Salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Manusia merupakan makhluk yang berbeda dengan makhluk hidup lain, mempunyai pikiran, akal, dan perasaan. Namun, dengan segala pikiran, akal, dan perasaannya manusia tidak dapat hidup sendiri. Manusia membutuhkan orang lain atau manusia lain dalam hidupnya.

Oleh karena itu manusia disebut sebagai makhluk sosial. Dan akibat dari pergaulannya dengan manusia lain, maka kehidupannya tidak selalu berjalan mulus. Beberapa di antaranya akan timbul persinggungan dan gesekan dengan manusia lain. Karena setiap manusia pada dasarnya unik, dan tidak bisa disamakan. Untuk menghindari persinggungan atau gesekan dengan manusia lain atau kelompok masyarakat lain, maka dikembangkan sikap hidup toleransi.

Sikap yang harus dimiliki setiap manusia bila ingin hidupnya berhasil di tengah-tengah masyarakat.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Sikap tolerasni ini juga hadir karena keanekaragaman manusia, baik secara fisik, akal, perasaan, pendapat, hingga perbedaan suku, warna kulit, ras, dan agama. Makna Toleransi Tidak banyak dibahas, toleransi berasal dari bahasa latin “ tolerare” yang artinya sabar dan menahan diri atau membiarkan terhadap sesuatu yang terjadi. Dari arti kata tersebut, maka makna fungsi toleransi dalam kehidupan dikembangkan menjadi beberapa bagian sebagai berikut: • Toleransi adalah sikap atau perilaku yang saling menghormati dan menghargai semua tindakan orang lain selama tindakan tersebut sesuai aturan dan norma dalam masyarakat yang ada.

• Toleransi adalah sikap terbuka dan menghargai suatu individu atau masyarakat terhadap segala bentuk keanekaragaman yang ada. • Toleransi juga dapat berarti saling menghormati dan menghargai perbedaan dengan orang lain, sehingga antar individu dapat saling belajar dan menolak kesenjangan budaya sekaligus menolak segala bentuk stereotif yang tidak adil terhadap seseorang atau sekelompok orang.

• Toleransi juga berarti sikap dan perbuatan yang tidak diskriminasi terhadap kelompok yang berbeda, selama orang tersebut tidak melanggar aturan dan norma yang ada. Toleransi dalam Beragama Ada berbagai bentuk toleransi di dunia ini, sesuai dengan berbagai bentuk keragaman yang ada. Ada toleransi beragama, toleransi antar suku, toleransi dalam berpolitik, dan lain-lain.

Sesuai judul dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang toleransi beragama. Toleransi contoh sikap tolerasi antar umat beragama ialah sikap diri kita sebagai individu atau sebagai kelompok yang dengan keyakinannya kepada Tuhan Yang Maha Esa terhadap individu atau kelompok yang berbeda.

Toleransi tersebut dikembangkan dalam bentuk saling menghormati dan saling menghargai atar sesame umat beragama. Toleransi yang tidak mengijinkan perbuatan diskriminatif terhadap pemeluk agama lain. Salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap Lalu, pada tahun 2010 mengemukakan bahwa toleransi beragama terbagi atas 3 jenis, sebagai berikut: 1. Toleransi Negatif Toleransi individu atau kelompok terhadap keyakinan individu atau kelompok lain yang berbeda, di mana isi atau ajaran serta penganutnya tidak dihargai namun dibiarkan saja.

Berbeda dengan masyarakat yang tidak menghargai isi dan umat yang berkeyakinan berbeda karena tidak sesuai dengan aturan negara dan norma. Pada keyakinan yang tidak sesuai dengan aturan dan norma, biasanya akan ditegakkan dengan pembubaran atau pengusiran terhadap umat yang meyakininya. Sedangkan pada toleransi negatif, isi dan umatnya tidak dihargai namun dibiarkan selama masih menguntungkan kelompok agama lain yang ada.

Contoh tpleransi negative ini adalah masyarakat Indonesia membiarkan komunis dan ajarannya di zaman baru merdeka. Karena dianggap pada saat itu, komunis menguntungkan posisi Indonesia yang saat itu bersebrangan dengan Barat atau anti Amerika, dengan berdirinya poros Indonesia – Peking. 2. Toleransi Positif Contoh sikap toleransi antar umat beragama yang banyak diimplementasikan oleh berbagai agama dan berbagai masyarakat di dunia.

Toleransi ini tidak menghargai isi atau ajaran agama lain yang berbeda, namun menghargai pemeluk atau penganutnya.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Contoh pelaksanaan toleransi ini ada di hampir setiap agama yaitu meyakini hanya agama yang dianutnya saja yang paling benar. Namun, dalam hubungannya dengan penganut agama lain tetap saling menghargai dan saling mengormati, karena agama adalah sifat-sifat hak asasi manusia. 3. Toleransi Ekumenis Toleransi yang menghargai semua bentuk perbedaan, baik toleransi terhadap isi/ajaran keyakinan individu lain dan toleransi pada setiap umat yang memeluknya.

Toleransi jenis ini umumnya meyakini bahwa agama dan keyakinan yang berbeda, sama-sama benar, dan mempunyai tujuan yang sama. Contoh toleransi jenis ini adalah toleransi terhadap sesame pemeluk agama yang sama dengan aliran atau paham yang berbeda. Toleransi dalam Beragama di Indonesia Indonesia mengakui adanya 5 agama yang dianut masyarakatnya, yaitu Islam, Kristen, Katholik, Budha dan Hindu dan keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Sungguh suatu keberagaman yang cukup banyak. Apalagi bila ditambah dengan berbagai agama lain yang dianut oleh warga negara asing yang tinggal di Indonesia. Agama yang dianut warga negara asing selama sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia juga harus dihargai.

Sesuai dengan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia yang menjadi dasar negara, yaitu Pancasila, maka toleransi beragama di Indonesia dikembangkan.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Nilai-nilai luhur pancasila tersebut sesuai dengan sila yang tercantum dalam Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. UUD 1945 pasal 29 ayat 2, menguatkan tentang perlunya toleransi beragama yang harus dilaksanakan di Indonesia “negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. Tidak mudah menjalankan toleransi dalam beragama di Indonesia yang bercampur dengan perbedaan suku, dan perbedaan-perbedaan lain yang menjadikannya semakin beragam.

Beberapa kali terdengar pergesekan antar umat beragama di Indonesia. Yang dengan semangat persatuan dan kesatuan masih bisa diatasi. Beberapa penyebab munculnya pergesekan dan ketegangan antar umat beragama antara lain, sebagai berikut: • Kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh pemeluk agama tentang agamanya sendiri dan agama orang lain, sehingga yang sering adalah salah mengambil sikap. • Tidak adanya pemahaman yang jelas tentang memegang teguh keyakinan beragama dan toleransi.

Misalnya, pemahaman toleransi dalam beribadah adalah membiarkan orang ayng beragama berbeda menjalankan ibdahnya, tidak termasuk ikut serta dalam ibadah satu perayaan agama orang lain. • Sifat dari setiap agama yang mengandung misi dakwah dan tugas dakwah, berarti dapat mengajak orang lain atau menasehatinya untuk memeluk agama yang dianutnya.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Selama hal tersebut tidak dilakukan dengan memaksa dan tidak dengan menghina agama lain dan penjelasan yang sesuai logika, maka tidak akan menimbulkan ketegangan. • Kurangnya saling menghargai dalam perbedaan pendapat, sehingga terkadang emosi ikut terbawa dalam perdebatan yang tidak sehat.

Saling mencurigai antar contoh sikap toleransi antar umat beragama yang berlebihan.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

• Para pemeluk agama yang tidak dapat mengontrol diri sehingga dapat memandang rendah agama orang lain. Misalnya, ketidaksetujuan atas ajaran agama orang lain yang dilakukan dengan cara mencaci maki. Untuk menghindari hal-hal di atas maka wujud toleransi harus lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Setiap umat beragama hendaknya dapat memahami agamanya lebih baik, sehingga akan lebih baik pula bersikap terhadap orang yang berbeda agama. Persatuan di atas perbedaaan atau pluralitas hanya dapat tercapai jika masing- masing kelompok yang berbeda dapat saling berlapang dada. Manfaatnya pun untuk kehidupan diri kita sendiri. Manfaat tersebut antara lain: Setelah secara rinci kita memahami makna toleransi, sebab-sebab terjadinya pergesekan antar contoh sikap toleransi antar umat beragama di Indonesia, dan manfaat toleransi beragama secara umum, sebaiknya kita mengetahui wujud nyata toleransi dalam beragama.

Hal ini diperlukan, agar kita lebih mengetahui dan dapat melaksanakan toleransi beragama dengan lebih mudah. Wujud nyata tersebut tercermin dalam contoh sikap toleransi dalam beragama di masyarakat. Contoh-contohnya, sebagai berikut: • Menghormati Hak dan Kewajiban Antar Umat Beragama Hak dan kewajiban umat beragama di Indonesia pada dasarnya sama, yaitu hak dan kewajiban warga negara Indonesia.

Oleh karena itu, saling menghormati merupakan contoh pertama sikap toleransi beragama. Artikel Lainnya: • Contoh Konflik Sosial dalam Masyarakat – Norma-norma DalamMasyarakat • Membangun dan Memperbaiki Sarana Umum Membangun jembatan di suatu desa, memperbaiki jalan kampung bersama-sama dapat dilakukan bersama-sama tanpa membedakan perbedaan agama yang dianut.

• Membantu Korban Kecelakaan dan Bencana Alam Membantu korban bencana alam dan korban kecelakaan juga merupakan bentuk toleransi dalam beragama. Ketika membantu dan menolong sesama, seseorang tidak ditanyakan apa agamanya terlebih dahulu baru dibantu.

Atau sebaliknya, orang yang mau membantu tidak akan ditanyakan apa agama yang dianutnya. • Gotong Royong Membersihkan Kampung Secara bersama-sama masyarakat dapat membersihkan kampung atau desanya. Kampung adalah milik bersama yang harus dipelihara kebersihannya tanpa membedakan agama dan kepercayaan yang diyakini seseorang. • Menghormati Ibadah Orang Lain Saling menghormati orang yang sedang melakukan ibadah menjadi faktor yang penting toleransi beragama. Contohnya, jika hari raya Nyepi di Bali, maka seluruh masyarakatnya ikut menghormati dengan berdiam diri di rumah masing-masing tanpa membedakan agamanya.

Begitu pula jika hari Raya Idul Fitri, ummat Islam tidak diganggu kegiatan ibadah sholat Iednya yang memang akan lebih ramai dari sholat biasa. • Tidak Memaksakan Agama Kepada Orang Lain Meskipun tiap agama pada dasarnya mempunyai misi dakwah atau mengajak orang lain, tetap perlu disadari misi dakwah tidak bersifat memaksa. Apalagi orang tersebut salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap memiliki agama yang diyakininya.

• Saling Menyayangi Meskipun berbeda agama, dengan tetangga atau teman tetap saling menyayangi. Karena kita sama Bangsa Indonesia. Dengan saling menyayangi, kita juga dapat memperluas pergaulan dan pengetahuan dengan tidak terbatas ruang dan waktu.

Selama teman tersebut tidak bertentangan dengan aturan di negara Indonesia. Demikian artikel tentang toleransi beragama. Semoga dengan adanya contoh-contoh yang telah disebutkan dapat menginspirasi kita semua untuk lebih mempertinggi toleransi. Toleransi yang tiggi terhadaps sesama merupakan salah satu upaya menjaga keutuhan NKRI. Salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap?

• Menjaga jarak karena tidak se Agama • Mengerjakan Tugas secara bersama-sama • Ikut Acara ke agamaan teman yang berbeda agama • Saling menghormati perayaan agama masing-masing • Semua jawaban benar Jawaban: D.

Saling menghormati perayaan agama masing-masing Dilansir dari Encyclopedia Britannica, salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap saling menghormati perayaan agama masing-masing. Recent Posts • Nilai moral yang terkandung dalam penggalan cerita di atas adalah • Dugaan sementara terhadap suatu permasalahan disebut • Sebagian besar permukaan bumi terdiri dari?

• Pasar nyata atau pasar yang unsur-unsur pasarnya, seperti penjual, pembeli, dan barang yang diperjualbelikan ada di situ disebut?

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

• Sebuah Transformator mempunyai tegangan primer sebesar 220 V. Jika kumparan primernya 200 lilitan dan kumparan sekundernya 2. 000 lilitan, maka tegangan sekunder transformator tersebut adalah
SOAL 1 Pancasila sebagai dasar negara yang tercantum dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan jiwa seluruh rakyat Indonesia.

… Jelaskan mengapa Pancasila disebut sebagai jiwa seluruh rakyat Indonesie: SOAL 2 Jelaskan sikap sikap yang harus dimiliki oleh masyarakat Indonesia agar dapat mempertahankan persatuan dalam keberagaman tirto.id - Contoh toleransi antar umat beragama dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh toleransi beragama seperti sikap menghormati pelaksanaan ibadah yang dianut pemeluk agama lain. Contoh toleransi terhadap agama lain adalah menjadi dasar untuk hidup saling berdampingan dalam kehidupan berbangsa.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Nilai ini harus diamalkan untuk hidup bernegara. Nilai toleransi dan saling menghargai satu sama lain telah menjadi nilai moral yang sudah tertanam di Indonesia. Hal ini disebabkan karena Indonesia merupakan negara dengan berbagai macam adat, budaya, dan juga agama. Pemerintah Indonesia mengakui enam agama. Agama tersebut ialah Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Perbedaan inilah yang membuat Indonesia kaya akan budayanya dan tertanamnya karakter bangsa Indonesia untuk saling menghormati.

Negara Indonesia juga memberikan kebebasan bagi warganya untuk memeluk dan mengamalkan ajaran masing-masing agamanya. Seperti yang tertulis pada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 29 ayat (2) yang berbunyi: ”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. Dari sini kita bisa melihat, bahwa Indonesia memberikan kebebasan penuh bagi warganya untuk memilih agamanya masing-masing, maka sudah seharusnya tingkat toleransi kita sebagai warga negara harus tinggi agar bisa menyesuaikan hak bebas tersebut.

Kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Indonesia sudah pasti tidak jauh dari sikap toleransi. Dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mempunyai 633 kelompok suku besar atau 1.340 suku bangsa. Melihat banyaknya suku bangsa yang ada di Indonesia, tentu nilai saling menghormati dan toleransi sudah pasti menjadi suatu nilai yang harus diamalkan untuk hidup bernegara. Contoh Toleransi Antar Umat Beragama Lukman Surya Saputra dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Untuk SMP/MTs Kelas VII (2017:103) menyebutkan, dalam kehidupan berbangsa, kita harus saling menghormati satu sama lain.

Baik itu dalam hal perbedaan suku, ras, maupun agama. Agama tidak mengajarkan untuk memaksakan keyakinan kita kepada orang lain. Oleh karena itu, bentuk perilaku kehidupan dalam keberagaman agama di antaranya diwujudkan dalam salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap sebagai berikut: • Melaksanakan ajaran agama yang dianutnya dengan baik dan benar.

• Menghormati agama yang diyakini orang lain. • Tidak memaksakan keyakinan agama yang dianutnya kepada orang lain. • Toleran terhadap pelaksanaan ibadah yang dianut pemeluk agama lain. • Perilaku baik dalam kehidupan keberagaman beragama tersebut harus kita laksanakan. Tidak hanya di lingkungan keluarga, namun juga di sekolah, masyarakat serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal inilah yang menjadi dasar untuk hidup saling berdampingan dalam kehidupan bernegara dan berbangsa.
Nama : Artha Sari & Nikodemus Thomas Martoredjo Toleransi (bahasa latin tolare: membiarkan) berarti adalah suatu sikap yang membiarkan atau memberi kebebasan kepada seseorang untuk melakukan sesuatu yang diinginkan.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Toleransi juga berarti suatu sikap menghormati antar kelompok atau individu dalam masyarakat. Dengan adanya sikap toleransi kita dapat menghindari terjadinya diskriminasi dari segala jenis perbedaan yang ada dalam kelompok masyarakat.

Toleransi dalam beragama berarti memberikan kebebasan kepada siapa saja untuk memeluk agama berdasarkan kepercayaanya dan merupakan sebuah sikap bersedia untuk hidup berdampingan dengan siapa saja yang berbeda keyakinan dengan kita berdasarkan prinsip saling menghormati. Kerjasama dapat diartikan sebuah usaha yang dilakukan oleh beberapa individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

Kerjasama sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia sehari-hari, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu, manusia memerlukan bantuan manusia lainnya dalam menjalani hidup atau saling membutuhkan satu sama lain. Dalam beragama, kerjasama diperlukan sebagai salah satu media pendekatan antar umat beragama.

Toleransi dan kerjasama dalam beragama berarti sikap yang harus ada dalam diri seseorang untuk menciptakan kehidupan antar umat beragama yang rukun dan damai. Beberapa hal yang perlu dikembangkan dalam memupuk sikap toleransi dan mengembangkan kerjasama antar umat beragama: • Menanamkan sikap saling menghargai antar umat beragama • Memiliki kesadaran terhadap diri sendiri bahwa salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap adalah sebuah realita dalam kehidupan bermasyarakat, oleh karena itu kita harus bisa menerima perbedaan antar umat beragama • Saling mengasihi satu sama lain sebagai makhluk ciptaan tuhan, dan menghilangkan prasangka buruk terhadap perbedaan satu sama lain • Menciptakan suasana kehidupan beragama yang nyaman dan kondusif untuk menciptakan hubungan yang harmonis antar umat beragama Sila pertama Pancasila mengajarkan kepada kita untung saling menghargai antar umat beragama dan sebagai generasi muda penerus bangsa sudah seharusnya kita menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan nyata dimanapun kita berada.

Dengan begitu, nilai positif yang kita dapatkan sebagai manusia yang ber-Tuhan, dapat tercermin dalam perilaku kita sehari-hari dan menjadi panutan bagi orang lain. Dan sebisa mungkin, kita harus menghindari segala jenis permasalahan yang dapat memicu pertikaian di masyarakat, salah satunya dengan cara bersikap bijak dalam bertindak dan lebih mengedepankan sikap dan toleransi dalam hal apa pun.
Salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap?

• Menjaga jarak karena tidak se Agama • Mengerjakan Tugas secara bersama-sama • Ikut Acara ke agamaan teman yang berbeda agama • Saling menghormati perayaan agama masing-masing • Semua jawaban benar Jawaban: D. Saling menghormati perayaan agama masing-masing Dilansir dari Encyclopedia Britannica, salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap saling menghormati perayaan agama masing-masing.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Contoh kegiatan gotong royong yang dilandasi semangat kerja sama misalnya manunggal sakato di daerah?

beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.Salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap? • Menjaga jarak karena tidak se Agama • Mengerjakan Tugas secara bersama-sama • Ikut Acara ke agamaan teman yang berbeda agama • Saling menghormati perayaan agama masing-masing • Semua jawaban benar Jawaban: D. Saling menghormati perayaan agama masing-masing Dilansir dari Encyclopedia Britannica, salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap saling menghormati perayaan agama masing-masing.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Contoh Kegiatan gotong royong yang dilandasi semangat kerjasama misalnya manunggal sakato di daerah? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. Salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap?

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

• Menjaga jarak karena tidak se Agama • Mengerjakan Tugas secara bersama-sama • Ikut Acara ke agamaan teman yang berbeda agama • Saling menghormati perayaan agama masing-masing • Semua jawaban benar Jawaban: D. Saling menghormati perayaan agama masing-masing Dilansir dari Encyclopedia Britannica, salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap saling menghormati perayaan agama masing-masing. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Contoh Kegiatan gotong royong yang dilandasi semangat kerjasama misalnya manunggal sakato di daerah?

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.
Salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap? • Menjaga jarak karena tidak se Agama • Mengerjakan Tugas secara bersama-sama • Ikut Acara ke agamaan teman yang berbeda agama • Saling menghormati perayaan agama masing-masing • Semua jawaban benar Jawaban: D.

Saling menghormati perayaan agama masing-masing Dilansir dari Encyclopedia Britannica, salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap saling menghormati perayaan agama masing-masing.

salah satu bentuk kerjasama antar umat beragama adalah dengan bersikap

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan” adalah bunyi UUD 1945 pasal? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.

membangun persaudaraan sejati melalui kerjasama antar umat beragama dan berkepercayaan.kelas XII




2022 www.videocon.com