahid dan DPR. Jabatan pengganti sebagai Menteri Dalam Negeri atau Menteri Perhubungan yang ditawarkan presiden tidak pernah diterimanya. Kabinet Gotong Royong pimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri melantiknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 10 Agustus 2001.

Merasa tidak dipercaya lagi oleh presiden, jabatan Menko Polkam ditinggalkannya pada 11 Maret 2004. Berdirinya Partai Demokrat pada 9 September 2001 menguatkan namanya untuk mencapai puncak karier politik. Ketika Partai Demokrat dideklarasikan pada 17 Oktober 2002, namanya dicalonkan menjadi presiden dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2004.

SBY sendiri baru bergabung dengan Partai Demokrat pada tahun 2003. Setelah mengundurkan diri dari jabatan Menko Polkam dan sejalan dengan masa kampanye Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2004, ia secara resmi berada dalam koridor Partai Demokrat. Keberadaannya dalam Partai Demokrat menuai sukses dalam pemilu legislatif dengan meraih 7,45 % suara. Pada 10 Mei 2004, tiga partai politik yaitu Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Bulan Bintang secara resmi mencalonkannya sebagai presiden berpasangan dengan kandidat wakil presiden Jusuf Kalla.

Pada Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang diadakan di Bali tanggal 30 Maret 2013, Susilo Bambang Yudhoyono ditetapkan sebagai ketua umum Partai Demokrat, menggantikan Anas Urbaningrum. [10] Selanjutnya pada Kongres IV Partai Demokrat yang diadakan di Hotel Shangri-La, Surabaya tanggal 12 Mei 2015, Susilo Bambang Yudhoyono kembali terpilih menjadi Ketua Umum untuk periode 2015 –2020.

[11] Ringkasan karier Prangko Presiden Susilo Bambang Yudhoyono • Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974–1976) • Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976–1977) • Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977) • Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977–1978) • Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979–1981) • Paban Muda Sops SUAD (1981–1982) • Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983–1985) • Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986–1988) • Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988) • Dosen Seskoad (1989–1992) • Korspri Pangab (1993) • Dan Brigif Linud 17 Kujang I Divisi 1/Kostrad (1993–1994) • Asops Kodam Jaya (1994–1995) • Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995) • Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995) • Kasdam Jaya (1996–hanya lima bulan) • Pangdam II/Sriwijaya (1996–1997) sekaligus Ketua Bakorstanasda • Asospol Kassospol ABRI/ Wakil Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Umum MPR 1998) • Kassospol ABRI/ Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998) • Kepala Staf Teritorial ABRI (1998–1999) • Menteri Pertambangan dan Energi (sejak 26 Oktober 1999) • Menteri Koordinator Politik Sosial Keamanan (Pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid) • Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri) mengundurkan diri 11 Maret 2004 • Presiden Republik Indonesia (2004–2014) Penugasan Jenderal TNI ( Purnawirawan) Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah ditugaskan dalam Operasi Seroja di Timor-Timur pada periode 1979 –1980 dan 1986 –1988 ini meraih gelar doktor ( Ph.D.) dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 3 Oktober 2004.

Pada 15 Desember 2005, ia menerima gelar doktor kehormatan di bidang ilmu politik dari Universitas Thammasat di Bangkok, Thailand. [12] Dalam pidato pemberian gelar, ia menegaskan bahwa politik merupakan seni untuk perubahan dan transformasi dalam sebuah negara demokrasi yang damai. Ia tidak yakin sepenuhnya kalau politik itu adalah ilmu. Masa kepresidenan Garis waktu masa jabatan Presiden Indonesia Prosesi Pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2004.

MPR pada periode 1999–2004 mengamendemen Undang-Undang Dasar 1945 UUD 1945 sehingga memungkinkan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. Pemilu presiden dua tahap kemudian dimenanginya dengan 60,9 % suara pemilih dan terpilih sebagai presiden. Dia kemudian dicatat sebagai presiden terpilih pertama pilihan rakyat, dan tampil sebagai Presiden Indonesia keenam setelah dilantik pada 20 Oktober 2004 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Ia unggul dari Megawati Soekarnoputri- Hasyim Muzadi pada pemilu 2004. Kabinet Pada saat pelantikannya pertama kali sebagai presiden, Yudhoyono mengumumkan kabinet barunya, yang akan dikenal sebagai Kabinet Indonesia Bersatu yang terdiri dari 36 menteri, itu termasuk anggota Partai Demokrat, Golkar dan PPP, PBB, PKB, PAN, PKP, dan PKS. Kalangan profesional juga disebutkan dalam kabinet, sebagian besar dari mereka mengambil pelayanan di bidang ekonomi.

militer juga disertakan, dengan 5 mantan anggota yang ditunjuk untuk kabinet. Sebagai Yudhoyono berjanji selama pemilu, empat dari yang ditunjuk kabinet adalah perempuan. [13] Yudhoyono Kabinet Indonesia Bersatu II diumumkan pada bulan Oktober 2009 setelah ia terpilih kembali sebagai presiden awal tahun.

Wakil presiden dalam kabinet kedua Yudhoyono adalah Dr Boediono. Boediono menggantikan Jusuf Kalla yang adalah wakil presiden Yudhoyono di kabinet pertama. Pemilihan presiden diadakan di Indonesia pada tanggal 8 Juli 2009. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memenangkan lebih dari 60% (60,08%) suara di putaran pertama, yang memungkinkan dia untuk mengamankan pemilihan ulang tanpa run-off. Yudhoyono secara resmi dinyatakan pemenang pemilu tanggal 23 Juli 2009, oleh Komisi Pemilihan Umum.

Kandidat lainnya adalah Megawati Soekarnoputri PDI-P Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 26,79%, Jusuf Kalla Partai Golkar 12,41%. Pendidikan Pada bulan Juli 2005, Yudhoyono meluncurkan Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS). [14] Dalam program ini, pemerintah memberikan dana kepada kepala sekolah untuk membantu finansial dalam menjalankan sekolah.BOS dapat memberikan bantuan keuangan yang signifikan ke sekolah maka sekolah diharapkan dapat menurunkan biaya atau, jika mereka mampu, untuk menghapus biaya sama sekali.

Pada bulan Juni 2006, Yudhoyono meluncurkan Buku BOS yang menyediakan dana untuk pembelian buku. [15] Kesehatan Pada bulan Januari 2005, Yudhoyono meluncurkan Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin).

Askeskin adalah program yang ditujukan pada orang-orang miskin yang memungkinkan mereka akses ke pelayanan kesehatan. [16] Perbandingan kekuasaan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla Meskipun ia telah memenangkan Kepresidenan, Yudhoyono masih lemah dalam parlemen Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Partai Demokrat, bahkan dikombinasikan dengan semua mitra koalisinya, memiliki perwakilan jauh lebih sedikit daripada Golkar dan PDI-P, yang memainkan peran oposisi. Dengan kongres nasional yang akan diselenggarakan pada bulan Desember 2004, Yudhoyono dan Kalla awalnya didukung Agung Laksono pembicara menjadi ketua Golkar.

Ketika Agung dianggap terlalu lemah untuk dijalankan terhadap Akbar, Yudhoyono dan Kalla memberikan dukungan mereka pada Surya Paloh. Akhirnya, ketika Paloh itu dianggap terlalu lemah untuk dijalankan terhadap Akbar, Yudhoyono memberi lampu hijau bagi Kalla untuk mencalonkan diri sebagai Golkar kepemimpinan.

[17] Pada tanggal 19 Desember 2004, Kalla terpilih sebagai ketua baru Golkar. Kemenangan Kalla menimbulkan dilema bagi Yudhoyono. Meskipun sekarang memungkinkan Yudhoyono untuk lulus undang-undang, posisi baru Kalla berarti bahwa ia sekarang lebih kuat daripada Yudhoyono dalam hal pengaruh di parlemen.

Setelah Tsunami tahun 2004, Jusuf Kalla tampaknya atas inisiatifnya sendiri, dirakit Menteri dan menandatangani kerja Keputusan memesan Wakil Presiden akan dimulai pada rehabilitasi Aceh. Legalitas Keputusan Wakil Presiden nya dipertanyakan [18] meskipun Yudhoyono menyatakan bahwa dialah yang memberi perintah untuk Kalla untuk melanjutkan.

Pada bulan September 2005, ketika Yudhoyono pergi ke New York untuk menghadiri tahunan PBB Summit, ia meninggalkan Wakil Presiden Kalla yang bertanggung jawab. Yudhoyono menggelar Video conference dari New York untuk menerima laporan dari menteri. Para kritikus menyatakan bahwa ini adalah ekspresi ketidakpercayaan oleh Yudhoyono [19] Tampaknya publik melihat momentum ketika Kalla hanya muncul untuk satu konferensi video dan kemudian menghabiskan sisa waktu mengurus masalah Golkar.

Dugaan persaingan muncul kembali lagi pada bulan Oktober 2006 ketika Yudhoyono membentuk Unit Kerja Presiden untuk Organisasi Program Reformasi (UKP3R).

Dia bertugas dengan meningkatkan kondisi untuk investasi bisnis, melaksanakan diplomasi dan administrasi pemerintahan, meningkatkan kinerja BUMN, perluasan peran usaha kecil dan menengah, dan meningkatkan penegakan hukum secara keseluruhan. [20] UKP3R dipimpin oleh Marsillam Simanjuntak, yang menjabat sebagai Jaksa Agung selama Kepresidenan Abdurrahman Wahid.

Pada bulan Februari 2007, Yudhoyono menambahkan kesejahteraan untuk tugas UKP3R dengan memerintahkan mereka untuk juga menempatkan fokus pada penghapusan kemiskinan, bantuan langsung tunai, pelayanan publik serta membantu program di bidang kesehatan dan pendidikan [21] Ada tuduhan bahwa ini adalah upaya Yudhoyono untuk mengecualikan Kalla dari pemerintah.

Yudhoyono dengan cepat menjelaskan bahwa dalam mengawasi UKP3R, dia akan dibantu oleh Kalla. [22] Lainnya Pemberantasan kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) sebagai prioritas penting dalam kepemimpinannya selain kasus terorisme global.

Penanggulangan bahaya narkoba, perjudian, dan perdagangan manusia juga sebagai beban berat yang membutuhkan kerja keras bersama pimpinan dan rakyat. Pada masa jabatannya, Indonesia mengalami sejumlah bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, gunung meletus, banjir, dll. Semua ini merupakan tantangan tambahan bagi seorang presiden yang masih bergelut dengan upaya memulihkan kehidupan ekonomi negara demi kesejahteraan rakyat.

Susilo Bambang Yudhoyono juga membentuk Unit Kerja Presiden Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP4R), sebuah lembaga kepresidenan yang diketuai oleh Marsilam Simandjuntak pada saat pembentukannya pada 26 Oktober 2006.

[23] Lembaga ini pada awal pembentukannya mendapat tentangan dari Partai Golkar seiring dengan isu tidak dilibatkannya Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembentukannya serta isu dibentuknya UKP4R untuk memangkas kewenangan Wakil Presiden, tetapi akhirnya diterima setelah SBY sendiri menjelaskannya dalam sebuah keterangan pers.

Layanan SMS Presiden Sekitar bulan Juni 2005, Presiden SBY memulai layanan pesan singkat ( SMS) ke nomor telepon seluler 0811109949, namun esok harinya terjadi gangguan teknis karena banyaknya SMS yang masuk. Kemudian diganti dengan SMS ke 9949, setelah itu SMS akan dipilih dan disampaikan ke presiden. Nomor 9949 adalah kode angka tanggal lahirnya, yaitu 9 September 1949.

Tanggal 28 Juni 2005, Presiden SBY mengirimkan SMS kepada masyarakat dengan nama pengirim Presiden RI yang berisi tentang pencegahan narkoba. [24] Kebenaran SMS ini sudah dikonfirmasikan dan juru bicara Presiden menyatakan bahwa berbagai SMS akan menyusul. Twitter Presiden Tanggal 13 April 2013, Presiden SBY mengirimkan kicauan pertamanya di akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono.

[25] Akun Twitter ini dikelola oleh SBY bersama stafnya. Tanda kicauan dari Presiden langsung adalah *SBY* pada setiap akhir kicauannya.

Kicauan pertama presiden SBY adalah: "Halo, Indonesia. saya bergabung ke dunia Twitter untuk berbagi sapa, pandangan, dan inspirasi. Salam kenal. *SBY*" — SBYudhoyono [26] Melalui Twitter inilah, Presiden berharap dapat semakin mendengarkan keluh kesah masyarakat. Dirinya juga menyatakan siap dicibir di Twitter oleh para pengguna Twitter lainnya. Kesehatan Susilo Bambang Yudhoyono pernah mengalami infeksi ginjal dan melakukan perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto pada tanggal 17 Juli 2018.

[27] Kemudian, pada 2 November 2021, Yudhoyono dinyatakan diagnosis kanker prostat stadium awal. [28] Dalam perawatan medis, Presiden Joko Widodo mengirimkan tim dokter kepresidenan di Amerika Serikat.

[29] Karya Musik Susilo Bambang Yudhoyono adalah seorang musisi dan pada masa mudanya ia pernah menjadi anggota grup musik Gaya Teruna. Pada tahun 2000-an, ia kembali merambah dunia musik dengan menulis tiga album pop. [30] • Tahun 2007, ia merilis album musik pertamanya yang berjudul Rinduku Padamu. Album ini adalah kumpulan lagu cinta dan religius. Album yang berisi 10 lagu ini melibatkan beberapa penyanyi papan atas Indonesia. [31] • Tahun 2009, bersama Yockie Suryoprayogo, Yudhoyono merilis album Evolusi.

• Tahun 2010, ia merilis album ketiga berjudul Ku Yakin Sampai Di Sana. Karya tulis • Yudhoyono, Susilo Bambang (2000). Noeh, Munawar Fuad; Mustofa, Kurdi, ed. Mengatasi Krisis, Menyelamatkan Reformasi (dalam bahasa Indonesian) (edisi ke-2nd). Jakarta: Pusat Pengkajian Etika Politik dan Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono. ISBN 979-9357-00-4. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui ( link) • Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Taman Kehidupan: Kumpulan Puisi (dalam bahasa Indonesian) (edisi ke-2nd).

Jakarta: Yayasan Nida Utama. ISBN 979-96431-8-X. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui ( link) • Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Revitalizing Indonesian Economy: Business, Politics, and Good Governance. Bogor: Brighten Press. ISBN 979-96431-5-5. • Yudhoyono, Susilo Bambang (2005). Transforming Indonesia: Selected International Speeches (edisi ke-2nd). Jakarta: Office of Special Staff of the President for International Affairs in co-operation with PT Buana Ilmu Populer.

ISBN 979-694-876-1. Lukisan Andi Mallarangeng, kolega SBY di Partai Demokrat, mengatakan bahwa sejak saat menjadi remaja di Pacitan, SBY sudah gemar melukis. Akan tetapi, minat ini terhenti ketika ia masuk Akabri dan melanjutkan kariernya di politik. SBY baru kembali melanjutkan melukis setelah istrinya, Ani Yudhoyono, meninggal.

[32] Ia membuka sebuah studio lukis bernama SBY Art Studio. [33] Beberapa lukisannya dikenal masyarakat setelah dikirimkan melalui laman Instagramnya, antara lain I Understand More the Meaning of Life dan Diilhami Pacitan.

[33] [32] Penghargaan • Tri Sakti Wiratama (prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan kecerdasan intelektual), 1973 • Adhi Makayasa (lulusan terbaik Akabri), 1973 • Honor Graduate IOAC, Amerika Serikat, 1983 • Lulusan terbaik Seskoad Susreg XXVI, 1989 • Dosen Terbaik Seskoad, 1989 • Wing Penerbang TNI-AU, 1998 • Wing Kapal Selam TNI-AL, 1998 • Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003 • Bintang Asia ( Star of Asia) oleh BusinessWeek, 2005 • Yang Dipertuan Maharajo Pamuncak Sari Alam oleh Masyarakat Tanjung Alam dan Pewaris Kerajaan Pagaruyung, 2006 [34] • Seri Indra Setia Amanah Wangsa Negara oleh Lembaga Adat Melayu se-Provinsi Riau, 2007 [35] • Gelar Adat Melayu Jambi oleh Lembaga Adat Melayu Jambi [36] [37] • 100 tokoh Berpengaruh Dunia 2009 kategori Pemimpin & Revolusioner Majalah TIME, 2009 • Patuan Sorimulia Raja oleh Lembaga Batak Puak Angkola, 2011 [38] • Bapak Demokrasi Indonesia oleh DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia, 2012 [39] [40] [41] [42] • Warga Kehormatan Kota Quito oleh Wali kota Quito, 2012 [43] [44] [45] [46] [47] • Guru Besar (Profesor) dalam bidang ilmu Ketahanan Nasional oleh Universitas Pertahanan Indonesia, 2014 [48] [49] [50] [51] [52] [53] [54] [55] [56] [57] [58] [59] [60] [61] [62] [63] [64] [65] [66] [67] • Apresiasi atas berbagai upaya penting atas pemberantasan korupsi, dari Forum for Budget Transparency (FITRA), 2014 • Global Statesmanship Award dari World Economic Forum (WEF), 2014 [68] [69] • Penghargaan Jas Merah dari The Sukarno Center, 2014 [70] • Semeton Tamiu Utama Desa Pakraman Tampaksiring, 2014 [71] [72] [73] • Anakaji To Appamaneng Ri Luwu dari Datu Luwu ke-40, Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Maradang Mackulau Opu To Bau, 2014 [74] • Tominaa Ne Sando Tato, Gelar Adat Tana Toraja, 2014 [74] [75] [76] Susilo Bambang Yudhoyono juga pernah dicalonkan untuk menjadi penerima Penghargaan Perdamaian Nobel 2006 bersama dengan Gerakan Aceh Merdeka dan Martti Ahtisaari atas inisiatif mereka untuk perdamaian di Aceh.

Selain itu, Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima gelar Doktor Honoris Causa sebanyak 12 kali, yaitu: [77] [78] • Doktor Honoris Causa Bidang Hukum dari Universitas Webster, Inggris. (2005) • Doktor Honoris Causa Bidang Politik dari Universitas Thammasat, Thailand.

(2005) • Doktor Honoris Causa Bidang Pembangunan Pertanian Berkelanjutan dari Universitas Andalas, Indonesia. (2006) • Doktor Honoris Causa Bidang Pemerintahan dan Media dari Universitas Keio, Jepang. (2006) • Doktor Honoris Causa Bidang Ekonomi dari Universitas Tsinghua, Republik Rakyat Tiongkok.

(2012) • Doktor Honoris Causa Bidang Perdamaian dari Universitas Utara Malaysia. (2012) • Doktor Honoris Causa Bidang Kepemimpinan dan Pelayanan Publik dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura. (2005) • Doktor Honoris Causa Bidang Hukum Perdamaian dari Universitas Syiah Kuala, Aceh.

(2013) • Doktor Honoris Causa dari Universitas Ritsumeikan, Jepang. (2014) • Doktor Honoris Causa Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dari Universitas Soka, Jepang.

(2014) • Doktor Honoris Causa dari Universitas Western Australia, Perth (2015) • Doktor Honoris Causa Bidang Pembangunan Berkelanjutan dari Institut Teknologi Bandung (2016) Tanda kehormatan Indonesia Bintang Republik Indonesia Adipurna (27 Oktober 2004) [79] Bintang Mahaputera Adipurna (27 Oktober 2004) Bintang Mahaputera Utama (20 Agustus 1999) [80] Bintang Jasa Utama (27 Oktober 2004) Bintang Kemanusiaan (18 Juni 2009) Bintang Penegak Demokrasi Utama (18 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 2009) Bintang Budaya Parama Dharma (27 Oktober 2004) [81] Bintang Gerilya (27 Oktober 2004) Bintang Sakti (27 Oktober 2004) Bintang Dharma (25 November 1998) Bintang Yudha Dharma Utama (27 Oktober 2004) Bintang Kartika Eka Paksi Utama (27 Oktober 2004) Bintang Jalasena Utama (27 Oktober 2004) Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama (27 Oktober 2004) Bintang Bhayangkara Utama (8 Agustus 2001) Bintang Yudha Dharma Pratama (22 November 2000) Bintang Kartika Eka Paksi Pratama (9 Mei 2000) Bintang Yudha Dharma Nararya (2 Maret 2000) Bintang Kartika Eka Paksi Nararya (23 Juni 1999) Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun (1998) Satyalancana Dwidya Sistha (1987) Satyalancana Seroja, Ulangan Kedua (1979) Satyalancana Wira Siaga Medali United Nations Protection Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono (UNPROFOR) (1996) Satyalancana Santi Dharma (1996) Medali United Nations Transitional Administration for Eastern Slavonia, Baranja, and Western Sirmium (UNTAES) (1996) Luar negeri Pita harian Tanda kehormatan Negara Tanggal Ref.

Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati (DK) Brunei Darussalam 27 Februari 2006 [82] Kalung Penghargaan Raja Abdul Aziz Arab Saudi 26 April 2006 [83] Darjah Utama Seri Mahkota Negara (D.M.N.) Malaysia 11 Januari 2008 [84] Honorary Companion of the Order of Australia (AC) Australia 9 Maret 2010 [85] Grand Companion of the Order of Logohu (GCL) Papua Nugini 11 Maret 2010 [86] Collar of the Ordem de Timor-Leste Timor Leste 19 Mei 2012 [87] Honorary Knight Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Cross of the Order of the Bath (GCB) Britania Raya 30 Oktober 2012 [88] Kalung ( Raja) Orde Sikatuna Filipina 23 Maret 2014 [89] [90] [91] Darjah Utama Temasek (DUT) Singapura 3 September 2014 [92] Order of Mugunghwa Korea Selatan 19 November 2014 [93] Dalam budaya populer • Dalam film Di Balik 98, Susilo Bambang Yudhoyono diperankan oleh Pandji Pragiwaksono [94] Galeri • • ^ Russell Hiang-Khng Heng, Rahul Sen, (2006), Regional outlook: Southeast Asia 2006-2007, Institute of Southeast Asian Studies, ISBN 978-981-230-370-7.

tanggal lahir susilo bambang yudhoyono

• ^ Oxford Business Group, (2007), The report: Emerging Indonesia, Oxford Business Group, ISBN 978-1-902339-64-1. • ^ news.bbc.co.uk New era as Susilo Bambang Yudhoyono takes office tanggal lahir susilo bambang yudhoyono pada 24 Juli 2010) • ^ "Sejarah Partai Demokrat – DPD Partai Demokrat D.I. Yogyakarta". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-08. Diakses tanggal 2021-02-14. • ^ Garda Maeswara, (2009), Biografi Politik Susilo Bambang Yudhoyono, Penerbit Narasi, ISBN 978-979-16817-5-9.

• ^ alex (2020-07-05). "Minta Bertemu AHY, DPP GMNI: AHY Diminta Maju Sebagai Calon Presiden Pilpres 2024". NTTONLINE. Diakses tanggal 2020-11-12. • ^ Institute of Southeast Asian Studies, (2005), Indonesia: the challenge of change, Institute of Southeast Asian Studies, ISBN 978-981-230-243-4. • ^ Michelle Ann Miller, (2009), Rebellion and Reform in Indonesia: Jakarta's Security and Autonomy Polices in Aceh, Taylor & Francis, ISBN 978-0-415-45467-4.

• ^ Greg Barton, (2002), Abdurrahman Wahid, Muslim democrat, Indonesian president: a view from the inside, UNSW Press, ISBN 978-0-86840-405-9. • ^ Detik News: "Jadi Ketum PD, SBY: Badai Pasti Berlalu" • ^ Artikel:"Sah, SBY Nakhodai Partai Demokrat Periode 2015-2020" di cnnindonesia.com • ^ "Presiden Terbang ke Malaysia, Dapat Gelar Doktor di Thailand".

detik.com. 11 Desember 2005. Diakses tanggal 6 Februari 2009. Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun ( link) • ^ SBY Akan Tunjuk 4 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Diarsipkan 2007-03-15 di Wayback Machine.

Tempointeraktif.Com (29 September 2004). Diperoleh 18 April 2011. • ^ "Pemerintah Cairkan Dana Kompensasi BBM], Pikiran Rakyat, 27 Juli 2005". Teks " http://replay.waybackmachine.org/20080112090908/http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0705/27/0101.htm" akan diabaikan ( bantuan) • ^ BOS Buku Digunakan PBB, Kompas, 5 Juni 2006 • ^ Adang Setiana / Kesehatan Pengembangan Asuransi Sosial sebagai Bagian Integral dari Kebijakan Kesehatan Nasional: Reformasi terbaru dalam Sistem Asuransi Kesehatan Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta • ^ htm Nasional [ pranala nonaktif permanen].

Suara Merdeka. Diperoleh 18 April 2011. • ^ Redaksi Tempo (24-30 Oktober 2005 =). SBY-JK Duet ATAU Duel: Edisi Khusus Setahun Pemerintahan SBY-JK. Jakarta, Indonesia. hlm. 41. Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ Redaksi Tempo (24-30 Oktober 2005 =). SBY-JK Duet ATAU Duel:. Edisi Khusus Setahun Pemerintahan SBY-JK. Jakarta, Indonesia. hlm. 40. Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ Marsillam Simanjuntak, Demokrat Berintegritas Tinggi • ^ [http: //www.presidensby .info / index.php / Fokus / 2007/02/09 / 1562.html Presiden Republik Indonesia - Dr.

H. Susilo Bambang Yudhoyono]. Presidensby.info (7 Januari 2009). Diperoleh 18 April 2011. • ^ "Presiden SBY tegaskan: UKP3R Dipertahankan". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-04-30. Diakses tanggal 2009-04-30. • ^ "Presiden Bentuk Tim Percepatan Reformasi". detik.com. 26 Oktober 2006. Diakses tanggal 26 Februari 2009. Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun ( link) • ^ "Setelah Terima Ribuan SMS, Kini Ganti SBY Kirim SMS". detik.com.

28 Juni 2005. Diakses tanggal 6 Februari 2009. Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun ( link) • ^ Akun Twitter Susilo bambang Yudhoyono • ^ "Republika: "Ini dia kicauan pertama SBY". 13 April 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 16 April 2013. Diakses tanggal 25 Februari 2021. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Gatra, Sandro (19 Juli 2018).

"Aburizal: SBY Sakit Infeksi Ginjal". Kompas.com. Diakses tanggal 2 November 2021. • ^ Ryan Aditya, Nicholas (2 November 2021). "Presiden Ke-6 RI SBY Idap Kanker Prostat". Kompas.com. Diakses tanggal 2 November 2021. • ^ "Jokowi Kirim Tim Dokter Kepresidenan Dampingi Pengobatan SBY". CNN Indonesia. 2 November 2021. Diakses tanggal 2 November 2021. • ^ "Indonesia's President Susilo Bambang Yudhoyono releases third pop album", Huffington Post, 25 Januari 2010 • ^ Reuters: Indonesian President launches album, 29 Oktober 2007 • ^ a b Aditya, Nicholas Ryan (2021-10-11).

"SBY dan Kontemplasinya dalam Lukisan Terbaru. Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-10-26. • ^ a b Mulyaningtyas, Dyah (2021-08-09).

"Hobi Melukis Sejak SMP, Ini 6 Lukisan Karya Susilo Bambang Yudhoyono". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-10-26. • ^ Merdeka:7 Gelar kehormatan untuk Presiden SBY: 5. Gelar Maharajo Pamuncak Sari Alam dari Minang • ^ Kementerian Sekretariat Negara RI: SBY Ditabalkan Gelar Adat Melayu Riau • ^ Kompas: SBY Presiden Pertama Dapat Gelar Adat Jambi • ^ Merdeka:7 Gelar kehormatan untuk Presiden SBY: 4.

Gelar Adat Melayu Jambi • ^ Merdeka:7 Gelar kehormatan untuk Presiden SBY: 6. Gelar Adat Lembaga Batak Puak Angkola • ^ Vivanews: KNPI Beri SBY Gelar Bapak Demokrasi • ^ Detik: KNPI Beri Gelar Bapak Demokrasi Untuk SBY • ^ Tribunnews: KNPI Anugerahi SBY Gelar Bapak Demokrasi Indonesia • ^ "Situs web resmi Sekretaris Kabinet RI: DPP KNPI Beri Penghargaan Bapak Demokrasi Kepada SBY".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-23. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ Tempo: SBY Dapat Gelar Warga Kehormatan Kota Quito • ^ Liputan 6: Presiden SBY Jadi Warga Kehormatan Kota Quito • ^ "Situs web resmi Sekretaris Kabinet RI: Jadi Warga Kehormatan Quito, SBY: Indonesia Siap Jadi Pintu Gerbang Amerika Latin". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-23. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ "Suara Merdeka: SBY Dapat Gelar Warga Kehormatan Quito".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-29. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ Merdeka:7 Gelar kehormatan untuk Presiden SBY:1. Gelar La Senor dari Ekuador • ^ Universitas Pertahanan Beri SBY Gelar Guru Besar • ^ Tribunnews: Sore Ini Presiden SBY Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional • ^ Liputan 6: SBY Jadi Profesor Ilmu Ketahanan Nasional Pertama di Indonesia • ^ Republika: Alasan SBY Jadi Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional • ^ Okezone: Hari Ini SBY Dikukuhkan Sebagai Profesor Ilmu Ketahanan Nasional • ^ Merdeka: Pengukuhan SBY Sebagai Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional • ^ Beritasatu: Dikukuhan Guru Besar SBY Jadi Profesor Pertama Bidang Ilmu Ketahanan Nasional • ^ Kompas: Pukul 16.00 WIB SBY Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional • ^ Vivanews: Presiden SBY Terima Gelar Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional • ^ Vivanews: SBY Didapuk Jadi Guru Besar Ketahanan Nasional • ^ RMOL: SBY Jadi Profesor Pertama Bidang Ilmu Ketahanan Nasional di Indonesia • ^ Bali Bisnis.com: SBY Jadi Profesor Pertama Ilmu Ketahanan Nasional [ pranala nonaktif permanen] • ^ Detik.com: SBY Akan Terima Gelar Profesor Ilmu Ketahanan Nasional dari Unhan • ^ "Gatra: SBY Bakal Dapat Gelar Profesor Ilmu Ketahanan Nasional".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-06-15. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ "Jaringnews: Unhan Kukuhkan Presiden SBY Gelar Profesor Bidang Ilmu Ketahanan Nasional". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-12. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ Sindonews: SBY Dapat Gelar Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional dari Unhan • ^ Antaranews: SBY Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Pertahanan • ^ "Kemkokesra: Presiden SBY Dikukuhkan Jadi Profesor Bidang Ilmu Ketahanan Nasional".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-23. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ Kompas: Universitas Pertahanan Kukuhkan Presiden SBY sebagai Guru Besar • ^ SBY Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional • ^ "The Jakarta Globe: World Economic Forum Gives SBY Global Statesmanship Award". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-04-17. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ The Jakarta Post: SBY Recieves WEF Global Statesmanship Award • ^ "Situs resmi Sekretaris Kabinet RI: Terima Penghargaan The Soekarno Center, SBY: Pikiran Bung Karno Melampaui Zamannya".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-23. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ Tribunnews: Presiden SBY dan Ani Yudhoyono Dianugerahi Semeton Tamiu Utama • ^ "Metrobali.com: Desa Pakraman Tampaksiring Anugerahi SBY Gelar Kehormatan Semeton Tamiu Utama". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-23. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ "Situs Web Resmi Biro Humas Sekretaris Daerah Provinsi Bali: Desa Pakraman Tampaksiring Anugerahi SBY Gelar Kehormatan Semeton Tamiu Utama".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-29. Diakses tanggal 2014-10-23. • ^ a b "Situs resmi Sekretaris Kabinet RI: Menuju Palopo, Presiden: Semoga Gelar Adat Toraja Membawa Berkah". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-23. Diakses tanggal 2014-10-23.

• ^ Kompas: Presiden Diangugerahi Gelar Adat Warga Kehormatan Toraja • ^ Suara Pembaruan: Presiden Dapat Gelar Adat Toraja [ pranala nonaktif permanen] • ^ Kompas: "Sudah 10 Kali SBY Terima Gelar Honoris Causa" • ^ "Fajar: Selamat!

SBY Terima Gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Western Australia". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-09-23. Diakses tanggal 2015-09-23. • ^ "Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Tahun 1959–sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 7 Januari 2020. Diakses tanggal 2021-08-12. • ^ "Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Tahun 1959–sekarang" (PDF).

Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 7 Januari 2020. Diakses tanggal 2021-08-12. • ^ "Daftar WNI yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma Tahun 2004–sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 30 Januari 2017. Diakses tanggal 12 Agustus 2021. • ^ Khumaini, Anwar (30 Oktober 2012). "7 Gelar kehormatan untuk Presiden SBY". Merdeka.com. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ "Presiden Menerima Penghargaan Tertinggi".

Liputan6.com. 26 April 2006. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ "King honours Susilo with nation's highest award". The Star. 11 Januari 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-11-16.

Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ "Kunjungan ke Australia, Presiden Yudhoyono Menerima Penghargaan". Tempo.co. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ "Penghargaan Papua Nugini untuk Presiden SBY". VIVA.co.id. 12 Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 2010. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ Maharani, Esthi; Festiani, Satya (18 Mei 2012). "SBY to attend Timor Leste's Independence day". Republika.co.id. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ Kompas: "Presiden SBY Mendapat Penghargaan dari Ratu Inggris" • ^ "SBY Akan Terima Gelar Kehormatan dari Presiden Filipina".

detik.com. 21 Mei 2014. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ Fauzian, Rizkie (24 Mei 2014). "Presiden Filipina Sebut SBY Seperti Paman, Kakak dan Jimat Keberuntungan".

Okezone.com. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ Isnaeni, Nadya (24 Mei 2014). "Dapat Gelar Kehormatan, SBY Dipanggil Kakak oleh Presiden Filipina". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ "Indonesia's President Yudhoyono awarded Order of Temasek by Singapore". The Straits Times.

3 September 2014. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ "SBY Terima Penghargaan Mugunghwa dari Korea Selatan". detik.com. 21 November 2014. Diakses tanggal 2021-10-30. • ^ http://lifestyle.bisnis.com/read/20150110/254/389545/film-dibalik-98-tetap-tayang-meski-dikecam Pranala luar Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Susilo Bambang Yudhoyono. Wikisource memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini: Portal Indonesia • (Indonesia) Biografi Susilo Bambang Yudhoyono Diarsipkan 2012-07-29 di Wayback Machine.

• (Indonesia) Tokoh Indonesia: Susilo Bambang Yudhoyono Diarsipkan 2010-04-16 di Wayback Machine. • (Indonesia) Tempo: Susilo Bambang Yudhoyono Jabatan politik Didahului oleh: Megawati Soekarnoputri Presiden Indonesia 2004–2014 Diteruskan oleh: Joko Widodo Didahului oleh: Agum Gumelar Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia 2001–2004 Diteruskan oleh: Hari Sabarno ( ad interim) Didahului oleh: Wiranto Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial dan Keamanan Indonesia 2000–2001 Diteruskan oleh: Agum Gumelar Didahului oleh: Kuntoro Mangkusubroto Menteri Pertambangan dan Energi Indonesia 1999–2000 Diteruskan oleh: Purnomo Yusgiantoro Jabatan militer Didahului oleh: R.

Karyono Pangdam Sriwijaya 1996–1997 Diteruskan oleh: Suadi Atma Jabatan partai politik Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono oleh: Anas Urbaningrum Ketua Umum Partai Demokrat 2013–2020 Diteruskan oleh: Agus Harimurti Yudhoyono Jabatan diplomatik Didahului oleh: Vladimir Putin Ketua Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik 2013 Diteruskan oleh: Xi Jinping Didahului oleh: Nguyễn Minh Triết Ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara 2011 Diteruskan oleh: Hun Sen • Menkeu: Sri Mulyani Indrawati, Agus Martowardojo, Hatta Rajasa ( Plt.), Muhammad Chatib Basri • Menteri ESDM: Darwin Zahedy Saleh, Jero Wacik, Chairul Tanjung (Plt.) • Menperin: M.

S. Hidayat • Mendag: Mari Elka Pangestu, Gita Wirjawan, Bayu Krisnamurthi (Plt.), Muhammad Lutfi • Mentan: Suswono • Menhut: Zulkifli Hasan, Chairul Tanjung (Plt.) • Menhub: Freddy Numberi, E.E. Mangindaan, Bambang Susantono (Plt.) • Menteri KP: Fadel Muhammad, Sharif Cicip Sutarjo • Menteri PU: Djoko Kirmanto • Menkop UKM: Syarief Hasan, Muhammad Lutfi (Plt.) • Menteri BUMN: Mustafa Abubakar, Dahlan Iskan • Menpera: Suharso Monoarfa, Djan Faridz • Menristek: Suharna Surapranata, Gusti Muhammad Hatta Menko Polhukam: Widodo Adi Sutjipto • Menko Perekonomian: Aburizal Bakrie, Boediono, Sri Mulyani ( Plt.) • Menko Kesra: Alwi Shihab, Aburizal Bakrie • Mensesneg: Yusril Ihza Mahendra, Hatta Rajasa • Mendagri: Mohammad Ma'ruf, Widodo Adi Sutjipto ( ad-interim), Mardiyanto • Menlu: Hassan Wirajuda • Menhan: Juwono Sudarsono • Menkumham: Hamid Awaluddin, Andi Matalatta • Menkeu: Jusuf Anwar, Sri Mulyani • Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro • Menperin: Andung A.

Nitimiharja, Fahmi Idris • Mendag: Mari Elka Pangestu • Mentan: Anton Apriyantono • Menhut: M. S. Kaban • Menhub: Hatta Rajasa, Jusman Syafii Djamal • Menteri KP: Freddy Numberi • Mennakertrans: Fahmi Idris, Erman Soeparno • Menteri PU: Djoko Kirmanto • Menkes: Siti Fadilah Supari • Mendiknas: Bambang Sudibyo • Mensos: Bachtiar Chamsyah • Menag: Muhammad Maftuh Basyuni • Menbudpar: Jero Wacik, Mohammad Nuh ( ad-interim) • Menkominfo: Sofyan Djalil, Mohammad Nuh • Mennegristek: Kusmayanto Kadiman • Menneg KUKM: Suryadharma Ali, Mari Elka Pangestu ( ad-interim) • Menneg LH: Rachmat Witoelar • Menneg PP: Meutia Hatta • Menneg PAN: Taufiq Effendi, Widodo Adi Sutjipto ( ad-interim) • Menneg PDT: Saifullah Yusuf, Muhammad Lukman Edy, Djoko Kirmanto ( ad-interim) • Menneg PPN/Kepala Bappenas: Sri Mulyani, Paskah Suzetta • Menneg BUMN: Soegiharto, Sofyan Djalil • Mennegpera: Muhammad Yusuf Asy'ari • Mennegpora: Adhyaksa Dault • Jaksa Agung: Abdul Rahman Saleh, Hendarman Supandji • Panglima TNI: Endriartono Sutarto, Djoko Suyanto, Djoko Santoso • Kapolri: Da'i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri • Menko Polkam: Susilo Bambang Yudhoyono, Hari Sabarno ( Plt.) • Menko Kesra: Muhammad Jusuf Kalla, Abdul Malik Fadjar ( Plt.) • Menko Perekonomian: Dorodjatun Kuntjoro-Jakti • Menkumham: Yusril Ihza Mahendra • Menhan: H Matori Abdul Djalil • Mendagri: Hari Sabarno • Menlu: Hassan Wirajuda • Menkes: Achmad Sujudi • Mendiknas: Abdul Malik Fadjar • Mensos: Bachtiar Chamsyah • Menag: Said Agil Husin Al Munawwar • Menakertrans: Jacob Nuwa Wea • Menkeu: Boediono • Menperindag: Rini Soemarno • Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro • Menhub: Agum Gumelar, Soenarno ( Plt.) • Mentan: Bungaran Saragih • Menhut: M Prakosa • Menkimpraswil: Soenarno • Menteri KP: Rokhmin Dahuri • Menpan: Feisal Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono • Menbudpar: I Gede Ardika • Menperpemkatim: Manuel Kaisiepo • Menneg PPN/ Kepala Bappenas: Kwik Kian Gie • Menkominfo: Syamsul Mu'arif • Menteri BUMN: Laksamana Sukardi • Menristek: Hatta Rajasa, ( jk.) • Menkopukm: Alimarwan Hanan • Menpemwan: Sri Redjeki Sumarjoto • Menteri LH: Nabiel Makarim • Mensesneg: Bambang Kesowo • Kepala BIN: AM Hendropriyono • Jaksa Agung: Suparman ( Plt.), MA Rachman Menko Polsoskam: Wiranto, Surjadi Soedirdja ( Plt.), Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar • Menko Perekonomian: Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Burhanuddin Abdullah • Menko Kesra (sejak perombakan I digabung menjadi Menko Polsoskam): Hamzah Haz, Basri Hasanuddin • Mendagri: Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Soedirdja • Menlu: Alwi Shihab • Menhan: Juwono Sudarsono, Mohammad Mahfud, Agum Gumelar ( Plt.) • Menkumham: Yusril Ihza Mahendra, Baharuddin Lopa, Marsillam Simanjuntak, Mohammad Mahfud • Menkeu: Bambang Sudibyo, Prijadi Praptosuhardjo, Rizal Ramli • Menteri ESDM: Susilo Bambang Yudhoyono, Purnomo Yusgiantoro • Menperindag: Muhammad Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan • Mentanhut (bernama Menteri Pertanian dan Kehutanan sejak perombakan I): Mohamad Prakosa, Bungaran Saragih • Menhut (bernama Menteri Muda Kehutanan ( menteri negara) sejak perombakan I): Nur Mahmudi Ismail, Marzuki Usman • Menhub: Agum Gumelar, Budi Mulyawan Suyitno • Menteri KP: Sarwono Kusumaatmadja, Rokhmin Dahuri • Menakertrans: Bomer Pasaribu, Al Hilal Hamdi • Menkes: Achmad Sujudi • Mendiknas: Yahya Muhaimin • Menag: Muhammad Tolchah Hasan • Menkimpraswil: Erna Witoelar • Menristek: AS Hikam • Menkopukm: Zarkasih Nur • Menteri LH: Alexander Sonny Keraf • Menteri OD (digabungkan dengan Menteri Dalam Negeri sejak perombakan I): Ryaas Rasyid • Menbudpar: Hidayat Jaelani, I Gede Ardika • Menteri PM dan BUMN (dibubarkan pada perombakan I): Laksamana Sukardi, Rozi Munir • Menpora (dibubarkan pada perombakan I): Mahadi Sinambela • Menteri PU (dibubarkan pada perombakan I): Rozik Boedioro Soetjipto • Menpemwan: Khofifah Indar Parawansa • Menham (digabungkan dengan Menteri Hukum dan Perundang-undangan sejak perombakan I): Hasballah M.

Saad, • Menteri TK (digabungkan dengan Menteri Tenaga Kerja sejak perombakan I): Al Hilal Hamdi • Menpan: Freddy Numberi, Ryaas Rasyid ( Plt.), Anwar Supriyadi • Menmaskem (dibubarkan pada perombakan I): Dr. Anak Agung Gde Agung • Menperpemkatim (dibentuk pada perombakan I): (jabatan baru), Manuel Kaisiepo • Menrekonas (dibentuk pada perombakan I dan dibubarkan pada perombakan II): (jabatan baru), Cacuk Sudarijanto • Jaksa Agung: Marzuki Darusman, Baharuddin Lopa, Suparman tanggal lahir susilo bambang yudhoyono, Marsillam Simanjuntak • Panglima TNI: Widodo AS • Mensesneg: Alirahman, Bondan Gunawan, Djohan Effendi Kategori tersembunyi: • Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun • Templat webarchive tautan wayback • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter tanpa nama • Artikel dengan pranala luar nonaktif • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen • Galat CS1: tanggal • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN • Semua orang hidup • Semua artikel biografi • Artikel biografi Maret 2022 • Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui • Pranala Commons ada di Wikidata • Artikel Wikipedia dengan penanda GND • Artikel Wikipedia dengan penanda ISNI • Artikel Wikipedia dengan penanda VIAF • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda NLA • Artikel Wikipedia dengan penanda NTA • Artikel Wikipedia dengan penanda FAST • Artikel Wikipedia dengan penanda SUDOC • Artikel Wikipedia dengan penanda Trove • Artikel Wikipedia dengan penanda WORLDCATID • Halaman ini terakhir diubah pada 30 Maret 2022, pukul 14.14.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Alexander andries maramis lahir di manado pada tanggal 20 juni 1897. Bung hatta juga merupakan pahlawan nasional yang terlibat penting dalam kemerdekaan indonesia. Jan 01, 2022 · 10 quotes pahlawan nasional ini bikin kamu lebih menghargai hidup.

Lanjutkan membaca artikel di bawah. Saat itu, ia juga mengisi jabatan menteri luar negeri. 12 Pahlawan Nasional Yang Berpengaruh Dalam Sejarah & Kemerdekaan Indonesia - MARKIJAR.Com from 2.bp.blogspot.com Ia menduduki sejumlah jabatan penting seperti perdana menteri dalam kabinet hatta i, hatta ii, dan ris, sampai menjadi wakil presiden pertama indonesia. Jan 01, 2022 · 10 quotes pahlawan nasional ini bikin kamu lebih menghargai hidup.

Soeharto, lahir di desa tegalgondo, kecamatan wonosari, klaten. Ia pernah menjabat sebagai … Bung hatta lahir di bukittinggi pada 9 agustus 1902. Feb 16, 2021 · dalam buku mengenal pahlawan indonesia (2010) oleh arya ajisaka, pattimura yang memiliki nama asli thomas matulessy adalah anak dari pasangan frans matulessy dan ibunya fransina silahoi. Para pahlawan nasional kita saat masa peperangan memiliki daya juang yang tinggi.

Sifat dari setiap pahlawan berbeda karena beda asal, beda karakter, beda ajaran, serta beda latar belakang. Gelar pahlawan nasional untuk mohammad hatta ditetapkan oleh susilo bambang yudhoyono pada 7 november 2012, gelar tersebut turut diberikan kepada mendiang soekarno.

Tantenya adalah pahlawan nasional indonesia maria walanda maramis. Ia bersama soekarno memainkan peranan sentral dalam perjuangan kemerdekaan indonesia dari penjajahan belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 agustus 1945.

Bung hatta juga merupakan pahlawan nasional yang terlibat penting dalam kemerdekaan indonesia. Lanjutkan membaca artikel di bawah. Tanpa adanya jasa para pahlawan yang berkorban untuk negara, indonesia tentu tidak akan terbebas dari penjajah. Gelar pahlawan nasional untuk mohammad hatta ditetapkan oleh susilo bambang yudhoyono pada 7 november 2012, gelar tersebut turut diberikan kepada mendiang soekarno.

Biografi mohammad hatta, wakil presiden indonesia pertama Modal foto selfie, ghozali jadi miliader berkat nft; 10 quotes inspiratif mohammad hatta yang patut diteladani millennials. Bung hatta lahir di bukittinggi pada 9 agustus 1902.

Mereka bahkan tidak takut mati, demi membela dan … Soeharto, lahir di desa tegalgondo, kecamatan wonosari, klaten. Ia tanggal lahir susilo bambang yudhoyono sejumlah jabatan penting seperti perdana menteri dalam kabinet hatta i, hatta ii, dan ris, sampai menjadi wakil presiden pertama indonesia.

Saat itu, ia juga mengisi jabatan menteri luar negeri. Bung hatta lahir di bukittinggi pada 9 agustus 1902. Ia menduduki sejumlah jabatan penting seperti perdana menteri dalam kabinet hatta i, hatta ii, dan ris, sampai menjadi wakil presiden pertama indonesia. Dec 20, 2021 · kabinet yang dipimpin oleh soekarno sebagai presiden tersebut diisi oleh mohammad hatta sebagai perdana menteri. Tantenya adalah pahlawan nasional indonesia maria walanda maramis.

35 Pahlawan Nasional Indonesia: Nama, Asal, Gambar dan Penjelasan from moondoggiesmusic.com Ia menduduki sejumlah jabatan penting seperti perdana menteri dalam kabinet hatta i, hatta ii, dan ris, sampai menjadi wakil presiden pertama indonesia.

Biografi mohammad hatta, wakil presiden indonesia pertama Lanjutkan membaca artikel di bawah. Feb 16, 2021 · dalam buku mengenal pahlawan indonesia (2010) oleh arya ajisaka, pattimura yang memiliki nama asli thomas matulessy adalah anak dari pasangan frans matulessy dan ibunya fransina silahoi.

Ia bersama soekarno memainkan peranan sentral dalam perjuangan kemerdekaan indonesia dari penjajahan belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 agustus 1945. Soeharto, lahir di desa tegalgondo, kecamatan wonosari, klaten.

Mereka bahkan tidak takut mati, demi membela dan … Ayahnya bernama andries alexander maramis (nama pertama dan tengah dibalik) dan ibunya bernama charlotte ticoalu. Lanjutkan membaca artikel di bawah. Alex maramis belajar di sekolah dasar bahasa belanda (europeesche lagere school, … Soeharto, lahir di desa tegalgondo, kecamatan wonosari, klaten. Mereka bahkan tidak takut mati, demi membela dan … Para pahlawan nasional kita saat masa peperangan memiliki daya juang yang tinggi.

Ia bersama soekarno memainkan peranan sentral dalam perjuangan kemerdekaan indonesia dari penjajahan belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 agustus 1945. 22 december 2021 21:42:43 wib Saat itu, ia juga mengisi jabatan menteri luar negeri. Tantenya adalah pahlawan nasional indonesia maria walanda maramis. Alexander tanggal lahir susilo bambang yudhoyono maramis lahir di manado pada tanggal 20 juni 1897.

Dec 20, 2021 · kabinet yang dipimpin oleh soekarno sebagai presiden tersebut diisi oleh mohammad hatta sebagai perdana menteri. Biografi mohammad hatta, wakil presiden indonesia pertama Kobarkan semangat perjuangan dalam dirimu. Sifat dari setiap pahlawan berbeda karena beda asal, beda karakter, beda ajaran, serta beda latar belakang.

Alex maramis belajar di sekolah dasar bahasa belanda (europeesche lagere school, … 22 december 2021 21:42:43 wib Mereka bahkan tidak takut mati, demi membela tanggal lahir susilo bambang yudhoyono … Biografi mohammad hatta, wakil presiden indonesia pertama Ayahnya bernama andries alexander maramis (nama pertama dan tengah dibalik) dan ibunya bernama charlotte ticoalu. Biografi Mohammad Hatta : Wakil Presiden Tanggal lahir susilo bambang yudhoyono Indonesia - Diarylounge from diarylounge.com Saat itu, ia juga mengisi jabatan menteri luar negeri.

Tanpa adanya jasa para pahlawan yang berkorban untuk negara, indonesia tentu tidak akan terbebas dari penjajah. 22 december 2021 21:42:43 wib Modal foto selfie, ghozali jadi miliader berkat nft; Soeharto, lahir di desa tegalgondo, kecamatan wonosari, klaten.

Ia menduduki sejumlah jabatan penting seperti perdana menteri dalam kabinet hatta i, hatta ii, dan ris, sampai menjadi wakil presiden pertama indonesia. Ayahnya bernama andries alexander maramis (nama pertama dan tengah dibalik) dan ibunya bernama charlotte ticoalu. Tantenya adalah pahlawan nasional indonesia maria walanda maramis.

Biografi mohammad hatta, wakil presiden indonesia pertama Modal foto selfie, ghozali jadi miliader berkat nft; Dec 20, 2021 · kabinet yang dipimpin oleh soekarno sebagai presiden tersebut diisi oleh mohammad hatta sebagai perdana menteri. Tantenya adalah pahlawan nasional indonesia maria walanda maramis. Ia menduduki sejumlah jabatan penting seperti perdana menteri dalam kabinet hatta i, hatta ii, dan ris, sampai menjadi wakil presiden pertama indonesia.

Bung hatta lahir di bukittinggi pada 9 agustus 1902. Sifat dari setiap pahlawan berbeda karena beda asal, beda karakter, beda ajaran, serta beda latar belakang. Bung hatta juga merupakan pahlawan nasional yang terlibat penting dalam kemerdekaan indonesia. Gelar pahlawan nasional untuk mohammad hatta ditetapkan oleh susilo bambang yudhoyono pada 7 november 2012, gelar tersebut turut diberikan kepada mendiang soekarno.

Alex maramis belajar di sekolah dasar bahasa belanda (europeesche lagere school, … Soeharto, lahir di desa tegalgondo, kecamatan wonosari, klaten. Saat itu, ia juga mengisi jabatan menteri luar negeri. Ia bersama soekarno memainkan peranan sentral dalam perjuangan kemerdekaan indonesia dari penjajahan belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 tanggal lahir susilo bambang yudhoyono 1945. Para pahlawan nasional kita saat masa peperangan memiliki daya juang yang tinggi. 9+ Foto Pahlawan Mohammad Hatta Terbaru.

Bung hatta juga merupakan pahlawan nasional yang terlibat penting dalam kemerdekaan indonesia. 22 december 2021 21:42:43 wib Alexander andries maramis lahir di manado pada tanggal 20 juni 1897. Mereka bahkan tidak takut mati, demi membela dan … Kobarkan semangat perjuangan dalam dirimu. Source: 2.bp.blogspot.com Alexander andries maramis lahir di manado pada tanggal 20 juni 1897. Gelar pahlawan nasional untuk mohammad hatta ditetapkan oleh susilo bambang yudhoyono pada 7 november 2012, gelar tersebut turut diberikan kepada mendiang soekarno.

Soeharto, lahir di desa tegalgondo, kecamatan wonosari, klaten. Source: phinemo.com Ayahnya bernama andries alexander maramis (nama pertama dan tengah dibalik) dan ibunya bernama charlotte ticoalu.

Bung hatta juga merupakan pahlawan nasional yang terlibat penting dalam kemerdekaan indonesia. Saat itu, ia juga mengisi jabatan menteri luar negeri. Source: 1.bp.blogspot.com Jan 01, 2022 · 10 quotes pahlawan nasional ini bikin kamu lebih menghargai hidup. Ia pernah menjabat sebagai … Ayahnya bernama andries alexander maramis (nama pertama dan tengah dibalik) dan ibunya bernama charlotte ticoalu.

Source: biografi.kamikamu.co.id Ayahnya bernama andries alexander maramis (nama pertama dan tengah dibalik) dan ibunya bernama charlotte ticoalu. 22 december 2021 21:42:43 wib Tanpa adanya jasa para pahlawan yang berkorban untuk negara, indonesia tentu tidak akan terbebas dari penjajah. Source: 2.bp.blogspot.com Ia menduduki sejumlah jabatan penting seperti perdana menteri dalam kabinet hatta i, hatta ii, dan ris, sampai menjadi wakil presiden pertama indonesia.

Source: diarylounge.com 10 quotes inspiratif mohammad hatta yang patut diteladani millennials. Source: 4.bp.blogspot.com Dec 20, 2021 · kabinet yang dipimpin oleh soekarno sebagai presiden tersebut diisi oleh mohammad hatta sebagai perdana menteri. Source: 1.bp.blogspot.com Tanpa adanya jasa para pahlawan yang berkorban untuk negara, indonesia tentu tidak akan terbebas dari penjajah.

Source: moondoggiesmusic.com 22 december 2021 21:42:43 wib Source: 2.bp.blogspot.com Bung hatta lahir di bukittinggi pada 9 agustus 1902. Source: phinemo.com Mereka bahkan tidak takut mati, demi membela dan … Source: biografi.kamikamu.co.id Gelar pahlawan nasional untuk mohammad hatta ditetapkan oleh susilo bambang yudhoyono pada 7 november 2012, gelar tersebut turut diberikan kepada mendiang soekarno.
RUPANYA bukan kebetulan Partai Demokrat sangat menggemari angka sembilan.

Partai itu didirikan pada 9 September tiga tahun silam. Angka itu persis sama dengan tanggal dan bulan lahir Susilo Bambang Yudhoyono, sang pendiri sekaligus jago kuat Demokrat untuk kursi RI-1. Saat muncul ke publik, deklarasi partai diteken oleh 99 orang. Lalu, ini yang mencengangkan: sewaktu undian peserta pemilu, partai itu mendapat nomor urut 9 pula. "Itu angka muju. Iqra Dan Sang Guru Berkata. Novel filsafat Sophie's World menjadi sebuah jendela bagi dunia untuk melihat dunia imajinasi dan edukasi milik Jostein Gaarder.

Karya-karyanya yang lain, meski juga berbumbu edukasi dan pedagogi, ternyata jauh lebih imajinatif dan mengocok keinginan pembaca untuk terbang bersama Gaarder ke dunia fantasi yang tak terbatas. Inilah sebagian karyanya yang layak dibaca. • Iqra Seorang Guru Bernama Jostein Gaarder Jika semua guru di dunia bernama Jostein Gaarder, murid- tanggal lahir susilo bambang yudhoyono sekolah di dunia akan menikmati pendidikan bak sebuah ceritera yang mengasyikkan.

Jika semua guru sejarah, ilmu pengetahuan, sains, teologi, dan filsafat memahami bagaimana mengisahkan ilmu yang tampak begitu kompleks dan menjemukan menjadi sebuah buku cantik yang asyik tanggal lahir susilo bambang yudhoyono berulang-ulang, persoalan pendidikan selesai sudah. Melalui novel Sophie's World, yang meledak berjuta-juta eksemplar dan diterjemahkan ke dalam 40 bahasa, Jostein Gaarder bukan hanya memperkenalkan sejarah filsafat sejak awal perkembangannya hingga abad ke-20 secara sederhana, tetapi juga menggunakan sebuah teknik yang cerdas.

Seperti juga dalam novel The Solitaire Mystery, The Christmas Mystery, dan Through a Glass, Darkly, The Ringmaster's Daughter, Gaarder menanamkan misteri yang membuat seluruh pembacanya bersedekap dengan bukunya hingga halaman terakhir. Beberapa novelnya yang tidak dikategorikan untuk anak-anak adalah Maya, Vita Brevis. Diwawancarai oleh wartawan TEMPO Bambang Harymurti di Oslo, Norwegia, novelis ini sebelumnya bekerja sebagai guru dan kini ia mengabdikan seluruh hidupnya untuk menulis dan menjadi "guru" bagi semua muridnya di dunia.

• Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

BIOGRAFI SUSILO BAMBANG YUDHOYONO ‼️ presiden RI ke-6




2022 www.videocon.com