Hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Bunda sedang mencari cerita pendek untuk anak yang seru dan mendidik? Mungkin artikel cerita pendek anak ini lah yang Bunda cari. Penasaran? Baca, yuk! Selain bermain, salah satu hal yang juga anak anak sukai adalah mendengarkan dongeng atau cerita pendek. Cerita pendek untuk anak pada umumnya mempunyai alur cerita yang ringan dan hanya berfokus pada satu kejadian. Tokoh-tokoh yang digunakan pun tidak banyak, seringnya cerita pendek anak ini menggunakan para hewan sebagai tokoh.

Bagi anak, mendengarkan atau membaca cerita pendek anak maupun dongeng mempunyai banyak manfaat lho, Bun. Sekian dari banyak manfaat tersebut adalah memperkaya kosakata anak, melatih kemampuannya mendengar, dan menstimulasi daya imajinasinya. Anak juga dapat belajar mengenai ilmu hidup yang akan berguna baginya kelak. Setelah mengetahui manfaat tersebut, sekarang Bunda pasti sudah tidak sabar untuk membaca rekomendasi cerita pendek untuk anak berikut yang tidak hanya menghibur tapi juga mendidik.

Kalau begitu, yuk disimak! Dongeng Fabel untuk Anak yang Mendidik dan Seru Berikut ini adalah lima rekomendasi cerita pendek untuk anak. Tak hanya yang tak hanya menghibur tetapi juga mengandung nilai moral yang bisa diajarkan pada si kecil. Cerita pendek anak di bawah ini menggunakan hewan sebagai tokohnya. Oleh karenanya, cerita pendek anak ini disebut dongeng hewan atau fabel.

Dengan karakter hewan yang dijadikan sebagai tokoh dalam cerita tentu akan menarik minat anak Anda. Langsung saja baca kumpulan dongeng singkat berikut, ya. 1. Kelinci dan Kura-Kura Dahulu kala, ada seekor kelinci yang populer karena kesombongannya.

Ada seekor kura-kura yang pernah diejeknya lamban dan bodoh, menantang si kelinci sombong untuk adu lari cepat. Sebenarnya kura-kura tak mau berurusan dengan kelinci, tapi ia ingin memberinya sedikit pelajaran.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Dengan penuh percaya diri, kelinci menyetujui tantangan kura-kura tersebut. Ia berpikir mana mungkin kura-kura yang berjalan super lambat itu bisa mengalahkannya. Kemudian, mereka sepakat untuk menentukan jalur panjang yang akan dilewati untuk adu lari. Pertandingan keduanya tak ayal mengundang penasaran hewan-hewan yang lain. Mereka semua juga ingin menyaksikan bagaimana si kura-kura bisa mengalahkan kelinci.

Para hewan menunjukkan dukungannya terhadap si kura-kura karena mereka juga tidak menyukai sifat kelinci yang sombong itu. Seekor kera ditunjuk sebagai wasit untuk mengawasi jalannya pertandingan tersebut. Saat perlombaan baru saja dimulai, kelinci pun melesat jauh meninggalkan kura-kura.

Tak ingin menyerah begitu saja, kura-kura tetap berusaha sekuat tenaga dan menambah kecepatan larinya. Karena merasa kura-kura masih tertinggal jauh dibelakangnya, di tengah-tengah waktu perlombaan dia memutuskan untuk istirahat dan tertidur. Namun saat terbangun, kelinci sungguh kaget karena ternyata kura-kura telah sampai di garis finish. Mendapatkan fakta tersebut, para hewan lain pun bersorak gembira dan si kelinci pulang dengan rasa malu. Melalui cerita pendek untuk anak ini, ada beberapa hal yang bisa Bunda ajarkan pada si kecil.

Salah satunya adalah untuk tidak menyombongkan diri karena kelebihan yang dimiliki. Akan lebih baik jika kelebihan tersebut digunakan untuk membantu bukan malah merendahkan orang lain. Selain itu, cerita untuk anak ini mengajarkan si kecil untuk tidak berkecil hati jika ada orang yang merendahkan dirinya. Besarkan hatinya dan bantu dia untuk membuktikan bahwa dia bisa melakukannya. 2. Semut dan Belalang Saat musim panas di sebuah hutan, hiduplah seekor semut yang sangat rajin bekerja.

Setiap hari ia tak kenal lelah mengumpulkan bahan makanan yang kemudian ia simpan di lumbung.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Si semut bahkan tidak mengindahkan panas maupun hujan, ia mengupayakan hal tersebut supaya lumbungnya tidak kosong saat musim dingin nanti. Suatu ketika saat dalam perjalanan mengumpulkan makanan, semut bertemu dengan belalang. Belalang menyapa si semut dan mengatakan kenapa ia begitu kerja keras sedangkan di hutan begitu banyak makan yang tersedia. Dengan bijak semut menjawab bahwa ia tak ingin kehabisan persediaan untuk musim dingin.

Sambil memakan daun yang didekatnya belalang mengejek si semut dan berkata lagi, “Musim dingin masih lama, tak perlu kerja begitu keras, bersenang-senanglah dahulu.” Tapi, semut tak mengindahkan kata belalang dan kembali meneruskan pekerjaannya. Hal itu berlangsung sampai beberapa waktu dimana si semut semakin rajin bekerja dan si belalang yang tetap bermalas-malasan. Hingga musim dingin pun datang dan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan, semut yang mempunyai persediaan makanan banyak bisa tinggal di rumah dengan nyaman, sedangkan belalang mulai khawatir karena makanannya sudah habis.

Belalang kemudian meminta bantuan si semut, tentu saja ia menolaknya. Tapi, melihat belalang yang hampir mati kelaparan membuat si semut tak tega, ia pun kemudian menolongnya. Dari contoh cerita pendek dan singkat di atas, ada hal menarik yang bisa dajarkan pada putra atau putri Anda. Salah satunya adalah untuk tidak bermalas-malasan seperti yang belalang lakukan. Contohlah semut yang bekerja dengan giat agar kelak dapat menikmati hasilnya.

Kisah ini juga mengajarkan agar si anak mau menolong orang yang membutuhkan pertolongan meskipun orang terebut pernah berbuat salah padanya. Walau semut pernah diejek oleh belalang meski kecewa tapi ia tidak dendam dan tetap mau membantu belalang.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Terkait • Kumpulan Buku Cerita Anak Bergambar Populer Sepanjang Masa • Kumpulan Cerita Rakyat Pendek yang Penuh Pesan Moral • Lima Cerita Lucu Anak Hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah yang Menghibur dan Mendidik • Cerita Dongeng Anak Islami yang Mendidik untuk Buah Hati Tercinta 3.

Anak Kambing yang Cerdik Dikisahkan ada sebuah keluarga kambing yang hidup di hutan. Pada suatu ketika, ibu kambing akan pergi ke suatu tempat dan berpesan kepada anaknya untuk tidak membuka pintu untuk orang lain.

Ibu kambing mengajari anaknya sebuah lagu agar si anak tidak salah mengenali. Jika ibu yang datang maka didepan pintu akan ada yang menyanyikan lagu tersebut. Tanpa mereka sangka, ada seekor serigala yang ikut mendengarkannya.

Sesaat setelah ibu kambing pergi, datanglah seekor serigala yang lapar itu. Ia berdiri di depan pintu kemudian menyanyikan lagu yang ibu kambing tadi ajarkan.

Anak kambing merasa aneh dengan kejadian ini. Ia pun membatin bahwa tidak mungkin ibunya yang baru saja pergi tapi tiba-tiba kembali. Suara yang ia dengarkan pun berbeda dari suara ibunya. Ia merasa bimbang mau membukakan pintu atau tidak. Di tengah kebimbangannya, anak kambing memutuskan untuk mengintip lewat celah kecil di bawah pintu. Betapa terkejutnya ia ketika tahu bahwa yang ia lihat bukan sepasang kaki ibunya, melainkan kaki serigala.

Karena ketakutan, kambing kecil itu pun berteriak. Teriakannya itu membuat hewan-hewan lain berdatangan. Hal ini tentu saja membuat serigala gentar dan memutuskan untuk pergi dan tidak jadi memangsa anak kambing. Nah, dari cerita pendek untuk anak di atas, apakah Bunda bisa menyimpulkan pesan yang dikandung dalam cerita tersebut?

Ya, Anda benar sekali. Cerita pendek anak ini akan mengajarkan anak untuk selalu waspada. Terlalu berlebihan dalam mencurigai orang juga tidak baik, cukup waspada saja.

Anak harus diajarkan untuk waspada dan tidak begitu saja percaya pada orang lain karena di luar sana tidak semua orang itu baik dan bisa dipercaya. Bisa saja ada orang yang berniat buruk seperti apa yang serigala lakukan dalam cerita pendek anak tersebut. Baca juga: 20 Cerita Dongeng Anak Sebelum Tidur Pilihan untuk Buah Hati Tercinta 4. Balas Budi Seekor Semut Suatu hari ada seekor semut merah sedang berjalan menyusuri sungai.

Karena si semut kurang berhati-hati, ia pun tergelincir masuk ke dalam sungai yang arusnya sedang deras. Ia berteriak minta tolong dan berharap ada hewan lain yang mau menolongnya. Tidak disangka, teriakan semut didengar oleh seekor burung merpati.

Merpati itu datang menolongnya dengan membawa sehelai daun. Lalu merpati menghampiri si semut yang hampir mati tenggelam itu. Semut merah itu pun kemudian berpegangan pada daun itu dan ia selamat. Hingga suatu ketika ada seorang pemburu yang sedang mengincar merpati. Semut merah kebetulan ada disekitar tempat itu dan menyadari bahwa yang sedang diincar si pemburu adalah merpati yang pernah menolongnya.

Tepat saat si pemburu ingin menarik pelatuk senjatanya, dengan sekuat tenaga semut menggigit kaki pemburu itu. Pemburu kaget dan tembakannya pun meleset. Merpati yang mendengar suara tembakan pun kemudian terbang menjauh.

Dari atas sana, merpati bisa melihat semut yang dulu pernah ditolongnya berada di kaki pemburu. Setelah memastikan bahwa si pemburu peri dan situasi sudah aman, merpati lalu menghampiri semut dan mengucapkan terima kasih. Si semut menanggapinya dengan mengatakan bahwa hal itu sudah sepatunya ia lakukan karena merpati juga pernah menolongnya dulu saat ia jatuh ke sungai.

Bunda, cerita pendek anak yang satu ini juga mempunyai pesan moral yang tak kalah bagus untuk diajarkan kepada si kecil. Sebagai umat manusia kita harus saling tolong menolong saat melihat ada hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah yang kesusahan. Sekecil apapun perbuatan kita akan sangat berarti bagi orang lain.

Tak hanya itu, dari cerita pendek untuk anak ini anak Anda bisa belajar untuk mengucapkan “terima kasih” setelah dibantu orang lain. Juga, bisa ajarkan anak untuk membiaskan menggunakan kata “tolong” jika ingin minta bantuan orang lain, tapi tidak perlu dengan berteriak ya.

5. Kupu-Kupu Berhati Mulia Di suatu pagi yang cerah, ada seekor semut sedang berjalan-jalan di taman. Dengan perasaan yang gembira, semut tersebut berkeliling taman yang indah itu dan menyapa hewan-hewan lain yang juga berada disana. Hingga matanya tertuju pada sebuah kepompong yang sedang menggantung di ranting.

Semut mendekati kepompong itu dan berkata, “Kepompong, buruk sekali nasibmu. Sudah jelek dan hanya bisa menggantung di sana, tak bisa melakukan apa-apa. Ayo turun sini dan nikmati taman yang indah ini.” Mendengar ejekan semut tersebut, kepompong memilih diam dan tak menanggapinya. Pada suatu hari terjadilah kejadian yang tidak disangka-sangka.

Saat si semut sedang berjalan mengelilingi taman, ia jatuh dalam kubangan lumpur yang terbentuk akibat hujan semalam. Dengan mngerahkan seluruh tenaganya, ia berteriak sekencang mungkin berharap ada yang menolongnya. Tak lama kemudian, seekor kupu-kupu terbang melintas dan mendengar teriakannya. Kupu-kupu tersebut mengambil ranting dan menjulurkannya ke arah semut. “Semut, cepat pegang ranting ini erat-erat, aku akan mengangkatnya dan menyelamatkanmu,” kata kupu-kupu.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Dengan sekuat tenaga akhirnya kupu-kupu berhasil mengangkat ranting itu dan berhasil menyelamatkan semut. Kemudian semut mengucapkan terima kasih karena sudah ditolong. Tapi, alangkah terkejutnya si semut setelah mendengar pengakuan bahwa kupu-kupu yang menolongnya adalah kepompong yang pernah ejek.

Semut malu dan berjanji tak akan menghina sesama makhluk Tuhan lagi. Bagaimana, Bun? Menarik sekali bukan cerita pendek anak yang satu ini? Tak hanya bagus, Bunda pun bisa mengajarkan tentang nilai hidup pada buah hati dengan cara yang menyenangkan.

Nilai hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah yang dapat diambil dari cerita pendek tersebut adalah untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan dan tidak boleh menaruh dendam kepada orang lain.

Tetapi alangakah baiknya mencontoh seekor kupu-kupu yang meski telah disakiti tapi tetap mau menolong semut. Karena jika kejahatan dibalas dengan kejahatan maka tak akan ada habisnya. Cerita Pendek untuk Anak yang Mendidik dan Mengandung Pesan Moral Nah, apabila tadi ada lima cerita pendek untuk anak yang menggunakan hewan sebagai tokohnya, ini ada lagi lima referensi cerita pendek anak. Walaupun tidak memakai hewan sebagai tokohnya, namun cerita pendek untuk anak berikut tak kalah menarik, lho Bun.

Akan sangat sayang jika dilewatkan, yuk baca! 1. Anak Gembala dan Serigala Di sebuah desa, hiduplah seorang anak gembala yang bekerja pada seorang yang kaya.

Tugasnya adalah untuk merawat dan menjaga domba-domba milik majikannya itu. Sang majikan berpesan apabila ada serigala datang, ia bisa berteriak sehingga orang-orang desa akan datang membantu. Kegiatannya sehari-hari yang hanya menggembalakan domba di dekat hutan membuat si anak merasa bosan.

Selagi menunggu, hal yang dilakukannya hanyalah memainkan seruling atau bermain dengan anjingnya. Hingga terbesit di pikirannya untuk melakukan suatu tindakan yang tidak terduga. Tiba-tiba ia berteriak “Serigala, serigala!

Tolong ada serigala.” Mendengar teriakan anak tersebut warga desa berdatangan dan berniat untuk membantu anak gembala. Namun, saat mendapati ternyata si anak gembala hanya bercanda dan melakukannya karena bosan, mereka pun kesal lalu kembali pulang. Ternyata perbuatan itu tak hanya dilakukan sekali, selang beberapa hari kemudian ia melakukannya lagi. Saat mendapati si anak gembala malah tertawa terbahak-bahak, tentu saja itu membuat warga desa marah.

Pada suatu sore, segerombolan serigala benar-benar datang dan memangsa domba yang digembalakannya. Dengan ketakutan, ia berteriak minta tolong lagi. Namun kali ini tak ada warga desa yang membantu karena mereka tidak percaya pada lagi. Akhirnya, sekumpulan serigala tersebut berhasil memangsa banyak domba dan membawanya masuk ke hutan. Kejadian tersebut membuatnya menyesal dan tak akan mengulangi perbuatannya yang sembrono lagi.

Dari kisah pendek tersebut dapat diambil hikmahnya yaitu tidak boleh berbohong, apalagi hanya karena merasa bosan. Karena sekali berbohong, pasti nanti tidak akan dipercaya lagi. Cerita pendek anak tentang kejujuran ini bisa Bunda jadikan referensi jika ingin menanamkan nilai kejujuran pada putra maupun putri Anda.

Tak hanya itu, pelajaran lain yang bisa Bunda tanamkan kepada buah hati melalui cerita pendek anak ini adalah untuk menghargai perbuatan baik orang lain.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Tidak seperti anak gembala lakukan terhadap warga desa, bukannya menghargai tapi malah menjadikannya bahan lelucon. Baca juga: Kumpulan Lagu Anak Anak Indonesia Terpopuler Untuk Buah Hati Tercinta 2. Pasir dan Batu Ada dua orang sahabat sedang berjalan di padang pasir. Ketika di tengah perjalanan mereka terlibat dalam suatu perdebatan. Pertengkaran itu terjadi sampai salah satu dari mereka menampar yang lainnya.

Sahabat yang ditamapar itu tak berkata apapun tapi menuliskan suatu kata di atas pasir. Tulisan tersebut berbunyi, “hari ini teman baikku menamparku.” Walaupun mereka bertengkar, tapi tetap melanjutkan perjalanan bersama. Saat di perjalanan mereka menemukan sebuah sumber air dan memutuskan untuk mandi.

Namun malang nasib teman yang ditampar tadi, ia tergelincir dan hampir tenggelam di dalam sumber air tersebut. Melihat itu, tentu saja teman yang menampar tadi menolongnya dan ia pun selamat. “Hari ini teman baikku menyelamatkan nyawaku,” ukirnya pada sebuah batu. Teman yang telah menampar dan menyelamatkan nyawanya tadi bertanya, “Mengapa saat aku menyakitimu, kamu menulis di atas pasir.

Sedangkan saat aku membantu, kamu mengukirnya pada batu?” Kemudian ia menjawab, “Ketika seseorang menyakiti kita menulisnya di atas pasir agar angin dapat menerbangkannya dan hilang sehingga dapat termaafkan. Tetapi ketika seseorang melakukan hal yang baik, kita harus mengukirnya pada batu. Dimana angin tidak dapat menghapus tulisannya sehingga kita akan selalu mengingatnya.” Melalui cerpen tentang persahabatan yang bisa diceritakan pada murid SD ini, buah hati Anda dapat mengambil pelajaran hidup yang berharga.

Salah satunya adalah untuk memaafkan dan tidak menaruh dendam kepada orang lain apalagi teman baik selagi masih bisa ditolerir. Cerita pendek untuk anak yang satu ini juga mengajarkan untuk tidak boleh untuk menggunakan kekerasan, apalagi jika hal tersebut dipicu oleh perbedaan pendapat. Karena menemukan sahabat itu susah, sehingga jika ada perbedaan maka harus disikapi dengan lebih baik.

3. Kisah Badu Si Anak Rajin Di suatu desa, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Badu yang hanya tinggal bersama ibunya. Pagi itu Badu sedang menggembalakan kambing-kambingnya di padang rumput yang luas. Sembari menunggu kambingnya makan, Badu memnfaatkan waktunya untuk membaca buku di bawah pohon rindang. Kemudian datanglah seorang kakek tua menghampirinya.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Kakek tersebut bertanya padanya “Nak, bolehkan kakek menumpang sebentar duduk di pohon ini?” Tentu Badu mempersilahkan kakek tersebut untuk duduk, juga menawarkan minum yang ia bawa. Badu terlihat asyik membaca buku tersebut hingga tidak menyadari jika kakek tadi memperhatikannya. “Kamu tidak sekolah, nak?” tanya si kakek lagi. Dengan raut sedikit sedih ia menjawab kalau dia tidak mempunyai uang untuk sekolah.

Buku yang ia baca pun hanya pinjaman temannya. Badu juga bercerita kepada kakek kalau ia ingin sukses suatu hari nanti sehingga bisa membahagiakan ibunya. Melihatnya yang tetap semangat belajar dan tidak menyerah pada keadaan membuat kakek tersebut terharu. Lalu kakek itu pun berkata,”Tetaplah giat belajar ya, nak.

Ketekunanmu akan membuahkan hasil dan kamu pasti akan menjadi orang yang sukses.” Keesokan harinya ketika Badu ingin pergi merumput, ibunya berteriak kepadanya dan mengatakan bahwa ia diterima di sebuah sekolah untuk belajar.

Lalu mereka bergegas pergi ke sekolah yang dimaksud. Alangkah terkejutnya Badu ketika mengetahui bahwa kepala sekolah tersebut adalah kakek yang ditemuinya kemarin. Bunda pasti sudah bisa menyimpulkan nilai moral yang dapat diambil dari cerita pendek untuk anak yang satu ini, kan?

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Ya, tepat sekali. Bunda bisa mengajarkan buah hati untuk tekun dan tetap semangat untuk menggapai apapun cita-citanya. Meskipun mungkin nanti menemui hambatan dan terlihat tidak mungkin, tapi jangan menyerah.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Tuhan pasti sudah menyiapakan semuanya, sekalipun melalui perantara orang asing. Menarik kan Bun, cerita pendek anak yang satu ini? Baca juga: Film Anak Anak Terbaik Yang Wajib Ditonton 4. Dheda dan Lima Butir Kentang Dahulu di tanah Jawa, hiduplah seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia bersama istri dan ketiga anaknya hidup sangat sederhana. Gubuknya juga sangat sederhana dan terletak di pinggir hutan.

Saat itu sedang musim hujan. Sudah seminggu hujun turun tak kunjung berhenti dan hal ini membuat Dheda bersusah hati. Pasalnya, ia tidak bisa mencari kayu bakar dan ia tidak bisa mendapatkan uang untuk makan keluarganya. Dengan resah kemudian istrinya berkata, “Suamiku, persediaan makanan sudah sangat menipis. Kita hanya punya lima butir kentang dan itu pun tak cukup untuk makan kita sekeluarga.” “Aku tahu, tolong bersabarlah sedikit lagi.

Semoga besok tidak hujan dan aku bisa pergi ke hutan mencari kayu. Sisa kentang itu biarlah untuk anak-anak saja,” jawab Dheda. Sore itu, ada seorang pengemis yang kedinginan dan kelaparan mengetuk rumah Dheda.

Pengemis itu terlihat kelaparan dan ia pun tidak tega. Akhirnya ia memberikan lima butir kentang supaya bisa dimakan si pengemis. Pengemis itu memakan empat butir kentang lalu berkata pada Dheda untuk membagi satu kentang yang tersisa menjadi lima. Saat ia membagi kentang tersebut, kelima irisan tersebut berubah menjadi lima buah kentang.

Jika satu butir diiris lagi, maka akan bertambah terus. Karena keajaiban tersebut kini keluarganya tidak kekurangan lagi. Bahkan, ia juga bisa membagikan kentang tersebut kepada tetangganya.

Lewat tokoh Dheda pada cerita pendek anak di atas, Bunda bisa mengajak buah hati untuk senantiasa berbagi. Memberikan sesuatu walaupun kita sedang dalam kekurangan pun tidak akan membuat kita semakin kekurangan, justru berkat kita akan makin bertambah. Cerita pendek untuk anak ini juga mengajarkan untuk tetap berusaha, tidak mudah menyerah, dan bertawakal. Pertolongan Tuhan bisa saja terjadi lewat kejadian yang tidak disangka-sangka. Sungguh, merupakan salah satu contoh cerita anak yang mendidik, bukan?

5. Abu Nawas Mau Terbang Penduduk di suatu kota di salah satu negara di timur tengah sedang gempar. Pasalnya Abu Nawas mengatakan bahwa dirinya mau terbang. Hal itu tentu membuat sebagian orang percaya, tapi sebagian lagi tidak. Berita tersebut cepat sekali menyebar hingga sampai ke telinga Raja. Untuk memastikan kebenaran berita tersebut, Raja kemudian memanggil Abu Nawas. Setelah sampai di istana, Raja pun berkata pad Abu Nawas, “Apakah benar kau mau terbang, Abu?

Berita kau mau terbang sangat heboh, bahkan hingga ke luar negeri.” Dengan lugas ia menajwab dan mengatakan memang dia mau terbang.

Lalu Raja menyuruh para prajurit untuk mengumumkannya kepada rakyat. Apabila Abu Nawas terbukti berbohong, maka ia akan hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah mati.

Keesokan harinya, semua warga berkumpul ingin menyaksikan Abu Nawas terbang. Ia kemudian naik ke atas bangunan paling tinggi. Sesampainya di atap, ia mengepak-ngepakkan tangannya seperti mau terbang. Penduduk pun mulai jengkel karena Abu tidak terbang seperti apa yang mereka pikirkan tetapi hanya seperti mau terbang.

Raja pun juga ikut marah karena hal tersebut. Kemudian Abu Nawas meluruskan bahwa ia benar-benar tidak berbohong. Abu Nawas memang mengatakan bahwa ia mau terbang, bukannya ia bisa terbang. Mendengar hal itu Raja tidak jadi menghukum Abu karena apa yang dikatakan memang benar adanya dan tidak berbohong.

Lucu kan dongeng pendek yang satu ini, Bun? Tak hanya mengajarkan anak tentang nilai moral, salah satu cerita pendek untuk anak ini juga sangat menghibur. Apalagi Abu Nawas memang dikenal sebagai tokoh cerita pendek anak yang kocak. Nilai moral yang bisa diambil dari cerita pendek untuk anak ini adalah supaya buah hati Anda nanti percaya begitu saja pada omongan orang.

Juga, jangan asal menyimpulkan perkataan orang lain sebelum benar-benar mengerti maksudnya seperti apa yang penduduk lakukan terhadap omongan Abu. Budayakan Membaca Cerita Pendek untuk Anak Sebagai Sarana Menanamkan Moral Setelah membaca referensi cerita pendek untuk tersebut, bagaiamana menurut pendapat Bunda?

Pasti menarik kan? Membacakan atau mendongengkan cerita pendek untuk anak sangatlah besar manfaatnya dibanding membiarkannya bermain game. Tak hanya berguna bagi si anak tetapi juga bagi orang tua lho, Bun. Bunda tak hanya bisa mendongengkan tetapi juga mengajak anak untuk membaca dongeng anak bergambar.

Dengan begitu anak akan belajar menagenai moral dengan cara yang seru dan menyenangkan. Atau, Bunda juga bisa menceritakan dongeng anak islami agar si buah hati semakin mengerti tentang nilai agama. Semoga kumpulan cerita pendek untuk anak tersebut dapat bermanfaat, tak hanya bagi Bunda tetapi juga untuk sang buah hati. Tetap semangat dan tetap bacakan dongeng atau cerita pendek anak untuk si kecil, ya Bun!

Artikel Pilihan • Cara Menyeleksi Mainan Anak Laki Laki Edukatif untuk Putra Tercinta • Video Lagu Anak Muslim yang Bisa Digunakan Sebagai Media Pembelajaran Untuk Si Kecil • Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Legendaris dan Populer Sepanjang Masa • 10 Cerita Pendek untuk Anak yang Seru dan Mendidik • Permainan Anak Anak Perempuan yang Edukatif dan Bermanfaat untuk Tumbuh Kembangnya • Inspirasi dan Tips Memilih Mainan Anak Anak Perempuan yang Edukatif • Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara dan Legenda Terbaik yang Sarat Akan Nilai Moral • Download Game Anak Anak yang Edukatif dan Seru • Kiat Memilih Aneka Mainan Anak Anak yang Edukatif untuk si Buah Hati • Film Anak Anak Terbaik Yang Wajib Ditonton • 20 Cerita Dongeng Anak Sebelum Tidur Pilihan untuk Buah Hati Tercinta • Jenis Jenis Permainan Anak yang Mendidik Beserta Manfaatnya bagi Si Kecil • Kumpulan Video Anak Anak yang Edukatif dan Memiliki Pesan Moral • Kumpulan Lagu Anak Anak Indonesia Terpopuler Untuk Buah Hati Tercinta • Lagu Anak Anak Terpopuler yang Bisa Dijadikan Hiburan & Media Pembelajaran Karya Tulis Ilmiah Beserta Keunikannya – Halo Gramedians, jika mendengar tentang karya tulis ilmiah, secara sederhana, pasti yang terbayang adalah suatu tulisan yang berisi hal-hal logis, terkait dengan suatu penelitian,dan menghasilkan penemuan baru, benar atau tidak?

Tapi, sebenarnya, apa sih pengertian karya tulis ilmiah itu? Bagaimana fungsi, jenis, struktur, dan contohnya? Supaya tidak penasaran, simak terus ulasannya ya! Daftar Isi • A. Pengertian Karya Tulis Ilmiah • 1. Eko Susilo, M. • 2. Dwiloka dan Riana • 3. Titi Setiyoningsih, S.Pd, M.Pd • Anda Mungkin Juga Menyukai • B.

Fungsi Karya Tulis Ilmiah • 1. Fungsi Untuk Pendidikan • 2. Fungsi Untuk Penelitian • 3. Fungsi Fungsional • C. Manfaat Karya Tulis Karya Tulis Ilmiah • 1. Dapat melatih pengembangan keterampilan membaca yang efektif. • 2. Sebagai pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan • 3. Mendapatkan kepuasan intelektual • 4. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan • 5.

Sebagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk peneliti selanjutnya • 6. Sebagai peningkatan perorganisasian fakta dan data secara sistematis • 7. Dapat melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber • D. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah • 1. Artikel • 2. Makalah • 3. Skripsi • 4. Work paper • 5. Paper • 6. Tesis • 7. Disertasi • E. Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah • 1. Peristiwa • 2. Ungkapkan • 3. Analisis • 4. Kesimpulan • 5. Terapkan • F. Struktur Karya Tulis Ilmiah • 1.

Halaman Judul • 2. Abstrak • 3. Pendahuluan • 4. Kerangka Teoritis • 5. Metode Penelitian • 6. Pembahasan • 7. Kesimpulan dan Saran • 8. Daftar Pustaka • G. Contoh Karya Tulis Ilmiah • 1. Contoh Karya tulis ilmiah tentang persoalan remaja • 2. Contoh Karya tulis ilmiah tentang pengelolaan limbah masker medis • 3.

Contoh karya tulis ilmiah Dolanan Tradisional • 4. Contoh Karya Ilmiah Tentang makanan • 5. Contoh karya tulis ilmiah tentang Budidaya Kacang Merah A.

Pengertian Karya Tulis Ilmiah Karya tulis ilmiah, merupakan gabungan dari tiga suku kata. menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, karya, dapat diartikan sebagai hasil sebuah usaha, upaya, perbuatan atau ciptaan, sedangkan tulis, atau menulis memiliki arti segala kegiatan yang terkait dengan huruf, angka, pena, atau media tulis yang lain. Yang ketiga adalah ilmiah, menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti bersifat ilmu, secara ilmu pengetahuan, atau memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan.

Nah, jika diartikan secara menyeluruh, karya tulis ilmiah merupakan sebuah karya yang dihasilkan dari kegiatan menulis, dengan menggunakan penerapan kaidah ilmiah, mengutamakan aspek rasionalitas, mengusung permasalahan yang bersifat obyektif serta faktual. Sangat disarankan, penulisan karya tulis ilmiah, menggunakan kata yang tidak ambigu, atau memiliki makna ganda, maka diperlukan penggunaan gaya bahasa yang lugas, eksplisit, menggunakan variasi istilah ilmiah yang sesuai dengan aturan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia.

Agar dapat menulis dan dapat menyusun karya tulis ilmiah yang baik, buku Karya Tulis Ilmiah Sosial (Edisi Revisi) oleh Yunita T. Winarto, Ibnu Wahyudi, Ezra M. Choesin, Dkk dapat dijadikan referensi karena di dalamnya dijabarkan bagaimana cara menemukan ide atau gagasan serta menuangkan ide tersebut ke dalam bentuk tulisan karya ilmiah. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teori mengenai arti karya tulis ilmiah, turut serta berkembang sesuai dengan tema penelitian, tujuan penelitian, metode penelitian, kerangka teori, sehingga memunculkan pengetahuan-pengetahuan baru mengenai arti karya tulis ilmiah ini sendiri.

Yuk Gramedians, kita simak pengertian karya tulis ilmiah menurut para ahli berikut ini : 1. Eko Susilo, M. Menurut Eko Susilo, M., Karya tulis ilmiah adalah artikel yang diperoleh sesuai dengan sifat ilmiah dan didasarkan pada observasi, evaluasi, penelitian dalam bidang hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan bahasa bersantun dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya.

2. Dwiloka dan Riana Menurut Dwiloka dan Riana, Karya ilmiah atau artikel ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (dalam bentuk pembangunan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui literatur, koleksi pengalaman, penelitian. 3. Titi Setiyoningsih, S.Pd, M.Pd Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta ini menyebutkan, bahwa karya tulis merupakan sebuah tulisan yang dibuat berdasarkan metode ilmiah, yakni logika ilmu pengetahuan, yang dimulai dari adanya masalah, tujuan, manfaat, dan pentingnya hal tersebut dibahas, memuat adanya fakta, teori-teori terdahulu, dan karya-karya terdahulu yang membawa hal tersebut, kemudian ada metode, pembahasan, hingga kesimpulan, tentunya referensi juga harus disertakan.

Rp 39.800 Pengertian karya tulis ilmiah di atas, berkembang seturut pengalaman penggunanya. Jadi, para ahli di atas, mendefinisikan karya tulis ilmiah berdasarkan pengalaman, serta kebutuhan menggunakan dan membuat karya tulis ilmiah. Dari definisi yang beragam, kita akan mengupas mengenai fungsi karya tulis ilmiah.

B. Fungsi Karya Tulis Ilmiah Gramedians, berikut adalah tiga fungsi umum dari karya tulis ilmiah. 1. Fungsi Untuk Pendidikan Pada saat penulis berada di bangku sekolah menengah atas, penulis pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, karya ilmiah remaja, dari sini penulis belajar banyak tentang dasar penulisan, mengajak penulisnya, untuk berpikir kritis, menuliskan pemikiran atau hasil percobaan ilmiah, kemudian mempertanggungjawabkan hasilnya.

Bahkan ada sebuah sekolah di Yogyakarta, yang bernama Sanggar Anak Alam, membiasakan siswanya membuat laporan hasil risetnya, sebagai laporan bukti belajarnya selama satu semester atau yang disepakati, sebagai pengganti ujian semester atau dokumentasi belajar, hal tersebut dilakukan oleh anak sejak berada kelas satu tingkat sekolah dasar. Agar lebih lengkap lagi, ketika berada di bangku perguruan tinggi, menulis hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah praktikum dan membuat makalah, merupakan kegiatan rutin, yang berujung pada penulisan skripsi atau tugas akhir, tesis bagi mahasiswa yang mengambil program master atau magister, disertasi bagi mahasiswa yang mengambil program doktoral.

Sebagai fungsi pendidikan, karya tulis ilmiah, menghadirkan pengalaman menulis tersendiri bagi siswa, maupun mahasiswa. 2. Fungsi Untuk Penelitian Pada setiap masa, ilmu pengetahuan semakin berkembang, sesuai dengan pertumbuhan sosial masyarakat. Dari sini, karya tulis ilmiah dimanfaatkan untuk mengembangkan penelitian seseorang, dengan menghadirkan pengetahuan-pengetahuan baru, setelah memperoleh data-data yang akurat, diolah, disimpulkan, kemudian diterapkan dalam kehidupan.

3. Fungsi Fungsional Karya tulis ilmiah ditulis oleh penulis dari berbagai disiplin ilmu. Penjelasan arti fungsi fungsional berarti, karya tulis ilmiah dapat menjadi media pengembangan pengetahuan sebagai bahan tinjauan pustaka, untuk kebutuhan dari berbagai disiplin ilmu. C. Manfaat Karya Tulis Karya Tulis Ilmiah Karya tulis ilmiah, merupakan suatu karya cetak atau karya visual yang melibatkan penulis dan pembaca. Pastinya karya tulis ilmiah memiliki manfaat bagi penulis dan pembacanya. Apa saja manfaatnya?

Secara rinci, mari kita simak! 1. Dapat melatih pengembangan keterampilan membaca yang efektif. Bagi penulis, menyusun karya tulis ilmiah membutuhkan sebuah keterampilan tertentu, agar karya tulis ilmiah ini dapat dibaca dengan nyaman, dimengerti, dan dipahami oleh pembacanya.

Sehingga penulis memerlukan keterampilan membaca yang efektif, agar tidak membuang energi dalam menyusun karya tulis ilmiah. Bagi pembacanya, karya tulis ilmiah melatih pembacanya untuk terampil membaca mengenai hal-hal yang diperlukan, untuk membangun pengetahuannya, tidak melebar ke topik atau tema yang tidak diperlukan.

2. Sebagai pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan Sebuah karya tulis ilmiah, sarat akan sumber dan narasumber. Sumber penyusunan karya tulis ilmiah, didapat dari teori-teori para ahli yang dibukukan, atau tertuang dalam jurnal ilmiah yang dapat diakses melalui media internet. Sumber-sumber ini disebut sebagai sumber pustaka. 3. Mendapatkan kepuasan intelektual Setiap penulis karya tulis ilmiah, membuat karya tulis ilmiah bukan hanya sekedar menulis. Proses membuat karya tulis ilmiah melibatkan intelektualitas penulis.

Seluruh kemampuan kecerdasan penulis dilibatkan disini. Karya tulis ilmiah disusun berdasar penelitian, percobaan, wawancara dengan narasumber, serta menghimpun teori dari sumber-sumber pustaka yang diperoleh. Ketika sudah mendapatkan hasil yang dirasa cukup, berhasil mempersembahkannya di depan penguji atau khalayak, maka penulis akan merasa puas, ketika karya tulis ilmiahnya diterima oleh banyak orang.

4. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan Semakin berkualitas suatu karya tulis ilmiah, dilihat dari isi, tujuan dan orisinalitas. Hal ini merupakan cerminan dari luasnya cakrawala ilmu pengetahuan penulisnya.

Suatu karya tulis ilmiah juga mewakili struktur pemikiran dari penulisnya. 5. Sebagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk peneliti selanjutnya Karya tulis ilmiah satu dengan yang lain, pasti saling memengaruhi. Terbitnya karya tulis ilmiah saat ini, sedikit banyak akan dipengaruhi oleh karya tulis ilmiah sebelumnya. Karya tulis ilmiah sebelumnya, pasti juga dipengaruhi oleh karya tulis ilmiah terdahulu.

Antar karya tulis ilmiah, jika memiliki fokus perhatian terhadap penelitian yang sama, dengan sendirinya akan mencari acuan pendukung yang terdekat. 6. Sebagai peningkatan perorganisasian fakta dan data secara sistematis Dari asal katanya sendiri, karya tulis ilmiah mengisyaratkan suatu hasil karya yang bersifat ilmiah, disertai dengan penelitian-penelitian dan percobaan-percobaan, penyajian data yang nyata, kemudian diolah menjadi sebuah kesimpulan dengan sistematika yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Fakta yang terungkap berasal dari sumber yang jelas, dengan data penelitian yang shahih, serta bukan hasil plagiasi, 7. Dapat melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber Seorang peneliti tidak dapat berdiri sendiri pada saat melakukan penelitian, hingga menyusun karya tulis ilmiah sebagai laporan.

Peneliti yang melakukan penelitian, memerlukan sumber pustaka sebagai landasan teori pada saat melakukan penelitian. Landasan teori tersebut, berasal dari berbagai sumber, terutama jurnal ilmiah, atau buku-buku yang diterbitkan sebagai penunjang penulisan karya tulis ilmiah.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

D. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah Berdasar masing-masing kebutuhan, karya tulis ilmiah digolongkan menjadi tujuh jenis. Yang membedakan adalah letak dari isi dan sistematika penulisan. Ketujuh artikel ini adalah. 1. Artikel Artikel adalah sebuah karya tulis yang isinya berupa gagasan atau fakta yang dapat membujuk, meyakinkan, mendidik, serta menghibur pembacanya. Biasanya artikel memiliki panjang kalimat dengan jumlah karakter tertentu. Biasanya artikel dibuat untuk keperluan publikasi di buletin, surat kabar, media sosial, kanal digital, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh adalah sebuah artikel mengenai “Dongeng sebagai Sarana Terapi Multi Intelligence” dari sumber https://www.kompasiana.com/andy85482/5d3c3220097f360d1e360192/dongeng-sebagai-sarana-terapi-multiple-intelegences, disini melibatkan teori dari Gardner mengenai Multiple Intelligence. Dalam menulis jurnal ilmiah yang terakreditasi, terdapat beberapa prasyarat dan tuntutan yang perlu kamu ikuti.

Jika Grameds tertarik, buku Strategi Menulis Artikel Jurnal Bereputasi oleh OOS M. ANSWAS, M.SI. DR. E. DKK akan sangat sesuai untuk kamu. 2.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Makalah Makalah adalah jenis karya tulis yang bersifat ilmiah. Biasanya, makalah ditulis untuk keperluan terkait dengan pendidikan. Dalam penyusunannya, diperlukan data pendukung dari hasil observasi lapangan dari sebuah masalah dalam penelitian. Data yang terkumpul diperlukan untuk mencari penyelesaian masalah dalam penelitian. Biasanya makalah ini disampaikan dalam seminar, simposium, atau uji materi.

Dalam membuat makalah yang baik juga terdapat aturan serta tuntutan yang harus diikuti. Buku berjudul 8 Langkah Praktis Menulis Makalah Sains Di Jurnal Ilmiah Sebagai Penulis Pertama oleh Dr.

Endra Gunawan, S.T, M.Sc. menjelaskan mengenai berbagai langkah dalam proses penulisan sebuah makalah. 3. Skripsi Menurut Wikipedia, Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian mahasiswa strata satu (S-1), yang membahas fenomena atau permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku. Penekanan isi dari skripsi terletak pada orisinalitas. Skripsi menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa, untuk meraih gelar sarjana, setelah melalui ujian di depan dosen penguji.

Menulis atau menyusun skripsi bukanlah hal yang mudah, dimana memerlukan peelitian serta pengetahuan teknis dalam proses pembuatannya. Pada buku Menulis Skripsi, Jurnal, dan Tulisan Ilmiah dengan MS Word oleh Jubilee Enterprise, Grameds akan diajarkan langkah-langkah menyusun karya tulis ilmiah yang baik.

4. Work paper Work paper atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah kertas kerja, merupakan jenis karya tulis ilmiah yang hampir mirip dengan makalah, tetapi analisisnya lebih mendalam. Biasanya work paper berisi catatan-catatan auditor, berisi prosedur audit yang digunakan, metode uji yang dilakukan, informasi yang diperoleh, dan kesimpulan yang dibuat berdasar auditnya.

5. Paper Paper adalah jenis karya tulis ilmiah yang ditulis berdasar data, serta argumen yang tingkat kevalidannya kuat. Paper juga biasa disebut sebagai ringkasan dari penelitian yang telah dibuat. Tidak banyak perbedaan antara paper dengan makalah, hanya sistematika penulisannya dan pembahasannya yang berbeda. Pembahasannya lebih singkat, karena hanya terfokus pada analisis masalahnya saja. 6. Tesis Tesis kurang lebih serupa dengan skripsi pada mahasiswa strata satu (S-1), tetapi tesis menganalisis topic dengan lebih kompleks, sehingga esensi ilmiahnya lebih kuat dan lebih kompleks jika dibanding dengan skripsi.

Tesis dibuat sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar magister atau master yang ditempuh oleh mahasiswa pasca sarjana (S-2) Dalam menulis tesis yang baik, Grameds dapat membaca panduan pada buku Bagaimana Menulis Tesis oleh Umberto Eco yang pertama kali terbit di Itali pada tahun 1977 yang sudah diterjemahkan. 7. Disertasi Setingkat lebih tinggi dari tesis, ada yang biasa disebut dengan disertasi.

Karena setingkat lebih tinggi, disertasi digunakan sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar doktor bagi mahasiswa program studi strata tiga (S-3). Isi dari disertasi merupakan hasil penelitian orisinil yang nantinya dapat diaplikasikan ke kehidupan nyata, biasanya, disertasi diuji oleh seorang profesor, atau hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah senior dan profesional.

Disertasi merupakan penelitian yang sulit untuk dilakukan. Pada buku Statistik Terapan: Aplikasi untuk Riset Skripsi, Tesis dan Disertasi Menggunakan SPSS, AMOS dan Excel oleh Jonathan Sarwono & Herlina Budiono kamu akan diajarkan bagaimana menggunakan statistik pada penelitian kuantitatif yang akan kamu lakukan. Banyak kan jenis-jenis karya tulis ilmiah yang bisa kita bahas? Setelah mengetahui jenis-jenis karya tulis ilmiah ini, kita akan bahas lagi mengenai cara-cara menulisnya ya Gramedians.

E. Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah Dalam membuat karya tulis ilmiah, akan sangat penting untuk menggunakan aplikasi serta website yang dapat membantu kamu memperlancar proses penulisan.

Seperti Grammarly, MathType, dan masih banyak lagi yang dapat kamu baca di buku berjudul Menulis Karya Tulis Ilmiah Dengan Komputer oleh Wing Wahyu Winarno.

Membuat karya tulis ilmiah, ibarat kita melangkah menuju sebuah titik tertentu yang sering disebut sebagai suatu kesimpulan, sebelum diterapkan dalam sebuah tindakan. 1. Peristiwa Jika ingin karya tulis ilmiah kita diterima oleh pembaca, maka dibutuhkan adanya suatu perencanaan yang baik.

Pada tahapan penulisan karya tulis ilmiah, diawali dengan proses perencanaan, penulis merencanakan apa yang akan ditulis. Dalam tahap perencanaan ini diperlukan adanya topik suatu karya, tujuan menulis, sasaran pembaca, serta ruang lingkup dari karya tulis ilmiah ini sendiri. 2. Ungkapkan Tahap ungkapkan ini, berisi mengenai pengungkapan data-data penunjang, baik dari hasil penelitian, studi kasus, studi literasi, atau melakukan wawancara dengan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan dan juga bahan observasi.

3. Analisis Setelah data terkumpul, proses selanjutnya adalah menganalisis data tersebut, biasanya disebut sebagai olah data. Data diolah dengan perumusan masalah yang sesuai dengan topic yang diangkat, namun tentunya tidak lepas dari data-data pendukung yang telah terkumpul. Pada tahap ini, dapat dimulai untuk membuat kerangka atau draf dari karya tulis ilmiah ini. Namun jangan lupa, kaji terlebih dahulu permasalahan yang muncul, dari mulai tahap perencanaan, pengumpulan data, hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah dengan analisis ini berlangsung.

4. Kesimpulan Tahap kesimpulan, menjadi jawaban dari untaian peristiwa yang muncul dalam merancang penulisan sebuah karya tulis ilmiah. Kesimpulan dapat menjadi penjelas bagi penulis dan pembaca, karena biasanya semua yang terlibat, akan lebih paham dan jelas setelah muncul kesimpulan.

5. Terapkan Perencanaan penulisan yang rapi dan sistematis, tidak akan menghadirkan manfaat jika tidak diterapkan dengan baik. Penerapan dalam pembuatan karya tulis adalah mulai menulis. Nah, belum berhenti disini saja, ya Gramedians, penulisan karya tulis ilmiah, ternyata memiliki struktur yang harus kita perhatikan. Yuk, kita simak penjelasannya! F. Struktur Karya Tulis Ilmiah Setiap karya tulis ilmiah memiliki style guide atau selingkung yang berarti pedoman tata cara penulisan yang ditentukan oleh jenis tulisan dan tujuan karya tulis ilmiah ini dibuat.

Secara umum, struktur karya tulis ilmiah, disajikan sebagai berikut. 1. Halaman Judul Judul karya, diangkat berdasar tema dari karya tulis ilmiah yang akan dibuat. Judul hendaknya ditulis seunik dan semenarik mungkin, sehingga memunculkan keingintahuan dan rasa penasaran bagi calon pembacanya.

Selain memantik rasa penasaran bagi calon pembacanya, judul juga dapat dibuat untuk memberi gambaran awal mengenai isi karya tulis ilmiah ini bagi calon pembaca. Pada halaman judul ini, nama penulis, judul karya tulis ilmiah, institusi atau lembaga, tanggal, bulan, tahun dan tempat karya tulis ilmiah dibuat, ditulis dengan aturan rata tengah, diurutkan setelah judul di bagian bawah.

2. Abstrak Abstrak merupakan ringkasan dari keseluruhan isi suatu karya tulis ilmiah, abstrak berfungsi memberikan penjelasan kepada pembaca, agar secara cepat, pembaca memahami isi, maksud dan tujuan dari penulis, menuliskan karya tulis ilmiah tersebut.

Abstrak bersifat informatif, namun tidak terlalu panjang penulisannya, kurang lebih 250 kata. 3. Pendahuluan Dari dasar kata pembentuknya, kita tahu bahwa pendahuluan ini berada di depan, sebagai pemberi salam untuk pembaca.

Pendahuluan, biasanya menceritakan alasan penulis melakukan penelitian, apa yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan, menceritakan tujuan, serta manfaat dari karya tulis ilmiah ini dibuat. 4. Kerangka Teoritis Dari asal katanya, kerangka berasal dari kata rangka, yang berfungsi sebagai penyangga, pilar, garis besar, atau konsep. Sedangkan teori adalah suatu pendapat atau argumen yang didapat berdasar penelitian atau penemuan, yang didukung oleh data atau fakta penunjang.

Maka dengan definisi pengertian di atas, kerangka teori merupakan garis besar rancangan konsep sistematis yang menjadi panduan sebuah penelitian. 5. Metode Penelitian Untuk mengembangkan kerangka yang telah dibuat, terlebih dahulu, harus ditentukan metode penelitiannya. Metode penelitian merupakan langkah-langkah yang dilakukan seorang peneliti, untuk memperoleh hasil yang tepat dari penelitiannya tersebut.

Biasanya metode yang dipakai adalah metode kualitatif, metode kualitatif secara garis besar berfokus pada analisa dan dan riset yang mendalam. Sedangkan Metode kuantitatif merupakan metode yang banyak terkait dengan penggunaan angka, tabel dan statistic.

6. Pembahasan Pembahasan menjadi bagian yang paling panjang pada penulisan karya tulis ilmiah. Pembahasan berfungsi menjelaskan tujuan, manfaat, metode, kerangka teori, serta rumusan masalah, yang disertai dengan data-data yang diperoleh.

Jika karya tulis ilmiah ini dibagikan ke khalayak umum, yang akan memunculkan tanya jawab, adalah pada bagian ini. 7. Kesimpulan dan Saran Kesimpulan selalu berada di bagian akhir sebuah karya tulis ilmiah, yang berisi pendapat dari penulis, atas semua yang telah dibahas. Tujuannya adalah agar pembaca memperoleh wawasan baru dari subyek yang telah dibahas.

Saran biasanya berisi pesan dari penulis, agar suatu ketika, jika pembaca ingin melakukan penelitian yang sama, mereka dapat menemukan cara yang efektif, atau justru mengembangkan lebih luas lagi. 8. Daftar Pustaka Daftar pustaka merupakan sebuah daftar yang berisi sumber teori yang digunakan oleh penulis dalam penelitiannya. Penulisan daftar pustaka biasanya dituliskan dengan format nama penulis, judul tulisan, nama penerbitnya, identitas, dan kapan diterbitkan.

Setelah kita bahas semua keunikan tentang karya tulis ilmiah, ada baiknya kita lihat contoh karya tulis ilmiah yang baik dan benar ya Gramedians!

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

Baca juga : Contoh Resensi Buku: Pengertian, Manfaat, Unsur dan Cara Meresensi Buku G. Contoh Karya Tulis Ilmiah 1. Contoh Karya tulis ilmiah tentang persoalan remaja “Mengelola Kesejahteraan Mental Pada Remaja” Oleh Andy Hermawan, S.Si, M.PdPraktisi Pendidikan Alternatif BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Selain sejahtera secara fisik dengan terpenuhinya kebutuhan pangan, papan, serta sandang, setiap orang perlu memiliki kesehatan mental, termasuk remaja. Usia remaja adalah usia yang rawan khususnya dalam situasi yang sulit. Situasi sulit yang berpotensi menurunkan kesejahteraan mental adalah Covid-19. Kebutuhan belajar dan bertemu teman, beserta seluruh variasinya, harus tergantikan dengan belajar mandiri dan secara virtual.

Situasi ini berpotensi membuat anak merasa bosan dan mengalami emosi negatif. B. Rumusan Masalah Bagaimana pengaruh pandemi terhadap kesehatan mental remaja? C. Tujuan penelitian Memperoleh kiat mengelola kesejahteraan mental pada remaja.

BAB II PEMBAHASAN A. Efek Pandemi Bagi Kehidupan Pandemi yang sudah terjadi selama kurang lebih satu tahun, dan tanpa ada kepastian kapan akan berakhir, telah membawa banyak perubahan dalam beraneka ragam kehidupan yang sangat berpengaruh terhadap optimalisasi perkembangan remaja dalam berbagai aspek. 1. Efek Dibandingkan Respon anak terhadap peristiwa yang penuh tekanan itu unik dan bervariasi.

Orang dewasa perlu memahami bahwa respon anak tersebut alami dan perlu menunjukkan empati, serta kesabaran ketika menghadapi respon tersebut. 2. Efek Social Distancing Meski bukan berarti isolasi sosial, demi mencegah penularan virus Hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah, harus tetap menjaga jarak aman dengan sesama.

Seorang remaja memerlukan waktu yang berkualitas dengan orang-orang yang berarti dalam hidupnya, terutama keluarga. Kedekatan emosi secara sosial akan meningkatkan ketahanan mental pada remaja, ketika berhadapan dengan kesulitan.

3. Efek Aktivitas Remaja akan mudah bosan ketika mengalami aktivitas yang monoton, bahkan kekhawatiran dalam diri akan meningkat. Orang tua dapat memberi pilihan-pilihan untuk mengisi aktivitas-aktivitas yang bermanfaat. PENUTUP KESIMPULAN Pada remaja, kondisi sejahtera secara mental, ditandai dengan tercapainya tahapan perkembangan, kebutuhan emosional, keterampilan sosial yang sehat, serta kemampuan berhadapan dengan situasi yang sulit dan masalah yang muncul.

Kondisi tersebut hanya dapat diperoleh dalam situasi ketika remaja mendapatkan dukungan dan cinta tanpa syarat dari keluarga, lingkungan yang membuat kepercayaan diri dan harga dirinya terjaga, kesempatan untuk mengeksplorasi dunia luar, serta lingkungan yang sehat dan aman.

Daftar Pustaka Leila, Ch, Budiman (1999). Menjadi Orang Tua Idaman, Rubrik Konsultasi Psikologi KOMPAS. Jakarta: KOMPAS. 2. Contoh Karya tulis ilmiah tentang pengelolaan limbah masker medis “Dampak Limbah Masker Medis Bagi Lingkungan” Oleh Andy Hermawan, S.Si, M.Pd Praktisi Pendidikan Alternatif BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Semenjak virus Corona Covid-19 merebak di Indonesia.Pola kebiasaan baru wajib diterapkan dalam masyarakat Indonesia.

Berbagai protokol kesehatan, harus dipatuhi setiap masyarakat saat beraktivitas. Salah satunya menggunakan masker yang direkomendasikan oleh pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19. Selama pemberlakuan protokol kesehatan berlangsung, penggunaan masker medis semakin meningkat. Meningkatnya penggunaan masker medis, memperbesar meningkatnya jumlah limbah sampah masker yang hanya sekali pakai ini. Bahaya limbah masker yang sekali pakai ini bukan hanya berdampak bagi lingkungan, tapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar.

Seperti kita ketahui bersama, penyebaran virus Corona Covid-19 melalui droplet orang yang terinfeksi virus tersebut. Virus tersebut bisa menyebar melalui udara, saat orang yang terinfeksi tersebut berbicara, bersin, batuk, dan bahkan dapat menempel pada medium yang tersentuh oleh kulit yang sebelumnya tertempel oleh virus tersebut. Bisa dikatakan, bahwa masker menjadi media pertama penyebaran virus tersebut, karena masker selalu menempel pada wajah, menutupi indera penciuman manusia, yaitu mulut dan hidung, apalagi jika pengguna masker tersebut terinfeksi virus Corona Covid.

Maka dari itu diperlukan upaya untuk mengurangi penyebaran virus akibat limbah masker medis atau masker sekali pakai ini. B. Rumusan Masalah Meningkatnya jumlah limbah masker medis, selain berdampak pada lingkungan, juga berpotensi menyebarkan virus Corona Covid-19 di masyarakat. C. Tujuan penelitian Memperoleh jalan keluar terbaik dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan kesehatan, khususnya menekan laju penyebaran virus Covid-19 dengan meminimalkan limbah masker medis. BAB II PEMBAHASAN A.

Potensi merebaknya virus yang bersumber dari limbah masker Masker berfungsi melindungi orang yang memakai masker, agar tidak terinfeksi virus Covid-19 dan mencegah penularan dari orang yang memiliki gejala. Penggunaan masker yang semakin meningkat di kalangan masyarakat, menambah banyak limbah masker sekali pakai. Dalam satu waktu kebutuhan, masyarakat menggunakan masker lebih dari satu kali sehari, jika dikalikan dengan jumlah penduduk di Indonesia, maka kita bisa bayangkan, berapa juta lembar limbah masker diproduksi dalam satu hari.

Beberapa kemungkinan dan potensi buruk akibat semakin banyaknya limbah masker medis akan muncul. 1. Potensi Memperbesar Penyebaran Virus Corona Covid-19 Penyebaran virus yang terbawa oleh droplet, droplet tersebut pasti akan menempel di masker yang dipakai oleh seseorang yang terinfeksi virus.

Jika masker tersebut dibuang sembarangan tanpa ada upaya untuk membuat masker tersebut bebas dari virus, maka sangat besar potensi menyebar pada orang yang kebetulan berada, atau yang menyentuh limbah masker tersebut.

Masker yang telah dipakai, harus dipastikan aman atau terbebas dari virus sebelum dibuang, dari permasalahan ini, udara juga menjadi salah satu media yang potensial menyebarkan virus tersebut.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah. Potensi Terhadap Pencemaran Lingkungan Masker medis yang sekali pakai, terbuat dari bahan yang tidak mudah untuk terurai.Tidak berbeda jauh dengan plastik, limbah masker medis ini memerlukan waktu bertahun-tahun lamanya untuk terurai.

Selain ekosistem tanah dapat terganggu, ekosistem air juga serupa, pembuangan limbah yang sembarangan, dapat menyebabkan gangguan pada ekosistem air dan juga dapat menjadi penyebab banjir. 3. Upaya Yang Diperlukan Meningkatnya penggunaan masker, memerlukan perhatian serius bagi semua pihak.

Agar limbah masker sekali pakai tidak semakin banyak jumlahnya, perlu dipikirkan cara yang paling efektif akar tidak sebentar-sebentar memproduksi limbah. Diperlukan proses yang tepat untuk menghindarkan merebaknya virus atau pencemaran lingkungan. Melakukan desinfektan terhadap masker yang telah dipakai atau memanaskan masker pada suhu di atas 70 derajat selama 45 menit sebelum dibuang, atau diolah menjadi limbah yang aman dan ramah lingkungan.

Selain itu kita dapat pula membuat sendiri masker yang ingin kita pergunakan, bahkan dapat beulangkali dicuci, agar limbah masker sekali pakai dapat ditekan. PENUTUP KESIMPULAN Penyebaran virus Corona Covid-19 tidak dapat diperkirakan dari mana sumbernya, melalui apa perantaranya, dan siapa saja yang membawa. Masker dapat meminimalkan resiko terinfeksi virus tersebut. Sebagai orang yang paham akan kesehatan dan peduli terhadap kesehatan lingkungan. Kita wajib melakukan desinfeksi sedini mungkin terhadap limbah masker tersebut.

Pisahkan dari limbah rumah tangga yang lain, agar tidak menginfeksi sesama kita yang lain. Selain itu kita dapat menggunakan masker yang hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah dengan standar yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia yaitu WHO (World Health Organization), yang dapat dipakai berkali-kali, tentunya dengan mencuci masker tersebut setelah dipakai.

Daftar Pustaka Dua contoh karya tulis ilmiah di atas, disusun oleh penulis sendiri, nah sekarang kita coba lihat beberapa contoh karya tulis ilmiah yang dilansir dari sumber https://sevima.com/: ya Gramedians. Yuk kita simak. 3. Contoh karya tulis ilmiah Dolanan Tradisional “Dolanan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak” BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Permainan atau disebut juga dengan dolanan tradisional memiliki karakteristik yang memiliki dampak positif bagi perkembangan anak. Kata bermain untuk anak adalah refleksi pembebasan jiwa dari keterikatan dengan aturan orang tua. Ketika anak bermain, ia akan mengekspresikan kegembiraan hatinya serta berkomunikasi dengan teman hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah. Sehingga, anak bisa belajar bersosialisasi dan juga bergaul dengan lingkungan sekitarnya.

Selain itu, dolanan tradisional juga memiliki sifat edukatif, rekreatif dan reflektif. Atau dengan kata lain memiliki sifat mendidik, menggembirakan, dan juga ssebagai refleksi diri.

B. Rumusan Masalah Apa pengertian dolanan tradisional? Apa pengaruh dolanan tradisional di dalam membentuk karakter anak? C. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengertian dari dolanan tradisional dan juga pengaruhnya terhadap karakter anak. BAB II PEMBAHASAN A. Dolanan Tradisional Kata “dolanan” adalah suatu kata yang diambil dari Bahasa Jawa.

Kata dolanan mempunyai arti mainan atau juga permainan. Sedangkan kata tradisional merupakan cara berpikir dan juga tingkah laku yang sesuai dengan adat dan sudah ada sejak zaman dahulu. Dolanan anak disebut juga sebagai simbolisasi pengetahuan yang secara turun temurun dan juga mempunyai berbagai macam fungsi di dalamnya. B. Pendidikan Karakter Secara sederhana, pendidikan karakter adalah segala usaha yang bisa dilakukan untuk memengaruhi karakter para siswa.

Usaha tersebut dilakukan supaya seseorang bisa memahami pentingnya karakter yang positif di dalam diri. Pendidikan karakter menurut Thomas Lickona yaitu pendidikan tentang sikap yang meliputi ilmu sampai tindakan. Tidak hanya itu, perasaan juga termasuk ke dalam pendidikan karakter. BAB IV PENUTUP KESIMPULAN Dolanan tradisional bukan hanya sekedar permainan yang akan memberi dampak gembira.

Dolanan tradisional juga memiliki banyak manfaat. Manfaat itu di antaranya adalah melatih kecerdasan otak serta motorik anak dan bisa membentuk karakter pada anak. Anak bisa meningkatkan jiwa sosial di dalam dirinya dan juga berkomunikasi dengan baik serta bekerjasama dengan teman sepermainan dan juga lingkungannya. 4. Contoh Karya Ilmiah Tentang makanan Menjaga Kesehatan Jantung BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah Jantung adalah salah satu organ yang begitu vital di dalam tubuh manusia. Karena itu banyak orang yang berusaha untuk senantiasa menjaga kesehatan jantung mereka.

Akan tetapi sepertinya masih banyak orang yang kurang peduli akan hal itu. Terbukti dari banyaknya korban jiwa yang diakibatkan penyakit-penyakit yang menyerang jantung.

Oleh karena itu penelitian tentang menjaga kesehatan jantung perlu untuk dilakukan. B. Rumusan Masalah Bagaimana cara untuk menjaga kesehatan jantung? C. Tujuan Penelitian Dapat mengetahui cara menjaga kesehatan jantung BAB II PEMBAHASAN Cara Menjaga Kesehatan Jantung Banyak penyakit yang menyerang jantung memang masih menjadi masalah yang besar untuk sebagian orang.

Padahal ada banyak cara yang mudah dalam menjaga kesehatan jantung. Setelah melewati riset yang mendalam, peneliti menemukan beberapa di cara yang antaranya sebagai berikut: • Menghindari stress, sebab bisa memicu hormon adrenalin abnormal dan juga menyebabkan darah tinggi. • Menjaga kebersihan, baik kebersihan diri sendiri juga lingkungan. • Mengatur pola makan. Kurangi lemak serta junkfood dan perbanyak memakan sayur dan juga buah. Olahraga teratur.

BAB III PENUTUP KESIMPULAN Menjaga kesehatan jantung memang sangat penting untuk manusia demi memperoleh umur yang panjang. Dan ternyata dalam mendapatkan jantung yang sehat tidak perlu usaha yang terlalu sulit serta dapat dilakukan sehari-hari. Dengan menjaga kesehatan jantung maka diharapkan semakin sedikit korban yang jatuh sebab penyakit yang menyerang jantung.

Daftar Pustaka 5. Contoh karya tulis ilmiah tentang Budidaya Kacang Merah Pengaruh Media Air Perendaman Terhadap Kecepatan Perkecambahan Tanaman Kacang Merah BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang Nusantara merupakan negara agraris yang sangat kaya akan hasil alam atau pertanian, salah satu jenisnya adalah kacang-kacangan. Kacang-kacang merupakan bahan pangan yang bermanfaat sebagai sumber dan protein sudah lama dimanfaatkan oleh penduduk Asia, Amerika latin, Afrika, dan negara lainya.

Di negara kita, Indonesia memiliki lebih dari 12.000 jenis kacang-kacangan, diantaranya yaitu kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kapri, koro, dan kedelai. Kacang merah merupakan bahan makanan yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Selain menurunkan kolesterol kacang merah juga memiliki manfaat sebagai untuk mencegah kadar gula tinggi di tubuh karena kacang merah memiliki kandungan serat yang sangat tinggi.

Di Dalam 100 gram kacang merah kering, dapat menghasilkan 4 gram serat terisi dari serat larut dalam air dan serat yang tidak larut air. Protein yang terkandung didalam kacang merah mempunyai manfaat bagi tubuh terutama untuk kesehatan jantung. Kacang tanah berbentuk biji, secara sederhana apabila biji tersebut jatuh ke tanahmaka dalam jangka waktu tertentu biji tersebut mengeluarkan tunas oleh karena itu jenis kacang-kacangan merupakan tanaman yang sangat mudah untuk ditanam.

Proses itulah yang dinamakan dengan perkecambahan. Kacang merah mempunyai nama ilmiah Phaseolus Vulgaris. Proses perkecambahan dapat dipengaruhi dari faktor dalam dan faktor luar. Faktor dalam yang disebabkan oleh berupa gen dan hormon. Sedangkan faktor luarnya adalah berupa susu, cahaya matahari, kelembaban, dan nutrisi yang sangat berpengaruh dalam perkecambahan. Faktor-faktor tersebut sangat berperan penting bagi pertumbuhan kacang.

Contohnya saja cahaya matahari, dengan bantuan dari cahaya matahari tumbuhan dapat hidup dengan baik. Selain itu cahaya matahari juga sangat membantu dalam proses pertumbuhan, perkecambahan, dan fotosintesis dari tumbuhan tersebut. Kita tidak akan bisa mengetahui perbedaan yang terjadi pada perkecambahan dan pertumbuhan tanaman kacang merah jika kita merendam bijinya dengan jenis air yang berbeda.

Untuk itu penulis memilih topik yang berjudul “Pengaruh Media Air Perendaman Terhadap Kecepatan Perkecambahan Tanaman Kacang Merah” B. Rumusan Masalah Dari latar belakang tersebut dapat dirumuskan suatu masalah yaitu: 1. Bagaimana kecepatan perkecambahan antara biji kacang merah yang direndam di air PAM dengan biji kacang merah yang direndam di air kelapa muda?

C. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kecepatan perkecambahan antara kacang merah yang direndam di air PAM dengan kacang merah yang direndam di air kelapa muda.

D. Manfaat Penelitian 1. Bagi siswa Penelitian ini digunakan sebagai pembelajaran dalam penulisan dan penyusunan karya ilmiah yang benar, penelitian tersebut merupakan salah satu materi pembelajaran yang dapat berguna di jenjang pendidikan lebih tinggi dan untuk menanamkan nilai-nilai ilmiah terhadap siswa.

hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah

2. Bagi sekolah Dari penelitian yang penulis lakukan ini, diharapkan agar hasilnya dapat digunakan sebagai bahan referensi dan pemberdayaan perpustakaan, yang nantinya sebagai bahan acuan dalam penelitian-penelitian lebih lanjut bagi siswa selanjutnya. 3. Bagi pelajaran Biologi Dapat digunakan sebagai literatur dalam pelajaran biologi di masing-masing sekolah, untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap perkecambahan tanaman, dalam hal ini tanaman kacang merah.

Bab III Penutup Kesimpulan Indonesia memiliki sekitar 12000 varian kacang-kacangan. Kacang-kacangan memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Pertumbuhan kacang tanah dimulai ketika biji kacang mengeluarkan tunas, yang disebut sebagai proses perkecambahan.

Agar proses tumbuhnya cepat, ada beberapa faktor yang berpengaruh. Salah satunya adalah air. Selain memberi pengetahuan baru bagi dunia ilmu pengetahuan, karya tulis ilmiah ini juga bermanfaat terhadap keterampilan berliterasi bagi siswa-siswi yang melakukan penelitian. Nah, seperti itu ya Gramedians, catatan seputar karya tulis ilmiah beserta beberapa contoh dari berbagai sumber, buat kalian calon ilmuwan yang akan melakukan penelitian dan membuat karya tulis ilmiah, semoga artikel di atas dapat membantu ya.

Baca juga : Cara Menemukan Gagasan Pokok dan Pendukung Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori hal yang harus dilakukan setelah membaca sebuah informasi atau cerita adalah • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1

Menggali Informasi Setelah Membaca Teks Non Fiksi




2022 www.videocon.com