Mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

• Afrikaans • Alemannisch • አማርኛ • Aragonés • Ænglisc • العربية • الدارجة • অসমীয়া • Asturianu • Kotava • Aymar aru • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Boarisch • Žemaitėška • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • भोजपुरी • বাংলা • Brezhoneg • Bosanski • Буряад • Català • Нохчийн • کوردی • Čeština • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • Emiliàn e rumagnòl • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • Estremeñu • فارسی • Suomi • Võro • Na Vosa Vakaviti • Français • Arpetan • Nordfriisk • Furlan • Frysk • Gaeilge • 贛語 • Kriyòl gwiyannen • Gàidhlig • Galego • Gaelg • Hausa • Hawaiʻi • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Kreyòl ayisyen • Magyar • Հայերեն • Interlingua • Interlingue • Igbo • Ilokano • Ido • Íslenska • Italiano • ᐃᓄᒃᑎᑐᑦ/inuktitut • 日本語 • Patois • La .lojban.

• Jawa • ქართული • Qaraqalpaqsha • Қазақша • ភាសាខ្មែរ • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Къарачай-малкъар • Kurdî • Kernowek • Кыргызча • Latina • Lingua Franca Nova • Limburgs • Ligure • ລາວ • Lietuvių • Latviešu • Basa Banyumasan • Malagasy • Олык марий • Македонски • മലയാളം • Монгол • ꯃꯤꯇꯩ ꯂꯣꯟ • मराठी • Bahasa Melayu • Mirandés • မြန်မာဘာသာ • Эрзянь • नेपाली • नेपाल भाषा • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Nouormand • Occitan • Oromoo • ଓଡ଼ିଆ • ਪੰਜਾਬੀ • Papiamentu • Picard • Deitsch • Norfuk / Pitkern • Polski • پنجابی • پښتو • Português • Runa Simi • Română • Русский • Русиньскый • Ikinyarwanda • Саха тыла • Sardu • Sicilianu • Scots • سنڌي • Srpskohrvatski / српскохрватски • Taclḥit • සිංහල • Simple English • Slovenčina • سرائیکی • Slovenščina • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Sunda • Svenska • Kiswahili • Ślůnski • தமிழ் • తెలుగు • Tetun • Тоҷикӣ • ไทย • Türkmençe • Tagalog • Türkçe • Xitsonga • Татарча/tatarça • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Vèneto • Tiếng Việt • West-Vlams • Volapük • Winaray • 吴语 • IsiXhosa • მარგალური • ייִדיש • Yorùbá • Vahcuengh • 中文 • Bân-lâm-gú • 粵語 Pada pertengahan abad ke-20, manusia telah mencapai kecukupan teknologi untuk kali pertama meninggalkan atmosfer Bumi dan menjelajahi ruang angkasa.

Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. [1] Penggunaan teknologi oleh manusia dimulai dengan mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana.

Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam bepergian dan mengendalikan lingkungan mereka.

Perkembangan teknologi terbaru, termasuk mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai. Pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah dari pentungan sampai senjata nuklir.

Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki yang disebut pencemar dan menguras sumber daya alam, merugikan, dan merusak Bumi dan lingkungannya.

Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru sering kali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh: meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnya hanya menyangkut permesinan.

Contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional. Bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan dan mengucilkan manusia. Penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat dan kondisi manusia. Tentu saja, paling sedikit hingga saat ini diyakini bahwa pengembangan teknologi hanya terbatas bagi umat manusia, tetapi kajian-kajian ilmiah terbaru mengisyaratkan bahwa primata lainnya dan komunitas lumba-lumba tertentu telah mengembangkan alat-alat sederhana dan belajar untuk mewariskan pengetahuan mereka kepada keturunan mereka.

Daftar isi • 1 Definisi dan penggunaan • 2 Ilmu, rekayasa, dan teknologi • 3 Sejarah • 3.1 Sejarah abad pertengahan dan modern (300–sekarang) • 4 Kemajuan • 5 Dampak • 5.1 Bidang Pendidikan • 5.2 Bidang Ekonomi dan Bisnis • 5.3 Bidang Sosial • 5.4 Bidang Pertanian • 5.5 Bidang Kesehatan • 6 Lihat pula • 7 Referensi • 8 Daftar Pustaka • 9 Pranala luar Definisi dan penggunaan [ sunting - sunting sumber ] Penciptaan mesin cetak telah memungkinkan para ilmuwan dan politisi mengomunikasikan gagasan-gagasan mereka secara lebih mudah, kunci pembuka bagi Abad Pencerahan; sebuah contoh teknologi sebagai kekuatan budaya.

Penggunaan istilah 'teknologi' ( bahasa Inggris: technology) telah berubah secara signifikan lebih dari 200 tahun terakhir. Sebelum abad ke-20, istilah ini tidaklah lazim dalam bahasa Inggris, dan biasanya merujuk pada penggambaran atau pengkajian seni terapan. [2] Istilah ini sering kali dihubungkan dengan pendidikan teknik, seperti di Institut Teknologi Massachusetts (didirikan pada tahun 1861). [3] Istilah technology mulai menonjol pada abad ke-20 seiring dengan bergulirnya Revolusi Industri Kedua.

Pengertian technology berubah pada permulaan abad ke-20 ketika para ilmuwan sosial Amerika, dimulai oleh Thorstein Veblen, menerjemahkan gagasan-gagasan dari konsep Jerman, Technik, menjadi technology. Dalam bahasa Jerman dan bahasa-bahasa Eropa lainnya, perbedaan hadir di antara Technik dan Technologie yang saat itu justru nihil dalam bahasa Inggris, karena kedua istilah itu biasa diterjemahkan sebagai technology.

Pada dasawarsa 1930-an, technology tidak hanya merujuk pada 'pengkajian' seni-seni industri, tetapi juga pada seni-seni industri itu sendiri. [4] Pada tahun 1937, seorang sosiolog Amerika, Read Bain, menulis bahwa technology includes all tools, machines, utensils, weapons, instruments, housing, clothing, communicating and transporting devices and the skills by which we produce and use them ("teknologi meliputi semua alat, mesin, aparat, perkakas, senjata, perumahan, pakaian, peranti pengangkut/pemindah dan pengomunikasi, dan keterampilan yang memungkinkan kita menghasilkan semua itu").

[5] Definisi yang diajukan Bain masih lazim dipakai oleh kaum terpelajar hingga saat ini, terkhusus ilmuwan sosial. Tetapi ada juga definisi yang sama menonjolnya, yakni definisi teknologi sebagai sains terapan, khususnya di kalangan para ilmuwan, dan insinyur, meskipun sebagian besar ilmuwan sosial yang mempelajari teknologi menolak definisi ini.

[6] Yang lebih baru, para kaum terpelajar telah meminjam dari para filsuf Eropa, technique, untuk memperluas makna technology ke berbagai macam bentuk nalar instrumental, seperti dalam karya Foucault tentang techniques de soi, yang diterjemahkan sebagai technologies of the self atau teknologi diri.

Kamus-kamus, dan para sarjana telah memberikan berbagai macam definisi. Kamus Merriam-Webster memberikan definisi "technology" sebagai the practical application of knowledge especially in a particular area (terapan praktis pengetahuan, khususnya dalam ruang lingkup tertentu) dan a capability given by the practical application of knowledge (kemampuan yang diberikan oleh terapan praktis pengetahuan).

[7] Ursula Franklin, dalam karyanya dari tahun 1989, kuliah "Real World of Technology", memberikan definisi lain konsep ini; yakni practice, the way we do things around here (praktis, cara kita memperbuat ini semua di sekitaran sini). [8] Istilah ini sering kali digunakan untuk mengimplikasikan suatu lapangan teknologi tertentu, atau untuk merujuk teknologi tinggi atau sekadar elektronik konsumen, bukannya teknologi secara keseluruhan.

[9] Bernard Stiegler, dalam Mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain and Time, 1, mendefinisikan technology dalam dua cara: sebagai the pursuit of life by means other than life (pencarian kehidupan, dalam artian lebih dari sekadar hidup), dan sebagai organized inorganic matter (zat-zat anorganik yang tersusun rapi). [10] Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan, dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai.

Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat, dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata. Ia adalah istilah yang mencakupi banyak hal, dapat juga meliputi alat-alat sederhana, seperti linggis atau sendok kayu, atau mesin-mesin yang rumit, seperti stasiun luar angkasa atau pemercepat partikel.

Alat, dan mesin tidak mesti berwujud benda; teknologi virtual, seperti perangkat lunak dan metode bisnis, juga termasuk ke dalam definisi teknologi ini. [11] Kata "teknologi" juga digunakan untuk merujuk sekumpulan teknik-teknik. Dalam konteks ini, ia adalah keadaan pengetahuan manusia saat ini tentang bagaimana cara untuk memadukan sumber-sumber, guna menghasilkan produk-produk yang dikehendaki, menyelesaikan masalah, memenuhi kebutuhan, atau memuaskan keinginan; ia meliputi mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain teknis, keterampilan, proses, teknik, perangkat, dan bahan mentah.

Ketika dipadukan dengan istilah lain, seperti "teknologi medis" atau "teknologi luar angkasa", ia merujuk pada keadaan pengetahuan, dan perangkat disiplin pengetahuan masing-masing.

"Teknologi state-of-the-art" (teknologi termutakhir, sekaligus tercanggih) merujuk pada teknologi tinggi yang tersedia bagi kemanusiaan di ranah manapun. Teknologi dapat dipandang sebagai kegiatan yang membentuk atau mengubah kebudayaan.

[12] Selain itu, teknologi adalah terapan matematika, sains, dan berbagai seni untuk faedah kehidupan seperti yang dikenal saat ini. Sebuah contoh modern adalah bangkitnya teknologi komunikasi, yang memperkecil hambatan bagi interaksi sesama manusia, dan sebagai hasilnya, telah membantu melahirkan sub-sub kebudayaan baru; bangkitnya budaya dunia maya yang berbasis pada perkembangan Internet dan komputer.

[13] Tidak semua teknologi memperbaiki budaya dalam cara yang kreatif; teknologi dapat juga membantu mempermudah penindasan politik dan peperangan melalui alat seperti pistol atau bedil. Sebagai suatu kegiatan budaya, teknologi memangsa ilmu dan rekayasa, yang masing-masing memformalkan beberapa aspek kerja keras teknologis. Ilmu, rekayasa, dan teknologi [ sunting - sunting sumber ] Perbedaan antara ilmu, rekayasa dan teknologi tidaklah selalu jelas.

Ilmu adalah penyelidikan bernalar atau pengkajian fenomena ditujukan untuk menemukan prinsip-prinsip yang melekat di antara unsur-unsur dunia fenomenal dengan membekerjakan teknik-teknik formal seperti metode ilmiah.

[14] Teknologi tidak mesti hasil ilmu semata-mata oleh karena teknologi harus memenuhi persyaratan seperti utilitas, kebergunaan dan keselamatan. Rekayasa adalah proses berorientasi tujuan dari perancangan dan pembuatan peralatan dan sistem untuk mengeksploitasi fenomena alam dalam konteks praktis bagi manusia, sering kali (tetapi tidak selalu) menggunakan hasil-hasil dan teknik-teknik dari ilmu.

Pengembangan teknologi dapat dilukiskan pada banyak ranah pengetahuan, termasuk pengetahuan ilmiah, rekayasa, matematika, linguistika, dan sejarah guna mencapai suatu hasil yang praktis. Teknologi sering kali merupakan konsekuensi dari ilmu, dan rekayasa—meskipun teknologi sebagai kegiatan manusia sering kali justru mendahului kedua ranah tersebut. Misalnya, ilmu dapat mengkaji aliran elektron di dalam penghantar listrik, dengan menggunakan peralatan, dan pengetahuan yang telah ada sebelumnya.

Pengetahuan yang baru ditemukan ini kemudian dapat digunakan oleh para insinyur, dan teknisi untuk menciptakan peralatan, dan mesin-mesin baru, seperti semikonduktor, komputer, dan bentuk-bentuk teknologi tingkat lanjut lainnya. Dalam cara pandang seperti ini, para ilmuwan dan rekayasawan kedua-duanya dapat dipandang sebagai "teknologi", ketiga ranah ini sering kali dapat dipandang sebagai satu untuk tujuan penelitian dan referensi. [15] Hubungan pasti antara ilmu dan teknologi secara khusus telah diperdebatkan oleh para ilmuwan, sejarawan dan pembuat kebijakan pada penghujung abad ke-20, sebagiannya karena debat dapat mengabarkan pembiayaan ilmu dasar dan ilmu terapan.

Dalam kebangkitan setelah Perang Dunia II, misalnya di Amerika Serikat terdapat anggapan yang meluas bahwa teknologi hanyalah "ilmu terapan" dan untuk mendanai ilmu dasar adalah dengan cara menuai hasil-hasil teknologi pada waktunya. Artikulasi filsafat ini dapat ditemukan secara eksplisit di dalam risalah yang ditulis Vannevar Bush mengenai kebijakan ilmu pascaperang, " Science—The Endless Frontier". Produk baru, industri baru dan lebih banyak lapangan kerja memerlukan tambahan pengetahuan sinambung akan hukum-hukum alam.

Pengetahuan baru yang esensial ini dapat diperoleh hanya melalui penelitian ilmiah dasar. Tetapi, pada akhir dasawarsa 1960-an, pandangan ini muncul dilatarbelakangi oleh serangan langsung yang memimpin ke arah berbagai inisiatif untuk mendanai ilmu untuk tujuan tertentu (inisiatif-inisiatif ini ditolak oleh komunitas ilmiah). Isu tersebut masih diperdebatkan meskipun sebagian besar analis menolak model bahwa teknologi hanyalah hasil dari penelitian ilmiah.

[16] [17] Sejarah [ sunting - sunting sumber ] Perkembangan teknologi berlangsung secara evolutif. [18] Sejak zaman Romawi Kuno pemikiran, dan hasil kebudayaan telah tampak berorientasi menuju bidang teknologi. [18] Secara etimologis, akar kata teknologi adalah "techne" yang berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang prinsip-prinsip atau metode, dan seni.

[18] Istilah teknologi sendiri untuk pertama kali dipakai oleh Philips pada tahun 1706 dalam sebuah buku berjudul Teknologi: Diskripsi Tentang Seni-Seni, Khususnya Mesin ( Technology: A Description Of The Arts, Especially The Mechanical).

[18] Sejarah abad pertengahan dan modern (300–sekarang) [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Teknologi abad pertengahan, Teknologi renaisans, Revolusi Industri, Revolusi Industri Kedua, dan Teknologi informasi Inovasi terus berkembang selama Abad Pertengahan dengan penemuan seperti sutera, tali kerah kuda dan ladam dalam beberapa ratus tahun pertama setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi.

Teknologi abad pertengahan menggunakan mesin sederhana (seperti tuas, baut, dan katrol) yang digabungkan untuk membentuk peralatan lain yang lebih kompleks, seperti gerobak dorong, kincir angin dan jam dinding.

Pada zaman Renaisans ditemukan mesin cetak yang memungkinkan dokumentasi pengetahuan lebih luas dan teknologi pun semakin berkaitan dengan sains. Kemajuan teknologi pada abad ini memungkinkan cadangan makanan dan barang yang lebih stabil. Munculnya mobil merevolusi kendaraan pribadi. Dimulai di Inggris pada abad ke-18, Revolusi Industri merupakan periode penemuan teknologi-teknologi baru, terutama dalam bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, metalurgi, dan transportasi yang digerakkan oleh penemuan tenaga uap.

Teknologi naik ke babak berikutnya melalui revolusi industri kedua dengan penemuan listrik dan turunannya seperti motor listrik, lampu pijar, dan lain-lain. Kemajuan sains dan penemuan konsep baru memungkinkan adanya penerbangan dan kemajuan dalam bidang kedokteran, kimia, fisika, dan teknik.

Selain itu juga memungkinkan pembangunan gedung pencakar langit dan kawasan urban yang penduduknya bergantung pada motor sebagai transportasi. Komunikasi juga berkembang dengan penemuan telegraf, telepon, radio, dan televisi. Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, pada bidang transportasi ditemukan pesawat dan mobil. F-15 dan F-16 terbang di atas Kebakaran minyak Kuwait selama Perang Teluk tahun 1991. Pada abad ke-20, semakin banyak penemuan baru.

Dalam bidang fisika, ditemukannya fisi nuklir memicu penemuan senjata nuklir dan tenaga nuklir. Komputer juga ditemukan dan semakin mengecil ukurannya berkat transistor dan sirkuit terintegrasi.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

Teknologi informasi mengarah pada penemuan Internet, sehingga saat ini dikenal sebagai Era Informasi. Manusia juga dapat menjelajah luar angkasa dengan satelit (nantinya digunakan untuk telekomunikasi) dan misi mengirim manusia ke bulan. Dalam bidang kedokteran, ditemukan prosedur operasi jantung dan terapi sel induk dan penemuan berbagai obat-obatan baru.

Teknik manufaktur dan konstruksi yang kompleks diperlukan untuk membuat dan menjaga seluruh teknologi baru ini. Mereka juga tidak lupa untuk mendukung dan mengembangkan generasi terbaru sehingga muncul peralatan lebih kompleks. Teknologi modern sangat bergantung pada pelatihan dan pendidikan–desainer, pembuat, perawatan, dan pemakainya sering kali membutuhkan pengetahuan dan pelatihan tertentu.

Kemajuan [ sunting - sunting sumber ] Tak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi masa kini mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Dari teknologi kuno, sederhana, hingga yang menghebohkan dunia. Sebenarnya Teknologi sudah ada sejak zaman dahulu, yaitu zaman romawi kuno.

Perkembangan teknologi berkembang secara drastis, dan terus berevolusi hingga sekarang. Hingga menciptakan objek-objek, teknik yang dapat membantu manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien, dan cepat.

Dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas tradisional seperti bercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.

[19] Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu: [19] • Kemajuan teknologi yang bersifat netral ( bahasa Inggris: neutral technological progress) Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.

• Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja ( bahasa Inggris: labor-saving technological progress) Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan. • Kemajuan teknologi yang hemat modal ( bahasa Inggris: capital-saving technological progress) Fenomena yang relatif langka.

Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi, dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya. Pengalaman di berbagai negara berkembang menunjukan bahwa adanya campur tangan langsung secara berlebihan, terutama berupa peraturan pemerintah yang terlampau ketat, dalam pasar teknologi asing justru menghambat arus teknologi asing ke negara- negara berkembang.

[20] Kemajuan teknologi memang sangat penting untuk kehidupan manusia zaman sekarang. Karena teknologi adalah salah satu penunjang kemajuan manusia. Di banyak belahan masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi, pangan, komputer, dan masih banyak lagi. Di lain pihak suatu kebijaksanaan 'pintu yang lama sekali terbuka' terhadap arus teknologi asing, terutama dalam bentuk penanaman modal asing (PMA), justru menghambat kemandirian yang lebih besar dalam proses pengembangan kemampuan teknologi negara berkembang karena ketergantungan yang terlampau besar pada pihak investor asing, karena merekalah yang melakukan segala upaya teknologi yang sulit, dan rumit.

[20] Ini menjadi bukti bahwa memang teknologi sudah menjadi kebutuhan, dan merata di setiap sektor kehidupan manusia. Terlebih setelah adanya penemuan komputer, dan laptop, yang sekarang hampir semua pekerjaan manusia memiliki hubungan dengan komputer ataupun laptop.

Sehingga pantas jika komputer adalah penemuan yang paling mutakhir, dan yang paling berpengaruh pada kehidupan manusia. Dampak [ sunting - sunting sumber ] Bidang Pendidikan [ sunting - sunting mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain ] Pada tahun 1996, UNESCO mengeluarkan jurnal berjudul The International Commission on Education for the Twenty First Century yang berisi tentang bagaimana pendidikan yang berkelanjutan (seumur hidup) yang harus dilaksanakan berdasarkan empat pilar proses pembelajaran seperti belajar untuk menguasai pengetahuan, belajar untuk mengetahui keterampilan, belajar untuk mengembangkan diri, dan belajar untuk hidup bermasyarakat.

[21] Salah satu tanda yang paling menonjol pada dunia pendidikan dengan kontribusi teknologi adalah semakin bertautnya dunia ilmu pengetahuan, sehingga hubungan di antaranya menjadi semakin cepat dan mudah.

Dalam konteks pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan, telah terbukti semakin menyempitnya dan meleburnya faktor ruang dan waktu yang selama ini menjadi pengahalang dan aspek penentu kecepatan serta keberhasilan penguasaan ilmu pengetahuan oleh umat manusia.

[22] Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring dengan berkembangnya zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran, penerapan teknologi di dalam kegiatan pembelajaran ditandai dengan munculnya e-learning yang telah memfasilitasi perubahan dalam pembelajaran yang disampaikan melalui semua media elektronik seperti audio atau video, TV interaktif, compact disc (CD), dan internet.

[23] Pentingnya peran teknologi informasi dalam dunia pendidikan membuat tenaga pendidik dan peserta didik dapat dengan mudah memperoleh bahan-bahan pembelajaran melalui perpustakaan elektronik atau buku elektronik untuk mendapatkan koleksi perpustakaan berupa buku, modul, jurnal, majalah atau surat kabar. Kehadiran internet juga memungkinkan dilakukannya pembelajaran jarak jauh dengan menyesuaikan kondisi dan situasi. [24] Teknologi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat administratif dalam bidang pendidikan seperti alat bantu perbaikan keefektifan pengorganisasian lembaga pendidikan.

Dengan menggunakan sistem komputer maka lembaga pendidikan dapat lebih mudah dan aman untuk mengelola data administrasi, meliputi data siswa, data guru, maupun data sekolah itu sendiri. [25] Teknologi dalam dunia pendidikan juga dapat membantu tenaga pendidik untuk lebih banyak membuat bahan-bahan pelajaran agar peserta didik lebih banyak mendapatkan ilmu.

Dengan tersedianya komputer, tenaga pendidik dapat menyusun rencana pembelajaran dan materi-materi yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk dipelajari dan dengan adanya internet juga memungkinkan peserta didik untuk mengakses informasi dengan mudah dari sumber berbeda yang direkomendasikan oleh tenaga pendidik.

[26] Dampak teknologi dalam dunia pendidikan memiliki tiga prinsip dasar dalam pengembangan dan pemanfaatannya, yaitu pendekatan sistem, berorientasi pada siswa, dan pemanfaatan pada sumber belajar. Dengan berkembangnya penggunaan teknologi dalam pendidikan, maka terjadi pergeseran dalam proses pembelajaran seperti dari pelatihan ke penampilan peserta didik, dari ruang kelas sekolah ke di mana dan kapan saja bisa dilakukan proses belajar mengajar, dari menggunakan kertas dan buku beralih ke komputer dan laptop atau saluran online.

[27] Dalam dunia pendidikan, pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran akan lebih termotivasi apabila dibantu dengan penggunaan teknologi karena menjadikan pekerjaan lebih mudah, bermanfaat, menambah produktivitas, mempertinggi efektivitas, dan mengembangkan potensi dalam berpikir. [28] Kemajuan teknologi digital dalam dunia pendidikan dapat membawa tenaga pendidik dan peserta didik ke dunia maya yang revolusioner, karena memudahkan dan dinamis dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi seperti internet yang menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik.

[29] Teknologi yang digunakan dalam proses belajar mengajar sering disebut dengan media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan alat yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan peserta didik dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar di sekolah atau di luar mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain.

Penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran sudah banyak digunakan, mulai dari teknologi yang sangat sederhana sampai teknologi yang canggih agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien.

[30] Bidang Ekonomi dan Bisnis [ sunting - sunting sumber ] Teknologi yang terus mengalami perkembangan bersamaan dengan proses globalisasi di dunia, bergerak menuju transformasi ekonomi yang dikenal dengan Knowledge Based Society (KBS). KBS merupakan tahapan lebih lanjut dari pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam menuju pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. [31] Teknologi dalam bidang ekonomi khususnya bisnis berperan sebagai sarana transaksi untuk bisnis online, yaitu dalam bentuk fasilitas media berupa internet.

Situs web yang disediakan pelaku bisnis sebagai tempat konsumen untuk memilih dan meilhat barang-barang yang inginkan, kemudian pada transaksi juga dibutuhkan teknologi lain untuk mendukung bisnis online seperti pembayaran menggunakan aplikasi online.

Masyarakat yang berbisnis dengan menerapkan teknologi informasi dapat membuat peluang pasar terbuka lebih luas. Berbisnis menggunakan jaringan internet dapat mempermudah dalam hal mempromosikan produk yang akan dijual, mencari konsumen yang membutuhkan barang, dan mencari pelanggan tetap. Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bisnis seperti kompleksitas bisnis yang semakin meningkat yang dipengaruhi oleh pengaruh ekonomi internasional, kompetisi dalam bisnis yang berskala global, perkembangan dan pertumbuhan teknologi informasi, pendayagunaan waktu kerja, pertimbangan sosial dan kapasitas teknologi informasi yang dapat diakses.

Bentuk kapasitas teknologi informasi yang bisa digunakan meliputi kapasitas pelayanan kebutuhan informasi, kapasitas interaksi dalam jaringan komputer atau berbasis online, dan kapasitas dalam kecepatan akses data dan jaringan.

[32] Perkembangan teknologi dapat diterima masyarakat dan negara secara luas sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, karena teknologi memungkinkan bagi produsen untuk memproduksi lebih banyak output agar perekonomian meningkat dan mencapai hasil yang maksimum walaupun dengan tingkat input yang sama. [33] Teknologi mempunyai pengaruh besar dalam mengembangkan pengetahuan manusia dalam bidang ekonomi terkait bagaimana menggabungkan sumber daya yang ada untuk memproduksi produk yang diinginkan atau dibutuhkan, untuk memecahkan masalah, memenuhi kebutuhan, atau memenuhi keinginan masyarakat, termasuk metode teknis, keterampilan, proses, teknik, alat dan bahan baku.

Teknologi juga disebut sebagai suatu media atau alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah dalam ranah bisnis. [34] Kemunculan teknologi berbasis informasi pada bidang ekonomi khususnya bisnis membuat batasan ruang dan waktu antar perusahaan di berbagai negara menjadi berkurang karena melalui teknologi seperti internet, perusahaan dapat melakukan transaksi secara tidak langsung dan mengakses pasar yang berada di luar negeri.

[35] Masuknya teknologi informasi dan internet di Indonesia membuat masyarakat menjadi lupa dengan identitas dirinya seperti dapat mengubah kultur atau kebiasaan sehari-hari. Sebelumnya adanya teknologi informasi seperti internet, masyarakat dapat bekerja dengan santai meskipun pekerjaan akan lebih sulit karena tidak luasnya akses dalam mencari informasi. Dampak munculnya internet membuat persaingan menjadi global sehingga masyarakat ditantang untuk menghadapi persaingan global tersebut yang terjadi saat ini.

[36] Teknologi telah memberikan kontribusi secara signifikan terhadap bidang industrialisasi dan bisnis yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di suatu negara.

Pada level mikro, kemajuan suatu teknologi dimanfaatkan dalam perubahan struktur industri dan persaingan global. [37] Pada level makro, teknologi dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan ekonomi dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Kemajuan teknologi pada era global akan memberikan kontribusi yang lebih dari tahun sebelumnya dalam pembangunan ekonomi dunia. [38] Untuk memenangkan persaingan di pasar global, setiap bisnis dan perusahaan dituntut untuk lebih memperhatikan dan mengelola teknologi lebih baik dalam menciptakan keunggulan bersaing ( competitive advatages).

Kesuksesan berbisnis dalam hal persaingan sangat ditentukan oleh penciptaan compettive advatages yang berbasis pada pengembangan teknologi itu sendiri. [39] Pengembangan teknologi tersebut dibutuhkan pada setiap proses transformasi dibidang bisnis dari sejumlah modal untuk menghasilkan keuntungan besar yang dapat memberikan nilai tambah pada setiap tahapan proses transformasi dalam perusahaan. [40] Dalam pengembangan teknologi, hampir setiap negara dan bisnis dihadapkan dengan dua pilihan.

Pertama, mengembangkan teknologi melalui proses invention and innovation. Kedua, mengembangkan teknologi melalui proses alih teknologi. Tidak ada negara dan bisnis apapun yang dapat memenuhi semua jenis teknologi yang dibutuhkan dalam proses membuat dan menjual hasil produksi. Dengan adanya kekurangan tersebut maka setiap negara atau bisnis dapat menerapkan model strategi teknologi seperti make some strategy atau metode pengembangan teknologi baru melalui R&D dan buy some strategy atau metode pengembangan yang diterapkan melalui proses alih teknologi.

[41] Bidang Mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain [ sunting - sunting sumber ] Dalam kehidupan sosial, manusia tidak dapat terlepas dari teknologi khususnya media sosial. Media sosial merupakan sebuah media berbasis online yang dapat membuat para penggunanya dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan wadah meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Bentuk seperti blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling sering digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Dampak positif munculnya media sosial dalam kehidupan masyarakat adalah memudahkan dalam berinteraksi dengan banyak orang, memperluas jaringan pertemanan, menghilangkan batasan jarak dan waktu, lebih mudah dalam mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung cepat dan biaya lebih murah.

Dampak negatif dari kehadiran media sosial adalah memberikan jarak kepada orang di sekitar, interaksi secara tatap muka akan menurun drastis, membuat pengguna media sosial menjadi kecanduan terhadap internet, menimbulkan konflik antar kelompok, menimbulkan masalah pribadi, dan rentan terhadap pengaruh gaya hidup buruk orang lain.

[42] Media teknologi dalam ranah komunikasi dapat meningkatkan proses pencarian dan pengiriman informasi antar satu orang dengan orang lain. Biaya dan waktu dapat berkurang, sementara hasilnya akan lebih memuaskan seperti penggunaan media fax, email, Facebook, dan Twitter jika dibandingkan dengan menggunakan surat. Sehingga setiap orang dapat menggunakan waktunya secara efisien dan teratur. [43] Kenyamanan dalam menggunakan teknologi yang dirasakan masyarakat dapat berpengaruh terhadap gaya hidup, tingkah laku individu baik itu pada saat sendiri maupun berkelompok.

[44] Teknologi yang menghadirkan aplikasi sosial media tersebut memudahkan pengguna untuk bisa berkomunikasi dengan orang-orang sampai ke penjuru dunia manapun dalam waktu sangat singkat dan sangat serta dapat mempengaruhi aktivitas bersosialisasi mereka. Teknologi berbasis media online seperti media sosial dapat menjadi salah satu inovasi perkembangan pembelajaran pada sektor pendidikan dasar di Indonesia yang bisa disebut dengan Pendidikan Teknologi Dasar (PTD) atau proses pengenalan awal terhadap teknologi kepada anak Indonesia.

Dalam proses pengenalan tersebut peserta didik akan dipersilakan untuk terlibat aktif untuk berinteraksi dengan teknologi yang telah disediakan kemudian dalam program tersebut diberikan materi terkait pengembangan kemampuan problem solving, kreativitas, dan inovasi dalam bidang teknologi.

Pemberian pendidikan teknologi yang dilakukan secara bertahap akan mengembangkan keterampilan dalam berpikir dan keterampilan vokasional. [45] Di Indonesia terdapat sekitar 25 juta pengguna internet dan setiap tahun terus bertambah seiring berkembangnya teknologi. Kenaikan dipicu karena adanya kemudahan dalam mendapatkan, mengakses, dan mengendalikan informasi serta mengoperasikannya ke berbagai media. Dengan internet dan teknologi yang ada, masyarakat mampu berinteraksi secara bebas dan membentuk komunitas kecil maupun besar hanya dengan menekan tombol pada handphone atau alat media teknologi lainnya.

[46] Kemajuan teknologi yang sangat pesat semula bertujuan untuk memudahkan manusia dalam segala hal. Ketika urusan tersebut semakin mudah, maka muncul rasa malas dan keterasingan baru seperti memudarnya rasa solidaritas antar sesama, kebersamaan semakin pudar, dan silaturrahmi semakin berkurang.

Penemuan seperti televisi, komputer, internet, dan mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain telah mengakibatkan masyarakat menjadi ketagihan dengan dunia layar. [47] Teknologi memiliki dampak yang beragam dan memiliki pengaruh kuat di tengah kehidupan masyarakat seperti efektivitas teknologi secara fungsional sesuai yang diharapkan masyarakat, perubahan langsung di masyarakat dalam merespons teknologi, dan perubahan dari inovasi yang telah diantisipasi sebelumnya.

Keberadaan teknologi sekarang tidak dapat dilepaskan dengan kepentingan sosial politik yang melingkupinya. Kehadiran dan kemajuan teknologi sering digerakkan dan dipertajam oleh dukungan dan partisipasi para pemodal besar dalam setiap peralihan dan penemuan teknologi baru. Dukungan tersebut merupakan bentuk dari sistem ekonomi dan politik yang menggerakkan kepentingan dalam hal memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya.

[48] Dampak negatif yang lebih jauh, teknologi dapat mendorong terjadinya kerusakan dan penurunan moral dan akhlak. Masyarakat berubah menjadi kurang peka terhadap kehidupan sosial akibat hadirnya teknologi karena telah mengurangi intensitas tatap muka yang terjadi dalam organisasi ataupun sosial masyarakat.

[49] Teknologi tidak hanya sekadar digunakan untuk berkomunikasi dan mencari tugas, tetapi dapat memberikan akses kepada pengguna melihat situs atau website yang tidak seharusnya dilihat seperti, situs kekerasan dan situs pornografi.

Hal ini membuktikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan dampak yang sangat mengkhawatirkan karena dapat memberikan pengaruh terhadap perilaku sosial atau melunturkan nilai-nilai kebudayaan masyarakat. [50] Bidang Pertanian [ sunting - sunting sumber ] Sektor pertanian adalah salah satu sektor terbesar dan paling penting yang menyediakan bahan pangan bagi setiap penduduk di negara berkembang khususnya di Indonesia.

Sektor ini juga memberikan lapangan kerja yang sangat besar bagi hampir seluruh angkatan kerja yang ada saat ini. Pertanian dengan penghasilan padi sawah merupakan produk unggulan di sebagian besar wilayah yang ada di Indonesia. Teknologi pertanian modern yang ada sekarang adalah teknologi pertanian yang digunakan untuk mempermudah dan mempercepat serta meningkatkan hasil produksi pertanian secara keseluruhan.

Teknologi pertanian yang ada berupa mesin-mesin canggih yang diciptakan untuk pengolahan serta pengambilan hasil produksi seperti pada panen padi dalam pengolahan tanah sudah menggunakan mesin, bibit yang digunakan merupakan bibit unggul sudah terjamin kualitasnya, cara penanaman dengan menggunakan mesin tanam padi yang canggih, proses panen menggunakan mesin, sistem perekrutan tenaga kerja dilihat dari hasil kerja, pencarian tenaga kerja langsung pemilik, dan sistem pembagian hasil berupa uang atau hasil padi yang dipanen.

Munculnya teknologi pertanian modern sangat berperan penting dalam memberikan perubahan bagi kehidupan masyarakat khususnya petani di daerah pedesaan. [51] Perkembangan teknologi di sektor pertanian untuk membantu dalam hal pengolahan tanah, penarik air dari sumber air, dan alat bantu pemanen.

Teknologi pertanian merupakan sebuah alat, cara atau metode yang dapat digunakan dalam memproses input mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain sehingga menghasilkan output atau hasil pertanian yang maksimal sehingga memiliki daya guna baik berupa produk bahan mentah, setengah jadi maupun siap pakai dan dipasarkan.

[52] Perkembangan teknologi dalam bidang pertanian telah membawa perubahan pada cara bercocok tanam masyarakat yang awalnya menggunakan peralatan-peralatan yang membutuhkan tenaga lebih menjadi lebih mudah dan efisien seperti dari penggunaan bajak dan garu menjadi traktor. [53] Pengaruh masuknya teknologi pertanian terhadap kehidupan ekonomi dan budaya masyarakat di Indonesia dalam segi ekonomi terlihat dari penggunaan bibit unggul, pupuk kimia, penggunaan pestisida, dan pembangunan irigasi yang menambah hasil produksi bagi petani semakin meningkat.

Meningkatnya hasil produksi dari petani membuat tingkat pendidikan anak petani, keadaan rumah dan kepemilikan barang sekunder yang sudah semakin membaik.

Masuknya teknologi pertanian pada kehidupan budaya masyarakat memberikan pengaruh terhadap hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik membajak menggunakan sapi atau kerbau yang sudah digantikan oleh mesin traktor dan menumbuk padi diganti oleh teknik penggilingan padi menggunakan mesin. [54] Kemunculan teknologi dalam sektor pertanian mempengaruhi kehidupan masyarakat yang mana dalam perubahan sosial dapat dilihat pada tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat, sedangkan dampak negatifnya adalah berkurangnya interaksi sosial antar masyarakat dan hilangnya alat-alat pembajak sawah tradisional yang diturunkan secara turun-temurun.

Adapun perubahan pada kondisi ekonomi dan dampak positinya adalah tingkat penghasilan petani semakin meningkat dan kondisi tempat tinggal semakin layak, sedangkan dampak negatifnya adalah berkurangya kesempatan kerja yang sering dilakukan petani setiap hari. [55] Produktivitas dalam bidang pertanian dapat ditingkatkan dengan dua cara yaitu mengembangkan teknologi sebelumnya dan mengadopsi teknologi baru serta melalui penggunaan sumber daya yang tersedia secara lebih efisien dan tepat sasaran.

Keberadaan teknologi adalah salah satu syarat yang perlu diperhatikan dalam pembangunan pertanian. Teknologi berperan dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani karena teknologi turut menentukan proses produksi dan proses distribusi. [56] Teknologi yang mendukung perkembangan pembangunan pertanian di Indonesia harus dapat digunakan pada kegiatan on farm dan off farm.

Kegiatan on farm meliputi teknologi biologis yang menghasilkan produk pertanian, pertanian organik, dan pengadaan alat dan mesin pertanian. Sedangkan, kegiatan off farm meliputi teknologi untuk proses pengolahan, pengawetan, pengemasan, pengepakan, dan distribusi hasil panen. [57] Dampak teknologi bagi para petani adalah adanya peningkatan status kesejahteraan baik dalam peningkatan berupa penghasilan, kemampuan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti makan maupun dalam berinteraksi secara luas dengan masyarakat dan berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan desa.

[58] Untuk mempercepat pembangunan dalam sektor pertanian dapat dilakukan dengan membangun hubungan kerjasama yang sinergis antara pemerintah, lembaga-lembaga penelitian, serta masyarakat agar semua pihak dapat berpartisipasi dengan maksimal. [59] Teknologi dalam pertanian juga memiliki kekurangan seperti adanya penurunan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ingin bekerja sebagai buruh tani dan adanya ketergantungan petani kepada pemerintah terkait penyaluran bahan-bahan kimia untuk tanaman mereka.

[60] Upaya perbaikan sistem pertanian yang dilakukan oleh masyarakat terkhususnya petani mengarah ke pengembangan, pertumbuhan dan peningkatan produksi hasil panen menggunakan metode intensifikasi, ekstensifikasi, dan rehabilitasi di mana upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas petani, penyelamatan hasil panen dan peningkatan mutu hasil yang mempunyai daya saing tinggi dengan pasar global.

Masyarakat yang bekerja sebagai petani di mana sebelumnya hanya bisa menggarap lahan untuk bertani dengan alat sederhana seperti parang, pacul, tembilang. Tetapi dengan kemajuan teknologi saat ini telah mampu menciptakan alat yang lebih modern dan canggih seperti ditemukannya mesin penggarap tanah dan alat-alat yang lebih canggih dan mampu menunjang serta meningkatkan pendapatan masyarakat mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain.

[61] Bidang Kesehatan [ sunting - sunting sumber ] Kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan ini sangat berkembang pesat, dapat dilihat dari banyaknya temuan-temuan baru yang berhasil didapatkan dengan bantuan teknologi baik dalam bentuk pengorganisasian rumah sakit, pengobatan pasien, maupun penelitian dan pengembangan dari ilmu kesehatan itu sendiri.

Bentuk pelayanan kesehatan berbasis teknologi saat ini sangat diperhatikan dunia. Terutama pada peluang teknologi dalam meningkatkan kualitas hidup manusia. [62] Pelayanan kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh penggunaan teknologi berbasis digital dan penerapan intervensi kesehatan dalam bentuk teknologi digital yang sangat efektif dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. [63] Penerapan bentuk intervensi kesehatan berbasis teknologi digital dinilai sangat menguntungkan bagi masyarakat karena dapat memperlancar dan mempermudah akses pelayanan dan dapat memindahkan intervensi kesehatan masyarakat ke platform digital yang telah disediakan dan menghadirkan riset dengan tujuan untuk memajukan teori dan konsep pelayanan kesehatan itu sendiri.

[64] Teknologi informasi yang digunakan di bidang kesehatan memang dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi pasien anak dan keluarga tetapi dibutuhkan juga proses pengamatan langsung dari perawat melalui perangkat agar mencegah terjadinya kesalahan dalam pemberian informasi dan memberikan asuhan keperawatan kepada anak dan remaja. [65] Penggunaan internet pada rumah sakit digunakan hampir setiap hari dari pagi hingga malam. Penggunaan internet hanya dilakukan untuk kepentingan rumah sakit dan kebutuhan pasien tetapi ada perawat yang menggunakan untuk kebutuhan pribadi di waktu tertentu.

Penggunaan internet oleh perawat di rumah sakit dipengaruhi oleh kebijakan organisasi, budaya kerja dan pemberian pelatihan terkait internet. [66] Penggunaan software yang berbasis komputer pada bidang kesehatan khususnya rumah sakit adalah dapat memberikan informasi secara menyeluruh dalam pembuatan rencana keperawatan yang aman dan mudah.

Informasi yang diberikan meliputi standar asuhan berdasarkan pembuktian masalah di klinik, cara penanganan, aturan dan rekomendasi perawatan, referensi dan cara penghitungan obat yang akurat, serta akses ke pusat data atau perpustakaan secara digital melalui media komputer.

Software tersebut juga dapat mempercepat perawat dalam pengambilan keputusan dalam penanganan, membuat rencana asuhan keperawatan bagi pasien rawat jalan, mengingatkan perawat untuk memberikan tindakan pencegahan atau risiko terhadap alergi dengan menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium pada pasien sebelum diberi obat sehingga perawat dapat memberikan respon cepat sesuai dengan kondisi pasien.

[67] Pemanfaatan software juga bermanfaat dalam pemberian informasi tentang panduan terkait cara identifikasi, proses pengkajian dan metode pemberian rekomendasi terkait penanganan kasus obesitas pada anak usia sekolah dan remaja. [68] Penggunaan teknologi informasi dalam dokumentasi di bidang kesehatan atau keperawatan adalah cara yang baru dan mudah untuk merekam, memberikan dan menerima informasi pasien. Hal ini membuat perawat atau petugas rumah sakit bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi pasien.

Sehingga diperlukan kebijakan dan pedoman yang sudah diatur oleh organisasi atau rumah sakit. Pengembangan dokumentasi dengan bantuan teknologi informasi dan sistem komputer harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip dan aturan dokumentasi terkait akses, penyimpanan, pengambilan dan pengiriman informasi seperti yang berlaku mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain sistem dokumentasi berbasis kertas atau manual.

[69] Proses dokumentasi juga digunakan untuk memenuhi standar profesional dan hukum yang berlaku. Dokumentasi sangat berguna untuk menunjukkan bahwa dalam hubungan petugas kesehatan dan klien sudah terjalin dengan baik, petugas telah menerapkan pengetahuan keperawatan serta membuat keputusan menurut standar profesional dan dapat sebagai bukti dalam proses hukum jika ada tuntutan hukum baik dari pasien maupun dari petugas kesehatan.

[70] Perkembangan teknologi kesehatan di mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain negeri telah berkembang pesat pada seluruh aktivitas keperawatan, baik dalam bidang pelayanan, pendidikan maupun riset di bidang kesehatan.

Sistem dokumentasi memberikan terhadap proses kontinuitas perawatan pasien dan memungkinkan perawat melakukan perawatan yang cepat dan lebih tepat. [71] Proses dokumentasi berbasis teknologi informasi dalam bidang kesehatan untuk merekam jejak medis pasien memungkinkan perawat menggunakannya sebagai sarana belajar dan memahami pentingnya mendokumentasikan proses perawatan pasien serta menghemat waktu dalam menyusun rencana perawatan selanjutnya. mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain Dokumentasi dapat menjadi sumber data di bidang kesehatan yang sangat berguna untuk membuat keputusan terkait pendanaan dan pengelolaan sumber daya serta memfasilitasi penelitian yang dapat meningkatkan kualitas praktik kesehatan dan perawatan pasien.

[73] Dalam bidang kesehatan, rumah sakit memerlukan teknologi yang mendukung agar sumber daya keperawatan dapat melangsungkan pelayanan kesehatan. Tanpa sistem teknologi berbasis informasi yang akurat, maka rumah sakit tidak dapat menentukan kebijakan, keputusan, bahkan peraturan yang dapat menunjang perbaikan dan perkembangan sumber daya keperawatan. [74] Tujuan digunakan sistem informasi atau teknologi informasi manajemen pada bidang kesehatan adalah untuk memastikan tentang bagaimana agar informasi kesehatan yang akurat dapat diakses oleh pihak yang membutuhkan, kemudian akan meningkatkan pelayanan kesehatan dalam skala nasional.

[75] Berkembangnya teknologi pada bidang kesehatan telah memunculkan metode baru untuk mempromosikan kesehatan yang di mediasi oleh perangkat komputer dan teknologi digital yang berfungsi untuk mengubah perilaku kesehatan masyarakat yang sering disebut dengan komunikasi kesehatan online ( e-health). [76] Penerapan teknologi pada industri kesehatan dengan model e-commerce dapat meningkatkan layanan hemat biaya kepada para pengguna jasa kesehatan.

[77] Teknologi berbasis video online dapat memberikan edukasi dan promosi tentang menjaga kesehatan masyarakat sekaligus menjadi media untuk promosi rumah sakit. [78] Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Teknologi arsitektur • Garis besar teknologi • Daftar teknologi yang muncul • Konvergensi teknologi • Teknologi dan masyarakat • Penilaian teknologi • Teknologi hipotetis • Filsafat teknologi • Tekno-progresivisme • Teknosentrisme • Teknokrasi • Teknokritisme • Determinisme teknologi • Evolusi teknologi • Nasionalisme teknologi • Singularitas teknologi • Manajemen teknologi • Tingkat kesiapan teknologi • Teknorealisme • Transhumanisme • Perhitungan energi • Nanososialisme • Teknokapitalisme • Difusi teknologi • Model penerimaan teknologi • Siklus hidup teknologi • Transfer teknologi • Jurnalisme teknologi Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ "Arti Kata Teknologi".

• ^ For ex., George Crabb, Universal Technological Dictionary, or Familiar Explanation of the Terms Used in All Arts and Sciences, Containing Definitions Drawn From the Original Writers, (London: Baldwin, Cradock and Joy, 1823), s.v. "technology." • ^ Julius Adams Stratton and Loretta H. Mannix, Mind and Hand: The Birth of MIT (Cambridge: MIT Press, 2005), 190-92. ISBN 0-262-19524-0.

• ^ Eric Schatzberg, " Technik Comes to America: Changing Meanings of Technology Before 1930," Technology and Culture 47 (July 2006): 486-512. • ^ Read Bain, "Technology and State Government," American Sociological Review 2 (December 1937): 860. • ^ Donald A. MacKenzie and Judy Wajcman, "Introductory Essay" in The Social Shaping of Technology, 2nd ed. (Buckingham, England: Open University Press, 1999) ISBN 0-335-19913-5. • ^ Kesalahan pengutipan: Tag tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama mwdict • ^ Franklin, Ursula.

"Real World of Technology". House of Anansi Press. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-28. Diakses tanggal 2007-02-13. • ^ "Technology news". BBC News. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-02-09. Diakses tanggal 2006-02-17. • ^ Stiegler, Bernard (1998).

Technics and Time, 1: The Fault of Epimetheus. Stanford University Press. hlm. 17, 82. ISBN 0-8047-3041-3 Periksa nilai: checksum -isbn= ( bantuan). Stiegler lebih terkemudian menyatakan bahwa biotechnology ( bioteknologi) tidak lagi dapat didefinisikan sebagai "organized inorganic matter", given that it is, rather, "the reorganization of the organic" ('zat-zat anorganik yang tersusun rapi', melainkan 'penyusunan kembali zat-zat organik').

Stiegler, Bernard (2008). L'avenir du passé: Modernité de l'archéologie. La Découverte. hlm. 23. ISBN 2-7071-5495-4. • ^ "Industry, Technology and the Global Marketplace: International Patenting Trends in Two New Technology Areas". Science and Engineering Indicators 2002. National Science Foundation. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-08-18. Diakses tanggal 2007-05-07.

• ^ Borgmann, Albert (2006). "Technology as a Cultural Force: For Alena and Griffin" (fee required). The Canadian Journal of Sociology. 31 (3): 351–360. doi: 10.1353/cjs.2006.0050. Diakses tanggal 2007-02-16. • ^ Macek, Jakub. "Defining Cyberculture". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-07-03.

Diakses tanggal 2007-05-25. • ^ "Science". Dictionary.com. Diakses tanggal 2007-02-17. • ^ "Intute: Science, Engineering and Technology". Intute. Diakses tanggal 2007-02-17. • ^ Wise, George (1985). "Science and Technology". Osiris (2nd Series). 1: 229–246. • ^ Guston, David H. (2000). Between politics and science: Assuring the integrity and productivity of research.

New York: Cambridge University Press. ISBN 0-521-65318-5. • ^ a b c d Imam Sukardi, "Pilar Islam Bagi Pluralisme Modern", Tiga Serangkai, 2003, 9796684055, 9789796684052.

• ^ a b "Pembangunan Ekonomi, Edisi 9, Jilid 1", Erlangga, 9790158149, 9789790158146. • ^ a b Isei, "Pemikiran Dan Permasalahan Ekonomi Di Indonesia Dalam Setengah Abad Terakhir 4", Kanisius, 2005, 979211212X, 9789792112122. • ^ Jamun 2018, hlm. 48-49. • ^ Putri 2019, hlm. 1. • ^ Jamun 2016, hlm. 144. • ^ Taopan et al 2019, hlm. 63. • ^ Lestari 2018, hlm. 97. • ^ Selwyn 2011, hlm. 26. • ^ Yusri 2016, hlm. 51. • ^ Muhasim 2017, hlm. 69-70. • ^ Muhasim 2017, hlm.

71. • ^ Santyasa 2007, hlm. 3. • ^ Siaila 2010, hlm. 110. • ^ Utami 2010, hlm. 62-63. • ^ Wahyuni et al 2013, hlm. 72. • ^ Wahyuni et al 2013, hlm. 73. • ^ Hidayatullah 2005, hlm. 11. • ^ Hidayatullah 2005, hlm. 13. • ^ Radhi 2010, hlm. 1. • ^ Subramanian 1987, hlm. 361. • ^ Sharif 1994, hlm. 156. • ^ Soehoed 1988, hlm.

48. • ^ Ramanathan 1994, hlm. 221. • ^ Cahyono 2016, hlm. 140. • ^ Nasution 2011, hlm. 40. • ^ Azizah 2020, hlm. 46. • ^ Fitri 2017, hlm. 119. • ^ Setiawan 2018, hlm. 65. • ^ Ngafifi 2014, hlm. 34. • ^ Wahid 2020, hlm. 2-3. • ^ Novy Purnama 2009, hlm. 40. • ^ Khodijah dan Nurizzati 2018, hlm. 163. • ^ Saputra dan Ratnawilis 2019, hlm. 206-207. • ^ Ali 2017, hlm. 518. • ^ Zahara et al 2017, hlm. 32. • ^ Zahara et al 2017, hlm. 37-38. • ^ Rifani et al 2019, hlm. 864. • ^ Apriani et al 2018, hlm. 122.

• ^ Simatupang 2006, hlm. 3. • ^ Salamah dan Iskandar 2002, hlm. 130. • ^ Salamah dan Iskandar 2002, hlm. 119. • ^ Sari 2018, hlm. 35. • ^ Sari 2018, hlm. 29. • ^ Yani 2018, hlm. 98. • ^ Manganello et al 2015, hlm. 6. • ^ Moller et al 2017, hlm. 1. • ^ Ramawati 2011, hlm. 9. • ^ Morris‐Docker et al 2004, hlm. 157. • ^ McCartney 2006, hlm. 426. • ^ Gance-Cleveland 2010, hlm. 72. • ^ Dewi 2011, hlm. 19. • ^ Tornvall mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain Wilhelmsson 2008, hlm.

2122. • ^ Rykkje 2009, hlm. 9. • ^ Lee 2006, hlm. 1377. • ^ Tornvall et al 2004, hlm. 315. • ^ Rofii 2011, hlm. 16. • ^ Zhu dan Protti 2009, hlm. 122. • ^ Neuhauser dan Kreps 2003, hlm. 7. • ^ More dan McGrath 2002, hlm. 621. • ^ Huang et al 2014, hlm. 273. Daftar Pustaka [ sunting - sunting sumber ] Jamun, Y. M. (2018). "Dampak Teknologi Terhadap Pendidikan".

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio. 10 (1): 48–52. ISSN 2502-9576. Jamun, Y. M. (2016). "Desain Aplikasi Pembelajaran Peta Nusa Tenggara Timur Berbasis Multimedia". Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio. 8 (1): 144–150.

ISSN 2502-9576. Taopan, Y. F., Oedjoe, M. R., &, Sogen, A. N. (2019). "Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Perilaku Moral Remaja di SMA Negeri 3 Kota Kupang". Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran. 5 (1): 61–74. ISSN 2442-7667. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Lestari, S.

(2018). "Peran Teknologi dalam Pendidikan di Era Globalisasi". Edureligia. 2 (2): 94–100. ISSN 2579-5694. Selwyn, N. (2011). Education and Technology Key Issues and Debates (PDF). India: Replika Press Pvt Ltd.

hlm. 26. ISBN 978-1-4411-5036-3. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) Yusri (2016). "PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN I DEKAI KABUPATEN YAHUKIMO". Jurnal Ilmiah ILKOM. 8 (1): 49–56. ISSN 2548-7779. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-02-14. Diakses tanggal 2021-01-27. Putri, T. D. (2019-12-18). "Pengaruh Teknologi terhadap Pendidikan di Era sekarang".

INArxiv. doi: 10.31227/osf.io/72sqb. Diakses tanggal 2021-01-27. Muhasim (2017). "Pengaruh Tehnologi Digital Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik" (PDF). Palapa: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan. 5 (2): 53–77. ISSN 2540-9697. Santyasa, I W. (2007). "LANDASAN KONSEPTUAL MEDIA PEMBELAJARAN" (PDF). Direktori File UPI. Diakses tanggal 2021-01-27.

Siaila, S. (2010). "PENGARUH PERUBAHAN TEKNOLOGI TERHADAP TRANSFORMASI EKONOMI DAN TRANSFORMASI SOSIAL". Soso-Q. 2 (2): 102–120. ISSN 2086-390X. Utami, S. S. (2010). "PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERKEMBANGAN BISNIS". Jurnal Akuntansi dan Sistem Teknologi Informasi. 8 (1): 61–67. ISSN 2656-3797. Wahyuni, S., Hamzah, A., &, Syahnur, S. (2013). "ANALISIS PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI ACEH (AK MODEL)".

Jurnal Ilmu Ekonomi. 1 (3): 71–79. ISSN 2302-0172. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Hidayatullah, D. (2005). "DAMPAK TEKNOLOGIINFORMASI DAN INTERNET TERHADAP PENDIDIKAN, BISNIS, DAN PEMERINTAHAN INDONESIA" (PDF). Majalah Ekonomi dan Komputer. 13 (1): 9–14. ISSN 0854-9621. Radhi, F. (2010). "PENGEMBANGAN APPROPRIATE TECHNOLOGY SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN PEREKONOMIAN INDONESIA SECARA MANDIRI". Jurnal Ekonomi Bisnis. 15 (1): 1–8. ISSN 2089-8002. Subramanian, S. K. (1987).

"Technology, productivity, and organization" (PDF). Technological Forecasting and Social Change. 31 (4): 359–371. doi: 10.1016/0040-1625(87)90064-3. Sharif, N. (1994). "Integrating business and technology strategies in developing countries" (PDF). Technological Forecasting and Social Change. 45 (2): 151–167. doi: 10.1016/0040-1625(94)90091-4. Soehoed, A.

R. (1988). "Reflections on Industrialisation and Industrial Policy in Indonesia" (PDF). Bulletin of Indonesian Economic Studies.

24 (2): 43–57. doi: 10.1080/00074918812331335379. Ramanathan, K. (1994). "An integrated approach for the choice of appropriate technology" (PDF). Science and Public Policy. 21 (4): 221–233. doi: 10.1093/spp/21.4.221. Ngafifi, M.

(2014). "KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN POLA HIDUP MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA". Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi. 2 (1): 33–47. ISSN 2502-1648. Novy Purnama, N. (2009).

"DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA" (PDF). Gema Eksos. 5 (1): 39–46.

ISSN 1858-4071. Nasution, Z. (2011).

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

"KONSEKUENSI SOSIAL MEDIA TEKNOLOGI KOMUNIKASI BAGI MASYARAKAT". Jurnal Reformasi. 1 (1): 37–41. ISSN 2407-6864. Setiawan, D. (2018). "Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Budaya". SIMBOLIKA. 4 (1): 62–72.

ISSN 2442-9996. Azizah, M. (2020). "PENGARUH KEMAJUAN TEKNOLOGI TERHADAP POLA KOMUNIKASI MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG (UMM)" (PDF). Jurnal Sosiologi Nusantara.

6 (1): 45–54. doi: 10.33369/jsn.5.1.45-54. Wahid, A. (2020). "DAMPAK SOSIAL TEKNOLOGI KOMUNIKASI BARU: MEMIKIRKAN ULANG KONSEP COPYRIGHT DI INTERNET". Jurnal Ilmu Komunikasi. 6 (1): 1–16. ISSN 2502-0579. Fitri, S. (2017). "Dampak Positif dan Negatif Sosial Media Terhadap Perubahan Sosial Anak" (PDF).

Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran. 1 (2): 118–123. ISSN 2548-8589. Khodijah S., &, Nurizzati Y. (2018). "DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA DI MAN 2 KUNINGAN".

Jurnal Edueksos. 7 (2): 161–176. ISSN 2548-5008. Cahyono, A. S. (2016). "Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia". Jurnal Publiciana. 9 (1): mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain.

ISSN 1979-0295. Zahara I., Yoesoef A., &, Nurasiah (2017). "TEKNOLOGI PERTANIAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT DI KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (1985-2016)". Jurnal Ilmiah Mahasiswa. 2 (3): 31–38.

ISSN 2614-3658. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Rifani, M. N., Kasim, S. S., &, Tanzil (2019). "DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI PERTANIAN TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT PETANI SAWAH (Studi di Desa Ombu-Ombu Jaya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan)". Jurnal Neo Societal. 4 (3): 862–870. ISSN 2503-359X. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Apriani, M., Rachmina, D., &, Rifin, A.

(2018). "PENGARUH TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) TERHADAP EFISIENSI TEKNIS USAHATANI PADI" (PDF). Jurnal Agribisnis Indonesia. 6 (2): 121–132. ISSN 2579-3594. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Salamah U., &, Iskandar J.

(2002). "KAJIAN PENGARUH KEBIJAKAN TEKNOLOGI PERTANIAN DAN PETERNAKAN TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI/PETERNAK". Jurnal Sosiohumaniora. 4 (2): 116–133. ISSN 2443-2660. Sari, R. P. (2018). "DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI PERTANIAN TERHADAP PERUBAHAN PENDAPATAN MASYARAKAT PETANI JAGUNG DI KELURAHAN WATALIKU KABUPATEN MUNA (Studi Di Kelurahan Wataliku Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna)" (PDF). Jurnal penelitian Pendidikan Geografi. 3 (3): 283–294.

doi: 10.36709/jppg.v3i3.9171. Ali, A. (2017). "Pengaruh Teknologi Pertanian Terhadap Produktivitas Hasil Panen Padi di Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang". AKMEN Jurnal Ilmiah. 14 (3): 514–525. ISSN 2621-4377. Simatupang, J. T. (2006). "Pengembangan dan aplikasi iptek dalam pembangunan pertanian Indonesia" (PDF). Jurnal Penelitian Bidang Ilmu Pertanian. 4 (1): 1–7. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2017-12-15.

Diakses tanggal 2021-01-28.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

Saputra M D., &, Ratnawilis (2019). "DAMPAK TEKNOLOGI PERTANIAN MODERN TERHADAP AKTIVITAS PERTANIAN PADI MASYARAKAT JORONG PIRUKO UTARA KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA". Jurnal Buana. 3 (2): 205–216. ISSN 2615-2630. Yani, A. (2018). "PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM BIDANG KESEHATAN MASYARAKAT" (PDF). PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat. 8 (1): 97–103. ISSN 2503-1139. Manganello, J., Gerstner, G., Pergolino, K., Graham, Y., Falisi, A., &, Strogatz, D. (2015). "The relationship of health literacy with use of digital technology for health information: implications for public health practice" (PDF).

Journal of public health management and practice. 0 (0): 1–8. doi: 10.1097/PHH.0000000000000366. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Moller, A. C., Merchant, G., Conroy, D. E., West, R., Hekler, E., Kugler, K. C., &, Michie, S. (2017). "Applying and advancing behavior change theories and techniques in the context of mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain digital health revolution: proposals for more effectively realizing untapped potential" (PDF).

Journal of behavioral medicine. 40 (1): 1–14. doi: 10.1007/s10865-016-9818-7. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Ramawati, D. (2011). "PENGGUNAAN PERANGKAT TEKNOLOGI INFORMASI PADA PELAYANAN KESEHATAN ANAK DAN REMAJA". Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan. 2 (1): 9–13. ISSN 2086-8510. Morris‐Docker, S. B., Tod, A., Harrison, J. M., Wolstenholme, D., &, Black, R.

(2004). "Nurses' use of the Internet in clinical ward settings" (PDF). Journal of Advanced Nursing. 48 (2): 157–166. doi: 10.1111/j.1365-2648.2004.03183.x. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) McCartney, P. R. (2006). "Using technology to promote perinatal patient safety" (PDF).

Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing. 35 (3): 424–431. doi: 10.1111/j.1552-6909.2006.00059.x. Gance‐Cleveland, B., Gilbert, L. H., Kopanos, T., &, Gilbert, K. C. (2010). "Evaluation of technology to identify and assess overweight children and adolescents" (PDF).

Journal for Specialists in Pediatric Nursing. 15 (1): 72–83. doi: 10.1111/j.1744-6155.2009.00220.x. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Dewi, S.

C. (2011). "PENGEMBANGAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI". Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan. 2 (1): 15–21. ISSN 2086-8510. Tornvall, E., &, Wilhelmsson, S. (2008). "Nursing documentation for communicating and evaluating care" (PDF).

Journal of clinical nursing. 17 (16): 2116–2124. doi: 10.1111/j.1365-2702.2007.02149.x. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Rykkje, L. (2009). "Implementing electronic patient record and VIPS in medical hospital wards: evaluating change in quantity and quality of nursing documentation by using the audit instrument Cat-ch-Ing" (PDF).

VARD I NORDEN. 29 (2): 9–13. doi: 10.1177/010740830902900203. Lee, T. T. (2006). "Nurses' perceptions of their documentation experiences in a computerized nursing care planning system" (PDF). Journal of Clinical Nursing. 15 (11): 1376–1382. doi: 10.1111/j.1365-2702.2006.01480.x. Törnvall, E., Wilhelmsson, S., &, Wahren, L. K. (2004). "Electronic nursing documentation in primary health care" (PDF).

Scandinavian journal of caring sciences. 18 (3): 310–317. doi: 10.1111/j.1471-6712.2004.00282.x. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Rofii, M.

(2011). "PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA KEPERAWATAN RUMAH SAKIT". Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan. 2 (1): 15–21. ISSN 2086-8510. Zhu, J. Y., &, Protti, D. J. (2009). "National health information management/information technology strategies in Hong Kong, Taiwan and Singapore". Studies in health technology and informatics (143): 122–128.

doi: 10.3233/978-1-58603-979-0-122. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Neuhauser, L., &, Kreps, G. L. (2003). "Rethinking communication in the e-health era" (PDF). Journal of Health Psychology. 8 (1): 7–23. doi: 10.1177/1359105303008001426. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) More, E., &, McGrath, M. (2002). "An Australian case in e‐health communication and change" (PDF). Journal of Management Development. 21 (8): 621–632. doi: 10.1108/02621710210437590.

Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Huang, E., Liu, T., &, Wang, J. (2014). "E-health videos on Chinese hospitals' websites" (PDF).

International Journal of Healthcare Management. 7 (4): 273–280.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

doi: 10.1108/02621710210437590. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • (Indonesia) Arti kata Teknologi dalam situs web Kamus Besar Bahasa Indonesia oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

• Agronomi • Bioinformatika • Biostatistika • Bioteknologi pertanian • Budidaya perairan • Hortikultura • Ilmu Gizi • Kehutanan • Ilmu tanah dan kesuburan tanaman • Lingkungan dan bangunan pertanian • Mikrobiologi pertanian ( mikrobiologi tanah, mikrobiologi simbiotik, mikrobiologi pangan) • Pemuliaan tanaman • Perikanan • Perlindungan tanaman • Peternakan • Teknik pangan • Teknik pertanian • Teknologi pangan • Veteriner Transportasi • Determinisme teknologi • Efemeralisasi • Etika teknologi • Evolusi teknologi • Filosofi teknologi • Kebangkitan teknologi • Kritik teknologi • Konsep komunikasi digital • Konvergensi teknologi • Momentum teknologi • Nasionalisme teknologi • Peningkatan teknologi • Perubahan teknologi • Rasionalitas teknologi • Siklus hidup teknologi • Siklus kematangan teknologi • Singularitas teknologi • Sistem inovasi teknologi • Strategi teknologi • Tekno-progresivisme • Teknoetika • Teknokapitalisme • Teknokrasi • Teknokritisisme • Teknologi tepat guna • Teknologi tinggi • Teknomansi • Teknorealisme • Teknosentrisme • Teori difusi inovasi • Transhumanisme • Utopianisme teknologi Lainnya Kategori tersembunyi: • Halaman dengan kesalahan referensi • Galat CS1: ISBN • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN • Semua artikel yang tidak memiliki referensi • Artikel yang tidak memiliki referensi Maret 2022 • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Artikel Wikipedia dengan penanda GND • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda LNB • Artikel Wikipedia dengan penanda NARA • Halaman ini terakhir diubah pada 12 Maret 2022, pukul 06.12.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • • Afrikaans • Alemannisch • አማርኛ • Aragonés • العربية • مصرى • অসমীয়া • Asturianu • Aymar aru • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Boarisch • Žemaitėška • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • भोजपुरी • Bamanankan • বাংলা • བོད་ཡིག • Brezhoneg • Bosanski • Буряад • Català • Cebuano • ᏣᎳᎩ • کوردی • Čeština • Kaszëbsczi • Чӑвашла • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • Estremeñu • فارسی • Suomi • Võro • Føroyskt • Français • Arpetan • Nordfriisk • Furlan • Frysk • Gaeilge • Gagauz • Kriyòl gwiyannen • Gàidhlig • Galego • Avañe'ẽ • Gaelg • Hausa • 客家語/Hak-kâ-ngî • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Kreyòl ayisyen • Magyar • Հայերեն • Interlingua • Interlingue • Igbo • Ilokano • Ido • Íslenska • ᐃᓄᒃᑎᑐᑦ/inuktitut • 日本語 • Patois • Jawa mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain ქართული • Kabɩyɛ • Қазақша • Kalaallisut • ភាសាខ្មែរ mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain ಕನ್ನಡ • 한국어 • कॉशुर / کٲشُر • Kurdî • Kernowek • Кыргызча • Latina • Ladino • Лезги • Lingua Franca Nova • Luganda • Limburgs • Ligure • Lombard • ລາວ • Lietuvių • Latgaļu • Latviešu • मैथिली • Basa Banyumasan • Malagasy • Македонски • മലയാളം • Монгол • ဘာသာ မန် • मराठी • Bahasa Melayu • Mirandés • မြန်မာဘာသာ • مازِرونی • Nāhuatl • Plattdüütsch • Nedersaksies • नेपाली • नेपाल भाषा • Li Niha • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Novial • Nouormand • Occitan • Ирон • ਪੰਜਾਬੀ • Pälzisch • Polski • پنجابی • پښتو • Português • Runa Simi • Rumantsch • Română • Armãneashti • Русский • Русиньскый • Ikinyarwanda • संस्कृतम् • Саха тыла • ᱥᱟᱱᱛᱟᱲᱤ • Sardu • Sicilianu • Scots • سنڌي • Srpskohrvatski / српскохрватски • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • ChiShona • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Seeltersk • Sunda • Svenska • Kiswahili • Ślůnski • Sakizaya • தமிழ் • తెలుగు • Tetun • Тоҷикӣ • ไทย • ትግርኛ • Türkmençe • Tagalog • Tok Pisin • Türkçe • Xitsonga • Татарча/tatarça • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Vèneto • Vepsän kel’ • Tiếng Việt • Walon • Winaray • 吴语 • IsiXhosa • მარგალური • ייִדיש • 中文 • 文言 • Bân-lâm-gú • 粵語 Pertanian Umum • Agribisnis • Agroindustri • Agronomi • Ilmu pertanian • Jelajah bebas • Kebijakan pertanian • Lahan usaha tani • Mekanisasi pertanian • Menteri Pertanian • Perguruan tinggi pertanian • Perguruan tinggi pertanian di Indonesia • Permakultur • Pertanian bebas ternak • Pertanian berkelanjutan • Pertanian ekstensif • Pertanian intensif • Pertanian organik • Pertanian urban • Peternakan • Peternakan pabrik • Wanatani Sejarah • Sejarah pertanian • Sejarah pertanian organik • Revolusi pertanian Arab • Revolusi pertanian Inggris • Revolusi hijau • Revolusi neolitik Tipe • Akuakultur • Akuaponik • Hewan ternak • Hidroponik • Penggembalaan hewan • Perkebunan • Peternakan babi • Peternakan domba • Peternakan susu • Peternakan unggas • Peladangan • Portal:Pertanian Gambaran klasik pertanian di Indonesia Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

[1] Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak, meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bio enzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekadar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.

Bagian terbesar penduduk dunia bermata pencaharian dalam bidang-bidang di lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. [2] Kelompok ilmu- ilmu pertanian mengkaji pertanian dengan dukungan ilmu-ilmu pendukungnya. Karena pertanian selalu terikat dengan ruang dan waktu, ilmu-ilmu pendukung, seperti ilmu tanah, meteorologi, teknik pertanian, biokimia, dan statistika juga dipelajari dalam pertanian.

Usaha tani adalah bagian inti dari pertanian karena menyangkut sekumpulan kegiatan yang dilakukan dalam budidaya. "Petani" adalah sebutan bagi mereka yang menyelenggarakan usaha tani, sebagai contoh "petani tembakau" atau "petani ikan". Pelaku budidaya hewan ternak secara khusus disebut sebagai peternak. Daftar isi • 1 Cakupan pertanian • 2 Sejarah singkat pertanian dunia • 3 Pertanian kontemporer • 4 Tenaga kerja • 4.1 Keamanan • 5 Sistem pembudidayaan tanaman • 6 Sistem produksi hewan • 7 Masalah lingkungan • 7.1 Masalah pada hewan ternak • 7.2 Masalah penggunaan lahan dan air • 7.3 Pestisida • 7.4 Perubahan iklim • 8 Energi dan pertanian • 8.1 Mitigasi kelangkaan bahan bakar fosil • 9 Ekonomi pertanian • 10 Lihat pula • 11 Referensi • 12 Pranala luar Cakupan pertanian [ sunting - sunting sumber ] Pertanian dalam pengertian yang luas mencakup semua kegiatan yang melibatkan pemanfaatan makhluk hidup (termasuk tanaman, hewan, dan mikrobia) untuk kepentingan manusia.

[3] Dalam arti sempit, pertanian diartikan sebagai kegiatan pembudidayaan tanaman. Usaha pertanian diberi nama khusus untuk subjek usaha tani tertentu. Kehutanan adalah usaha tani dengan subjek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar atau liar ( hutan).

Peternakan menggunakan subjek hewan darat kering (khususnya semua vertebrata kecuali ikan dan amfibia) atau serangga (misalnya lebah). Perikanan memiliki subjek hewan perairan (termasuk amfibia dan semua non-vertebrata air). Suatu usaha pertanian dapat melibatkan berbagai subjek ini bersama-sama dengan alasan efisiensi dan peningkatan keuntungan.

Pertimbangan akan kelestarian lingkungan mengakibatkan aspek-aspek konservasi sumber daya alam juga menjadi bagian dalam usaha pertanian. Semua usaha pertanian pada dasarnya adalah kegiatan ekonomi sehingga memerlukan dasar-dasar pengetahuan yang sama akan pengelolaan tempat usaha, pemilihan benih/ bibit, metode budidaya, pengumpulan hasil, distribusi produk, pengolahan dan pengemasan produk, dan pemasaran. Apabila seorang petani memandang semua aspek ini dengan pertimbangan efisiensi untuk mencapai keuntungan maksimal maka ia melakukan pertanian intensif ( intensive farming).

Usaha pertanian yang dipandang dengan cara ini dikenal sebagai agribisnis. Program dan kebijakan yang mengarahkan usaha mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain ke cara pandang demikian dikenal sebagai intensifikasi.

Karena pertanian industri selalu menerapkan pertanian intensif, keduanya sering kali disamakan. Sisi pertanian industrial yang memperhatikan lingkungannya adalah pertanian berkelanjutan ( sustainable agriculture). Pertanian berkelanjutan, dikenal juga dengan variasinya seperti pertanian organik atau permakultur, memasukkan aspek kelestarian daya dukung lahan maupun lingkungan dan pengetahuan lokal sebagai faktor penting dalam perhitungan efisiensinya.

Akibatnya, pertanian berkelanjutan biasanya memberikan hasil yang lebih rendah daripada pertanian industrial. Pertanian modern masa kini biasanya menerapkan sebagian komponen dari kedua kutub "ideologi" pertanian yang disebutkan di atas.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

Selain keduanya, dikenal pula bentuk pertanian ekstensif (pertanian masukan rendah) yang dalam bentuk paling ekstrem dan tradisional akan berbentuk pertanian subsisten, yaitu hanya dilakukan tanpa motif bisnis dan semata hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau komunitasnya. Sebagai suatu usaha, pertanian memiliki dua ciri penting: selalu melibatkan barang dalam volume besar dan proses produksi memiliki risiko yang relatif tinggi.

Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi.

Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponik) telah dapat mengurangi ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian. Sejarah singkat pertanian dunia [ sunting - sunting sumber ] Daerah " bulan sabit yang subur" di Timur Tengah. Di tempat ini ditemukan bukti-bukti awal pertanian, seperti biji-bijian dan alat-alat pengolahnya.

Domestikasi anjing diduga telah dilakukan bahkan pada saat manusia belum mengenal budidaya (masyarakat berburu dan peramu) dan merupakan kegiatan pemeliharaan dan pembudidayaan hewan yang pertama kali. Selain itu, praktik pemanfaatan hutan sebagai sumber bahan pangan diketahui sebagai agroekosistem yang tertua. [4] Pemanfaatan hutan sebagai kebun diawali dengan kebudayaan berbasis hutan di sekitar sungai. Secara bertahap manusia mengidentifikasi pepohonan dan semak yang bermanfaat.

Hingga akhirnya seleksi buatan oleh manusia terjadi dengan menyingkirkan spesies dan varietas yang buruk dan memilih yang baik. [5] Kegiatan pertanian (budidaya tanaman dan ternak) merupakan salah satu kegiatan yang paling awal dikenal peradaban manusia dan mengubah total bentuk kebudayaan.

Para ahli prasejarah umumnya bersepakat bahwa pertanian pertama kali berkembang sekitar 12.000 tahun yang lalu dari kebudayaan di daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah, yang meliputi daerah lembah Sungai Tigris dan Eufrat terus memanjang ke barat hingga daerah Suriah dan Yordania sekarang.

Bukti-bukti yang pertama kali dijumpai menunjukkan adanya budidaya tanaman biji-bijian ( serealia, terutama gandum kuno seperti emmer) dan polong-polongan di daerah tersebut. Pada saat itu, 2000 tahun setelah berakhirnya Zaman Es terakhir pada era Pleistosen, di dearah ini banyak dijumpai hutan dan padang yang sangat cocok bagi mulainya pertanian. Pertanian telah dikenal oleh masyarakat yang telah mencapai kebudayaan batu muda ( neolitikum), perunggu dan megalitikum. Pertanian mengubah bentuk-bentuk kepercayaan, dari pemujaan terhadap dewa-dewa perburuan menjadi pemujaan terhadap dewa-dewa perlambang kesuburan dan ketersediaan pangan.

Pada 5300 tahun yang lalu di China, kucing didomestikasi untuk menangkap hewan pengerat yang menjadi hama di ladang.

[6] Teknik budidaya tanaman lalu meluas ke barat ( Eropa dan Afrika Utara, pada saat itu Sahara belum sepenuhnya menjadi gurun) dan ke timur (hingga Asia Timur dan Asia Tenggara). Bukti-bukti di Tiongkok menunjukkan adanya budidaya jewawut ( mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain dan padi sejak 6000 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Asia Tenggara telah mengenal budidaya padi sawah paling tidak pada saat 3000 tahun SM dan Jepang serta Korea sejak 1000 tahun SM.

Sementara itu, masyarakat benua Amerika mengembangkan tanaman dan hewan budidaya yang sejak awal sama sekali berbeda. Hewan ternak yang pertama kali di domestikasi adalah kambing/ domba (7000 tahun SM) serta babi (6000 tahun SM), bersama-sama dengan domestikasi kucing. Sapi, kuda, kerbau, yak mulai dikembangkan antara 6000 hingga 3000 tahun SM. Unggas mulai dibudidayakan lebih kemudian. Ulat sutera diketahui telah diternakkan 2000 tahun SM. Budidaya ikan air tawar baru dikenal semenjak 2000 tahun yang lalu di daerah Tiongkok dan Jepang.

Budidaya ikan laut bahkan baru dikenal manusia pada abad ke-20 ini. Budidaya sayur-sayuran dan buah-buahan juga dikenal manusia telah lama.

Masyarakat Mesir Kuno (4000 tahun SM) dan Yunani Kuno (3000 tahun SM) telah mengenal baik budidaya anggur dan zaitun. Tanaman serat didomestikasikan di saat yang kurang lebih bersamaan dengan domestikasi tanaman pangan. China mendomestikasikan ganja sebagai penghasil serat untuk membuat papan, tekstil, dan sebagainya; kapas didomestikasikan di dua tempat yang berbeda yaitu Afrika dan Amerika Selatan; di Timur Tengah dibudidayakan flax.

[7] Penggunaan nutrisi untuk mengkondisikan tanah seperti pupuk kandang, kompos, dan abu telah dikembangkan secara independen di berbagai tempat di dunia, termasuk Mesopotamia, Lembah Nil, dan Asia Timur.

[8] Pertanian kontemporer [ sunting - sunting sumber ] Citra inframerah pertanian di Minnesota. Tanaman sehat berwarna merah, genangan air berwarna hitam, dan lahan penuh pestisida berwarna coklat Pertanian pada abad ke 20 dicirikan dengan peningkatan hasil, penggunaan pupuk dan pestisida sintetik, pembiakan selektif, mekanisasi, pencemaran air, dan subsidi pertanian. Pendukung pertanian organik seperti Sir Albert Howard berpendapat bahwa di awal abad ke 20, penggunaan pestisida dan pupuk sintetik yang berlebihan dan secara jangka panjang dapat merusak kesuburan tanah.

Pendapat ini drman selama puluhan tahun, hingga kesadaran lingkungan meningkat di awal abad ke 21 menyebabkan gerakan pertanian berkelanjutan meluas dan mulai dikembangkan oleh petani, konsumen, dan pembuat kebijakan.

Sejak tahun 1990-an, terdapat perlawanan terhadap efek lingkungan dari pertanian konvensional, terutama mengenai pencemaran air, [9] menyebabkan tumbuhnya gerakan organik. Salah satu penggerak utama dari gerakan ini adalah sertifikasi bahan pangan organik pertama di dunia, yang dilakukan oleh Uni Eropa pada tahun 1991, dan mulai mereformasi Kebijakan Pertanian Bersama Uni Eropa pada tahun 2005.

[10] Pertumbuhan pertanian organik telah memperbarui penelitian dalam teknologi alternatif seperti manajemen hama terpadu dan pembiakan selektif. Perkembangan teknologi terkini yang dipergunakan secara luas yaitu bahan pangan termodifikasi secara genetik.

Di akhir tahun 2007, beberapa faktor mendorong peningkatan harga biji-bijian yang dikonsumsi manusia dan hewan ternak, menyebabkan peningkatan harga gandum (hingga 58%), kedelai (hingga 32%), dan jagung (hingga 11%) dalam satu tahun. Kontribusi terbesar ada pada peningkatan permintaan biji-bijian sebagai bahan pakan ternak di Cina dan India, dan konversi biji-bijian bahan pangan menjadi produk biofuel.

[11] [12] Hal ini menyebabkan kerusuhan dan demonstrasi yang menuntut turunnya harga pangan. [13] [14] [15] International Fund for Agricultural Development mengusulkan peningkatan pertanian skala kecil dapat menjadi solusi untuk meningkatkan suplai bahan pangan dan juga ketahanan pangan. Visi mereka didasarkan pada perkembangan Vietnam yang bergerak dari importir makanan ke eksportir makanan, dan mengalami penurunan angka kemiskinan secara signifikan dikarenakan peningkatan jumlah dan volume usaha kecil di bidang pertanian di negara mereka.

[16] Sebuah epidemi yang disebabkan oleh fungi Puccinia graminis pada tanaman gandum menyebar di Afrika hingga ke Asia. [17] [18] [19] Diperkirakan 40% lahan pertanian terdegradasi secara serius.

[20] Di Afrika, kecenderungan degradasi tanah yang terus berlanjut dapat menyebabkan lahan tersebut hanya mampu memberi makan 25% populasinya. [21] Pada tahun 2009, China merupakan produsen hasil pertanian terbesar di dunia, diikuti oleh Uni Eropa, India, dan Amerika Serikat, berdasarkan IMF.Pakar ekonomi mengukur total faktor produktivitas pertanian dan menemukan bahwa Amerika Serikat saat ini 1.7 kali lebih produktif dibandingkan dengan tahun 1948.

[22] Enam negara di dunia, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Australia, Argentina, dan Thailand mensuplai 90% biji-bijian bahan pangan yang diperdagangkan di dunia. [23] Defisit air yang terjadi telah meningkatkan impor biji-bijian di berbagai negara berkembang, [24] dan kemungkinan juga akan terjadi di negara yang lebih besar seperti China dan India.

[25] Tenaga mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain [ sunting - sunting sumber ] Pada tahun 2011, International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa setidaknya terdapat 1 miliar lebih penduduk yang bekerja di bidang sektor pertanian.

Pertanian menyumbang setidaknya 70% jumlah pekerja anak-anak, dan di berbagai negara sejumlah besar wanita juga bekerja di sektor ini lebih banyak dibandingkan dengan sektor lainnya. [26] Hanya sektor jasa yang mampu mengungguli jumlah pekerja pertanian, yaitu pada tahun 2007.

Antara tahun 1997 dan 2007, jumlah tenaga kerja di bidang pertanian turun dan merupakan sebuah kecenderungan yang akan berlanjut. [27] Jumlah pekerja yang dipekerjakan di bidang pertanian bervariasi di berbagai negara, mulai dari 2% di negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada, hingga 80% di berbagai negara di Afrika.

[28] Di negara maju, angka ini secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan abad sebelumnya. Pada abad ke 16, antara 55 hingga 75 persen penduduk Eropa bekerja di bidang pertanian. Pada abad ke 19, angka ini turun menjadi antara 35 hingga 65 persen.

[29] Angka ini sekarang turun menjadi kurang dari 10%. [28] Keamanan [ sunting - sunting sumber ] Batang pelindung risiko tergulingnya traktor dipasang di belakang kursi pengemudi Pertanian merupakan industri yang berbahaya.

Petani di seluruh dunia bekerja pada risiko tinggi terluka, penyakit paru-paru, hilangnya pendengaran, penyakit kulit, juga kanker tertentu karena penggunaan bahan kimia dan paparan cahaya matahari dalam jangka panjang.

Pada pertanian industri, luka secara berkala terjadi pada penggunaan alat dan mesin pertanian, dan penyebab utama luka serius.

[30] Pestisida dan bahan kimia lainnya juga membahayakan kesehatan. Pekerja yang terpapar pestisida secara jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan fertilitas. [31] Di negara industri dengan keluarga yang semuanya bekerja pada lahan usaha tani yang dikembangkannya sendiri, seluruh keluarga tersebut berada pada risiko.

[32] Penyebab utama kecelakaan fatal pada pekerja pertanian yaitu tenggelam dan luka akibat permesinan. [32] ILO menyatakan bahwa pertanian sebagai salah satu sektor ekonomi yang membahayakan tenaga kerja. [26] Diperkirakan bahwa kematian pekerja di sektor ini setidaknya 170 ribu jiwa per tahun. Berbagai kasus kematian, luka, dan sakit karena aktivitas pertanian sering kali tidak dilaporkan sebagai kejadian akibat aktivitas pertanian. [33] ILO telah mengembangkan Konvensi Kesehatan dan Keselamatan di bidang Pertanian, 2001, yang mencakup risiko pada pekerjaan di bidang pertanian, pencegahan risiko ini, dan peran dari individu dan organisasi terkait pertanian.

[26] Sistem pembudidayaan tanaman [ sunting - sunting sumber ] Budi daya padi di Bihar, India Sistem pertanaman dapat bervariasi pada setiap lahan usaha tani, tergantung pada ketersediaan sumber daya dan pembatas; geografi dan iklim; kebijakan pemerintah; tekanan ekonomi, sosial, dan politik; dan filosofi dan budaya petani.

[34] [35] Pertanian berpindah ( tebang dan bakar) adalah sistem di mana hutan dibakar. Nutrisi yang tertinggal di tanah setelah pembakaran dapat mendukung pembudidayaan tumbuhan semusim dan menahun untuk beberapa tahun. [36] Lalu petak tersebut ditinggalkan agar hutan tumbuh kembali dan petani berpindah ke petak hutan berikutnya yang akan dijadikan lahan pertanian. Waktu tunggu akan semakin pendek ketika populasi petani meningkat, sehingga membutuhkan input nutrisi dari pupuk dan kotoran hewan, dan pengendalian hama.

Pembudidayaan semusim berkembang dari budaya ini. Petani tidak berpindah, namun membutuhkan intensitas input pupuk dan pengendalian hama yang lebih tinggi. Industrialisasi membawa pertanian monokultur di mana satu kultivar dibudidayakan pada lahan yang sangat luas. Karena tingkat keanekaragaman hayati yang rendah, penggunaan nutrisi cenderung seragam dan hama dapat terakumulasi pada halah tersebut, sehingga penggunaan pupuk dan pestisida meningkat.

[35] Di sisi lain, sistem tanaman rotasi menumbuhkan tanaman berbeda secara berurutan dalam satu tahun. Tumpang sari adalah ketika tanaman yang berbeda ditanam pada waktu yang sama dan lahan yang sama, yang disebut juga dengan polikultur. [36] Di lingkungan subtropis dan gersang, preiode penanaman terbatas pada keberadaan musim hujan sehingga tidak dimungkinkan menanam banyak tanaman semusim bergiliran dalam setahun, atau dibutuhkan irigasi.

Di semua jenis lingkungan ini, tanaman menahun seperti kopi dan kakao dan mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain wanatani dapat tumbuh.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

Di lingkungan beriklim sedang di mana padang rumput dan sabana banyak tumbuh, praktik budidaya tanaman semusim dan penggembalaan hewan dominan. [36] Sistem produksi hewan [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Peternakan, Budi daya perikanan, dan Hewan ternak Sistem produksi hewan ternak dapat didefinisikan berdasarkan sumber pakan yang digunakan, yang terdiri dari peternakan berbasis penggembalaan, sistem kandang penuh, dan campuran.

[37] Pada tahun 2010, 30 persen lahan di dunia digunakan untuk memproduksi hewan ternak dengan mempekerjakan lebih 1.3 miliar orang. Antara tahun 1960-an sampai 2000-an terjadi peningkatan produksi hewan ternak secara signifikan, dihitung dari jumlah maupun massa karkas, terutama pada produksi daging sapi, daging babi, dan daging ayam. Produksi daging ayam pada periode tersebut meningkat hingga 10 kali lipat.

Hasil hewan non-daging seperti susu sapi dan telur ayam juga menunjukan peningkatan yang signifikan. Populasi sapi, domba, dan kambing diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2050. [38] Budi daya perikanan adalah produksi ikan dan hewan air lainnya di dalam lingkungan yang terkendali untuk konsumsi manusia. Sektor ini juga termasuk yang mengalami peningkatan hasil rata-rata 9 persen per tahun antara tahun 1975 hingga tahun 2007.

[39] Selama abad ke-20, produsen hewan ternak dan ikan menggunakan pembiakan selektif untuk menciptakan ras hewan dan hibrida yang mampu meningkatkan hasil produksi, tanpa memperdulikan keinginan untuk mempertahankan keanekaragaman genetika.

Kecenderungan ini memicu penurunan signifikan dalam keanekaragaman genetika dan sumber daya pada ras hewan ternak, yang menyebabkan berkurangnya resistansi hewan ternak terhadap penyakit. Adaptasi lokal yang sebelumnya banyak terdapat pada hewan ternak ras setempat juga mulai menghilang. [40] Produksi hewan ternak berbasis penggembalaan amat bergantung pada bentang alam seperti padang rumput dan sabana untuk memberi makan hewan ruminansia. Kotoran hewan menjadi input nutrisi utama bagi vegetasi tersebut, namun input lain di luar kotoran hewan dapat diberikan tergantung kebutuhan.

Sistem ini penting di daerah di mana produksi tanaman pertanian tidak memungkinkan karena kondisi iklim dan tanah. [36] Sistem campuran menggunakan lahan penggembalaan sekaligus pakan buatan yang merupakan hasil pertanian yang diolah menjadi pakan ternak.

[37] Sistem kandang memelihara hewan ternak di dalam kandang secara penuh dengan input pakan yang harus diberikan setiap hari. Pengolahan kotoran ternak dapat menjadi masalah pencemaran udara karena dapat menumpuk dan melepaskan gas metan dalam jumlah besar.

[37] Negara industri menggunakan mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain kandang penuh untuk mensuplai sebagian besar daging dan produk peternakan di dalam negerinya. Diperkirakan 75% dari seluruh peningkatan produksi hewan ternak dari tahun 2003 hingga 2030 akan bergantung pada sistem produksi peternakan pabrik.

Sebagian besar pertumbuhan ini akan terjadi di negara yang saat ini merupakan negara berkembang di Asia, dan sebagian kecil di Afrika. [38] Beberapa praktik digunakan dalam mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain hewan ternak komersial seperti penggunaan hormon pertumbuhan menjadi kontroversi di berbagai tempat di dunia. [41] Masalah lingkungan [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Dampak lingkungan dari pertanian Pertanian mampu menyebabkan masalah melalui pestisida, arus nutrisi, penggunaan air berlebih, hilangnya lingkungan alam, dan masalah lainnya.

Sebuah penilaian yang dilakukan pada tahun 2000 di Inggris menyebutkan total biaya eksternal untuk mengatasi permasalahan lingkungan terkait pertanian adalah 2343 juta Poundsterling, atau 208 Poundsterling per hektare.

[42] Sedangkan di Amerika Serikat, biaya eksternal untuk produksi tanaman pertaniannya mencapai 5 hingga 16 miliar US Dollar atau 30-96 US Dollar per hektare, dan biaya eksternal produksi peternakan mencapai 714 juta US Dollar. [43] Kedua studi fokus pada dampak fiskal, yang menghasilkan kesimpulan bahwa begitu banyak hal yang harus dilakukan untuk memasukkan biaya eksternal ke dalam usaha pertanian. Keduanya tidak memasukkan subsidi di dalam analisisnya, namun memberikan catatan bahwa subsidi pertanian juga membawa dampak bagi masyarakat.

[42] [43] Pada tahun 2010, International Resource Panel dari UNEP mempublikasikan laporan penilaian dampak lingkungan dari konsumsi dan produksi. Studi tersebut menemukan bahwa pertanian dan konsumsi bahan pangan adalah dua hal yang memberikan tekanan pada lingkungan, terutama degradasi habitat, perubahan iklim, penggunaan air, dan emisi zat beracun. [44] Masalah pada hewan ternak [ sunting - sunting sumber ] PBB melaporkan bahwa "hewan ternak merupakan salah satu penyumbang utama masalah lingkungan".

[45] 70% lahan pertanian dunia digunakan untuk produksi hewan ternak, secara langsung maupun tidak langsung, sebagai lahan penggembalaan maupun lahan untuk memproduksi pakan ternak. Jumlah ini setara dengan 30% total lahan di dunia. Hewan ternak juga merupakan salah satu penyumbang gas rumah kaca berupa gas metana dan nitro oksida yang, meski jumlahnya sedikit, namun dampaknya setara dengan emisi total CO 2.

Hal ini dikarenakan gas metana dan nitro oksida merupakan gas rumah kaca yang lebih kuat dibandingkan CO 2. Peternakan juga didakwa sebagai salah satu faktor penyebab terjadinya deforestasi. 70% basin Amazon yang sebelumnya merupakan hutan kini menjadi lahan penggembalaan hewan, dan sisanya menjadi lahan produksi pakan.

[46] Selain deforestasi dan degradasi lahan, budi daya hewan ternak yang sebagian besar berkonsep ras tunggal juga menjadi pemicu hilangnya keanekaragaman hayati.

Masalah penggunaan lahan dan air [ sunting - sunting sumber ] Lihat pula: Dampak lingkungan dari irigasi Transformasi lahan menuju penggunaannya untuk menghasilkan barang dan jasa adalah cara yang paling substansial bagi manusia dalam mengubah ekosistem bumi, dan dikategrikan sebagai penggerak utama hilangnya keanekaragaman hayati.

Diperkirakan jumlah lahan yang diubah oleh manusia antara 39%-50%. [47] Degradasi lahan, penurunan fungsi dan produktivitas ekosistem jangka panjang, diperkirakan terjadi pada 24% lahan di dunia. [48] Laporan FAO menyatakan bahwa manajemen lahan sebagai penggerak utama degradasi dan 1.5 miliar orang bergantung pada lahan yang terdegradasi.

Deforestasi, desertifikasi, erosi tanah, kehilangan kadar mineral, dan salinisasi adalah contoh bentuk degradasi tanah. [36] Eutrofikasi adalah peningkatan populasi alga dan tumbuhan air di ekosistem perairan akibat aliran nutrisi dari lahan pertanian.

Hal ini mampu menyebabkan hilangnya kadar oksigen di air ketika jumlah alga dan tumbuhan air yang mati dan membusuk di perairan bertambah dan dekomposisi terjadi. Hal ini mampu menyebabkan kebinasaan ikan, hilangnya keanekaragaman hayati, dan menjadikan air tidak bisa digunakan sebagai air minum dan kebutuhan masyarakat dan industri.

Penggunaan pupuk berlebihan di lahan pertanian yang diikuti dengan aliran air permukaan mampu menyebabkan nutrisi di lahan pertanian terkikis dan mengalir terbawa menuju ke perairan terdekat. Nutrisi inilah yang menyebabkan eutrofikasi.

[49] Pertanian memanfaatkan 70% air tawar yang diambil dari berbagai sumber di seluruh dunia. [50] Pertanian memanfaatkan sebagian besar air di akuifer, bahkan mengambilnya dari lapisan air tanah dalam laju yang tidak dapat dikembalikan ( unsustainable).

Telah diketahui bahwa berbagai akuifer di berbagai tempat padat penduduk di seluruh dunia, seperti China bagian utara, sekitar Sungai Ganga, dan wilayah barat Amerika Serikat, telah berkurang jauh, dan penelitian mengenai ini sedang dilakukan di akuifer di Iran, Meksiko, dan Arab Saudi.

[51] Tekanan terhadap konservasi air terus terjadi dari sektor industri dan kawasan urban yang terus mengambil air secara tidak lestari, sehingga kompetisi penggunaan air bagi pertanian meningkat dan tantangan dalam memproduksi bahan pangan juga demikian, terutama di kawasan yang langka air. [52] Penggunaan air di pertanian juga dapat menjadi penyebab masalah lingkungan, termasuk hilangnya rawa, penyebaran penyakit melalui air, dan degradasi lahan seperti salinisasi tanah ketika irigasi tidak dilakukan dengan baik.

[53] Pestisida [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Dampak lingkungan dari pestisida Penggunaan pestisida telah meningkat sejak tahun 1950-an, menjadi 2.5 juta ton per tahun di seluruh dunia. Namun tingkat kehilangan produksi pertanian tetap terjadi dalam jumlah yang relatif konstan. [54] WHO memperkirakan pada tahun 1992 bahwa 3 juta manusia keracunan pestisida setiap tahun dan menyebabkan kematian 200 ribu jiwa. [55] Pestisida dapat menyebabkan resistansi pestisida pada populasi hama sehingga pengembangan pestisida baru terus berlanjut.

[56] Argumen alernatif dari masalah ini adalah pestisida merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi pangan pada lahan yang terbatas, sehingga dapat menumbuhkan lebih banyak tanaman pertanian pada lahan yang lebih sempit dan memberikan ruang lebih banyak bagi alam liar dengan mencegah perluasan lahan pertanian lebih ekstensif.

[57] [58] Namun berbagai kritik berkembang bahwa perluasan lahan yang mengorbankan lingkungan karena peningkatan kebutuhan pangan tidak dapat dihindari, [59] dan pestisida hanya menggantikan praktik pertanian yang baik yang ada seperti rotasi tanaman. [56] Rotasi tanaman mencegah penumpukan hama yang sama pada satu lahan sehingga hama diharapkan menghilang setelah panen dan tidak datang kembali karena tanaman yang ditanam tidak sama dengan yang sebelumnya.

Perubahan iklim [ sunting - sunting sumber ] Lihat pula: Perubahan iklim dan pertanian Pertanian adalah salah satu yang mempengaruhi perubahan iklim, dan perubahan iklim memiliki dampak bagi pertanian. Perubahan iklim memiliki pengaruh bagi pertanian melalui perubahan temperatur, hujan (perubahan periode dan kuantitas), kadar karbon dioksida di udara, radiasi matahari, dan interaksi dari semua elemen tersebut. [36] Kejadian ekstrem seperti kekeringan dan banjir diperkirakan meningkat akibat perubahan iklim.

[60] Pertanian merupakan sektor yang paling rentan terhadap perubahan iklim. Suplai air akan menjadi hal yang kritis untuk menjaga produksi pertanian dan menyediakan bahan pangan. Fluktuasi debit sungai akan terus terjadi akibat perubahan iklim. Negara di sekitar sungai Nil sudah mengalami dampak fluktuasi debit sungai yang mempengaruhi hasil pertanian musiman yang mampu mengurangi hasil pertanian hingga 50%.

[61] Pendekatan yang bersifat mengubah diperlukan untuk mengelola sumber daya alam pada masa depan, seperti perubahan kebijakan, metode praktik, dan alat untuk mempromosikan pertanian berbasis iklim dan lebih banyak menggunakan informasi ilmiah dalam menganalisis risiko dan kerentanan akibat perubahan iklim. [62] [63] Pertanian dapat memitigasi sekaligus memperburuk pemanasan global. Beberapa dari peningkatan kadar karbon dioksida di atmosfer bumi dikarenakan dekomposisi materi organik yang berada di tanah, dan sebagian besar gas metanan yang dilepaskan ke atmosfer berasal dari aktivitas pertanian, termasuk dekomposisi pada lahan basah pertanian seperti sawah, [64] dan aktivitas digesti hewan ternak.

Tanah yang basah dan anaerobik mampu menyebabkan denitrifikasi dan hilangnya nitrogen dari tanah, menyebabkan lepasnya gas nitrat oksida dan nitro oksida ke udara yang merupakan gas rumah kaca. [65] Perubahan metode pengelolaan pertanian mampu mengurangi pelepasan gas rumah kaca ini, dan tanah dapat difungsikan kembali sebagai fasilitas sekuestrasi karbon.

[64] Energi dan pertanian [ sunting - sunting sumber ] Sejak tahun 1940, produktivitas pertanian meningkat secara signifikan dikarenakan penggunaan energi yang intensif dari aktivitas mekanisasi pertanian, pupuk, dan pestisida. Input energi ini sebagian besar berasal dari bahan bakar fosil. [66] Revolusi Hijau mengubah pertanian di seluruh dunia dengan peningkatan produksi biji-bijian secara signifikan, [67] dan kini pertanian modern membutuhkan input minyak bumi dan gas alam untuk sumber energi dan produksi pupuk.

Telah terjadi kekhawatiran bahwa kelangkaan energi fosil akan menyebabkan tingginya biaya produksi pertanian sehingga mengurangi hasil pertanian dan kelangkaan pangan. [68] Rasio konsumsi energi pada pertanian dan sistem pangan (%) pada tiga negara maju Negara Tahun Pertanian (secara langsung & tidak langsung) Sistem pangan Britania Raya [69] 2005 1.9 11 Amerika Serikat [70] 1996 2.1 10 Amerika Serikat [71] 2002 2.0 14 Swedia [72] 2000 2.5 13 Negara industri bergantung pada bahan bakar fosil secara dua hal, yaitu secara langsung dikonsumsi sebagai sumber energi di pertanian, dan secara tidak langsung sebagai input untuk manufaktur pupuk dan pestisida.

Konsumsi langsung dapat mencakup penggunaan pelumas dalam perawatan permesinan, dan fluida penukar panas pada mesin pemanas dan pendingin. Pertanian di Amerika Serikat mengkonsumsi sektar 1.2 eksajoule pada tahun 2002, yang merupakan 1% dari total energi yang dikonsumsi di negara tersebut.

[68] Konsumsi tidak langsung yaitu sebagai manufaktur pupuk dan pestisida yang mengkonsumsi bahan bakar fosil setara 0.6 eksajoule pada tahun 2002. [68] Gas alam dan batu bara yang dikonsumsi melalui produksi pupuk nitrogen besarnya setara dengan setengah kebutuhan energi di pertanian. China mengkonsumsi batu bara untuk produksi pupuk nitrogennya, sedangkan sebagian besar negara di Eropa menggunakan gas alam dan hanya sebagian kecil batu bara. Berdasarkan laporan pada tahun 2010 yang dipublikasikan oleh The Royal Society, ketergantungan pertanian terhadap bahan bakar fosil terjadi secara langsung maupun tidak langsung.

Bahan bakar yang digunakan di pertanian dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor seperti jenis tanaman, sistem produksi, dan lokasi. [73] Energi yang digunakan untuk produksi alat dan mesin pertanian juga merupakan salah satu bentuk penggunaan energi di pertanian secara tidak pangsung. Sistem pangan mencakup tidak hanya pada produksi pertanian, namun juga pemrosesan setelah hasil pertanian keluar dari lahan usaha tani, pengepakan, transportasi, pemasaran, konsumsi, dan pembuangan dan pengolahan sampah makanan.

Energi yang digunakan pada sistem pangan ini lebih tinggi dibandingkan penggunaan energi pada produksi hasil pertanian, dapat mencapai lima kali lipat. [70] [71] Pada tahun 2007, insentif yang lebih tinggi bagi petani penanam tanaman non-pangan penghasil biofuel [74] ditambah dengan faktor lain seperti pemanfaatan kembali lahan tidur yang kurang subur, peningkatan biaya transportasi, perubahan iklim, peningkatan jumlah konsumen, dan peningkatan penduduk dunia, [75] menyebabkan kerentanan pangan dan peningkatan harga pangan di berbagai tempat di dunia.

[76] [77] Pada Desember 2007, 37 negara di dunia menghadapi krisis pangan, dan 20 negara telah menghadapi peningkatan harga pangan di luar kendali, yang dikenal dengan kasus krisis harga pangan dunia 2007-2008. Kerusuhan akibat menuntut turunnya harga pangan terjadi di berbagai tempat hingga menyebabkan korban jiwa. [13] [14] [15] Mitigasi kelangkaan bahan bakar fosil [ sunting - sunting sumber ] Prediksi M. King Hubbert mengenai laju produksi minyak bumi dunia.

Pertanian modern sangat bergantung pada energi fosil ini. [78] Pada kelangkaan bahan bakar fosil, pertanian organik akan lebih diprioritaskan dibandingkan dengan pertanian konvensional yang menggunakan begitu banyak input berbasis mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain bumi seperti pupuk dan pestisida.

Berbagai studi mengenai pertanian organik modern menunjukan bahwa hasil pertanian organik sama besarnya dengan pertanian konvensional. [79] Kuba pasca runtuhnya Uni Soviet mengalami kelangkaan input pupuk dan pestisida kimia sehingga usaha pertanian di negeri tersebut menggunakan praktik organik dan mampu memberi makan populasi penduduknya.

[80] Namun pertanian organik akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja dan jam kerja. [81] Perpindahan dari praktik monokultur ke pertanian organik juga membutuhkan waktu, terutama pengkondisian tanah [79] untuk membersihkan bahan kimia berbahaya yang tidak sesuai dengan standar bahan pangan organik.

Komunitas pedesaan bisa memanfaatkan biochar dan synfuel yang menggunakan limbah pertanian untuk diolah menjadi pupuk dan energi, sehingga bisa mendapatkan bahan bakar dan bahan pangan sekaligus, dibandingkan dengan persaingan bahan pangan vs bahan bakar yang masih terjadi hingga saat ini.

Synfuel dapat digunakan di tempat; prosesnya akan lebih efisien dan mampu menghasilkan bahan bakar yang cukup untuk seluruh aktivitas pertanian organik. [82] [83] Ketika bahan pangan termodifikasi genetik (GMO) masih dikritik karena benih yang dihasilkan bersifat steril sehingga tidak mampu direproduksi oleh petani [84] [85] dan hasilnya dianggap berbahaya bagi manusia, telah diusulkan agar tanaman jenis ini dikembangkan lebih lanjut dan digunakan sebagai penghasil bahan bakar, karena tanaman ini mampu dimodifikasi untuk menghasilkan lebih banyak dengan input energi yang lebih sedikit.

[86] Namun perusahaan utama penghasil GMO sendiri, Monsanto, tidak mampu melaksanakan proses produksi pertanian berkelanjutan dengan tanaman GMO lebih dari satu tahun. Di saat yang bersamaan, praktik pertanian dengan memanfaatkan ras tradisional menghasilkan lebih banyak pada jenis tanaman yang sama dan dilakukan mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain berkelanjutan.

[87] Ekonomi pertanian [ sunting - sunting sumber ] Lihat pula: Subsidi pertanian dan Ekonomi pedesaan Ekonomi pertanian adalah aktivitas ekonomi yang terkait dengan produksi, distribusi, dan konsumsi produk dan jasa pertanian. [88] Mengkombinasikan produksi pertanian dengan teori umum mengenai pemasaran dan bisnis adalah sebuah disiplin ilmu yang dimulai sejak akhir abad ke 19, dan terus bertumbuh sepanjang abad ke-20. [89] Meski studi mengenai pertanian terbilang baru, berbagai kecenderungan utama di bidang pertanian seperti sistem bagi hasil pasca Perang Saudara Amerika Serikat hingga sistem feodal yang pernah terjadi di Eropa, telah secara signifikan mempengaruhi aktivitas ekonomi suatu negara dan juga dunia.

[90] [91] Di berbagai tempat, harga pangan yang dipengaruhi oleh pemrosesan pangan, distribusi, dan pemasaran pertanian telah tumbuh dan biaya harga pangan yang dipengaruhi oleh aktivitas pertanian di atas lahan telah jauh berkurang efeknya. Hal ini terkait dengan efisiensi yang begitu tinggi dalam bidang pertanian dan dikombinasikan dengan peningkatan nilai tambah melalui pemrosesan bahan pangan dan strategi pemasaran.

Konsentrasi pasar juga telah meningkat di sektor ini yang dapat meningkatkan efisiensi. Namun perubahan ini mampu mengakibatkan perpindahan surplus ekonomi dari produsen (petani) ke konsumen, dan memiliki dampak yang negatif bagi komunitas pedesaan. [92] Digitalisasi perlu untuk merespon keterbatasan tenaga kerja dan juga meningkatkan efisiensi yang mampu meningkatkan produktivitas bisnis, value, produk dan konsumen baru men-distruptive teknologi budidaya konvensional.

Baik selama proses bahkan hingga memasarkan produk pertanian, digitalisasi begitu efisien. Perlahan, para petani tidak gagap teknologi digital, dan bahkan bisa meningkatkan produkvitas sektor pertanian, hal ini tentu masih banyak tugas untuk mewujudkan petani menjadi petani digital.

[93] Kebijakan pemerintah suatu negara dapat mempengaruhi secara signifikan pasar produk pertanian, dalam bentuk pemberian pajak, subsidi, tarif, dan bea lainnya. [94] Sejak tahun 1960-an, kombinasi pembatasan ekspor impor, kebijakan nilai tukar, dan subsidi mempengaruhi pertanian di negara berkembang dan negara maju. Pada tahun 1980-an, para petani di negara berkembang yang tidak mendapatkan subsidi akan kalah bersaing dikarenakan kebijakan di berbagai negara yang menyebabkan rendahnya harga bahan pangan.

Di antara tahun 1980-an dan 2000-an, beberapa negara di dunia membuat kesepakatan untuk membatasi tarif, subsidi, dan batasan perdagangan lainnya yang diberlakukan di dunia pertanian. [95] Namun pada tahun 2009, masih terdapat sejumlah distorsi kebijakan pertanian yang mempengaruhi harga bahan pangan.

Tiga komoditas yang sangat terpengaruh adalah gula, susu, dan beras, yang terutama karena pemberlakuan pajak. Wijen merupakan biji-bijian penghasil minyak yang terkena pajak paling tinggi meski masih lebih rendah dibandingkan pajak produk peternakan. [96] Namun subsidi kapas masih terjadi di negara maju yang telah menyebabkan rendahnya harga di tingkat dunia dan menekan petani kapas di negara berkembang yang tidak disubsidi.

[97] Komoditas mentah seperti jagung dan daging sapi umumnya diharga berdasarkan kualitasnya, dan kualitas menentukan harga. Komoditas yang dihasilkan di suatu wilayah dilaporkan dalam bentuk volume produksi atau berat.

[98] Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • ^ Safety and health in agriculture. International Labour Organization. 1999. ISBN 978-92-2-111517-5. Diakses tanggal 13 September 2010. • ^ Harahap, Fitra Syawal (2021). Dasar-dasar Agronomi Pertanian. Mitra Cendekia Media. hlm. 2. ISBN 9786236957851. • ^ Lamangida, Saiman (2021). "DEKAN HADIRI PENANDA TANGANAN IMPLEMENTASI KERJASAMA JURUSAN PETERNAKAN DENGAN DINAS PERTANIAN PROVINSI GORONTALO".

ung.ac.id. Diakses tanggal 2022-01-04.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

• ^ Douglas John McConnell (2003). The Forest Farms of Kandy: And Other Gardens of Complete Design. hlm. 1. ISBN 978-0-7546-0958-2. • ^ Douglas John McConnell (1992). The forest-garden farms of Kandy, Sri Lanka.

hlm. 1. ISBN 978-92-5-102898-8. • ^ "Kucing Piaraan Tertua di Dunia Ditemukan". Kompas. 17 Desember 2013. • ^ Hancock, James F. (2012). Plant evolution and the origin of crop species (edisi ke-3rd). CABI. hlm. 119. ISBN 1845938011. • ^ UN Industrial Development Organization, International Fertilizer Development Center (1998). The Fertilizer Manual (edisi ke-3rd). Springer. hlm. 46. ISBN 0792350324. • ^ Scheierling, Susanne M. (1995). "Overcoming agricultural pollution of water : the challenge of integrating agricultural and environmental policies in the European Union, Volume 1".

The World Bank. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-06-05. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ "CAP Reform". European Commission. 2003. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ "At Tyson and Kraft, Grain Costs Limit Profit". The New York Times. Bloomberg. 6 September 2007. • ^ McMullen, Alia (7 January 2008). "Forget oil, the new global crisis is food".

Financial Post. Toronto. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-11-13. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ a b Watts, Jonathan (4 December 2007). "Riots and hunger feared as demand for grain sends food costs soaring", The Guardian (London). • ^ a b Mortished, Carl (7 March 2008). "Already we have riots, hoarding, panic: the sign of things to come?", The Times (London). • ^ a b Borger, Julian (26 February 2008). "Feed the world? We are fighting a losing battle, UN admits", The Guardian (London).

• ^ "Food prices: smallholder farmers can be part of the solution". International Fund for Agricultural Development. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-05. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ McKie, Robin; Rice, Xan (22 April 2007). "Millions face famine as crop disease rages", The Observer' (London). • ^ Mackenzie, Debora (3 April 2007). "Billions at risk from wheat mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain.

New Scientist. London (2598): 6–7. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-05-09. Diakses tanggal 19 April 2007. • ^ Leonard, K.J. (February 2001).

"Black stem rust biology and threat to wheat growers". USDA Agricultural Research Service. Diakses tanggal 2013-04-22. • ^ Sample, Ian (31 August 2007).

"Global food crisis looms as climate change and population growth strip fertile land", The Guardian (London). • ^ "Africa may be able to feed only 25% of its population by 2025", mongabay.com, 14 December 2006.

• ^ "Agricultural Productivity in the United States". USDA Economic Research Service. 5 July mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-01. Diakses tanggal 2013-04-22. • ^ " The Food Bubble Economy". The Institute of Science in Society. • ^ Brown, Lester R. "Global Water Shortages May Lead to Food Shortages-Aquifer Depletion".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-07-24. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ "India grows a grain crisis". Asia Times (Hong Kong). 21 July 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-02-21. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ a b c "Safety and health in agriculture". International Labour Organization.

21 March 2011. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ AP (26 January 2007). "Services sector overtakes farming as world's biggest employer: ILO". The Financial Express. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ a b "Labor Force – By Occupation". The World Factbook. Central Intelligence Agency. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-22.

Diakses tanggal 2013-05-04. • ^ Allen, Robert C. "Economic structure and agricultural productivity in Europe, 1300–1800" (PDF). European Review of Economic History. 3: 1–25. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2014-10-27. Diakses tanggal 2013-11-13. • ^ "NIOSH Workplace Safety & Health Topic: Agricultural Injuries". Centers for Disease Control and Prevention.

Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ "NIOSH Pesticide Poisoning Monitoring Program Protects Farmworkers". Centers for Disease Control and Prevention. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ a b "NIOSH Workplace Safety & Health Topic: Agriculture". Centers for Disease Control and Prevention.

Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ "Agriculture: A hazardous work". International Labour Organization. 15 June 2009. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ "Analysis of farming systems". Food and Agriculture Organization.

Diakses tanggal 2013-05-22. • ^ a b Acquaah, G. 2002. Agricultural Production Systems. pp. 283–317 in "Principles of Crop Production, Theories, Techniques and Technology". Prentice Hall, Upper Saddle River, NJ. • ^ a b c d e f Chrispeels, M.J.; Sadava, D.E. 1994. "Farming Systems: Development, Productivity, and Sustainability". pp. 25–57 in Plants, Genes, and Agriculture.

Jones and Bartlett, Boston, MA. • ^ a b c Sere, C.; Steinfeld, H.; Groeneweld, J. (1995). "Description of Systems in World Livestock Systems – Current status issues and trends". U.N. Food and Agriculture Organization. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-10-26. Diakses tanggal 2013-09-08. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ a b Thornton, Philip K.

(27 September 2010). "Livestock production: recent trends, future prospects". Philosophical Transactions of the Royal Society B. 365 (1554). doi: 10.1098/rstb.2010.0134. • ^ Stier, Ken (September 19, 2007). "Fish Farming's Growing Dangers". Time. • ^ P.

Ajmone-Marsan (May 2010). "A global view of livestock biodiversity and conservation – GLOBALDIV". Animal Genetics. 41 (supplement S1): 1–5. doi: 10.1111/j.1365-2052.2010.02036.x. • ^ "Growth Promoting Hormones Pose Health Risk to Consumers, Confirms EU Scientific Committee" (PDF).

European Union. 23 April 2002. Diakses tanggal 2013-04-06. • ^ a b Pretty, J; et al. (2000). "An assessment of the total external costs of UK agriculture". Agricultural Systems. 65 (2): 113–136. doi: 10.1016/S0308-521X(00)00031-7. • ^ a b Tegtmeier, E.M.; Duffy, M. (2005). "External Costs of Agricultural Production in the United States" (PDF). The Earthscan Reader in Sustainable Agriculture. • ^ International Resource Panel (2010). "Priority products and materials: assessing the environmental impacts of consumption and production".

United Nations Environment Programme. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-12-24. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ "Livestock a major threat to environment". UN Food and Agriculture Organization. 29 November 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-03-28. Diakses tanggal 2013-04-24. • ^ Steinfeld, H.; Gerber, P.; Wassenaar, T.; Castel, V.; Rosales, M.; de Haan, C. (2006). "Livestock's Long Shadow – Environmental issues and options" (PDF). Rome: U.N. Food and Agriculture Organization.

Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2008-06-25. Diakses tanggal 5 December 2008. • ^ Vitousek, P.M.; Mooney, H.A.; Lubchenco, J.; Melillo, J.M. (1997). "Human Domination of Earth's Ecosystems".

Science. 277: 494–499. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Bai, Z.G., D.L. Dent, L. Olsson, and M.E. Schaepman (November 2008). "Global assessment of land degradation and improvement 1:identification by remote sensing" (PDF).

FAO/ISRIC. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-12-13. Diakses tanggal 2013-05-24. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Carpenter, S.R., N.F. Caraco, D.L. Correll, R.W. Howarth, A.N. Sharpley, and V.H. Smith (1998). "Nonpoint Pollution of Surface Waters with Phosphorus and Nitrogen".

Ecological Applications. 8 (3): 559–568. doi: 10.1890/1051-0761(1998)008[0559:NPOSWW]2.0.CO;2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Molden, D. (ed.). "Findings of the Comprehensive Assessment of Water Management in Agriculture". Annual Report 2006/2007. International Water Management Institute. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ Li, Sophia (13 August 2012). "Stressed Aquifers Around the Globe". New York Times. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ "Water Use in Agriculture". FAO.

November 2005. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-06-15. Diakses tanggal 2013-05-07.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

• ^ "Water Management: Towards 2030". FAO. March 2003. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-10. Diakses tanggal 2013-05-07. • ^ Pimentel, D. T.W. Culliney, and T. Bashore (1996.). "Public health risks associated with pesticides and natural toxins in foods". Radcliffe's IPM World Textbook. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1999-02-18.

Diakses tanggal 2013-05-07. Periksa nilai tanggal di: -year= ( bantuan) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ WHO. 1992. Our planet, our health: Report of the WHU commission on health and environment. Geneva: World Health Organization. • ^ a b Chrispeels, M.J. and D.E. Sadava. 1994. "Strategies for Pest Control" pp.355–383 in Plants, Genes, and Agriculture.

Jones and Bartlett, Boston, MA. • ^ Avery, D.T. (2000). Saving the Planet with Pesticides and Plastic: The Environmental Triumph of High-Yield Farming. Indianapolis, IN: Hudson Institute. • ^ "Home". Center for Global Food Issues. Diakses tanggal 2013-05-24. • ^ Lappe, F.M., J.

Collins, and P. Rosset. 1998. "Myth 4: Food vs. Our Environment" pp. 42–57 in World Hunger, Twelve Myths, Grove Press, New York. • ^ Harvey, Fiona (18 November 2011). "Extreme weather will strike as climate change takes hold, IPCC warns". The Guardian. • ^ "Report: Blue Peace for the Nile" (PDF).

Strategic Foresight Group. Diakses tanggal 2013-08-20. • ^ "World: Pessimism about future grows in agribusiness". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-11-10 .

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

Diakses tanggal 2013-11-17. • ^ "SREX: Lessons for the agricultural sector". Climate & Development Knowledge Network. Diakses tanggal 2013-05-24. • ^ a b Brady, N.C. and R.R. Weil. 2002. "Soil Organic Matter" pp.

353–385 in Elements of the Nature and Properties of Soils. Pearson Prentice Hall, Upper Saddle River, NJ. • ^ Brady, N.C. and R.R. Weil. 2002. "Nitrogen and Sulfur Economy of Soils" pp. 386–421 in Elements of the Nature and Properties of Soils.

Pearson Prentice Hall, Upper Saddle River, NJ. • ^ " World oil supplies are set to run out faster than expected, warn scientists". The Independent. 14 June 2007. • ^ Robert W. Herdt (30 May 1997). "The Future of the Green Revolution: Implications for International Grain Markets" (PDF). The Rockefeller Foundation. hlm. 2. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2012-10-19. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ a b c Schnepf, Randy (19 November 2004).

"Energy use in Agriculture: Background and Issues" (PDF). CRS Report for Congress. Congressional Research Service.

Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-09-27. Diakses tanggal 2013-09-26. • ^ Rebecca White (2007). "Carbon governance from a systems perspective: an investigation of food production and consumption in the UK" (PDF).

Oxford University Center for the Environment. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2011-07-19. Diakses tanggal 2013-11-17.

• ^ a b Martin Heller and Gregory Keoleian (2000). "Life Cycle-Based Sustainability Indicators for Assessment of the U.S. Food System" (PDF). University of Michigan Center for Sustainable Food Systems. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2016-03-14.

Diakses tanggal 2013-11-17. • ^ a b Patrick Canning, Ainsley Charles, Sonya Huang, Karen R. Polenske, and Arnold Waters (2010). "Energy Use in the U.S. Food System". USDA Economic Research Service Report No. ERR-94. United States Department of Agriculture. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-09-18. Diakses tanggal 2013-11-17. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Wallgren, Christine; Höjer, Mattias (2009).

"Eating energy—Identifying possibilities for reduced energy use in the future food supply system". Energy Policy. 37 (12): 5803–5813. doi: 10.1016/j.enpol.2009.08.046. ISSN 0301-4215. • ^ Jeremy Woods, Adrian Williams, John K. Hughes, Mairi Black and Richard Murphy (August 2010). "Energy and the food system". Philosophical Transactions of the Royal Society. 365 (1554): 2991–3006. doi: 10.1098/rstb.2010.0172. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Smith, Kate; Edwards, Rob (8 March 2008).

"2008: The year of global food crisis". The Herald. Glasgow. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ "The global grain bubble". The Christian Science Monitor. 18 January 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-11-30. Diakses tanggal 2013-09-26.

• ^ "The cost of food: Facts and figures". BBC News Online. 16 October 2008. Diakses tanggal 2013-09-26. • ^ Walt, Vivienne (27 February 2008). "The World's Growing Food-Price Crisis".

Time. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-11-29. Diakses tanggal 2013-11-17. • ^ "World oil supplies are set to run out faster than expected, warn scientists".

The Independent. 14 June 2007. • ^ a b "Can Sustainable Agriculture Really Feed the World?". University of Minnesota. August 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-04-25. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ "Cuban Organic Farming Experiment". Harvard School of Public Health.

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-01. Diakses tanggal 2013-04-15. • ^ Strochlic, R.; Sierra, L. (2007). "Conventional, Mixed, and "Deregistered" Organic Farmers: Entry Barriers and Reasons for Exiting Organic Production in California" (PDF).

California Institute for Rural Studies. Diakses tanggal 2013-04-15. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ P. Read (2005). "Carbon cycle management mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain increased photo-synthesis and long-term sinks" (PDF). Geophysical Research Abstracts. 7: 11082. • ^ Greene, Nathanael (December 2004). "How biofuels can help end America's energy dependence". Biotechnology Industry Organization.

• ^ R. Pillarisetti and Kylie Radel (2004). "Economic and Environmental Issues in International Trade and Production of Genetically Modified Foods and Crops and the WTO". 19 (2). Journal of Economic Integration: 332–352. Parameter -month= yang tidak diketahui akan diabaikan mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain bantuan) • ^ Conway, G.

(2000). "Genetically modified crops: risks and promise". 4(1): 2. Conservation Ecology. • ^ Srinivas (2008). "Reviewing The Methodologies For Sustainable Living".

7. The Electronic Journal of Environmental, Agricultural and Food Chemistry. Parameter -month= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "Monsanto failure". New Scientist. 181 (2433). London. 7 February 2004.

Diakses tanggal 18 April 2008. • ^ "Agricultural Economics". University of Idaho. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-04-01. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ Runge, C. Ford (June 2006). "Agricultural Economics: A Brief Intellectual History" (PDF). Center for International Food and Agriculture Policy. hlm. 4. Diakses tanggal 2013-09-16. • ^ Conrad, David E. "Tenant Farming and Sharecropping". Encyclopedia of Oklahoma History and Culture.

Oklahoma Historical Society. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-27. Diakses tanggal 2013-09-16. • ^ Stokstad, Marilyn (2005). Medieval Castles. Greenwood Publishing Group. ISBN 0313325251. • ^ Sexton, R.J. (2000). "Industrialization and Consolidation in the US Food Sector: Implications for Competition and Welfare". American Journal of Agricultural Economics. 82 (5): 1087–1104. doi: 10.1111/0002-9092.00106. • ^ Novalius, Feby (8 Januari 2019). "Digitalisasi Pertanian Mampu Tingkatkan Produksi hingga Tekan Biaya Pemasaran".

Okezone. Diakses tanggal 12 Oktober 2020. • ^ Peter J. Lloyd, Johanna L. Croser, Kym Anderson (March 2009). "How Do Agricultural Policy Restrictions to Global Trade and Welfare Differ Across Commodities" (PDF).

Policy Research Working Paper #4864. The World Bank. hlm. 2–3. Diakses tanggal 2013-04-16. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Kym Anderson and Ernesto Valenzuela (April 2006). "Do Global Trade Distortions Still Harm Developing Country Farmers?" (PDF).

World Bank Policy Research Working Paper 3901. World Bank. hlm. 1–2. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ Peter J. Lloyd, Johanna L. Croser, Kym Anderson (March 2009). "How Do Agricultural Policy Restrictions to Global Trade and Welfare Differ Across Commodities" (PDF).

Policy Research Working Paper #4864. The World Bank. hlm. 21. Diakses tanggal 2013-04-16. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Glenys Kinnock (24 May 2011). "America's $24bn subsidy damages developing world cotton farmers". The Guardian. Diakses tanggal 2013-04-16. • ^ "Agriculture's Bounty" (PDF). May 2013. Diakses tanggal 2013-08-19. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikimedia Commons memiliki media mengenai Agriculture.

• (Indonesia) Departemen Pertanian Republik Indonesia Diarsipkan 2007-02-03 di Wayback Machine. • (Inggris) Organisasi Pangan dan Pertanian PBB • (Inggris) Departemen Pertanian AS Diarsipkan 2008-07-08 di Wayback Machine.

• Halaman ini terakhir diubah pada 28 Februari 2022, pukul 01.27. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me 6.15.

Sebarkan ini: Teks ulasan merupakan suatu teks yang berisi ulasan atau penilaian terhadap suatu karya ( drama atau film), mengulas suatu film dan drama mengharuskan kita untuk bersikap kritis. Sikap kritis ini sangat penting agar ulasan yang kita tulis tersebut berkontribusi bagi kemajuan film dan drama itu sendiri.

Ciri Ciri Teks Ulasan Yang membedakan teks ulasan dengan teks cerita sejarah maupun teks lain ialah di dalamnya memiliki ciri-ciri yaitu: • Struktur terdiri atas: Orientasi, Tafsiran, Evaluasi dan Rangkuman.

• Memuat informasi berdasarkan pandangan atau opini penulis terhadap suatu karya atau produk. • Opininya berdasarkan fakta yang di-interpretasi-kan. • Dikenal dengan istilah lain yaitu resensi. Struktur Teks Ulasan Struktur teks itu merupakan bagian-bagian yang membangun sebuah teks sehingga menjadi suatu teks yang utuh, adapun struktur yang membangun teks ulasan dari orientasi, tafsiran, evaluasi dan rangkuman.

Untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini. • Orientasi berisi pengenalan tentang gambaran umum mengenai sebuah karya (film dan drama) yang akan diulas, gambaran umum ini menyiapkan “latar belakang” bagi pembaca mengenai apa yang akan diulas. (Baca Juga: Cara Mudah Membaca Dan Memahami Teks Drama) • Tafsiran, berisi gambaran detail mengenai sebuah karya (film dan drama) yang diulas misalnya bagian-bagian dari hasil karya, keunikan, keunggulan, kualitas dan sebagainya.

• Evaluasi, berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas, hal ini dilakukan setelah melakukan tafsiran yang cukup terhadap hasil karya tersebut. Pada bagian ini penulis akan menyebutkan bagian yang bernilai (kelebihan) atau bagian yang kurang bernilai (kekurangan) dari suatu karya (film dan drama). • Rangkuman, berisi kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya ( film dan drama), bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut bernilai/berkualitas atau tidak untuk ditonton/disaksikan.

Tujuan Teks Ulasan • Memberitahu pembaca mengenai kelebihan dan kekurangan suatu karya • Menyampaikan sudut pandang atau penilaian individu terhadap suatu karya • Membantu pembaca untuk mempertimbangkan suatu karya yang akan dibaca atau dilihat • Memberikan suatu informasi kepada publik. Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan Nah berikut ini kaidah kebahasaan yang terkandung dalam teks ulasan: • Teks ulasan drama/film berisi penonjolan terhadap unsur-unsur karya seni yang hendak di-ulas.

• Menggunakan kata-kata opini atau persiasif. • Menggunakan konjungsi internal dan konjungsi eksternal. • Menggunakan ungkapan perbandingan (persamaan/perbedaan). • Menggunakan kata kerja material dan kata kerja relasional. Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: Konjungsi Temporal – Pengertian, Jenis Beserta Contohnya Contoh Teks Ulasan Berikut ini terdapat beberapa contoh teks ulasan, antara lain: • 1.

Contoh Teks Ulasan Novel Menemuimu Dalam Do’a mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain novel karya Hamida Surya. Tokoh utama di dalam novel ini bernama Indah.

Diceritakan dalam novel, Indah ingin melupakan mantan kekasihnya. Setiap hari ia masih selalu terbayang kenangan manis bersama sang mantan kekasih. Berbagai cara ia lakukan. Mulai dari mengisi hari-harinya dengan kesibukan hingga membuka hati untuk lelaki lain.

Namun, semua sama saja. Indah merupakan seorang gadis berumur 19 tahun. Ia hidup di keluarga yang tercukupi. Ia menjalani hidup layaknya gadis belia pada umumnya. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Galih. Pertemuan itu terjadi di dunia maya. Perkenalan yang tak sengaja itu ternyata membuka kisah baru dalam hidupnya. Terlebih lagi, ternyata Galih adalah sepupu sahabat Indah. Pendekatan yang dijalin mengantarkan mereka ke hubungan yang dinamakan pacaran.

Namun, dewi fortuna nyatanya tak berpihak kepada mereka. Hubungan itu harus kandas setelah setahun terjalin. Dengan putusnya hubungan itu, mereka saling menjauh. Menjalani kehidupan masing-masing seperti sebelum saling mengenal. Indah sibuk dengan akademiknya.

Begitu pun Galih. Hingga pada akhirnya, mereka menjalin hubungan baru dengan orang lain tentunya. Mereka semakin jauh. Tetapi cinta lama itu tetap tersimpan rapi dalam hati dan memori. Empat tahun berlalu, mereka saling bersapa lagi. Sapaan itu tetap terjadi di dunia maya. Seperti pertemuan mereka yang pertama kali. Hingga pada akhirnya, hubungan itu kembali terjalin. Dua tahun lamanya. Sampai akhirnya Indah memutuskan pergi karena Galih tak lagi mau mendengar apa yang baik untuknya. Kepergian Indah bukan karena tak ada lagi cinta dalam jiwanya, namun ia harus melindungi dirinya sendiri.

Sampai saat ini, cinta Indah tetap ada. Dan ia menemui Galih, sang mantan, di dalam doa. Novel “Menemuimu Dalam Do’a” merupakan novel yang sesuai dengan kehidupan remaja. Bahasa yang disajikan ringan dan mudah dimengerti. Setiap manusia yang pernah merasakan jatuh cinta akan jatuh ke cerita dalam novel ini. Gonjang-ganjing hati tentang dua pilihan yaitu melupakan atau terus mendoakan.

Hingga akhirnya memilih apa yang direncakan Tuhan. Novel dengan tema romantis ini memberatkan bahasan pada konflik yang terjadi di dalam pikiran dan hati. Alur tak sejalan antara otak dah hati memang kerap terjadi. Novel ini menampilkan kejadian-kejadian yang nampak nyata dalam keseharian remaja.

Namun, cover (tampilan depan) novel dinilai kurang berwarna. Tampilan depan terkesan mati tak sesuai dengan isi bahasan. • 2. Contoh Teks Ulasan Film Informasi Umum Judul : Dilan 1990 Sutradara : Fajar Bustomi Produser : Ody Mulya Hidayat Penulis : Pidi Baiq Distributor : Falcon Pictures Rilis : Januari 2018 Durasi : 110 menit Bahasa : Indonesia Pemain 1.

Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan 2. Vanesha Prescilla 3. Yoriko Angeline 4. Brandon Salim 5. Zulfa Maharani 6. Debo Andryos Aryanto 7. Gusti Rahyan Dilan 1990 merupakan film yang diambil dari buku karangan Pidi Baiq. Film ini disutradarai Fajar Bustomi dan sukses meraih penonton lebih dari enam juta.

Film Dilan 1990 ditayangkan serentak di bioskop seluruh Indonesia pada akhir Januari 2018. Sesuai apa yang dikata oleh sang penulis, film ini adalah kisah nyata remaja usia SMA. Milea merupakan anak pindahan dari Jakarta yang kemudian bersekolah di sekolah yang sama dengan Dilan. Sedangkan Dilan adalah anak seorang tentara yang aktif di geng motor.

Pertemuan pertama mereka terjadi saat Milea berjalan menuju ke sekolah. Kala itu, Dilan menyapa dengan kata-kata ajaib. Dilan berkata bahwa ia dan Milea akan bertemu di kantin siang nanti. Pendekatan demi pendekatan terus dilakukan Dilan. Namun, ternyata teman sekelas Milea yaitu Nandan menyukai Milea. Mengetahui hal itu, Dilan perlahan menjauhi Milea. Sepengetahuan Dilan, mereka berdua resmi berpacaran padahal nyatanya tidak. Hingga pada akhirnya, Milea berkata melalui sahabat Dilan yaitu Piyan bahwa ia dan Nandan tak menjalin hubungan.

Dilan kembali mendekati Milea. Hari-hari indah mereka lalui bersama. Entah itu di sekolah, sepulang sekolah, hingga di rumah. Akhirnya, Dilan dan Milea resmi berpacaran.

Cara Dilan mengungkapkan perasaan pun cukup unik. Ia menggunakan sebuah materai dan buku. Di dalamnya tertulis kata-kata tentang dirinya dan Milea yang resmi berpacaran dan juga tanggalnya. Film Dilan adalah film yang sangat identik dengan kehidupan remaja. Pacaran, tawuran, hingga konflik sesama teman. Film ini sukses membuat “baper” penonton, terutama para wanita. Dilan menampilkan sosok lelaki yang diidam-idamkan.

Latar film juga sangat sesuai dengan judulnya yaitu tahun 1990. Properti yang dikenakan pun tak melenceng dari tahun 90-an. Sayangnya, film Dilan 1990 bukan suatu film secara keseluruhan. Sesuai dengan novelnya, film ini merupakan film bagian pertama yang akan ada lanjutannya.

Sehingga, akhir dari film dinilai “nanggung”, namun membuat penasaran. Tak hanya kalangan remaja, seseorang yang telah dewasa pun bila menontonnya akan teringat kenangan masa muda tepatnya tahun 1990.-an.

• 3. Contoh Teks Ulasan Buku • Identitas Buku a. Judul Buku :Cinta Brontosaurus b. Pengarang : Raditya Dika c. Genre : Komedi, Percintaan d. Penerbit : Gagas Media e. Tahun Terbit : 2006 f. Tebal Buku : 160 Halaman. • Sinopsis Buku Dika adalah seorang penulis yang baru saja putus cinta dengan Nina, pacarnya.

Semenjak putus cinta, dia percaya bahwa cinta bisa kadaluarsa. Kosasih, agen naskah Dika, mencoba untuk membuat Dika yakin terhadap cinta kembali. Seperti Kosasih yakin dengan istrinya Wanda. Usaha ini, membawa Dika ke dalam serangkaian perkenalan absurd yang berdatangan. Namun, cinta datang tanpa persiapan.

Seperti saat Dika bertemu dengan Jessica, seorang perempuan yang jalan pikirannya sama anehnya dengan Dika. Semakin Dika kenal dengan Jessica, semakin dia bertanya: apa benar cinta bisa kadaluarsa? Di sisi yang lain, Mr.

Soe Lim menawarkan untuk memfilmkan buku Dika yang berjudul Cinta Brontosaurus. Tertarik, Dika berusaha untuk menulis skrip film tersebut. Masalah mulai timbul ketika di tengah jalan, Mr. Soe Lim mencoba untuk mengubah naskah asli Dika. Naskah diubah menjadi film horror yang sedang laku. Buku ini adalah perjalanan Dika untuk memahami cinta, yang justru dia dapatkan dari pengalamannya bersama Jessica, teman, dan keluarganya sendiri.

• Penilaian 1. Tampilan : Tampilan cover buku sangat menarik. Tampilan di dalam nya juga jangan mendukung buku ini sehingga terlihat lebih ceria. 2. Isi : Isi buku ini sangat bagus mulai dari komedi, kisah cinta, hingga kehidupan sehari-hari sang tokoh. Kisah ini sangat sesuai dengan kehidupan remaja masa kini yang pastinya menarik untuk di tonton.

3. Bahasa : Bahasa dibuku ini kebanyakan menggunakan bahasa gaul seperti, loe, gue, dsb. Bahkan mungkin bahasa yang digunakan tidak mencakup Bahasa Indonesia yang baik. Namun, itu semua sudah sesuai dengan tema dan isi buku yaitu tentang kehidupan remaja. • Kelebihan a. Buku ini menggunakan tema yang memiliki banyak peminat. b. Banyak menampilkan kelucuan yang mengundang tawa. • Kekurangan a. Akhir cerita sangat mengambang dan membuat penasaran.

b. Kata-kata yang agak vulgar dan tidak disensor. • Kesimpulan Buku Cinta Brontosaurus memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, dibalik semua itu buku ini memilik daya tarik yang besar. Hal itu dikarenakan penulisnya adalah seorang penulis yang sudah di kenal banyak orang yaitu Raditya Dika. Raditya Dika memiliki jiwa yang humoris. Hal itu sangat sesuai dengan apa yang ia dituliskan di dalam buku. • 4. Contoh Teks Ulasan Cerpen Singkat Mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain dengan judul “Aku, Ibu, dan Takdir” ditulis oleh Bahtari Anugerah.

Cerpen dengan tema kekeluargaan dan sosial ini dipublikasikan sejak tahun 2015. Cerpen ini mengisahkan tentang kerasnya kehidupan yang harus dilalui seorang gadis belia. Ia bernama Bella. Di dalam cerpen, dikisahkan seorang gadis yang terpisah dengan Ibu kandungnya. Diceritakan pula penderitaan yang ia alami. Bella adalah gadis belia yang kini duduk di bangku SMA. Parasnya cantik, senyumnya menawan, anaknya pun pandai. Ia hidup bersama seorang nenek.

Diceritakan, sejak bayi Bella dititipkan kepada nenek tua ini. Ibunya bekerja dan ayahnya entah kemana. Dua tahun berjalan, entah apa yang terjadi Bella tak kunjung dijemput ibunya hingga malam tiba. Sang nenek pun merawat Bella sebatang kara. Saat ditinggalkan sang Ibu, usia Bella menginjak empat tahun. Dan kini usia Bella tepat lima belas tahun. Disayangkan, saat Bella mulai mengerti kehidupan, sang nenek telah menua.

mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain

Sehingga nenek lupa siapa sosok Ibu Bella. Hingga akhirnya Bella berniat mencaritahu keberadaan sang Ibu. Pencarian dimulai melalui tetangga sekitar rumah Nenek. Hingga akhirnya, Bella menemui titik terang keberadaan ibunya. Namun, alangkah perihnya, yang Bella temui bukanlah sosok sang Ibu. Namun, yang ia temui jasad sang Ibu yang terbaring lemah. Bella menangis. Ia tak menyangka takdirnya seburuk ini. Kebahagiaan yang ia dapat hanyalah satu.

Kebahagiaan itu ialah setidaknya ia tahu bagaimana wajah sang Ibu. Cerpen ini memiliki akhir yang menyedihkan. Alurnya jelas dan ceritanya ringkas. Bahasa yang digunakan juga tidak rumit.

Namun, hal yang kurang dalam cerpen ini ialah kisah masa lalu sang Ibu. Kejadian mengapa sang Ibu meninggalkan Bella. Kisah itu tak diceritakan di dalam cerpen. Sehingga, pembaca akan kesulitan memahami apa yang sebenarnya terjadi. Dengan kekurangan yang ada, kelebihan yang dimiliki cerpen telah cukup untuk menutupi kekurangan itu.

Cerpen ini layak dibaca agar pembaca selalu bersyukur dengan apa yang dipunya. Terutama bila pembaca masih dapat melihat sosok ibunya masing-masing. Selain itu, cerpen karangan Bahtari memberi pelajaran agar kita tak marah kepada takdir yang telah digariskan Tuhan. Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: Teks Cerita Ulang : Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis, Struktur, Kaidah Dan Contohnya • 5. Contoh Teks Ulasan Puisi Puisi berjudul “Ibu” merupakan hasil mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain Cantika Ayu.

Puisi ini telah diterbitkan di majalah kalangan usia menengah. Isi dari puisi “Ibu” tentang do’a seorang anak untuk ibunya. Di dalam puisi ini juga diungkap ucapan terima kasih atas jasa-jasa seorang Ibu. Digambarkan dalam puisi, Ibu merupakan seseorang yang selalu ada untuk putra dan putrinya. Pada bait pertama hingga bait ketiga, penulis mengungkapkan do’a do’a untuk Ibu. Seorang anak berharap senyum sang Ibu tak pernah pudar dan juga bahagianya jangan sampai hilang.

Selain itu, ia juga berdo’a agar disetiap langkah Ibu selalu dalam tuntunan Tuhan. Digambarkan pula walaupun Ibu orang yang banyak bicara, seorang anak tetap berharap rezeki Ibu mengalir deras. Puisi ini menggambarkan betapa rasa kasih seorang anak kepada ibunya. Cinta kasih dan segala yang telah diberi sang Ibu tidak akan dapat terbalaskan. Namun, ucapan terima kasih saja dirasa tak cukup.

Sehingga, do’a do’a tulus seorang anak harus tetap dipanjatkan. Keunggulan puisi ini yaitu isinya menceritakan tentang kehidupan sehari-hari yang dialami ibu dan anak. Walaupun ada beberapa kekurangan, secara keseluruhan, puisi “Ibu” layak dibaca. Puisi ini juga dapat dijadikan referensi untuk membuat puisi dengan tema yang sama. Kata-kata disetiap baitnya mampu membuat pembaca sadar betapa besar pengorbanan seorang Ibu. Puisi ini juga dapat dijadikan motivasi setiap anak agar tidak menyakiti hati seorang Ibu dan harus menjadi anak yang membanggakan.

• 6. Contoh Teks Ulasan Album Lagu Kotak merupakan salah satu band di Indonesia dengan tiga personil. Tantri sebagai vokalis, Chua sebagai bassist dan Cello sebagai gitaris. Album lagu kotak yang kedua bernama Kotak Kedua. Album ini dirilis pada tahun 2008. Album lagu Kotak Kedua merupakan album kedua yang diluncurkan Band Kotak.

Album ini dirilis melalui Warner Music Group. Di dalam album Kotak Kedua terdapat dua belas lagu. Lagu-lagunya yaitu Beraksi, Kosong Toejoeh, Tinggalkan Saja, Berbeda, Lagi-Lagi, Tetap Ada, Masih Cinta, Terluka, Mencintai Ku dan Dia, Bayang Abadi, dan Rock Never Dies, serta Kembali Untukmu.

Album lagu yang dirilis Juni 2008 ini pernah mendapat penghargaan AMI Award untuk Album Rock Terbaik. Secara keseluruhan, album ini menarik banyak perhatian masyarakat. Dengan hal itu dapat dikatakan album Kotak Kedua ini sukses. Hal itu dilihat dari penghargaan yang diraih. Selain itu, lagu-lagu di dalamnya juga tetap eksis dan diminati pecinta musik hingga kini.

Padahal, jika dihitung usia album lagu Kotak Kedua sudah sepuluh tahun lamanya. Dengan keunikan dan keunggulan yang dimiliki, album lagu Kotak Kedua layak untuk dibeli.

Bagi pecinta musik rock, melewatkan album ini dapat menjadi suatu kesalahan. Lagu-lagu di dalamnya sangat ekspresif. Selain itu, lagu-lagunya juga memberikan semangat tersendiri. Sehingga, bagi pecinta musik khususnya pecinta musik rock sangat dianjurkan membelinya. • 7. Contoh Teks Ulasan Buku 2 Sepatu Dahlan Judul : Sepatu Dahlan Penulis : Khrisna Pabichara Penerbit : Noura Books Tahun terbit : 1 Mei 2012 Tebal halaman : 369 halaman Buku dengan judul “Sepatu Dahlan” ditulis oleh Khrisna Pabichara.

Kisah dalam buku ini juga pernah dibuat menjadi film. Buku ini menceritakan perjuangan hidup seorang Dahlan Iskan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri BUMN. Dahlan memiliki prinsip “Hidup, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya.”. Namun, keadaan hidupnya yang sulit tak menyurutkan niatnya untuk selalu bersekolah. Buku “Sepatu Dahlan” mengisahkan tentang perjuangan Dahlan untuk sampai ke sekolah.

Dahlan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Puluhan kilometer harus ia tempuh tanpa menggunakan alas kaki. Dengan perjalanan tanpa alas kaki, kaki Dahlan lecet dan melepuh. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat (SR), Dahlan gagal melanjutkan ke sekolah yang ia inginkan. Di SMP, Dahlan menjadi ketua tim voli. Keinginannya untuk mendapatkan sepatu semakin besar. Namun, musibah mulai datang saat sang Ibu jatuh sakit lalu meninggal.

Walaupun begitu, Dahlan tetap kuat dan semangat. Hingga pada akhirnya ia diutus untuk menjadi pelatih tim voli tersebut. Dengan upah yang lumayan besar, Dahlan mampu membeli sepatu baru. Kelebihan yang ada di dalam novel ini yaitu menceritakan tentang besarnya semangat hidup seseorang.

Walau hidup dalam keadaan yang sulit, niat dan motivasi untuk selalu menempuh pendidikan tinggi tetap ada. Namun, hal yang kurang dari novel ialah alurnya yang tidak menentu.

Jika dinilai secara keseluruhan, buku ini layak dibaca untuk menambah motivasi dalam hidup. • 8. Contoh Teks Ulasan Budaya Candi Borobudur Bagian Orientasi Borobudur merupakan candi Budha dan dikenal sebagai candi terbesar di Indonesia, bahkan seluruh dunia. Candi Budha terbesar ini berada di kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia yang tepatnya berada sekitar 100 km sebelah barat laut dari kota Jogja.

Walaupun candi ini berada di Magelang namun keberadaannya sering dijadikan sebagai salah satu tujuan destinasi wisata di Jogja, kabarnya candi yang mempunyai bentuk stupa ini sudah didirikan pada tahun 800, hingga sekarang, Candi Borobudur ini masih digunakan juga sebagai tempat beribadah. Bagian Tafsiran Isi Walaupun sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, hingga sekarang keindahan dan keagungan Candi Borobudur dapat dinikmati.

Setiap harinya ada banyak wisatawan yang berdatangan untuk berwisata dengan datang ke Borobudur. Orang-orang yang datang ke Candi Borobudur tak hanya ingin menikmati dan menyaksikan salah satu bangunan megah ini, melainkan mereka juga ingin mengetahui kisah-kisah sejarah hingga mitos yang menyelimuti candi Budha terbesar di dunia ini.

Sebagai salah satu tempat wisata yang terkenal di dunia, Candi Borobudur termasuk dalam kategori tujuh keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati hingga saat ini. Bagian Evaluasi Bukan hal yang menjadi rahasia lagi untuk masyarakat dunia, bahwa Borobudur merupakan salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi. Memang di candi ini terdapat peninggalan-peninggalan sejarah yang bisa ditemukan untuk dipelajari. Namun, syangnya struktur bangunan di Borobudur tak lagi utuh akibat adanya gempa yang terjadi beberapa waktu yang lalu, itulah alasan mengapa pihak pengelola dan pengurus candi melakukan renovasi bangunan, sehingga keaslian bangunannya tidak seperti dulu.

Bagian Rangkuman Candi Borobudur itu ialah candi Budha yang juga menjadi salah satu candi terbesar sekaligus keajaiban dunia yang sudah diketahui oleh banyak orang. Candi ini mengandung sejarah yang luar biasa dan memiliki keindahan yang cukup memikat hati. Sehingga tidak heran disana banyak sekali wisatawan dari berbagai wilayah penjuru dunia, bagi yang merasa kebingungan untuk menghabiskan waktu liburan, sebaiknya datanglah ke Candi Borobudur untuk mendapatkan sensasi wisata yang berbeda sekaligus berjalan-jalan sembari mengetahui sejarah peradaban agama Budha di Indonesia.

• 9. Contoh Teks Ulasan Novel “Tanah Surga Katanya” Sebuah film yang berceritakan seorang warga negara Indonesia yang cinta terhadap tanah air Indonesia ini mengadung pesan moral yang amat tinggi yang akhir-akhir ini sering terabaikan.

Film ini berjudul “Tanah Surga Katanya”dapat dilihat dari judulnya film ini merupakan sebuah sindiran halus pada pemerintah Indonesia dari daerah perbatasan negara Kalimantan Barat. Salah satu tokoh dalam film ini adalah seorang pahlawan RI yang pernah berjuang merebutkan kemerdekaan Indonesia.

Maka dari itu beliau sangat cinta terhadap bangsa Indonesia. Beliau diwakili oleh tokoh yang bernama Hasyim, beliau adalah kakek dari Salman dan Salina. Salman dan Salina adalah kakak beradik yang tinggal dengan kakeknya diperbatasan negara Indonesia dengan Malaysia tepatnya di Kalimantan Barat, ibu dan neneknya yang sudah meninggal dan ayahnya yang mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain di negeri tetangga untuk mencari kesejahteraan hidup.

Dalam film “Tanah Surga Katanya” sikap moral yang disarankan kepada penonton adalah bersyukur. Warga Indonesia yang telah berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan Indonesia ini yang tinggal di perbatasan negara Indonesia dengan Malaysia kehidupan sehari-harinya sangatlah terbatas, sedangkan para pejabat negara yang menikmati fasilitas serba mewah dari negara jusru malah menyalahgunakan kewajibannya.

Tak hanya sarana pendidikan saja akan tetapi sarana jaminan kesehatan pun masih sangat minim, dengan di tambah rumah sakit yang jauh dari kampung. Jika ingin pergi berobat atau merujuk ke rumah sakit harus melalui perjalanan yang sangat jauh dan sarana transportasi juga sangat sulit bilapun ada ongkos transportasinya akan sangat mahal. Layaknya dongeng anak dalam majalah, film “Tanah Surga Katanya” menyampaikan ajaran moral pada anak-anak untuk bangga dan cinta kepada negaranya sendiri.

Terlihat saat saat Ibu Astuti satu-satunya guru yang mengajar di daerah tersebut, ketika beliau menanyakan PR nya menggambar bendera merah putih pada anak didiknya kelas 3 SD, hasilnya sangat mengejutkan. Setelah semua PR mereka angkat hampir semua salah dalam mengambar bendera merah putih, akan tetapi hanya ada satu anak yang dapat menggambar bentuk dan warna bendera merah putih yang benar, siswa itu bernama Salina.

Salina ialah adik dari Salman yang merupakan siswa pintar di kelas 4 dibandingkan dengan teman-temannya yang lain. Kedua anak itu ialah cucu dari Kakek Hasyim. Tiap malam Kakek Hasyim mendampingi kedua cucunya belajar, tak hanya mendampingi saja akan tetapi setiap malam pula sang kakek selalu menceritakaan pengalamannya pada saat melawan penjajah dan tentang seputar tanah Indonesia.

Kejadian yang lebih mengejutkan dari siswa-siswi di sana ialah tak hanya mereka tidak mengetahui bendera merah putih saja, pada saat Ibu Guru Astuti pergi ke Kota ada keperluan, sekolah di ajar dengan seorang dokter baru di tempat itu yang biasa dipanggil Dokter Intel, pada saat Dokter Intel menyuruh anak-anak kelas 3 dan 4 menyanyikan lagi kebangsaan Indonesia, mereka malah menyanyikan lagu Kolam Susu. Jauh lebih mengenaskan lagi, warga disana adalah warga negara Indonesia akan tetapi mata uang yang digunakan disana ialah mata uang negara Malaysia yaitu ringgit dan bahasa yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari pun bahasa Melayu.

Ini terlihat saat Pak Dokter baru datang ke kampung itu dan dia memberikan upah kepada salah satu anak kampung itu karena dia telah membantu membawakan barang-barangnya dari kapal ke rumah Kepala Dusun.

Pak Dokter baru tersebut memberikan uang kepada anak tersebut sebesar Rp.50.000 akan tetapi anak itu malah kaget dan bertanya “uang macam ini? Saya tak pernah melihat uang macam ini.” Ini dikarenakan hampir seluruh warga disana mencari uang di negeri tetangga yang lebih dekat dan lebih mudah. Digambarkan di film ini perbatasan negara Indonesia dengan Malaysia hanya berbatasan jalan tanah dan jalan aspal. Jalan tanah berarti mulai masuk Indonesia dan jalan aspal bertanda bahwa telah masuk wilayah Malaysia.

Tekanan batin sang kakek yang cinta akan negara Indonesia ini terlihat saat anak Kakek Hasyim yang bernama Haris atau ayah dari Salman dan Salina berkerja di negara tetangga yaitu negara Malaysia, suatu ketika setelah 1 tahun di sana dia pun kembali ke kampung halamannya.

Kepulangannya tersebut tidak lain ialah bertujuan untuk mengajak ayahnya dan kedua anaknya untuk pindah dari kampung halamannya dan tinggal menetap di Malaysia menjadi warga negara Malaysia secara sah. Alasan Haris mengajak Kakek Hasyim dan kedua anaknya untuk pindah dan tinggal menetap di Malaysia ialah di negara Malaysia sana dia merasa kebutuhan hidupnya lebih tercukupi dan lebih sejahtera, tak hanya itu ternyata Haris sudah menikah lagi dengan wanita Malaysia.

Kakek Hasyim terus menolak ajakan anaknya tersebut dikarenakan alasannya yaitu kakek telah berjuang dari jaman dahulu untuk mengabdi kepada negara ini merebutkan sebuah kemerdekaan, sehingga Kakek Hasyim tidak mau meninggalakan tanah air yang sudah ia susah payah pertahankan. Akhirnya Haris hanya membawa anak perempuannya saja untuk berpindah ke Malaysia, karena ayahnya tidak mau ikut berpindah ke Malaysia dan Salman lebih memilih tinggal dengan kakeknya di kampung.

Sebuah sindiran halus kepada pejabat yang waktu itu datang mengunjungi kampung ini pun terjadi dari puisi yang dibacakan oleh Salman saat dipertunjukan penyambutan pejabat yang sedang mengunjungi kampung tersebut. Nampak secara tiba-tiba muka pejabat ini manjadi kesal karena mendengarkan puisi yang dibacakan oleh Salman yang berjudul “Tanah Surga Katanya”, didalam puisi tersebut ia membawa nama kakeknya dengan kalimat “…tapi kata kakekku…”.

Tak hanya tekanan batin saja yang tergambarkan di sini akan tetapi tekanan ekonomi terjadi pula pada keluarga Kakek Hasyim. Kehidupan kakek dan Salman dikampung yang serba minim sedangkan ayah Salman yang berkecukupan di negara tentangga. Pada saat penyakit kakek semakin parah dan harus dibawa ke rumah sakit pun terkendala biaya. Ini menyebabkan Salman selain ia bersekolah ia juga berkerja mengantarkan barang dagangan ke pasar negara tetangga tersebut untuk mendapatkan uang guna membiayai berobat kakeknya.

Pasarnya tidak jauh dari kampung itu, karena hanya cukup dengan jalan kaki melewati perbatasan darat yang hanya digambarkan perbedaan jalan tanah dan aspal, maka akan sampailah ke pasar.

Pada saat mencari uang ke pasar Malaysia terdekat Salman bertemu dengan ayahnya dan Salina. Sebuah pesan moral yang amat dalam tercipta dalam film ini yaitu saat Salman mengantarkan dangannya ke pasar Malaysia terdekat ia melihat kain merah putih yang digunakan untuk kain pembungkus dagangan oleh salah seorang pedagang di pasar tersebut.

Dia tidak tahan melihat sang saka merah putih diperlakukan semacam itu. Saat dia telah membeli 2 sarung yang niatnya akan di berikan untuk kakeknya, akhirnya dengan melihat hal semacam itu Salman memberikan salah satu sarung tersebut kepada pedangan tersebut untuk di tukarkan dengan kain merah putih. Dan akhirnya Salman pulang ke kampungnya dengan membawa bendera marah putih yang ia kibarkan sambil dibawanya berlari pulang. Cerita penutup yang begitu menyentuh hati.

Cerita ini diakhiri ketika penyakit kakek Hasyim pada saat itu sampai puncak keparahannya,dan Dokter Intel pun menyarankan kakek untuk dibawa ke rumah sakit. Dan disaat inilah Salman memberikan uang yang telah ia dapat dan kumpulkan dari hasil kerjanya ia berikan kepada Dokter Intel dan Bu Astuti untuk membawa Kakek Hasyim ke kota untuk dirawat di sana.

Keesokan harinya pun kakek Hasyim, Salman, Dokter Intel, dan Bu Astuti pergi ke kota terdekat untuk membawa Kakek Hasyim ke rumah sakit dengan menggunakan perahu tradisonal. Perjalanan yang amat panjang ini menyebabkan Kakek Hasyim tidak tertolong. Kakek Hasyim meninggal dalam perjalanan. Dan saat itu mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain justru Haris sedang asik memeriahkan kemenangan sepak bola Malaysia atas kekalahan Indonesia.

Peristiwa bertemu Salman dengan Salina dan ayah saat dia pergi ke pasar untuk mengantar dagangan tersebut terlihat sangatlah mudah sekali. Ini tidak wajar dalam kehidupan dunia nyata. Salman yang tidak tau Malaysia, hanya dengan asal jalan dia bertemu dengan adik dan ayahnya.

Dimana seharus orang pembantu yang menemukankan ayah dan anaknya ini. Dan tidak masuk akal Salman seorang anak yang duduk di kelas 4 SD bisa hafal jalan pulang yang baru ia temukan sekali itu, itu pun hanya asal dia berjalan untuk menemui rumah ayahnya yang ada di Malaysia. Penggambaran kecintaan pada tanah air yang sangat bagus dan menyampaikan pesan moral yang sangat dalam.

Film musikal yang bercerita cinta tanah air dengan iringi lagu kebangsaan saat terjadi peristiwa yang luar biasa, menambah nilai postif dalam penyampaian pesan di film “Tanah Surga Katanya”.

Dalam cerita film “Tanah Surga Katanya” dapat kita ambil kesimpulan bahwa negara Indonesia ini sangatlah luas. Untuk mencapai kata makmur dan sejahtera untuk seluruh Indonesia ini sangatlah sulit, dibutuhkan kerja yang ekstra dari seluruh warga negara.

Rasa cinta tanah air perlu ditanamkan sejak dini karena dengan menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini generasi muda akan terbiasa dengan cinta terhadap tanah airnya. Apalagi ditengah zaman globalisai semacam ini jika tidak ditanamkan rasa cinta tanah air sejak dini maka hancurlah negeri ini dan kembali dijajah lagi. Baca Juga Artikel Terkait Tentang Materi: “Teks Cerita Fiksi” Pengertian & ( Jenis – Unsur – Struktur – Kaidah ) • 10.

Contoh Teks Ulasan Film “5 Elang” ORIENTASI Film ini berawal dengan menjelang kepindahan Baron dari Jakarta. Cerita berlanjut ketika Baron telah pindah di Balikpapan (saat ini plot film anak mulai terasa). Saat pertama kali masuk sekolah, Baron telah bertemu Rusdi dan melihatnya dengan sinis dari awal sehingga kentara sekali bila Baron ada hubungannya dengan Rusdi. Hal ini membuat kelanjutan cerita dapat ditebak. Baron sebagai murid pindahan terlihat tidak mau membuka diri dengan sekitar dan mendapat ledekan dari teman sekelasnya.

TAFSIRAN Kepindahan Baron bertepatan dengan kontingen penggalang SDnya yang akan mengikuti perkemahan di saat liburan sekolah. Karena Rusdi, Baron harus mengikuti perkemahan pramuka bersama dengan anggota lainnya meskipun Baron memiliki tujuan terselubung mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain mengikuti pameran mobil RC. Di perkemahan, mereka bertemu dengan Sindai yang bergabung dengan mereka saat mencari markas bintang.

Di tengah perjalanan, terjadi perbedaan pendapat yang menyebabkan dua kubu yakni Baron, Aldi, Sindai yang ingin kembali ke Balikpapan dan tidak menyelesaikan kemah dan Rusdi serta Anton yang tetap optimis akan melanjutkan kemah.

Akhirnya, mereka menuju ke jalannya sendiri. Namun naas, Rusdi dan Anton tertangkap oleh penculik. Sedang Baron akhirnya memutuskan untuk kembali melanjutkan kemah, Aldi dan Sindai pun mengikutinya. Klimaks terjadi saat Baron, Aldi dan Sindai berusaha menyelamatkan Rusdi dan Anton. Akhirnya mereka menyebut diri mereka ‘5 Elang’.

EVALUASI Dalam film ini terdapat pula kelebihan serta kekurangan. Kelebihan tersebut seperti : Pelajaran moral saat Baron berbaik hati menolong anak lain dengan mengambilkan balon yang tersangkut di antena di atas atap rumah yang bahkan sampai merelakan salah satu perangkat mobil RCnya. Mengajarkan budaya Go Green saat peran Rusdi mengatakan, “Maaf, kertasnya kecil. Penghematan buat pohon.” Cerita film ini singkat, tidak bertele-tele sehingga mudah dicerna oleh anak.

Karena film ini memang didedikasikan untuk keluarga. Akting pemain yang bagus dan tampak natural. Dibintangi oleh Coboy Junior yang punya banyak fans, tentu saja akan memicu popularitas dari film ini. Lalu, kekurangan-kekurangannya, antara lain: Terlihat banyak siswa yang tidak mengenakan dasi, sedangkan peran Rusdi mengenakan dasi.

Karena film ini dinikmati semua kalangan, para pelajar yang melihat film ini dapat mencontoh untuk tidak mengenakan dasi. Apalagi, saat peran Aldi bertanya kepada Rusdi tentang keikutsertaan SD Matahari dalam perkemahan (menit 11 detik 42), dasi Aldi terlihat tergantung di kantung dadanya. Hal ini tentu kurang sopan. Hal kurang sopan terjadi lagi di menit 13 detik 25 saat Rusdi memperkenalkan Anton ke kakak pembina, terlihat Anton sedang mengunyah di hadapan kakak pembina, sambil berdiri pula.

Saat peran Rusdi dan Baron sedang berjalan berdua, terlihat ketidak stabilan kamera yang menyebabkan kurang berkesinambungannya antara gerakan menit 14,36 dan 14,37 yang memiliki latar pintu. Ketidak stabilan kamera juga sering ditemui di sepanjang film. Saat scene lomba tarik tambang, sebagian besar anak pramuka telah melepas tas, namun sebagian lagi belum. Hal ini membuat kesan sebagian yang belum melepaskan tas baru datang. Apalagi, di tengah lomba terlihat anak-anak pramuka dan kakak sedang berlari untuk melihat lomba dan saat lomba selesai mereka bubar tanpa komando.

Hal ini tentu bukan pramuka yang sebenarnya, melainkan mungkin sang penulis masih terngiang oleh sifat sebagian rakyat Indonesia yang seperti itu. Pada saat scene regu Harimau yang menancapkan bendera di dalam lima bintang terlihat regu-regu yang lain bertepuk tangan menyambut kedatangan mereka. Lalu mereka sudah berkumpul di sana sedang regu Harimau baru datang mengapa mereka yang menang. RANGKUMAN Film ini sangat layak disaksikan keluarga. Apresiasi patut diberikan kepada penulis yang berani memasukkan tema dalam pramuka meski sutradara tidak berhasil membuat penyaksi film terpengaruh untuk semangat mengikuti pramuka karena tak ada penjelasan lebih lanjut dari tampilan visualnya.

Terlebih, dari semua akting para pemain dapat menutupi kekurangan dari posisi pengambilan gambar yang kurang mengesankan padahal lokasinya indah. Terimakasih yang besar patut atas film mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain Elang’ yang telah membangkitkan film anak Indonesia. • 11. Contoh Teks Ulasan Lainnya “Ketika sebuah persahabatan sedang dipertaruhkan” Cerpen ini bercerita tentang kisah cinta remaja kebanyakan.

Namun pada akhirnya, setelah melalui beberapa tahap hubungan, mereka menjadi teman. Ada banyak sekali kesalahan penulisan dalam cerpen ini. Pertama, pada paragraf awal cerpen terdapat kata “acuh”. Namun setelah diperhatikan kembali makna kalimat utuhnya, kita pun tahu bahwa ada kesalahan penggunaan kata “acuh”—yang dalam kata lain sama dengan “peduli”. Jadi, kata “acuh” yang benar diganti menjadi “tak acuh” atau “tidak acuh”. Kedua, soal EYD, di antaranya kata-kata berikut ini: “didepanku”, “dimasa”, “dikelas”, “dihidupku”, “dihatiku”, “dikotaku”, “dikampus”, “di elu-elukan”, “akupun”, dan “sekedar”, yang semestinya ditulis demikian: “di depanku”, “di masa”, “di kelas”, “di hidupku”, “di hatiku”, “di kotaku”, “di kampus”, “dielu-elukan”, “aku pun”, dan “sekadar”.

Perhatikan perbedaan antara kata keterangan tempat/waktu dan kata kerja pasif. “Di-” dalam kata keterangan tempat/waktu–seperti “di kelas”, “di rumah”, “di pagi hari”, dan lain sebagainya–wajib dipisah dari kata sesudahnya, alias berfungsi sebagai kata depan.

Sementara, untuk kata kerja pasif–seperti “dipukul”, “dielu-elukan”, dan lain sebagainya—penulisan “di-” wajib digabung dengan kata sesudahnya. Ketiga, penulisan kalimat dialog. Saran Tim FAM pada penulis, lebih banyaklah membaca novel-novel berkualitas, yang tentunya melalui proses editing yang ketat sebelum diterbitkan.

Pelajari pola dan aturan (termasuk tanda baca dan lain sebagainya) yang bersangkutan dengan kalimat dialog dalam sebuah prosa. Dalam suatu cerpen, sebaiknya dialog tidak dibuat seperti dialog dalam sebuah naskah drama.

Tetapi di sini penulis justu melakukannya, hingga cerpen ini tampak kurang rapi. Ke depan diharapkan agar penulis memelajari penulisan kalimat dialog dalam prosa (cerpen/novel) yang baik dan benar. Kemudian, untuk kata-kata yang tidak baku seperti “gak”, “palak”, “ngasih”, “udah”, “kebayang”, dan lain sebagainya–terutama yang sering ditemukan dalam dialog—sebaiknya ditulis dengan huruf miring. Sebenarnya tidak ada aturan wajib untuk itu. Ada dua pendapat yang beda, yang mana salah satunya memperbolehkan diketik dengan huruf biasa.

Namun, FAM Indonesia menggunakan aturan pertama, yakni kata-kata yang tidak baku dan kata-kata dari bahasa asing diketik dengan huruf miring. Penggunaan tanda baca tidak perlu kita tulis secara berlebihan seperti rangkap dua, tiga, atau empat. Memasukkan emoticon pada tulisan, termasuk cerpen, juga tidak disarankan (sebaiknya kebiasaan ini dihilangkan).

Terakhir, untuk penulisan judul, sebaiknya tidak menggunakan huruf kapital seluruhnya. Saran dari Tim FAM kepada penulis, teruslah berlatih dan berlatih. Menulis setiap hari akan membuat jemari kita lebih terbiasa. Akan tetapi, jangan lupa imbangi aktivitas menulismu dengan banyak membaca. Menulis dan membaca tidak dapat dipisahkan.

Keduanya seperti dua sisi mata uang, saling melengkapi. Tanpa membaca, tulisan kita akan sulit berkembang. Dengan banyak membaca karya berbagai penulis, kelak akan kita temukan gaya/ciri khas kita sendiri.

Sebelum mempublikasikan tulisan, jangan malas melakukan editing atau koreksi ulang atas tulisanmu. Ingat, pembaca bukan orang yang mesti mengoreksi tulisan kita terlebih dulu sebelum menyerap isi tulisan itu. Pembaca hanya ingin membaca dan menikmati, jadi buatlah mereka menikmati tulisan yang kita sajikan dengan rapi. Bukankah jika tulisan diketik dan disusun dengan rapi, pembaca akan lebih nyaman dan ketagihan membaca tulisan kita?

Bukankah itu menyenangkan? • 12. Contoh Teks Ulasan Film Lainnya “My idiot Brother” My Idiot Brother merupakan sebuah novel hasil karya Agnes Davonar.Novel My Idiot Brother ini menceritakan tentang sebuah arti kehidupan yang membutuhjan sebuah pengorbanan. Ada seorang anak yang mempunyai nama Angel. Seorang gadis remaja yang baru berusia 15 tahun yang tidak pernah dapat menerima keadaan kakaknya yang bernama Hendra yang terlahir dengan keterbelakangan mental.

Meskipunn Angel begitu malu dan membenci kakanya, Hendra tak pernah bersedih hati. Hendra adalah anak yang berkebutuhan khusus yang diakibatkan sakit yang di deritanya waktu kecil.

Walaupun demikian Ia tetap setia dan memberikan kasih sayannya seorang kakak kepada adiknya. Di bab pertama buku My Idiot Brother, Agnes Devonar menceritakan kisah tentang Ali Mensan (dalam novel My Idiot Brother digambarkan sebagai hendra) yang menderita sindrom Down. Karena keadaan tersebut membuat hati sang adik yang bernama Angel ini sering diejek oleh teman-temannya si idiot. Setiap harinya angel selalu mendapatkan hinaan dan cacian teman-temannya di sekolah.

Agnes lah orang yangg sangat membenci Angel karena dianggap sebagai ancaman dia untuk mendapatkan hati Aji. Dalam novel My Idiot Brother Aji yang diperankan oleh Aaron Ashab.

Aji merupakan seseorang yang berpawakan tampan, cerdas dan juga keturunan konglomerat. Maka dari itu tidak heran apabila Aji menjadi rebutan begi kaum hawa. Waktu terasa begitu cepat sampai-sampai suatu hari Aji membuat pesta ulang tahun, akan tetapi Angel bingung. Bingung bukan karena hadiah yang akan diberikan untuk pacar incaranya.

Namun berbagai usaha sudah dilakukan sampai harus menemani kakaknya mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain bermain monopoli seharian.

Sambil bermain monopoli Angel pun melamun karena sedang butuh uang. Setelah berbincang-bincang dan membujuk kakanya pada akhirnya Hendra sang kakak dengan ikhlas untuk memberikan uang celengannya saat itu kepada adik tercinta.

Malam pun tiba. Angel dan juga Agnes bersaing untuk menjadi ratu di dalam acara pesta itu. Namun sayangnya pesta tersebut berakhir ricuh dikarenakan kehadiran kakak Angel yang bernama hendra. Yang membuat Angel begitu terlihat malu kedatangan kakaknya yang keterbelakang mental penuh perjuangan dan sebenarnya bermaksud baik karena ingin mengantarkan kado yang tertinggal.

Pesta tersebut akhirnya ricuh dan Angel pun lari dan mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut menyebabkan tak ada satu orang pun yang bisa menyelamatkan dirinya selain Hendra. Kecelakaan tersebut menyebabkan Angel koma dan membutuhkan donor hati dengan segera. Pada akhirnya Hendra sebagai sang kakak rela untuk mendonorkan hatinya untuk adik tercintanya.

Pada Bab-bab selanjutnya para pembaca akan melihat potongan kisah yang sangat mengharukan kembali. Agnes Devonar membuat novel ini hanya dalam 1 buku. Walaupun demikian di setiap bab mulai dari awal cerita hingga akhir cerita ,buku ini mempunyai hubungan yang sangat erat, seperti arti sebuah kehidupan.

Novel ini disajikan dengan bahasa yang apik. Sehingga novel ini bisa menyihir para pembacanya. Sehingga pembaca dapat ikut merasakan semangat, keputusasaan, kebahagiaan dan juga kesedihan.Selain itu, novel ini juga mempunyai problem percintaan dan masalah keluarga. Dengan membaca novel ini, Anda akan mengetahui bahwa seorang yang bernama Agnes Devonar mengajarkan kepada kita semua dalam menjalani kehidupan itu butuh yang namanya perjuangan.

Dengan mengesampikan beberapa kekurangan tadi, novel ini sangat dibutuhkan oleh generasi muda di jaman modern seperti sekarang ini, terutama bagi para remaja yang sangat gengsi akan adanya kekurang yang ada pada dirinya. Buku ini memberi motivasi, semangat juang daninspirasi pada orang yang suka bergengsi di depan orang lain.

Buku ini juga mengajarkan tentang ketidak mungkinan yang dapat diwujudkan dengan kerja keras. • 13. Contoh Teks Ulasan Hujan “Hujan” Orientasi Hujan adalah novel karya tere liye yang menceritakan tentang keinginan tokoh utama yaitu lail yang ingin menghapus memorinya tentang seseorang, yang mana ia meminta bantuan Elijah.

Kemudian Lail mengingat alasan kenapa ia harus menghapus memorinya tersebut, dan ia pun menceritakannya kepada Elijah.

Tafsiran Lail, gadis 13 tahun yang menjadi yatim piatu saat terjadi bencana alam. Gempa bumi dari gunung purba dan mengakibatkan tsunami di belahan bumi lain. Namun, saat bencana itu pulalah ia ‘bertemu’ dengan Esok, lelaki yang menarik tas punggungnya sehingga Lali tidak tergelincir ke dalam lorong kereta bawah tanah. Lail dan Esok kemudian ‘terjebak’ dalam percintaan selama masa pengungsian. Dimana ada Esok disana ada Lail. Tapi bukan percintaan yang biasa.

Tidak biasa karena mereka berdua memiliki cara yang ‘santun’ dalam menjaga hati. Juga ada Maryam, sahabat setia Lail. Bertemu setelah masa-masa pengungsian dan mereka pindah ke panti. Sayangnya, hubungan Maryam dengan Lail ini sangat akrab. Maryam yang tau bahwa hubungan Esok dengan Lail itu lebih sedari sekedar percintaan biasa ., dengan karakter Lail yang introvert, dia tidak dibuat marah ‘beneran’ ketika Maryam menggoda hubungan yang terjalin antara mereka berdua.

Masa itu diceritakan kalau bencana alam yang terjadi itu baru permulaan. Setelah itu terjadi musim dingin berkepanjangan. Daerah subtropis pun bisa turun salju. Kejadian ini membuat pemerintah meluncurkan sebuah pesawat ulang-alik untuk mengembalikan ke iklim yang semestinya. Sayangnya, ada efek jangka panjang yang harus diterima penduduk bumi. Evaluasi Novel yang disajikan dengan bahasa yang mampu menyihir pembaca ini akan membuat pembaca merasakan bagaimana rasanya harus tegar ketika ditempa masalah, melangkah maju ketika masalah begitu berat, dan rasanya jatuh cinta.

Ada rasa ketika rindu bertemu pasangan, bertemu kembali setelah sekian lama tidak bertemu, dan cemburu. Yang pernah atau sedang remaja mungkin akan tersenyum melihat tingkah Lail. Imajinasimu benar-benar akan dibuat terbang oleh Tere Liye.

Rangkuman Novel HUJAN ini memang istimewa. Tema yang diusung gak sesederhana tema novel romantis kebanyakan. Porsinya tak hanya untuk seputar cinta remaja melainkan ada bumbu-bumbu ilmiahnya. Novel ini juga berkisah tentang kepastian yang tidak pasti, tentang kabar yang hampir tidak pernah dikabarkan.

Hingga membuat sepasang kekasih yang saling mencintai, juga saling menunggu untuk saling mengungkapkan. • 14. Contoh Teks Ulasan FIlm 5 Cm Judul Film : 5cm. Sutradara : Rizal Mantovani Penulis : Donny Dhirgantoro Pemeran : Herjunot Ali, Ferdi Nuril, Saykoji, Raline Shah, Pevita Perace, Deni Sumargo Produksi : RAM SORAYA Dalam film yang berjudul 5cm ini mengisahkan tentang kisah persahabatan 5 orang remaja yang bernama Arial (Deni Sumargo), Genta (Ferdi Nuril), Ian (Saykoji), Riani (Raline Shah), Zafran (Herjunot Ali).

Film ini juga tak lupa menampilkan sudut-sudut keindahan Negeri kita tercinta, Indonesia. Yaitu diantaranya pesona Puncak Mahameru, Danau Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, dll. Dalam film ini sang penulis, Donny Dhirgantoro bertujuan untuk menunjukkan mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain para penonton bahwa persahabatan tidak hanya sekadar, berkumpul setiap minggu, makan dan nongkrong di tempat yang dianggap “hitz”tertawa sekencang-kencangnya, tetapi juga persahabatan yang tetap terjalin walaupun tidak tegur sapa selama kurang lebih 3 bulan.

Selain bercerita tentang persahabatan, film ini juga menunjukkan kebersamaan diantara 1 orang dengan yang lain. Cerita tentang persahabatan ini jarang dipilih sebagai tema dalam semua film karena banyak orang yang menganggap terlalu biasa. Namun, sang sutradara berhasil mengolahnya menjadi hal yang tidak hanya sekadar biasa, tetapi luar biasa. Beberapa adegan ditampilkan melalui kesan humoris seperti pada adegan Arial (Deni Sumargo) dan Ian (Saykoji) yang mengganti nama penyair terkenal Khalil Gibran menjadi Khalil Zafran dengan sajaknya Sayap-Sayap Patah diganti menjadi Sayap-Sayap Ayam.

Film yang cocok ditonton tidak hanya kaum remaja tapi juga orang tua ini menggunakan bahasa yang bisa dibilang santai dan mudah dipahami. Selain bahasa yang mudah dipahami, para pemain pun juga bermain dengan baik dan sangat menghayati setiap adegan yang mereka mainkan sehingga karakter dari setiap pemain benar-benar terlihat.

Seperti pada adegan di atas mobil pick-up dimana mereka membacakan “mantra” sebelum melakukan pendakian di puncak mahameru, betapa mereka sangat menghayati peran sehingga semua itu terlihat nyata bukan rekayasa akting. Namun, terdapat beberapa kekurangan dalam film ini diantaranya adalah dimana ada beberapa adegan yang terlihat “khayal” – tidak nyata. Seperti salah satunya dalam adegan saat di jalur pendakian dan terdapat hujan batu dari puncak dimana hampir semua pemain terkena batu dan yang terparah, Ian (Saykoji) memiliki banyak luka dan jika kita berfikir secara logis kejadian seperti itu bisa menyebabkan kematian karena sangat mengerikan dan di dalam film tersebut Ian (Saykoji) ternyata hanya pingsan.

Selain itu, hal-hal yang terlihat khayal juga terdapat di poster dan vcd film dimana mereka ber 6- ditambah adik perempuan Arial (Deni Sumargo) yang diperankan oleh Pevita Pearce dan berperan sebagai Dinda. Di dalam poster dan vcd film itu mereka terlihat seperti mendaki di atas awan, semua itu terlihat sangat khayal dimana sang desainer nya memberikan ilustrasi awan yang terlihat sangat palsu. Walaupun sebenarnya saat di film memang mereka berada di atas awan. Dimana mimpi-mimpi digantung, setinggi awan, setinggi tekad yang kita tancapkan dalam diri untuk mencapai suatu hal yang sangat diidamkan.

Dan ada juga yang tidak sesuai dengan tema utama yaitu persahabatan, disini juga terdapat beberapa bagian tentang kisah cinta anak jaman sekarang. Dan ending yang sangat mengagetkan dan sangat beda dengan pemikiran para penonton. Di awal cerita terdapat narasi yang mengatakan secara tidak langsung bahwa Genta (Ferdi Nuril) dan Riani (Raline Shah) terlihat saling menyukai dan didukung dengan adegan saat di Mahameru dimana mereka berdua sering tertangkap kamera saling mencuri pandang. Sedangkan, Zafran (Herjunot Ali) terlihat menyukai Dinda (Pevita Pearce) dan Dinda pun begitu.

Namun, pada akhirnya ternyata berkebalikan yaitu, Genta (Ferdi Nuril) ternyata menyukai Dinda (Pevita Pearce) dan begitupun Zafran (Herjunot Ali) menyukai Riani (Raline Shah). Semua penonton dari awal kebanyakan sudah berpikiran bahwa pemeran utama film ini adalah Genta (Ferdi Nuril), namun ternyata bukan Genta (Ferdi Nuril) melainkan Zafran (Herjunot Ali). Kebanyakan penonton tidak memperhatikan di awal bahwa yang membaca narasi adalah Zafran (Herjunot Ali).

Namun, secara keseluruhan film ini bagus dan sangat menarik terbukti dengan begitu banyak penonton yang antusias setiap kali menonton film ini walaupun sudah diputar beberapa kali.

Sebuah karya yang mengedepankan tentang persahabatan dan percintaan menjadi nomor kesekian. Demikianlah pembahasan lengkapnya DosenPendidikan.Com Telah Sajikan, semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, Terima Kasih banyak atas kunjungannya. Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Bahasa Indonesia Ditag cara menulis teks ulasan, ciri bahasa teks ulasan, ciri ciri teks ulasan, ciri ciri teks ulasan brainly, ciri kebahasaan teks ulasan, contoh novel singkat, contoh soal teks ulasan, contoh teks ulasan, contoh teks ulasan brainly, contoh teks ulasan buku, contoh teks ulasan drama, contoh teks ulasan film, contoh teks ulasan langit biru, contoh teks ulasan laskar pelangi, contoh teks ulasan novel hujan, contoh teks ulasan novel laskar pelangi, contoh teks ulasan singkat brainly, contoh ulasan, fitur bahasa teks ulasan, istilah lain dari teks ulasan adalah, jelaskan fungsi identitas objek ulasan, jenis jenis teks ulasan, jenis teks ulasan, kaidah kebahasaan teks ulasan, kekurangan dan kelebihan teks ulasan, langkah langkah membuat teks ulasan, macam macam teks ulasan, macam macam teks ulasan berdasarkan isinya, maksud suatu teks ulasan, manfaat teks ulasan, pengertian teks ulasan, pengertian teks ulasan brainly, pengertian teks ulasan menurut para ahli, sebutkan ciri-ciri kebahasaan teks ulasan, sebutkan dan jelaskan struktur teks ulasan, sebutkan struktur teks ulasan, struktur teks ulasan novel, struktur teks ulasan novel atheis, teks ulasan novel best seller, teks ulasan novel dilan, teks ulasan novel habibie dan ainun, teks ulasan novel perahu kertas, tujuan teks ulasan, unsur kebahasaan teks ulasan Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Mengapa bahasa indonesia semakin dikenal dan dipelajari oleh negara lain adalah • Pengertian Interaksi Manusia Dan Komputer (IMK) • Logam adalah • Asam Asetat – Pengertian, Rumus, Reaksi, Bahaya, Sifat Dan Penggunaannya • Linux adalah • Teks Cerita Fiksi • Catatan Kaki adalah • Karbit – Pengertian, Manfaat, Rumus, Proses Produksi, Reaksi Dan Gambarnya • Dropship Adalah • Pengertian Dialektologi (Dialek) • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com

Dipelajari 56 Negara, Bahasa Indonesia Bisa Jadi Bahasa Internasional




2022 www.videocon.com