Huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

Jakarta - Ada lima huruf hijaiyah yang keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan (Al Jauf). Dikutip dari buku Dasar-dasar Ilmu Tajwid karya Dr Marzuki, MAg dan Sun Choirol Ummah, SAg, MSI, jauf artinya lubang antara mulut dan tenggorokan hingga penghabisan udara. Lokasi tersebut biasanya menjadi tempat keluar untuk huruf-huruf mad dan lain (lunak).

Menurut ahli tajwid Qamhawi, huruf-huruf tersebut dinamakan jaufiyyah atau hawaiyyah yang artinya sebangsa lubang hidung. Berikut penjelasan tentang huruf-huruf tersebut. 2. Wawu ( و ) sukun (mati) jatuh setelah dhammah, contoh: قُوْلُو 3.

Ya' (ي) jatuh setelah kasrah, contoh: حَامِدِيْنَ 4. Huruf al lain (lunak) yang berjumlah dua, yaitu: • Wawu mati jatuh setelah fathah, contoh: قَوْمًا • Ya' mati jatuh setelah fathah, contoh: عَيْنَيْن Pada dasarnya huruf mad hanya satu yaitu, alif muthlaq.

Huruf wawu dan ya' dibaca mad hanya dalam kondisi tertentu, yakni ketika kedua huruf hijaiyah tersebut dalam bentuk harakat sukun. Baca juga: Alif Lam Syamsiah: Definisi, Contoh, dan Cara Membacanya Selain keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan, makhorijul huruf terbagi menjadi beberapa kelompok lain.

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

Makhorijul huruf adalah tempat keluarnya huruf hijaiyah. Tempat keluarnya huruf hijaiyah lain adalah: 1. Halq ( الْحَلْقِ), huruf yang keluar lewat tenggorokan atau makhrojnya ada di tenggorokan.

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

Huruf-hurufnya terdiri dari: • pangkal tenggorokan: hamzah (ء) dan ha' (هـ), • pertengahan tenggorokan: ha' ( ح ) dan 'ain ( ع ) • ujung tenggorokan: gho ( غ ) dan kho' ( خ ) 2. Fammun atau lisan (اللِّسَانُ), huruf yang keluar lewat mulu atau lisan, atau makhrojnya ada di (lidah). Huruf-hurufnya dikelompokkan menjadi 10 makhroj yaitu qof (ق), kaf (ك), jim (ج), syin (ش), ya' (ي), dho (ض), lam (ل), nun (ن), ro (ر), da (د), ta' (ت), tho' (ط), shod (ص), sin (س), za (ز), dzho (ظ), tsa (ث), dan dzal (ذ) 3.

Syafatain ( الشَّفَتَيْنِ), huruf yang dilafalkan lewat bibir atau makhrojnya ada di bibir. Huruf-hurufnya terdiri dari fa (ف ), wawu ( و ), ba' (ب ), dan mim ( م ) 4.

Khoisyum (الخَيْشُوْمُ), tempat keluarnya huruf lewat hidung atau makhrojnya ada di hidung. Biasanya hanya digunakan untuk bacaan ghunnah. Huruf-hurufnya terdiri dari nun bertasydid, mim bertasydid ( مّ ), nun sukun ( نْ ) yang dibaca idghom bighunnah, iqlab, dan ikhfa haqiqi, serta mim sukun yang bertemu dengan mim atau ba'.

Nah, itu dia penjelasan tentang huruf hijaiyah yang keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan dan makhorijul huruf lainnya. Selamat belajar ya! Simak Video " KuTips: Tips Betah Baca Al-Qur'an Biar Khatam Pas Ramadan!" [Gambas:Video 20detik] (rah/row) makincerdas – Dalam melafadzkan bacaan Al-Quran seseorang harus memperhatikan bunyi lafadnya.

Tapi tahukan kamu bahwa tempat keluarnya huruf hijaiyah itu beragam? Dalam ilmu tajwid memang terdapat perbedaan tempat keluarnya kuruf. Tempat keluarnya huruf hijaiyah itu ada 17 tempat, dan bila diringkas ada 5 tempat, yatu; • Al-Jauf (lubang /rongga mulut) • Al-Halqu (tenggorokan / kerongkongan) • Al-Lisanu (lidah) • Asy-Syafatain (dua bibir) • Al-Khoisyum (janur hidung) Penjelasan dari masing-masing makhorijul huruf tersebut adalah sebagai berikut : Al-Jauf (الجوف), artinya rongga mulut dan rongga tenggorokan Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada rongga mulut dan rongga tenggorokan.

Bunyi huruf yang keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan ada tiga macam, yaitu ; alif ( ا ), wawu mati ( وْ ) dan ya’ mati ( يْ ) dengan penjelasan sebagai berikut : • Alif dan sebelumnya ada huruf yang difathah Contoh : مَالَا غَوَى • Wawu mati dan sebelumnya ada huruf yang didhommah Contoh :قُوْلُوْا • Ya’ mati dan sebelumnya ada huruf yang dikasrah Contoh :حَامِدِيْنَ Al-Halqu (الحلق), artinya tenggorokan / kerongkongan Yaitu tempat keluar bunyi huruf hijaiyah yang terletak pada kerongkongan / tenggorokan.

Dan berdasarkan perbedaan teknis pelafalannya, huruf-huruf halqiyah (huruf-huruf yang keluar dari tenggorokan) dibagi menjadi tiga bagian yaitu ; • Aqshal halqiy (pangkal tenggorokan), yaitu huruf hamzah ( ء )dan ha’ ( ه ) • Wasthul halqiy (pertengahan tenggorokan), yaitu huruf ha’ ( ح ) dan ’ain ( ع ) • Adnal halqiy (ujung tenggorokan), yaitu huruf ghoin ( غ ) dan kho’ ( خ ) Al-Lisan (اللسان), artinya lidah Bunyi huruf hijaiyah dengan tempat keluarnya dari lidah ada 18 huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian, yaitu : Berdasarkan delapan belas huruf itu dapat dikelompokkan menjadi 10 makhraj, yaitu sebagai berikut : • Pangkal lidah dan langit-langit mulut bagian belakang, yaitu huruf Qof (ق).

Maksudnya bunyi huruf qof ini keluar dari pangkal lidah dekat dengan kerongkongan yang dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang.

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

• Pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit mulut bagian tengah, yaitu huruf Kaf (ك). Maksudnya bunyi huruf kaf ini keluar dari pangkal lidah di depan makhraj huruf qof, yang dihimpitkan ke langit-langit bagian mulut bagian tengah. “Dua huruf tersebut ( ق ) dan ( ك ), lazimnya disebut huruf LAHAWIYAH ( لهويّة ), artinya huruf-huruf sebangsa anak mulut atau sebangsa telak lidah.” • Tengah-tengah lidah, yaitu huruf Jim ( ج ), Syin ( ش ) dan Ya’ ( ي ).

Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari tengah-tengah lidah tepat, serta menepati langit-langit mulut yang tepat di atasnya. “Tiga huruf ini lazimnya disebut huruf SYAJARIYAH ( شجريّة ), artinya huruf-huruf sebangsa tengah lidah.” • Pangkat tepi lidah, yaitu huruf Dlod ( ض ). Maksudnya bunyi huruf Dlod ( ض ) keluar dari tepi lidah (boleh tepi lidah kanan atau kiri) hingga sambung dengan makhrojnya huruf lam, serta menepati graham. “Huruf Dlod ( ض ) ini lazimnya disebut huruf JAMBIYAH (حنبيّة), artinya huruf sebangsa tepi lidah.” • Ujung tepi lidah, yaitu huruf Lam (ل).

Maksudnya bunyi huruf Lam (ل) keluar dari tepi lidah (sebelah kiri/kanan) hingga penghabisan ujung lidah, serta menepati dengan langit-langit mulut atas. • Ujung lidah, yaitu huruf Nun (ن). Maksudnya bunyi huruf Nun (ن) keluar dari ujung lidah (setelah makhrojnya Lam (ل), lebih masuk sedikit ke dasar lidah dari pada Lam (ل)), serta menepati dengan langit-langit mulut atas. • Ujung lidah tepat, yaitu huruf Ro’ (ر). Maksudnya bunyi huruf Ro’ (ر) keluar dari ujung lidah tepat (setelah makhrojnya Nun dan lebih masuk ke dasar lidah dari pda Nun), serta menepati dengan langit-langit mulut atas.

“Tiga huruf tersebut di atas (Lam, Nun dan Ro’), lazimnya disebut huruf DZALQIYAH (ذلقية), artinya huruf-huruf sebangsa ujung lidah.” • Kulit gusi atas, yaitu Dal (د), Ta’ (ت) dan Tho’ (ط). Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepat i dengan pangkal dua gigi seri yang atas. “Tiga huruf tersebut lazimnya disebut NATH’IYAH (نطغية), artinya huruf-huruf sebangsa kulit gusi atas.” • Runcing lidah, yaitu huruf Shod (ص), Sin (س) dan Za’ (ز).

Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati ujung dua gigi seri yang bawah. “Tiga huruf tersebut lazimnya disebut huruf ASALIYAH (أسلية), artinya huruf-huruf sebangsa runcing lidah.” • Gusi, yaitu huruf Dho’ (ظ), Tsa’ (ث) dan Dzal (ذ). Maksudnya huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas. “Tiga huruf ini lazimnya disebut huruf LITSAWIYAH (لثوية), artinyahuruf sebangsa gusi.” Al-Syafatain, artinya dua bibir Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada kedua bibir.Yang termasuk huruf-huruf syafatain ialah wawu (و)fa’ (ف), mim (م) dan ba’ (ب) dengan perincian sebagai berikut : • Fa’ (ف) keluar dari dalamnya bibir yang bawah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas.

• Wawu, Ba, Mim (وبم) keluar dari antara dua bibir (antara huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian atas dan bawah).

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

Hanya saja untuk Wawu bibir membuka, sedangkan untuk Ba dan Mim bibir membungkam. “Empat huruf tersebut di atas lazimnya disebut huruf SYAFAWIYAH, artinya huruf-huruf sebangsa bibir.” Al-Khaisyum, artinya pangkal hidung Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada janur hidung. Dan jika kita menutup hidung ketika membunyikan huruf tersebut, maka tidak dapat terdengar. Adapun huruf-hurufnya yaitu huruf-huruf ghunnah mim dan nun dengan ketentuan sebagai berikut: • Nun bertasydid (نّ) • Mim bertasydid (مّ) • Nun sukun yang dibaca idghom bigunnah, iqlab dan ikhfa’ haqiqiy • Mim sukun yang bertemu dengan mim (م) atau ba (ب) Itulah penjelasan singkat tentang Makharijul Huruf, semoga bisa bermanfaat.
Makhorijul Huruf adalah tempat-tempat keluarnya huruf pada waktu huruf itu dibunyikan.

Di dalam membaca Al-Qur’an kita harus membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya. Karena jika terjadi suatu kesalahan dalam pelafalan huruf, itu bisa menimbulkan arti baru. Dalam hal ini jika dilakukan dengan sengaja akan menimbulkan kekafiran. Maka dari itu belajar makhorijul huruf ini sangat penting bagi kita. Tempat-tempat keluarnya huruf hijaiyah (29) itu memang banyak yang berpendapat, namun dari sekian pendapat yang paling banyak diikuti oleh ulama qurro’ dan ahlul ada’ adalah pendapat Syekh Kholil bin Ahmad an-Nahwiy (Guru Imam Sibaweh).

Adapun menurut beliau Makhorijul Huruf Hujaiyah itu ada 17 tempat, dan bila diringkas ada 5 tempat, yatu; Al-Jauf (lubang /rongga mulut), Al-Halqu (tenggorokan / kerongkongan), Al-Lisanu (lidah), Asy-Syafatain (dua bibir) dan Al-Khoisyum (janur hidung). Baca Juga : Hukum Bacaan Tajwid Mad dan Contohnya Penjelasan dari masing-masing makhorijul huruf tersebut adalah sebagai berikut : a.

Al-Jauf (الجوف), artinya rongga mulut dan rongga tenggorokan. Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada rongga mulut dan rongga tenggorokan. Bunyi huruf yang keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan ada tiga macam, yaitu ; alif ( ا ), wawu mati ( وْ ) dan ya’ mati ( يْ ) dengan penjelasan sebagai berikut : 1) Alif dan sebelumnya ada huruf yang difathah Contoh : مَالَا غَوَى 2) Wawu mati dan sebelumnya ada huruf yang didhommah Contoh : قُوْلُوْا 3) Ya’ mati dan sebelumnya ada huruf yang dikasrah Contoh : حَامِدِيْنَ b.

Al-Halqu (الحلق), artinya tenggorokan huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian kerongkongan Yaitu tempat keluar bunyi huruf hijaiyah yang terletak pada kerongkongan / tenggorokan. Dan berdasarkan perbedaan teknis pelafalannya, huruf-huruf halqiyah (huruf-huruf yang keluar dari tenggorokan) dibagi menjadi tiga bagian yaitu ; 1) Aqshal halqiy (pangkal tenggorokan), yaitu huruf hamzah ( ء )dan ha’ ( ه ) 2) Wasthul halqiy (pertengahan tenggorokan), yaitu huruf ha’ ( ح ) dan ’ain ( ع ) 3) Adnal halqiy (ujung tenggorokan), yaitu huruf ghoin ( غ ) dan kho’ ( خ ) c.

Al-Lisan (اللسان), artinya lidah Bunyi huruf hijaiyah dengan tempat keluarnya dari lidah ada 18 huruf, yaitu : Berdasarkan delapan belas huruf itu dapat dikelompokkan menjadi 10 makhraj, yaitu sebagai berikut : 1) Pangkal lidah dan langit-langit mulut bagian belakang, yaitu huruf Qof (ق).

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

Maksudnya bunyi huruf qof ini keluar dari pangkal lidah dekat dengan kerongkongan yang dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang.

2) Pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit mulut bagian tengah, yaitu huruf Kaf (ك). Maksudnya bunyi huruf kaf ini keluar dari pangkal lidah di depan makhraj huruf qof, yang dihimpitkan ke langit-langit bagian mulut bagian tengah. “Dua huruf tersebut ( ق ) dan ( ك ), lazimnya disebut huruf LAHAWIYAH ( لهويّة ), artinya huruf-huruf sebangsa anak mulut atau sebangsa telak lidah.” 3) Tengah-tengah lidah, yaitu huruf Jim ( ج ), Syin ( ش ) dan Ya’ ( ي ).

Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari tengah-tengah lidah tepat, serta menepati langit-langit mulut yang tepat di atasnya. “Tiga huruf ini lazimnya disebut huruf SYAJARIYAH ( شجريّة ), artinya huruf-huruf sebangsa tengah lidah.” 4) Pangkal tepi lidah, yaitu huruf Dlod ( ض ).

Maksudnya bunyi huruf Dlod ( ض ) keluar dari tepi lidah (boleh tepi lidah kanan atau kiri) hingga sambung dengan makhrojnya huruf lam, serta menepati graham. “Huruf Dlod ( ض ) ini lazimnya disebut huruf JAMBIYAH (حنبيّة), artinya huruf sebangsa tepi lidah.” 5) Ujung tepi lidah, yaitu huruf Lam (ل).

Maksudnya bunyi huruf Lam (ل) keluar dari tepi lidah (sebelah kiri/kanan) hingga penghabisan huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian lidah, serta menepati dengan langit-langit mulut atas. 6) Ujung lidah, yaitu huruf Nun (ن). Maksudnya bunyi huruf Nun (ن) keluar dari ujung lidah (setelah makhrojnya Lam (ل), lebih masuk sedikit ke dasar lidah dari pada Lam (ل)), serta menepati dengan langit-langit mulut atas.

7) Ujung lidah tepat, yaitu huruf Ro’ (ر). Maksudnya bunyi huruf Ro’ (ر) keluar dari ujung lidah tepat (setelah makhrojnya Nun dan lebih masuk ke dasar lidah dari pda Nun), serta menepati dengan langit-langit mulut atas. “Tiga huruf tersebut di atas (Lam, Nun dan Ro’), lazimnya disebut huruf DZALQIYAH (ذلقية), artinya huruf-huruf sebangsa ujung lidah.” 8).

Kulit gusi atas, yaitu Dal (د), Ta’ (ت) dan Tho’ (ط). Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepat i dengan pangkal dua gigi seri yang atas. “Tiga huruf tersebut lazimnya disebut NATH’IYAH (نطغية), artinya huruf-huruf sebangsa kulit gusi atas.“ 9) Runcing lidah, yaitu huruf Shod (ص), Sin (س) dan Za’ (ز). Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati ujung dua gigi seri yang bawah.

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

“Tiga huruf tersebut lazimnya disebut huruf ASALIYAH (أسلية), artinya huruf-huruf sebangsa runcing lidah.” 10) Gusi, yaitu huruf Dho’ (ظ), Tsa’ (ث) dan Dzal (ذ). Maksudnya huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas. “Tiga huruf ini lazimnya disebut huruf LITSAWIYAH (لثوية), artinya huruf sebangsa gusi.” d. Al-Syafatain, artinya dua bibir Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada kedua bibir.Yang termasuk huruf-huruf syafatain ialah wawu (و), fa’ (ف), mim (م) dan ba’ (ب) dengan perincian sebagai berikut : 1) Fa’ (ف) keluar dari dalamnya bibir yang bawah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas.

2) Wawu, Ba, Mim (وبم) keluar dari antara dua bibir (antara bibir atas dan bawah). Hanya saja untuk Wawu bibir membuka, sedangkan untuk Ba dan Mim bibir membungkam. “Empat huruf tersebut di atas lazimnya disebut huruf SYAFAWIYAH, artinya huruf-huruf sebangsa bibir.” e. Al-Khaisyum, artinya pangkal hidung Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada janur hidung.

Dan jika kita menutup hidung ketika huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian huruf tersebut, maka tidak dapat terdengar. Adapun huruf-hurufnya yaitu huruf-huruf ghunnah mim dan nun dengan ketentuan sebagai berikut: 1) Nun bertasydid (نّ) 2) Mim bertasydid (مّ) 3) Nun sukun yang dibaca idghom bigunnah, iqlab dan ikhfa’ haqiqiy 4) Mim sukun yang bertemu dengan mim (م) atau ba (ب) Sifat-sifat Huruf (Sifatul Huruf) 1.

Segi nafas atau udara • (Hams) اَلْهَمْسُ Hams menurut bahasa ialah halus. Sedangkan menurut istilah hams adalah mengalir/keluarnya nafas ketika mengucapkan huruf-huruf hams. Huruf hams jumlahnya ada 10, yaitu: Kesalahan sering terjadi pada huruf: ك, ت,ف yaitu sering diucapkan dengan tidak mengalirkan nafas. • اَلْجَهْرُ (Jahr) Jahr menurut bahasa adalah jelas.

Sedangkan menurut istilah jahr adalah tertahannya aliran/hembusan napas ketika mengucapkan huruf, karena kuatnya tekanan terhadap makhraj huruf tersebut. Huruf jahr itu ada 18 huruf, yaitu: ع – ظ – م – و – ز – ن – ق – ا – ر – ء – ذ – ي – غ – ض – ج – د – ط – ل – ب Kesalahan sering terjadi pada huruf : ذ - ج – ز – ظ. Pengucapannya sering disertai dengan desisan nafas. Kesempurnaan pengucapannya dengan teratahannya nafas. 2. Dari segi suara • اَلشِّدَّةُ (Syiddah) Syiddah menurut bahasa ialah kuat.

Sedangkan menurut istilah syiddah ialah tertahannya suara ketika mengucapkan huruf, karena makhraj huruf tersebut ditekan dengan sempurna/sangat kuat.

Huruf-huruf syiddah ada 8 huruf, yaitu: ء – ج – د – ق – ط – ب – ك – ت Kesalahan sering terjadi pada huruf أ dan huruf ب ج د ط ق (huruf qolqolah). • اَلرَّخَاوَةُ (Rakhawah) Rakhawah menurut bahasa ialah lembut.

Sedangkan menurut istilah rakhawah adalah berjalannya (tidak tertahan) suara ketika mengucapkan huruf karena lemahnya tekanan terhadap makhraj huruf tersebut. Huruf-huruf rakhawah ada 16 huruf, yaitu: خ – ذ – huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian – ث – ح – ظ – ف – ض – ش – و – ص – ز – ي – س – ا – ه Kesalahan sering muncul atau terjadi karena suara sering mantul, tertahan atau tertekan.

Antara sifat syiddah dan rakhawah ada sifat huruf pertengahan yang dinamakan اَلتَّوَسُطُ (Tawassuth). • اَلتَّوَسُّطُ (Tawassuth) Tawassuth menurut bahasa ialah sedang. Sedangkan menurut istilah tawassuth adalah pertengahan suara saat mengucapkan huruf, (yakni) antara tertahannya suara seperti dalam huruf-huruf syiddah dan berjalannya suara seperti dalam huruf-huruf rakhawah.

Adapun huruf-huruf tawassuth jumlahnya ada lima huruf, yaitu: ل – ن – ع – م – ر Adapun cara pengucapan tawassuth adalah pertengahan antara tertahan dan tidak tertahannya suara. 3. Segi pangkal lidah • اَلْإِسْتِعْلاَءُ (Isti’la) Isti’la menurut bahasa adalah terangkat.

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

Sedangkan menurut istilah, isti’la adalah terangkatnya pangkal lidah ke langit-langit atas ketika mengucapkan huruf-huruf isti’la. Huruf-huruf isti’la berjumlah 7, yaitu: ث – ب – ت – ع – ز – م – ن – ي – ج – و – د – ح – ر – ف – ه – ء – ذ – س – ل – ش – ك – ا 4.

Segi lidah dengan langit-langit اَلْإِطْبَاقُ (Ithbaq) Ithbaq menurut bahasa ialah menempel. Sedangkan menurut istilah ithbaq adalah: menempelnya lidah dengan langit-langit ketika mengucapkan huruf-huruf ithbaq. Huruf-huruf ithbaq itu ada empat, yaitu, مَنْ أَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ شُرْبُ غَيْثٍ Kesimpulan: Ayat-ayat Al-Qur’an tidak terlepas dengan namanya huruf-huruf hijaiyah.

Di dalam membaca Al-Qur’an kita harus fasih dan benar dalam hal pelafalan dan tajwidnya. Berbicara mengenai pelafalan huruf hijaiyah sudah tentu kita harus mengetahui apa itu yang dimaksud “Makhorijul Huruf”. Makhorijul Huruf adalah tempat-tempat keluarnya huruf pada waktu huruf itu dibunyikan. Di dalam membaca Al-Qur’an kita harus membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya.

Karena jika terjadi suatu kesalahan dalam pelafalan huruf, itu bisa menimbulkan arti baru. Dalam hal ini jika dilakukan dengan sengaja akan menimbulkan kekafiran.

Maka dari itu belajar makhorijul huruf ini sangat penting bagi kita. Sifatul Huruf Secara lughoh/bahasa : adalah sifat-sifat dari huruf-huruf hijaiyyah secara jelas yang dimaksud sifat adalah sesuatu yang berdiri pada sesuatu dengan memiliki arti.

Seperti tangan putih, tangan hitam dan contoh lainnya, putih/hitam jadi sifat pada warna tangan, sebabnya bisa karena dipoles cat atau memang perbawanya. Secara Istilah: Yaitu cara untuk melafalkan huruf ketika berposisi dalam makhroj pada lisan kita, seperti keras/lemes, kuat/lemah, Tenang/Cepat, Atas/Bawah, terbuka/tutup, mengheos/tidak, Menekan/polos, Menggeleter/tidak dan yang lainnya. Selanjutnya akan saya perkenal kan juga 28 huruf Hijaiyah dengan huruf Arab, inilah hurupnya : Jumlah huruf hijaiyyah yang keluar dari makhraj ini ada 18 huruf dan terbagi atas 10 makhraj.

Kesepuluh makhraj tersebut ialah: a. Pangkal lidah bertemu dengan langit-langit bagian atas. Dari makhraj ini keluar huruf qaf (ق). Dalam istilah lain, makhraj ini disebut juga dengan Ashal Lisan Fauqa (اَقْصَى اللِّسَا نِ فَوْقَ), artinya pangkal lidah sebelah atas.

b. Pangkal lidah, tepatnya sebelah bawah (atau ke depan) sedikit dari makhraj qaf, bertemu dengan langit-langit bagian atas. Dari makhraj ini keluar huruf kaf (ك). Dalam istilah lain, makhraj ini disebut juga Aqshal Lisan Asfal (اَقْصَ اللِّسَانِ اَسْفَلَ), artinya pangkal lidah sebelah bawah.

c. Pertengahan lidah bertemu dengan langit-langit atas. Pertengahan lidah tersebut dimantapkan (tidak menempel) pada langit-langit atas. Dari makhraj ini keluar huruf jim (ج), syin (ش), dan ya’ (ي). Wasthul Lisan (وَسْطُ اللِّسَانِ) adalah istilah yang dikenal untuk makhraj ini.

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

d. Tepi lidah bersentuhan dengan geraham kanan atau kiri. Ada juga yang mengatakan tepi pangkal lidah dengan geraham kanan atau kiri memanjang sampai ke depan.

Dari makhraj ini keluar huruf dlad (ض). e. Ujung lidah bertemu dengan langit-langit yang berhadapan dengannya. Dari makhraj ini keluar huruf lam (ل). f. Ujung lidah, bergeser ke bawah sedikit dari makhraj lam, bertemu dengan langit-langit yang berhadapan dengannya.

Bisa dikatakan makhraj ini hanya menggeser ujung lidah sedikit ke depan dari posisi makhraj lam. Dari makhraj ini keluar huruf nun (ن).

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

g. Berdekatan dengan makhraj nun dan masuk pada punggung lidah, tetapi lidah tidak menyentuh langit-langit. Dari makhraj ini keluar huruf ra’ (ر). huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian.

Ujung lidah bertemu dengan pangkal gigi seri atas. Dari makhraj ini keluar tiga huruf hijaiyyah, yaitu ta’ (ت), tha’ (ط), dan dal (د). i. Ujung lidah bertemu dengan ujung gigi seri atas. Dari makhraj ini keluar tiga huruf hijaiyyah, yaitu dzal (ز), zha’ (ظ), dan tsa’ (ث). j. Ujung lidah bertemu dengan ujung gigi seri bawah. Dari makhraj ini keluar tiga huruf hijaiyyah, yaitu shad (ص), zai (ز), dan sin (س). مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى، كَانَ لَهُ مِنَ اْلأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ، لاَ يَنْقُصُ ذلِكَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا.

وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ اْلإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ، لاَ يَنْقُصُ ذلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا. 'Barangsiapa yang mengajak kepada suatu petunjuk, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka dia memperoleh dosa semisal dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa-dosa mereka.' [Shahih Muslim:2674]
Lamed → Aksara Fenisia Ibrani Aram Suryani Arab כ,ך ܟܟ ك‍,ك Alfabet turunan Yunani Latin Sirilik Κ K К Representasi fonemik: k, x Urutan dalam alfabet: 11 Nilai huruf/ Gematria: 20 Kaf (dalam bahasa Inggris juga dieja Kaph) adalah huruf ke-11 dalam banyak abjad rumpun bahasa Semit, termasuk abjad Fenisia, abjad Aram, abjad Ibrani Kaf כ dan abjad Arab Kāf ك (dalam urutan abjadi).

Huruf Fenisia menghasilkan Alfabet Yunani Kappa (Κ), Alfabet Latin K, dan Alfabet Kiril Ka ( К). Daftar isi • 1 Asal usul • 2 Huruf Ibrani Kaf • 2.1 Pelafalan • 2.1.1 Kaf dengan dagesh • 2.1.2 Kaf tanpa dagesh (khaf) • 2.1.3 Bentuk Akhir (Final) Kaf • 2.2 Nilai penting • 3 Huruf Arab kāf • 4 Kode karakter • 5 Lihat pula • 6 Referensi • 7 Pranala luar Asal usul [ sunting - sunting sumber ] Abjad (Alfabet) Semitik Abjad Fenisia ( c.1050 – 200 SM) • l huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian b • s "Kaf" diduga diturunkan dari pictogram sebuah "tangan" (baik dalam Arab modern dan Ibrani modern, kaf berarti "telapak tangan" atau "genggaman tangan").

Huruf Ibrani Kaf [ sunting - sunting sumber ] Variasi ortografi Berbagai huruf cetak Kursif Rashi Serif Sans-serif Monospace כ כ כ Ejaan Ibrani: כָּף Pelafalan [ sunting - sunting sumber ] Huruf Kaf adalah satu dari enam huruf yang dapat menerima sebuah Dagesh Kal. Enam huruf tersebut adalah Bet, Gimel, Dalet, Kaf, Pe, dan Tav (Lihat Abjad Ibrani mengenai huruf-huruf ini). Ada dua variasi ortografi dari huruf ini yang mengubah pelafalan: Nama Simbol IPA Transliterasi Contoh Kaf כּ [k] k kangguru Khaf (Chaf) כ [ χ] or [ x] kh atau ch a khir Kaf dengan dagesh [ sunting - sunting sumber ] Jika Kaf diberi "titik" di tengahnya, dikenal sebagai sebuah dagesh, berarti melambangkan bunyi voiceless velar plosive ( [k]).

Ada sejumlah aturan dalam gramatika Ibrani yang menyatakan kapan dan kenapa dagesh dipakai. Kaf tanpa dagesh (khaf) [ sunting - sunting sumber ] Jika huruf ini muncul sebagai כ, yaitu tanpa dagesh ("titik") di tengahnya, berarti melambangkan bunyi [ χ], seperti ch dalam bahasa Jerman "Bach", atau kh dalam kata "akhir". Dalam Ibrani Israeli modern nilai bunyi Khaf adalah sama dengan Het, tetapi banyak komunitas membedakan keduanya.

Bentuk Akhir (Final) Kaf [ sunting - sunting sumber ] Variasi ortografi Berbagai huruf cetak Kursif Rashi Standard Sans-serif Serif ך ך ך Jika huruf ini berada di akhir suatu kata, maka simbolnya ditulis berbeda, tetapi sama sekali tidak mengubah pelafalan atau transliterasi.

Nama huruf ini dalam bahasa Inggris adalah "Final Kaf" ( bahasa Ibrani: Kaf Sofit‎; "Kaf Akhiran"). Seluruhnya ada lima huruf Ibrani yang mempunyai bentuk akhiran, yaitu: Kaf, Mem, Nun, Pei, dan Tsadi. Kaf/khaf adalah satu-satunya huruf Ibrani yang dapat menerima huruf hidup dalam bentuk akhir kata yang dilafalkan setelah konsonan, di mana huruf hidup ini adalah qamatz, salah satu perangkat Niqqud.

[1] Nama Nama lain Simbol Final Kaf Kaf Sofit ךּ Final Khaf Khaf Sofit ך Nilai penting [ sunting - sunting sumber ] Dalam gematria, Kaf melambangkan angka 20 (dua puluh). Bentuk akhiran melambangkan angka 500 tetapi jarang digunakan, karena lebih sering digunakan Taw dan Qof yang nilai kombinasinya (400+100) sama dengan 500.

Sebagai awalan, Kaf adalah sebuah kata depan: • Dapat berarti "seperti" atau "sebagai". Ini merupakan kependekan dari כּמו, k'mo (seperti/sebagaimana) • Dalam bahasa colloquial Ibrani, Kaf dan Shin bersama-sama mempunyai arti "kapan". Ini merupakan kependekan כּאשר, ka'asher (kapan). Huruf Arab kāf [ sunting - sunting sumber ] Huruf ini dinamakan kāf, dan ditulis dalam beberapa cara tergantung posisinya dalam suatu kata (merupakan bentuk huruf standar yang digunakan dalam bahasa Arab variasi barat).

Cara penulisan huruf (ك) Posisi Lepas Posisi Awal Posisi Tengah Posisi Akhir ك كـ ـكـ ـك Kode karakter [ sunting - sunting sumber ] Karakter כ ך ك ک ܟ Unicode HURUF IBRANI KAF HURUF IBRANI FINAL KAF HURUF ARAB KAF HURUF ARAB KEHEH HURUF SURYANI KAPH Pengkodean decimal hex decimal hex decimal hex decimal hex decimal hex Unicode 1499 U+05DB 1498 U+05DA 1603 U+0643 1705 U+06A9 1823 U+071F UTF-8 215 155 D7 9B 215 154 D7 9A 217 131 D9 83 218 169 DA A9 220 159 DC 9F Nomor referensi karakter כ כ ך ך ك ك ک ک ܟ ܟ Karakter ࠊ 𐎋 𐡊 𐤊 Unicode HURUF SAMARIA KAAF HURUF UGARIT KAF HURUF ARAM IMPERIAL KAPH HURUF FENISIA KAF Pengkodean decimal hex decimal hex decimal hex decimal hex Unicode 2058 U+080A 66443 U+1038B 67658 U+1084A 67850 U+1090A UTF-8 224 160 138 E0 A0 8A 240 144 142 139 F0 90 8E 8B 240 144 161 138 F0 90 A1 8A 240 144 164 138 F0 90 A4 8A UTF-16 2058 080A 55296 57227 D800 DF8B 55298 56394 D802 DC4A 55298 56586 D802 DD0A Nomor referensi karakter ࠊ ࠊ 𐎋 𐎋 𐡊 𐡊 𐤊 𐤊 Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Gaf • Ngaph Referensi [ sunting - sunting sumber ] • Halaman ini terakhir diubah pada 20 November 2021, pukul 01.49.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Daftar Isi • Apa Arti Makhorijul Huruf • 1.

Makhorijul Huruf Al-Jauf • Penjelasan huruf Al Jauf • Contoh Huruf Al Jauf • 2. Makhorijul Huruf Al-Halq • • Tenggorokan bagian Bawah أقص الحلق • Tenggorokan bagian Tengah وسط الحلق huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian Tenggorokan bagian Atas أدنى الحلق yaitu : غ – خ • 3.

Makhorijul Huruf Al-Lisan • 4. Makhorijul Huruf Asy-Syafatain • 5. Makhorijul Huruf Al-Khaisyum • Praktek Belajar Makhorijul Huruf • Huruf Hijaiyah Dan Cara Bacanya • Video Cara Membaca Huruf sesuai Makhroj • Subricribe Channel Belajaralquran.id • Download Buku Saku • Ebook Makhorijul Huruf Apa Arti Makhorijul Huruf Makhorijul huruf artinya adalah tempat keluarnya huruf ketika membaca alquran atau huruf hijaiyah, secara garis besar ada 5 tempat keluarnya huruf tersebut, atau dengan kata lain pengelompokan huruf hijaiyah berdasarkan tempat keluarnya huruf, ada 5 yaitu : Selanjutnya Aladah bunyi huruf hijaiyah yang tempat keluarnya (makhorijul huruf) dari lidah ( اللِّسَانُ ).

Untuk makhorijul huruf al Lisan ada 18 huruf yang dapat dikelompokkan menjadi kelompok 10 makhraj. Yaitu sebagai berikut : • Pangkal lidah dan langit-langit mulut bagian belakang, yaitu huruf Qof (ق).

Maksudnya bunyi huruf qof ini keluar dari pangkal lidah dekat dengan kerongkongan yang dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang. • Pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit mulut bagian tengah, yaitu huruf Kaf (ك).

Maksudnya bunyi huruf kaf ini keluar dari pangkal lidah di depan makhraj huruf qof, yang dihimpitkan ke langit-langit bagian mulut bagian tengah.

Dua huruf tersebut ( ق ) dan ( ك ), lazimnya disebut huruf LAHAWIYAH ( لهويّة ), artinya huruf-huruf sebangsa anak mulut atau sebangsa telak lidah. • Tengah-tengah lidah, yaitu huruf Jim ( ج ), Syin ( ش ) dan Ya’ ( ي ). Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari tengah-tengah lidah tepat, serta menepati langit-langit mulut yang tepat di atasnya. Tiga huruf ini lazimnya disebut huruf SYAJARIYAH ( شجريّة ), artinya huruf-huruf sebangsa tengah lidah.

• Pangkat tepi lidah, yaitu huruf Dlod ( ض ). Maksudnya bunyi huruf Dlod ( ض ) keluar dari tepi lidah (boleh tepi lidah kanan atau kiri) hingga sambung dengan makhrojnya huruf lam, serta menepati graham. Huruf Dlod ( ض ) ini lazimnya disebut huruf JAMBIYAH (حنبيّة), artinya huruf sebangsa tepi lidah. • Ujung tepi lidah, yaitu huruf Lam (ل). Maksudnya bunyi huruf Lam (ل) keluar dari tepi lidah (sebelah kiri/kanan) hingga penghabisan ujung lidah, serta menepati dengan langit-langit mulut atas.

• Ujung lidah, yaitu huruf Nun (ن). Maksudnya bunyi huruf Nun (ن) keluar dari ujung lidah (setelah makhrojnya Lam (ل), lebih masuk sedikit ke dasar lidah dari pada Lam (ل)), serta menepati dengan langit-langit mulut atas.

• Ujung lidah tepat, yaitu huruf Ro’ (ر). Maksudnya bunyi huruf Ro’ (ر) keluar dari ujung lidah tepat (setelah makhrojnya Nun dan lebih masuk ke dasar lidah dari pda Nun), serta menepati dengan langit-langit mulut atas.

Tiga huruf tersebut di atas (Lam, Nun dan Ro’), lazimnya disebut huruf DZALQIYAH (ذلقية), artinya huruf-huruf sebangsa ujung lidah. • Kulit gusi atas, yaitu Dal (د), Ta’ (ت) dan Tho’ (ط). Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepat i dengan pangkal dua gigi seri yang atas. Tiga huruf tersebut lazimnya disebut NATH’IYAH (نطغية), artinya huruf-huruf sebangsa kulit gusi atas. • Runcing lidah, yaitu huruf Shod (ص), Sin (س) dan Za’ (ز).

Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati ujung dua gigi seri yang bawah. Tiga huruf tersebut lazimnya disebut huruf ASALIYAH (أسلية), artinya huruf-huruf sebangsa runcing lidah. • Gusi, yaitu huruf Dho’ (ظ), Tsa’ (ث) dan Dzal (ذ). Maksudnya huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas.

“Tiga huruf ini lazimnya disebut huruf LITSAWIYAH (لثوية), artinyahuruf sebangsa gusi.” 4. Makhorijul Huruf Asy-Syafatain Asy Sfatain Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada kedua bibir ( الشَّفَتَيْنِ ). Yang termasuk huruf-huruf syafatain ialah wawu (و), fa’ (ف), mim (م) dan ba’ (ب) dengan perincian sebagai berikut : • Fa’ (ف) keluar dari dalamnya bibir yang bawah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas.

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

• Wawu, Ba, Mim (وب, م) keluar dari antara dua bibir (antara bibir atas dan bawah). Hanya saja untuk Wawu bibir membuka, sedangkan untuk Ba dan Mim bibir membungkam. Empat huruf tersebut di atas lazimnya disebut huruf SYAFAWIYAH, artinya huruf-huruf sebangsa bibir. Makhjorijul huruf Al Khaisyum dimana tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada janur hidung ( الخَيْشُوْمُ ) Dan jika kita menutup hidung ketika membunyikan huruf tersebut, maka tidak dapat terdengar.

Adapun huruf-hurufnya yaitu huruf-huruf ghunnah mim dan nun dengan ketentuan sebagai berikut: • Nun bertasydid (نّ) • Mim bertasydid (مّ) • Nun sukun yang dibaca idghom bigunnah, iqlab dan ikhfa’ haqiqiy • Mim sukun ( مْ) yang bertemu dengan mim (م) atau ba (ب) Related posts: • 29 Flashcard Belajar Huruf Hijaiyah • 4+ Pengertian Waqaf Dan Ibtida Dalam Alquran • Tips Mengajarkan Anak Membaca Alquran Posted in Belajar Tajwid Alquran, Huruf Hijaiyah Tagged al jauf, assyafatain, cara baca alquran, cara baca hijaiyah, hijaiyah, huruf asyafatain, huruf hijaiyah, makhorijul huruf, makhorijul huruf hijaiyah Post navigation Salam.

Dibawah ini sukar difahami: 4) Mim sukun ( مْ) yang bertemu dengan mim (ب) atau ba (ب) Dibawah ini pula sebutan Jim, Syin dan Ya’ keluar dari hampir hujung lidah saya mencoba tidak berhasil seperti penerangan dibawah: Tengah-tengah lidah, yaitu huruf Jim ( ج ), Syin ( ش ) dan Ya’ ( ي ).

huruf kaf merupakan huruf yang keluar dari lidah bagian

Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari tengah-tengah lidah tepat, serta menepati langit-langit mulut yang tepat di atasnya. •

MAKHRAJ HURUF AL-LISAN (LIDAH) Huruf ق dan ك




2022 www.videocon.com