Tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Selamat tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Integritas ?

Mungkin anda pernah mendengar kata Integritas? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, tujuan, fungsi, manfaat, ciri, dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

7.6. Sebarkan ini: Integritas adalah sebuah prinsip hidup yang ada pada diri seseorang yang memiliki sikap baik perkataan maupun perbuatan yang konsistensi atau keteguhan yang tidak bisa tergoyahkan dalam menjunjung nilai-nilai keyakinan. Pada etika integritas bisa diartikan sebagai kebenaran dan kejujuran perbuatan yang dilakukan seseorang. Istilah integritas jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang orang masih awam atau tidak memahami arti kata ini, untuk itu istilah integritas memang berhubungan dengan sikap seseorang, sifat yang melekat pada pribadi seseorang.

Baca Lainnya : Sudut Pandang 3. Menurut Andreas Harefa MenurutAndreas Harefa, integritas adalah tiga kunci yang bisa diamati, yaitu menunjukkan kejujuran, memenuhi komitmen dan mengajarkan sesuatu dengan konsisten. 4. Menurut Henry Cloud Menurut Henry Cloud, Integritas adalah ketika berbicara tentang integritas, maka tidak akan terlepas dari upaya untuk menjadi orang yang utuh dan terpadu di setiap bagian diri yang berlainan, yang bekerja dengan baik dan menjalankan fungsinya sesuai dengan apa yang telah dirancang sebelumnya.

Integritas sangat terkait dengan keutuhan dan keefektifan seseorang sebagai insan manusian. 5. Menurut Alfred John (1995) Menurut Alfred John, Integritas adalah bagian penting darikepribadian seseorang. Seseorang yang sifatnya baik (memiliki etikadan moral yang baik), tanpa memiliki integritas kemungkinan hanyabermanfaat bagi dirinya saja, belum dapat mendatangkan manfaatbagi orang lain.

Prinsip integritas berarti dalam bertingkah laku, bersikap, bertutur kata kita harus baik dan benar dan juga menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kita. Integritas merupakan sikap jujur dalam keprofesionalan seseorang.

Tujuan Integritas Adapun Tujuan dari integritas adalah sebagai berikut: • Sebagai salah satu kunci untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan • Sebagai salah satu yang menjadikan manusia bisa memimpin dan dipimpin • Sebagai salah satu yang membuat lahirnya kepercayaan • Sebagai Integritas untuk menghasilkan reputasi dan membangun prestasi Fungsi Integritas Adapun fungsi dari integritas adalah sebagai berikut: • Cognitive functions of integrity Yaitu mencakup kecerdasan moral dan self insight.

Sedangkan self insight itu sendiri mencakup self knowledge dan self reflection. Artinya, integritas fungsinya memelihara moral dan akhlak seseosran yang selanjutnya mendorong dia untuk mempunyai pengetahuan yang luas.

• Affective functions of integrity Yaitu mencakup conscience dan self regard. Dalam konteks ini integritas fungsinya memelihara nurani Fungsi afektif mencakup hati nurani dan harga diri. Sehingga fungsi afektif integritas adalah untuk menjaga nurani manusia agar tetap memiliki ‘hati’ dan perasaan sebagai manusia.

seseorang supaya tetap hanif sebagai seorang hamba agar jelas perbedaan diantara dirinya dengan hewan. Baca Lainnya : Protein adalah Manfaat Integritas Berikut manfaat dari integrtias antara lain: • Manfaat Secara Fisik Diri kita akan merasa fit, sehat dan bugar.

Kita setiap saat merasa siap melaksanaan kegiatan atau pekerjaan sehari-hari. • Manfaat Secara Intelektual Dengan mental dan pengetahuan kita bisa memaksimalkan kemampuan otak kita.

• Manfaat Secara Emosional Diri menjadi lebih penuh motivasi, sadar diri, empati, simpati, solidaritas tinggi, dan penuh kehangatan emosional dalam interaksi kerja • Manfaat Secara Spiritual Membuat diri seseorang menjadi lebih bijaksana dalam menilai segala sesuatu termasuk pengalaman-pengalaman hidup, baik yang menyenangkan atau yang tidak membuat senang seperti keberhasilan, kegagalan, dan penderitaan.

• Manfaat Secara Sosial Kita akan mampu membuat berkembang suatu hubungan baik satu sama lainya dalam lingkungan masyarakat, bisa bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau kegiatan yang menuntut kekompakan dan kerja sama yang baik, mempunyai kepekaan hati dan perasaan untuk selalu memberi tempat untuk orang lain di dalam hati kita.

Ciri-Ciri Integritas Ciri-ciri seseorang yang memiliki integritas adalah sebagai berikut: • Apabila berjanji selalu menepati • Tidak plin plan dan taat asa • Memiliki komitmen yang teguh dan bertanggung jawab • Satu kata satu perbuatan • Jujur dan terbuka • Menghargai waktu • Menjaga prinsip dan nilai-nilai yang telah diyakini • Dan lain sebagainya Contoh Sikap Integritas Adapun contoh dari integritas adalah sebagai berikut: 1.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Berpegang Teguh pada Nilai yang Anda Percaya Mempertahankan nilai yang Anda yakini bukanlah hal yang mudah, apalagi bila orang-orang di lingkungan kerja Anda cenderung bersikap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang anda percaya.

Mungkin bukanlah hal yang mudah untuk mengatakan ‘tidak’ bila Anda harus melakukan yang tidak sesuai dengan keinginan Anda, tetapi Anda bisa tetap mempertahankannya dengan cara yang halus atau lewat lelucon. Dengan demikian rekan kerja Anda paham bahwa Anda memiliki prinsip dan mereka akan menghormati itu.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Baca Lainnya : Dekrit Presiden 2.Ucapan dan Tindakan yang Sejalan Anda sudah menetapkan nilai yang Anda yakini, selanjutnya lakukanlah hal yang sejalan dengan hal tersebut. Hal ini penting apalagi jika Anda sudah mengatakan kepada orang-orang apa saja yang Anda yakini dan tidak. Jangan sampai apa yang Anda ucapkan tidak sama dengan yang Anda lakukan. Jika sampai itu terjadi, alih-alih terlihat berintegritas, Anda malah akan terlihat plin-plan.

3. Hati-Hati dengan Uang Integritas seseorang sering kali diuji saat berhadapan dengan uang. Jika Anda tidak dapat menahan diri dari uang, maka kualitas Anda sebagai seorang karyawan yang kredibel dipertanyakan dan bahkan karier yang Anda bangun bertahun-tahun dapat menjadi hancur.

Korupsi menjadi bentuk paling nyata dari sifat seseorang yang tidak berintegritas. Ada banyak contoh korupsi yang sering terjadi di lingkungan kerja, seperti memanipulasi jumlah uang dalam laporan dan atau menerima uang suap yang tidak seharusnya. Ubah paradigma Anda tentang uang, bahwa uang bukanlah segalanya, agar Anda tidak mudah terprovokasi.

4. Selalu Berkata Jujur Integritas erat kaitannya dengan kejujuran. Penerapan sifat jujur ini mencakup segala hal dalam keseharian Anda di dunia kerja, seperti bagaimana Anda bekerja dan bagaimana Anda menyelesaikan pekerjaan.

Hindari berbohong, karena kebohongan dapat memberikan efek domino yang membuat Anda berbohong lagi di lain waktu. 5. Bertanggung Jawab nda harus bertanggung jawab atas segala tindakan dan ucapan Anda.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Jika Anda berjanji untuk menyelesaikan tugas pada pukul 16.00, maka tepati janji Anda dengan tidak terlambat mengumpulkannya. Contoh lain dari bertanggung jawab adalah jika Anda melakukan kesalahan, jangan takut untuk mengakuinya. Bertanggung jawablah atas apa yang Anda lakukan dan jangan bercuci tangan dengan menyalahkan orang lain. Demikian Penjelasan Materi Tentang Integritas: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi semuanya.

Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada SMA, SMK, SMP Ditag 10 contoh sikap integritas, arti integrasi, arti integritas kerja, aspek integritas, bagaimana membangun integritas diri yang baik, bentuk integritas, cara menilai integritas diri sendiri, contoh essay tentang integritas, contoh integrasi tingkah laku, contoh integrity dalam perusahaan, gambar integritas, harga sebuah integritas, indikator integritas, indikator orang yang berintegritas, integritas adalah kbbi, integritas artikel, integritas bangsa, integritas diri pdf, integritas menurut para ahli, integritas perusahaan, interpelasi kbbi, kalimat integritas, kemampuan komunikatif, komitmen dan motivasi, makalah integritas, makalah integritas pdf, makna integritas bagi masa depan bangsa, materi integritas pdf, membangun integritas dalam organisasi, mengukur integritas seseorang, nilai nilai integritas, objektivitas adalah, pengertian integritas balik, pria berintegritas, srentelan adalah, tahapan integritas, wanita berintegritas Pos-pos Terbaru • Norma Kesopanan • DPR Adalah • Gotong Royong • Kulit adalah • Ras adalah • Pemasaran Jasa • Tujuan Pengembangan Komunikasi • Pengertian Berkarya Seni Rupa • Indikator adalah • Vakuola adalah • Insektivora adalah • Hewan Omnivora • Emosi adalah • Mitokondria adalah • Nilai Perusahaan MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me Istilah “Integritas” mungkin masih terasa asing bagi kalian yang belum begitu mengetahuinya.

Maka didalam postingan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Integritas yang dimana meliputi fungsi, tujuan dan penting dalam kehidupan, nah agar lebih memahami dan dimengerti simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Atau Integritas merupakan konsep yang menunjukan konsistensi atau keteguhan tindakan dengan nilai-nilai dan prinsip. Jika pda etika integritas dapat diartikan sebagai kebenaran dan kejujuran tindakan yang dilakukan seseorang. Pengertian Integritas Menurut Para Ahli Berikut ini terdapat beberapa integritas menurut para ahli, diantaranya adalah: Inegritas didefinisikan sebagai: “Kepengikutan dan ketundukan kepada prinsip- prinsip moral dan etis (adherence to moral and ethical principle ); keutuhan karakter moral (soundness of moral character) ; kejujuran (honesty) ; tidak rusak secara moral (morally unimpared) atau keadaan moral sempurna tanpa cacat (morally perfect condition).

Karakteristik Integritas Berikut ini terdapat beberapa karakteristik integritas, diantaranya adalah: 1. Ketulusan 2. Konsistensi Seorang pemimpin jika ingin berhasil dalam memimpin sebuah organisasi harus mempunyai sikap konsisten.

Integritas dibangun seumur hidup, sekali ada kecacatan dalam perbuatan yang mencoreng integritasnya, integritas dari seorang pemimpin itu akan menjadi cacat permanen. Konsistensi seorang pemimpin seringkali diuji dengan konsistensinya dalam menegakkan sanksi hukuman kepada anak buahnya. Walaupun dia terkenal mempunyai integritas yang tinggi, di saat ada pelanggaran yang sama pada anak buahnya yang baru dan senior, hukumannya justru dibedakan.

Ketidakadilan yang dilakukannya sudah jelas menodai integritasnya yang dibangunnya bertahun-tahun. 3. Keteguhan Hati Keteguhan hati merupakan karakteristik yang melekat pada pemimpin berintegritas. Dalam masa-masa normal, biasanya pemimpin yang dikenal berintegritas jika dipandang oleh orang awam terlihat mempunyai keteguhan hati. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “Disiplin” 9 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Macam – Manfaat – Tujuan ) Namun pada masa-masa sulit, keteguhan hati dari pemimpin yang dipandang berintegritas tinggi akan diuji, apakah pemimpin tersebut benar-benar berintegritas atau tidak.

Pada masa-masa sulit, pemimpin yang mempunyai integritas lemah tidak bisa membangun organisasinya ataupun bertahan dalam situasi yang tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan tantangan. 4. Menjadi seorang yang mampu bertahan sampai akhir Integritas seseorang juga dapat dilihat dari kesetiaannya terhadap pekerjaan ataupun perjuangan.

Contohnya adalah seorang atlet bulutangkis kemungkinan besar akan kalah karena sudah tertinggal jauh dalam perolehan skor dari lawannya, tetapi tetap bermain dengan semangat dan penuh optimis sampai akhir pertandingan. Fungsi Integritas Adapun fungsi Integritas yang diantaranya yaitu: • Cognitive functions of integrity yang meliputi kecerdasan moral dan self insight. Sedangkan self insight itu sendiri meliputi self knowledge dan self reflection.

Berarti, integritas berfungsi memalihara moral atau akhlak seseorang yang kemudian mendorong dia untuk memiliki pengetahuan yang luas. • Affective functions of integrity yang meliputi conscience dan self regard. Dalam kontek ini integritas berfungsi memelihara nurani seseorang agar tetap hanif sebagai seorang hamba agar jelas perbedaan diantara dirinya dengan hewan. Sebab secara biologis manusia dan hewan, sama-sama memiliki hepar “hati”, tetapi hewan tidak memiliki qalb, sesuatu yang ada di diri setiap manusia.

Tujuan Integritas Adapun tujuan integritas yaitu: • Integritas merupakan salah satu kunci untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan. • Integritas membuat manusia mampu untuk memimpin dan dipimpin. • Integritas melahirkan kepercayaan. • Integritas dapat melahirkan prestasi. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : “Penyimpangan Sosial” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri – Jenis – Bentuk – Penyebab ) Manfaat Integritas Adapun manfaat integritas yaitu: • Manfaat secara fisik Diri kita akan merasa fit, sehat dan bugar.

Kita tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan siap melakukan aktivitas atau pekerjaan sehari-hari. • Manfaat secara intelektual Dengan mental dan pengetahuan kita dapat mengoptimalkan kemampuan otak kita. • Manfaat secara emosional Diri menjadi penuh motivasi, sadar diri, empati, simpati, solidaritas tinggi dan sarat kehangatan emosional dalam interaksi kerja.

• Manfaat secara spiritual Menjadikan diri jadi lebih bijaksana dalam memaknai segala sesuatu termasuk pengalaman-pengalaman hidup, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan contohnya keberhasilan, kegagalan dan penderitaan.

• Manfaat secara sosial Kita semakin mampu mengembangkan hubungan baik satu sama lain dalam lingkungan masyarakat mau bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau kegiataan yang menuntut kelompakan dan kerja sama yang baik, memiliki kepekaan hati dan perasaan untuk selalu memberi tempat bagi otang lain di dalam hati kita. Ciri-Ciri Pribadi Yang Memiliki Integritas Adapun ciri-ciri integritas yang diantaranya yaitu: • Selalu menepati janji, • Taat asa, tidak plin-plam, • Komitmen dipegang tehuh dan bertanggungh jawab, • satu kata, satu perbuatan, • Jujur dan terbuka, • Menghargai waktu, • Menjaga prinsip dan nilai-nilai yang diyakini, • Dan sebagainya.

Mengapa Kita Harus Berintegritas? • Karena integritas adalah kualitas yang Tuhan cari dalam diri seseorang. 1 Petrus 1 : 16 mengatakan demikian “ Kuduslah kamu !

Sebab Aku kudus “ Sebagai mahkluk yang diciptakan menurut citra diri Allah, Allah menghendaki kita untuk berusaha menjadi sama dengan Dia. • Integritas menentukan masa depan kita Orang yang memiliki integritas pasti memiliki masa depan yang lebih baik karena dia adalah pribadi yang benar dihadapan Tuhan dan manusia.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli Beserta Bentuknya • Integritas kita berpengaruh pada lingkungan Bila kita hidup sebagai orang yang berintegritas maka apa yang kita lakukan sedikit banyak akan diikuti oleh orang yang disekitar kita apalagi bila kita adalah seorang pemimpin. Cara berpikir kita akan diikuti oleh orang yang kita pimpin. • Integritas adalah kotbah yang hidup Bila kita hidup sebagai orang yang memiliki integritas maka orang akan mengenal bahwa orang Kristen adalah orang yang berintegritas, apa yang kita katakana dengan mudah akan di terima oleh orang lain sehingga kita lebih mudah menginjili mereka karena hidup kita sudah memberikan kesaksian yang banyak pada mereka.

Kunci mengembangkan integritas Berikut ini terdapat beberapa Kunci mengembangkan integritas, diantaranya adalah: • Perhatikan hal-hal yang kecil Segala sesuatu selalu dimulai dari hal-hal kecil. Saya pernah menyusun sebuah puzzle yang besar dan saya memulainya dengan meletakkan sebuah potongan kecil. Kita juga sering tersandung karena hal-hal yang kecil.

Karena itu selalu perhatikan hal-hal kecil, perkara yang sepele. • Katakan “ TIDAK “ pada pencobaan Ketika pencobaan datang kita punya kuasa untuk berkata tidak. Sekalipun bila kita melakukan tidak ada orang yang tahu. Tapi kita dan Tuhan tahu bila kita telah jatuh dalam pencobaan. • Jangan bedakan kehidupan di depan umum dan ketika tidak di lihat oleh orang.

Jangan ingin di puji orang. Lakukan apa yang seharusnya kita harus lakukan baik dilihat atau tidak oleh orang lain karena kita melakukannya untuk Tuhan. Contoh Implementasi Integritas Integritas akan memiliki makna jika dapat diimplementasikan dalam dunia nyata, baik di level individu maupun organisasi. Pertanyaannya adalah bagaimana implementasinya?

Pertama-tama adalah penghayatan pribadi secara mendalam atas nilai, baik itu pribadi pejabat, pribadi pegawai, atau siapa saja, tentang pilihan pribadi untuk menjaga integritas moralnya. Sehingga diharapkansampai kepada integritas moral institusi secara keseluruhan, tetapi pada dasarnya dimulai dari penghayatan moral pribadi. Langkah yang kedua adalah tekad untuk hidup sesuai dengan nilai tersebut dengan segala risikonya, seperti dikucilkan, dianggap aneh, dan sebagainya.

Atau mungkin sampai pada risiko fisik tertentu ketika misalnya berani menegur bawahan, berani menegur sesama teman kerja, berani mengungkapkan kebenaran, dan seterusnya. Supaya integritas tidak hanya sekedar penghayatan pribadi, maka harus diimplementasikan dalam organisasi, yang biasa disebut sebagai etos organisasi atau corporate culture (budaya organisasi). Budaya organisasi harus menjadi sebuah kebiasaan dalam sebuah institusi.

Bagaimana membangunnya? Tentunya yang paling pokok harus dimulai dari pimpinan. Kepemimpinan Puncak sangat menentukan keberhasilan implementasikan integritas. Syarat dari membangun budaya organisasi adalah pimpinan. Pimpinan harus menetapkan nilai dan pimpinan harus menyatakan sikapnya. Pimpinan juga harus mengimplementasikan gaya kepemimpinan sampai pada pendekatan high touch, tidak hanya high tech.

Seorang pemimpin harus mampu memberikan motivasi pegawai untuk membangun organisasi atau insitusinya. Hal yang juga sangat penting membangun budaya organisasi adalah konsistensi pelaksanaan tanpa diskriminasi. karena itu, harus konsisten dengan reward and punishment. Reward and punishment juga harus dilakukan secara terbuka, sehingga tidak terjadi like and dislike dari pimpinan. Selain itu, harus ada obyektivitas dalam memberikan reward and punishment.

Sistem Integritas Publik Mengukur Integritas publik dapat dilihat dari hasil yang diperoleh oleh sebuah organisasi publik dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian dapat dipaertanggungjawabkan penggunaan sumber dana publik dan dibuktikan kompetensi seorang pejabat publik. Hasil hanya dapat dicapai bila mampu menterjemahkan kebijakan menjadi program-program yang diselenggaran dalam rangka memenuhi kebutuhan dan kepentingan publik.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan peningkatan pelayanan publik, hal yang perlu dilakukan oleh organisasi publik adalah melakukan perubahan sistem. Perubahan sistem mengandaikan sebuah organisasi publik memiliki visi yang jelas, terutama yang mengarahkan ke kepentignan publik.

Visi altruis seperti ini berkembang berkat kompetensi etik, unsur pokok budaya etis dalam pelayanan publik. Salah satu desain sistem integritas publik ditawarkan oleh OECD (dalam Public Sector Integrity.

A framework for Assesment, P, aris. 2005 dalam Haryatmoko, 2011 yang membantu memberikan landasan untuk melakukan perubahan ke arah budaya etika yang menopang integritas organisasi publik. • Aturan perilaku yang jelas bagi pelayan publik yang berupa prinsip-prinsip untuk menghindari korupsi, pemborosan, kepentignan pribadi dan penyalahgunaan kekuasaan yang mungkin dilakukan oleh seorang pejabat publik.

Kehadiran kode etik menjadi bagian penting yang harus ada alam organisasi publik. • Transparansi • Pelatihan Etika • Strategi komunikasi • Program-program konseling • Program yang jelas untuk melindungi whise-blower dan penyediaan saluran-saluran pelaporan bagi pelanggaran etika • Sistem kontrol dan pelaksanaan aturan harus disertai sanksi yang tegas • Perlu ada independensi sistem pencegahan dan pengawasan supaya ada objektifitas Untuk mewujudkan sistem integritas seperti yang disebutkan di atas, maka menjadi sangat penting bagi para pimpinan pada unit pengelola pelayanan publik memahami sekaligus berusaha mewujudkan sistem tersebut di atas, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Daftar Pustaka: • Haryatmoko, Etika Publik. PT. Gramedia Pustaka Utama. 2011. Jakarta. • Sonny Keraf.Etika Birokrasi. Bahan Seminar. 2010. Demikianlah pembahasan mengenai Integritas adalah – Karakteristik, Fungsi, Tujuan & Pengembangan semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalia, terima kasih banyak atas kunjungannya.

🙂 🙂 🙂 Contoh Bacaa: • “Akomodasi” Pengertian & ( Tujuan – Macam – Contoh ) • “Disiplin” 9 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Macam – Manfaat – Tujuan tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan • “Penyimpangan Sosial” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri – Jenis – Bentuk – Penyebab ) • Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli Beserta Bentuknya Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Sosiologi Ditag 10 contoh sikap integritas, 10 pengertian integritas menurut para ahli, apa yang anda ketahui tentang integritas, arti integrasi, arti integritas bagi karyawan, arti integritas kerja, bagaimana membangun integritas diri tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan baik, bentuk integritas, berikut bentuk integritas yang baik adalah, cara menilai integritas diri sendiri, ciri pribadi yang memiliki integritas diri, contoh essay tentang integritas, contoh integritas dalam bekerja, contoh integritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, contoh integritas dalam kehidupan sehari-hari, contoh integritas di perusahaan, contoh integritas di sekolah, contoh integritas diri, contoh sikap integritas di sekolah, faktor integritas adalah, indikator integritas diri, integrasi adalah kbbi, integritas adalah dan contohnya, integritas adalah kbbi, integritas adalah wikipedia, integritas bangsa, integritas dalam bekerja, integritas data adalah, integritas intelektual, integritas menurut alkitab, integritas menurut para ahli, integritas pemilu, integritas seorang dokter, integrity adalah, jelaskan makna integritas diri bagi kita, jelaskan secara singkat mengenai konsistensi, karakter berintegritas, kejujuran dan integritas diri, kekuatan integritas, kemampuan integrasi adalah, macam macam integritas, mahasiswa tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan berintegritas, makalah integritas, makalah integritas pdf, makalah tentang integritas, makna integritas bagi masa depan bangsa, materi integritas pdf, materi integritas ppt, membangun integritas diri, menilai integritas seseorang, pengertian ancaman terhadap integritas bangsa, pengertian fungsi dan tujuan integrasi nasional, pengertian integritas adalah, pengertian integritas akademik, pengertian integritas bangsa, pengertian integritas menurut para ahli, pentingnya integrasi, perbedaan integritas dan integrasi, pria berintegritas, pribadi yang memiliki integritas diri, tantangan berintegritas, tujuan dari bimbingan belajar Navigasi pos • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com
• العربية • Български • Dansk • Deutsch • English • Esperanto • Español • فارسی • Français • עברית • Hrvatski • Italiano • 日本語 • Latina • Bahasa Melayu • Nederlands • Norsk bokmål • Português • Română • Srpskohrvatski / српскохрватски • Slovenščina • Shqip • Српски / srpski • Svenska • ไทย • Українська • Tiếng Việt • 中文 • 粵語 Integritas adalah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu, “integer” yang artinya utuh dan lengkap [1] Integritas adalah sifat atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan dan kejujuran [2] Integritas merupakan gambaran diri anda dalam suatu organisasi yang terlihat dari perilaku dan tindakan sehari-hari [3] Seseorang yang benar memiliki sebuah intergitas adalah mereka yang dapat diberi kepercayaan lebih.

Hal ini didasarkan pada kesesuaian antara perilaku dan ucapannya. Integritas mencerminkan seseorang dengan suatu ciri yang transparan, bertanggungjawab, dan objektif. [4] Sikap [ sunting - sunting sumber ] Ketika kita memiliki integritas diri yang tinggi, orang-orang di sekitar kita dapat melihatnya melalui tindakan, kata-kata, keputusan, metode yang kita lakukan, serta hasil yang kita dapatkan.

Analoginya, ketika kita menjadi pribadi yang utuh dan konsisten, maka dimanapun dan apapun kondisinya diri kita hanya ada satu. Kita tidak akan pernah meninggalkan bagian diri kita dalam kondisi lain, karena kita telah menjadi pribadi yang konsisten. Dengan kata lain, Anda selalu menjadi diri Anda sendiri sepanjang waktu. [5] Ketika seseorang tidak merasa memiliki harga diri, persahabatan, stabilitas keuangan, atau juga nilai-nilai kehidupan positif, maka dia sangat berpotensi untuk bertindak dan bersikap tanpa integritas.

Dan sebaliknya, seseorang dengan harga diri yang tinggi, rasa syukur dengan keadaan keuangan, nilai-nilai kehidupan positif sebagai sistem pendukung moral yang kuat, dan kemampuan dirinya hidup dalam keseimbangan pribadi dan sosial yang kuat, maka dia sangat berpotensi untuk hidup dengan integritas pribadi yang tinggi.

[6] Tujuan [ sunting - sunting sumber ] • Sebagai salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan atau kesuksesan [7] • Menentukan dirinya bisa dipimpin dan bisa menjadi pemimpin karena hanya individu berintegritas yang memiliki kepribadian berkualitas dan mampu belajar dari orang lain. • Mampu melihat berbagai fenomena kehidupan dalam perspektif yang lebih dalam, utuh dan menyeluruh [8] • Membuat seseorang mampu menjadi lebih bijaksana dalam menanggapi suatu permasalahan dan situasi tertentu [9] Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ STUDILMU.

"STUDILMU". STUDILMU.COM. Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ "Arti kata integritas - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online". kbbi.web.id. Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ "Integritas adalah Anda". www.djkn.kemenkeu.go.id. Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ Liputan6.com (2021-02-08).

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

"Integritas adalah Komitmen, Kejujuran, dan Konsistensi, Pahami dari Contohnya". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ STUDILMU. "STUDILMU". STUDILMU.COM. Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ "Integritas Adalah Pilihan Bukan Kewajiban Dan Etika Adalah Kewajiban Bukan Pilihan". BEA CUKAI TANJUNG EMAS (dalam bahasa Inggris). 2014-02-12. Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ "Integritas adalah : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat dan Ciri".

www.seputarpengetahuan.co.id. Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ "Integritas Adalah : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh". www.gurupendidikan.co.id.

Diakses tanggal 2021-08-17. • ^ Liputan6.com (2021-02-08). "Integritas adalah Komitmen, Kejujuran, dan Konsistensi, Pahami dari Contohnya". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-08-17.

• Halaman ini terakhir diubah pada 5 Oktober 2021, pukul 02.51. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • Apa Itu Integritas?

– Apakah Grameds mengetahui apa itu integritas? Kata integritas mungkin sering Grameds dengar sebagai tindakan, perilaku, atau sikap yang perlu dimiliki seseorang dalam dunia kerja atau prinsip kehidupan. Sederhananya, integritas adalah kejujuran yang menjadi prinsip dan selalu dipegang teguh.

Pada dasarnya integritas memang perlu dimiliki oleh setiap orang sebagai bentuk tanggung jawab, baik untuk tugas, pekerjaan, atau aktivitas sehari-harinya. Untuk memahami dengan baik apa itu integritas, Grameds bisa simak artikel ini yang membahas tentang pengertian, ciri-ciri, contoh, dan cara menerapkan integritas, baik dalam dunia kerja maupun dalam prinsip kehidupan seseorang: Daftar Isi • Apa Itu Integritas?

• Anda Mungkin Juga Menyukai • Ciri- Ciri Orang Berintegritas • Contoh Bentuk Integritas • 1. Selalu Datang Tepat Waktu • 2. Mengklarifikasi Komitmen Yang Tidak Dapat Kita Buat • 3. Memperjelas Tindakan Dan Catatan Yang Ditulis Di Akhir Setiap Pertemuan • 4. Selalu Memenuhi Tanggung Jawab Yang Diberikan • 5. Jangan Biarkan Stres Mengendalikan Integritas • Cara Membentuk Integritas • 1.

Beri Penjelasan Secara Rinci Arti Apa Itu Integritas Di Tempat Kerja • 2. Ciptakan Lingkungan Kerja Yang Terbuka Dan Transparan • 3. Penting Untuk Memberi Contoh • 4. Terapkan Penilaian Integritas Diri Secara Teratur • 5. Konsisten Dengan Karyawan Tentang Integritas Di Tempat Kerja • Manfaat Integritas Apa Itu Integritas? Integritas adalah salah satu bentuk kualitas terpenting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

Integritas adalah suatu konsep yang berkaitan dengan perilaku, nilai, metode, sarana, prinsip, harapan, dan keterpaduan berbagai hasil. Orang yang memiliki integritas berarti memiliki kepribadian yang jujur ​​dan kuat.

Integritas sendiri berasal dari bahasa latin “integrate” yang artinya seperti berikut ini: • Sikap tegas untuk tidak ingin korupsi, berpegang teguh pada prinsip, dan menjadi dasar untuk berhubungan dengan diri sendiri sebagai nilai moral • Kualitas, sifat, atau kondisi yang menunjukkan satu kesatuan yang utuh memiliki potensi dan kemampuan untuk memancarkan otoritas, kewibawaan, dan kejujuran Kejujuran dalam hal ini bukan hanya omongan, pemanis retorika, tapi juga tindakan.

Jika dimulai dengan kejujuran, kredibilitas, dan banyak akhlak mulia lainnya, maka karakter inilah yang sangat dibutuhkan pemimpin saat ini dan selamanya.

Karakter agung ini tentu akan bermuara pada manusia pilihan Al Mustafa Muhammad SAW sebagai penyempurna karakter manusia. Salah satu bentuk integrasi pribadi akan terlihat percaya diri dan elegan serta tidak mudah terpengaruh oleh sesuatu hanya untuk melewati kegembiraan atau kesenangan sesaat. Seseorang yang tulus lebih berhasil ketika mereka menjadi pemimpin, baik formal maupun informal.

Dr. Kenneth Boa, presiden dari Pelayanan Refleksi di Atlanta, menggambarkan integritas sebagai kebalikan dari kemunafikan. Dia mengatakan orang munafik tidak memenuhi syarat untuk memimpin orang lain dibandingkan kepribadiannya yang lebih tinggi.

Kejujuran diperlukan untuk semua orang, bukan hanya pemimpin, tetapi mereka yang dibimbing. Orang menginginkan jaminan bahwa pemimpinnya dapat dipercaya untuk menjadi pengikutnya. Grameds pasti yakin bahwa pemimpin harus memperhatikan kepentingan setiap anggota tim dengan serius dan pemimpin harus percaya bahwa anggota timnya menjalankan tanggung jawab mereka dengan serius.

Manajer dan pemimpin sama-sama ingin tahu bahwa mereka menepati janji dan tidak pernah kehilangan komitmen tersebut. Orang yang hidup dengan itikad baik bersedia atau tidak mampu merusak kepercayaan orang yang mempercayainya. Ini adalah tanda integritas dengan bentuk bertanggung jawab bahkan ketika orang tersebut merasa tidak enak untuk mengatakannya. Integritas lebih berkaitan dengan “hati”, kemampuan untuk melatih hati nurani, termasuk kejujuran, ketulusan, dan dedikasi.

Integritas dibangun di atas tiga elemen kunci, yakni nilai kepemimpinan, koherensi, dan komitmen. Nilai-nilai ini adalah pedoman yang dibutuhkan manajer di lapangan. Integritas ini menjadi lebih kuat ketika seorang pemimpin konsisten antara apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan (menjalankan ucapannya) dan berkomitmen untuk itu.

Tanpa integritas, kita akan kehilangan kepercayaan karena orang lain menjauhi kita untuk menghindari kekecewaan. integritas adalah praktik bersikap jujur ​​dan menunjukkan kepatuhan yang konsisten dan tanpa kompromi terhadap prinsip, nilai moral, dan etika yang kuat.

Rp 80.000 Integritas tidak berubah dan tidak tergoyahkan dalam mendukung nilai-nilai luhur dan keyakinan seseorang. Definisi lain dari apa itu integritas adalah konsep yang berkaitan dengan koherensi antara perilaku dan nilai dan prinsip. Dalam etika, integritas diartikan sebagai kejujuran dan ketepatan atau ketepatan tindakan seseorang.

Lawan dari integritas adalah kemunafikan (hypocrisy atau kemunafikan). Ketika tindakan orang sesuai dengan nilai, keyakinan, dan prinsip yang mereka ajarkan, mereka disebut memiliki integritas. Sederhananya, kualitas orang yang tulus hanya ditunjukkan oleh kata-kata dan tindakan, bukan oleh mereka yang tidak bisa menjaga kata-kata.

Orang yang tulus bukanlah orang yang memiliki banyak wajah dan rupa yang disesuaikan dengan motivasi dan minat pribadinya. Integritas adalah pribadi yang penting bagi para pemimpin. Manajer yang tulus memenangkan kepercayaan dari karyawan. Manajer yang tulus dipercaya karena apa yang mereka katakan adalah apa yang mereka lakukan. Untuk memahami apa itu integritas lebih luas, Grameds juga bisa memperhatikan pengertian integritas menurut para ahli berikut ini: • Menurut Henry Cloud, integritas adalah seseorang yang terintegrasi penuh dalam setiap bagian dari dirinya, bekerja dengan baik, dan tidak dapat dipisahkan dari menjalankan fungsi sesuai dengan apa yang telah dirancang sebelumnya.

integritas terkait erat dengan keutuhan dan efektivitas seseorang sebagai pribadi. • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah integritas adalah kesatuan utuh kualitas, sifat, dan kondisi dengan potensi dan kemampuan untuk memancarkan wibawa dan integritas. • Menurut Ippho Santosa, integritas sering diartikan sebagai kombinasi pikiran, perkataan, dan tindakan yang menciptakan reputasi dan kepercayaan. Jika mengacu pada asal kata, kata kesempurnaan berarti berbicara secara utuh dan lengkap.

• Menurut Andreas Harefa, integritas adalah tiga kunci yang dapat diamati. Ini tentang menunjukkan kejujuran, memenuhi kewajiban, dan melakukan sesuatu secara konsisten. • Stephen R. Covey membedakan antara integritas dan kejujuran. “honesty is telling the truth, in other words, conforming our words reality-integrity is conforming to our words, in other words, keeping promises and fulfilling expectations.” Kejujuran berarti mengatakan yang sebenarnya, dan kata- kata kita sesuai dengan kenyataan.

Kejujuran membuktikan bahwa apa yang dia lakukan adalah apa yang dia katakan. Orang yang memiliki integritas dan jujur ​​adalah orang yang mandiri.

Mereka menunjukkan kredibilitas mereka sebagai orang yang bertanggung jawab dan setia. Menurut • Menurut Jacobs (2004), integritas menekankan kekekalan moral, kejujuran pribadi, atau kejujuran. • Menurut Butler dan Cantrell (1984, Hosmer, 1995), integritas didefinisikan sebagai reputasi yang kredibel dan jujur ​​dari mereka yang menjelaskan istilah “kepercayaan” dalam konteks organisasi.

Ciri- Ciri Orang Berintegritas • Orang yang tidak memiliki kedok tertentu atau tujuan lain selain apa yang diperlihatkan • Orang yang berperilaku sesuai dengan apa yang diucapkannya • Orang yang sama sifat dan tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan di depan maupun dibelakang • Memiliki kekonsistenan antara apa yang diimani dan kelakuannya • Orang yang konsisten antara nilai hidup yang dianut dan hidup yang dijalankannya Sebenarnya istilah integritas jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, karena tidak semua orang mengetahui dan memahami arti dari apa itu integritas secara lebih detail.

Kata integritas digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena mengacu pada sikap dan sifat seseorang. Seseorang dikatakan berintegritas ​​jika memiliki kepribadian dan karakter sebagai berikut: • Bisa dipercaya dan jujur • Memiliki komitmen • Bertanggungjawab • Menepati ucapannya • Setia • Menghargai waktu • Memiliki prinsip setia pada nilai- nilai hidup Contoh Bentuk Integritas Hampir setiap pemimpin di dunia setuju bahwa karyawan yang berintegritas ​​adalah karyawan yang ideal untuk organisasi atau perusahaan mana pun.

Kejujuran diri seseorang tercermin dari integritas pekerjaan yang dilakukannya. Pentingnya integritas kerja adalah nilai, komitmen, dan keuletan yang dibawa seseorang dalam setiap pekerjaan. Ada lima kebiasaan atau contoh bentuk integritas yang harus dimiliki setiap orang, terutama bagi mereka yang mencari integritas tinggi dalam hidupnya.

Kelima kebiasaan tersebut merupakan contoh dari sikap integritas. Orang memiliki integritas yang kuat ketika mempraktikkan lima kebiasaan seperti berikut ini: 1. Selalu Datang Tepat Waktu Pertama dan terpenting, selalu membiasakan diri datang tepat waktu.

Sikap ini berkaitan dengan komitmen dan waktu kita yang tinggi, karena datang tepat waktu berarti menghargai waktu yang kita miliki dan waktu yang dimiliki orang lain. Sikap ini akan semakin meyakinkan orang-orang di sekitar kita bahwa kita adalah pribadi yang kredibel karena kita hidup dengan itikad baik. Sebaliknya, ketika kita sering datang terlambat, orang lain tidak terlalu menghormati kita. Hanya tidak menghargai waktu mereka mengapa mereka tidak bisa.

Apakah kita masih layak dihormati orang lain? Tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan hormat kita tidak hanya berkurang, tetapi kepercayaan internal kita juga hilang. Oleh karena itu, mulai sekarang, latihlah dan terapkan kebiasaan ini setiap saat. 2. Mengklarifikasi Komitmen Yang Tidak Dapat Kita Buat Integritas mencakup komitmen dan keabadian yang kita miliki untuk sesuatu.

Itu sebabnya segala sesuatu yang tidak dapat dilakukan sejak awal, yang dapat tidak sesuai dengan nilai dan prinsip hidup perlu dihindari. Ketika Grameds mulai dengan mengatakan ini, orang-orang di sekitar kita menjadi semakin yakin bahwa kita mulia. Mengapa? Ini karena seseorang berpegang pada nilai-nilai yang dimiliki saat ini dalam segala kondisi, kapan pun, di mana pun. 3. Memperjelas Tindakan Dan Catatan Yang Ditulis Di Akhir Setiap Pertemuan Penting untuk mengklarifikasi.

Tujuannya adalah agar apa yang kita pahami dan catat konsisten dengan apa yang dipikirkan orang lain dalam rapat. Salah satu alasan utama banyak hal yang sering diabaikan dalam rapat adalah karena tidak ada yang siap untuk mengatur semuanya, baik itu poin penting atau kesepakatan akhir rapat. Misalnya, penerima tidak tahu persis apa yang diinginkan pihak lain dalam rapat.

Tentu saja, ini membahayakan posisinya. Karena jika dia tidak dapat mencapai apa yang dia inginkan, dia kehilangan kepercayaan dari pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Membangun integritas dapat dicapai dengan praktik yang baik dalam mengklarifikasi masalah dan tindakan yang dibahas dan mengkomunikasikannya dengan jelas di akhir pertemuan. 4. Selalu Memenuhi Tanggung Jawab Yang Diberikan Orang yang sangat berintegritas ​​selalu berusaha memenuhi tanggung jawab mereka.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Selain itu, mereka berusaha keras untuk mencapai hasil terbaik tanpa meminta pertanggungjawaban orang lain. Jadi, jika Grameds benar-benar menginginkan integritas yang tinggi, mulailah dengan menggunakan kebiasaan baik untuk memenuhi semua tanggung jawab yang ada. Nama tanggung jawab harus ditulis dengan hati-hati, apakah tanggung jawab itu kecil atau besar.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Menghargai Pekerjaan Orang Lain 5. Jangan Biarkan Stres Mengendalikan Integritas Stres dan tekanan seringkali membuat orang merasa canggung dan mengambil jalan pintas dengan merusak integritas mereka. Misalnya, mantan karyawan perusahaan XYZ adalah orang yang sangat tulus.

Namun karena situasi yang membuat pekerjaannya sulit dan hampir putus asa, ia melakukan sesuatu yang melanggar hukum. Jika dia melakukan pelanggaran yang merusak bisnis, dia secara tidak langsung menghancurkan integritasnya. Jadi streslah yang memicu kita untuk mengambil napas dalam-dalam dan melakukan yang terbaik. Jangan biarkan stres menghancurkan integritas diri yang kita miliki sebelumnya. Cara Membentuk Integritas Paling mudah Grameds bisa menerapkan dan membentuk integritas di dunia pekerjaan, seperti berikut ini: 1.

Beri Penjelasan Secara Rinci Arti Apa Itu Integritas Di Tempat Kerja Saran untuk karir Grameds yang merupakan eksekutif, pemimpin atau pemilik bisnis yang sangat menginginkan karyawannya jujur, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjelaskan arti sebenarnya apa itu integritas dalam perusahaan.

Dengan jawaban pengertian integritas yang jelas dan terperinci, anggota tim atau karyawan akan memahami apa yang diharapkan perusahaan dari mereka. Terutama dalam hal kejujuran dan transparansi. Dalam hal ini, perlu untuk menetapkan seperangkat standar etika bagi karyawan dan menerapkan etika kerja mereka secara bersama-sama. 2. Ciptakan Lingkungan Kerja Yang Terbuka Dan Transparan Dengan menciptakan lingkungan kerja yang terbuka dan transparan, karyawan lebih nyaman karena dapat leluasa berdiskusi berbagai topik tanpa takut melanggar hukum.

Melalui diskusi yang transparan tentang topik, karyawan merasa bahwa kehadiran mereka di perusahaan dihargai dan diakui. Hal ini membuat semakin sulit untuk melakukan yang terbaik bagi perusahaan dan menjaga integritas.

3. Penting Untuk Memberi Contoh Sayangnya, masih banyak manajer yang hanya mengembangkan etos kerja yang harus dipatuhi karyawan, tetapi mereka sendiri tidak bertindak sesuai etos kerja yang berlaku.

Dalam hal ini, pemimpin harus mampu memberi contoh dan memenuhi harapan perusahaan. Dengan kata lain, bukan hanya karyawan yang perlu menjaga integritas.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Tetapi manajer harus melakukan hal yang sama. Grameds perlu memperhatikan apa yang atasan katakan dan menerapkannya. 4. Terapkan Tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan Integritas Diri Secara Teratur Metode keempat ini menuntut karyawan untuk memberikan umpan balik kepada diri mereka sendiri.

Misalnya, bagaimana Grameds menilai kinerja yang dicapai dalam beberapa minggu atau bulan terakhir? Dorong karyawan untuk merefleksikan dan mengevaluasi kinerja mereka sehingga mereka dapat melihat apa yang kurang dalam kinerja yang belum maksimal. Dengan cara ini, karyawan menjadi jujur ​​dengan diri mereka sendiri dan memiliki integritas.

5. Konsisten Dengan Karyawan Tentang Integritas Di Tempat Kerja Dalam hal ini, Grameds harus secara konsisten berpegang pada etos kerja yang diharapkan dan menunjukkan rasa apresiasi atau rasa terima kasih kepada karyawan yang bertindak sesuai dengan itu. Namun, jika seorang karyawan melanggar, kita juga harus mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki pelanggaran tersebut.

Misalnya teguran dan sanksi. Manfaat Integritas • Manfaat Integritas Secara Fisik dapat menjadikan seseorang sehat dan bugar. Dalam keadaan ini, seseorang dapat memulai aktivitas dan pekerjaan sehari-hari dengan baik • Manfaat Integritas Secara Intelektual dapat mengoptimalkan kinerja otak agar lebih berfikir strategis dalam mengambil keputusan atas banyak pertimbangan • Manfaat Integritas Secara Emosional dapat mengisi seseorang dengan rasa solidaritas yang tinggi dalam motivasi, empati, dan interaksi kerja • Manfaat Integritas Secara Mental membuat seseorang menjadi lebih cerdas dalam memaknai sesuatu, termasuk pengalaman hidup, sebagai keberhasilan dan kegagalan yang pernah dialami • Manfaat Integritas Secara Sosial adalah kemampuan untuk mengembangkan hubungan antara individu dan masyarakat.

Berkolaborasi dengan seseorang untuk melakukan tugas atau kegiatan yang membutuhkan kohesi dan kolaborasi Nah, itulah penjelasan tentang apa itu integritas. Apakah Grameds sudah merasa memiliki integritas, baik dalam dunia pekerjaan atau aktivitas sehari- hari? Integritas adalah sesuatu hal yang bisa dibentuk dan dipelajari, jadi kita bisa berupaya untuk membentuk integritas itu demi kebaikan kehidupan maupun tanggung jawab pada tugas dan pekerjaan kita.

Grameds bisa kunjungi koleksi buku Gramedia tentang integritas di www.gramedia.com, seperti rekomendasi buku berikut ini: Selamat belajar. #SahabatTanpabatas. BACA JUGA: • 16 Tips Agar Lebih Dihormati Oleh Orang Lain • 12 Tips Belajar Daring Agar Tetap Efektif • 8 Tips Menabung Untuk Pelajar Paling Ampuh • Tips Menjalin Komunikasi Efektif dan Referensi Bukunya • 4 Alasan Milenial Layak Jadi Pemimpin yang Hebat Integritas di Tengah Kabut Idealisme Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1
MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • IPA • Biologi • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) Integritas bukan hanya sekedar bicara, pemanis retorika, tetapi juga sebuah tindakan.

Bila kita menelusuri karakter yang dibutuhkan parah pemimpin saat ini dan selamanya mulai dari integritas, kredibilitas dan segudang karakter muliah yang lainnya-pastilah akan bermuara pada pribadi agung manusia pilihan al-mustofa Muhammad saw. Yang di utus untuk menyempurnakan karakter manusia Integritas berarti mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran.

Seseorang yang memiliki integritas pribadi akan tampil penuh percaya diri, anggun, tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang sifatnya hanya untuk kesenangan sesaat. Siswa yang memiliki integritas lebih berhasil ketika menjadi seorang pemimpin, baik pemimpin formal maupun pemimpin nonformal. 5.1. Sebarkan ini: Integritas adalah adalah konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan definisi lain dari integritas adalah suatu konsep yang menunjuk konsistensi antara tindakan dengan nilai dan prinsip.

Dalam etika, integritas diartikan sebagai kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang. Lawan dari integritas adalah hipocrisy (hipokrit atau munafik). Seorang dikatakan “mempunyai integritas” apabila tindakannya sesuai dengan nilai, keyakinan, dan prinsip yang dipegangnya (Wikipedia).

Mudahnya, ciri seorang yang berintegritas ditandai oleh satunya kata dan perbuatan bukan seorang yang kata-katanya tidak dapat dipegang. Seorang yang mempunyai integritas bukan tipe manusia dengan banyak wajah dan penampilan yang disesuaikan dengan motif dan kepentingan pribadinya.Integritas menjadi karakter kunci bagi seorang pemimpin.

Seorang pemimpin yang mempunyai integritas akan mendapatkan kepercayaan (trust) dari pegawainya. Pimpinan yang berintegritas dipercayai karena apa yang menjadi ucapannya juga menjadi tindakannya.

Pengertian Integritas Menurut Para Ahli • Menurut Henry Cloud Menurut Henry Cloud, ketika berbicara mengenai integritas, maka tidak akan terlepas dari upaya untuk menjadi orang yang utuh dan terpadu di setiap bagian diri yang berlainan, yang bekerja dengan baik dan menjalankan fungsinya sesuai dengan apa yang telah dirancang sebelumnya.

Integritas sangat terkait dengan tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan dan keefektifan seseorang sebagai insan manusia. • Menurut KBBI Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian integritas adalah mutu, sifat, dan keadaan yang menggambarkan kesatuan yang utuh, sehingga memiliki potensi dan kemampuan memancarkan kewibawaan dan kejujuran. • Menurut Ippho Santoso Menurut Ippho Santoso, integritas sering diartikan sebagai menyatunya pikiran, perkataan dan perbuatan untuk melahirkan reputasi dan kepercayaan.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Jika merujuk dari asal katanya, kata integritas memiliki makna berbicara secara utuh dan lengkap / sepenuh – penuhnya. • Menurut Andreas Harefa Menurut Andreas Harefa, integritas merupakan tiga kunci yang bisa diamati, yakni menunjukkan kejujuran, memenuhi komitmen, dan mengerjakan sesuatu dengan konsisten. • Menurut Stephen R.Covey membedakan antara kejujuran dan integritass “ honesty is telling the truth, in other word, conforming our words reality-integrity is conforming to our words, in other words, keeping promises and ful-filling expectations.” Kejujuran berarti menyampaikan kebenaran, ucapannya sesuai dengan kenyataan.

Sedang integritas membuktikan tindakannya sesuai dengan ucapannya. Orang yang memiliki integritas dan kejujuran adalah orang yang merdeka. Mereka menunjukan keauntetikan dirinya sebagai orang yang tanggung jawab dan berdedikasi. • Menurut (Jacobs, 2004) Integritas juga telah didefinisikan dengan menekankan konsistensi moral, keutuhan pribadi, atau kejujuran (di dalam bahasan akademik misalnya).

• Menurut Butler dan Cantrell (1984, di dalam Hosmer, 1995) yang mengartikan integritas sebagai reputasi dapat dipercaya dan jujur dari seseorang untuk menjelaskan istilah “kepercayaan” di dalam konteks organisasi. Ciri-ciri Integritas • Orang yang tidak memakai kedok. • Orang yang bertindak sesuai dengan ucapan • Sama di depan dan dibelakang • Konsisten antara apa yang diimani dan kelakuannya • Konsisten antara nilai hidup yang dianut dan hidup yang dijalankan Manfaat Integritas • Secara fisik kita akan merasa sehat dan bugar • Secara tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan otak kita terlatih berpikir secara ilmiah • Secara emosional kita menjadi manusia yang termotivasi, mampu menyesuaikan diri terhadap situasi apa pun • Secara spiritual kita mampu memaknai berbagai pengalaman kita, mampu melihat berbagai fenomena kehidupan dalam perspektif yang lebih dalam, utuh dan menyeluruh • Secara sosial kita semakin mampu membangun hubungan kemanusiaan Contoh Integritas Bagi Karyawan Ada seorang karyawan yang dekat dengan ‘penguasa’ kantor & pengambil keputusan.

Orangnya jujur & “dianggap” dapat dipercaya. Namun, suatu ketika ada masalah di kantor & menimbulkan konflik antara karyawan lokal dan expatriate yang notabene adalah pejabat di kantor. Takut kedudukannya yang sudah ‘empuk’ terancam, karyawan ini memilih berpihak kepada penguasa kantor yang jelas2 salah, melanggar peraturan & merugikan karyawan lokal.

Bisa kita lihat bahwa karyawan yang ‘terlihat jujur’ ini sepertinya tidak memiliki integritas karena bertindak sesuai kepentingannya sendiri. Contoh nyata kedua : Seorang karyawan yang ‘dianggap paling jujur’, namun berhadapan dengan karyawan lain yang menjadi pesaing berat-nya.

Karyawan ‘jujur’ ini merasa terancam & tersaingi. Dia melakukan manuver2 yang menjatuhkan karyawan lain dengan cara membuat cerita yang dikarang-karang sendiri, menyebar isu, dll. Sekali lagi, kita lihat bahwa kejujuran tidak selalu sejalan dengan integritas.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Menurut saya, hanyalah waktu yang bisa menjawab apakah seseorang memilki integritas atau tidak. Setelah ada tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan & masalah dalam kehidupan karir-nya, barulah integritas itu teruji.

Baca Juga : • √ 27 Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli (Bahas Lengkap) • √ 4 Standar Kompetensi Guru Berdasarkan Undang Undang (LENGKAP) • √ 44 Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli (Bahas Lengkap) tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan √ Abrasi Adalah : Pengertian, Penyebab, Dampak, Mitigasi & Solusi • √ Pengertian Akhlak Adalah : Tujuan, Macam, Contoh dan Dalil • √ Implikasi Adalah : Pengertian, Contoh, Jenis (BAHAS LENGKAP) • √ Assessment Adalah : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis, Contoh Sebarkan ini: • • • • • Posting pada S1, S2, SMA, SMP, Umum Ditag 10 contoh sikap integritas, apa itu objektivitas, apa yang anda ketahui tentang integritas, arti integrasi, arti integritas kerja, artikel tentang integritas, aspek integritas, bentuk integritas, ciri ciri pribadi yang berintegritas, contoh essay tentang integritas, contoh integritas, contoh integritas adalah, contoh integritas brainly, essay tentang kredibilitas, gambar integritas, integritas adalah brainly, integritas adalah dan contohnya, integritas adalah kbbi, integritas bangsa, integritas bangsa adalah, integritas dalam islam, integritas dalam penelitian, integritas diri jurnal, integritas menurut alkitab, integritas nasional menurut para ahli, integritas pdf, integrity adalah, jelaskan secara singkat mengenai konsistensi, jujur dan dapat dipercaya, jurnal tentang integritas, kapabilitas adalah, kbbi integrasi, kbbi web id, kemampuan komunikatif, komitmen dan motivasi, komponen kredibilitas, kredibilitas diri adalah, makalah integritas, makalah integritas moral, makalah integritas pdf, makna integritas bagi masa depan bangsa, manfaat membangun integritas, materi integritas pdf, materi integritas ppt, mengukur integritas seseorang, mind mapping kredibilitas, nilai integritas dalam kehidupan sehari hari, objektivitas adalah, pengertian ancaman terhadap integritas bangsa, pengertian integritas balik, pengertian integritas bisnis, pengertian integritas menurut kbbi, pengertian integritas menurut para ahli, pentingnya integrasi, pria berintegritas, pria integritas, pribadi yang memiliki integritas diri, srentelan adalah, sudut pandang menurut kbbi, teori integritas menurut para ahli pdf, teori tentang integritas, wanita berintegritas, wanita yang berintegritas Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Penjelasan Ciri-Ciri Bacillus Anthracis Dalam Biologi • Penjelasan Ciri-Ciri Helicobacter Pylori Dalam Biologi • Pengertian Kata Berimbuhan • Pengertian Coelentarata – Ciri, Habitat, Reproduksi, Klasifikasi, Cara Hidup, Peranan • Pengertian Gerakan Antagonistic – Macam, Sinergis, Tingkat, Anatomi, Struktur, Contoh • Pengertian Dinoflagellata – Ciri, Klasifikasi, Toksisitas, Macam, Fenomena, Contoh, Para Ahli • Pengertian Myxomycota – Ciri, Siklus, Klasifikasi, Susunan Tubuh, Daur Hidup, Contoh • “Panjang Usus” Definisi & ( Jenis – Fungsi – Menjaga ) • Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli Beserta Peran Dan Fungsinya • “Masa Demokrasi Terpimpin” Sejarah Dan ( Latar Belakang – Pelaksanaan ) • Contoh Soal Psikotes • Contoh CV Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Kunci Jawaban Brain Out • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com
Daftar isi • Arti Integritas Adalah • Arti Integritas Menurut Para Ahli • 1.

Andreas Harefa • 2. Henry Cloud • 3. Ippho Santoso • 4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) • Fungsi Integritas Secara Umum • 1. Fungsi Kognitif • 2. Fungsi Afektif • Manfaat Integritas Secara Umum • Pentingnya Integritas Bagi Setiap Individu Arti Integritas Adalah Apa yang dimaksud dengan integritas? Secara umum, arti integritas adalah kualitas kejujuran dan prinsip moral di dalam diri seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupannya secara menyeluruh.

Pengertian integritas adalah suatu kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik. Seseorang dianggap berintegritas ketika ia memiliki kepribadian dan karakter berikut; • Jujur dan dapat dipercaya • Memiliki komitmen • Bertanggung jawab • Menepati ucapannya • Setia • Menghargai waktu • Memiliki prinsip dan nilai-nilai hidup Kata “integritas” berasal dari Bahasa Latin, yaitu “integer” yang mengandung arti; • Keteguhan sikap dalam mempertahankan prinsip yang menjadi landasan hidup dan melekat pada diri seseorang sebagai nilai-nilai moral.

• Mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Dari penjelasan tersebut maka tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan disimpulkan bahwa integritas adalah jati diri seseorang dan merupakan lawan langsung dari kemunafikan.

Baca juga: Pengertian Konsep Diri Arti Integritas Menurut Para Ahli Agar lebih memahami apa pengertian integritas, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini: 1. Andreas Harefa Menurut Andreas Harefa, arti integritas adalah suatu kunci kehidupan yang dapat diamati secara langsung, yaitu menunjukkan kejujuran, berkomitemen, dan melakukan sesuatu dengan konsisten.

2. Henry Cloud Menurut Henry Cloud, arti integritas adalah sesuatu yang sangat berhubungan dengan keutuhan dan kefektifan seseorang sebagai insan manusia dalam menjalankan fungsinya sesuai dengan yang telah dirancang sebelumnya. 3. Ippho Santoso Menurut Ippho Santoso, pengertian integritas adalah suatu keadaan menyatunya pikiran, perkataan, dan berbuatan sehingga melahirkan reputasai dan kepercayaan.

4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Menurut KBBI, arti integritas adalah mutu, sifat, dan keadaan yang menggambarkan kesatuan yang utuh, sehingga memiliki potensi dan kemampuan memancarkan kewibawaan dan kejujuran. Baca juga: Pengertian Kreatif Fungsi Integritas Secara Umum Arti integritas bagi kecerdasan moral dan wawasan diri Setelah memahami apa arti integritas, mungkin kita bertanya-tanya, apa fungsi integritas itu?

Secara garis besar, ada dua fungsi utama integritas, yaitu: 1. Fungsi Kognitif Dalam hal ini fungsi kognitif integritas mencakup kecerdasan moral dan wawasan diri (self insight).

Dan wawasan diri itu meliputi pengetahuan diri dan refleksi diri. Dari penjelasan tersebut maka dapat dijelaskan bahwa fungsi kognitif integritas adalah untuk memelihara moral seseorang dan mendorong orang tersebut untuk memiliki pengetahuan yang lebih luas.

2. Fungsi Afektif Fungsi afektif mencakup hati nurani dan harga diri. Sehingga fungsi afektif integritas adalah untuk menjaga nurani manusia agar tetap memiliki ‘hati’ dan perasaan sebagai manusia.

Baca juga: Pengertian Etika Manfaat Integritas Secara Umum Integritas bermanfaat bagi fisik, intelektual, emosional, dan spiritual Dari penjelasan sebelumnya disebutkan bahwa terdapat dua fungsi integritas, yaitu fungsi kognitif dan afektif.

Lalu, apa manfaat integritas bagi seseorang? • Manfaat secara fisik, individu yang memiliki integritas cenderung merasakan manfaat pada fisiknya. Misalnya merasa lebih sehat dan bugar dalam melakukan kegiatannya. • Manfaat secara intelektual, individu yang berintegritas umumnya lebih mampu mengoptimalkan kemampuannya ketimbang individu yang munafik.

• Manfaat secara emosional, umumnya seseorang yang memiliki integritas juga memiliki motivasi, sadar diri, solidaritas tinggi, empati, simpati, dan emosi yang stabil. • Manfaat secara spiritual, integritas menjadikan seseorang lebih bijaksana dalam memaknai segala pengalaman hidupnya.

• Manfaat secara sosial, integritas dalam diri seseorang membuatnya lebih mudah dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain dan dalam melakukan kerja sama di masyarakat. Baca juga: Pendidikan Karakter Pentingnya Integritas Bagi Setiap Individu Integritas penting bagi perkembangan seseorang “Tanpa integritas, motivasi itu berbahaya; tanpa motivasi, kapasitas tidak berdaya; tanpa kapasitas, pemahaman terbatas; tanpa pemahaman, pengetahuan tidak ada artinya; tanpa pengetahuan, pengalaman itu buta.

Pengalaman mudah diberikan dan digunakan dengan cepat oleh orang-orang dengan semua kualitas lainnya.” (Anonim) Dari kutipan di atas dijelaskan bahwa integritas adalah hal terpenting dalam kehidupan seseorang secara menyeluruh. Ketika kita mencari karakteristik tentang bagaimana cara membangun kehidupan pribadi, maka urutannya dimulai dari; • Integritas • Motivasi • Kapasitas • Pengetahuan • Pengalaman Berikut ini adalah penjelasan secara singkat mengapa integritas begitu penting dalam kehidupan setiap orang: • Integritas adalah salah satu kunci kesuksesan setiap orang karena individu yang berintegritas merupakan pribadi yang konsisten dalam menjalankan nilai-nilai dan norma yang berlaku.

• Integritas seseorang akan menentukan dirinya bisa dipimpin dan bisa menjadi pemimpin karena hanya tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan berintegritas yang memiliki kepribadian berkualitas dan mampu belajar dari orang lain. • Integritas seseorang akan menentukan seberapa besar dirinya layak dipercaya oleh orang lain karena tindakannya yang konsisten. • Integritas akan menghasilkan reputasi dan prestasi bagi seseorang karena mereka berpikir, berkata, dan bertindak secara konsisten.

Baca juga: Pengertian Norma Itulah penjelasan ringkas tentang arti integritas, fungsi, manfaat, dan urgensinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.none
Pemimpin merupakan penggerak utama organisasi. Otoritas organisasi berada di tangan pemimpin. Pemimpin juga menjadi kunci keberhasilan dari suatu organisasi.

Begitu juga kegagalan organisasi juga tergantung bagaimana pemimpin melakukan proses kepemimpinanya. Pemberian layanan dapat dilakukan secara optimal jika sistem kepemimpinan dikelola secara baik atas kendali pemimpin.

Harapannya dapat mendukung upaya memperkokoh makna dan implementasi integritas dalam perilaku kerja serta menjadikan unit organisasi sebagai institusi yang memiliki kesungguhan untuk mempraktikkan integritas.

Integritas sering disederhanakan maknanya sebagai kejujuran, kebajikan, berperilaku baik dan benar, atau bermoral. Maknanya seringkali berkembang dan dikaitkan dengan pencegahan korupsi. Integritas merupakan hal yang sangat penting bagi seorang Aparatur Sipil Negara karena integritas menjadi dasar dari semua nilai pribadi seseorang.

A. Pengertian Nilai Integritas 1. Pengertian Nilai Pengertian nilai dalam bahasa Inggris disebut value berarti harga, penghargaan, atau tafsiran. Artinya, harga atau penghargaan yang melekat pada sebuah objek. Objek yang dimaksud adalah berbentuk benda, barang, keadaan, perbuatan, atau perilaku. Nilai adalah sesuatu yang abstrak, bukan konkret. Nilai hanya bisa dipikirkan, dipahami, dan dihayati.

Nilai juga berkaitan dengan cita-cita, harapan, keyakinan, dan hal-hal yang bersifat batiniah. Menilai berati menimbang, yaitu kegiatan manusia yang menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain untuk mengambil suatu keputusan. 2. Pengertian Integritas Integritas dapat diartikan sebagai dorongan hati nurani untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan tekat yang mulia.

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, integritas artinya mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan, kejujuran. Sedangkan menurut Wikipedia, integritas adalah konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan.

Definisi lain dari integritas adalah suatu konsep yang menunjuk konsistensi antara tindakan dengan nilai dan prinsip. Dalam etika, integritas diartikan sebagai kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang. Lawan dari integritas adalah hipocrisy (hipokrit atau munafik).

Seorang dikatakan “mempunyai integritas” apabila tindakannya sesuai dengan nilai, keyakinan, dan prinsip yang dipegangnya (Wikipedia). B. Integritas Seorang Pemimpin Ciri seorang yang berintegritas ditandai oleh satunya kata dan perbuatan bukan seorang yang kata-katanya tidak dapat dipegang. Seorang yang mempunyai integritas bukan tipe manusia dengan banyak wajah dan penampilan yang disesuaikan dengan motif dan kepentingan pribadinya.

Berdasarkan kamus kompetensi perilaku Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang dimaksud dengan integritas adalah bertindak secara konsisten antara apa yang dikatakan dengan tingkah lakunya sesuai nilai-nilai yang dianut (nilai-nilai dapat berasal dari nilai kode etik di tempat dia bekerja, nilai masyarakat atau nilai moral pribadi).

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian integritas adalah mutu, sifat, dan keadaan yang menggambarkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan memancarkan dan kejujuran.

Orang yang berintegritas adalah: [1] 1. Memiliki integritas pribadi; 2. Berkepribadian utuh (setiap tindakan dan perilaku merujuk pada nilai dan etika); 3. Satunya perkataan dan perbuatan; 4. Patuh pada kode etik yang telah disepakati dan tidak melanggar sumpah jabatan; 5. Tidak tergoda melakukan penyelewengan dengan wewenang yang dimiliki; § Konsumerisme dan hedonism § Tata nilai dan ukuran moral masyarakat yang salah § Manusia terpukau dan terpedaya oleh uang dan kekuasaan 6. Menjadi panutan.

Nama - nama tokoh bangsa yang telah menanamkan nilai-nilai integritas dan dapat dijadikan panutan seperti: H. Agus Salim, Baharuddin Lopa, Hoegeng Iman Santosa, Mohammad Natsir, dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Kementeri a n Keuangan (Kemenkeu) meluncurkan secara resmi nilai-nilai Kemenkeu p ada tahun 2011. Acara yang dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo, dihadiri oleh seluruh Eselon 1 Kemenkeu. Bertempat di Aula Utama Dhanapala Kemenkeujuga turut dihadiri oleh para pejabat Eselon 2 Kemenkeu seluruh Indonesia.

Nilai-nilai Kementerian Keuangan tersebut adalah : 1) Integritas: Berpikir, berkata, berperilaku dan bertindak dengan baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. Perilaku Utama; a. Bersikap jujur, tulus dan dapat dipercaya b. Menjaga martabat dan tidak melakukan hal-hal tercela 2) Profesionalisme: Bekerja tuntas dan akurat atas dasar kompetensi terbaik dengan penuh tanggung jawab dan komitmen yang tinggi. Perilaku Utama ; a.

Mempunyai keahlian dan pengetahuan yang luas. b. Bekerja dengan hati 3) Sinergi: Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan, untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas. Perilaku Utama ; a. Memiliki sangka baik, saling percaya dan menghormati b. Menemukan dan melaksanakan solusi terbaik 4) Pelayanan: Memberikan layanan yang memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yang dilakukan dengan sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman.

Prilaku Utama ; a. Melayani dengan berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan b. Bersikap proaktif dan cepat tanggap 5) Kesempurnaan: Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang untuk menjadi dan memberikan yang terbaik. Perilaku Utama : a. Melakukan perbaikan terus menerus b. Mengembangkan inovasi dan kreativitas C. Proses Kepemimpinan Dalam Membangun Integritas Integritas adalah salah satu kompetensi manajerial dan sosial kultural.

Integritas harus dibangun. Bagaimana cara membangun integritas? akan dijelaskan cara membangun integritas diri. Langkah pertama, yang paling penting, yaitu menetapkan nilai diri kita sendiri. Nilai itu adalah jujur, sabar, dapat dipercaya dan menghargai orang lain.

Hal ini bisa dilakukan dengan mencari panutan atau kita sendiri yang menjadi panutan sehingga orang lain dengan ikhlas mengikuti tujuan yang akan dicapai dalam berorganisasi khususnya dalam aksi perubahan ini. Integritas adalah suatu bentuk kejujuran yang diimplementasikan secara nyata dalam tindakan sehari-hari. Nilai-nilai integritas sangat penting untuk diterapkan dalam sebuah organisasi atau perusahaan, agar semua orang di dalamnya bisa saling percaya dan pada akhirnya bisa lebih cepat untuk mencapai tujuan bersama.

Jika nilai-nilai integritas tidak dijalankan, maka kerjasama tim yang dilakukan akan menjadi lebih sulit akibat tidak terbangunnya kepercayaan yang komprehensif diantara mereka. Seorang pemimpin mutlak menjalankan nilai-nilai integritas, karena dialah yang akan dipandang orang lain terlebih dahulu, dijadikan contoh dan teladan terutama bagi bawahannya. Integritas ini juga penting bagi image si pemimpin itu sendiri. Karena di saat pemimpin menerapkan nilai-nilai integritas, ia akan diterima sekaligus dipercaya oleh bawahannya sebagai sosok panutan.

Ia akan bisa mempengaruhi orang lain karena ketegasan dan keselarasannya atas pikiran dan perkataan. Hal yang berbeda terjadi jika di dalam sebuah organisasi atau perusahaan, para pemimpinnya tidak dipercaya bahkan tidak mendapat respek dari bawahannya. Mereka akan berjalan sendiri-sendiri tanpa mengikuti arahan dari pimpinannya.

Organisasi atau perusahaan tersebut akan menjadi kacau dan tidak bisa mencapai tujuan dengan baik. Itulah yang akan terjadi jika pemimpin tidak menanamkan nilai-nilai integritas. Pemimpin harus mampu memimpin dengan contoh dan menciptakan lingkungan kerja yang profesional bagi para bawahannya. Pemimpin bertanggung jawab untuk timnya, dan secara aktif mengelola kinerja timnya. Pemimpin selalu memastikan bawahannya menjalankan tugasnya sesuai dengan harapan organisasi, dan mematuhi manajemen risiko yang ada di tempat kerja.

Pemimpin menjamin pelaporan internal memfasilitasi deteksi dini dan berkontribusi terhadap perbaikan terus-menerus dari organisasi. Untuk itu 5 (lima) hal berikut sangat penting bagi pemimpin untuk membangun integritas di tempat kerja: [2] a.

Etika kepemimpinan b. Manajemen dan pengawasan aktif c. Orang-orang yang tepat d. Proses yang efektif e. Pelaporan yang professional Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah melalui berbagai kesempatan menyatakan “perang” melawan korupsi. Untuk itu, pelaksanaan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dapat mencegah terjadinya korupsi di dalam birokrasi melalui berbagai desain dan kebijakan publik yang berorientasi pada pencegahannya.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pelaksanaan zona integritas secara efektif adalah seperti yang disampaikan oleh Holidi (2013), sebagai berikut: 1.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Sepakati nilai-nilai bersama melalui tahapan yang harus dilakukan, yaitu: [3] a. Brainstorming; Mengadakan kegiatan brainstrorming tentang upaya pemberantasan dan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi pada setiap lembaga masing-masing. Bisa melalui pertemuan antar pimpinan puncak, antar pimpinan lembaga dan para pejabat eselon, dan lain sebagainya. Untuk perlunya menyamakan dalam hal-hal persepsi adalah tentang tanggung jawab, komitmen anti korupsi, dan lain sebagainya.

Mengadakan diskusi seperti jika dilakukan secara insidental dapat memberikan nilai kesadaran kepada aparatur dan menjadi pengetahuan yang dapat mencegah terjadinya korupsi pada lembaga birokrasi tersebut. b. Pakta Integritas; Setiap lembaga atau instansi harus membuat pakta integritas sebagai bentuk komitmen penyelenggara pemerintah terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi serta meningkatkan kualitas kinerja pelayanan yang berdasarkan pada kepentingan pelayanan umum.

c. Sosialisasi pakta integritas; Maka pakta integritas harus disebarluaskan (disosialisasikan) agar diketahui oleh aparatur yang lain sebagai bentuk konkret dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemerintahan. Sebagai penyelenggara negara, tentunya menjadikan korupsi sebagai musuh bersama dan melakukan pencegahan melalui dari diri sendiri, dari hal yang paling kecil dan dari sekarang untuk seterusnya.

d. Publikasi dokumen; Kesiapan menjalankan zona integritas sebagai pencegahan dan pemberantasan terhadap tindak pidana korupsi harus diikuti oleh semua pegawai baik pegawai negeri sipin maupun non PNS dengan komitmen yang kuat.

Oleh karena itu, untuk mendukung percepatan zona integritas, perlu dilakukan publikasi melalui media massa, baik cetak maupun online. Begitu juga instansi-instansi pemerintah diinformasikan secara resmi sebagai bagian dari pelaksanaan zona integritas dan menjadi bagian dari menjalankan reformasi birokrasi untuk mendapat dukukungan dari semua pihak. 2. Mengembangkan manajemen integritas; Dalam mengembangkan manajemen integritas terdapat beberapa hal, yaitu menata ulang kelembagaan secara profesional dan proposional, mekanisme proses dan instrument yang lebih baik, dukungan terhadap pengendalian integritas secara maksimal dan optimal, dan melakukan integritas yang berkesinambungan yang terus-menerus.

3. Membangun kerjasama pelaksanaan integritas. Penerapan kerja sama dalam pelaksanaan zona integritas ini harus dilakukan sebagai upaya penguatan terhadap lembaga negara dengan kontrol langsung melalui kerjasama dengan penegak hukum. Pelaksanaan zona integritas membutuhkan komitmen dan konsitensi dari lembaga atau instansi serta sumber daya manusia di dalamnya juga membangun jejaring kerja sama dengan penegak hukum, terutama yang berhubungan dengan penegakan korupsi menjadi penting sebagai kontrol antar lembaga dengan membuat berbagai peraturan dan ketentuan secara formal maupun non formal dalam optimalisasi pelaksanaan zona integritas.

Integritas merupakan sebuah tolok ukur fundamental untuk kepemimpinan. Dengan demikian seorang pemimpin harus memimpin dengan integritas, kejujuran dan berpegang pada nilai-nilai organisasinya. Para anggota tim ingin mengetahui apakah pemimpin mereka dapat dipercaya. Mereka harus merasa yakin bahwa sang pemimpin memperhatikan kepentingan setiap anggota tim dan sang pemimpin harus menaruh kepercayaan bahwa para anggota timnya melakukan tugas tanggung-jawab mereka.

Cara terbaik untuk membangun kepercayaan para anggota timnya adalah dengan terus mempertahankan integritas. Ada komponen pengungkit merupakan komponen yang menjadi faktor penentu pencapaian sasaran hasil pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM yang terdiri dari enam komponen pengungkit, yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen Sumber Daya Manusia, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Penguatan Kualitas Pelayanan Publik.

D. Karakteristik Interigritas Seorang Pemimpin Memimpin dengan integritas. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh kepemimpinan adalah memimpin dengan integritas.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Orang-orang sungguh ingin melihat para pemimpin mereka menjadi sumber dari nilai-nilai yang dapat dipercaya dan juga integritas. Mereka melihat kepada para pemimpin untuk jaminan dan keyakinan, untuk kejelasan, visi dan tujuan khususnya pada masa-masa yang penuh dengan ketidakpastian. Seperti dikatakan oleh W. Clement Stone, “Have the courage to say no.

Have the courage to face the truth. Do the right thing because it is right. These are the magic keys to living your life with integrity.” (Milikilah keberanian untuk mengatakan “tidak”.

tujuan kita berintegritas adalah mempengaruhi sekeliling kita untuk melakukan nilai kebenaran dan

Milikilah keberanian untuk menghadapi kebenaran. Lakukanlah hal yang benar karena hal itu memang benar). Untuk pencapaian tujuan reformasi birokrasi secara optimal, tentunya peran pemimpin dalam berbagai instansi menjadi penting dan strategis.

Kepemimpinan dalam birokrasi menajdi tolak ukur keberhasilan dari reformasi birokrasi. Perubahan terhadap budaya yang ada dalam birokrasi menjadi tantangan tersendiri bagi pengambil kebijakan.

Dibutuhkan kepemimpinan yang visioner dan penuh tanggung jawab terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi. Menurut Gen Ronald R. Fogleman menemukan bahwa pemimpin yang berintegritas menunjukkan sikap tulus dan konsisten, memiliki keteguhan hati dan karakter, dan merupakan seorang yang mampu bertahan sampai akhir.[4] 1.

Ketulusan Ketulusan adalah perilaku tanpa kepura-puraan dan kesan yang palsu. Pemimpin yang berintegritas bersikap tulus dan tindakan mereka sesuai dengan perkataannya. 2. Konsistensi Satu perbuatan nyata yang mencerminkan integritas akan meninggalkan kesan, namun perilaku seorang pemimpin haruslah konsisten jika ia ingin berhasil membentuk suatu organisasi.

Pemimpin semestinya mempraktikkan apa yang mereka ajarkan, dan menetapkan standar dengan adil. Kesemuanya ini dibutuhan untuk terwujudnya disiplin, moral, dan pencapaian misi. 3. Keteguhan hati Untuk menjadi seorang pemimpin, kita harus memiliki lebih dari sekadar citra diri ( image ) yang berintegritas, kita harus memiliki keteguhan hati. 4. Menjadi Seorang yang Mampu Bertahan Sampai Akhir Pemimpin dapat menunjukkan integritasnya dengan melaksanakan tugas sebaik mungkin, terlepas dari seberapa penting tugas itu atau siapa yang akan mendapat pujian.

Contoh, p idato Bung Tomo pada 10 November 1945 menjadi penyemangat arek-arek Suroboyo untuk bangkit melawan, dan tidak gentar oleh serangan 30.000 pasukan Inggris yang dilengkapi dengan senjata canggih.

Dengan keyakinan yang tinggi, serta semboyan merdeka atau mati, arek-arek Suroboyo pantang menyerah dan dengan gagah berani melawan pasukan Inggris di Surabaya. Penulis : Tim Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Palu Referensi : 1. https://aclc.kpk.go.id/materi/sikap-antikorupsi/infografis/pengertian-integritas [diakses pada tanggal 8/03/2021] 2.

https://money.kompas.com/read/2013/04/09/11144792/Langkah.Mengembangkan.Integritas.Pribadi. [diakses pada tanggal 8/03/2021] 3. Hayat, Manajemen Pelayanan Publik, Rajawali Pers Divisi Buku Perguruan Tinggi, (PT. RajaGrafindo Persada Jakarta,2017), hal.144 4. https://lead.sabda.org/lead/?title=kaitan_integritas_dan_kepemimpinan (diakses pada tanggal 8/03/2021

Integritas adalah ...




2022 www.videocon.com