Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

tirto.id - Dalam sebuah pagelaran seni tari, peran manajemen sama pentingnya dengan penari dan pemain musik. Manajemen memiliki andil besar dalam menyukseskan kegiatan pertunjukan tari yang dilaksanakan. Tugas dan tanggung jawab kepanitiaan pergelaran ini akan membantu mengatur setiap tahapan kegiatan pergelaran, mulai dari tahapan awal, proses latihan, publikasi dan pemasaran pertunjukan, hingga pada pengaturan jalannya pertunjukan agar berjalan dengan sukses.

Dalam manajemen pagelaran seni tari, umumnya akan dibentuk sebuah panitia atau organisasi produksi yang akan mengatur setiap tahapan kegiatan sesuai dengan tupoksi, tugas, dan fungsi mereka. Nirwana Murni dalam artikel berjudul "Tari dan Manajemen Pertunjukkan" menuliskan, struktur organisasi produksi biasanya dibuat sebagai berikut ini. 1.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Dalam bentuk sederhana dengan jumlah orang terbatas tetapi dapat menjalankan produksi secara efektif. 2. Dalam jumlah yang banyak dengan menempatkan orang-orang dalam bagian atau sub-bagian secara khusus melakukan pekerjaan tertentu saja. Pola terakhir ini lebih banyak ditujukan untuk memberi pengalaman atau produksinya memang membutuhkan penanganan bagian yang banyak.

Sedangkan pola pertama lebih ditujukan pada kerja efisien dan efektif yang memerlukan tenaga pelaksana yang lebih terampil dan profesional. Namun, secara umum, dalam sebuah organisasi produksi atau manajemen pagelaran seni tari, biasanya tim akan terbagi atas tim produksi, house manager, dan tim artistik.

Merangkum buku paket Seni Budaya Kelas IX (2015), berikut ini susunan beserta tugas dan fungsi dari masing-masing tim: Tim Produksi No Struktur Tugas dan Fungsi 1 Pimpinan Produksi Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan. 2 Sekretaris Produksi Orang yang bertanggungjawab dalam membukukan dan mencatat semua kegiatan yang berhubungan dengan produksi seni pertunjukan. 3 Bendahara Orang yang bertanggungjawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan keuangan.

4 Seksi Dokumentasi Orang yang bertanggungjawab atas dokumentasi kegiatan. 5 Seksi Publikasi Orang yang bertanggungjawab terhadap segala urusan promosi dari kegiatan pementasan pertunjukan.

6 Seksi pendanaan Orang yang bertanggungjawab terhadap penyediaan dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunjukan 7 Ticketing Orang yang bertanggungjawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukan House Manager House Manager merupakan pihak yang bertugas mengemban pelayanan publik, serta bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam layanan staf dan layanan publik.

House manager membawahi beberapa seksi yaitu: No Struktur Tugas dan Fungsi 1 Keamanan Orang yang bertanggung jawab terhadap sistem keamanan pertunjukkan tari 2 Akomodasi Orang yang bertanggung jawab terhadap orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah hal yang berhubungan dengan akomodasi setiap proses pelaksanaan penyelenggaraan pertunjukan 3 Konsumsi Orang yang bertanggung jawab terhadapurusan konsumsi.

4 Transportasi Orang yang bertanggung jawab terhadap urusan penyediaan transportasi 5 Seksi Gedung Seksi gedung adalah orang yang bertanggung jawab terhadap penyewaan ataupun penyediaan gedung pertunjukkan Tim Artistik No Struktur Tugas dan Fungsi 1 Sutradara/Koreografer Orang yang membuat konsep dari pertunjukan, dan mengatur alur atau laku dari sebuah pertunjukan tari.

2 Pimpinan Artistik Orang yang bertanggungjawab pada artistik karya, performa penyajian, hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan urutan pementasan 3 Stage Manager Orang yang mengkordinasi seluruh bagian yang ada di panggung 4 Penata Panggung Orang yang bertugas menata dan melayani segala yang dibutuhkan dalam panggung, khususnya yang berhubungan dengan karya seni dan tuntutan artistik garapan berdasarkan prasaran dari pimpinan artistik 5 Penata Cahaya Orang yang menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan yang berhubungan dengan masalah pencahayaan, terang-padamnya lampu, serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) 6 Penata Rias dan Busana Orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab merias dan menata busana pemain 7 Penata Suara Orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab mengatur suara atau bunyi selama pertunjukan berlangsung.

8 Penata Musik Orang yang bertugas menata musik dan sound Nama : Keisyha Amanda Putri Kelas : XII IPA 5 Hari/Tanggal : Selasa, 4 Agustus 2020 Mata Pelajaran: Seni Budaya Tugas : Membuat uraian tentang tugas dan tanggung jawab tim dalam pergelaran tari Tugas dan Tanggung Jawab Tim dalam Pergelaran Seni: 1. TIM PRODUKSI bertugas untuk mengelola pergelaran secara keseluruhan. Tim produksi terdiri dari: a) Pimpinan produksi Pimpinan produksi adalah orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan.

Pimpinan produksi bertanggung jawab secara keseluruhan atas pelaksanaan dan keberhasilan produksi seni dipergelarkan. b) Sekretaris produksi Sekretaris produksi adalah orang orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah bertanggung jawab dalam membukukan dan mencatat semua kegiatan yang berhubungan dengan produksi seni pertunjukan.

Tugas dan tanggung jawab sekretaris produksi adalah bersifat administrasi. Tugas sekretaris produksi antara lain: 1) Membuat proposal pementasan. 2) Membuat surat-surat yang berhubungan dengan kegiatan pementasan pertunjukan (surat ijin, surat kerja sama dan lain-lain). 3) Mengarsipkan surat masuk dan surat keluar. 4) Membuat rancangan kegiatan yang berhubungan dengan administrasi kesekretarisan. c) Bendahara Bendahara adalah orang yang bertanggungjawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan keuangan.

Kegiatan bendahara adalah berhubungan dengan pelaksanaan maupun administrasi keuangan sampai dengan pelaporan keuangan yang digunakan dalam pementasan pertunjukan (pembukuan keuangan). • Company About Us Scholarships Sitemap Q&A Archive Standardized Tests Education Summit • Get Course Hero iOS Android Chrome Extension Educators Tutors • Careers Leadership Careers Campus Rep Program • Help Contact Us FAQ Feedback • Legal Copyright Policy Academic Integrity Our Honor Code Privacy Policy Terms of Use Attributions • Connect with Us College Life Facebook Twitter LinkedIn YouTube Instagram
Organisasi seni pertunjukan secara sederhana dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang melembagakan diri, yang bersifat tradisional maupun modern untuk mempertunjukan hasil karya seninya secara komersial maupun non-komersial untuk suatu tontonan atau tujuan lain.

Berdasarkan pandangan ini, maka seni pertunjukan dapat dikelompokan menjadi dua aspek dalam pandangan manajemen, yaitu fungsi manajemen secara horizontal dan fungsi manajemen secara vertical. Fungsi manajemen secara horizontal lebih mengacu pada kelembagaannya dan fungsi manajemen secara vertical mengacu pada cakupan bidang kegiatan keseniannya. Menurut Dadang Suganda, sudah bukan merupakan persoalan lagi bagi masyarakat pada umumnya dan bagi masyarakat seni khususnya, orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah seni pertunjukan saat ini telah dikomersialkan.

Setiap bentuk pertunjukan yang disponsori pihak tertentu untuk dikonsumsi masyarakat, senantiasa berkaitan dengan dengan proposal pengajuan kegiatan dan kontrak kerja yang mengatur kesepakatan yang mengatur tentang aturan main yang harus dilaksanakan oleh masing-masing pihak termasuk jaminan dan imbalan jasa bagi para seniman pelaku yang menggarapnya. Konsekuensi logis dari bentuk pertunjukan yang demikian membawa dampak terhadap kualitas pertunjukan itu sendiri.

Kondisi tersebut menuntut selektivitas secara kompetitif dalam menentukan pendukung. Sebab pada dasarnya kualitas merupakan modal yang utama untuk menghasilkan sebuah pertunjukan dengan sebutan predikat terpuji yang membawa implikasi terhadap kualitas hasil pertunjukan secara keseluruhan.

Dengan demikian para pendukung seni tersebut tidak hanya dituntut untuk mampu dan terampil dalam hal teknis saja melainkan juga memiliki sikap yang positif dan dorongan yang kuat dalam dirinya, disiplin yang tinggi, percaya diri, terbuka untuk menerima koreksi atau pendapat orang lain, serta menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap profesinya sebagai seniman.

Maka bukan suatu hal mustahil bahwa prestasi kerja dengan sebutan predikat terpuji akan diraihnya dengan mudah. Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat didalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan.

Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu: 1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan organisasi secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Pimpinan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan organisasi.

Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tidak dapat berjalan.

2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. B. MANAJEMEN SENI PERTUNJUKAN Manajemen Seni Pertunjukan adalah proses merencanakan dan mengambil keputusan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan sumber daya manusia, keuangan, fisik, dan informasi yang berhubungan dengan pertunjukan agar pertunjukan dapat terlaksana dengan lancar dan terorganisir.

Manajemen seni pertunjukan dapat di petakan lagi menjadi, menajemen organisasi seni pertunjukan dan manajemen produksi seni pertunjukan. Manajemen akan membantu organisasi seni pertunjukan di dalam mewujudkan harapannya untuk memproduksi karya secara maksimal.

Regulasi ke arah itu diupayakan dengan melalui pemberdayaan berbagai komponen yang terkait untuk bersinergis dalam membangun jaringan yang tanggap seperti proporsi rumah laba-laba. Apabila berbagai komponen pendukung yang dirasakan dapat digunakan sebagai stimulus dalam mempermulus laju dan perkembangan produksi seni pertunjukan sebaiknya dilakukan secara komprehensif.

Di sini faktor keberuntungan, perencanaan produksi, strategi penerapan dan penggunaan celah yang mendatangkan peluang bisnis besar perlu diterapkan walaupun pada kapasitas produksi untuk penyajian karya seni sebagai hobi saja. Dengan demikian diperlukan kerja keras berbagai komponen yang terlibat dan sekaligus upaya penanganan hambatan harus diminimalisir secara tepat, sehingga pelaksanaan produksi karya seni menjadi pilihan dan harapan bersama. Di sisi lain Masalah manajemen sebagai basis dalam pengelolaan suatu organisasi seni pertunjukan memiliki kompetensi yang sangat krusial dalam menentukan laju dan arah pengembangan dari suatu seni pertunjukan.

Secara umum dalam pengelolaan terasa sangat gampang, namun dalam pelaksanaannya memerlukan penanganan yang sangat rumit, butuh perhatian khusus serta lebih diutamakan pada pengalaman empirik menjadi sumber dalam melaksanakan dan sekaligus menetapkan keberhasilan produksi karya seni secara proporsional. C. TUGAS DAN FUNGSI SETIAP BIDANG 1. Manajemen Produksi a.

Pimpinan Produksi Pimpinan produksi adalah orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan. Pimpinan produksi bertanggung jawab secara keseluruhan atas pelaksanaan dan keberhasilan produksi seni dipergelarkan.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Tugas keberhasilan dan selesainya produksi menjadi taruhan bahwa pimpinan produksi seni pertunjukan juga menjadi ujung tombak terdepan dalam penyelenggaraan hingga selesainya pementasan maupun laporan pelaksanaan kegiatan dilakukan. Pimpinan produksi harus memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan dan ia berada di garda depan produksi seni pertunjukan dalam menjalankan tugas produksi. Tugas kontroling kerja kerumahtanggaan, operasional staf, pemilihan tempat pementasan, hingga standar kualifikasi gedung yang digunakan sebagai pertunjukan produksi adalah kacakapan tugas yang diembannya.

Peran pimpinan produksi dalam pelaksanaan pementasan menjadi motor gerak bawahan agar seluruh staf mau dan mampu bekerja maksimal, sehingga sukses dan tercapainya pementasan yang berbobot.

Target yang diharapkan bersama dalam produksi seni pertunjukan merupakan simbol keberhasilan pimpinan produksi dalam mengawal anak buahnya. b. Sekretaris Produksi Sekretaris adalah orang yang bertanggungjawab dalam membukukan dan mencatat semua kegiatan yang berhubungan dengan produksi seni pertunjukan.

Tugas dan tanggungjawabnya adalah bersifat administrasi.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Tugas yang dikerjakan meliputi: membuat proposal pementasan, membuat surat-surat yang berhubungan kegiatan pementasan pertunjukan (surat ijin, surat kerja sama dan lain-lain), mengarsipkan surat masuk dan surat keluar serta membuat rancangan kegiatan yang berhubungan dengan administrasi kesekretarisan. c. Bendahara Bendahara adalah orang yang bertanggungjawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan keuangan. Kegiatannya adalah berhubungan dengan pelaksanaan maupun administrasi keuangan sampai dengan pelaporan keuangan yang digunakan dalam pementasan pertunjukan (pembukuan keuangan).

d. Urusan Dokumentasi Urusan dokumentasi dikerjakan dan menjadi tanggungjawab seorang dokumentator yaitu orang yang bertanggungjawab atas dokumentasi kegiatan.

Hasil dari dokumentasi ini bisa berupa visual (foto, gambar dan dokumen cetak lainnya), audio (rekaman suara, rekaman music dan lain-lain) serta audio visual (videografi, film dan lain-lain). Jadi tanggungjawab seorang dokumentator adalah merencanakan, melaksanakan dan menyimpan semua dokumentasi kegiatan pementasan pertunjukan.

Semua hasil kerjanya diserahkan kepada pimpinan produksi untuk dapat digunakan untuk keperluan yang lain setelah pementasan pertunjukan tersebut. e. Urusan Publikasi Urusan Publikasi bertanggungjawab terhadap segala urusan promosi dari kegiatan pementasan pertunjukan. Tugasnya adalah merancang publikasi untuk berbagai media, baik media cetak (Koran, majalah, poster, flyer), media audio (radio) maupun media audio visual (untuk keperluan televisi, web internet).

Tanggungjawabnya tidak hanya merancang, tetapi juga melaksanakan dan mewujud segala media yang telah dirancang dan disepakai oleh tim produksi. f. Urusan Pendanaan Urusan pendanaan bertanggungjawab terhadap penyediaan dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunjukan. Pada dasarnya urusan pendanaan adalah upaya pengalangan dana dalam bentuk uang, tetapi didalamnya tercakup upaya mendapatkan dukungan atau bantuan non uang, seperti sumbangan pemikiran, tenaga, pinjaman tempat dan fasilitas.

Maka orang-orang yang dipercaya untuk bertanggungjawab pada urusan pendanaan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan untuk menyakinkan pada pihak lain mengenai pentingnya visi dan misi pertunjukan yang digelar sehingga pihak lain teryakinkan untuk mendukung pementasan yang akan digelar.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

g. Tiketing Mereka bertanggung jawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukan. Jumlah pengeluaran dan pemasukan harus seimbang. Komoditas terciptanya layanan yang manusiawi dan berwibawa menjadi misi yang harus ditampilkan staf ini dalam bentuk layanan publik secara langsung. Bagian karcis juga bertugas dalam menghitung orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah dari gedung dan berapa tiket yang akan di jual.

Hak dan kewajiban yang dilakukan dalam bentuk melayani penonton dengan ramah, murah senyum, serta menawan dan menarik, sehingga penghargaan terhadap penonton cukup disegani. Kewajiban yang harus dilakukan berupa layanan publik secara langsung ditunjukan melalui kontak interaksi dengan itu baik-buruk layanan akan tercermin dari penampilan pada saat itu. Hak yang dimiliki oleh staf ini adalah konsultasi dan konsolidasi kepada pimpinan staf produksi melalui mandat dan kepada pimpinan kerumahtanggaan secara langsung tentang tugas, kewajiban, dan tanggung jawab kerja yang harus direfleksikan.

i.House Manager House Manager atau Pimpinan Kerumahtanggaan dalam suatu produksi karya seni pertunjukan merupakan salah staf yang bertugas mengemban pelayanan publik serta bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam layanan staf dan layanan publik.

Pelayanan ditujukan kepada seluruh staf produksi yang bekerja menyelenggarakan produksi seni pertunjukan. Layanan kepada publik diberikan dalam hubungan pemberian servis kepada penonton mulai dari pembelian karcis, pelayanan gedung, hingga kenyamanan penonton agar penonton merasa dihargai dan dihormati secara tepat.

Tugas pelayanan publik dilakukan mulai dari kenyamanan menjamu penonton, pelayanan pemesanan karcis, hingga suasana pementasan agar berjalan lancar dan nyaman menjadi bagian tugas yang harus diciptakan.

Kondisi pelayanan sejak awal pertunjukan, istirahat, hingga akhir pementasan menjadi kordinasi seksi kerumahtanggaan di dalam gedung dan di luar gedung. Artinya, kompleks pertunjukan harus terbebas dari keributan, suasana yang menjadi kekuatan emosi penonton untuk menikmati pertunjukan secara antusias, empati, dan simpati serta nyaman.

Pelayanan kepada staf produksi dalam bentuk memberikan kesejahteraan berupa layanan konsumsi sejak penyelenggaraan produksi mulai dari rapat pertama, pelatihan, gladi kotor, gladi bersih, pementasan/pertunjukan hingga acara pembubaran produksi. Layanan tersebut terkait dalam bentuk kesejahteraan dan pemenuhan konsumsi secara rutin acara kegiatan berlangsung. Hak dan kewajiban pimpinan kerumahtanggaan adalah berkonsultasi kepada pimpinan produksi dan pimpinan artistik dalam hal layanan staf.

Dalam layanan publik, kepala bagian ini minta dengar pendapat publik berkenaan dengan bagaimana teknik dan operasional servis yang dapat memuaskan publik, serta memberikan layanan cepat pesan melalui komunikasi bebas pulsa atau komunikasi lain dalam bentuk antaran servis. Bidang-bidang yang termasuk dalam house manager yaitu: • Seksi Keamanan • Seksi Akomodasi • Seksi Konsumsi • Transportasi • Seksi Gedung (untuk pementasan, latihan maupun untuk koonfrensi pers) 2.

Manajemen Artistik a. Sutradara/Konseptor Sutradara atau Konseptor adalah orang yang membuat konsep dari pertunjukan, dan mengatur alur atau laku dari sebuah pertunjukan. Sutradara atau Konseptor juga berperan dalam memilih repetoar yang ingin dipentaskan mengatur emosi yang ingin disampaikan kepada seluruh pemain dan juga penonton. Jadi sutradara atau konseptor bertanggungjawab penuh pada pemain dan penata-penata artistic agar bisa mewujudkan suatu pertunjukan yang utuh.

b. Pimpinan Artistik Pimpinan artistik adalah pimpinan yang bertindak dan bertanggung jawab atas karya seni yang diproduksikan. Tanggung jawab artistik karya, performa penyajian hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan urutan pementasan yang harmonis adalah menjadi tanggung jawab pimpinan artistik.

Dalam Paduan Suara Mahasiswa “Giata Savana”pimpinan artistik tertinggi adalah seorang Kondukter. Pimpinan artistik memiliki hak dan kewajiban berhubungan dengan keartistikan karya seni yang dipentaskan. Berbagai capaian karya seni dipertunjukan menjadi bagian tanggung jawab moral yang tidak dapat dibayarkan melalui orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah artistik karya seni.

Dengan demikian masalah teknis, tata letak setting, tata indah pencahayaan, dan artistiknya kostum artis menjadi tanggung jawaqb yang diemban oleh pimpinan artistik. Pimpinan artistik membawahi staf yang bertugas pada saat karya seni dipertunjukan di atas panggung atau stage. Berbagai kejadian, kejanggalan, keajaiban, dan kesuksesan di atas panggung atau kerangka pementasan karya seni menjadi konstruk perintah terhadap staf yang ada dibawah tanggung jawab pimpinan artistik.

Hak dan kewajiban pimpinan artistik adalah konsultasi teknis pementasan dengan pimpinan produksi. Kewajibannya adalah membimbing, mengarahkandan mengkordinasikan staf di bawah artistik yang operasional di atas panggung atau terkait dalam pementasan saat berlangsung. Staf bawahan pimpinan artistik terdiri dari Pimpinan Panggung & Kru, Penata Cahaya & Kru, Penata Sound dan Musik & Kru, Penata Properti & Kru, Penata Rias dan Kostum & Kru, serta petugas gedung yang secara operasional diatur oleh pimpinan panggung.Simulasi dalam pertunjukan yang sedang berlangsung, pimpinan ini berperan mengevaluasi hasil tata cahaya, tata panggung, dan organisasi kerjasama antar bawahan Pimpinan Artistik.

c. Stage Manager Stage Manager adalah orang yang mengkordinasi seluruh bagian yang ada di panggung. Tugas dan tanggung jawab stage manager dan staf panggung adalah mengatur urutan pementasan berdasarkan advis arahan pimpinan artistik serta mengakumulasi berbagai kebutuhan mulai dari alat-alat musik yang digunakan pementasan hingga bagaimana setting, pencahayaan, musik dan efek musik serta berbagai kebutuhan lain yang diminta pimpinan produksi atau penyaji karya seni dalam suatu produksi pementasan.

Stage Manager bertugas merumuskan atau menetapkan secara lebih detail pelaksanaan acara pada hari-H terutama pada konsep penampilan dan pengisi acara, tata panggung dan tata lampu serta terjun langsung ke lapangan pada hari-H dan turun tangan langsung. Run down adalah detail susunan acara dalam suatu kegiatan pada hari-H.

Dalam run down tercantum secara detail person yang terlibat dan peralatan yang dibutuhkan dalam setiap penampilan serta keterangan-keterangan yang diperlukan.

d. Penata Panggung Penata properti dan kru bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, namun secara herarki masih sama dengan staf lain dilingkungan artistik yakni melaporankan kejadian dan layanan pemesanan yang diminta penyaji karya seni dan prasaran penata artistik berdasarkan pada saat kebutuhan alat diminta oleh kedua belah pihak.

Beban tanggung jawab dan tugas penata properti adalah menjadi layanan pemenuhan kepada penyaji karya seni dan tuntutan artistik garapan berdasarkan prasaran dari pimpinan artistik.

Sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan kebutuhan properti yang diharapkan penyaji dan pimpinan artistik diberikan sepenuhnya atau layanan purna lengkap kepada kedua belah pihak. Masalah kelengkapan properti untuk kebutuhan penari tanggung jawab staf ini.

Bagaimana cara mengatasi apabila tidak ada properti yang diminta oleh penyaji karya seni dan pimpinan artistik menjadi beban tugas dan tanggung jawab pimpinan properti dan kru. Hak dan kewajibannya sama dengan staf di bawah pimpinan artistik yakni berkonsultasi kepada pimpinan artistik, pimpinan panggung dan penyaji karya seni.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Kewajiabannya adalah memberikan layanan kepuasan atas artistik tidaknya pementasan karya seni yang dipergelarkan. Di bawah ini menunjukan gambar potret kerja penata properti dan kru. Tugasnya mendisain dan memasang properti di atas pentas, persiapan dan menyediakan properti yang dibutuhkan penari pada saat pertunjukan. e. Penata Cahaya Penata cahaya bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, namun secara hirarki laporan kejadian berdasarkan prasaran penyaji karya seni tanggung jawab penata cahaya secara tidak langsung bertanggung jawab kepada pimpinan panggung dan penyaji.Beban tanggung jawab dan tugas penata cahaya adalah menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan.

Masalah pencahayaan, terang-padamnya lampu, serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah menjadi beban moral tanggung jawab yang diemban oleh pimpinan tata cahaya. Hak dan kewajibannya adalah konseling kepada pimpinan artistik, pimpinan panggung dan penyaji karya seni. Kewajibannya adalah memberikan layanan kepuasan atas artistik tidaknya pementasan karya seni yang dipergelarkan.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

f. Penata Rias dan Busana Penata Rias adalah orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab merias pemain. Proses merias ini dimulai dari mendesain atau merancang tata rias sampai dengan menerapkan tata rias tersebut pada pemain sesuai dengan hasil kesepakatan dengan sutradara atau konseptor pertunjukan.

Penata rias bisa dibantu oleh crew atau asisten, tetapi tanggungjawab sepenuhnya berada pada penata rias. Penata rias dan kostum secara umum pada produksi yang besar dibagi pada masing-masing pos antara rias dan kostum. Namun untuk produksi karya seni yang terbatas kedua tugas dipegang oleh satu staf saja.

Penata rias dan kostum bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, penyaji karya, serta melakukan konsolidasi dengan pimpinan panggung. Hirarki penguasaan konsep riasan, pemakaian kostum hingga modivikasinya menjadi tanggung jawab penata kostum dan penata rias.

Konsultasi kepada sutradara atau konseptor secara konsolidasi penting dilakukan. Prasaran sutradara atau konseptor dalam hal hasil kerjanya menjadi tanggung jawab penata rias dan busana berdasar pemenuhan dari sutradara atau konseptor, dengan asumsi hasil kerja kurang serasi dan kurang tepat sasaran.

Penata rias dan busana harus mempertanggungjawabkan kepada penonton apabila dijumpai terdapat reaksi balik dari penonton, hal ini berhubungan dengan kepuasan kerja penata rias dan busana.

Beban tanggung jawab dan tugas penata rias dan busana menjadi bagian pertanggungjawaban kepada pimpinan artistik. Pementasan yang dipergelarkan harus mampu memenuhi harapan sutradara atau konseptor. Masalah riasan dan pemakaian busana apabila terjadi kecelakaan misal busana copot atau kedodoran, lunturnya riasan menjadi beban moral tanggung jawab yang diemban penata rias dan busana secara terbuka.

Hak dan kewajibannya berkonsultasi kepada pimpinan artistik, penata panggung dan penata cahaya serta sutradara atau konseptor. Usaha memberi layanan atas bentuk riasan dan pemakaian kostum pementasan jadi bagian tugas kolektif dengan pimpinan artistik. Penata rias dalam melakukan pekerjaannya diarahkan oleh pimpinan artistik dan sesuai hasil diskusi dengan sutradara atau konseptor.

h. Penata Suara Penata Suara adalah orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab mengatur suara atau bunyi selama pertunjukan berlangsung. Proses kerjanya dimulai dari mendesain atau merancang tata suara sampai dengan mengatur suara atau bunyi tersebut mempunyai kualitas suara yang baik. Kualitas suara atau bunyi yang baik adalah suara tersebut terdengar jelas, wajar, indah dan menarik serta memenuhi standar level minimal, terhindar dari noise, distorsi dan balance (tercapainya keseimbangan suara).

Penata suara atau bunyi bisa dibantu oleh crew atau asisten, tetapi tanggungjawab sepenuhnya berada pada penata suara atau bunyi. i. Penata Musik dan Sound Penata musik dan sound juga bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, namun secara hirarki mati hidup, keras-lembut, jernih-paraunya musik dan sound harus dilaporkan kepada pimpinan panggung untuk konsolidasi, serta bahan laporan kepada penyaji karya seni yang dipergelarkan.

Kejadian yang muncul sebagai akibat kelalaian dan kecelakaan pementasan dapat mempengaruhi kualitas pementasan dalam ukuran kualitas musik dan sound. Tanggung jawab yang diemban berdasarkan dilakukan berdasarkan prasaran penyaji. Penata musik dan sound secara tidak langsung bertanggung jawab kepada pimpinan panggung dan penyaji karya seni. Beban tanggung jawab dan tugas penata musik dan sound adalah menjadi sumber sukses dan kualitas musik yang disajikan dalam pementasan.

Artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan dalam hubungannya dengan musik dan sound menjadi beban moran tanggung jawab yang diemban oleh pimpinan musik dan sound. Hak dan kewajibannya sama denga staf lain di bawah pimpinan artistik, adalah konseling kepada pimpinan artistik, pimpinan panggung dan penyaji karya seni. Kewajiabannya adalah memberikan layanan kepuasan atas kualitas musik dan sound pada saat pementasan karya seni yang berlangsung. Berikut ini merupakan hal-hal penting dalam manajemen pertunjukan : 1.

Sebelum Pementasan - Mengukur kemampuan perorangan dan kelompok, - Mengendalikan obsesi dan emosi dengan mementingkan logika dan nilai rasa - Membuat time schedule dan story board pementasan - Membuat job description yang mantap - Konsultasi/sharing dengan orang yang lebih berpengalaman - Memperhitungkan segala kebutuhan secara terperinci - Membuat inventaris barang dan pihak yang bersinggungan - Menyediakan kas (sebatas kemampuan) untuk pendanaan kegiatan 2.

Saat Pementasan - Berpedoman konsep yang sudah disiapkan - Melakukan koordinasi satu sama lain - Memastikan perlengkapan dan peralatan dengan baik - Mengecek sirkulasi tiket dan undangan - Mengecek ulang kondisi gedung dan mobilisasi penonton - Mengantisipasi gangguan teknis dan keamanan yang tidak diinginkan 3. Setelah Pementasan - Evaluasi pementasan - Mengecek keadaan panggung dan gedung pertunjukan - Mengecek dan menempatkan perlengkapan/peralatan pada posisi semula - Mengevaluasi kerja setiap elemen pementasan - Melaporkan hasil kegiatan dengan pihak yang berkepentingan • ► 2017 (1) • ► April (1) • ► 2016 (3) • ► Juni (1) • ► Mei (1) • ► Maret (1) • ► 2015 (14) • ► November (2) • ► Oktober (2) • ► Mei (2) • ► April (2) • ► Maret (3) • ► Januari (3) • ► 2014 (37) • ► November (2) • ► Oktober (1) • ► Juli (1) • ► April (14) • ► Maret (19) • ▼ 2013 (75) • ▼ November (75) • Pengorganisasian Kesenian • Manajemen Perhotelan • Perencanaan Pembangunan Peternakan • Manajemen Pengelolaan Lingkungan Hidup • Pengorganisasian Pergerakan Nasional • Perencanaan usaha Penjualan Pakaian Modern • Pengorganisasian Seni Pertunjukkan • Pengorganisasian Formal dan Informal • Pengorganisasian Sepak Bola • Sejarah Barbie • Cara Mengobati Asma Herbal • Bahaya Operasi Plastik bagi Kesehatan • Cara Alami Menjaga Kesehatan Mata • Bunga Edelweis • Macam-Macam Sosial Media • Keajaiban - Sungai Dibawah Laut • Hairstyle • fashion • 4 Wanita Tercantik dan Berprestasi Di Dunia • Perbedaan antara Teknologi Analog dan Digital • Tutorial Memakai Jilbab Paris Modis • Mengatasi Masalah Akibat Smoothing Rambut • Desain Interior Berwarna Pink • Model Sepatu Wanita Terbaru&Terpopuler • Fashion Style Yoona SNSD • Beauty • Manajemen Pemasaran Global • Pengorganisasian Pemasaran dan Penjualan • Perencanaan Strategis Sistem Informasi • Perencanaan Bisnis Sukses Dalam Berwirausaha • Laki-Laki Berkumis • Hubungan Jarak Jauh (Long Distance Relationship) • Aku ingin Kau Tau.

• Kau yang Jauh Disana • Alasan kenapa Twitter lebih menarik daripada Facebook • GirlBand Korea Terpopuler • Kandungan dan Manfaat Buah Kelapa • Kelebihan dan Kekurangan Laptop Toshiba • Bersamamu • Mengatasi Rambut Bercabang • Ungkapan Cinta Orang Korea • Pengorganisasian Semimiliter Bentukan Jepang • Perencanaan Pembangunan Wilayah Desa • Manajemen Pemasaran Bank Mandiri • Aku yang disia-siakan kamu.

• Kerangka Mawar • 4 Tips Diet Murah Dengan Air Putih • Cara Memancungkan Hidung Pesek secara alami • Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah Memakai Eyeliner ala Korea • Cara install BBM untuk Android • 14 Manfaat Coklat yang Berguna Bagi Kesehatan • Bahaya Merokok bagi Kesehatan dan Masa Depan • Pengorganisasian Praktek Asuhan Kebidanan • Perencanaan Organisasi Kewiraswastaan • PERENCANAAN STRATEGIS PROGRAM STUDI AKUNTANSI SEKO.

• Perencanaan Bisnis Sederhana Rumah Makan Ayam Kremes • Manajemen Informasi dalam Perusahaan • Manajemen Keuangan Keluarga Muslim • MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PUSKESMAS • MANAJEMEN OPERASI PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TAN. • Manajemen Pemasaran PT. Coca-Cola Bottling Indonesia • Cara Menginstall Game Ayodance • Westlife - My Love • Jazon Mars - I'm Yours • Avril Lavigne - When You're Gone • Bruno Mars - Grenade • Adele - Terlambat • Uji Perbandingan – iPhone VS Android • SATE POFFERTJES TIGA RASA • Perbedaan Yamaha V-Ixion Dan Byson • PANCAKE SAUS COKELAT • Kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy s4 • BAPEL APEL KISMIS • DORAYAKI ISI KACANG HIJAU • DADAR BROKOLI ISI KETAN KOMPAS.com - Dalam menyelenggarakan pergelaran tari diperlukan pengorganisasian pagelaran pertunjukan seni tari.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah berjalan lancar maka dibentuk kepanitiaan. Panitia adalah sekelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan dan mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya.

Tujuan apa yang ingin dicapai dalam kepanitiaan bersifat sementara dan jangka pendek, dalam artian kepanitiaan akan berakhir jika kegiatan atau tugas selesai.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Baca juga: Seni Tari: Pengertian dan Gerak Tari Struktur organisasi seni pertunjukkan Struktur organisasi seni pertunjukan secara lengkap adalah: Pimpinan produksi Pimpinan produksi adalah orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan. Pimpinan produksi bertanggung jawab secara keseluruhan atas pelaksanaan dan keberhasilan produksi seni dipergelarkan.

Tugas, keberhasilan dan selesainya produksi menjadi taruhan bagi pimpinan produksi seni pertunjukan dan juga menjadi ujung tombak terdepan dalam penyelenggaraan hingga selesainya pementasan maupun laporan pelaksanaan kegiatan. Pimpinan produksi harus memahami peran, tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Ia berada di depan produksi seni pertunjukan dalam menjalankan tugas produksi. Stage manager Stage Manager adalah orang yang mengkoordinasi seluruh bagian yang ada di panggung.

Tugas dan tanggung jawab stage manager dan staf panggung adalah: • Mengatur urutan pementasan berdasarkan saran dan arahan pimpinan artistik. • Mengakumulasi berbagai kebutuhan mulai dari alat-alat musik yang digunakan pementasan hingga bagaimana setting, pencahayaan, musik dan efek musik.

• Mengakumulasi berbagai kebutuhan lain yang diminta pimpinan produksi atau penyaji. Baca juga: Pergelaran Tari: Pengertian, Maksud dan Tujuan Unsur-unsur Laporan Keuangan dan Lama Penyimpanan Dokumen Keuangan https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/27/100000969/unsur-unsur-laporan-keuangan-dan-lama-penyimpanan-dokumen-keuangan https://asset.kompas.com/crops/QaG9ymYDEcAYfOmgnn0u4-l50js=/0x0:499x333/195x98/data/photo/2020/02/26/5e5655c7c51f8.jpg
Dalam sebuah kegiatan pergelaran karya tari, selain penari dan pemain musik terdapat peran lain yang sama pentingnya dengan posisi penari dan pemain musik.

Peran tersebut adalah kepanitiaan pergelaran. Bagaimanapun konsep pergelaran dibuat, unsur kepanitiaan ini penting dimunculkan.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Oleh karena peran kepanitiaan ini memiliki andil sangat besar dalam menyukseskan kegiatan pertujukan tari yang dilaksanakan. Tugas dan tanggung jawab kepanitiaan pergelaran ini yang nantinya akan membantu mengatur setiap tahapan kegiatan pergelaran, yaitu mulai dari tahapan awal, proses latihan, publikasi dan pemasaran pertunjukan hingga pada pengaturan jalannya pertunjukan agar berjalan dengan sukses.

Panitia merupakan suatu kelompok dalam mengelola pelaksanaan terhadap bentuk kegiatan. pergelaran tari. Panitia terbagi menjadi dua yaitu Steering Comitee (panitia pengarah) sebagai penasehat dan pemberi petunjuk kepada kelompok bawahannya dalam menjalankan tugas. Organizing Comitee (panitia pelaksana pergelaran tari) mempunyai tugas melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan di lapangan.

Dalam kegiatan pagelaran tari kepanitiaan ini mutlak harus ada namun untuk lingkunagan sekolah cukup dari siswa dan guru, kepanitiaan disesuaiakan dengan jenis kegiatan yang diperlukan dalam pergelaran.

Beberapa jabatan dalam kepanitiaan pertunjukkan tari antara lain sebagai berikut.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Tim Produksi ini dipimpin oleh pimpinan produksi yang bertugas mengorganizir pementasan suatu seni pertunjukan.

Tim produksi terdiri dari : Pimpinan Produksi, Sekretaris Produksi, Bendahara, Seksi Dokumentasi, Seksi Publikasi, Seksi Pendanaan, dan Tiketing No. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi 1. Pimpinan Produksi Pimpinan Produksi Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan.

2. Sekretaris Produksi Sekretaris Produksi Orang yang bertanggungjawab dalam membukukan dan mencatat semua kegiatan yang berhubungan dengan produksi seni pertunjukan. 3. Bendahara Bendahara Orang yang bertanggungjawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan keuangan.

4. Seksi Dokumentasi Seksi Dokumentasi Orang yang bertanggungjawab atas dokumentasi kegiatan. 5.

orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah

Seksi Publikasi Seksi Publikasi Orang yang bertanggungjawab terhadap segala urusan promosi dari kegiatan pementasan pertunjukan 6. Seksi Pendanaan Seksi pendanaan Orang yang bertanggungjawab terhadap penyediaan dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunjukan 7. Tiketing Tiketing Orang yang bertanggungjawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukan 2. House Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah House Manager Orang yang bertugas mengemban pelayanan publik serta bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam layanan staf dan layanan publik.

House manager membawahi beberapa seksi yaitu : Keamanan, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, dan Seksi Gedung No. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi 1. Keamanan Orang yang bertanggung jawab terhadap sistem keamanan pertunjukkan tari 2. Akomodasi Orang yang bertanggung jawab terhadap segala hal yang berhubungan dengan akomodasi setiap proses pelaksanaan penyelenggaraan pertunjukan 3. Konsumsi Orang yang bertanggung jawab terhadapurusan konsumsi. 4. Transportasi Orang yang bertanggung jawab terhadap urusan penyediaan transportasi 5.

Seksi Gedung Seksi gedung adalah orang yang bertanggung jawab terhadap penyewaan ataupun penyediaan gedung pertunjukkan 3. TimArtistik Tim artistik terdiri dari : Sutradara/Koreografer, Pimpinan Artistik/Art Director, Stage Manajer, Penata Panggung/Scenery, Penata Cahaya, Penata Rias dan Busana, Penata Suara, dan Penata Musik/Sound No.

Struktur Panitia Tugas dan Fungsi 1. Sutradara/Koreografer Sutradara/Koreografer Orang yang membuat konsep dari pertunjukan, dan mengatur alur atau laku dari sebuah pertunjukan tari. 2. Pimpinan Artistik Pimpinan Artistik Penanggungjawab artistik karya, performa penyajian hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan urutan pementasan 3. Stage Manager Stage Manager Orang yang mengkordinasi seluruh bagian yang ada di panggung 4. Penata Panggung Penata Panggung Tugas penata panggung adalah menjadi layanan pemenuhan kepada penyaji karya seni dan tuntutan artistik garapan berdasarkan prasaran dari pimpinan artistik 5.

Penata Cahaya Penata Cahaya Tugas penata cahaya adalah menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan yang berhubungan dengan masalah pencahayaan, terang-padamnya lampu, serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) 6.

Penata Rias/Busana Penata Rias dan Busana Penata Rias dan Busana adalah orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab merias dan menata busana pemain 7. Penata Suara Penata Suara Orang yang mempunyai tugas atau tanggungjawab mengatur suara atau bunyi selama pertunjukan berlangsung. 8. Penata Musik enata Musik Tugas penata musik dan sound adalah menjadi sumber sukses dan kualitas musik yang disajikan dalam pementasan Selain keberadaan tata pentas, kepanitian dalam sebuah peristiwa pertunjukan tari menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan pula.

Oleh karena keberadaannya memiliki andil sangat besar dalam mesukseskan jalannya pertunjukan karya tari yang dilakukan. Fungsi kepanitiaan ini adalah membantu mengantur proses terjadinya pertunjukan mulai dari proses awal sampai pertunjukan tersebut lebih hidup dan dinamis.

Konsep tata pentas akan berkaitan dengan masalah konsep tata panggung, tata lighting dan tata dekorasi panggung.
• pimpinan produksi : orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan • sekretaris produksi : orang yang bertanggung jawab dalam membukukan dan mencatat semua kegiatan yang berhubugan dengan produksi seni pertunjukkan • bendahara : orang yang bertanggung jawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan keuangan • seksi dokumentasi : orang yang bertanggung jawab atas dokumentasi kegiatan • seksi publikasi : orsang yang bertanggung jawab terhadap segala urusan promosi dari kegiatan pementasan pertunjukan • seksi pendanaan : orang yang orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukkan adalah jawab terhadap penyediaan dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunnjukan • tiketing : orang yang bertanggung jawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukkan • house manager: orang yang bertugas mengemban pelayanan publik serta bertanggung jawab kepada pemimpn produksi dalam layanan staf dan layanan publik • sutradara/koreografer :orang yang membuat konsep dari pertunjukan dan mengatur alur/ laku dari sebuah pertunjukkan • pimpinan artistik : orang yang bertanggung jawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan artistik karya, perfoma penyajian hingga tata urut pementasan.

pemimpin artistik dituntut agar dapat menyajikan urutan pementasan yang harmonis • stage manager : orang yang mengkoordinasi seluruh bagian yang ada di panggung • penata panggung : orang yang bertugas dan bertanggung jawab untuk menata panggung berdasarkan prasarana dari pimpinan artistik • penata cahaya : orang yang bertanggung jawab dengan masalah pencahayaan.

terang padamnya lampu serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari PLN • penata rias dan busana : orang yang mempunyai tugas /tanggung jawab merias dan menata busana pemain • penata suara : orang yang mempunyai tugas/ tanggung jawab mengatur suara/ bunyi selama pertunjukan berlangsung • penata music : menata music dan kualitas music yang disajikan dalam pementasan

Langkah Langkah Merancang Pergelaran Seni Tari. Kelas XII




2022 www.videocon.com