10 nama alat musik dan cara memainkannya

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Alat Musik Tradisional Indonesia – Begitu beragamnya kearifan budaya Indonesia menandakan bahwa sesungguhnya negeri kita ini sangatlah kaya. Kita bisa melihat itu semua dari banyaknya lagu daerah, rumah adat, baju adat, upacara adat, tarian tradisional, alat musik tradisional dan lainnya. Untuk itu seharusnya kita bangga menjadi salah satu bagian dari bangsa ini. Lantas bagaimana cara kita untuk menunjukkan rasa bangga itu?

Cara termudah adalah dengan mengetahui kearifan lokal yang ada dan salah satunya merupakan Alat Musik Tradisional. Kita mengetahui bahwa Indonesia memiliki 34 provinsi mulai dari sabang sampai merauke, dimana setiap daerah memiliki kesenian dan alat musik tradisional yang berbeda-beda. Mungkin jika dihitung jumlahnya bisa sampai ratusan, akan tetapi hanya beberapa saja yang populer. Bagi kamu yang bangga menjadi Indonesia. Yuk, kita cari tahu apa saja alat musik tradisional yang populer itu.

Daftar Isi • Inilah 36 Alat Musik Tradisional Indonesia Beserta Gambar dan Penjelasannya • Alat Musik Tradisional Pukul di Indonesia • 1. Aramba • 2. Angklung • 3.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Bedug • 4. Bende • 5. Cengceng • 6. Doll • 7. Gamelan • 8. Ganda • 9. Gendang Melayu • 10. Gendang Panjang • 11. Katambung • 12. Kentongan • 13. Kanda Wuta • 14. Kolintang • 15. Pare’e • 16.

Talempong • 17. Tifa • 18. Tuma • Alat Musik Tradisional Tiup di Indonesia • 19. Fu • 20. Kuriding • 21. Lalove • 22. Puik puik • 23. Suling • 24. Serunai • 25. Serune Kalee • 26. Triton • Alat Musik Tradisional Dawai / Senar di Indonesia • 27. Gambus Jambi • 28. Geso-geso • 29. Japen • 30. Panting • 31. Santu • 32. Sasando • 33. Sampek • 34. Talindo • 35. Tehyan • 36. Tutuba Inilah 36 Alat Musik Tradisional Indonesia Beserta Gambar dan Penjelasannya Berikut adalah beberapa daftar alat musik tradisional Indonesia berdasarkan sumber bunyinya beserta daerahnya masing-masing: Alat Musik Tradisional Pukul di Indonesia 1.

Aramba Aramba merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Nias, Sumatera Utara. Aramba terbuat terbuat dari tembaga, kuningan atau logam. Alat musik ini termasuk dalam jenis idiofon dan cara memainkannya cukup dipukul dengan menggunakan stik kayu. Dahulu, ketika Aramba membunyikan nadanya, itu merupakan pertanda bahwa sedang digelarnya sebuah pesta di tempat tersebut. Namun, pada saat ini Fungsi Aramba tidak sekedar untuk memeriahkan pesta saja.

Aramba juga digunakan sebagai pengiring tari, seperti Tari Ya’ahowu, Tari Moyo dan Tari Tuwu. 2. Angklung Kita boleh bangga dengan alat musik tradisional dari Jawa Barat ini. Yup, angklung adalah salah satu warisan kebudayaan dunia yang ditetapkan oleh Unesco 10 nama alat musik dan cara memainkannya tahun 2010 dengan kategori Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. Alat musik ini terbuat dari bambu yang dipotong bagian ujungnya. Cara memainkannya pun cukup mudah, yakni dengan digoyangkan sampai mengeluarkan suara.

Angklung digolongkan dalam jenis idiofon, karena mengeluarkan suara yang bersumber pada bahan dasarnya. 3. Bedug Bisa dikatakan alat musik tradisional yang satu ini adalah simbol keagamaan dan politik di manapun berada. Yup, itulah Bedug. Sebuah alat musik yang terbuat dari kayu besar yang dilubangi bagian tengahnya sehingga menyerupai tabung, setelah itu lubang ditutup dengan menggunakan kulit binatang yang dikeringkan, bisa berupa kambing, sapi, kerbau dan banteng.

Bedug sendiri berasal India dan Tiongkok yang dibawa oleh mereka yang dahulunya pernah singgah ke Nusantara. Di tempat asalnya, bedug berfungsi sebagai alat komunikasi ritual keagamaan yang diletakkan di kuil-kuil.

Sedangkan di Indonesia yang mayoritas agamanya adalah Islam. Fungsi Bedug tersebut melebur dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masjid sebagai pertanda waktu sembahyang sudah tiba. Bedug mempunyai suara yang khas yaitu bernada berat sekaligus juga rendah sehingga bisa terdengar hingga jarak yang cukup jauh. Di Jawa Barat ada seni untuk memainkan Bedug, seni ini diberi nama Ngadulag.

Di daerah Sukabumi, Ngadulag dijadikan kompetisi untuk mendapatkan penabuh Bedug dengan keterampilan terbaik. Biasanya event ini berlangsung ketika bulan suci ramadhan tiba. 4. Bende Bende merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Lampung. Jika dilihat, alat musik ini sama dengan Aramba dan yang membedakan hanyalah warnanya saja.

Cara memainkannya yakni dipukul dengan alat pemukul khusus. Pada zaman dahulu, Bende berfungsi sebagai pertanda untuk berkumpul di alun-alun bahwa raja hendak mengumumkan sesuatu. Sekarang, fungsi Bende bergeser menjadi pengiring di acara kesenian lokal.

5. Cengceng Cengceng merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Bali. Cengceng termasuk ke dalam alat musik berjenis idiofon.

Cara memainkan alat musik ini cukup mudah, hanya meletakkan Cengceng di kedua telapak tangan, lalu dibenturkan keduanya hingga mengeluarkan suara. 6. Doll Mungkin banyak orang 10 nama alat musik dan cara memainkannya mengenal alat musik tradisional ini. Doll berasal dari Bengkulu. Jika kita lihat secara sepintas, Doll mirip dengan genderang perang. Bagi masyarakat Bengkulu, Doll digunakan untuk memperingati Revolusi Husain (cucu Nabi Muhammad Saw) di Padang Karbala pada setiap tanggal 10 Muharram.

Doll juga termasuk jenis alat musik membranofon. Cara memainkannya adalah dipukul dengan alat pemukul khusus. 7. Gamelan Gamelan merupakan sekumpulan alat musik yang terdiri dari gong, bonang, gambang, gendang dan lainnya.

Gamelan banyak kita dijumpai di pulau Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Mungkin karena keindahan dan filosofi-nya yang sangat dalam menjadikan alat musik tradisional ini terkenal di mata dunia. Bahkan di beberapa negara, ada yang menjadikannya kurikulum sehingga wajib dipelajari oleh setiap murid di sekolah. 8. Ganda Ganda merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Tengah. Alat musik ini terbuat dari kayu yang dilubangi bagian tengahnya, lalu kedua ujung lubang dibalut dengan kulit binatang yang dikeringkan.

Bentuk Ganda sendiri sangat mirip dengan gendang, perbedaannya hanya dalam segi ukuran saja. Cara memainkan-nya sama dengan gendang, cukup memukulnya dengan telapak tangan di bagian kulit. 9. Gendang Melayu Gendang Melayu merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Bangka Belitung. Gendang Melayu terbilang unik karena akulturasi dari budaya Melayu, Muslim dan Tiongkok.

Alat musik ini terbuat dari kayu mahoni yang dilubangi bagian tengahnya. Pada bagian ujung dibuat lebih tipis agar memudahkan untuk dipasang dengan kulit kambing atau kerbau yang sudah dikeringkan dengan menggunakan anyaman rotan. Gendang Melayu banyak digunakan untuk mengiringi tari-tarian, pertunjukan pencak silat dan upacara pernikahan.

Cara memainkan-nya mirip seperti umumnya gendang yang sudah kita kenal. Gendang Melayu memiliki dua jenis, yakni Gendang Campak dan Gendang Hadrah. 10. Gendang Panjang Gendang Panjang merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Kepulauan Riau. Bentuk dan cara pembuatan-nya seperti gendang pada umumnya. Gendang Panjang ini bisa dimainkan dengan cara ditepuk menggunakan tangan maupun dipukul dengan kayu.

Biasanya Gendang Panjang ini digunakan pada saat upacara pernikahan, penyambutan tamu, pengiring tari dan pencak silat. 11. Katambung Katambung merupakan alat 10 nama alat musik dan cara memainkannya tradisional sejenis perkusi yang berasal dari Kalimantan Tengah. Bentuk alat musik ini terbilang unik karena menyerupai labu siam.

Katambung biasa digunakan oleh masyarakat suku Dayak Ngayu dalam berbagai upacara besar, diantara upacara Ngawi Belom dan Ngawi Matey. Pada saat upacara Ngawi Belom, Katambung dimainkan untuk menyambut tamu, sedangkan upacara Ngawi Matey Katambung dimainkan saat upacara kematian, upcara pengangkatan tulang, penguburan dan acara syukuran setelah penguburan.

12. Kentongan Kentongan merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu atau kayu yang di pahat bagian tengahnya sehingga membentuk garis lurus. Alat musik ini banyak kita jumpai di Jawa. Pada awalnya Kentongan berfungsi sebagai alarm, alat komunikasi, penanda waktu sembahyang, ronda malam sampai peringatan tanda bahaya.

Kentongan juga identik dengan orang yang tinggal di kawasan pegunungan atau pedesaan yang masih hidup dengan cara tradisional yang sederhana. Cara memainkan kentongan cukup mudah, yakni dipukul dengan stik bambu sampai menimbulkan suara.

13. Kanda Wuta Kanda Wuta merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Tenggara. Alat musik ini sering dimainkan sebagai pengiring Tari Lulo Ganda, sebuah tarian yang dipertunjukkan waktu panen tiba. Kanda Wuta terbuat dari kayu, rotan, tanah liat dan pelepah sagu. Cara memainkannya yakni dengan cara dipukul. 14. Kolintang Kolintang merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Alat musik ini terbuat dari potongan kayu lokal yang disusun diatas kayu yang berfungsi sebagi resenator.

Jika dilihat sepintas Kolintang mirip dengan alat musik Gambang dari Jawa. Pada awalnya Kolintang digunakan untuk pemujaan roh leluhur, namun seiring perkembangan zaman fungsi tersebut bergeser menjadi pengiring tari, pertunjukan musik dan berbagai upacara adat. Cara memainkan alat musik ini yaitu dipukul dengan mengguanakan stik kayu yang ujungnya dibalut kain.

Biasanya para pemain Kolintang menggunakan tiga stik sekaligus. [su_note note_color=”#e7e7e7″] Kolintang mempunyai terdiri dari 9 jenis yang berbeda, diantaranya Loway (bass), Cella (cello), Karua (tenor 1), Karua (tenor 2), Uner (alto 1), Uner rua (alto 2), Katelu (ukulele), Ina esa (melodi 1), Ina rua (melodi 2) dan Ina teweng (melodi 3).[/su_note] 15.

Pare’e Pare’e merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Tengah, alat musik ini mempunyai bentuk seperti garpu tala.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Pare’e berungsi sebagai alat perkenalan antar anggota kelompok masyarakat dan juga sekedar sebagai alat hiburan dikala santai saja.

Cara memainkan alat musik tradisional ini dengan dipukul-pukulkan pada telapak tangan. Kamu bisa memainkannya dengan duduk ataupun berdiri. Pare’e terbuat dari rotan dan buluh tui dan biasanya berwarna kecoklatan sesuai dengan warna bahan dasarnya.

16. Talempong Talempong merupakan alat musik tradisional jenis pukul kebanggaan Minangkabau, Sumatera Barat. Alat musik ini kerap kali hadir dalam perhelatan upacara adat. Talempong terbuat dari campran tembaga, besi putih dan timah putih. Kualitas Talempong bisa diukur dari kadar tiga unsur bahan dasar tersebut. Semakin banyak tembaga dalam sebuah Talempong maka kualitasnya akan semakin baik. Cara memainkannya yakni dipukul dengan menggunakan stik (alat pukul berbahan kayu).

Ada dua metode untuk memainkan Talempong, yaitu dengan teknik tradisional (interlocking) dan teknik modern. Teknik tradisional adalah satu set Talempong dimainkan oleh tiga orang.

Masing-masing pemain memainkan dua buah Talempong yang dipegang dengan tangan kiri secara vertikal. Tangan kanan berfungsi untuk memukulkan stik ke perangkat Talempong. Sedangkan teknik modern adalah satu set Talempong diletakkan di atas rancakan.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Kemudian Talempong dipukul dengan stik di atas rancakan tersebut. Alat musik tradisional ini sering digunakan untuk meyambut tamu-tamu agung, upacara pengangkatan penghulu, upacara menaiki rumah baru, upacara pernkahan, pesta panen raya, musik pengiring tari, pertunjukan randai, gotong royong dan lain sebagainya. 17. Tifa Inilah alat musik tradisional kebanggaan Indonesia bagian Timur, Tifa.

Tifa terbuat dari batang kayu yang bagian dalamnya dihilangkan sehingga membentuk lubang dengan salah satu lubang dibalut dengan kulit rusa yang telah dikeringkan. Biasanya bagian tengahnya akan diberi ukiran yang menunjukkan jiwa seni dari pembuatnya.

Tifa banyak ditemukan di daerah Maluku dan Papua dengan spesifikasi masing-masing. Cara memainkannya pun cukup dipukul layaknya sebuah gendang.

Tifa memiliki beberapa jenis, diantaranya Tifa Jekir, Tifa Dasar, Tifa Potong, Tifa Jekir potong dan Tifa Bas. Tifa sering kali digunakan sebagai pengiring tarian perang maupun tarian dari beberapa daerah Indonesia timur, seperti Tari Leso dari Maluku, tarian dari suku Asmat, tari Gatsi dan lainnya. 18. Tuma Mungkin kamu jarang sekali tentang alat musik tradisional ini. Yup, namanya adalah Tuma.

Tuma merupakan alat musik yang berasal dari Kalimantan Barat. Alat musik ini diklasifikasikan sebagai salah satu jenis membranofon (alat musik yang menghasilkan dari getaran kulit yang dipukul).

Cara memainkannya cukup mudah, yakni dengan ditepuk dengan memakai telapak tangan layaknya gendang. Alat Musik Tradisional Tiup di Indonesia 19. Fu Fu merupakan alat musik tradisional yang banyak ditemukan di Maluku Utara.

Alat musik ini terbuat dari kulit kerang. Cara memainkannya dengan meniup di bagian yang berlubang dan dikendalikan dengan telapak tangan untuk mengatur nada. Fu tipikal alat musik yang mengeluarkan jenis suara aerofon. Fu digunakan sebagai pengiring tari-tarian dan sebagai pertanda bahwa sedang tersesat di hutan. 20. Kuriding Kuriding merupukan alat musik tradisional khas suku Banjar, Kalimantan Selatan.

Alat musik ini terbuat dari pelepah enau, bambu ataupun kayu yang dibentuk kecil alat getar dan tali penarik. Cara memainkan Kuriding yaitu menempelkannya di mulut dengan tangan kiri memegang tali yang melingkar dan tangan kanan menarik tali panjang yang diikat pada ujung kayu.

Kuriding menghasilkan suara seperti angina yang menderu berasal dari tiupan sang pemain, sedangkan suara yang menghentak dihasilkan dari tarikan tangan kanan. Pada dasarnya cukup mudah untuk memainkan Kuriding, namun untuk hasil yang menawan dibutuhkan latihan yang ekstra. 21. Lalove Lalove adalah alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Tengah. Alat musik ini terbuat dari bambu. Mungkin dari kita mengenalnya dengan seruling bambu. Pada jaman dahulu Lalove tidak boleh ditiup oleh sembarang orang, karena bagi sebagaian orang yang sering kerasukan, secara otomatis dia akan kerasukan jika mendengar suara dari alat musik ini.

Fungsi Lalove sesungguhnya yakni sebagai salah satu pengiring Tarian Tradisional Balia. Tari Balia sendiri merupakan ritual penyembuhan penyakit pada suku kaili di Sulawesi Tengah kala itu. Seiring berjalannya waktu, kepercayaan ini memulai memudar. Kini Lalove sudah boleh dipelajari dan dimainkan sebagai seni musik maupun pengiring tari tradisional yang sudah digubah dengan tujuan hiburan belaka tanpa adanya unsur magis dan kesakralan lagi.

22. Puik puik Puik puik merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan. Alat musik ini terbuat dari kayu besi yang dibuat mengerucut dan pada bagian pangkalnya terdapat pipa sebagai penghasil suara. Suara dan bentuk puik puik secara umum sama dengan terompet.

Bagian pangkal dari alat musik tradisional ini terbuat dari logam, pipa tersebut terdapat potongan daun lontar yang menjadikannya sumber suara. Biasanya dalam Puik puik terdapat dua lembar daun lontar sebagai cadangan.

Cara memainkannya cukup dengan ditiup dan diatur dengan sedemikian rupa hingga menjadi sebuah bunyi yang apik. Namun, karena menggunakan daun lontar, memerlukan keahlian khusus untuk memainkan alat musik ini. Jika meniupnya sembaranagan suara yang dihasilkan akan aneh bahkan tidak berbunyi. 23. Suling Suling merupakan alat musik yang terbuat dari kayu atau bambu dan terdapat beberapa lubang untuk mengatur irama.

Kita dapat menjumpai alat tradisional ini di hampir seluruh wilayah Indonesia. Suling mempunyai suara yang lembut sehingga bisa dipadukan dengan alat musik lainnya. 24. Serunai Serunai merupakan alat musik tradisional tiup yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat.

Serunai atau yang biasa disebut Puput Serunai terbuat dari batang padi, kayu atau bambu dan bisa juga menggunakan tanduk kerbau dengan campuran daun kelapa. Serunai mempunyai ujung yang mengembang, berfungsi sebagai pengeras volume suara. Di setiap daerah, Serunai mempunyai spesifikasi yang beragam. Bahkan, ada juga Serunai yang pengaturan nadanya dilakukan dengan cara membuka dan menutup permukaan corong.

Alat musik tradisional ini biasa dimainkan dalam berbagai acara adat, seperti penghulu (batagak penghulu dalam bahasa Minang), upacara 10 nama alat musik dan cara memainkannya, pentas seni pencak silat dan lain sebagainya. Namun Sarunai juga biasa diamainkan oleh orang bisa untuk menghibur diri, menemani saat musim panen atau sedang bekerja di ladang. Karena fungsinya seperti terompet, Sarunai bisa diamainkan sendiri dan digabung dengan alat musik lainnya.

25. Serune Kalee Serune Kalee merupakan alat musik tradisonal tiupyang berasal dari Aceh. Bisa dibilang Serune Kalee adalah terompet khas tanah rencong. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar 10 nama alat musik dan cara memainkannya yang memiliki karakter kuat, keras sekaligus ringan.

Struktur dan bentuk Serune Kalee mirip dengan klarinet. Instrumen ini diklasifikasikan ke dalam jenis aerofon atau instrument yang memiliki sumber nada dari hembusan udara pada rongga.

Serune Kalee biasa dimainkan sebagai instrumen utama dalam berbagai tradisi budaya Aceh dengan diiringi geundrang, rapai, dan alat musik tradisional lainnya. 26. Triton Triton merupakan alat musik yang berasal dari Papua. Alat musik ini terbuat dari kulit kerang. Triton sendiri dimainkan dengan cara ditiup. Pada awalnya, alat musik triton hanya dipakai untuk sarana komunikasi atau pemberi tanda.

Seiring berjalannya waktu Triton juga digunakan sebagai sarana hiburan. Alat Musik Tradisional Dawai / Senar di Indonesia 27.

Gambus Jambi Ramainya perdagangan di zaman dahulu memberikan beberapa pengaruh yang signifikan terhadap bangsa ini, salah satunya dalam hal musik. Budaya padang pasir begitu kentara dengan adanya bukti alat musik tradisional yakni, Gambus Jambi. Berbeda dengan Gambus Arab, Gambus Jambi memiliki jumlah dawai yang lebih banyak, bahkan sampai 12 senar.

Biasanya alat musik ini digunakan dalam pertunjukan orkes gambus dan sebagai pengiring beberapa tarian. 28. Geso-geso Geso-geso merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Tengah. Sama seperti Tutuba Gesso-geso juga andalan dari suku To Wana.

Alat musik ini terbuat dari bambu dan tempurung kelapa. Geso-geso termasuk ke dalam jenis alat musik yang berdawai satu (one stringed stick zither). Biasanya diamainkan dengan cara digesek layaknya biola dan biasanya Geso-geso dimainkan secara individual maupun juga kelompok. 29. Japen Japen merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Tengah.

Alat musik ini seperti kecapi dimainkan dengan cara dipetik senarnya.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

30. Panting Panting merupakan alat musik tradisional yang berasal dari suku Banjar, Kalimantan Selatan. Alat musik dawai ini sepintas mirip dengan gambus Arab, perbedaanya hanya diukuran saja yang lebih kecil. Panting diaminkan dengan cara dipetik. Bagi masyarakat Banjar Panting mempunyai banyak fungsi, diantaranya : • Untuk mempererat tali silaturrahmi • Sarana menyampaikan unsur-unsur agama • Sarana pendidikan, karena di dalam musik Panting mengandung syair yang berisi tentang nasehat dan petuah • Sebagai hiburan, karena musiknya yang kadang-kadang jenaka sehingga menghibur banyak orang 31.

Santu Santu merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Tengah. Alat musik ini dibuat dari bambu, di tengah badan dibuat lubang sebagai resonator dan kulit ari pada badan bambu dibentuk empat. Cara memainkan Santu yakni dengan dipetik.

Biasanya Santu dimainkan setelah para petani merayakan paska panen dan untuk mengisi waktu luang para anak muda. 32. Sasando Sasando atau 10 nama alat musik dan cara memainkannya disebut sasandu merupakan alat musik tradisional yang berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Alat musik ini berbahan utama bambu, daun lontar dan senar string. Cara memainkan Sasando cukup dengan dipetik.

Namun yang perlu kamu tahu, memainkan alat musik ini membutuhkan skill yang tinggi, karena Sasando dimainkan dengan menggunakan yang berlawanan. Tangan kiri sebagai pengatur melodi dan bass, sedangkan tangan kanan berperan mengatur accord.

Selain itu juga dibutuhkan hermonisasi perasaan agar tercipta alunan nada yang merdu. 33. Sampek Sampek merupakan alat musik tradisional yang berasal dari suku Dayak, Kalimantan. Pada awalnya alat musik ini digunakan untuk menyatakan perasaan seseorang, baik gembira, rasa sayang, rindu hingga duka lara. [su_note note_color=”#e7e7e7″] Jika Sampek dimainkan di siang hari, menandakan sang pemain merasakan suasana gembira.

Begitu juga sebaliknya, jika Sampek dimainkan pada malam hari berarti sang pemain sedang dilanda duka.[/su_note] Namun, seiring berjalannya waktu fungsinya bergeser menjadi alat hiburan dan sebagai pengiring upacara adat. Cara memainkannya cukup dengan dipetik layaknya sebuah gitar. 34. Talindo Talindo merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Tengah. Alat musik ini terbuat dari kayu, senar dan tempurung kelapa. Tempurung kelapa tersebut berfungsi sebagai resonator.

Talindo termasuk ke dalam jenis sitar berdawai satu (one stringed stick zither). Biasanya alat musik ini dimainkan secara tunggal setelah para petani merayakan hasil panen dan untuk mengisi kekosongan para anak muda. 35. Tehyan Tehyan merupakan alat musik tradisional khas Betawi, Jakarta.

Alat musik ini terbuat dari bambu bambu dan batok kelapa. Cara memainkan Tehyan yakni dengan cara digesek layaknya biola. Biasanya Tehyan diamainkan dalam memeriahkan kebudayaan Betawi, seperti ondel-ondel, lenong Betawi dan gambang kromong.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Namun sayang, sekarang sulit ditemukan orang pandai memainkan alat musik ini karena lebih menyukai alat musik modern. 36. Tutuba Tutuba merupakan alat musik tradisional khas suku To Wana, Sulawesi Tengah. Alat musik dawai ini terbuat dari bambu. Cara memainkannya cukup dengan dipetik dengan jari-jemari.

Namun, untuk menjadikannya indah butuh latihan ekstra. — Itulah 36 alat musik tradisional Indonesia dan bagaiman cara memainkannya. Semoga dengan kita mengetahui berbagai kearifan lokal dengan segala pernak-perniknya, akan meningkatkan rasa cinta kepada bangsa yang luar bisa indah ini.

Selamat Mencoba !! Berikut ini 10 alat musik ritmis yang populer serta penjelasan cara memainkannya yang mudah. Walaupun terdapat berbagai macam jenis alat musik tradisional maupun alat musik modern yang ada, alat musik ritmis merupakan tipe alat musik yang tidak terlupakan karena merupakan elemen penting dalam sebuah lagu. Alat musik ritmis merupakan alat musik yang tidak dapat membunyikan nada-nada tertentu, 10 nama alat musik dan cara memainkannya hanya dimainkan sebagai pengiring irama dan pengatur tempo lagu.

Setiap alat musik ritmis punya bentuk dan cara memainkan yang berbeda. Ada alat musik ritmis yang dapat mengeluarkan suara saat dipukul, diguncang, atau digesek. Ingin tahu berbagai jenis musik ritmis beserta cara memainkannya? Yuk simak penjelasan lengkapnya dibawah ini. Promo Kolaborasi Anak Bangsa, Gojek x Tokopedia. Nikmati promo GoSend, GoFood, GoPay dan PayLatter untuk belanja online di Tokopedia, periode 25 – 31 May 2021! Contoh Alat Musik Ritmis 1.

Triangle Sumber gambar: wikihow Triangle adalah alat musik ritmis 10 nama alat musik dan cara memainkannya segitiga yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan stik. Meski tergolong alat musik ritmis, tetapi triangle tak bertangga nada. Artinya, irama bunyi yang dihasilkan menyesuaikan dengan lagu yang akan dimainkan. Tinggi rendahnya nada yang dihasilkan tergantung dari bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan triangle itu sendiri dan kemampuan pemain dalam mengimprovisasi.

2. Tamborin Sumber gambar: Music with Ease Tamborin adalah alat musik yang dimainkan dengan cara ditabuh dan digoyangkan. Tamborin menghasilkan suara gemerincing yang dapat dipadukan dengan suara tabuhan. Tamborin terbuat dari bingkai kayu bundar yang dilengkapi dengan membran pelapis dari kulit sapi atau plastik.

Tamborin memiliki beberapa kerincingan logam kecil di sekeliling bingkainya yang akan mengeluarkan bunyi bergemerincing bila alat musik ini digoyangkan. Tamborin biasanya dimainkan dengan cara dipegang secara vertikal dan digoyang dengan salah satu tangan disertai tabuhan pada membran kulit dengan menggunakan tangan yang lainnya. BACA JUGA: Mengenal 20 Alat Musik Tradisional Asli Indonesia yang Mendunia 3.

Kendang Sumber gambar: iStock Kendang atau gendang merupakan instrumen dalam gamelan jawa yang berfungsi untuk mengatur irama. endang dimainkan dengan memukulkan tangan ke kulit yang direnggangkan. Beberapa jenis kendang yaitu ketipung atau kendang kecil, kendang ciblon/kebar atau kendang menengah. 4. Tifa Sumber gambar: Negeriku Indonesia Alat musik tifa adalah salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Indonesia bagian Timur serta sudah menjadi identitas diri untuk masyarakat Maluku dan Papua.

Alat musik Tifa ini sekilas hampir sama dengan alat musik Kendang, namun suara dari alat musik Tifa ini terdengar lebih ringan. Biasanya Tifa dimainkan oleh para laki-laki dewasa. Caranya dengan dipukul seperti alat musik kendang. Tifa juga biasanya digunakan dalam upacara-upacara adat, tarian tradisional, atau pertunjukan musik sebagai pengiringnya. Temukan berbagai perlengkapan gaming terbaikmu dengan harga terbaik di sini! 5. Kastanyet Sumber gambar: Budaya Nusantara Kastanyet merupakan alat musik ritmis untuk mengiringi irama tari-tarian Spanyol.

Alat musik ini terdiri dari sepasang kepingan kayu keras berbentuk cekung atau gading gajah. Kastanyet dimainkan dengan cara meletakkannya di tangan kiri lalu tangan kanan menepuk tangan kiri yang memegang kastanyet.

6. Marakas Sumber gambar: dikir barat Alat musik tradisional dari Amerika Latin ini hadir sebagai pengiring tarian Salsa. Marakas dikenal identik dengan suasana laut dan pantai berkat suara semarak yang dihasilkan. Alat musik ini dimainkan dengan cara digoyang sehingga menghasilkan bunyi.

Ini terjadi karena di dalamnya diisi dengan butiran kecil. 7. Gong Sumber gambar: National Music Museum Gong ini biasanya sering digunakan pada musik-musik tradisional seperti di Indonesia, Cina, Thailand, dan Jepang. Alat musik ini terbuat dari bahan logam, seperti besi, kuningan, perunggu, bahkan perak dan emas pun bisa dibentuk menjadi gong.

Gong dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul yang umumnya terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kain tebal.

Tujuannya, selain untuk menjaga fisik gong, getaran yang dihasilkan dari pukulan kayu tanpa kain berbeda dengan yang dilapisi kain. Dapatkan TokoPoints dengan bertransaksi menggunakan Kupon Cashback.

Nikmati potongan dan diskon langsung untuk berbelanja lebih hemat! BACA JUGA: Mengenal 12 Alat Musik Tradisional Jawa Barat 8. Simbal Sumber gambar: HelpShared Salah satu alat musik yang dimainkan sejak zaman kuno yaitu simbal. Simbal terdiri atas dua buah lempengan logam yang berbentuk lingkaran dan menonjol di bagian tengahnya.

C Cara memainkan simbal yaitu dengan membenturkan atau menggesekkan kedua lempengan tersebut. Simbal tangan sering digunakann pada marching band. 9. Rebana Sumber gambar: Wikipedia Rebana merupakan kendang kecil yang memiliki bentuk bundar dan pipih.

Terdapat bingkai yang berbentuk lingkaran terbuat dari kayu yang dibubut. Salah satu sisi yang berlapis kulit kambing untuk ditepuk saat dimainkan. Di Indonesia, alat musik ini biasa dimainkan sebagai pengiring tarian saman dan ratoeh jaroe dari Aceh. Cara memainkannya cukup dipukul-pukul menggunakan telapak tangan. 10. Timpani Sumber gambar: Berbagai Alat Timpani adalah alat musik ritmis pukul sejenis drum. Alat musik ini terdiri dari sebuah kulit yang disebut sebagai kepala yang dipakaikan di atas sebuah mangkuk besar yang secara tradisional terbuat dari tembaga.

Cara memainkan timpani adalah dengan cara dipukul memakai alat yang bernama stik atau mallet timpani. Fungsi dan cara memainkan timpani kurang lebih sama seperti memainkan drum.

Hari raya Idul Adha tinggal menghitung hari. Persiapkan qurban lebih mudah, aman dan cepat melalui Qurban Online di Tokopedia. Yuk, beli sekarang dan tuntaskan kewajibanmu! BACA JUGA: Mengenal 11 Alat Musik Tradisional dari Jawa Tengah Itu dia beberapa jenis alat musik ritmis dan juga cara memainkannya. Biarpun terbilang cukup mudah untuk dimainkan, kamu tetap perlu banyak latihan untuk mengatur tempo lagu dan tempo musiknya.

Nah, Toppers, jika kamu masih ingin mendapatkan waktu belajar tambahan, yuk, coba askes portal eLearning maupun lembaga kursus yang bisa diakses dari rumah untuk menambah pengetahuanmu.

Kamu bisa menambah ilmu di bidang apapun dengan harga yang terjangkau. Agar semakin hemat, jangan lupa cek voucher belajar eLearning/kursus dan bimbel di Tokopedia ya!

Hilangkan rasa bosan dan bikin waktu luang lebih seru dengan berbagai permainan menarik serta kekinian di sini! Penulis: Naura Az-Zahra
Jakarta - Alat musik tradisional di Indonesia memiliki ciri khas dan keunikan yang beragam.

Mulai dari bentuk hingga cara memainkannya. Alat musik tak lepas dari budaya musik yang diturunkan dari zaman dahulu. Seperti yang diungkapkan Ketut Wisnawa dalam bukunya "Seni Musik Tradisi Nusantara", musik tradisional merupakan jenis musik yang lahir dan berkembang dari budaya daerah tertentu yang diwariskan secara turun temurun. Baca juga: Gambang Kromong: Sejarah, Instrumen, dan Contoh Alat Musiknya Keberadaan musik tradisional ini tumbuh dan berkembang karena pengaruh adat istiadat, kepercayaan dan agama, sehingga musik daerah memiliki ciri khas masing-masing.

Berikut 11 alat musik tradisional di Indonesia dan cara memainkannya. 1. Alat musik tradisional angklung Angklung adalah salah satu alat tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu. Angklung dikenal sebagai alat musik yang berasal dari tanah Sunda yakni Jawa Barat.

Angklung terdiri dari dua, tiga atau empat bambu dengan susunan dua, tiga dan empat nada. Cara memainkannya dengan digoyangkan atau digetarkan. 2. Alat musik tradisional kolintang Kolintang adalah salah satu alat musik tradisional masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara. Biasanya alat musik tradisional ini digunakan untuk mengiringi upacara adat, pertunjukan tari, pengiring nyanyian, bahkan pertunjukan musik.

Alat musik ini terbuat dari kayu khusus yang disusun dan cara memainkannya dengan dipukul. 3. Alat musik tradisional saluang Saluang adalah alat musik tradisional khas suku Minangkabau di Sumatera Barat. Alat musik ini terbuat dari bambu tipis atau bambu talang. Bambu talang dipercaya bisa mengeluarkan suara yang lebih bagus dan merdu. Alat musik Saluang termasuk golongan seruling 10 nama alat musik dan cara memainkannya cara memainkannya dilakukan dengan ditiup.

4. Alat musik tradisional panting Alat musik panting adalah salah satu alat tradisi yang secara pemetaan tumbuh dan berkembang di daerah Tapin, Kalimantan Selatan.

Alat musik panting terbuat dari kayu, kulit zat pewarna, dan senar. Kayu yang digunakan di antaranya kayu pulantan, kayu kambang, kayu jingah, kayu halaban, dll. Sedangkan bahan kulit diambil dari kulit hewan yang hidup di hutan seperti kulit kijang, rusa, atau kulit hewan melata seperti kulit ular puraca, ular sawa, dan biawak. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipetik. 5. Alat musik tradisional kompang Kompang merupakan alat musik tradisional dari Provinsi Lampung yang dibuat dari kayu dan kulit kambing.

Kompang biasanya dimainkan pada beberapa acara seperti upacara adat, acara pernikahan, dan penyambutan pejabat yang sedang berkunjung. Cara memainkan Kompang adalah dengan cara dipukul. Biasanya ada iringan lagu atau syair bernuansa islami yang mengikuti alat musik ini. 6. Alat musik tradisional Tehyan Selanjutnya ada alat musik tradisional Teh-hian atau Tehyan yang berasal dari Betawi.

Badan alat musik Tehyan sendiri terbuat dari tempurung kelapa yang dibelah lalu dilapis kulit tipis, tiang kayu berbentuk bulat panjang, dan purilan atau alat penegang dawai. Alat musik ini merupakan gesek berdawai dua dan dimainkan dengan cara digesek menggunakan tongkat bersenar plastik (kenur).

7. Alat musik tradisional Sasando Alat musik tradisional sasando berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sasando memiliki bentuk yang sangat unik dan berbeda dari alat musik petik lainnya yakni berbentuk tabung panjang. Sasando sendiri terbuat dari bambu, kayu, paku penyangga, senar string, dan daun lontar.

Cara memainkannya adalah menggunakan kedua tangan untuk memetik dawainya. 8. Alat musik tradisional Tifa Alat musik tifa bisa ditemukan di daerah Papua dan di Tanah Maluku.

Alat musik ini terbuat dari sebatang kayu Linggua yang dikosongkan isinya. Namun, bentuk antara tifa dari Papua dan Maluku berbeda. Alat musik tifa Papua terdapat pegangan di sisinya, sementara tifa Maluku hanya berbentuk tabung biasa tanpa pegangan.

Cara memainkan alat musik Tifa adalah dengan dipukul. 9. Alat musik tradisional genggong Genggong adalah salah satu satu alat musik tradisional Bali yang masih sering dimainkan hingga saat ini. Alat musik ini terbuat dari kayu aren dan bambu. Uniknya, nada yang dihasilkan alat musik Genggong ini murni berasal dari teknik pernapasan, meniup dan menarik udara, melalui celah dari kayu aren. Cara memainkan alat musik genggong adalah dengan didekatkan ke rongga mulut tapi tidak ditiup.

Kemudian terdapat tali yang akan dihubungkan dengan lidah untuk menghasilkan getaran yang berbunyi. 10. Alat tradisional puik-puik Alat musik tradisional selanjutnya adalah puik-puik yang berasal dari Sulawesi Selatan. Puik-puik terbuat dari kayu besi yang dibuat kerucut mirip terompet dan pada bagian pangkalnya terdapat pipa sebagai penghasil suara. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup. Pangkal puik puik terbuat dari lempengan logam dan terdapat potongan daun lontar untuk ditiup.

11. Alat musik tradisional gamelan Gamelan adalah alat musik tradisional yang sering ditemui di berbagai daerah di Indonesia, seperti misalnya di Bali, Madura, dan Lombok. Gamelan merupakan seperangkat instrumen yang dibunyikan dari beberapa alat musik, seperti diantaranya gambang, gendang, dan gong.

Perpaduan ini memiliki sistem nada non diatonis yang menyajikan suara indah jika dimainkan secara harmonis. Cara memainkan alat 10 nama alat musik dan cara memainkannya gamelan harus sesuai dengan bagiannya. Misal bonang, saron, kenong, dan gong dipukul dengan alat pemukul, kendang dipukul dengan tangan, dan siter dipetik.

Itulah 11 alat musik tradisional dan cara memainkannya. Sudah tahu kan detikers? Simak Video " Mengunjungi Tempat Pembuatan Alat Musik Tradisional Gong, Bogor" [Gambas:Video 20detik] (faz/lus) none
11 Jenis Alat Musik dan Cara Memainkannya Dilengkapi Fungsi dan Gambar Lengkap – Bagi penggemar musik, memiliki minimal satu alat musik adalah satu keharusan. Alat musik yang dipilih pun tentunya disesuaikan dengan hobby dan keinginan.

Contohnya alat musik gitar, yang meskipun adalah alat musik paling populer namun tidak semua orang cocok memainkannya. Artikel ini akan fokus membahas alat jenis alat musik dan cara memainkannya! Ini Daftar Lengkap Jenis Alat Musik dan Cara Memainkannya Daftar Isi • Ini Daftar Lengkap Jenis Alat Musik dan Cara Memainkannya • Jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya • 1. Aerofon • 2. Idiofon • 3. Membranofon • 4. Chordofon • 5. Elektrofon • Jenis alat musik berdasarkan cara memainkannya • 6.

Alat musik pukul • 7. Alat musik gesek • 8. Alat musik petik • 9. Alat musik tiup • Alat musik berdasarkan penguat suaranya • 10. Alat musik akustik • 11. Alat musik elektronik 10 nama alat musik dan cara memainkannya Kesimpulan Daftar Isi • Ini Daftar Lengkap Jenis Alat Musik dan Cara Memainkannya • Jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya • 1. Aerofon • 2.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Idiofon • 3. Membranofon • 4. Chordofon • 5. Elektrofon • Jenis alat musik berdasarkan cara memainkannya • 6. Alat musik pukul • 7. Alat musik gesek • 8.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Alat musik petik • 9. Alat musik tiup • Alat musik berdasarkan penguat suaranya • 10. Alat musik akustik • 11. Alat musik elektronik • Kesimpulan Canva Jenis alat musik ternyata terbagi-bagi berdasarkan cara memainkannya, sumber bunyinya, dan juga penguat suaranya.

Berikut ini daftar 11 jenis alat musik berdasarkan lengkap dengan kategorinya: Jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya 1. Aerofon Canva Jenis alat musik yang pertama adalah aerofon.

Ini merupakan jenis alat musik yang bisa berbunyi bila ada udara yang mengalir pada rongga di alat musik tersebut. Biasanya dibunyikan dengan cara ditiup. Contoh dari alat musik aerofon adalah saxophone, terompet, trombone, flute, suling, dll.

Alat musik jenis ini memiliki dua fungsi. Bisa berfungsi sebagai alat musik harmoni atau pengiring lagu, juga bisa berfungsi sebagai alat musik melodi. Semakin besar alat musik aerofon, semakin besar pula tenaga untuk meniup dan membawanya. 2. Idiofon Canva Jenis alat musik yang kedua adalah idofon. Ini adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari bahannya sendiri. Adapun bahannya entah itu kulit, kayu, plastik – asalkan bahan tersebut bisa menimbulkan bunyi maka disebut dengan alat musik idiofon.

Contoh dari jenis alat musik idiofon adalah drum, kulintang, angklung, kabasa, dll. Dapat dilihat dari alat-alat musik ini bahwa bahannya berbeda-beda. Angklung yang berbahan dari bambu bisa mengeluarkan suara khas sendiri makanya masuk ke dalam jenis alat musik idiofon. 3. Membranofon Canva Jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya yang ketiga adalah membranofon. Alat musik membranofon menggunakan membran atau selaput yang menjadi sumber bunyinya. Membran atau selaput tersebut bergetar untuk bisa menimbulkan bunyi.

Contoh alat musik yang termasuk jenis membranofon adalah kendang, alat musik rebana, drum, tifa, dll. Rata-rata cara memainkannya adalah dengan cara dipukul. Alat musik ini dalam sebuah gubahan lagu atau pementasan musik berfungsi sebagai alat musik harmoni.

Baca Juga : 16 Lagu Tentang Persahabatan Indonesia dan Bahasa Inggris yang Menyentuh 4. Chordofon Canva Jenis alat musik yang keempat berdasarkan sumber bunyinya adalah chordofon. Ini adalah jenis alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai. Alat musik ini bisa berfungsi sebagai alat musik harmoni maupun melodi.

Ia bisa menjalankan dua fungsi tersebut dengan baik. Contoh alat musik yang termasuk dalam kategori alat musik kordofon adalah gitar, biola, bass, piano, kecapi, dll. Untuk memainkan alat musik kordofon bisa dengan cara dipetik atau pun digesek. 5. Elektrofon Canva Dengan semakin berkembangnya teknologi, maka muncullah jenis alat musik yang kelima berdasarkan sumber bunyinya yaitu elektrofon. Alat musik ini bisa menjalankan fungsi harmoni maupun melodi dengan baik. Contoh alat musik yang termasuk jenis alat musik elektrofon adalah keyboard, bass elektrik, gitar elektrik, drums elektrik, dan semua alat musik yang memerlukan tenaga listrik untuk berbunyi.

Itulah jenis alat musik dan cara memainkannya berdasarkan sumber bunyinya. Ada aerofon, idiofon, membranofon, chordofon, dan elektrofon. Baca Juga : 30 Lagu Daerah Tradisional di Indonesia, Lengkap dengan Liriknya Jenis alat musik berdasarkan cara memainkannya 6.

Alat musik pukul Canva Berdasarkan cara memainkannya, jenis alat musik yang pertama adalah alat musik pukul. Meski hanya dipukul untuk memberikan tempo pada sebuah pergelaran musik, alat musik pukul ternyata dibagi dalam 2 jenis yaitu alat musik pukul bernada dan alat musik pukul tidak bernada. Contoh alat musik pukul bernada adalah kolintang.

Sementara contoh alat musik pukul tak bernada adalah bongo dan drums. Istilah lain dari alat musik pukul adalah perkusi. 7. Alat musik gesek Canva Seperti namanya, alat musik gesek adalah kelompok alat musik yang bisa berbunyi bila digesek. Panjang dan pendeknya dawai dalam alat musik gesek mempengaruhi tinggi rendahnya nada. Alat musik gesek pun berdasarkan dari asalnya terbagi menjadi dua yaitu alat musik gesek barat dan alat musik gesek timur.

Contoh alat musik gesek dari barat adalah biola, biola alto, cello, violin contrabass, violin piccolo, dll. Sementara contoh alat musik gesek dari timur adalah kokiu, sarungi, rebab, dan ravanastron.

8. Alat musik petik Canva Jenis alat musik berdasarkan cara memainkannya adalah alat musik petik. Sumber suaranya biasa berasal senar yang berbunyi bila dipetik. Tinggi rendah nada dipengaruhi oleh panjang dan pendeknya dawai atau senar.

Contoh alat musik petik yang paling familiar adalah gitar. Selain itu, ada juga gitar spanyol, kecapi, cak, cuk, sasando, gitar spanyol, dan harpa yang merupakan jenis alat musik petik. Belajar memainkan alat musik petik membutuhkan konsistensi yang kuat karena rasa sakit yang ditimbulkan pada jari saat latihan.

Baca Juga : 30 Lagu Romantis Terbaik Sepanjang Masa Indonesia 90-an Hingga 2021 9. Alat musik tiup Canva Jenis alat musik berdasarkan cara memainkannya selanjutnya adalah alat jenis tiup. Alat musik ini menggunakan aliran udara yang dihembuskan melalui sebuah rongga pada alat musik untuk bisa menggetarkan kolom udara tersebut.

Contoh alat musik yang termasuk dalam jenis alat musik tiup adalah serunai, suling, terompet, recorder, saxophone, clarinet, harominika, sawangan, dll. Itulah jenis alat musik berdasarkan cara memainkannya. Ada alat musik petik, alat musik tiup, alat musik pukul, dan alat musik gesek.

Alat musik berdasarkan penguat suaranya 10. Alat musik akustik Canva Jenis alat musik berdasarkan penguat suaranya yang pertama adalah alat musik akustik. Ini adalah alat musik yang bisa dibunyikan tanpa bantuan energi listrik. Untuk bisa memainkan 10 nama alat musik dan cara memainkannya dengan indah dan terdengar enak, seorang pemain musik akustik perlu latihan lama.

Dengan latihan dan pengalaman, suara yang dihasilkan akan terdengar natural. 11. Alat musik elektronik Canva Jenis alat musik berdasarkan penguat suaranya adalah alat musik elektronik.

Ini adalah kelompok alat musik yang bisa berbunyi bila mendapatkan energi dari listrik. Contoh dari alat musik 10 nama alat musik dan cara memainkannya adalah gitar elektrik, bass elektrik, keyboard, synthesizer, dll.

Demikianlah alat musik berdasarkan penguat suaranya yang terbagi menjadi dua jenis yaitu alat musik akustik dan alat musik elektronik. Baca Juga : 15 Lagu Enak Didengar Saat Kerja, Bisa Jadi Referensimu! Kesimpulan Demikianlah artikel jenis alat musik dan cara memainkannya lengkap dengan fungsi dan juga gambarnya.

Alat musik memang banyak dan berbeda-beda mulai dari cara memainkannya hingga fungsinya dalam sebuah pergelaran atau pun rekaman musik. Ada yang memang berfungsi sebagai melodi dan ada yang berfungsi sebagai alat musik harmoni atau sebagai pengiring. Kamu suka alat musik apa? Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu: Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta
Jakarta - Detikers hobi 10 nama alat musik dan cara memainkannya alat musik?

Tahukah kalian kalau ada beragam jenis alat musik yang ada di dunia. Sebelum membahas jenis alat musik, ada baiknya mengetahui sejarah musik terlebih dahulu. Hari musik sedunia yang jatuh setiap tanggal 21 Juni. Setiap tanggal tersebut diadakan festival musik yang dirayakan untuk menghormati seluruh musisi di dunia. Setiap alat musik memiliki fungsi, karakter, serta bunyi yang menjadi ciri khas dan memberi warna yang berbeda dalam dunia musik. Jenis alat musik sendiri dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan fungsi, cara memainkan serta sumber bunyi dari alat musik tersebut.

Alat musik berdasarkan fungsinya dibagi menjadi tiga, yaitu alat musik melodis, alat musik harmonis, serta alat musik ritmis. Berikut adalah jenis alat musik yang dikutip dari laman sekolah Al-Haraki. Jenis Alat Musik: • 1. Alat Musik Melodis Alat musik melodis adalah alat musik yang menghasilkan nada. Alat music dapat membunyikan melodi dalam lagu secara lengkap.

Bunyi yang dihasilkan dalam alat musik melodis ini mengatur nada utama dalam sebuah lagu atau musik. Berikut jenis-jenis cara memainkan alat musik melodis beserta contohnya; - Alat musik yang dipetik yaitu gitar, selain gitar, alat musik melodis lain yang dipetik ada ukulele, sasando, kecapi, dan mandolin. - Alat musik yang ditiup yaitu pianika. Selain pianika, seruling juga termasuk alat musik melodis yang ditiup.

Selain itu ada juga flute, terompet, dan saxophone. - Alat musik yang ditekan yang paling populer adalah piano, ada juga alat musik keyboard, organ, dan akordeon yang juga dimainkan dengan cara ditekan. - Alat musik getar atau digoyang yaitu angklung. - Alat musik yang digesek yang paling populer adalah biola.

Biola dimainkan menggunakan alat gesek yang dibuat dari bahan khusus, namanya bow. Adapun alat musik melodis yang digesek lainnya ialah cello. - Alat musik yang dihisap yaitu harmonika. Harmonika bisa mengeluarkan suara dari tarikan dan hembusan udara dari mulut pemainnya.

• 2.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Alat Musik Harmonis Alat musik jenis harmonis dimainkan untuk memainkan harmoni pada suatu lagu. Berikut adalah contohnya: - Gitar, ukulele dan guitalele. Ketiga alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik. Selanjutnya gambus, adalah alat musik yang mirip dengan gitar, cara memainkannya dengan cara dipetik dan punya beberapa senar.

- Piano, adalah alat musik harmonis modern yang juga populer yang dimainkan dengan cara ditekan. - Harpa adalah alat musik harmonis yang bisa dimainkan dengan cara dipetik. - Sasando adalah alat musik harmonis yang berasal dari NTT, tepatnya dari Rote. Sasando merupakan alat musik dawai yang bisa dimainkan dengan cara dipetik. Baca juga: Siswa Ternyata Lagu Wajib Nasional dan Lagu Nasional Berbeda, Ini Penjelasannya • 3. Alat Musik Ritmis Alat musik ritmis adalah alat musik yang tidak memiliki nada.

Alat musik ini berguna untuk mengatur jalannya irama musik. Alat musik ritmis adalah alat musik yang sering dijadikan pengiring lagu. Contohnya seperti drum dan marakas. Nah itu tadi adalah jenis alat musik yang harus diketahui oleh detikers. Jadi kalian bisa main yang mana nih? Simak Video " Gitas Handmade Lokal, Kerajinan Tangan dengan Presisi Tinggi, Sidoarjo" [Gambas:Video 20detik] (atj/pay)Musik masih berkembang 10 nama alat musik dan cara memainkannya arah yang lebih modern.

Kamu pun akan mendengar banyak lagu baru bermunculan dengan instrumen yang unik. Hal ini bisa terjadi dengan adanya alat musik modern dalam lagu-lagu tersebut.

Kamu pun sebenarnya bisa membuat sebuah musik keren dengan instrumen-instrumen musik modern yang ada sekarang. Kamu tinggal tahu cara memainkannya dengan sedikit modifikasi dalam musik kamu.

Alat Musik Modern yang Perlu Kamu Ketahui Beberapa alat 10 nama alat musik dan cara memainkannya modern sekarang sudah bisa didapat dengan mudah. Kamu pun bisa mempelajarinya secara otodidak dari video dan situs musik. Simak beberapa rekomendasi alat musik modern yang bisa kamu pelajari. 1. Biola Alat musik ini dimainkan dengan cara digesek. Biola mirip dengan gitar kecil dengan empat senar. Untuk memainkannya, butuh sebuah alat gesek tambahan yang menggunakan rambut mamalia, seperti kuda dan manusia.

2. Gitar Akustik Gitar sangat populer hampir di seluruh belahan dunia. Cara memainkannya dipetik, baik satu per satu senarnya maupun dalam satu waktu yang sama. Gitar akustik memiliki rongga di tengahnya untuk membuat suaranya yang merdu. 3. Gitar Elektrik Butuh aliran listrik untuk memainkan alat musik yang satu ini. Gitar elektrik butuh alat tambahan untuk mengeluarkan nadanya.

Cara memainkannya pun sama dengan gitar akustik. Bedanya, gitar elektrik bisa menghasilkan efek yang berbeda. 4. Banjo Masih sama seperti gitar, banjo punya bodi dan leher sebagai rumah senar. Cara memainkannya pun hampir sama dengan gitar, tapi dalam tempo yang sedikit lebih cepat. Banjo biasa dimainkan untuk musik country. 5. Cello Serupa dengan biola, tapi dengan bentuk yang lebih besar. Cara memainkannya pun menggunakan alat tambahan dan digesek di bagian senarnya.

Cello harus diletakkan di lantai dan diposisikan berdiri waktu memainkannya. 6. Akordion Alat musik modern yang satu ini berasal dari Jerman. Akordion dimainkan dengan menggunakan udara yang dihembus melalui rongga yang bisa digerakkan. Untuk membuatnya membuatnya berbunyi, kamu perlu menekan tuts-nya. 7.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Ukulele Ukulele sangat populer di Pulau Hawai dengan bentuk gitar kecil. Ukulele hanya menggunakan empat senar yang harus dipetik untuk memainkannya. Kunci ukulele pun berbeda dengan gitar, tapi mengeluarkan bunyi yang mirip. 8. Harpa Biarpun ini termasuk alat musik modern, harpa sudah dimainkan sejak zaman Mesir kuno.

Alat musik ini bisa mengeluarkan alunan merdu dari petikan senarnya. Saking merdunya, banyak yang bilang kalau harpa merupakan alat musik milik malaikat. 9. Piano Piano ditemukan pada abad ke-18 dan menjadi pengiring utama musik klasik. Bentuknya cukup besar dan kamu butuh ruangan yang cukup untuk menyimpannya.

Untuk memainkannya, piano harus ditekan bagian tuts berwarna hitam dan putih. 10. Keyboard Bibanding dengan piano, keyboard punya ukuran yang lebih kecil. Selain itu, keyboard butuh aliran listrik untuk memainkannya. Kelebihannya, alat musik modern ini bisa mengeluarkan bunyi yang bermacam-macam. 11. Saksofon Alat musik tiup ini sudah dimainkan oleh banyak orang di seluruh dunia. Saksofon juga termasuk alat musik melodik yang bisa mengeluarkan bunyi sesuai tangga nada.

12. Terompet Terompet juga termasuk alat musik tiup yang sering sekali digunakan dalam musik modern. Instrumen ini memberikan kesan meriah dengan bunyi-bunyian yang dihasilkannya. Terompet memiliki berbagai jenis tergantung tangga nada yang digunakannya.

13. Harmonika Satu lagi alat musik tiup yang cukup digemari adalah harmonika. Alat musik ini bisa menjadi pengiring yang unik dalam sebuah lagi. Cukup dengan meniup dan menghirup udaranya, kamu bisa membuat bunyi yang berbeda. 14. Klarinet Klarinet memiliki bodi 10 nama alat musik dan cara memainkannya lurus memanjang. Cara memainkannya pun cukup ditiup sambil ditekan bagian lubangnya.

Alat musik modern ini pun punya bunyi yang cukup berbeda dengan alat musik tiup lainnya. 15. Drum Alat musik ritmik ini memang digunakan untuk mengatur tempo dalam sebuah lagu. Bisa dibilang, drum dan pemainnya memiliki peran penting dalam terjalinnya sebuah musik yang harmonis. Itu beberapa jenis alat musik modern yang perlu kamu ketahui. Coba mulai pelajari cara memainkannya dan mulai menggunakan bunyinya untuk membuat musik yang berkelas.

10 nama alat musik dan cara memainkannya

Kira-kira, alat musik mana yang jadi perhatian kamu? (Ade Kurnia Irawan)
Alat musik tradisional adalah alat musik yang diciptakan sebagai wujud ekspresi kesenian masyarakat daerah setempat. Alat musik tradisional diciptakan untuk maksud-maksud tertentu, misalnya pengiring upacara tradisional, pengiring lagu-lagu daerah, dan kegiatan keagamaan.

Lantas apa saja contoh-contohnya?

Video 8 Contoh Jenis Alat Musik Ritmis Tradisional di Indonesia dan Dunia Serta Cara Memainkannya




2022 www.videocon.com