Setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Jakarta - Setiap negara memiliki letak geografis masing-masing berdasarkan aspek astronomis, geologis, fisiografis, serta sosial budaya. Apa beda letak geografis dan astronomis suatu wilayah? Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), geografi diartikan sebagai letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari bumi atau posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain.

Pengertian Letak Geografis Secara umum, letak geografis adalah posisi keberadaan sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi. Letak geografis biasanya dibatasi dengan berbagai fitur geografi yang ada di bumi dan nama daerah yang secara langsung bersebelahan dengan daerah tersebut. Contoh letak geografis dengan berbagai fitur geografi bumi yang dimaksud misalnya seperti benua, laut, gunung, samudera, gurun, dan lain sebagainya.

Letak Geografis Indonesia Letak geografis Indonesia berada di antara Benua Asia dan Australia, Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, serta terletak di antara dua pegunungan yakni Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Sementara berdasarkan batas negara, posisi Indonesia berbatasan dengan berbagai negara, laut, dan samudra. Antara lain sebagai berikut: 1. Sebelah utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Filipina, Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, dan Samudra Pasifik di sebelah utara.

2. Sebelah selatan berbatasan dengan negara Australia, Timor Leste, Samudra Hindia, Laut Timor, dan Laut Arafuru. 3. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia. 4. Sebelah timur berbatasan setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari Papua Nugini dan Samudra Pasifik. Dengan letak geografis yang berada di antara dua samudera, mengakibatkan Indonesia sering terkena angin laut yang membawa hujan sehingga Indonesia memiliki iklim tropis.

Selain itu ini juga menyebabkan Indonesia memiliki 2 musim yakni hujan dan kemarau yang dipengaruhi oleh angin musim yang berhembus setiap enam bulan sekali. Perbedaan Letak Geografis dengan Letak Astronomis Beda dengan letak geografis yang berhubungan dengan letak dan bentuk, letak astronomis adalah letak wilayah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur.

Pengertian garis lintang sendiri adalah garis khayal yang melintang melingkari bumi dan membagi bumi menjadi dua bagian, yaitu belahan bumi utara dan selatan. Sementara garis bujur adalah garis yang menghubungkan kutub utara dan selatan sekaligus garis yang membagi bumi menjadi belahan bumi barat dan timur. Baca juga: Sistem Pemerintahan Myanmar, Ibu Kota, dan Letak Geografisnya Letak Astronomis Indonesia Jika dilihat dari letak astronomisnya, Indonesia berada pada 6LU (Lintang Utara) - 11LS (Lintang Selatan) dan 95BT (Bujur Timur) - 141BT (Bujur Timur).

Letak astronomis ini mengakibatkan Indonesia memiliki 3 wilayah waktu, yakni: 1. Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) yang memiliki perbedaan waktu +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). 2. Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) yang memiliki perbedaan waktu +8 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). 3.

Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) yang memiliki perbedaan waktu +9 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Bagaimana detikers? Sekarang sudah tahu kan apa yang dimaksud dengan letak geografis? Simak Video " Bibit Siklon Tropis 91W Menjauhi Wilayah Indonesia" [Gambas:Video 20detik] (pal/pal) KOMPAS.com - Kawasan Asia Tenggara terletak di antara Cina, India, Australia dan Samudera Pasifik.

Kawasan ini memiliki dua bagian wilayah geografis, yakni daratan serta kepulauan. Wilayah daratan di Asia Tenggara terdiri atas Kamboja, Vietnam, Myanmar, Laos dan Thailand.

Sedangkan wilayah kepulauan di Asia Tenggara terdiri atas Singapura, Filipina, Indonesia, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam. Mengutip dari situs Sekretariat Nasional ASEAN-Indonesia, secara astronomis, kawasan Asia Tenggara terletak di 28º LU - 11ºLS dan 93º BT - 141ºBT. Lalu, bagaimana dengan letak geografis dan letak geologis Asia Tenggara? Baca juga: Letak Geografis dan Batas Wilayah ASEAN Letak geografis Asia Tenggara Letak geografis merupakan letak sebuah wilayah yang dilihat dari bentuk nyata wilayah tersebut di atas permukaan bumi.

Letak geografis juga bisa dilihat dari hasil tinjauan kawasan sekitar wilayah tersebut. Secara geografis, kawasan Asia Tenggara terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia serta Samudra Pasifik dan India. Hal ini menyebabkan kawasan Asia Tenggara memiliki batas-batas negara dengan: • Batas sebelah barat: India dan Samudra Pasifik • Batas sebelah timur: Papua Nugini dan Samudra Pasifik • Batas sebelah utara: wilayah daratan Cina dan Laut Cina • Batas sebelah selatan: Timor Leste dan Samudra Hindia.

Total luas wilayah daratan di Asia Tenggara berkisar 4.500.000 kilometer persegi. Sedangkan luas wilayah perairannya sekitar 5.060.100 kilometer persegi. Indonesia merupakan negara dengan luas wilayah terbesar di Asia Tenggara. Sedangkan negara dengan luas wilayah terkecil di Asia Tenggara ialah Singapura.

Baca juga: Pengaruh Letak Astronomis ASEAN Letak geologis Asia Tenggara Letak geologis merupakan letak sebuah wilayah yang dilihat dari struktur serta komposisi batuan pembentuk bumi. Secara geologis, kawasan Asia tenggara dilalui rangkaian Pegunungan Muda Mediterania yang berasal dari Himalaya, Arakan Yoma serta Kepulauan Banda.

Selain itu, kawasan Asia Tenggara juga dilalui Pegunungan Sirkum Pasifik yang berasal dari Amerika Serikat, Jepang dan Filipina. Letak geologis ini menyebabkan kawasan Asia Tenggara memiliki banyak gunung berapi aktif dan aktivitas kegempaan yang cukup tinggi.

Berita Terkait Myanmar, Satu-satunya Negara Asia Tenggara yang Punya Iklim Subtropis Laos, Satu-satunya Negara Asia Tenggara yang Tidak Memiliki Perairan Singapura, Satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang Tidak Memiliki Hasil Tambang Flora dan Fauna Asia Tenggara Bentang Alam Asia Tenggara: Gunung, Laut, dan Sungai Berita Terkait Myanmar, Satu-satunya Negara Asia Tenggara yang Punya Iklim Subtropis Laos, Satu-satunya Negara Asia Tenggara yang Tidak Memiliki Perairan Singapura, Satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang Tidak Memiliki Hasil Tambang Flora dan Fauna Asia Tenggara Bentang Alam Asia Tenggara: Gunung, Laut, dan Sungai
Letak dan Luas Indonesia berdasarkan Letak Astronomis dan Geografis - Ilustrasi peta Indonesia (Shutterstock).

Suara.com - Negara Indonesia merupakan sebuah wilayah yang termasuk dalam wilayah strategis secara astronomis dan geografis. Lalu dapatkah kalian menjelaskan letak dan luas Indonesia? Pada kesempatan ini kami akan mengulas tentang letak dan luas Indonesia secara astronomis dan geografis, mari simak!

Letak Indonesia Menyadur dalam Sumber Belajar Kemendikbud RI, letak dan luas sebuah tempat dapat diartikan sebagai penunjuk posisi tempat yang dimaksud diantara tempat lain serta dapat menunjukkan karakteristik wilayah di tempat tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap tempat yang ada di muka bumi memiliki perbedaan antara satu dengan yang lain, perbedaan tersebut mencakup luas wilayah, pembagian zona waktu, iklim dan sebagainya.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Letak Astronomis Indonesia Berdasarkan letak astronomis, Indonesia terletak di antara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT. Artinya, berdasarkan letak astronomis tersebut, Indonesia adalah negara dengan karakteristik iklim tropis.

Letak astronomis adalah sebuah istilah yang mengacu pada letak sebuah wilayah yang sudah diatur berdasarkan titik koordinat yang meliputi garis lintang dan garis bujur.

Perlu anda ketahui bahwa mengapa negara kita memiliki kekayaan alam yang berlimpah adalah karena negara kita termasuk dalam wilayah strategis. Selain dapat dilihat melalui letak astronomis, cara melihat letak wilayah sebuah daerah juga dapat dilihat melalui letak wilayah geografis. Letak Geografis Indonesia Jika letak astronomis dilihat berdasarkan titik koordinat, untuk dapat melihat letak geografis yang digunakan adalah posisi atau letak sebenarnya di permukaan Bumi.

Indonesia berdasarkan letak geografisnya terletak diantara dua benua dan dua samudera besar, yakni Benua Asia dan Benua Australia, dan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Berdasarkan letak geografis inilah yang membuat Indonesia hanya memiliki dua musim dalam setiap tahunnya, yakni musim panas dan musim dingin.

Batas Wilayah Indonesia Setiap negara yang ada di dunia memiliki batas wilayah masing-masing sebagai bentuk batas kedaulatan dari tiap-tiap negara, umumnya batas negara dapat berupa negara dan juga samudera. Berikut adalah batas-batas wilayah yang dimiliki oleh Indonesia: • Sebelah utara: Malaysia, Singapura, Filipina, dan Laut China Selatan • Sebelah selatan: Timor Leste, Australia, dan Samudera Hindia • Sebelah barat: Samudera Hindia • Sebelah timur: Papua Nugini dan Samudera Pasifik Rincian Luas Indonesia Perlu anda ketahui bahwa negara yang kita tinggali saat ini termasuk dalam negara yang sangat potensial dalam pengembangannya, hal ini dikarenakan letak dan luas Indonesia.

Bahkan negara kita termasuk dalam salah satu negeri yang terluar di dunia. Berikut adalah data lengkap luas Indonesia yang perlu anda ketahui: • Total luas 5.193.250 km2, mencakup daratan dan lautan • Luas daratan Indonesia 1.919.440 km2 • Jumlah pulau 17.508 pulau Bentang panjang wilayah 3.977 mil. • Luas lautan 3.273.810 km2 • Batas lautan 12 mil laut dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 200 mil.

Demikian adalah ulasan tentang letak dan luas Indonesia yang perlu anda ketahui, semoga dapat memberikan wawasan pengetahuan umum baru untuk anda sekalian. Artikel Asli Koordinat adalah suatu titik yang didapatkan dari hasil perpotongan dari garis latitude (lintang) dengan garis bujur (longitude) sehingga akan menunjukan lokasi pada setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari daerah.

Umumnya koordinat dibedakan menjadi koordinat Geographic dan Universal Transver Mercator (UTM). Pada Koordinat Geogprahic dibedakan menjadi tiga berdasarkan satuannya yaitu : • Degree, Decimal (DD,DDDD) Contoh : S 3.56734 E 104.67235 • Degree, Minute (DD MM,MMMM) Contoh : S 3⁰ 43,5423’ E 104 33,6445’ • • Degree, Minute, Second (DD MM SS,SS) Contoh : S 3⁰ 43’ 45,22” Setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari 33’ 33,25” Pada Bujur/Longitude (X) merupakan garis yang perpindahannya secara vertical dan pada Lintang/Lattitude (Y) merupakan garis yang mempunyai perpindahan secara horizontal, pada (Gambar 1) menjelaskan perpotongan antara garis bujur dan garis lintang akan membentuk suatu titik pertemuan yang biasa disebut dengan titik koordinat.

Gambar 1. Sistem koordinat yang termasuk ke dalam Sistem Koordinat Geografis Pada Sistem Koordinat UTM biasanya terdapat pembagian waktu berdasarkan zonasinya, di Indonesia sendiri terdapat 16 pembagian zonasi waktu, pada Gambar 2 menjelaskan pembagian zonasi waktu dimana terdapat garis yang memisahkan dari garis khatulistiwa.

Untuk Daerah yang berada di atas garis khatulistiwa akan mempunyai Kode N sedangkan yang berada dibawah khatulistiwa akan mempunyai kode S. Gambar 2. Pembagian Zonasi waktu UTM pada wilayah Indonesia Gambar 3. Koordinat yang terekam dalam data GPS yang terekam dengan jenis UTM. Saat penggunaan GPS biasanya terdapat pengaturan untuk melakukan konversi pada satuan koordinat sehingga memudahkan pengguna berdasarkan kebutuhan yang diinginkan.

Konversi pun dapat dilakukan dengan merubah satuan Koordinat Geografis DD MM SS,SS menjadi DD,DDDD ataupun sebaliknya. Contoh Konversi pada jenis Koordinat Geografis : LP 01 (Degree Minute Second) S 2 41’ 26.9” E 103 56’ 38.7” Konversi LP 01 (Degree Decimal) S 2.69081 E 103.94408 Dimana untuk 41’ merupakan nilai dengan satuan menit, 1⁰ merupakan satuan yang sama dengan 1 jam sehingga (1 jam=60 menit) dan 26.9” merupakan satuan detik (1 jam= 3600 detik).

Sehingga 41/60 = 0,6833 untuk konversi satuan menit dan 26,9/3600=0,00747 untuk konversi satuan detik. Pada kedua hasil tersebut pun ditambah 0,6833+0,00747= 0,69080. Sehingga hasil konversi satuan Koordinat Degree Minute Second → Degree Decimal yaitu S 2 41’ 26.9” → S 2.69081
MENU • Beranda • Geografi • Sejarah Geografi • Objek Studi Geografi • Cabang Ilmu • Konsep • Menurut Para Ahli • Contoh Geografi • Kajian Geografi • Atmosfer • Hidrologi • Geologi • Tanah • Penduduk • Hutan • Iklim • Lingkungan • litosfer • Lainnya • Budaya • Alam • Ilmu Sosial • Negara • Penelitian • Privacy Policy • Disclaimer • Daftar Isi • Letak yang bisa dikatakan sebagai lokasi adalah tempat di mana titik atau objek tertentu ada.

Lokasi menjadi istilah penting dalam objek studi geografi, dan biasanya dianggap lebih tepat daripada “tempat”. Prihal ini misalnya saja lokalitas yang dianggap sebagai pemukiman manusia, keberadaan jenis kota, desa, atau bahkan situs arkeologi. Namun yang pasti untuk lokasi geografis mengacu pada posisi di planet bumi.

Daftar Isi • Letak Geografis • Pengertian Letak Geografis • Pengertian Letak Geografis Menurut Para Ahli • Macam Letak Geografis • Letak Astronomis • Letak Maritim • Letak Geomorfologis • Letak Geologis • Letak Geografis • Letak Ekonomis • Letak Sosiokultural • Pengaruh Letak Geografis • Pengaruh Letak Astronomis • Pengaruh Letak Maritim • Pengaruh Letak Geomorfologis • Pengaruh Letak Geologis • Pengaruh Letak Geografis • Manfaat Letak geografis • Contoh Letak Geografis • Sebarkan ini: • Posting terkait: Letak Geografis Konsep tentang lokasi ataupun letak menjadi salah satu dari lima tema dalam geografi selain konsep tentang tempat, interaksi yang terjadi antara manusia-lingkungan, pergerakan, dan wilayah.

Letak ini sendiri didefinisikan sebagai tempat atau posisi tertentu.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Pengertian Letak Geografis Letak geografis adalah titik wilayah maupun negara yang secara luas akan menjadi determinan dalam mempengaruhi berbagai macam peristiwa yang lebih dibandingkan apa yang sudah pernah terjadi sebelumnya, sehingga prihal ini sangat menentukan masa depan pada suatu negara dalam menjalin hubungan internasional.

Pengertian Letak Geografis Menurut Para Ahli Adapun definisi letak geografis menurut para ahli, antara lain; • Meity Mudikawaty (2018), Letak Geografis adalah posisi keberadaan suatu wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi.

Misalnya letak geografis Indoneisa yaitu terletak di antra benua Australia dan Asia, serta diapit antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Macam Letak Geografis Adapun bentuk letak dalam geografis, diantaranya; • Letak Astronomis Letak astronomis adalah letak suatu tempat dihubungkan dengan posisi garis lintang dan garis bujur, yang akan membentuk suatu titik koordinat.

Penjelasan keduanya, yakni; • Garis Lintang Garis lintang ialah garis-garis paralel pada bola bumi yang sejajar dengan ekuator (khatulistiwa). Sehingga dapat dikatakan bahwa, lintang utara (LU) artinya semua posisi atau tempat yang terletak di sebelah utara ekuator, sedangkan lintang selatan (LS) artinya semua posisi atau tempat yang terletak di sebelah selatan ekuator.

Jarak antarlintang diukur dengan satuan derajat. Lintang terendah adalah 0 0 (ekuator) dan lintang tertinggi adalah 90 0 (kutub utara dan kutub selatan). Garis lintang tegak lurus dengan garis bujur. • Garis Bujur Garis bujur (meridian) merupakan garis yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan, serta tegak lurus dengan garis lintang.

Garis lintang menunjukkan posisi timur / barat dari suatu lokasi geografis. Semua meridian adalah setengah lingkaran besar.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Garis Tanggal Internasional membagi Bumi di seberang meridian utama. Garis Tanggal Internasional tidak lurus karena alasan sosial, tetapi semua garis bujur lainnya sejajar dengan meridian utama. Satuan pengukuran untuk garis bujur dan garis lintang adalah derajat, menit, dan detik.

Belahan Timur dan Barat masing-masing berisi 180 derajat garis bujur, sehingga totalnya 360 derajat. Belahan Utara dan Selatan masing-masing memiliki 90 derajat garis lintang, sehingga totalnya 180 derajat. Komponen menit dan detik dari koordinat ini sesuai dengan pembagian yang lebih tepat antara garis derajat.

Setiap derajat mengandung 60 menit, dan setiap menit mengandung 60 detik. • Letak Maritim Letak maritim menjadi penjelasan daripada letak suatu wilayah ditinjau dari sudut kelautan, prihal ini yaitu apakah wilayah tersebut dekat atau jauh dari laut serta apakah sebagian atau seluruhnya dikelilingi oleh laut dan sebagainya.

• Letak Geomorfologis Letak geomorfologis menjadi bahasan daripada letak berdasarkan morfologi suatu tempat di yang ada di dalam permukaan bumi. • Letak Geologis Letak geologis merupakan letak suatu daerah atau negara berdasarkan struktur batu-batuan yang ada pada kulit buminya.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

• Letak Geografis Letak geografis merupakan letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau posisi daerah itu pada pola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain. Letak geografis juga ditentukan oleh letak astronomis dan letak geologis.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

• Letak Ekonomis Letak ekonomis ialah bagian letak suatu negara ditinjau dari jalur dan kehidupan ekonomi negara tersebut terhadap negara lain. • Letak Sosiokultural Letak sosiokultural menjadi letak berdasarkan keadaan sosial dan budaya daerah yang bersangkutan terhadap daerah di sekelilingnya.

Pengaruh Letak Geografis Berikut ini pengaruh masing-masing letak geografis, khususnya yang terjadi Indonesia, yaitu: • Pengaruh Letak Astronomis Letak astronomis Indonesia yaitu terletak antara 6 0LU – 11 0 LS dan 95 0 BT – 141 0 BT, menunjukkan bahwa Indonesia berada di daerah beriklim tropis. Hal tersebut mengakibatkan suhu di Indonesia cukup tinggi (antara 26 0–28 0C), pengertian curah hujan cukup banyak (antara 700 –7.000 mm/tahun), terjadinya hujan zenital (hujan naik ekuator), dan terjadinya pelapukan batu-batuan juga cukup cepat serta adanya berbagai jenis spesies hewan dan tumbuhan.

Letak astronomis juga berakibat pada terjadinya perbedaan waktu kira-kira 3 jam (tepatnya 46 x 4 menit = 184 menit) antara bagian paling timur dan paling barat Indonesia. Semenjak tanggal 1 Januari 1988 di Indonesia mulai diberlakukan pembagian daerah waktu yang baru untuk menggantikan pembagian daerah waktu yang lama yang berlaku sejak 1 Januari 1964. Dengan adanya pemberlakuan pembagian daerah waktu baru ini, terjadi pergeseran waktu di beberapa tempat. • Daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) WIB berdasarkan meridian pangkal 105 0 BT, yang meliputi seluruh provinsi di Sumatera, seluruh provinsi di Jawa, Provinsi Kalimantan Barat, dan Provinsi Kalimantan Tengah (memiliki selisih waktu 7 jam lebih awal dari waktu Greenwich).

• Daerah Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) WITA berdasarkan meridian pangkal 120 0 BT, yang meliputi Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Selatan, Bali, NTT, NTB, dan seluruh provinsi di Sulawesi (memiliki selisih waktu 8 jam lebih awal dari waktu Greenwich). • Daerah Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) WIT berdasarkan meridian pangkal 135 0 BT, yang meliputi seluruh provinsi di Irian Jaya (Papua), Maluku, dan Maluku Utara (memiliki selisih waktu 9 jam lebih awal dari waktu Greenwich).

• Pengaruh Letak Maritim Ditinjau letak kelautannya, Indonesia yang merupakan negara kepulauan dikelilingi oleh 3 lautan besar yaitu: (a) bagian timur Indonesia berhadapan dengan Samudera Pasifik; (b) bagian selatan Indonesia berhadapan dengan Samudera Hindia; (c) bagian utara Indonesia berhadapan dengan Laut Cina Selatan. Pengaruh letak tersebut terhadap kondisi di Indonesia adalah banyaknya usaha atau kegiatan di bidang pelayaran, perikanan serta pelabuhan.

Hal itu menyebabkan Indonesia memiliki potensi ekonomi besar untuk dikembangkan, dan Indonesia memiliki posisi penting dalam percaturan politik dunia. • Pengaruh Letak Geomorfologis Indonesia memiliki letak geomorfologis yang sangat bervariasi. Perbedaan letak geomorfologis berpengaruh pada bermacam-macam kondisi, misalnya: • Adanya suhu yang berbeda-beda sangat berpengaruh pada jenis tanaman, • Menentukan ada tidaknya mineral-mineral yang dikandung oleh batuan tersebut • Penentuan tingkat kepadatan penduduk, sebagai contoh yaitu tempat yang memiliki morfologi daratan berbukit atau terjal kepadatan penduduknya kecil, • Pentingnya mempertimbangkan kondisi morfologi suatu daerah sebelum membangun bangunan, jembatan, gedung, dan jalan-jalan raya.

• Pengaruh Letak Geologis Penentuan letak geologis Indonesia bisa ditinjau dari beberapa sudut, yaitu dari sudut formasi geologinya, keadaan batuannya, dan jalur-jalur pegunungannya. Ditinjau berdasarkan formasi geologinya, kepulauan Indonesia dibagi menjadi 3 zona geologi (pertemuan tiga lempeng litosfer), yaitu: • Bagian utara berbatasan dengan tameng Asia dan perluasannya ke arah selatan tenggelam di bawah permukaan air laut, yang dikenal dengan Paparan Sunda (disebut Lempeng Asia); • Bagian barat dan selatan dibatasi setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari ”Benua Gondwana” yang terdiri atas India, dasar Samudera Hindia, Australia, dan perluasannya ke arah utara tenggelam di bawah permukaan air, yakni Paparan Sahul (disebut Lempeng Indo-Australia); • Bagian timur dibatasi oleh dasar Samudera Pasifik (disebut Lempeng Dasar Samudera Pasifik yang meluas ke arah barat daya).

Ditinjau berdasarkan jalur-jalur dalam pengertian pegunungannya, Indonesia berada pada pertemuan dua rangkaian pegunungan muda, yakni rangkaian Sirkum Pasifik dan rangkaian Sirkum Mediterania.

Akibatnya yaitu di Indonesia: (1) terdapat banyak gunung berapi yang dapat menyuburkan tanah, (2) sering terjadi gempa bumi, dan (3) terdapat bukit-bukit tersier yang kaya akan barang tambang, seperti minyak bumi, batu bara, dan bauksit. • Pengaruh Letak Geografis Secara geografis Indonesia terletak di antara 2 samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia). Pengaruh yang ditimbulkan berdasarkan letak geografis tersebut yaitu: • Indonesia memiliki 2 musim Indonesia dilalui oleh angin muson, yakni angin yang berganti arah sebanyak 6 bulan sekali / dua kali di dalam satu tahun.

Angin monsoon (muson) inilah yang menyebabkan Indonesia hanya memiliki dua musim yakni kemarau dan penghujan. • Indonesia menjadi negara yang letaknya sangat strategis Letak geografis Indonesia yang diapit oleh dua samudera dan dua benua, mengakibatkan wilayah Indonesia sangat strategis karena dilalui oleh persimpangan lalu lintas internasional baik itu di laut atau di udara. Kenyataan tersebut berpengaruh pada potensi Indonesia sebagai negara dengan ekonomi yang besar sebab Negara berkembang dan Negara industri menjadikan Indonesia sebagai titik industri mereka.

• Pengaruh terhadap keadaan penduduk di Indonesia Letak Indonesia pada posisi silang (cross position) antara dua samudra dan dua benua, berpengaruh bagi kehidupan penduduk Indoensia yaitu: (1) Indonesia berada diantara banyak negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama; (2) Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang bahasa, seni, agama dan peradaban; (3) Lalu lintas pelayaran dan perdagangan di indonesia cukup ramai, sehingga mendukung perdagangan di indonesia.

• Pengaruh Letak Ekonomis Secara ekonomis, Indonesia memiliki letak yang dapat dikatakan sangat baik, karena terletak antara Benua Asia dan Australia ditambah dengan beberapa tempat di sekitar Indonesia yang merupakan pusat lalu lintas perdagangan, misalnya: Kuala Lumpur dan Singapura. Negara-negara tetangga Indonesia tersebut memerlukan hasil-hasil pertanian dan hasil pertambangan yang banyak dihasilkan dari Indonesia, sehingga besar kemungkinan Indonesia menjadi pusat pasar dunia yang besar sehingga banyak negara industri yang menanamkan modalnya di Indonesia.

• Pengaruh Letak Sosiokultural Secara sosiogeografis, Indonesia terletak di simpang empat jalan antara Benua Asia dan Australia yang terdiri atas berbagai bangsa.

Hal tersebut mengakibatkan terjadinya akulturasi budaya. Ditinjau dari segi sosiokultural, Indonesia memiliki banyak persamaan umum dengan negara-negara tetangga. Misalnya yaitu sama-sama merupakan negara sedang berkembang, sama-sama sedang mengalami masalah ledakan penduduk, sama-sama berlandaskan kehidupan beragama, sama-sama bekas negara jajahan, dan sebagian besar penduduknya mempunyai persamaan ras.

Manfaat Letak geografis Adapun beberapa manfaat yang didapatkan dari letak geografis, antara lain; • Sistem koordinat lokasi geografis digunakan untuk mewakili lokasi tertentu di dunia.

Karena garis bujur dan garis lintang membentuk koordinat di Bumi, kita dapat menentukan lokasi yang tepat hanya dengan dua koordinat tersebut. Karenanya, koordinat ini sangat berguna kapan pun untuk navigasi global. Perangkat pemosisian global, peta, dan layanan navigasi lainnya memberikan manfaat dari cara yang akurat untuk mencatat posisi suatu objek di bumi. Contoh Letak Geografis Contoh Letak Geografis Berikut ini contoh-contoh letak geografi: • Letak geografis Asia Tenggara Misalnya saja; • Secara astronomis Asia Tenggara berada pada posisi 28°LU–11°LS dan 93°BT–141°BT.

• Secara geografis Asia Tenggara berada di antara Benua Australia dan daratan utama Benua Asia serta terletak diantara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, dengan batas-batas wilayah yaitu: (1) Utara berbatasan dengan Cina; (2) Selatan berbatasan dengan Timor Leste, Benua Australia, dan Samudra Hindia; (3) Barat berbatasan dengan India, Bangladesh, dan Samudra Hindia; (4) Timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

• Letak geografis Amerika Serikat Yakni; • Secara astronomis Amerika Serikat terletak pada garis 24°33’ LU – 70°23’ LU dan antara 172°27’ BT – 66°51’ BB. • Secara geografis daratan utama Amerika Serikat memiliki batas-batas yaitu: (1) Utara berbatasan dengan Kanada; (2) Selatan berbatasan dengan Teluk Meksiko dan Meksiko; (3) Timur berbatasan dengan Samudra Atlantik; (4) Barat berbatasan dengan Samudra Pasifik.

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa sebagian besar objek studi geografi dimulai dengan penyebutan tema geografi ini. Sehingga lokasi dapat terdiri dari dua jenis lokasi absolut dan lokasi relatif. Disinilah setidaknya diketahui bahwa lokasi absolut merujuk pada lokasi suatu wilayah dan perwilayahan yang ditentukan oleh garis lintang dan garis bujurnya atau alamat tepatnya.

Misalnya letak absolut dari Montreal, sebuah kota di Quebec, Kanada. Koordinat 45 030′32”N dan 73°33′15”W menentukan lokasi mutlak Montreal. Namun, ketika kita mengatakan bahwa Montreal berada pada jarak sekitar 540 km dari Toronto, kita menyebutkan lokasi relatif Montreal.

Oleh karena itulah lokasi relatif dalam hal lain. Misalnya, Lille berada di utara Paris. Kedua jenis lokasi geografis ini berguna dalam situasi yang berbeda. Sehingga terdapat bermacam-macam letak dalam geografi, bukan hanya letak yang ditentukan oleh lintang dan bujur seperti yang dikemukakan di atas, tapi letak dalam geografi juga ditentukan oleh hal-hal lainnya. Nah, demikianlah serangkaian penjelasan atas materi lengkap tentang pengertian letak geografis menurut para ahli, macam, pengaruh, manfaat, dan contohnya.

Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan serta edukasi mendam bagi pembaca sekalian. Trimakasih, Posting terkait: • 11 Ciri Ekosistem Terumbu Karang di Laut • Pengertian Iklim Kutub, Ciri, Jenis, dan Contoh Flora Fauna • Pengetian Kerak Benua beserta Ciri-cirinya Posting pada Jenis, Kajian Geografi, Menurut Para Ahli Ditag arti letak geografis, bentuk letak geografis, contoh letak geografis, definisi letak geografis, geografis, jenis letak geografis, letak geografis, letak geografis adalah, macam letak geografis, maksud letak geografis, manfaat letak geografis, pengaruh letak geografis, pengertian letak geografis, pengertian letak geografis menurut para ahli Navigasi pos Kategori • Alam • Atmosfer • Batuan • Benua • Cabang Ilmu • Ciri • Contoh Geografi • Dampak • Geografi • Geologi • Hidrologi • Hutan • Iklim • Ilmu Sosial • Jenis • Kajian Geografi • Klasifikasi • Konsep • Lainnya • Lingkungan • litosfer • Manfaat • Menurut Para Ahli • Negara • Objek Studi Geografi • Penduduk • Penelitian • Sejarah Geografi • Tanah • Unsur
tirto.id - Konsep wilayah dan tata ruang di Indonesia dipelajari lebih dalam di studi Geografi kelas 12.

Dalam kajian geografi, pengertian wilayah adalah kesatuan objek dan kesatuan manusia yang mempunyai karakteristik sama, sehingga dibedakan dengan wilayah lain. Setiap wilayah memiliki ciri khas tersendiri. Wilayah dapat dibedakan dengan ruang. Dalam Modul Geografi Tema 11 Kelas XII: Tata Ruang Kehidupan (Kemendikbud, 2020), definisi ruang adalah tempat yang memiliki batas geografi yang terdiri dari sebagian permukaan bumi, lapisan tanah di bawahnya, dan lapisan udara di atasnya.

Jika disederhanakan, ruang adalah wadah, sedangkan wilayah meliputi semua yang ada di dalam ruang. Dengan demikian, ruang dan wilayah adalah satu kesatuan.

Dalam wilayah ada interaksi antarpenghuni ruang. Baca juga: Penjelasan Apa Itu Geografi, Para Ahli dan Cabang Ilmunya Konsep Wilayah Konsep wilayah adalah bagian bumi yang bisa dibedakan melalui karakteristik tertentu dari bagian permukaan bumi lainnya.

Karena memiliki ciri tersendiri, maka setiap wilayah dapat dibedakan dengan wilayah lainnya menurut aspek-aspek geografinya. Contohnya, wilayah pantai akan berbeda dengan wilayah pegunungan.

Dalam e-modul Geografi Kelas XII (Kemendikbud 2019) disebutkan, menurut pakar geografi Richardson, Hagget, Cliff, dan Frey, wilayah dibagi menjadi 3 jenis yaitu wilayah formal, wilayah fungsional, dan wilayah vernakuler. Wilayah formal adalah wilayah yang punya karakter khas dan homogen. Artinya, di wilayah tersebut memiliki satu ciri khas saja baik secara fisik atau sosial. Sifat wilayah ini statis dan perlu setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari lama untuk mengubah sifat utamanya.

Wilayah formal dapat dibedakan berdasarkan pengertian internasional dan pengertian nasional. Dalam definisi wilayah formal internasional, wilayah formal adalah wilayah yang meliputi negara yang punya kesatuan alam dan manusia. Sementara itu, wilayah formal dalam pengertian nasional adalah bagian wilayah sebuah negara, yang punya kesatuan alam dan manusia. Contoh wilayah formal berdasarkan kriteria fisik adalah: 1. Wilayah pegunungan kapur (karst) 2. Wilayah rawa-rawa 3. Wilayah hutan tropis 4.

Wilayah beriklim tropis 5. Wilayah pegunungan 6. Wilayah vegetasi mangrove. Sementara itu, wilayah formal berdasarkan sosial-budaya bisa diidentifikasi berdasarkan suku atau etnis penduduk yang menghuninya, kegiatan ekonomi masyarakatnya, dan lain sebagainya. Contoh wilayah formal berdasarkan kriteria sosial-budaya adalah: 1. Wilayah suku asmat 2. Wilayah industri tekstil 3. Wilayah pertanian sawah basah 4. Wilayah pertanian ladang tadah hujan 5.

Wilayah ekonomi khusus (seperti di Batam) 6. Wilayah perkebunan sawit. Wilayah fungsional adalah suatu kawasan yang difungsikan, menurut jenis dan kekhususan, menjadi sebuah wilayah yang saling berhubungan satu sama lain. Misalnya kota, kecamatan, dan sebagainya. Namun, kerap pula interaksi ini berkaitan dengan urusan ekonomi dan sering terjadi di pusat wilayah. Wilayah-wilayah sekitarnya mendukung kegiatan di wilayah pusat. Contoh wilayah fungsional di Indonesia adalah Jabodetabek yang merupakan sebuah kawasan aglomerasi meliputi DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Jakarta berperan sebagai pusat, Bodetabek berfungsi menjadi wilayah belakang atau hinterland. Jabodetabek disebut sebagai wilayah fungsional karena, meski secara fisik berlainan, ada keterhubungan atau bisa disebut pula ketergantungan antara DKI Jakarta dengan kawasan Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Keterhubungan secara fungsional antara DKI Jakarta dan Bodetabek terlihat dari derasnya arus mobilitas warga di antara daerah-daerah itu, yang polanya bergerak dari periferi ke pusat dan sebaliknya.

Terakhir, wilayah vernakuler dilihat berdasarkan keberadaan wilayah itu dalam pikiran banyak orang. Wilayah ini muncul karena persepsi, seperti adanya istilah Bogor Kota Hujan, Bandung Kota Kembang, Solo Kota Batik, dan sebagainya.

Baca juga: Ruang Lingkup Ilmu Pengetahuan Geografi dan Penjelasannya Konsep Tata Ruang Tata ruang berkaitan erat dengan konsep pengembangan wilayah. Penataan ruang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pembangunan dan upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Ahli tata ruang Ruslan Diwiryo mengatakan penataan ruang memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan wilayah dan kota yang berkelanjutan.

Dengan demikian, hal tersebut menciptkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Dalam Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2011 disebutkan ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara. Di dalamnya termasuk ruang di dalam bumi sebaga satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk hidup lain, melakukan kegiatan dan memelihara kelangsungan hidup.

Perencanaan tata ruang di Indonesia dibagi menjadi 3 jenis yaitu perencanaan tata ruang wilayah nasional, perencanaan tata ruang wilayah provinsi, dan perencanaan tata ruang wilayah kabupaten atau kota.Artikel ini akan menjelaskan tentang letak astronomis dan geografis di Indonesia serta pengaruhnya terhadap iklim dan pembagian zona waktu di Indonesia.

-- Kamu tahu nggak sih, bagi kamu yang tinggal di Indonesia, seharusnya merasa beruntung, lho! Kenapa begitu?

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Soalnya, negara kita berada di wilayah yang strategis. Nah, kalau dilihat dari letak geografisnya, Indonesia berada di antara Benua Australia dan Asia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Sementara itu, kalau secara astronomis, Indonesia terletak di 6 o LU (Lintang Utara) - 11 o LS (Lintang Selatan) dan 95 o BT (Bujur Timur) - 141 o BT (Bujur Timur). Tunggu, tunggu, memangnya, letak geografis dan letak astronomis itu apa sih? Yuk, kita bahas satu per satu! Letak Geografis dan Letak Astronomis Letak geografis adalah letak suatu daerah yang dilihat dari kenyataannya di bumi, dan menentukan pula letak posisi antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Sementara itu, l etak astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Apakah kamu sudah mengetahui apa itu garis lintang dan garis bujur? Garis lintang adalah garis khayal pada peta atau globe yang sejajar dengan garis khatulistiwa.

Sedangkan, garis bujur adalah garis khayal pada peta atau globe yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan bumi. Baca juga: Distribusi Potensi Wilayah Indonesia yang Harus Kamu Ketahui Nah, tentunya, letak geografis dan astronomis ini memberikan pengaruh bagi Indonesia. Apa saja kah itu? Pengaruh Letak Geografis Indonesia Tentu kamu tau, kan, bahwa Indonesia memiliki keragaman budaya dalam bidang seni, bahasa, peradaban, dan agama.

Hal ini disebabkan oleh letak geografis Indonesia yang berada di cross position. Maksud dari cross position ini adalah Indonesia berada di antara persilangan dari dua benua dan dua samudra, yaitu Benua Asia ke Benua Australia dan Samudra Hindia ke Samudra Pasifik.

Selain itu, Indonesia banyak memiliki mitra dagang dengan negara-negara sekitar karena lokasi yang strategis dan kegiatan perdagangan pun meningkat. Selain itu, pengaruh letak geografis Indonesia menyebabkan negara kita memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari ini dipengaruhi oleh pergerakan angin musim antar wilayah sekitar.

Baca juga: Mengenal Macam-Macam Potensi Sumber Daya Alam Pengaruh Letak Astronomis Indonesia Letak astronomis Indonesia yang berada pada 6 o LU (Lintang Utara) - 11 o LS (Lintang Selatan) dan 95 o BT (Bujur Timur) - 141 o BT (Bujur Timur), memiliki dua dampak yang berbeda.

Hmm. apa saja, ya? Dampak garis lintang Indonesia menyebabkan Indonesia berada di wilayah beriklim tropis, karena wilayah yang masuk ke dalam iklim tropis akan memiliki garis lintang antara 0 - 23,5 o LU dan 0 - 23,5 o LS. Indonesia yang beriklim tropis akan memiliki ciri-ciri sebagai berikut: • curah hujan tinggi • terdapat hutan hujan tropis yang luas • sinar matahari sepanjang tahun • kelembaban udara yang tinggi Baca juga: Macam-Macam Dampak Interaksi Antarruang Sementara itu, Indonesia berada di garis bujur 95 o BT (Bujur Timur) - 141 o BT (Bujur Timur).

Letak ini menyebabkan Indonesia memiliki tiga zona waktu, yaitu: Waktu Indonesia bagian Barat (WIB) Daerah yang berada di Indonesia bagian barat memiliki selisih waktu +7 terhadap GMT ( Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayahnya antara lain Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Madura, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) Wilayah Indonesia tengah memiliki selisih waktu +8 terhadap GMT ( Greenwich Mean Time).

Wilayah-wilayahnya antara lain Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) Indonesia bagian timur memiliki selisih waktu +9 terhadap GMT ( Greenwich Mean Time).

Wilayah-wilayahnya antara lain Kepulauan Maluku, Papua, Papua Barat, dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Masing-masing zona waktu tersebut memiliki selisih satu jam dengan zona waktu di sebelahnya. Sebagai contoh, kalau di Jakarta itu pukul 07.00 WIB, maka di Bali adalah pukul 08.00 WITA.

Sedangkan, di wilayah Papua itu pukul 09.00 WIT, selisih dua jam dari WIB dan satu jam dari WITA. Jadi, sudah paham materi mengenai letak geografis dan astronomis indonesia, kan?

Kalau kamu ingin mendalami lebih lanjut, kamu bisa belajar dengan video belajar interaktif, dengan tutor yang sangat berpengalaman. Caranya, tinggal instal aplikasi Ruangguru, terus langganan ruangbelajar deh! Referensi: Suciati, Iwan Setiawan, Ahmad Mushlih, dan Dedi. 2014. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Sosial Edisi Revisi 2014 untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Artikel ini diperbarui pada 7 Desember 2021. Ruangguru Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan.

Ruangguru mengembangkan berbagai layanan belajar berbasis teknologi, termasuk layanan kelas virtual, platform ujian online, video belajar berlangganan, marketplace les privat, serta konten-konten pendidikan lainnya yang bisa diakses melalui web dan aplikasi Ruangguru.
LETAK ASTRONOMIS, GEOGRAFIS, GEOLOGIS INDONESIA – Letak astronomis Indonesia adalah letak negara Indonesia secara astronomis.

Letak astronomis sendiri terkadang juga disebut letak matematis karena menggunakan koordinat garis lintang dan bujur untuk mengetahui posisi suatu wilayah.Lalu bagaimana Pengertian Letak Geografis dan geologis, simak lebih lanjut Daftar Isi • Pengertian Letak Geografis • Letak Geografis Indonesia • Keuntungan Letak Geografis Indonesia dalam Berbagai Bidang • Pengertian Letak Astronomis • Pengaruh Letak Astronomis Indonesia • Keuntungan Letak Astronomis Indonesia • Pengertian Letak geologis • Pengaruh Letak Geologis Indonesia Pengertian Letak Geografis Letak geografis adalah posisi keberadaan sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya dimuka bumi.

Letak geografis biasanya di batasi dengan berbagai fitur geografi yang ada di bumi dan nama daerah yang secara langsung bersebelahan dengan daerah tersebut. Fitur bumi yang dimaksud disini contohnya seperti benua, laut, gunung, samudera, gurun, dan lain sebagainya.

Robert Kaplan, seorang analist geopolitik dari amerika serikat menyebutkan bahwa letak geografis suatu wilayah (negara) secara luas akan menjadi determinan yang mempengaruhi berbagai peristiwa yang lebih daripada apa yang pernah terjadi sebelumnya.

Disini jelas yang dimaksudkan adalah bahwa letak geografis sangat menentukan masa depan dari suatu negara dalam melakukan hubungan internasional.

Letak Geografis Indonesia Berdasarkan penjelasan diatas maka ditetapkan bahwa letak geografis indonesia adalah sebagai berikut: • Indonesia terletak diantara 2 benua yaitu Benua Australia dan Benua Asia. Benua Asia berada di sebelah Utara Indonesia dan Benua Australia berada di sebelah Selatan Indonesia.

• Indonesia terletak diantara 2 samudera, yaitu samudera pasifik dan samudera Hindia. Samudera pasifik berada disebelah Timur Indonesia dan Samudera Hindia berada di sebelah Barat Indonesia. Keuntungan Letak Geografis Indonesia dalam Berbagai Bidang 1. Bidang Ekonomi Karena Indonesia letaknya strategis dan menjadi kemudian lintas perniagaan dunia sampai-sampai hal ini menjadi keuntungan untuk Indonesia dalam bidang ekonomi.

Dimana pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia sangatlah penting, sebab sumber daya alamnya paling melimpah laksana dalam bidang pertanian yang bisa menghasilkan sekian banyak jenis bahan pangan laksana beras, sayur-sayuran, buah-buahan dan budidaya tumbuhan jenis langka yang bisa dimanfaatkan dalam pekerjaan ekspor impor.

Potensi Indonesia dalam bidang pertanian ini sebab letak negara Indonesia yang berada di distrik subur dan mempunyai iklim tropis sampai-sampai sangat menyokong dalam sektor pertanian laksana dapat menambah kesuburan tanah, potensi berikut yang menjadikan Indonesia mendapat julukan sebagai “kolam susu”, dimana pada masing-masing jenis tumbuhan yang tumbuh di Indonesia mayoritas tumbuh setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari subur dan menghasilkan uang.

Dalam bidang perhutanan Indonesia mempunyai wilayah yang luas dalam urusan perhutanan. Hutan di Indonesia sangatlah luas dan pun adalahhutan tropis terbesar ketiga di dunia sesudah Brazil dan Zaire. Fungsi hutan ini tidak lain ialah sebagai paru-paru dunia dan pun untuk mengontrol iklim global. Salah satu yang bisa dimanfaatkan dari hutan tersebut ialah kayunya, pemungutan kayu itu dengan memakai sistem tebang pilih dengan teknik menjaga kelestarian hutan, dimana urusan ini bisa dijadikan negara untuk meningkatkan devisa negara dengan mengekspor hasil hutan tersebut.

Dalam bidang kelautan Indonesia dinamakan sebagai negara Maritim dengan mempunyai laut yang lumayan luas dengan keanekaragaman hayati di laut yang cukup tidak sedikit sehingga bisa memanfaatkan hasil laut laksana ikan guna di ekspor terbit negeri. Di samping hasil laut, laut di Indonesia pun berpotensi guna dijadikan sebagai wisata bahari. Perlu diketahui bahwa hasil laut Indonesia ini digemari oleh sejumlah negara dunia, sampai-sampai hal ini pastinya akan menambah ekonomi negara.

2. Bidang Transportasi Indonesia yang adalahlalu lintas perniagaan internasional pastinya menerima akibat dari penambahan transportasi canggih dari negara maju. Dalam urusan ini transportasi laut dan udara adalah pilar utama dalam perniagaan dunia, maka dari tersebut Indonesia dapat mengerjakan transaksi pembelian perangkat transportasi untuk kebutuhan negaranya dan pun keperluan dalam perniagaan internasional laksana dalam halnya pembelian kapal, pesawat dan lain-lain.

Selain tersebut juga mesti menambah transportasi domestik untuk memaksimalkan ekspedisi barang atau hasil pertanian dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Tidak melulu untuk menambah perdagangan saja, bakal tetapi pun meningkatkan transportasi mengarah ke tempat wisata di Indonesia. 3. Bidang Komunikasi Dalam bidang komunikasi Indonesia mempunyai keuntungan lewat semua pedagang asing yang masuk. Dimana penduduk Indonesia mayoritas memang dituntut guna dapat berkata bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang sangat urgen dalam sekian banyak hal.

Tentunya dengan adanya saudagar asing yang masuk yang barangkali menawarkan kerjasama dalam sebuah bidang yang menguntungkan setiap pihak, urusan ini butuh dimanfaatkan sebab dapat memunculkan adanya hubungan internasional yang baik serta dapat meningkatkan relasi kerja dengan negara dunia yang lainnya.

Selain tersebut Indonesia pun akan mendapat mengalaman guna berbahasa asing lainnya laksana belajar bahasa Jepang, Jerman, Perancis dan beda sebagainya.

Baca : Pengertian Kewirausahaan Tujuan Asas Manfaat Menurut Para Ahli 4. Bidang Sosial Budaya Indonesia yang mempunyai keanekaragaman adat dan kebiasaan inilah yang bisa dimanfaatkan guna menunjukkan untuk dunia bahwa Indonesia ini mempunyai keistemewaan tersendiri.

Akan tetapi kebiasaan yang masuk ke Indonesia ketika ini sudah tidak sedikit terutama kebiasaan Barat, kebiasaan yang masuk ke Indonesia bakal dipelajari terlebih dahulu lalu lantas digabungkan dengan kebiasaan masyarakat sekitar sampai-sampai tercipta akulturasi antara kebiasaan lokal dengan kebiasaan asing. Hal berikut yang menjadi keistimewaan dari kebiasaan Indonesia yang bisa menerima dan mengembangkan kebiasaan asing menjadi lebih baik.

Dengan demikian penyebaran kebiasaan di Indonesia menjadi mudah dilaksanakan dan pastinya dengan tetap menjadi nilai kebiasaan lokal tanpa menguranginya. 5.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Bidang Pariwisata Keindahan alam Indonesia dari Sabang hingga Merauke tidak butuh diragukan lagi. Sebab di masing-masing wilayah di Indonesia ini mempunyai keindahan dan keistimewaan yang tidak terdapat di negara lain. Maka dari tersebut Indonesia bisa memanfaatkan keindahan alam itu untuk lebih di simaklah di eksplor untuk unik wisatawan luar negeri yang berangjangsana ke negara ini. Salah satunya ialah dengan menetapkan sejumlah tempat destinasi wisata utama di Indonesia yang estetis dan harganya terjangkau, di antara yang telah terkenal sampai saat ini ialah wisata di Bali yang mempunyai sejuta keindahan alam tersendiri.

Indonesia pun dapat memanfaatkan lautnya yang pun mempunyai keindahan yang tak terduga sebab laut Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati dan ekosistem air laut yang masih terjaga sampai saat ini.

Seperti laut Selatan Jawa yang bisa dijadikan sebagai lokasi untuk snorkeling atau sebatas untuk merasakan sunset maupun keindahan pantainya.

Tidak melulu laut saja, namun Indonesia yang memiliki tidak sedikit pegunungan aktif serta lingkungannya yang asri ini pun dapat dijadikan lokasi tujuan wisata hiking. Banyak gunung-gunung di Indonesia yang didaki oleh wisatawan luar negeri maupun anak bangsa laksana Puncak Jayapura yang paling tinggi, Gunung Andong, Gunung Kerinci, Gunung Lawu, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Prau, Gunung Semeru, Gunung Tangkuban Perahu dan beda sebaginya Pengertian Letak Astronomis Letak astronomis adalah letak suatu wilayah dilihat dari posisi garis bujur dan garis lintang.

Garis bujur merupakan garis khayal/imajiner yang menghubungkan Kutub Selatan dan Kutub Utara bumi (secara vertikal). Garis bujur membagi bumi menjadi 2 bagian besar yaitu belahan bumi bagian Barat biasa disebut dengan Bujur Barat dan belahan bumi bagian Timur biasa disebut dengan Bujur Timur. Konferensi Meridian Internasional (1884) menetapkan posisi nol derajat yang menjadi garis dasar pembagi Bujur Barat dan Bujur timur jatuh di Kota Greenwich, Inggris.

Titik nol derajat yang berada di kota Greenwich inilah yang disebut dengan garis meridian utama universal (titik nol bujur) atau biasa disebut dengan istilah garis meridian. Selanjutnya, garis meridian (nol derajat bujur) ini ditetapkan sebagai titik awal perhitungan waktu internasional yang biasa kita kenal dengan istilah Greenwich Mean Time (GMT).

Bahwa letak astronomis Indonesia berada pada koordinat 95 derajat Bujur Timur hingga 141 derajat Bujur Timur, dan juga antara 6 derajat Lintang Utara sampai dengan 11 derajat Lintang Selatan. Penulisan letak astronomis Indonesia juga bisa setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari menjadi 6 derajat LU – 11 derajat LS dan 95 derajat BT – 141 derajat BT. Dimana letak astronomis Indoensia ini membawa pengaruh dan keuntungan tersendiri bagi bangsa yang besar ini.

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia 1. Temperatur Indonesia yang Tinggi Temperatur atau suhu udara ialah panas dan dinginnya udara di distrik itu. Suhu udara bisa diukur memakai termometer. Indonesia mempunyai temperatur rata-rata yang termasuk tinggi, yaitu 28°C. Temperatur yang sangat tinggi dapat menjangkau 34°C yang terjadi ketika pukul 15.00. Suhu udara sangat rendah tidak cukup lebih 23°C yang terjadi ketika pukul 06.00.

Suhu udara di satu wilayah tidaklah serupa dengan wilayah yang lain. Contohnya Bogor dan Puncak mempunyai suhu udara yang lebih dingin dikomparasikan dengan suhu udara di Jakarta. Hal itu dapat terjadi dampak letak Bogor dan Puncak yang lebih tinggi daripada Jakarta.

Makin tinggi letak sebuah tempat, semakin rendah atau dingin udaranya. Sebaliknya, semakin rendah sebuah tempat, suhunya semakin panas. Tempat-tempat yang memiliki elevasi lebih dari 4.200 meter di atas permukaan air laut, mayoritas permukaannya tertutupi salju. Sebagai contoh ialah daerah puncak Pegunungan Jayawijaya di Provinsi Papua Barat yang tidak jarang kali ditutupi oleh salju.

2. Curah Hujan yang Tinggi Baca : Daftar Nama Ilmiah Latin Hewan dari A-Z Curah hujan ialah jumlah volume air hujan yang jatuh di sebuah tempat di ketika tertentu. Curah hujan di negara Indonesia seringkali termasuk dalam kelompok yang tinggi. Daerah-daerah yang mempunyai curah hujan tinggi, antara lain ialah Geumpang, Sibolga, Indarung, Bogor, Ciater, Wonosobo, dan Putussibau. Terdapat pun tempat yang memiliki tingkat curah hujan yang rendah, laksana Palu, kota Lombok di pesisir unsur timur Pulau Lombok, dan Waingapu.

3. Terjadinya Hujan Zenithal atau Equator Suhu udara yang paling tinggi menyebabkan terjadinya hujan zenithal atau yang dikenal dengan sebutan hujan equator. Hujan zenithal atau equator ialah hujan yang hadir dikarenakan udara yang naik sebab adanya temperatur yang tinggi. Hujan jenis ini seringkali terjadi di wilayah tropis antara 23,5 derajat LU-23,5 derajat LS. Oleh karena itu, terkadang dinamakan sebagai hujan naik tropis.

Arus konveksi menciptakan uap air di ekuator naik secara vertikal sebab adanya pemanasan air laut yang terjadi secara terus menerus. Kemudian terjadilah kondensasi atau turunnya hujan. Hal tersebut yang menciptakan hujan zenit terkadang pun disebut sebagai hujan equator. Nama hujan zenithal diserahkan karena hujan jenis ini bakal terjadi pada ketika matahari melalui zenith lokasi itu. Semua lokasi di distrik tropis kira-kira mendapat dua kali hujan zenithal dalam satu tahun.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

4. Pelapukan Batu Tergolong Cepat Proses pelapukan bebatuan di Indonesia tergolong dalam kelompok yang paling cepat. 5. Melimpahnya Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman hayati yang begitu melimpah dikomparasikan dengan wilayah-wilayah lainnya.

Hal ini sebab hutan-hutan di Indonesia sangatlah subur sehingga dapat menyediakan makanan guna beraneka aneka makhluk yang hidup didalamnya. Di tambah luasnya distrik perairan bangsa ini yang menjadi lokasi tinggal untuk berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Sehingga anda patut bersyukur untuk Tuhan yang Maha Esa atas karunianya yang besar ini. 6.

setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari

Masyarakat yang Khas Munculnya fenomena sosial yang terlampau khas gara-gara diprovokasi oleh proses adaptasi masyarakat dengan iklim tropis. Salah satu contoh karakteristik masyarakat yang hidup pada iklim tropis ialah kebanyakan masyarakat Indonesia yang bekerja sebagai petani dan peternak. Semua ini diakibatkan karena anda mempunyai iklim yang menyokong untuk menanam sekian banyak macam tumbuhan dan memelihara sekian banyak macam fauna ternak.

7. 3 Zona Waktu Pengaruh letak astronomis Indonesia yang ketujuh ialah terbaginya distrik Indonesia ke dalam 3 zona waktu, yakni Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WIT) setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari Waktu Indonesia Timur (WIT).

Pembagian zona masa-masa di Indonesia ini telah memiliki kekuatan hukum semenjak dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 41 tahun 1987, dan semenjak 01 Januari 1988 pembagian zona masa-masa di Indonesia telah ditata sebagai berikut: • Waktu Indonesia Barat (WIB) meliputi tempat Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, dan kalimantan Tengah. Waktu didaerah berikut memiliki perbedaan 7 jam (lebih awal) bareng Greenwich Mean Time (GMT).

• Waktu Indosesia Tengah (WITA) meliputi tempat Kalimanatan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, Timor Timur (sudah desintegrasi), dan Sulawesi. Waktu didaerah berikut memiliki perbedaan 8 jam (lebih awal) bareng Greenwich Mean Time (GMT). • Waktu Indosesia Timur (WIT) meliputi tempat Maluku dan Irian Jaya (sekarang udah berubah nama jadi Papua).

Waktu didaerah berikut memiliki perbedaan 9 jam (lebih awal) bareng Greenwich Mean Time (GMT). Berdasarkan unsur pas diatas, dapat kita tarik benang merah bahwa perbedaan masa-masa antara WIB dan WITA ialah 1 jam, WITA dan WIT ialah 1 jam, dan WIB dan WIT ialah 2 jam.

Jadi misalkan bila di Bandung menunjukan pukul 07.00 WIB, berarti di Manado pukul 08.00 WIB dan di Merauke pukul 09.00 WIT. Keuntungan Letak Astronomis Indonesia Setelah Anda memahami pengaruh letak astronomis, selanjutnya akan dibicarakan mengenai deviden dari letak astronomis negara anda ini.

Berikut sejumlah keuntungan yang diperoleh Indonesia menurut letak astronomisnya. • Tidak Memiliki Iklim Musim Dingin Musim dingin di sejumlah negara lain bakal terasa betul-betul merepotkan. Sebab saat musim dingin mendarat tentunya memerlukan persiapan tambahan tak hanya dari baju saja namun pun dari persediaan makanan. Kebetulan Indonesia sedang di iklim tropis yang mana hanya ada 2 musim ialah hujan dan kemarau.

• Memiliki Suhu yang Relatif Hangat Sebab berada di sekitar dengan garis khatulistiwa, Indonesia memiliki temperatur yang ingin hangat hingga panas. Namun walaupun demikian Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang lebat sampai-sampai hawa panas tak akan terlampau terasa.

• Memiliki Curah Hujan Tinggi Dengan tingkat curah hujan yang tinggi, karenanya nyaris seluruh tanaman yang ada bisa ditanam di Indonesia.

Ditambah lagi Indonesia mempunyai tidak sedikit vulkanik yang mana hasil dari letusan gunung urusan yang demikian di masa lampu cakap menyuburkan semua tanah yang ada.

• Terdapat Banyak Hutan Tropis Baca : Pengertian Sejarah Dasar Permainan Olahraga Bridge Sebab sedang di iklim tropis, Indonesia memiliki tidak sedikit sekali hutan hujan tropis. Malah hutan yang terdapat di Indonesia menjadi hutan yang sungguh-sungguh berdampak kedua setelah hutan Amazon dalam menyuplai gas O2 di bumi. • Flora dan Fauna yang Beranekaragam Profit sedang di Indonesia dengan letak astronomis yang strategis merupakan membikin Indonesia menjadi wilayah atau habitat tidak sedikit sekali hewan ataupun tumbuhan.

Tentu ini membuat Indonesia memiliki keragaman tumbuhan dan fauna. Iklim tropis pun menjadi wilayah yang sangat nyaman untuk binatang guna menetap dan bertahan hidup.

• Menjadi Tempat Wisata Untuk Turis Mancanegara Bagi mereka yang sedang di negara subtropis, sekali-sekali mereka bercita-cita merasakan berada di negara yang memiliki iklim tropis. Nah, kebetulan Indonesia memiliki iklim tropis dan pun memiliki tidak sedikit sekali tujuan tamasya yang cakap memanjakan semua pelancong asing.

Pengertian Letak geologis • Letak geologis adalah letak suatu daerah berdasarkan struktur dan komposisi batuan atau bentuk muka atau bagian dalam bumi yang ada di daerah itu.

Berdasarkan letak geologisnya, keadaan Indonesia antara lain seperti berikut ; • Indonesia terletak pada pertemuan deretan Pegunungan Muda Sirkum Pasifik dan Pegunungan Mediterania.

Akibatnya, di Indonesia banyak dijumpai gunung api dan pusat-pusat gempa. Akibat kegiatan gempa dan vulkanisme, di Indonesia banyak ditemukan sumber daya bahan galian, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara dan timah. Sumber daya bahan galian (mineral) merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai komoditas perdagangan dan industri yang juga komoditas ekspor.

• Indonesia terbagi ke dalam tiga daerah, yaitu daerah Dangkalan Sunda (meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan pulau-pulau kecil di seputarnya), daerah Dangkalan Laut Dalam (meliputi Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya), dan daerah Dangkalan Sahul (meliputi Kep. Aru, Pulau Irian, dan pulau-pulau di sekitarnya). Dangkalan Laut Dalam dan Dangkalan Sahul dipisahkan oleh garis Wallacea di Selat Makassar dan Selat Lombok.

• Indonesia memiliki berbagai jenis tanah yang tersebar mulai dari daratan rendah sampai dengan daerah pegunungan. Jenis-jenis tanah tersebut antara lain tanah aluvial (hasil endapan erosi di sekitar sungai), tanah vulkanik (berasal dari pelapukan abu vulkanik), tanah gambut (tanah di daerah yang selalu digenangi air), tanah humus (hasil pembusukan bahan-bahan organik) dan lain-lain.

Pengaruh Letak Geologis Indonesia Peristiwa tektonik yang cukup aktif selain berpotensi menimbulkan bencana alam, juga menguntungkan bagi Indonesia dengan banyak terbentuknya Sedimentary Basin (cekungan sedimen).

Cekungan ini menampung sedimen yang selanjutnya menjadi batuan induk maupun batuan reservoir hydrocarbon yang menyimpan kandungan minyak bumi di dalamnya. Pengaruh letak geologis Indonesia terhadap kondisi tanah dan penampakan alam adalah sebagai berikut : • Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.

terutama di wilayah barat. Hal ini disebabkan oleh wilayah barat dilalui oleh rangkaian sirkum pegunungan mediterania. Sirkum mediterania terdiri dari rangkaian pegunungan api yang masih muda, sehingga lebih berpotensi untuk aktif. • Laut di Indonesia bagian barat merupakan laut dalam. Sedangkan wilayah tengah dan timur terdiri dari lautan yang dangkal. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geologis Indonesia yang dilalui oleh dangkalan Sunda dan Dangkalan Sahul. Selain itu juga terdapat wilayah di Indonesia yang terletak diantara dua dangkalan tersebut (Australia-Asiatis).

• Wilayah Indonesia menyimpan banyak tambang dan mineral seperti emas, perak dan besi. Hal ini dikarenakan banyak terdapat cekungan sedimen (sedimentary basin) yang disebabkan aktifitas tektonik di wilayah Indonesia.

Cekungan sedimen mengakomodasikan sedimen yang dapat berubah menjadi batuan lain. Hal ini menyebabkan terjadinya endapan mineral. • Wilayah Indonesia termasuk daerah “rawan bencana”. Di Indonesia sering terjadi gempa bumi tektonik ataupun gempa bumi vulkanik yang disebabkan aktivitas geologis. • Pegunungan di Indonesia merupakan rangkaian dari pegunungan muda sirkum mediterania (wilayah barat) dan sirkum pasifik di wilayah timur.

• Di Indonesia terdapat banyak jenis tanah untuk pertanian dan perkebunan. Hal ini juga disebabkan oleh aktivitas gunung merapi yang menghasilkan tanah vulkanik. Tanah vulkanik mengandung banyak unsur hara yang menjadi indikator kesuburan tanah. • Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, baik flora maupun faunanya.

Bahkan di Indonesia juga terdapat banyak flora dan fauna endemik yang menjadi flora dan fauna ynag dilindungi. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh dua dangkalan yang melalui wilayah Indonesia. • Sering muncul gunung api di tengah laut. Terutama di wilayah barat Indonesia yang dilalui sirkum Mediterania. Gunung api muda yang masih aktif ini juga terdapat di tengah laut dan terus “berkembang”.

Recent Posts • Pengertian Jujur Contoh Jujur sifat manfaat jujur • Pengertian Manfaat Fungsi Jenis lembaga keuangan • cara mengembalikan file yang terhapus di flashdisk • Cara Menyimpan Status Whatsapp WA Termudah Tanpa Aplikasi • 6 Smart TV Terbaik Ini Punya Fitur Melimpah, Ini Dia Rekomendasinya • pengertian ide pokok bacaan fungsi cara menentukan ide pokok • cara registrasi kartu telkomsel • 7 Rekomendasi AC Terbaik Hemat Energi Setiap wilayah memiliki koordinat geografis koordinat geografis sebuah wilayah dapat dilihat dari Tahan Lama • Cara melihat IP komputer Laptop Smartphone • Kamus Translate Bahasa Madura Online
• Аԥсшәа • Acèh • Afrikaans • Alemannisch • አማርኛ • Aragonés • العربية • الدارجة • مصرى • অসমীয়া • Asturianu • Авар • अवधी • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Basa Bali • Boarisch • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • भोजपुरी • বাংলা • Brezhoneg • Bosanski • Буряад • Català • Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄ • Нохчийн • Cebuano • کوردی • Čeština • Чӑвашла • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Dolnoserbski • डोटेली • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Võro • Français • Arpetan • Furlan • Frysk • Gaeilge • Gàidhlig • Galego • Avañe'ẽ • Bahasa Hulontalo • ગુજરાતી • Gaelg • 客家語/Hak-kâ-ngî • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Hornjoserbsce • Magyar • Հայերեն • Interlingua • Ilokano • Íslenska • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • Qaraqalpaqsha • Адыгэбзэ • Қазақша • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Kurdî • Кыргызча • Latina • Lëtzebuergesch • Ligure • Lombard • ລາວ • Lietuvių • Latviešu • मैथिली • Basa Banyumasan • Malagasy • Олык марий • Minangkabau • Македонски • മലയാളം • Монгол • मराठी • Bahasa Melayu • မြန်မာဘာသာ • مازِرونی • Nāhuatl • Napulitano • Plattdüütsch • Nedersaksies • नेपाली • नेपाल भाषा • Nederlands • Norsk bokmål • Sesotho sa Leboa • Occitan • ଓଡ଼ିଆ • Ирон • ਪੰਜਾਬੀ • Pälzisch • Polski • Piemontèis • پنجابی • پښتو • Português • Runa Simi • Română • Русский • संस्कृतम् • Саха тыла • Sardu • Sicilianu • Scots • سنڌي • Srpskohrvatski / српскохрватски • ၽႃႇသႃႇတႆး • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • ChiShona • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Sunda • Svenska • Kiswahili • Ślůnski • தமிழ் • తెలుగు • Тоҷикӣ • ไทย • Tagalog • Setswana • Türkçe • Татарча/tatarça • Удмурт • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Vèneto • Tiếng Việt • West-Vlams • Volapük • Winaray • 吴语 • მარგალური • ייִדיש • Yorùbá • 中文 • Bân-lâm-gú • 粵語 Peta Bumi yang menunjukkan garis-garis lintang (horizontal) dan bujur (vertikal) Sistem koordinat geografi digunakan untuk menunjukkan suatu titik di Bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur.

Garis lintang yaitu garis horizontal yang mengukur sudut antara suatu titik dengan garis katulistiwa. Titik di utara garis katulistiwa dinamakan Lintang Utara sedangkan titik di selatan katulistiwa dinamakan Lintang Selatan. Garis bujur yaitu vertikal yang mengukur sudut antara suatu titik dengan titik nol di Bumi yaitu Greenwich di London Britania Raya yang merupakan titik bujur 0° atau 360° yang disepakati secara internasional.

Titik di barat bujur 0° dinamakan Bujur Barat sedangkan titik di timur 0° dinamakan Bujur Timur. Suatu titik di Bumi dapat dideskripsikan dengan menggabungkan kedua pengukuran tersebut. Contohnya 7° LS 110° BT. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • (Inggris) GPS Coordinate Explanation Diarsipkan 2006-07-21 di Wayback Machine.

Kategori tersembunyi: • Templat webarchive tautan wayback • Artikel Wikipedia dengan penanda GND • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda MA • Semua artikel rintisan • Rintisan bertopik geografi • Semua artikel rintisan Maret 2022 • Semua rintisan geografi • Semua artikel geografi • Rintisan geografi Maret 2022 • Artikel geografi Maret 2022 • Halaman ini terakhir diubah pada 15 Maret 2022, pukul 16.43.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •

Cara Mendapatkan Koordinat Geografis di ArcGIS Secara Otomatis




2022 www.videocon.com