Luqman mendapat hikmah untuk selalu

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Luqman adalah hamba Allah Swt. yang £alih. Ia tidak menerima kenabian, tetapi menjadi seorang ayah pilihan Allah Swt. Dia berkebangsaan Habsyi berasal dari Kota Sudan. Pekerjaannya sebagai tukang kayu, tubuhnya pendek, dia memiliki kekuatan dan mendapat hikmah dari Allah Swt., sehingga nasihat yang disampaikan kepada anaknya diabadikan dalam al-Qur’an.

Luqman adalah anak dari Bau’ra bin Nahur bin Tareh, dan Tareh bin Nahur merupakan nama dari Azar ayah nabi Ibrahim a.s. Luqman hidup selama 1.000 tahun.

Ia menjadi guru Nabi Daud a.s. sebelum diangkat menjadi nabi. Pekerjaan Luqman pada awalnya adalah tukang kayu, tukang jahit, dan juga menggembala domba. Ia kemudian diangkat menjadi qadhi (hakim). Luqman menikah dan dikaruniai banyak anak, akan tetapi semua anaknya meninggal dunia ketika masih kecil. Semua itu ia terima dengan ikhlas, karena ia yakin dan sadar bahwa semua yang terjadi adalah atas kehendak Allah Swt.

A. Luqman Banyak Bersyukur Amati dan bacalah dengan tart³l Q.S. Luqman/31: 12 berikut! وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ ( walaqad aataynaa luqmaana alhikmata ani usykur lillaahi waman yasykur fa-innamaa yasykuru linafsihi waman kafara fa-inna allaaha ghaniyyun hamiidun) Artinya Q.S.

Luqman/31: 12 Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah ۚ وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; ۖ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ Dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji“ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ Pelajaran yang dapat diambil dari Q.S.

Luqman/31: 12 di atas ialah: • Luqman adalah seorang hamba Allah Swt. yang telah dianugerahi-Nya luqman mendapat hikmah untuk selalu, yaitu selalu bersyukur. Luqman selalu bersyukur atas nikmat yang ia peroleh. • Allah Swt. katakan bahwa “barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah Swt.), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri”.

Syukur adalah berterima kasih kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang diberikan-Nya kepada kita. Seperti tubuh yang sempurna, dapat melihat, mendengar, berbicara, berjalan, meraba dan merasa. Kita dapat makan dan minum, memiliki tempat tinggal, pakaian, dapat belajar, serta memiliki iman Islam. • Allah Swt. telah menganugerahi Luqman ketaatan beribadah kepada Allah Swt., memiliki perasaan halus, akal pikiran, dan pengetahuan luas.

B. Nasihat Luqman kepada Anaknya 1. Jangan Musyrik atau Menyekutukan Allah Swt. Amati dan bacalah dengan tartil Q.S. Luqman/31: 13 berikut! وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ ( wa-idz qaala luqmaanu liibnihi wahuwa ya'izhuhu yaa bunayya laa tusyrik biallaahi inna alsysyirka lazhulmun 'azhiimun) Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah Swt.) sesungguhnya mempersekutukan (Allah Swt.) adalah benar-benar kedzaliman yang besar”.

Mempersekutukan artinya menyerupakan sesuatu dengan Allah Swt. Misalnya menjadikan matahari sebagai Tuhan lalu disembah. Membuat batu atau patung sebagai Tuhan lalu disembah. Menjadikan kayu besar sebagai Tuhan lalu dipuja-puja dan luqman mendapat hikmah untuk selalu. Wahai anakku, janganlah menyamakan Allah Swt.

dengan sesuatu apa pun, dan tidak akan pernah sama, karena sehebat apapun manusia, matahari, apalagi patung, tidak akan bisa menyamai Allah Swt. sebagai pencipta alam semesta dan sebagai sumber nikmat dan karunia. Barangsiapa ingkar kepada pemberi nikmat dan karunia (Allah Swt.) maka orang tersebut telah berbuat kezaliman yang besar.

zalim ialah kejam, bengis, aniaya, dan tidak menaruh kasih sayang. 2. Jangan Angkuh dan Sombong Amati dan bacalah dengan tartil Q.S. Luqman/31: 18 berikut!

luqman mendapat hikmah untuk selalu

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ( walaa tusha''ir khaddaka lilnnaasi walaa tamsyi fii al-ardhi marahan inna allaaha laa yuhibbu kulla mukhtaalin fakhuurin) Artinya: “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.

Sesungguhnya Allah Luqman mendapat hikmah untuk selalu. tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Q.S Luqman:18).

Ciri-ciri sikap angkuh dan sombong menurut Q.S. Luqman/31: 18 di atas adalah: • Memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong), • Berjalan di muka bumi dengan angkuh, dan • Membanggakan diri sendiri. Luqman mengajarkan kepada anaknya untuk berperilaku rendah hati, tidak angkuh dan sombong. Jangan tak acuh terhadap orang lain, angkuh, dan merasa hebat sendiri. Sesungguhnya Allah Swt. tidak menyukai orang-orang yang angkuh dan sombong lagi membanggakan diri, artinya orang yang sombong itu dibenci oleh Allah Swt.

3. Hendaklah Berbuat Kebajikan Amati dan bacalah dengan tartil Q.S. Luqman/31: 17 berikut! يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ ( yaa bunayya aqimi alshshalaata wa/mur bialma'ruufi wainha 'ani almunkari waishbir 'alaa maa ashaabaka inna dzaalika min 'azmi al-umuuri) Artinya: Hai anakku, dirikanlah ¡alat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu.

Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah Swt). (Q.S. Luqman/31: 17). Luqman berseru: “Hai Anakku”. • Dirikanlah salat wajib maupun salat sunah. ¢alat adalah tiang agama (Islam). Barangsiapa yang menegakkan salat berarti menegakkan agama, dan barangsiapa yang tidak menegakkan salat berarti ia telah meruntuhkan agama. • Kerjakanlah sesuatu yang baik. Misalnya, perbuatan berikut ini :Rajin Beribadah dan Berdoa,Hormat dan Patuh kepada Kedua Orang Tua,Hormat dan Patuh kepada Bapak dan Ibu Guru,Rajin Mengaji, Rajin Belajar, Berangkat ke Sekolah Tepat Waktu dan Selalu Bersih, Bertutur Kata Santun, dan Mengerjakan Tugas Pekerjaan Rumah Tepat Waktu.

• Hindari perbuatan buruk (mungkar). Misalnya: (1) syirik atau menyekutukan Allah Swt., (2) membenci kedua orang tua, (3) membenci bapak dan ibu guru, (4) berkelahi, (5) mencuri, serta (6) berkata kasar dan kotor. • Hendaklah selalu bersikap sabar, yaitu sabar mengerjakan yang baik, dan sabar menghindari yang buruk. Ayo Berlatih Jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah berikut ini dengan dan jelas!

• Jelaskan isi kandungan surat Luqman. (Surat Luqman pada ayat 12 disebutkan bahwa Luqman telah diberi oleh Allah nikmat dan ilmu pengetahuan, oleh sebab itu dia bersyukur kepada-Nya atas nikmat yang diberikan itu. Dan pada ayat 13 sampai 19 terdapat nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya.) • Apa saja nasihat Luqman kepada putranya? Jelaskan. Nasehat Lukman kepada putranya antara lain : Jangan mempersekutukan Allah (Luqman 31:13).Berbuat baik kepada dua orang ibu-bapanya (Luqman 31:14).Sadar akan pengawasan Allah (Luqman 31:16).

Dirikan salat (Luqman 31:17).Perbuat kebajikan (Luqman 31:17).Jauhi kemungkaran (Luqman 31:17).Sabar menghadapi cobaan dan ujian (Luqman 31:17).Jangan sombong (Luqman 31:19).

• Mengapa kita dilarang menyekutukan Allah Swt.? Jelaskan. (Kita tidak boleh menyekutukan Allah karena menyamakan Allah Swt. dengan sesuatu apa pun, dan tidak akan pernah sama, karena sehebat apapun manusia, matahari, apalagi patung, tidak akan bisa menyamai Allah Swt.

sebagai pencipta alam semesta dan sebagai sumber nikmat dan karunia. • Ceritakan secara singkat tentang Luqman.(Luqman sungguh betapa mulianya beliau sebab namanya diabadikan menjadi nama surah dalam Al-Qur'an ia adalah seorang ayah yang sangat memperhatikan anaknya ia pernah menasehati anak untuk tidak menyekutukan Allah karena merupakan perbuatan luqman mendapat hikmah untuk selalu sangat dzalim.) • Mengapa Luqman diberi gelar al-Hakim?

Jelaskan. (Lukman mendapat gelar Al-hakim karena begitu terkenal dengan ungkapan hikmahnya) Menu • HOME • RAMADHAN • Kabar Ramadhan • Puasa Nabi • Tips Puasa • Kuliner • Fiqih Ramadhan • Hikmah Ramadhan • Video • Infografis • NEWS • Politik • Hukum • Pendidikan • Umum • News Analysis • UMM • UBSI • Telko Highlight • NUSANTARA • Jabodetabek • banten • Jawa Barat • Jawa Tengah & DIY • Jawa Timur • kalimantan • Sulawesi • Sumatra • Bali Nusa Tenggara • Papua Maluku • KHAZANAH • Indonesia • Dunia • Filantropi • Hikmah • Mualaf • Rumah Zakat • Sang Pencerah • Ihram • Alquran Digital • ISLAM DIGEST • Nabi Muhammad • Muslimah • Kisah • Fatwa • Mozaik • INTERNASIONAL • Timur tengah • Palestina • Eropa • Amerika • Asia • Afrika • Jejak Waktu • Australia Plus • DW • EKONOMI • Digital • Syariah • Bisnis • Finansial • Migas • pertanian • Global • Energi • REPUBLIKBOLA • Klasemen • Bola Nasional • Liga Inggris • Liga Spanyol • Liga Italia • Liga Dunia • Internasional • Free kick • Arena • Sea Games 2021 • SEAGAMES 2021 • Berita • Histori • Pernik • Profil • LEISURE • Gaya Hidup • travelling • kuliner • Parenting • Health • Senggang • Republikopi • tips • TEKNOLOGI • Internet • elektronika • gadget • aplikasi • fun science & math • review • sains • tips • KOLOM • Resonansi • Analisis • Fokus • Selarung • Sastra • konsultasi • Kalam • INFOGRAFIS • Breaking • sport • tips • komik • karikatur • agama • JURNAL-HAJI • video • haji-umrah • journey • halal • tips • ihrampedia • REPUBLIKA TV • ENGLISH • General • National • Economy • Speak Out • KONSULTASI • keuangan • fikih muamalah • agama islam • zakat • IN PICTURES • Nasional • Jabodetabek • Internasional • Olahraga • Rana • PILKADA 2020 • berita pilkada • foto pilkada • video pilkada • KPU Bawaslu • SASTRA • cerpen • syair • resensi-buku • RETIZEN • Info Warga • video warga • teh anget • INDEKS • LAINNYA • In pictures • infografis • Pilkada 2020 • Sastra • Retizen • indeks Baca Juga • 5 Nasihat Imam Al Ghazali agar Pemimpin tak Salah Jalan • Nasihat untuk Suami: Jangan Abaikan Hak Nafkah Istri Anda • Nasihat KH Hasyim Asyari Terhadap Luqman mendapat hikmah untuk selalu yang Malu Bertanya Riwayat lain menyebutkan, ia bertubuh pendek dan berhidung mancung.

Asal daerahnya adalah Nubah. Namun, ada yang berpendapat dia berasal dari Sudan. Ada pula yang mengatakan, Luqman sesungguhnya adalah seorang hakim pada zaman pemerintahan Nabi Daud AS. Banyak orang tertarik dengan kata-kata bijaknya. Mereka biasa menyimaknya berbicara, menyampaikan nasihat dan hikmah. Alhasil, Luqman pun menjadi populer di tengah masyarakatnya. Namun, tak sedikit yang iri dengki terhadapnya.

Suatu kali, keponakan Luqman bertanya kepadanya, "Menurutmu, apa yang menarik dari dirimu? Aku heran, mengapa banyak orang berjubel mendatangimu sampai pintumu penuh dipadati orang, dan anehnya mereka selalu ridha dengan ucapan dan kata-katamu?” Luqman al-Hakim menjawab, "Wahai anak saudaraku, bila kamu melakukan apa-apa yang aku sarankan, kamu juga akan mendapatkan kedudukan yang aku dapat.” "Apa sajakah itu?" Lukman berkata, "Aku menundukkan mataku, menjaga lisanku, berlaku iffah dalam hal makananku (hanya mengonsumsi yang halal).

Aku juga menjaga kemaluanku, memenuhi janjiku, dan memuliakan tamuku. Aku pun menjaga hubunganku dengan tetanggaku.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Aku tinggalkan semua yang tidak berguna bagiku. Itulah semua luqman mendapat hikmah untuk selalu telah menjadikanku bermartabat seperti yang kamu lihat." Demikianlah delapan perkara yang menjadi alasan, mengapa Luqman al-Hakim disenangi banyak orang dan sangat bijak.

Sebab, semua hal tersebut merupakan sifat-sifat inti yang diperintahkan agama Islam.
Luqman Al Hakim adalah orang yang disebut dalam Al-Qur’an pada Surat Luqman. Beliau terkenal karena nasihat yang diberikan pada anaknya. Menurut Imam Qatadah rahimahullah, Luqman Al Hakim bukanlah nabi dan dia tidak diberi wahyu.

Kemudian Imam Mujahid rahimahullah juga berkata, jika Luqman adalah seorang lelaki yang salih namun bukanlah seorang nabi. Riwayat lain menyebutkan jika beliau berasal dari Nubah dan luqman mendapat hikmah untuk selalu yang berpendapat dari Sudan. Surat Luqman terdapat 34 ayat, 7 nasihat Luqman Al Hakim untuk anaknya yang tertuang di dalamnya. Pexels/AliArapoğlu Al Ahad merupakan nama Allah dalam Asmaa-ul Husna yang artinya esa.

Esa berarti Allah hanya satu, tidak ada Tuhan selain Allah karena Dia adalah tunggal dan hanya Allah zat yang patut kita sembah. Jadi ketika menyembah selain Allah, dapat dikatakan sudah mempersekutukan Allah. Seperti tertuang dalam Surat Lukman ayat 13 yang artinya: "Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, ”Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar." pexels/anastasiyagepp Rida orang tua adalah rida Allah, sehingga sudah menjadi keharusan bagi kita untuk berbuat baik dan berbakti pada orang tua.

Mereka sudah berjasa dalam mendidik dan memberikan kasih sayang. Ibu telah mengandung dalam keadaan lemah, melahirkan dan menyapih dalam usia dua tahun.

Sehingga kita dianjurkan untuk bersyukurlah kepada Allah dan kepada kedua orang tua kita. Akan tetapi jika sekalipun orang tua memaksa kita untuk mempersekutukan Allah, janganlah kita menaatinya namun tetaplah bersikap baik kepada mereka.

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Membaca Al-Qur'an di Bulan Ramadan Unsplash/BrookeCagle Setiap makhluk pasti akan mendapatkan cobaan dan ujian dari Allah sesuai kemampuannya. Ketika kita mampu bersabar dan yakin akan rencana Allah yang indah di balik cobaan dan ujian, maka derajat kita akan semakin tinggi di hadapan Allah. Sesuai firman Allah dalam Al-Qur'an surat Al Baqarah ayat 45 yang artinya: "Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan salat" Unsplash/AlexisBrown Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara dan apa yang dimiliki saat ini sekadar titipan Allah.

Maka tidak sepatutnya kita menyombongkan diri, hal ini tertuang dalam Surat Luqman ayat 18-19 yang artinya: "Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh.

Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri. Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai." Nasihat bisa menjadi renungan untuk kita semua ya.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Baca Juga: 7 Kebaikan yang Kamu Dapatkan Jika Rutin Membaca Al-Qur'an Berita Terpopuler • Daftar Tanggal Merah Desember 2022: Libur Natal • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 9 Potret Atta Halilintar di Singapura, Berlibur sambil Momong Anak!

• 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • Kemenag Sebut Kriteria Jemaah Haji Reguler yang Berangkat Tahun Ini Terrdapat perbedaan menyangkut negeri asal manusia bijak ini.

Ada ulama menyebut Habsyi (Ethopia) ada pula yang menyebut Nabia.Kedua negeri ini sama-sama berada di Afrika. Tapi satu hal yang pasti, Luqman Al-Hakim hidup di zaman Nabi Daud as.

la dikaruniai umur 1000 tahun, dan sempat hidup beberapa waktu bersama Daud as. Luqman selalu mendampingi serta mendukung Daud dengan kata-kata, perbuatan dan pemikiran yang penuh hikmah. Beberapa riwayat mengatakan, Nabi Daud sering bertandang ke kediaman Luqman untuk mendengarkan mutiara-mutiara hikmah yang diberikan Luqman.

Bahkan, sebelum Daud diangkat menjadi nabi, Luqman sering memberikan fatwa-fatwa kepada orang vang memintanya. Namun setelah Daud meniadi Nabi, ia tidak mau lagi luqman mendapat hikmah untuk selalu. Sewaktu ditanya orang mengapa tidak lagi berfatwa, ia rmenjawab”Bukankah aku harus merasa cukup, karena benar-benar aku telah dicukupi dengan diutusnya Nabi Daud itu.” Dalam kitab Badai’uz Zuhur disebutkan bahwa Luqman al-Hakim tetap tinggal di kota Ramlah, dekat Baitul Maqdis hingga wafatnya.

Sebagaimana orang-orang Afrika, Luqman juga berkulit hitam legam Bibirnya tebal dan telapak kakinya pecah-pecah. Jabir bin Adillah menambahkan, “Luqman itu itu bertubuh pendek, hidungnya pesek, berasal dari negeri Nabia.” Dari segi fisik, Luqman memang jauh dari rupawan.

Malah sebelumnya, ia budak belian yang dimerdekakan Tetapi semua kekurangannya itu terhapus oleh kemuliaan budi dan ketakwaannya kepada Allah. Hingga Rasulullah saw sendiri menaruh hormat kepada Luqman. Sebuah hadits diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Ibnu Abbas r.a, bahwa Nabi saw bersabda, “ Hormatilah orang-orang berkulit hitam. Sebab tiga di antara mereka termasuk orang-orang terhormat dan ahli surga merekaadalah Luqman al-Hakim, an-Najasyi dan Bilal sang muadzin kita.” —Di lain kesempatan Rasulullah berkata lagi,’Aku berkata dengan sebenarnya bah¬wa Luqman bukanlah seorang Nabi.

Ia seorang hamba yang dijaga Allah ta’ala. Ia banyak berfikir, berkeyakinan baik, mencintai Allah dan Allah pun mencintainya. Maka Allah menganugerahkan hikmah kepadanya.” ” Dari sabda Rasulullah di atas jelaslah, sifat-sifat pribadi Luqman yang menun¬jukkan kemuliaan dirinya, yakni menjadi hamba Allah yang dijaga, dipelihara dan dilindungi dari kemungkaran-kemungkaran, dikaruniai kemampuan berfikir kreatif, waktunya banyak untuk bertafakur, berfikir untuk kemaslahatan, mempunyai tingkat keyakinan yang sangat baik dan sangat tinggi sehingga segala sesuatu dihadapi dengan mantap dan penuh kematangan pribadi.

Luqman juga menunjukkan dirinya sebagai hamba yang sangat mendalam rasa cintanya kepada Allah sehingga layak mendapat sebutan sebagai orang yang dicintai Allah, suatu tingkat yang sangat terhormat. Sementara kemuliaan lain yang selalu melekat pada dirinya adalah menjadi hamba Allah yang dikaruniai hikmah. Karena sifat-sifat mulia itulah, tak heran bila banyak orang datang kepadanya untuk minta nasihat atau sekedar mendengar perkataannya.

Suatu ketika seorang laki-laki yang merasa kagum kepadanya menanyakan resep vang dilakukan Luqman. Maka Luqman menjelaskan, “Wahai saudaraku, jika_engkau bersedia mendengarkan dan mengambil apa yang, aku katakan, niscaya engkaupun akan.

menjadi seperti aku,” kata Luqman tanpa bermaksud menyombongkan diri. Sejurus kemudian ia membeberkan resepnya, “Kututup penglihatanku dari memandang sesuatu vang tidak baik, kujaga lisanku dari berkata vang tidak benar, kujaga kesucian makananku dari vang haram, kujaga kemaluanku dari per buatan yang haram, aku hanya berkata vang benar dan kutepati janjiku.

Aku juga selalu memuliakan tamu-tamuku, berbuat baik kepada tetanggaku dan kutinggalkan perbuatan yang tidak perlu itulah perbuatan yang menjadikanku sebagaimana yang engkau lihat.” Abu Darda meriwayatkan bahwa Luqman adalah seorang yang pendiam, banyak bertafakur dan sangat dalam pemikirannya.

Di siang hari tidak pernah tidur,dan berbuat yang sia-sia. Luqman juga seorang yang dikenal tidak pernah mengulangi perkataan yang diucapkannya kecuali karena hikmah yang diminta seseorang. Ia sering datang kepada penguasa dan para hakim dengan maksud memberi pertimbangan, rajin berfikir untuk kemaslahatan dan memetik pelajaran. Hal yang menunjukkan kesabaran dan ketabahannya adalah ketika putra-putranya meninggal, tetapi ia tidak pernah menangisinya.

Penerima Hikmah Ada beberapa definisi hikmah, diantaranya ialah mendapatkan pertolongan luqman mendapat hikmah untuk selalu mengamalkan ilmu. Tapi orang yang diberi taufiq mengamalkan ilmunya berarti telah diberi hikmah. Syaikh Ahmad Musthafa Al-Ma-raghi mengatakan, “Hikmah adalah akal dan kecerdasan” Imam Al-Manawi mengatakan.

“Hikmah adalah hiasan aka neraca keadilan, bahasa keimanan, sumber kejelasan, ungkapan taman sastra, penghalau kesedihan jiwa, pemberi keamanan kepada orang-orang yang ketakutan, penghibur orang yang kesepian, pemberi keuntungan bagi orang-orang yang menginginkan, kebahagiaan dunia dan akherat dan keselamatan kini dan kelak ” Dalam kitab Qishashul An-biya’, Ibnu Ishaq menyebutkan awal mula Luqman menerima hikmah. Ketika Luqman tidur. terdengar suara memanggil, “Hai Luqman, maukah engkau bila Allah memilihmu sebagai khalifah (pemegang tertinggi urusan ummat) di muka bumi, untuk menegakkan keadilan diantara para penghuninya dengan sebenarnya?” Maka ia menjawab panggilan itu dengan berkata.

“Jika Allah menyuruh aku memilih, tentulah aku memilih keselamatan dan-kebebasan, tidak memilih menghadapi bencana. Tetapi jika Allah memerintahkan agar aku memegang jabatan khalifah tersebut aku pun akan tunduk dan patuh menerimanya. Sebab aku yakin manakala Allah telah” memerintahkan demikian, niscaya Dia akan menolong dan melindungi aku?

” MakaJibril bertanya, “Mengapa demikian, wahai Luqman?” Jawab Luqman, “Ya, karena kepala negara itu betapapun bobrok dan jeleknya ia Senantiasa didatangi orang-orang teraniaya dari berbagai penjuru untuk menuntut keadilan Luqman mendapat hikmah untuk selalu berbuat benar dalam tindakannya, maka selamatlah ia.

Tetapi jika berbuat salah atau keliru, maka ia tersesat dari jalan menuju surga.” “Barangsiapa di dunia menjadi rakyat biasa, maka itu lebih baik dari pada menjadi orang terhormat memangku jabatan.

Dan barangsiapa memilih dunia dan menge nyampingkan akhirat, makaakan luputlah baginya dunia itu dari tangannya dan tiada baginya akhirat.” Jibril merasa kagum dengan jawaban Luqman.

Maka ketika Luqman tidur nyenyak, selama tidur itu Jibril memberikan hikmah kepadanva. Setelahbangun dari tidurnya, sejak itulah ia berbicara dengan ungkapan-ungkapan penuh hikmah yang dalam. Seusai Luqman menerima hikmah tersebut, lalu giliran Daud mendapat panggilan ghaib menawarkan sebagai khalifah di bumi seperti yang ditawarkan kepada Luqman sebelumnya.Dan Daud bersedia menerimanya tanpa mengemukakan persyaratan seperti Luqman. Luqman al-Hakim kemudian mendampingi Nabi Daud as dalam pemerintahannya dengan kata-kata hikmahnya.

Melihatl Luqman yang tidakbanyak beban tanggung jawab seperti yang dialami Daud maka Daud berkata, “Sungguh bahagia engkau wahai Luqman. Kepadamu diberikan hikmah, maka terhindarlah engkau dari ujian dan bencana. Sedangkan kepadaku diberikan jabatan khalifah sehingga aku senantiasa dihadapkan ujian, bencana dan fitnah.” Nasihat untuk putranya Sungguh terhormat kedudukan Luqman al-Hakim dan putranya, karena nama dan petuah-petuahnya diabadikan Allah dalam al Qur’an Surat Luqman: 13-19.

Nasihat Luqman kepada putranya itu seperti di bawah ini : “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya).

Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Dan sederhanalah kamu dalam ber jalan dan lunakkanlah suaramu Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” Demikianlah nasihat Luqman, sekaligus isyarakt dari Allah agar para orang tua (juga sebagai anak), melaksanakan sebagaimana dilaksanakan Luqman.*
Beralih dari penjelasan tentang buruknya akidah orang musyrik dan kezaliman mereka, pada ayat ini Allah memaparkan nasihat Lukman kepada anaknya, yang salah satunya berisi larangan berbuat syirik.

Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah, yakni kemampu­an mendapatkan ilmu dan pemahaman serta mengamalkannya, kepada Lukman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah atas nikmat dan karunia-Nya! Dan barang siapa bersyukur kepada Allah maka sesungguhnya dia mendatangkan manfaat bersyukur itu untuk dirinya sendiri; dan sebaliknya, barang siapa tidak bersyukur lalu ingkar atas nikmat Allah maka sesungguhnya hal itu tidak akan merugikan Allah sedikit pun, sebab Allah Mahakaya dan tidak butuh penyembahan hamba-Nya, Maha Terpuji meski sekiranya tidak ada yang memuji-Nya.” Ayat ini menerangkan bahwa Allah menganugerahkan kepada Lukman hikmah, yaitu perasaan yang halus, akal pikiran, dan kearifan yang dapat menyampaikannya kepada pengetahuan yang hakiki dan jalan yang benar menuju kebahagiaan abadi.

Oleh karena itu, ia bersyukur kepada Allah yang telah memberinya nikmat itu. Hal itu menunjukkan bahwa pengetahuan dan ajaran-ajaran yang disampaikan Lukman itu bukanlah berasal dari wahyu yang diturunkan Allah kepadanya, tetapi semata-mata berdasarkan ilmu dan hikmah yang telah dianugerahkan Allah kepadanya. Berdasarkan riwayat Ibnu Abi Syaibah, Ahmad, Ibnu Abi Dunya, Ibnu Jarir ath-thabari, Ibnu Mundzir, dan Ibnu Abi hatim dari Ibnu 'Abbas bahwa Lukman luqman mendapat hikmah untuk selalu seorang hamba/budak luqman mendapat hikmah untuk selalu tukang kayu dari Habasyah.

Kebanyakan ulama mengatakan bahwa Lukman adalah seorang yang arif, bijak, dan bukan nabi. Banyak riwayat yang menerangkan asal-usul Lukman ini, dan riwayat-riwayat itu antara yang satu dengan yang lain tidak ada kesesuaian. Said bin Musayyab mengatakan bahwa Lukman berasal dari Sudan, sebelah selatan Mesir. Zamakhsyari dan Ibnu Ishaq mengatakan bahwa Lukman termasuk keturunan Bani Israil dan salah seorang cucu Azar, ayah Ibrahim.

Menurut pendapat ini, Lukman hidup sebelum kedatangan Nabi Daud. Sedang menurut al-Waqidi, ia salah seorang qadhi Bani Israil. Ada pula riwayat luqman mendapat hikmah untuk selalu menerangkan bahwa Lukman hanyalah seorang yang sangat saleh (wali), bukan seorang nabi.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Terlepas dari semua pendapat riwayat di atas, apakah Lukman itu seorang nabi atau bukan, apakah ia orang Sudan atau keturunan Bani Israil, maka yang jelas dan diyakini ialah Lukman adalah seorang hamba Allah yang telah dianugerahi hikmah, mempunyai akidah yang benar, memahami dasar-dasar agama Allah, dan mengetahui akhlak yang mulia.

Namanya disebut dalam Al-Qur'an sebagai salah seorang yang selalu menghambakan diri kepada-Nya. Sebagai tanda bahwa Lukman itu seorang hamba Allah yang selalu taat kepada-Nya, merasakan kebesaran dan kekuasaan-Nya di alam semesta ini adalah sikapnya yang selalu bersyukur kepada Allah.

Ia merasa dirinya sangat tergantung kepada nikmat Allah itu dan merasa dia telah mendapat hikmah dari-Nya. Menurut riwayat dari Ibnu 'Umar bahwa ia pernah mendengar Rasulullah bersabda, "Lukman bukanlah seorang nabi, tetapi ia adalah seorang hamba yang banyak melakukan tafakur, ia mencintai Allah, maka Allah mencintainya pula." Pada akhir ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang yang bersyukur kepada Allah, berarti ia bersyukur luqman mendapat hikmah untuk selalu kepentingan dirinya sendiri.

Sebab, Allah akan menganugerahkan kepadanya pahala yang banyak karena syukurnya itu. Allah berfirman: Barang siapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barang siapa ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya, Mahamulia.

(an-Naml/27: 40) Sufyan bin Uyainah berkata, "Siapa yang melakukan salat lima waktu berarti ia bersyukur kepada Allah, dan orang yang berdoa untuk kedua orang tuanya setiap usai salat, ia telah bersyukur kepada keduanya." Orang-orang yang mengingkari nikmat Allah dan tidak bersyukur kepada-Nya berarti ia telah berbuat aniaya terhadap dirinya sendiri, karena Allah tidak akan memberinya pahala bahkan menyiksanya dengan siksaan yang pedih.

Allah sendiri tidak memerlukan syukur hamba-Nya karena syukur hamba-Nya itu tidak akan memberikan keuntungan kepada-Nya sedikit pun, dan tidak pula akan menambah kemuliaan-Nya. Dia Mahakuasa lagi Maha Terpuji.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Keterangan mengenai QS. Luqman Surat Luqman luqman mendapat hikmah untuk selalu dari 34 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ash Shaffaat. Dinamai Luqman karena pada ayat 12 disebutkan bahwa Luqman telah diberi oleh Allah nikmat dan ilmu pengetahuan, oleh sebab itu dia bersyukur kepadaNya atas nikmat yang diberikan itu.

Dan pada ayat 13 sampai 19 terdapat nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya.Ini adalah sebagai isyarat daripada Allah supaya luqman mendapat hikmah untuk selalu ibu bapak melaksanakan pula terhadap anak-anak mereka sebagai yang telah dilakukan oleh Luqman. Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Seorang tidak disebut mukmin saat berzina, seorang tidak disebut mukmin saat mencuri, seorang tidak disebut mukmin saat minum khamer (mabuk), dan pintu taubat akan selalu dibuka setelahnya.

(HR. Sunan Abu Dawud No. 4069) ARTIKEL LAINNYA • Doa Nabi Sulaiman Menundukkan Hewan dan Jin • Hadis-hadis Tentang Doa Mustajab • Surat Yusuf Ayat 13-14: Nabi Ya'kub Cemas Saat Yusuf Dibawa Saudaranya • Doa dan Zikir Setelah Shalat Fardhu • Surat Yusuf Ayat 17-18: Nabi Ya'kub Pingsan Mendengar Cerita Anak-anaknya • Surat Yasin Ayat 30-31: Belajar dari Kisah-Kisah Terdahulu • Surat Ali Imran Ayat 59 Mengupas Kerasulan Nabi Isa • Surat Shaad: Doa Nabi Sulaiman untuk Mempercepat Rezeki • Doa Meminta Husnul Khotimah yang Diajarkan Nabi • Arti Cinta Bagi Para Sahabat Nabi, Yuk Ambil Hikmahnya!

• more
Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi. DONASI SEKARANG Salah satu cerita dalam Al-Qur’an yang masyhur adalah kisah Luqman Al-Hakim.

Kisah ini banyak mengulas nasihat-nasihat sederhana namun berbobot dari seorang ayah kepada anaknya. Penelitian tentang kisah Luqman dijadikan rujukan dalam pola asuh anak luqman mendapat hikmah untuk selalu tata cara mendidik anak sesuai Al-Qur’an.

Pengabadian kisah Luqman dalam Al-Qur’an merupakan bentuk pembelajaran yang sangat berharga guna direnungkan oleh para orang tua.

Kisah ini mengindikasikan pesan-pesan moral bernuansa dialog ‘nasehat’ khas orang Islam. Daftar Pembahasan: • 1 Siapa Itu Luqman Al-Hakim? • 2 Anugerah Hikmah dari Allah • 3 Pesan Hikmah Luqman Siapa Itu Luqman Al-Hakim? Sangat jarang sekali Al-Qur’an menyebutkan Nama seorang manusia biasa (bukan Nabi atau Rasul) dengan jelas.

Dari sekian orang pilihan Allah SWT yang disebutkan dalam Al-Qur’an adalah Luqman Al-Hakim. Manusia Luqman mendapat hikmah untuk selalu Bestari yang menelurkan nasihat-nasihat penuh hikmah kepada anaknya yang sangat relevan dicontoh oleh Muslim.

Mayoritas riwayat menyebut bahwa Luqman Al-Hakim bukanlah seorang Nabi dan Rasul, hanya seorang lelaki shaleh yang Allah mengaruniakan hikmah kepadanya.

Sifat bijaksana yang dimiliki Luqman al-Hakim menjadikan beliau pantas namanya tersemat dalam Al-Qur’an. Kebiasaan/ tradisi Al-Qur’an menyebutkan bahwa orang yang tersemat namanya dalam Al-Qur’an adalah orang-orang yang sangat besar imbasnya dalam Islam. Al-Qur’an mengabadikan nama Abu Lahab, paman Rasul SAW, sebagai contoh orang yang sangat besar peran permusuhannya kepada Nabi SAW.

Ibrahim AS, Nabi dari daerah Mesopotamia yang berdakwah disekitar Babylonia dan Palestina memiliki andil besar dalam meletakan dasar-dasar tauhid. Dan nama-nama lainnya kebanyakan dari golongan para Nabi dan Rasul. Wajar kiranya Allah SWT mengabadikan Nabi dan Rasul dalam Al-Qur’an. Pendapat Imam Qatadah dan Imam Mujahid RA menyatakan bahwa Luqman al-Hakim bukan dari golongan Nabi atau Rasul.

Keberkahan hidup Luqman Al-Hakim terletak dalam kebijaksanaan dan hikmah yang selalu beliau sampaikan kepada anaknya untuk selalu mengesakan Allah SWT. Baca Juga: Hari Asyura Dan Peristiwa Berlabuhnya Perahu Nabi Nuh As Profesi Luqman menuai banyak pendapat, sebagian pendapat menyatakan beliau seorang penjahit pakaian. Sebagian lainnya menyatakan sebagai tukang kayu atau seorang penggembala dan ada juga yang mengatakan beliau berproesi sebagai Qadhi atau Hakim.

Pun asal beliau tidak ada kata sepakat dikalangan Ulama. Ada yang mengatakan beliau berasal dari Habasyah ( Ethiophia sekarang) dan pandangan lainnya menyebutkan beliau dari Sudan. Terlepas dari berbagai simpang pendapat terkait profil Luqman, ia bukanlah tokoh fiktif. Kepentingan Allah SWT menyebutkan beliau adalah untuk diambil ibrah pelajarannya.

Kedudukan Luqman al-Hakim yang bukan Nabi dan Rasul tidak menghalangi Allah SWT untuk memberikan pemahaman yang sangat berharga. Allah berfirman; يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلا أُولُو الألْبَابِ (٢٦٩ Artinya; “Allah menganugerahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

dan Barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)” (Qs. Al-Baqarah: 269) Anugerah Hikmah dari Allah Pelajaran berharga dari Allah SWT bisa berwujud bermacam-macam, baik berupa pemahaman atau bisa berupa ilham. Pelajaran yang mengandung kebaikan dalam setiap kejadian biasa disebut dengan hikmah dalam konsep Islam.

Dan hanya Allah-lah yang berhak memberikan kepada hambaNya yang terpilih. وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ (١٢ Artinya; “Dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman” (Qs. Luqman; 12) Memaknai terminologi Hikmah dalam Islam kiranya harus merujuk pada pendapat para ulama tentangnya. Setidaknya hikmah memiliki karakter; • Hikmah selalu berkaitan erat dengan nilai kebenaran dan lurus dalam perkataan dan perbuatan.

• Manusia yang memiliki hikmah akan selalu meletakkan sesuatu sesuai dengan tempat yang selayaknya, baik perbuatan dan perkataannya. Ketika menghadapi orang keras, maka dihadapi dengan kelembutan bukannya dilawan dengan kekerasan serupa. • Orang dengan hikmah tinggi akan selalu punya pemahaman yang baik dan benar, ilmu yang bermanfaat, dan tasir-takwil sesuai dengan kenyataan. • Kecerdasan dan keyakinan akan selalu menyertai orang yang memiliki ilmu hikmah tinggi. Tidak harus mempunyai hafalan dalil normatif banyak, namun setiap perkataanya menunjukan kedalaman pemikiran dan kekuatan keyakinan (iman).

Baca Juga: Kisah Nyata, Perampok di Amerika yang Masuk Islam Kebijaksanaan dan Hikmah bukan hanya Allah SWT anugerahkan kepada Luqman RA, Nabi Dawud AS juga diberi Allah nikmah Hikmah yang besar. وَشَدَدْنَا مُلْكَهُ وَآتَيْنَاهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ (٢٠ Artinya; “Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan” (Qs.

Shaad: 20) Apapun bentuknya, Hikmah adalah anugerah Allah SWT kepada kekasihNya, baik Nabi atau bukan. Hal ini menunjukan bahwa kebenaran bukan hanya datang melalui mukjizat para Nabi, bisa saja berasal dari cerita yang mengandung pelajaran.

Para Ulama dan Wali Allah juga dianugerahi keistimewaan Ilmu dan Hikmah supaya dapat dicontoh oleh umat Islam. Pesan Hikmah Luqman Dapat dikatakan bahwa Luqman Al-Hakim adalah manusia biasa yang diberi kelebihan Allah SWT berupa Ilmu hikmah. Pemahaman Luqman kepada Hikmah beliau sampaikan dalam bentuk nasihat-nasihat kepada Anaknya. Al-Qur’an menyebutkan; وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ (١٢) وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ (١٣ Artinya; “Dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah.

dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”, “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar” (Qs.

Luqman: 12-13) Pesan utama Luqman al-Hakim kepada anaknya tidak jauh dari nilai pendidikan orang tua kepada anaknya. Allah SWT menganugerahkan kepada Luqman sebuah Hikmah ketajaman berpikir dan memahami kedudukan sebagai hamba.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Pesan utama Luqman ayat 11 di atas yakni sebagai berikut; • Tugas seorang hamba kepada Sang Khalik adalah bersyukur atas segala karunia yang diberikan kepada manusia. Layaknya orang yang diberi hadiah oleh lain, maka mengucapkan terima kasih adalah keniscayaan.

Ketika seorang diberi hadiah oleh orang lain dan tanpa berterima kasih bisa dibilang sebagao orang yang tidak tahu diri. • Sama halnya ketika manusia diberi nikmat oleh Allah SWT, maka seyogyanya mengucapkan hamdalah dan bersyukur menjadi kewajiban.

Hakikatnya, bersyukur atas apa yang Allah SWT berikan kepada manusia akan kembali kepada manusia itu sendiri. • Hamba yang tahu diri dihadapan Rabbnya adalah mereka yang memahami kapasitas dirinya. Ia diberi nikmat maka sangat wajar berterima kasih dengan cara bersyukur kepada Allah SWT.

Dan ketika hamba kufur atas nikmat Allah, akan digolongkan sebagai manusia yang tidak tahu malu dihadapan Pencipta. Baca Juga: Kisah Hidup Sufi Sederhana dan Nasehat Kepada Anaknya Pesan Luqman kepada anaknya sebagaimana difirmankan dalam ayat 13, yaitu Nasihat tauhid untuk dikedepankan. Redaksi ‘يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ’ adalah sebuah tanda dalam Islam bahwa nilai pertama yang harus diajarkan orang tua kepada anaknya adalah nilai keesaan Allah SWT. Tauhid adalah pondasi utama dari segala Ilmu dalam Islam.

Kesalahan dalam tauhid maka akan salah/ tidak diterima segala amal perbuatan baiknya. Perkataan Hikmah Luqman al-Hakim kepada anaknya adalah ‘konstruksi pendidikan’ dalam Islam bagi anak-anak. Ibrah ayat tersebut adalah kewajiban Muslim yang mempunyai anak untuk menanamkan nilai-nalai teologi Islam sebelum mengenalkan segala perangkat Ilmu Islam lainnya.

Luqman Al-Hakim adalah role mode, bagi pendidikan anak yang humanis dan agamis. Ash-Shawabu Minallahsekolahadab 1 Jan 2021 Leave a Comment Oleh: Dr. Wido Supraha, M.Si. Luqman adalah luqman mendapat hikmah untuk selalu hamba yang shalih dan seorang ayah yang aktif mendidik anaknya. Ia pernah menjadi budak dari Nubian, Ethiopia (Habasyah/Abesenia) atau budak Bani al-Hassas.

Badannya tidak tinggi, berkulit hitam, hidungnya tidak mancung, bibirnya tebal, kakinya lebar dan ia bekerja sebagai seorang tukang kayu. Ia termasuk salah satu dari 3 (tiga) manusia terbaik dari kalangan kulit hitam, yakni Bilal bin Rabah r.a., Mahja’ maula ‘Umar ibn al-Khaththab, dan Luqman al-Hakim. Dahulu Luqman yang juga pernah menjadi penggembala kambing, bukanlah sosok yang terpandang. Namun di kemudian hari, banyak orang-orang yang menghormati kedudukan beliau.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Bahkan disebutkan bahwa Luqman diangkat menjadi Qadhi di kalangan bani Israil di masa Nabi Daud a.s. Orang-orang banyak yang duduk di hamparan tempat tinggal beliau, dan berdesakan menemui beliau, serta mereka selalu ridha dengan ucapannya.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Hal ini tidak lain karena dari setiap kata dan perbuatannya, banyak manusia mendapatkan hikmah, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Luqman [31] ayat 12: وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, ”Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya, Maha Terpuji.” Hikmah sebagaimana dibahas oleh Ahmad Musthafa al-Maraghi (1881-1945 M) dalam tafsirnya bermakna ilmu pengetahuan yang bermanfaat.

Begitupun mengutip Abdullah ibn ‘Abbas r.a. yang bermakna pengetahuan dari dalam kitab suci yang mengandung hidayah, hukum dan rahasia-rahasianya, sehingga ia akan dituntun untuk menggunakan akalnya yang sehat untuk selalu berjalan di atas jalan yang benar. Maka hikmah mengandung makna memahami, bukan sekedar mengetahui.

Sumber hikmah adalah Al-Qur’an ataupun kitab-kitab suci sebelumnya. Dengan hikmah tersebut, manusia akan sentiasa dalam jalan petunjuk dan mendapatkan rahmat dari Allah, luqman mendapat hikmah untuk selalu sentiasa mencintai amal-amal kebaikan. Allah SWT menegaskan hal ini ketika membuka surat Luqman [31] ayat 1-3: الۤمّۤ ۗ تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْحَكِيْمِۙ هُدًى وَّرَحْمَةً لِّلْمُحْسِنِيْنَۙ Alif Lam Mim.

Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung hikmah. Sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.

Maka dari kitab suci, manusia mengenali apakah hakikat kebaikan dan substansi keimanan. Hal inilah yang menjadikan Islam dan ajarannya memiliki standar kebaikan dan keimanan yang berbeda dengan ajaran agama atau isme-isme lainnya. Setiap agama mungkin dianggap sama-sama mengajarkan kebaikan, padahal kebaikan yang diajarkan setiap agama bukanlah kebaikan dengan standar yang sama. Begitu pula dengan standar keimanan setiap pemeluk agama yang tentunya berbeda satu dengan lainnya. Di dalam Islam, seseorang itu akan tetap berada di jalan petunjuk ketika ia tetap melaksanakan shalat, mengeluarkan zakat, dan meyakini Hari Akhir, sebagaimana firman-Nya dalam surat Luqman [31] ayat 4-5: الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ (yaitu) orang-orang yang melaksanakan shalat, menunaikan zakat dan mereka meyakini adanya Akhirat.

Merekalah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Bersambung. 💢 instagram.com/sekolahadabinsanmulia 🌐 sekolahadab.com الْحِكَايَاتُ عَنْ الْعُلَمَاءِ وَمُجَالَسَتِهِمْ أَحَبُّ إلَيَّ مِنْ كَثِيرٍ مِنْ الْفِقْهِ لِأَنَّهَا آدَابُ الْقَوْمِ وَأَخْلَاقُهُمْ “Kisah-kisah para ulama dan duduk bersama mereka lebih aku sukai daripada menguasai beberapa bab fiqih.

Karena dalam kisah mereka diajarkan berbagai adab dan akhlaq luhur mereka.” [Abu Hanifah, Al-Madkhol, luqman mendapat hikmah untuk selalu 164] Arsip • April 2022 (1) • March 2022 (3) • February 2022 (3) • January 2022 (2) • August 2021 (1) • July 2021 (1) • June 2021 (2) • May 2021 (2) • April 2021 (1) • March 2021 (1) • February 2021 (1) • January 2021 (2) • December 2020 (3) • November 2020 (4) • October 2020 (1) • August 2020 (2) • July 2020 (1) • June 2020 (5) • May 2020 (2) • March 2020 (1) • February 2020 (1) • January 2020 (5) • December 2019 (1) • November 2019 (1) • July 2019 (5) • June 2019 (3) • May 2019 (3) • March 2019 (1) • January 2019 (2)
• • HOME • VIDEO TUTORIAL • NEWS • MITRA KULIAH • EDUKASI • Edukasi • Media • RPP Terbaru • Kuliah • Kurikulum • Opini • Research • Beasiswa • Cerpen & Puisi • Buku • TUTORIAL • BLOG • Blogger • WordPress • Adsense • Media Sosial • OJS 3 • Mendeley • Adsense • Word • WordPress • Tutorial Lainnya • E-JOURNAL • OJS 3 • Indexed Jurnal • OFFICE • Excel • PowerPoint • Word • PMB • SBMPTN • SPAN PTKIN • CPNS • SITASI • Mendeley • Zotero • News Pendaftaran UM-PTKIN 2022 Telah Dibuka, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya Tata Cara Pendaftaran Online Peserta Mudik Aman Mudik Sehat Mudik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2022/1443 H Syarat dan Jadwal Pendaftaran Calon Asesor Seleksi PPG Prajabatan Buku Panduan Guru Capaian Pembelajaran Elemen Jati Luqman mendapat hikmah untuk selalu untuk PAUD Sejarah kurikulum di Indonesia Berikut ini Soal pilihan ganda materi Kisah Keteladanan Luqman yang dilengkapi soal dan kunci jawaban pada mata pelajaran PAI kelas 5 SD/MI untuk lebih lengkapnya silahkan lihat berikut ini Pilihlah salah satu jawaban yang tepat !

• Hamba Allah tidak mendapat gelar sebagai nabi tetapi sangat saleh, dan namanya diabadikan Allah dalam nama Al-Qur’an adalah …. a. Luqman b. Muhammad c.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Ibrahim d. Hud • Nama Luqman diabadikan dalam Al-Qur’an karena …. a. Mendapatkan hidayah dari Allah b. Menerima nasihat dari ayahnya c. Menyampaikan nasihat kepada anaknya d. Mendapatkan ilmu yang bermanfaat • Luqman hidup luqman mendapat hikmah untuk selalu …. Tahun a. 10 b. 100 c. 1000 d. 10000 • Luqman mendapat gelar Al-Hakim yang artinya …. a. Jujur b. Rendah hati c. Bijaksana d. Terpuji • Pekerjaan Luqman adalah …. a. Pedagang b. Tukang kayu c. Tukang batu d.

Tukang sayur • Luqman berasal dari kota …. a. Syiria b. Arab c. Basrah d. Sudan • Luqman pernah menjadi salah satu guru seorang nabi yaitu nabi ….

a. Daud b. Musa c. Isa d. Ibrahim • Tareh bin Nahur merupakan ayah dari …. a. Nabi Ilyas b. Nabi Musa c. Nabi Luth d. Nabi Ibrahim • Allah SWT telah menganugerahi Luqman berbagai hal, kecuali …. a. Ketaatan beribadah b. Perasaan yang halus c.

Pengetahuan yang halus d. Kerendahan diri • Luqman mendapat hikmah untuk selalu …. a. Mengasihi b. Bersyukur c. Shalat d. Puasa • Nasihat-nasihat Luqman terdapat dalam Al-Qur’an, yaitu surat …. a. Al-Imron b. Al-Maidah c. Yasin d. Luqman • Keteladanan Luqman dikisahkan dalam Al-Qur’an surat …. a. Luqman b. Annisa c. Alhadid d.

Annas • Salah satu nasihat Luqman kepada anaknya adalah …. a. Jangan musyrik b. Jangan bersedekah c. Jangan beribadah d. Jangan rendah hati • Luqman memberikan nasihat kepada anaknya untuk berbuat baik kepada orang tua.

Hal tersebut tercantum dalam surah Luqman ayat ke …. a. 13 b. 14 c. 17 d. 18 • Luqman berpesan kepada anaknya untuk menjauhi kemungkaran terdapat dalam Q.S. Luqman ayat ke …. a. 15 b.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

16 c. 17 d. 18 • Dalam Q.S. Luqman ayat 14 berisi tentang nasihat untuk …. a. Berbuat baik kepada dua orang tua b. Tidak menyekutukan Allah c. Menjauhi kemungkaran d. Sadar akan pengawasan Allah • Orang yang tidak salat berarti ia telah …. a. Mengerjakan kebajikan b. Meningkatkan keimanan c. Meruntuhkan agamanya d.

Menjauhi kemungkaran • Luqman adalah orang yang terkenal dengan …. a. Kekuasaanya b. Kebijaksanaanya c. Pemerintahannya yang jujur d. Nasihat-nasihat kepada anaknya • Orang yang sombong …. Oleh Allah a. Disayang b. Dibenci c. Dicintai d. Disukai • Tiang agama islam adalah …. a. Salat b. Sedekah c. Haji d. Mengaji • Orang yang bersyukur kepada Allah, maka dia termasuk bersukur kepada …. a. Orang lain b. Dirinya sendiri c. Malaikat d. Nabi • Berterima kasih kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan kepada kita, disebut ….

a. Ingkar b. Khianat c. Kufur d. Syukur • Dalam nasihat Luqman terdapat berbuat baik kepada orang tua terutama ibu, karena dalam hadis disebutkan surga berada di …. a. Telapak tangan ibu b. Telapak kaki ibu c. Atas punggung ibu d. Di atas kepala ibu • Dibawah ini yang bukan termasuk nasihat Luqman kepada anaknya adalah ….

a. Larangan berbuat syirik b. Berbuat baik kepada orang tua c. Perintah mengerjakan salat d. Perintah zakat • Orang yang ingkar akan nikmat Allah maka orang tersebut telah berbuat …. a. Kedzaliman b. Kemaksiatan c. Kemunafikan d. Keikhlasan
AKURAT.CO, Dialah Luqman Al-Hakim yang menurut Ibnu Katsir dalam kitabnya Bidayah wa an-Nihayah dan Tafsir Ibnu Katsir memiliki nama panjang Luqman bin ‘Anqa' bin Sadun.

Luqman adalah seorang ayah yang dikenal memiliki segudang nasihat bijak dalam mendidik anaknya, Taran. Allah Swt bahkan mengabadikannya di dalam Al-Qu'an dengan sebuah surah yang bernama Surah Luqman. baca juga: • Nasihat Bijak Luqman Al-Hakim Kepada Anaknya, Mengajarkan Suatu Hal yang Datangkan Keuntungan Tanpa Modal • Cara Luqman Al-Hakim dalam Mendidik Anak yang Sebaiknya Dijadikan Referensi Orang Tua Salah satu ayat yang menyebut namanya dalam surah tersebut terdapat dalam ayat ke 12 yang artinya: "Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah.

Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS. Luqman: 12). Kisahnya yang populer adalah ketika ia mengabdi kepada majikannya untuk mengolah daging seekor kambing. Suatu ketika, Luqman diminta majikannya untuk menyembelih seekor kambing dan diminta pula untuk mengeluarkan salah satu gumpalan daging yang paling baik dari kambing tersebut.

Luqman yang patuh terhadap perintah majikannya itu lantas memisahkan bagian lidah dan hati dari kambing yang disembelihnya. Selang beberapa hari, Luqman melakukan hal yang sama sehingga membuat majikannya penasaran mengapa ia memisahkan lidah dan hati kambing. "Mengapa engkau memisahkan bagian itu?" tanya majikannya.

Luqman menjawab, "Kedua bagian itu adalah yang paling enak jika ia benar-benar baik. Ia menjadi paling tidak enak atau buruk, jika keduanya itu buruk." Di lain cerita Jalaluddin Rumi dalam karyanya yang berjudul al-Matsnawi menyebut bahwa Luqman adalah seorang budak yang baik dan memiliki derajat yang tinggi. Suatu ketika, Luqman mendapat hadiah sebuah semangka yang kemudian dimakan bersama dengan majikannya. Luqman sangat lahap menyantap semangka itu tetapi majikannya tidak merasakan hal yang sama.

Majikannya itu bertanya, "Wahai Luqman, mengapa engkau menikmati semangka ini padahal rasanya tidak enak?" Luqman menjawab, "Sungguh tidak pantas hamba mengeluh atas kemurahan hati dan kasih sayang yang telah tuan berikan kepada hamba.

Tuan memberi semangka kepada hamba karena kasih sayang dan ketulusan, maka sangat tidak pantas jika hamba membalasnya dengan cara mengeluh." Sementara itu, terkait dengan siapa sebenarnya Luqman, para ulama berbeda pendapat tentang hal itu, ada menganggapnya nabi, rasul, tetapi mayoritas menyebut bahwa Lukman adalah seorang ahli hikmah. Hal tersebut karena menurut para ulama, nabi dan rasul yang wajib diimani adalah sebanyak 25 tidak termasuk Luqman. Menurut Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani dalam Nur az-Zhalam, jumlah nabi adalah sebanyak 124 ribu dan rasul ada 313.

Wallahu a'lam.[]
Oleh. Dr. KH. Wido Supraha, M.Si. Wakil Ketua Luqman mendapat hikmah untuk selalu DPP PUI PUI.OR.ID – Luqman adalah seorang hamba yang shalih dan seorang ayah yang aktif mendidik anaknya. Ia pernah menjadi budak dari Nubian, Ethiopia (Habasyah/Abesenia) atau budak Bani al-Hassas. Badannya tidak tinggi, berkulit hitam, hidungnya tidak mancung, bibirnya tebal, kakinya luqman mendapat hikmah untuk selalu dan ia bekerja sebagai seorang tukang kayu.

Ia termasuk salah satu dari 3 (tiga) manusia terbaik dari kalangan kulit hitam, yakni Bilal bin Rabah r.a., Mahja’ maula ‘Umar ibn al-Khaththab, dan Luqman al-Hakim.

luqman mendapat hikmah untuk selalu

Dahulu Luqman yang juga pernah menjadi penggembala kambing, bukanlah sosok yang terpandang. Namun di kemudian hari, banyak orang-orang yang menghormati kedudukan beliau. Bahkan disebutkan bahwa Luqman diangkat menjadi Qadhi di kalangan bani Israil di masa Nabi Daud a.s.

Orang-orang banyak yang duduk di hamparan tempat tinggal beliau, dan berdesakan menemui beliau, serta mereka selalu ridha dengan ucapannya. Hal ini tidak lain karena dari setiap kata dan perbuatannya, banyak manusia luqman mendapat hikmah untuk selalu hikmah, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Luqman [31] ayat 12: وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ “Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, ‘Bersyukurlah kepada Allah!

Dan luqman mendapat hikmah untuk selalu bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya, Maha Terpuji.’” Hikmah sebagaimana dibahas oleh Ahmad Musthafa al-Maraghi (1881-1945 M) dalam tafsirnya bermakna ilmu pengetahuan yang bermanfaat.

Begitupun mengutip Abdullah ibn ‘Abbas r.a. yang bermakna pengetahuan dari dalam kitab suci yang mengandung hidayah, hukum dan rahasia-rahasianya, sehingga ia akan dituntun untuk menggunakan akalnya yang sehat untuk selalu berjalan di atas jalan yang benar.

Maka hikmah mengandung makna memahami, bukan sekedar mengetahui. Sumber hikmah adalah Al-Qur’an ataupun kitab-kitab suci sebelumnya. Dengan hikmah tersebut, manusia akan sentiasa dalam jalan petunjuk dan mendapatkan rahmat dari Allah, dikarenakan sentiasa mencintai amal-amal kebaikan. Allah SWT menegaskan hal ini ketika membuka surat Luqman [31] ayat 1-3: الۤمّۤ ۗ تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْحَكِيْمِۙ هُدًى وَّرَحْمَةً لِّلْمُحْسِنِيْنَۙ “Alif Lam Mim.

Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung hikmah. Sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.” Maka dari kitab suci, manusia mengenali apakah hakikat kebaikan dan substansi keimanan.

Hal inilah yang menjadikan Islam dan ajarannya memiliki standar kebaikan dan keimanan yang berbeda dengan ajaran agama atau isme-isme lainnya. Setiap agama mungkin dianggap sama-sama mengajarkan kebaikan, padahal kebaikan yang diajarkan setiap agama bukanlah kebaikan dengan standar yang sama.

Begitu pula dengan standar keimanan setiap pemeluk agama yang tentunya berbeda satu dengan lainnya. Di dalam Islam, seseorang itu akan tetap berada di jalan petunjuk ketika ia tetap melaksanakan shalat, mengeluarkan zakat, dan meyakini Hari Akhir, sebagaimana firman-Nya dalam surat Luqman [31] ayat 4-5: الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ “(yaitu) orang-orang yang melaksanakan shalat, menunaikan zakat dan mereka meyakini adanya Akhirat.

Merekalah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

KISAH HAMBA SAHAYA YANG MENDAPAT HIKMAH KEBIJAKSANAAN - MAKNA DIBALIK SURAH AL LUQMAN PART 1 EPS 32




2022 www.videocon.com