Dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

3. Hipotesis Ksatria diperkuat dengan cerita panji yang berkembang dalam masyarakat Indonesia yang memperlihatkan adanya proses penaklukan daerah-daerah Indonesia oleh para Ksatria India. Pernyataan tersebut merupakan inti dari hipotesis yang dikembangkan oleh… A. C.C Berg B. N.J Korm C. J.L Moens D. Van Leur E. Majundar 4. Kekuatan hipotesis Brahmana dalam proses masuknya agama Hindu Buddha ke Indonesia terlihat dari: A.

Banyaknya prasasti yang menggunakan huruf Pallawa B. Berkembangnya sistem kerajaan di Indonesia C. Banyaknya bangunan candi yang memiliki seni arsitektur tinggi D. Berkembangnya bahasa Sanskerta E. Berkembangnya upacara-upacara keagamaan 5. Teori arus balik yang dikemukakan oleh F.D.K Bosch mengemukakan bahwa proses masuknya pengaruh budaya India ke Indonesia terjadi karena peran aktif yang dilakukan oleh….

A. Golongan Ksatria B. Golongan Brahmana C. Golongan Waisya D. Golongan Sudra E. Bangsa Indonesia 6. Salah satu bentuk akulturasi antara budaya Indonesia dengan budaya India pada bentuk bangunan candi terlihat dari….

A. Relief yang dilukiskan pada candi B. Arca atau patung yang terdapat di candi C. Bentuk stupa D. Bentuk candi yang berupa punden berundak E. Hiasan yang terdapat pada candi 7. Di bawah ini merupakan bukti-bukti yang menunjukkan perkembangan pendidikan pada masa Hindu-Buddha di Indonesia, kecuali… A. Catatan perjalanan Fa-Hien B. Catatan perjalanan I-Tsing C.

Prasasti Nalanda D. Pembangunan Sriwijaya Asrama oleh Raja Airlangga E. Kerja sama antara Hui-Ning dan Jnanabadra 9. Peradaban Hindu dengan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia, karena: A. Adanya hubungan ras antara Indonesia denga India B.

Adanya usaha-usaha bangsa Indonesia untuk mengembangkan tingkat peradabannya C. Adanya persamaan antara peradaban Hindu dengan peradaban asli Indonesia D.

Dasar-dasar peradaban Hindu sudah dimiliki oleh bangsa Indonesia E. Adanya jalinan perdagangan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya 11. Sejak permulaan abad 1 Mtelah terjalin hubungan antara Indonesia dengan India, hal itu disebabkan .

A. terjadinya perubahan jalur lalu lintas perdagangan antara India dengan Cina dari semula menggunakan jalur Darat menjadi menggunakan jalur laut B. letak Indonesia di tengah jalur lalu lintas perdagangan India dengan Cina C. kerajaan kerajaan besar India memperuas wilayah kekuasaannya sampai ke Indonesia D. Indonesia adalah wilayah tujuan dagang pedagang pedagan India E. adanya kesamaan minat di bidang perdagangan 12. Sumber sejarah yang dapat memberi petunjuk bahwa kebudayaan Hindu – Budha besar kemungkinan telah masuk ke Indonesia sekitar abad ke 1 – 2 Masehi adalah.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

A. arca Budha di Sempaga dan Bukit Siguntang B. perkembangan kerajaan Samudera Pasai C. perkembangan kerajaan Kutai D. catatan Marcopolo E. prasasti kutai 13.

Bangsa Indonesia tidak menerima begitu saja pengaruh budaya India. Hal itu tampak dari bukti bukti berikut ini, kecuali …. A. tergambarnya suasana alam Indonesia dalam relief candi Borobudur B.

masuknya cerita local dalam lakon pewayangan C. adanya stupa sebagai ciri candi Budha D. sistem aturan kasta tidak berkembang dalam kehidupan masyarakat Hindu Indonesia E. digunakannya pola punden berundak undak dalam bangunan candi 14. Terjadinya akulturasi antara kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan India adalah karena kebudayaan India yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja oleh bangsa Indonesia, hal ini disebabkan.

A. masyarakat Indonesia telah memiliki dasar dasar kebudayaan yang cukup tinggi sebelum masuknya budaya India B. masyarakat Indonesia memilki kepercayaan diri yang besar untuk tidak menerima begitu saja budaya India yang masuk C.

perkembangan budaya di Indonesia sudah lebih dulu dibanding perkembangan budaya di India D. masyarakat Indonesia tidak berminat untuk meniru budaya dari India E. budaya yang masuk dari India terlalu sulit untuk ditiru oleh bangsa Indonesia. 15. Salah satu factor yang menyebabkan kebudayaan Hindu Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja oleh masyarakat Indonesia adalah adanya Local Genius, yaitu Kecakapan suatu bangsa untuk….

A. mengambil alih kebudayaan asing sehingga menjadi bagian dari kebudayaan sendiri. B. memilih kebudayaan asing yang sesuai dengan kepribadian bangsa C. mengembangkan kebudayaan asing sehingga menjadi berbeda bentuknya D. menyerap pengaruh asing dan memanfaatkannya demi mencapai kemajuan E. menerima unsur unsur budaya asing dan mengolahnya sesuai dengan kepribadian A.

meniru bentuk stupa dari India B. meniru bentuk punden berundak-undak dari India C. gabungan bentuk stupa dan punden berundak-undak dari India D. gabungan bentuk stupa dari India dengan punden berundak-undak dari Indonesia E. seni bangun Indonesia dengan India melebur dalam bentuk Candi sehingga unsur seni bangun aslinya tidak kelihatan lagi 18. Perhatikan kondisi berikut: 1. mengenal sistim huruf 2. memilki kepandaian mengecor logam 3. menguasai tekhnik bercocok tanam padi 4.

perkembangan sistem dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah Kerajaan 5. perkembangna ajaran Hindu – Budha Yang merupakan pengaruh masuknya budaya India bagi perkembangan budaya di Indonesia adalah pada nomor. A. 1,3 dan 4 B. 1,3 dan 5 C. 1,4 dan 5 D.

1,2 dan 3 E. 3,4 dan 5 19. Seni pertunjukan wayang adalah salah satu unsur budaya asli Indonesia yang setelah masuknya budaya Hindu–Budha terjadi akulturasi. Wujud akulturasi budaya Indonesia dengan budaya Hindu – Budha dalam seni Pertunjukan wayang terdapat pada . A. peralatannya B. dalangnya C. tempat pagelarannya D. cerita dan tokohnya E.

waktu pertunjukannya 20. Terdapat beberapa pengaruh budaya India terhadap perkembangan masyarakat Indonesia, salah satu pengaruh terbesar dari proses interaksi bangsa Indonesia dengan budaya India adalah sejak saat itu bangsa Indonesia masuk ke dalam jaman sejarah.

Hal tersebut disebabkan berkembangnya unsur budaya India yaitu…. A. memiliki kepercayaan terhadap Dewa B. mengembangkan system pemerintahan kerajaan C. memiliki kepandaian dalam arsitektur D. memiliki kepandaian menulis E. berkembangnya konsep Dewa Raja 21. Keterangan yang dapat dikemukakan untuk mendukung kesimpulan bahwa corak kebudayaan yang berkembang di Kerajaan Kutai adalah Hindu diantaranya .

A. Upacara selamatan diadakan diatas sebidang tanah Wavrakesywara B. Penggunaan nama Warman pada nama nama raja Kerajaan Kutai. C. Raja Pertama Kerajaan Kutai adalah Kudungga D. Pendiri Dinasti Kerajaan Kutai adalah Aswawarman E. Kerajaan Kutai mulai mendapat pengaruh budaya Hindu pada masa pemerintahan Aswawarman 22. Dalam salah satu Yupa pada prasasti Kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan Kutai.

Berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan Kutai adalah. A. Kudungga B. Mulawarman C. Aswawarman D. Purnawarman E. Adityawarman 23. Keterangan yang kita dapatkan dari prasasti Tugu yang memberi petunjuk bahwa kerajaan Tarumanegara besar kemungkinan pusat kerajaan Tarumanegara di Bekasi adalah. A. Penggalian saluran Candrabhaga dan Gomati atas perintah Raja Purnawarman B.

Pekerjaan dimulai pada hari yang baik bulan Phalguna dan diselesaikan pada bulan Caitra C. Selamatan atas penggalian saluran dilakukan oleh para Brahmana disertai 1000 ekor sapi yang dihadiahkan D. Sungai itu mengalir di tengah tengah tanah kediaman yang mulia Sang Pendeta nenek- da ( Sang Purnawarman ) E. Pengggalian kali Chandrabaga dilakukan buat mengalirkannya ke laut setelah sungai ini sampai di Istana kerajaan yang termashur 24.

Sriwijaya berhasil menguasai perdagangan nasional dan internasional sehingga meningkatkan kehidupan social ekonomi negaranya.Faktor yang mendorong pernyataan ini adalah … A. Letaknya yang strategis di jalur perdagangan India dan Cina B.

Sriwijaya sangat aktif melakukan aktifitas perdagangan C. Sriwijaya merupakan Negara Maritim terbesar di Nusantara D. Sriwijaya berhasil menguasai Selat Malaka yang merupakan urat nadi perdagangan di Asia Tenggara 25. Kerajaan Mataram Kuno terdapat dua dinasti yaitu dinasti sanjaya yang beragama Hindu dan dinasti syailendra yang beragama Budha. Banyak peninggalan dari kerajaan tersebut yang hingga saat ini masih sangat penting untuk kita tiru yaitu .

A. toleransi yang kuat antar umat beragama B. pembangunan candi-candi yang megah C. pembuatan prasasti-prasasti kerajaan D. penyusunan daftar raja-raja Mataram E. kerja sama raja dengan para biksu 27. Mpu Bharada membagi Kerajaan Medang Kamulan menjadi dua yaitu Kediri dan Jenggala atas perintah Raja Airlangga.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Alasan pembagian kerajaan ini adalah …. A. Memisahkan antara pemeluk agama Hindu dengan Budha agar tidak saling berseteru B. Menghindari terjadinya perang saudara diantara sesama putera putera Airlangga C.

Penolakan puteri mahkota Sri Sanggramawijaya atas tahta kerajaan Kediri D. Meningkatkan kemakmuran dan perdagangan rakyat di dua kerajaan E. Meningkatkan pertahanan militer Kediri untuk menghadapi serangan balik dari Sriwijaya 29.

Perhatikan peristiwa peristiwa berikut ini : 1) Setelah meminta pengampunan kepada Jayakatwang Raden Wijaya diberikan tanah perdikan di daerah hutan Tarik 2) Raden Wijaya mendirikan dinasti dan kerajaan Majapahit 3) Jayakatwang menyerang Singasari dan membunuh Kertanegara 4) Bangsa Mongol menyerang kerajaan Kediri dan menggulingkan Jayakatwang 5) Raden Wijaya menghancurkan balatentara Mongol.

Kronologi yang tepat berdasarkan peristiwa tersebut ditunjukan oleh nomor. A. 2), 1), 3), 4), dan 5) B. 2), 3), 1), 4), dan 5) C. 3), 1), 4), 5), dan 2) D. 3), 4), 1), 2), dan 5) E. 3), 4), 5), 1), dan 2) 30. Faktor internal yang menyebabkan kemunduran Kerajaan Singasari adalah . A. Serangan Jayakatwang bekerjasama dengan Aria Wiraraja B. Serangan bangsa Mongol dibawah pimpinan Kubilai Khan C. Pemberontakan kaum Brahmana dibantu oleh Ken Arok D. Pemberontakan para pengwal kerajaan bekerjasam dengan orang dalam istana E.

Keberhasilan Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit 32. Faktor yang mendorong proses Islamisasi berjalan dengan baik di kalangan masyarakat adalah: a. Pendekatan budaya yang dilakukan dalam penyebaran agama Islam b. Aliran sufisme yang melembaga c.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Pembawanya adalah pedagang d. Islam tidak mengenal penggolongan masyarakat e. Keramahan dari para pendakwahnya 33. Di bawah ini adalah beberapa metode dakwahyang disampaikan para wali di Jawa sehingga mudah diterima masyarakat, kecuali: a.

Menggunakan pendekatan kebudayaan b. Berperan sebagai pemimpin menaklukan daerah lain c. Tidak menentang budaya masyarakat yang ada d. Melalui media kesenian e. Melalui perkawinan 35. Bangunan masjid yang merupakan hasil akulturasi memiliki cari-ciri: a. Beratap kubah b. Memiliki Menara untuk azan c. Terbuat dari kayu d. Beratap tumpang e. Menjadi satu dengan komplek makam 36. Berikut ini merupakan beberapa faktor yang mempercepat proses penyebaran agama Islam di Indonesia, kecuali: a.

Syarat untuk masuk Islam sangat mudah b. Upacara keagamaan dalam Islam lebih sederhana c. Semua manusia mempunyai kedudukan sama d. Penyebaran Islam dilakukan melalui cara yang damai e. Penyebaran Islam dilakukan melalui cara kekerasan 37.

Kerajaan Samudra Pasai menjadi pusat perdagangan karena: a. Penghasil komoditas perdagangan yang penting b. Letaknya strategis di dekat Selat Malaka c. Banyak disinggahi pedagang dari Asia dan Eropa d.

Runtuhnya Kerajaan Malaka ke tangan Portugis e. Memiliki hubungan yang baik dengan kerajaan di Arab 39. Hoessein Djajadiningrat mengemukakan pendapat bahwa agama Islam yang masuk ke Indonesia dibawa oleh orang Persia. Hal ini didasarkan pada adanya bukti: a. Kesamaan nisan di Sumatra Utara dan Gresik b. Tradisi perdagangan yang telah berlangsung lama c. Adanya aliran Syi’ah di Indonesia d.

Ajaran Islam yang berintikan mazhab Syafi’i e. Di Sumatra Barat adanya peringatan 1 syuro 43. Tujuan pemerintahan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram adalah …. A. Ingin terus menguasai Mataram B. Ingin menjadi Raja selamanya C. Ingin mempertahankan seluruh tanah jawa dan mengusir orang-orang Belanda D. Ingin menjalin dan dapat bekerjasama dengan pihak-pihak Belanda E. Ingin mempertahankan Mataram sebagai Kerajaan terbesar di tanah Jawa 44.

Kerajaan Mataram Islam merupakan salah satu kerajaan Islam terbesar di Pulau Jawa. Puncak kejayaan kerajaan tersebut terjadi pada masa Sultan Agung.

Akan tetapi setelah Sultan Agung wafat, kekuasaan Mataram semakin lama semakin surut. Kekuasaan Kerajaan Mataram semakin surut ketika masa Amangkurat I karena …… A. Wilayah Kerajaan Mataram semakin sempit karena adanya perjanjian Giyanti dan Salatiga B. Mataram terus diserang oleh Portugis C. Wilayah perdagangan Mataram di monopoli Portugis D.

Belanda membunuh Amangkurat II E. Amangkurat I telah dipengaruhi dan bergantung kepada VOC 46. Karya sastra melayu berbentuk prosa yang mengandung nilai untuk membangkitkan semangat hidup manusia dikenal dengan nama …. A. Epik B. Suluk C.

Primbon D. Babad E. Hikayat 47. Banyaknya peniggalan sejarah islam yang masih memasukkan unsur Hindu dan lokal membuktikan bahwa …. A. Tidak adanya arsitek Islam yang menonjol B. Dakwah islam yang dilakukan dengan damai C. Kuatnya pengaruh Hindu sehingga sulit dihilangkan D. Ulama islam hanya meniru bangunan yang ada E. Masyarakat tidak mau memakai sesuatu yang berbau arab 48. Dalam diplomasi dengan berbagai kekuatan besar di dunia, Kerajaan Aceh termasuk kerajaan modern yang paling maju dalam berdiplomasi, hal ini dibuktikan dengan ….

A. kemauan Aceh berada di bawah perlindungan Perancis B. usaha Aceh menjalin kerjasama dan diplomasi dengan kekaisaran Turki Usmani C. Aceh menjadi pusat kekuasaan Islam di Nusantara D. Aceh menjalin kerjasama dengan Amerika Serikat E. para diplomat Aceh sempat menjadi tamu kehormatan di Istana Presiden AS 49. Setelah Raden Fatah wafat, beliau kemudian digantikan oleh putranya yang bernama Pati Unus.

Beliau memiliki julukan Pangeran Sabrang Lor karena . A. melakukan penyerangan ke seberang lautan (Malaka) B. menyebarkan agama islam di Pulau Jawa C. mengalahkan Portugis di Sunda Kelapa D. menguasai tanah kalimantan E. mendirikan Masjid Agung Demak. 50. Perhatikan data berikut! 1. Merupakan kerajaan yang menjadi penghubung antara jalur perdagangan India dan Cina 2.

Melakukan kerja sama politik dengan Cina untuk membendung pengaruh kerajaan Siam 3. Menjadi pusat penyebaran agama dan kebudayaan Islam ke wilayah Nusantara 4. Menjadi penghubung antara jalur perdagangan Indonesia Barat dan Timur 5. Pada abad ke-16 menjadi penghasil beras terbesar di nusantara Berdasarkan data-data di atas yang menggambarkan kebesaran kerajaan Demak adalah .

A. 1, 2 dan 3 B. 1, 2 dan 4 C. 2, 3 dan 4 D. 2, 3 dan 5 E. 3, 4 dan 5 Kunci Jawaban • Juli 2021 21 • Juni 2021 30 • Mei 2021 29 • April 2021 32 • Maret 2021 8 • Februari 2021 1 • Januari 2021 193 • Desember 2020 614 • November 2020 616 • Oktober 2020 213 • Agustus 2020 14 • Juli 2020 1 • Juni 2020 145 • Mei 2020 73 • April 2020 3 • Maret 2020 192 • Februari 2020 64 • Januari 2020 45 • Desember 2019 8 • November 2019 23 • Oktober 2019 70 • September 2019 58 • Agustus 2019 18 • Juli 2019 29 • Juni 2019 16 • Mei 2019 6 Tampilkan selengkapnya Tampilkan lebih sedikit Hai Hilwaa F, kakak bantu jawab ya.

Berdasarkan keterangan pada salah satu Yupa maka dapat dismpulkan pendiri kerajaan Kutai adalah Kudungga. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.

Kerajaan Kutai adalah kerajaan bercorak Hindu yang diperkirakan telah ada pada abad ke-4 M. Kerajaan Kutai terletak di daerah Muara Kaman di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Keberadaan Kerajaan Kutai ini diketahui atas penemuan prasasti yang diberi nama Yupa.

Prasasti Yupa ini jumlahnya ada sekitar 7 buah batu yang di tulis dengan huruf Pallawa dan Bahasa Sanskerta. Prasasti Yupa ini menceritakan Kerajaan Kutai, pendiri beserta keturunannya serta menunjukan bahwa Kerajaan Kutai bercorak Hindu.

Dalam salah satu isi Yupa menceritakan bahwa pendiri bernama Kudungga.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Kudungga memiliki anak bernama Asmawarman yang menjadi raja pertama Kutai. Lalu anak dari Asmawarman, yaitu Mulawarman membawa kerajaan Kutai pada masa kejayaan. Hal itu dibuktikan dengan pujian-pujian pada Mulawarman, terutama atas sedekah 20.000 ekor sapi nya pada Brahmana. Semoga membantu yaa :)) Satu-satunya organisasi yang didirikan putra bangsa Indonesia yang diperbolehkan untuk melakukan aktivitas pada masa pendudukan Jepang adalah Majelis Islam A'la Indonesia (MIAI).

Hal ini dilatarbelakangi. a. MIAI merupakan organisasi yang pasif terhadap kegiatan Jepang b. MIAI merupakan organisasi yang sifatnya netral c. MIAI hanya mengurusi masalah kesehatan rumah sakit dan sosial pembentukan panti asuhan d. MIAI merupakan organisasi yang kegiatannya sebagai badan amal e. tokoh MIAI sangat dekat dengan pemerintahan Jepang
Pada salah satu Yupa (semacam prasasti dari batu) milik Kerajaan Kutai, terdapat keterangan mengenai silsilah Kerajaan Kutai.

Dengan berdasar pada keterangan yang dimaksud maka bisa disimpulkan bahwa pendiri dari dinasti-dinasti yang berkuasa di Kerajaan Kutai adalah KUDUNGGA. » Pembahasan Soal mengenai Yupa dari Kerajaan Kutai di atas seharusnya dilengkapi dengan beberapa pilihan jawaban, antara lain: • A. Kudungga • B. Mulawarman • C. Aswawarman • D. Purnawarman Jawaban yang benar adalah KUDUNGGA (A). Agar lebih yakin dengan jawaban terpilih, mari kita analisis semua pilihan jawaban yang ada: • A.

JAWABAN BENAR, Kudungga adalah nama pendiri Kerajaan Kutai. Nama Kudungga diduga merupakan nama asli Indonesia dan dituliskan dalam Yupa peninggalan Kerajaan Kutai. • B. JAWABAN SALAH, Maharaja Aswawarman adalah anak dari Raja Kudungga. Dengan demikian, ia bukan sosok yang mendirikan dinasti atau wangsa di Kutai. • C. JAWABAN SALAH, Mulawarman adalah nama raja paling sukses dan membawa kemajuan besar bagi Kutai.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Bahkan dalam salah satu Yupa ia diberitakan menyumbang banyak sapi bagi kaum Brahmana. Mulawarman bukan pendiri Kutai. • D. JAWABAN SALAH, Purnawarman bukan nama salah satu raja Kutai. Ia pemimpin dari Kerajaan Tarumanegara yang berkuasa di wilayah Jawa Barat. Pyrnawarman disebutkan sebagai raja ketiga kerajaan besar tersebut. » Pelajari Lebih Lanjut • Materi tentang pengertian Yupa dan perbedaannya dengan prasasti brainly.co.id/tugas/1891205 • Materi tentang zaman prasejarah di Indonesia selesai saat Yupa ditemukan brainly.co.id/tugas/76020 • Materi tentang sumber sejarah Kerajaan Kutai brainly.co.id/tugas/733779 • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • » Detail Jawaban Kelas : 1 SMA Mapel : Sejarah Bab : Bab 4 - Indonesia Zaman Hindu dan Buddha: Silang Budaya Lokal dan Global Tahap Awal Kode : 10.3.4 #AyoBelajar Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Gujarat (India) !

* 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Persia (Iran) ! … * 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Mekah (Arab) ! * 20 points Jelaskan isi, bukti dasar, dan kelemahan dari teori Cina ! * 20 points Menurut anda manakah teori Islam yang paling akurat kebenarannya terkait proses masuknya Islam di Indonesia (pilih salah satu), dan tuliskan alasan anda memilih teori tersebut secara singkat dan jelas ! * 20 points Prasasti yupa.

Prasasti Yupa adalah sebuah prasasti yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Kutai. Terdapat tujuh buah yupa yang memuat prasasti, tetapi baru 4 yang berhasil dibaca dan diterjemahkan. Prasasti ini menggunakan huruf Pallawa Pra-Nagari dan dalam bahasa Sanskerta, yang diperkirakan dari bentuk dan jenisnya berasal dari sekitar 400 Masehi.

Prasasti ini ditulis dalam bentuk puisi anustub. [1] Daftar isi • 1 Isi • 2 Teks • 3 Terjemahan bebas • 3.1 Muarakaman I (D.2a) • 3.2 Muarakaman II (D.2b) • 3.3 Muarakaman III (D.2c) • 3.4 Muarakaman IV (D.2d) • 3.5 Muarakaman V • 4 Referensi • 5 Pranala luar Isi [ sunting - sunting sumber ] Isinya menceritakan Raja Mulawarman yang memberikan sumbangan kepada para kaum Brahmana berupa sapi yang banyak.

Mulawarman disebutkan sebagai cucu dari Kundungga, dan anak dari Aswawarman. Prasasti ini merupakan bukti peninggalan tertua dari kerajaan yang beragama Hindu di Indonesia.

Nama Kutai umumnya digunakan sebagai nama kerajaan ini meskipun tidak disebutkan dalam prasasti, sebab prasasti ditemukan di Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Teks [ sunting - sunting sumber ] Alih aksara prasasti pada yupa-yupa tersebut adalah sebagai berikut: Prasasti Kutai I [2] srimatah sri-narendrasya, kundungasya mahatmanah, putro svavarmmo vikhyatah, vansakartta yathansuman, tasya putra mahatmanah, trayas traya ivagnayah, tesan trayanam pravarah, tapo-bala-damanvitah, sri mulawarmma rajendro, yastva bahusuvarnnakam, tasya yajnasya yupo 'yam, dvijendrais samprakalpitah.

Prasasti Kutai II [3] srimad-viraja-kirtteh rajnah sri-mulavarmmanah punyam srnvantu vipramukhyah ye canye sadhavah purusah bahudana-jivadanam sakalpavrksam sabhumidanan ca tesam punyagananam yupo 'yan stahapito vipraih Prasasti Kutai III [3] sri-mulavarmmano rajnah yad dattan tilla-parvvatam sadipa-malaya sarddham yupo 'yam likhitas tayoh Prasasti Kutai IV [4] srimato nrpamukhyasya rajnah sri-mulawarmmanah danam punyatame ksetre yad dattam vaprakesvare dvijatibhyo' gnikalpebhyah.

vinsatir ggosahasrikam tansya punyasya yupo 'yam krto viprair ihagataih. Terjemahan bebas [ sunting - sunting sumber ] Terjemahan teks yupa-yupa tersebut adalah sebagai berikut: [1] Prasasti Kutai I Sang Maharaja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aswawarman namanya, yang seperti Sang Ansuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia.

Sang Aswawarman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci) tiga.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mulawarman, raja yang berperadaban baik, kuat dan kuasa. Sang Mulawarman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas amat banyak. Buat peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Prasasti Kutai II Dengarkanlah oleh kamu sekalian, Brahmana yang terkemuka, dan sekalian orang baik lain-lainnya, tentang kebaikan budi Sang Mulawarman, raja besar yang sangat mulia. Kebaikan budi ini ialah berwujud sedekah banyak sekali, seolah-olah sedekah kehidupan atau semata-mata pohon kalpa (yang memberi segala keinginan), dengan sedekah tanah (yang dihadiahkan). Berhubung dengan kebaikan itulah maka tugu ini didirikan oleh para Brahmana (buat peringatan). Prasasti Kutai III Tugu ini ditulis buat (peringatan) dua (perkara) yang telah disedekahkan oleh Sang Raja Mulawarman, yakni segunung minyak (kental), dengan lampu serta malai bunga.

Prasasti Kutai IV Sang Mulawarman, raja yang mulia dan terkemuka, telah memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada para brahmana yang seperti api, (bertempat) di dalam tanah yang suci (bernama) Waprakeswara. Buat (peringatan) akan kebaikan budi sang raja itu, tugu ini telah dibuat oleh para Brahmana yang datang ke tempat ini. Informasi yang ada diperoleh dari Prasasti Yupa dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4.

Yupa merupakan sebuah monumen yang terbuat dari batu berisi tulisan-tulisan mengenai Raja Mulawarman. Terdapat tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai.

Yupa dibuat oleh para brahman atas kedermawanan Raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana. [5] Ditemukannya tujuh rasasti Yupa, [6] diawali dengan penemuan empat prasasti di bukit Brubus, Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur pada tahun 1879, keempat prasasti terseut terbuat dari batu andesit, ditulis dengan aksara Pallawa dan Bahasa Sanskerta dan diinvetarisasi dengan sebutan D.2a, D.2b, D.2c, dan D.2d kemudian ditempatkan di Museum Nasional (pada saat itu bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen).

Kemudian pada tahun 1940, tiga prasasti lainnya ditemukan pada situs yang sama dan diinventarisasi dengan nama D.175, D.176, dan D.177 lalu disimpan di Museum Nasional. [7] Informasi lengkap mengenai tujuh Yupa diantaranya: Muarakaman I (D.2a) [ sunting - sunting sumber ] Prasasti Yupa Koleksi Museum Nasional Nomor Inventaris D.2a Nama sebagaimana tercantum dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Cagar budaya Indonesia Peringkat Nasional Kategori Benda No. Regnas CB.20 Lokasi keberadaan DKI Jakarta No.

SK 279/M/2014 Tanggal SK 13 Oktober 2014 Tingkat SK Menteri Yupa Muarakaman I tertulis 12 baris, menceritakan silsilah Raja Mulawarman, Raja Mulawarman yang kuat dan peradaban amat baik, dan kuasa sekaligus cucu dari Sri Maharaja Kundungga, anak dari Aswawarman.

Aswawarman (ibarat dewa Matahari) memiliki tiga orang putra yang sangat mulia seperti api suci dan Raja Mulawarman yang paling terdepan. Prasasti Yupa tertulis dengan bahasa sanskerta dengan huruf yang tergolong Early Pallawa (Pallawa dimasa awal) dengan khas box-heads (kepala aksara yang berbentu segi empat). Kemungkinan besar aksara Pallawa merupakan aksara semi silabik dari aksara Brahmi yang berasal dari India, dalam Prasasti Yupa tidak tertulis secara pasti tahun dibuatnya namun diperkirakan dibuat pada abad ke-4 sampai 5 masehi.

Alih aksara Muarakaman I diantaranya: [8] [9] srimatah srinarendrasya kundunggasya mahatmanah putro ‘svavarmmo vikhyatah vansakartta yathangsuman tasya putra mahatmanah trayas traya ivagnayah tesan trayanam pravarah tapo bala damanvitah sri mulavarmma rajendro yastva bahusuvarnnakam tasya yajñasya yupo ‘yam dvijendrais samprakalpitah.

[7] Artinya: Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak.

Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana. [7] Muarakaman II (D.2b) [ sunting - sunting sumber ] Prasasti Yupa Koleksi Museum Nasional Nomor Inventaris D.2b Nama sebagaimana tercantum dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Cagar budaya Indonesia Peringkat Nasional Kategori Benda No. Regnas CB.21 Lokasi keberadaan DKI Jakarta No. SK 279/M/2014 Tanggal SK 13 Oktober 2014 Tingkat SK Menteri Yupa Muarakaman II merupakan Yupa tertinggi diantara tujuh Yupa yang ditemukan, terdiri 8 baris, menceritakan tentang Sri Mulawarman sebagai raja mulia dan terkemuka yang telah menyedekahkan 20.000 ekor sapi untuk kaum Brahmana, Yupa ini dibuat oleh kaum Brahmana sebagai peringatan akan kebajikan Raja Mulawarman.

Keadaan Muarakaman III masih terjaga dengan baik dan tulisannya masih terbaca, tetapi pada baris keenam dan ketujuh dan bagian belakang terdapat bercak putih. Alih aksara Muarakaman II diantaranya: [7] srimato nrpamukhyasya rajñah sri mulavarmmanah danam punyatame ksetre yad dattam vaprakesvare dvijatibhyo ‘gnikalpebhyah vinsatir ggosahasrikam tasya punyasya yupo ‘yam krto viprair=ihagataih. [7] Artinya: Dengarkanlah oleh kamu sekalian, Brahmana yang tekemuka, dan sekalian orang baik lain-lainnya, tentang kebaikan budi Sang Mulawarman, raja besar yang sangat mulia.

Kebaikan budi ini ialah berwujud sedekah banyak sekali, seolah-olah sedekah kehidupan atau semata-mata pohon kalpa (yang memberi segala keinginan), dengan sedekah tanah (yang dihadiahkan).

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Berhubung dengan kebaikan itulah maka tugu ini didirikan oleh para Brahmana (buat peringatan). [10] Muarakaman III (D.2c) [ sunting - sunting sumber ] Prasasti Yupa Koleksi Museum Nasional Nomor Inventaris D.2c Nama sebagaimana tercantum dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Cagar budaya Indonesia Peringkat Nasional Kategori Benda No. Regnas CB.22 Lokasi keberadaan DKI Jakarta No. SK 279/M/2014 Tanggal SK 13 Oktober 2014 Tingkat SK Menteri Yupa Muarakaman III menceritakan tentang kebesaran Raja Mulawarman, raja besar yang sangat baik budinya dan sangat mulia.

Yupa ini dibuat oleh pra Brahmana sebagai peringatan akan kebaikan Raja Mulawarman. Alih aksara Muarakaman III diantaranya: [7] sri-mulavarmmano rajnah yad dattan tilla-parvvatam sadipa-malaya sarddham yupo „yam likhitas tayoh.

[10] Artinya: Tugu ini ditulis buat (peringatan) dua (perkara) yang telah disedekahkan oleh Sang Raja Mulawarman, yakni segunung minyak (kental), dengan lampu serta malai bunga.

[10] Muarakaman IV (D.2d) [ sunting - sunting sumber ] Prasasti Yupa Koleksi Museum Nasional Nomor Inventaris D.2d Nama sebagaimana tercantum dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Cagar budaya Indonesia Peringkat Nasional Kategori Benda No. Regnas CB.23 Lokasi keberadaan DKI Jakarta No. SK 279/M/2014 Tanggal SK 13 Oktober 2014 Tingkat SK Menteri Yupa Muarakaman IV terdiri atas 11 baris pahatan, namun aksaranya telah aus sehingga sulit untuk dibaca isinya.

[11] • ^ a b Sumantri, Yeni Kurniawati. Rangkuman Materi Perkuliahan: Sejarah Indonesia Kuno.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia. • ^ R.M. Poerbatjaraka, Riwayat Indonesia, I, 1952, hal. 9. • ^ a b R. M. Poerbatjaraka, Ibid., hal.

10. • ^ R. M. Poerbatjaraka, Ibid., hal. 11. • ^ "√ Sejarah Kerajaan Kutai: Berdiri, Peninggalan, Kejayaan". www.cryptowi.com. Diakses tanggal 2020-08-11. • ^ citypost.id https://citypost.id/18594-berita-prasasti-yupa-bukti-keberadaan-kerajaan-kutai-mulawarman. Diakses tanggal 2020-08-16. Tidak memiliki atau tanpa -title= ( bantuan) • ^ a b c d e f Kebudayaan, Direktorat Pelindungan (2019-03-14). "Yupa, Bukti Awal Zaman Sejarah di Indonesia". Direktorat Pelindungan Kebudayaan. Diakses tanggal 2020-08-11.

• ^ MNI (2019-08-21). "Prasasti Muara Kaman". Museum Nasional (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-11. • ^ "ASEAN Cultural Heritage Digital Archive". heritage.asean.org.

Diakses tanggal 2020-08-16. • ^ a b c Sumantri, Yeni Kurniawati. "Rangkuman Materi Perkuliahan: Sejarah Indonesia Kuno" (PDF) .

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Diakses tanggal 11 Agustus 2020. • ^ Team, Matakota. "Prasasti Mulawarman; Prasasti Tertua di Indonesia - Matakota News". Matakota. Diakses tanggal 2020-08-14. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikimedia Commons memiliki media mengenai Mulawarman Inscription.

• Arca Bhairawa • Arca Buddha Dipangkara • Arca Prajnyaparamita • Bendera Pusaka • Biola WR Supratman • Bokor emas cerita Ramayana • Arca Harihara • Mahkota Sultan Siak • Kakawin Nagarakretagama • Naskah Proklamasi • Lukisan penangkapan Diponegoro • Prasasti Ciaruteun • Prasasti Cidanghiang • Prasasti Jambu • Prasasti Kebonkopi I • Prasasti Muara Cianten • Prasasti Pasir Awi • Prasasti Yupa • Teks Proklamasi Bangunan • Benteng Belgica • Benteng Duurstede • Benteng Marlborough • Benteng Van der Wijck • Benteng Vastenburg • Gedung Dwi Warna • Gedung Merdeka • Gedung Perundingan Linggarjati • GPIB Immanuel Jakarta • GPIB Sion Jakarta • Hotel Majapahit • Hotel Savoy Homann • Candi Jabung • Kantor Pos Besar Bandung • Lawang Sewu • Masjid Agung Surakarta • Monumen Pers Nasional • Museum Asi Mbojo • Museum Geologi Bandung • Gedung Kebangkitan Nasional • Museum Nasional • Museum Sumpah Pemuda • Observatorium Bosscha • Pesanggrahan Ngeksiganda • Rumah Pengasingan Bung Hatta • Rumah Pengasingan Bung Karno • Rumah Rasuna Said • Eks Rumah Raden saleh • RSUP dr.

Kariadi • Rumah Tjong A Fie • Rumah W. R. Soepratman • Stasiun Yogyakarta Struktur • Benteng Oranje • Benteng Victoria • Candi Ceto • Candi Jawi • Candi Penataran • Fort Rotterdam • Gereja Katedral Jakarta • GPIB Immanuel Semarang • Istana Bung Hatta • Leang Timpuseng • Liang Bua • Makam Kyai Mojo • Masjid Agung Demak • Masjid Istiqlal • Masjid Raya Al-Ma’shun • Museum Kirti Griya • Stasiun Radio AURI • Gunung Padang • Pugung Raharjo • Museum KA Ambarawa • Gua Sunyaragi Kawasan • Halaman ini terakhir diubah pada 28 Februari 2022, pukul 07.05.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Yupa yang dimaksud adalah satu dari tujuh buah Yupa yang termasuk bukti arkeologis keberadaan kerajaan Kutai.

Yupa-yupa tersebut ditemukan antara tahun 1879 dan 1940 di daerah hulu Sungai Mahakam. Yupa-yupa tersebut ditulis dengan huruf Pallawa (huruf yang banyak digunakan di wilayah India selatan) dan berbahasa Sanskerta.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Dalam salah satu Yupa, disebutkan nama Kudungga yang menurut para sejarawan merupakan seorang kepala suka dan diperkirakan merupakan pendiri Kerajaan Kutai. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.
Blog yang Membahas Asal Usul, Kisah, Sejarah Kerajaan, dan Rahasia Dunia yang Masih Banyak Tersembunyi. • Home • Asal Usul • Nenek Moyang • Merah Delima • Nyi Roro Kidul • Sejarah • Majapahit • Tarumanegara • Hindu • Seni Tari • Tari Saman • Tari Piring • Serampang 12 • Humor Ngeres • Humor Ngeres 1 • Humor Ngeres 2 • Humor Ngeres 3 • Misteri • Pocong • Dajjal • Mati Suri • Islam • Nabi Adam • Muhammad • Nabi Musa Isi prasasti Yupa adalah sumber utama yang mengungkapkan sejarah Kerajaan Kutai.

Keberadaan Kerajaan Hindu tertua di Indonesia itu diketahui karena adanya peninggalan prasasti Yupa yang semuanya berjumlah 7. Yupa sendiri adalah sebuah tiang batu yang digunakan untuk mengikat korban berupa hewan atau manusia yang akan dipersembahkan kepada dewa-dewa. Dalam tiang batu tersebut terdapat rangkaian tulisan yang dipahatkan di permukaannya. Tulisan yang terdapat dalam prasasti yupa tersebut semuanya menggunakan bahasa Sansekerta dan aksara / huruf Pallawa.

Isi Prasasti Yupa Tulisan-tulisan yang terdapat dalam ketujuh prasasti Yupa tidak ada satu pun yang berisi / disertai dengan angka tahun pembuatannya, sehingga prasasti Yupa tidak diketahui jelas kapan ia mulai dibuat. Kendati begitu, dengan membandingkan bentuk hurufnya, para ahli memperkirakan Yupa-yupa tersebut berasal dari abad ke 4 Masehi.

Isi Prasasti Yupa tentang Aspek Kehidupan Politik Isi Prasasti Yupa yang pertama menyebutkan bahwa raja pertama kerajaan Kutai adalah Kudungga. Kudungga yang merupakan nama asli orang Indonesia saat itu memperlihatkan bahwa ia bukanlah pendiri keluarga kerajaan. Selain itu, Yupa menyebutkan juga bahwa pada masa pemerintahan Asmawarman di Kerajaan Kutai diadakan upacara Aswamedha.

dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah

Upacara ini merupakan upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas-batas wilayah kerajaan Kutai. “Sang Raja manusia tersohor, Kudungga yang agung mempunyai seorang Putra terkenal Aswawarman (namanya) yang sebagaimana halnya Amuman, merupakan sang pendiri dinasti yang mulia.

Dia mempunyai tiga putra terkenal mirip dengan tiga api suci. Diantara ketiga putranya yang paling terkemuka dan terkenal kerena ketegasanya, kekuatan dan kesabaran adalah Mulawarman.

Mahar Raja telah mempersembahkan kurban Bahu Suwarnakam. Untuk upacara kurban itulah batu peringatan ini didirikan oleh ketua dikalangan orang-orang yang mengalami kelahiran kedua.” Isi prasasti yupa menyebut Raja Kudungga digantikan oleh putranya yaitu Raja Aswawarman, kemudian digantikan oleh cucunya Raja Mulawarman. Pada masa pemerintahan Raja Mulawarmanlah, kerajaan Kutai mengalami masa kejayaan. Setelah masa pemerintahan Mulawarman, tidak diketahui lagi siapakah raja-raja yang memerintah selanjutnya karena keterbatasan sumber sejarah.

Isi Prasasti Yupa tentang Aspek Kehidupan Sosial Berdasarkan isi prasasti Yupa selanjutnya, diketahui bahwa pada abad ke 4 Masehi di kerajaan Kutai terdapat suatu masyarakat Indonesia yang telah banyak menerima pengaruh Hindu sehingga dapat mendirikan suatu kerajaan yang teratur rapi mernurut pola pemerintahan kerajaan-kerajaan di India.

Hal ini penting karena dapat menunjukan aspek kehidupan sosial masyarakat pada masa itu yang telah berkembang mengikuti pola perkembangan zaman. Masyarakat Indonesia menerima unsur-unsur yang datang dari India dan mengembangkannya sesuai dengan tradisi bangsa Indonesia sendiri. Ketika Raja yang tersohor dan terkenal Mulawarman memberikan hadiah seribu ekor lembu dan sebatang pohon kepada sang Brahmana yang menyerupai api pengorbanan ditempat yang paling diberkati (bernama) Vaprakeswara atas budi baiknya itulah tiang upacara peringatan ini dibuat olah para pendeta yang berkumpul disini.

Isi Prasasti Yupa tentang Aspek Kehidupan Berbudaya Kehidupan dan perkembangan kebudayaan dari masyarakat Kutai erat kaitannya terhadap kepercayaan atau agama yang mereka anut. Prasasti Yupa merupakan salah satu hasil budaya masyarakat Kutai. Prasasti itu berupa sebuah tiang batu untuk mengikat korban yang akan dipersembahkan. Namun sebenarnya tugu batu itu merupakan warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia dari zaman meghalitikum yaitu kebudayaan menhir.

Salah satu prasasti Yupa menyebutkan suatu tempat suci dengan kata Vaprakecvara. Vaprakecvara adalah sebuah lapangan luas tempat pemujaan dewa Siwa. Ini menunjukan bahwa agama Hindu yang dianut adalah Hindu Siwa. Dugaan tersebut didukung pula oleh besarnya pengaruh kerajaan Pallawa yang beragama Siwa dan peranan brahmana di kerajaan Kutai yang cukup besar seperti halnya peranan brahmana dalam agama Siwa.

“Mudah-mudahan pendeta yang paling terkemuka dan orang-orang suci lainya mendengar perbuatan terpuji dari Mulawarman Raja yang tersohor dan gilang gemilang. Mudah mudahan mereka mendengar hadiah besarnya, hadiah lembunya, hadiah sebatang pohon ajaibnya, hadiah tanahnya, atas limpahan amal salehnya maka tiang upacara peringatan kurban ini didirikan oleh para pendeta.” Demikianlah pemaparan mengenai isi prasasti Yupa yang mengungkapkan sejarah kerajaan hindu yang terletak di Muara Kaman, di hulu sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

Semoga bermanfaat untuk referensi Anda.Soal Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab 6 Perkembangan Kehidupan Masyarakat, Pemerintahan, dan Budaya pada Masa Kerajaan Hindu - Budha + Kunci Jawabannya ~ sekolahmuonline.com.

Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan contoh soal lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya mata pelajaran Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab 6 yang membahas tentang Perkembangan Kehidupan Masyarakat, Pemerintahan, dan Budaya pada Masa Kerajaan Hindu - Budha. Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. Masuknya budaya dari India baik yang bercorak Hindu maupun Budha tidak terlepas dari terjadi perubahan jalur lalu lintas pelayaran dagang antara India dengan Cina pada abad 1 yang semula pedagang pedagang baik dari India ke Cina maupun sebaliknya menggunakan jalan darat atau yang dikenal dengan jalan sutera ( The Silk Road ), namun karena berbagai factorpara pedagang tersebut mengalihkan perjalanannya dengan menggunakan jalan laut pada sekitar abad 1 M.

Dengan menggunakan jalan laut maka, jalan terdekat bagi pedagang India yang akan ke Cina maupun sebaliknya adalah dengan melewati perairan Indonesia.

Terjadinya akulturasi antara kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan India adalah karena kebudayaan Hindu – Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja oleh bangsa Indonesia. hal ini disebabkan masyarakat Indonesia telah memiliki dasar dasar kebudayaan yang cukup tinggi, sehingga masuknya kebudayaan asing menambah perbendaharaan kebudayaan Indonesia. Dasar dasar kebudayaan tersebut diantaranya dalam bidang seni bangun dari jaman megalithikum, seni pertunjukan wayang dilengkapi gamelan dari jaman logam, sistem pemerintahan berbentuk kerajaan dipimpin seorang raja yang awalnya adalah kepala suku yang dipilih berdasarkan Primus interpares sehingga menimbulkan konsep Dewa Raja yaitu Raja yang memiliki sifat sifat Dewa hal yang tidak ada di India Terjadinya akulturasi antara kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan India adalah karena kebudayaan Hindu – Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja oleh bangsa Indonesia hal ini disebabkan masyarakat Indonesia telah memiliki dasar dasar kebudayaan yang cukup tinggi, sehingga masuknya kebudayaan asing menambah perbendaharaan kebudayaan Indonesia.

Budaya dari India yang masuk ke Indonesia tidak semuanya diterima begitu saja karena masyarakat Indonesia memiliki kecakapan istimewa yang disebut local genius, Masyarakat Indonesia memiliki kecakapan istimewa yang disebut local genius, yaitu kecakapan suatu bangsa untuk menerima unsur unsur tersebut sesuai kepribadiannya Bentuk candi di India dan negara negara lain pada umumnya hanya berupa stupa saja, sedangkan pada candi di Indonesia, terdapat tangga tangga untuk sampai ke puncak candi yang merupakan unsur budaya Indonesia berupa punden berundak dari masa Megalithikum.

Jadi bentuk candi di Indonesia merupakan perpaduan antara stupa dari India dengan punden berundakundak dari Indonesia di masa Megalithikum Kehidupan manusia pada masa bercocok tanam mengalami peningkatan yang cukup pesat. Masyarakat telah memiliki tempat tinggal yang tetap. Dalam perkembangannya, pola hidup menetap telah membuat hubungan social masyarakat terjalin dan terorganisasi dengan lebih baik. Dalam perkumpulan masyarakat yang walaupun masih sangat sederhana ini dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai.

berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah keberadaan keberadaan seorang pemimpin yang mengatur kehidupan Bersama yang telah tersusun, pemipin tersebut adalah seorang kepala Suku. Sehingga sebelum datangnya budaya India, sistem pemerintahan di Indonesia adalah pemerintahan dalam lingkup suku yang dikepalai oleh seorang kepala suku. Wayang adalah salah satu unsur budaya asli Indonesia, sebelum datangnya budaya India ceritanya adalah cerita asli Indonesia dengan tokoh tokoh pewayangan yang sudah sangat dikenal masyarakat seperti Semar, Petruk, Gareng dan lain lain, Tokoh tokoh tersebut adalah hasil kreasi dari local genius masyarakat Indonesia dan dibuat untuk menambah rasa local dalam cerita pewayangan.

Sedangkan setelah masuknya budaya dari India ceritanya mengambil cerita India seperti Ramayana dan Mahabrata dengan tokoh Rama, Shinta, Gatotkaca, Bima, Basudewa dan lainlain.

Selain itu, gamelan yang mengiringi musik dalam sebuah pertunjukan wayang menggunakan peralatan asli unsur budaya Indonesia dari jaman logam 10.

Terdapat beberapa pengaruh budaya India terhadap perkembangan masyarakat Indonesia, salah satu pengaruh terbesar dari proses interaksi bangsa Indonesia dengan budaya India adalah sejak saat itu bangsa Indonesia masuk ke dalam jaman sejarah.

Hal tersebut disebabkan berkembangnya unsur budaya India yaitu…. Sebelum masuknya budaya dari India bangsa Indonesia belum mengenal tulisan (Sistem huruf) maka dikatakan masih berada pada jaman Pra Sejarah, masuknya budaya India membawa kepandaian menulis dan membawa bangsa Indonesia masuk ke dalam jaman Sejarah. Maka dalam unsur budaya menulis tidak terjadi proses akulturasi, karena bangsa Indonesia sebelumnya memang belum mengenal tulisan (system huruf). Sistem huruf yang diadopsi ini kemudian dikembangkan oleh bangsa Indonesia hingga melahirkan huruf jawa kuno, huruf Melayu Kuno dll Prasasti jambu seperti umumnya prasasti prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara umumnya berisi puji pujian yang mengagungkan Raja Purnawarman “Gagah, mengagumkan, dan jujur terhadap tugasnya adalah pemimpin manusia yang tiada taranya, yang termashur Sri Purnawarman, yang sekali waktu (memerintah) di Taruma dan baju zirahnya yang terkenal (warman).

Tidak dapat ditembus senjata musuh. Ini adalah sepasang tapak kakinya yang senantiasa berhasil menggempur kota-kota musuh, hormat kepada pangeran, tetapi merupakan duri dalam daging bagi musuh musuhnya. Pada bagian akhir Prasasti tugu disebutkan “Upacara (selamatan) itu dilakukan oleh para Brahmana disertai 1000 ekor sapi yang dikorbankan.” Penyebutan Brahmana yang merupakan kasta tertinggi dalam kepercayaan Hindu dan bertugas memimpin upacara dalam ritual ajaran Hindu, serta persembahan 1000 ekor sapi yang merupakan binatang suci dalam ajaran Hindu.

Ke dua hal tersebut memberi petunjuk bahwa kerajaan Tarumanegara berbudaya Hindu Berdasarkan ilmu bahasa Prof Dr. Poerbatjaraka memperkirakan bahwa letak Keraton Taruma itu di daerah Bekasi. Hal tersebut berdasarkan keterangan yang terdapat pada Prasasti Tugu tentang penggalian Sungai Chandrabaga yang alirannya melewati istana sebelum sampai ke laut, dengan alasan bahwa Sungai Chandrabhaga adalah dalam bahasa sansakerta, sementara dalam bahasa Indonesia menjadi Bhaga CandraCandra yang dalam bahasa Indonesia adalah bulan, dalam bahasa sunda adalah sasih, sehingga Bhaga Candra menjadi Bhagasasih, yang lambat laun berubah menjadi Bekasi India dan Tiongkok, yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda.

Sehingga Sriwijaya mendapat kepercayaan dari vassal-vassal-nya di seluruh Asia Tenggara. Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi dan jika perlu memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya.

Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya Dalam Prasasti Nalanda disebutkan Raja Balaputra Dewa sebagai raja terakhir dari Dinasti Syailendra yang terusir dari Jawa Tengah akibat kekalahannya melawan Kerajaan Mataram dari Dinasti Sanjaya.

Dalam prasasti itu, Balaputra Dewa meminta kepada Raja Nalanda agar mengakui haknya atas Dinasti Syailendra. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Raja Dewa Paladewa berkenan membebaskan 5 desa dari pajak untuk membiayai para mahasiswa Sriwijaya yang belajar di Dalam salah satu yupa pada prasasti kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan kutai. berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri dinasti kerajaan kutai adalah.

Demikian postingan Sekolahmuonline yang menyajikan contoh soal pilihan ganda mata pelajaran Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab 6 Perkembangan Kehidupan Masyarakat, Pemerintahan, dan Budaya pada Masa Kerajaan Hindu - Budha lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya. Semoga bermanfaat. Silahkan baca postingan-postingan Sekolahmuonline lainnya.
Kerajaan yang tertua terletak di daerah Kutai (Kalimantan Timur) dekat sungai Mahakam.

Disana terdapat 7 buah prasasti berbentuk Yupa, yaitu tugu peringatan upacara kurban. Prasasti itu bertulisan huruf Pallawa yang menurut bentuk dan jenisnya berasal dari sekitar tahun 400 Masehi. Prasasti Yupa ditulis dengan bahasa Sanskerta serta tersusun dalam bentuk syair. Pada Prasasti Yupa disebutkan bahwa Raja Aswawarman merupakan jelmaan Ansuman (dewa matahari).

Berdasarkan parasasti tersebut, Aswawarman adalah seorang raja yang cakap dan kuat, sehingga pada masa pemerintahannya wilayah kekuasaan Kutai diperluas. Hal ini terbukti berdasarkan adanya pelaksanaan upacara asmawedha (sebuah upacara yang bertujuan untuk mengetahui luas kekuasaan kerajaan).

Selain itu, Aswawarman juga disebut sebagai pendiri keluarga raja bercorak Hindu atau wangsakerta. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.

SEJARAH ASAL USUL RAJA RAJA KERAJAAN KUTAI




2022 www.videocon.com