Bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Namun hal itu justru kini menciptakan kader dengan mental pesuruh. “Ini bukan yang pertama beliau mengatakan hal tersebut, terutama dalam rangka merapatkan barisannya,” jelasnya. “Supaya tidak seorang pun dari kader PDIP berani berbeda pendapat dan tetap tunduk pada otoritas ‘diktator Pacul’ dengan analogi bahwa barisan kader ini bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek sifatnya,” ujar Sumbogo. “Dengan demikian maka kader partai harus dikomando seperti baris-berbaris,” jelasnya.

“Dalam beberapa hal itu tepat dan berhasil, tetapi dalam banyak hal Pak Bambang Pacul telah merubah jiwa para kader menjadi seperti pesuruh; kon ngalor, ngalor, kon ngidul, ngidul (diperintah ke utara ya ke utara, diperintah ke selatan ya ke selatan),” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo mendeklarasikan diri siap mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024 Sabtu (25/9) petang. Kelompok relawan itu dipimpin Albertus Sumbogo, yang saat ini juga menjabat Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo.

Dia mengaku siap menghadapi sanksi partai, karena sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partai akan menjatuhkan sanksi bagi kader yang mendukung atau didukung dalam Pilpres 2024 sebelum ketua umum memutuskan calonnya.

Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu yang juga merangkap Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto, menyebut seluruh kader PDIP adalah barisan yang diperintah. Kader yang tidak tunduk pada perintah, termasuk yang melakukan dukungan dini terhadap capres, disebutnya bukan banteng melainkan celeng. “PDIP itu adalah barisan yang mendapat perintah.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Jadi siapapun yang merasa jadi barisan PDIP, harus berada di barisan, barisan yang diperintah,” kata Bambang di Sukoharjo, Sabtu (9/10/2021). Bambang menyebut oknum kader PDIP yang mendeklarasikan capres mendahului arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, telah keluar dari barisan.

Untuk itu, pimpinan dari oknum tersebut harus memberikan sanksi. “Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apapun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng,” tegasnya.

Bambang pun tidak mempermasalahkan jika dianggap keras.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Sebab menurutnya, kader harus tahu bagaimana tegak lurus terhadap arahan ketua umum. “Keras sekali kau Pacul, ya memang begini. Itu untuk menunjukkan garis yang benar. Di Kongres V itu jelas capres cawapres di tangan ketua umum,” pungkasnya. Sumber Berita / Artikel Asli : (ral/int/pojoksatu) Berikan Komentar Anda comments Semarang - Pengurus PDIP Jateng menanggapi tudingan kadernya, Albertus Sumbogo, yang menyebut kepemimpinan Bambang Wuryanto melahirkan kader bermental bebek dan babu.

Wakil Bendahara DPD PDIP Jateng, Dede Indra Permana Soediro, merinci di bawah kepemimpinan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul perolehan kursi di Pileg mencapai 42 kursi dari total 120 kursi di DPRD Jateng periode 2019-2024.

"Di Pemilu legislatif 2019 PDI Perjuangan semula hanya menargetkan 36 kursi di DPRD Jateng, tetapi pada akhirnya berhasil meraup 42 kursi.

Hasil ini tidak mungkin diraih pdip jateng bilang begini struktur dan mesin pemenangan partai tak solid," kata Dede dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (12/10/2021). Ia juga menyebut perolehan kursi tersebut juga naik signifikan dari Pemilu legislatif 2014.

Saat itu PDIP memperoleh 27 dari total 100 kursi DPRD Jateng. Selain itu Jateng juga menyumbangkan 26 kursi PDIP di DPR RI pada Pemilu legislatif 2019. Baca juga: Siapa Sangka, Kantor Desa di Klaten Ini Ternyata Dulunya Gedung Bioskop "Jumlah ini juga melebihi target karena semula targetnya 23 kursi. Ternyata perolehannya 26 kursi dari total 77 kursi yang tersedia di seluruh daerah pemilihan Jateng," ujar Anggota Komisi I DPR RI ini.

Di Pilkada serentak 2020, Dede mengungkapkan, dari 21 kabupaten/kota di Jateng yang menggelar Pilkada, PDIP menang di 17 daerah. "Hal itu juga semakin menegaskan Jateng sebagai 'kandang banteng'," lanjut Dede. Selain itu kemenangan Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2013 dan 2018 menurutnya juga terwujud karena barisan partai solid dan tegak lurus menjalankan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Saat itu, lanjut dia, semua kader PDIP mulai dari struktur partai, anggota DPRD, hingga kepala pdip jateng bilang begini lalu bergotong royong untuk memenangkan Ganjar Pranowo.

Dia juga mengingatkan tidak sedikit sumbangan moril maupun materiil yang dikeluarkan untuk memenangkan Ganjar. Baca juga: Menyingkap Makna Celeng di dalam Partai Banteng Oleh sebab itu Dede meminta Sumbogo yang juga Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Purworejo itu melihat perkembangan prestasi elektoral di Jateng dari kenaikan kursi, baik di legislatif maupun di eksekutif.

Dia juga berharap Sumbogo tertib dalam berorganisasi karena Ketua Umum PDIP belum menentukan siapa yang akan diusung pada Pilpres 2024 nanti. "Bagaimanapun Pak Sumbogo terikat di kepengurusan partai. Langkah, sikap, dan tindakan hendaknya tegak lurus dengan struktur di atasnya, sehingga tidak masuk dalam ambisi pribadi seseorang," ujarnya.

Dede juga menyebut soal ambisi politik tidak selalu tercermin dari kata-kata yang diucapkan. Namun akan lebih terlihat dari langkah dan perbuatan di lapangan. Baca juga: Mahasiswa UGM Kuliah Tatap Muka Terkendali Bulan Ini, Cek Syaratnya di Sini! "Orang boleh mengatakan tidak mikir capres, tidak mau, tetapi jika masyarakat menginginkan saya bersedia. Namun kemudian bergerak melalui tangan orang lain. Kalau begitu sami mawon (sama saja), dan biasa orang politik seperti itu," tutupnya.

(alg/sip)
Selain itu kemenangan Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2013 dan 2018 menurutnya juga terwujud karena barisan partai solid dan tegak lurus menjalankan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Saat itu, lanjut dia, semua kader PDIP mulai dari struktur partai, anggota DPRD, hingga kepala daerah lalu bergotong royong untuk memenangkan Ganjar Pranowo. Dia juga mengingatkan tidak sedikit sumbangan moril maupun materiil yang dikeluarkan untuk memenangkan Ganjar. Oleh sebab itu Dede meminta Sumbogo yang juga Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Purworejo itu melihat perkembangan prestasi elektoral di Jateng dari kenaikan kursi, baik di legislatif maupun di eksekutif.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Dia juga berharap Sumbogo tertib dalam berorganisasi karena Ketua Umum PDIP belum menentukan siapa yang akan diusung pada Pilpres 2024 nanti. Purworejo - Pendukung Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024 membuat logo barisan celeng berjuang. Terkait dengan munculnya logo tersebut, Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo, Albertus Sumbogo, yang juga pendukung Ganjar bicara soal semangat perlawanan.

"Teman-teman membuat satire atau meme itu selain tersinggung, prihatin tapi ada semangat perlawanan," ujar Sumbogo kepada wartawan, Selasa (12/10/2021). "Meskipun dianggap celeng pdip jateng bilang begini harus berjuang untuk kebenaran dan nuraninya," lanjut pria yang juga merupakan Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo ini. Baca juga: Kader PDIP Pendukung Ganjar Bikin Logo Barisan Celeng Berjuang!

Sedangkan kader PDIP yang membuat logo itu yakni Eko Lephex menjabarkan makna di balik gambar celeng merah bertaring putih itu. Barisan celeng dimaknai Eko yang juga merupakan salah seorang penggerak SSGI Kabupaten Purworejo ini sebagai para kader PDIP yang berjuang mengusung Ganjar di Pilpres 2024.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

"Barisan celeng yaitu kita-kita kader PDIP yang ingin selalu berjuang untuk kebenaran demi besarnya partai mengusung Ganjar Pranowo presiden 2024," jelas dia hari ini. Lebih lanjut Eko mengungkap makna logo tersebut, termasuk warna merah, putih hingga taring yang terlihat panjang dan tajam.

Baca juga: Bambang Wuryanto Disebut Lahirkan Kader Bebek, PDIP Jateng Bilang Begini "Taring panjang agar kita tetap semangat berjuang tidak takut rintangan apapun.

Warna merah artinya kader PDIP arus bawah yang berani memperjuangkan pilihannya, sedangkan putih simbol kebenaran hati nurani kami," jelasnya. Diberitakan sebelumnya, DPC SGI Kabupaten Purworejo mendeklarasikan diri siap mendukung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024 pada Sabtu (25/9) petang. Acara juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SGI Tedy Mulyadi dan Korwil SGI Jateng Alex Ngatidjan.

Selain itu tampak pdip jateng bilang begini pula Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo. Dalam acara itu, Albertus Sumbogo mengaku siap menghadapi sanksi jika dukungan terhadap Ganjar dianggap sebagai pelanggaran. Dalam kepengurusan DPC SGI Kabupaten Purworejo sendiri, ia didapuk menjadi ketua. Baca juga: Siapa Sangka, Kantor Desa di Klaten Ini Ternyata Dulunya Gedung Bioskop Menanggapi hal itu, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang 'Pacul' Wuryanto menyebut oknum kader PDIP yang mendeklarasikan capres mendahului arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, telah keluar dari barisan.

Untuk itu, pimpinan dari oknum tersebut dinilai harus memberikan sanksi. "Kalau ada pengurus yang bicara di luar perintah partai artinya apa? Keluar dari barisan.

Kalau keluar dari barisan ya siap untuk tidak di barisan, ya dikeluarkan oleh pdip jateng bilang begini. Di militer juga gitu, keluar dari barisan ya out," ujarnya. Lalu dia bicara sebuah adagium yang ada di PDIP.

Menurutnya, kader yang keluar dari barisan bukanlah banteng, melainkan celeng. "Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apapun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng," kata Bambang. sumberr Moncong putih vs celeng merah 12-10-2021 13:28 Original Posted By bata.atab â–ºMega udah legowo, mega juga sadar puan ngga ada suaranya.

kalo mega orangnya masih ngotot dulu yg dicalonin dia bukan wiwi. lagian yg rame bahas puan jadi capres itu oposisi, sengaja biar puan ketrigger nyalonin jadi oposisi siapapun calonnya menang gampang pilihan PDI Perjuangan untuk diusung sebagai Calon Presiden 2024 adalah Puan Maharani.

"Apapun hasil surveinya, hingga saat ini kami tetap komit mengusung nama ibu Puan Maharani sebagai Calon Presiden RI pada Pilpres Tahun 2024," tandas Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minsel, saat dihubungi Minggu (10/10/2021). Dia beralasan, keputusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minsel untuk mengusung Puan Maharani adalah hasil dari suara rakyat. 12-10-2021 14:15
SEMARANG, KOMPAS.com - Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDI-P) Jawa Tengah Dede Indra Permana Soediro menepis anggapan soal kepemimpinan Bambang Wuryanto yang disebut melahirkan kader bermental bebek dan babu.

Sebelumnya, anggapan tersebut dilontarkan Wakil Ketua DPC PDI-P Purworejo Albertus Sumbogo yang sekaligus deklarator Ganjar Pranowo menuju capres. Wakil Bendahara DPD PDI-P Jateng Dede Indra Permana Soediro berpandangan saat dipimpin Bambang Wuryanto, PDI-P Jateng justru menorehkan banyak prestasi elektoral. Baca juga: Kader PDI-P yang Disebut Celeng karena Dukung Ganjar Siap Diberi Sanksi dan Dipecat Menurutnya, perolehan 42 kursi dari pdip jateng bilang begini 120 kursi di DPRD Jateng periode 2019-2024 terjadi di era kepemimpinan pria yang akrab disapa Bambang Pacul.

“Di pemilu legislatif 2019 PDI-P semula hanya menargetkan 36 kursi di DPRD Jateng, tetapi pada akhirnya berhasil meraup 42 kursi. Hasil ini tidak mungkin diraih jika struktur dan mesin pemenangan partai tak solid,” kata Dede yang juga anggota Komisi I DPR RI dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Tak hanya itu, lanjut dia, perolehan kursi tersebut juga naik signifikan dari pemilu legislatif 2014 dengan perolehan 27 dari total 100 kursi DPRD Jateng. Selain itu, Jateng juga menyumbangkan 26 kursi PDI-P di DPR pada pemilu legislatif 2019. “Jumlah ini juga melebihi target karena semula targetnya 23 kursi.

Ternyata perolehannya 26 kursi dari total 77 kursi yang tersedia di seluruh daerah pemilihan Jateng,” ungkap Dede. Menurut Dede, hasil gemilang juga diraih di Pilkada 2020.

"Dari 21 kabupaten/kota di Jateng yang menggelar Pilkada, PDI-P menang di 17 daerah. Hal itu juga semakin menegaskan Jateng sebagai kandang banteng," ucapnya. Baca juga: Merasa Tak Punya Masalah, Ganjar Berencana Sowan ke Ketua PDI-P Jateng Ia juga menyinggung kemenangan Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2013 dan 2018 terwujud karena barisan partai solid dan tegak lurus menjalankan rekomendasi dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

pdip jateng bilang begini itu, semua kader PDI-P mulai dari struktur partai, anggota DPRD, hingga kepala daerah bergotong royong untuk memenangkan Ganjar Pranowo. Tidak sedikit sumbangan moril maupun materiel yang dikeluarkan," tuturnya.

Dede meminta, Albertus Sumbogo yang juga Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Purworejo melihat perkembangan prestasi elektoral di Jateng dari kenaikan kursi, baik di legislatif maupun di eksekutif. Dia berharap, Sumbogo tertib dalam berorganisasi karena Ketua Umum PDI-P belum menentukan siapa yang akan diusung pada Pilpres 2024 nanti.

Menurutnya, seharusnya seorang kader, terlebih masuk dalam struktur partai selalu berkoordinasi dan tidak terjebak dalam arus di luar garis partai. “Bagaimanapun Pak Sumbogo terikat di kepengurusan partai. Langkah, sikap, dan tindakan hendaknya tegak lurus dengan struktur diatasnya, sehingga tidak masuk dalam ambisi pribadi seseorang,” tandasnya.

Dede lantas menyindir ambisi politik seseorang tidak selalu tercermin dari kata-kata yang diucapkan. Namun, akan lebih terlihat dari langkah dan perbuatan di lapangan. “Orang boleh mengatakan tidak mikir capres, tidak mau, tetapi jika masyarakat menginginkan saya bersedia. Namun, kemudian bergerak melalui tangan orang lain.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Kalau begitu sami mawon dan biasa orang politik seperti itu,” pungkasnya. Berita Terkait DPD PDI-P Jateng Minta Gibran Tidak Ditarik-tarik ke Pilkada DKI Puan Beri Arahan ke Seluruh Kepala Daerah Kader PDI-P Jateng, Ganjar Tak Hadir Tak Diundang ke Acara PDI-P Jateng, Ganjar Pilih Sepedaan di Jakarta Merasa Tak Punya Masalah, Ganjar Berencana Sowan ke Ketua PDI-P Jateng Megawati Digugat 4 Mantan Kader PDI-P Rp 40 Miliar, Ini Penyebabnya Berita Terkait DPD PDI-P Jateng Minta Gibran Tidak Ditarik-tarik ke Pilkada DKI Puan Beri Arahan ke Seluruh Kepala Daerah Kader PDI-P Jateng, Ganjar Tak Hadir Tak Diundang ke Acara PDI-P Jateng, Ganjar Pilih Sepedaan di Jakarta Merasa Tak Punya Masalah, Ganjar Berencana Sowan ke Ketua PDI-P Jateng Megawati Digugat 4 Mantan Kader PDI-P Rp 40 Miliar, Ini Penyebabnya Hendak Menonton Pertandingan Final Liga III di Ambon, 3 Orang Tewas Ditabrak Mobil https://regional.kompas.com/read/2021/10/12/154536278/hendak-menonton-pertandingan-final-liga-iii-di-ambon-3-orang-tewas-ditabrak https://asset.kompas.com/crops/mLayS19NKGuZBqXzlkJxMhmm0kU=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2021/10/12/616546ed2966d.jpg
Purworejo - Setelah dianggap sebagai celeng, barisan pendukung Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024 membuat logo barisan celeng berjuang.

Logo itu berbentuk kepala celeng dengan taring panjang berwarna putih. Gambar kepala celeng berwarna merah dengan taring panjang berwarna putih yang kini viral di media sosial itu, dibuat oleh salah satu penggerak Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo sekaligus kader PDIP yakni Eko Lephex. "Gambar yang buat saya, Mas. Celeng kan lagi viral," kata Eko saat dihubungi detikcom, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Bambang Wuryanto Disebut Pdip jateng bilang begini Kader Bebek, PDIP Jateng Bilang Begini Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo sekaligus ketua DPC SGI Purworejo Alrbertus Sumbogo sebenarnya merasa perihatin dengan sebutan celeng yang dikatakan oleh Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul.

Namun, dengan adanya hal tersebut menurutnya justru bisa menjadi semangat para pendukung Ganjar untuk tetap berjuang. "Meskipun dianggap celeng tetap harus berjuang untuk kebenaran dan nuraninya," ucap Sumbogo.

Diberitakan sebelumnya, DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo mendeklarasikan diri siap mendukung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024. Deklarasi digelar di sebuah rumah makan di Purworejo, Sabtu (25/9) petang. Baca juga: Misteri Raibnya Tabungan Rp 5,8 M Nasabah Bank BUMN di Kudus Acara itu juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SGI Tedy Mulyadi dan Korwil SGI Jateng Alex Ngatidjan. Selain itu tampak hadir pula Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo.

Dalam acara itu, Albertus Sumbogo mengaku siap menghadapi sanksi jika dukungan terhadap Ganjar dianggap sebagai pelanggaran. Dalam kepengurusan DPC SGI Kabupaten Purworejo sendiri, ia didapuk menjadi ketua.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto menyebut oknum kader PDIP yang mendeklarasikan capres mendahului arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, telah keluar dari barisan. Untuk itu, pimpinan dari oknum tersebut harus memberikan sanksi. Baca juga: Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Blora Ditahan!

Lalu dia bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek sebuah adagium yang ada di PDIP. Menurutnya, kader yang keluar dari barisan bukanlah banteng, melainkan celeng. "Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apapun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng," kata Bambang. (sip/sip)Purworejo - Pendukung Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024 membuat logo barisan celeng berjuang.

Terkait dengan munculnya logo tersebut, Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo, Albertus Sumbogo, yang juga pendukung Ganjar bicara soal semangat perlawanan. "Teman-teman membuat satire atau meme itu selain tersinggung, prihatin tapi ada semangat perlawanan," ujar Sumbogo kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).

"Meskipun dianggap celeng tetap harus berjuang untuk kebenaran dan nuraninya," lanjut pria yang juga merupakan Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo ini.

Baca juga: Kader PDIP Pendukung Ganjar Bikin Logo Barisan Celeng Berjuang! Sedangkan kader PDIP yang membuat logo itu yakni Eko Lephex menjabarkan makna di balik gambar celeng merah bertaring putih itu. Barisan celeng dimaknai Eko yang juga merupakan salah seorang penggerak SSGI Kabupaten Purworejo ini sebagai para kader PDIP yang berjuang mengusung Ganjar di Pilpres 2024.

"Barisan celeng yaitu kita-kita kader PDIP yang ingin selalu berjuang untuk kebenaran demi besarnya partai mengusung Ganjar Pranowo presiden 2024," jelas dia hari ini. Lebih lanjut Eko mengungkap makna logo tersebut, termasuk warna merah, putih hingga taring yang terlihat panjang dan tajam.

Baca juga: Bambang Wuryanto Disebut Lahirkan Kader Bebek, PDIP Jateng Bilang Begini "Taring panjang agar kita tetap semangat berjuang tidak takut rintangan apapun. Warna merah artinya kader PDIP arus bawah yang berani memperjuangkan pilihannya, sedangkan putih simbol kebenaran hati nurani kami," jelasnya. Diberitakan sebelumnya, DPC SGI Kabupaten Purworejo mendeklarasikan diri siap mendukung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024 pada Sabtu (25/9) petang.

Acara juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SGI Tedy Mulyadi dan Korwil SGI Jateng Alex Ngatidjan. Selain itu tampak hadir pula Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Pdip jateng bilang begini. Dalam acara itu, Albertus Sumbogo mengaku siap menghadapi sanksi jika dukungan terhadap Ganjar dianggap sebagai pelanggaran. Dalam kepengurusan DPC SGI Kabupaten Purworejo sendiri, ia didapuk menjadi ketua.

Baca juga: Siapa Sangka, Kantor Desa di Klaten Ini Ternyata Dulunya Gedung Bioskop Menanggapi hal itu, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang 'Pacul' Wuryanto menyebut oknum kader PDIP yang mendeklarasikan capres mendahului arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, telah keluar dari barisan.

Untuk itu, pimpinan dari oknum tersebut dinilai harus memberikan sanksi. "Kalau ada pengurus yang bicara di luar perintah partai artinya apa? Keluar dari barisan. Kalau keluar dari barisan ya siap untuk tidak di barisan, ya dikeluarkan oleh komendannya. Di militer juga gitu, keluar dari barisan ya out," ujarnya. Lalu dia bicara sebuah adagium yang ada di PDIP.

Menurutnya, kader yang keluar dari barisan bukanlah banteng, melainkan celeng. "Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apapun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng," kata Bambang.
• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Suara Merdeka Muria • Suara Merdeka Banyumas • Suara Merdeka Pantura • Suara Merdeka Solo • Suara Merdeka Wawasan • Suara Merdeka Blora • Suara Merdeka Jepara • Suara Merdeka Jogja • Suara Merdeka Kedu • Suara Merdeka Purworejo • Suara Merdeka Wonogiri • Suara Merdeka Jakarta • Suara Merdeka Pekalongan • Diorama • • • SEMARANG.

suaramerdeka.com - Pengurus PDIP Jateng menanggapi tudingan kadernya, Albertus Sumbogo, yang menyebut kepemimpinan Bambang Wuryanto melahirkan kader bermental bebek dan babu.

Wakil Bendahara DPD PDIP Jateng, Dede Indra Permana Soediro meminta Sumbogo yang juga Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Purworejo itu melihat perkembangan prestasi elektoral di Jateng dari kenaikan kursi, baik di legislatif maupun di eksekutif. Dia juga berharap Sumbogo tertib dalam berorganisasi karena Ketua Umum PDIP belum menentukan siapa yang akan diusung pada Pilpres 2024 nanti.

"Bagaimanapun Pak Sumbogo terikat di kepengurusan partai. Langkah, sikap, dan tindakan hendaknya tegak lurus dengan struktur di atasnya, sehingga tidak masuk dalam ambisi pribadi seseorang," ujarnya.

Namun akan lebih terlihat dari langkah dan perbuatan di lapangan Dede menuturkan, di bawah kepemimpinan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul perolehan kursi di Pileg mencapai 42 kursi dari total 120 kursi di DPRD Jateng periode 2019-2024.

Di Pemilu legislatif 2019 PDI Perjuangan semula hanya menargetkan 36 kursi di DPRD Jateng, tetapi pada akhirnya berhasil meraup 42 kursi. Baca Juga: Mayoritas Warga Bali Sudah Dapat Vaksin Dosis 1 dan 2, Gubernur: Sudah Cukup Tinggi
Yogyakarta - Barisan pendukung Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024 membuat logo barisan celeng berjuang. Logo ini disebut-sebut sebagai semangat perlawanan usai para kader PDIP pendukung Ganjar dijuluki celeng. Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menyebut celeng bagi pengurus dan oknum PDIP yang mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024.

Menanggapi hal tersebut, barisan pendukung Ganjar justru mengeluarkan logo kepala celeng. Gambar kepala celeng berwarna merah dengan taring panjang berwarna putih yang kini viral di media sosial itu, dibuat oleh salah satu penggerak Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo sekaligus kader PDIP yakni Eko Lephex.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Baca juga: Kader PDIP Pendukung Ganjar Bikin Logo Barisan Celeng Berjuang! Dalam gambar itu, juga tertulis kalimat 'Barisan Celeng Berjuang'.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Eko menyebut barisan celeng yang dimaksud adalah para kader PDIP yang selalu berjuang untuk kebenaran dan mengusung Ganjar sebagai capres 2024. "Barisan celeng yaitu kita-kita kader PDIP yang ingin selalu berjuang untuk kebenaran demi besarnya partai mengusung Ganjar Pranowo Presiden 2024," kata dia. Lebih lanjut Eko menjabarkan makna logo tersebut, termasuk warna merah, putih hingga taring yang terlihat panjang dan tajam.

"Taring panjang agar kita tetap semangat berjuang tidak takut rintangan apapun. Warna merah artinya kader PDIP arus bawah yang berani memperjuangkan pilihannya, sedangkan putih simbol kebenaran hati nurani kami," jelas Eko.

Baca juga: Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Blora Ditahan! Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo sekaligus ketua DPC SGI Purworejo Albertus Sumbogo sebenarnya merasa prihatin dengan sebutan celeng yang keluar dari mulut Bambang Pacul.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Namun, dengan adanya hal tersebut justru bisa menjadikan semangat para pendukung Ganjar untuk tetap berjuang. "Teman-teman membuat satire atau meme itu selain tersinggung, perihatin tapi ada semangat perlawanan.

Meskipun dianggap celeng tetap harus berjuang untuk kebenaran dan nuraninya," ucap Sumbogo. Deklarasi dukungan dari DPC SGI Kabupaten Purworejo untuk Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024 digelar di sebuah rumah makan di Purworejo, Sabtu (25/9) petang. Acara juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SGI Tedy Mulyadi dan Korwil SGI Jateng Alex Ngatidjan.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Selain itu tampak hadir pula Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo. Baca juga: Bambang Wuryanto Disebut Lahirkan Kader Bebek, PDIP Jateng Bilang Begini Dalam acara itu, Albertus Sumbogo mengaku siap menghadapi sanksi jika dukungan terhadap Ganjar dianggap sebagai pelanggaran. Dalam kepengurusan DPC SGI Kabupaten Purworejo sendiri, ia didapuk menjadi ketua. Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

bambang wuryanto disebut lahirkan kader bebek, pdip jateng bilang begini

Penjelasan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Soal Peringatan Keras Megawati yang Dinilai Sindir Ganjar




2022 www.videocon.com