Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

bilangan bulat yang kurang dari v dan lebih dari kamu {soal akm-soal psikotes-soal matematika kelas six-soal matematika kelas 4-soal tiu cpns 2021-soal matematika kelas 5-soaplikasi tanya jawab soal biologi terhadap pertanyaan cara belajar agar cepat bisa yang sulit Saking sulitnya sampai buat kamu gugup dan panik ke level maksimal Kamu pun seketika terasa lebih dari satu nggak bisa soal pertanyaan Inst4ll aplikasi tanya jawab disini bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari soal debit kelas v dulu Tenang saja cara belajar online seluruh hal sanggup dipelajari termasuk teknik soal tanya jawab bahasa indonesia kelas 7 semester 2 menguras otak kali ini bakal mengkaji beberapa trik agar kamu dapat lebih memastikan kendati dihadapkan soal matematika fungsi kelas 8 apapun itu soal gerak parabola cara belajar dari nol yang diajukan kurang jelas jangan langsung berpikir kamu tidak sanggup karena tidak sadar Langsung saja minta klarifikasi Jawabanmu berikut soal matematika fungsi kamu adalah khusus yang pekerja keras Jawaban layaknya ini dapat kamu dapatkan sehabis membatasi apa itu Di perumpamaan jawaban ini kita mampu memandang penting untuk punyai definisimu sendiri ya sebelum saat tanya jawab soal bahasa inggris online Suatu soal zat aditif dan adiktif soal kpk dan fpb saat anda yang notabene berlatar belakang pendidikan diberi tanya jawab pelajaran pkn anda belum dulu mempelajari bidang soal matematika beserta pembahasannya Ketimbang menjawab dan menanggapi pertanyaan tentang respon dengan antusias kamu sanggup mempertajam fokus pertanyaan cara belajar fokus dari si penanya Cara memfokuskan pertanyaan adalah bersama dengan menggiring si penanya untuk mengimbuhkan pertanyaan setelah itu yang lebih enteng Hal pertama yang kudu anda laksanakan adalah bersama dengan merespon pertanyaan susah bersama dengan tanya jawab pelajaran ski cara belajar yang baik di rumah Ada sebagian pertanyaan bisa download aplikasi tanya jawab soal bersama dengan ringan Namun ada termasuk bisa saja beberapa pertanyaan yang Anda akui bahwa Anda tidak memiliki jawabannya atau tidak mendambakan menjawabnya Pertanyaan itu soal zat aditif terkait bersama fitur layaknya beberapa yang layak merupakan topik yang hangat Dalam kondisi layaknya ini memberikan jawaban yang jelas dan segera Terkadang di dalam sesi tanya jawab cara belajar yang mudah dan cepat Anda mampu memperoleh pertanyaan yang susah untuk dijawab Ingatlah bahwa presentasi adalah sistem dua arah dan penting untuk tunjukkan bahwa Anda juga belajar dari aplikasi tanya jawab soal bahasa inggris soal nilai mutlak kelas bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 kurikulum 2013 gara-gara untuk bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari apa mempunyai kasus pilihan kuliah yang sudah lewat ke urusan apalagi terkecuali anda di awalnya sudah punya pengalaman yang memadai Tapi pertanyaan ini ditunjukkan aplikasi tanya jawab soal kuliah mengetahui passion anda pada apa yang kamu memilih Ada banyak persoalan di mana latar belakang pendidikan dan type pekerjaan yang dijalani tidak ada hubungannya jadi jika anda cuma menjawab sekedarnya dalam lakukan suatu hal aplikasi tanya jawab hukum bermanfaat untuk kami menghadapi soal yasop yang menyebabkan rasa tugas mendadak dari pergantian sistem Tentunya langkah terbaik menjawabnya adalah menambahkan contoh solusi yang pernah kami melakukan bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari cara belajar efektif untuk ujian Sangat perlu cara belajar fokus sehingga makin berkembang dan menguat Ketertarikan pada satu topik kudu mengusahakan keras untuk mempertahankannya Jika Anda ingin mempelajari langkah untuk melakukannya Anda dapat mempelajari apk tanya jawab soal Terbaru • Untuk Menambahkan Slide Baru Kita Dapat Menggunakan Cara • Cara Minum Susu Prenagen Esensis Folavit Dan Natur E • Seorang Peternak Ayam Mempunyai 100 M Kawat Berduri • Tidak Menyimpan Nomor Tapi Bisa Melihat Status Wa • Kelompok Ternak Kamdomain_7 Di Purwosari Girimulyo Kulon Progo • Cara Memakai Masker Rambut Makarizo Hair Energy • Cara Menghapus Pintasan Di Layar Utama Xiaomi • Nama Kepala Dinas Peternakan Provinsi Di Yogyakarta • Cara Memindahkan Foto Dari Cd Ke Hp Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized • Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari • Diketahui bilangan bulat positif k dan bilangan bulat negatif l • Bilangan prima lebih dari 35 dan kurang dari 63 adalah • Bilangan prima lebih dari 100 dan kurang dari 110 adalah • Diketahui bilangan a dan b adalah bilangan bulat positif • Diketahui bilangan c dan d adalah bilangan bulat negatif • Hasil kali 3 bilangan bulat berurutan adalah 210 maka jumlah dari dua bilangan terkecil adalah • Jika n adalah suatu bilangan bulat negatif manakah hasil yang menunjukkan bilangan terbesar • Bilangan bulat antara 100 dan 300 yang habis dibagi 5 tetapi tidak habis dibagi 7 • Jumlah bilangan bulat antara 10 dan 60 yang habis dibagi 3 adalah • Bilangan bulat yang terletak di antara 3 dan 1 adalah • Bilangan bulat yang terletak 4 satuan kekanan dari titik negatif 2 • Urutkan bilangan bulat berikut dari yang terkecil hingga terbesar • Tentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat berikut • Jumlah tiga bilangan sama dengan 45 bilangan pertama ditambah 4 sama dengan bilangan kedua • Tulislah bilangan bulat yang menyatakan suhu 14 derajat dibawah nol • Isilah titik-titik berikut dengan bilangan bulat yang tepat • Gambarlah garis bilangan bulat yang sesuai dengan pernyataan berikut • Jika kpk dari bilangan a dan b adalah 140 maka diantara pasangan bilangan a dan b berikut adalah • Tulislah lebih dari kurang dari atau sama banyak dengan teliti
Kuis !

1. 9! × 6² 2. 52² +66² Nt : kok sekarang tidak ada pertanyaan matematika lagi Q.Tentukan Luas persegi yang mempunyai panjang sisi 15 cm !✎ Rūles Mēnjawab :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ Tolong dijawab ya kakak kakak).Diketahui jumlah kelereng yang dimiliki Dodi, Rian dan Andi adalah 100 buah. Jika perbandingan kelereng bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 adalah 3 … :2:5,maka berapa banyak kelereng yang dimiliki masing-masing.?(2).Jika dalam 4 hari Rian menghabiskan uang Rp.

100.000,00 untuk membeli makanan siangnya,maka berapa jumlah yang dihabiskan Rian untuk makan siang selama 10 hari.?(3).Sebuah mobil menghabiskan 10 liter solar untuk menempuh jarak 100 km. Banyak solar yang diperlukan mobil itu untuk menempuh jarak 400 km adalah.?(4).Dalam waktu 2 jam sebuah mobil mampu menempuh jarak 240 km, sedangkan dengan berjalan kaki jarak 200 m bisa ditempuh dalam waktu 10 menit. Perbandingan kecepatan mobil dengan jalan kaki adalah.?(5).Sebanyak 10 orang membutuhkan waktu 100 menit untuk mendirikan sebuah tenda.

Apabila dikerjakan oleh 29 orang siswa, makan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendirikan tenda tersebut.?​ quiz72 × 49_____________________________(?) 2019 :D​ Q. 200 km + 15 hm – 21.000 m = . m✎ Rūles Mēnjawab :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ 1. Hasil dari 16+4×5 adlh 2.

Hasil dri 27×4+2 adlh 3. Hsl dri 10×10×10 adlh Jwbn: . punya ml mbr bang Q.Sebuah kaleng berbentuk balok dengan ukuran panjang 25 cm, lebar 20 cm, dan tinggi 18 cm diisi minyak goreng sampai penuh. Volume minyak goreng di d … alam kaleng adalah . cm³✎ Rūles Mēnjawab :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ 1.

2:3= 2. 1:8= 3. 3:4= 4. 5:8= 5. 3:10= 6. 5:6=7. 6:9= 8. 4:10=9. 4:9=Tolong kak ubah ke pecahan desimal #Jangan asal-asal#Jangan pakai kalkulator#Pa … kai cara kak#Jangan cuma ambil poinkalau benar follow+ jadiin jawaban tercerdas plis ya kak ​ Q.Tiga buah tangki masing-masing berisi minyak tanah 4,25 m³, 2.500 liter, dan 5.500 dm³.

Jumlah minyak tanah seluruhnya ada . liter✎ Rūles Mēnjawab … :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ Q. malam828×7=99×2=NOTE:#Yang main super suscoba kalian masukkan 2 kode rendem inidapat skin baru SUSHARIRAYA1SUSHARIRAYA2NO NGASALYES RIPORTPAK … AI CARANYA​ Q.Tentukan Luas persegi yang mempunyai panjang sisi 15 cm !✎ Rūles Mēnjawab :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ Tolong dijawab ya kakak kakak).Diketahui jumlah kelereng yang dimiliki Dodi, Rian dan Andi adalah 100 buah.

Jika perbandingan kelereng mereka adalah 3 … :2:5,maka berapa banyak kelereng yang dimiliki masing-masing.?(2).Jika dalam 4 hari Rian menghabiskan uang Rp. 100.000,00 untuk membeli makanan siangnya,maka berapa jumlah yang dihabiskan Rian untuk makan siang selama 10 hari.?(3).Sebuah mobil menghabiskan 10 liter solar untuk menempuh jarak 100 km.

Banyak solar yang diperlukan mobil itu untuk menempuh jarak bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 km adalah.?(4).Dalam waktu 2 jam sebuah mobil mampu menempuh jarak 240 km, sedangkan dengan berjalan kaki jarak 200 m bisa ditempuh dalam waktu 10 menit.

Perbandingan kecepatan mobil dengan jalan kaki adalah.?(5).Sebanyak 10 orang membutuhkan waktu 100 menit untuk mendirikan sebuah tenda. Apabila dikerjakan oleh 29 orang siswa, makan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendirikan tenda tersebut.?​ quiz72 × 49_____________________________(?) 2019 :D​ Q. 200 km + 15 hm – 21.000 m = . m✎ Rūles Mēnjawab :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ 1.

Hasil dari 16+4×5 adlh 2. Hasil dri 27×4+2 adlh 3. Hsl dri 10×10×10 adlh Jwbn: . punya ml mbr bang Q.Sebuah kaleng berbentuk balok dengan ukuran panjang 25 cm, lebar 20 cm, dan tinggi 18 cm diisi minyak goreng sampai penuh. Volume minyak goreng di d … alam kaleng adalah . cm³✎ Rūles Mēnjawab :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ 1. 2:3= 2. 1:8= 3. 3:4= 4. 5:8= 5. 3:10= 6. 5:6=7. 6:9= 8. 4:10=9. 4:9=Tolong kak ubah ke pecahan desimal #Jangan asal-asal#Jangan pakai kalkulator#Pa … kai cara kak#Jangan cuma ambil poinkalau benar follow+ jadiin jawaban tercerdas plis ya kak ​ Q.Tiga buah tangki masing-masing berisi minyak tanah 4,25 m³, 2.500 liter, dan 5.500 dm³.

Jumlah minyak tanah seluruhnya ada . liter✎ Rūles Mēnjawab … :⸙ Memakai cara penyelesaian⸙ Rapi⸙ Tidak ngasal ⸙ Good luck .​​ Q. malam828×7=99×2=NOTE:#Yang main super suscoba kalian masukkan 2 kode rendem inidapat skin baru SUSHARIRAYA1SUSHARIRAYA2NO NGASALYES RIPORTPAK … AI CARANYA​ Halo Quipperian, apa kabar?

Semoga tetap semangat belajar ya, meskipun pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Selama belajar dari rumah, pelajaran apa sih yang paling kamu sukai? Apakah kamu suka Matematika? Saat kamu mendengar istilah Matematika, jangan ciut nyali, ya. Matematika itu mudah kok untuk dipelajari, contohnya saja materi bilangan bulat yang akan dibahas Quipper Blog pada artikel kali ini. Penasaran? Yuk, ikuti pembahasan berikut! Contoh Soal 3 Pengertian Bilangan Bulat Bilangan bulat (selanjutnya disingkat menjadi bil.

bulat) adalah semua bilangan yang tidak dalam bentuk pecahan atau desimal. Artinya, semua bilangan cacah beserta negatifnya termasuk anggota bil. bulat. Adapun contohnya adalah, -5, -6, -7, -8, 8, 7, 6, 2, dan lainnya. Kira-kira, siapa penemu bilangan ini, ya? Adakah di antara Quipperian yang bisa menebaknya? Ya, dialah matematikawan asal Italia yang bernama Leonardo da Pisa atau biasa dikenal sebagai Fibonacci.

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Sejak berusia 27 tahun, Fibonacci sudah berhasil menulis buku perhitungan, lho. Apakah Quipperian tertarik mengikuti jejaknya? Jika tertarik, kamu harus lebih giat belajarnya ya!!

Jenis-Jenisnya Secara umum, bilangan ini terdiri dari tiga macam, yaitu sebagai berikut. 1. Bilangan bulat positif Bilangan bulat positif adalah bilangan yang dimulai dari angka satu dan seterusnya. Contohnya adalah 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, …, dan seterusnya. Jika diteruskan, nilainya semakin besar.

2. Bilangan bulat negatif Bilangan bulat negatif adalah bilangan yang dimulai dari angka negatif satu (-1) dan seterusnya.

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Contohnya adalah -1, -2, -3, -4, -5, -6, -7, …, dan seterunya. Jika diteruskan, nilainya semakin kecil. 3. Bilangan bulat nol Bilangan bulat nol adalah bilangan yang hanya terdiri dari angka 0.

Dari ketiga poin di atas, dapat disimpulkan bahwa bil. bulat terdiri dari beberapa jenis bilangan, yaitu bilangan cacah (0, 1, 2, 3, …, dst), bilangan asli (1, 2, 3, 4, …, dst), bilangan prima (2, 3, 5, 7, 11, …, dst), bilangan ganjil (1, 3, 5, 7, 9, …, dst), dan bilangan genap (2, 4, 6, 8, …, dst).

Operasi Hitung Secara umum, operasi hitung bilangan ini ada empat, yaitu sebagai berikut. 1. Operasi hitung penjumlahan Pada penjumlahan, berlaku beberapa sifat berikut. • Sifat asosiatif, yaitu ( a + b ) + c = a + ( b + c ) • Sifat komutatif, yaitu a + b = b + a • Unsur identitas, yaitu a + 0 = 0 + a Contoh bil.

bulat penjumlahan adalah sebagai berikut. • (2 + 5) + 4 = 2 + (5 + 4) = 11 • 6 + 7 = 7 + 6 = 13 • 8 + 0 = 0 + 8 = 8 2. Operasi hitung pengurangan Pada pengurangan tidak berlaku sejumlah sifat seperti halnya penjumlahan. Adapun sifat pengurangan adalah sebagai berikut. a – b = a + (- b ) a – (- b ) = a + b Contoh bil. bulat pengurangan adalah sebagai berikut. 12 – 20 = 12 + (-20) = -8, dengan nilai -8 tersebut adalah bilangan bulat negatif.

1 bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 (-2) = 1 + 2 = 3 3. Operasi hitung perkalian Pada perkalian, berlaku sejumlah sifat seperti berikut. • Hasil perkalian antara dua bilangan bulat atau lebih harus mengikuti ketentuan berikut. • Perkalian antarbilangan bulat positif = positif.

Contoh perkaliannya 2 x 3 = 6. • Perkalian antarbilangan bulat negatif = positif. Contoh perkaliannya (-2) x (-3) = 6. • Perkalian antara bilangan bulat positif dan negatif = negatif. Contoh perkaliannya (-2) x 3 = -6. • Sifat asosiatif, yaitu ( a x b ) x c = a x ( b x c ) • Sifat komutatif, yaitu ( a x b ) x c = a x ( b x c ) • Sifat distributif, yaitu a x ( b + c ) bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 ( a x b ) ( a x c ) 4.

Operasi hitung pembagian • Hasil pembagian antara dua bilangan bulat atau lebih, harus mengikuti ketentuan berikut. • Pembagian antarbilangan bulat positif menghasilkan bilangan positif. Contoh pembagiannya adalah 6 : 3 = 2. • Pembagian antarbilangan bulat negatif menghasilkan bilangan positif.

Contoh pembagiannya adalah (-6) : (-2) = 3. • Pembagian antara bilangan bulat positif dan negatif menghasilkan bilangan negatif. Contoh pembagiannya adalah 6 : (-2) = -3. Perlu diingat bahwa hasil bagi antara dua bil. bulat tidak selalu bil. bulat, contohnya 6 : 4 = 1,5 (angka 1,5 tidak termasuk bilangan bulat). • Tidak berlaku sifat komutatif, contohnya 6 : 3 ≠ 3 : 6.

• Tidak berlaku sifat asosiatif, contohnya (6 : 1) : 3 ≠ 6 : (1 : 3). • Jika dibagi dengan nol atau nol sebagai nilai yang dibagi, menghasilkan nilai tak berhingga dan tidak terdefinisi. Contohnya adalah sebagai berikut. • 2 : 0 = ~ dan 3 : 0 = ~sementara 2 ≠ 3 • 0 : 2 = 0 dan 0 : 3 = 0, sementara 2 ≠ 3.

Bagaimana Mengurutkan Bilangan Bulat dengan Garis? Jika Quipperian diberi sejumlah bilangan, lalu kamu diminta untuk mengurutkannya menggunakan garis bilangan, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat garis bilangan itu sendiri. Adapun contoh garis bilangan adalah sebagai berikut.

Berdasarkan garis bilangan di atas, yang termasuk bil. bulat negatif, yaitu semua bil. bulat di sebelah kiri nol (ditunjuk panah warna merah).

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Semakin ke kiri, nilai bilangannya semakin kecil. Sementara itu, yang termasuk bil. bulat positif, yaitu semua bil. bulat di sebelah kanan nol (ditunjuk panah warna biru). Semakin ke kanan, nilai bilangannya semakin besar. Untuk mengurutkan, kamu juga harus berpedoman pada garis bilangan di atas. Agar kamu tidak bingung bagaimana cara bilangan bulat diurutkan, perhatikan dua contoh soal berikut. • Urutkan bilangan -4, -8, -3, 6, 5, 7 mulai dari terkecil sampai terbesar!

• Tulislah bilangan bulat yang kurang dari 3 dan lebih dari -5. Jawaban: • Berdasarkan garis bilangan, angka yang letaknya paling kiri adalah -8 dan paling kanan adalah 7. Dengan demikian, urutannya adalah -8, -4, -3, 5, 6, 7. • Bilangan bulat yang kurang dari 3 dan lebih dari -5 adalah -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2. Cara Membandingkan Bilangan Bulat Mungkin Quipperian bertanya-tanya, bagaimana cara membandingkan bilangan bulat itu?

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Sebelumnya, kamu akan dikenalkan dengan beberapa tanda berikut. • > yang berarti lebih besar dari • < yang berarti lebih kecil dari • = yang berarti sama dengan Agar kamu semakin paham, simak contoh berikut. Suhu Kota London saat ini adalah -3 o C. Sementara itu, suhu di Kota Manchester adalah 2 o C.

Nyatakan suhu Kota London terhadap kota Manchester dalam bentuk perbandingan. Kota London = -3 o C (berada di sebelah kiri nol) Kota Manchester = 2 o C (berada di sebelah kanan nol) Artinya, suhu Kota London lebih kecil dari suhu Kota Manchester.

Secara matematis, dapat ditulis sebagai berikut. Suhu Kota London < Suhu Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 Manchester -3 o C < 2 o Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari Apakah Quipperian tahu jika materi ini dekat sekali dengan kehidupan kamu sehari-hari?

Contoh bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari bisa kamu temukan saat membeli lampu, televisi, kulkas, HP, komputer, kipas angin, telur, dan lainnya. Saat kamu membeli barang-barang di atas, pasti kamu akan mengatakan “Pak, beli 2 lampu atau 2 TV atau 2 komputer” karena tidak mungkin kamu mengatakan “Pak, beli 2,5 lampu atau 2,5 TV atau ¼ komputer”.

Apakah Quipperian sudah paham dengan materi kali ini? Agar pemahamanmu semakin terasah, coba kerjakan contoh soal berikut ini. Contoh Soal 1 Perhatikan pernyataan berikut.

• Andi memiliki uang Rp20.000. Uang itu ia gunakan untuk membeli beras 2,5 kg. Ternyata harga beras per kilonya adalah Rp10.000. Mengingat jarak antara rumah Andi dan toko beras jauh, akhirnya Andi memutuskan berhutang dahulu terkait kekurangannya. • Hani melelehkan es batu pada suhu ruang 20 o C. Jika suhu es batu mula-mula -1 o C, tentukan selisih suhu ruang dan es batu. • Di suatu permainan terdapat ketentuan skor seperti berikut. • Jika menang mendapatkan skor 5. • Jika kalah mendapatkan skor -2.

• Jika seri mendapatkan skor 0. • Permainan Jojo menang satu kali, seri 3 kali, dan kalah 2 kali. • Pak Hasan memiliki 5 hektar kebun jeruk. Setiap 2 hektar kebun membutuhkan pupuk 30 kg pupuk.

Jika persediaan pupuk Pak Hasan 82,5 kg, berapakah sisa pupuk Pak Hasan? Dari hasil operasi hitung ketiga pernyataan di atas: • Pernyataan yang terdiri dari bilangan bulat adalah …. • Hasil operasi hitung yang termasuk bilangan bulat negatif!

• Hasil operasi hitung yang bukan bilangan bulat! • Hasil operasi hitung yang termasuk bilangan bulat! Pembahasan: 1. Uang Andi = Rp20.000 Harga 2,5 kg beras = Rp10.000 × 2,5 = Rp25.000 Hutang = harga beras – uang Andi = Rp25.000 – Rp20.000 = Rp5.000 (hutang Andi) atau bisa ditulis -5.000 2. Selisih suhu ruang dan es batu = 20 – (-1) = 21 o C 3. Permainan Jojo, menang 1 kali, seri 3 kali, dan kalah 2 kali.

Secara matematis, bisa dirumuskan sebagai berikut. Skor Jojo = (5 × 1) + (3 × 0) + (-2 × 2) = 5 + 0 – 4 = 1 4. Kebun Pak Hasan = 5 hektar Setiap 2 kebun = 30 kg pupuk -> setiap 1 hektar membutuhkan 15 kg pupuk Persediaan = 82,5 kg Kebutuhan 5 hektar = 15 × 5 = 75 kg pupuk Sisa = 82,5 – 75 = 7,5 kg pupuk Dari hasil operasi hitung ketiga pernyataan di atas: • Pernyataan yang terdiri dari bilangan bulat adalah adalah pernyataan nomor 2 dan 3 karena semua nilai besarannya dalam bentuk bilangan bulat.

• Hasil operasi hitung yang termasuk bilangan bulat negatif ditunjukkan oleh nomor 1, yaitu hutang Andi Rp5.000. • Hasil operasi hitung yang bukan bilangan bulat ditunjukkan oleh nomor 4, yaitu 7,5 kg pupuk. • Hasil operasi hitung yang termasuk bilangan bulat ditunjukkan oleh nomor 1, 2, dan 3. Contoh Soal 2 Seorang penjahit mengukur lingkar pinggang enam orang pelanggannya dan diperoleh hasil sebagai berikut. Gina = 76 Roni = 84 Mega = 76,4 Syahrial = 86 Jeni = 73,4 Diah = 80 Dari data di atas, panjang lingkar pinggang yang termasuk bil.

bulat dan yang tidak termasuk bil. bulat adalah…. Pembahasan: Pelanggan yang panjang lingkar pinggangnya termasuk bil. bulat adalah Gina, Roni, Syahrial, dan Diah. Sementara itu, untuk Mega dan Jeni panjang lingkar pinggangnya berupa bilangan desimal (bukan bil. bulat). Contoh Soal 3 Tentukan bil. bulat yang terletak antara -7 dan 8 menggunakan garis bilangan! Pembahasan: Berikut ini adalah bilangan bulat antara -7 dan 8. Jadi, yang terletak antara -7 dan 8 adalah -6, -5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.

Itulah pembahasan Quipper Blog tentang bilangan bulat dan contohnya. Semoga bermanfaat buat Quipperian dan tentunya bikin makin semangat belajar, ya. Kalau kamu ingin dapat materi-materi lainnya, buruan kepoin Quipper Video karena dijamin gak bakal nyesel. Buruan daftar dan dapetin promo terbaiknya! Salam Quipper! Penulis: Eka Viandari Determinan Matriks – Matematika Kelas 11 November 2, 2020 Logaritma – Matematika Kelas 10 November 2, 2020 Mean, Median, dan Modus Oktober 28, 2020 Diagram Batang – Matematika Kelas 7 Oktober 23, 2020 Persamaan Trigonometri – Matematika Kelas 10 Oktober 15, 2020 Bunga Majemuk – Matematika G12 Oktober 14, 2020
Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari -1​ adalah 0, 1, 2, 3, 4 Pendahuluan Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif, bilangan nol dan bilangan bulat negatif.

Pada garis bilangan terdapat bilangan positif berada sebelah bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 0, dan bilangan negatif berada sebelah kiri dari 0. Pembahasan Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari -1​ <----I-----I-----о-----о-----о-----о-----о-----I-----I----> -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 Pada garis bilangan dibuat bulatan hitam penuh Jadi bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari -1​ adalah 0, 1, 2, 3, 4 ---------------------------------------------------------------------------- Pelajari lebih lanjut tentang Bilangan Bulat • Gambarlah garis bilangan bulat yang sesuai dengan pernyataan berikut.

→ brainly.co.id/tugas/30292329 • Buatlah pernyataan yang sesuai dengan masing- masing garis bilangan berikut → brainly.co.id/tugas/26596985 • Urutan bilangan berikut dari yang terbesar hingga terkecil menggunakan garis bilangannya → brainly.co.id/tugas/21185611 • Mengubah kalimat matematika berikut ke dalam garis bilangan! a. -5 + 12 = 7 → brainly.co.id/tugas/19217859 Detail Jawaban • Kelas : 6 SD • Mapel : Matematika • Materi : Bab 1 - Pengerjaan Hitung Bilangan Bulat • Kode : 6.2.1 #AyoBelajar
Gambarlah garis bilangan bulat yang sesuai dengan pernyataan berikut!

Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari –1. Pembahasan kunci jawaban matematika kelas 6 SD halaman 10 di buku “Senang Belajar Matematika” Kurikulum 2013 revisi 2018. Tepatnya pada materi tentang Membaca dan Menulis Lambang Bilangan Bulat. Pembahasan kali ini merupakan lanjutan tugas sebelumnya, dimana kalian telah mengerjakan soal tentang Isilah titik-titik di bawah ini dengan tepat! a. –13 dibaca? b. 234 dibaca? Sudah mengerjakannya kan? Jika belum, silahkan buka link tersebut!

Pembahasan Soal dan Caranya: 4. Gambarlah garis bilangan bulat yang sesuai dengan pernyataan berikut! a. Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari –1. Jawab: b. Bilangan bulat yang lebih dari –3 dan kurang dari 7. Jawab: c. Bilangan bulat 5 satuan ke kiri dari titik 1. Jawab: d. Bilangan bulat yang terletak 4 satuan ke kanan dari titik –2.

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Jawab: Baca Juga Pembahasan Soal Nomor Selanjutnya: 5. Buatlah pernyataan yang sesuai dengan masing-masing garis bilangan berikut! Jawaban no 5, buka DISINI. 6. Seekor lumba-lumba berenang pada kedalaman 10 meter di bawah permukaan laut.

Saat mencari makan, lumba-lumba tersebut akan bergerak ke atas 3 meter menuju permukaan laut. Akhirnya mendapatkan makanan pada kedalaman tersebut. Kemudian, lumba-lumba muncul ke luar hingga ketinggian 2 meter di atas pemukaan laut untuk menghirup udara. Buatlah garis bilangan sesuai cerita di atas! Jawaban no 6, buka DISINI. 7. Berikut ini adalah bilangan-bilangan bulat.

Jawaban no 7, buka DISINI. Demikian pembahasan mengenai Kunci Jawaban Matematika Kelas 6 SD MI Halaman 10 tentang Gambarlah garis bilangan bulat yang sesuai dengan pernyataan berikut! Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari –1 di buku senang belajar Matematika kurikulum 2013 revisi 2018.

Semoga bermanfaat dan berguna bagi kalian. Terimakasih, selamat belajar! Gambarlah Garis Bilangan Bulat yang Sesuai dengan Pernyataan Berikut kunci jawaban matematika kelas 6 SD halaman 10Ari telah lulus kuliah dari prodi s1 akuntansi dan bercita-cita ingin menjadi auditor internal yang tersertifikasi nasional, agar bisa bekerja di peru … sahaan go public.

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

ini karena banyak perusahaan go public mensyaratkan bahwa calon auditor internal yang akan direkrut harus tersertifikasi. apa saja yang harus dilakukan oleh ari supaya cita-citanya tercapai ketika hendak melaksanakan salat ashar berjamaah bersama teman-temannya, sania terlebih dahulu melaksanakan empat rakaat shalat. pertanyaan yang tepat … berdasarkan sikap sania adalah.a.

sania melaksanakan salat sunahb. salat sunah sebelum asar seharusnya dua rakaatc. perbuatan sania sia-siad. sania melaksanakan shalat sunah gairu muakad​
• Afrikaans • Alemannisch • Aragonés • العربية • অসমীয়া • Asturianu • Azərbaycanca • Башҡортса • Žemaitėška • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • বাংলা • Brezhoneg • Bosanski • Català • کوردی • Čeština • Чӑвашла • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Võro • Na Vosa Vakaviti • Føroyskt • Français • Nordfriisk • Gaeilge • 贛語 • Kriyòl gwiyannen • Galego • ગુજરાતી • Hawaiʻi • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Hornjoserbsce • Magyar • Հայերեն • Արեւմտահայերէն • Interlingua • ГӀалгӀай • Ido • Íslenska • Italiano • 日本語 • Patois • La .lojban.

• Jawa • ქართული • Қазақша • 한국어 • Kurdî • Кыргызча • Latina • Lingua Franca Nova • Lombard • ລາວ • Lietuvių • Latviešu • Malagasy • Македонски • മലയാളം • Монгол • मराठी • Bahasa Melayu • Mirandés • Plattdüütsch • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Sesotho sa Leboa • Occitan • ਪੰਜਾਬੀ • Polski • Piemontèis • پنجابی • Português • Română • Русский • Sicilianu • Srpskohrvatski / српскохрватски • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • ChiShona • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Svenska • Kiswahili • Ślůnski • தமிழ் • తెలుగు • Тоҷикӣ • ไทย • Türkmençe • Tagalog • Türkçe • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Tiếng Việt • West-Vlams • Winaray • 吴语 • Хальмг • IsiXhosa • ייִדיש • Yorùbá • 中文 • 文言 • Bân-lâm-gú • 粵語 Bilangan bulat dapat dianggap sebagai titik-titik diskret yang berjarak sama sepanjang garis bilangan.

Pada gambar ini, bilangan-bilangan bulat positif ditandai dengan warna hijau dan bilangan-bilangan bulat negatif dengan warna biru. Bilangan bulat adalah bilangan yang dapat dituliskan tanpa komponen desimal atau pecahan. Sebagai contoh, 21, 4, 0, dan -2048 merupakan bilangan bulat, sedangkan 9,75, 5 1 2, dan 5 {\displaystyle {\sqrt {5}}} bukan. Himpunan bilangan bulat terdiri dari angka 0, semua bilangan bulat positif { 123… } {\displaystyle \{1,2,3,\dots \}} (juga disebut dengan bilangan asli), dan invers aditif-nya, semua bilangan bulat negatif { − 1− 2− 3… } {\displaystyle \{-1,-2,-3,\dots \}}.

[1] [2] Dalam matematika, himpunan ini sering dilambangkan bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 Z {\displaystyle \mathbb {Z} }[3] atau huruf tebal ( Z {\displaystyle \mathbf {Z} } ).

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Huruf kapital Z yang digunakan berasal dari kata Zahlen, yang berarti bilangan dalam bahasa Jerman. [4] [5] [6] [7] Himpunan bilangan bulat merupakan subhimpunan dari himpunan bilangan rasional, sekaligus juga dari bilangan real Subhimpunan Z {\displaystyle \mathbb {Z} } yang hanya terdiri dari angka 0 dan bilangan-bilangan bulat positif disebut dengan bilangan cacah.

[8] Himpunan Z {\displaystyle \mathbb {Z} } sendiri merupakan subhimpunan dari himpunan bilangan rasional, [9] karena nilainya dapat ditulis sebagai pecahan dengan penyebut 1. Bilangan rasional selanjutnya merupakan subhimpunan dari himpunan bilangan real. [10] Daftar isi • 1 Notasi • 2 Sifat-sifat aljabar • 3 Sifat keterurutan • 4 Konstruksi • 5 Kardinalitas • 6 Dalam ilmu komputer • 7 Dalam teori bilangan • 7.1 Faktor persekutuan terbesar • 7.2 Kelipatan persekutuan terkecil • 7.3 Keterbagian • 7.4 Modulo • 7.5 Fungsi bilangan bulat terbesar dan terkecil • 7.6 Fungsi phi Euler • 8 Grup bilangan bulat • 9 Perumuman • 9.1 Bilangan bulat Gauss • 9.2 Bilangan bulat Eisenstein • 10 Aplikasi bilangan bulat • 11 Lihat pula • 12 Catatan kaki • 13 Rujukan • 14 Pranala luar Notasi [ sunting - sunting sumber ] Simbol Z, yang berasal dari kata Zahlen ( bahasa Jerman) yang berarti "bilangan", melambangkan himpunan bilangan bulat Simbol Z {\displaystyle \mathbb {Z} } sebagai himpunan bilangan bulat digunakan oleh banyak penulis untuk menyatakan beberapa jenis himpunan.

Notasi Z + {\displaystyle \mathbb {Z} ^{+}}[11] Z + {\displaystyle \mathbb {Z} _{+}}atau Z > {\displaystyle \mathbb {Z} ^{>}}digunakan untuk melambangkan bilangan bulat positif. Notasi Z − {\displaystyle \mathbb {Z} ^{-}} melambangkan bilangan bulat negatif. [12] Notasi bilangan bulat taknegatif dapat ditulis sebagai Z 0 + {\displaystyle \mathbb {Z} ^{0+}} atau Z ≥ {\displaystyle \mathbb {Z} ^{\geq }}sementara notasi bilangan bulat taknol ditulis Z ≠ 0 {\displaystyle \mathbb {Z} ^{\neq 0}} atau Z ∗ {\displaystyle \mathbb {Z} ^{*}}.

[nb 1] Notasi lainnya, yaitu 1 2 Z {\displaystyle {\tfrac {1}{2}}\mathbb {Z} } melambangkan setengah bilangan bulat. [13] Notasi lain yang berkaitan dengan simbol himpunan bilangan bulat adalah Z n {\displaystyle \mathbb {Z} _{n}}yang melambangkan himpunan bilangan bulat modulo- n {\displaystyle n}yaitu himpunan semua kelas kekongruenan dari bilangan bulat modulo n {\displaystyle n}.

Sedangkan notasi Z n {\displaystyle \mathbb {Z} ^{n}} melambangkan kekisi bilangan bulat. [14] Sifat-sifat aljabar [ sunting - sunting sumber ] Seperti himpunan bilangan asli, Z {\displaystyle \mathbb {Z} } tertutup terhadap operasi penjumlahan dan perkalian.

Artinya, penjumlahan maupun perkalian dari dua bilangan bulat akan menghasilkan bilangan bulat. [15] [16] Z {\displaystyle \mathbb {Z} } juga tertutup terhadap operasi pengurangan karena mengandung 0 dan bilangan-bilangan negatif, berbeda halnya dengan bilangan asli. Namun karena hasil pembagian dua bilangan bulat belum tentu berupa bilangan bulat pula (contohnya 1 ketika dibagi dengan 2), Z {\displaystyle \mathbb {Z} } tidak tertutup terhadap pembagian.

Walaupun bilangan asli tertutup terhadap eksponensiasi, sifat ini tidak berlaku pada bilangan bulat, karena hasil eksponensiasi dapat berbentuk pecahan ketika eksponen bernilai negatif. Tabel berikut berisi daftar beberapa sifat dasar operasi penambahan dan perkalian, untuk sembarang bilangan bulat a {\displaystyle a}b {\displaystyle b}dan c {\displaystyle c} : Penambahan Perkalian Ketertutupan a + b {\displaystyle a+b} adalah bilangan bulat a × bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 {\displaystyle a\times b} adalah bilangan bulat Asosiatif a + ( b + c ) = ( a + b ) = c {\displaystyle a+(b+c)=(a+b)=c} a × ( b × c ) = ( a × b ) × c {\displaystyle a\times (b\times c)=(a\times b)\times c} Komutatif a + b = b + a {\displaystyle a+b=b+a} a × b = b × a {\displaystyle a\times b=b\times a} Elemen identitas a + 0 = a {\displaystyle a+0=a} a × 1 = a {\displaystyle a\times 1=a} Elemen invers a + ( − a ) = 0 {\displaystyle a+(-a)=0} a × 1 a = 1 {\displaystyle a\times {\frac {1}{a}}=1} Distributif a × ( b + c ) = ( a × b ) + ( a × c ) {\displaystyle a\times (b+c)=(a\times b)+(a\times c)} Empat sifat pertama untuk perkalian yang ditulis dalam tabel, menyatakan bahwa Z {\displaystyle \mathbb {Z} } dalam operasi perkalian merupakan suatu monoid komutatif.

Namun, tidak semua bilangan bulat memiliki invers perkalian (contohnya angka 2), mengakibatkan Z {\displaystyle \mathbb {Z} } dalam perkalian bukan suatu grup. Tidak lengkapnya invers perkalian untuk setiap elemen setara dengan pernyataan Z {\displaystyle \mathbb {Z} } tidak tertutup dalam pembagian, mengartikan bahwa Z {\displaystyle \mathbb {Z} } bukan suatu lapangan.

Lapangan terkecil yang mengandung bilangan bulat sebagai sublapangan adalah lapangan bilangan rasional. Lima sifat pertama untuk penjumlahan yang ditulis dalam tabel, menyatakan bahwa Z {\displaystyle \mathbb {Z} } dalam penjumlahan merupakan suatu grup Abelian.

Himpunan Z {\displaystyle \mathbb {Z} } juga merupakan suatu grup siklik, karena semua bilangan bulat bukan 0 dapat ditulis sebagai penjumlahan terhingga 1 + 1 + ⋯ + 1 {\displaystyle 1+1+\dots +1} atau ( − 1 ) + ( − 1 ) + ⋯ + ( − 1 ) {\displaystyle (-1)+(-1)+\dots +(-1)}. Malahan, Z {\displaystyle \mathbb {Z} } dalam penjumlahan adalah satu-satunya grup siklik tak hingga — dalam artian semua grup siklik tak hingga bersifat isomorfik dengan Z {\displaystyle \mathbb {Z} }.

Semua sifat pada tabel (kecuali baris terakhir), ketika digunakan bersama-sama, mengartikan bahwa Z {\displaystyle \mathbb {Z} } dengan penjumlahan dan perkalian membentuk suatu gelanggang komutatif dengan elemen identitas.

Gelanggang ini adalah fondasi semua objek struktur aljabar. Walaupun pembagian yang umum tidak terdefinisi di Z {\displaystyle \mathbb {Z} }operasi pembagian "dengan sisa" dapat didefinisikan. Pembagian ini disebut pembagian Euklides, dan memiliki sifat penting berikut: untuk sembarang dua bilangan bulat a {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} dengan b ≠ 0 {\displaystyle b\neq 0}akan ada bilangan bulat unik q {\displaystyle q} dan r {\displaystyle r} yang memenuhi a = q b + r {\displaystyle a=qb+r} dan 0 ≤ r < - b - {\displaystyle 0\leq r<-b-}dengan notasi - b - {\displaystyle -b-} berarti nilai mutlak dari b {\displaystyle b}.

Bilangan q {\displaystyle q} disebut hasil bagi dan r {\displaystyle r} disebut sisa pembagian a {\displaystyle a} oleh b {\displaystyle b}. Algoritme Euklides menggunakan serangkaian operasi pembagian Euklides untuk menghitung faktor persekutuan terbesar. Sifat keterurutan [ sunting - sunting sumber ] Himpunan bilangan bulat dapat diurutkan, secara alami dari nilai terkecil hingga terbesar: ⋯ < − 3 < − 2 < − 1 < 0 < 1 < 2 < 3 < ⋯ {\displaystyle \cdots <-3<-2<-1<0<1<2<3<\cdots }.

Dua bilangan bulat dibandingkan dengan lambang-lambang yaitu lebih dari, kurang dari, lebih dari atau sama dengan, atau kurang dari atau sama dengan, masing-masing dilambangkan sebagai > {\displaystyle >}< {\displaystyle <}≥ {\displaystyle \geq }dan ≤ {\displaystyle \leq }.

Bilangan bulat disebut bilangan positif jika nilainya > 0 {\displaystyle >0} dan disebut bilangan negatif jika nilainya bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 0 {\displaystyle <0}. Sedangkan penggunaan tanda ≤ {\displaystyle \leq } menyatakan bahwa bilangan tidak positif, dan penggunaan tanda ≥ {\displaystyle \geq } menyatakan bahwa bilangan tidak negatif.

[17] Pengurutan bilangan bulat kompatibel dengan sifat-sifat aljabar, dalam artian: • Jika a < b {\displaystyle a

Garis putus-putus menandakan pasangan-pasangan terurut yang berada pada kelas ekuivalensi yang sama. Dalam pengajaran di sekolah, bilangan bulat umumnya didefinisikan secara intuitif sebagai kumpulan bilangan asli, angka nol, dan negatif dari kumpulan bilangan asli (maksudnya { − 1− 2− 3… } {\displaystyle \{-1,-2,-3,\dots \}} ).

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Namun, definisi ini memerlukan banyak kasus (setiap operasi perlu didefinisikan untuk setiap kombinasi jenis bilangan) dan menyulitkan untuk membuktikan bahwa bilangan bulat memenuhi berbagai rumus aritmetika. [18] Karena itu, matematika yang modern menggunakan definisi yang lebih lebih abstrak, [19] yang memungkinkan operasi-operasi aritmetika didefinisikan tanpa perlu membaginya dalam kasus-kasus.

[20] Bilangan bulat selanjutnya dikonstruksi (didefinisikan) secara formal sebagai kelas-kelas ekuivalensi dari pasangan terurut bilangan asli ( ab ) {\displaystyle (a,b)}. [21] Pasangan ( ab ) {\displaystyle (a,b)} dapat dianggap sebagai hasil dari mengurangi b {\displaystyle b} dari a {\displaystyle a}.

[21] Untuk memastikan bahwa 1 − 2 dan 4 − 5 menghasilkan bilangan yang sama, relasi ekuivalensi ~ didefinisikan pada pasangan-pasangan ini dengan aturan: ( ab ) ∼ ( cd ) {\displaystyle (a,b)\sim (c,d)} tepat ketika a + d = b + c {\displaystyle a+d=b+c}. Operasi penjumlahan dan perkalian bilangan bulat selanjutnya dapat didefinisikan dalam operasi ekuivalensi pada bilangan asli.

[21] Dengan menggunakan notasi [ ( ab ) ] {\displaystyle [(a,b)]} untuk menyatakan kelas ekuivalensi yang memiliki ( ab ) {\displaystyle (a,b)} sebagai anggota, dapat dituliskan: [ ( ab ) ] + [ ( cd ) ] := [ ( a + cb + d ) ] {\displaystyle [(a,b)]+[(c,d)]:=[(a+c,b+d)]}. [ ( ab ) ] ⋅ [ ( cd ) ] := [ ( a c + b da d + b c ) ] {\displaystyle [(a,b)]\cdot [(c,d)]:=[(ac+bd,ad+bc)]}. Invers (lawan) penjumlahan dari suatu bilangan bulat dapat dihasilkan dengan menukar urutan dari pasangan: − [ ( ab ) ] := [ ( ba ) ] {\displaystyle -[(a,b)]:=[(b,a)]}.

Sehingga operasi pengurangan dapat didefinisikan sebagai penjumlahan dari invers penjumlahan: [ ( ab bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 ] − [ ( cd ) ] := [ ( a + db + c ) ] {\displaystyle [(a,b)]-[(c,d)]:=[(a+d,b+c)]}.

Pengurutan yang standar pada bilangan-bilangan bulat dapat dituliskan sebagai: [ ( ab ) ] < [ ( cd ) ] {\displaystyle [(a,b)]<[(c,d)]} jika dan hanya jika a + d < b + c {\displaystyle a+d

Sehingga pada gilirannya, kelas [ ( n0 ) ] {\displaystyle [(n,0)]} dapat diwakilkan oleh bilangan asli n {\displaystyle n}sedangkan kelas [ ( 0n ) ] {\displaystyle [(0,n)]} diwakilkan oleh bilangan − n {\displaystyle -n}. Angka − 0 = 0 {\displaystyle -0=0} mewakili kelas [ ( 00 ) ] {\displaystyle [(0,0)]}. Secara umum, kelas [ ( ab ) ] {\displaystyle [(a,b)]} diwakili oleh bilangan bulat { a − bjika a ≥ b − ( b − a )jika a < b {\displaystyle {\begin{cases}a-b,&{\mbox{jika }}a\geq b\\-(b-a),&{\mbox{jika }}a

Berikut beberapa contoh bilangan bulat dan kelas ekuivalen yang diwakilinya: 0 = [ ( 00 ) ] = [ ( 11 ) ] = ⋯ = [ ( kk ) ] 1 = [ ( 10 ) ] = [ ( 21 ) ] = ⋯ = [ ( k + 1k ) ] − 1 = [ ( 01 ) ] = [ ( 12 ) ] = ⋯ = [ ( kk + 1 ) ] 2 = [ ( 20 ) ] = [ ( 31 ) ] = ⋯ = [ ( k + 2k ) ] − 2 = [ ( 02 ) ] = [ ( 13 ) ] = ⋯ = [ ( kk + 2 ) ] {\displaystyle {\begin{aligned}0&=[(0,0)]&=[(1,1)]&=\cdots &&=[(k,k)]\\1&=[(1,0)]&=[(2,1)]&=\cdots &&=[(k+1,k)]\\-1&=[(0,1)]&=[(1,2)]&=\cdots &&=[(k,k+1)]\\2&=[(2,0)]&=[(3,1)]&=\cdots &&=[(k+2,k)]\\-2&=[(0,2)]&=[(1,3)]&=\cdots &&=[(k,k+2)]\end{aligned}}} Kardinalitas [ sunting - sunting sumber ] Kardinalitas dari himpunan bilangan bulat sama dengan ℵ 0 ( alef-nol).

Pernyataan ini dapat ditunjukkan dengan membuat suatu fungsi bijeksi dari Z {\displaystyle \mathbb {Z} } ke himpunan bilangan cacah N = { 012. . } {\displaystyle \mathbb {N} =\{0,1,2.\}}.

Fungsi tersebut dapat didefinisikan sebagai f ( x ) = { − 2 xjika x ≤ 0 2 x − 1jika x > 0 {\displaystyle f(x)={\begin{cases}-2x,&{\mbox{jika }}x\leq 0\\2x-1,&{\mbox{jika }}x>0\end{cases}}} Fungsi ini akan menghasilkan grafik (himpunan dari pasangan ( xf ( x ) ) {\displaystyle (x,f(x))} sebagai berikut: { … ( − 48 )( − 36 )( − 24 )( − 12 )( 00 )( 11 )( 23 )( 35 )… } {\displaystyle \{\dots (-4,8),(-3,6),(-2,4),(-1,2),(0,0),(1,1),(2,3),(3,5),\dots \}}.

Fungsi invers dari bijeksi tersebut didefinisikan sebagai { g ( 2 x ) = − x g ( 2 x − 1 ) = x {\displaystyle {\begin{cases}g(2x)=-x\\g(2x-1)=x\end{cases}}} yang menghasilkan grafik { ( 00 )( 11 )( 2− 1 )( 32 )( 4− 2 )( 5− 3 )… } {\displaystyle \{(0,0),(1,1),(2,-1),(3,2),(4,-2),(5,-3),\dots \}}.

Dalam ilmu komputer [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Integer (ilmu komputer) Dalam ilmu komputer, integer (Bahasa Inggris untuk kata "bilangan bulat") umumnya merupakan suatu tipe data primitif di bahasa-bahasa pemrograman.

Namun, tipe data integer hanya dapat merepresentasikan subset dari semua bilangan bulat, karena komputer memiliki kapasitas yang terbatas. Sebagai contoh, tipe data integer dalam bahasa pemrograman Pascal hanya mampu menyimpan bilangan bulat yang bernilai diantara − 32768 {\displaystyle -32768} sampai 32767 {\displaystyle 32767}. Pada representasi two's complement yang umum digunakan, tanda hanya didefinisikan untuk membedakan "bilangan negatif" dan "bilangan tak negatif", bukan "bilangan negatif, positif, dan 0" (walaupun, sebenarnya komputer juga dapat menentukan apakah suatu nilai integer benar-benar bernilai positif).

Pada beberapa bahasa pemrograman, aproksimasi bilangan bulat dengan panjang [digit] konstan ( fixed-length integer) umumnya diwakili oleh tipe data int atau Integer (seperti pada Algol68, C, Java, Delphi, dll.).

Representasi bilangan bulat dengan panjang digit fleksibel ( bahasa Inggris: variable-length integer representation), seperti tipe data bignums, dapat menyimpan sembarang bilangan bulat asalkan dapat disimpan di memori komputer.

Implementasi lain dari tipe data integer menggunakan ukuran yang konstan/tetap, sehingga hanya dapat menyimpan nilai bilangan bulat dalam suatu selang tertentu. Ukuran yang dipakai umumnya merupakan banyaknya bits (4, 8, 16, dst.) atau panjang digit desimal yang mudah diingat (misalnya, 9 digit atau 10 digit).

Dalam teori bilangan [ sunting - sunting sumber ] Dalam teori bilangan, bilangan bulat sangat berkaitan dengan salah satu topik yang telah dipelajari semenjak duduk di bangku sekolah dasar, yakni faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil.

Lalu, dilanjutkan ke keterbagian, modulo, fungsi bilangan bulat terbesar dan terkecil, dan fungsi phi Euler. Faktor persekutuan terbesar [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Faktor persekutuan terbesar Faktor persekutuan terbesar atau dikenal juga sebagai persekutuan bilangan terbesar (dilambangkan FPB {\displaystyle \operatorname {FPB} } [22] atau PBT {\displaystyle \operatorname {PBT} } [23] dalam bahasa Indonesia, dan gcd {\displaystyle \gcd } dalam bahasa Inggris, abreviasi dari kata greatest common divisor [24]) terhadap dua bilangan adalah bilangan bulat terbesar yang membagi setiap bilangan bulat.

Kelipatan persekutuan terkecil [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Kelipatan persekutuan terkecil Kelipatan persekutuan terkecil, (disingkat KPK {\displaystyle \operatorname {KPK} } [22] dalam bahasa Indonesia atau lcm {\displaystyle \operatorname {lcm} } atau LCM {\displaystyle \operatorname {LCM} } [25] dalam bahasa Inggris, abreviasi dari kata least common multiple atau lowest common mulitple [26]) terhadap dua bilangan adalah bilangan bulat positif terkecil yang dapat dibagi habis oleh kedua bilangan tersebut.

Keterbagian [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Pembagi Keterbagian terjadi dimana bilangan bulat habis membagi bilangan bulat lainnya. Tinjau bilangan bulat m {\displaystyle m} dan n {\displaystyle n}maka dapat ditulis m ∣ n {\displaystyle m\mid n} di mana m {\displaystyle m} merupakan pembagi n {\displaystyle n} jika dan hanya jika n {\displaystyle n} merupakan kelipatan dari m {\displaystyle m}.

Pernyataan ekuivalen lainnya dapat ditulis dengan Artikel utama: Aritmetika modular Salah satu topik yang berkaitan dengan bilangan bulat adalah modulo, yakni bilangan bulat yang dibagi oleh bilangan bulat menghasilkan sisa dari hasil bagi tersebut. Kekongruenan pada modulo dapat ekuivalen atau setara dengan algoritma Euklides diperluas: a x + b n = 1 ⟺ a x ≡ 1 ( mod n ) {\displaystyle ax+bn=1\iff ax\equiv 1{\pmod {n}}}.

[27] Fungsi bilangan bulat terbesar dan terkecil [ sunting - sunting sumber ] Grafik fungsi bagian bilangan bulat Dalam teori bilangan, fungsi bilangan bulat terbesar ( bahasa Inggris: greatest integer function) adalah suatu fungsi dimana ketika suatu bilangan real dipetakan, maka akan berupa bilangan bulat yang lebih kecil atau sama dengan bilangan yang dipetakan.

Fungsi bilangan bulat terbesar dapat dinotasikan sebagai ⌊ x ⌋ {\displaystyle \lfloor x\rfloor } [28] [29], atau [ - x - ] {\displaystyle [-x-]}. [30] [29] Hal yang serupa dengan fungsi bilangan bulat terkecil ( bahasa Inggris: least integer function), yakni suatu fungsi dimana ketika suatu bilangan real dipetakan, maka akan berupa bilangan bulat yang lebih besar atau sama dengan bilangan yang dipetakan.

Fungsi tersebut dinotasikan sebagai ⌈ x ⌉ {\displaystyle \lceil x\rceil } [31], atau ] - x - [ {\displaystyle ]-x-[}. [32] Fungsi bagian bilangan bulat adalah sebuah fungsi yang mana ketika bilangan real dipetakan menghasilkan bilangan bulat yang muncul sebelum bilangan desimal.

Fungsi bagian bilangan bulat dinotasikan [ x ] {\displaystyle [x]}. Secara matematis, dirumuskan sebagai [ x ] = { ⌊ x ⌋jika x ≥ 0 ⌈ x ⌉jika x < 0 {\displaystyle [x]={\begin{cases}\lfloor x\rfloor ,&{\text{jika }}x\geq 0\\\lceil x\rceil ,&{\text{jika }}x<0\end{cases}}}.

[33] Fungsi phi Euler [ sunting - sunting sumber ] Dalam fungsi phi Euler, seribu nilai pertama φ ( n ) {\displaystyle \varphi (n)}. Titik di garis atas adalah φ ( p ) {\displaystyle \varphi (p)}dengan p {\displaystyle p} adalah bilangan prima, yaitu p − 1 {\displaystyle p-1}. [34] Sebuah fungsi untuk mencari banyaknya bilangan asli (atau bilangan bulat positif [35] [36]) yang kurang dari sama dengan n {\displaystyle n} yang relatif prima terhadap disebut fungsi phi Euler.

Dua bilangan disebut relatif prima jika faktor persekutuan terbesar terhadap kedua bilangan tersebut sama dengan 1. [37] Fungsi yang dikemukakan oleh Leonhard Euler, [38] [39] [40] menggunakan huruf Yunani, ϕ {\displaystyle \phi } atau φ {\displaystyle \varphi } (dibaca phi), yang melambangkan fungsi phi Euler sebagai ϕ ( n ) {\displaystyle \phi (n)} atau φ ( n ) {\displaystyle \varphi (n)}.

Grup bilangan bulat [ sunting - sunting sumber ] Dalam aljabar abstrak, bilangan bulat berkaitan dengan grup. Grup dalam himpunan bilangan bulat memenuhi suatu syarat, yaitu ketertutupan, merupakan asosiatif, memiliki identitas 0, dan memiliki invers terhadap penambahan [41] [42], dinotasikan dalam bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 ( Z+ ) {\displaystyle (\mathbb {Z} ,+)} [43], tetapi tidak tertutup terhadap perkalian karena tidak memiliki invers sehingga tidak memenuhi syarat grup.

[41] Perumuman [ sunting - sunting sumber ] Bilangan bulat Gauss [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Bilangan bulat Gauss Dalam teori bilangan, bilangan bulat Gauss adalah bilangan kompleks, dimana bagian riil dan bagian imajiner adalah bilangan bulat, dengan penambahan dan perkalian biasa terhadap bilangan kompleks akan membentuk ranah integral. Bilangan bulat Gauss dapat dilambangkan sebagai Z [ i ] {\displaystyle \mathbf {Z} [i]} [44] dan dapat rumuskan ini sebagai Artikel utama: Bilangan bulat Eisenstein Bilangan bulat Eisenstein, dinamai dari Gotthold Eisenstein, atau dikenal juga sebagai bilangan bulat Eisenstein–Jacobi, adalah bilangan dengan bentuk a + b ω {\displaystyle a+b\omega }.

[45] Bilangan bulat Eisenstein dapat dinyatakan sebagai Z [ ω ] = { a + b ω ∣ ab ∈ Z } \mathbf {Z} [\omega ]=\{a+b\omega \mid a,b\in \mathbb {Z} \} dimana ω = − 1 + i 3 2 {\displaystyle \omega ={\frac {-1+i{\sqrt {3}}}{2}}}. [45] Aplikasi bilangan bulat [ sunting - sunting sumber ] Sebuah termometer yang menunjukkan suhu sekitar − 17 ∘ C {\displaystyle -17^{\circ }{\mbox{C}}}.

Salah satu penerapan yang paling umum dan yang paling sering ditemui mengenai bilangan bulat adalah pengukuran kuantitatif yang menyatakan panas dan dingin, disebut suhu. Suhu pada termometer dapat menyatakan skalanya bernilai positif maupun negatif. [46] Misalnya, terdapat sebuah kota dengan suhu sekitar 23 derajat Celsius.

Hal tersebut dapat dituliskan " 23 ∘ C {\displaystyle 23^{\circ }{\mbox{C}}} ". Contoh lainnya adalah sebuah bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 bersalju yang suhu terdinginnya mencapai titik ekstrem, yaitu sekitar − 1 ∘ C {\displaystyle -1^{\circ }{\mbox{C}}}. Dalam bidang ekonomi, bilangan bulat diterapkan sebagai keuntungan dan kerugian pada suatu keuangan. [47] Dalam oseanografi, bilangan bulat dipakai untuk para penyelam dan kapten kapal selam laut untuk mengetahui ketinggian dalam laut — dengan kata lain ketinggian negatif.

[48] Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] Portal matematika • Aritmetika modular • Bilangan asli • Bilangan bulat Eisenstein • Bilangan bulat Gauss • Bilangan bulat kekisi • Bilangan cacah • Bilangan rasional • Fungsi bilangan bulat terbesar dan terkecil • Fungsi phi Euler • Kelipatan persekutuan bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1 • Keterbagian Catatan kaki [ sunting - sunting sumber ] • ^ santoso, Kiki Wahyu (2020-07-21).

"√ Pengertian Bilangan Bulat dan Contohnya [LENGKAP] ." Saintif (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-20. • ^ Weisstein, Eric W. "Whole Number". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris).

Diakses tanggal 2021-11-12. • ^ "Set of Integers Symbol (ℤ)". wumbo.net. Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ "Compendium of Mathematical Symbols". Math Vault (dalam bahasa Inggris). 2020-03-01. Diakses tanggal 2020-08-19. • ^ Weisstein, Eric W. "Integer". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-11.

• ^ Miller, Jeff (2010-08-29). "Earliest Uses of Symbols of Number Theory". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-01-31. Diakses tanggal 2010-09-20. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Peter Jephson Cameron (1998). Introduction to Algebra. Oxford University Press. hlm. 4. ISBN 978-0-19-850195-4. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-12-08. Diakses tanggal 2016-02-15. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Pasinggi, Yonathan Saba (2019).

Kesulitan Memahami Konsep Bilangan Cacah di Sekolah Dasar (PDF). Gowa: Agma. hlm. 17. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "Intermediate Algebra, Tutorial 3: Sets of Numbers".

www.wtamu.edu. Diakses tanggal 2021-11-15. • ^ "CK12-Foundation". flexbooks.ck12.org. Diakses tanggal 2021-11-15. • ^ Weisstein, Eric W. "Positive Integer". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ Weisstein, Eric W. "Negative Integer". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ Turaev, V. G. (2010). Quantum invariants of knots and 3-manifolds (edisi ke-2nd rev. ed). Berlin: De Gruyter. hlm. 390. ISBN 978-3-11-022184-8. OCLC 650811823.

Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) Pemeliharaan CS1: Teks tambahan ( link) • ^ Daniele Micciancio, Lattice Algorithms and Applications, Introduction to Lattices • ^ Buron, Dozon.

"Properties of Multiplication of Integers (Definition and Examples)". BYJUS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-12. • ^ "Closure Property of Integers CBSE Class 7 Math Notes". edusaksham.com. Diakses tanggal 2021-11-12. • ^ Abdussakir (2014). Matematika dalam Al-Qur'an (PDF). Malang: UIN-Maliki Press. hlm. 83. ISBN 978-602-958-440-0. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Mendelson, Elliott (2008). Number Systems and the Foundations of Analysis.

Dover Books on Mathematics. Courier Dover Publications. hlm. 86. ISBN 978-0-486-45792-5. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-12-08. Diakses tanggal 2016-02-15. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan).

• ^ Ivorra Castillo: Álgebra • ^ Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1, Len (1999). Learning to Teach Number: A Handbook for Students and Teachers in the Primary School. The Stanley Thornes Teaching Primary Maths Series. Nelson Thornes.

hlm. 126. ISBN 978-0-7487-3515-0. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-12-08. Diakses tanggal 2016-02-15. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan). • ^ a b c Campbell, Howard E. (1970). The structure of arithmetic. Appleton-Century-Crofts. hlm. 83. ISBN 978-0-390-16895-5. • ^ a b Itsnaini, Faqihah Muharroroh. "Apa Perbedaan KPK dan FPB? Ini Penjelasannya". detikedu .

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ Suci Yuniati, MENENTUKAN KELIPATAN PERSEKUTUAN TERKECIL (KPK) DAN FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR (FPB) DENGAN MENGGUNAKAN METODE “PEBI”, hlm. 158 • ^ "Definition of greatest common divisor - Dictionary.com". www.dictionary.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ Weisstein, Eric W. "Least Common Multiple". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-14.

• ^ "Definition of least common multiple - Dictionary.com". www.dictionary.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ "Extended Euclidean Algorithm". www-math.ucdenver.edu. Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ Weisstein, Eric W.

"Floor Function". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ a b "Mathwords: Floor Function". www.mathwords.com. Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ Dale Varberg, Edward Purcell, Steve Rigdon (2006). Kalkulus Edisi Kesembilan, Jilid 1. hlm. 33. (Penerjemah: I Nyoman Susila, Ph.

D, Penerbit Erlangga) • ^ Weisstein, Eric W. "Ceiling Function". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ "Mathwords: Ceiling Function". www.mathwords.com. Diakses tanggal 2021-11-14. • ^ "integer part". planetmath.org. Diakses tanggal 2021-11-16. • ^ "Euler's totient function". Khan Academy. Diakses tanggal 2016-02-26. • ^ "Bilangan Bulat – Pengertian, Garis Bilangan, Perbandingan Bilangan Bulat, Operasi Bilangan Bulat, dan Contoh".

Aku Pintar. Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ Weisstein, Eric W. "Natural Number". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ "Fungsi Totient Euler (Euler's Totient Function) - Matematika dan Informatika" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ L. Euler " Theoremata arithmetica nova methodo demonstrata" (An arithmetic theorem proved by a new method), Novi commentarii academiae scientiarum imperialis Petropolitanae (New Memoirs of the Saint-Petersburg Imperial Academy of Sciences), 8 (1763), 74–104.

(The work was presented at the Saint-Petersburg Academy on October 15, 1759. A work with the same title was presented at the Berlin Academy on June 8, 1758). Available on-line in: Ferdinand Rudio, ed., Leonhardi Euleri Commentationes Arithmeticae, volume 1, in: Leonhardi Euleri Opera Omnia, series 1, volume 2 (Leipzig, Germany, B. G. Teubner, 1915), pages 531–555. On page 531, Euler defines n as the number of integers that are smaller than N and relatively prime to N (… aequalis sit multitudini numerorum ipso N minorum, qui simul ad eum sint primi, …), which is the phi function, φ(N).

• ^ Sandifer, p. 203 • ^ Graham et al.

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

p. 133 note 111 • ^ a b "Groups". www.cwladis.com. Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ "The Closure Property". www.cwladis.com. Diakses tanggal 2021-11-13. • ^ "Definisi Grup: Suatu Bentuk Abstraksi Dari Suatu Sistem Tertentu". Universitas Gajah Mada, Menara Ilmu:Struktur Aljabar.

• ^ ( Fraleigh 1976, hlm. 286) • ^ a b Weisstein, Eric W. "Eisenstein Integer". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-15.

bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari 1

• ^ "Applications of Integers - Math Central". mathcentral.uregina.ca. Diakses tanggal 2021-11-15. • ^ "Welcome to CK-12 Foundation - CK-12 Foundation". www.ck12.org. Diakses tanggal 2021-11-15. • ^ Wahyudin, Sudrajat (2003). Ensiklopedi Matematika dan Peradaban Manusia. Tarity Samudra Berlian. hlm. 43. ISBN 979-8855-06-X. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • Brilliant Math and Science – Integers • Bilangan asli ( N {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {N} } ) • Bilangan bulat ( Z {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {Z} } ) • Bilangan rasional ( Q {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {Q} } ) • Bilangan aljabar ( Q ¯ {\displaystyle \scriptstyle {\overline {\mathbb {Q} }}} ) • Perioda • Bilangan terkomputasi • Bilangan aritmetis Bilangan riil dan cabangan • Bilangan riil ( R {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {R} } ) • Bilangan kompleks ( C {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {C} } ) • Kuaternion ( H {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {H} } ) • Oktonion ( O {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {O} } ) • Sedenion ( S {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {S} } ) • Aljabar Cayley–Dickson • Bilangan rangkap • Bilangan kompleks hiperbolik • Bilangan hiperkompleks • Bilangan superreal • Bilangan irasional • Bilangan transenden • Bilangan hiperreal • Bilangan surreal Sistem lain • Halaman ini terakhir diubah pada 17 Februari 2022, pukul 14.54.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •

Gambarlah garis bilangan bulat: Bilangan bulat yang kurang dari 5 dan lebih dari -1.




2022 www.videocon.com