Pt. gudang garam tbk

pt. gudang garam tbk

Sales 2022 128 961 B 8,91 B 8,91 B Net income 2022 6 818 B 0,47 B 0,47 B Net cash position 2022 4 291 B 0,30 B 0,30 B P/E ratio 2022 12,8x Yield 2022 6,17% Sales 2023 150 770 B 10,4 B 10,4 B Net income 2023 7 682 B 0,53 B 0,53 B Net cash position 2023 4 026 B 0,28 B 0,28 B P/E ratio 2023 8,14x Yield 2023 5,70% Capitalization 59 070 B 4 083 M 4 083 M EV / Sales 2022 0,42x EV / Sales 2023 0,37x Nbr of Employees 32 808 Free-Float 23,8% More Financials Company PT Gudang Garam Tbk is an Indonesia-based company primarily engaged in manufacturing clove cigarettes, which are locally known as kretek.

Its business is classified into three operating segments: cigarettes, paperboards and others.

pt. gudang garam tbk

The company produces a range of kretek, including traditional hand-rolled kretek, machine-made kretek and low-tar, low-nicotine variants. Some of its major brands are Gudang Garam. RE More news News in other languages on PT GUDANG GARAM TBK 04/28 PT Gudang Garam Tbk annonce ses résultats financiers pour le premier trimestre clos le . 03/31 PT Gudang Garam Tbk annonce ses résultats financiers pour l'exercice complet terminé le.

More news Analyst Recommendations on PT GUDANG GARAM TBK Perusahaan rokok Gudang Garam adalah salah satu industri rokok terkemuka di tanah air yang telah berdiri sejak tahun 1958 di kota Kediri, Jawa Timur.

pt. gudang garam tbk

Hingga kini, Gudang Garam sudah terkenal luas baik di dalam negeri maupun mancanegara sebagai penghasil rokok kretek berkualitas tinggi. Produk Gudang Garam bisa ditemukan dalam berbagai variasi, mulai sigaret kretek klobot (SKL), sigaret kretek linting-tangan (SKT), hingga sigaret kretek linting-mesin (SKM).

Bagi Anda para penikmat kretek sejati, komitmen kami adalah memberikan pengalaman tak tergantikan dalam menikmati kretek yang terbuat dari bahan pilihan berkualitas tinggi. • 1960 Gudang Garam Membuka Cabang Cabang produksi SKL dan SKT didirikan di Gurah, 13 km arah tenggara Kota Kediri, guna memenuhi permintaan pasar yang kian meningkat. Setiap hari ada sekitar 200 orang pt. gudang garam tbk melakukan perjalanan pulang-pergi Gurah-Kediri menggunakan gerbong kereta api khusus yang dibiayai perusahaan.

2013 Gudang Garam memperluas daerah pt. gudang garam tbk Areal perusahaan yang semula hanya seluas 1000 meter persegi kini telah berkembang menjadi sekitar 208 hektar yang terletak di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri serta di wilayah Pasuruan. Bulan Januari 2013, mulai beroperasi gedung baru di Jakarta, untuk menunjang proses produksi yang semakin progresif. CATUR DHARMA Berawal dari industri rumahan, perusahaan kretek Gudang Garam telah tumbuh dan berkembang seiring tata kelola perusahaan yang baik dan berlandaskan pada filosofi Catur Dharma.

Nilai-nilai tersebut merupakan panduan kami dalam tata laku dan kinerja perusahaan bagi karyawan, pemegang saham, serta masyarakat luas. Apa yang dicapai Gudang Garam saat ini tentunya tidak terlepas dari peran penting sang pendiri, Surya Wonowidjojo.

Beliau adalah seorang wirausahawan sejati yang dimatangkan oleh pengalaman dan naluri bisnis. Di mata para karyawan, beliau bukan hanya berperan sebagai pemimpin, melainkan juga merupakan sosok seorang bapak, saudara, serta sahabat yang amat memperhatikan kesejahteraan karyawan.

Surya Wonowidjojo meninggal dunia pada 28 Agustus 1985 dengan meninggalkan kesan mendalam bukan hanya di mata karyawan, melainkan juga di hati masyarakat Kediri dan sekitarnya. Beliau merupakan seorang panutan yang menanamkan nilai-nilai luhur bagi perusahaan, yang dituangkannya ke dalam Catur Dharma Perusahaan: • Kehidupan yang bermakna dan berfaedah bagi masyarakat luas merupakan suatu kebahagiaan.

• Kerja keras, ulet, jujur, sehat, dan beriman adalah prasyarat kesuksesan. • Kesuksesan tidak dapat terlepas dari peranan dan kerjasama dengan orang lain.

• Karyawan adalah mitra usaha yang utama. Didirikan pada tahun 2002, PT. Surya Madistrindo adalah perusahaan pt. gudang garam tbk dimiliki oleh PT. Gudang Garam Tbk. untuk menjalankan distribusi produk-produk sigaret Gudang Garam bersama dengan 3 perusahaan distribusi lainnya. Di tahun 2009, SM ditunjuk sebagai distributor tunggal yang memegang kendali strategi distribusi dan field marketing untuk seluruh wilayah Indonesia.

Bermarkas di Jakarta, SM telah tumbuh dan bertransformasi menjadi perusahaan distribusi rokok yang profesional dan modern. Berawal dari beberapa ribu karyawan, kini SM telah didukung oleh sumber daya manusia mencapai lebih dari 14 ribu orang yang tersebar pada 12 kantor perwakilan regional dan lebih dari 180 kantor perwakilan area di Indonesia.

Informasi Lebih Lanjut >> Juni Setiawati Wonowidjojo Presiden Komisaris Diangkat menjadi Presiden Komisaris Perseroan pada 20 Juni 2009.

Setelah meninggalkan SMA, beliau mulai bekerja di Perseroan dan menjabat sebagai Komisaris sejak tahun 1983. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan Susilo Wonowidjojo, Presiden Direktur Perseroan, dan memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham Perseroan. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Suryamitra Kusuma, dan sebagai Komisaris PT Suryaduta Investama, PT Surya Wisata dan PT Taman Sriwedari.

Beliau juga merupakan Presiden Direktur PT Surya Pamenang dan PT Surya Zig Zag. Frank W. van Gelder Komisaris Independen Diangkat menjadi Komisaris Independen Perseroan pada 8 Maret 2002. Saat ini beliau duduk sebagai Managing Partner di perusahaan konsultan New Frontier Solutions Pte. Ltd., Singapura yang memiliki keahlian di bidang manajemen resiko. Sebelumnya beliau pernah 12 tahun berkarya di Bank ABN AMRO dan di Bank Dunia Jakarta selama 2 tahun.

Gelar Magister Hukum Sipil diraihnya dari Leiden University, Belanda. Gotama Hengdratsonata Komisaris Independen Diangkat menjadi Komisaris Independen Perseroan pada 24 Juni 2014. Sejak tahun 2000 sampai 2019, beliau menjabat sebagai komisaris PT Semesta Indovest Securities, Jakarta. Sebelum itu, beliau bekerja di Bank Lippo, sejak 1985 hingga 2004, sebagai Group Head untuk Indonesia Timur.

Beliau lulusan Teknik Sipil dari Feng Chia University, Taiwan. Susilo Wonowidjojo Presiden Direktur Susilo Wonowidjojo diangkat menjadi Presiden Direktur pada 20 Juni 2009. Beliau memutuskan untuk meninggalkan SMA untuk membantu ayahnya bekerja di Perseroan. Setelah lebih dari lima dekade, beliau telah membangun pengetahuan yang menyeluruh melalui pengalaman kerja, mulai dari pengadaan/pengelolaan bahan baku, perasa, persediaan serta manajemen produksi. Beliau telah menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak 1976 dan kemudian menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur sejak 1990.

Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan Juni Setiawati Wonowidjojo, Presiden Komisaris Perseroan serta memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham Perseroan. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Surya Madistrindo dan sebagai Komisaris PT Surya Air dan PT Surya Dhoho Investama. Beliau juga merupakan Presiden Direktur PT Suryamitra Kusuma dan Direktur PT Suryaduta Investama, PT Suryaduta Mandiri, dan PT Surya Halim Karya Sejahtera.

Heru Budiman Direktur Diangkat menjadi Direktur Perseroan pada 9 Juni 2000. Beliau mulai bekerja di Gudang Garam pada tahun 1990 di bidang Treasuri dan Hubungan Investor dan diangkat menjadi Sekretaris Perusahaan pada tahun 1996. Sebelumnya menduduki sejumlah posisi manajemen senior di bank terkemuka internasional dan nasional.

pt. gudang garam tbk

Beliau meraih gelar Sarjana Muda Sastra Inggris dari universitas Satya Wacana. Saat ini beliau juga merupakan Komisaris PT Graha Surya Media, PT Surya Abadi Semesta and PT Medika Madistrindo Perkasa. Beliau juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Surya Madistrindo. Herry Susianto Direktur Herry Susianto menjabat sebagai Direktur bidang Keuangan sejak 25 Juni 2007. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Internal Audit, yaitu sejak tahun 2002 hingga tahun 2007 dan Kepala Divisi Akuntansi antara tahun 2001 dan 2002.

Ketika pertama kali masuk ke Perseroan pada tahun 1983 beliau bekerja di Divisi Akuntansi. Gelar Sarjana Hukum diraihnya dari Universitas Airlangga, Surabaya, dan gelar Magister Manajemen dari Universitas Gajayana, Malang.

pt. gudang garam tbk

Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT Surya Madistrindo dan PT Surya Inti Tembakau. Beliau juga merupakan Presiden Direktur PT Graha Surya Media, serta Direktur PT Surya Air dan PT Surya Abadi Semesta. Istata Taswin Siddharta Direktur Diangkat menjadi Direktur pada 27 Juni 2012 untuk menangani urusan Teknologi Informasi. Beliau bergabung dengan Perseroan pada tahun 2008, dan menjabat sebagai Wakil Direktur Pemasaran sejak 2008 hingga 2010.

Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau adalah Partner di KPMG Indonesia dan berkarir pt. gudang garam tbk kantor akuntan publik selama dua puluh tahun.

Gelar Sarjana Akuntansi diperolehnya dari Universitas Indonesia, Jakarta. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT Surya Pamenang, PT Surya Zig Zag dan semua anak perusahaan PT Surya Madistrindo kecuali PT Medika Madistrindo Perkasa.

Beliau juga merupakan Presiden Direktur PT Surya Dhoho Investama dan Direktur PT Surya Madistrindo dan PT Surya Kerta Agung. Andik Wahyudi Direktur Diangkat menjadi Direktur pada 26 Juni 2019 yang bertanggung jawab atas fasilitas produksi di Kediri meliputi SKT dan SKM serta perawatan mesin produksi.

pt. gudang garam tbk

Pt. gudang garam tbk dengan Perseroan sejak Oktober 2013 menjabat sebagai Wakil Direktur Produksi SKT. Sebelumnya, beliau pernah bekerja di beberapa perusahaan rokok terkemuka di Indonesia dan memiliki pengalaman yang luas dalam bidang produksi rokok. Beliau memperoleh gelar Sarjana Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kertanegara, Malang.

Hamdhany Halim Direktur Diangkat menjadi Direktur pada 26 Juni 2019 yang bertanggung jawab atas fasilitas produksi SKM di Gempol. Bergabung dengan Perseroan sejak Januari 2019 menjabat sebagai Wakil Direktur Direktorat Produksi Gempol. Beliau pernah memegang berbagai posisi manajerial di beberapa perusahaan rokok terkemuka dengan penempatan di Indonesia maupun luar negeri dan berpengalaman dalam bidang produksi rokok dan teknik. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan Master Teknik Mesin dari National University of Singapore.

Sony Sasono Rahmadi Direktur Independen Bergabung dengan Perseroan pada tahun pt. gudang garam tbk dan diangkat menjadi Direktur yang membidangi pencetakan kemasan rokok pada 27 Juni 2012. Dari tahun 2008 hingga 2012, beliau menjabat sebagai Direktur PT Cipta Kretek Nusantara dan PT Karyadibya Mahardhika dan sebelum itu bekerja di PT Surya Zig Zag sebagai General Manager dan Management Representative.

Beliau diangkat menjadi Direktur Independen pada tahun 2014 dan meraih gelar Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. KOMITE AUDIT Komite Audit adalah komite independen yang anggotanya ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Tugas utama Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris dalam memastikan berjalan dan terpeliharanya praktik tata kelola perusahaan serta pengawasan dan pengelolaan risiko yang memadai.

AUDIT INTERNAL Kebijakan mengenai fungsi, tugas, serta cakupan kerja Audit Internal ditetapkan oleh Direksi. Di dalamnya termasuk tugas untuk menguji mutu serta kehandalan laporan keuangan, kebijakan dan prosedur yang ada, memastikan sistem kontrol internal berjalan dengan efektif di setiap unit kerja, serta pengamanan aset dan pemeriksaan rutin atas tingkat efisiensi operasional perusahaan.

Semua laporan Audit Internal diserahkan langsung kepada Presiden Direktur. Kepala Unit Audit Internal dijabat oleh Suwardi. SEKRETARIS PERUSAHAAN Sekretaris Perusahaan bertindak sebagai penghubung antara Perusahaan Publik sebagai penerbit saham dengan pemegang saham, OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pemangku kepentingan lainnya, sebagaimana diperlukan. Sekretaris Perusahaan bertugas memastikan agar Gudang Garam senantiasa mematuhi peraturan dan perundangan yang dikeluarkan oleh badan otoritas pasar modal dan memberi masukan kepada Direksi serta Dewan Komisaris terkait hal tersebut.

Sekretaris Perusahaan juga menginformasikan badan otoritas pasar modal dan para pemegang saham mengenai kinerja bisnis Perseroan melalui antara lain, publikasi laporan keuangan, pertemuan yang dijadwalkan dari waktu ke waktu serta paparan publik tahunan. Heru Budiman, Direktur Perseroan, juga menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan.

pt. gudang garam tbk

KARYAWAN KAMI Gudang Garam dan anak perusahaannya menyediakan lapangan kerja bagi 30,940 orang di akhir tahun 2020. Sebagai sebuah "keluarga besar", kesejahteraan karyawan merupakan prioritas kami, dari standar keselamatan kerja hingga pengadaan fasilitas olah raga dan fasilitas kesehatan.

Pelatihan di bidang kepemimpinan, manajerial, administrasi, dan keterampilan teknik juga diselenggarakan dari waktu ke waktu baik di dalam maupun diluar perusahaan.
KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM Kronologis Jumlah saham yang tercatat Nilai nominal per saham (Rp) Pencatatan pada tahun 1990 ( Partial Listing) 96.204.400 1.000 Pencatatan pada tahun 1994 ( Fully Listed) 481.022.000 1.000 Stock Split pada tahun 1996 962.044.000 500 Saham bonus 1:1 pada tahun 1996 1.924.088.000 500 INFORMASI KEPEMILIKAN SAHAM Pemegang Saham Jumlah Saham Total Nominal pt.

gudang garam tbk Juta) % Juni Setiawati Wonowidjojo 11.231.645 5.616 0.58 Susilo Wonowidjojo 1.709.685 854 0.09 Lucas Mulia Suhardja 5.600 3 0.00 PT Suryaduta Investama 1.333.146.800 666.574 69.29 PT Suryamitra Kusuma 120.442.700 60.221 6.26 Lainnya 457.551.570 228.776 23.78 Total 1.924.088.000 962.044 100.00 Kuartal Harga Tertinggi (Rp) Harga Terendah (Rp) Harga Penutupan (Rp) Volume Kapitalisasi Pasar (Rp) I 59,075 30,625 41,100 87,370,605 79,080,016,800,000 II 53,025 39,850 47,175 79,326,733 90,768,851,400,000 III 55,000 39,700 40,050 105,060,041 77,059,724,400,000 IV 49,975 39,800 41,000 165,618,912 78,887,608,000,000 Kuartal Harga Tertinggi (Rp) Harga Terendah (Rp) Harga Penutupan (Rp) Volume Kapitalisasi Pasar (Rp) I 100.975 80.175 83.200 72.408.533 160.084.121.600.000 II 85.250 75.025 76.875 98.283.022 147.914.265.000.000 III 80.050 50.400 52.375 141.423.060 100.774.109.000.000 IV 56.800 49.175 53.000 113.804.854 101.976.664.000.000 Jumlah pembayaran dividen diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

Dari tahun ke tahun, pt. gudang garam tbk Gudang Garam dalam pembagian dividen adalah sebesar 20% hingga 40% dari laba bersih Perseroan.

pt. gudang garam tbk

Semua usulan terkait pembagian dividen diajukan kepada pemegang saham dengan memperhatikan kondisi arus kas, belanja modal atau kebutuhan pendanaan lainnya, rasio utang terhadap ekuitas dan ketersediaan fasilitas serta biaya kredit perbankan. DATA PEMBAYARAN DIVIDEN PERSEROAN Dividen untuk Tahun Buku Dividen per Lembar Saham Jumlah Saham yang Beredar Total Pembayaran Dividen Tanggal Pembayaran Dividen 2020 Rp.

2.600 1.924.088.000 Rp. 5.002.628.800.000 29 Juli 2021 2018 Rp. 2.600 1.924.088.000 Rp. 5.002.628.800.000 25 Juli 2019 2017 Rp. 2.600 1.924.088.000 Rp. 5.002.628.800.000 26 Juli 2018 2016 Rp. 2.600 1.924.088.000 Rp. 5.002.628.800.000 19 Juli 2017 2015 Rp.

2.600 1.924.088.000 Rp. 5.002.628.800.000 22 Juli 2016 Karyawan 26.976 (2015) Anak usaha PT Halim Wonowidjojo PT Surya Madistrindo PT Surya Kertaagung Toll PT Surya Dhoho Investama Situs web www .gudanggaramtbk .com PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Tbk ( terkenal dengan nama singkatan PT Gudang Garam Tbk) adalah sebuah merek/ perusahaan produsen rokok terbesar keenam di Indonesia setelah STTC.

Didirikan pada 26 Juni 1958 oleh Surya Wonowidjojo, perusahaan rokok ini merupakan peringkat pertama dan terbesar keenam di Indonesia menurut tahun pendiriannya (jika dibandingkan perusahaan rokok nasional lainya seperti Nojorono dan Djarum di Kudus) dalam produksi rokok kretek. Perusahaan ini memiliki kompleks tembakau sebesar 514 hektare di Kediri, Jawa Timur. Daftar isi • 1 Sejarah • 2 Produk • 2.1 Sigaret Kretek Tangan • 2.2 Sigaret Kretek Mesin Full Flavor • 2.3 Sigaret Kretek Mesin LTLN • 2.4 Sigaret Klobot Kretek • 2.5 Sigaret Putih Mesin • 3 Produk sebelumnya • 4 Referensi • 5 Pranala luar Sejarah Gudang Garam didirikan pada 26 Juni 1958 oleh Tjoa Jien Hwie atau Surya Wonowidjoyo.

Sebelum mendirikan perusahaan ini, di saat berumur sekitar dua puluh tahun, Tjoa Jien Hwie mendapat tawaran bekerja dari pamannya di pabrik rokok NV Tjap 93 yang merupakan salah satu pabrik rokok terkenal di Jawa Timur pada waktu itu.

Berkat kerja keras dan kerajinannya dia mendapatkan promosi dan akhirnya menduduki posisi direktur di perusahaan tersebut. Pada tahun 1956 Tjoa Jien Hwie meninggalkan Cap 93. Dia memilih lokasi di jalan Semampir II/l, Kediri, di atas tanah seluas ±1000 m² milik Bapak Muradioso yang kemudian dibeli perusahaan, dan selanjutnya disebut Unit I ini, ia memulai industri rumah tangga memproduksi rokok sendiri, diawali dengan rokok kretek dari kelobot dengan merek Inghwie.

Setelah dua tahun berjalan Inghwie mengganti nama perusahaannya menjadi Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam. Menurut Dukut Pt. gudang garam tbk Widodo, sejarawan Jawa Timur, nama "gudang garam" yang disandang oleh perusahaan ini tercermin pada logo perusahaan yang sampai saat ini masih digunakan. Logo itu didesain oleh Surya bersama salah satu karyawannya yang bekerja di pabrik tersebut. Logo itu terlahir dari sebuah mimpi gudang garam lima los yang berada dekat rel kereta api Kertosono–Bangil.

Gudang garam yang dimaksud adalah bangunan yang terletak di dekat pabrik rokok NV Tjap 93, tempat kerja Surya sebelum mendirikan [1]perusahaan sendiri.

Lokasi gudang itu tidak jauh dari Stasiun Kediri. [2] [3] [4] PT Gudang Garam Tbk tidak mendistribusikan secara langsung melainkan melalui PT Surya Madistrindo lalu kepada pedagang eceran kemudian baru pt. gudang garam tbk konsumen. Pada 4 Agustus 2017, Japan Tobacco International (Japan Tobacco Inc.), membeli 100% saham PT Karyadibya Mahardika dan PT Surya Mustika Nusantara, anak perusahaan dari PT Gudang Garam Tbk. [5] Sekarang, kedua perusahaan ini terpisah dari Gudang Garam.

Pada 7 Juli 2021, Gudang Garam memastikan tidak terdapat pembicaraan mengenai merger akuisisi antara Gudang Garam dan Japan Tobacco sebagaimana yang berembus dalam beberapa waktu terakhir di pasar modal. Hal itu ditegaskan manajemen emiten rokok asal Kediri Jawa Timur ini melalui surat dengan Nomor: S-04610/BEO.PP3/07/2021.

Dalam surat itu, perseroan menegaskan hingga saat surat diterbitkan tidak ada pembicaraan pt. gudang garam tbk merger dengan Japan Tobacco atau perusahaan asing lainnya. Klarifikasi ini diberikan Gudang Garam setelah sebelumnya beredar rumor bahwa raksasa tembakau asal Jepang akan mengakuisisi perusahaan rokok nasional tersebut dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pun mempertanyakan hal ini.

[6] Gebrakan Gudang Garam ditengah pandemi COVID-19 yang sangat buruk bagi perekonomian. Perseroan menambah modal anak usahanya yakni PT Surya Kerta Agung (SKA), dalam mendukung rencana perusahaan untuk ekspansi bisnis jalan tol. Berdasarkan keterangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), GGRM bersama dengan PT Suryaduta Investama masing-masing dengan kepemilikan saham 99,9% dan 0,1% atas SKA, memutuskan untuk melakukan penambahan modal dasar pada SKA.

[7] Modal dasar SKA yang sebelumnya sebesar Rp 500 miliar dinaikkan menjadi Rp 3 triliun dan modal ditempatkan dan disetor yang awalnya sebesar Rp 500 miliar dinaikkan menjadi sebesar Rp 1 triliun atau sebanyak 1 juta saham dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham. [8] Emiten rokok, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyuntik modal perusahaan yang terafiliasi dengan perseroan PT Surya Dhoho Investama (SDHI) senilai Rp 1 triliun. Entitas tersebut merupakan perusahaan yang mengelola Bandara Dhoho Kediri yang sahamnya dimiliki 99,99% oleh Gudang Garam.

pt. gudang garam tbk

Corporate Secretary Gudang Garam, Heru Budiman, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia menyampaikan, transaksi afiliasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan modal SDHI untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan Bandar Udara Terpadu di Kediri, Jawa Timur yang dibangun perseroan melalui SDHI. Rencananya, dari transaksi pt. gudang garam tbk antara GGRM dengan SDHI ini, GGRM selaku perusahaan induk akan mengambilalih saham-saham baru yang dikeluarkan oleh SDHI sebanyak 1 juta lembar dengan penyetoran tambahan modal Rp 1 triliun.

[9] Tak hanya itu, kabarnya, Gudang Garam membentuk 3 Anak perusahaan baru dan siap merambah rokok Elektrik. Satu adalah sebagai importir, kemudian perusahaan kedua distribusi, dan ketiga untuk manufakturnya. Selain itu, ketiga perusahaan tersebut juga belum memiliki karyawan dan tidak ada biaya yang dikeluarkan kecuali biaya PT-nya. Direktur Gudang Garam Istata Taswin Siddharta menambahkan tren rokok elektrik dapat pt. gudang garam tbk potensi persaingan di industri rokok walaupun saat ini perseroan melihatnya belum sebagai ancaman serius.

[10] Produk Sigaret Kretek Tangan • Gudang Garam Merah • Gudang Garam Djaja • Gudang Garam Special Deluxe King Size • Gudang Garam Patra • Taman Sriwedari Kretek Sigaret Kretek Mesin Full Flavor • Gudang Garam International • Surya Professional • Surya Exclusive • Surya 12 • Surya 16 • Gudang Garam Signature • GG Move Sigaret Kretek Mesin LTLN • GG Mild • GG Shiver (dahulu GG Mild Shiver) • Surya Professional Mild • Gudang Garam Signature Mild Sigaret Klobot Kretek • Gudang Garam Klobot Manis Sigaret Putih Mesin • Halim Merah • Halim Coklat Produk sebelumnya • Gudang Garam Klobot Tawar • Gudang Garam Pt.

gudang garam tbk Mata • Gudang Garam International Coklat • Gudang Garam Gold • Gudang Garam Nusantara • Nusa • Surya 12 Premium • Surya 16 Exclusive • Surya Slims Merah • Surya Slims Menthol • Surya Slims White • Surya Signature Filter (Merah) • Surya Signature Mild • Surya Signature Menthol Mild • Halim Coklat Referensi • ^ YOSHIDA, Hajime (2017).

"Report on International Vacuum Congress (IVC-20): Electronic Material and Processing (EMP)/Advanced Semiconductor and Display Devices (ASDD)/Vacuum Science and Technology (VST)". Journal of the Vacuum Society of Japan. 60 (1): 26–26. doi: 10.3131/jvsj2.60.26. ISSN 1882-2398. • ^ by. "Hoki dan Rezeki Logo Gudang Garam (4) - Jatimplus.id" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-12-27.

Diakses tanggal 2019-12-27. • ^ Riyanto, B. (2019). SIASAT MENGEMAS NIKMAT: Ambiguitas Gaya Hidup dalam Iklan Rokok Di Masa Hindia Belanda sampai Pasca Orde Baru pt. gudang garam tbk. Yogyakarta: Lembaga Studi Realino. ISBN 9786025607615. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Sri Margana. Kretek Indonesia : dari nasionalisme hingga warisan budaya. Universitas Gadjah Pt.

gudang garam tbk. Jurusan Sejarah, Pusat Studi Kretek Indonesia. [Yogyakarta]. ISBN 978-602-1217-03-0. OCLC 893974635. • ^ Japan Tobacco Akuisisi Anak Usaha Gudang Garam • ^ Kabar Dicaplok Raksasa Japan Tobacco, Gudang Garam Buka Suara • ^ Rokok Gudang Garam Masuk Bisnis Tol, Pemerintah Kegirangan! • ^ Demi Bisnis Jalan Tol, Gudang Garam Suntik Anak Usaha Rp 3 T • ^ Gudang Garam Suntik Modal Pengelola Bandara Kediri Rp 1 T • ^ Gudang Garam Bentuk 3 Anak Usaha Baru, Siap Rambah Rokok Elektrik?

Pranala luar • Situs web resmi • Profil perusahaan di Bloomberg • Bentoel Group • British American Tobacco • Djarum • Gudang Garam • Nojorono • HM Sampoerna • Philip Morris International • Karya Dibya Mahardika • Japan Tobacco International • PR Sukun • Putera Jaya Sakti Perkasa • Sumatera Tobacco Trading Company • Tri Sakti Purwosari Makmur • KT&G • Wismilak Group Keselamatan dan bahaya • Halaman ini terakhir diubah pada 6 Februari 2022, pukul 08.43.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
CHRONOLOGY STOCK LISTING Chronology Total shares listed Nominal value per share (Rp) Listing in 1990 ( Partial Listing) 96,204,400 1,000 Listing in 1994 ( Fully Listed) 481,022,000 1,000 Stock Split in 1996 962,044,000 500 Bonus Share 1:1 in 1996 1,924,088,000 500 SHARE OWNERSHIP INFORMATION Shareholders Number Of Shares Par Value (Rp Million) % Juni Setiawati Wonowidjojo 11,231,645 5,616 0.58 Susilo Wonowidjojo 1,709,685 854 0.09 Lucas Mulia Suhardja 5,600 3 0.00 PT Suryaduta Investama 1,333,146,800 666,574 69.29 PT Suryamitra Kusuma 120,442,700 60,221 6.26 Others 457,551,570 228,776 23.78 Total 1,924,088,000 962,044 100.00 Quarter Highest Price (Rp) Lowest Price (Rp) Closing Price (Rp) Volume Market Capitalization (Rp) I 59,075 30,625 41,100 87,370,605 79,080,016,800,000 II 53,025 39,850 47,175 79,326,733 90,768,851,400,000 III 55,000 39,700 40,050 105,060,041 77,059,724,400,000 IV 49,975 39,800 41,000 165,618,912 78,887,608,000,000 Quarter Highest Price (Rp) Lowest Price (Rp) Closing Price (Rp) Volume Market Capitalization (Rp) I 100,975 80,175 83,200 72,408,533 160,084,121,600,000 II 85,250 pt.

gudang garam tbk 76,875 98,283,022 147,914,265,000,000 III 80,050 50,400 52,375 141,423,060 100,774,109,000,000 IV 56,800 49,175 53,000 113,804,854 101,976,664,000,000 Dividend payment is approved by the General Meeting of Shareholders. Year on year, the company's dividend policy allows for dividend of 20 per cent to 40 per cent of net income to be declared.

All proposed resolutions to shareholders in respect of dividend payments take full account of the current cash flow of the Company, the level of capital expenditure or any other financing needs, gearing as well as the availability and cost of financing from banks.

GUDANG GARAM'S DIVIDEND PAYMENT INFORMATION Dividend for Financial Year Dividend per Share Number of Shares Outstanding Total Dividend Payment Dividend Payment Date 2020 Rp. 2,600 1,924,088,000 Rp. 5,002,628,800,000 29 July 2021 2018 Rp. 2,600 1,924,088,000 Rp. 5,002,628,800,000 25 July 2019 2017 Rp. 2,600 1,924,088,000 Rp. 5,002,628,800,000 26 July 2018 2016 Rp. 2,600 1,924,088,000 Rp. 5,002,628,800,000 19 July 2017 2015 Rp. 2,600 1,924,088,000 Rp. 5,002,628,800,000 22 July 2016
This article needs additional citations for verification.

Please help improve this article by adding citations to reliable sources. Unsourced material may be challenged and removed. Find sources: "Gudang Garam" – news · newspapers · books · scholar · JSTOR ( March 2020) ( Learn how and when to remove this template message) PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Tbk • Graha Surya Media • Surya Nusantara Sawitindo • Surya Madistrindo • Surya Air • Surya Pamenang • Dhanistha Surya Nusantara Website www .gudanggaramtbk .com PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Tbk ( Republican spelling Indonesian for "Salt Warehouse brand Cigarette Company"), trading as PT Gudang Garam Tbk, is an Indonesian cigarette company, best known for its kretek (clove cigarette) products.

It is Indonesia's second-largest tobacco manufacturer, with a market share of about 20%. [1] The company was founded on 26 June 1958 by Tjoa Ing Hwie, who changed his name to Surya Wonowidjojo.

pt. gudang garam tbk

In 1984, control of the company was passed to Wonowidjojo's son, Cai Daoheng ( Rachman Halim), who subsequently became the richest man in Indonesia. Halim headed the company until his death at the age of 60 in 2008. [2] This section does not cite any sources. Please help improve this section by adding citations to reliable sources. Unsourced material may be challenged and removed.

( March 2020) ( Learn how and when to remove this template message) Wonowidjojo was in his 20s when his uncle offered him a job working with tobacco and sauce at his kretek factory Cap 93. Cap 93 was one of the most famous kretek brands in East Java.

pt. gudang garam tbk

Hard work and diligence were pt. gudang garam tbk by promotion to Head of Tobacco and Sauce and eventually led to Wonowidjojo becoming a company director.

Wonowidjojo left Cap 93 in 1956 taking 50 employees with him. He started buying land and raw materials in Kediri and soon began producing his own klobot kretek, which he marketed under the brand name Inghwie.

Two years later he renamed and registered his company as Pabrik Rokok Tjap Gudang Garam. He chose the name Gudang Garam after a dream about the old salt warehouse which stood opposite Cap 93. Sarman, one of the original 50 employees who had followed him when he quit Cap 93, suggested he put a picture of the warehouse on every packet of his kretek for good luck.

Wonowidjojo considered this a good idea and asked Sarman to design the logo, commenting: "We should leave two doors open, two half-opened and one closed. If all the doors were closed, we would feel that everything had already been achieved." [3] Gudang Garam grew rapidly and by the end of 1958 it had 500 employees producing over 50 million kretek annually.

By 1966, after only eight years in production, Gudang Garam had grown to be the largest kretek factory in Indonesia with an annual production of 472 million sticks. Consumers have noted Gudang Garam's, particularly the Inghwies, similar smell to alcoholic beverages.

By 1969, Gudang Garam was producing 864 million sticks a year and was indisputably the largest kretek producer in Indonesia and Taiwan. In 1979, Wonowidjojo completely renovated Gudang Garam's production system, ordered thirty rolling machines and developed a new formula for his machine-made kretek. Rival companies tried to discredit the brand by claiming its contents included marijuana in addition to cloves and tobacco. The company has the distinction of being the largest single employer in Indonesia and Taiwan.

During the night in the city of São Paulo, Gudang Garam brand cigarettes were used as a means of exchange due to pt. gudang garam tbk in Brazil. This currency crisis caused many Brazilians to look for alternatives to the government's bankrupt currency, according with Holding Times [ citation needed] Products [ edit ] Hand Kretek Cigarettes [ edit ] • Gudang Garam Merah • Gudang Garam Djaja • Gudang Garam Special Deluxe King Size • Gudang Garam Patra • Taman Sriwedari Kretek Machine-Made Kretek Cigarettes [ edit ] • Gudang Garam International • Gudang Garam Signature (formerly Surya Signature Filter) • Gudang Garam Signature Mild (formerly Surya Signature Mild) • Surya 12 • Surya 16 • Surya Exclusive (formerly Surya 16 Exclusive) • Surya Pro • Surya Pro Mild • GG Mild • GG Shiver (formerly GG Mild Shiver) • GG Move Machine White Cigarettes [ edit ] • Halim Red • Halim Brown Klobot Kretek Cigarettes [ edit ] • Gudang Garam Klobot Manis Other interests [ edit ] This section does not cite any sources.

Please help improve this section by adding citations to reliable sources. Unsourced material pt. gudang garam tbk be challenged and removed.

( March 2020) ( Learn how and when to remove this template message) Gudang Garam owns one of the top five badminton clubs of Indonesia. Suryanaga Gudang Garam is based in the capital city of East Java, Surabaya. References [ edit ] • Holding Times • ^ Zulkifar, Muhammad (6 February 2018). "As the Rest of the World Quits, Indonesia's Smokers Increase". Asia Sentinel. Retrieved 11 April 2018. • ^ Ghosh, Arijit (29 July 2008). "Made billions from clove cigarettes".

Montreal Gazette. Bloomberg. Retrieved 13 April 2018. • ^ Hanusz, Mark (2000). Kretek: The Culture and Heritage of Indonesia's Clove Cigarettes. Equinox Pub. p. 150. ISBN 978-979-95898-0-4. External links [ edit ] Wikimedia Commons has media related to Gudang Garam. • Official website Hidden categories: • Articles with short description • Short description matches Wikidata • Articles needing additional references from March 2020 • All articles needing additional references • All articles with unsourced statements • Articles with unsourced statements from December 2021 • Commons category link is on Wikidata • Official website different in Wikidata and Wikipedia • Articles with VIAF identifiers • Articles with WORLDCATID identifiers • Articles with LCCN identifiers Edit links • This page was last edited on 2 May 2022, at 18:11 (UTC).

• Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License 3.0 ; additional terms may apply. By using this site, you agree to the Terms of Use and Privacy Policy.

Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation, Inc., a non-profit organization. • Privacy policy • About Wikipedia • Disclaimers • Contact Wikipedia • Mobile view • Developers • Statistics • Cookie statement • •

Public Expose Live 2021 - PT Gudang Garam Tbk. (GGRM)




2022 www.videocon.com