Kelompokkan unsur-unsur

kelompokkan unsur-unsur

MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Kelompokkan unsur-unsur • Biologi • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) 6.8.

Sebarkan ini: Dalam hal ini merupakan zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana. Contohnya yakni Hidrogen dan Oksigen karena jenis gas tersebut tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana, lain halnya apabila ir dapat diuraikan oleh listrik menjadi dua jenis gas yaitu hidrogen dan oksigen.

• Unsur Logam adalah unsur yang berwujud padat pada suhu kamar, dapat ditempa dan diregangkan, mengkilap jika digosok dan dapat menjadi penghantar listrik (konduktor) dan penghantar panas. Contoh unsur logam: • Kalsium (Calsium) = Ca • Mangan = Mn • Kobalt (Cobalt) = Co • Timah (Stannum) = Sn • Besi (Ferrum) = Fe • Magnesium = Mg • Perak (Argentum) = Ag • Krom (Chromium) = Cr • Nikel = Ni • Kadmium (Cadmium) = Cd • Kalium = K • Emas (Aurum) = Au • Unsur Kelompokkan unsur-unsur Logam adalah unsur yang berwujud padat, cair atau gas pada suhu kamar, rapuh dan tidak dapat ditempa, tidak mengkilap walau digosok (kecuali intan) tidak bisa menjadi penghantar/Non-konduktor (kecuali grafit).

Contoh unsur bukan logam (non logam): • Argon = Ar • Kelompokkan unsur-unsur (Sulfur) = S • Fluorin = F • Karbon (Carbon) kelompokkan unsur-unsur C • Oksigen = O • Silikon = Si • Bromin = Br • Helium = He • Fosfor = Phosforus • Hidrogen = H • Neon = Ne • Nitrogen = N Baca Juga : Tabel Periodik Unsur Kimia Tata Nama Unsur Penamaan unsur telah jauh sebelum adanya teori atom suatu zat, meski pada kelompokkan unsur-unsur itu belum diketahui mana yang merupakan unsur, dan mana yang merupakan senyawa.

Ketika teori atom berkembang, nama-nama unsur yang telah digunakan pada masa lampau tetap dipakai. Misalnya, unsur “cuprum” dalam Bahasa Inggris dikenal dengan copper, dan dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan istilah tembaga. Contoh lain, dalam Bahasa Jerman “Wasserstoff” berarti “hidrogen”, dan “Sauerstoff” berarti “oksigen”. Nama resmi dari unsur kimia ditentukan oleh organisasi IUPAC. Menurut IUPAC, nama unsur tidak diawali dengan huruf kapital, kecuali berada di awal kalimat.

Dalam paruh akhir abad ke-20, banyak laboratorium mampu menciptakan unsur baru yang memiliki tingkat peluruhan cukup tinggi untuk dijual atau disimpan. Nama-nama unsur baru ini kelompokkan unsur-unsur pula oleh IUPAC, dan umumnya mengadopsi nama yang dipilih oleh penemu unsur tersebut. Sifat-Sifat Unsur Kimia Sifat-sifat dalam unsur kimia dibagi kedalam sifat fisika dan sifat kimia. Sifat fisika meliputi wujud, warna, kekerasan, kelarutan, konduktivitas listrik dan panas, massa jenis, sifat magnet, jari-jari atom, kalor penguapan, titik didih dan titik leleh.

Sedangkan sifat kimia meliputi kereaktifan unsur • Unsur-unsur golongan logam golongan alkali dan alkali tanah Unsur-unsur kelompokkan unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah meliputi unsur-unsur golonggan IA ( 3Li 11Na kelompokkan unsur-unsur 37Rb 55Cs 87Fr ) dan IIA ( 4Be 12Mg 20Ca 38Sr 56Ba 88Ra ).

Berikut tabel mengenai sifat-sifat unsur logam tersebut: Sifat Fisika Unsur-Unsur Logam Alkali Tanah Sifat Li Na K Rb Cs nomor atom 3 11 19 37 55 Jari-jari atom (pm) 155 190 235 248 267 Jari-jari ion M +(pm) 60 95 133 148 169 Titik leleh ( 0C) 181 97,8 63,6 38,9 28,4 Titik didih ( 0C) 1.347 883 774 688 678 Kerapatan (g/cm 3) 0,53 0,97 0,86 1,59 1,90 Kekerasan (skala Mohs) 0,6 0,4 0,5 0,3 0,3 Warna nyala Merah Kuning Ungu Merah biru Sifat Kimia Unsur-Unsur Alkali Sifat Li Na K Rb Cs nomor atom 4 12 20 38 56 Jari-jari atom (pm) 90 130 174 192 198 Jari-jari ion M +(pm) 3 65 99 113 135 Titik leleh ( 0C) 1.278 649 839 769 725 Titik didih ( 0C) 2.970 1.090 1.484 1.384 1.640 Kerapatan (g/cm 3) 1,86 1,72 1,55 2,54 3,59 Kekerasan (skala Mohs) 5 2,0 1,5 1,8 2 Warna nyala Putih Putih Merah Merah tua hijau Sifat Kimia Unsur-Unsur Alkali tanah Sifat Li Na K Rb Cs Konfigurasi electron [He]2s 1 [Ne]3s 1 kelompokkan unsur-unsur 1 [Kr]5s 2 [Xe]6s 1 Energi ionisasi pertama (kj/mol) 519 498 418 401 376 Keelektronegatifan 1,0 0,9 0,8 0,8 0,7 Potensial elektrode standar (volt) -3,045 -2,714 -2,925 -2,925 -2,923 Dari tabel-tabel di atas dapat disimpulkan sebagai berikut: a) Golongan alkali (IA) • Mempunyai satu elektron terluar (ns1) • Mempunyai satu elektron terluar (ns1) • Energi ionisasi rendah (mudah melepaskan elektron) • Reduktor kuat (mudah mengalami oksidasi) • Sangat reaktif (di alam tidak ada unsur bebasnya).

• Reaksinya dengan air berlangsung cepat. • Titik leleh rendah (lunak), sebab ikatan logam lemah. Baca Juga : Pengertian Kimia – Sejarah, Cabang, Konsep, Industri, Manfaat • Jari-jari atom makin ke bawah makin besar: • makin ke bawah kereaktifan bertambah.

• makin ke bawah basanya makin kuat. • makin ke bawah titik leleh makin rendah. • Logam-logam alkali diperoleh dari elektrolisis leburan garam halidanya.

• Senyawa-senyawa alkali berikatan ion, berwujud padat, dan memiliki titik leleh tinggi. • Reaksi menyala dengan nyala Na berwarna kuning dan K ungu. • Semua senyawa alkali larut baik dalam air. b) Golongan alkali tanah (IIA) • Mempunyai dua elektron terluar (ns2): • energi ionisasi rendah, tetapi IA lebih rendah.

• reduktor kuat, meskipun tidak sekuat IA. • sangat reaktif, tetapi IA lebih reaktif. • reaksinya dengan air berlangsung lambat. • titik leleh cukup tinggi (keras), sebab ikatan logam lebih kuat dari IA. kelompokkan unsur-unsur Jari-jari atom makin ke bawah makin besar:makin ke bawah kereaktifan bertambah.

kelompokkan unsur-unsur

• makin ke bawah basanya makin kuat. • makin ke bawah titik leleh kelompokkan unsur-unsur rendah. • Logam-logam kelompokkan unsur-unsur diperoleh dari elektrolisis leburan garam halidanya.

Senyawa-senyawa alkali berikatan ion, berwujud padat, dan memiliki titik leleh tinggi • Reaksi menyala dengan nyala Sr merah dan Br hijau • Senyawa Cl –, S 2- dan NO 3 dari IIA larut baik dalam air. Senyawa C032- dari IIA tidak ada yang larut. Kelarutan senyawa 504 2- dari IIA makin ke bawah makin kecil (makin sukar larut). Kelarutan basa (OH-) dari IIA semakin ke bawah semakin besar (semakin mudah larut) • Unsur- Unsur Logam Golongan Transisi Unsur transisi dapat didefinisikan sebagai unsur-unsur yang memiliki subkulit d atau subkulit f yang terisi sebagian.

Unsur transisi tersebut terdiri dari Sc (Scandium), Ti (Titanium), V (Vanadium), Cr (Krom), Mn (Mangan), Fe (Besi), Co (Kobalt), Ni (Nikel), Cu (Tembaga) dan Zn (Seng). Semua unsur transisi mempunyai sifat logam, hal ini terjadi karena unsur transisi memiliki lebih banyak electrontiak berpasangan.

berikut ini sifat-sifat umum dari unsur-unsur logam golongan transisi. • Biloksnya pasti positif, • Pada umumnya mempunyai harga biloks lebih dari 1, kecuali Sc (+3) dan Zn (+2) • Pada umumnya, ionnya berwarna, kecuali Sc2+, Zn2+, dan Ti4+, • Dapat membentuk ion kompleks sebagai atom pusat. • Memiliki ikatan logam yang sangat kuat • Bersifat katalis (mempercepat reaksi). • Titik didih dan titik kelompokkan unsur-unsur unsur transisi meningkat dari 1.541oC (Skandium) sampai 1.890 oC (Vanadium), kemudian turun sampai 1.083 oC (Tembaga) dan 420 oC (Seng).

• Senyawa-senyawa unsur transisi mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu. Adanya bilangan oksidasi lebih dari satu ini disebabkan mudahnya melepaskan elektron valensi. Dengan demikian, kelompokkan unsur-unsur ionisasi pertama, kedua dan seterusnya memiliki harga yang relatif lebih kecil dibanding unsur golongan utama.

• Kebanyakan dari unsur-unsur dan senyawa logam transisi bersifat paramagnetik (tertarik oleh medan magnet) dan bukan bersifat diamagnetik (tidak tertarik oleh medan magnet). • Sebagian besar ion-ion logam transisi berwarna. • Unsur-Unsur Golongan Halogen Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan VIIA di tabel periodik.

Kelompok ini dari: fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I), astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. Halogen menandakan unsur-unsur yang menghasilkan garam jika bereaksi dengan logam. Istilah ini berasal dari istilah kelompokkan unsur-unsur bahasa Perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa Yunani. Sifat unsure-unsur golongan ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Sifat Flour Klor Brom Iodium Astatin Massa atom 19 35,5 80 127 210 Jari-jari atom (A) 72 99 115 133 155 Titik leleh ( 0C) -220 -101 -7 -113 302 Titik didih ( 0C) -188 -35 59 183 337 Keelektronegatipan 4,1 2,8 2,8 2,5 2,2 Wujud gas gas cair padat Padat Warna Kuning muda Hijau kekuningan Merah coklat ungu Berdasarkan tabel di atas dapat di ketahui sifat unsur-unsur golongn hologen sebagai berikut: • Sangat reaktif (oksidator kuat), beracun.

• Oksidator : F2>Cl2>Br2>I2 • Reduktor : I->Br->Cl->F- • Jari-jari atomnya dari bawah ke atas semakin kecil. • Elektronegatifanya dari kiri kekanan semakin besar. • Energi ionosasi dadari kiri ke kanan semakin besar. • Afinitas electron dari bawah keatas semakin kecil • Unsur-Unsur Golongan Gas Mulia Gas mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA (18) dalam tabel periodik. Disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil (sangat sukar bereaksi). Gas mulia dahulu disebut juga golongan nol.

Gas mulia terdiri atas unsure-unsur helium (He), neon (Ne), argon (Ar), krypton (Kr), xenon (Xe) dan radon (Rn). Sifat umum golongan ini dapat dilihat dalam tabel di bawah ini. Sifat Gas Mulia He Ne Ar Kr Xe Rn Nomor atom 2 10 18 36 54 86 Massa atom 4 20 40 84 131 222 Jari-jari atom(A) 0,93 1,12 1,54 1,69 1,90 2,20 Energi ionisasi(kJmol -1) 2.640 2.080 1.420 1.350 1.170 1.040 Titik didih ( 0C) -269 -246 -180 -152 -107 -62 Titik leleh ( 0C) -272 -249 -189 -157 -112 -71 Adapun secara umum sifat-sifat unsur- unsur golongan gas mulia sebagai berikut: • Tidak Berwarna, tidak berbau, tidak berasa, sedikit larut dalam kelompokkan unsur-unsur.

• Mempunyai elektron valensi 8, dan khusus untuk Helium elektron valensinya 2, maka gas mulia bersifat kekal dan diberi valensi nol. • Molekul-molekulnya terdiri atas satu atom (monoatom) • Energi ionosasinya sangat tinggi, akibatnya unsure-unsur gas mulia suksar bereaksi dengan unsur lainnya.

• Pada tabel dapat dilihat bahwa titik leleh dan titik didihnya sangat rendah, namun baik titik leleh maupun titik didih semakin kebawah semakin tinggi, sesuai dengan semakin besarnya massa atom gas mulia.

• Unsur Karbon Karbon merupakan unsur yang terletak pada periode 2 golongan IVA dalam sistem periodik. Unsur karbon pada suhu kamar (298 ?K1 atm) berbentuk padatan yang kelompokkan unsur-unsur Kristal, terdiri atas banyak atom karbon yang berikatan kovalen.

Sifat fisika karbon dapat diamati pada tabel berikut: Sifat Keterangan Titik leleh (C) 3500 Titik didih (C) 3930 Jari-jari kovalen 0,77 Jari-jari ion 0,15 Warna (arang) Hitam Secara umum, sifat kimia karbon antara lain sebagai berikut. • Sangat tidak reaktif, jika bereaksi, tidak ada kecenderungan atom-atom karbon kehilangan elektron-elektron terluar untuk membentuk ion C4+. Beberapa reaksi unsur karbon diantaranya sebagai berikut. • Karbon ada yang membentuk senyawa organik dan ada juga yang membentuk senyawa anorganik.

Senyawa organik di antaranya senyawa hidrokarbon, alkohol, aldehida, keton, ester,dan asam karboksilat, senyawa karbon anorganik di anataranya oksida, karbida, karbonat, sulfida, dan halida.

• Atom karbon mempunyai beberapa alotropi, yaitu bentuk struktur yang berbeda dari suatu atom yang sama, antara lain grafit, intan, fuleren, bulkyball, dan arang. • Karbon dalam bentuk senyawa H2CO3 dapat terionisasi (larut) di dalam air. • Mempunyai energy ionisasi sebesar 11,3 kJ/mol. • Mempunyai nilai keelektrponegatifan sebesar 2,5. • Unsur Nitrogen Terletak pada periode 3 golongan VA, berwujud gas pada suhu ruangan standar. Sifat fisika nitrogen Sifat Keterangan titik leleh ( oC) -210 titik didih ( oC) -196 jari-jari kovalen (A) 0,75 jari-jari ion (N 3+) (A) 1,71 jari-jari ion (N 5+) (A) 0,11 warna pada suhu kamar gas tidak berwarna Baca Juga : Daur Nitrogen : Siklus, Proses, Bentuk dan Contoh Sifat kimia unsur nitrogen: • Kurang reaktif, terlihat dari banyaknya proses di alam yang tidak melibatkan nitrogen melainkan oksigen meskipun komposisi terbesar udara kelompokkan unsur-unsur nitrogen (78%).

Berikut beberapa reaksi nitrogen. • Dapat bertindak sebagai zat pengoksidasi (oksidator) dan zat pereduksi (reduktor). Nitrogen sebagai oksidator mempunyai biloks -1, -2, dan -3, sedangkan sebagai reduktor mempunyai biloks +1, +2, +3, +4, dan +5.

Biloks nitrogen kelompokkan unsur-unsur paling umum adalah -3, +3, dan +5. • Mempunyai energi ionisasi sebesar 14,5 kJ/mol. • Mempunyai nilai keelektronegatifan sebesar 3,0. • Unsur Oksigen Terletak pada periode 3 golongan VIA. Berwuju gas pada suhu ruang: 298 K, 1 atm. Sifat fisika unsur oksigen.

Sifat Keterangan titik leleh ( oC) -218,8 titik didih ( oC) -183,0 jari-jari kovalen (A) 0,73 jari-jari ion (O 2-) (A) 1,4 warna pada suhu kamar kelompokkan unsur-unsur tidak berwarna Sifat-sifat kimia unsur oksigen: • Mempunyai elektron terluar sebanyak 6 elektron dengan biloks -2. • Mempunyai 2 alotrop, yaitu gas oksigen kelompokkan unsur-unsur dan ozon (O3). • Mengalami reaksi oksidasi dengan sebagian besar unsur membentuk senyawa oksida (contoh: Na2O), peroksida (contoh: Na2O2), superoksida (contoh: NaO2), dan senyawa-senyawa karbon.

• Mempunyai energi ionisasi sebesar 14,5 kJ/mol. • Mempunyai nilai keelektronegatifan sebesar 3,0. • Unsur-unsur periode ketiga Unsur-unsur yang menempati periode ketiga antara lain Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl, dan Ar. Sifat-sifat umum unsur-unsur tersebut berurut dari Na sampai Ar adalah sebagai berikut: • Jari-jari semakin kecil karena jumlah e- valensinya semakin kelompokkan unsur-unsur.

• Sifat logam semakin berkurang • Sifat basa berkurang, sifat asam bertambah • Sifat reduktor berkurang, oksidator bertambah • Energi ionisasi bertambah • Keelektronegatifan bertambah • Kelogaman: Na, Mg, Al ( logam ), Si ( semilogam ), P, S, Cl, Ar ( bukan logam ) • Semakin bersifat oksidator • Konduktor: Na, Mg, Al.

Bersifat Isolator: Si, P, S, Cl, Ar • Kekuatan basa: semakin bersifat asam • Sifat Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Unsur-unsur transisi periode keempat mempunyai sifat-sifat yang khas. Sifat-sifat khas unsur periode keempat antara lain: • Bersifat logam, maka sering disebut logam transisi. • Bersifat logam, maka mempunyai bilangan oksidasi positif pada umumnya lebih dari satu.

• Banyak diantaranya dapat membentuk senyawa kompleks • Pada umumnya senyawanya berwarna • Beberapa diantaranya dapat digunakan sebagai katalisator Bahaya Unsur-Unsur Kimia Berikut ini bahaya unsur-unsur kimia, sebagai beirkut: • Karbon • Dalam bentuk CO2 menyebabkan terjadinya efek rumah kaca • Dalam bentuk CFC menyebabkan penipisan lapisan ozon • Dalam bentuk CCL4 menyebabkan kerusakan hati dan ginjal • Dalam bentuk CS2 bersifat racun • Dalam bentuk CO menyebabkan darah kekurangan oksigen • Nitrogen Campuran NO dan NO2 menyebabkan terjadinya hujan asam dan kabut yang mengakibatkan iritasi pada mata dan tumbuhan menjadi kering.

Selain itu hujan asam dapat merusak pH, perairandan bangunan. • Silikon Silikon yang digunakan untuk kecantikan wajah dapat menyebabkan kerusakan bentuk wajah dan melumpuhkan beberapa otot wajah.

• Fosfor Jika biji fosfor diolah menjadi fosfat dan larutan dalam air akan menyebabkan terjadinya limbah radioaktif. • Belerang Belerang dalam bentuk H2Ssangat beracun dan dapat menyebabkan kematian, sedangkan dalam bentuk H2SO4 dapat merusak kulit dan menyebabkan korosi. • Radon Jika radon terhirup, akan ter tinggal di paru-paru dan dapat menyebabkan kanker paru- paru.

• Aluminium Aluminium dapat merusak kulit, dalam bentuk bubuk dapat meledak di udara jika dipanaskandan dalam bentuk AL2O3 jika di reaksikan dengan karbon akan menyebabkan pemanasan global. • Krom Krom sangat beracun dan dapat menyebabkan kanker. • Mangan Pada pengelasan baja dengan logam Mn akan dihasilkan asap, yang bersifat racun dan dapat mengganggu system saraf pusat.

• Logam Tembaga Pada penambangan tembaga terdapat pasir sisa yang masih mengandung logam CO. Jika pasir sisa ini dibuang ke perairan, maka akan membahayakan bagi organisme-organisme perairan. Pengertian Atom Dalam hal ini merupakan sebuah bagian terkecil dari suatu unsur yang masih mempunyai suatu sifat unsur tersebut. • Setiap atom dari suatu unsur memiliki sifat tertentu yang berbeda dengan sifat atom unsur yang lain. Yang perbedaan ini meliputi sifat kimia dan sifat fisiknya.

• Perbedaan antratom terjadi karena perbedaan jumlah proton, elektron dan neutron penyusunnya. Kelompokkan unsur-unsur Juga : Pengertian dan Teori Atom PERKEMBANGAN MODEL ATOM Istilah atom bermula dari zaman Leukipos dan Demokritus yang mengatakan bahwa benda yang paling kecil adalah atom. Atom yang berasal dari bahasa Yunani yaitu atomos, a artinya tidak dan tomos artinya dibagi.

Model atom mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan berdasarkan fakta-fakta eksperimen. Walaupun model atom telah mengalami modifikasi, namun gagasan utama dari model atom tersebut tetap diterima sampai sekarang. Perkembangan model atom dari model atom Dalton sampai model atom mekanika kuantum yaitu sebagai berikut: • Model atom Dalton Pada tahum 1803, John Dalton mengemukakan teorinya sebagai berikut: • setiap unsur tersusun atas partikel-partikel kecil yang tidak dapat dibagi lagi yang disebut atom.

• atom-atom dari unsur yang sama akan mempunyai sifat yang sama, tetapi atom-atom dari unsur berbeda mempunyai sifat yang berbeda pula. • dalam reaksi kimia tidak ada atom yang hilang, tetapi hanya terjadi perubahan susunan atom-atom dalam unsur tersebut. • bila atom membentuk molekul, atom-atom tersebut bergabung dengan angka perbandingan yang bulat dansederhana, seperti 1 : 1, 2 : 12 : 3. Model atom Dalton mempunyai beberapa kelemahan. Beberapa kelemahan itu diantaranya • Tidak dapat menjelaskan sifat listrik materi • Tidak dapat menjelaskan gaya gabung unsur-unsur.

Misalnya, mengapa dalam pembentukan air (H 2O) satu atom oksigen mengikat dua atom hydrogen. • Model atom Thomson Setelah J.J. Kelompokkan unsur-unsur menemukan bahwa di dalam atom terdapat elektron, maka Thomson membuat model atom sebagai berikut: • Atom merupakan suatu materi berbentuk bola pejal bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron-elektron (model roti kismis).

• Atom bersifat netral, jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif. • Model atom Thomson tidak bertahan lama. Hal ini disebabkan karena model atom Thomson tidak menjelaskan adanya inti atom.

Baca Juga : Partikel Penyusun Atom – Pengertian, Sejarah, Elektron, Proton, Neutron, Inti Atom, Para Ahli • Model atom Rutherford Setelah Rutherford menemukan inti atom yang bermuatan positif dan massa atomnya terpusat pada inti, maka Rutherford membuat model atom sebagai berikut: • atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dan elektron yang bermuatan negatif mengelilingi inti atom; • atom bersifat netral; • jari-jari inti atom dan jari-jari atom sudah dapat ditentukan.

• Model Atom Rutherford Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan alam, ternyata model Rutherford juga memiliki kekurangan. Kelemahan mendasar dari model atom Rutherford ialah tidak dapat menjelaskan mengapa elektron yang beredar mengelilingi inti tidak jatuh ke inti karena ada gaya tarik menarik antara inti dan elektron.

Dan menurut ahli fisika klasik pada massa itu (teori Maxwell), elektron yang bergerak mengelilingi inti atom akan melepaskan energi dalam bentuk radiasi. • Model atom Bohr Berdasarkan hasil pengamatannya pada spektrum atom hidrogen, Neils Bohr memperbaiki model atom Rutherford, dengan menyusun model atom sebagai berikut: • Atom terdiri atas inti atom yang mengandung proton bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif yang mengelilingi inti atom; Ruang hampa Elektron mengelilingi inti Inti atom (bermuatan positif).

• Model atom mekanika kuantum Model atom mekanika kuantum didasarkan pada: • elektron bersifat gelombang dan partikel, oleh Louis de Broglie (1923); • persamaan gelombang elektron dalam atom, oleh Erwin Schrodinger; (1926) • asas ketidakpastian, oleh Werner Heisenberg (1927). • Model atom mekanika kuantum Menurut teori atom mekanika kuantum, elektron tidak bergerak pada lintasan tertentu. Berdasarkan hal tersebut maka model atom mekanika kuantum adalah sebagai berikut: • Atom terdiri atas inti atom yang mengandung proton dan neutron, dan elektron-elektron mengelilingi inti atom berada pada orbital-orbital tertentu yang membentukkulit atom, hal ini disebut dengan konsep orbital.

• Dengan memadukan asas ketidakpastian dari Werner Kelompokkan unsur-unsur dan mekanika gelombang dari Louis de Broglie, Erwin Schrodinger merumuskan konsep orbital sebagai suatu ruang tempat peluang elektron dapat ditemukan.

• Kedudukan elektron pada orbital-orbitalnya dinyatakan dengan bilangan kuantum. Baca Juga : 4 Pengertian Struktur Atom Beserta Modelnya Dalam Sebauh Teori Ahli Pengertian Isotop Isotop adalah nuklida-nuklida yang mempunyai nomor atom (jumlah proton) sama, tetapi mempunyai nomor massa (jumlah neutron) berbeda.

Jadi, setiap unsur mungkin saja terdiri atas beberapa jenis nuklida yang sama. Isotop yang mempunyai inti stabil disebut isotop stabil. Isotop tidak stabil mempunyai inti tidak stabil yang merupakan nuklida radioaktif dan akan meluruh. Nuklida yang dikenal terdapat lebih dari 3 000 nuklida, sekitar 280 di antaranya adalah nuklida kelompokkan unsur-unsur dan lainnya adalah nuklida radioaktif. Beberapa contoh isotop stabil dan isotop tidak stabil adalah: Unsur Isotop stabil Isotop tidak stabil H H 1, H 2 H 3 K K 39, K 41 K 38, K 40, K 42, K 44 Co Co 59 Co kelompokkan unsur-unsur 58, Co 60, Co 61 Pb Pb 206, Pb 208 Pb 205, Pb 207, Pb 209 Daftar Pustaka: • Friedlander G.

Kennedy J.W, Macias E.S, Miller J.M. 1981. Nuclear and Radiochemistry. New York : John Wiley & Kelompokkan unsur-unsur • Winarni. 2007. Kimia untuk SMA dan MA kelas XII IPA. Jakarta : Satubuku.

kelompokkan unsur-unsur

• Rahardjo, Sentot Budi. 2008. KIMIA 3 Kelompokkan unsur-unsur Eksperimen. Solo: Platinum. Sebarkan ini: • • • • • Posting pada IPA, Kimia, SMA, SMK, SMP Ditag #pengertian senyawa, 20 contoh karya seni rupa 2 dimensi, 5 contoh isotop isobar dan isoton, air adalah contoh senyawa yang terbentuk dari, apa itu unsur senyawa dan campuran, apa itu unsur unsur, apa pengertian inti atom, apa perbedaan c12 c 13 dan c 14, apa perbedaan elektron dan proton, apa yang dimaksud dengan unsur, apa yang dimaksud reaksi peluruhan, apakah semua atom memiliki massa dan nomor, apakah yang dimaksud dengan ionisasi, apakah yang dimaksud dengan unsur, arti senyawa, atom dan inti atom, atom-atom yang mempunyai neutron sama disebut, bagaimana karakteristik unsur, bagaimanakah menjelaskan struktur atom, bagaimanakah sifat kestabilan pada suatu zat, bahan ajar unsur, benda yang kelebihan elektron akan bermuatan, berapa massa atom belerang, berikut yang merupakan isotop adalah, besi kelompokkan unsur-unsur dan udara merupakan contoh, bidas adalah, campuran emas dan perak disebut, ciri zat tunggal yaitu memiliki sifat yang, contoh atom, contoh dari unsur dan senyawa adalah, contoh gambar 1 dimensi, contoh isotop, contoh isotop brainly, contoh karya seni dua dimensi, contoh soal essay unsur, contoh soal isotop, contoh soal isotop isobar isoton, contoh soal struktur atom, contoh kelompokkan unsur-unsur zat aditif dan adiktif, contoh unsur, dan campuran, definisi ion, definisi molekul, definisi proton, elektron adalah, elektron bermuatan, energi ikat inti adalah energi yang, gambar 2 dimensi yang mudah, kelompokkan unsur-unsur isobar, garam air dan gula contoh dari, garam dapur zat tunggal atau campuran, ikatan kimia dapat terbentuk berupa, ikatan kovalen merupakan ikatan, ion adalah, isobar adalah, isoelektron, isoelektron adalah, isoterm adalah, isotop adalah, jelaskan apa yang dimaksud dengan isotop isobar dan isoton disertai dengan contoh contohnya, jelaskan definisi atom ion dan molekul, jelaskan pengertian atom menurut dalton, jelaskan pengertian elektron, jelaskan pengertian molekul, jelaskan pengertian partikel, jelaskan perbedaan senyawa dan campuran, jelaskan unsur semi logam, jumlah partikel penyusun atom kalsium, jumlah partikel penyusun atom oksigen, jumlah proton oksigen, kalimat unsur, kation adalah ion yang bermuatan, klasifikasikan atom atom yang termasuk isotop kelompokkan unsur-unsur isoton, koloid adalah, kriteria kbbi, makalah struktur atom, makna elektron, makna lain dari pengertian senyawa adalah, massa suatu atom ditentukan oleh, materi atom, mengapa air termasuk zat tunggal, mengapa gambar diberi hiasan, molekul unsur dibentuk oleh, neutron adalah, nomor atom dari 84 36 kr adalah, nomor atom dari 8436 kr adalah, nomor massa aluminium, nomor massa dari karbon adalah, nomor massa oksigen, notasi atom, nuklida adalah, pada atom netral jumlah elektron adalah, partikel partikel dari unsur adalah, partikel penyusun atom, partikel-partikel dari senyawa adalah, penemu inti atom, Pengertian atom, pengertian atom brainly, pengertian atom dan contohnya, pengertian atom menurut para ahli, pengertian atom menurut para ilmuwan modern, pengertian dari isobar, pengertian ion, Pengertian molekul, pengertian molekul unsur, pengertian partikel, pengertian proton, pengertian seni rupa 3 dimensi, pengertian unsur, pengertian unsur dan contohnya, pengertian unsur senyawa campuran, pengertian unsur unsur, perbedaan atom dan unsur, pernyataan yang benar untuk ion na + adalah, plastik digosok ke rambut maka, ppt struktur atom, rangkuman struktur atom, sebutkan 3 zat-zat campuran beserta contohnya, sebutkan 5 teori atom dalton, sebutkan ciri-ciri zat campuran, sebutkan contoh zat tunggal, kelompokkan unsur-unsur dan jelaskan bentuk dari zat tunggal, sebutkan dua benda yang termasuk unsur, sebutkan partikel partikel pembentuk atom, secara sederhana atom berarti, semua isotop oksigen memiliki, senyawa, senyawa adalah, senyawa dan campuran, senyawa memiliki sifat yang, soal hots unsur, Struktur Atom, tabel 8.4 atom dan partikel penyusunnya, tabel periodik unsur kimia dan keterangan, tata letak elektron dalam tiap kulit disebut, tembaga termasuk unsur atau senyawa, teori atom, teori atom mekanika kuantum, teori atom rutherford, teori atom thomson, tuliskan dua jenis unsur dan contohnya, tuliskan partikel partikel penyusun atom, unsur adalah, unsur isotop, unsur unsur adalah, warna logam besi dalam keadaan murni adalah, zat tunggal dan zat campuran termasuk, zat tunggal disebut juga dengan zat, zat yang terdiri dari beberapa materi disebut, zat yang terdiri dari beberapa unsur disebut Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Penjelasan Ciri-Ciri Helicobacter Pylori Dalam Biologi • Pengertian Kata Berimbuhan • Pengertian Coelentarata – Ciri, Habitat, Reproduksi, Klasifikasi, Cara Hidup, Peranan • Pengertian Gerakan Antagonistic – Macam, Sinergis, Tingkat, Anatomi, Struktur, Contoh • Pengertian Dinoflagellata – Ciri, Klasifikasi, Toksisitas, Macam, Fenomena, Contoh, Para Ahli • Pengertian Myxomycota – Ciri, Siklus, Klasifikasi, Susunan Tubuh, Daur Hidup, Contoh • “Panjang Usus” Definisi & ( Jenis – Fungsi – Menjaga ) • Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli Beserta Peran Dan Fungsinya • “Masa Demokrasi Terpimpin” Sejarah Dan ( Latar Belakang – Pelaksanaan ) • Pengertian Sistem Regulasi Pada Manusia Beserta Macam-Macamnya • Contoh Soal Psikotes • Contoh CV Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Kunci Jawaban Brain Out • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me Unsur, Senyawa dan Campuran – Pengertian, Sifat, Jenis, Tata Nama & Contoh – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Unsur, Senyawa dan Campuran yang dimana dalam hal ini meliputi kelompokkan unsur-unsur, sifat, jenis, tata nama dan contoh, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Materi yang terdapat di alam semesta ini sangatlah terbilang sangat banyak untuk jenisnya, oleh karena itu untuk memudahkan kita dalam mempelajarinya maka materi dapat dikelompokan menjadi dua macam yaitu zat murni dan campuran.

Untuk zat murni sendiri hanya mengandung satu zat penyusun dan disebut juga sebagai zat tunggal. Dan sedangkan untuk campuran sendiri mengandung dua macam atau lebih zat penyusun. 6.4. Sebarkan ini: Apabila dikaji, semua zat terbentuk dari bagian-bagian yang paling sederhana yang disebut unsur.Air dapat diuraikan lagi menjadi gas hidrogen dan gas oksigen.Gula dapat diuraikan lagi menjadi karbon, oksigen, dan hidrogen.Dengan reaksi kimia biasa karbon, oksigen, dan hidrogen kelompokkan unsur-unsur dapat diuraikan lagi.Karbon, hidrogen, dan oksigen tergolong unsur.Unsur didefinisikan sebagai zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.

Pada kondisi normal, banyak di antara unsur ini berupa benda padat, seperti tembaga, emas, besi, dan timbal. Merkuri atau yang lebih dikenal dengan nama air raksa dan brom merupakan contoh unsur yang berwujud cair. Oksigen dan nitrogen adalah contoh unsur yang berupa gas. Unsur Persentase (%) Aluminium Besi Kalium (potasium) Kalsium Magnesium Natrium Oksigen Silikon Unsur-unsur lainnya 8,1 5,0 2,6 3,6 2,1 2,9 46,6 27,7 1,4 Lautan terdiri atas air dan berbagai garam.

Air tersusun atas unsur hidrogen dan oksigen. Udara hampir sepenuhnya merupakan campuran oksigen dan nitrogen ditambah dengan sejumlah kecil beberapa unsur lain. Tubuh manusia juga tersusun oleh berbagai unsur. Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari kelompokkan unsur-unsur (hidrogen dan oksigen). Unsur-unsur yang sudah dikenal ada yang berupa logam, bukan logam (nonlogam), dan semilogam.Logam adalah unsur yang memiliki sifat mengkilap dan umumnya merupakan penghantar listrik dan penghantar panas yang baik.Unsur-unsur logam umumnya berwujud padat pada suhu dan tekanan normal, kecuali raksa yang berwujud cair.

Pada umumnya unsur logam dapat ditempa sehingga dapat dibentuk menjadi bendabenda lainnya. Beberapa unsur logam di antaranya besi, emas, perak, platina, dan tembaga.

Contoh unsur-unsur logam ditunjukkan pada tabel berikut. Tabel Unsur-Unsur Logam Nama Indonesia Nama Latin Lambang Unsur Bentuk Fisik aluminium barium besi emas kalium kalsium kromium magnesium mangan natrium nikel aluminium barium ferrum aurum kalium calsium chromium magnesium manganium natrium nickelium Al Ba Fe Au K Ca Cr Mg Mn Na Ni padat, putih keperakan padat, putih keperakan padat, putih keperakan padat, berwarna kuning padat, putih keperakan padat, putih keperakan padat, putih keperakan padat, putih keperakan padat, putih abu-abu padat, putih keperakan padat, putih keperakan Adapun unsur nonlogam adalah unsur yang tidak memiliki sifat seperti logam.Pada umumnya, unsur-unsur nonlogam berwujud gas dan padat pada suhu dan tekanan normal.

Contoh unsur nonlogam yang berwujud gas adalah oksigen, nitrogen, dan helium. Contoh unsur nonlogam yang berwujud padat adalah belerang, karbon, fosfor, dan iodin. Zat padat nonlogam biasanya keras dan getas.Unsur nonlogam yang berwujud cair adalah bromin.Perhatikan contoh unsur nonlogam pada tabel berikut. Baca Juga Artikel Lainnya: Logam dan Non Logam adalah Tabel Unsur-Unsur Non-Logam Nama Indonesia Nama Latin Lambang Unsur Bentuk Fisik belerang bromin kelompokkan unsur-unsur fosforus helium hidrogen karbon klorin neon nitrogen oksigen silikon iodin sulfur bromium fluorine kelompokkan unsur-unsur helium hydrogenium carbonium chlorine neon nitrogenium oxygenium silicium iodium S Br F P He H C Cl Ne N O Si I padat, kuning cair, cokelat kemerahan gas, kuning muda padat, putih dan merah gas, tidak berwarna gas, tidak berwarna padat, kelompokkan unsur-unsur gas, kuning kehijauan gas, tidak berwarna gas, tidak berwarna gas, tidak berwarna padat, abu-abu mengkilap padat, hitam (uapnya berwarna ungu) Selain unsur logam dan nonlogam ada juga unsur semilogam atau yang dikenal dengan nama metaloid.

Metaloid adalah unsur yang memiliki sifat logam dan nonlogam.Contoh unsur-unsur jenis ini dapat kamu lihat padatabel berikut. Tabel Unsur-Unsur Semi-Logam Nama Indonesia Nama Latin Lambang Unsur Bentuk Fisik boron silikon germanium arsen antimon tellurium polonium boronium silicium germanium arsenium stibium tellurium polonium B Si Ge As Sb Te Po padat, kecokelatan padat, abu-abu mengkilap padat, abu-abu mengkilap padat, abu-abu mengkilap padat, abu-abu mengkilap padat, keperakan padat, keperakan Unsur semilogam ini biasanya bersifat semikonduktor.Bahan yang bersifat semikonduktor tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik pada suhu yang rendah, tetapi sifat hantaran listriknya menjadi lebih baik ketika suhunya lebih tinggi.

Sifat-Sifat Unsur Logam Sifat-sifat unsur logam yang diantaranya ialah : • Berwujud padat pada suhu kamar ( 25 derajat celcius ) • Dapat menghantarkan arus listrik • Mengkilap • Dapat ditempa dan dibentuk • Memiliki titik didih dan titik leleh yang tertinggi. Contoh dari unsur logam yaitu • Besi • Tembaga • Emas • Platina • Dan raksa. Sifat-Sifat Unsur Non-Logam Sedangkan sifat-sifat yang dimiliki unsure non logam ialah • Ada yang berwujud padat, cair maupun gas • Tidak dapat menghantarkan arus listrik • Tidak mengkilap • Tidak dapat ditempa dan dibentuk • Memiliki titik didih dan titik leleh yang rendah.

Contoh dari unsur non logam yaitu : • Karbon • Oksigen • Neon • Nitrogen • Dan hydrogen Lambang Unsur Unsur kelompokkan unsur-unsur nama dan lambang unsur agar lebih mempermudah cara penulisan dan mengenalnya.

Adapun lambang unsur yang pernah dibuat adalah sebagai berikut: Baca Juga Artikel Lainnya: Kontaminasi – Pengertian, Penyebab, Dampak, Penanggulangan Dan Kelompokkan unsur-unsur • Pendapat Para Ahli Kimia pada Abad Pertengahan Lambang unsur berupa lambang dari macam-macam alat atau benda seperti pada gambar di bawah, ternyata lambang tersebut sulit dimengerti orang.Perhatikan gambar.

• Pendapat John Dalton (1766—1844) Lambang unsur yaitu berupa lingkaran seperti pada gambar di bawah ini. Lambang-lambang unsur menurut Dalton ini kurang praktis kelompokkan unsur-unsur digunakan untuk menuliskan zat yang majemuk.

• Pendapat Jons Jacob Berzelius Lambang unsur yang sekarang digunakan adalah seperti yang diusulkan oleh Jons Jacob Berzelius pada tahun 1813. Cara penulisan unsur tersebut dengan ketentuan diambil huruf pertama dari nama unsur dan ditulis dengan huruf kapital. Apabila ada dua unsur yang huruf depannya sama, maka unsur yang lain tadi selain memakai huruf pertama yang ditulis dengan huruf kapital diikuti salah satu huruf kecil yang terdapat dalam nama unsurnya.

Contoh: Unsur Carbon dilambangkan C Unsur Calsium dilambangkan Ca Unsur Clorin dilambangkan Cl Unsur Cobalt dilambangkan Co Unsur Nitrogen dilambangkan N Unsur Natrium dilambangkan Na Unsur Neon dilambangkan Ne Jenis-Jenis Unsur Beberapa jenis unsur beserta lambangnya menurut Berzelius kelompokkan unsur-unsur pada tabel berikut: B.

Senyawa Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri dari dua unsur atau lebih yang dapat diuraikan ke dalam bentuk yang lebih sederhana melalui reaksi kimia. Sebagian besar zat tunggal yang biasa kita temukan sehari-hari merupakan bentuk dari senyawa.

kelompokkan unsur-unsur

Seperti air ( H2O ), garam ( NaCI ), gula pasir ( CH3COOH ), dan lain-lain. Jika memanaskan gula dengan panas yang tinggi, gula akan menjadi karbon dan uap air. Dan air yang kita peroleh akan terurai menjadi hydrogen dan oksigen melalui reaksi kimia lain. Dengan demikian air dan gula merupakan suatu senyawa karena terdiri dari beberapa unsur.

Berbeda dengan komponen penyusun suatu campuran yang masih mempertahankan sifat-sifat aslanya unsure-unsur penysun suatu senyawa sudah tidak lagi memperlihatkan sifat-sifat asalnya. Contohnya : Garam dapur atau dikenal sebagai garam meja yang tersusun atas unsur klor dan natrium. Garam ini memiliki sifat yang sangat berbeda dengan sifat-sifat unsur penyusunnya. Baca Juga Artikel Lainnya: Respirasi Anaerob dan Aerob – Pengertian, Tahapan dan Perbedaan Tata Nama Senyawa Tata nama kimia adalah serangkaian aturan persenyawaan-persenyawaan kimia yang disusun secara sistematis, terdiri atas: • Senyawa Ionik Ionik terbentuk dari kation (ion positif) dan anion (ion negatif).

Banyak senyawa ionik merupakan senyawa biner, yaitu senyawa yang terbentuk dari hanya dua unsur. Untuk senyawa ionik biner, penamaan dimulai dari kation logam kemudian diikuti anion nonlogam dan diberi akhiran “-ida”. Untuk kelompokkan unsur-unsur yang memiliki lebih dari 1 jenis muatan (bilangan oksidasi), diberi keterangan angka romawi di tengahnya sesuai besarnya muatan.

• Senyawa Molekular Banyak senyawa molekular merupakan senyawa biner. senyawa molekular tersusun atas unsur-unsur non-logam. Penamaan dimulai dari unsur no-logam pertama diikuti nama unsur non-logam yang diberi akhiran -ida. Jika dua unsur non-logam dapat membentuk lebih dari dua jenis senyawa maka digunakan awalan Yunani, suatu awalan yang sesuai dengan indeks dalam rumus kimianya.

• Senyawa Ion Poliatomik Penamaan dimulai dari ion positif (kation) dilanjutkan dengan ion negatif (anion).untuk ion logam yang memiliki lebih dari satu jenis muatan diberi keterangan angka romawi ditengahnya sesuai besar muatan. C. Campuran Campuran adalah gabungan unsur dengan unsur, unsur dengan senyawa, atau senyawa dengan senyawa.Misalnya, stainless steel (baja tahan karat) terbuat dari campuran besi, krom, dan nikel.Komposisi unsur-unsur penyusun suatu campuran tidak tertentu, sehingga rumus kimia suatu campuran tidak dapat ditentukan.Pemisahan campuran dapat dilakukan secara fisika.

Baca Juga Artikel Lainnya: Campuran Homogen Heterogen Adalah Jenis-Jenis Campuran Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis campuran, terdiri atas: • Campuran Homogen Amati dengan saksama segelas air sirup. Bila air sirup tersebut jernih dan bercampur merata, dapat digolongkan sebagai campuran homogen.Campuran homogen ini biasa disebut larutan. Pada larutan, tiap-tiap bagian mempunyai susunan yang sama. Jadi di dalam larutan sirup tersebut terdapat dua penyusun larutan, yakni air dan gula.Air disebut pelarut, sedangkan gula disebut zat terlarut.

Contoh campuran homogen lainnya adalah minuman ringan (soft drink) dan larutan pembersih lantai. • Campuran Heterogen Amati segelas air yang dicampur dengan pasir. Apabila zat-zat penyusunnya bercampur secara tidak merata dan campuran ini tiap-tiap bagian tidak sama susunannya maka disebut campuran heterogen. Contoh campuran heterogen yang lain adalah air kopi (bentuk cair) dan campuran tepung dengan air (bentuk padat). Susunan zat dalam suatu campuran sering dinyatakan dengan kadar dari zat-zat pembentuk campuran itu.

Kadar suatu zat dalam campuran dapat dinyatakan sebagai jumlah zat dalam campuran dibandingkan jumlah seluruh campuran.

Jumlah zat dapat dinyatakan dalam dalam massa (g, kg) atau volume (ml, l). Adapun perbandingan tersebut dinyatakan dalam persen (%). Kadar Zat = (Jumlah Zat/Jumlah Campuran) x 100% Tabel Perbedaan Antara Senyawa dan Campuran Keadaan Unsur Senyawa Campuran Penyusunnya Tersusun dari satu jenis atom saja.

a. disusun oleh unsur-unsur b. hanya kelompokkan unsur-unsur dipisahkan secara kimia a. disusun oleh zat b. mudah dipisahkan secara fisik Sifatnya sifat senyawa berbeda dengan unsur-unsur penyusunnya sifat zat penyusunnya masih tampak Proses Pembentukan Tidak dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.

Dapat diuraikan menjadi unsur-unsur penyusunnya dengan reaksi kimia biasa. Dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya secara fisika. Perbandingan perbandingan unsur-unsur penyusunnya tetap dan tertentu perbandingan massa zat penyusunnya tidak tentu Demikianlah pembahasan mengenai Unsur, Senyawa dan Campuran – Pengertian, Sifat, Jenis, Tata Nama & Contoh Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

🙂 🙂 🙂 Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Kimia Ditag 20 contoh senyawa, air laut udara dan sirup merupakan contoh zat, air mineral disebut campuran karena, apa perbedaan zat tunggal dan campuran, apa saja sifat gerakan pada seni tari itu, apakah perbedaan unsur dengan senyawa, apakah yang dimaksud tangga nada pentatonis, atom ion dan molekul, bagaimana campuran dapat terbentuk, bagaimana sifat campuran, bahan untuk memasak zat tunggal zat campuran, berikan beberapa contoh senyawa, berikut contoh zat tunggal adalah, berikut ini merupakan sifat campuran adalah, berikut yang termasuk senyawa adalah, buatlah bagan pembagian materi, campuran adalah, campuran dapat dibedakan menjadi, campuran dibedakan menjadi dua yaitu, campuran heterogen adalah, campuran homogen adalah, campuran homogen disebut juga, campuran homogen merupakan, campuran merupakan benda, ciri asam, ciri ciri senyawa dan fungsinya, ciri ciri unsur, ciri ciri zat tunggal, contoh campuran dalam kehidupan sehari hari, contoh kelompokkan unsur-unsur homogen, contoh campuran homogen adalah, contoh senyawa, contoh senyawa dalam kehidupan sehari-hari, contoh senyawa dan unsur penyusunnya, contoh unsur, contoh unsur dalam kehidupan sehari hari, contoh unsur senyawa campuran, contoh unsur senyawa dan campuran, contoh unsur senyawa dan campuran dalam kehidupan sehari-hari, contoh zat campuran yaitu, gambar unsur senyawa dan campuran, garam termasuk unsur atau senyawa, jelaskan tentang unsur beserta jenisnya, jelaskan yg dimaksud kegiatan konsumsi, komponen penyusun campuran air teh, larutan dan campuran, macam macam senyawa, makalah unsur senyawa dan campuran, materi campuran, materi digolongkan menjadi dua yaitu, mengapa es teh disebut sebagai zat campuran, molekul, molekul adalah, molekul unsur senyawa dan campuran, pengertian campuran, pengertian campuran homogen, pengertian larutan, pengertian larutan dan contohnya, pengertian larutan padat, pengertian senyawa, pengertian senyawa dan contohnya, pengertian unsur, pengertian unsur senyawa campuran beserta contohnya, pengertian unsur senyawa campuran dalam kimia, pengertian unsur senyawa campuran dan larutan, pengertian zat tunggal unsur senyawa dan campuran, perak termasuk unsur atau senyawa, perbedaan unsur senyawa dan campuran, rangkuman unsur senyawa dan campuran, rumus atom, sebutkan 2 perbedaan senyawa dengan campuran, sebutkan 3 contoh unsur, sebutkan beberapa contoh unsur non logam, sebutkan cara-cara pemisahan campuran, sebutkan ciri-ciri zat campuran, sebutkan contoh dari campuran, sebutkan contoh unsur logam dan non logam, sebutkan contoh unsur senyawa, sebutkan contoh yang termasuk dalam campuran, sebutkan contoh zat tunggal, sebutkan zat campuran berdasarkan sifatnya, senyawa adalah, senyawa adalah brainly, senyawa adalah zat tunggal dengan ciri terbentuk dari dua atau lebih unsur, senyawa contoh, senyawa dapat diuraikan menjadi, senyawa gula, senyawa kimia, senyawa kimia 01, senyawa organik adalah, senyawa tembaga, sifat campuran air gula, sifat campuran air kopi, sifat campuran air teh, sifat campuran heterogen, sifat fisika kelompokkan unsur-unsur ditunjukkan oleh angka, silikon merupakan bagian zat kimia unsur, tembaga termasuk unsur atau senyawa, terangkan pengertian alur campuran, tuliskan ciri-ciri campuran, tuliskan sifat-sifat campuran, udara kelompokkan unsur-unsur contoh campuran, unsur adalah, unsur air, unsur dan senyawa tembaga, unsur senyawa, yang merupakan sifat senyawa adalah, zat tunggal dapat berupa Navigasi pos • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Kelompokkan unsur-unsur • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Kelompokkan unsur-unsur • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Kelompokkan unsur-unsur /> • Afrikaans • Alemannisch • Aragonés • العربية • Asturianu • Български • বাংলা • Brezhoneg • Bosanski • Català • Deutsch • English • Esperanto • Español • Euskara • فارسی • Français • Frysk • Gaeilge • Galego • עברית • Hrvatski • Magyar • Interlingua • Ilokano • Italiano • 日本語 • Taqbaylit • 한국어 • Lombard • മലയാളം • Монгол • Plattdüütsch • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Português • Română • Русский • Srpskohrvatski / српскохрватски • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Српски / srpski • Svenska • Kiswahili • தமிழ் • ไทย • Українська • اردو • West-Vlams • 中文 • Bân-lâm-gú Saat ini terdapat 118 unsur kimia yang diketahui, yang menunjukkan sejumlah besar sifat fisika dan kimia yang berbeda.

Di antara keragaman ini, para ilmuwan telah menemukan bahwa perlu digunakan nama untuk beragam pengelompokan unsur, yang menggambarkan kemiripan sifat, atau tren sifat.

Banyak mznzkpengelompokan ini yang diakui secara formal oleh badan standar IUPAC. [1] Nama-nama berikut diakui oleh IUPAC: • Logam alkali – Logam golongan 1: Li, Na, K, Rb, Cs, Fr.

• Logam alkali tanah – Logam golongan 2: Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra. • Pniktogen – Unsur golongan 15: N, P, As, Sb, Bi. (Mc belum diberi nama ketika IUPAC Red Book 2005 diterbitkan, dan sifat kimianya belum diketahui secara eksperimental.) • Kalkogen – Unsur golongan 16: O, S, Se, Te, Po. (Lv belum diberi nama ketika IUPAC Red Book 2005 diterbitkan, dan sifat kimianya belum diketahui secara eksperimental.) • Halogen – Unsur golongan 17: F, Cl, Br, I, At.

(Ts belum diberi nama ketika IUPAC Red Book 2005 diterbitkan, dan sifat kimianya belum diketahui secara eksperimental.) • Gas mulia – Unsur kelompokkan unsur-unsur 18: He, Ne, Ar, Kr, Xe, Rn. (Og belum diberi nama ketika IUPAC Red Book 2005 diterbitkan, dan sifat kimianya belum diketahui secara eksperimental.) • Lantanoida – Unsur dengan nomor atom 57–71: La, Ce, Pr, Nd, Pm, Sm, Eu, Gd, Tb, Dy, Ho, Er, Tm, Yb, Lu.

• Aktinoida – Unsur dengan nomor atom 89–103: Ac, Th, Pa, U, Np, Pu, Am, Cm, Bk, Cf, Es, Fm, Md, No, Lr. • Unsur tanah jarang – Sc, Y, ditambah lantanida. • Logam transisis – Unsur golongan 3 sampai 11 atau 12. Subdivisi umum lainnya adalah: berdasarkan tingkat kelogaman – metaloid – karakteristik dan perilaku nonlogam. Tidak ada istilah umum untuk kelompok ini (seperti 'golongan' atau 'periode').

Kelompokkan unsur-unsur Wikipedia Bahasa Indonesia ini, pengelompokan semacam itu disebut kategori (tanpa mengabaikan univesalitasnya). Seringkali, kategori-kategori ini ditandai dengan warna latar belakang pada tabel periodik. Nama kategori yang digunakan adalah: • Logam alkali, logam alkali tanah, gas mulia, dan logam transisi: Sama seperti sistem IUPAC di atas. • Lantanoida dan aktinoida sering dirujuk untuk lantanida dan aktinida.

• Unsur tanah jarang, pniktogen, kalkogen, dan halogen tidak digunakan sebagai nama kategori, tetapi tiga terakhir valid sebagai nama golongan (kolom).

kelompokkan unsur-unsur

• Nama kategori unsur tambahan yang digunakan: • Logam pasca transisi – Logam golongan 13–17: Al, Ga, In, Tl, Sn, Pb, Bi, Po, Fl. Nh, Mc, Lv, dan Ts ditambahkan kelompokkan unsur-unsur diprediksi adalah logam pasca transisi.

• Metaloid – Unsur dengan sifat pertengahan antara logam dan nonlogam: B, Si, Ge, As, Sb, Te, At. • Nonlogam poliatomik – Nonlogam yang dibedakan berdasarkan ikatan poliatomik pada kondisi standar mereka, baik dalam bentuk molekul diskret maupun kembangan: C, P, S and Se. • Nonlogam diatomik – Nonlogam yang terdapat sebagai molekul diatomik pada keadaan standar mereka: H, N, O, F, Cl, Br, I.

• Superaktinida – Deret hipotetis unsur nomor 121 s/d 157, yang mengandung blok prediksi "blok-g" pada tabel periodik Banyak nama lainnya untuk kelompok unsur yang umum digunakan, dan lainnya belum pernah digunakan sepanjang sejarah.

Biasanya, kelompok ini tidak bertujuan untuk meliputi keseluruhan tabel priodik (contohnya seperti periode). Beberapa contohnya: • Logam berharga – Kelompok yang didefinisikan secara bebas untuk logam-logam non-radioaktif bernilai ekonomis tinggi. • Logam koin – Beragam logam yang digunakan untuk koin min, terutama unsur golongan 11 Cu, Ag dan Au.

• Golongan platina – Ru, Rh, Pd, Os, Ir, Pt. • Logam mulia – Kelompok yang didefinisikan secara bebas untuk logam-logam yang umumnya tahan korosi. Biasanya meliputi Ag, Au, dan logam golongan platina. • Logam berat – Kelompok yang didefinisikan secara bebas untuk logam-logam, berdasarkan kerapatan, nomor atom, atau toksisitasnya.

• Logam alami – ( Native metal) adalah logam yang terjadi dalam keadaan murni di alam, termasuk logam mulia dan lainnya seperti Sn dan Pb. • Logam bumi – Istilah kuno, biasanya dirujuk untuk logam golongan 3 dan 13, meskipun kadang-kadang logam lain seperti berilium dan kromium dimasukkan ke dalamnya. • Unsur transuranium kelompokkan unsur-unsur Unsur dengan nomor atom lebih dari 92. • Unsur transaktinida - Unsur setelah aktinida (nomor atom lebih dari 103). • Unsur transplutonium - Unsur dengan nomor atom lebih dari 94.

• Aktinida minor - Aktinida yang ditemukan dalam bahan bakar nuklir, selain U dan Pu: Np, Am, Cm. • Atom berat - istilah yang digunakan dalam kimia komputasi untuk merujuk pada semua unsur selain hidrogen dan helium.

Referensi [ sunting - sunting sumber ] • Halaman ini terakhir diubah pada 14 September 2021, pukul 01.10. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • Dalam Fisika dan juga Kimia maka akan mengenal pembahasan tentang isotop, isobar, maupun isoton.

Pembahasan ini kemudian mengarah kepada atom, dan ada banyak istilah yang menyertainya seperti proton dan neutron. Pada saat pertama kali mengenal istilah ini mungkin kamu akan sedikit bingung bahkan pusing. Apalagi ada sedikit perbedaan antara isotop, isobar, dan juga isoton. Meskipun begitu, dewasa ini proses untuk mempelajarinya semakin mudah. Pertama, pembahasannya dilakukan lebih dari sekali dimulai dari jenjang SMA kemudian diulang saat masuk ke jurusan tertentu ada ada materi tentang hal ini.

Kedua, media pembelajaran saat ini tidak hanya sebatas pada guru, dosen, dan buku. • Pengertian Isotop • Contoh Unsur Isotop • Pengertian Isobar • Contoh Unsur Isobar • Pengertian Isoton • Contoh Unsur Isoton • Perbedaan Isotop Isobar dan Isoton Pengertian Isotop Pertama adalah membahas mengenai isotop. Isotop diketahui berasal dari bahasa Yunani, yakni dari kata isos yang artinya “sama” dan kata topos yang artinya “tempat”.

Dilihat dari asal katanya, isotop kemudian bisa diartikan sebagai sebuah unsur yang kelompokkan unsur-unsur nomor atom sama dengan massa yang berbeda. Perbedaan pada massa dan nomor ini dikarenakan jumlah muatan yaitu proton dan neutron yang berbeda. Jadi, jika di alam atau di suatu lingkungan ada unsur yang massanya berbeda maka dipastikan jumlah proton dan neutron tidak sama atau tidak seimbang. Unsur yang ada di alam bisa tergolong ke dalam isotop, ketika memiliki massa dan nomor cantlet yang berbeda.

Isotop kemudian menentukan sifat kimia dari unsur di alam tersebut. Saat unsur-unsur isotop ini saling bertemu maka akan membentuk suatu unsur dengan sifat kimia yang lebih khas. Isotop yang terdapat di alam pertama kali diketahui dimiliki oleh unsur hidrogen. Pada hidrogen kandungan atau kadar isotop kemudian berbeda-beda karena memiliki massa dan nomor atom yang berbeda tadi. Berikut jenis isotop pada hidrogen yang dimaksud: • Isotop pada Hidrogen Pertama, adalah isotop pada hidrogen yang memiliki ane proton dan kemudian tidak memiliki neutron.

Sehingga isotop yang ada di alam pada beberapa unsur memang tidak memiliki neutron. Apabila dijumpai maka termasuk kategori hidrogen. • Isotop pada Deuterium Deuterium merupakan jenis isotop yang mengandung atau memiliki one proton dan juga 1 neutron.

Sifatnya kemudian lebih netral karena ada keseimbangan jumlah antara proton dengan neutron. • Isotop pada Tritium Merupakan jenis isotop yang memiliki ane proton dan 2 neutron.

Sehingga setiap unsur yang memiliki jumlah seperti ini akan dikategorikan ke dalam tritium. Best Seller Buku Deepublish Contoh Unsur Isotop Sedangkan untuk contoh dari isotop sendiri tentu sangat beragam karena terbagi menjadi tiga jenis di atas.

Masyarakat umum bisa mengenal unsur isotop tertentu karena sering digunakan untuk berbagai kebutuhan. Contohnya adalah: • Hidrogen, • Helium, • Karbon, • Nitrogen, • Oksigen, • Besi, • Belerang, • Klorin, • Neon, dan juga • Natrium. Pengertian Isobar Pembahasan yang kedua adalah mengenai isobar, isobar merupakan kebalikan dari isotop.

Isobar merupakan unsur di alam yang memiliki nomor cantlet berbeda namun memiliki massa yang sama. Jika diamati di dalam tabel periodik, unsur isotop memiliki atom dalam posisi yang sama. Sementara pada isobar tidak, karena setiap unsur isobar di dalam tabel periodik memiliki atom atau tempat yang berbeda. Satu-satunya persamaan pada unsur isobar adalah pada massa unsur tersebut.

Sehingga nomor atomnya berbeda dan letak setiap unsur isobar di tabel periodik tidak selalu berada di satu baris atau satu golongan yang sama. Hal ini terjadi karena massa yang berbeda tadi. Contoh Unsur Isobar Di alam tentu ada banyak unsur kimia yang termasuk ke dalam jenis isobar. Kelompokkan unsur-unsur pada isobar tidak selalu memiliki sifat yang sama, hal ini juga dipengaruhi oleh massa yang berbeda kelompokkan unsur-unsur atomnya.

Ada banyak sekali jenis isobar di sekitar kita, dan berikut adalah beberapa contoh yang terbilang familiar: • Hidrogen dan helium, • Karbon dan Nitrogen, dan juga • Natrium dan Magnesium. Massa pada cantlet unsur isobar ditunjukan oleh angka di bagian atas pada setiap unsur.

Contohnya adalah pada Natrium dan Magnesium, maka penulisan unsurnya dalam ilmu Kimia maupun Fisika adalah sebagai berikut: Angka 24 di depan nama unsur menunjukan massa dari unsur tersebut, dan memiliki nilai yang yang sama. Kelompokkan unsur-unsur Natrium ada massa 24 dan begitu juga pada Magnesium. Jadi, jika memperhatikan tabel periodik dan menjumpai unsur atom dengan massa yang sama. Maka unsur ini sudah termasuk ke dalam isobar.

Pengertian Isoton Pembahasan terakhir adalah mengenai isoton. Isoton diketahui sebagai unsur yang di dalam inti atomnya memiliki jumlah nomor massa dan dan nomor cantlet yang berbeda.

kelompokkan unsur-unsur

Sehingga unsur isoton ini pada bagian inti atom akan memiliki neutron yang sama. Akan tetapi jumlah protonnya berbeda. Dalam situs zenius.internet dijelaskan, bahwa isoton adalah sebuah cantlet yang memiliki nomor atom dan nomor massa berbeda namun memiliki jumlah neutron yang sama.

kelompokkan unsur-unsur

Perbedaan pada jumlah proton inilah yang membuat nomor cantlet maupun nomor massa pada unsur isoton berbeda. Kelompokkan unsur-unsur letaknya pada tabel periodik sama seperti isobar, yakni tidak selalu terletak di satu golongan yang sama. Perbedaan ini kemudian membuat setiap unsur memiliki perbedaan yang khas di alam. Contoh Unsur Isoton Adapun contoh-contoh unsur dari isoton ini juga beragam, bisa dilihat semuanya di tabel periodik. Berikut beberapa diantaranya: • Hidrogen dan Helium, yang nomor dan massa atom berbeda kelompokkan unsur-unsur sama-sama memiliki 2 neutron pada inti cantlet.

• Kalium dan Kalsium, yang jumlah neutronnya sama-sama ada xx. • Nitrogen dan Karbon yang memiliki neutron berjumlah 7. • Natrium dan Magnesium yang kemudian diketahui sama-sama memiliki neutron berjumlah 12. • Argon dan Kalsium yang jumlah neutronnya sama-sama 22.

Perbedaan Isotop Isobar dan Isoton Melalui penjelasan di atas maka bisa ditemukan sejumlah perbedaan antara unsur isoton, isotop, dan juga isobar. Perbedaan paling mencolok adalah dari segi definisi yang menunjukan jumlah nomor atom dan nomor massa di masing-masing unsur. Berikut rangkumannya: • Isotop adalah atom-atom yang memiliki nomor atom sama tetapi berbeda nomor massanya.

• Isobar adalah atom yang mempunyai nomor atom berbeda tetapi memiliki nomor massa yang sama. • Isoton adalah kelompokkan unsur-unsur yang mempunyai nomor atom dan nomor massa berbeda tetapi memiliki jumlah neutron yang sama. Dalam dunia Kimia, pembahasan mengenai cantlet kemudian membahas mengenai persaudaraan antara beberapa unsur.

Unsur yang memiliki jumlah neutron yang sama merupakan satu saudara, disebut sebagai isoton. Sedangkan unsur yang inti atomnya memiliki nomor cantlet sama dan nomor massa yang berbeda nantinya akan saling bersaudara. Disebut sebagai isotop. Setiap atom yang bersaudara akan memiliki karakter yang sama. Namun tidak selalu berada di golongan yang sama dalam tabel periodik (Pujianti). Baca juga artikel kimia dan fisika lainnya • Cabang Ilmu Kimia • Teori Cantlet • Hakikat Ilmu Fisika Rekomendasi Buku Kimia • Buku Kimia Dasar II Rp 149.000 • Buku Kimia Dasar Rp 96.000 • Buku Pengantar Kimia Dasar Rp 88.000 Sumber referensi: https://dosenpintar.com/v-contoh-isotope-isobar-dan-isoton/ https://www.zenius.net/prologmateri/kimia/a/1139/isobar https://kumparan.com/kabar-harian/pengertian-isotop-dan-jenis-jenisnya-yang-berhubungan-dengan-atom-1xHngvgK5ri/1 Kelompokkan Unsur Unsur Berikut Ke Dalam Isotop Isobar Dan Isoton Source: https://penerbitbukudeepublish.com/materi/perbedaan-isotop-isobar-isoton/ Terbaru • Doa Mewujudkan Benda Gaib Ke Alam Nyata • Cara Buat Pakan Ternak Dari Batang Pisang • Cara Kelompokkan unsur-unsur Orang Yang Melihat Twitter Kita Selain Tweepsect • Cara Membuat Akun Trap Di Lord Mobile • Pengembagan Wilayah Agribisnis Peternakan Ayam Potong • Taplak Meja Dari Kain Perca Tanpa Mesin Jahit • Syarat Materi Penelitian Ternak Sapi Potong • Download Video Cara Membuat Bros Dari Kain Perca • Bakteri Mempertahankan Diri Pada Lingkungan Buruk Dengan Cara Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Kelompokkan unsur-unsur • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized
Untuk dapat mensejahterakan, mencerdaskan, dan melindungi kehidupan rakyatnya, Sebuah negara tidak muncul secara langsung atau tidak langsung terbentuk.

Karena ada beberapa syarat yang harus terpenuhi suatu negara agar layak disebut sebagai "Negara" yang sebenarnya. Syarat-syarat tersebut biasa kita sebut dengan Unsur-unsur terbentuknya Negara. Berkaitan dengan unsur negara, pada tahun 1933 terdapat suatu konvensi yang mengatur tentang apa-apa yang wajib dimiliki untuk membentuk suatu negara, konvensi tersebut disebut dengan Konvensi Montevideo.

kelompokkan unsur-unsur

5 Unsur-Unsur Negara Menurut Konvensi Montevideo 5 Unsur-Unsur Negara Menurut Konvensi Montevideo Kita semua tahu bahwa tiap negara memiliki unsur-unsur pembentuknya, katakanlah unsur ini sebagai bagian terkecil untuk membentuk suatu negara. Nah unsur-unsur ini pada tahun 1933 telah dirumuskan dan disepakati (dihasilkan) dalam Konvensi Montevideo, dimana konferensi ini merupakan konferesi antara negara-negara Amerika yang berlangsung di Montevideo (Ibu kota Uruguay).

Berdasarkan hasil konvensi ini, unsur-unsur berdirinya suatu negara adalah sebagai berikut: Keempat unsur pertama disebut unsur konstitutif atau unsur pembentuk yang harus terpenuhi agar terbentuk negara, sedangkan unsur yang kelima disebut unsur deklaratif yakni unsur yang sifatnya menyatakan, bukan unsur mutlak artinya jika unsur konsitutif sudah terpenuhi maka suatu negara bisa tidak memerlukan unsur deklaratif.

Unsur konstitutif merupakan syarat wajib atau unsur pokok yang harus dimiliki calon kelompokkan unsur-unsur agar bisa menjadi negara. Jika salah satu unsur pokok di bawah ini tidak terpenuhi maka negara tersebut belum bisa menjadi negara seutuhnya, namun jika unsur konsitutif sudah terpenuhi maka suatu negara bisa saja tidak memerlukan unsur deklaratif untuk menjadi sebuah nagara yang utuh.

• Penduduk merupakan orang-orang yang berdomisili atau menetap dalam suatu negara. • Bukan penduduk merupakan orang yang sementara waktu berada dalam suatu negara, contohnya para turis. • Warga negara merupakan orang-orang yang berdasarkan hukum menjadi anggota suatu negara.

• Bukan warga negara ialah orang-orang yang berada dalam suatu negara, tetapi secara hukum tidak menjadi anggota negara yang bersangkutan, namun tunduk pada pemerintahan dimana mereka berada, contohnya duta besar. Setelah rakyat, unsur berikutnya yang membentuk suatu negara adalah wilayah. Unsur wilayah adalah hal yang amat penting untuk menunjang pembentukan suatu negara.

Tanpa adanya wilayah, mustahil sebuah negara bisa terbentuk. Wilayah inilah yang akan ditempati oleh rakyat dan penyelenggaraan pemerintahan. Wilayah suatu negara merupakan kesatuan ruang yang meliputi daratan, lautan, udara, dan wilayah ekstrateritorial. • Daratan: Daratan ialah tempat bermukimnya warga atau penduduk suatu Negara. Wilayah daratan suatu Negara, mempunyai batas-batas tertentu yang diatur oleh hukum Negara dan perjanjian dengan Negara tetangga.

• Udara: udara merupakan seluruh ruang yang berada di atas batas wilayah suatu Negara, baik daratan ataupun lautan. • Lautan: Lautan merupakan wilayah suatu Negara yang terdiri atas laut teritorial, zona tambahan, ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), dan landasan benua (kontinen).

Laut teritorial suatu Negara merupakan batas sepanjang 12 mil laut diukur dari garis pantai. Zona tambahan yaitu 12 mil dari garis luar lautan teritorial atau sekitar 24 mil dari garis pantai suatu Negara.

ZEE merupakan wilayah lautan sepanjang 200 mil laut kelompokkan unsur-unsur dari garis pantai. Sedangkan, landasan benua ialah wilayah kelompokkan unsur-unsur yang terletak di luar teritorial, berjarak sekitar 200 mil laut diukur dari garis pantai yang kelompokkan unsur-unsur dasar laut kelompokkan unsur-unsur daerah dibawahnya.

• Ekstrateritorial: Wilayah ekstrateritorial suatu Negara ialah tempat di mana menurut hukum internasional diakui sebagai wilayah kekuasaan suatu Negara meskipun letaknya berada di Negara lain.

Contohnya, kantor kedutaan besar Indonesia di luar negeri disebut sebagai wilayah ekstrateritorial Indonesia.

• Permanen, yang berarti kedaulatan itu tetap dimiliki negara itu selama tetap ada bahkan sekalipun terjadi perubahan organisasi. • Tidak terbatas atau mutlak, berarti kedaulatan negara kelompokkan unsur-unsur terbatasi oleh siapapun sebab jika dibatasi maka negara tersebut tidak berdaulat dan tidak memiliki kekuasaan.

• Bulat atau tidak terbagi-bagi, yang berarti kedaulatan itu adalah satu-satunya kekuasaan tertinggi dalam sebuah negara dan tidak bisa dibagi-bagi sehingga mesti ada satu kedaulatan dalam negara.

• Asli, berarti kedaulatan tersebut tidak berasal dari sebuah kekuasaan yang lebih tinggi akan tetapi itu asli dari negara sendiri. Adanya pengakuan dari negara-negara lain merupakan bukti sah hadirnya atau terbentuknya negara dan berhak untuk terhindar dari ancaman dan campur tangan negara lain.

Kemudian untuk menperoleh pengakuan dari negara lain maka sebuah negara perlu menjalin hubungan dengan negara lain dalam berbagai bidang misalnya dalam bidang ekonomi, politik, budaya, sosial dan pertahanan serta keamanan.

Adapun macam-macam bentuk pengakuan dari negara lain adalah sebagai berikut: • Pengakuan de facto yang berarti kelompokkan unsur-unsur secara nyata bahwa negara tersebut telah diakui karena memiliki unsur-unsur negara seperti ada pemimpin, rakyat dan wilayahnya.

Misalnya, secara de facto Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. • Pengakuan de jure yang berarti pengakuan negara lain terhadap suatu negara menurut hukum internasional.

Dengan pengakuan secara de jure, negara yang baru dibentuk atau baru merdeka itu memiliki hak-hak dan kewajiban sebagai anggota masyarakat dalam skala internasional. Pengakuan kelompokkan unsur-unsur lain secara de jure bangsa Indonesia dimulai sejak 18 Agustus 1945, pada saat disahkannya UUD 1945, terpilihnya presiden dan wakil presiden, serta dilantiknya lembaga legislatif (KNIP) sebelum terbentuknya MPR/DPR.

Sekian Artikel mengenai 5 Unsur-Unsur Negara (Menurut Konvensi Montevideo), Lengkap Penjelasan. semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat baik untuk menambah ilmu, mengerjakan tugas, maupun untuk sekedar menambah wawasan tentang unsur unsur suatu negara, unsur unsur terbentuknya negara, unsur konstitutif suatu negara dan unsur deklaratif suatu negara.

Akhir kata, Terimakasih atas kunjungannya.
SlideShare uses cookies to improve functionality and performance, and to provide you with relevant advertising. If kelompokkan unsur-unsur continue browsing the site, you agree to the use of cookies on this website. See our User Agreement and Privacy Policy. SlideShare uses cookies to improve functionality and performance, and to provide you with relevant advertising.

If you continue browsing the site, you agree to the use of cookies on this website. See our Privacy Policy and User Agreement for details. pengelompokkan unsur • 1.

Luh Dea Restu Handayani (05) Putu Laksmi Dewayani (17) A. A. A. Prameswaridewi (21) Made Retna Paramita S. (27) • 2. Pengelompokan Unsur menurut Dobereiner Lavoisier Mendeleev Newlands • 3. Menurut Lavoisier Pada 1789, Antoine Lavoiser mengelompokan 33 unsur kimia. Unsur-unsur kimia di bagi menjadi empat kelompok. Yaitu gas, tanah, logam dan non logam. • 4. Menurut Lavoisier • Kelemahan dari teori Lavoisior : Penglompokan masih terlalu umum • Kelebihan dari teori Lavoisior : Sudah mengelompokan 33 unsur yang ada berdasarkan sifat kimia sehingga bisa di jadikan referensi bagi ilmuan-ilmuan setelahnya.

• 5. J. W Dobereiner • Pada tahun 1829, J.W. Dobereiner seorang profesor kimia kelompokkan unsur-unsur Jerman mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya.

• Dobereiner meyimpulan bahwa unsur-unsur dapat di kelompokan ke dalam kelompok-kelompok tiga unsur yang di sebut triade • 6. J. W Dobereiner • Kelemahan dari teori ini adalah pengelompokan unsur ini kurang efisian dengan adanya beberapa unsur lain dan tidak termasuk kelompokkan unsur-unsur kelompok triad padahal sifatnya sama dengan unsur dalam kelompok triefd tersebut. • Kelebihan dari teori ini adalah adanya keteraturan setiap unsure yang sifatnya mirip massa Atom (Ar) unsure yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata di massa atom unsure pertama dan ketiga.

• 7. Oktaf Newlands • J. Newlands adalah ilmuwan dari Inggris ia merupakan orang pertama yang mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatif. Newlands mengumumkan penemuanya yang di sebut hukum oktaf.

• 8. Oktaf Newlands • Kelemahan dari teori ini adalah dalam kenyataanya mesih di ketemukan beberapa oktaf yang isinya lebih dari delapan unsur. Dan penggolonganya ini tidak cocok untuk unsur yang massa atomnya sangat besar. • 9. Mendeleev • Pada tahun 1869 seorang sarjana asal Rusia bernama Dmitri IvanovichMendeleev, dalam pengamatan 63 unsur yang sudah dikenalnya, menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya.

kelompokkan unsur-unsur

• 10. Mendeleev • Kelemahan dari teori ini adalah masih terdapat unsur-unsur yang massanya kelompokkan unsur-unsur besar letaknya di depan unsur yang massanya lebih kecil.

• Kelebihannya adalah peramalan unsur baru yakni meramalkan unsur beseerta sifat-sifatnya. • 11. Sistem Periodik Modern Kelompokkan unsur-unsur pada tahun 1913 oleh kelompokkan unsur-unsur kimiawan Inggris bernama Henry G. Moseley setelah melakukan eksperimen pengukuran panjang gelombang unsur menggunakan sinar-X. • 12. ADA PERTANYAAN??Golongan utama adalah kelompok unsur yang secara vertikal berada pada blok s dan blok p yang juga disebut sebagai golongan A.

Terdapat 8 golongan pada golongan utama dengan unsur-unsur nya masing-masing pada setiap golongan yaitu: • golongan IA: H, Li, Na, K, Rb, Cs, Fr • golongan IIA: Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra • golongan IIIA: B, Al, Ga, In, Tl • golongan IVA: C, Si, Ge, Sn, Pb • golongan VA: N, P, As, Sb, Bi • golongan VIA: O, S, Se, Te, Po • golongan VIIA: F, Cl, Br, I, At • golongan VIIIA: He, Ne, Ar, Kr, Xe, Rn Dengan demikian maka kelompok unsur yang tidak termasuk golongan unsur utama adalah Cu, Ag, dan Au.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.
Mengelompokkan unsur dalam isotop, isobar, dan isoton Pembahasan Berdasarkan percobaan yang dilakukan oleh H.Moseley didapatkan hasil percobaan yaitu jumlah proton merupakan sifat khas dari suatu atom. Jumlah proton berbanding lurus dengan besarnya nomor atom. Selanjutnya jumlah proton yang terdapat dalam inti atom disebut dengan nomor atom (Z).

Sedangkan nomor massa (A) merupakan jumlah proton dan neutron dari atom. X = lambang unsur A = nomor massa Z = nomor atom p = proton e = elektron n = neutron p = Z n = A – p Untuk atom netral e = p Contoh : Notasi : Untuk ion positif ( ) e = p – a Contoh : Notasi : Untuk ion negatif ( ) e = p + b Contoh : Notasi : Isotop Isobar Isoton Isotop, Isobar, Isoton Isotop Isotop adalah atom – atom yang mempunyai nomor atom (Z) sama tetapi nomor massa (A) berbeda. Contoh : ; Isobar Isobar adalah atom-atom yang mempunyai nomor massa (A) sama tetpi nomor atom (Z) berbeda.

Contoh : ; Isoton Isoton adalah atom-atom yang mempunyai jumlah neutron (n) sama. Neutron (n) = nomor massa (A) – proton (p) Dengan p = nomor atom (Z) Contoh : ; Sama – sama memiliki nenutron kelompokkan unsur-unsur = 2 Isotop ; ; ; ; Isobar ; Isoton sama - sama memiliki neutron = 7 ; ; ; • Lambang unsur brainly.co.id/tugas/19263708brainly.co.id/tugas/19686989, brainly.co.id/tugas/454348, brainly.co.id/tugas/3822666 • Proton, elektron, neutron atom netral brainly.co.id/tugas/22876432 • Menentukan neutron brainly.co.id/tugas/19489732, brainly.co.id/tugas/9924623 • isobar brainly.co.id/tugas/18509843 • Isoton brainly.co.id/tugas/13671443 Mapel : Kimia Bab : Struktur Atom Kelas : X Semester : 1 Kode : 10.7.2 Kata kunci : unsur, lambang atom, isotop, isobar, isoton
Pada artikel ini kita akan membahas lebih detail lagi tentang beberapa golongan unsur yang ada di dalam sistem periodik unsur.

Di antara RG Squad semua apakah sudah ada yang paham? Jika masih banyak yang belum paham, yuk kita pelajari bersama. 1.

kelompokkan unsur-unsur

Golongan IA (logam Alkali) Semua logam Alkali tergolong logam yang lunak kira-kira sekeras karet penghapus, dapat diiris dengan pisau dan ringan (massa jenis li, Na, dan K kurang dari 1 g/cm3). Logam Alkali memiliki 1 elektron valensi yang mudah lepas, sehingga merupakan kelompok logam yang paling reaktif, dapat terbakar di udara, dan bereaksi hebat dengan air. Dari Litium ke Sesium reaksi dengan air bertambah dahsyat.

Litium bereaksi agak pelan, tetapi natrium bereaksi dengan disertai kelompokkan unsur-unsur api dan ledakan, sementara yang lainnya bereaksi dengan lebih dahsyat lagi.

Oleh karena kereaktifannya dengan air dan udara, logam alkali biasa disimpan dalam kerosin (minyak tanah). 2. Golongan IIA (Logam Alkali Tanah) Unsur-unsur golongan IIA disebut logam alkali tanah. Logam alkali tanah juga tergolong logam aktif, tetapi kereaktifannya kurang dibandingkan dengan logam alkali seperiode, dan hanya akan terbakar di udara bila dipanaskan.

Kecuali berilium, logam alkali tanah larut dalam air. Kelompokkan unsur-unsur dan stronsium digunakan dalam membuat kembang api. Magnesium memberi nyala terang dan menyilaukan, sedangkan stronsiu memberikan nayla merah terang. Senyawa magnesium, yaitu magnesium hidroksida (Mg(OH)2), digunakan sebagai antasida dalam obat mag.

Batu kapur, pualam, dan mamer adalah senyawa kalsium, yaitu kalsium karbonat (CaCO3). Salah satu senyawa kalsium lainnya, yaitu kalsium hidroksida (Ca(OH)2), digunakan sebagai kapur sirih. 3. Golongan VIIA (Halogen) Unsur-unsur golongan VIIA merupakan kelompok unsur nonlogam yang sangat reaktif. Hal itu berkaitan dengan elektron valensinya yang berjumlah 7, sehingga kelompokkan unsur-unsur memerlukan tambahan 1 elektron untuk mencapai konfigurasi stabil seperti gas mulia.

Semua unsur halogen bereaksi dengan tipe yang sama, walaupun kereaktifannya berbeda. Halogen dengan logam membentuk senyawa yang kita sebut garam, seperti NaF, NaCl, NaBr dan NaI. Oleh karena itu pula, unsur golongan VIA disebut halogen artinya pembentuk garam.

Kereaktifan unsur halogen berkurang dari F ke I. Semua unsur halogen (golongan VIIA) berupa molekul diatomik (F2, Cl2, Br2, I2), berwarna dan bersifat racun. Fluorin berwarna kuning muda, klorin berwarna hijau muda, bromin berwarana merah, dan uap iodin berwarna ungu (iodin padat berwarna hitam).

Halogen atau senyawanya banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

kelompokkan unsur-unsur

4. Golongan VIIIA (Gas Mulia) Unsur-unsur golongan VIIIA, yaitu helium, Neon, Argon, Kripton, Xenon, dan Radon, disebut gas mulia karena semuanya berupa gas yang sangat stabil, sangat sukar bereaksi dengan unsur lain.

Tidak ditemukan satu pun senyawa alami dari unsur-unsur tersebut. Unsur gas mulia terdapat di alam sebagai gas monoatomic (atom-atomnya berdiri sendiri). Menurut para ahli, hal itu disebabkan kulit terluarnya yang sudah terisi penuh. Kuli terluar yang terisi penuh menjadikan unsur tidak reaktif. Namun demikian, Kripton, Xenon dan Radon ternyata dapat ‘dipaksa’ bereaksi dengan beberapa unsur, sedangkan Helium, Neon dan Argon sehingga sekarang belum berhasil direaksikan.

Gas mulia memiliki titik leleh dan titik didih yang sangat rendah; titik didihnya hanya beberapa derajat di atas titik lelehnya. Titik leleh dan titik didih gas mulia meningkat dari atas ke bawah. Titik leleh dan titik didih helium mendekati 0K (titik leleh -273,2oC, titik didih -268,9oC).

5. Golongan B (Unsur Transisi) Unsur-unsur transisi adalah unsur-unsur yang terdapat di bagian tengah sistem periodik unsur, yaitu usnur-unsur golongan tambahan (golongan B). Sebagaimana telah dijelaskan, unsur-unsur peralihan merupakan unsur-unsur yang harus dialihkan setelah golongan IIA sehingga diperoleh unsur yang menunjukan kemiripan kelompokkan unsur-unsur dengan golonga IIIA. Bagaimana RG Squad? Sekarang sudah semakin paham kan, setelah sebelumnya membaca artikel sistem periodik unsur.

Biar lebih memudahkan kelompokkan unsur-unsur dalam belajar, kalian bisa menggunakan video belajar animasi di ruangbelajar. Yap tentunya bisa digunakan di mana saja tanpa harus menyita waktu bermain kalian.

Lagu Kimia Unsur Unsur Dalam Mineral Alam




2022 www.videocon.com