Apa itu power steering

apa itu power steering

Apa itu Power Steering Mobil? Tahukah Anda bahwa power steering mobil ini digunakan pertama kali pada sebuah mobil di tahun 1876 dan orang yang menggunakannya tersebut adalah Fitts.

Pada tahun 1900, hak paten dari power steering ini pun dimiliki oleh Robert E. Twyford. Kemudian, sistem power steering ini pun banyak digunakan pada berbagai kendaraan di Amerika dan Inggris. Sebenarnya, apa itu power steering mobil? Power steering adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk meringankan sistem kemudi mobil agar lebih mudah dikendalikan atau disesuaikan. Manfaat dari power steering ini pun dapat membuat kemudi mobil menjadi terasa lebih ringan saat diputar meskipun dalam kecepatan rendah.

Secara umum, power steering dapat terbagi menjadi dua tipe, yaitu power steering hidrolik dan power steering elektrik atau Electric Power Steering (EPS). Apa itu power steering hidrolik dan power steering elektrik? Power steering hidrolik adalah jenis power steering yang bekerja dengan menggunakan bantuan mesin hidrolik dan pompa. Sedangkan, power steering elektrik atau EPS merupakan jenis power steering yang menggunakan bantuan motor apa itu power steering agar dapat bekerja. Kedua jenis power steering tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menggerakkan torak yang merupakan bagian dari power cylinder dan menyuplai tenaga ekstra pada dua komponen lainnya, yaitu pinion dan rack.

Secara spesifik, mesin pembantu baik yang digunakan pada power steering hidrolik dan power steering elektrik ini memang berbeda. tetapi prinsip kerja dari masing-masing jenis power steering ini ternyata memiliki kemiripan. Fungsi Power Steering Mobil Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, power steering memiliki fungsi dalam memudahkan pengemudi dalam mengendalikan kemudi atau setir mobil.

Namun, apa itu power steering semua mobil memiliki sistem power steering ini, biasanya jenis mobil lama tidak memiliki sistem power steering tersebut. Sehingga, pengemudinya harus mengeluarkan tenaga yang cukup besar pada saat hendak membelokkan setir ataupun saat memutar setir secara penuh.

Hal ini pun berbeda dengan jenis mobil yang menyediakan sistem power steering yang dimana pengemudinya tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk bisa mengendalikan setir sesuai kebutuhan. Bahkan, setir tersebut dapat kembali ke posisi semula setelah berbelok dan diputar secara penuh. Maka dapat disimpulkan bahwa fungsi power steering ini, yaitu meringankan kerja pengemudi dalam mengemudi sehingga tidak akan merasa cepat lelah dan tegang.

Selain itu, power steering juga memiliki fungsi dalam mengurangi guncangan pada saat melalui permukaan jalan yang tidak rata. Komponen Power Steering Mobil Selain mengetahui pengertian dan fungsi dari power steering mobil, penting juga untuk mengetahui berbagai komponen yang menyusun power steering tersebut agar jika terdapat masalah Anda pun dapat memahaminya sedikit. Berdasarkan situs Daihatsu, beberapa komponen power steering mobil ini terdiri dari: Reservoir Tank Reservoir tank merupakan komponen yang terletak pada bagian hidrolik pump yang berfungsi untuk menampung cadangan minyak yang berada di dalam power steering.

Cadangan minyak tersebut berasal dari control valve dan mengalir melalui low pressure hosekemudian ditampung oleh reservoir tank tersebut. Kemudian reservoir tank nantinya berfungsi dalam menyalurkan atau menyalurkan kembali cadangan minyak yang telah disimpannya melalui pompa dari power steering. Setiap pemilik kendaraan mobil pun harus selalu memastikan bahwa cadangan minyak power steering ini tercukupi dan jangan biarkan minya di dalam power steering dalam keadaan kosong.

Vane Pump Komponen power steering mobil yang kedua adalah vane pump. Sebenarnya vane pump ini telah dijelaskan sebelumnya pada bagian reservoir tankdimana reservoir tank tersebut akan menyalurkan atau menyalurkan kembali minyak power steering melalui sebuah pompa yang disebut sebagai vane pump ini.

Vane pump ini digerakkan dengan cara memanfaatkan putaran mesin yang terhubung dengan v belt dan melalui pulley. Low Pressure Steering Hose Low pressure steering hose merupakan komponen dari power steering mobil yang selanjutnya akan di bahas.

Low pressure steering hose atau yang sering dikenal juga sebagai selang power steering ini memiliki fungsi utama sebagai tempat mengalirnya minyak power steering. Pada bagian dalamnya akan mengalir fluida bertekanan rendah yang berasal dari rotary control valve kemudian menuju ke arah reservoir tank. Steering Rack Shaft Steering rack shaft merupakan komponen power steering yang menjadi poros utama kemudi atau setir dan berfungsi sebagai penerus putaran dari roda setir pada steering gear box.

Umumnya, steering rack shaft ini dilengkapi dengan piston di salah satu sisinya yang terhubung dengan bagian power cylinder. Sedangkan sisi yang lainnya disematkan dengan gear yang terhubung dengan pinion gear. Steering Gear Housing Jika sebelumnya sudah dibahas mengenai pinion gear apa itu power steering power steering rackmaka selanjutnya akan dibahas mengenai komponen power steering mobil yang memiliki fungsi utama sebagai tempat meletakkan pinion gear dan power steering rack tersebut.

Biasanya steering gear housing ini terletak menyatu dengan beberapa komponen lainnya, seperti power silinder dan control valve dan bentuk dari komponen ini pun dapat berbeda beda pada setiap kendaraan, yang bergantung kepada ukuran dan lain sebagainya.

High Pressure Steering Hose Komponen dari power steering yang terakhir adalah high pressure steering hose. Sebenarnya, fungsi dari komponen ini tidak jauh berbeda dengan komponen low pressure steering hosetetapi high pressure mampu mengalirkan minyak power steering yang justru memiliki tekanan tinggi. Komponen ini pun biasanya memiliki bahan dasar berupa baja atau logam. Cara Kerja Power Steering Mobil Setelah mengetahui berbagai penjelasan mengenai power steeringtidak lengkap rasanya jika tidak dijelaskan mengenai cara kerja dari power steering mobil tersebut.

apa itu power steering

Secara garis besar, cara kerja power steering pada setiap mobil tentunya berbeda-beda yang dimana hal ini bergantung kepada kondisi mobil pada saat dikemudikan. Untuk sistem hidrolik, maka berikut ini cara kerja power steering sesuai dengan gerakan kemudinya, yaitu: Kemudi Belok ke Kanan atau Kiri Cara kerja power steering mobil pada saat kemudi dibelokkan ke kanan atau kiri, yaitu dengan menghasilkan tekanan minyak di dalam reservoir tank yang kemudian akan disalurkan langsung ke rotary control.

Lalu, tekanan minyak juga akan disalurkan ke arah piston pada rack dan pinion sehingga control valve akan terbuka. Pada saat minyak power steering pun tersalurkan ke arah piston, maka power steering akan terdorong sesuai arah belokan setir atau kemudi. Selanjutnya, saluran piston yang ada di sisi lain pun akan terbuka dan didorong ke reservoir. Kemudi Belok secara Penuh Cara kerja power steering yang kedua pada saat kemudi dibelokkan secara penuh misalkan saat ingin berbalik arah, yaitu bagian valve pada pompa akan terbuka karena adanya tekanan yang sangat besar pada piston.

Kemudian, hal tersebut akan menyebabkan minyak power steering berputar dan masuk ke saluran pompa power steering. Dengan berputarnya minyak power steering tersebut, maka akan menghasilkan tekanan yang meringankan gerakan setirnya. Kendaraan dalam Kecepatan Tinggi Cara kerja power st eering yang terakhir adalah pada saat kendaraan dalam kecepatan tinggi.

Pada saat mobil melaju dengan kecepatan terlalu tinggi, maka tekanan minyak power steering justru akan berkurang sehingga Anda bisa menggunakan kemudi dengan nyaman tidak terlalu ringan.

Nah, melalui penjelasan di atas, apakah sekarang Anda sudah memahami mengenai power steering mobil? Walaupun setir tampak seperti komponen yang sederhana, tetapi ternyata gerakan setir yang berat ataupun ringan tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan Anda apa itu power steering berkendara. Sebab itulah, ditemukan adanya power steering yang dapat memberikan kenyamanan bagi pengemudinya saat berkemudi. Dunia otomotif sulit untuk dipahami? Ini hanya berlaku bagi mereka yang tidak mendalaminya saja.

Jika kamu mulai penasaran dan tertarik dengan dunia otomotif, kamu harus tahu apa itu power steering dan apa itu power steering kerja power steering. Kali ini, Qoala akan berbagi informasi seputar power steering termasuk pengertian, cara kerja, jenis, dan fungsinya. Jika penasaran pastikan kamu apa itu power steering artikel ini sebagai sumber menambah informasi ya.

Untuk bisa dikendarai, mobil memanfaatkan power steering. Akan tetapi, tidak banyak orang yang tahu seperti apa power steering. Apa itu Power Steering Sumber Foto: plg photo Via Shutterstock Jadi, apa sebenarnya power steering itu? Power steering bisa dikatakan sebagai komponen atau alat yang digunakan pada sistem kemudi mobil agar mampu meringankan putaran kemudian sehingga lebih mudah dikemudikan.

Power steering tidak mungkin dipasang begitu saja tanpa alasan jika tidak memberikan manfaat. Adapun manfaat yang bisa didapatkan adalah: β€’ Mengurangi upaya kemudi β€’ Stabilitas yang sangat tinggi selama berkendara β€’ Membantu mengurangi guncangan saat berkendara di permukaan jalan yang tidak merata Fungsi Power Steering Meskipun merupakan sistem tambahan, tapi power steering memiliki peranan penting.

Bahkan, memiliki fungsinya tersendiri. Setir akan kembali ke posisi semula setelah digunakan untuk berbelok. Yang harus kamu tahu adalah beberapa mobil memiliki berat beban pada setir saat digunakan untuk berbelok. Beban tersebut yang menyulitkan pengemudi karena ia harus mengerahkan seluruh tangannya hanya untuk berbelok. Lalu, bagaimana jika ada banyak belokan yang harus dilalui selama perjalanan?

Bayangkan apa yang akan terjadi jika sistem kemudi sebuah mobil tidak memiliki power steering! Pengemudi akan kesulitan untuk mengoperasikan kemudi karena terasa lebih berat. Oleh karena itu, jangan remehkan keberadaan dan fungsi power steering. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi berat atau ringannya sistem kemudi, termasuk: β€’ Kecepatan kendaraan β€’ Kesalahan dalam penyetelan FWA atau geometri roda-roda β€’ Profil ban yang digunakan β€’ Tekanan angin dalam ban β€’ Perbandingan roda gigi kemudi Jenis-jenis Power Steering Kamu atau pengendara lain bisa lebih responsif dan cekatan jika sistem kemudi mudah untuk dikendalikan.

apa itu power steering

Arah roda juga meningkatkan keamanan kendaraan secara bertahap di berbagai medan perjalanan. Sistem putaran atau roda kemudi menggunakan beberapa komponen agar tetap efektif.

Pertanyaan selanjutnya yang muncul di benak kamu adalah berapa banyak jenis power steering. Jika ini benar, kamu pun akan mempunyai pertanyaan selanjutnya perihal perbedaan dari jenis-jenis tersebut.

Ada tiga jenis power steering namun semuanya memiliki fungsi yang sama yaitu memperingan tenaga putar kemudi terutama pada kecepatan rendah atau ketika parkir. 1. Hydraulic Power Steering Sudah tidak asing dengan power steering hidrolik atau baru pertama kali mendengar nama ini? Ya, ini adalah salah satu jenis power steering yang umum apa itu power steering. Sesuai namanya, jenis hidraulik ini menggunakan fluida sebagai media penghantar tenaga.

Sementara untuk power dihasilkan dari putaran mesin. Sampai saat ini, jenis yang satu ini adalah yang paling sering dan banyak digunakan termasuk pad Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Saat kemudi diputar, maka katup dalam gearbox akan terbuka. Ini yang membuat tenaga fluida yang dihasilkan oleh pompa power steering disalurkan ke piston. Putaran mesin akan meningkatkan tekanan hidrolik karena mesin berada dalam posisi hidup.

Ada beberapa komponen pada sistem power steering jenis hidraulik, yaitu: β€’ Pompa power yang berfungsi untuk mengubah sebagian energi mesin ke tekanan hidrolis. β€’ Steering rack atau rangkaian roda gigi yang memiliki ruang fluida yang akan bekerja untuk melakukan power assist.

β€’ Fluida berperan sebagai media penghantar tekanan yang berasal dari pompa. β€’ Reservoir memiliki fungsi menampung fluida pada sistem power steering. β€’ Selang power steering dengan fungsinya untuk mengalirkan fluida dari pompa ke steering box dan juga mengalirkan kembali fluida dari steering gearbox ke reservoir. β€’ Steering gear box dengan model rack and opinion akan apa itu power steering mengubah putaran kemudi menjadi gerakan baik ke kanan maupun ke kiri.

Hal lain yang patut diketahui adalah masalah yang sering dijumpai pada kendaraan yang menggunakan power steering hidrolik. Salah satunya adalah kebocoran fluida yang bisa terjadi kapan saja. Kebocoran bisa berasal dari selang atau seal gearbox.

Masalah lainnya adalah kerusakan mekanis dari pompa steering yang lemah. Meskipun masalah ini sangat jarang terjadi tapi kamu tetap harus tahu cara mengatasinya agar tidak panik saat masalah ini ada. Lakukan penggantian berkala menggunakan ATF yang tepat agar semua komponen tetap terawat dan tidak menghambat aktivitas kamu menggunakan kendaraan. Hal lain yang harus diingat adalah steer akan terasa berat jika memindahkan mobil dalam kondisi mesin mati.

Bagaimana bisa? Ini terjadi karena mesin memutar pompa. Saat menemukan kebocoran atau ATF yang mulai kotor, akan lebih baik untuk melakukan perbaikan sedini mungkin.

Kerusakan yang dibiarkan bisa mengakibatkan masalah lainnya yang semakin tidak terkontrol. Selain butuh waktu perbaikan yang lebih lama, kamu juga mungkin menghabiskan lebih banyak uang, tenaga, dan waktu sedangkan mobil menjadi kendaraan yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari. 2. Electronic Power Steering Dilihat dari namanya saja, kita bisa tahu kalau jenis satu ini tidak menggunakan fluida melainkan tenaga listrik.

Jenis steering yang satu ini mulai popular di tahun 2000 meski sudah ada sejak tahun 90an. Ada banyak mobil yang menggunakan EPS ini termasuk diantara adalah Toyota Yaris dan Suzuki Karimun. Motor listrik bisa memutar poros pada steering column atau memutar seperti pada mobil Alphard steering gearbox di beberapa BMW.

Meski demikian, komponen pada Electronic power steering sama pada umumnya. β€’ Steering motor yang memiliki fungsi menyediakan tenaga putar sehingga beban pengemudi menjadi lebih ringan. β€’ Steering rack adalah rangkaian roda gigi yang memanjang di antara tie roda kiri dan kanan dan digunakan sebagai tempat power assist. β€’ EPS module adalah rangkaian elektronik yang akan bekerja menentukan kinerja motor didasarkan pada apa itu power steering sensor.

β€’ Arus listrik merupakan komponen yang sangat penting karena merupakan sumber tenaga penggerak EPS. β€’ Steering and torque sensor bekerja untuk mendeteksi arah dan juga moment pengemudi dengan dimana deteksi kecepatan kemudi yang diputar dilakukan dengan akurat. Mesin bisa bekerja lebih maksimal dalam menggerakan powertrain sehingga lebih bertenaga dan irit. Ini dikarenakan jenis power steering satu ini tidak membebani mesin.

Pengendalian steer bisa bervariasi karena besarnya daya motor elektrik tidak tetap. Pembacaan sensor torque pada steering column mempengaruhi daya motor tersebut. Ini menjadi kelebihan yang bisa dirasakan saat mengemudi kendaraan yang menggunakan power steering jenis elektrik. Sayangnya, jenis ini sangat rentan, terutama saat menerjang genangan air. Letak motor listrik yang berada di bawah bisa menimbulkan masalah. Untuk menghindari masalah tersebut, tutup cover dengan rapat.

Juga, pastikan aki tidak sampai tekor agar pengendalian steer tetap ringan. 3. Hydro-Electric Power Steering Hydro-electric adalah jenis power steering yang ketiga yang merupakan kombinasi atau gabungan dari hidrolik dan elektrik.

Pada steering rack, cara kerjanya seperti hidrolik yaitu menggunakan steering vane untuk menentkan arah assist. Akan tetapi, tekanan hidroliknya bukan berasal dari pompa mesin melainkan pompa elektrik.

Dengan kata lain, mesin tidak dibebani oleh power steering tapi tetap menggunakan sistem hidrolik agar sistem kemudi menjadi lebih awet. Cara Kerja Power Steering Sumber Foto: HENADZI KlLENT Via Shutterstock Setelah tahu pengertian dan juga jenis power steering yang banyak digunakan pada kendaraan, selanjutnya yang harus kamu tahu adalah cara kerja atau bagaimana power steering bekerja dengan maksimal dalam menjalankan fungsinya.

Masing-masing jenis memiliki cara kerja yang berbeda karena memiliki komponen yang berbeda pula. Jadi, seperti apa cara kerja power steering mobil? 1. Cara Kerja Power Steering saat Mobil Berjalan Lurus Saat mobil dalam keadaan lurus, ini juga berarti power steering ada dalam keadaan normal yang berarti tidak bekerja sama sekali.

Pada posisi ini, fluida mengalir ke saluran bebas atau relief port melalui valve. Selanjutnya, minyak atau fluida kaan dikembalikan ke pompa power steering. Jika hidrolik mengandalkan tenaga pada putaran mesin, jenis elektrik memakai listrik. 2. Cara Kerja Power Steering Ketika Kemudi Dibelokkan Sudah pernah mengamati bagaimana power steering bekerja di saat tertentu misalnya saat sopir membelokkan kemudi? Tekanan oli yang dihasilkan kemudian disalurkan ke rotary control valve di bagian rack and pinion.

Kemudian saluran ke piston yang ada di rack and opinion serta di control vlve akan terbuka. Minyak power akan menuju piston dan mendorongnya sesuai arak belok misal ke kiri atau kanan.

Tidak hanya sampai di situ, saluran piston sisi lain akan terbuka sehingga didorong menuju reservoir. Ya, inilah bagaimana power steering bekerja saat kemudi dibelokkan. 3. Cara Kerja Power Steering Ketika Belokan Penuh Bagaimana saat belokan penuh? Pada belokan penuh, tekanan ke apa itu power steering tentu sangat besar.

Inilah yang menyebabkan relief valve pada pompa terbuka. Sebagian minyak akan kembali berputar ke saluran masuk power steering. 4. Cara Kerja Power Steering saat Kecepatan Tinggi Dalam kecepatan tinggi, tekanan minyak akan dikurangi sehingga kemudi menjadi sangat ringan. Beberapa tipe memiliki pengontrol tekanan yang bergantung pada putaran mesin sedangkan pada tipe lainnya ini bergantung pada kecepatan kendaraan. Dengan demikian, ini sangat bergantung pada jenis power steering apa yang digunakan dalam kendaraan yang sedang dikemudikan.

Cara Mengatasi Kerusakan Pada Power Steering Meskipun menjadi bagian penting dalam sistem kemudi, bukan berarti power steering selalu bisa bekerja dengan maksimal. Ada kalanya mengalami masalah atau kerusakan Hal ini tentu tidak diharapkan oleh siapapun terlebih jika terjadi saat kamu hendak mengendarai mobil kesayanganmu. Selain mengetahui cara kerja power steering elektrik atau apa itu power steering cara kerja power steering hidrolik, kamu juga harus tahu cara mengatasi kerusakan yang bisa terjadi kapan saja pada sistem tersebut.

Coba Periksa Tekanan Udara Pada Ban Mobil Sebagai langkah pertama mengatasi kerusakan pada power steering, kamu bisa memastikan tekanan udara pada ban mobil. Dimana udara harus diisi sesuai dengan PSI yang disarankan oleh produsen mobil atau kendaraan yang kamu gunakan. Tekanan pada ban mobil yang tidak sesuai bisa menyebabkan kemudi mobil kaku. Cek Tingkat Cairan Sistem steering tidak bisa dipisahkan dari cairan yang ada di dalamnya. Saat sistem kemudi rusak, segera cek cairan atau oli agar tahu apakah masih ada atau tidak.

Sistem steering tidak akan bisa bekerja tanpa cairan tersebut, jadi jangan sampai kehabisan. Itulah kenapa pentingnya melakukan pengecekan saat dirasa ada yang tidak beres dengan sistem.

Lihat Katrol Belt Selain kedua hal di atas, ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu kondisi belt pada katrol. Untuk bisa memastikan apakah katrol belt masih dalam kondisi bagus apa itu power steering tidak, matikan mesin mobil terlebih dahulu. Coba tekan belt menggunakan ibu jari untuk mengecek ketegangannya. Power steering dalam keadaan baik jika tegangan katrol belt sesuai dengan yang seharusnya.

Tips Perawatan Sistem Steering Dalam hal perawatan, ada beberapa hal yang harus selalu diperhatikan dengan baik agar kondisi power steering tetap bagus dan bisa awet. 1. Pastikan Posisi Roda Saat Parkir Saat parkir, roda harus selalu berada dalam posisi lurus. Jika roda dibiarkan membelok terlalu lama, maka ini bisa membebani hidrolik di satu sisi. Ini juga bisa menyebabkan kerusakan sistem hidrolis pada mobil yang menggunakan power steering jenis hidrolik atau semi hidrolik.

2. Hindari Putaran Maksimal Kemudi Peningkatan suhu dan kerusakan karet pada sistem hidrolis sangat mungkin terjadi terlebih jika terlalu sering memutar kemudi hingga mengeluarkan bunyi. Untuk hal perawatan sistem steering, pastikan untuk menghindari putaran maksimal pada kemudi. 3. Kurangi Kecepatan di Jalanan Rusak Medan jalan tidak selalu sama dan terkadang kamu harus melalui jalanan yang rusak. Disarankan untuk tidak menerjang jalanan rusak apapun jenis steering yang digunakan pada mobil karena bisa merusak kondisi steering itu sendiri.

4. Penggantian Komponen Setiap komponen pada steering tentu memiliki batas usianya masing-masing. Umumnya, masa usia tiap komponen adalah tidak lebih dari lima tahun atau jika telah mencapai jarak tempuh 100.000 km.

Jika komponen pada kaki-kaki mobil dalam keadaan buruk, maka hal ini akan mempersulit pengendalian roda. Alhasil, power steering harus bekerja lebih keras. 5. Hindari Banjir Sama halnya dengan jalanan yang rusak, banjir juga harus sebisa mungkin dihindari. Pada Honda atau mobil lain dengan jenis power steering elektrik, motor listrik dipasang langsung pada as setir yang sejajar dengan as roda.

Motor listrik yang terendam air bisa rusak. Jika sudah rusak, maka harus dilakukan penggantian dengan motor listrik yang baru karena tidak bisa diperbaiki. Perawatan kendaraan dengan jenis EPS atau Electric Power Steering tidak serumit pada jenis hidrolik atau jenis semi hidrolik. Sebagian besar komponennya menggunakan sistem elektrik dan dikontrol oleh komputer. Kerusakan bisa lebih mudah terdeteksi melalui indikator yang dibaca oleh komputer.

Sayangnya, kerusakannya sangat sulit atau bahkan tidak bisa apa itu power steering. Satu-satunya pilihan adalah melakukan penggantian. Sudah tahu kan seperti apa cara kerja power steering dan mengapa memiliki peranan penting dalam kendaraan? Menjaga kendaraan adalah tanggung jawab pemiliknya dan ini merupakan upaya untuk memperpanjang usia kendaraan itu sendiri.

Selain perawatan yang tepat dan maksimal, proteksi juga tidak kalah penting. Proteksi ini bisa didapatkan dengan produk asuransi yang dikhususkan untuk mobil.

Proteksi ini melengkapi upaya kamu dalam menjaga kondisi mobil tetap dalam keadaan baik. Sekalipun terjadi kerusakan pada mobil, kamu tidak perlu pusing memikirkan biaya perbaikan karena akan ditanggung oleh penyedia asuransi.

Bagaimana caranya memilih produk perlindungan kendaraan yang tepat? Silahkan hubungi Qoala yang selalu senantiasa apa itu power steering memberikan opsi terbaik dan sesuai kebutuhan.
Last Updated on November 23, 2021 by Andrian Power steering mobil adalah salah satu teknologi termutakhir yang sudah banyak diaplikasikan pada mobil-mobil modern.

Lantas apa sih manfaatnya untuk kendaraan roda empat? Jika Anda cukup mengikuti perkembangan dunia otomotif, Anda pasti tahu bahwa industri ini adalah industri yang sangat dinamis dan senantiasa berkembang.

Hampir setiap saat muncul inovasi-inovasi teknologi baru yang membuat performa kendaraan semakin baik dan mempermudah penggunanya. Salah satu teknologi termutakhir yang sudah sangat populer yaitu teknologi power steering yang dipasang pada mobil.

Anda mungkin sudah sering mendengarnya, tetapi, apakah Anda sudah tahu apa pengertiannya dan manfaatnya?

apa itu power steering

Yuk, simak pengertian dan manfaat power steering mobil selengkapnya di artikel ini. Daftar Isi β€’ 1 Apa Itu Power Steering Mobil?

apa itu power steering

β€’ 2 Jenis Power Steering β€’ 3 Manfaat Power Steering Apa Itu Power Steering Mobil? Power steering merupakan istilah untuk sebuah teknologi yang terpasang pada kemudi mobil. Sederhananya, power steering membantu pengemudi agar dapat mengendalikan setir atau kemudi kendaraan dengan lebih mudah. Meskipun terdengar rumit, tetapi sebetulnya sistem kerja power steering sangat sederhana. Ketika mobil dalam kondisi lurus, katup pengendali power steering mobil pun akan berada dalam posisi lurus.

apa itu power steering

Fluid di dalamnya hanya mengisi satu katup lalu mengalir ke relief port dan kembali ke pompa tanpa menghasilkan tekanan di kedua sisi katup. Sementara ketika berbelok, katup pengontrol akan bergerak, membuka saluran lain selain saluran minyak, dan mengubah volume minyak yang mengalir. Hal ini membuat kemudi dapat dikendalikan dengan lebih mudah. Jenis Power Steering Saat ini, di pasaran terdapat dua jenis sistem power steering yang digunakan, yaitu yang menggunakan daya hidrolik dan elektrik.

β€’ Power Steering Hidrolik Jenis power steering mobil yang pertama ini menggunakan tenaga hidrolik pada pengoperasiannya. Power steering hidrolik bekerja dengan bantuan sebuah pompa yang digerakkan oleh crankshaft melalui drive belt. Cara kerjanya sederhana. Ketika mesin hidup, minyak dari reservoir akan dipompa dan kemudian didorong oleh switch dan control valve yang terdapat pada pompa. Sistem inilah yang membantu meringankan setir agar lebih mudah dikontrol pengemudi.

β€’ Power Steering Elektrik Jenis power steering mobil yang kedua ini dikenal juga dengan nama electric power steering (EPS). EPS ini merupakan teknologi paling baru dan lebih canggih yang bahkan bisa langsung berfungsi ketika mesin mobil dalam keadaan on. Cara kerjanya yaitu ketika mesin menyala, noise suppressor akan memerintahkan control module agar menjalankan motor listrik dan menghubungkan dengan kemudi mobil.

Electric power steering juga dibekali dengan banyak teknologi canggih, salah satunya yaitu vehicle speed sensor. Manfaat Power Steering Anda bisa merasakan manfaat teknologi power steering dengan membandingkan antara mengendarai mobil tua dan mobil keluaran terbaru. Pada mobil tua yang belum menerapkan teknologi ini, biasanya kontrol setir terasa berat karena dikendalikan secara manual sepenuhnya.

Sementara itu, pada mobil keluaran terbaru yang menggunakan power steering, kontrol setir terasa lebih mudah dan lebih ringan. Manfaat teknologi power steering akan sangat terasa ketika Anda melalui jalanan berliku dengan banyak kelokan. Alasannya, ketika berada di kelokan, pengemudi harus mengerahkan tenaga yang cukup besar untuk mengontrol setir agar mobil dapat berbelok.

Setelah itu, pengemudi pun harus kembali mengerahkan tenaga untuk mengembalikan setir pada posisi semula. Sementara jika menggunakan power steering, setir bisa dikontrol dengan lebih mudah tanpa perlu tenaga besar serta setir dapat kembali ke apa itu power steering semua secara otomatis.

*** Itulah penjelasan lengkap mengenai power steering mobil untuk Anda ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, ya. Jangan lupa untuk membeli asuransi mobil terbaik agar mobil Anda mendapatkan perlindungan maksimal! Daftar Isi β€’ Pengertian Apa itu power steering Steering β€’ Komponen dan Fungsi Power Steering β€’ Hydrolic Power Steering β€’ Electronic Power Steering (ESP) β€’ Hydro-Electric Power Steering β€’ Cara Kerja Power Steering Hingga sekarang mobil masih menjadi moda transportasi yang banyak diminati.

Bahkan semakin diminati. Hal ini dikarenakan mobil di era modern yang semakin canggih dengan fiturnya yang kompleks dan terus di-upgrade menyesuaikan kebutuhan masa kini.

apa itu power steering

Berbeda dengan mobil zaman dulu yang masih sederhana dan cara mengendarainya pun masih merepotkan. Salah satunya pada komponen setir yang masih berat. Sehingga, saat berada di tikungan atau belokan pengendara harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membelokan setir tersebut. Namun, hal ini tidak terjadi pada mobil di era 2000-an yang sudah menggunakan teknologi canggih pada sistem kemudi atau power steering. Itulah yang membuat mobil zaman sekarang bisa dengan mudahnya berbelak-belok di tikungan.

Lalu apa sih sebenarnya power steering? Apa fungsinya dan bagaimana cara kerjanya sehingga bisa mempermudah pengendara dalam mengendarai mobil? Pengertian Power Steering Power steering merupakan sebuah komponen yang ada pada sistem kemudi. Secara umum kegunaannya untuk mempermudah pengendara dalam mengendarai mobil. Terutama pada saat berbelok. Power steering akan meringankan beban dari gaya yang dihasilkan mobil saat berbelok.

Setidaknya ada tiga jenis power steering yang digunakan pada sistem kemudi mobil, di antaranya: β€’ Tipe pertama, hydrolic power steering. Tipe ini secara sistem memanfaatkan tekanan fluida (minyak) untuk bekerja. Tipe ini banyak digunakan pada mobil seri pertama dan mobil truk.

β€’ Tipe kedua, Electronic Power Steering (EPS). Tipe kedua ini merupakan tipe apa itu power steering yang menggunakan sistem otomatis (motor listrik). Kebanyakan mobil baru yang keluar sekarang menggunakan tipe power steering yang satu ini.

β€’ Tipe ketiga, Hydro-Electric Power Steering. Tipe ketiga ini merupakan tipe gabungan dari sistem hidrolik dan elektrik. Komponen dan Fungsi Power Steering Meskipun ada tiga jenis power steering namun ketiganya tetap mempunyai fungsi yang sama. Secara umum berfungsi untuk meringankan beban kemudi saat berbelok. Namun, secara spesifik akan dibedakan berdasarkan masing-masing komponennya.

β€’ Hydrolic Power Steering Ada beberapa komponen power steering hidrolik yang saling bekerjasama dalam meringankan beban kemudi saat berbelok. Berikut adalah komponen-komponennya: β€’ β€’ Reservoir Tank Reservoir tank merupakan komponen yang berfungsi untuk menyimpan atau menampung cadangan minyak power steering.

Pada tutupnya dilengkapi dengan ventilasi untuk mengatur tekanan udara dan stabilitas aliran minyak power steering. β€’ β€’ Vane Pump Vane pump atau pompa power steering ini berfungsi untuk memompa fluida atau minyak agar mengalir ke seluruh sistem hidrolik.

β€’ β€’ Control Valve Komponen ini berfungsi untuk mengatur aliran apa itu power steering atau minyak yang bertekanan sesuai dengan arah kemudi. β€’ β€’ Power Cylinder Power cylinder merupakan komponen yang berfungsi menyalurkan aliran fluida atau minyak ke steering gear (rack and pinion).

β€’ β€’ Steering Gear Steering gear yang terdiri dari komponen rack and pinion memiliki fungsi sebagai penghubung atau pemindah tenaga putar dari steering colomb ke steering linkage. β€’ β€’ Stering Linkage Komponen yang satu ini berfungsi untuk meneruskan gerakan steering gear ke roda sesuai dengan arah kemudi yang diinginkan pengemudi.

β€’ β€’ Steering Hose Steering hose atau selang power steering berfungsi sebagai saluran fluida atau minyak yang terbuat dari logam. Sehingga, tahan panas dan tahan terhadap tekanan tinggi. Komponen ini terhubung dari vane pump – control valve – steering gear. β€’ β€’ Oil Power Steering Oil power steering atau minyak power steering merupakan komponen yang memang harus ada pada jenis power steering hidrolik ini. Hal ini dikarenakan sistem kerjanya itu sendiri yang memanfaatkan tekanan dari fluida atau minyak.

β€’ Electronic Power Steering (ESP) Terdapat beberapa komponen pada electronic power steering yang saling bekerja dalam meringankan beban kendaraan saat berbelok. Komponen-komponen ini sangat jauh berbeda dengan power steering jenis hidrolik. Karena pada dasarnya komponen ini menggunakan sistem otomatis tidak menggunakan fluida atau minyak.

Berikut adalah beberapa komponen electronic power steering: β€’ β€’ Electronic Controle Module (ECM) Komponen yang satu ini merupakan otak dari sistem electonic power steering. Singkatnya, electronic controle module merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur dan memberikan perintah. β€’ β€’ Motor Listrik Motor listrik merupakan komponen yang bekerja secara langsung dalam membantu meringankan beban putaran kemudi atau setir.

β€’ β€’ Vehicle Speed Sensor Komponen ini merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk memberikan data mengenai kecepatan mobil. β€’ β€’ Torque Sensor Torque sensor merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk memberitahu informasi saat kemudi mulai diputar. β€’ β€’ Steering Clutch Clutch atau kopling pada power steering berfungsi untuk menghubungkan dan melepaskan motor listrik dengan batang kemudi (setir). Letaknya sendiri berada di antara keduanya.

β€’ β€’ Noise Suppressor Komponen ini merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi apa itu power steering sedang bekerja atau tidak. β€’ β€’ On-board Diagnostic On-board diagnotic merupakan sebuah panel indikator atau komponen yang akan memberi tahu jika terjadi masalah pada sistem ESP.

Komponen ini terletak di panel instrumen kendaraan. β€’ Hydro-Electric Power Steering Seperti yang disampaikan di atas Hydro-Electric power steering merupakan gabungan antara sistem hidrolik dengan sistem otomatis. Maka komponennya pun merupakan gabungan dari keduanya. Dimana power steering jenis ini memanfaatkan fluida atau minyak yang digerakan oleh pompa menggunakan motor listrik bukan menggunakan mesin lagi.

Adapun fungsi tiap komponennya masih sama. Cara Kerja Power Steering cara kerjapower steering Dari ketiga jenis power steering tersebut ketiganya memiliki cara kerja yang berbeda. Hal ini dikarenakan tiap-tiap komponennya yang berbeda. β€’ Hydrolic Power Steering Sistem power steering hidrolik bekerja secara manual sesuai dengan posisi kemudi atau setirnya. β€’ Posisi Lurus Pada kondisi lurus maka roda pun akan berjalan lurus.

Sehingga, control valve berada di posisi netral. Artinya control valve menutup jalan bagi fluida atau minyak dan mengembalikannya mengalir ke vane pump. Kondisi seperti ini tidak menimbulkan tekanan pada salah satu sisi. Dalam arti tekanan minyak netral pada dua sisi. β€’ Posisi Belok Pada posisi berbelok sistem power steering akan mendapatkan tekanan. Baik berbelok ke arah kanan maupun ke arah kiri.

Tekanan atau dorongan tersebutlah yang akan membantu mengurangi berat saat berbelok. Cara kerjanya sendiri pada saat kemudi atau setir dibelokan maka roda akan ikut berbelok. Hal ini memicu control valve ikut bergerak dan membuka jalan bagi minyak yang bertekanan tinggi untuk mendorong piston membantu steering gear untuk mengurangi usaha putar. β€’ Electronic Power Steering (ESP) Electronic power steering atau ESP berbeda dengan jenis hidrolik.

Cara kerja ESP dilakukan secara otomatis. Setidaknya dapat dibagi dalam beberapa langkah: β€’ β€’ Saat kunci kontak berada di posisi β€œON” maka Electronic Controle Module (EMC) sudah berada dalam kondisi hidup. Selain itu, panel indikator power steering pun akan ikut menyala dan redup kembali apa itu power steering mesin telah hidup. β€’ Saat mesin mulai hidup maka EMC memberikan instruksi untuk mengaktifkan motor listrik dan clutch akan menghubungkan batang kemudi atau setir denga motor elektrik.

β€’ Saat kemudi mulai diputar maka torque sensor akan mendeteksi berapa besar mobil berputar dan memberikan informasi tersebut pada EMC. Setelah itu EMC akan memberikan arus listrik pada motor sesuai dengan data yang disampaikan. Dengan demikian motor listrik akan memutar gigi kemudi. Sehingga, beban saat berbelok lebih ringan. β€’ Sedangkan peran vehicle speed sensor sendiri akan memberikan informasi apabila kecepatan kendaraan lebih dari 80 Km/Jam.

Sehingga EMC akan menghentikan aliran listrik pada motor dan sistem kemudi menjadi berat kembali. Salah satu keuntungan menggunakan ESP adalah adanya lampu indikator. Jika dalam kerjanya power steering tidak optimal dengan ditandai lampu indikator yang menyala itu artinya ada masalah pada power steering.

Anda harus segera memeriksanya atau membawanya ke bengkel. β€’ Hydro-Electric Power Steering Cara kerja power steering jenis ketiga ini adalah kolaboratif antara sistem hidrolik dan sistem otomatis. Dimana fluida akan dipompa oleh motor listrik dan selanjutnya sama saja seperti sistem hidrolik.

Referensi: β€’ https://bit.ly/2rONLhM β€’ https://bit.ly/35rVscq β€’ https://bit.ly/2qQEvcm β€’ https://bit.ly/2YPbwlX credit image β€’ https://bit.ly/2PlQzfb
Contents β€’ 1 Apa Itu Power Steering ??

Cara Kerja, Fungsi Dan Perbedaannya, Yuk Simak β€’ 2 Apa Itu Power Steering β€’ 3 Cara Kerja Power Steering β€’ 4 Posisi Mengemudi Apa itu power steering β€’ 5 Posisi Mengemudi Membelok β€’ 6 Fungsi Power Steering β€’ 7 Mengatasi Power Steering Rusak β€’ 8 Coba Periksa Tekanan Udara Ban Mobil β€’ 9 Periksa Tingkat Cairan Power Steering β€’ 10 Lihat Katrol Belt β€’ 11 Perbedaan Sistem Kemudi Hidrolik Dan Elektrik β€’ 12 Cara Kerja β€’ 13 Perawatan β€’ 14 Sebarkan ini: Power Steering – Apa itu Power Steering pada jaman sekarang ini sangatlah wajib sekali untuk diketahui, pasalnya dalam segi teknologi ini sudah dipakai oleh banyak mobil terbaru yang dibuat oleh para perusahaan mobil ternama seperti Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, Honda dan perusahaan mobil yang lainnya.

Dengan mengetahui teknologi steering dari fungsi, cara kerja dan juga mengenal kerusakan steering pada mobil membuat kita dapat lebih paham kondisi mobil yang dipakainya. Dan secara garis benar, steering ini merupakan sebuah sistem kemudi yang sangat membantu pengemudi ketika menyetir. Untuk dipasar mobil khususnya di Indonesia sekarang terdapat 2 sistem power steering diantaranya hidrolik dan electric. Keduanya memiliki teknologi yang berbeda-beda dan juga dipakai oleh mobil yang jenisnya beda.

Untuk lebih jelasnya mengenai kedua power steering tersebut, maka untuk lebih jelasnya simak ulasannya dibawah ini. Power steering hidrolik memakai sebuah tekanan hidrolik yang dihasilkan dari pompa.

Pompa ini digerakkan oleh crankshaft lewat drive belt. Sistem kerja steering hidrolik sebagai berikut minyak akan ditarik dari reservoir menuju pompa ketika mesin sedang hidup.

Selanjutnya minyakan akan ditekan oleh satu switch dan control valve. Dimana letak kedua komponen tersebut berada di pompa. Karena tekanan oli inilah yang membuat putaran setir mobil jaman sekarang lebih ringan dan membuat mudah pengemudi ketika menyetir mobil. Lalu untuk EPS atau electric power steering sendiri merupakan sebuah teknologi power steering yang paling baru dan dapat bekerja secara otomatis ketika kontak mobil apa itu power steering kondisi menyala atau posisi on.

apa itu power steering

Ia menghasilkan arus listrik yang akan terkirim ke motor listrik. Cara kerja EPS atau electric steering ini terbilang mudah dipahami yakni saat mesin mobil dinyalakan, maka noise suppresor akan mengirimkan perintah kepada control module agar komponen ini bisa menjalankan motor listrik dan juga clutch yang akan mengkoneksikan motor dengan batang setir mobil.

Nantinya bagian sensor yang ada di steering rack akan mengirimkan sebuah informasi kepada control module saat kemudi atau setir mobil mulai di putar.

Sistem ini memiliki banyak teknologi canggih didalamnya salah satunya ialah sistem vehicle speed sensor. Apa Itu Power Steering Sistem power steering merupakan sebuah sistem kemudi yang berfungsi untuk membuat kemudi mobil lebih ringan dan dapat menghasilkan putaran kemudi tanpa membutuhkan banyak tenaga.

Sistem ini sangatlah berguna untuk membuat pengemudi pemula lebih nyaman dan mudah mengendarai mobil. Ada beberapa keuntungan mobil yang menggunakan sistem ini diantaranya ialah: β€’ Bisa mengurangi steering effort.

β€’ Bisa meningkatkan kestabilan yang tinggi ketika mengemudi. β€’ Membuat guncangan lebih berkurang saat berkendara di jalan yang rusak. Cara Kerja Power Steering Materi power steering selanjutnya ialah membahas cara kerjanya pada mobil. Dimana cara kerja sistem ini ada beberapa bagian yang berbeda cara kerjanya tergantung dari kondisi saat mengemudi, untuk lebih jelasnya dapat di simak dibawah ini: Posisi Mengemudi Netral Cara kerjanya dalam kondisi netral pertama, saat katup pengontrol ada dibagian posisi netral, maka semua minyak akan dialirkan lewat sebuah katup pengontrol menuju relief port dan akan kembali ke pompa.

Jadi jika tidak ada tekanan dan arena tekanan maka kedua sisi ini tidak akan bergerak. Posisi Mengemudi Membelok Ketika posisi mengemudi membelok maka katup pengontrol akan bergerak ke saluran minyak.

Nantinya saluran lainnya akan terbuka dan menyebabkan perubahan volume aliran minyak, sehingga pada akhirnya akan terbentuk tekanan.

Fungsi Power Steering Selanjutnya kita akan membahas fungsi power steering secara lengkap. Dengan mengetahui fungsi ini, maka dengan adanya demikian sudah tidak penasaran lagi kenapa kemudi mobil terbaru yang sekarang ada di pasaran sangat nyaman dan mudah. Fungsi steering ini kami bedakan berdasarkan masing-masing komponen power steering.

β€’ Reserfoir Komponen ini difungsikan untuk menjaga dan menampung cadangan oli minyak pada sistem steering. β€’ Pompa Lalu untuk komponen pompa ini di fungsikan untuk menghasilkan tekana fluida ke semua rangkaian yang ada di sistem steering.

β€’ Katup Pengatur Komponen katup pengatur ini berfungsi untuk mengatur sirkulasi aliran ke tekanan fluida atau oli yang sesuai dengan arah kemudi. β€’ Silinder Tenaga Komponen silinder tenaga ini merupakan komponen apa itu power steering berfungsi untuk menyalurkan aliran oli minyak ke long tea road yang sesuai dengan arah kemudi. Mengatasi Power Steering Rusak Sekarang ini sudah tahu materi lengkap tentang steering, yang selanjutnya kami akan memberitahukan cara mengatasi power steering yang rusak.

Umumnya gejala atau mengenali steering rusak ada di bagian hidrolik, oli bocor dan juga masalah dari long terod serta terod.

Untuk cara mengatasi masalah seperti itu pada sistem steering, kami sarankan dengan lakukan langkah-langkah dibawah ini: Coba Periksa Tekanan Udara Ban Mobil Pastikan tekanan udara pada ban mobil ini diisi yang sama sesuai dengan psi yang disarankan oleh produsen. Jika tekanan pada ban mobil tidak tepat atau tidak sesuai maka akan dapat menyebabkan kemudi mobil kaku.

Periksa Tingkat Cairan Power Steering Sistem steering tidak terlepas dari cairan atau minyak oli didalamnya. Sehingga jika sistem kemudi ini dirasa rusak, maka coba cek apakah cairannya masih ada atau tidak. Karena kalau kekurangan cairan, maka akan membuat sistem ini tidak berjalan 100%. Lihat Katrol Belt Untuk melihat kondisi katrol belt masih bagus atau tidak, maka harus mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Setelah itu bisa menekan sabuk memakai ibu jari dan coba periksa ketegangannya.

Jika katrol belt ini mempunyai ketegangan yang sesuai maka seharusnya power steering mobil baik-baik saja. Perbedaan Sistem Kemudi Hidrolik Dan Elektrik Seperti yang kita tahu bersama bahwa teknologi kemudi ini sudah tidak mungkin untuk ditinggalkan pada mobil.

Pasalnya teknologi ini membantu sekali kepada para pengemudi apalagi yang apa itu power steering pemula mengendarai mobil. Untuk mengenal perbedaan sistem kemudi hidrolik dengan elektrik terbilang sangat mudah. Apa itu power steering Kerja Cara kerja hidrolik menggunakan pompa hidrolik yang mengandalkan tenaga pada putaran mesin, sedangkan elektrik memakai motor listrik.

Perawatan Untuk perawatan sistem power steering hidrolik harus dirawat setiap 40.000 km dan diganti olinya. Selain itu pompa hidrolik harus dirawat. Sedangkan untuk EPS atau elektrik tidak membutuhkan perawatan serta membuat mobil irit bahan bakar.

Dari perbedaan tersebutlah yang membuat perusahaan mobil yang sekarang membuat mobil dengan sistem kemudi steering elektrik. Selain karena bebas perawatan sistem ini juga membuat konsumsi bahan bakar mobil menjadi efisien. Demikianlah pembahasan mengenai Apa Itu Power Steering ?? Cara Kerja, Fungsi Dan Perbedaannya, Yuk Simak semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚ Sebarkan ini: β€’ Facebook β€’ Twit β€’ WhatsApp Posted in Komponen & Fungsi Tagged cara kerja power steering elektrik, cara memperbaiki electric power steering, cara mengatasi setir mobil berat tanpa power steering, electric power steering avanza, elektrik power steering berat, gambar electric power steering, gambar komponen power steering, harga power steering, harga power steering elektrik, kelebihan dan kekurangan mobil tanpa power steering, kerugian power steering, komponen dan fungsi elektronik power steering, komponen sistem eps dan fungsinya, laporan power steering, materi power steering, mobil tanpa power steering, oli power steering berbusa, perbedaan kemudi manual dan power steering, perbedaan power steering dan tidak, perbedaan power steering dengan manual, power steering avanza, power steering berat, power steering elektrik, power steering elektrik universal, power steering hidrolik, power steering mobil, sistem power steering grand livina, skema power steering Navigasi pos
Sistem power steering mobil merupakan sistem untuk meringankan kemudi.

Pengemudi jadi lebih mudah memutar setir saat hendak berbelok atau memutar, meski dalam kecepatan rendah. Pengemudi yang memakai mobil tanpa sistem power steering, biasanya akan membutuhkan banyak tenaga ketika harus bermanuver. Entah itu untuk parkir atau saat harus berbelok tajam dalam kecepatan rendah. Untungnya, saat ini kebanyakan mobil terbaru sudah menggunakan power steering. Lalu, seperti apa cara kerja dari power steering? Dan apa yang membuat kemudi jadi lebih ringan memakai sistem ini?

Apa itu power steering pada mobil? Arti power steering pada mobil adalah sistem yang ditambahkan pada apa itu power steering kemudi agar lebih mudah dikendalikan. Sistem ini meringankan pengemudi saat harus bermanuver dalam kecepatan rendah, seperti berbelok tajam atau saat memarkir kendaraan.

Dalam sejarahnya, mengutip dari Car and Drive, sistem yang membuat apa itu power steering kemudi ini pertama digunakan pada mobil Chrysler Imperial tahun 1951.

Sebelum adanya sistem ini, kemudi mobil membutuhkan banyak perputaran roda saat harus menikung di ruas sempit atau ketika parkir kendaraan. Sebagai gambaran, mobil tanpa power steering membutuhkan tenaga seberat 2-4 kilogram untuk memutar kemudi. Sekilas berat tersebut terlihat enteng, tapi akan menjadi beda saat harus mengemudi sekaligus mengendalikan kendaraan dalam cukup waktu lama. Dengan adanya power steering pengemudi tak membutuhkan tenaga penuh saat harus berbelok atau memutar balik, terutama saat kecepatan rendah.

Jenis-jenis power steering mobil Hingga saat ini ada tiga jenis power steering yang dikenal di pasar otomotif. Meski berbeda tipe atau jenis, namun ketiganya memiliki fungsi yang sama yaitu membuat ringan kemudi saat dalam kecepatan rendah atau ketika memarkir mobil. Adapun tiga jenis power steering tersebut adalah: Power steering hidrolik Jenis power steering ini ada pada mobil produk tahun 1950-an hingga 2000-an awal. Sistem penggerak kemudi pada jenis ini memanfaatkan fluida sebagai media penghantar tenaga.

Cara kerja dari power steering ini saat kemudi diputar, katup dalam gearbox akan terbuka. Tenaga yang dihasilkan dari pompa power steering kemudian akan disalurkan ke piston. Nah, tenaga inilah yang membantu pengemudi saat memutar stir. Hingga saat ini, power steering hidrolik paling banyak dipakai termasuk pada Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Dalam jenis ini ada empat komponen utama yang saling berhubungan yaitu pompa, reservoir tank, pipa dan selang juga steering gear box.

Masing-masing komponen ini memiliki fungsi dan tugas sendiri, yang dijabarkan sebagai berikut: β€’ Reservoir pada sistem power steering berfungsi untuk menampung fluida. β€’ Pompa bertugas membangkitkan tekanan β€’ Selang memiliki fungsi mengalirkan fluida dari pompa ke steering gear box dan menyalurkannya kembali dari steering gear box ke reservoir β€’ Steering gear box bertugas mengubah putaran kemudi menjadi gerakan ke kiri atau kanan.

Sayangnya, untuk jenis power steering ini memiliki kelemahan seperti karena pompa terus bekerja bahkan saat kendaraan berjalan lurus, sehingga menyebabkan ada energi yang terbuang. Selain itu juga rentan dengan kebocoran oli atau fluida baik dari selang maupun dari gear box.

Electronic power steering Berbeda dengan hidrolik yang mengandalkan fluida sebagai penghantar tenaga, jenis ini menggunakan motor listrik sebagai medianya. Motor memutar poros pada steering column, pada mobil Alphard, atau steering gear box pada mobil BMW.

Secara umum komponen yang ada pada jenis power steering ini adalah EPS control module, electric motor, steering gear box, steering angle sensor, dan rotation sensor. Seperti power steering hidrolik, jenis pengenteng stir ini memiliki kelemahan juga. Antara lain, saat melewati banjir masalah yang umum terjadi mengeluarkan bunyi-bunyi kasar dan pastinya sangat berbahaya bila melewati genangan air.

Karena motor listrik yang posisinya di bawah hingga berpotensi stir berat saat dalam posisi genangan air yang tinggi. Power steering hybrid Sistem power steering ini adalah teknologi terbaru yang cara kerjanya mengadopsi dari dua jenis sebelumnya. Cara kerja seperti hidrolik tapi menggunakan bantuan pompa elektrik. Hanya saja perlu jadi catatan, jenis ini memiliki kelemahan biaya perawatan yang lebih mahal.

Tapi kelebihannya, mesin pada jenis power steering tidak terbebani karena dibantu dengan sistem hidrolik, yang membuat sistem kemudi jadi lebih mudah dan aman. Fungsi power steering pada mobil Seperti dijelaskan di atas, fungsi dari power steering adalah untuk memberi kemudahan bagi pengemudi saat mengendalikan kemudi.

Untuk dapat melihat manfaat dari power steering ini, kamu bisa melihat perbedaannya antara kendaraan jadul yang belum power steering dengan mobil keluaran terbaru apa itu power steering sudah dilengkapi sistem ini. Pada mobil tanpa power steering, pengendara akan mengeluarkan upaya yang besar untuk membelokkan kendaraan atau memutar penuh stirnya.

Kemudi pun juga jadi terasa berat dan harus susah payah untuk mengendalikannya. Berbeda dengan mobil berpower steering dimana pengemudi nggak perlu repot dan kesulitan memutar setir saat dibutuhkan. Bahkan, kemudi bisa kembali ke posisi semula setelah berbelok atau memutar penuh. Jadi, dengan kata lain, fungsi dari power steering ini meringankan kerja pengemudi.

Di samping itu sistem pengenteng stir ini juga berfungsi mengurangi guncangan saat berjalan di atas permukaan jalan yang nggak rata. Cara kerja power steering mobil Berfungsi membuat enteng kemudi, cara kerja power steering dipengaruhi dua faktor yaitu kecepatan dan gerak mobil, penjelasannya sebagai berikut: 1.

Saat mobil berjalan lurus Ketika mobil dalam kondisi berjalan lurus, tekanan yang dihasilkan dari sistem pengenteng kemudi ini dikembalikan lagi ke saluran masuk pompa. Sehingga piston tidak bergerak ke kanan atau kiri. 2. Ketika kemudi dibelokkan Cara kerja power steering dalam kondisi ini, tekanan oli yang dihasilkan kemudian akan disalurkan ke rotary control valve yang ada di rack and pinion.

Kemudian, saluran ke piston pada rack and pinion di control valve akan terbuka. Posisi ini membuat minyak power steering akan menuju ke piston dan menggerakkannya ke kanan atau kiri, tergantung arah belok. Dari sini saluran piston sisi lain akan terbuka sehingga didorong menuju reservoir. 3. Saat kemudi belok penuh Ketika kamu harus memutar penuh, maka kemudi akan dibelokkan penuh hingga mentok. Saat kondisi seperti ini tekanan ke piston pun sangat besar.

Hingga menyebabkan relief valve pada pompa terbuka dan sebagian minyak power steering kembali berputar ke saluran masuk pompa power steering. 4. Saat kecepatan tinggi Faktor kecepatan ikut mempengaruhi cara kerja power steering. Pada posisi kecepatan tinggi, tekanan minyak power steering akan dikurangi sehingga kemudi apa itu power steering menjadi terlalu enteng.

Sederhananya semakin tinggi kecepatan mobil maka power steering pun dibuat lebih berat. Penyebab power steering cepat rusak Saat ini kebanyakan mobil keluaran terbaru sudah menggunakan sistem power steering dan jadi standar dasar. Karena itu, kamu harus memperhatikan bagian ini untuk memastikan fungsinya berjalan dengan optimal. Namun, seiring pemakaian kendaraan beberapa komponen dalam mobil bisa mengalami kerusakan.

Tak terkecuali dengan sistem power steering mobil. Biasanya saat sistem pengenteng kemudi ini rusak, ditandai dengan stir yang berat. Akibatnya berkendara pun jadi nggak nyaman lagi. Lalu, apa saja yang bisa menyebabkan power steering mobil rusak?

Berikut penyebab umum kerusakan sistem ini: 1. Ban yang kurang tekanan angin Kurangnya tekanan angin pada ban bisa menimbulkan gaya gesek ban dan jalan yang berakibat kendaraan jalannya lebih lambat. Kondisi ini kemudian berpengaruh pada beberapa komponen, salah satunya power steering yang jadi lebih berat dan keras. Bila kondisi didiamkan dalam waktu lama, maka power steering pun menjadi rusak. 2.

apa itu power steering

Kurang cairan pelumas Cairan pelumas atau oli pada apa itu power steering jadi penyebab lain kerusakan power steering. Sebab, dalam proses kerja power steering membutuhkan cairan apa itu power steering. Jadi, bila oli kurang otomatis stir jadi berat yang pada akhirnya power steering bekerja nggak maksimal. Servis secara berkala jadi solusi efektif untuk masalah ini.

Karena bila dibiarkan terlalu lama, malah akan memperparah kerusakan yang akibatnya 3. Kurangnya cairan oli Penyebab kedua mengapa power steering cepat rusak karena kurangnya cairan oli yang ada di mesin. Sebenarnya power steering dalam menjalankan fungsinya membutuhkan cairan oli yang cukup agar bisa berfungsi maksimal.

Maka dari itu, tatkala power steering kekurangan oli membuat kemudi mobil menjadi lebih berat dan power steering pun tidak bisa berfungsi maksimal. 4. Kemudi sering diputar sampai mentok Kebiasaan memutar stir sampai mentok pun bisa jadi penyebab power steering rusak.

Agar sistem ini tak cepat rusak, sebaiknya hindari memutar stir sampai pol atau sampai terdengar β€œklek”. Bila kebiasaan ini terus dilakukan, nggak heran kalau power steering mobil kamu jadi cepat rusak. 5. Ban mendadak bocor Hal sepele lain yang bisa menyebabkan power steering rusak adalah ban bocor yang dibiarkan terlalu lama. Saat ban bocor dan tetap dipaksakan melaju, menyebabkan kemudi jadi lebih berat, akibatnya sistem pengenteng kemudi bekerja ekstra.

Kondisi ini yang bisa memicu kerusakan pada power steering mobil. 6. Rak kemudi rusak Rak kemudi yang rusak berpengaruh pada power steering, karena komponen ini adalah bagian dari kemudi.

Rusaknya rak kemudi menyebabkan setir mobil jadi berat dan sulit dikendalikan. Sudah bisa apa itu power steering bila sistem ini menjadi berat maka bisa berpengaruh pada power steering. Karena itu, sebaiknya lakukan servis secara rutin agar tidak mempengaruhi komponen lainnya. 7. Belt kendor Komponen lain yang bisa apa itu power steering power steering rusak adalah belt sistem pengenteng stir kendor.

Pasalnya, belt ini berfungsi membuat kemudi berhenti melakukan putaran. Karenanya komponen satu ini sangat rentan rusak.

Pastikan agar belt kendor atau bahkan sampai putus. Sebab, bila hal itu terjadi maka bisa dipastikan power steering bakal rusak dan biaya perbaikan pun bakal bengkak. Cara memperbaiki power steering yang rusak Sebagai pengendali kemudi pada kendaraan, peranan power steering sangat penting. Karenanya bila komponen ini rusak, sudah pasti kamu harus mengeluarkan biaya yang nggak sedikit. Salah satu masalah umum yang kerap terjadi pada power steering adalah kebocoran pada sil pusat kemudi.

Bila mobil kamu mengalami kondisi ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain: β€’ Letakkan mobil pada permukaan yang rata dan keting. Agar lebih nyaman saat memperbaikinya, dongkrak bagian depan. Pakai dudukan untuk mengunci roda.

β€’ Pastikan bahwa cairan yang bocor berasal dari pompa power steering. Letaknya ada di bawah ruang mesin dekat ujung kolom kemudi. β€’ Untuk memastikan kebocoran, sebaiknya letakkan kertas atau koran di bagian bawah mobil untuk memastikan lokasi kebocoran. β€’ Bila kebocoran dipastikan keluar dari pompa power steering, kamu bisa memperbaikinya dengan memutar ratchet dengan mur. Tapi ada kalanya juga klem selang yang terlepas karena getaran saat berkendara.

β€’ Saat ditemui celah pada selang power steering, mau nggak mau kamu harus menggantinya. Caranya dengan melonggarkan klem selang untuk melepas selang lama. Setelah mengganti dengan yang baru, pastikan klem selang terpasang dengan kenang. β€’ Lokasi lain yang mungkin bisa bocor adalah segel karet kolom kemudi. Periksa bagian ini dan ganti dengan segel yang dibutuhkan. β€’ Kebocoran juga bisa terjadi pada pompa steering atau steering rack, segera nonaktifkan power steering dengan melepas belt pompa power steering dan bawa ke bengkel terdekat.

Perlu diketahui, kebocoran pada sil pusat kemudi ini bisa ditemui di kendaraan yang menggunakan power steering jenis hidrolik. Harga power steering mobil Harga power steering di pasaran saat ini relatif mahal, apalagi untuk komponen yang original. Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar harga power steering untuk semua jenis mobil.

β€’ Truck Mitsubishi Canter Rp7.500.000 β€’ Dutro Hino Rp8.500.000 β€’ Isuzu Elf 77/120PS Rp5.500.000 β€’ Toyota Dyno Rino 115/125 Rp8.500.000 β€’ Mazda 323/626 Rp3.500.000 β€’ Mitsubishi L300 Rp6.000.000 β€’ Mitsubishi GL/LC Rp3.850.000 β€’ Fiat Uno Rp4.250.000 β€’ Toyota Coronna Mark II/2000 Rp4.500.000 β€’ Suzuki Katana Rp3.850.000 β€’ Land Cruisser/Commando Rp4.750.000 β€’ Peugeot 504 Rp4.000.000 β€’ Suzuki Esteem/Amenity Rp5.500.000 β€’ Ford Lasser Rp3.500.000 β€’ Toyota Crown Rp3.750.000 β€’ Opel Record Rp3.850.000 β€’ Honda Civic Excelent Rp4.500.000 β€’ Honda Accord Rp4.500.000 β€’ Holden Rp3.750.000 β€’ Taft Kotak/Banteng Rp5.500.000 β€’ Nissan Patrol Rp4.500.000 β€’ VW Combi Rp4.500.000 β€’ VW Kodok Rp4.500.000 β€’ Toyota Corolla DX Rp3.850.000 β€’ Mercy Mini Rp4.500.000 β€’ Land Rover Rp4.500.000 β€’ BMW 318 Rp4.750.000 β€’ BMW M40 Rp4.750.000 β€’ BMW M10 Rp4.750.000 β€’ Isuzu Panther Rp7.500.000 β€’ Toyota Hard Top Rp5.500.000 β€’ CJ7 Rp3.750.000 β€’ Suzuki APV Rp7.500.000 β€’ Daihatsu Xenia LI Rp5.500.000 β€’ Daihatsu Xenia MI Rp5.500.000 β€’ Daihatsu Gran Max Rp5.500.000 β€’ Daihatsu Luxio Rp5.500.000 β€’ Daihatsu Espass Rp3.850.000 β€’ Toyota Starlet Rp3.750.000 β€’ Toyota Kijang Kotak Rp3.850.000 β€’ Toyota Kijang Kotak tahun 90 ke bawah Rp3.500.000 β€’ Toyota Kijang Kotak tahun 90 ke atas Rp3.750.000 β€’ Kijang Kapsul LX/SX Rp8.500.000 Sedangkan berikut harga minyak power steering mobil Merk minyak Harga Oli ATF Power Steering Transmisi Matic WIN Dexron IID 2D 1 Liter Rp35.990 STP Power Steering Fluid 354 ml – Cairan Minyak Oli Power Steering Mobil Original Rp55.000 STP Power Steering Fluid 946 ml – Cairan Minyak Oli Power Steering Mobil ORIGINAL MADE IN USA Rp95.000 Prestone Power Steering Fluid Cairan Oli Power Steering Mobil [946 mL/Made in USA Rp80.000 Prestone Power Steering Fluid STOP LEAK [300 mL] Oli Power Steering Mobil Rp70.000 Pentingnya asuransi mobil Fungsi power steering sebagai pengendali kemudi untuk memudahkan pengemudi apa itu power steering stir, memiliki pengaruh besar dalam kendaraan.

Karena itu perannya ini, wajar bila saat rusak pastinya membutuhkan biaya yang nggak sedikit. Terlebih harga power steering yang sangat tinggi, bisa di atas Rp3 juta.

Servis berkala jadi cara paling solutif untuk mengantisipasi kerusakan sebelum terjadi.

apa itu power steering

Selain itu asuransi kendaraan juga jadi cara jitu untuk mengatasi biaya perbaikan yang nggak sedikit. Kamu bisa memilih asuransi kendaraan all risk yang bisa menanggung servis kendaraan baik akibat kerusakan minor maupun mayor. Dengan adanya asuransi, kamu jadi nggak bingung lagi memikirkan biaya servis atau perbaikan.

Perlindungan ini akan memberikan perlindungan berupa penggantian biaya perbaikan baik kecil maupun besar tergantung polis. Coba saja cari tahu di Lifepal mengenai asuransi mobil terbaik dengan mengikuti kuis ini: Hitung juga berapa kisaran preminya dengan Kalkulator Lifepal berikut ini. Pertanyaan seputar power steering mobil Copyright Β© 2022 Lifepal.

Bekerjasama dengan Β© 1992 PT Anugrah Atma Adiguna adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 60-2001/APPARINDO/2019.

Semua ulasan yang tertulis termasuk rating dilakukan oleh rekan pialang kami.

apa itu power steering

Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.Apa itu power steering pada mobil? Power steering adalah suatu mekanisme yang menghasilkan tenaga dan digunakan untuk membantu pengoperasian kemudi dengan tujuan agar kemudi kendaraan menjadi ringan, stabil dan tentu memberi kenyamanan kepada pengemudi.

Jika jaman dahulu kendaraan lama-lama belum menggunakan power steering masih manual semua hanya mengandalkan kekuatan tangan pengemudi dan pastinya ini menguras tenaga dari alasan itulah lahir namanya power steering. Power steering sendiri ada 2 jenis yang umum digunakan yaitu menggunakan hydraulic dan menggunakan elektric, pada artikel berikut ini kami akan membahas mengenai power steering menggunakan elektrik, dimana tenaga listtrik di butuhkan untuk menggerakkan motor yang terpasang pada steering Coloumn, secara garis besar gambarnya seperti di bawah ini.

apa itu power steering

Pengertian EPS (electric power steering) secara umum Suatu sistem yang menhasilkan tenaga atau torque yang digunakan untuk meringankan steer mobil saat di apa itu power steering dimana torque tersebut di hasilkan dari sebuah motor dc yang di pasangkan pada steering column dan dikendalikan sesuai perintah dari ECU (komputer) setelah menerima informasi dari beberapa sensor yang berkaitan, jadi posisi motor dc ini sebagai actuator.

Berikut ini adalah diagram secara sederhana tentang bagaimana EPS ini bekerja pada mobil Di atas gambar diagram sederhana yang menjelaskan bagaimana alur kerja dari sistem ini EPS ini, mari kita bahas lebih detailnya ECU (Electronic Control Unit) adalah komputer yang mengatur kinerja dari EPS iniECU untuk EPS berbeda dengan ECU Engine tetapi masih berhubungan, ECU ini mendapat informasi berupa sinyal dari torque sensor dan steering angle sensor serta dari speed sensor, setelah menerima informasi dari beberapa sensor tersebut ECU memberikan perintah kepada motor dc untuk berputar dan menghasilakan tenaga untuk membantu memutar steer.

Reduction gear yang di pasangkan pada motor ini berfungsi mengurangi kecepatan motor saat berputar melalui sebuah worm gear dan wheel gear yang bersinggungan langsung dengan coloumn shaft, di dalam mekanisme dari reduction gear ini terdapat ball bearing untuk mengurangi suara dan gesekan yang terjadi. Torque Sensor, berfungsi untuk mendeteksi puntiran torsion bar dan merubahnya menjadi sinyal listrik yang di kirim ke ECU EPS Apakah EPS ini bisa rusak?

Jelas semua sistem dalam kendaraan bisa mengalami masalah baik itu masalah mekanikal atau kegagalan sistem yang disebabkan karena electrical, untuk itulah di buat yang namanya fail safe jadi ketika ada masalah sistem kontrol akan dijadikan ke mode pengendalian manual dan semua arus akan di putus secara otomatis apa itu power steering menghindari terjadinya kerusakan dan ECU EPS akan menyalakan lampu P/S warning light yang berada di meter kombinasi, seperti ini gambarnya Biasanya jika terjadi malfungsi lampu indikator di atas akan menyala, 2 tanda tersebut yang umum digunakan pada semua pabrikan mobil.Berikut ini adalah beberapa masalah yang biasanya muncul di siste EPS β€’ Malfungsi sistem torque sensor, β€’ Motor dc panas atau overheating β€’ Motor dc apa itu power steering atau konsleting β€’ Motor dc kelebihan arus listrik β€’ ECU EPS mengalami masalah atau tidak bekerja β€’ Engine speed control dan vehicle speed control tidak memberikan input β€’ Tidak ada arus masuk ke semua sistem elektronik yang terkait Jika anda mengalami masalah seperti ini sebaiknya segera bawa ke bengkel resmi, karena untuk mendeteksi dimana yang rusak harus menggunakan Inteligent Tester dan jangan sekali kali membawa ke bengkel yang tidak profesional dan asal bongkar karena jika salah penanganan akan mengakibatkan kerusakkan yang lebih fatal.

kendaraan seperti Toyota Avanza, yaris, vios, dan pabrikan lainnya terutama kendaranaa sedan sudah menggunakan electric power steering, karena lebih ringkas dan tidak mengurangi tenaga mesin untuk memutar pompa power steering jika menggunakan yang model hydraulic Semoga artikel ini membantu, silakan tulis di koment jika ada pertanyaan atau kirim ke email kami.

untuk pergantian oli matic sebaiknya mengikuti petunjuk dari produsen mobil sensua manual book atau pedoman buku service nya, karena ada type oli yang tidak perlu di ganti sama sekali, ada yang setiap 40.000 km ada yang setiap 100.000 semua tergantung dari pedoman service setiap pabrikan begitu juga dengan kondisi filter oli matic, untuk rentang pergantian sesuai petunjuk dari dealer
November 08 Biaya Kendaraan Boby Chandro Power Steering – Fungsi, Cara Kerja, dan Harganya Apa itu power steering?

Power steering adalah sistem dalam mobil yang akan meningkatkan tenaga saat pengemudi hendak memutar roda kemudi. Dengan begitu, mobil menjadi lebih mudah berbelok, bahkan bermanuver. Power steering atau sistem kendali setir menjadi komponen penting yang menunjang kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Teknologi ini pun sudah digunakan produsen mobil ternama karena bisa membuat tarikan mobil menjadi lebih ringan. Daftar Isi β€’ Fungsi power steering β€’ Jenis-jenis power steering dan perbedaannya β€’ Cara kerja power steering β€’ Cara merawat power steering β€’ FAQ Fungsi power steering Pada umumnya, fungsi utama sistem kendali setir adalah memudahkan pengemudi untuk mengendalikan setir mobil.

apa itu power steering

Jadi, setelah membelokkan setir, sistem kendali setirlah yang akan membuatnya kembali ke posisi semula sehingga kamu tidak perlu repot-repot mengeluarkan tenaga lagi. Bayangkan jika kamu harus mengembalikan setir ke posisi semula setelah berbelok secara manual.

Tentu akan sulit dan melelahkan, bukan? Fungsi sistem kendali setir juga bisa dibedakan berdasarkan tiap-tiap komponen yang berada di dalamnya. Berikut penjelasannya.

1. Reservoir Komponen ini berfungsi untuk menjaga dan menampung cadangan oli power steering yang akan mempermudah pergerakan kemudi. 2. Pompa Komponen ini berguna untuk menghasilkan tekanan fluida ke semua rangkaian yang ada di sistem steering sehingga kemudi menjadi ringan. 3. Katup pengatur Komponen ini berfungsi mengatur sirkulasi aliran ke tekanan fluida atau oli, sesuai dengan arah kemudi.

4. Silinder tenaga Komponen ini berfungsi untuk menyalurkan aliran oli sebagai pelumas ke long tea rod yang sesuai dengan arah kemudi. Jenis-jenis power steering dan perbedaannya Ada tiga jenis sistem kendali setir, yaitu hydraulic power steering, electronic power steering (EPS), dan hybrid power steering.

Namun, hanya dua yang umum digunakan, hydraulic power steering dan EPS. Meski begitu, ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing karena sistem kerjanya juga berbeda.

1. Apa itu power steering power steering Sistem kendali setir yang menggunakan fluida sebagai media penghantar tenaga. Sementara tenaganya dihasilkan dari putaran mesin. Komponen dalam sistem kendali setir ini adalah: β€’ Pompa power untuk mengubah sebagian energi mesin ke tekanan hidrolis.

β€’ Steering rack adalah rangkaian roda gigi yang memiliki ruang fluida untuk berguna untuk melakukan power assist.

β€’ Pinion and vane adalah roda gigi yang terhubung dengan poros roda kemudi mobil dan mengatur arah aliran fluida berdasarkan arah kemudi. β€’ Fluida adalah media pengantar tekanan dari pompa. Fluida yang digunakan biasanya berjenis ATF atau automatic transmission fluid atau oli transmisi matic. β€’ Reservoir yang digunakan untuk menampung cadangan fluida dari dalam sistem steering. Kelemahan sistem kendali setir ini adalah saat mesin mogok, setir akan terasa berat karena sistem ini masih menggunakan tenaga mesin.

Daya mesin pun tidak bisa maksimal karena masih menanggung beban pompa sistem kendali setir. 2. Electronic power steering (EPS) Sesuai namanya, sistem ini tidak lagi menggunakan tekanan fluida, tetapi sudah memakai tenaga listrik sehingga mesin menjadi bertenaga dan irit.

Pengendalian sering juga bisa lebih bervariasi karena besar daya motor elektrik bisa disesuaikan secara otomatis. Sayangnya, EPS rentan bermasalah apalagi jika mobil harus menerjang genangan air. Oleh sebab itu, kamu harus memastikan cover-nya tertutup rapat. EPS memiliki komponen yang berbeda dengan hydraulic power steering. Komponen pada EPS adalah: β€’ Steering rack adalah rangkaian roda gigi yang memanjang antara tie rod kiri dan kanan yang digunakan sebagai tempat untuk power assist.

β€’ Steering motor yang berfungsi menyediakan tenaga putar untuk meringankan beban kemudi. β€’ Steering and torque sensor adalah sensor yang akan mendeteksi arah kemudi. Apa itu power steering ini juga bisa mendeteksi berapa kecepatan kemudi yang diputar secara akurat.

β€’ EPS Module adalah rangkaian elektronik untuk menentukan kinerja motor berdasarkan data sensor. β€’ Arus listrik sebagai sumber tenaga penggerak EPS. 3. Hybrid power steering Sesuai dengan namanya, hybrid power steering adalah kombinasi antara tipe hidrolik dan elektrik.

Ini adalah sistem terbaru yang cara kerjanya sama seperti hydraulic power steering. Namun, tekanannya tidak berasal dari pompa mesin, teapi berasal dari pompa elektrik. Dengan begitu, kinerja mesin tidak terbebani dengan sistem kendali setir, tetapi tetap memakai sistem hidrolik sehingga sistem kemudi menjadi lebih awet. Sistem hibrid ini masih jarang digunakan karena membutuhkan biaya perawatan yang lebih mahal dibandingkan dua sistem lainnya.

Cara kerja power steering Cara kerja sistem kendali setir dibedakan berdasarkan jenisnya. Pada hydraulic power steering, putaran roda kemudi akan mempengaruhi serangkaian katup yang akan membuka aliran hidrolik dari pompa menuju rack steer. Putaran mesin akan meningkatkan tekanan hidrolik yang disalurkan ke rack steer tersebut sehingga mampu mendorong arah kemudi. Secara lebih rinci, ini cara kerjanya: β€’ Pasokan tenaga dari putaran mesin akan diteruskan dengan menggunakan komponen V belt ke vane pump melalui bagian pulley.

β€’ Tenaga tersebut akan diteruskan dan mendorong fluida ke piston yang terdapat dalam sistem kendali setir. β€’ Dengan adanya pasokan tenaga tersebut, apabila roda kemudi diputar, fluida akan mendorong piston sehingga kemudi terasa menjadi lebih ringan. β€’ Di dalam vane pump, terdapat relief valve yang berfungsi sebagai pegas percepatan. Jadi, jika kamu mengemudikan mobil dalam kecepatan tinggi, tekanan pada sistem kendali setir akan menjadi tinggi dan bisa membahayakan pengemudi dan penumpang.

β€’ Vane pump juga dilengkapi dengan relief valve yang bisa melindungi dari tekanan kecepatan. β€’ Saat mobil dikemudikan dengan kecepatan tinggi, relief valve akan menghasilkan tekanan rendah pada sistem kendali setir yang akan mendorong pegas sehingga roda kemudi akan menjadi lebih berat. Sementara dalam EPS, terdapat sebuah sensor arah kemudi yang juga mendeteksi momen puntir dari roda kemudi.

Sensor tersebut akan menjadi acuan bagi motor steer untuk memutar rack steer. Ketika sinyal pengemudian diterima rack steer, motor steer akan langsung bekerja. Berikut cara kerja electronic power steering secara lebih rinci. β€’ Sensor pada EPS terletak pada bagian steering column mobil sehingga saat sensor menunjukkan adanya pergerakan setir, sinyal tersebut akan dikirimkan ke ECU. β€’ ECU akan memerintahkan sistem EPS untuk bekerja mendorong setir dengan memberikan tenaga ekstra.

β€’ Tenaga ekstra inilah yang akan memudahkan pengemudi memutar setir dengan ringan. Cara merawat power steering Sistem kendali setir juga harus dirawat secara berkala sehingga terhindar dari kerusakan yang bisa membahayakan pengemudi saat menyetir kendaraan di jalanan.

Apa saja yang harus dilakukan? β€’ Pastikan tekanan udara ban mobil sesuai dengan psi yang disarankan produsen. Jika tekanan pada ban mobil tidak tepat atau tidak sesuai, hal ini bisa menyebabkan kemudi mobil menjadi kaku. β€’ Pastikan tingkat cairan atau oli sistem kendali setir terpenuhi.

Sebab jika kekurangan cairan, sistem ini tidak akan bisa digunakan secara maksimal. β€’ Pastikan ketegangan katrol belt sesuai. Caranya adalah dengan mematikan mesin mobil lalu tekan sabuk dengan ibu jari dan periksa tingkat tegangannya. FAQ Berapa harga power steering? Harga sistem kendali setir beragam tergantung merek, jenis, dan tipenya. Namun, rata-rata harganya sekitar Rp1,5 juta.

Apa penyebab power steering pada mobil rusak? Kekurangan tekanan udara pada ban, kekurangan oli, ban mendadak bocor, terbiasa memutar kemudi sampai mentok, steering rack rusak, dan steering belt kendor.

Semua bisa menjadi penyebab rusaknya sistem kendali setir pada mobil. β€’ β€’ β€’ β€’ Pos-pos Terbaru β€’ Rumah Sakit Rekanan Asuransi Sinar Mas Jakarta dan Lainnya β€’ Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan yang Tidak Aktif [RESMI] β€’ Ini 6 Fungsi Asuransi, Unsur-Unsur Terkait, dan Jenis-Jenisnya β€’ Ini Cara Mengurus BPKB Duplikat serta Syarat dan Biayanya β€’ Biaya Mutasi dan Balik Nama Mobil Bekas Beserta Syaratnya Copyright Β© 1992-2022 - PT Anugrah Atma Adiguna adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO apa itu power steering.

Duitpintar berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.

Cara kerja power steering mobil




2022 www.videocon.com