Apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

tirto.id - Contoh produk kerajinan bahan lunak dalam kehidupan sehari-hari. Piring, gelas, kendi, celengan, dan sebagainya sering kali terbuat dari bahan lunak olahan pengrajin. Bahan-bahan lunak ini dikreasikan sehingga menjadi suatu karya kerajinan yang bermanfaat untuk bermacam-macam jenis kebutuhan. Selain menjadi peralatan fungsional, bahan-bahan lunak juga dapat diolah menjadi karya seni rupa terapan yang apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya estetik, seperti patung, lukisan kaligrafi, dan lain sebagainya.

Secara umum, bahan lunak yang diolah menjadi karya kerajinan terbagi menjadi dua, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan, demikian dikutip dari buku Prakarya (2017) yang ditulis Ichda Chaerudin, dkk.

Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang berasal dari alam sekitar, serta tidak tercampur dengan bahan-bahan kimiawi atau bahan buatan lainnya. Contohnya adalah tanah liat, serat alam, getah nyatu, bahan lunak kulit, dan sebagainya. Sementara itu, bahan lunak buatan merupakan bahan hasil buatan manusia, mulai dari komponen dasarnya atau proses pengolahannya.

Misalnya, bubur kertas, gips, sabun, lilin, serat kaca, dan lain sebagainya. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Berdasarkan Jenisnya Pada dasarnya, setiap bahan lunak dari alam ataupun buatan dapat diolah menjadi karya kerajinan sesuai dengan kreativitas masing-masing pengrajin.

Berikut beberapa jenis kerajinan bahan lunak populer dan contohnya, sebagaimana dikutip dari Ragam Kerajinan Bahan Lunak Nusantara (2018) yang ditulis Farhan Mutawakkil dan Suci Paresti. 1. Kerajinan Tanah Liat dan Keramik Bahan tanah liat dan keramik kerap menjadi komponen penyusun produk peralatan rumah tangga sehari-hari. Bahan dasar tanah liat mudah dibentuk dan diolah karena bersifat lunak dan lembek.

Melalui cara pengolahan tertentu, tanah liat dapat menjadi karya kerajinan praktis. Contohnya mulai dari peralatan dapur, tempat tanaman, aksesoris bangunan, vas bunga, kendi, cindera mata, dan lain sebagainya. 2. Kerajinan Serat Alam atau Tekstil Kerajinan serat alam atau tekstil berbahan dasar serat berasal dari hewan, tumbuhan, atau proses geologis alam.

Contoh bahan serat alam adalah serat katun, rami, wol, rotan, dan lain sebagainya. Melalui kekayaan sumber daya alam besar, Indonesia memiliki ragam serat alam yang dapat dimanfaatkan untuk karya kerajinan tekstil ini.

Lazimnya, karya kerajinan bahan lunak dari serat alam diolah manual di Indonesia. Cara mengolahnya adalah dengan dianyam, ditenun, dan lain sebagainya. Contoh hasil karya kerajinan serat alam ialah produk pakaian, hiasan dinding, unsur interior bangunan, peralatan rumah tangga, dan lain-lain.

3. Kerajinan Bahan Lunak Kulit Salah satu karya kerajinan kulit terkenal dari Indonesia yang sudah diakui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) adalah wayang kulit. Lazimnya, karya kerajinan kulit dibuat dari kulit sapi, diproses menjadi kulit lembaran, kemudian diolah menjadi suatu karya kerajinan.

Contoh karya kerajinan dari bahan kulit ini ialah tas kulit, sepatu, jaket, dompet, dan sebagainya. Untuk fungsi hiasan, bahan kulit juga kerap dijadikan kaligrafi, objek figuratif, maupun objek geometris. 4. Kerajinan Bahan Lunak Gips Bahan gips adalah bahan lunak buatan yang mengandung zat hidrat kalsium sulfat, mineral, karbonat, borat, nitrat, dan sulfat. Bahan gips tidak mudah larut dalam air pada durasi lama sehingga dapat dibentuk, diolah, dan dicetak dengan cetakan karet silikon, plastisin, atau tanah liat.

Contoh kerajinan dari bahan gips ialah aneka ragam hiasan dinding, mainan, cindera mata, dan banyak lagi. 5. Kerajinan Bahan Lunak Bubur Kertas Bubur kertas dibuat dari bahan kertas yang diolah terlebih dahulu menjadi "bubur". Limbah kertas tak terpakai pun bisa dibikin bubur kertas sebagai komponen dasar kerajinan bahan lunak ini.

Jika dibuat dengan telaten, bubur kertas dapat diolah menjadi karya celengan, gantungan kunci, benda hias, dan sebagainya. Jenis-jenis kerajinan bahan lunak disebutkan di atas merupakan sebagian kecil dari contoh bahan lunak yang dapat diolah menjadi karya seni rupa terapan. Bahan lunak lainnya yang kerap dijadikan kerajinan adalah bahan getah nyatu, bahan lunak sabun, lilin, adonan tepung, dan lain sebagainya. Kerajinan Bahan Lunak: Pengertian, Prinsip, Jenis & Proses - apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya Tutup • Donasi Pencarian untuk: Cari • Beranda • Seni • Fundamental Seni • Teori Seni • Praktik Seni • Desain • Sejarah • Aliran Seni Rupa • Sejarah Seni • Pendidikan • Filsafat • Informatika • Semua Kategori • Semua Artikel • Tentang • Kebijakan Privasi • Kontak Tutup 7.1 Artikel Terkait Kerajinan bahan lunak alam dan buatan sering terlihat lewat berbagai produk-produk yang dijajakan di berbagai daerah perkotaan.

Contoh bahan lunak yang digunakan untuk kerajinan meliputi: lilin, plastik, gips, plastisin, parafin, polymer clay, fiberglass, bahkan sabun, dsb. Sementara itu produk kerajinan bahan lunak yang dihasilkan berupa bingkai foto, hiasan, gantungan kunci, dsb. Kini, pasar impor telah mendominasi penggunaan bahan lunak sebagai bahan kerajinan.

Kehadiran kerajinan bahan lunak telah berhasil membangkitkan pesona, daya pikat dan keunggulan terhadap konsumen perkotaan yang membutuhkan keindahan, kepraktisan dan harga yang terjangkau. Perngertian Kerajinan Bahan Lunak Intinya, kerajinan bahan lunak adalah berbagai kerajinan tangan yang dibuat dari bahan dasar lunak yang mudah dibentuk, baik itu dari alam maupun buatan. Kerajinan bahan lunak adalah produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak yaitu lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk (Tim Kemdikbud, 2017, hlm.

8). Umumnya, pada tahap akhir proses pembuatan, kerajinan ini akan dikeraskan atau mengeras sendiri dengan cara tertentu supaya lebih kuat dan awet. Hasil karya kerajinan bahan lunak terwujud dalam berbagai bentuk dan gaya, guna memenuhi berbagai kebutuhan praktis. Contohnya kebutuhan masyarakat terhadap kerajinan bahan lunak meliputi souvenir pesta pernikahan, sarana pesta kostum, pelengkap pesta ulang tahun, piagam, souvenir pesta perpisahan, dan perabot kebutuhan hidup sehari-hari.

Oleh karena itu, kerajinan bahan lunak merupakan salah satu kesempatan besar yang telah terbukti memiliki pasar dan nilai ekonomis yang menjanjikan. Berikut adalah berbagai pemaparan mendasar dan menyeluruh mengenai kerajinan bahan lunak. Prinsip Kerajinan Bahan Lunak Seperti pekerjaan kreatif pada umumnya, terdapat berbagai patokan, unsur, atau pijakan tertentu yang akan membuat kerajinan bahan lunak memiliki kualitas baik dan sesuai dengan tujuan pembuatannya.

Hal itu disebut dengan prinsip kerajinan bahan lunak yang di antara lain adalah sebagai berikut. 1. Keterampilan Tangan Kerajinan bahan lunak seperti kerajinan tangan lainnya dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan. Meskipun kerajinan bahan lunak diproduksi banyak, produk kerajinan masih tetap mengandalkan tangan manusia dan tidak bertumpu pada kekuatan mesin seperti produk industri.

Sehingga keterampilan pengrajinnya masih berpengaruh besar pada kualitas akhir dari kerajinan dan menjadi prinsip penting yang harus diperhatikan. 2. Keterampilan Teknik Pembuatan benda-benda kerajinan dilakukan secara berulang-ulang dan didasari oleh keterampilan teknis.

Sehingga produk yang dihasilkan sudah tentu memiliki kekhasan tangan yang nampak dengan detail, rumit, dan hanya bisa dilakukan dengan teknik yang paling efektif dalam menciptakannya. Keterampilan teknik tersebut masih berkaitan erat dengan keterampilan tangan seseorang yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam keterampilan teknik khusus tersebut. 3. Kedaerahan/Tradisional Kerajinan merupakan benda-benda yang mempunyai nilai guna praktis, bersifat universal dan diproduksi secara banyak.

Namun, kerajinan bahan lunak masih dibuat dengan keterampilan tangan dan keterampilan teknis, sehingga masih akan dipengaruhi oleh budaya hingga adat istiadat setempat. Bahkan ketika kerajinan yang diproduksi bertema kontemporer atau modern, kebiasaan setempat akan tetap memengaruhinya, contohnya gantungan kunci apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya dibuat di Bandung (daerah pegunungan) akan memiliki karakter berbeda dengan gantungan kunci yang diproduksi oleh para pengrajin di Bali (pesisir pantai).

Prinsip Kebermanfaatan Kerajinan Lunak Prinsip pembuatan kerajinan bahan lunak alam dan buatan juga memiliki kecenderungan dibuat khusus dengan sangat mempertimbangkan aspek pemaduannya.

Pemaduan yang dimaksud adalah penggunaan bahan lain dengan warna dan bentuk yang berbeda tetapi padu dengan bahan dasarnya. Pemaduan juga dapat dilakukan dengan bahan serupa tetapi dibuat dengan karakteristik yang berbeda.

Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 8) secara umum jenis karya ini dapat dipilah menurut manfaatnya, sebagai berikut. 1.Kelengkapan Busana Produk kerajinan bahan lunak dibuat dengan mempertimbangkan produk tersebut dapat mempercantik diri dalam menggunakan busananya.

Contohnya produk-produk asesoris seperti gelang, kalung, bros, dan cincin. 2. Kelengkapan Suatu Benda Kerajinan bahan lunak yang difungsikan sebagai kelengkapan suatu benda. Sebagai contoh, kotak tisu yang dilengkapi dengan hiasan keramik pada bagian muka. Jika kotak tisu sudah tidak terpakai, keramik dapat dilepas dan dipasangkan pada kotak tisu lainnya. 3. Kelengkapan Rumah/Bangunan Produk kerajinan dapat dijadikan manfaat sebagai pelengkap rumah/bangunan tertentu.

Contohnya, air mancur berbentuk kodok di taman rumah. 4. Kelengkapan Keperluan Ritual/Upacara Adat Banyaknya ritual/upacara adat Nusantara, tentunya bervariasi pula kerajinan bahan lunak yang dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap upacara.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

contohnya lilin. Lilin banyak digunakan untuk berbagai acara ritual dan pesta adat. Fungsi/Tujuan Kerajinan Bahan Lunak Berdasarkan prinsip kebermanfaatan di atas maka kerajinan bahan lunak dapat dikategorikan sebagai produk-produk yang memiliki fungsi atau tujuan berikut ini.

• Menambah keindahan Keberadaan kerajinan bahan lunak dapat memperindah penampilan. • Memberi penekanan atau kekhasan pada suatu benda Jika diberi kerajinan bahan lunak, maka sesuatu akan terkesan khas. • Menjadi persyaratan pemakaian Kerajinan bahan lunak merupakan persyaratan untuk dipakai, jika tidak digunakan maka tidak berarti apa-apa.

• Merupakan pertanda atau simbol Produk kerajinan bahan lunak dijadikan sebagai pertanda atau simbol suatu kepentingan. • Dibuat khusus sesuai benda aslinya (duplikasi) Kerajinan bahan lunak dibuat secara khusus menyerupai bentuk aslinya untuk alasan dan kebutuhan tertentu. • Sebagai bagian dari karya seni Karena mencerminkan ekspresi keberagaman budaya Nusantara, maka kerajinan bahan lunak merupakan bagian dari karya seni (Tim Kemdikbud, 2017, hlm.

10). Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak Tentunya bahan lunak memiliki jenis dan karakteristik yang beragam. Berikut adalah pemaparan mengenai jenis dan karakteristik bahan lunak yang biasa digunakan.

Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan Beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan terbagi menjadi dua jenis, yakni bahan lunak alam dan bahan lunak buatan. Berikut adalah penjelasan dari kedua jenis bahan lunak tersebut. Bahan Lunak Alam Bahan lunak alam adalah bahan lunak untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan (Tim Kemdikbud 2017, hlm.

12). Contoh bahan lunak alam meliputi: • tanah liat, • kulit, • getah nyatu, • bubur tisu, dan • flour clay. Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan adalah bahan lunak yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lembut, empuk, dan mudah dibentuk.

Contoh bahan-bahan lunak buatan yang digunakan adalah: • lilin, • gips, • polymer clay, • sabun, dan • parafin. Karakteristik Bahan Lunak untuk Kerajinan Keragaman bahan lunak tentunya memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lainnya.

Berikut adalah karakteristik atau ciri-ciri dari bahan lunak yang perlu dikenali dan dipahami sebagai salah satu modal apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya untuk menggeluti kerajinan ini. Bahan Lunak Alam Bahan lunak alam adalah bahan yang berasal dari tumbuhan dan hewan atau lapisan bumi yang bersifat lunak.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Beberapa karakteristik bahan lunak alam yang biasa digunakan untuk membuat kerajinan adalah sebagai berikut. Tanah Liat Tanah liat memiliki warna yang beragam, tetapi semuanya merupakan warna natural tanah, yaitu cokelat. Ada yang berwarna cokelat muda, tua atau cokelat keabu-abuan, serta cokelat keputihan. Setiap warna bergantung pada kandungan dari masing-masing tanah tersebut.

Tanah yang mengandung kaolin lebih banyak akan berwarna lebih putih, stoneware lebih kehitam/keabu-abuan, sedangkan earthenware lebih terlihat cokelat kemerahan. Tanah liat stoneware memiliki daya bakar hingga 1300 oC, sedangkan earthenware hanya sampai 900 oC.

Bahan tanah liat mudah hancur jika tidak melalui proses pembakaran. Jika dibakar, jenis kerajinan ini disebut keramik. Campuran tanah liat adalah air. Pewarnaan tanah liat dapat dilakukan dengan glasir (pembakaran tinggi hingga 1300 oC), dapat pula hanya dibakar bisquit (900 oC) lalu diberi warna cat langsung. Kulit Kulit berasal dari kulit hewan yang sudah tersamak sehingga mudah dibentuk.

Selain itu, kulit juga memiliki karakteristik sebagai berikut. Terdapat kulit yang berwarna hitam, putih, cokelat ataupun krem, sesuai dengan hewan yang dikuliti. Kulit alami jika terbakar akan berbau seperti sate. Kulit tidak tahan air, jika terkena air akan merusak struktur kulit. Getah Nyatu Getah nyatu merupakan getah dari pohon nyatu yang berwarna putih.

Warna getah nyatu yang putih memudahkan bahan ini untuk diberi warna yang beragam. Warna yang digunakan biasanya berasal dari pewarna alam, sehinga warnanya pun natural tidak secemerlang warna buatan. Jika ingin dibentuk, getah harus dimasak terlebih dahulu agar lunak dan elastis. Sifat getah matu ini jika dipanaskan akan melunak, tetapi lama kelamaan apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya mengeras.

Flour Clay Flour clay berasal dari adonan tepung yang dilumat hingga kalis dan mudah dibentuk.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Campuran bahan flour clay adalah air. Kerajinan dari flour clay tidak tahan air, karena jika terkena air akan mudah rusak. Apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya flour clay dapat dilakukan dengan pewarna makanan atau sintetis agar muncul warna-warna yang lebih cemerlang.

Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam dengan maksud mendapatkan efek duplikasi bahan alam dan bersifat lunak.

Beberapa karakteristik dari bahan lunak buatan berdasarkan dari macamnya adalah sebagai berikut. Polymer Clay dan Plastisin Polymer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, yakni memiliki aneka warna yang cerah, dan bertekstur padat lunak. Perbedaannya hanya pada polymer clay tidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak.

Pada saat pengeringan, polymer clay dapat mengeras, sedangkan plastisin tetap seperti semula. Fiberglass Fiberglass memiliki struktur cair, dan jika mengering akan mengeras. Bahan fiberglass juga dapat dibentuk ketika setengah mengeras. – Kerajinan fiberglass dibuat dengan cara dicetak/dicor. Campuran fiberglass adalah katalis yang dapat membuat fiberglass dapat cepat mengeras.

Pewarnaan fiberglass dapat dilakukan saat masih dalam keadaan cair maupun saat bahan telah mengering. Fiberglass tahan lama dan kuat, wujudnya bening sebening kaca atau air.

Lilin dan Parafin Lilin dan parafin berwujud padat, namun jika dipanaskan akan mencair. Pengolahan kerajinan dengan bahan lilin dan parafin dilakukan dengan cara cetak (cor). Pewarnaan lilin dan parafin dilakukan saat lilin mencair. Lilin atau parafin dapat dicampur dengan aroma pewangi tertentu untuk menambah sensasi saat digunakan. Lelehan lilin atau parafin yang terbuang dapat dipanaskan dan dicetak kembali. Gips Wujud bahan gips adalah bubuk yang kemudian dicampur dengan air sehingga menjadi adonan yang kental.

Adonan itu akan mengeras dan menyatu ketika didiamkan. Oleh karena itu, mengolah gips harus dengan cara dicor atau dicetak.

Pewarnaan gips biasanya dilakukan setelah bahan mengeras. Gips mudah pecah sehingga harus berhati-hati saat berkarya dengan bahan ini. Sabun Sabun berwujud padat sehingga dapat langsung diukir saat padat atau dapat pula diparut/dihaluskan dan dibentuk seperti flour clay.

Sabun yang didiamkan akan mengeras. Pewarnaan sabun dilakukan dengan mempertahankan warna sabun atau dapat pula ditambah biang warna saat sabun dibuat menjadi adonan. Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak Beragam benda kerajinan dari bahan lunak alam dan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan dapat dipilih berdasarkan jenis dan karakteristik masing-masing seperti yang telah dijelaskan di atas.

Teknik yang digunakan juga sangat bervariasi, di antaranya membentuk mengukir, mengecor, menempel, melipat, mencetak, dan menggulung. Semua disesuaikan dengan jenis bahan yang digunakan, kemanfaatan, dan rancangan produk kerajinan.

Berikut adalah berbagai proses produksi kerajinan bahan lunak sesuai dengan karakter masing-masing bahan. Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak Alam Beberapa kerajinan bahan lunak alam akan diuraikan secara singkat pada penjelasan berikut. Kerajinan Keramik Kerajinan keramik adalah kerajinan bahan lunak yang terbuat dari bahan tanah liat. Pada pembuatan keramik, tanah liat memiliki sifat plastis, sehingga mudah dibentuk.

Setelah itu dibakar dalam tingkat pembakaran suhu 600o C sampai 1300o C sesuai jenis tanah liatnya, sehingga tanah liat menjadi keras, padat, dan kedap air. Bahan Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik Bahan utama yang digunakan dalam membuat kerajinan keramik adalah tanah liat.

Alat Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik Peralatan kerajinan keramik di antaranya adalah butsir, kawat/benang pemotong tanah, spon, rol kayu, alat putar kaki, alat putar tangan, dan tungku pembakaran. Produk Pembuatan Kerajinan Keramik Jenis produk yang dihasilkan oleh kerajinan keramik meliputi vas bunga, cangkir, botol, teko, dan bahkan bentuk hewan lucu.

Proses Pembuatan Kerajinan Keramik Teknik pembentukan kerajinan bahan tanah liat cukup banyak, di antaranya adalah: • Teknik Pijit Tekan ( Pinch), yaitu teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan cara tanah liat dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan; • Teknik Cetak, yakni teknik pembentukan dengan acuan alat cetak dapat digunakan untuk memproduksi produk kerajinan keramik dengan jumlah banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula.

Teknik cetak ada dua, yaitu cetak kering dengan teknik tekan (press) dan cetak basah dengan teknik cor. • Teknik Pilin ( Coil), merupakan teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan cara tanah liat digulung hingga terbentuk pilinan tanah. • Teknik Lempengan ( Slab), teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan membentuk lempengan menggunakan rol. Lempengan digunakan untuk membuat karya keramik yang berbentuk persegi atau silinder.

• Teknik Putar, yakni teknik pembentukan badan keramik dengan menggunakan alat putar kaki (kickwheel) dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris. Kerajinan Kulit Proses pembuatan bahan baku kulit cukup sederhana. Kulit hewan potong dicuci bersih terlebih dahulu, direntangkan, kemudian dijemur langsung dengan sinar matahari hingga kering. Sesudah kering, kulit digosok untuk menghilangkan bulu dan kotoran menggunakan kapak kecil.

Kemudian, dicuci bersih dan dijemur kembali. Setelah itu, kulit baru dapat dipergunakan. Bahan Pembuatan Kerajinan Kulit Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan kulit adalah kulit tersamak yang berasal dari hewan seperti domba, sapi, dan kerbau. Alat Pembuatan Kerajinan Kulit Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan kulit adalah pahat khusus kulit, plong (pembolong kulit), mesin jahit, gunting, dan jarum jahit untuk kulit.

Produk Kerajinan Kulit Contoh produk kerjinan kulit meliputi sepatu, tas, dan gunungan wayang kulit. Proses Pembuatan Kerajinan kulit Proses pembuatan kerajinan kulit sangatlah beragam tergantung dari jenis kulit dan kerajinan kulit yang akan dibuat.

Namun secara umum berikut adalah proses pembuatan kerajinan dari bahan lunak kulit. • Pertama-tama kulit direndam dengan air selama satu hari sampai lunak. • Kemudian direntangkan atau dipentangkan dengan menggunakan tali dan pigura kayu yang kuat. • Selanjutnya, kulit tersebut dijemur di bawah terik matahari sampai benar-benar kering. • Kulit yang sudah kering segera ditipiskan dengan cara dikerok.

Bagian yang dikerok adalah bagian rambut (bagian luar) dan sisasisa daging yang masih melekat (bagian dalam). Kulit dikerok dengan menggunakan pisau atau pethel sedikit demi sedikit secara hati-hati. • Selanjutnya, pengerokan dilakukan pada bagian luar, namun pengerokan kulit bagian luar hanya sedikit apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya karena bila dilakukan pengurangan terlalu banyak maka kulit yang dihasilkan akan menjadi mudah patah bila dilipat.

• Setelah kulit ditipiskan, sisa-sisa kerokan dibersihkan dengan air dan bagian yang dikerok dihaluskan dengan amplas. • Selanjutnya, dijemur di bawah sinar matahari lagi hingga kering secara merata. • Kulit diberi warna dasar dan ditatah dengan pahat mengikuti pola.

• Kulit diberi warna sesuai kebutuhan. Kerajinan Adonan Tepung ( Flour Clay) Flour clay adalah sejenis bahan tepung yang dibuat menjadi adonan. Adonan dibuat sedemikian rupa hingga kalis dan lunak sehingga mudah dibentuk. Adonan tepung semacam ini disebut juga dengan playdought. Bahan Pembuatan Kerajinan Flour Clay Bahan yang digunakan untuk pembuatan kerajinan flour clay yaitu tepung terigu, tepung sagu, tepung tapioka, lem putih, pewarna makanan/cat poster/akrilik, dan semprot clear.

Bahan pendukung lainnya adalah peniti bros, gantungan kunci, dan magnet. Alat Pembuatan Kerajinan Adonan Tepung Alat pembuatan kerajinan flour clay merupakan alat sederhana yang ada di rumah, di antaranya baskom, mangkuk, sendok, spatula, gelas ukur, plastik, tripleks, dan waslap.

Produk Kerajinan Adonan Tepung Beberapa contoh produk kerajinan bahan flour clay meliputi gantungan kunci, boneka lucu, dekorasi tempat pensil, dsb. Proses Pembuatan Kerajinan Flour Clay Proses pembuatan kerajinan flour clay sama mudahnya dengan kerajinan tanah liat. Namun, karena warnanya yang sudah terlihat menawan, pembuat karya harus memadukan warna-warna dengan bentuk yang akan dibuat sehingga memunculkan keharmonisan. • Campur semua bahan tepung dengan cara melumurinya dengan air secara perlahan.

• Aduk adonan hingga kalis. • Tetesi warna makanan dan aduk hingga rata. • Bentuk adonan sesuai selera, misalnya gantungan kunci berbentuk anak-anak. • Semprot clear pada adonan yang sudah dibentuk agar mengkilap dan awet. Kerajinan Getah Nyatu Kerajinan getah nyatu merupakan kerajinan yang memanfaatkan getah pohon nyatu sebagai bahan utama. Kerajinan jenis ini banyak dijumpai di kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Bahan Pembuatan Kerajinan Getah Nyatu Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan kerajinan getah nyatu yaitu getah nyatu, air panas yang selalu dalam rebusan, air dingin, dan pewarna alam dari tumbuhan atau pewarna sintetis.

Alat Pembuatan Kerajinan Getah Nyatu Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan getah nyatu yaitu botol atau rol sebagai penggiling, papan sebagai alas, gunting, kuas, dan sendok.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Produk Kerajinan Getah Nyatu Produk kerajinan getah nyatu yang dibuat pengrajin didominasi bentuk perahu naga atau perahu burung tingang. Perahu burung tingang merupakan perahu yang menggambarkan suku Dayak kala berperang. Proses Kerajinan Getah Nyatu • Proses perebusan batang pohon nyatu dilakukan sebanyak tiga kali untuk mendapatkan getah yang baik.

Perebusan pertama dilakukan dengan mencampurkan sedikit minyak tanah untuk memisahkan batang pohon dengan getahnya. • Perebusan kedua cukup menggunakan air.

Perebusan kedua ini untuk memisahkan getah nyatu dengan minyak tanah. • Setelah getah pohon nyatu terkumpul, dilakukan perebusan terakhir untuk menambahkan warna pada getah tersebut. Proses pewarnaan getah nyatu menggunakan bahan-bahan yang alami, seperti berbagai daun yang memiliki kekhasan warna tertentu seperti hitam, hijau, merah, kuning atau cokelat. • Setelah direbus getah ditarik hingga panjang untuk memperoleh ketipisan tertentu. • Getah yang sudah tipis dapat dibentuk aneka kerajinan khas Kalimantan.

Proses Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak Buatan Beragam benda kerajinan dari bahan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Seperti pembuatan kerajinan bahan lunak alami, pembuatan kerajinan bahan lunak buatan juga berbeda-beda berdasarkan sifat dan karakteristik dari bahan yang digunakan.

Berikut adalah beberapa proses produksi pembuatan kerajinan bahan lunak buatan berdasarkan masing-masing jenis bahan buatan. Kerajinan Lilin Lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri atas sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Menurut sejarah, sebelum abad ke-19, bahan bakar yang terkandung di dalam lilin adalah lemak sapi yang banyak mengandung asam stearat. Sekarang yang biasanya digunakan adalah parafin. Bahan Pembuatan Kerajinan Lilin Bahan utama dari kerajinan lilin yaitu lilin lebah, lilin batang, parafin, plastisin, silikon, serta katalis untuk cetakan.

Alat Pembuatan Kerajinan Lilin Alat yang digunakan untuk pembuatan kerajinan lilin yaitu cetakan yang sudah siap pakai, panci, kompor, pengaduk, dan sendok. Produk Kerajinan dari Lilin Kita dapat melihat bentuk lilin yang bervariasi seperti aneka flora dan fauna, bahkan sekarang sudah mulai membentuk lilin hias yang merupakan duplikasi dari berbagai bentuk makanan, seperti burger, es krim, pizza, mie bakso, dan sate lontong.

Proses Pembuatan Kerajinan Lilin Proses pembuatan kerajinan lilin melibatkan pencairan bahan lilin lalu mencetaknya pada cetakan.

Cetakan dapat kita beli sudah jadi atau dibuat dengan menggunakan silikon atau bahan lunak lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah proses apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya kerajinan lilin. • Pembuatan lilin sederhana saja, kita dapat memulainya dengan cara memanaskan lilin dan parafin di atas panci. • Setelah cair, lilin dapat diberi pewarna bubuk/cair atau dapat pula menggunakan krayon sisa. • Siapkan cetakan di atas gelas, kulit telur atau wadah/loyang kue, jika ada silikon lebih baik.

Cara membuat silikon adalah dengan membuat modelnya terlebih dahulu menggunakan gips, plastisin, atau tanah liat. • Kemudian buat kotaknya, silikon disiram sebatas kotak, jika sudah kering dapat dicopot dari modelnya. Kerajinan Fiberglass Fiberglass adalah serat gelas berupa kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis. Serat ini dapat dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain, kondisi sudah siap pakai, yang kemudian diresapi dengan resin sehingga menjadi bahan yang kuat dan tahan korosi.

Bahan Pembuatan Kerajinan Fiberglass Bahan pembuatan fiberglass terdiri atas resin, katalis, matt fiber, cat, dan silikon resin sebagai alat cetak. Alat Pembuatan Kerajinan Fiberglass Alat pembuatan kerajinan dari fiberglas yang digunakan yaitu sendok, wadah mangkuk, cetakan silikon, dan gunting.

Produk Kerajinan Fiberglass Produk kerajinan fiberglass banyak diminati masyarakat, terutama untuk kerajinan hiasan atau bentuk souvenir. Fiberglass memiliki sifat kuat dan tahan lama, juga karakter warnanya yang bening menjadikan kerajinan ini dapat dibuat menyerupai air atau kaca. Proses Pembuatan Kerajinan Fiberglass Pembuatan kerajinan fiberglass tidak membutuhkan waktu yang lama, jika sudah dipersiapkan cetakannya.

Cetakan untuk kerajinan fiberglass juga terbuat dari silikon. Cetakan silikon dibuat terlebih dahulu agar fiberglass dapat dibuat lebih cepat untuk hasil yang lebih banyak. Pembuatan cetakan silikon sama dengan pembuatan cetakan silikon untuk kerajinan lilin. Setelah cetakan silikon sudah siap, barulah kita memulai langkah pembuatan kerajinan berbahan fiberglass.

Matt fiber digunakan untuk membuat kerajinan fungsi pakai yang kuat dan tebal serta warna yang pekat.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Kerajinan Gips Kerajinan dari gips banyak diminati orang karena pembuatannya terbilang mudah. Namun, kita perlu terlebih dahulu membuat cetakannya.

Bahan gips merupakan bentuk bubuk, sehingga prosesnya harus dicairkan dahulu. Jika ingin terbentuk seperti yang diinginkan harus dibuat cetakan terlebih dahulu. Bahan Pembuatan Kerajinan Gips Bahan pembuatan kerajinan gips yaitu bubuk gips, plastisin atau silikon, dan cat akrilik.

Alat Pembuatan Kerajinan Gips Alat pembuatan kerajinan gips merupakan alat yang sederhana dan mudah didapatkan di rumah, seperti mangkuk/gelas, pengaduk/ sendok, cetakan plastisin, dan kaus. Produk Kerajinan Gips Produk kerajinan gips dibuat pengrajin untuk berbagai kerajinan yang dijadikan hiasan. Hiasan dapat berbentuk patung, boneka, atau flora dan fauna. Kerajinan dari gips mudah pecah, sehingga berhati-hatilah saat memegangnya. Proses Pembuatan Kerajinan Gips Bubur gips dibuat dengan perbandingan 1 : 2, takaran 1 untuk gips dan 2 untuk air.

Jika untuk cor benda yang berongga, perbandingan dibuat 1 : 3. Kemudian, aduk hingga tidak ada lagi gumpalan gips. Dengan demikian, gips akan lebih cepat mengering. Jika sudah kering, gips yang sudah dicetak dapat diamplas agar terlihat halus. Barulah dapat dicat sesuai keinginan. Apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya pengecatan warna dasar terlebih dahulu agar permukaan gips tertutup sempurna.

Kerajinan Sabun Sabun merupakan bahan lunak buatan yang dihasilkan dari zat kimia tertentu. Meskipun sabun kita pergunakan sehari-hari sebagai bahan untuk membersihkan diri pada saat mandi. Meskipun hanya dapat dipergunakan sebagai hiasan, kerajinan dari sabun dapat menjadi sarana latihan mengukir, sebelum mengukir pada bahan keras seperti batu dan kayu Bahan Pembuatan Kerajinan Sabun Bahan yang digunakan untuk pembuatan kerajinan sabun adalah sabun batangan.

Selain itu dapat pula sabun olahan bentuk cair dan siap dicetak.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Alat Pembuatan Kerajinan Sabun Alat yang digunakan untuk kerajinan sabun teknik ukir adalah butsir, apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya, pensil, spidol, dan cetakan silikon. Produk Kerajinan Sabun Produk kerajinan dari sabun semakin banyak diminati orang.

Hal ini terbukti bahwa sabun tidak hanya sekadar sebagai bahan untuk mandi, melainkan dapat berfungsi sebagai pengharum atau penghias ruang.

Proses Pembuatan Kerajinan Sabun Pembuatan kerajinan sabun kali ini ditampilkan teknik ukir atau cukil. Jika tidak ada cetakan dilakukan dengan cara diukir, sedangkan jika tersedia cetakan dapat dibuat dengan teknik cor. Kerajinan Polymer Clay Jenis bahan polymer clay belum banyak yang mengenalnya. Di Amerika Serikat, jenis bahan ini sangat populer.

Polymer clay adalah semacam adonan yang sudah dicampur dengan bahan tertentu sehingga menjadi mirip adonan kue.

Bahan Pembuatan Kerajinan Polymer Clay Bahan pembuatan kerajinan polymer clay adalah polymer clay warna warni siap pakai, benda pendukung lainnya yang dapat dihias dengan polymer clay, seperti kotak pensil, wadah serbaguna, dan bingkai foto. Alat pembuatan kerajinan Polymer Clay Alat yang digunakan untuk pembuatan kerajinan polymer clay yaitu cukil, alat cetak dorong, alat cetak tekan, dan alat cetak potong. Produk Kerajinan Polymer Clay Produk kerajinan dari polymer clay sangat menarik.

Warna-warnanya yang indah menjadikan kerajinan polymer clay banyak disukai. Produk yang banyak dibuat biasanya berbentuk duplikasi dari sebuah benda. Akibatnya, terkadang mata tertipu dengan wujud duplikasi polymer clay. Orang sulit membedakan benda yang asli dan mana yang duplikasi. Itulah keunikan dari kerajinan bahan lunak polymer clay ini. Proses Kerajinan Polymer Clay Polymer clay dapat dicampur dengan baik dan mudah, sehingga akan didapatkan berbagai variasi warna campuran ataupun kombinasi.

Caranya yaitu hanya dengan mencampur beberapa warna dari bahan polymer clay yang diinginkan. Cobalah beberapa jenis polymer clay, karena masing-masing jenis memiliki karakter kelunakan yang berbeda.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Ada juga jenis polymer clay yang langsung kering setelah dibentuk. Namun, ada pula jenis polymer clay yang harus dipanaskan terlebih dahulu dengan suhu di bawah 1000 C baru dapat mengeras. Jika didesain dengan unik dan mengikuti tren yang ada, kerajinan polymer clay dapat bernilai jual tinggi hingga ke mancanegara. Misalnya polymer clay yang dibuat dengan karakter kartun atau pejuang-pejuang dalam film “Star Wars”. Referensi • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(2017). Prakarya SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Artikel Terkait Batalkan balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Komentar * Nama * Email * Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. Beritahu saya akan tindak lanjut komentar melalui surel. Beritahu saya akan tulisan baru melalui surel.

• Motivasi/Motivation dalam Manajemen (Teori-Praktik) • Directing (Pengarahan) – Pengertian, Prinsip-Prinsip & Jenis • Controlling, Pengendalian, atau Pengawasan & Evaluasi • Kepemimpinan: Pengertian, Unsur, Prinsip, Tingkat & Gaya • Staffing dan Actuating dalam Manajemen • Perilaku Organisasi: Pengertian, Sifat, Karakteristik & Pengembangan Trending • Metode Penelitian Deskriptif: Pengertian, Langkah & Macam Semua Kategori • Aliran Seni Rupa (13) • Bahasa Indonesia (75) • Biografi (8) • Budaya (4) • Desain (20) • Filsafat (8) • Fundamental Seni (15) • Ilmu Pengetahuan Alam (33) • Ilmu Pengetahuan Sosial (37) • Informatika (29) • Inspirasi (21) • Linguistik (10) • Manajemen (10) • Metode Penelitian (11) • Pendidikan (73) • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (37) • Prakarya dan Kewirausahaan (19) • Praktik Seni (10) • Sastra (33) • Sejarah (16) • Sejarah Seni (25) • Seniman Indonesia (5) • Seniman Mancanegara (3) • Teori Seni (86) Langganan
Benda atau barang dari bahan lunak yang memiliki fungsi pakai biasanya digunakan sebagai alat, wadah, ataupun pelengkap busana.

Sebagai benda pakai, tentu tujuan pembuatannya lebih mengutamakan fungsinya, sementara unsur keindahan atau estetik hanya sebagai pendukung. Fungsi pakai dibedakan lagi menjadi fungsi bahan bangunan, wadah, pembersih, dan fungsi hiburan.

Fungsi sebagai bahan bangunan bisa berupa gips dan batako, fungsi sebagai wadah bisa berupa kotak tisu, fungsi hiburan seperti wayang kulit, dan sebagai pembersih bisa berupa keset. Selain mempunyai nilai seni yang tinggi, kerajinan bahan lunak juga memiliki nilai ekonomis. Menciptakan karya dari bahan lunak dan terus berinovasi, dapat menjadi sebuah pekerjaan dan menciptakan lapangan pekerjaan. Sebuah karya seni dengan nilai artistik yang tinggi sebagian besar laku dengan harga yang fantastis.

Sehingga kerajinan ini dapat menjadi sumber penghasilan. Teknik pembuatan menggunakan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat dan silindris) dan bervariasi. Teknik ini juga sering dipakai oleh pengrajin keramik. Pada umumnya perajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel).

Para perajin ini bekerja di atas alat putar dan menghasilkan kerajinan dengan bentuk yang sama seperti gentong dan guci. Pada teknik cetak, terdapat dua teknik pembentukan untuk karya kerajinan bahan lunak, yaitu : sekali cetak (cire verdue) dan cetak berulang. Teknik sekali cetak adalah teknik cetak yang menghasilkan sekali cetakan dan tidak dapat diperbanyak lagi.

Teknik cetak berulang (bi valve) adalah teknik mencetak yang bisa memproduksi karya dalam jumlah yang banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama persis. Bahan cetakan yang biasa digunakan adalah gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakkan jegger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Teknik ini biasanya diterapkan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi dengan jumlah massal, seperti alat-alat rumah tangga.

Teknik membuat kerajinan bahan lunak menganyamTeknik menganyam ini pada umumnya sering digunakan untuk pembuatan karya kerajinan bahan lunak dengan karakteristik tertentu. Bahan baku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik menganyam ini berasal dari berbagai jenis serat tumbuhan, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang, dan enceng gondok.

Teknik membuat kerajinan bahan lunak menenunTeknik menenun pada dasarnya sama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Untuk teknik menganyam, kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu. Sementara pada kerajinan menenun menggunakan alat yang sering disebut dengan lungsin atau pakan. Teknik membuat kerajinan bahan lunak mengukirTeknik mengukir yaitu kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir.

Biasanya teknik mengukir diterapkan pada bahan kayu, namun teknik ini juga dapat digunakan pada bahan lunak seperti sabun padat dan lilin. Setelah mempelajari macam-macam teknik pembuatan kerajinan bahan lunak, kalian juga perlu membaca tahapan pembuatan kerajinan bahan lunak. Antara lain : Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat sering dikenal orang dengan kerajinan keramik.

Kerajinan keramik adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah.

Contohnya: gerabah, vas bunga, guci, piring. Berikut contoh kerajinan gerabah dan keramik. Indonesia memiliki aneka ragam kerajinan keramik dari berbagai daerah yang memiliki ciri khas pada keunikan bentuk, teknik hingga ragam hias yang ditampilkan.

Kekayaan hayati di Indonesia telah menginspirasi keindahan dan keunikan bentuk kerajinan keramik menjadi keramik Nusantara yang memiliki karakteristik tersendiri dan berbeda dengan keramik Cina, Jepang, dan negara lainnya. Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat.

Kandungan gips terdiri atas apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya zat hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral seperti: karbonat, borat, nitrat, dan sulfat yang dapat terlepas sehingga gips dalam proses pengerasan akan terasa panas.

Prosesnya harus dicairkan dahulu jika ingin bentuk seperti yang diinginkan, harus dibuat cetakan. Jika akan diproduksi dalam jumlah banyak, harus dibuat model terlebih dahulu. Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat.

Fungsi kerajinan dari gips biasanya dapat berupa hiasan dinding, mainan, dan sebagainya. Kerajinan dari sabun sangat unik. Bahan yang diperlukan adalah sabun batangan. Sabun dapat diolah dengan dua cara. Pertama: mengukir sabun yang menghasilkan karya seperti: binatang, buah, dan flora ukiran. Kedua, membentuk sabun, yaitu: sabun diparut hingga menjadi bubuk, dicampur dengan sagu dan sedikit air, lalu dibuat adonan baru seperti membuat bentuk dari plastisin.

Demikianlah artikel yang menjelaskan tentang "Pengertian Kerajinan Bahan Lunak Beserta Fungsi, Manfaat, Jenis - Jenis, Dan Contoh Kerajinan Bahan Lunak". Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan silahkan tinggal tanggapan maupun kritikan yang sifatnya memperbaiki untuk yang akan datang. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

• Bahasa Indonesia (26) • Biography (1) • Biology (20) • Business (2) • Civic Education (12) • Civil Engineering (2) • Culture Art (11) • Fisika (9) • General Sciences (27) • Geography (9) • Health (6) • History (36) • Islam (35) • Language (16) • Natural Sciences (24) • Social Sciences (19) • Sports (17) • Viral News (15) Kulit juga merupakan salah satu jenis bahan lunak.

Kulit diperoleh dari hewan seperti sapi, kerbau, atau kambing. Kulit buatan juga bisa digunakan dan biasa kita kenal dengan sebutan kulit sintetis. Kulit biasanya digunakan untuk menciptakan barang-barang fashion sperti sepatu, tas, jaket, atau dompet.
Artikel Terbru • Sistem latihan yang diselingi istirahat dalam interval disebut dengan​ • Setiap pagi tina meminum teh dengan gula satu sendok. ia tidak pernah meminum teh tanpa gula ataupun hanya memakan gula saja.

hubungan antara teh dan gula adalah • Soalnya di pict ya, jawabnya pakai rumus y pliss ​ • Sebuah halaman rumah berbentuk persegi panjang, dengan ukuran panjang 40 m dan lebar 25 m buat denah halaman rumah tersebut apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya skala yang digunakan 1 : 500! • Hasil 2log 0,25 + 3log3√3 = adalah​ Kategori
Daftar Isi • Apa Itu Kerajianan Lunak? • Contoh Kerajinan Bahan Lunak • Ciri Bahan Lunak Alami • Ciri-ciri Bahan Lunak Buatan • 1.

Kerajinan Lunak dari Sabun • 2. Kerajinan Lunak dari Bubur Kertas • 3. Kerajinan Lunak dari Lilin • 4. Kerajinan dari Tanah Liat • 5. Kerajinan Serat Alam • 6. Kerajinan Kulit • Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan • 1. Kerajinan dari Gips • 2. Kerajinan dari Clay • Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak • • Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai • Karya Kerajinan Sebagai Benda Hias • Pengertian Kerajinan dari Bahan Lunak • • Kerajinan Bahan Lunak Alami • Kerajinan Bahan Lunak Buatan • Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan Bahan Lunak • • 1.

Unsur Estetika • 2. Unsur Ergonomis • Motif Beragam Hias Produk Kerajinan dari Bahan Lunak • • 1. Motif Realis • 2. Motif Geometris • 3. Motif Dekoratif • 4. Motif Abstrak • Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak • Membentuk • 1. Teknik Coil (Lilit Pilin) • 2. Teknik Putar • 3. Teknik Cetak • 4. Teknik Menganyam • 5. Teknik Menenun • 6. Teknik Membordir • 7. Teknik Mengukir • Manfaat dan Fungsi Kerajinan Bahan Lunak • 1.

Fungsi Pakai • Fungsi pakai dapat dibedakan menjadi • 2. Fungsi Apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya • 3. Fungsi Pengetahuan • 4. Fungsi Ekonomis Contoh kerajinan bahan lunak – Kerajinan bahan lunak merupakan salah satu hasil kerajinan yang berasal dari bahan yang sifatnya lunak.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Contoh bahan lunak memiliki sifat lentur, lembut, empuk dan biasanya sangat mudah sekali di bentuk sesuai keinginan tanpa melalui proses yang berat. Untuk membuat kerajinan lunak, maka seorang pengrajian harus memiliki skil yang cukup agar mempu dan mudah dalam membuat suatu hasil kerajinan yang berasal dari bahan lunak.

Adapun contoh-contoh hasil dari kerajinan lunak yang familiar saat ini seperti kerajinan hiasa dinding, bingkai foto, gantungan kunci, guci, dan masih banyak lagi. Nah, bagi kalian yang ingin mengenal lebih dalam lagi tentang apa itu kerajinan bahan lunak. Yuk, simak pembahasan kali ini mengenai berbagai hal tentang kerajinan lunak. Apa Itu Kerajianan Lunak? Seperti yang sudah kita jelaskan, bahwa kerajinan lunak merupakan suatu hasil produk kerajinan yang berasal dari bahan-bahan lunak.

Contoh bahan-bahan lunak seperti tanah liat, parafit, sabun, dan masih banyak lagi. Namun, bahan lunak sendiri terbagi menjadi dua jenis yakni bahan lunak alami dan bahan lunak buatan. Adapun lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Seperti yang sudah kalian ketahui bahwa contoh kerajinan bahan lunak terbagi menjadi dua jenis yakni kerajian bahan lunak alami dan kerajinan bahan lunak buatan.

Adapu untuk ciri-ciri bahan alami dan bahan lunak adalah sebagai berikut ini. • Ciri Bahan Lunak Alami Bahan lunak alami merupakan bahan yang berasal beberapa sumber yakni tumbuhan, hewan, dan lapisan bumi yang memiliki sifat lunak. Contohnya sifat bahan lunak alami seperti. • Tanah Liat • Kulit • Getah Nyatu “Nah, itulah beberapa contoh bahan alami yang biasa dimanfaatkan untuk bahan produk kerajinan”.

• Ciri-ciri Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan merupakan suatu bahan yang berasal dari buatan manusia dan di buat dari bahan campuran kimia. Adapun untuk contoh bahan lunak buatan adalah sebagai berikut ini. • Polymer Clay dan Plastisin • Fiberglass • Lilin & Parafin • Gips • Sabun “Nah, itulah beberapa contoh bahan lunak buatan yang juga dapat dimanfaatkan untuk produk kerajinan” 1.

Kerajinan Lunak dari Sabun Kerajinan lunak dari sabun merupakan hasil kerajinan dari bahan dasar sabun batangan. Hasil yang di dapat dari kerajinan sabun memang sangatlah unik dan menarik. Sabun batangan dapat diolah dengan dua cara. • Pertama: mengukir sabun dengan bentuk karya seperti binatang, buah, dan flora ukiran. • Dan yang kedua dengan membentuk sabun. Selanjutnya untuk pembuatanya, sabun diparut hingga menjadi bubuk, lalu dicampurkan dengan sagu serta sedikit air saja.

Dan tahap selanjutnya buatlah adonan baru dari bahan tadi, terakhir bentuklah adonan sabun tersebut menjadi kerajinan sesuai keinginan kita.

2. Kerajinan Lunak dari Bubur Kertas Contoh produk kerajinan dari bubur kertas yakni karya kerajinan yang pembuatnya cukuplah mudah dan tidak membutuhkan dana yang banyak.

Selain itu kertas dapat dimanfaatkan sebagai bahan beraneka ragam kerajinan. Salah satu pemanfaat kertas adalah dibikin bubur kertas yang proses pembuatanya sedemikian rupa sehingga dari hasil kerajinan tersebut memiliki nilai jual tersendiri. Selain itu bahwa dari kerajinan bubur kertas juga sangat bermanfaat terutama untuk mengurangi sampah yang berupa kertas-kertas bekas.

3. Kerajinan Lunak dari Lilin Contoh produk kerajinan bahan lunak lilin merupakan sebuah karya kerajinan dari bahan utaman lilin. Untuk proses pembuatan kerajinan bahan lunak lilin ini, memang cukuplah mudah, bahkan untuk proses pembuatan ini dapat di lalukan oleh semua orang.

“Nah, Bagaimana cara pembuatannya? Yuk simak dibawah ini”. Dalam proses pembuatan kerajinan lunak dari lilin, maka yang pertama kita lakukan adalah cairkan dulu bahan lilin tersebut dengan pemanaskan lilin diatas api atau kompor. Selanjutnya setelah mencair kita hanya cukup mencetak dengan menggunakan alat cetak yang sudah disiapkan.

Selain itu hasil dari kerajinan lunak lilik dapat juga dihasilkan dengan menggunakan teknik ukir. Baca Juga: membuat Bingkai Foto dari Kardus 4. Kerajinan dari Tanah Liat Contoh produk kerajinan liat merupakan sebuah kerajinan yang bahan utamanya yakni bahan alami tanah liat.

Kerajinan tanah liat biasa disebut dengan kerajinan keramik. Apa itu kerajinan keramik? Kerajinan keramik merupakan hasil karya kerajinan yang bahan bakunya dari tanah liat yang sudah mengalami pemprosesan. Contoh kerajinan tanah liat diantaranya seperti : gerabah, vas bunga, guci, pring, kendil, cobek, dan masih banyak lagi. 5. Kerajinan Serat Alam Contoh produk kerajinan serat alam adalah sebuah hasil karya kerajinan yang berbahan baku utama yakni serat alam. Untuk proses pembuat kerajinan serat alam ini yakni dengan mengggunakan teknik menganyam.

Hasil dari kerajinan serat alam bisa berupa barang, pakaian dan benda hias lainya yang tentunya motif yang dihasilkan sangatlah indah. Selain iti bahan serat alam juga dapat menghasilkan berbagai kerajinan tangan lainya seperti tas, topi, dompet, alas meja, tempat lampu, Figura, dan kerajinan dinding.

6. Kerajinan Kulit Contoh produk kerajinan kulit merupakan hasil karya kerajinan yang yang berbahan baku utama dari bahan kulit alami yang telah melewati pemasakan khusus, bahan yangb digunakanya yakni bahan kulit mentah atau kulit sintetis.

Untuk proses pembuatan kerajian kulit ini yakni dengan menggunakan teknik ukir dan jahit. Selain itu kulit yang paling bagus untuk dijadikan sebagai bahan kerajinan kulit ini adalah seperti kulit hewan sapi, kerbau, kambing, dan kulit buaya. Karena kulit hewan tersebut memiliki tekstur kulit yang tebal dan tidak rusak ketika diukir, dan memiliki kualitas yang bagus jika dijadikan kerajinan lainya misalnya seperti tas, sepatu, wayang, dompet, jaket, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: membuat Bingkai Foto dari Sedotan Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan merupakan sebuah bahan yang didapat melalui beberapa tahap pemprosesan, sehingga menjadikan bahan jadi lunak. Bahan lunak buatan biasanya soal harga cenderung lebih mahal dari pada bahan yang asli alami. Berikut adalah contoh produk kerajinan bahan lunak buatan? 1. Kerajinan dari Gips Kerajinan bahan lunak gips merupakan sebuah hasil karya kerajinan yang berbahan bakunya dari gips.

Gips adalah bahan mineral yang tidak dapat larut dalam air dalam waktu yang lama, jika bahan sudah menjadi padat. Bahan gips terdapat kandungan zat jenis hidrat kalsium sulfat dan mineral lainya seperti. • Karbonat • Borat • Nitrat • Dan sulfat Sehingga dari hal tersebut jika gips masih dalam proses pengerasan, maka gips akan terasa panas.

Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan inginkan kita, maka diperlukan tahap pencairan terlebih dahulu. 2. Kerajinan dari Clay Kerajinan polimer clay merupakan hasil karya dari tanah liat yang mengeras dan mengandung bahan dasar utama polymer polyvinyl chloride. Sebenarnya PVC tidak ada kandungan tanah liat, namun karena PVC memiliki sifat yang sama dengan tanah liat serta sangat mudah untuk dibentuk, dan memiliki sifat akan mengeras jika dipanaskan.

Selain itu polimer clay memiliki berbagai warna yang dapat menghasilkan berbagai jenis kerajinan bahan lunak yang sangatlah menarik. Untuk mendapatkan hasil yang menarik? Ada beberapa cara untuk membuatnya.

Yakni bisa dengan cara menggunakan alat bantu seperti cetakan dan lainya. Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak Fungsi produk kerajinan dari bahan lunak dibagi menjadi dua apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya diantaranya adalah. • Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Karya kerajinan dapat menjadi sebagai benda pakaian yang meliputi ke berbagai bentuk kerajinan yang digunakanya contoh seperti alat, wadah, dan busana.

• Karya Kerajinan Sebagai Benda Hias Selain itu karya kerajinan dapat juga menjadi benda hias yang meliputi ke segala bentuk kerajinan yang tentunya dibuat dengan maksud tujuan untuk dipajang atau sebagai hiasan saja. Baca Juga: Kerajinan apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya Ulat Sutra Pengertian Kerajinan dari Bahan Lunak (PxHere) Kerajinan dari bahan lunak adalah sebuah hasil karya produk kerajinan yang berbahan dasar utama yakni bahan yang memiliki bersifat lunak contoh tanah liat, sabun, dan masih banyak lagi.

Berikut adalah beberapa bahan yang lunak yang terbagi menjadi dua macam yakni bahan lunak alami dan buatan : • Kerajinan Bahan Lunak Alami Bahan lunak alami merupakan bahan yang diperoleh dari alam sekitar. Untuk cara pengolahannya juga yakni dengan cara alami atau tidak dicampur dan tidak di kombinasi dengan bahan buatan.

Contoh bahan lunak alami seperti: tanah liat, serat alam, dan kulit. • Kerajinan Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan merupakan bahan yang diolah dengan cara buatan hingga menjadi bahan yang lunak tujuan ini untuk menghasilkan karya kerajinan tertentu.

Untuk bahan yang digunakanya yakni seperti bahan bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, spons, sabun, dan lainya. Baca Juga: Berbagai Macam Kerajinan dari Kayu Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan Bahan Lunak (sumberinfox) Adapun untuk unsur-unsur estetika produk kerajinan bahan lunak adalah sebagai berikut ini.

1. Unsur Estetika Unsur estetika atau disebutnya dengan keindahan. Keindahan merupakan sebuah hasil nilai estetis yang menyertai hasil karya seni yang di dapat. Nilai keindahan atau (estetik) keunikan karya seni mempunyai system : kesatuankeselarasanankeseimbangan, dan kekontrasan, sehingga dapat menciptakan perasaan yang nyaman, bahagia, dan rasa yang amat senang.

2. Unsur Ergonomis Unsure Ergonomis merupakan sebuah karya yang dapat dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan, contoh seperti dibawah ini. • Keamanan merupakan sebuah jaminan bagi orang yang menggunakan produk kerajinan. • Kenyamanan merupakan rasa nyaman yang timbul jika produk kerajinan tersebut digunakanya • Keluwesan merupakan hal keluwesan dari penggunaan. produk kerajinan adalah sebuah hasil produk yang didapat dari suatu kerajianan sesuai dengan kegunaan atau terapannya.

Motif Beragam Hias Produk Kerajinan dari Bahan Lunak Berbagai hasil motif ragam hias dapat digunakan sebagai penghias dari karya kerajinan antara lain seperti berikut ini. 1. Motif Realis Motif realis merupakan hasil motif yang dibuat dengan bentuk yang nyata dan motif realis ada di alam sekitar seperti pada tumbuh-tumbuhan, binatang, dan lainya.

2. Motif Geometris Motif geometris merupakan hasil sebuah motif yang teratur, dapat diukur dengan menggunakan alat ukur, contoh seperti bentuk segiempat, segitiga, dan lainya. Motif geometris merupakan sebuahmotif yang tertua dalam ragam hias, dalam hal ini motif geometris karena sudah dikenanl sejak zaman prasejarah. 3. Motif Dekoratif Motif dekoratif merupakan sebuah menggambar dengan tujuan untuk mengolah pada permukaan benda hingga menjadi lebih indah lagi.

Untuk memperoleh gambar dekoratif, maka perlu dilakukanya deformasi atau penstiliran alami. Bentuk objek di alam dimudahkan tanpa menginggalkan sedikitpun bentuk aslinya.

Contoh seperti, bunga,hewan, dan lainya. 4. Motif Abstrak Motif abstrak merupaka sebuah motif yang tidak dapat dikenal kembali oleh objek asal. Hal ini dikarenakan gambaran atau abstrak tidak menggambarkan pada objek-objek yang terdapat di alam atau hanyalah khayalan saja. Baca Juga: kerajinan dari Bahan Keras Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak (RumahArtikel.info) Berikut adalah teknik-teknik dalam proses pembuatan produk kerajinan dari bahan lunak yang biasa digunakan diantaranya : Membentuk Seperti pada umunya teknik membentuk biasanya digunakan untuk membuat suatu kerajinan dari tanah liat.

Dalam teknik membentuk ini terbagi menjadi beberapa apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya, diantaranya : 1. Teknik Coil (Lilit Pilin) Teknik coil, merupakan sebuah teknik pembentukan dengan cara menggunakan tangan langsung dengan pijat jari.

Untuk hasil yang didapat bentuk tidak selalu simetris. Selain itu teknik lilit pilin biasa sering dipakai oleh para seniman dan pengrajin keramik.

2. Teknik Putar Teknik putar marupakan sebuah teknik kerajiana yang menggunakan alat putar yang mampu menghasilkan bentuk yang simetris yakni bulat dan silindris serta banyak variasinya. Selain itu teknik ini juga teknik yang biasa dipakai oleh pengrajin keramik. Baca Juga: Berbagai Macam Kerajinan dari Bambu 3. Teknik Cetak Teknik cetak merupakan sebuah teknik yang biasa dipakai oleh pengraajin keramik, dalam hal ini terdapat dua teknik pembentukan pada karya kerajinan bahan lunak.

Contoh seperti sekali cetak, dan cetak berulang. • Teknik sekali cetak adalah sebuah teknik cetak yang mampu menghasilkan dalam sekali cetakan saja.

• Sedanga untuk teknik cetak berulang adalah teknik mencetak yang dapat menghasilkan produk karya kerajinan dalam jumlah yang banyak. Bahan cetakan yang biasa digunakanya seperti cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jegger, dan cetakan untuk dekorasi tempel. Selain itu teknik ini umunya dugunakan pada pabrik-pabrik keramik. 4.

apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya

Teknik Menganyam Teknik menganyam merupakan teknik yang biasa digunakan dalam proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dengan karakteristik tertentu. Untuk bahan utamanya dalam teknik menganyam ini berasal dari sebuah tumbuhan-tumbuhan yang diambil seratnya seperti tumbuhan rotan, bamboo, dan lainya.

5. Teknik Menenun Teknik menenun merupakan teknik yang sama dengan teknik menganyam, bedanya hanya pada alat yang digunakanya saja.

Pada teknik menenun ini biasa kita perlu memakai alat yang disebut dengan lungsin dan pakan. 6. Teknik Membordir Teknik bordir merupakan sebuah hiasan dari benang kain. Apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya lain yang mirip dengan border yakni dikenalnya dengan sulam. 7. Teknik Mengukir Teknik mengukir merupakan sebuah kegiatan memahat, atau menggores, pada bagian permukaan benda yang diukir. Dalam hal ini ada beberapa jenis ukiran, diantaranya ada, ukiran tembus, ukiran rendah, ukiran timbul, dan ukiran utuh.

Baca Juga: Kumpulan Kata-kata Pernikahan Manfaat dan Fungsi Kerajinan Bahan Lunak (Liputan6) Adapun beberapa fungsi dari produk kerajinan bahan lunak, diantarnya : 1. Fungsi Pakai Setiap benda hasil dari sebuah kerajinan bahan lunak tentunya memiliki fungsi pakai tersendiri, dalam hal ini biasanya bisa berwujud alat, wadah atau pelengkap busana. Sebagai benda pakai, dalam pembuatan sebuah produk kerajinan tentunya lebih mengutamakan fungsinya atau manfaatnya, sedangkan untuk keindahan atau nilai estetika hanyalah sebagai pendukung saja.

Fungsi pakai dapat dibedakan menjadi • Fungsi bahan bangunan, contoh seperti : gips dan batako. • Fungsi sebagai wadah, contoh seperti : kotak tisu. • Fungsi hiburan contoh seperti : wayang kulit, • Pembersih seperti : keset dan lainya Baca Juga: Manfaat Kulit Kambing dan Cara Menjadikannya Kerajinan Tangan 2. Fungsi Hiasan Fungsi lain dari kerajinan bahan lunak dapat menjadi benda hias yang dibuat dengan tujuan dipajang atau hanya sebagai hiasan saja dan pada elemen estetis biasanya lebih mengutamakan aspek keindahanya dibandingkan kegunaanya.

Contoh kerajinan bahan lunak yang mempunyai fungsi sebagai hiasan seperti: patung, guci, dan lainya. 3. Fungsi Pengetahuan Pada tahap kerajinan ini sangatlah penting untuk diajarkan dalam sekolah-sekolah. Karena para generasi muda tidaklah boleh sampai melupakan kesenian-kesenian dan budaya kita.

Selain itu membuat kerajinan juga dapat menumbuhkan kreatifitas. Baca Juga: Kerajinan Limbah Kayu yang Unik dan Keren 4. Fungsi Ekonomis Selain memiliki nilai seni yang tinggi, kerajinan dari bahan lunak juga memiliki nilai yang ekonomis. Karna dalam hal ini kerajinan dari bahan lunak juga mampu menciptakan karya mampu membuat kita menjadi berinovasi Sehingga dengan demikian dari hal tersebut dapat menjadikan sebagai pekerjaan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Selain itu, perlu untuk kita ketahui bahwa dari hasil karya seni dengan nilai artistik yang tinggi juga mampu menciptakan nilai harga jual yang fantastis.

Sehingga dari keterbiasan membuat kerajinan dapat menjadi sumber penghasilan. Demikianlah, penjelasan berbagai Contoh produk kerajinan bahan lengkap beserta penjelasan, manfaat, dan teknik pembuatan kerajinan bahan lunak, semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat, Terima Kasih. Baca Juga: 5 Inspirasi Kerajinan dari Limbah Jerami ————————————— Temukan pilihan rumah terlengkap seperti pada perumahan Summarecon Bogor di Aplikasi Pinhome.

Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang! Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti.

Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.Jawaban: sebagai hiasan. sebagai penghasilan. sebagai bahan dasar bangunan. sebagai nilai keindahan. sebagai bahan dasar benda pakai. Manfaat dari bahan lunak sangatlah banyak untuk kehidupan berikut ini adalah contoh contohnya 1.

sebagai hiasan, yang dimana bahan lunak tersebut dapat dibentuk menjadi suatu barang yang bertujuan untuk funsi hias, misalnya tanah liat yang dibuat vas bunga menjadi parang cantik yang lalu dapat dipajang pada sudut ruangan 2. sebagai penghasilan, yakni suatu bahan lunak yang dibentuk menjadi suatu benda ataupun kerajikan akan memiliki nilai jual yang bahkan akan tinggi apabila benda ynag dibuat memiliki karakteristik yang menarik untuk apa sajakah jenis karya kerajinan bahan lunak berdasarkan manfaatnya.

misalnya menjual gerabah semacam vas bunga 3. sebagai bahan dasar bangunan, yakni bahan lunak tersebut digunakan untuk bahan bangunan misalnya penggunaaan tanah liat untuk batu bata yang tentunya digunakan untuk membuat rumah ataupun bangunan semacamnya.

4. sebagai nilai keindahan, yang dimaksud adalah bahan lunak yang dibuat menjadi suatu karya seni dapat diletakan pada suatu pameran seni yang pastinya karya terebut akan memiliki nilai keindahan yang nantinya akan diapreasi oleh orang lain.

misalnya membuat patung lalu dipamerankan dalam suatu pameran 5.sebagai bahan dasar benda pakai, yakni apabila suatu bahan dibuat untuk menjadi benda pakai misalnya tanah liat dibuat asbak maka benda tersebut dapat digunakan.

Ataupun serat dibuat untuk pakaian.
adjar.id - Kerajinan adalah sebuah inovasi dari perkembangan hidup manusia. Kerajinan sendiri dibuat untuk membantu kehidupan manusia. Kerajinan bahan lunak adalah sebuah produk kerajinan yang menggunakan bahan-bahan dasar yang sifatnya lunak. Sebagai contoh, bahan lunak harus memiliki beberapa sifat, antara lain lentur, lembut, empuk, mudah dibentuk, dan lain-lain.

Baca Juga: Syarat-Syarat Membuat Kerajinan Bahan Lunak yang Berkualitas Kerajinan bahan lunak juga memiliki pemaduan dengan bahan lain. Sebagai contoh pemaduan bahan lunak dengan pewarna dan bentuk yang berbeda dengan pondasi dasar yang sama. Jika kita pernah melihat gelang atau cincin, mayoritas dari kedua kerajinan ini memiliki bentuk yang sama, yaitu bulat. Tetapi desain dan warna akan dibedakan sebanding dengan kreativitas manusia atau pengrajin itu sendiri. Nah, kali ini kita akan membahas jenis kerajinan bahan lunak menurut manfaatnya, Adjarian.

"Kerajinan adalah hasil kreativitas manusia karena adanya kebutuhan tertentu."

Grace _ Identifikasi Manfaat Produk Kerajinan bahan Lunak




2022 www.videocon.com