Bantuan subsidi gaji 2021

bantuan subsidi gaji 2021

KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali menggelontorkan bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT subsidi gaji kepada para pekerja atau buruh yang terdampak pandemi Covid-19. Aturan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) ini tercantum dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021. Baca juga: Syarat, Besaran, Penyaluran, dan Wilayah Penerima Bantuan Subsidi Gaji 2021 Berikut rinciannya: Syarat penerima BSU • WNI yang dibuktikan dengan kepemilikan nomor induk kependudukan • Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2021 • Mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta per bulan • Bekerja di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bantuan subsidi gaji 2021 3 dan level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah • Diutamakan yang bekerja pada sektor usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estat, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan klasifikasi data sektoral di BPJS Ketenagakerjaan Mengenai persyaratan jumlah gaji, terdapat ketentuan tambahan bagi pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp 3,5 juta.

Persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum provinsi atau kabupaten/kota, yang dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh. Sebagai contoh, upah minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312 dibulatkan menjadi Rp 4.800.000.

Dengan demikian, persyaratan bantuan subsidi gaji 2021 maksimal pekerja di Kabupaten Karawang yang berhak menerima BSU adalah Rp 4,8 juta. Baca juga: Kapan BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta untuk Pekerja Cair? Ini Kata Kemnaker Berita Terkait Cara Cek Kepesertaan BPJS Kesehatan Perlu Registrasi Ulang atau Tidak Mau Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta?

Cek Dulu Syaratnya! [POPULER TREN] Video Viral Helikopter Disebut Berkeliling Kibarkan Bendera China - Saldo Minimal Bank Mandiri, BRI, dan BNI Ramai soal Penipuan di Online Shop, Ini Langkah Aman Jual Beli Online! UPDATE Corona 7 Agustus 2021: Tren Kasus di Indonesia Meningkat dalam Seminggu Terakhir Berita Terkait Cara Cek Kepesertaan BPJS Kesehatan Perlu Registrasi Ulang atau Tidak Mau Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta?

Cek Dulu Syaratnya! [POPULER TREN] Video Viral Helikopter Disebut Berkeliling Kibarkan Bendera China - Saldo Minimal Bank Mandiri, BRI, dan BNI Ramai soal Penipuan di Online Shop, Ini Langkah Aman Jual Beli Online!

UPDATE Corona 7 Agustus 2021: Tren Kasus di Indonesia Meningkat dalam Seminggu Terakhir JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan akan mengusahakan pencairan BLT subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) pada tahun 2021. Namun demikian, berbeda dengan pencairan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan tahun lalu, subsidi gaji pekerja tahun ini akan dicairkan ke rekening pekerja secara terbatas. Menurut Ida, pencairan BLT subsidi gaji hanya menyasar untuk pekerja yang terdaftar sebagai penerima BLT di gelombang I, tapi belum mendapatkannya pada gelombang II.

"Realisasi kita sudah 98,92 persen, jadi sudah hampir 100 persen. Ada sedikit yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara, jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke Kementerian Keuangan untuk bisa diproses," kata Ida dikutip dari Antara, Minggu (21/2/2021).

bantuan subsidi gaji 2021

Baca juga: Perbedaan Skema Subsidi Gaji Karyawan di Indonesia dengan Singapura Sebelumnya, pemerintah pada 2020 memberikan subsidi gaji yang merupakan bantuan saat pandemi untuk para pekerja dengan pendapatan di bawah Rp 5 juta yang disalurkan dalam dua termin.

Pada termin pertama Agustus-September 2020 telah disalurkan Bantuan Subsidi Upah kepada 12.293.134 orang sementara untuk gelombang II November-Desember 2020 disalurkan kepada 12.244.169 orang. "Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan," tambah Ida. Ida juga memastikan bahwa tidak ada rencana pengadaan BLT subsidi gaji pada 2021 dengan pemerintah akan mengandalkan Kartu Prakerja untuk memberikan bantuan bagi pekerja terdampak pandemi Covid-19.

bantuan subsidi gaji 2021

Baca juga: KSPI Kirim Surat ke Jokowi Minta Subsidi Gaji Dilanjutkan Ida menyoroti bagaimana Kartu Prakerja bantuan subsidi gaji 2021 memiliki insentif selain dana bantuan untuk mendapatkan pelatihan.

Kementerian Ketenagakerjaan juga menjadi bagian dari program tersebut, meski pelaksanaanya berada di bawah Kemenko Perekonomian. "Program-program lain seperti BSU misalnya Kartu Prakerja yang di dalamnya memang ada insentif yang nilainya sama Rp600.000 selama empat bulan itu tetap ada dan alokasinya masih cukup besar," tegas Ida.

Berita Terkait Menaker Klaim Nilai Manfaat Program Kartu Prakerja Setara dengan Subsidi Gaji Meski Tanpa Subsidi Gaji, Insentif UMKM dan Kartu Prakerja Dinilai Bisa Pulihkan Ekonomi Perbedaan Skema Subsidi Gaji Karyawan di Indonesia dengan Singapura KSPI Kirim Surat ke Jokowi Minta Subsidi Gaji Dilanjutkan Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan Tahun Ini, Diganti Bantuan Rp 3,5 Juta Berita Terkait Menaker Klaim Nilai Manfaat Program Kartu Prakerja Setara dengan Subsidi Gaji Meski Tanpa Subsidi Gaji, Insentif UMKM dan Kartu Prakerja Dinilai Bisa Pulihkan Ekonomi Perbedaan Skema Subsidi Gaji Karyawan di Indonesia dengan Singapura KSPI Kirim Surat ke Jokowi Minta Subsidi Gaji Dilanjutkan Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan Tahun Ini, Diganti Bantuan Rp 3,5 Juta Soal Insentif PPnBM 0 Persen, Industri Otomotif Jadi Anak Emas Pemerintah?

bantuan subsidi gaji 2021

https://money.kompas.com/read/2021/02/21/112949426/soal-insentif-ppnbm-0-persen-industri-otomotif-jadi-anak-emas-pemerintah https://asset.kompas.com/crops/Q_0i3dTV9pWhfiH2kn1hnmal7WQ=/90x0:900x540/195x98/data/photo/2021/01/07/5ff5fdc417dc2.jpg
Jakarta - Pemerintah belum memutuskan kelanjutan program bantuan subsidi upah/gaji (BSU) di 2021.

Sejauh ini, program tersebut hanya sampai 2 gelombang yang berakhir di Desember 2020. Tapi, pemerintah sempat memberi sinyal bahwa program BSU diperpanjang hingga 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN) Airlangga Hartarto. "Berdasarkan hasil rapat kemarin dengan Bapak Presiden, ini akan dilanjutkan pada 2021 selama tiga bulan dan mungkin akan kita pertimbangkan enam bulan yaitu kuartal I dan II," kata Airlangga dalam Rakornas Kadin yang digelar secara virtual, 10 September 2020.

bantuan subsidi gaji 2021

Lalu, apakah rencana tersebut jadi direalisasikan? pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sejauh ini belum mendapat instruksi dari KPCPEN.

"Kalau untuk 2021 saya belum ada berita atau belum ada info dari pimpinan atau dari (Komite) PEN ya. Kan biasanya (Komite) PEN yang menginstruksikan dilanjutkan untuk 2021 (atau tidak). Ini kita belum (diinstruksikan)," kata Direktur Kelembagaan Kerja Sama Hubungan Industrial (KKHI) Kemnaker, Aswansyah saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021). Baca juga: Sudah 2021, Bagaimana Nasib Peserta yang Belum Terima Subsidi Gaji?

bantuan subsidi gaji 2021

Sementara yang sudah jelas dilanjutkan di tahun ini ada 6 program, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Bansos Tunai, Kartu Prakerja, Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN), dan Diskon Tarif Listrik. Sedangkan untuk subsidi gaji, Kemnaker tinggal menunggu instruksi saja sebagai pihak pelaksana program tersebut.

"Iya (Kemnaker) untuk 2021 tinggal menunggu (instruksi)," sebutnya. Saat dihubungi terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya saing UKM Kemenko Bidang Perekonomian Rudy Salahudin mengatakan Kemenko Perekonomian tak terlibat bantuan subsidi gaji 2021 membahas program tersebut. "Wah kebijakan itu agar ditanyakan ke Kemnaker," jawabnya singkat. Bantuan Pemerintah berupa subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/buruh dalam penanganan dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penyaluran bantuan subsidi tahun ini diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp 500.000,-/bulan selama dua bulan, yang akan diberikan sekaligus sebesar Rp 1.000.000,- • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK • Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan s/d Juni 2021 • Mempunyai Gaji/Upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta.

bantuan subsidi gaji 2021

Pekerja/Buruh bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah) maka persyaratan Gaji/Upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh. Sebagai contoh: Upah minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312 dibulatkan menjadi Rp 4.800.000 Tidak Terdaftar • Anda akan mendapatkan notifikasi tidak terdaftar sebagai calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU), apabila Anda tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima BSU sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun bantuan subsidi gaji 2021 • Anda juga akan mendapatkan notifikasi yang sama, apabila Anda memenuhi persyaratan sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun bantuan subsidi gaji 2021 namun data Anda belum masuk dalam tahapan penyerahan data calon penerima BSU dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Tersalurkan dan Aktivasi Rekening Baru Anda akan mendapatkan notifikasi apabila dana BSU telah tersalurkan ke rekening baru Anda. Rekening baru adalah rekening yang kami buatkan di salah satu Bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) karena Anda tidak memiliki rekening di Bank tersebut. Anda diharapkan segera melakukan aktivasi rekening baru Anda agar dapat mencairkan dana BSU.

Bank Penyalur Jika Anda memiliki rekening Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Bank Syariah Indonesia (khusus wilayah Aceh), maka dana BSU 2021 akan langsung ditransfer ke rekening Anda. Jika Anda belum memiliki rekening Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Bank Syariah Indonesia (khusus wilayah Aceh), maka Anda akan dibuatkan rekening kolektif oleh Kemnaker yang bekerja sama dengan pihak bank dan perusahaan tempat Anda bekerja.
Jakarta - Buat yang bertanya-tanya, bantuan (BLT) subsidi gaji/upah (BSU) kapan cair, jawabannya sudah lho.

BPJAMSOSTEK sudah menyerahkan 1,25 juta data calon penerima tahap II ke Kementerian Ketenagakerjaan kemarin pada 16 Agustus kemarin. Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan total keseluruhan data yang telah diserahkan hingga saat ini sebanyak 2,25 juta data, dari target bantuan subsidi gaji yang menyasar 8,7 juta lebih pekerja. "Penyerahan data BSU bantuan subsidi gaji 2021 secara bertahap guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, sekaligus meminimalisir terjadinya kesalahan distribusi BSU," katanya dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Selasa (17/8) lalu.

Anggoro menjelaskan pada tahap I sudah ada 947.669 pekerja yang menerima bantuan subsidi gaji Rp 1 juta, dari yang diserahkan 1.000.200 data. Sisanya terdapat 42.153 pekerja dinyatakan tidak lolos verifikasi karena tercatat sebagai penerima bansos lain, serta 10.378 lainnya dinyatakan gagal transfer karena rekening pekerja yang berstatus dormant atau tidak valid. "Khusus untuk yang gagal transfer selanjutnya akan dilakukan pembukaan rekening secara kolektif," bebernya.

Seperti diketahui, bantuan subsidi gaji Rp 1 juta disalurkan melalui Bank Himbara (Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN). Calon penerima yang belum memiliki rekening di atas akan dilakukan pembukaan rekening secara kolektif. Para pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja diharapkan segera menyampaikan kelengkapan data yang dibutuhkan dalam proses pembukaan rekening kolektif tersebut.

bantuan subsidi gaji 2021

Kelengkapan data tersebut disampaikan HRD perusahaan melalui menu Pelaporan Data Perusahaan di website resmi BPJAMSOSTEK (www.bpjsketenagakerjaan.go.id) atau berkoordinasi dengan Kantor Cabang BPJAMSOSTEK setempat. Baca juga: Simak! Cara Cairkan Subsidi Gaji Buat yang Tak Punya Rekening Bank BUMN Data yang dibutuhkan untuk pencairan BLT Subsidi Gaji 2021 sebagai berikut : 1.

bantuan subsidi gaji 2021

Nomor Induk Kependudukan (NIK) 2. Nama Lengkap 3. Tanggal Lahir 4. Alamat Pemberi Kerja 5. Nama Ibu Kandung 6. Nomor Telepon Selular 7. Alamat Email "Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga mendapatkan nilai tambah seperti BSU.

Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing," tegas Anggoro. Untuk mengetahui apakah kamu berhak atas bantuan subsidi gaji Rp 1 juta atau tidak, BPJAMSOSTEK telah menyediakan kanal informasi bagi peserta guna mengakses informasi terkait eligibilitas dalam memperoleh dana. Terdapat beberapa kanal yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK terkait informasi bantuan subsidi gaji Rp 1 juta antara lain melalui situs bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, atau jika sudah memiliki akun aplikasi BPJSTKU dapat melakukan akses melalui situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Juga terdapat layanan Whatsapp di nomor 081380070175 dan juga call center Layanan Masyarakat 175.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan terdapat beberapa perbedaan antara skema bantuan subsidi gaji/upah (BSU) tahun 2021 dan tahun 2020 bagi pekerja.

bantuan subsidi gaji 2021

Ada tiga perbedaan skema dengan BSU yang diberikan pada 2020 oleh pemerintah. Pertama, pada aspek kriteria calon penerima BSU, khususnya pada batasan gaji/upah, wilayah, serta sektor pekerjaan yang terdampak. Ida mengatakan pada BSU tahun ini, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta.

Dengan ketentuan, pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh. Baca: Rajin-Rajin Cek, Subsidi Upah Pekerja Rp 1 Juta Segera Cair!

"Adapun pada aspek batasan wilayah, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan BSU, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah sebagaimana dalam Lampiran I Permenaker 16/2021," kata Ida dalam siaran resmi, Rabu (4/8/2021). Dia menambahkan, untuk BSU tahun ini diutamakan bantuan subsidi gaji 2021 pekerja/buruh yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

"Sedangkan tahun lalu, batasan gaji/upah penerima BSU maksimal sebesar Rp5 juta dan tidak ada pembatasan wilayah maupun sektor," ujarnya. Kedua, besaran dana yang akan diterima oleh pekerja/buruh pada BSU tahun 2021 ini sebesar Rp 500 ribu per bulan untuk dua bulan dan akan disalurkan sekaligus sebesar Rp1 juta.

Menurutnya, nominal tersebut berbeda dengan bantuan subsidi gaji 2021 lalu, di mana dana yang disalurkan penerima BSU sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan, sehingga jumlah BSU yang didapatkan sebesar Rp 2,4 juta.

bantuan subsidi gaji 2021

Ketiga, dari sisi skema penyaluran, khususnya pada rekening penerima BSU yang seluruhnya akan disalurkan melalui empat Bank HIMBARA, yakni BRI, BNI, BTN, dan Mandiri. Pada tahun lalu penyaluran dana BSU menggunakan rekening pribadi penerima BSU. Ida mengharapkan penyaluran tahun ini berjalan lancar, tetap sasaran, dan dapat membantu pekerja/buruh yang berkurang pendapatannya, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.Suara.com - Banyak pekerja bertanya-tanya apakah program BLT subsidi gaji akan berlanjut pada 2021?

Kapan BLT subsidi gaji 2021 cair? Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji 2021 menjadi stimulus bagi para pekerja yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) kepada para pekerja sebagai stimulus perbaikan ekonomi pada masa bantuan subsidi gaji 2021 corona.

BLT subsidi gaji ini diluncurkan pemerintah sejak Agustus 2020 sebesar Rp 600.000 yang diberikan secara bertahap selama empat bulan. Sistemnya pekerja menerima dalam dua gelombang masing-masing Rp 1,2 juta. Dikutip dari sejumlah sumber, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah menyebutkan BLT subsidi 2021 akan dicairkan melalui rekening pekerja secara terbatas mengingat pihaknya sudah melakukan tutup buku anggaran.

bantuan subsidi gaji 2021

Ida memastikan tidak akan mengadakan program BLT subsidi gaji 2021. Baca Juga: Cara Daftar BLT Ibu Rumah Tangga Rp 2,4 Juta di Maret 2021 Itu berarti penerima bantuan subsidi gaji 2021 adalah pekerja yang sudah terdaftar pada program di tahun 2020 tetapi baru menerima bantuan di gelombang satu dan belun mendapatkan bantuan gelombang 2. Sebagai gantinya penyaluran bantuan dialihkan melalui program Kartu Prakerja. Sejak 2020, BLT subsidi gaji sudah memeberikan bantuan kepada 12.293134 pekerja untuk penyaluran tahap pertama dan 12.244.169 orang untuk penyaluran tahap kedua.

Itu berarti akan ada 48.965 orang yang akan menerima BLT subsidi gaji 2021 sebagai kelanjutan dari program yang sama di tahun sebelumnya. Ida menyebutkan nama-nama penerima akan segera diajukan kembali kepada Kementerian Keuangan apabila sudah memenuhi syarat.

Adapun syarat penerima BLT subsidi gaji 2021 adalah pekerja yang sudah pernah terdaftar dan menerima bantuan serupa pada 2020. Pekerja tersebut memiliki gaji di bawah Rp 5 juta, serta terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan/ BP Jamsostek yang dibuktikan dengan nomor kartu anggota. Ida menambahkan pada 2021 BLT subsidi gaji memang tidak dialokasikan dalam APBN.

Namun dia memastikan program bantuan masih akan berlanjut tergantung situasi ekonomi secara nasional. Saat ini bantuan keuangan bagi para pekerja masih difokuskan melalui Kartu Prakerja. Nilai bantuannya cukup besar mencapai Rp 20 triliun. Demikian penjelasan kapan BLT subsidi gaji 2021 cair.
Liputan6.com, Jakarta Pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji Rp 1 juta kembali dilakukan pada November 2021 ini.

Untuk penyalurannya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kini membuka kesempatan bagi pekerja di seluruh wilayah Indonesia. Sebab, bantuan subsidi gaji ini menghapus syarat pemberian yang sebelumnya dikhususkan bagi para pekerja yang bekerja di wilayah Bantuan subsidi gaji 2021 Level 3 dan Level 4 saja. Penyesuaian ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 21 Tahun 2021 tentang perubahan kedua atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh Dalam Penanganan Dampak Covid-19.

Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, Permenaker Nomor 21/2021 tersebut merupakan aturan perluasan penerima bantuan subsidi gaji, mengingat masih ada sisa anggaran BSU di akhir tahun ini. "Perluasan BSU/subsidi gaji ini kami lakukan untuk mengefektifkan sisa anggaran BSU tahun 2021. Sehingga sisa anggaran ini dapat mendorong tercapainya target BSU sebagai upaya mitigasi dampak pandemi pada sektor ekonomi," terangnya dalam pernyataan tertulis, dikutip Sabtu (27/11/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Berikut syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mengambil bantuan subsidi gaji/BSU per November 2021 ini: bantuan subsidi gaji 2021. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK atau KTP. 2.

Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2021. 3. Bantuan subsidi gaji 2021 gaji paling banyak Rp 3,5 juta per bulan. Untuk pekerja yang bekerja di wilayah dengan UMP/UMK lebih besar dari Rp 3,5 juta, maka persyaratan gaji tersebut jadi paling banyak sebesar UMP/UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Sebagai contoh, upah minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312 dibulatkan menjadi Rp 4,8 juta.

bantuan subsidi gaji 2021

4. Bukan penerima Kartu Prakerja, Bansos Kemensos, BPUM, maupun bantuan sosial (bansos) lainnya selama pandemi Covid-19. 5. Diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan (sesuai klasifikasi data sektoral BPJSTK).

Bantuan Subsidi Upah Cair Sebelum Lebaran




2022 www.videocon.com