Jelaskan letak geografis rumah ina

jelaskan letak geografis rumah ina

I penguni 1 Pengurang asil timbangan Siu dan Dayu. o paling berat? Lauban Merjumlahkan bilangan dengan cara bersen 1.

jelaskan letak geografis rumah ina

Kenakan penjumlahan bersusun pan … jang berikut d Kamu sudah bel Ayo, ingat amb 32 paling ringan? ang paling ringan. 12 ang paling jelaskan letak geografis rumah ina C41 26 1 Perhatikan conte Mula-mula ada Sebanyak 5 bun Banyak burung Daun-daun di pa Banyak daun di Ayo, temukan ta dengan Orang Tua 2.

Kerjakan penjumlahan bersusun pendek berikut 38 41 21 24 25 22 34 1 mbuat alat ukur tidak baku. Subtema 2 Keme b 51 26 55 31 23 61 13 62 22 74 25 75 22 Mula-mula ad Sebanyak 51 Banyak teluryang paling satu sampai 1 sampai 100 mulai dari ABB a b b b gendut cantik ku ucap syukur kepadamu sebab Kau baik Tuhan kasih setiamu yang kau berikan tulus dan tak bercela hanya padamu Tuhan kasih setiamu ​ 1. Batasan yang tepat untuk mendefinisikan proposal adalah .

A. Tulisan yang berisi pendapat pribadi penulis tentang sebuah isu yang sedang menjadi … jelaskan letak geografis rumah ina umum di masyarakat. B. Tulisan yang berisi rencana kegiatan atau penelitian yang diajukan kepada pihak tertentu untuk mendapat persetujuan atau sponsor. C. Tulisan yang berisi topik tertentu untuk dibacakan di depan umum atau diterbitkan di surat kabar atau majalah. D. Karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.

​ Jakarta - Setiap negara memiliki letak geografis masing-masing berdasarkan aspek jelaskan letak geografis rumah ina, geologis, fisiografis, serta sosial budaya. Apa beda letak geografis dan astronomis suatu wilayah? Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), geografi diartikan sebagai letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain. Pengertian Letak Geografis Secara umum, letak geografis adalah posisi keberadaan sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi.

Letak geografis biasanya dibatasi dengan berbagai fitur geografi yang ada di bumi dan nama daerah yang secara langsung bersebelahan dengan daerah tersebut. Contoh letak geografis dengan berbagai fitur geografi bumi yang dimaksud misalnya seperti benua, laut, gunung, samudera, gurun, dan lain sebagainya. Letak Geografis Indonesia Letak geografis Indonesia berada di antara Benua Asia dan Australia, Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, serta terletak di antara dua pegunungan yakni Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Sementara berdasarkan batas negara, posisi Indonesia berbatasan dengan berbagai negara, laut, dan samudra. Antara lain sebagai berikut: 1. Sebelah utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Filipina, Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, dan Samudra Pasifik di sebelah utara.

2. Sebelah selatan berbatasan dengan negara Australia, Timor Leste, Samudra Hindia, Laut Timor, dan Laut Arafuru.

3. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia. 4. Sebelah timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik. Dengan letak geografis yang berada di antara dua samudera, mengakibatkan Indonesia sering terkena angin laut yang membawa hujan sehingga Indonesia memiliki iklim tropis. Selain itu ini juga menyebabkan Indonesia memiliki 2 musim yakni hujan dan kemarau yang dipengaruhi oleh angin musim yang berhembus setiap enam bulan sekali.

Perbedaan Letak Geografis dengan Letak Astronomis Beda dengan letak geografis yang berhubungan dengan letak dan bentuk, letak astronomis adalah letak wilayah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur.

Pengertian garis lintang sendiri adalah garis khayal yang melintang melingkari bumi dan membagi jelaskan letak geografis rumah ina menjadi dua bagian, yaitu belahan bumi utara dan selatan. Sementara garis bujur adalah garis yang menghubungkan kutub utara dan selatan sekaligus garis yang membagi bumi menjadi belahan bumi barat dan timur.

Baca juga: Sistem Pemerintahan Myanmar, Ibu Kota, dan Letak Geografisnya Letak Astronomis Indonesia Jika dilihat dari letak astronomisnya, Indonesia berada pada 6LU (Lintang Utara) - 11LS (Lintang Selatan) dan 95BT (Bujur Timur) - 141BT (Bujur Timur). Letak astronomis ini mengakibatkan Indonesia memiliki 3 wilayah waktu, yakni: 1.

Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) yang memiliki perbedaan waktu +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). 2. Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) yang memiliki perbedaan waktu +8 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). 3. Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) yang memiliki perbedaan waktu +9 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Bagaimana detikers? Sekarang sudah tahu kan apa yang dimaksud dengan letak geografis? Simak Video " Bibit Siklon Tropis 91W Menjauhi Wilayah Indonesia" [Gambas:Video 20detik] (pal/pal)
1.

Letak Astronomis Letak astronomis sendiri terkadang juga disebut letak matematis karena menggunakan koordinat garis lintang dan bujur untuk mengetahui posisi suatu wilayah. Berdasarkan globe itu, dapat dilihat bahwa letak astronomis Indonesia berada pada koordinat 95 derajat Bujur Timur hingga 141 derajat Bujur Timur, dan juga antara 6 derajat Lintang Utara sampai dengan 11 derajat Lintang Selatan (6 derajat LU – 11 derajat LS dan 95 derajat BT – 141 derajat BT).

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia, antara lain: Temperatur atau suhu udara adalah panas dan dinginnya udara di wilayah itu. Suhu udara dapat diukur menggunakan termometer.

Indonesia memiliki temperatur rata-rata yang tergolong tinggi, yakni 28°C. Temperatur yang paling tinggi dapat mencapai 34°C yang terjadi saat pukul 15.00. Suhu udara paling rendah kurang lebih 23°C yang terjadi saat pukul 06.00.

Suhu udara di satu daerah tidaklah serupa dengan daerah yang lain. Contohnya Bogor dan Puncak memiliki jelaskan letak geografis rumah ina udara yang lebih dingin dibandingkan dengan suhu udara di Jakarta. Hal tersebut dapat terjadi akibat letak Bogor dan Puncak yang lebih tinggi daripada Jakarta. Makin tinggi letak suatu tempat, semakin rendah atau dingin udaranya. Sebaliknya, semakin rendah suatu tempat, suhunya semakin panas. Tempat-tempat yang memiliki ketinggian lebih dari 4.200 meter di atas permukaan air laut, sebagian besar permukaannya tertutupi salju.

Sebagai contoh adalah daerah puncak Pegunungan Jayawijaya di Provinsi Papua Barat yang selalu ditutupi oleh salju. Curah hujan adalah jumlah volume air hujan yang jatuh di suatu tempat di saat tertentu. Curah hujan di negara Indonesia biasanya termasuk dalam kategori yang tinggi.

Daerah-daerah yang memiliki curah hujan tinggi, antara lain adalah Geumpang, Sibolga, Indarung, Bogor, Ciater, Wonosobo, dan Putussibau. Terdapat juga tempat yang mempunyai tingkat curah hujan yang rendah, seperti Palu, kota Lombok di pesisir timur Pulau Lombok, dan Waingapu. Suhu udara yang sangat tinggi mengakibatkan terjadinya hujan zenithal atau yang dikenal dengan sebutan hujan equator. Hujan zenithal atau equator adalah hujan yang muncul dikarenakan udara yang naik karena adanya temperatur yang tinggi.

Hujan jenis ini biasanya terjadi di daerah tropis antara 23,5 derajat LU-23,5 derajat LS. Oleh sebab itu, terkadang disebut sebagai hujan naik tropis. Arus konveksi membuat uap air di ekuator naik secara vertikal karena adanya pemanasan air laut yang terjadi secara terus menerus. Kemudian terjadilah kondensasi atau turunnya hujan. Hal itu yang membuat hujan zenit terkadang juga disebut sebagai hujan equator. Nama hujan zenithal diberikan karena hujan jenis ini akan terjadi pada saat matahari melewati zenith area itu.

Semua area di wilayah tropis kira-kira mendapat dua kali hujan zenithal dalam satu tahun. Keanekaragaman hayati yang begitu melimpah dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya.

Hal ini karena hutan-hutan di Indonesia sangatlah subur sehingga mampu menyediakan makanan untuk beraneka ragam makhluk yang hidup didalamnya. Di tambah luasnya wilayah perairan bangsa ini yang menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Sehingga kita patut bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas karunianya yang besar ini.

Pengaruh letak astronomis Indonesia yang ketujuh adalah terbaginya wilayah Indonesia ke dalam 3 zona waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WIT) dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Pembagian zona waktu di Indonesia ini telah mempunyai kekuatan hukum sejak dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 41 tahun 1987, dan sejak 01 Januari 1988 pembagian zona waktu di Indonesia telah diatur sebagai berikut: Waktu Indonesia Barat Waktu Indonesia Barat (WIB) meliputi lokasi Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, dan kalimantan Tengah.

Waktu didaerah berikut mempunyai perbedaan 7 jam (lebih awal) bersama Greenwich Mean Time (GMT). Waktu Indosesia Tengah Waktu Indosesia Tengah (WITA) meliputi lokasi Kalimanatan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, Timor Timur (sudah desintegrasi), dan Sulawesi.

Waktu didaerah berikut mempunyai perbedaan 8 jam (lebih awal) bersama Greenwich Mean Time (GMT). Waktu Indosesia Timur Waktu Indosesia Timur (WIT) meliputi lokasi Maluku dan Irian Jaya (sekarang udah berubah nama jadi Papua).

Waktu didaerah berikut mempunyai perbedaan 9 jam (lebih awal) bersama Greenwich Mean Time (GMT). Berdasarkan bagian pas diatas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa perbedaan waktu antara WIB dan WITA adalah 1 jam, WITA dan WIT adalah 1 jam, dan WIB dan WIT adalah 2 jam.

Jadi misalkan kalau di Bandung menunjukan pukul 07.00 WIB, berarti di Manado pukul 08.00 WIB dan di Merauke pukul 09.00 WIT. 2. Letak Geografis Letak Geografis Indonesia Dalam Peta Dunia Pada umumnya, posisi geografis Indonesia ada di antara dua samudera dan dua benua.

Berikut akan dijelaskan secara mendetail letak geografis Indonesia. Menurut posisi geografisnya, maka Indonesia ada di jelaskan letak geografis rumah ina 2 benua di dunia yakni benua Asia dan Benua Australia. Posisi tersebut tentunya menguntungkan Indonesia sebab dapat terbentuknya lalu lintas perdagangan dunia.

Tidak sekedar pada segi perdagangan saja, situasi tersebut pula dapat mempengaruhi kondisi iklim serta cuaca di Indonesia. Dengan terapit antara 2 benua tersebut faktanya dapat terjadi pengaruh kepada kondisi alam sekeliling yakni menyebabkan wilayah Indonesia kebanyakan beriklim laut. Hal dengan demikian lantaran Indonesia terbagi atas sejumlah kepulauan dan mempunyai wilayah laut uang luas, dengan demikian memperoleh pengaruh dari angin laut dan memunculkan hujan. Disamping terapit dua benua, indonesia juga terapit oleh 2 samudera yang paling luas di Asia yakni Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.

Yang mana kondisi tersebut menyebabkan adanya 2 macam musim di Indonesia yakni musim penghujan dan musim kemarau. Pada biasanya terjadinya musim penghujan di Indonesia berlangsung antara bulan Oktober sampai April dengan ditandainya berhembusnya Angin Musim Barat Daya, sementara musim kemarau terjadi dalam kurun antara April sampai Oktober dengan adanya indikasi munculnya Angin Musim Timur Laut.

Perlu diperhatikan juga kalau penentuan waktu berlangsungnya musim penghujan dan musim panas jelaskan letak geografis rumah ina Indonesia kadang kadang momen penggantiannya susah untuk diprediksi, maka sering datang musim yang biasanya disebut dengan musim pancaroba. Musim Pancaroba tersebut adalah musim pergantian yang bisa menyebabkan kondisi sekeliling sekaligus juga dapat memberikan efek terhadap kesehatan manusia. 3. Letak Geologis Letak Geologis Indonesia Letak geologis Indonesia juga cukup strategis.

Secara geologis, Indonesia adalah negara yang terletak di antara beberapa lempengan bumi dan beberapa dangkalan laut. Hal ini menyebabkan kondisi geografis Indonesia berbeda-beda di tiap wilayahnya. Daerah Indonesia bagian barat dilalui oleh deretan Pegunungan Muda Mediterania, yang merupakan rangkaian dari Pegunungan Himalaya dengan sifat basa.

jelaskan letak geografis rumah ina

Sedangkan daerah Indonesia bagian tengah dan timur dilewati oleh jelaskan letak geografis rumah ina pegununganSerkum Pasifik yang cenderung bersifat asam. Letak geologis Indonesia ditandai dengan tiga hal berikut : · Indonesia dilalui oleh dua rangkaian pegunungan besar dunia. Yaitu rangkain sirkum mediterania dan sirkum pasifik. · Indonesia berada di titik pertemuan tiga lempeng litosfer, yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik.

· Indonesia terletak pada tiga daerah dangkalan, yaitu dangkalan sunda, dangkalan sahul dan daerah laut pertengahan Australia Asiatis. Kondisi geologis Indonesia yang memiliki banyak gunung api ini memiliki dampak positif maupun negatif. Selain menyebabkan tanah di Indonesia memiliki tingkat kesuburan yang tinggi, hal ini juga menyebabkan sering terjadi bencana alam yang disebakan peristiwa vulkanik.

Misalnya gempa bumi, letusan gunung api, sampai tsunami. Dilihat dari segi jalur pegunungan yang melalui wilayah Indonesia, kepulauan Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan besar. Yaitu sirkum mediterania yang aktif di bagian jelaskan letak geografis rumah ina dan Sirkum Pasifik yang terdiri dari rangkaian gunung api tua di bagian timur. Rangkaian sirkum Mediterania terdiri dari pegunungan muda yang masih aktif menyebabkan di wilayah barat Indonesia banyak terdapat gunung api yang masih aktif.

Sedangkan di wilayah timur kebanyakan gunung apinya sudah tidak aktif lagi. Karena terdiri dari pegunungan jelaskan letak geografis rumah ina sudah tua dari sirkum Pasifik. Indonesia juga merupakan pertemuan dari tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan Lempeng Eurasia di lepas pantai Jawa, Sumatra dan Nusa Tenggara.

Dan bertabrakan dengan lempeng pasifik di daerah Maluku dan Papua. Di daerah pertemuan lempeng ini sering terjadi gempa bumi, tsunami dan tanah longsor. Hal ini disebabkan oleh akumulasi energi yang tak sanggup tertahan sehingga lepas menjadi bencana alam.

Secara geologis, Indonesia terdiri atas tiga daerah dangkalan. Dangkalan adalah lautan dangkal yang menghubungkan dua daratan besar.angkalan yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut : · Dangkalan Sunda yang menghubungkan wilayah Indonesia bagian barat dengan benua Asia.

· Dangkalan Sahul yang menghubungkan wilayah Indonesia bagian timur dengan benua Australia. · Daerah laut pertengahan Australia-Astis, yaitu daerah yang terletak di wilayah tengah diantara dangkalan sunda dan dangkalan Sahul. Dangkalan-dangkalan ini mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia. Wilayah barat yang dilalui dangkalan sunda memiliki keanekaragaman hayati yang mirip dengan benua Asia. Sedangkan keanekaragaman flora di Indonesiabagian timur yanag dilalui Dangkalan Sahul memiliki kemiripan dengan benua Australia.

Sedangkan di wilayah tengah yang disebut Austalia-Asiatis memiliki flora dan fauna yang khas, tidak sama dengan Asia maupun Australia. Pengaruh Letak Geologis Indonesia Peristiwa tektonik yang cukup aktif selain berpotensi menimbulkan bencana alam, juga menguntungkan bagi Indonesia dengan banyak terbentuknya Sedimentary Basin (cekungan sedimen). Cekungan ini menampung sedimen yang selanjutnya menjadi batuan induk maupun batuan reservoir hydrocarbon yang menyimpan kandungan minyak bumi di dalamnya.

Pengaruh letak geologis Indonesia terhadap kondisi tanah dan penampakan alam adalah sebagai berikut : 1. Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif. terutama di wilayah barat. Hal ini disebabkan oleh wilayah barat dilalui oleh rangkaian sirkum pegunungan mediterania. Sirkum mediterania terdiri dari rangkaian pegunungan api yang masih muda, sehingga lebih berpotensi untuk aktif. 2. Laut di Indonesia bagian barat merupakan laut dalam.

Sedangkan wilayah tengah dan timur terdiri dari lautan yang dangkal. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geologis Indonesia yang dilalui oleh dangkalan Sunda dan Dangkalan Sahul. Selain itu juga terdapat wilayah di Indonesia yang terletak diantara dua dangkalan tersebut (Australia-Asiatis). 3.

jelaskan letak geografis rumah ina

Wilayah Indonesia menyimpan banyak tambang dan mineral seperti emas, perak dan besi. Hal ini dikarenakan banyak terdapat cekungan sedimen (sedimentary basin) yang disebabkan aktifitas tektonik di wilayah Indonesia. Cekungan sedimen mengakomodasikan sedimen yang dapat berubah menjadi batuan lain. Hal ini menyebabkan terjadinya endapan mineral. 4.

jelaskan letak geografis rumah ina

Wilayah Indonesia termasuk daerah “rawan bencana”. Di Indonesia sering terjadi gempa bumi tektonik ataupun gempa bumi vulkanik yang disebabkan aktivitas geologis. 5.

jelaskan letak geografis rumah ina

Pegunungan di Indonesia merupakan rangkaian dari pegunungan muda sirkum mediterania (wilayah barat) dan sirkum pasifik di wilayah timur. 6. Di Indonesia terdapat banyak jenis tanah untuk pertanian dan perkebunan. Hal ini juga disebabkan oleh aktivitas gunung merapi yang menghasilkan tanah vulkanik. Tanah vulkanik mengandung banyak unsur hara yang menjadi indikator kesuburan tanah.

7. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, jelaskan letak geografis rumah ina flora maupun faunanya. Bahkan di Indonesia juga terdapat banyak flora dan fauna endemik yang menjadi flora dan fauna ynag dilindungi.

Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh dua dangkalan yang melalui wilayah Indonesia. 8. Sering muncul gunung api di tengah laut. Terutama di wilayah barat Indonesia yang dilalui sirkum Mediterania. Gunung api muda yang masih aktif ini jelaskan letak geografis rumah ina terdapat di tengah laut dan terus “berkembang”.

4. Letak Teritorial Wilayah laut Indonesia pertama kali ditentukan dengan Territoriale Zee en Maritime Kringen Ordonantie (TZMKO) tahun 1939. Pada tanggal 13 Desember 1957 pemerintah Indonesia mengumumkan Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda dikukuhkan dalam UU No. 4/Prp Tahun 1960 tentang Perairan Indonesia yang berisi: • Perairan Indonesia adalah laut wilayah Indonesia beserta perairan pedalaman Indonesia.

• Laut pedalaman Indonesia adalah jalur laut 12 mil laut. • Perairan pedalaman Indonesia adalah semua perairan yang terletak pada sisi dalam pada garis dasar. • Batas laut teritorial, yaitu batas yang ditarik sejauh 12 mil laut (1 mil laut = 1,852 km) dari garis dasar ke arah laut lepas. • Batas landas kontinen, yaitu batas bagian benua yang berada di bawah permukaan laut dengan kedalaman tidak lebih dari 150 meter. • Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), yaitu zona perairan laut yang diukur sejauh 200 mil dari garis dasar ke arah laut bebas.

Pada zona ini negara Indonesia memiliki hak untuk melakukan eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan sumber daya alam yang ada. Di zona ini kebebasan pelayaran dan pemasangan kabel atau pipa bawah laut tetap diakui jelaskan letak geografis rumah ina prinsip hukum laut internasional. Luas dan Batas Indonesia Secara geografis atau letaknya di permukaan bumi, negara Indonesia memiliki batas-batas wilayah yang menjadi patokan seberapa luas wilayah negara kita.

Adapun batas-batas wilayah secara geografis tersebut adalah sebagai berikut. Bagian Barat Indonesia berbatasan dengan Samudera Hindia. Bagian Timur Indonesia berbatasan dengan Samudera Pasifik dan Irian Jaya (Papua). Bagian Utara Indonesia berbatasan dengan Samudera Pasifik, Selat Malaka, Laut Andaman, Laut Cina Selatan dan Malaysia Timur. Bagian Selatan Indonesia berbatasan dengan Benua Australia, Laut Timor Timur, Samudera Hindia dan Laut Arafura. Batas Wilayah Indonesia Ada berbagai batas-batas wilayah di Indonesia dengan negara tetangga.

Batas ini mencakup batas darat dan laut, berikut ini semua batas-batas wilayah negara Indonesia dari berbagai arah mata angin : Batas wilayah Negara Indonesia bagian utara Batas Wilayah Indonesia bagian Utara Di pulau Kalimantan berbatasan langsung dengan Malaysia (Malaysia bagian timur) dan berarti Malaysia ini berbatasan dengan batas wilayah darat Indonesia.

Kalau batas lautnya mencakup lima negara yaitu : Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam dan Filipina. Batas wilayah Negara Indonesia bagian timur Batas wilayah Indonesia di bagian Timur Di bagian timur Indonesia, ada pulau Papua. Di wilayah timur ini, Papua berbatasan langsung dengan daratan Papua Nugini dan perairan Samudra PasifiBatas wilayah Indonesia bagian timur di papua Dari kesepakatan tersebut, maka disepakati kalau batas wilayah Indonesia di sebelah Timur yakni Provinsi Papua yang berbatasan dengan wilayah Papua Nugini sebelah barat : Provinsi Barat (Fly), Provinsi Sepik Barat (Sandaun).

Batas wilayah Negara Indonesia bagian selatan Batas wilayah Indonesia di bagian selatan Kemudian kita lari ke sebelah selatan Indonesia.

Untuk batas darat Indonesia, Indonesia berbatasan langsung dengan Timor Leste. Untuk batas lautnya, ada Perairan Australia dan Samudera Hinda. Sebelum tahun 1999, Timor Leste sempat menjadi wilayah Indonesia yang disebut Provinsi Timor Timur. Namun akhirnya pada tahun 1999 ia memisahkan diri dari Indonesia untuk menjadi negara sendiri. Batas wilayah Negara Indonesia bagian barat Batas wilayah Indonesia bagian barat Lanjut berlari ke barat, Indonesia berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan Perairan Negara India.

Gak ada batas darat. Secara geografis daratan Indonesia terpisah jauh dengan daratan India, tapi keduanya memiliki batas wilayah pulau dimana ada titik tertentu di sekitar Samudera Hindia dan Laut Andaman. Pulau tersebut ialah Pulau Ronde (di Aceh) dan Pulau Nicobar (di India). Luas Wilayah Indonesia Bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Luhut mendorong pemetaan rinci mengenai pulau, terutama pulau-pulau terluar Indonesia.

Data ini teramat penting karena jelaskan letak geografis rumah ina ahli yang menyebut laut Indonesia masih banyak menyimpan berbagai potensi sumber daya alam. "Ada negara Eropa yang mengajak kita kerja sama untuk mengelola 'sea bed mining', ada perusahaan Jepang yang ingin bekerja sama untuk 'drilling' di Natuna, tapi mereka minta jaminan keamanan.

Saya katakan ke mereka, ini zona ekonomi eksklusif (ZEE) kita dan kita juga harus memperkuat aparat penegak hukum kita di laut," beber Luhut. Seperti apa Rujukan Nasional Data Kewilayahan Republik Indonesia: • Luas perairan pedalaman dan perairan kepulauan Indonesia adalah 3.110.000 km persegi; • Luas laut teritorial Indonesia adalah 290.000 km persegi; • Luas zona tambahan Indonesia adalah 270.000 km persegi; • Luas zona ekonomi eksklusif Indonesia adalah 3.000.000 km persegi; • Luas landas kontinen Indonesia adalah 2.800.000 km persegi; • Luas total perairan Indonesia adalah 6.400.000 km persegi; • Luas NKRI (darat + perairan) adalah 8.300.000 km persegi; • Panjang garis pantai Indonesia adalah 108.000 km; • Jumlah pulau di Indonesia kurang lebih 17.504, dan yang sudah dibakukan dan disubmisi ke PBB adalah sejumlah 16.056 pulau.

Data ini dikerjakan secara maraton sejak 8/08/2018 oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidros) TNI Angkatan Laut. Lalu dirampungkan melalui sebuah kajian teknis dengan menggunakan data terbaik yang tersedia dan dengan metode teknis mutakhir. Dan ini menjadi angka kewilayahan rujukan resmi yang bisa dipakai secara nasional.

jelaskan letak geografis rumah ina

Luas wilayah Indonesia 8/08/2018, oleh BIG Karaktersitik Daratan Karakteristik topografi di daratan terjadi karena adanya tumbukan lempeng, Akibat hasil tumbukan lempeng tersebut di antaranya : • Adanya jalur pegunungan yang merupakan kelanjutkan dari pegunungan dunia yaitu, Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik • Membentuk rangkaian kepulauan di sebelah barat Pulau Sumatra seperti Pulau Simeulue, Pulau nias, Pulau Siberut, dan Pulau Enggano • Membentuk daratan dari hasil proses pengangkatan dasar laut, seperti Pegunungan Jayawijaya di Papua, Maros di Sulawesi Selatam, Pegunungan Sewu di Yogyakarta, dan padalarang di Jawa Barat.

• Membentuk jalur-jalur patahan yang sangat berpotensi terjadinya bencana gempa bumi. • Zona tumbukan lempeng tektonik juga membentuk jalur gunung api aktif. Hal ini berpotensi bencana sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Karakteristik yang masuk dalam wilayah daratan: 1. Dataran tinggi Dataran tinggi (disebut juga plateau atau plato) adalah dataran yang luas terletak pada ketinggian 300-600 meter di atas permukaan laut.

Dataran tinggi berada di daerah pegunungan atau dikelilingi oleh bukit-bukit sehingga udaranya sangat dingin dan segar.Dataran tinggi terbentuk sebagai hasil erosi dan sedimentasi.

Dataran tinggi bisa juga terjadi oleh bekas kaldera luas, yang tertimbun material dari lereng gunung sekitarnya. Daerah pada dataran tinggi memiliki udara yang sejuk dengan pemandangan yang indah sehingga menyebabkan banyak orang mendirikan rumah-rumah atau vila sebagai tempat istirahat.

Selain itu, dataran tinggi banyak dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan seperti teh, kopi, bunga, sayuran dan sebagainya serta sebagai tempat pariwisata dan tempat peristirahatan.

2. Dataran rendah Dataran rendah merupakan wilayah dataran yang relatif datar, luas dan memiliki ketinggian kurang dari 200 meter di atas permukaan laut. Di Indonesia daerah dataran rendah merupakan daerah yang penuh dengan kedinamisan dan kegiatan penduduk yang sangat beragam.

Lokasi yang datar, menyebabkan pengembangan daerah dapat dilakukan seluas mungkin. Pembangunan jalan raya dan jalan tol serta jelaskan letak geografis rumah ina saran transportasi ini telah mendorong daerah dataran rendah menjadi pusat ekonomi penduduk. Kemudahan transportasi dan banyaknya pusat-pusat kegiatan di daerah dataran rendah menarik penduduk untuk menetap disana.Oleh karena, itu penduduknya semakin bertambah dan kebutuhan tempat tinggal serta tempat usaha juga meningkat.

Lahan-lahan seperti sawah dan hutan sebagai penyangga keseimbangan alam semakin berkurang digantikan oleh tumbuhnya bangunan bertingkat. Hal ini banyak menimbulkan permasalahan, seperti daerah resapan air berkurang yang mengakibatkan banjir pada saat musim hujan dan kekeringan pada saat musim kemarau.Pada umumnya, daerah dataran rendah terdapat banyak aliran sungai dan keadaan udaranya panas.

Dataran rendah di wilayah Indonesia membentang luas di sepanjang Pulau Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali, Papua, Nusa Tenggara serta pulau-pulau kecil. Penduduk kota yang menetap di dataran rendah memanfaatkan daerahnya sebagai tempat tinggal. Dataran rendah dimanfaatkan sebagai tempat perkebunan tebu atau kelapa, lahan pertanian, industri dan pemukiman.Contohnya: 1.

Pegunungan 2. Gunung 3. Pantai 4. Tanjung 5. Delta Karaktersitik Perairan Letak Indonesia yang berada di pertemuan dua samudera membuat lautan Indonesia mejadi pertemuan dua arus lautan. Sementara lokasi Indonesia yang berada di khatulistiwa membuat Indonesia menerima sinar matahari yang banyak, yang mendukung tumbuhnya plankton. Ini membuat lautan Indonesia kaya akan keangekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati ini terlihat di banyaknya terumbu karang di lautan Indonesia seperti di Derawan, Nusa Penida, Bunake, Takabonerate, Wakatobi dan Raja Ampat Karakteristik di wilayah perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang digenangi air.

Wilayah Indonesia memiliki perairan yang sangat luas yaitu dua pertiga bagian dari keseluruhan luas wilayah negara. Karakteristik yang termasuk dalam wilayah perairan: 1. Danau Danau merupakan permukaan bumi berupa cekungan di darat yang sangat luas dan digenangi oleh air yang dikelilingi daratan.

Danau yang terbentuk berasal dari letusan gunung berapi yang biasa disebut sebagai danau vulkanik.Danau tektonik yaitu danau yang terbentuk disebabkan adanya pergeseran muka bumi. Dan danau buatan yaitu danau yang sengaja dibuat oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai dan danau buatan biasanya sering disebut sebagai waduk. Serta danau alam merupakan danau yang terbentuk oleh peristiwa alam yaitu diantara letusan gunung api, pelarutan batuan kapur oleh air hujan dan gerakan kulit bumi.

Danau dimanfaatkan sebagai tempat pengairan sawah, tempat memelihara dan penangkapan ikan, tempat persediaan air, dan objek wisata. 2. Sungai Sungai merupakan bagian dari permukaan bumi yang rendah dan aliran air yang mengalir dari dataran tinggi menuju dataran rendah dan bermuara di laut. Sungai pada bagian awal berukuran kecil yang bermula dari daerah pegunungan. Sedangkan yang mengalir ke tempat yang lebih rendah akhirnya bermuara di danau/laut.

Semakin dekat jelaskan letak geografis rumah ina arah laut, maka semakin melebar. Sungai dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat memelihara ikan dan digunakan untuk irigasi mengairi sawah. Selain itu, sebagai sarana transportasi yang menghubungkan antar daerah, sumber tenaga listrik, perikanan, olahraga, dan rekreasi serta digunakan untuk pengangkutan kayu hasil penebangan dan pasar terapung.

3. Laut Laut merupakan bagian permukaan bumi yang luas, digenangi air yang dalam dan paling rendah. Laut menghubungkan antar pulau yang satu dengan pulau lainnya.

Wilayah Indonesia sekitar dua pertiganya merupakan lautan, namun kondisinya kurang terjaga sehingga mudah mendatangkan ancaman sengketa batas wilayah dengan negara tetangga.

Untuk landas kontinen negara kita berhak atas segala kekayaan alam yang terdapat di laut sampai dengan kedalaman 200 meter. Batas laut teritorial sejauh 12 mil dari garis dasar lurus dan perbatasan laut zona ekonomi ekslusif (ZEE) sejauh 200 mil dari garis dasar laut.

Kedalaman laut di wilayah Indonesia berbeda-beda, ada yang dalam maupun dangkal. Biasanya mencapai 1.000 meter atau lebih.Air laut rasanya asin karena mengandung garam. Di dalam laut terdapat banyak kehidupan antara lain tumbuhan laut, kerang dan beragam jenis ikan yang dapat diolah menjadi makanan dan obat-obatan.

jelaskan letak geografis rumah ina

Beberapa manfaat laut bagi manusia adalah: · Tempat rekreasi dan hiburan · Tempat hidup sumber makanan kita, seperti ikan, cumi-cumi, rumput laut, dll. · Pembangkit listrik tenaga ombak, pasang surut, angin, dsb. · Tempat budidaya ikan, kerang mutiara, rumput laut, dll. · Tempat barang tambang berada, misalnya tambang minyak bumi lepas pantai. · Salah satu sumber air minum (tetapi harus melalui proses desalinasi dahulu) · Sebagai jalur transportasi air · Sebagai tempat cadangan air bumi · Sebagai objek riset penelitian dan pendidikan · Laut merupakan penyumbang terjadinya hujan dan pengatur iklim · Air laut dapat diolah menjadi garam 4.

Rawa Rawa adalah tanah yg rendah (umumnya di daerah pantai) dan digenangi air, biasanya banyak terdapat tumbuhan air. Oleh karena letaknya yang strategis, teluk banyak dimanfaatkan sebagai pelabuhan. Teluk adalah kebalikan dari tanjung, dan biasanya keduanya dapat ditemukan pada suatu garis pantai yang sama. Karena Indonesia memiliki puluhan ribu pulau, maka di Indonesia banyak sekali terdapat teluk.Teluk adalah laut yang menjorok ke darat.

Teluk kebalikan dengan tanjung. 6. Selat Selat merupakan perairan/laut sempit yang berada di antara dua pulau.Kedalamannya berkisar antara 200-1.000 meter.

Negara Indonesia dikenal sebagai Negara Maritim karena memiliki wilayah laut yang terbentang luas. Letak Indonesia yang dibatasi oleh lautan yang menjadi jarak antara pulau yang satu dengan lainnya. Selat dimanfaatkan sebagai jelaskan letak geografis rumah ina angkutan antar pulau.Alat angkutan yang biasa digunakan adalah kapal feri yang termasuk kapal penumpang. 7. Samudera Merupakan perairan yang luasnya melebihi luas laut dan memiliki kedalaman lebih dari 1.000 meter.

1. Transportasi Air Berawal dari pelayaran pada masa Kerajaan Bahari (Sriwijaya) dan Majapahit yg dilakukan oleh Laksamana Cheng Ho, pelayaran Portugis-Spanyol, dan pelayaran VOC pada abad ke-16, Laksamana Cheng Ho melakukan pelayaran dari Tiongkok ke Samudra Hindia melewati Kep. Indonesia Bagian Barat, sampai ke Timur Tengah dan Pantai Timur Afrika dengan tujuan ekspedisi laut yg banyak menginspirasi dlm pelayaran Spanyol dan Portugis dlm bidang perkapalan.

Pelayaran Cheng Ho di Nusantara diawali Kerajaan Samudra Pasai, dan dilanjutkan ke Pelabuhan Palembang, P.Bangka, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan Pelabuhan Muara Jati. Ia memimpin armada perdagangan dan menyebarkan agama islam di Nusantara, Malaysia, dan Brunei.

Jalur pelayaran Portugis, Belanda, dan Spanyol Sementara VOC berhasil merebut pelabuhan dan melakukan monopoli perdagangan serta melarang pribumi melakukan pelayaran di Perairan Nusantara, VOC mendominasi dunia maritim Nusantara selama ±2 abad.

Di Indonesia, sebagai negara bahari, perahu dan kapal merupakan alat transportasi dan komunikasi penting sejak awal peradaban Nusantara. Tak heran, alat transportasi yang paling banyak ragamnya di Indonesia adalah perahu dan kapal. Setiap daerah berpantai di Indonesia memiliki jenis perahu tradisional dengan bentuk dan ornamen khas.

Misalnya, Pinisi dari Makasar, Sope dari Jakarta, Alut Pasa dari Kalimantan Timur, Lancang Kuning dari Riau, Gelati dari Perairan Bali, dan Kora-kora dari Maluku. Di beberapa daerah di Indonesia, misalnya Kalimantan, jalur penghubung utama antarwilayah adalah sungai.

Transportasi utama yang banyak digunakan adalah perahu. Mulai dari perahu kecil yang disebut kelotok atau ketingting yang bisa memuat 10 penumpang, hingga bus air berupa perahu panjang (long boat) yang bisa mengangkut puluhan penumpang. · b. Transportasi Darat Dalam bidang perhubungan darat, peranan jalan raya sebagai media lalu-lintas semakin penting. Untuk itu, pemerintah telah mengarahkan pembangunan transportasi pada upaya rehabilitasi dan pemeliharaan jalan raya yang sudah ada.

Pembangunan jalan raya yang baru dilakukan untuk membuka daerah-daerah yang terisolasi guna menghubungkan ke pusat-pusat industri di berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia Sampai tahun 1988 jalan raya yang sudah dibangun pemerintah sudah mencapai sepanjang 42.982 km. Selama tahun 1990-an perhatian difokuskan pada pembangunan jalan raya di daerah-daerah pusat produksi dan jalan raya yang menghubungkan ke daerah-daerah tempat pemasaran hasil industri.

Pada tahun 1993/1994, 152 km jalan raya di bangun di wilayah Irian Jaya (Papua), di daerah Sulawesi sepanjang 46 km, di daerah Kalimantan sepanjang 248 km, dan di daerah Maluku sepanjang 23 km. Pembangunan jelaskan letak geografis rumah ina angkutan juga dilakukan dengan menggunakan kereta api.

Pembanguan jalur kereta api pertama di Indonesia yang dibangun pada masa colonial Belanda, terdapat di Pulau Jawa. Jalur rel yang dibangun untuk pertama kali itu menghubungkan Desa Kamijen dengan Desa Tanjung ( Semarang Jawa Tengah )sepanjang 25 kilometer.

Pembangunan rel kereta api ini ditandai dengan pencangkulan pertama oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van Den Beele ( 17 Juni 1864 ). Pembangunan jalur rel kereta api ini merupakan prakarsa dari perusahaan kereta api Hindia Belanda, Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorwe Maatschappij ( NV NISM )yang dipimpin oleh Ir.

J. p. de Bordes. Jalur kereta api ini dibuka untuk umum tanggal 10 Agustus 1867. Jalur kereta api yang pertama dilanjutkan hingga sampai Yogyakarta dan Solo. Keberhasilan pembangunan jalur kereta api di Pulau Jawa ini, dilanjutkan pada daerah-daerah lainnya di Indonesia, seperti pembangunan jalur kereta api di Pulau Sumatera dan Sulawesi, namun di Pulau Kalimantan belum berhasil dibangun jalur kereta api. Di Sumatera, pembangunan jalur kereta api dilakukan di Sumatera Selatan (1914), Sumatera barat(1891), Sumatera Utara (1886), Aceh (1874).

Pada Tahun 1922 di Sulawesi Selatan juga telah di bangun jalur kereta api sepanjang 47 kilometer yang menghubungkan Makasar dengan Takalar. Jalur Makassar-Takalarini mulai dioprasikan tanggal 1 Juli 1923. Selanjutnya dibangun jalur Makassar-Maros (namun belum selesai). Sementara itu, di Pulau Kalimantan belum sempat dibangun jalur kereta api, tetapi studi kelayakan telah dilakukan sepanjang 22 kilometer antar Pontianak-Sambas.

Hingga tahun 1939, jalur kereta api yang telah dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda di Indonesia mencapai panjang 6.811. Namun hingga tahun 1950, jalur kereta api itu menyusut menjadi 5.910 kilometer.

Penyusutan ini terjadi lebih dari 901 kilometer jalur kereta api itu hilang. Hilangnya jalur kereta api ini diduga dibongkar oleh pasukan Jepang dan diangkut ke Myanmar untuk pembangunan jalur kereta api di sana. Pada masa pendudukan Jepang, pembangunan jalur kereta api dilakukan antara bayah-Cikara (Banten) sepanjang 83 kilometer, kemudian dilakukan pembangunan jalur Muaro-Pakanbaru sepanjang 22 kilometer.

Pembangunan jalur kereta api yang dilakukan jelaskan letak geografis rumah ina masa kedudukan Jepang ini mengerahkan tenaga romusha atau pekerja paksa dan banyak menelan korban. Setelah Indonesia merdeka (17 agustus 1945), karyawan kereta api yang tergabung dalam Angkatan Moeda Kereta Api ( AMKS )mengambil-alih perusahaan perkeretaapian dari pihak Jepang. Peristiwa bersejarah ini terjadi tanggal 28 September 1945 dan kemudian diperingati sebagai Hari Kereta Api Indonesia.

Hari pentingdengan pembentukan Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI). Sejak Indonesia merdeka, perkembangan perkeretaapian di Indonesia semakin bertambah pesat, walaupun telah berkali-kali mengalami perubahan nama perusahaan yang mengolanya seperti menjadi Perusahaan Negara kereta api (PNKA, 25 Jelaskan letak geografis rumah ina 1963),selanjutnya menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA, 15 September 1971), dan tanggal 2 Januari diubah namanya menjadi Perusahaan Umum Kereta Api ( PERUMKA ).

Untuk mempersingkat waktu dan mempercepat jarak tempuh, maka Perumka dengan persetujuan pemerintak Republik Indonesia mengoperasikan kereta cepat. Oleh karena itu, pada bulan Agustus 1995 penggunakan kereta api cepat yang dinamakan Argo Bromodan Argo Jelaskan letak geografis rumah ina telah diresmikan oleh Presiden Soeharto. Untuk menanggapi kebutuhan akan kereta api yang semakin tinggi, Perumka yang pada tanggal 1 Juni 1999 menjadi PT (Persero) Kereta Api Indonesia meluncurkan kereta api penumpang yang baru sperti Dwipangga, Mahesa, dan Sancaka.

Di Pulau Jawa, yang menjadi pusat perkembangan peradaban Nusantara sejak abad ke-4, jalur perhubungan yang berkembang adalah jalur darat. Kuda banyak dipakai untuk bepergian karena kekuatan dan kecepatannya. Alat transportasi yang berkembang pun menggunakan jasa kuda, misalnya, kereta kuda yang kemudian berkembang menjadi andong atau delman. Sedangkan untuk mengangkut barang, selain menggunakan jasa kuda, juga ada pedati yang ditarik sapi atau kerbau.

Awal masuknya transportasi darat modern di Indonesia dimulai pada masa pendudukan Belanda, di pusat pemerintahannya saat itu yang berada di Batavia atau Jakarta. Pemerintah Belanda membangun jalur kereta api dengan rute Batavia-Buitenzorg (Bogor), tahun 1873. Sedangkan alat transportasi yang digunakan di dalam kota adalah trem yang digerakkan oleh mesin uap. Trem merupakan angkutan massal pertama yang ada di Jakarta.

Pada 1910, Jakarta sudah mempunyai jaringan trem. Tahun 1960-an, Presiden Sukarno memerintahkan penghapusan trem karena dianggap tidak cocok lagi untuk kota sebesar Jakarta. Trem pun digantikan bus-bus besar. Untuk transportasi jarak dekat, ada oplet dan becak. Ada pula bemo yang mulai dipakai sejak tahun 1962. Tahun 1970-an, muncul helicak dan bajaj.

Meski sudah dilarang beroperasi, kita masih bisa menemukan beberapa jenis alat transportasi ini. Saat ini, alat transportasi darat yang biasa dimanfaatkan masyarakat adalah bus dan kereta listrik. Pemerintah pun berusaha mengembangkan transportasi massal yang modern dan murah seperti bus TransJakarta. Di masa depan, rencananya, akan ada monorel yang lebih cepat dan canggih. Meski sarana transportasi sudah semakin canggih, alat transportasi tradisional seperti andong atau delman masih banyak kita temui.

Misalnya, di Yogyakarta. ·. c. Transportasi Udara Sejarah transportasi udara di Indonesia terkait dengan sejarah kemerdekaan. Untuk kemudahan transportasi, pada 1948, mantan presiden Soekarno membeli dua pesawat tipe DC-3 dari Singapura. Pembelian pesawat tersebut didanai para pengusaha asal Aceh. Wilayah Aceh kala itu merupakan bagian Indonesia yang belum tersentuh Belanda. Sebagai bentuk penghargaan kepada Aceh, dua pesawat tersebut dinamai RI-001 Seulawah Agam dan RI-002 Seulawah Inong Pesawat tersebut melakukan penerbangan pertama pada 26 Januari 1949 dengan rute penerbangan Calcutta-Rangoon.

Kedua pesawat tersebut menjadi cikal bakal perusahaan penerbangan pertama tanah air yaitu Garuda Indonesia.Industri penerbangan nasional dirintis tahun 1946 di Yogyakarta oleh tim Angkatan Udara Republik Indonesia yang dipelopori Wiweko Soepono, Nurtanio Pringgoadisurjo, dan J. Sumarsono. Salah satu hasil rancangannya adalah pesawat Si Kumbang yang melakukan penerbangan pertama pada 1 Agustus 1954.

Sejarah Perkembangan Jalur Transportasi dan Perdagangan Internasional di Indonesia Berkaitan dengan jalur perdanggangan dan distribusi penumpang, saat ini pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan mengenai pengembangan tol laut. Tol laut adalah kapal laut yang berlayar secara rutin dan terjadwal yang menghubungkan wilayah Indonesia dari barat sampai ke timur dna dari utuara dampai ke selatan. Menurut Prihartono (2015) dalam pengembangan tol laut terdapat konsep wilayah depan (foreland) dan wilayah dalam (hinterland).

Konsep wilayah ini merupakan koridor ekonomi yang berbasis maritime dan system logistik untuk mendukung sector perdagangan, bai k dari dumber daya kelautan maupun dai daratan.

Selain itu, koridor ekonomi tersebut akan mendorong terciptanya pusat-pusat pertumbuhan bari dan pemeraaan ekonomi di seluruh wilayah Indonesisa.

Konsep wilayah laut menurut Prihartono Pada tol laut terdiri atas kapal pelayaran untuk peti kemas dan penumang. Tol laut untuk peti kemas harus didukung oleh pelabuhan laut yang andal, dari segi kapasitas daya tampung, data dan system informasi, maupun dokumentasi. Selain itu, harus memperhatikan kecukupan muatan barang baik dari Indonesia Barat ke Timur maupun sebaliknya.

Tol laut peti kemas harus memiliki pelayaran yang rutin dan terjadwal, baik rute, ukuran kapal dan waktu pelayaran.Kemudian tol laut untuk peti kemas harus memiliki akses yan gbaik terhadap daratan, seperti pelabuhan, terminal, sungai dan kawasa pesisir.

Peta pelabuhan yang mendukung tol laut Tol laut untuk penumpang harus mencakup transportasi yang terintegrasi antara transportasi darat dan transportasi laut. Tol laut unutk penumpang diarahkan untuk destinasi wisata, komerisal dan pelayaran (travelling dan leisure). Adapun tujuan dari program tol laut Indonesia dunia, yaitu sebagi berikut. a) Memanfaatkan semaksimal mungkin kekayaan sumber daya kelautaj dan perikanan unruk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

b) Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang selama ini sulit mendapatkan akses terhadap pembangunan. c) Memudahkan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan kepulauan untuk mengakses kota-kota besar.

d) Memudahan anak-anak yang tinggal di pulau-pulau kecil dan terpencil untuk bersekolah di kota besar. e) Menekan ketimpangan harga antara Pulau Jawa dan Luar Pulau Jawa. f) Pemerataan distribusi kekayaan sumber daya alam Indonesia maupun penduduk. Tol laut akan memudahkan pergerakan penduduk semakin mudah, murah dan cepat.

Potensi Sumber Daya Laut Sumber daya laut merupakan unsur hayati dan nonhayati yang terdapat di wilayah laut. Kekayaan yang bisa dimanfaatkan dari sumber daya laut yang lain adalah sumber daya alam berupa mangrove, terumbu karang, dan lain-lain. Sumber daya tersebut dikenal sebagai sumber daya pesisir. 1. Perikanan Sumber daya perikanan laut adalah salah satu potensi sumber daya laut di Indonesia yang sejak dahulu telah dimanfaatkan oleh penduduk.

Berikut adalah letak geografis dari rumah Ina: Jelaskan letak geografis rumah ina Ina terletak di Jalan Sudirman, tepatnya di sebelah barat Rumah Sakit. Jika kita menuju rumah Ina dari Jalan Diponegoro, maka rumahnya terletak di sebelah utara Kantor PLN, tepatnya di seberang jalan. Pembahasan Denah adalah jenis gambar ilustrasi sejenis peta yang menunjukkan posisi suatu tempat, kota, jalan, hingga lokasi-lokasi lain.

Denah berfungsi untuk menunjukkan letak geografis sebuah tempat dengan jelas dan detail. Biasanya, denah dapat kita temukan pada surat undangan untuk menunjukkan lokasi pelaksanaan sebuah acara. Pada denah di atas, kita diminta untuk menunjukkan letak geografis dari rumah Ina. Hal-hal yang harus kita perhatikan dalam membaca denah adalah: • Lihatlah arah mata angin. Arah mata angin adalah panah di sudut kiri yang menunjukkan posisi utara, selatan, barat, dan timur.

• Temukan lokasi yang ingin dituju. Rumah Ina terletak di bagian atas sebelah kiri. • Perhatikan rumah tersebut terletak di jalan apa. Dari denah kita bisa melihat bahwa rumah Ina terletak di sebelah utara Jalan Sudirman. • Perhatikan bangunan-bangunan yang terletak di sekitar lokasi. Kita bisa menyimpulkan bahwa rumah Ina terletak di sebelah barat Rumah Sakit. Selain itu, juga ada kantor PLN di seberang jalan. Pelajari lebih lanjut • Materi tentang panjang bangunan pada denah brainly.co.id/tugas/41039419 • Materi tentang denah rumah nenek Indah brainly.co.id/tugas/26421376 • Materi tentang untuk mempermudah penunjuk arah brainly.co.id/tugas/12631630 Detail jawaban Kelas : 7 Mapel : Bahasa Indonesia Bab : Mendeskripsikan Sesuatu Kode : 7.1.8 #TingkatkanPrestasimu #SPJ3 Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini sangat berbeda.

Kondisi pandemi membatasi berbagai aktivitas, sehingga berdampak pada perkembangan anak untuk … mengeksplorasi dunia luar. Melihat konidisi demikian, Kraton Yogyakarta meluncurkan rubrik baru sebagai media alternatif bermain dan belajar di rumah.Kesalahan penggunaan kata baku dalam paragraf tersebut adalah .A. Kraton B. PandemiC. AktivitasD. Alternatif​ lengkapilah pantun-pantun berikut ! 1 ) . . kalau kamu r … ajin belajar cita-cita mu pasti tercapai 2 ) Disekolah belajar berhitung terus menerus supaya lancar .

. 3 ) . . rajin olahraga bela diri badan kuat hati gembira 4 ) anak kenari hinggap di tugu gagak melayang di cakrawala . . 5 ) . . anak yang rajin pasti akan menjadi juara plis cepetan dijawab lagi butuh banget Berani JujurCandra: “Andaikan orang tuaku punya banyak uang, tentu aku tidak akan mendapat masalah.”Ardian: “ Ada apa, Can? Katakalah, mungkin aku dap … jelaskan letak geografis rumah ina membantumu. Ayolah, bicara saja, jangan malu!”Candra: “Begini Ar, aku belum membayar buku karena orang tuaku belum mempunyai uang.

Padahal aku sudah berjanji hari ini akan membayarnya.”Ardian: “Begini, nanti kita berdua menghadap Ibu Guru setelah pelajaran selesai, kemudian kita mengatakan yang sejujurnya tentang keadaanmu. Bagaimana?”Candra: “Ya, itu ide yang baik sekali. Terimakasih, Ar.”Mengapa Candra mengatakan “Ya, itu ide yang baik sekali” pada akhir teks?A.

Ardian menemukan jalan keluar yang baik.B. Ibu Guru membebaskan uang buku Candra.C. Ardian meminta Candra untuk berkata jujur.D. Ardian berjanji akan membantu Candra untuk melunasi buku.​
MENU • Beranda • Geografi • Sejarah Geografi • Objek Studi Geografi • Cabang Ilmu • Konsep • Menurut Para Ahli • Contoh Geografi • Kajian Geografi • Atmosfer • Hidrologi • Geologi • Tanah • Penduduk • Hutan • Iklim • Lingkungan • litosfer • Lainnya • Budaya • Alam • Ilmu Sosial • Negara • Penelitian • Privacy Policy • Disclaimer • Daftar Isi • Letak yang bisa dikatakan sebagai lokasi adalah tempat di mana titik atau objek tertentu ada.

Lokasi menjadi istilah penting dalam objek studi geografi, dan biasanya dianggap lebih tepat daripada “tempat”. Prihal ini misalnya saja lokalitas yang dianggap sebagai pemukiman manusia, keberadaan jenis kota, desa, atau bahkan situs arkeologi.

Namun yang pasti untuk lokasi geografis mengacu pada posisi di planet bumi. Daftar Isi • Letak Geografis • Pengertian Letak Geografis • Pengertian Letak Geografis Menurut Para Ahli • Macam Letak Geografis • Letak Astronomis • Letak Maritim • Letak Geomorfologis • Letak Geologis • Letak Geografis • Letak Ekonomis • Letak Sosiokultural • Pengaruh Letak Geografis • Pengaruh Letak Astronomis • Pengaruh Letak Maritim • Pengaruh Letak Geomorfologis • Pengaruh Letak Geologis • Pengaruh Letak Geografis • Manfaat Letak geografis • Contoh Letak Geografis • Sebarkan ini: • Posting terkait: Letak Geografis Konsep tentang lokasi ataupun letak menjadi salah satu dari lima tema dalam geografi selain konsep tentang tempat, interaksi yang terjadi antara manusia-lingkungan, pergerakan, dan wilayah.

Letak ini sendiri didefinisikan sebagai tempat atau posisi tertentu. Pengertian Letak Geografis Letak geografis adalah titik wilayah maupun negara yang secara luas akan menjadi determinan dalam mempengaruhi berbagai macam peristiwa yang lebih dibandingkan apa yang sudah pernah terjadi sebelumnya, sehingga prihal ini sangat menentukan masa depan pada suatu negara dalam menjalin hubungan internasional.

Pengertian Letak Geografis Menurut Para Ahli Adapun definisi letak geografis menurut para ahli, antara lain; • Meity Mudikawaty (2018), Letak Geografis adalah posisi keberadaan suatu wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi. Misalnya letak geografis Indoneisa yaitu terletak di antra benua Australia dan Asia, serta diapit antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Macam Letak Geografis Adapun bentuk letak dalam geografis, diantaranya; • Letak Astronomis Letak astronomis adalah letak suatu tempat dihubungkan dengan posisi garis lintang dan garis bujur, yang akan membentuk suatu titik koordinat.

Penjelasan keduanya, yakni; • Garis Lintang Garis lintang ialah garis-garis paralel pada bola bumi yang sejajar dengan ekuator (khatulistiwa). Sehingga dapat dikatakan bahwa, lintang utara (LU) artinya semua posisi atau tempat yang terletak di sebelah utara ekuator, sedangkan lintang selatan (LS) artinya semua posisi atau tempat yang terletak di sebelah selatan ekuator. Jarak antarlintang diukur dengan satuan derajat. Lintang terendah adalah 0 0 (ekuator) dan lintang tertinggi adalah 90 0 (kutub utara dan kutub selatan).

Garis lintang tegak lurus dengan garis bujur. • Garis Bujur Garis bujur (meridian) merupakan garis yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan, serta tegak lurus dengan garis lintang.

Garis lintang menunjukkan posisi timur / barat dari suatu lokasi geografis. Semua meridian adalah setengah lingkaran besar. Garis Tanggal Internasional membagi Bumi di seberang meridian utama. Garis Tanggal Internasional tidak lurus karena alasan sosial, tetapi semua garis bujur lainnya sejajar dengan meridian utama.

Satuan pengukuran untuk garis bujur dan garis lintang adalah derajat, menit, dan detik. Belahan Timur dan Barat masing-masing berisi 180 derajat garis bujur, sehingga totalnya 360 derajat. Belahan Utara dan Selatan masing-masing memiliki 90 derajat garis lintang, sehingga totalnya 180 derajat. Komponen menit dan detik dari koordinat ini sesuai dengan pembagian yang lebih jelaskan letak geografis rumah ina antara garis derajat.

Setiap derajat mengandung 60 menit, dan setiap menit mengandung 60 detik. • Letak Maritim Letak maritim menjadi penjelasan daripada letak suatu wilayah ditinjau dari sudut kelautan, prihal ini yaitu apakah wilayah tersebut dekat atau jauh dari laut serta apakah sebagian atau seluruhnya dikelilingi oleh laut dan sebagainya.

• Letak Geomorfologis Letak geomorfologis menjadi bahasan daripada letak berdasarkan morfologi suatu tempat di yang ada di dalam permukaan bumi. • Letak Geologis Letak geologis merupakan letak suatu daerah atau negara berdasarkan struktur batu-batuan yang ada pada kulit buminya.

• Letak Geografis Letak geografis merupakan letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau posisi daerah itu pada pola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain. Letak geografis juga ditentukan oleh letak astronomis dan letak geologis. • Letak Ekonomis Letak ekonomis ialah bagian letak suatu negara ditinjau dari jalur dan kehidupan ekonomi negara tersebut terhadap negara lain. • Letak Sosiokultural Letak sosiokultural menjadi letak berdasarkan keadaan sosial dan budaya daerah yang bersangkutan terhadap daerah di sekelilingnya.

Pengaruh Letak Geografis Berikut ini pengaruh masing-masing letak geografis, khususnya yang terjadi Indonesia, yaitu: • Pengaruh Letak Astronomis Letak astronomis Indonesia yaitu terletak antara 6 0LU – 11 0 LS dan 95 0 BT – 141 0 BT, menunjukkan bahwa Indonesia berada di daerah beriklim tropis.

Hal tersebut mengakibatkan suhu di Indonesia cukup tinggi (antara 26 0–28 0C), pengertian curah hujan cukup banyak (antara 700 –7.000 mm/tahun), terjadinya hujan zenital (hujan naik ekuator), dan terjadinya pelapukan batu-batuan juga cukup cepat serta adanya berbagai jenis spesies hewan dan tumbuhan.

Letak astronomis juga berakibat pada terjadinya perbedaan waktu kira-kira 3 jam (tepatnya 46 x 4 menit = 184 menit) antara bagian paling timur dan paling barat Indonesia. Semenjak tanggal 1 Januari jelaskan letak geografis rumah ina di Indonesia mulai diberlakukan pembagian daerah waktu yang baru untuk menggantikan pembagian daerah waktu yang lama yang berlaku sejak 1 Januari 1964.

Dengan adanya pemberlakuan pembagian daerah waktu baru ini, terjadi pergeseran waktu di beberapa tempat. • Daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) WIB berdasarkan meridian pangkal 105 0 BT, yang meliputi seluruh provinsi di Sumatera, seluruh provinsi di Jawa, Provinsi Kalimantan Barat, dan Provinsi Kalimantan Tengah (memiliki selisih waktu 7 jam lebih awal dari waktu Greenwich). • Daerah Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) WITA berdasarkan meridian pangkal 120 0 BT, yang meliputi Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Selatan, Bali, NTT, Jelaskan letak geografis rumah ina, dan seluruh provinsi di Sulawesi (memiliki selisih waktu 8 jam lebih awal dari waktu Greenwich).

• Daerah Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) WIT berdasarkan meridian pangkal 135 0 BT, yang meliputi seluruh provinsi di Irian Jaya (Papua), Maluku, dan Maluku Utara (memiliki selisih waktu 9 jam lebih awal dari waktu Greenwich). • Pengaruh Letak Maritim Ditinjau letak kelautannya, Indonesia yang merupakan negara kepulauan dikelilingi oleh 3 lautan besar yaitu: (a) bagian timur Indonesia berhadapan dengan Samudera Pasifik; (b) bagian selatan Indonesia berhadapan dengan Samudera Hindia; (c) bagian utara Indonesia berhadapan dengan Laut Cina Selatan.

Pengaruh letak tersebut terhadap kondisi di Indonesia adalah banyaknya usaha atau kegiatan di bidang pelayaran, perikanan serta pelabuhan. Hal itu menyebabkan Indonesia memiliki potensi ekonomi besar untuk dikembangkan, dan Indonesia memiliki posisi penting dalam percaturan politik dunia. • Pengaruh Letak Geomorfologis Indonesia memiliki letak geomorfologis yang sangat bervariasi. Perbedaan letak geomorfologis berpengaruh pada bermacam-macam kondisi, misalnya: • Adanya suhu yang berbeda-beda sangat berpengaruh pada jenis tanaman, • Menentukan ada tidaknya mineral-mineral yang dikandung oleh jelaskan letak geografis rumah ina tersebut • Penentuan tingkat kepadatan penduduk, sebagai contoh yaitu tempat yang memiliki morfologi daratan berbukit atau terjal kepadatan penduduknya kecil, • Pentingnya mempertimbangkan kondisi morfologi suatu daerah sebelum membangun bangunan, jembatan, gedung, dan jalan-jalan raya.

• Pengaruh Letak Geologis Penentuan letak geologis Indonesia bisa ditinjau dari beberapa sudut, yaitu dari sudut formasi geologinya, keadaan batuannya, dan jalur-jalur pegunungannya. Ditinjau berdasarkan formasi geologinya, kepulauan Indonesia dibagi menjadi 3 zona geologi (pertemuan tiga lempeng litosfer), yaitu: • Bagian utara berbatasan dengan tameng Asia dan perluasannya ke arah selatan tenggelam di bawah permukaan air laut, yang dikenal dengan Paparan Sunda (disebut Lempeng Asia); • Bagian barat dan selatan dibatasi oleh ”Benua Gondwana” yang terdiri atas India, dasar Samudera Hindia, Australia, dan perluasannya ke arah utara tenggelam di bawah permukaan air, yakni Paparan Sahul (disebut Lempeng Indo-Australia); • Bagian timur dibatasi oleh dasar Samudera Pasifik (disebut Lempeng Dasar Samudera Pasifik yang meluas ke arah barat daya).

Ditinjau berdasarkan jalur-jalur dalam pengertian pegunungannya, Indonesia berada pada pertemuan dua rangkaian pegunungan muda, yakni rangkaian Sirkum Pasifik dan rangkaian Sirkum Mediterania. Akibatnya yaitu di Indonesia: (1) terdapat banyak gunung berapi yang dapat menyuburkan tanah, (2) sering terjadi gempa bumi, dan (3) terdapat bukit-bukit tersier yang kaya akan barang tambang, seperti minyak bumi, batu bara, dan bauksit.

• Pengaruh Letak Geografis Secara geografis Indonesia terletak di antara 2 samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia). Pengaruh yang ditimbulkan berdasarkan letak geografis tersebut yaitu: • Indonesia memiliki 2 musim Indonesia dilalui oleh angin muson, yakni angin yang berganti arah sebanyak 6 bulan sekali / dua kali di dalam satu tahun.

Angin monsoon (muson) inilah yang menyebabkan Indonesia hanya memiliki dua musim yakni kemarau dan penghujan. • Indonesia menjadi negara yang letaknya sangat strategis Letak geografis Indonesia yang diapit oleh dua samudera dan dua benua, mengakibatkan wilayah Indonesia sangat strategis karena dilalui oleh persimpangan lalu lintas internasional baik itu di laut atau di udara.

Kenyataan tersebut berpengaruh pada potensi Indonesia sebagai negara dengan ekonomi yang besar sebab Negara berkembang dan Negara industri menjadikan Indonesia sebagai titik industri mereka. • Pengaruh terhadap keadaan penduduk di Indonesia Letak Indonesia pada posisi silang (cross position) antara dua samudra dan dua benua, berpengaruh bagi kehidupan penduduk Indoensia yaitu: (1) Indonesia berada diantara banyak negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama; (2) Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang bahasa, seni, agama dan peradaban; (3) Lalu lintas pelayaran dan perdagangan di indonesia cukup ramai, sehingga mendukung perdagangan di indonesia.

• Pengaruh Letak Ekonomis Secara ekonomis, Indonesia memiliki letak yang dapat dikatakan sangat baik, karena terletak antara Benua Asia dan Australia ditambah dengan beberapa tempat di sekitar Indonesia yang merupakan pusat lalu lintas perdagangan, misalnya: Kuala Jelaskan letak geografis rumah ina dan Singapura. Negara-negara tetangga Indonesia tersebut memerlukan hasil-hasil pertanian dan hasil pertambangan yang banyak dihasilkan dari Indonesia, sehingga besar kemungkinan Indonesia menjadi pusat pasar dunia yang besar sehingga banyak negara industri yang menanamkan modalnya di Indonesia.

• Pengaruh Letak Sosiokultural Secara sosiogeografis, Indonesia terletak di simpang empat jalan antara Benua Asia dan Australia yang terdiri atas berbagai bangsa. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya akulturasi budaya. Ditinjau dari segi sosiokultural, Indonesia memiliki banyak persamaan umum dengan negara-negara tetangga. Misalnya yaitu sama-sama merupakan negara sedang berkembang, sama-sama sedang mengalami masalah ledakan penduduk, sama-sama berlandaskan kehidupan beragama, sama-sama bekas negara jajahan, dan sebagian besar penduduknya mempunyai persamaan ras.

Manfaat Letak geografis Adapun beberapa manfaat yang didapatkan dari letak geografis, antara lain; • Sistem koordinat lokasi geografis digunakan untuk mewakili lokasi tertentu di dunia. Karena garis bujur dan garis lintang membentuk koordinat di Bumi, kita dapat menentukan lokasi yang tepat hanya dengan dua koordinat tersebut. Karenanya, koordinat ini sangat berguna kapan pun untuk navigasi global.

Perangkat pemosisian global, peta, dan layanan navigasi lainnya memberikan manfaat dari cara yang akurat untuk mencatat posisi suatu objek di bumi. Contoh Letak Geografis Contoh Letak Geografis Berikut ini contoh-contoh letak geografi: • Letak geografis Asia Tenggara Misalnya saja; • Secara astronomis Asia Tenggara berada pada posisi 28°LU–11°LS dan 93°BT–141°BT.

• Secara geografis Asia Tenggara berada di antara Benua Australia dan daratan utama Benua Asia serta terletak diantara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, dengan batas-batas wilayah yaitu: (1) Utara berbatasan dengan Cina; (2) Selatan berbatasan dengan Timor Leste, Benua Australia, dan Samudra Hindia; (3) Barat berbatasan dengan India, Bangladesh, dan Samudra Hindia; (4) Timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

• Letak geografis Amerika Serikat Yakni; • Secara astronomis Amerika Serikat terletak pada garis 24°33’ LU – 70°23’ LU dan antara 172°27’ BT – 66°51’ BB. • Secara geografis daratan utama Amerika Serikat memiliki batas-batas yaitu: (1) Utara berbatasan dengan Kanada; (2) Selatan berbatasan dengan Teluk Meksiko dan Meksiko; (3) Timur berbatasan dengan Samudra Atlantik; (4) Barat berbatasan dengan Samudra Pasifik.

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa sebagian besar objek studi geografi dimulai dengan penyebutan tema geografi ini. Sehingga lokasi dapat terdiri dari dua jenis lokasi absolut dan lokasi relatif. Disinilah setidaknya diketahui bahwa lokasi absolut merujuk pada lokasi suatu wilayah dan perwilayahan yang ditentukan oleh garis lintang dan garis bujurnya atau alamat tepatnya.

Misalnya letak absolut dari Montreal, sebuah kota di Quebec, Kanada. Koordinat 45 030′32”N dan 73°33′15”W menentukan lokasi mutlak Montreal. Namun, ketika kita mengatakan jelaskan letak geografis rumah ina Montreal berada pada jarak sekitar 540 km dari Toronto, kita menyebutkan lokasi relatif Montreal. Oleh karena itulah lokasi relatif dalam hal lain. Misalnya, Lille berada di utara Paris. Kedua jenis lokasi geografis ini berguna dalam situasi yang berbeda.

Sehingga terdapat bermacam-macam letak dalam geografi, bukan hanya letak yang ditentukan oleh lintang dan bujur seperti yang dikemukakan di atas, tapi letak dalam geografi juga ditentukan oleh hal-hal lainnya. Nah, demikianlah serangkaian penjelasan atas materi lengkap tentang pengertian letak geografis menurut para ahli, macam, pengaruh, manfaat, dan contohnya. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan serta edukasi mendam bagi pembaca sekalian. Trimakasih, Posting terkait: • 11 Ciri Ekosistem Terumbu Karang di Laut • Pengertian Iklim Kutub, Ciri, Jenis, dan Contoh Flora Fauna • Pengetian Kerak Benua beserta Ciri-cirinya Posting pada Jenis, Kajian Geografi, Menurut Para Ahli Ditag arti letak geografis, bentuk letak geografis, contoh letak geografis, definisi letak geografis, geografis, jenis letak geografis, letak geografis, letak geografis adalah, macam letak geografis, maksud letak geografis, manfaat letak geografis, pengaruh letak geografis, pengertian letak geografis, pengertian letak geografis menurut para ahli Navigasi pos Kategori • Alam • Atmosfer • Batuan • Benua • Cabang Ilmu • Ciri • Contoh Geografi • Dampak • Geografi • Geologi • Hidrologi • Hutan • Iklim • Ilmu Sosial • Jenis • Kajian Geografi • Klasifikasi • Konsep • Lainnya • Lingkungan • litosfer • Manfaat • Menurut Para Ahli • Negara • Objek Studi Geografi • Penduduk • Penelitian • Sejarah Geografi • Tanah • Unsur
Daftar Isi • Letak Geografis Indonesia • Batas Geografis Indonesia • Waktu Indonesia Timur (WIT) • Waktu Indonesia Tengah (WITA) • Waktu Indonesia Barat (WIB) • Letak Geologis • Letak Fisiografis • Keuntungan Letak Geografis Indonesia • Kelemahan Letak Geografis Indonesia • Dampak Positif dan Negatif Letak Geografis Indonesia • Pembagian Musim di Indonesia • Kondisi Iklim di Indonesia • Hubungan Politik Indonesia • Aspek Sosial Budaya • Kondisi Ekonomi Indonesia • Bidang Komunikasi • Pariwisata Di Indonesia • Keanekaragaman Alam Di Indonesia • Kekayaan Sumber Daya Tambang • Dampak Negatif Letak Geografis Indonesia • Titik Koordinat • Luas Wilayah Indonesia • Kondisi Geografis Indonesia • Letak Astronomis • Dampak letak astronomis Indonesia Letak geografis Indonesia – Indonesia adalah negara yang temasuk beruntung, kerana Indonesia memiliki geografis yang memang sangat strategis.

Sehingga Indonesia memiliki banyak keuntungan salah satunya yakni negara dengan tanah yang sangat subur. Secara geografis, negara Indonesia terletak diantara bagian Benua asia dan benua Australia, selain itu indonesia terletak diantara bagian samudara hidia dan samudara pasifik.

Sedangkan menurut perhitungan astronomis, negara Indonesia terletak pada titik garis 6° Lintang Utara (LU) – 11° Lintang Selatan (LS), dan 95° Bujur timur (BT) – 141° Bujur Timur (BT). Letak Geografis Indonesia Letak geografis Indonesia berada dalam dua benua yakni benua Asia dan benua Australia. Selain itu Indonesia juga berada didua samudra yakni Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan begitu negara Indonesia berada dalam sebuah persilangan dunia atau yang disebutnya dengan Wold Cross Position, sehingga dengan demikianlah indonesia menjadi pusat dari jalur lintas seluruh dunia.

Batas Geografis Indonesia Selain Indonesia mempunyai letak geografis seperti di atas, dengan dalam skala micro, Indonesia sendiri menurut secara geografis memang masuk dalam berbatasan dengan negara-negara lainnya. Batas geografis lokasi Indonesia dengan negara lain adalah sebagai berikut: • Di utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, dan Filipina • Di selatan, berbatasan dengan Australia • Di Barat, berbatasan dengan Samudera Hindia, Negara Indonesia • Di timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini • Waktu Indonesia Timur (WIT) Untuk bagian Timur, zona waktu Indonesia miliki waktu dengan selisih +9 terhadap GMT (Greenwich Mean Time).

Sedangakan untuk wilayah yang berada zona ini adalah seperti wliayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan pulau kecil sekitarnya. • Waktu Indonesia Tengah (WITA) Untuk bagian Tengah indonesia, zona waktu ini memiliki waktu dengan selisih +8 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Sedangkan untuk wilayah yang masuk zona ini seperti Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi, dan pulau kecil disekitarnya.

• Waktu Indonesia Barat (WIB) Untuk bagian barat Indonesia, memiliki zona waktu dengan selisih +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Sedangkan untuk wilayah yang masuk zona ini adalah Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Madura, dan pulau kecil sekitarnya. Baca Juga: Peta Asia Tenggara Letak Geologis Letak geologis merupakan sebuah letak yang berasal dari suatu wilayah dan didasari dari keadaan bebatuan yang ada di pemukaan bumi Indonesia.

Adapun secara geologi, Indonesia berada dalam 2 sirkum yakni sirkum mediterania dan sirkum pasifik. Selain itu Indonesia juga berada dalam 3 lempengan diantaranya lempeng Australia, Pasifik, dan Eurasia.

Selain itu Indonesia juga berada dalam 2 dangkalan besar yakni dangkalan sunda dan dangkalan sahul. Dari dua dangkalan inilah menyebabkan laut indonesia pada bagian timur dan barat memiliki dangkalan yang sangat dangkal, begitu pula dengan laut bagian tengahnya.

Letak Fisiografis Fisiografis merupakan sebuah rangkaian yang letaknya diantara astronomis Indonesia, geologis Indonesia, geografis Indonesia, dan batasan kelautan Indonesia.

Yang dimana letak ini dikelilingi oleh tiga lautan besar yang juga merupakan batasan dari kelautan. Dari tiga lautan besar tersebut adalah : • Bagian laut timur negara Indonesia berbatasan dengan Samudera Pasifik • Bagian laut utara Indonesia berbatasan dengan laut china selatan • Sedangkan bagian laut selatan Indonesia berbatasan dengan Samudera Hindia Baca Juga: Cara Memperbaiki Speaker HP Suara Kresek Keuntungan Letak Geografis Indonesia Berikut adalah beberapa keuntungan dari adanya letak geografis Indonesia, salah satunya adalah sebagai berikut : • Indonesia berada diantra 2 Benua yakni Benua Asia dan Benua Australia.

Sehingga indonesia dengan mudah dapat menjalin hubungan antara negara-negara di benua. • Banyaknya pulau, membuat Indonesia menjadi kaya akan budayanya. • Dengan laut yang luas dan garis pantai yang panjang, membuat hasil laut di Indonesia kaya dengan berbagai ikan, karang, minyak bumi, dan lainnya. • Indonesia berada dalam letak Tropis, sehingga membuat Indonesia kaya dengan berbagai hasil seperti hutan, tanaman, dan tumbuhan-tumbuhan lainnya.

• Tanah yang subur, membuat Indonesia mampu menghasilkan banyak jenis pertanian. • Indonesia bagaikan paru-parunya dunia, karena Indonesia memiliki luas wilayah hutan yang terukur. Baca Juga: Teknik Pointilis Kelemahan Letak Geografis Indonesia Berikut adalah kelemahan dari letak geografis Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut : • Rusaknya lingkungan fisik pada jelaskan letak geografis rumah ina lahan kritis dan abrasi, atau seperti banyak terjadi pencemaran jelaskan letak geografis rumah ina dan udara.

• Rusakanya lingkungan biotis cotoh seperti penurunan flora, fauna, rusakanya system sungai, danau, dan pantai • Rusaknya SDA, contoh seprti finishing illegal, illegal mining, dan eksploitasu yang berlebuhan. • Sangat rawan terjadi bencana alam seperti, gempa bumi, longsor, tsunami, erosi, banjir, kekeringan, badai, dan masih banyak lagi. • Banyaknya angka menggangguran hingga kini mencapai 10,55 juta atau (9,75%), sedangkan untuk angka kemiskinan mencapai 37,17 atau (16,58%) dari total seluruh masyarakat Indonesia (BPS 2008).

Baca Juga: 1001 Teknik Arsir Dampak Positif dan Negatif Letak Geografis Indonesia Berikut adalah dampak positif dan dampak negatif yang disebabkan dari adanya letak geografis Indonesia, seperti iklim cuaca, politik, ekonomi, pariwisata hingga budaya social.

Utuk selengkapnya dibawah ini : • Pembagian Musim di Indonesia Dampak yang disebabkan dari adanya letak geografis, membuat indonesia memiliki dua musim diantaranya musim panas dan musim hujan. Hal ini terjadi karena Indonesia di diapit oleh dua Samudera, sehingga menyebabkan angin musom bertiup dan berganti arah setiap 6 bulan sekali.

Biasanya hal ini akan terjadi dimulai bulan Oktomber jelaskan letak geografis rumah ina April, yang pada bulan tersebut membuat angin bertiup dari barat daya dan terjadilah Musim Penghujan. Sedangakan untuk dibulan April – Oktomber, angin akan bergantian bertiup dari timur laut, sehingga hal ini akan menyebabkan terjadi Musim Kemarau.

• Kondisi Iklim di Indonesia Indonesia berada dalam letak diantara 2 Samudera, sehingga dengan begitu Indonesia memiliki 3 iklim, diantaranya seperti iklim musim, iklim panas, dan iklim laut. Selain itu Indonesia sendiri berada dalam bentuk kepulauan, sehingga dengan demikian menyebabkan terjadinya musim hujan. Selain itu iklim musim akan terjadi apabila angin musim atau angin musom bertiup dari arah barat daya atau timur laut.

Sedangkan untuk iklim tropis hanya menyebabkan udara menjadi panas, hal ini disebebkan karena letak Indonesia berada dalam garis khatulistiwa.

Dan sedangkan terjadinya penyebab iklim laut, yakni karena Indonesia di kelilingi oleh Samudera dan laut. • Hubungan Politik Indonesia Dari adanya letak geografis Indonesia, ternyata juga dapat mempengaruhi hubungan politik. Sepeti halnya dengan Indonesia yang dapat bergabungan dengan ASEAN. • Aspek Sosial Budaya Indonesia pada dasarnya berada dalam dua Benua, yang demikian juga dapat mempengaruhi bidang social budaya. Salah satunya seperti budaya asing yang masuk dan berkembang di Indonesia seperti contoh alat music, tarian, dunia film, dan masih banyak lagi.

• Kondisi Ekonomi Indonesia Kondisi ekonomi Indonesia, juga berpengaruh pada letak geografis. Hal ini karena Indonesia berada dalam letak atau posisi yang strategis salah satunya Indonesia berada dalam jalur perdagangan dunia. Atau dapat disimpulkan bahwa Indonesia terletak dalam sebuah persilangan lalu lintas yang ramai. Maka, dengan demikianlah dampak ini dapat menjadi keuntungan bagi ekonomi Indonesia. • Bidang Komunikasi Dalam setiap letak geografis memang sangatlah penting apalagi hal ini dapat mempengaruhi bidang komunikasi.

Seperti halnya dengan Indonesia yang terletak dalam jalur internasional, dengan demikian Indonesia dapat menguasi Bahasa asing baik secara langsung maupun tidak.

Sehingga dengan begitu juga akan membuat Indonesia kaya dengan barbagai bidag baik dalam komunikasi Bahasa, budaya, dan lainnya. Namun, dalam hal ini juga akan dapat menyebabkan budaya local tersingkir, dengan begitu budaya local akan tidak lagi menjadi prioritas utama. • Pariwisata Di Indonesia Karena Indonesia berada dalam posisi letak yang strategis baik dalam keadaan, iklim, cuaca, dan lainnya.

Maka Indonesia mampu berkembang dalam bidang sector pariwisata. Karena posisi tersebut sangat cocok untuk keadaan Indonesia. • Keanekaragaman Alam Di Indonesia Indonesia merupakan negara yang kaya dengan berbagai jenis suku, budaya, Bahasa, dan alam yang milikinya.

Salah satunya Indonesia kaya dengan berbagai jenis flora dan fauna yang tersebar dimana-mana. Selain itu Indonesia manjadi daya Tarik dunia karena yang dimilikinya jelaskan letak geografis rumah ina beragam ada termasuk alam dan laut yang bikin memukau. • Kekayaan Sumber Daya Tambang Indonesia memang berada dalam posisi letak 2 Benua dan 2 Samudera.

Jelaskan letak geografis rumah ina itu Indonesia juga berada dalam lipatan muda. Sehingga dengan demikianlah Indonesia kaya dengan berbagai sumber daya alam seperti minyak bumi, gas, dan sumber-sumber mineral jelaskan letak geografis rumah ina. Bahkan Indonesia serba kaya dengan berbagai jenis alam, dan budaya. Seperti halnya dengan berbagai budaya, suku, Bahasa, dan kekayaan alam lainya semua Indonesia ada.

Jadi dapat kita bayangkan seberapa besar Indonesia, dan seberapa besar keuntungan Indonesia ini. Inilah salah satu keuntungan letak geografis Indonesia.

Baca Juga: Peta Indonesia Dampak Negatif Letak Geografis Indonesia Selain Indonesia memilki kelebihan dari adanya letak geografis, jelaskan letak geografis rumah ina Indonesia juga memiliki kekurangan, seperti halnya dengan berikut ini.

• Mudah merusak lingkungan fisik seperti lahan kritis dan abrasi, pencemaran air dan udara. • Mudah merusak lingkungan biotis contoh seperti ilegal logging, atau turunnya flora dan fauna. • Rusaknya sistem pantai, danau, dan sungai. • Mudah merusak SDA seperti illegal mining, illegal fishing, dan eksploitasi yang berlebihan. • Mudah terjadi bencan alam seperti gempa bumi, longsor, tsunami, erosi, banjir, kekeringan, dan lainnya.

Titik Koordinat Berikut adalah titik koordinat berdasarkan Letak Astronomis Indonesia, berdasarkan garis bujur diantaranya adalah sebagi berikut : • 95°BT – jelaskan letak geografis rumah ina dan 6°LU – 11°LS. Luas Wilayah Indonesia Berikut adalah luas wilayah di Indonesia berdasarkan data internasional, untuk lebih jelasnya sebagai berikut ini : • Luas wilayah Indonesia mencapai 1.

905.570 Km persegi. • Luas wilayah laut Indonesia mencapai 96.079,15 Km persegi. Untuk iklim Indonesia memiliki iklim tropis dengan curah hujan yang tinggi. Selain itu untuk matapencaharian sebagian penduduk Indonesia sendiri yakni sebagaian petani. Dengan demikianlah Indonesia dikenal dengan sebutan Negara Agraris.

Baca Juga: Ukuran Feed INstagram Foto dan Video Kondisi Geografis Indonesia Berikut merupakan kondisi-kondisi geografis Indonesia, beserta factor-faktornya diantaranya adalah sebagai berikut ini : • Letak geografis • Batas wilayah secara geografis • Keadaan penduduk secara georgafis • Keadaan alam Indonesia yang meliputi cuaca, iklim, persebaran flora, fauna dan masih banyak lagi.

Baca Juga: 81 Desain Undangan Pernikahan Gratis Letak Astronomis Letak astronomis merupakan suatu letak wilayah yang berdasarkan letak pada posisi garis lintang dan garis bijurnya. • Garis lintang merupakan sebuah garis khayal yang ada pada peta atau globe dengan posisi yang sejajar dengan garis khatulistiwa. Garis lintang ini memiliki dampak terhadap iklim negara. • Garis bujur merupakan garis khatulistiwa yang ada pada peta atau globe yang tujuanya untuk sebagai pengubung khutub utara dengan khutub selatan.

Untuk dampaknya sendiri yakni berdampak pada waktu dalam setiap negara. Sedangkan untuk letak astronomisnya, Indonesia berada dalam posisi letak 6°LU (Lintang Utara) – 11°LS (Lintang Selatan) dan 95°BT (Bujur Timur) – 141°BT (Bujur Timur).

Baca Juga: Letak Astronomis Indonesia Dampak letak astronomis Indonesia Indonesia merupakan negara yang berada dalam letak 6°LU (Lintang Utara) – 11°LS (Lintang Selatan) dan 95°BT (Bujur Timur) – 141°BT (Bujur Timur). Selain itu Indonesia berada dalam wilayah daerah iklim tropis yang memilki ciri-ciri sebagai berikut ini : • Curah hujan yang tinggi • Terdapat hutan hujan tropis yang luas • Sinar matahari sepanjang tahun • Kelembaban udara yang tinggi Kesimpulan Berdasarkan data internasional dan data letak geografis, Indonesia berada diantara Dua Benua dan Dua Samudera, yakni Benua Asia dan Benua Australia.

Dan dua Samudera yakni Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Demikianlah pembahasan kali ini mengenai letak geografis Indonesia lengkap beserta penjelasan factor-faktor pendukung, serta pengaruh dari adanya letak geografis.

jelaskan letak geografis rumah ina

Sekian semoga bermnafaat, Terima Kasih. Baca Juga: Berbagai Macam Travel Jakarta Lampung ————————————— Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome .

jelaskan letak geografis rumah ina

Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome.

Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang! Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.Jakarta - Letak geologis adalah letak suatu tempat berdasarkan batuan yang ada di dalam bumi.

jelaskan letak geografis rumah ina

Nah, apakah kamu bisa jelaskan pengertian kondisi geologis Indonesia? Bagaimana pula dampak dari kondisi geologis Indonesia? Kondisi geologis Indonesia adalah kondisi Indonesia berdasarkan batuan yang ada di dalam bumi. Kepulauan Indonesia memiliki kondisi geologis yang menarik karena gugus kepulauannya dibentuk oleh tumbukan lempeng-lempeng tektonik besar, seperti dikutip dari Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas 7.

Tektonik lempeng adalah suatu teori yang menerangkan proses dinamika atau pergerakan bumi tentang pembentukan jalur pegunungan, jalur gunung berapi, jalur gempa bumi, dan cekungan endapan di muka bumi yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng.

Menurut teori tektonik lempeng, permukaan bumi terpecah menjadi beberapa lempeng besar. Berdasarkan kondisi geologis Indonesia, Indonesia merupakan daerah pertemuan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo-Australia, jelaskan letak geografis rumah ina Eurasia, dan lempeng Pasifik. Lempeng Indo-Australia bertumbukan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra, Jawa, dan Nusa Tenggara. Lempeng Pasifik bertumbukan dengan lempeng Eurasia di utara Papua dan Maluku.

Tumbukan lempeng-lempeng di Indonesia membentuk rangkaian pegunungan yang sebagian menjadi gunung berapi di sepanjang Pulau Sumatra, Jawa, dan Nusa Tenggara. Dampak dari kondisi geologis Indonesia ini yaitu munculnya fenomena gempa bumi karena tumbukan lempeng-lempeng di Indonesia. Di samping itu, kondisi geologis Indonesia yaitu sebagai tempat pertemuan antara deretan pegunungan mediteran dan sirkum Pasifik.

Dikutip dari buku Geografi Bencana Alam oleh Dr. Dedi Hermon, ciri khas kondisi geologis Indonesia yaitu dilalui oleh dua jalur gunung api muda dunia yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Baca juga: 5 Negara di Asia Tenggara yang Dilalui Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania Dampak dari kondisi geologis Indonesia ini menyebabkan Indonesia memiliki banyak gunung berapi dan sekaligus menjadi daerah gempa bumi.

jelaskan letak geografis rumah ina

Ada sekitar 400 gunung api di Indonesia, baik gunung berapi aktif dan gunung berapi tidak aktif. Gunung Merapi di Jawa Tengah, contohnya, pernah dijuluki sebagai gunung berapi paling aktif di dunia. Sebanyak 129 gunung api di Indonesia atau 13 persen jelaskan letak geografis rumah ina gunung api di dunia berada di Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, timur Maluku, dan berbelok ke utara ke Sulawesi.

Kondisi gunung berapi yang terlihat melingkari kepulauan Indonesia ini dikenal dengan sebutan ring of fire (lingkaran api) Indonesia atau jalur tektonik Indonesia. Kondisi geologis Indonesia di atas membuat Indonesia rawan bencana, mulai dari gempa tektonik dan gempa vulkanik, tsunami, tanah longsor, dan banjir, seperti dikutip dari buku Geotoksikologi: Usaha Menjaga Keracunan Akibat Bencana Geologi oleh Sukandarrumidi, Fivry Wellda Maulana, dan Arie Noor Rakhman.

Dampak positif dan negatif dari kondisi geologis Indonesia selengkapnya yakni sebagai berikut: 1. Dampak positif dari kondisi geologis Indonesia - Abu gunung berapi dapat menyuburkan tanah - Gunung berapi menghasilkan mineral industri dan bahan bangunan karena saat meletus, gunung berapi mengeluarkan material berupa pasir, kerikil, dan batu-batu besar - Letusan gunung berapi dapat menyingkap adanya barang tambang - Adanya gunung berapi menyebabkan terjadinya hujan orografis, yaitu hujan naik pegunungan, sehingga daerah tersebut banyak hujan - Lereng pegunungan dapat dimanfaatkan untuk usaha kehutanan, perkebunan, dan pariwisata - Banyaknya deretan pegunungan di Indonesia, yaitu deretan pegunungan Sunda, deretan pegunungan Sahul atau Sirkum Australia, pegunungan Sangihe, pegunungan Halmahera, dan Pegunungan Kalimantan 2.

Dampak negatif dari kondisi geologis Indonesia - Indonesia sering mengalami bencana gempa bumi, terutama di pulau-pulau sepanjang pertemuan lempeng Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi. Gempa yang terjadi di Indonesia yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik (gempa yang terjadi karena adanya aktivitas gunung berapi) - Indonesia rentan bencana tsunami karena guncangan akibat gempa bumi membuat gerakan tanah dasar laut yang menimbulkan gelombang tsunami - Indonesia rawan bencana letusan gunung berapi.

Lubang kepundan gunung berapi atau rekahan dalam kerak bumi dapat mengeluarkan cairan magma, gas, atau cairan lain ke permukaan bumi yang berbahaya bagi jiwa penduduk Nah, itu dia pengertian kondisi geologis Indonesia beserta penjelasannya. Gimana detikers, sudah tahu ya dampak positif dan negatif dari kondisi geologis Indonesia?

detik.com/tag/geologis

IPS




2022 www.videocon.com