Negara paling tidak ramah di dunia

negara paling tidak ramah di dunia

Liputan6.com, Jakarta Salah satu daya tarik dari tempat wisata adalah sikap ramah yang ditunjukan dari penduduk sekitar terhadap para turis yang berkunjung. Semakin ramah penduduk sekitar, maka kemungkinan turis yang datang akan semakin banyak. Begitu pula sebaliknya. Penduduk yang tidak ramah tentu saja akan dapat merusak liburan. Jadi, jika Anda ingin pergi berlibur, hindarilah negara dengan penduduk yang justru tidak ramah dan meninggalkan kesan yang buruk dalam liburan Anda.

Dalam hal itu, World Economic Forum pernah membuat pemeringkatan 140 negara dalam hal keramahan penduduk. Dari peringkat tersebut, diketahui negara mana yang memiliki penduduk yang ramah kepada turis mana yang justru menjengkelkan.

Dalam peringkat tersebut, World Economic Forum menggunakan skala dari 1 sampai 7. Poin 1 merujuk pada sikap penduduk yang paling tidak ramah sedangkan angka 7 menunjukkan penduduk sekitar yang paling ramah pada turis.

Negara dengan penduduk yang paling ramah ditemui banyak berasal dari daratan Eropa. Sementara itu, negara manakah yang termasuk negara paling tidak ramah untuk turis?

Apakah Indonesia masuk? Berikut adalah 5 negara paling tidak ramah bagi turis seperti yang dilansir dari AOL pada Minggu (4/1/2014). 3. Rusia Penduduk rusia adalah penduduk nomor 3 yang dianggap paling tidak ramah bagi turis.

Mendapatkan skor 4,98, Rusia juga dilaporkan memiliki tingkat kejahatan yang tinggi dan ketidakpercayaan terhadap polisi yang besar. Kabar terakhir dari Rusia, negara ini memang cukup terpukul dengan turunnya harga minyak dunia. Sebab salah satu pendapatan terbesarnya berasal dari sektor tersebut. 1. Bolivia Inilah negara yang dianggap oleh World Economic Forum sebagai negara berpenduduk paling tidak ramah kepada turis.

Bolivia hanya mendapatkan skor 4,09 dari 7. Meskipun begitu, Bolivia adalah negara paling tidak ramah di dunia ke-8 teratas di dunia yang memiliki biaya pariwisata paling kompetitif karena murahnya harga hotel dan transportasi. (Igw) Negara Teramah Di Dunia menjadikan kita nyaman saat berkunjung ke suatu negara. Diantara banyak negara di dunia, cukup sulit menemukan negara yang memiliki karakter ramah dan juga terbuka, terutama jika mereka menerima orang asing.

Hal ini terjadi karena efek yang ditimbulkan akibat adanya peperangan, eksploitasi negara lain yang lebih lemah, kesenjangan dan status sosial dan juga sumber daya alam yang dimonopoli. Baca Juga : • Negara Berkembang di Amerika Serikat • Negara dengan Militer Terkuat • Negara Berkembang di Asia Tenggara • Negara Paling Aman Di Dunia Negara Teramah Di Dunia Namun diantara banyaknya permasalahan dunia masih ada negara yang termasuk negara paling ramah di dunia.

Berikut ini 20 negara teramah didunia berdasarkan penelitian beberapa LSM dan World Giving Index. Apa saja ? 20. Oman Oman merupakan negara ramah selanjutnya yang bisa dinikmati di dunia. Sebagai negara dengan mayoritas muslim, Oman memberikan keramahan pada masyarakat atau orang asing. Terutama jika anda yang muslim maka datang ke negara Oman pasti akan disambut dengan baik dan juga ramah.

Kuliner di Oman sendiri beragam dan juga lezat. Namun tidak perlu khawatir anda akan mudah mendapatkan makanan dan minuman yang berlabel halal. (Baca Juga : Dampak Pemanasan Global) 19. Kolombia Kolombia merupakan negara yang berisikan hutan dan juga penghasil kopi terbesar setelah negara Brazil. Namun faktanya Kolombia menjadi negara yang ramah karena masyarakatnya yang senang mengobrol dan bersapa.

negara paling tidak ramah di dunia

Selain itu Kolombia menjadi negara khatulistiwa yang menikmati matahari sepanjang hari. Seperti halnya di Indonesia, Kolombia memiliki banyak kelebihan serta keunikan yang jarang didapatkan di negara lainnya.

Baca Juga : • Pengertian Lereng Benua • Landas Benua • Danau Terluas di Benua Amerika • Danau Terluas di Benua Asia 18. Uganda Uganda termasuk negara yang berada di daerah atau tempat yang mungkin dikatakan sulit atau miskin.

Namun Uganda tidak pernah bersikap sombong atau tidak ramah kepada para pelancong atau pun ekspatriat. Uganda memberikan keleluasaan banyak pelancong untuk menikmati negara mereka dengan senyum dan tanpa ada hal yang membuat turis merasa tidak nyaman.

(Baca Juga : Laut Pasang Surut) 17. Ukraina Ukraina merupakan negara yang unik dan juga berbeda dengan negara lainnya. Di Ukraina, anda bisa menemukan berbagai sejarah perang dunia terutama bekas Uni Soviet, banyak masyarakat Ukraina di tahun 20an mati kelaparan. Selain itu, negara Ukraina terkenal akan masyarakatnya yang justru jarang tersenyum kepada orang lain.

Namun Ukraina berubah menjadi ramah dan sangat mengharukan jika anda berkenalan dan lebih dekat dengan mereka. Karena itulah Ukraina tetap dimasukan kedalam negara teramah, meskipun sulit senyum namun mereka memiliki jiwa yang hangat jika kita berkenalan dengan masyarakatnya.

Baca Juga : • Negara Maju • Negara dengan Biaya Hidup Termurah • Negara Terkotor Di Dunia • Negara Termaju di Dunia 16. Meksiko Kondisi masyarakatnya yang sangat baik dengan sikap gotong royong dan juga perkampungan khas Meksiko menjadikan negara ini sebagai negara teramah selanjutnya. Meksiko mungkin memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi terutama di bagian ibu kota, kriminalitas juga bukan berarti rendah justru Meksiko cukup memiliki angka kriminalitas yang lumayan tinggi.

(Baca: Manfaat Sensus Penduduk) Namun negara paling tidak ramah di dunia ini tidak mengganggu masyarakatnya untuk tetap ramah dan menerima masyarakat asing yang berdatangan ke Meksiko. 15. Brazil Brazil memiliki kebiasaan unik atau hal unik yang menyebabkan negara kopi ini masuk kedalam negara teramah di dunia. Dimana, Brazil tersurvey dalam negara terkasar, namun Brazil menduduki peringkat terakhir atau bontot dalam data tersebut.

Namun Brazil juga tidak bisa dimasukan begitu saja sebagai negara teramah, hal ini terjadi karena kasus kriminalitasnya yang lumayan tinggi. Baca Juga : • Fenomena Alam di Langit • Fenomena Alam Bulan Kembar • Planet Venus • Fenomena Unik Matahari 14. Malawi Malawi merupakan Negara yang terkenal ramah di Afrika. Benua Afrika memang terdiri dari banyak sekali suku dan khususnya di daerah pedalaman yang jarang tersentuh peradaban luar. Namun orang Malawi banyak yang hidup dengan harmonis dan berdampingan, meskipun Negara ini kecil dan miskin hal tersebut tidak menutup kemungkinan masyarakat Malawi menerima orang asing untuk datang dan menikmati jamuan mereka.

(Baca Juga : Pembagian Zona Kedalaman Laut ) 13. Norwegia Norwegia merupakan negara yang menyandang predikat negara paling bahagia di dunia. Hal ini dikarenakan kualitas hidup yang baik, tingkat stress rendah, persaingan hidup tidak terlalu tinggi dan tentunya Norwegia memiliki wilayah atau tempat tinggal yang layak untuk hidup. Dengan faktor kebahagian itulah, menjadikan masyarakat Norwegia sebagai penduduk teramah. Mereka juga bersifat lebih terbuka dan menerima orang asing dengan baik.

Norwegia berhasil mengalahkan Denmark menjadi negara terbahagia dan masuk kederetan negara paling amah di dunia. Baca Juga : • Negara Penghasil Pisang Terbesar di Dunia • Hutan Terlebat Di Dunia • Taman Hutan Raya • Provinsi Dengan Hutan Terluas di Indonesia 12. Vietnam Vietnam mungkin memiliki masa lalu kelam, dimana negaranya dijajah dan dijadikan tempat berperang yang menyeramkan. Padahal Vietnam merupakan negara yang terkenal akan keramahannya hingga sekarang.

Masyarakat di Vietnam membuka pikiran mereka terhadap apapun yang ada di luar wilayahnya tanpa takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Mereka juga menyapa orang asing yang datang ke Vietnam. (Baca Juga : Ekosistem Laut Dalam ) 11. Skotlandia Jika mengingat Skotlandia maka anda akan mengingat pakaian khasnya yang terlihat seperti rok dan orang-orangnya yang mudah tertawa.

Masyarakat Skotlandia merupakan termasuk penduduk yang ramah diantara negara lainnya. Mereka senang berbincang dan juga bersifat humoris, biasanya sikap ini membuat para “backpacker” seperti memiliki saudara jauh dan senang menghabiskan waktu dengan mereka.

Pribadi yang hangat dan juga terbuka menjadikan para pelancong seperti diterima dengan baik di negara ini. Skotlandia juga sangat senang jika kita menghargai jasa atau kebaikan mereka dengan hubungan yang baik dan erat. Baca Juga : • Gunung Paling Berbahaya • Gunung Meletus • Ciri- ciri Gunung Api Mati • Ciri- ciri Gunung Meletus 10. Turki Mungkin negara Turki terdengar tidak aman bagi sebagian orang, tetapi faktanya soal keramah-tamahan masyarakat Turki juaranya, terutama jika anda bisa berbincang dengan mereka dalam bahasa Turki maka anda akan dianggap layaknya keluarga.

Kebiasaan masyarakat Turki menyambut tambu juga terbilang mewah, dengan meminum teh dan disuguhkan makanan khas Turki menjadikan anda seperti bagian dari masyarakatnya. Namun jangan sampai membuat negara paling tidak ramah di dunia marah atau tidak nyaman ya. (Baca Juga : Ekosistem Air Tawar) 9. Indonesia Indonesia berhasil masuk ke jajaran negara teramah di dunia dan masuk kedalam 20 besar. Hal ini mungkin bisa menjadi prestasi tersediri untuk nusantara, mengingat memang banyak kelebihan dan kekayaan Indonesia yang belum terekspos dunia atau belum banyak diketahui dunia.

negara paling tidak ramah di dunia

Selain itu, Indonesia bisa menjadi negara teramah karena sopan santun masyarakatnya dan juga sikap baik pada masyarakat asing. Indonesia juga memiliki banyak tempat wisata dan mengundang banyak masyarakat luar, predikat ramah benar-benar membantu Indonesia lebih populer.

Baca Juga : • Negara dengan Angka Kelahiran Tertinggi • Gurun Paling Berbahaya di Dunia • Negara Maju dan Negara Berkembang di Dunia • Negara dengan Biaya Hidup Termurah 8. Fiji Fiji terkenal akan keindahan laut dan kepulauannya yang memukau mata para turis asing. Namun kenyataannya tidak hanya pemandangannya saja, masyarakat Fiji termasuk yang ramah dan senang menyambut orang lain yang datang ke daerah mereka.

Karena itulah masyarakat Fiji menjadi salah satu penduduk teramah didunia. Hal ini dilakukan bukan untuk menarik wisatawan saja namun mereka memang sudah melakukannya karena tradisi dan kebiasaan. Jadi meskipun anda melancong ke Fiji dengan uang pas-pasan atau menolak fasilitas mereka, anda negara paling tidak ramah di dunia akan dicampakan begitu saja kok oleh masyarakat Fiji Island.

(Baca Juga : Contoh Ekosistem Laut) 7. Thailand Serumpun dengan Indonesia menjadikan Thailand merupakan negara ramah selanjutnya yang ada di Asia Tenggara. Dimana Thailand memiliki budaya yang cukup menarik dengan dasar agama Budha atau Hindhu. Banyak warga asing dan para pengunjung yang tertarik dengan kehidupan dan budaya di Thailand. Hal ini menjadikan banyak masyarakatnya terbiasa dengan hal diluar dan masyarakat asing.

Maka keramahan terjalin di Thailand, mereka juga merupakan negara berbudaya dan ber-adat dengan sopan santun yang baik.

Dengan begitu menjadikan Thailand termasuk negara ramah di dunia. Baca Juga : • Negara Penghasil Kelapa Sawit • Daftar Gurun di China • Ekosistem Gurun • Bioma Gurun 6. Amerika Serikat Amerika Serikat mungkin negara dengan keberagaman yang tinggi, sebagai kota impian masyarakat di dunia Amerika Serikat termasuk negara yang ramah karena membiarkan banyak sekali orang asing masuk dan bisa tinggal bahkan mencari berbagai macam pekerjaan disana.

Karena faktor inilah mengapa Amerika Serikat termasuk kedalam negara yang memiliki tingkat keramahan yang tinggi. (Baca Juga : Negara dengan Koneksi Internet Tercepat) 5. Taiwan Mungkin jika China terkenal akan berbagai kebiasaan yang unik dan masyarakatnya yang bermacam-macam, Taiwan terkenal akan negara yang ramah akan orang asing atau orang baru. Mereka tidak pernah menutupi orang lain yang mau atau ingin berkenalan dengan lingkungan ataupun negara Taiwan.

Seringkali turis atau banyak orang merasa yakin untuk jalan-jalan ke Taiwan karena mengenal negara yang masyarakatnya peduli pada orang-orang asing yang wisata di negaranya. Baca Juga : • Negara dengan Militer Terkuat Didunia • Gurun Terluas Di Benua Asia • Gurun Pasir Terbesar di Dunia • Fungsi Gurun Pasir 4. Irlandia Irlandia merupakan negara yang berada di daratan Eropa. Karena menyumbangkan uang cukup tinggi dan sangat banyak dermawan yang berasal dari negara ini menjadikan Irlandia menaiki peringkat ke-4 untuk negara paling ramah di dunia.

Selain itu, Irlandia juga memiliki peringkat ke-15 secara keseluruhan dalam membantu orang asing atau orang yang tidak dikenal. Meskipun masyarakatnya ramah pada orang baru namun tampak jelas bahwa di negara ini kejahatan atau kasus kriminal tidaklah tinggi atau mengkhawatirkan seperti negara lainnya. (Baca Juga : Negara Adidaya ) 3. Selandia Baru Sama halnya dengan Australia, Selandia Baru menjadi negara yang menunjukan keramahannya pada masyarakat asing.

Terutama karena Selandia Baru merupakan negara yang negara paling tidak ramah di dunia banyak tempat wisata. Masyarakat disana merupakan petani dan peternak sapi yang berkualitas. Selandia Baru juga ikut melakukan penjualan bersama negara lainnya. Tingkat keramahan Selandia Baru berkisar antara poin 60 yang mengindikasikan bahwa Selandia Baru memang Negara ramah.

Baca Juga : • Negara Terkecil di Dunia • Prinsip Penanggulangan Bencana • Bencana Tsunami • Penanggulangan Bencana Alam 2. Kanada Meskipun Kanada letaknya bersebelahan dengan Amerika Serikat namun Kanada memiliki kehidupan yang berbeda dengan Amerika Serikat. Kanada menggunakan dua bahasa dasar yakni Inggris dan juga Perancis.

Namun Kanada juga membuktikan bahwa negara ini bisa menjadi negara ramah dengan masyarakat yang memiliki sopan santun dengan baik. Selain itu, Kanada juga seringkali menjadi destinasi wisata dekat masyarakat Amerika Serikat.

(Baca Juga : Macam Macam Bencana Alam di Indonesia ) 1. Australia Australia merupakan peringkat pertama dalam hal negara teramah di dunia. Surveynya menghasilkan poin hampir 70 yang menyatakan bahwa keramahan masyarakat Australia sangatlah besar. Hal ini dikarenakan banyaknya orang asing yang jalan-jalan disini tanpa khawatir atau merasa dirugikan. Selain itu, Australia aman-aman saja dan tidak mendapatkan masalah aneh meskipun menjadi negara yang sering dikunjungi orang asing.

Australia sendiri memiliki tempat wisata lengkap mulai dari buatan bahkan hingga wisata alam liar yang tidak bisa anda dapatkan di tempat lainnya. Baca Juga : • Sumber Daya Alam Energi • Sumber Daya Alam Nabati • Sumber Daya Alam Laut • Jenis- jenis Sungai • Sungai Terpanjang di China Secara keseluruhan Indonesia masih memasuki 20 besar negara teramah di dunia dari total 191 negara secara keseluruhan sebagai negara terbaik untuk tempat tinggal bagi para pendatang.
Advertisement Wisatawan dunia selalu antusias untuk mengeksplorasi daerah-daerah yang sebelumnya belum diketahui.

Menjadi founding father atau orang pertama yang menemukan tempat tersembunyi memberikan kebanggaan tersendiri. Namun ada beberapa tempat di dunia yang tetap tersembunyi karena beberapa alasan salah satunya karena penduduk lokal yang tidak bersahabat dengan orang asing. Tidak semua penduduk di suatu negara bersikap ramah dengan pendatang baru.

Karena alasan tertentu termasuk khawatir mengganggu eksistensi kelompoknya mereka bersikap seolah-olah sangat membenci orang asing yang datang ke wilayahnya. Dilansir Travelingyuk dari Travel Versed, inilah 7 negara yang paling tidak ramah dengan turis. Bahkan beberapa diantaranya tega melakukan tindakan kriminal terhadap wisatawan. 1. Mongolia Mongolia, sebuah negara yang terkurung di daratan Asia Timur dan berbatasan langsung dengan Rusia dan China.

Negara yang terkenal dengan pemimpinnya yang bernama Genghis Negara paling tidak ramah di dunia ini tercatat baru membuka wilayahnya untuk wisatawan 15 tahun lalu. Sejak saat itu pemerintahnya berupaya untuk terus menggenjot kunjungan turis dengan berbagai pembangunan di sektor pariwisata dan membiayai segala bentuk perkembangan budaya. Mongolia [image source]Sayang usaha yang telah dilakukan mengalami kemunduran kembali setelah banyak kasus kekerasan terhadap wisatawan yang berkunjung ke negara tersebut.

Kabar terakhir terjadi adanya serangan terhadap turis China yang sedang berlibur di Ulan Bator. Mereka diserang oleh kelompok Neo-Nazi yang memang masih aktif di sana. Para Neo-Nazi ini sering terlihat bermain sebagai sebuah band dan ketika menyerang kelompok ini tidak pilih-pilih ras, baik kulit hitam maupun putih bisa menjadi korban mereka. Akibat dari insiden tersebut banyak turis asing yang enggan untuk berkunjung ke Mongolia. 2. Bulgaria Pariwisata Bulgaria perlahan-lahan mengalami negara paling tidak ramah di dunia sejak negara tersebut memutuskan untuk bergabung ke dalam Uni Eropa per tanggal 1 Januari 2007.

Sejak saat itu traveler dari luar negeri banyak yang berkunjung ke sana tercatat pada akhir tahun 2010, Lonely Planet menempatkan Bulgaria dalam daftar negara yang layak untuk dikunjungi turis di tahun 2011.

Bulgaria [image source]Sayangnya usaha pemerintah untuk terus menggenjot sektor pariwisata mendapat tantangan yang tidak mudah.

Beberapa waktu lalu tersiar kabar bahwa wabah E-Coli menyebar di daratan Bulgaria melalui pencemaran air di Laut Hitam. Selain itu wisatawan yang berkunjung juga kerap mendapatkan perlakuan rasis terutama saat mengunjungi kota Sofia dan Varna. Puncaknya terjadi serangan terhadap turis asal Israel pada tahun 2012 di Bandara Sarafovo yang merenggut korban jiwa sebanyak 7 orang dan melukai 30 turis lainnya. 3. Slovakia Pernah melihat film berjudul Hostel?

Ini merupakan film dengan latar negara Slovakia sebagai setting pengambilan gambarnya. Ceritanya pun menggambarkan bagaimana buruknya perlakuan penduduk lokal terhadap orang asing termasuk para turis.

Bahkan dalam film tersebut menceritakan kepolisian Slovakia yang korup dan sering mengabaikan keselamatan dan keamanan wisatawan.

negara paling tidak ramah di dunia

Slovakia [image source]Sontak penayangan film tersebut mendapat protes keras dari pemerintah Slovakia yang merasa dirugikan karena mengintimidasi wisatawan menjadi takut dan enggan berkunjung ke negaranya.

Faktanya di dalam negara ini masih terdapat sisa-sisa pengaruh komunisme yang dibawa pada Perang Dunia II.

Sehingga negara ini pernah dijuluki sebagai negara paling rasis sedunia. Meski demikian Slovakia makin hari makin bangkit dan berhasil memerangi rasisme. Beberapa wisatawan yang pernah berkunjung ke sana negara paling tidak ramah di dunia penduduk lokalnya ramah-ramah dan menyukai ketenangan. 4. Pakistan Hingga kini Pakistan masih dicap sebagai negara rawan konflik yang dijauhi para turis.

Selain itu, negara-negara di dunia juga menganggapnya sebagai sarang dari kelompok teroris lokal maupun internasional. Sering terjadi penyerangan di kawasan perkampungan yang bukan saja mengancam para penduduk sipil namun juga wisatawan asing.

Pakistan [image source]Pada tahun 2013 saja ada 355 kasus serangan teroris di Pakistan. Kota paling sering mendapatkan teror adalah ibukota Karachi.

Namun penilaian Amerika terhadap negara ini dianggap terlalu berlebihan karena sebenarnya penduduk asli Pakistan sangat cinta damai dan hidup tenang.

Adalah beberapa kelompok yang memiliki kepentinganlah yang membuat keadaan di dalam negeri tidak stabil. Namun demikian Pakistan kini berangsur membaik dari tahun ke tahun dan semoga akan segera bisa dikunjungi turis dengan penuh rasa aman. 5. Iran Jumlah kunjungan wisatawan ke negara ini sangat sedikit.

Hal ini disebabkan karena banyaknya sanksi internasional khususnya dari dunia barat yang dijatuhkan ke padanya negara paling tidak ramah di dunia berlangsungnya Revolusi Iran di tahun 1979. Wisatawan yang berhasil masuk ke dalam wilayah negara ini juga masih harus menghadapi berbagai kesulitan seperti tidak berlakunya kartu kredit dari negara barat yang memaksa mereka untuk selalu membawa uang tunai dari mata uang Iran.

Iran [image source]Padahal jika menilik pada penduduk lokalnya, Iran memiliki warga yang sangat ramah dan cukup terbuka dengan orang asing. Turis yang datang disambut dengan cukup baik dan banyak dari mereka yang penasaran dan mengajukan banyak pertanyaan pada turis.

Hanya saja pihak militer Iran sangat sensitif dengan kehadiran orang asing terutama dari negara barat. Tipsnya sebisa mungkin untuk menghindari kunjungan ke kawasan yang dekat dengan pangkalan militer Iran. 6. Latvia dalam waktu yang cukup lama, traveler dari berbagai dunia tidak bisa seenaknya masuk ke Latvia karena minimnya jumlah penerbangan ke negara tersebut.

Selain itu perlakuan tidak menyenangkan sering didapatkan traveler yang berkunjung ke sana. Ketidak nyamanan ini sering didapatkan saat mengunjungi bar dan kelab malam. Latvia [image source]Banyak wisatawan asing yang merasa di tipu dengan tagihan yang sangat mahal plus pelayanan yang sama sekali jauh dari kata ramah.

negara paling tidak ramah di dunia

Berbagai aduan juga telah dilaporkan pada pihak yang berwajib namun nampaknya polisi sendiri kurang memprioritaskan keluhan dan kenyamanan turis ketimbang warganya sendiri. Lebih parah lagi banyak kasus perampokan dan pencurian serta pelecehan seksual terjadi di dalamnya. 7. Kuwait Kuwait dikenal sebagai negara Islam dengan berbagai aturan yang ketat. Meskipun negaranya termasuk salah satu yang paling terbuka dengan wisatawan barat dibanding dengan negara lain di Teluk Persia namun tetap saja aturan yang berlaku di dalamnya dianggap cukup ribet.

Kuwait [image source]Setiap warga asing yang kedapatan minum atau makan di depan umum saat bulan Ramadhan makan akan dikenakan denda yang sangat besar. Banyak turis yang mengeluhkan akan hal tersebut. Namun sebenarnya hal ini wajar karena seharusnya pendatanglah yang menghormati aturan dari tuan rumah. Selebihnya jika menaati peraturan yang diberikan, para wisatawan dapat dengan nyaman menjelajahi keindahan negara tersebut.

Menjadi perempuan tentu sebuah anugerah yang patut disyukuri bagi kaum hawa, walaupun sering dianggap lemah namun perempuan memiliki kekuatan yang besar dalam dirinya.

Tapi, tidak semua masyarakat dapat memperlakukan wanita dengan baik. Hingga saat ini banyak kekerasan yang terjadi dialami oleh banyak perempuan baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Kekerasan pada perempuan dapat dipengaruhi karena beberapa faktor, bisa karena kultur atau budaya, adanya unsur politik, dan ekonomi. Kemiskinan dan kurangnya pendidikan sudah pasti akan menimbulkan banyaknya kekerasan pada wanita. Anggapan bahwa wanita lemah dan tidak berani melawan menjadi salah satu penyebab wanita menjadi korban kekerasan paling banyak di dunia.

Hampir setiap negara sepertinya mengalami kasus kekerasan pada wanita, namun ada 7 negara yang menjadi negara paling tidak ramah untuk perempuan. Apa saja negara tersebut, simak penjelasannya berikut ini : Meksiko Sumber: Negara paling tidak ramah di dunia @renal84 Meksiko adalah negara yang terletak di Amerika Utara yang berbatasan dengan Amerika Serikat, Guatemala, dan Balize di sebelah tenggara, Samudra Pasifik di barat dan Teluk Meksiko dan Laut Karibia di sebelah timur.

Meksiko merupakan negara terbesar ketiga di Amerika Latin dan juga menjadi negara paling tidak ramah bagi perempuan karena memiliki tingkat kejahatan yang tinggi seperti banyaknya kartel-kartel narkoba dan mafia paling berbahaya.

Penduduk aslinya pun tidak ramah pada turis, anda akan mendapatkan tatapan tidak senang jika berkunjung ke Meksiko. Nigeria Sumber: Instagram @yasminafedwards Salah satu negara di Afrika Barat ini menjadi salah satu dari negara yang paling tidak ramah bagi perempuan.

Negara yang berbatasan dengan Benin di sebelah barat, Chad dan Kamerun di sebelah timur, Niger di sebelah utara, dan Teluk Guinea di sebelah selatan ini memiliki angka kekerasan dalam rumah tangga yang cukup tinggi di benua Afrika.

Menurut data yang pernah dipublikasikan, dua dari tiga perempuan di negara ini pernah menjadi korban kekerasan. Kolombia Sumber: Instagram @chamos_barbershop Republik Kolombia yang merupakan negara di bagian barat laut Amerika Selatan ini menjadi negara ketiga yang menjadi salah satu dari negara tidak ramah untuk perempuan.

Negara dengan keadaan 72% merupakan kawasan hutan ini, tercatat 41% kasus kekerasan dalam rumah tangga dan seksual pernah terjadi pada wanita dari umur 15 hingga 49 tahun. Negara yang berbatasan dengan Peru dan Ekuador ini juga memiliki 95% laporan kekerasan yang tidak dilaporkan. Pakistan Sumber: Instagram @junaidijamshed Pakistan adalah negara yang terletak di Asia Selatan dan memiliki garis pantai sepanjang 1.046 kilometer ini memiliki termasuk ke dalam barisan negara yang tidak ramah bagi perempuan.

Di negara ini kebebasan kaum hawa sangat dibatasi karena budaya patriarkhinya yang besar. Wanita di negara ini memiliki batasan untuk keluar rumah tanpa izin ayah, saudara laki-laki, ataupun suami.

Kekerasan seperti seksual dan pembunuhan juga kerap dialami oleh perempuan di negara tersebut. Sudan Sumber: Instagram @vexiflags Sudan adalah negara yang terletak di timur laut benua Afrika. Sebelum terbagi menjadi dua bagian, Sudan merupakan negara terluas di Afrika dan di daerah Arab. Namun, ternyata Sudan memiliki catatan sebagai negara tidak ramah pada perempuan selanjunya dan paling berbahaya bagi ibu hamil. Kematian bayi setiap tahunnya mencapai hingga 5000 kasus.

Selain itu konflik antar suku juga menjadi salah satu masalah di negara ini sehingga kasus kekerasan pada perempuan dan anak kerap terjadi. Somalia Sumber: Instagram @somali.a Somalia dulunya bernama Republik Demokratik Somali, yang merupakan negara di Tanduk Afrika. Negara dengan bendera bintang dan warna biru ini menjadi negara selanjutnya yang harus di waspadai oleh perempuan. Disana sekitar 95% anak perempuan dengan rentang umur 4-15 tahun pernah menjadi korban kekerasan.

Fasilitas kesehatan di negara ini pun tidak memadai sehingga membuat sejumlah wanita hamil merasa takut saat menjelang kelahiran anak mereka. Tak jarang jumlah kematian ibu hamil termasuk tinggi di dunia. Suriah Sumber: Instagram @naz0988 Suriah termasuk ke dalam negara arab yang terletak di Timur Tengah yang berbatasan dengan Turki, Irak dan Yordania.

Sejak meletusnya perang, kekerasan pada perempuan naik menjadi 80% dengan rentang umur 7-49 tahun mengalami kekerasan termasuk seksual. Hal ini menyebabkan masyarakatnya memilih untuk mengungsi ke negara tetangga bahkan menyebrang sampai ke Eropa karena banyaknya kekerasan dan tekanan yang terjadi di negara tersebut.

Itulah 7 negara yang menjadi negara paling tidak ramah untuk perempuan. Bagi anda yang ingin melakukan perjalanan ke berbagai negara maka diharapkan anda menghindari negara-negara diatas.

Sumber Gambar: instagram.com/p/BPiv1YtFp0t/ instagram.com/p/BCL26YZj07w/ negara paling tidak ramah di dunia instagram.com/p/_uHUDsBbyE/ instagram.com/p/6XjofvHzxd/ instagram.com/p/BHo3yzahzIl/ instagram.com/p/pC4YiulQS7/ instagram.com/p/gM2agEoSDW/ Categories: Mancanegara / No Responses / by Admin April 12, 2018
JAKARTA, KOMPAS.com - Faktanya, ada beberapa negara di dunia yang masyarakatnya memiliki rapor buruk dalam bersosialiasi.

Namun negara-negara tersebut tetap terkenal sebagai destinasi wisata dunia. Kesimpulan tersebut diperoleh lewat penelitian dari Legatum Institute. Para peneliti mengukur Produk Domestik Bruto (PDB) atau ukuran bagi aktivitas perekonomian suatu negara. PDB inilah yang akhirnya memengaruhi 104 pilar suatu negara, termasuk keadaan politik, lingkungan, sampai kemampuan sosialisasi masyarakat.

BACA JUGA: Yuk, Kenali Slogan Pariwisata Semua Negara di Dunia Sosialisasi masyarakat yang diidentifikasi oleh Legatum Institute termasuk lingkup hubungan personal, partisipasi masyarakat, dan dukungan terhadap jaringan sosial.

Mengutip situs The Telegraph, Senin (9/1/2017), 10 negara dengan penduduk paling tak ramah di dunia adalah: 1. Burundi, Afrika bagian Tengah dengan poin 35 dari total poin 100 2.

negara paling tidak ramah di dunia

Yaman, Timur Tengah - 35,82 3. Benin, Afrika bagian Barat - 36 4. Togo, Afrika bagian Barat - 39,43 5. Afganistan, Timur Tengah - 39,71 6. Maroko, Afrika bagian Utara - 39,76 7.

Republik Afrika Tengah - 40,71 8. Angola, Afrika bagian Barat - 41,10 9. Armenia, Eropa-Asia - 41, 51 10. China - 41,55 Dapat disimpulkan bahwa mayoritas negara dengan predikat penduduk paling tak ramah di dunia adalah negara yang terlibat dalam konflik perang.

BACA JUGA: Inilah Negara dengan Harga Tiket Pesawat Termurah dan Termahal Namun, ada pula negara-negara yang terkenal sebagai destinasi wisata seperti Maroko dan China. Tak semua negara di dunia termasuk dalam penilaian Legatum Intitute.

Negara seperti Bosnia, Myanmar, dan Korea Utara tak masuk dalam penilaian PDB. Negara dengan Penduduk Paling Ramah di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa? https://travel.kompas.com/read/xml/2017/01/09/140700027/negara.dengan.penduduk.paling.ramah.di.dunia.indonesia.peringkat.berapa. https://asset.kompas.com/crops/wudR6t_yg4nO5KCz-GxzkG7GSkk=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2015/09/18/1537454wisatawan-asingt.jpg
Hidayatullah.com - TENTU kita biasa melihat artikel-artikel yang membahas tentang negara-negara yang ramah Muslim, atau kita harus membacanya sebagai “ramah turis Muslim”.

negara paling tidak ramah di dunia

Kriteria utamanya biasanya adalah ketersediaan fasilitas dengan standar ‘halal’, khususnya hotel dan restoran. Label halal kemudian menjadi komoditas untuk memancing turis-turis Muslim.

negara paling tidak ramah di dunia

Konsep “wisata halal” saat ini telah merebak dan ditawarkan oleh berbagai negara, termasuk negara non-Islam. Namun, terlepas dari konsep “ramah” di atas, tulisan ini membahas negara-negara yang “tak ramah Muslim” berdasarkan sebagian atau seluruh dari beberapa kriteria yang ditentukan oleh redaksi.

Di antara kriteria yang utama adalah, terdapat kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia, yang dibiarkan atau tak ditangani serius oleh negara -atau bahkan dilakukan sendiri oleh negara- terhadap etnis, komunitas, maupun individu Muslim.

Kriteria-kriteria lainnya seperti, terdapat regulasi yang menyudutkan Muslim, masih adanya sentimen Islamofobia yang akut, dan tindak rasisme terhadap Muslim dalam masyarakat. Berikut adalah 15 negara yang tak ramah Muslim tersebut: • ‘Israel’ Kejahatan ‘Israel’ telah berlansung selama 70 tahun dengan jumlah korban jutaan orang sejak mendirikan negara palsu di tanah Palestina.

Data kejahatan ‘Israel’ terhadap Muslim, khususnya Palestina, telah menjadi rahasia umum. Jika data disampaikan disini, perlu banyak halaman untuk memuatnya. Karenanya, Israel layak menempati posisi paling atas, sebagai bangsa paling kejam terhada Islam dan kaum Muslim. Sejak Perang Dunia I, sekitar 2 juta orang Palestina (25% wanita, 50% anak-anak dan 75% wanita dan anak-anak) telah meninggal karena kekerasan ( 0,1 juta) atau dalam kematian yang dapat dihindari dari deprivasi yang dikenakan (1,9 juta) [Dr Gideon Polya dalam Palestinian Me Too: 140 Alphabetically-listed Zionist Crimes Expose Appalling Western Complicity & Hypocrisy in Palestine] 90% warga Palestina telah dibersihkan secara etnis; dari 14 juta orang-orang, 7 juta secara permanen diasingkan (dikuclikan dari tanah air mereka karena sakit dan berakibat kematian), 5 juta yang masih menduduki Palestina, memiliki nol hak asasi manusia dan terkurung di kamp konsentrasi Gaza (2 juta), atau Tepi Barat (3 juta), dan 1,8 juta orang Palestina yang tinggal di Israel menjadi warga kelas tiga di sebuah negara Apartheid yang berbasis ras, tulis Gideon.

Terakhir, Zionis Israel berencana melakukan pencaplokan dengan dukungan Amerika Serikat terhadap wilayah Palestina yang diduduki (OTP), Tepi Barat. • Amerika Invasi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya terhadap Negara Afghanistan tahun 2001 dalam Operation Enduring Freedomdiklaim mencapai korban lebih dari dari 50.000 orang (15.000-20.000 milisi Taliban dan 25.000-30.000 warga sipil) Termasuk invasi Amerika Serikat dan sekutunya di Iraq.

Berdasarkan data Iraq Body Count (IBC), invasi AS dan sekutunya pada serangan ke Iraq tahun 2003 diduga mengorbankan sekitar 13,500–45,000 warga sipil. Sebuah penelitian yang dirilis tahun 2018 mengatakan ‘perang melawan terorisme yang dipimpin AS’ telah menelan sekitar 507.000 orang di Irak, Afghanistan dan Pakistan selama 17 tahun.

Korban tewas termasuk pasukan AS dan sekutu, warga sipil di zona perang, pasukan militer dan polisi setempat, serta gerilyawan, yang tewas akibat kekerasan perang, menurut laporan Brown University’s Costs of War Project.

Laporan itu mengatakan jumlah kematian tidak langsung beberapa kali lebih besar daripada kematian yang disebabkan oleh kekerasan perang langsung, sehingga jumlah kematian total menjadi lebih dari 1 juta orang. Selain itu, menurut survei yang dilakukan oleh The Institute for Social Policy and Understanding pada Januari terhadap 800 Muslim, 60%menyatakan memperoleh perlakuan diskriminasi dalam satu tahun terakhir karena agama yang mereka anut.

Dan 42% mengaku bahwa anak-anak mereka menjadi korban bullying. Sedangkan laporan The Southern Poverty Law Center, sebuah lembaga HAM AS mencatat, baru setahun Donald Trump menjabat sebagai presiden Amerika Serikat, sejarah mencatat pertumbuhan luar biasa kelompok antimuslim dan penyebar kebencian lainnya. Lembaga ini mencatat pertumbuhan kelompok penyebar kebencian meningkat mencapai 20 persen.

Kejahatan AS ini belum termasuk intervensi militernya yang melenyapkan jutaan umat Islam di Timur Tengah. Terakhir, AS ikut serta dalam perang di Suriah. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, dalam laporannya yang dikutip The New Arab, hari Ahad (23/9/2018) mengatakan, serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Amerika Serikat telah menjadi penyebab kematian bagi 3.300 warga sipil di Suriah.

• Inggris Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris dituding sebagai anti Islam. Dilansir BBC, pada 1 Juni 2018 Dewan Muslim Inggris Raya (MCB) beberapa kali menuntut dilakukannya penyelidikan kasus islamofobia dari partai berkuasa ini. MCB mengatakan bahwa sekarang ini telah terjadi insiden “lebih dari seminggu sekali” yang melibatkan calon atau anggota parlemen dari partai itu. Di sisi lain, Inggris adalah negara yang berandil besar atas penderitaan yang terjadi hingga kini di Palestina.

Surat dari Menteri Luar Negeri Inggris Arthur Balfour –yang kemudian dikenal dengan Deklarasi Balfour—diberikan kepada pemimpin komunitas Yahudi di Inggris, Walter Rothschild, mengandung total 67 kata. Yang isinya, kesepakatan yang menjadi bibit kelahiran ‘Negara palsu Israel’— yang berakibat adanya pergolakan politik di Timur Tengah yang tak bisa dipadamkan hingga hari ini. Negara paling tidak ramah di dunia itu membuktikan, Inggris menyetujui berdirinya pemerintahan Yahudi di Palestina dan memberi bantuan dalam pembentukan negara tersebut.

Lalu pada 1948, David Ben-Gurion membacakan proklamasi berdirinya negara bangsa Yahudi di Palestina yang diberi nama ‘israel’. Setelah negara paling tidak ramah di dunia, terjadilah “pengusiran” besar-besaran terhadap rakyat palestina dari Tanah Air yang telah menjadi hak mereka selama bertahun-tahun. • Prancis Pasca serangan teror di Prancis pada 7-9 Januari 2015, sentimen anti-Islam di negara tersebut dikabarkan melonjak hingga 110 persen.

Dilansir Russia Today pada Selasa (20/1/2015), persentase tersebut lebih dari dua kali lipat angka sentimen pada Januari 2014 lalu.

negara paling tidak ramah di dunia

Merujuk pada data The National Observatory Against Islamophobia (NOAI), ada ratusan laporan insiden yang masuk ke kepolisian sejak penyerangan Paris terjadi, dengan 28 serangan di tempat beribadah dan 88 ancaman lain.

Berkembangnya sentimen ini akhirnya menciptakan kegelisahan di tengah warga Muslim di Prancis. Prancis dengan sekutu-sekutunya, termasuk AS dan Inggris juga banyak terlibat dalam intervensi militer di Timur Tengah yang mengakibatkan banyaknya jumlah nyawa melayang. Dan jangan dilupakan, pada tahun 1917 (Pada akhir Perang Dunia I), sejak melemahnya Kesultanan Utsmaniyyah, Prancis juga terlibat bersama Inggris membagi-bagi wilayah Bumi Syam. Kesepakatan rahasia antara Inggris dengan Prancis ini dikenal dengan perjanjian “ Sykes-Picot”.

Dalam kesepakatan sepihak ini, kedua negara membagi Negeri Syam menjadi empat negara jajahan: Palestina dan Yordania di bawah Inggris, Suriah dan Libanon di bawah Prancis. • Cina Laporan setebal 117 halaman, berjudul “ Pembasmian Virus Ideologi, Kampanye Penindasan Tiongkok Terhadap Muslim Xinjiang” menghadirkan bukti baru dari penahanan sewenang-wenang, penyiksaan dan penganiayaan massal yang dilakukan pemerintah Tiongkok, serta kontrol yang semakin meluas dalam kehidupan sehari-hari kepada etnis Muslim Uighur negara paling tidak ramah di dunia Xinjiang.

Penindasan terhadap warga Muslim Uighur, yang berjumlah sekitar 11 juta dari 24 juta penduduk Xinjiang, telah meningkat sejak Xi Jinping menjadi pemimpin partai Komunis pada tahun 2012 dan presiden pada tahun 2013, kutip Simon Tisdall dari The Guardian. Human Rights Watch, menyebutkan, kontrol aparat meliputi pengumpulan secara paksa jutaan sidik jari, memindai KTP, sampel DNA, memindai retina, biometrik dan data pribadi.

China melarang Muslim memelihara jenggot, melarang puasa, larangam membuat nama nama Muslim, yang terakhir kampanye melarang produk halal yang dideklrasikan pemimpin Partai Komunis China pada 8 Oktober 2018. HRW mencatat dalam bulan Desember 2017, bagaimana pihak berwenang telah memobilisasi kader komunis dalam kampanye ‘ Home Stay’ yang disebut “Menjadi Keluarga” dengan memobilisasi lebih dari satu juta kader Komunis untuk menghabiskan seminggu penuh di rumah-rumah penduduk Muslim, terutama yang berada di wilayah pedesaan – program ini menyaksikan lebih dari 100.000 kunjungan petugas pemerintah hampir seluruh rumah etnis Uighur di Wilayah Otonomi Xinjiang.

setiap dua bulan. Baru-baru ini China juga melarang nama Islam tertentu untuk anak yang baru lahir. “Muhammad,” “Jihad” dan “Islam” termasuk 29 nama yang dilarang di wilayah Muslim di China. • Indi a Setidaknya, ada lebih dari 13 kejadian besar rasisme terhadap Muslim di India. Sebagian besar adalah pembunuhan dan pemerkosaan. Pada Juli 2017, sebuah keluarga Muslim yang terdiri dari 10 orang termasuk wanita, anak-anak, orang tua dan seorang remaja cacat diserang di kereta api dan dirampok oleh geng yang berteriak “Bunuh mereka, mereka adalah Muslim.” Pada 10 Januari 2018, seorang gadis cilik berusia 8 tahun, bernama Asifa Bano dikunci di dalam kuil oleh kelompok anti-Islam hingga tiga hari lamanya.

Selama dalam sekapan di kuil, mereka memperkosa Asifa berulang kali, disiksa, bahkan disebutkan bahwa alat kelaminnya dimutilasi.

negara paling tidak ramah di dunia

Anak perempuan ini tewas, seperti dilansir dari The New York Times, 11 April 2018. Baru-baru ini, India di bawah kepemimpinan Narendra Modi mengeluarkan rancangan Amandemen Kependudukan yang dianggap “anti-Islam”. Hal itu membawa protes besar-besaran pada Februari 2020, yang menewaskan 53 orang dan lebih dari 200 orang terluka parah.* ( BERSAMBUNG) Rep: Fida A. Editor: Rofi' Munawwar Daftar Jama’ah Haji 2022 Resmi Dirilis, Kemenag Minta Persiapkan Diri dan Segera Konfirmasi An-Nūr Negara paling tidak ramah di dunia Bantah Narasi Menag Minta Dana Haji untuk IKN: Hoaks dan Fitnah Taliban Wajibkan Wanita di Afghanistan Pakai Burqa Bertolak ke Saudi, Tim Kemenag Finalisasi Layanan Katering Haji 1443H Inilah 10 Kota di Dunia Rasa ‘Madinah’ Berita LainnyaPenduduk dalam suatu negara harus menunjukkan sikap yang baik dan juga ramah kepada siapapun, termasuk kepada para wisatawan yang sedang berkunjung, entah untuk urusan bisnis atau saat mereka sedang berlibur.

Negara yang memiliki penduduk yang memiliki kesan baik, bahkan menyambut wisatawannya dengan baik akan mengundang lebih banyak lagi wisatawan yang akan datang. Kedua hal tersebut berkaitan karena wisatawan yang sedang mengunjungi suatu negara akan merasa malas dan tidak ingin berlama-lama tinggal di tempat tersebut. mereka akan menjadi tidak betah dengan penduduk yang sama sekali tidak memberi kesan yang baik. Kesan yang buruk yang diberikan kepada wisatawan akan berpengaruh juga kepada kesan negara tersebut.

karena dianggap sebagian besar penduduknya merasa tidak peduli. Padahal, ramainya wisatawan yang datang pada suatu negara bisa menjadi salah satu negara paling tidak ramah di dunia untuk meningkatkan perekonomian. Bagaimana tidak, mereka akan membutuhkan tempat untuk bermalam dam menikmati beberapa wisata pada suatu negara. Pastinya, mereka akan menambah pemasukan.

Seindah apapun tempat wisata dan fasilitas pada suatu negara, tidak akan menarik jika para penduduknya tidak ramah. Kali ini akan dibahas mengenai negara-negara yang dianggap tidak ramah dan tidak membawa kesan yang menyenangkan bagi para pengunjung yang datang. Negara Rusia menyimpan banyak peninggalan bersejarah yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Tempat-tempat bersejarah tersebut adalah Grand Cascade, Benteng Kremlin, dan Masjid Kul-Sharif yang merupakan masjid terbesar di Eropa.

Bahkan Rusia menduduki peringkat ketiga mengenai negara yang memiliki penduduk yang paling tidak ramah, terutama pada wisatawan. Namun walaupun memiliki keindahan arsitektur yang memiliki gaya unik dan memiliki daya tarik bagi para wisatawan, namun ternyata Rusia merupakan negara yang memiliki kesan buruk bagi para wisatawannya.

Bahkan tingkat kriminalitas di Rusia juga bisa dikatakan tinggi.

negara paling tidak ramah di dunia

Rusia merupakan negara yang pendapatan terbesarnya berasal dari Rsektor pertambangan minyak. Namun akhir-akhir ini, Rusia merasa akan sedikit mengalami kerugian akibat turunnya harga minyak negara paling tidak ramah di dunia. Latvia Latvia adalah salah satu negara di Eropa Utara, dan berada di kawasan Baltik.

Negara ini memiliki beberapa tempat wisata yang sebenarnya menarik untuk dikunjungi, khususnya bagi wisatawan mancanegara.

Setiap tahunnya pun, Latvia memang banyak dikunjungi oleh turis yang ingin menikmati destinasi wisata dan fasilitas yang disediakan oleh Latvia.

Namun ternyata, Latvia ini dianggap sebagai negara yang tidak menyambut pengunjungnya dengan baik dan para pengunjungnya kebanyakan tidak ramah. Di Latvia ini juga terkenal dengan kasus Anjungan Tunai Mandiri (ATM) nya yang berada di beberapa kota disana dapat dicuri datanya. Lebih baik jika berkunjung ke Latvia ini membawa uang tunai daripada harus menggunakan ATM. Namun kesan yang melekat pada Negara Latvia ini ditentang oleh Daniel Pavluts, selaku Menteri Ekonomi.

Ia membela Latvia dan mengatakan bahwa penduduk Latvia bukannya tidak ramah pada turis, mereka hanya bersikap lebih hati-hati saja. Bolivia Bolivia merupakan negara yang letaknya berada di Amerika Selatan. Para turis yang berkunjung ke Bolivia ini cukup banyak dan mereka merasa senang karena biaya wisata, penginapan, dan juga transportasinya terbilang sangat murah.

Hal tersebut dikarenakan adanya persaingan perekonomian yang sangat ketat dan tinggi. Hanya saja, para turis ada yang merasa tidak nyaman saat berkunjung ke Bolivia karena masyarakatnya tidak ramah dan kesannya seperti orang yang sangat tertutup mereka tidak merasa terbuka dengan wisatawan asing yang datang.

Padahal sebenarnya, di Bolivia ini terdapat atraksi wisata alam yang sangat menarik dan unik, sehingga dapat menarik minat para wisatawan. Di Bolivia juga ada danau garam terbesar di dunia yang memiliki panorama yang sangat indah, yakni Salar de Uyuni.

Kuwait Kuwait merupakan negara yang kaya akan minyak dan merupakan penghasil minyak terbesar. Hal tersebut sudah banyak dikenal oleh para penduduk di seluruh dunia. Kuwait merupakan negara Islam yang terletak di Teluk Persia, dan berbatasan dengan Arab Saudi.

Sebenarnya, Negara Kuwait ini termasuk negara yang memiliki kemajuan yang bagus dan memiliki banyak destinasi yang menarik. Hanya saja, hal tersebut tidak dibarengi dengan keramahan mereka di bidang pariwisata, karena mereka terkesan tidak bersahabat dengan para wisatawan. Walaupun setiap tahunnya banyak hotel-hotel mewah di Kuwait, tetapi banyak Turis yang tetap merasa tidak nyaman dan tidak puas terhadap pelayanan dari pihak hotel. Entah dari sambutan yang kurang baik, atau dari ketidak ramahannya mereka.

Belum lagi, di siang hari selalu ada dan menyelimuti sebagian besar kota-kota disana yang membuat kegiatan yang berada di luar ruangan menjadi terancam. Venezuela Venezuela merupakan negara yang menjadi salah satu bagian dari Amerika Latin. Di negara ini, terkenal dengan adanya Air Terjun Angle yang merupakan air terjun tertinggi di dunia.

Tak hanya itu, sebenarnya masih banyak destinasi wisata lain yang menarik yang ada di Venezuela. Namun yang sangat disayangkan adalah para penduduk Venezuela yang dianggap sangat tidak ramah terhadap turis asing yang sedang berkunjung. Hal inilah yang membuat para turis yang berkungnung merasa malas untuk kembali berkunjung lagi.

Menurut mereka, keramahan penduduk dan perlakuan yang baik terhadap turis asing yang datang memengaruhi senang atau tidaknya suasana hati mereka dan menimbulkan penilaian-penilaian yang cukup tidak baik terhadap Negara Venezuela yang wisata alamnya cukup tersohor di dunia. Keramahan memang menjadi hal yang sangat penting yang dapat menciptakan kesan dalam diri seseorang, dan juga pada suatu negara. Seperti beberapa informasi diatas mengenai beberapa negara yang memeiliki penduduk yang tidak ramah.

Negara-negara diatas sebenarnya memiliki peluang untuk usaha mereka meningkatkan perekonomian negara mereka, dengan adanya destinasi wisata yang cukup banyak. Namun yang sangat disayangkan adalah kesan mereka terhadap para turis yang berkunjung.

Mungkin ada beberapa yang melakukan hal tersebut karena mereka ingin membatasi diri dan menjaga dirinya dari siapapun, khususnya wisatawan asing yang datang berkunjung. Mereka menjadi menutup diri dan seolah tidak ingin berinteraksi dengan wisatawan asing. Mereka negara paling tidak ramah di dunia menyadari bahwa hal tersebut membawa poengaruh yang besar bagi banyak orang. Bukan masalah negaranya, tetapi permasalahannya hanya pada penduduk setempat. Sebenarnya hal tersebut merupakan hal yang sangat sepele.

Mereka hanya harus merubah bagaimana agar negara mereka memiliki kesan yang baik dan tidak dianggap negara yang tidak ramah dan membuat wisatawan asing menjadi enggan berkunjung.

negara paling tidak ramah di dunia

Tanpa disadari, wisatawan asing yang datang ini dapat memberi keuntungan bagi negara dengan tersedianya fasilitas yang mereka sediakan, yakni penginapan, transportasi, dan wisata-wisata yang ada. Mungkin memang beberapa negara diatas terkesan jarang dikenal oleh banyak orang, mungkin ke tidak ramahan penduduk juga bisa menjadi salah satu faktornya.
San Salvador - Menjadi seorang traveler muslim kadang tidak selalu mudah.

Khususnya apabila berada di negeri orang. Inilah 10 negara yang tak ramah untuk traveler muslim. Untuk mengetahui hal tersebut, perusahaan riset Crescent Rating yang bergerak untuk mengakomodir para wisatawan muslim merangkum sejumlah negara yang dianggap tak ramah bagi traveler muslim melalui Global Muslim Travel Index (GMTI) Global Muslim Negara paling tidak ramah di dunia Index (GMTI) merupakan sebuah indeks yang digunakan untuk menilai suatu negara destinasi wisata memiliki fasilitas yang mendukung wisatawan muslim atau tidak.

Indeks ini berdasarkan hasil studi komprehensif dari Crescent Rating terhadap 130 Negara di dunia, melalui metode skoring dari banyak komponen penilaian. Dari indeks ini traveler bisa mengetahui apakah negara yang akan traveler kunjungi ramah atau tidak terhadap traveler muslim. Ramah dalam artian, traveler akan mudah untuk menjalankan aktivitas ibadah ataupun mencari makanan halal selama liburan di sana.

Dilansir detikTravel dari situs Crescent Rating, Kamis (30/6/2016), dari 130 negara di dunia terdapat 10 negara yang index GMTI-nya paling rendah. Ini artinya, ke-10 negara ini tidak punya fasilitas atau pun pelayanan yang mendukung traveler muslim untuk berwisata di sana sesuai syariat.

Berada di posisi buncit, yaitu peringkat ke 130 dari 130 negara, ada El Savador, sebuah negara yang terletak di Amerika Tengah. Indeks GMTI El Savador hanya sekitar 25,7 poin saja. Itu menandakan traveler muslim akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan rohani yang berdasarkan nafas syariat Islam saat liburan ke sana.

Banyak komponen penilaian GMTI El Savador yang dinilai jelek, yaitu tentang ketersediaan pilihan makanan halal dan jaminan kehalalannya, juga tentang fasilitas bandara yang tanpa ruangan untuk salat. Aspek penilaian lain yang tak kalah buruk adalah ketersediaan masjid, pilihan akomodasi yang terbatas, serta kurangnya pengetahuan warga lokal tentang Islam dan traveler muslim.

Setelah El Savador, negara lain di dunia yang juga memiliki nilai GMTI rendah yaitu Kosta Rika dengan skor 26,5 poin. Disusul oleh Bolivia, Nikaragua dan Guatemala yang menggenapi posisi 5 terbawah. Nilai indeks GMTI-nya berkisar antara 26,8 sampai 27,0 poin saja. Berikut daftar lengkap 10 negara di dunia yang paling tidak ramah traveler muslim menurut indeks GMTI: 1.

negara paling tidak ramah di dunia

El Savador (Peringkat 130) nilai GMTI: 25,7 Poin 2. Kosta Rika (Peringkat 129) nilai GMTI: 26,5 Poin 3. Bolivia (Peringkat 128) nilai GMTI: 26,8 Poin 4. Nikaragua (Peringkat 127) nilai GMTI: 26,8 Poin 5. Guatemala (Peringkat 126) nilai GMTI: 27,0 Poin 6. Kolombia (Peringkat 125) nilai GMTI: 27,1 Poin 7. Uruguay (Peringkat 124) nilai GMTI: 27,5 Poin 8. Republik Dominika (Peringkat 123) nilai GMTI: 28,0 Poin 9.

Guam (Peringkat 122) nilai GMTI: 28,8 Poin 10. Andorra (Peringkat 121) nilai GMTI: 29,3 Poin (rdy/fay)




2022 www.videocon.com