Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Mei 27, 2021 SOAL DAN KUNCI JAWABAN UKK/PAT PAI KELAS VIII SEMESTER GENAP SOAL DAN KUNCI JAWABAN UKK/PAT PAI KELAS VIII SEMESTER GENAP 1. Nabi Muhammad Saw. Sebagai uswatun hasanah artinya menjadi … a Pembawa kebenaran c Penyampai wahyu b Suri tauladan yang baik d Pemberi peringatan 2. Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi, maka mustahil baginya bersifat … a Amanah c Khitman b Fatanah d Baladah 3. Sebutan bagi para nabi yang memilki kesabaran yang sangat tinggi disebut … a Ulul ambiya’ c Ulul azmi b Rahmatan lil’alamin d Al amin 4.

Setiap rasul wajib menyampaikan ajaran Allah kepada umat, ha ini sesuai dengan sifat rasul … a Fatanah c Tabligh b Tabligh d Sidik 5. Mukjizat Nabi Muhammad saw. yang terbesar adalah … a Al Quran c Selalu diikuti awan b Membelah bulan d Air dari jari-jarinya 6. Sikap yang tepat jika orang tua terbaring sakit yaitu … a Merawatnya dengan ihlas dan penuh kasih sayang c Menasehati dengan lemah lembut agar supaya segera sembuh b Dititipkan dirumah tetangga karena sibuk belajar d Membiarkannya sampai sembuh dengan sendirinya 7.

Jika orangtua memerintahkan kemaksiatan atau kemusyrikan, sikap yang tepat adalah … a Menolak dengan santun dan lemah lembut c Mentaati dengan sepenuhnya b Membantah karena bertentangan dengan ajaran Islam d Menolak dengan keras 8. Berikut ini merupakan cara menghormati dan mematuhi orang tua jika sudah meninggal dunia, kecuali … a Melanjutkan cita-cita orang tua c Menyambung silaturrahim dengan sahabat orang tua b Mendoakan agar diampuni Allah Swt d Mengantar makanan ke kuburan 9.

Seorang peserta didik yang baik akan selalu menghormati guru-gurunya. berikut ini yang merupakan wujud sikap hormat kepada guru adalah … a Sering bertanya kepadanya c Sering menelponnya b Mengetes kepintarannya d Mematuhi nasihat-nasihatnya 10. Siswa yang menghormati dan mematuhi gurunya akan memperoleh … a Kkeberkahan ilmu c Hadiah dari guru b Sanjungan dari teman d Sertifikat penghargaan • AKL • AKM • KELAS 1 • KELAS 2 • KELAS 3 • KELAS 4 • KELAS 5 • KELAS 6 • KELAS 7 • KELAS 8 • KELAS 9 • LITERASI • NUMERASI • SD • Selamat Datang • SMA • SMK • SMP • SOAL DAN KUNCI JAWABAN UKK/PAT IPS KELAS VIII SEMESTER GENAP #2 • SOAL DAN KUNCI JAWABAN UKK/PAT TIK KELAS VIII SEMESTER GENAP Copyright ©2022 Beri Info Saja.

All rights reserved. Powered by WordPress & Designed by Bizberg Themes Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat​?. Baladah/Bodoh. Pembahasan Berikut adalah sifat wajib rasull dan lawannya atau sifat mustahil rasull : 1) SHIDIQ yang artinya benar, lawan dari sifat ini adalah KIDZIB yang artinya bohongRosul Allah tdk mungkin bohong.

2) AMANAH yang artinya dapat dipercaya, lawan dari sifat ini adalah KHIANAT yg artinya tdk dapat dipercayaRosul Allah tdk mungkin tdk dapat dipercaya. 3) TABLIGH yang artinya menyampaikan, lawan dari sifat ini adalah KITMAN yg artinya menyembunyikan wahyuRosul Allah tdk mungkin menyembunyikan wahyu yg didapat dari Allah. 4) FATHONAH yang artinya cerdas, lawan dari sifat ini adalah BALADAH yg artinya bodohRosul Allah tdk mungkin org yg bodoh. Rasul artinya manusia yang diberi wahyu oleh Allah SWT, dan wajib disampaikan kepada umatnya.

Perbedaan nabi dan rasul adalah nabi mendapat wahyu yang tidak wajib disampaikan kepada umat, sedangkan rasul adalah nabi yang mendapatkan wahyu namun wajib disampaikan kepada umatnya. • Tentang kelahiran Nabi Muhammad dapat disimak di brainly.co.id/tugas/1570721 Setiap rasul sudah pasti nabi, tetapi tidak semua nabi adalah rasul.

Jumlah nabi yang diutus sangat banyak melebihi jumlah rasul. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa jumlah nabi yang diutus Allah adalah sebanyak 124.000 orang, dan diantara nabi itu terdapat 313 rasul. Pelajari Lebih lanjut • Arti gelar Al-amin dapat disimak di brainly.co.id/tugas/249088 • Tugas pokok Nabi Muhammad dapat disimak di brainly.co.id/tugas/5831023 ========================= Detail Jawaban Kelas : 7 Mapel ; PAI Kategori ; Sejarah Nabi Muhammad SAW Kode : 7.14.9 #AyoBelajar Jawaban: seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat?

( Baladah Artinya Bodoh ) PEMBAHASAN A. Sifat Wajib Sifat wajib bagi rasul ada empat yaitu : • Siddiq Artinya Benar • Amanah Artinya dapat dipercaya • Tablig Artinya menyampaikan • Fatanah Artinya Cerdas B. S i f a t M u s t a h i l Sifat mustahil bagi rasul ada empat yaitu : • Kazib Artinya dusta.

Seorang rasul tidak mungkin berkata dusta • Khianat Artinya tak dapat dipercaya. Seorang rasul tidak mungkin berkhianat • Kitman Artinya menyembunyikan. Seorang rasul tidak mungkin menyembunyikan walaupun sedikit dari wahyunya • Baladah Artinya Bodoh. Seorang rasul tidak mungkin bersifat bodoh C.

S i f a t J a i z Adapun sifat jaiznya para rasul : • Aradul Basyariyah yaitu bersifat sebagai mana kebiasaan manusia pada umumnya seperti makan, minum, haus, lapar dan lain sebagainya DETAIL JAWABAN Mapel : Agama Islam Kelas : VIII - SMP Bab : 8 - Meneladani sifat - sifa mulia para rasul Allah Swt Kode Kategorisasi : 8.14.8 Kata Kunci : Sifat para rasul.

jelaskan pengertian terminologis tentang masyarakat ? b. jelaskan asal-usul masyarakat menurut fitrah manusia dalam qs. al-hujuraat: 13 dan qs. az-z … ukhruf: 32 c. jelaskan kriteria masyarakat beradab dan sejahtera dari sudut pandang masyarakat madani! d. sebutkan dan jelaskan prinsip-prinsip umum masyarakat beradab dan sejahtera! 2. manusia berbeda dengan makhluk lainnya dari segi fisik, non fisik dan tujuan penciptaannya.

namun, kesempurnaan manusia lebih ditekankan kepada asp … ek non fisik dan pencapaian tujuan penciptaan tersebut daripada aspek fisik. hal ini diantaranya diisyaratkan dalam kandungan ayat-ayat q.s. ali-imran (3) : 190-191 dan q.s. qaaf (50) : 16. a. tuliskan terjemah q.s. ali-imran (3) : 190-191 dan jelaskan secara ringkas hakikat manusia menurut kedua ayat tersebut! b. tuliskan terjemah q.s. qaaf (50) : 16 dan jelaskan secara ringkas hakikat manusia menurut ayat tersebut!

c. jelaskan hakikat kesempurnaan manusia menurut ketiga ayat tersebut! 3, manusia dari sisi perwujudannya sebagai makhluk sosial, bertempat tinggal dan berinteraksi dengan sesamanya dalam waktu yang lama dalam suatu masyarakat.

a. jelaskan pengertian terminologis tentang masyarakat ? b. jelaskan asal-usul masyarakat menurut fitrah manusia dalam qs. al-hujuraat: 13 dan qs. az-zukhruf: 32 c. jelaskan kriteria masyarakat beradab dan sejahtera dari sudut pandang masyarakat madani!

d. sebutkan dan jelaskan prinsip-prinsip umum masyarakat beradab dan sejahtera!
MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • IPA • Biologi • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) Sifat Wajib Dan Mustahil Bagi Nabi & Rasul Serta Dalil Naqlinya – Agama Islam seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat ajaran yang menyangkut seluruh aspek kehidupan manusia, baik sebagai hamba Allah, individu, anggota masyarakat maupun sebagai makhluk dunia.

Termasuk di dalamnya masalah kepemmpinan. Kepemimpinan dalam Islam pada dasarnya aktivitas menuntun, memotivasi, membimbing, dan mengarahkan agar manusia beriman kepada Allah SWT, dengan tidak hanya mengerjakan perbuatan atau bertingkah laku yang diridhai Allah SWT.

Islam sangat cermat dalam menetapkan pemimpin yang akan menjadi teladan yaitu menyuburkan dan membangun kepribadian Muslim. Salah seorang pemimpin yang memenuhi kualitas seperti itu, bagi seluruh umat Islam adalah Nabi dan Rasul Allah Swt. Rasul sebagai utusan Allah Swt. memiliki sifat-sifat yang melekat pada dirinya. Sifat-sifat ini sebagai bentuk kebenaran seorang rasul.

Sifat-sifat tersebut adalah sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz. Dan betapa penting nya bagi kita untuk mengetahui sifat-sifat rasul. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Akhlak – Tujuan, Jenis, Ruang, Lingkup, Faktor, Karimah, Perbedaan As-Siddiq, yaitu rasul selalu benar. Apa yang dikatakan Nabi Ibrahim as. Kepada bapaknya adalah perkataan yang benar. Apa yang disembah oleh bapaknya adalah sesuatu yang tidak memberi manfaat dan mudarat, jauhilah.

Peristiwa ini diabadikan pada Q.S. Maryam/19: 41 Berikut Ini : Artinya: “Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam kitab (al-Qur’ān), sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan seorang nabi.” ( Q.S. Maryam/19: 41) Peranannya sebagai seorang Rasul dan pemimpin telah diberikan oleh Allah sebuah kitab sebagai penguat misinya itu. Nabi Muhammad Saw teladan umat telah ditonjolkan oleh Allah sebagai manusia pilihan, oleh karena itu sunnahnya, cara hidupnya menjadi satu-satunya perilaku yang sah bagi kaum muslim.

Sebagaimana sabda Nabi Saw فمنْ اقْتدى بي فهو منّي ومنْ رغب عنْ سنّتي فليْس منّي “Siapa yang mengikuti jejakku maka ia termasuk golonganku.

Dan barangsiapa yang membenci sunnahku, maka ia tidak termasuk golonganku.” Sidiq: Benar,Jujur. Adalah berita yang dibawa para Nabi dan Rasul pasti benar adanya sesuai dengan fakta dan realiti kenyataan.

Lawan Sidiq adalah Kadzib, Bohong. Berita yang dibawanya tidak sesuai dengan realiti. Petunjuk akal : Andaikan Para Nabi dan Rasul bersifat sebaliknya yaitu Kadzib (bohong). maka seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat Tuhan tentang pembenaran terhadap para Nabi dan Rasul pun juga bohong. Perbuatan dan percakapan para Nabi dan Rasul adalah datang dari Allah melalui wahyu yang disampaikan oleh Malaikat Jibril AS.

Tuhan berbohong adalah tidak masuk akal. Kebenaran berita Allah menunjukakan bahwa para rasul tidak Bohong. Bukti Nyata Adalah Isi Kitab Alquran Yang Tidak Pernah Meleset Bahkan Tidak Bisa Ada Yang Mengubahnya Walaupun Hanya 1 Ayat dan Hurufnya.

Kesimpulan : Para Nabi dan Rasul wajib bersifat Sidiq dan mustahil bersifat Kadzib. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Akhlakul Karimah Adalah : Dalil, Pengertian, Jenis, Dan Contohnya • Al-Amanah ( Artinya Dipercaya ) Yaitu segala sesuatu yang dipercayakan kepada manusia, baik yang menyangkut dirinya, hak orang lain, maupun hak Allah SWT, atau sesuatu yang diberikan kepada seseorang yang dinilai memiliki kemampuan untuk mengembannya.

Arti sesungguhnya dari penyerahan amanah kepada manusia adalah Allah SWT percaya bahwa manusia mampu mengemban amanah tersebut sesuai dengan keinginan Allah SWT. Karakter yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin sebagaimana karakter yang dimiliki Rasul yaitu sifat dapat dipercaya.

Beliau jauh sebelum menjadi Rasul pun sudah dibeli gelar al-Amin (yang dapat dipercaya). Sifat amanah inilah yang dapat mengangkat posisi Nabi di atas pemimpin yang benar-benar bertanggung jawab pada amanah, tugas, dan kepercayaan yang diberikan Allah Swt. Yang dimaksud amanah dalam hal ini adalah apapun yang dipercayakan kepada Rasulullah Saw meliputi segala aspek kehidupan, baik politik, ekonomi, maupun agama. Firman Allah yang yang berbicara tentang amanah yang emban oleh setiap manusia terdapat dalam surat Al-Ahzab ayat 72 yang artinya : “Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya dan dipikullah amanat itu oleh manusia.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Sesungguhnya manusia itu amat zolim dan bodoh”. Al-Amānah, yaitu rasul selalu dapat dipercaya. Di saat kaum Nabi Nuh as. mendustakan apa yang dibawa oleh Nabi Nuh as. lalu Allah Swt. Menegaskan bahwa Nuh as., adalah orang yang terpercaya (amanah). Sebagaimana dijelaskan dalam Q.S. asy-Syu’āra/26 106-107 berikut ini yang artinya : Artinya: “Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.” ( Q.S.

asy-Syu’āra/26: 106- 107). Lawan Amanah adalah Khiyanat artinya menyalahi perintah Allah dan durhaka kepadaNya. Petunjuk akalnya : Andaikan Nabi dan Rasul tidak bersifat Amanah tentunya mereka bersifat Khiyanat yaitu meninggalkan perintah Allah dan melanggar laranganNya.Jika Nabi dan Rasul berkhiyanat,maka tentunya kita sebagai umatnya juga disuruh mengikuti mereka dengan berbut dosa dan kemungkaran, sebab Allah telah berfirman : قل إن كنتم تحبون الله فاتبعونى Katakanlah Muhammad; Jika kamu sekalian mencintai Allah, maka ikutilah sunnahku ( QS.

Ali Imran : 31 ) ( إن الله لا يأمر بالفحشاء Sesungguhnya Allah tidak memerintah kepada hal yang keji ( QS.Al A’raaf : 28 ) Kesimpulan : Nabi dan Rasul wajib bersifat Amanah dan mustahil bersifat Khiyanat. • At-Tablig ( Artinya Menyampaikan Wahyu ) Dalam makna bahasa, tabligh berati menyampaikan sedangkan dalam makna istilah adalah menyampaikan ajaran-ajaran Islam yang diterima dari Allah SWT kepada umat manusia untuk dijadikan pedoman dan dilaksanakan agar memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

Isi yang utama dan pokok aktivitas tabligh adalah amar ma’ruf nahi munkar (perintah untuk mengerjakan yang baik dan larangan untuk mengerjakan perbuatan yang keji) serta mengajak beriman kepada Allah SWT.

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Ali bin Abi Talib ditanya tentang wahyu yang tidak terdapat dalam al-Qur’ān, Ali pun menegaskan bahwa “Demi Zat yang membelah biji dan melepas napas, tiada yang disembunyikan kecuali pemahaman seseorang terhadap al-Qur’ān.” Penjelasan ini terkait dengan Q.S. al-Māidah/5: 67 yang artinya seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat ini : Artinya:“Wahai rasul!

Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (Q.S. al-Māidah/5: 67) Lawan Tabligh adalah, Kitman artinya : Menyembunyikan wahyu yang diperintahkan Allah untuk disampaikan kepada umat. Petunjuk akalnya : Andaikan para Rasul tidak bersifat Tabligh,tentu mereka bersifat sebaliknya yaitu Kitman atau merahasiakan wahyu Tuhan.Jika demikian halnya maka kitapun pasti juga disuruh merahasiakan ilmu,sebab Allah telah menyuruh kita untuk mengikuti para Nabi dan Rasul dalam firmanNya : واتبعوه لعلكم تهتدون Dan ikutlah dia ( Muhammad ) supaya kamu dapat pentunjuk ( QS.

Al A’raaf : 158 ) Tidak benar jika kita disuruh menyimpan ilmu sebab seseorang yang merehasiakan ilmunya dan tidak mahu mengajarkan kepada orang lain adalah dilaknat Tuhan dalam firmanNya : إن الذين يكتمون ما أنزلنا من الكتب ألئك يلعنهم الله ويلعنهم اللعنون Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk,setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab,mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat melaknati.

(QS. Al Baqarah : 159 ) Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah bahwa Rasul disuruh menyampaikan wahyu Tuhan sedangkan Nabi tidak.Sekalipun Nabi tidak disuruh menyampaikan Wahyu ,tetapi para Nabi tetap menyampaikan berita tentang kenabiannya kepada umat dan terkadang Nabi juga berfatwa mengenai syare’at para Rasul sebelumnya.Jadi bukan berarti seorang Nabi tidak berdakwah sama sekali. Kesimpulan : Para Nabi dan Rasul wajib bersifat Tabligh dan Mustahil bersifat Kitman.

• Al-Faṭonah ( Artinya Cerdas ) Al-Faṭānah, yaitu rasul memiliki kecerdasan yang tinggi. Ketika terjadi perselisihan antara kelompok kabilah di Mekah, setiap kelompok memaksakan kehendak untuk meletakkan al- Hajār al-Aswād (batu hitam) di atas Ka’bah, lalu Rasulullah saw.

menengahi dengan cara semua kelompok yang bersengketa agar memegang ujung dari kain itu. Kemudian, Nabi meletakkan batu seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat di tengahnya, dan mereka semua mengangkat hingga sampai di atas Ka’bah. Sungguh cerdas Rasulullah SAW. Lawan Fathonah, Baladah artinya : Tidak cerdas dan pelupa. Petunjuk akalnya : Andaikan para Nabi dan Rasul tidak bersifat Fathonah,maka tentunya mereka bersifat Baladah.Jika Nabi dan Rasul bersifat Baladah maka mereka pasti tidak akan mampu menjawab dan menundukkan argumentasi musuh-musuhnya dalam perdebatan.Padahal yang demikian ini mustahil sebab kenyataan telah terbukti dalam perdebatan mereka mampu mengalahkan musuhnya .Banyak saksi-saksi yang melihat kemampuan mereka, diantaranya Al Qur an sendiri banyak menceritakan kisahnya.

Allah berfirman : وتلك حجتنا ءاتينها ابرهيم على قومه Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya (QS. Al An’am : 83) ( قالوا ينوح قد جدلتنا فاكثرت جدالنا Mereka berkata : Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami dan kamu telah memperpanjang bantahanmu kepada kami. (QS.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Hud : 32) وجدلهم بلتى هي أحسن Dan bantahlah mereka dengan cara yang baik (QS. An Nahl : 125) Kesimpulan : Para Nabi dan Rasul wajib bersifat Fathonah (cerdas)dan mustahil bersifat Baladah (bebal). Baca Juga : 101 Nama Nama Hari Akhir (Kiamat) Dalam Al Quran Dan Dalilnya Sifat Mustahil Bagi Nabi Dan Rasul Sifat mustahil adalah sifat yang tidak mungkin ada pada rasul. Sifat mustahil ini lawan dari sifat wajib, yaitu seperti berikut.

• Al-Kiẓẓib Al-Kiẓẓib, yaitu mustahil rasul itu bohong atau dusta. Semua perkataan dan perbuatan rasul tidak pernah bohong atau dusta. Artinya: “Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru, dan tidaklah yang diucapkan itu (al-Qur’ān) menurut keinginannya tidak lain (al-Qur’ān) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (Q.S an-Najm/53: 2-4) • Al-Khianah Al-Khiānah, yaitu mustahil rasul itu khianat.

Semua yang diamanatkan kepadanya pasti dilaksanakan. Artinya: “Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad), tidak seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat Tuhan selain Dia, dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.” (Q.S al-An’ām/6: 106) • Al-Kiṭman Al-Kiṭmān, yaitu mustahil rasul menyembunyikan kebenaran. Setiap firman yang ia terima dari Allah Swt.

pasti ia sampaikan kepada umatnya. Artinya: “Katakanlah (Muhammad), Aku tidak mengatakan kepadamu bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan aku tidak mengetahui yang gaib dan aku tidak (pula) mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat.

Aku hanya mengikuti apa yang di wahyukan kepadaku. Katakanlah, Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kamu tidak memikirkan(nya).” (Q.S. al-An’ām/6: 50). • Al-Baladah Al-Balādah yaitu mustahil rasul itu bodoh. Meskipun Rasulullah saw. Tidak bisa membaca dan menulis (ummi) tetapi ia pandai. Artinya: “Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta janganlah pedulikan orang-orang yang bodoh.” (Q.S al- A’rāf/7: 199). Sifat Jaiz Bagi Nabi Dan Rosul Sifat jaiz bagi rasul adalah sifat kemanusiaan, yaitu al-ardul basyariyah, artinya rasul memiliki sifat-sifat sebagaimana manusia biasa seperti rasa lapar, haus, sakit, tidur, sedih, senang, berkeluarga dan lain sebagainya.

Bahkan seorang rasul tetap meninggal sebagai mana makhluk lainnya. Di samping rasul memiliki sifat wajib dan juga lawannya, yaitu sifat mustahil, rasul juga memiliki sifat jāiz, tentu saja sifat jāiz-nya rasul dengan sifat jaiznya Allah Swt. sangat berbeda. Allah Swt. berfirman: Artinya: “…(orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan seperti apa yang kamu makan dan dia minum seperti apa yang kamu minum.” ( Q.S.

al Mu’minūn/ 23: 33) Selain tersebut di atas, rasul juga memiliki sifat-sifat yang tidak terdapat pada selain rasul, yaitu seperti berikut.

• Ishmaturrasūl adalah orang yang ma’shum, terlindung dari dosa dan salah dalam kemampuan pemahaman agama, ketaatan, dan menyampaikan wahyu Allah Swt.

sehingga selalu siaga dalam menghadapi tantangan dan tugas apa pun. • Iltizamurrasūl adalah orang-orang yang selalu komitmen dengan apa pun yang mereka ajarkan. Mereka bekerja dan berdakwah sesuai dengan arahan dan perintah Allah Swt.

meskipun untuk menjalankan perintah Allah Swt. Itu harus berhadapan dengan tantangan-tantangan yang berat baik dari dalam diri pribadinya maupun dari para musuhnya. Rasul tidak pernah sejengkal pun menghindar atau mundur dari perintah Allah Swt. Petunjuk akalnya : Banyaknya saksi yang melihat sendiri kegiatan para Nabi dan Rasul melakukan hal-hal yang manusiawi pada zamannya.

Banyak sekali kisah tersebut secara mutawatir dan dipastikan tidak bohong telah sampai kepada kita. Kesimpulan : Para Nabi dan Rasul jaiz (boleh) memiliki sifat-sifat umumnya manusia selama tidak mengurangi derajat kedudukan mereka. Baca Juga Kajian Penting Tentang : Rukun Shalat : Pengertian, Syarat, Manfaat Dan Makna Sholat DAFTAR PUSTAKA Rachmat Ramadhana al-Banjari, Prophetic Leadership, Jogjakarta, DIVA Press, 2008, hlm 154. Abdul Hayyie al-Kattani dkk, Bagaimana Mencintai Rasulullah Saw, Jakarta, GEMA INSANI PRESS, 2002, hlm 96-100.

Rachmat Ramadhanaal-Banjari, Membaca Kepribadian Muslim seperti Membaca Al-QuranJogjakarta, DIVA Press, 2008, hlm 284-294. Bahrun Abubakar Ihsan Zubaidi, Visualisasi Kepribadan Nabi Muhammad Saw, Bandung, Irsyad Baitus Salam, 2006, hlm 245.

Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Agama, SMA, SMP, Umum Ditag agama para nabi dan rasul adalah, al kazib artinya, al kitman artinya, al kizzib adalah, apa yang kamu ketahui tentang rasul ulul azmi, bagi para rasul iradhul basyariyah merupakan, contoh keteladanan dari sifat rasulullah, contoh sifat mustahil rasul dalam kehidupan sehari hari, DALIL NAQLI SIFAT MUSTAHIL BAGI RASUL, dalil sifat fathonah, dalil sifat jaiz bagi rasul, dalil sifat wajib bagi rasul, gelar uswatun hasanah diberikan kepada nabi, hadits tentang sifat sidiq, jelaskan pengertian sifat amanah bagi rasul, jelaskan perbedaan rasul dan nabi, khianat artinya, kizib artinya, mengapa allah swt mengutus nabi dan rasul, mustahil bersifat, pengertian sifat mustahil rasul allah swt, perbedaan sifat wajib dan sifat jaiz bagi rasul, rasul akhir zaman adalah, rasulullah saw diutus untuk menyempurnakan, sifat jaiz, sifat jaiz allah dan rasul beserta artinya, sifat jaiz bagi rasul bahasa arab, sifat jaiz bagi rasul brainly, sifat jaiz rosul, sifat muhal rasul, sifat mustahil, sifat mustahil bagi rasul dan contohnya, sifat mustahil rasul dan artinya, sifat rasul dan contohnya, sifat sifat nabi dan rasul, sifat wajib dan mustahil bagi rasul dalam tulisan arab, sifat wajib dan mustahil rasul brainly, sifat wajib rasul beserta contohnya, tuliskan rasul yang termasuk dalam ulul seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat Navigasi pos Pos-pos Terbaru • “Panjang Usus” Definisi & ( Jenis – Fungsi – Menjaga ) • Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli Beserta Peran Dan Fungsinya • “Masa Demokrasi Terpimpin” Sejarah Dan ( Latar Belakang – Pelaksanaan ) • Pengertian Sistem Regulasi Pada Manusia Beserta Macam-Macamnya • Rangkuman Materi Jamur ( Fungi ) Beserta Penjelasannya • Pengertian Saraf Parasimpatik – Fungsi, Simpatik, Perbedaan, Persamaan, Jalur, Cara Kerja, Contoh • Higgs domino apk versi 1.80 Terbaru 2022 • Pengertian Gizi – Sejarah, Perkembangan, Pengelompokan, Makro, Mikro, Ruang Lingkup, Cabang Ilmu, Para Ahli • Proses Pembentukan Urine – Faktor, Filtrasi, Reabsorbsi, Augmentasi, Nefron, zat Sisa • Peranan Tumbuhan – Pengertian, Manfaat, Obat, Membersihkan, Melindungi, Bahan Baku, Pemanasan Global • Contoh Soal Psikotes • Contoh CV Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Kunci Jawaban Brain Out • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com 1.

Perbedaan antara rasul dengan nabi adalah…. a. keduanya memiliki kitab yang berbeda b. rasul wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan nabi tidak c. nabi wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan rasul tidak d. rasul diberi kitab, sedangkan nabi tidak e. rasul termaktub dalam Al-Qur’an, sedangkan nabi tidak 2.

Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi, maka mustahil baginya bersifat…. a. amanah b. baladah c. fatanah d. kitman e. tablig 3. Cara beriman kepada rasul adalah dengan mengikuti jejak perbuatannya. Maksud perbuatan ini adalah…. a. fikih b. ibadah c. tauhid d. akhlak e. hadits 4. Di bawah ini yang tidak termasuk sifat wajib bagi rasul adalah…. a. sidiq b. syaja’ah c.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

tabligh d. fatanah e. amanah 5. Mukjizat menurut bahasa artinya…. a. kesaktian b. yang melemahkan c. kehormatan d. kehebatan e. membenarkan 6. Di era modern ini dibutuhkan manusia yang bukan saja kompeten di bidangnya, tetapi juga kekuatan meredam emosi dan menahan diri dari tingkah laku yang tidak patut dilakukan. Seseorang mendapatkan predikat syaja’ah, jika…. a. mengingatkan bahwa hidup itu sungguh-sungguh b. melaksakan apa saja, meski masih tergolong syubhat c.

memberikan keteladanan yang luar biasa kepada pihak lain d. menapaki langkah dan sikap yang termasuk jiwa amanah e. mengendalikan nafsu, agar tidak berbuat semaunya 7.

Menjadi hal lumrah jika mendapatkan nasihat agar sabar dan tabah saat ditimpa musibah, kesulitan, dan cobaan. Namun, sifat syaja’ah yang sejati adalah…. a. memenuhi hak diri b. ramah yang melegakan c. kaya hati, muda tapi kuat beragama d. mengendalikan nafsu dan ide terlintas e. berbuat yang sejalan dengan ide dan konsep 8. “Rida Allah Swt. ada pada rida orang tua, dan murkanya Allah ada pada murka orang tua.” Maksud hadits tersebut adalah….

a. kalau ingin mendapatkan rida orang tua, harus taat kepada Allah b. kalau ingin mendapat murka Allah, sayangi orang tua c. kalau ingin mendapat rida Allah, hormati orang tua d. kalau ingin dicintai Allah, jauhilah orang tua e. kalau ingin masuk surga, ciumlah kaki orang tua 9.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini! 1) Membungkukkan badan di hadapan guru 2) Bersembunyi ketika berjumpa dengan guru 3) Mengucapkan salam ketika berjumpa dengan guru 4) Selalu terlambat masuk kelas dan membolos bila perlu 5) Mengerjakan PR yang diberikan oleh guru sesuai dengan ketentuan Dari pernyataan tersebut yang merupakan hormat pada guru yaitu nomor.… a.

1), 2) dan 4) b. 1), 2) dan 3) c. 1), 3) dan 5) d. 2), 3) dan 4) e. 2), 3) dan 5) 10. Perhatikan pernyataan di bawah ini! 1) Ahmad selalu salat berjamaah di mushala dan patuh nasehat orang tuanya 2) Yuli hanya membantu pekerjaan ibunya tanpa menghiraukan bapaknya.

3) Ima mengucapkan salam kepada orang tuanya ketika keluar rumah 4) Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat mengikuti nasehat orang tuanya untuk rajin mengaji.

5) Sinta menyapu halaman ketika diberi hadiah orang tuanya 6) Nafisah belajar karena diberi uang orang tuanya Dari pernyataan di atas yang termasuk perilaku patuh dan hormat kepada orang tua ditunjukkan pada nomor….

a. 1), 3), dan 4) b. 1), 4), dan 6) c. 1), 5), dan 6) d. 2), 5), dan 6) e. 4), 5), dan 6) Soal uraian/essay 11. Carilah 5 hukum bacaan/tajwid “Nun mati dan tanwin” dari ayat di bawah ini! َقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعۡبُدُوۡۤا اِلَّاۤ اِيَّاهُ وَبِالۡوَالِدَيۡنِ اِحۡسَانًا‌ اِمَّا يَـبۡلُغَنَّ عِنۡدَكَ الۡكِبَرَ اَحَدُهُمَاۤ اَوۡ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَاۤ اُفٍّ وَّلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوۡلًا كَرِيۡمًا 12.

Mengapa pelajar perlu berbakti kepada orang tua dan guru? 13. Sebutkan 3 penerapan syaja’ah dalam kehidupan! 14. Bagaimana pendapat kalian jika ada Nabi palsu di zaman sekarang ini? 15. Ceritakan kisah singkat Nabi Muhammad yang kalian ingat! (minimal 3 paragraf) Silahkan kerjakan Soal Ulangan Materi Rasul Allah, Syaja’ah, Hormat kepada Orangtua dan Guru di kertas selembar!

Kemudian tulis jawabannya saja! Selamat mengerjakan!
BICARABERITA - Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat apa? Mari kita bahas soal ini bersama-sama, agar kita bisa lebih memahaminya. Karena soal tersebut sering keluar dalam ulangan harian atau ujian. Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat baladah atau bodoh.

Kecerdasan Rasul sangat diperlukan agar dakwah yang disampaikannya bisa diterima oleh kaum atau masyarakat. Tanpa adanya kecerdasan intelektual, maka Rasull akan sulit untuk melaksanakan dakwah dan perintah-perintah Allah. Baca Juga: Gagal Simpan Permanen Akun LTMPT, Siswa Daftar Jalur Mandiri?

Oleh karena itu, Rasull pasti memiliki sifat cerdas, amanah, tabligh (menyampaikan) hingga keimanan yang kuat.
Penjelasan: Sifat mustahil bagi rasul ada empat yaitu : 1. Kazib Artinya dusta. Seorang rasul tidak mungkin berkata dusta 2.

Khianat Artinya tak dapat dipercaya. Seorang rasul tidak mungkin berkhianat 3. Kitman Artinya menyembunyikan. Seorang rasul tidak mungkin menyembunyikan walaupun sedikit dari wahyunya 4. Baladah Artinya Bodoh. Seorang rasul tidak mungkin bersifat bodoh SEMOGA MEMBANTU!!BAB 8 Meneladani Rasul Allah dengan Perilaku Santun 226 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti BAB 8 Meneladani Rasul Allah dengan Perilaku Santun A.

Ayo.kita membaca Al-Qur’an ! Sebelum mulai pembelajaran, mari membaca Al-Qur’an dengan tartil. Semoga dengan pembiasaan ini, Allah Swt. selalu memberikan kemudahan dalam memahami materi ini dan mendapatkan ridha-Nya.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Amin. Aktivitas seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat Aktivitas Peserta Didik: Bacalah Q.S. al-Ahzāb/33: 21 dan Q.S. al-Qalam/1-4 di bawah ini bersama-sama dengan tartil! Q.S. Al-Ahzab/33:21 :‫ن‬٣َ �٣�َ /‫َﻟَوَﻘاْﻟْ َﺪﻴ َْﻮ� َ�م َناْ�َ� ٰ� ُ ِﻜ ْﺧﻢ َ ِ�ﺮ ْ�َو ََذر َُﻛﺳَ ْﺮﻮ ِالّٰ َاﷲ ّٰ َِﻛﷲ ِﺜُا ْﻴْ ًﺳ� َاﻮۗ ٌة﴿ َ َاﺣْ�ََ�ﺴ َْﻨﺣ ٌَﺔﺰِّﻟا َﻤ ْ ْبﻦ‬ ‫ا ّٰ َﷲ‬ ‫َﻳ ْﺮ ُﺟﻮا‬ ﴾ ٢١ Q.S.

al-Qalam/ 68:1-4 ٢‫ِﺑ َﻤ ْﺠ ُﻨ ْﻮ ٍن‬ ‫َِﺑﻟ َِﻨﻌْ ٰﻌ� َﻤ� ِﺔ ُ َ�رُِّﺑﻠ ٍ َﻖﻚ‬ ‫ َﻣ ٓﺎ َا ْﻧ َﺖ‬١ۙ‫ۤنۚ َواْﻟ َﻘ َﻠ ِﻢ َو َﻣﺎ َ� ْ� ُﻄ ُﺮ ْو َن‬ ﴿ ٤‫َﻋ ِﻈ ْﻴ ٍﻢ‬ ‫ َو ِا�ﱠ َﻚ‬٣ۚ‫َو ِاﱠن َ� َﻚ َ� َ� ْﺟ ًﺮا َ� ْﻴ َ� َ ْﳑ ُﻨ ْﻮ ٍن‬ ﴾ ١- ٤ :٦٨/‫َاْﻟ َﻘ َﻠ ْﻢ‬ Kelas XI SMA/SMK 227 B.

Infogra s 228 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti C. Tadabbur Amatilah gambar di bawah ini! Aktivitas 8.2 Aktivitas Peserta Didik: Bagaimana pendapatmu tentang gambar di atas dihubungkan dengan Iman kepada Rasul Allah? Kelas XI SMA/SMK 229 D. Wawasan Islami 1. Pengertian Seringkali dalam kehidupan sehari-hari, kita mendengar istilah Rasul dan Nabi. Apa perbedaannya?

Dari segi bahasa, kata Nabi dalam Kitab lisanul Arab berasal dari bahasa Arab, yaitu al- Nabiy yang merupakan turunan dari lafadz al-naba (berita). Nabi yang membawa berita, kabar, dan wahyu kepada kaumnya. Hal ini bisa ditemukan dalam Q.S. al-Naba’/78: 2. Dinamakan nabi, karena menyampaikan berita.

Rasul mempunyai arti utusan. Hal ini bisa dilihat dalam Q.S. an-Naml/27: 35. Persamaan antara nabi dan rasul adalah sama-sama utusan dari Allah Swt. Sedangkan menurut istilah, perbedaan antara rasul dan nabi sebagai berikut. Perbedaan Rasul Nabi Seorang manusia diberi wahyu Seorang manusia yang diberi wahyu berupa syariat dan diperintahkan berupa syariat, baik diperintahkan untuk menyampaikannya kepada untuk menyampaikanya ataupun umat manusia tidak Manusia pilihan Allah Swt. yang Manusia pilihan Allah Swt.

diangkat sebagai utusan yang untuk menegaskan syariat umat diberi wahyu dengan membawa sebelumnya syari’at baru Nah, sekarang ada yang tahu, apa yang dimaksud dengan Iman kepada Rasul Allah?

Iman kepada R asul Allah Pengertian Iman Kepada Rasul adalah mempercayai, Allah adalah mempercayai, meyak ini dengan sepenuh meyakini dengan sepenuh hati hati bahwa Allah telah benar- bahwa Allah Swt.

telah benar- benar mengutus Rasul-Rasul benar mengutus Rasul-Rasul Allah yang ditugaskan untuk Allah yang ditugaskan untuk membimbing umatnya ke jalan membimbing umatnya yang benar agar selamat di dunia ke jalan yang benar agar dan akhirat.

selamat di dunia dan akhirat. 230 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 2. Dalil Naqli Adapun di antara dalil naqli Iman kepada Rasul Allah adalah Q.S.

al-Nisā/4: 136 ‫رِ ُٰا ِﺐ﴾ﺳﻣ ِ�ُ� ٖاﱠ�ْ�ﻮِاَ�و ِاْﺑْﻟٓﺎيَﻴ ّٰ ْ َﻮاِْﻧﷲ ِمَﺰ ََاْو�َلٰر� ُ ِِﻣﺳﺧ ْْ ِﻮﻦِ�ﺮ ٖ َ� َﻓﻗ َ ْﻘﺒَوُْﺪا ْ�ﻞ ِۗ َﻜَﺿوٰ�َﱠﻣ ِﻞْﻦﺐ َﺿﱠﻳاﱠ��ٰ ًِْﻜ��ُ�ﻔ ْۢ ْ َيﺮﺑ ِ ِﻌَﺑﻧ ْﺎﻴﱠﺰ ًَّٰﺪ ِلﷲا‬۱ُ �‫ٰوا‬۳َ‫ِْ ٓﻮﻜ‬٦‫ُٰاَ� َو ِﻣﺒا�ُْٖ�ﻪ‬:‫� ُﻛ‬۴�‫ََٖو‬/ِ�‫َﻳَٰٓ�وَ﴿ﺎ َٰ�ﻳﱡﻣَا َﻠٰۤ�ﻟﻬ ِّﺎِٕﯩ� ََ َرﻜاﺴُﱠ� ِۤﺎﺘِﺳْٖء�ْﻪ�ْﻮ‬ Artinya: Wahai orang-orang yang beriman!

Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab- Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh (Q.S.

al-Nisā/4: 136). Dari ayat di atas menegaskan bahwa orang-orang beriman harus beriman kepada Allah, Rasul Allah, Kitab Al-Qur’an dan Kitab sebelum Al-Qur’an. Anda tentu termasuk orang yang beriman bukan? Hadits Nabi Mumamad Saw. ‫ َاﱠن َر ُﺳﻮ َل ا ّٰ ِﷲ َﺻﱠ�� ا ّٰ ُﷲ َ� َ� ْ� ِﻪ َو َﺳﱠﻠ َﻢ‬, ‫َﻋ ْﻦ ُﻋ َﻤ َﺮ َر ِ� َ� ا ّٰ ُﷲ َﻋ ْﻨ ُﻪ‬ ْ ‫َواْﻟ َﻴ ْﻮ ِم‬ ‫َو seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat َ��ِﺋ َﻜ ِﺘ ِﻪ َو ُﻛ ُ� ِﺒ ِﻪ‬ ‫ َأ ْن ُﺗ ْﺆ ِﻣ َﻦ ِﺑﺎ ّٰ ِﷲ‬:‫َﻗﺎ َل‬ ‫َو ُﺗ ْﺆ ِﻣ َﻦ‬ ‫ا�� ِﺧ ِﺮ‬ �ِ �ِ ‫َو ُر ُﺳ‬ (‫) َر َوا ُه ُﻣ ْﺴ ِﻠ ْﻢ‬ ‫ِﺑﺎْﻟ َﻘ َﺪ ِر َ� ْﻴ ِ� ِه َو َ� ِّ� ِه‬ Artinya: Dari Umar r.a, bahwa Rasulullah bersabda : Iman itu ialah engkau beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul- Nya, hari Akhir, juga beriman terhadap ketentun-Nya, yang baik dan yang buruk.” (HR.

Muslim Nomor 9) Dari dalil naqli di atas menegaskan bahwa sebagai orang yang Kelas XI SMA/SMK 231 beriman harus beriman kepada Rasul Allah dengan baik. Aktivitas 8.3 Aktivitas Peserta Didik: 1.

Carilah dalil naqli baik dalam al-Qur’an maupun hadits lain yang berisi tentang Iman kepada Rasul Allah selain yang sudah diungkapkan di atas! 2. Presentasikan hasil pekerjaanmu di depan kelas! 3. Jumlah dan Nama-Nama Nabi Berapa jumlah nabi dan rasul Allah?

Dalam hadits Nabi Muhammad Saw. disebutkan,“Dari Abu Umamah, Abu Dzar berkata: “Aku bertanya: “Wahai Rasululllah, berapakah jumlah Nabi? Beliau menjawab: 124.000 Nabi.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Dari jumlah ini terdapat 315 rasul; dan itu adalah jumlah yang sangat banyak (HR. Ahmad). Dalam hadits lain disebutkan lebih dari 310 rasul.

Adapun jumlah Nabi dan Rasul Allah Swt. yang disebutkan dalam Al-Qur’an adalah 25 (dua puluh lima). Secara lengkap bisa dilihat dalam kotak di bawah ini: 25 Nabi dan Rasul yang disebut dalam Al-Qur’an 1. Adam As. 11. Yusuf As. 21. Yunus As. 2. Idris As. 12.

Ayub As. 22. Zakariya As 3. Nuh As. 13. Syuaib As. 23. Yahya As. 4. Hud As 14. Musa As. 24. Isa As. 5. Salih As 15. Harun As. 25.Muhammad Saw. 6. Ibrahim As. 16. Zulki i As. 7. Luth As. 17. Dawud As. 8. Ismail As. 18. Sulaiman As. 9. Ishaq As. 19. Ilyas As. 10. Ya’qub As. 20. Ilyasa As. Terkait dengan jumlah Nabi dan Rasul masih banyak yang tidak diketahui.

Hal ini ditegaskan Allah Swt. dalam QS. Gha r/40: 78 232 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ‫َوَﻟ َﻘ ْﺪ َا ْر َﺳ ْﻠ َﻨﺎ ُر ُﺳ ً�� ِّﻣ ْﻦ َﻗ ْﺒ ِ� َﻚ ِﻣ ْﻨ ُﻬ ْﻢﱠﻣ ْﻦ َﻗ َﺼ ْﺼ َﻨﺎ َ� َ� ْ� َﻚ َو ِﻣ ْﻨ ُﻬ ْﻢ‬ ‫َ�ُ َﺮ�﴾ ْ�ا ّٰ َ ِﻚﷲۗ َُﻗو َﻣِﺎ� ََ���ِﺑ َﺎن ْ�َِ�ﻟ َِّﺮﻖُﺳَوْﻮ َ ٍﺧل ِ َ�ا َ ْ�ن ُﱠﻫﻳ َِْﺄﻨ�ﺎَِ�� َِﺑﻚٰﺎ َﻳاٍْﻟﺔ ُﻤِاْﱠﺒ� ِ�ﻄِﺑ ُِﻠﺎ ْْﻮذ َِنࣖن‬٧‫ا ْﻣ‬٨‫َْء َﺺ‬:‫ ۤﺎ‬٤‫َُ�ﺼ‬٠‫اﻘ‬/ْ ‫ﱠاﻣ﴿ ّْٰﻦِﷲ� َﱠۚﺎﻟ َِﻓْﻓِﻢﺎْ َﺮَﻧذ‬ Artinya: Dan sungguh, Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad), di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antaranya ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu.

Tidak ada seorang rasul membawa suatu mukjizat, kecuali seizin Allah. Maka apabila telah datang perintah Allah, (untuk semua perkara) diputuskan dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.

(Q.S. Gha r/40: 78). Dari ayat di atas diketahui bahwa ada Nabi dan Rasul selain yang disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad Saw. Sebagai orang yang beriman, kita harus meyakini bahwa Allah Swt. juga telah mengutus para Nabi dan Rasul lainnya yang tidak diketahui. 4. Sifat-Sifat Nabi Setiap nabi dan rasul mempunyai sifat di bawah ini: a. Shiddiq artinya benar.

Segala sesuatu yang diucapkan oleh para nabi adalah kebenaran dan tidak mungkin melenceng dari kenyataan. Allah Swt. menyifati para Nabi-Nya dengan kejujuran. Contoh kejujuran Nabi Idris a.s. ditegaskan dalam Q.S. Maryam/19: 56, kejujuran Nabi Ibrahim a.s. diterangkan dalam Q.S. Maryam/19: 41, dan kejujuran Nabi Muhammad Saw. dijelaskan dalam Q.S. al- Ahzāb/33: 22; b. Amanah artinya dapat dipercaya. Nabi dan Rasul harus menyampaikan seluruh perintah Allah dan larangan-Nya kepada hamba-hamban-Nya tanpa menambah ataupun mengurangi, tanpa mengubah atau mengganti; c.

Tabligh artinya menyampaikan. Tugas pertama Rasul Allah adalah menyampaikan kepada umatnya. Nabi dan Rasul telah menyampaikan sepanjang hari tanpa mengenal lelah dan bosan, Kelas XI SMA/SMK 233 sehingga, hujah dapat ditegakkan di tengah-tengah kaum; d.

Fathanah artinya seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat. Sifat-sifat ini sangat jelas dalam Al-Qur’an di dalam sejarah para nabi dan rasul.

Sifat-sifat di atas disebut dengan sifat wajib rasul, sifat yang pasti dimiliki seorang. Kebalikan sifat wajib adalah sifat mustahil, sifat yang tidak mungkin dimiliki seorang rasul. Adapun sifat mustahil rasul adalah: a.

Kidzib artinya berdusta. Maksud kata kidzib yaitu Rasul tidak mungkin berdusta dalam ucapan maupun perbuatan; b. Khianat artinya ingkar janji. Maksud kata khianat yaitu Rasul tidak mungkin berkhianat terhadap yang telah diamanahkan kepadanya; c. Kitman artinya menyembunyikan. Maksud kata kitman yaitu Rasul tidak mungkin menyembunyikan wahyu yang telah diterima; d.

Baladah artinya bodoh. Maksud kata baladah yaitu Rasul tidak mungkin itu bodoh. Rasul adalah pribadi yang cerdas. Dari sifat wajib dan mustahil tersebut dapat dilihat dalam tabel berikut ini. No Sifat Wajib Sifat Mustahil Sifat Jaiz 1 Siddiq Kidzib 2 Amanah Khianat Sifat kemanusiaan. 3 Tabligh Kitman 4 Fathanah Balada 5. Tugas Rasul Rasul Allah mempunyai tugas mulia dalam menyampaikan risalah-Nya.

Di bawah ini adalah tugas rasul Allah. a. Menyampaikan amanat Allah dengan jelas Para rasul adalah duta-duta Allah yang diutus kepada para hamba-Nya. Mereka adalah para pembawa wahyu Allah.

Tugas utamanya menyampaikan amanat yang diembannya kepada manusia. Allah Swt. ber rman: ‫ﻳٰٓ َﺎﻳﱡ َﻬﺎ اﻟﱠﺮ ُﺳ ْﻮ ُل َﺑ ِّﻠ ْﻎ َﻣ ٓﺎ ُا ْﻧ ِﺰ َل ِا َ� ْ� َﻚ ِﻣ ْﻦﱠرِّﺑ َﻚۗ َوِا ْنﱠﻟ ْﻢ َﺗ ْﻔ َﻌ ْﻞ َﻓ َﻤﺎ‬ 234 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ‫َﻳ ْﻬ ِﺪى‬ َ ‫ا ّٰ َﷲ‬ ‫ا�ﱠ�ﺎ ِسۗ ِاﱠن‬ ‫ﻦ‬:َ٥‫ﻚ ِﻣ‬/َ ‫ِا�ْر ٰ ٰﻜﺳ َِﻔﻠ َِﺘﺮ ْٗﻳﻪ َۗ َﻦوا ّٰ﴿ ُﷲَاَْﻟﻳ َْﻤﻌﺎِِۤﺋ َﺼﺪ ُْﻤة‬ ‫َﺑﱠﻠ ْﻐ َﺖ‬ �� ﴾ ٦٧ ‫اْﻟ َﻘ ْﻮ َم‬ Artinya: Wahai Rasul!

Sampaikanlah apa yang diturunkan Rabbmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia.

Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang ka r” (Q.S. Al- Maidah/5: 67). b. Menyeru umatnya kepada Allah Para rasul mempunyai tugas untuk menyeru kepada umatnya agar menyembah Allah Swt. �َ ٰ�‫ِا‬ ‫ﱠ‬ َ ‫َاﱠﻧ ٗﻪ‬ ‫ِا َ� ْ� ِﻪ‬ �ٓ ْ �ِ ‫ُﻧ ْﻮ‬ �﴾�‫ِاﱠ‬٢‫ل‬٥ٍ ‫ ْﻮ‬:‫ﺳ‬٢ُ ‫ر‬١‫ﱠ‬/‫َ َﻓا ْﺎرْ َﻋ ُﺳﺒ ْﻠُ َﺪﻨ ْﺎو ِِﻣن ْﻦ﴿ َﻗَاْْﺒ�ِ�َ� ْﻧ َِ�ﻚَﻴ ِۤﺎﻣ ْ ْءﻦ‬ ‫َو َﻣ ٓﺎ‬ �ٓ �‫ِا‬ �ٓ � ۱ ‫َا َﻧ ۠ﺎ‬ Artinya: Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul pun sebelum engkau (Muhammad).

Melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada ilah (yang berhak disembah), maka sembahlah Aku (Q.S. al-Anbiyā’/21: 25). c. Membawa kabar gembira dan memberi peringatan Dalam mengemban tugas, rasul Allah ditugaskan untuk menyampaikan kabar gembira dan juga peringatan kepada umatnya. Mengapa? Dalam berdakwah kepada Allah sangat erat dengan penyampaian kabar gembira dan peringatan (ancaman).

Hal ini sesuai dengan Q.S. al-Kahf/18: 56 �‫را ْﻳﱠ َ َ�ﻦ�ُۚ َﺬو ُْٓو َا��ﺎ ِٰادٰﻳُِ�ل ْ�ا�ﱠ ِ َ�و�َْ َﻣ ٓﺎ‬٥‫ﺬَ ِو‬٦ِ ‫ ْﻖﻨ‬:‫ُﱠﻣ‬۱�‫�َو‬۸َْ ‫ﻪْﻳ(َاﻦ‬٥ِ�‫ِِﺑ‬٦�ّ‫ِا‬:‫�ﻮ‬١َ ْ ‫ُﻀﻣ‬٨ُ �/‫َُا ْﻧوَ َﻛ ِﻣَﺬﻔﺎُ ُرُﻧﺮ ْ ْْوﺮواِاﺳُِﺑُﻫﺎُﻞْ�ﺰَ�ًاْوﻟﺎ ُاِﻤﻃْ)َِﺮاَ�ْﻞﺳ َِِﻜﻟﻠ ُْْﻴﻴﻬ َْ�ﺪ ِ ِاﻒﱠ�ﺣ‬ Kelas XI SMA/SMK 235 Artinya: Dan Kami tidak mengutus Rasul-Rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan memberi peringatan….

(Q.S. al- Kahf/18: 56) d. Nabi Muhammad Saw. menyampaikan risalah untuk rahmat bagi alam semesta, sebagaimana rman Allah Swt.

(١٠٧ :٢١/‫)َاْ� َ� ْﻧ ِ� َﻴﺎۤ ْء‬ �َ ‫ِ�ّ ْﻠ ٰﻌ َﻠ ِﻤ ْﻴ‬ ‫َر ْ� َ� ًﺔ‬ ‫ﱠ‬ ‫َا ْر َﺳ ْﻠ ٰﻨ َﻚ‬ ‫َو َﻣ ٓﺎ‬ ��‫ِا‬ Artinya: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (Q.S.

al-Anbiyā’/21: 107). e. Manusia lebih mengenal hakikat dirinya bahwa manusia diciptakan Allah adalah untuk mengabdi dan menyembah kepada Allah Swt. (٥٦: ٥ ۱/‫)ا� seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat ِر ٰﻳ ْﺖ‬ ‫ِﻟ َﻴ ْﻌ ُﺒ ُﺪ ْو ِن‬ ‫ﱠ‬ �َ ْ��ِ�ْ‫َوا‬ ‫ا ِْ��ﱠﻦ‬ ‫َ� َﻠ ْﻘ ُﺖ‬ ‫َو َﻣﺎ‬ ��‫ِا‬ Artinya: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Q.S. al-Zāriyāt/51: 56). Di bawah ini adalah contoh keteladanan Nabi Muhammad Saw.

Nabi dan Wanita Tua D alam diri Nabi Muhammad Saw. selalu ada nilai keteladanan (Q.S. al-Ahzab/33: 21). Salah satunya teladan dalam kesabaran. Ketika Nabi disakiti, beliau tidak pernah membalasnya. Nabi menghadapinya dengan kesabaran. Dikisahkan, setiap kali Nabi Saw. melintas di depan rumah seorang wanita tua, Nabi selalu diludahi oleh wanita tua itu.

Suatu hari, saat Nabi Saw. melewati rumah wanita tua itu, beliau tidak bertemu dengannya. Karena penasaran, beliau pun bertanya kepada seseorang tentang wanita tua itu. Justru orang yang ditanya itu merasa heran, mengapa ia menanyakan kabar tentang wanita tua yang telah berlaku buruk kepadanya. Setelah itu Nabi Saw. mendapatkan jawaban bahwa wanita tua yang biasa meludahinya itu ternyata sedang jatuh sakit.

Bukannya 236 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti bergembira, justru beliau memutuskan untuk menjenguknya. Wanita tua itu tidak menyangka jika Nabi mau menjenguknya. Ketika wanita tua itu sadar bahwa manusia yang menjenguknya adalah orang yang selalu diludahinya setiap kali melewati depan rumahnya, ia pun menangis di dalam hatinya, “Duhai betapa luhur budi manusia ini.

Kendati tiap hari aku ludahi, justru dialah orang pertama yang menjengukku.” Dengan menitikkan air mata haru dan bahagia, wanita tua itu lantas bertanya, “Wahai Muhammad, mengapa engkau menjengukku, padahal tiap hari aku meludahimu?” Nabi Saw. menjawab,“Aku yakin engkau meludahiku karena engkau belum tahu tentang kebenaranku. Jika engkau telah mengetahuinya, aku yakin engkau tidak akan melakukannya.” Mendengar jawaban bijak dari Nabi, wanita tua itu pun menangis dalam hati.

Dadanya sesak, tenggorokannya terasa tersekat. Lalu, dengan penuh kesadaran, ia berkata, “Wahai Muhammad, mulai saat ini aku bersaksi untuk mengikuti agamamu.” Lantas wanita tua itu mengikrarkan dua kalimat syahadat, “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.” Demikianlah salah satu kisah teladan kesabaran Nabi Muhammad Saw.

yang sungguh menakjubkan dan sarat akan nilai keteladanan. Nabi Saw. tidak pernah membalas keburukan orang yang menyakitinya dengan keburukan lagi, tetapi Nabi justru memaafkannya.

Dalam syair dikatakan, sabar memang pahit seperti namanya, tetapi akibatnya lebih manis dari madu. Masih banyak kisah tentang kesabaran Nabi lainnya yang hendaknya terus digali, lalu disosialisasikan, dan berikutnya diteladani. Sumber: Imam Nur Suharno dalam https://www.republika.co.id/ berita/dunia-islam/hikmah/16/10/31 Kelas XI SMA/SMK 237 Aktivitas 8.4 Aktivitas Peserta Didik: 1. Membaca kisah Nabi Muhammad Saw.

di atas dengan baik; 2. Hikmah apa yang bisa diambil dalam kehidupan sehari-hari? 3. Dari kisah di atas, bagaimana cara menerapkan dalam kehidupan sehari-hari? E. Penerapan Karakter Dari penjelasan bab Iman kepada Rasul Allah, kita dapat menerapkan karakter sebagai berikut. No. Butir Sikap Nilai Karakter 1 Mendirikan salat wajib berjamaah, berdzikir Religius setelah salat, membaca Al-Qur’an setiap hari Mengerjakan ulangan dengan jujur, 2 membeli barang sesuai dengan harganya, Kejujuran mengembalikan barang temuan kepada yang punya Membantu teman yang membutuhkan 3 pertolongan, mengeluarkan infaq setiap jumat, Peduli Sosial membantu korban bencana alam 4 Mengerjakan tugas dari guru dengan sebaik- Tanggung baiknya, membersihkan ruang kamar setiap hari Jawab menjadi ketua kelas dengan amanah melakukan penelitian yang bermanfaat 5 bagi masyarakat, menyusun program dalam Kreatif organisasi dengan kreatif, menemukan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat 238 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Aktivitas 8.5 Aktivitas Peserta Didik: Carilah perilaku yang mencerminkan Iman kepada Rasul Allah selain yang sudah dijelaskan di atas!

F. Khulasah 1. Iman kepada Rasul Allah adalah mempercayai, meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah telah benar-benar mengutus Rasul-Rasul Allah yang ditugaskan untuk membimbing umatnya ke jalan yang benar, agar selamat di dunia dan akhirat. 2. Sifat wajib rasul adalah shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah Sedangkan sifat mustahilnya adalah kidzib, khianat, kitman, dan baladah.

3. Tugas Rasul Allah adalah: menyampaikan amanat Allah dengan jelas, menyeru umatnya kepada Allah, membawa kabar gembira dan memberi peringatan, menyampaikan risalah untuk rahmat bagi alam semesta. 4.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Penerapan dalam beriman kepada rasul Allah adalah membentuk karakter religius, jujur, peduli sosial, tanggung jawab, dan kreatif.

G. Penilaian 1. Cermin Diri Petunjuk Mengerjakan Jawablah keterangan di bawah sesuai dengan kondisi anda dengan mencentang di kolom! No Keterangan Nilai 1 234 1 Saya melaksanakan Salat Fardhu berjamaah 2 Saya melaksanakan Salat Dhuha Kelas XI SMA/SMK 239 3 Saya melaksanakan membaca Al-Qur’an 4 Saya mengerjakan ulangan dengan jujur 5 Saya memberikan infaq 6 Saya melaksanakan senyum, salam, sapa kepada guru dan karyawan 7 Saya melaksanakan senyum, salam, dan sapa kepada orang lain 8 Sebelum berangkat sekolah, saya mohon doa restu kepada orang tua 9 Saya mengumpulkan tugas dari guru tepat waktu 10 Saya tidak mengambil barang yang bukan miliknya Keterangan: 1 = tidak pernah 2 = kadang-kadang 3 = sering 2.

Uji Pengetahuan Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan menyilang (X) pada A atau B atau C atau D atau E. 1. Kata rasul menurut bahasa mempunyai arti . A. orang suci D. wakil Allah B. utusan E. risalah C. surah 2. Perbedaan antara rasul dengan nabi adalah . A. keduanya memiliki kitab yang berbeda B. rasul wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan nabi tidak C.

nabi wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan rasul tidak D. rasul diberi kitab, sedangkan nabi tidak E. rasul termaktub dalam Al-Qur’an, sedangkan nabi tidak 240 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 3. Di bawah ini yang tidak termasuk sifat wajib bagi rasul adalah . A. sidiq D. fatanah B. syaja’ah E.

amanah C. tabligh 4. Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi, maka mustahil baginya bersifat .

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

A. amanah E. kitman B. baladah D. tablig D. fatanah 5. Jumlah rasul yang termaktub dalam Al-Qur’an adalah . A. 313 D. 10 B. 114 E. 20 C. 25 6. Di bawah ini yang tidak termasuk rasul yang mendapatkan gelar Ulul Azmi adalah Nabi …. A. Ibrahim D. Nuh B. Musa E. Ismail C. Isa 7. Nabi Muhammad Saw. sebagai uswatun hasanah artinya menjadi …. A. pembawa kebenaran B. penyampai wahyu C. suri teladan yang baik D.

pemberi peringatan E. penegak keadilan 8. Dalam ajaran Islam, Nabi Isa tergolong sebagai …. A. Tuhan D. manusia yang tidak wajib diimani B. manusia pilihan E. hamba Allah Swt. dan Rasul-Nya C. bukan utusan Allah Swt. 9.

Cara beriman kepada rasul adalah dengan mengikuti jejak perbuatannya. Maksud perbuatan ini adalah …. A. kih D. akhlak B. ibadah E. hadits C. tauhid Kelas XI SMA/SMK 241 10. Mukjizat menurut bahasa artinya …. A. kesaktian D. kehebatan B. yang melemahkan E. membenarkan C. kehormatan Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1. Jelaskan yang dimaksud dengan Iman kepada rasul Allah! 2. Sebutkan manfaat beriman kepada rasul-rasul Allah! 3. Perhatikan narasi di bawah ini! Saat mengerjakan Penilaian Akhir Semester, ada peserta didik yang membawa contekan ke dalam kelas. Dia berusaha melihat contekan tersebut saat tidak ada yang melihat.

Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut, dihubungkan dengan sifat wajib rasul? 4. Perhatikan narasi di bawah ini! X adalah ketua kelas di salah satu sekolah menengah. Setiap hari dia membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran di kelas. Sedangkan Y adalah peserta didik kelas XI. Orang tuanya menitipkan uang untuk membeli Kitab Suci Al-Qura’n.

Ternyata, uangnya habis untuk mentraktir temannya di kantin. Terhadap kondisi tersebut, bandingkan antara yang dilakukan X dan Y! 5. Bagaimana cara menerapkan mengimani Rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari? 3. Aktif Terampil Aktivitas 8.5 Aktivitas Peserta Didik 1. Guru membagi peserta didik menjadi lima kelompok dengan pembagian tema sebagai berikut. Kelompok I Nabi Musa as, Kelompok II Nabi Ibrahim as.

Kelompok III Nabi Nuh as, Kelompok IV Nabi Isa as. Kelompok V Nabi Muhammad Saw. 2. Buatlah peta konsep sesuai dengan tema di atas dengan cakupan materi (dalil naqli, lokasi dakwah, perjalan hidup singkat, mukjizat, dan kepribadian yang bisa diambil hikmahnya).

3. Hasil dari diskusi kelompok tersebut, presentasikan di depan kelas. 242 Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat Agama Islam dan Budi Pekerti
A.Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang benar!

1. Kata rasul menurut bahasa mempunyai arti . a. orang suci b. wakil Allah c. utusan d risalah e. surah 2. Perbedaan antara Rasul dengan Nabi adalah . a. keduanya memiliki kitab yang berbeda b. Rasul wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan nabi tidak c. Nabi wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan rasul tidak d.

Rasul diberi kitab, sedangkan nabi tidak e. Rasul termaktub dalam Al Quran, sedangkan nabi tidak 3. Di bawah ini yang tidak termasuk sifat wajib bagi rasul adalah . a. Sidik b. Fahtanah c. Khianat d. Amanah e. Tabligh 4. Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi, maka mustahil baginya bersifat .

a. Amanah. b. Kitman. c. baladah. d. Tabligh. e. Fathanah. 5. Jumlah rasul yang termaktub dalam Al Quran adalah . a. 10 b. 20 c. 25 d. 114 e. 315 6. Di bawah yang tidak termasuk rasul Ulul Azmi adalah Nabi …. a. Ibrahim As. b. Nuh As. c. Musa As. d. Ismail As. e. Isa As. 7. Nabi Muhammad Saw. Sebagai uswatun hasanah artinya menjadi …. a. Pembawa kebenaran. b. Penyampai wahyu. c. Suri tauladan yang baik. d. Pemberi peringatan. e. Penegak keadilan. 8. Dalam ajaran Islam, Nabi Isa tergolong sebagai ….

a. Tuhan. b. Orang yang tidak wajib diimani. c. Tuhan umat Kristen. d. Hamba Allah dan Rasul-Nya. e. Bukan utusan Allah. 9.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

Cara beriman kepada rasul adalah dengan mengikuti jejak perbuatannya. Maksud perbuatan ini adalah …. a. Fikih. b. Akhlak. c. Ibadah. d. Hadits. e. Tauhid 10. Mukjizat menurut bahasa artinya …. a. Kesaktian.

seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi maka mustahil baginya bersifat

b. Kehebatan. c. Yang melemahkan. d. Membenarkan. e. Kehormatan. B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! 1. Tuliskan pengertian Rasul secara bahasa dan istilah! 2. Jelaskan perbedaan Nabi dan Rasul! 3. Tuliskan Rasul yang termasuk Ulul Azmi dan jelaskanlah maksudnya! 4. Tuliskan manfaat beriman kepada rasul-rasul Allah! 5. Jelaskan bahwa Rasul memiliki sifat jaiz!

6. Tuliskan bukti keimanan seseorang kepada Rasul? 7. Tuliskan tugas utama seorang Rasul! 8. Tuliskan 4 sifat yang wajib bagi Rasul!

Sebuah benda bergerak dengan kelajuan konstan v melalui lintasan yang berbentuk lingkaran berjari




2022 www.videocon.com