Jelaskan pengertian puisi

jelaskan pengertian puisi

Yuk, sama-sama kita belajar mengenai teks puisi, mulai dari pengertian, jenis-jenis, cara penyampaian, unsur pembentuk, sampai contohnya! -- Siapa di antara kamu yang pernah membaca puisi?

Atau justru kamu sangat gemar menulis puisi? Puisi memang termasuk ke dalam suatu karya tulis yang indah dan menarik untuk kita baca. Seperti puisi Rangga di sebuah film yang berhasil menarik perhatian banyak remaja Indonesia.

Namun, sudah tahukah kamu apa itu pengertian puisi sebenarnya? Apa pula unsur-unsur pembentuk puisi? Buat yang penasaran, yuk baca terus! Pengertian puisi adalah teks atau karangan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyairnya dengan mengutamakan keindahan kata-kata.

Dalam puisi, kita dapat mengungkapkan berbagai hal, seperti kerinduan, kegelisahan, atau pengagungan yang kamu ungkapkan dalam bahasa indah. Hanya saja, kamu jarang menyadarinya bahwa itu adalah puisi. Oh iya, ada beberapa istilah dalam puisi yang perlu kamu ketahui, nih! Di antaranya sebagai berikut: Jenis-Jenis Puisi Terdapat beberapa jenis puisi berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasannya, yaitu puisi naratif, puisi lirik, dan puisi deskriptif.

Kita bahas satu per satu, ya! 1. Puisi Naratif Puisi naratif adalah puisi yang mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair.

Puisi naratif terbagi menjadi dua, yaitu balada dan romansa. Wah, apa tuh bedanya? Nah, balada adalah jenis puisi yang bercerita tentang orang-orang perkasa maupun tokoh pujaan. Contoh puisi balada ini pernah ditulis oleh W.S. Rendra yang berjudul Balada Orang-Orang Tercinta.

Jelaskan pengertian puisi itu, romansa adalah jenis puisi yang bercerita tentang kisah percintaan, dan diselingi perkelahian atau petualangan. Contohnya puisi karya Sitor Situmorang yang berjudul Lagu Gadis Itali.

2. Puisi Lirik Puisi lirik adalah puisi yang mengungkapkan berbagai perasaan penyairnya. Puisi lirik dibagi menjadi tiga macam, yaitu elegi, serenada, dan ode. Elegi adalah puisi yang mengungkapkan perasaan duka dari si penyairnya.

Contohnya, Elegi Jakarta I karya Asrul Sani. Selanjutnya, serenada adalah sajak percintaan yang dapat dinyanyikan. Nyanyian serenada ini tepat dinyanyikan pada waktu senja. Contohnya puisi Serenada Biru karya W.S. Rendra. Terakhir, ode merupakan jenis puisi yang berisi pujian yang dapat ditunjukkan untuk seseorang, suatu hal, maupun suatu keadaan. Contohnya, puisi yang ditulis oleh Chairil Anwar yang berjudul Diponegoro. 3. Puisi Deskriptif Puisi deskriptif adalah puisi di mana penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap suatu keadaan, peristiwa, benda, maupun suasana yang menarik perhatiannya.

Puisi deskriptif terbagi menjadi dua, yaitu satire dan puisi kritik sosial. Satire adalah puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan, tetapi dengan cara menyindir atau menyatakan hal jelaskan pengertian puisi sebaliknya.

jelaskan pengertian puisi

Contohnya, puisi karya KH A Mustofa Bisri yang berjudul Negeriku. Sementara itu, puisi kritik sosial juga merupakan jenis puisi yang mengungkapkan ketidakpuasan penyair terhadap suatu keadaan, tetapi dengan cara membeberkan atau menyebarkan ketidakadilan yang terjadi.

jelaskan pengertian puisi

Contohnya, puisi yang berjudul Aku Tulis Pamplet Ini karya W.S. Rendra. Baca juga: Contoh Puisi Pendek Berdasarkan Jenisnya Bentuk Penyampaian Puisi Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menyampaikan puisi, seperti membacakan puisi, deklamasi puisi, atau bisa juga dalam bentuk pertunjukan puisi.

Lalu, bedanya apa, ya? 1. Membacakan Puisi Sesuai dengan namanya ya, membacakan jelaskan pengertian puisi berarti menyampaikan puisi dengan bahasa lisan atau melalui ucapan. Saat membacakan puisi, teks puisi bisa dibawa ke atas pentas. 2. Deklamasi Puisi Deklamasi puisi adalah menyampaikan puisi secara lisan juga, namun bedanya, penyampaiannya dilakukan dengan penuh penghayatan dan luapan kejiwaan, bisa disertai dengan gerakan tangan atau kaki.

Nah, saat kamu ingin mendeklamasikan puisi, kamu nggak perlu membawa teks puisi, melainkan harus dihafal. 3. Pertunjukkan Puisi Penyampaian jelaskan pengertian puisi dalam bentuk pertunjukkan dibagi menjadi musikalisasi puisi dan dramatisasi puisi. Pada musikalisasi puisi, kamu akan mengubah puisi menjadi sebuah lagi. Oleh karena itu, penyampaian puisi dan irama lagu harus memiliki keselarasan, supaya lebih hikmat didengar.

Selain itu, dramatisasi puisi dilakukan dengan memperagakan atau memerankan tokoh sesuai peristiwa yang ada di dalam puisi itu sendiri. Dramatisasi puisi bisa dilakukan secara individu maupun berkelompok layaknya pementasan drama. Unsur Pembentuk Puisi Oke, setelah jelaskan pengertian puisi mengetahui pengertian, jenis, dan bentuk penyampaian puisi, sekarang, mari kita simak apa saja unsur-unsur pembentuk puisi, ya.

1. Majas dan Irama Teks puisi merupakan teks atau karangan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyairnya dengan mengutamakan keindahan kata-kata. Teks puisi mengutamakan majas dan juga irama. Majas ( figurative language ) adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk menciptakan kesan tertentu bagi penyimak atau pembacanya. Untuk menimbulkan kesan-kesan tersebut, bahasa yang dipergunakan berupa perbandingan, pertentangan, perulangan, dan perumpamaan.

Majas yang biasanya digunakan adalah majas personifikasi, majas paralelisme, majas metafora, majas hiperbola, dan majas perumpamaan. Irama (musikalitas) adalah alunan bunyi yang teratur dan berulang-ulang. Irama berfungsi untuk memberi jiwa pada kata-kata dalam sebuah puisi yang pada akhirnya dapat membangkitkan emosi tertentu seperti sedih, kecewa, marah, rindu, dan bahagia.

2. Penggunaan Kata-Kata Konotasi Kata konotasi adalah kata yang bermakna tidak sebenarnya. Kata itu telah mengalami penambahan-penambahan, baik itu berdasarkan pengalaman, kesan, maupun imajinasi, dan perasaan penyair. Puisi memang banyak menggunakan kata-kata bermakna konotatif. Hal itu merupakan kiasan atau merupakan suatu perbandingan.

W.S. Rendra (Sumber: azissubekti.com) 3. Kata-Kata Berlambang Lambang atau simbol adalah sesuatu seperti gambar, tanda, ataupun kata yang menyatakan maksud tertentu. Misalnya, rantai dan padi kapas dalam gambar Garuda Pancasila, tunas kelapa sebagai lambang Pramuka. Lambang-lambang itu menyatakan arti tertentu yang jelaskan pengertian puisi dipahami umum. Untuk kata-kata dalam puisi, seperti kata putih yang melambangkan kesucian atau kebersihan, bunga yang melambangkan kecantikan, api yang melambangkan kemarahan, dan baja yang melambangkan kekuatan atau ketangguhan.

4. Pengimajinasian dalam Puisi Pengimajinasian adalah kata atau susunan kata yang dapat menimbulkan khayalan atau imajinasi. Dengan daya imajinasi tersebut, pembaca seolah-olah merasa, mendengar, atau melihat sesuatu yang diungkapkan penyair. Kata-kata yang digunakan penyair membuat pembaca seolah-olah mendengar suara (imajinasi auditif), melihat benda-benda (imajinasi visual), atau meraba dan menyentuh benda-benda (imajinasi taktil). Struktur Batin Puisi 1. Tema Tema adalah gagasan pokok yang ingin diungkapkan oleh penyair.

Tema biasanya tersirat dalam keseluruhan isi puisi. Tema yang diungkapkan merupakan penggambaran suasana batin atau juga berupa respons penyair terhadap kenyataan sosial budaya. 2. Nada dan Suasana Nada mengungkapkan sikap penyair terhadap pembaca, sedangkan suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi akibat psikologis yang ditimbulkan puisi terhadap pembaca.

Nada dan suasana puisi saling berkaitan karena nada puisi menimbulkan suasana terhadap pembacanya. 3. Perasaan dalam Puisi Puisi mengungkapkan perasaan dari penyair.

Jika penyair hendak mengungkapkan keindahan alam, maka sebagai sarana ekspresi ia akan menggunakan imaji-imaji, majas serta diksi yang mewakili makna tentang keindahan alam.

4. Amanat Amanat merupakan suatu pesan yang ingin disampaikan penyair dalam puisinya. Pesan tersebut dihadirkan dalam ungkapan yang tersembunyi. Amanat akan selaras dengan tema dari puisi tersebut. Contoh Puisi Diponegoro Karya Chairil Anwar Diponegoro Jelaskan pengertian puisi masa pembangunan ini Tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak jelaskan pengertian puisi. Lawan banyaknya seratus kali.

Pedang di kanan, keris di kiri Berselempang semangat yang tak bisa mati. MAJU Ini barisan tak bergenderang-berpalu Kepercayaan tanda menyerbu Sekali berarti Sudah itu mati MAJU Bagimu Negeri Menyediakan api Punah di atas menghamba inasa di atas ditinda Sungguhpun dalam ajal baru tercapai Jika hidup harus merasai Maju. Serbu. Serang. Terjang. Februari 1943 --- Oke deh, sekian pembahasan kita kali ini mengenai teks puisi. Mulai dari pengertian, jenis, cara penyampaian, unsur pembentuk, hingga contohnya, semua dibahas secara lengkap!

Nah, berdasarkan penjelasan di atas juga, kita dapat mengetahui bahwa puisi adalah jenis karya sastra berbentuk karangan terikat yang menggambarkan perasaan dari penyairnya. Maksudnya adalah puisi biasanya dibatasi aturan-aturan seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Tentu sudah paham ‘kan ? Ingin lebih paham lagi? Yuk, berlangganan ruangbelajar. Kamu bisa nonton video belajar beranimasi, latihan soal, dan rangkuman untuk membuat #BelajarJadiMudah. 26. Sebarkan ini: Pengertian Puisi puisi adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya. Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan.

jelaskan pengertian puisi

Pandangan kaum awam biasanya membedakan puisi dan prosa dari jumlah huruf dan kalimat dalam karya tersebut. Puisi lebih singkat dan padat, sedangkan prosa lebih mengalir seperti mengutarakan cerita. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.

Baris-baris pada puisi dapat berbentuk apa saja (melingkar, zigzag dan lain-lain). Hal tersebut merupakan salah satu cara penulis untuk menunjukkan pemikirannnya. Puisi kadang-kadang juga hanya berisi satu kata/suku kata yang terus diulang-ulang.

Bagi pembaca hal tersebut mungkin membuat puisi tersebut menjadi tidak dimengerti. Tapi penulis selalu memiliki alasan untuk segala ‘keanehan’ yang diciptakannya.

Tak ada yang membatasi keinginan penulis jelaskan pengertian puisi menciptakan sebuah puisi. Ada beberapa perbedaan antara puisi lama dan puisi baru. Namun beberapa kasus mengenai puisi jelaskan pengertian puisi atau puisi cyber belakangan ini makin memprihatinkan jika ditilik dari pokok dan kaidah puisi itu sendiri yaitu ‘pemadatan kata’. Kebanyakan penyair aktif sekarang baik pemula ataupun bukan lebih mementingkan gaya bahasa dan bukan pada pokok puisi tersebut.

1) Perwajahan puisi (tipografi) Tipografi yaitu bentuk puisi yang seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan tidak selalu diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi. 2) Diksi Diksi yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya.

Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.

Contoh seperti pada bait: “Menggelepar tengah malam buta”. Makna dari kata menggelepar jelaskan pengertian puisi bisa terdengar atau muncul, dibandingkan dengan kata terdengar ataupun muncul, kata “Menggelepar” keselarasan bunyinya jauh lebih indah.

3) Imaji Imaji yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.

Contohnya pada bait: “Ini muka penuh luka”. Dari bait tersebut, pembaca seakan melihat luka yang pernah dialami dalam hidup si penyair. 4) Kata kongkret Kata kongkret yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “Luka” melambangkan masa lalu yang buruk yang pernah dialami si penyair. 5) Bahasa figuratif Bahasa figuratif yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu.

Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Bahasa figuratif disebut juga majas.

Contohnya pada bait “Ini muka penuh luka”, majas yang digunakan adalah majas personifikasi yaitu mengumpamakan benda mati sebagai benda hidup, dimana “muka” sebagai benda mati diumpamakan sebagai kehidupan seseorang. Lihat Juga: √ Hukum Bisnis 6) Versifikasi Versifikasi yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum.

Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup: • Onomatope, yaitu tiruan terhadap bunyi, misalnya /ah/ yang memberikan efek memelas. • Bentuk intern pola bunyi, yaitu aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi [kata], dan sebagainya.

Pada puisi di atas banyak menggunakan persamaan akhir pada bait. • Pengulangan kata/ungkapan. Ritma merupakan tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi.

jelaskan pengertian puisi

Ritma sangat menonjol dalam pembacaan puisi. Struktur Batin Puisi Adapun struktur batin puisi terdiri dari sebagai berikut. 1) Tema Tema yaitu pokok permasalahan yang diceritakan dalam puisi tersebut. Tema dari puisi di atas adalah “Melupakan masa lalu”. Hal ini dibuktikan pada bait “Selamat tinggal” yang menunjukkan bahwa seseorang tersebut ingin melupakan masa lalunya yang kelam.

2) Rasa (feeling) Rasa yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Dalam puisi ini perasaan yang diungkapkan oleh penyair adalah rasa optimis untuk dapat melupakan masa lalunya. 3) Nada (tone) Nada yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada yang digunakan dalam puisi ini adalah pelan penuh semangat agar pembaca dapat merasakan rasa sadar penyair terhadap masa lalunya yang kelam dan ingin melupakannya masa lalu tersebut.

4) Amanat Amanat yaitu pesan yang ingin diungkapkan oleh penyair dalam puisi tersebut. Adapun pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca dalam puisi di atas adalah agar melupakan masa lalu.

Masa lalu yang kelam itu hendaklah dijadikan pelajaran untuk masa depan. Hal itu dibuktikan pada bait-bait dalam puisi tersebut. Jenis-jenis Puisi Menurut zamannya, puisi dibedakan atas puisi lama dan puisi baru Puisi Lama Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan- aturan itu antara lain : • Jumlah kata dalam 1 baris • Jumlah baris dalam 1 bait • Persajakan (rima) • Banyak suku kata tiap baris • Irama Ciri puisi lama merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.

Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima. Jenis-jenis puisi lama • Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib. • Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, tiap bait 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka.

• Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek. • Seloka adalah pantun berkait. • Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat. • Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita. • Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris.

Puisi Baru Puisi baru bentuknya lebih bebas jelaskan pengertian puisi puisi lama baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.

Ciri-ciri Puisi Baru • Bentuknya rapi, simetris; • Mempunyai persajakan akhir (yang teratur); • Banyak mempergunakan pola sajak pantun dan syair meskipun ada pola yang lain; • Sebagian besar puisi empat seuntai; • Tiap-tiap barisnya atas sebuah gatra (kesatuan sintaksis) • Tiap gatranya terdiri atas dua kata (sebagian besar) : 4-5 suku kata. Jenis-Jenis Puisi Baru Jenis-jenis puisi baru menurut isinya, puisi dibedakan atas : Balada Balada adalah puisi berisi kisah/cerita. Balada jenis ini terdiri dari 3 (tiga) bait, masing-masing dengan 8 (delapan) larik dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b.

Kemudian skema rima berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik terakhir dalam bait pertama digunakan sebagai refren dalam bait-bait berikutnya. Contoh: Puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Balada Matinya Seorang Pemberontak”. Himne Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan.

Ciri-cirinya adalah lagu pujian untuk menghormati seorang dewa, Tuhan, seorang pahlawan, tanah air, atau almamater (Pemandu di Dunia Sastra). Sekarang ini, pengertian himne menjadi berkembang.

Himne diartikan sebagai puisi yang dinyanyikan, berisi pujian terhadap sesuatu yang dihormati (guru, pahlawan, dewa, Tuhan) yang bernapaskan ketuhanan. Lihat Juga: Iman Kepada Allah Ode Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa.

Nada dan gayanya sangat resmi (metrumnya ketat), bernada anggun, membahas sesuatu yang mulia, bersifat menyanjung baik terhadap pribadi tertentu atau peristiwa umum. Epigram Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup. Epigram berasal dari Bahasa Yunani epigramma yang berarti unsur pengajaran; didaktik; nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan.

Jelaskan pengertian puisi Romansa adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih. Berasal dari bahasa Perancis Romantique yang berarti keindahan perasaan; persoalan kasih sayang, rindu dendam, serta kasih mesra. Elegi Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan. Berisi sajak atau lagu yang mengungkapkan rasa duka atau keluh kesah karena sedih atau rindu, terutama karena kematian/kepergian seseorang. Satire Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik.

Berasal dari bahasa Latin Satura yang berarti sindiran; kecaman tajam terhadap sesuatu fenomena; tidak puas hati satu golongan (ke atas pemimpin yang pura-pura, rasuah, zalim, dsb.). Sedangkan macam-macam puisi baru dilihat dari bentuknya antara lain: • Distikon Adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas dua baris (puisi dua seuntai).

• Terzina adalah Puisi yang tiap baitnya terdiri jelaskan pengertian puisi tiga baris (puisi tiga seuntai).

• Uatrain adalah Puisi yang tiap baitnya terdiri atas empat baris (puisi empat seuntai). • Kuint Adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas lima baris (puisi lima seuntai).

• Sektet Adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas enam baris (puisi enam seuntai). • Septime Adalah puisi jelaskan pengertian puisi tiap baitnya terdiri atas tujuh baris (tujuh seuntai).

• Oktaf/Stanza Adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas delapan baris (double kutrain atau puisi delapan seuntai). • Soneta Adalah puisi yang terdiri atas empat belas baris yang terbagi menjadi dua, dua bait pertama masing-masing empat baris dan dua bait kedua masing-masing tiga baris.

Soneta berasal dari kata sonneto (Bahasa Italia) perubahan dari kata sono yang berarti suara. Jadi soneta adalah puisi yang bersuara. Di Indonesia, soneta masuk dari negeri Belanda diperkenalkan oleh Muhammad Yamin dan Roestam Effendi, karena itulah mereka berdualah yang dianggap sebagai ”Pelopor/Bapak Soneta Indonesia”.

Bentuk soneta Indonesia tidak lagi tunduk pada syarat-syarat soneta Italia atau Inggris, tetapi lebih mempunyai kebebasan dalam segi isi maupun rimanya. Yang menjadi pegangan adalah jumlah barisnya (empat belas baris). Puisi Kontemporer Kata kontemporer secara umum bermakna masa kini sesuai dengan perkembangan zaman atau selalu menyesuaikan dengan perkembangan keadaan zaman. Selain itu, puisi kontemporer dapat diartikan sebagai puisi yang lahir dalam kurun waktu terakhir.

Puisi kontemporer berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri. Puisi kontemporer seringkali memakai kata-kata yang kurang memperhatikan santun bahasa, memakai kata-kata yang makin kasar, ejekan, dan lain-lain. Pemakaian kata-kata simbolik atau lambang intuisi, gaya bahasa, irama, dan sebagainya dianggapnya tidak begitu penting lagi.

Puisi kontemporer dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu : Puisi mantra Puisi mantra adalah puisi yang mengambil sifat-sifat mantra. Sutardji Calzoum Bachri adalah orang yang pertama memperkenalkan puisi mantra dalam puisi kontemporer. Ciri-ciri mantra adalah mMantra bukanlah sesuatu yang dihadirkan untuk dipahami melainkan sesuatu yang disajikan untuk menimbulkan akibat tertentu.

Mantra berfungsi sebagai penghubung manusia dengan dunia misteri. Mantra mengutamakan efek atau akibat berupa kemanjuran dan kemanjuran itu terletak pada perintah.

Puisi mbeling Puisi mbeling adalah bentuk puisi yang tidak mengikuti aturan. Aturan puisi yang dimaksud ialah ketentuan-ketentuan yang umum berlaku dalam puisi. Puisi ini muncul pertama kali dalam majalah Aktuil yang menyediakan lembar khusus untuk menampung sajak, dan oleh pengasuhnya yaitu Remy Silado, lembar tersebut diberi nama “Puisi Mbeling”. Kata-kata dalam puisi mbeling tidak perlu dipilih-pilih lagi.

Dasar puisi mbeling adalah main-main. Puisi konkret Puisi konkret adalah puisi yang disusun dengan mengutamakan bentuk grafis berupa tata wajah hingga menyerupai gambar tertentu.

Puisi seperti ini tidak sepenuhnya menggunakan bahasa sebagai media. Di dalam puisi konkret pada umumnya terdapat lambang-lambang yang diwujudkan dengan benda dan/atau gambar-gambar sebagai ungkapan ekspresi penyairnya. Lihat Juga: √Analisis Wacana Penyusunan puisi kontemporer sebagai puisi inkonvensional ternyata juga perlu memerhatikan beberapa unsur sebagai berikut : • Unsur bunyi; meliputi penempatan persamaan bunyi (rima) pada tempat-tempat tertentu untuk menghidupkan kesan dipadu dengan repetisi atau pengulangan-pengulangannya.

• Tipografi; meliputi penyusunan baris-baris puisi berisi kata atau suku kata yang disusun sesuai dengan gambar (pola) tertentu. • Enjambemen; meliputi pemenggalan atau perpindahan baris puisi untuk menuju baris berikutnya. • Kelakar (parodi); meliputi penambahan unsur hiburan ringan sebagai pelengkap penyajian puisi yang pekat dan penuh perenungan (kontemplatif). Ciri-Ciri Puisi Indonesia Periode 1920-1933 Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: • Masih mewarisi corak puisi lama mirip pantun dan syair sedangkan sampiran tidak tidak diakui utuk menjadikan puisinya lebih intens • Corak puisi seperti syair tidak digunakan sebagai cerita, namun digunakan sebagai pengungkap makna yang lebih padat.

Periode 1933-1945 Pada periode ini disebut angkatan pujangga baru. Ciri-cirinya sebagai berikut: • Bentuk atau struktur puisinya mengikuti bentuk puisi yang baru, seperti: Soneta, Tersina, dan Oktap. • Pilihan kata-katanya diwarnai dengan kat-kata yang indah, seperti Nirlama.

• Kiasan yang banyak digunakan adalah gaya bahasa perbandingan. • Gaya ekspresi aliran romantik nammpak dalam pengucapan perasaan. • Simetris, artinya adalah setiap larik biasanya terdiri dari dua periode.

• Gaya puisinya polos, sangat jelas, dan lambing-lambangnya yang umum digunakan. • Rima / persajakan dijadikan sarana kepuitisan. Periode 1945-1953 Periode 1945-1953 disebut angkatan 45, ciri-cirinya sebagai berikut: • Bebas yang tidak terikat oleh pembagian bait, baris, dan persajakan. • Aliran yang dianut adalah ekspersionisme dan realism • Kosa katanya adalah bebas adalah bahsa sehari-hari • Gaya bahsa Metafora dan Simbolik • Gaya ppernyataan pikiran berkembang • Menggunakan gaya bahsa ironi dan sinisme Sekitar tahun 1942-1945 sensor dari pemerintah jepang cukup keras, maka banyak sekali lambang-lambaang yang digunakan oleh pengarang.

Yang temasuk penyair periode 1945-1953 sebenarya juga para penyair dimana jepang memiliki karakteristik karya sastra yang hampir sama dengan puisi-puisi angkatan 45 dan tidak sama dengan karya sastra angakatn pujangga baru. Periode 1953-1966 Cirri-ciri puisi pada periode ini adalah sebagai berikut: • Puisi dengan gaya bercerita banyak ditulis oleh banyak penyair.

• Bercerita itu juga mulai menampaakkan mantra. • Gaya repetisi pada periode ini lebih banyak digunakan untuk kepentingan ritma dan rima. • Gaya puisi laris yang banyak diciptakan tidak bberbeda dari periode 1945-1953 • Gaya slogan dann erotik yang mulai dikenal pada periode 45 berkembang sangat pesat.

• Puisi romantic banyak diciptakan. Periode jelaskan pengertian puisi Periode 1966-11970 ini ini disebut angkatan 66. Masa inni didominasi puisi yang berliran realisme sosial kanan, yakni yakni puisi demonstrasi taufik ismail dan puisi-puisi protes rendra. Cirri struktur fisik puisi tersebut sama dengan puisi periode 50an dan juga hampir sama dengan puisi penyair-penyair LEKRA. Perbedaanya terletk padda siapa yang dibela dan siapa yang di kritik. Pada periode ini ada dua tokoh yang sangat dominan dalaam puisi protes yakni Taufik Ismail dan Rendrayang merajai tahun-tahun 1968-1967 dan Rendra yang merajai dunia perpuisian Indonesia antara tahun 1968 hingga tahun 1975, Rendra menjadi pusat perhatian masyarakat dalam dunia teater dengan pementasan-pementasan yang sukses.

Periode 1970 sampai dengan sekarang Jelaskan pengertian puisi periode ini muncul puisi-puisi yang disebut puisi kontemporer. Istilah kontemporer ini menunjuk pada waktu bukan pada model puisi tertentu, sebap pada masa kontemporer ini banyak model puisi yang konvensional. Ciri-ciri puisi pada periode ini adalah sebagai berikut: • Puisi bergaya mantra menggunakan saranaa kepuitisan berupa: ulangan,kata,frase,atau kalimat. • Banyak diciptakan puisi konkret sebagai puisi eksperimen • Kata-kata daerah yang banyak dippergunakan • Asosiasi bunti banyak dipergunakan untuk memperoleh makna yang baaru • Menggunnakan gaya bahasa alregi ataupun parable • Menggunakan ungkapan gagasan secara polos • Banyak kata-kata tabu digunakan dalam konteks puisi main-mainan, protest maupun puisi konkret.

Demikianlah artikel dari pengajar.co.id, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada S1, Jelaskan pengertian puisi, S3, SD, SMA, SMK, SMP, UMUM Ditag analisis unsur fisik dan batin puisi menyesal, apa itu pantun, apa yang dimaksud dengan larik dalam puisi, apa yang dimaksud dengan puisi brainly, apakah pengertian dari diksi, apakah yang dimaksud mendemonstrasikan puisi, bagaimana ekspresi ketika membaca puisi, berikut yang termasuk struktur fisik puisi kecuali, ciri ciri puisi, ciri ciri puisi baru, ciri-ciri puisi adalah, citraan penglihatan ditimbulkan oleh, contoh analisis puisi, contoh puisi beserta struktur fisik dan batin, contoh tema puisi, elegi adalah puisi tentang, jelaskan pengertian puisi rakyat, jelaskan perbedaan puisi lama dan puisi baru, jelaskan struktur pembangun puisi, jelaskan struktur puisi, jelaskan unsur fisik puisi, jelaskan unsur tema dalam sebuah puisi, jelaskan unsur unsur puisi, jelaskan yang dimaksud dengan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi, jenis jenis puisi dan contohnya, kaidah kebahasaan puisi, karakteristik puisi, kebahasaan puisi rakyat, maksud puisi tiada gerak tetap berbaring, materi puisi jelaskan pengertian puisi, materi jelaskan pengertian puisi kelas 4 sd kurikulum, materi tentang biografi, media untuk berpuisi adalah, metode puisi, pengertian antologi puisi, pengertian cerita dan fabel, pengertian makna puisi, pengertian musikalisasi puisi, pengertian puisi anak ciri ciri puisi adalah, pengertian puisi brainly, pengertian puisi lama, pengertian puisi lama menurut para ahli, pengertian puisi menurut kbbi, pengertian puisi menurut para ahli, pengertian puisi menurut sudjiman, pengertian puisi secara umum, pengertian tema puisi, penulisan bait puisi dimulai dari, puisi kodrat hidup, puisi terikat, puisi tuhan aku cinta padamu, sebutkan 3 contoh tema puisi, sebutkan dan jelaskan struktur puisi, sebutkan dan jelaskan unsur intrinsik puisi, sebutkan macam-macam imaji dalam puisi, sebutkan unsur unsur puisi, struktur batin puisi adalah brainly, struktur fisik puisi, struktur fisik puisi terdiri atas, struktur pengembangan pantun, struktur puisi, struktur puisi pdf, terangkan pengertian amanah, tipografi puisi diponegoro, tipografi puisi kawanku dan aku, tipografi puisi tidak teratur, tujuan puisi, unsur batin puisi, unsur fisik syair, unsur kebahasaan puisi rakyat, unsur unsur puisi, unsur unsur syair secara fisik, unsur-unsur pembentuk teks puisi Artikel Terbaru • Tes Wartegg • Iman Kepada Allah • Struktur Kulit • Norma Kesopanan • Pengertian Kedaulatan • Letak Astronomis Indonesia • √Flowchart adalah : Pengertian, Jenis, Perbedaan, Tujuan dan Fungsi Secara Lengkap • Momen Inersia • √ Manusia Purba Di Indonesia : SejarahPengertian dan Jenisnya • Manajemen Pemasaran Adalah • Kompetensi Adalah • Implementasi Adalah • Manajemen Operasional Adalah • E-book Adalah • Talak Adalah
MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • IPA • Biologi • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) 7.7.

Sebarkan ini: Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang mengungkapkan sebuah perasaan dan suatu pikiran dari penyair secara imajinatif, tersusun, serta disusun dengan mengonsentrasikan sebuah kekuatan bahasa dengan sebuah struktur fisik dan struktur batinnya. Agar lebih meyakinkan untuk para pembaca tentang definisi tentang pajak.

Disini akan mengulas definisi pajak menurut para ahli secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak definisi yang ada dibawah berikut.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli Berikut pendapat dari berbagai pakar atau ahli di dunia tentang puisi, adalah sebagai berikut: Puisi adalah seni penyatuan kesenangan dengan kebenaran melalui sentuhan imajinasi yang bernalar.

• Menurut Djososuroto Puisi ialah hal mencari dan melukiskan “yang diidamkan” (the idea). Dengan demikian tujuan isi bukanlah melukiskan kebenaran, melainkan memuja kebenaran dan memberi jiwa suatu gambaran yang lebih indah.

Unsur keindahan dalam puisi satu diantaranya adalah rasa. • Menurut Percy Bysshe Shelley Puisi adalah pengabdian saat-saat yang terbaik dan terbahagia dari sanubari nan bahagia dan indah.

jelaskan pengertian puisi

• Menurut Tjahjono Puisi adalah pembentuk, pembangun atau pembuat, karena memang pada dasarnya dengan menciptakan sebuah puisi maka seorang penyair telah membangun, membuat atau membentuk sebuah dunia baru, secara lahir maupun batin.

• Menurut Emily Dickinson Puisi adalah jika saya membaca sebuah buku dan buku itu membuat saya sedemikian menggigil sehingga tiada api yang mampu menghangatkannya saya segera mengetahui bahwa yang saya baca adalah puisi.

Ketika saya merasa secara pisik bahwa ubun-ubun saya dicomot, saya tahu itulah puisi. Adalah sesuatu yang lain seperti itu? Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pantun – Pengertian, Ciri, Macam, Cinta, Jenaka, Pendidikan, Agama, Nasehat, Contohnya • Menurut Wallace Stevens Puisi adalah kenikmatan dalam kata dengan sarana kata-kata.

• Menurut W.H. Auden Puisi adalah ekspresi yang bening dari perasaan yang berbaur. • Menurut Charles Baudelaire Puisi adalah karya sastra jelaskan pengertian puisi merupakan ekspresi konkret dan bersifat artistik yang berasal dari kehidupan manusia.

• Menurut Shahnon Ahmad bahwa pengertian puisi terdapat garis-garis besar tentang puisi itu sebenarnya. Unsur-unsur itu berupa emosi, imajinas, pemikiran, ide, nada, irama, kesan pancaindera, susunan kata, kata kiasan, kepadatan, dan perasaan yang bercampur-baur. • Menurut Sumardi Puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).

• Menurut James Reeves Puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat. • Herbert Spencer Puisi merupakan bentuk pengucapan gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan efek keindahan. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Teks Ulasan, Contoh, Ciri, Tujuan, Struktur Dan Kaidahnya • Menurut Andrew Bradley Puisi adalah terdiri daripada rangkaian pengalaman tentang bunyi, image, pemikiran dan emosi-yang kita alami sewaktu kita membacanya dengan cara sepuitis mungkin.

• Menurut Shahnon Ahmad Puisi adalah record dan interpretasi pengalaman manusia yang penting dan digubah dalam bentuk yang paling berkesan. • Menurut Ralph Waldo Emerson Puisi mengajarkan sebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin. • Menurut Lescelles Abercrombie Jelaskan pengertian puisi adalah ekspresi dari pengalaman imajinatif, yang hanya bernilai serta berlaku dalam ucapan atau pernyataan yang bersifat kemasyarakatan yang diutarakan dengan bahasa yang mempergunakan setiap rencana yang matang serta bermanfaat.

• Menurut Slamet Mulyana Puisi adalah kata berjiwa, yaitu kata-kata yang telah dipergunakan oleh penyair, yang artinya tidak sama dengan kamus. • Menurut Rahmad joko pradopo puisi adalah ekspresi pemikiran yang membangkitkan perasaan. Ia mampu membangkitkan imajinasi panca indra dalam suasana yang berirama. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Pantun • Menurut Auden puisi adalah pernyataan perasaan yang bercampur-campur.

• Menurut Kawirian Puisi adalah seperti sedang memainkan sebuah alat dengan ekspresi yang luar biasa di atas panggung. • Menurut Samad Said puisi pada hakikatnya adalah satu pernyataan perasaan dan pandangan hidup seorang penyair yang memandang sesuatu peristiwa alam dengan ketajaman perasaannya.

• Menurut H. B. Jassin Puisi adalah pengucapan dengan perasaan yang didalamnya mengandungi fikiran-fikiran dan tanggapan-tanggapan. • Menurut Kleden puisi bukanlah susunan kata-kata yang membentuk baris dan bait, melainkan sesuatu yang terkandung di dalam kata, baris dan bait itu.

Tegasnya, puisi adalah keindahan dan suasana tertentu yang tekandung di dalam kata-kata. • Kamus Bahasa Indonesia (2008) puisi adalah gubahan dalam bahasa yg bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus. • Menurut Aminuddin P. mendefinisikan puisi dengan “membuat” dan “pembuatan” karena lewat puisi pada jelaskan pengertian puisi seseorang itu telah menciptakan suatu dunia tersendiri, yang mungkin berisi pesan atau gambaran suasana-suasana tertentu, baik fisik maupun batiniah.

Puisi dapat membuat pembaca ke dalam ilusi tentang keindahan, terbawa dalam suatu angan-angan, selain dengan keindahan penataan unsur bunyi, penciptaan gagasan, maupun suasana tertentu sewaktu membaca suatu puisi. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Contoh Pamflet • Menurut Panuti Sudjiman Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, dan rima serta penyusunan larik dan bait.

• Menurut Richards Hakikat puisi yang melipuiti tema (sense), rasa (feeling), amanat (intention), nada (tone), serta puisi yang meliputi diksi, imajeri, kata nyata, majas, ritme, dan rima. • Menurut Balai Pustaka (1994:150) Puisi adalah gubahan bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran akan pengalaman membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus. • Menurut Dick Hartoko Unsur penting dalam puisi, yaitu unsur tematik atau unsur semantik puisi dan unsur sintaksis puisi.

Unsur tematik puisi lebih menunjuk ke arah struktur jelaskan pengertian puisi puisi, unsur sintaksis menunjuk ke arah struktur fisik puisi.

jelaskan pengertian puisi

• Menurut Riffaterre puisi selalu berubah-ubah sesuai evolusi selera dan perubahan konsepsi estetiknya. • Menurut Antilan Purba puisi kontemporer yang populer pada 1970-an. Puisi kontemporer adalah puisi yang lahir di dalam waktu tertentu yang berbentuk dan bergaya tidak mengikuti kaidah-kaidah puisi lama pada umumnya. Sementara itu, puisi Indonesia kontemporer jelaskan pengertian puisi puisi yang memiliki ciri-ciri nilai dan estetika yang berbeda dengan puisi-puisi sebelumnya atau pada umumnya.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 101 Pengertian Dan Definisi Hak Cipta Menurut Para Ahli • Menurut Ina Kinayati Puisi kontemporer merupakan bentuk yang lari dari ikatan konvensional puisi.

Misalnya Sutardji bukan lagi percaya kekuatan kata, melainkan eksistensi bunyi dan kekuatannya, sedangkan Danarto memulainya dengan kekuatan garis dalam menciptakan puisi. • Menurut Lescelles Abercrombie Puisi adalah ekspresi dari pengalaman imajinatif, yang hanya bernilai serta berlaku dalam ucapan atau pernyataan yang bersifat kemasyarakatan yang diutarakan dengan bahasa yang mempergunakan setiap rencana yang matang serta bermanfaat.

• Menurut Matthew Arnord Puisi adalah kritikan tentang kehidupan menurut keadaan yang ditentukan oleh kritikan untuk kritikan itu sendiri melalui beberapa peraturan tentang keindahan dan kebenaran yang puitis.

• Menurut Baha Zain Puisi jelaskan pengertian puisi berbicara segalanya dan tidak kepada semua. Ia adalah pengucapan suatu fragmen pengalaman dari suatu keseluruhan seorang seniman. • Menurut Aristotle Puisi yang bersifat tragis berupaya membersihkan jelaskan pengertian puisi manusia melalui rasa simpati atau belas kasihan. • Menurut Maliere Puisi mampu membawa manusia ke arah jalan yang lurus disamping menggelikan hati.

• Menurut Tarigan Dapat dikatakan bahwa puisi adalah pengucapan dengan perasaan, berbeda dengan prosa yang jelaskan pengertian puisi melalui pengucapan dengan pikiran.

• Menurut Zulfahnur Puisi merupakan ekspresi pengalaman batin (jiwa) seseorang tentang kehidupan manusia, alam, dan Tuhan dengan media bahasa yang indah yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya, dalam bentuk teks. Puisi Modern Indonesia Puisi moderen Indonesia dimana puisi yang dihasilkan, tanpa memerhatikan bait, irama, baris, serta rima. Puisi ini mengandung dua unsur pokok yakni susunan fisik serta susunan batin.Susunan fisik dalam puisi modern Indonesia, terkait dengan pilihan kata atau diksi, bhs figuratif atau majas, serta citraan atau pengimajian adalah susunan kata untuk mengungkap pengalaman dari sensoris.

Sedang susunan batin dalam puisi moderen Indonesia, terkait dengan hal – hal yang akan disibakkan oleh penyair yang terkait dengan perasaan serta situasi jiwanya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Puisi – Ciri, Unsur, Jenis, Puisi Baru dan Lama, Contohnya Puisi Classic Indonesia Susunan batin meliputi suara serta situasi, topik, amanat, serta perasaan.

Puisi classic Indonesia mempunyai ciri – ciri khusus yakni bhs yang dipakai dalam puisi, terikat dengan irama, matra, rima, serta membuatannya begitu terikat dengan larik serta bait. Ciri – ciri Puisi • Dalam penyusunan puisi, unsur – unsur bhs mesti dirapikan, diperindah, serta ditata sebaik-baiknya dengan memerhatikan irama serta bunyi. • Bahasa yang dipakai berbentuk konotatif. • Dalam puisi ada pemadatan dari jelaskan pengertian puisi unsur kemampuan bhs.

• Puisi mengungkap fikiran serta perasaan dari penyair berdasar pada pengalaman serta berbentuk imajinatif. Unsur Fisik Puisi Berikut Ini Merupakan Unsur – Unsur Fisik Puisi • Diksi Diksi Adalah satu penentuan kata yang pas dalam puisi. Pilihan kata yang pas, akan menghidupkan situasi, perasaan, serta keindahan dari puisi. • Majas Majas Adalah satu gaya bhs yang berbentuk kiasan. Pengarang puisi biasanya memakai bhs kiasan untuk bikin puisi terlihat indah serta menarik. Bhs kiasan mempunyai tujuan untuk mengemukakan otomatis tentang arti yang disebut oleh pengarang puisi.

• Rima atau Unsur Bunyi Rima atau unsur bunyi atau bisa disebut sebagai sajak. Adalah satu pengulangan bunyi yang berselang, baik didalam larik sajak ataupun pada akhir larik di sajak. Pengulangan bunyi ini ditujukan untukmenambah nilai merdu dari puisi. Maksudnya adalah untuk memberi dampak pada suara serta suasana yang disebut dalam puisi itu.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sejarah Agama Islam Di Dunia Telengkap Menurut Para Ahli • Citraan atau Imajinasi dipakai untuk memancing imajinasi dari pembaca.

Pengarang puisi bakal memakai kata yang bisa dipakai untuk mengungkap pengalaman imajinasinya. Kata – kata yang dipakai itu memberi kesan – kesan pada panca indra untuk pembaca. Type – type citraan dalam puisi, yakni seperti berikut : citraan pandang, citraan dengar, citraan rasa, serta citraan kecap. Jenis – jenis Puisi Ada beragam type puisi yang berkembang sekarang ini.

Puisi – puisi itu yakni : • Puisi Lama disebut sebagai puisi terikat. Jelaskan pengertian puisi lama adalah puisi yang di ciptakan pada saat sebelum pujangga baru terikat oleh ketentuan – ketentuan. Ketentuan yang disebut yakni jumlah baris dalam bait, jumlah kata dalam baris, serta jumlah suku kata ataupun rima. Sesudah anda mengerti mengenai puisi lama? Lantas apa saja yang termasuk puisi lama? • Pantun Pantun adalah satu diantara puisi lama. Pantun mempunyai ciri – ciri sebagai berikut • Satu bait terbagi dalam empat baris.

• Baris pertama serta baris ke-2 adalah sampiran. • Satu baris terbagi dalam delapan s/d dua belas suku kata. Bersajak a – b – a – b. • Baris ketiga serta baris ke empat adalah isi. Pantun berdasar pada isi, dibedakan jadi : • • Pantun anak muda. Adalah satu diantara jenis pantun yang berisikan mengenai nasib dagang, • perjumpaan, perpisahan, asmara, jenaka, serta iba hati. • Patun orangtua. Adalah satu diantara jenis pantun yang berisikan nasihat, kebiasaan istiadat, serta agama. • Pantun anak – anak.

Adalah satu diantara jenis pantun yang berisikan mengenai perasaan yang senang atau suka ria. • Syair Syair adalah jenis puisi lama yang datang dari daerah Arab. Ciri – ciri dari syair, yakni seperti berikut : • Satu baris ada jelaskan pengertian puisi s/d dua belas suku kata.

• Satu bait terbagi dalam empat baris. Bersajak a – a – a – a. • Baris pertama s/d baris ke empat adalah isi.

• Karima Karima atau pantun kilat. Karima mempunyai ciri –ciri seperti berikut. • Baris pertama adalah sampiran. Baris ke-2 adalah isi. • Ada dua bari dalam satu bait. Sajak a – a. • Gurindam gurindam adalah type puisi lama yang datang dari daerah Tamil atau India. ciri –ciri dari gurindam, yakni : • Baris pertama adalah sampiran. Baris ke-2 adalah isi. • Puisi ini berisikan mengenai nasehat. Mempunyai sajak a – a • Ada jalinan kausal pada baris satu serta baris dua. Satu bait terbagi dalam dua baris.

• Puisi Baru di kenal dengan puisi modern. Puisi ini nampak pada saat pujangga baru. Lalu dipopulerkan pada th. 1945. Ketika itu Chairil Anwar sebagai pelopor puisi baru.

Lahirnya puisi moderen dilatarbelakangi estetika yang kaku ataupun patokan – patokan yang membelenggu diri seseorang penyair dalam bicara.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Kerajaan Mataram Islam : Sejarah, Raja, Dan Peninggalan, Beserta Kehidupan Politiknya Secara Lengkap Sebarkan ini: • • • • • Posting pada SMA, SMP, Umum Ditag #pengertian puisi menurut para ahli, #puisimalam, 100 puisi pendek, apa yang dimaksud dengan larik dalam puisi, apa yang dimaksud dengan puisi brainly, berikut puisi yang merupakan syair adalah, carilah 3 pengertian puisi menurut para ahli, ciri ciri puisi, ciri ciri puisi adalah, ciri ciri puisi baru, ciri ciri puisi brainly, ciri ciri puisi menurut para ahli, ciri umum dan kebahasaan puisi, ciri-ciri puisi untuk anak sd, contoh puisi, contoh puisi bebas, contoh puisi bersajak abab 4 bait, contoh puisi pendek untuk guru, contoh tema puisi, definisi puisi menurut para ahli terbaru, fungsi puisi, jelaskan pengertian puisi rakyat, jelaskan perbedaan puisi lama dan puisi baru, jelaskan yang dimaksud syair, jenis jenis puisi, jenis jenis puisi dan contohnya, jurnal pengertian puisi menurut para ahli, kaidah kebahasaan puisi, karakteristik puisi, karmina terdiri dari titik-titik baris, komponen penting dalam puisi, kumpulan puisi pelangi singkat, pengertian antologi puisi, pengertian makna puisi, pengertian musikalisasi puisi, pengertian puisi dari berbagai sumber, pengertian puisi lama, pengertian puisi lama menurut para ahli, pengertian puisi menurut kbbi, pengertian puisi menurut nurgiyantoro, pengertian puisi menurut para ahli brainly, pengertian puisi menurut para ahli dalam buku, pengertian puisi menurut para ahli dan tahunnya, pengertian puisi menurut para ahli pdf, pengertian puisi menurut sudjiman, pengertian puisi menurut sumardi, pengertian puisi menurut tarigan, pengertian puisi secara umum, pengertian syair menurut para ahli, pengertian tema puisi, poetry menurut para ahli, puisi 4 bait, puisi adalah brainly, puisi bebas terbaik, puisi dan pengarangnya, puisi ibu twitter, puisi pagi twitter, puisi panjang, puisi pelangi yang hilang, puisi pendek sahabat, puisi pendek tentang cinta, puisi pendek tentang ibu, puisi pendek twitter, puisi pengertian, puisi singkat bijak, puisi singkat tentang kota, puisi singkat tentang manusia, puisi terikat, puisi yang berisi tuntunan atau ajaran hidup, sastra bicara, sastra senja twitter, sebutkan 6 struktur puisi, sebutkan unsur unsur puisi, sekedar puisi twitter, struktur fisik puisi, struktur puisi, tema puisi bersifat, tujuan menulis puisi, tujuan puisi, unsur batin puisi, unsur fisik dan unsur batin puisi, unsur unsur pembangun puisi, unsur unsur puisi menurut para ahli Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli Beserta Peran Dan Fungsinya • “Masa Demokrasi Terpimpin” Sejarah Dan ( Latar Belakang – Pelaksanaan ) • Pengertian Sistem Regulasi Pada Manusia Beserta Macam-Macamnya • Rangkuman Materi Jamur ( Fungi ) Beserta Penjelasannya • Pengertian Saraf Parasimpatik – Fungsi, Simpatik, Perbedaan, Persamaan, Jalur, Cara Kerja, Contoh • Higgs domino apk versi 1.80 Terbaru 2022 • Pengertian Gizi – Sejarah, Perkembangan, Pengelompokan, Makro, Mikro, Ruang Lingkup, Cabang Ilmu, Para Ahli • Proses Pembentukan Urine – Faktor, Filtrasi, Reabsorbsi, Augmentasi, Nefron, zat Sisa • Peranan Tumbuhan – Pengertian, Manfaat, Obat, Membersihkan, Melindungi, Bahan Baku, Pemanasan Global • Diksi ( Pilihan Kata ) Pengertian Dan ( Fungsi – Syarat – Contoh ) • Contoh Soal Psikotes • Contoh CV Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Kunci Jawaban Brain Out • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com tirto.id - Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra, selain juga prosa dan drama.

Dari sejarahnya, puisi merupakan bentuk karya kesusastraan kuno dan tertua di dunia, namun masih langgeng hingga sekarang. Dari sejarahnya, puisi telah hadir sejak 1.700 tahun SM di India, tertuang dalam naskah kuno, seperti Veda India dan Zoroaster's Gathas.

Di masa silam juga, penyair merupakan sosok terhormat, orang berpendidikan yang merenung dan berpikir tentang eksistensi kehidupan. Hal ini tampak dari sejarah pujangga Nusantara kuno yang karya-karyanya terus dikaji hingga sekarang. Suatu kerajaan lazimnya memiliki penyair resmi yang memperoleh kedudukan tertentu di pemerintahan tersebut. Misalnya, Empu Prapanca dari Majapahit, Ranggawarsita (1802-1873) sebagai pujangga utama Kasunanan Surakarta, dan sebagainya. Apa Pengertian Puisi? Secara bahasa, puisi berasal dari kata Yunani Kuno, yaitu "poieo" atau "pocima".

Dua kata itu bermakna kreasi atau penyusunan. Dalam hal ini, manusia adalah sosok yang mengkreasi dan menyusun karya puisi.

E. Kosasih dalam buku Bahasa Indonesia(2017) menuliskan bahwa puisi adalah karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan dalam keindahan kata-kata. Untuk mencapai estetika bahasa yang padu, penyair menggunakan irama, rima, diksi, baris, kata kiasan, dan lainnya sehingga dapat dikatakan sebagai seni literasi. Pengertian di atas umumnya menggambarkan puisi lama yang masih terikat dengan jumlah baris, bait, dan rima atau sajak. Pada puisi modern atau puisi bebas, aturan di atas tidak mengekang, melainkan bercampur-baur atau tidak dipakai sama sekali dalam proses penulisannya.

Karena itulah, H.B. Jassin (1917-2000) yang dijuluki Paus Sastra Indonesia memaparkan bahwa puisi adalah karya sastra yang dipaparkan dengan sebuah perasaan yang termuat di dalamnya. Menurut H.B. Jassin, puisi memuat suatu pikiran, gagasan, dan tanggapan (atas realitas dunia) yang dirangkai dalam susunan kata-kata estetik. Baca juga: • Hari Puisi Nasional 28 April 2021: Sejarah dan Profil Chairil Anwar • Wiji Thukul Memang Dihilangkan, tapi Puisi-puisinya Abadi Unsur-Unsur Pembentuk Puisi Secara umum, unsur-unsur pembentuk puisi terdiri dari unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.

Keduanya saling mempengaruhi hingga membentuk puisi yang indah dan menggugah hati. Berikut ini penjelasan mengenai unsur-unsur dalam puisi, sebagaimana dikutip dari Analisis Unsur Pembangun Puisi (2020) yang ditulis Sutji Harijanti. A. Unsur Intrinsik Puisi Unsur-unsur intrinsik adalah hal-hal dari dalam (internal) yang membentuk puisi, serta mempengaruhi puisi sebagai karya sastra. Unsur-unsur intrinsik puisi terdiri dari diksi, imaji, majas, bunyi, rima, ritme, dan tema.

1. Diksi atau Pilihan Kata Kekuatan utama puisi adalah pilihan kata atau diksinya. Pilihan kata yang cermat menentukan originalitas dan daya persuasinya.

Dalam memilih diksi, penyair mempertimbangkan komposisi bunyi dalam rima, irama, kedudukan kata, konteks, dan komposisi kata dari puisi secara keseluruhan. 2. Daya Bayang atau Imaji Penyair menggunakan diksi tertentu untuk memantik imajinasi atau bayangan tertentu ketika puisi itu dibaca. Puisi yang ideal memiliki daya bayang, menimbulkan imajinasi visual, auditif (pendengaran), atau taktil (perabaan). 3. Gaya Bahasa atau Majas Dalam penyusunan puisi, penyair biasanya menggunakan majas atau gaya bahasa figuratif sebagai perlambang.

Majas yang digunakan bisa dalam bentuk perbandingan, pertentangan, pengulangan, hingga jelaskan pengertian puisi. Misalnya, penyair dapat menyatakan bahwa "pohon kelapa itu melambai, memanggilku pulang". Di sini, ada majas personifikasi yang seolah memberi nyawa pohon kelapa sehingga berlaku seperti tindakan manusia. 4. Bunyi Bunyi dalam puisi adalah penggunaan kata-kata tertentu agar memunculkan efek atau nuansa tertentu bagi pembacanya. 5. Rima Rima adalah bunyi serupa atau pengulangan bunyi dalam puisi.

Pemakaian rima bertujuan untuk jelaskan pengertian puisi efek keindahan bagi pembacanya. 6. Ritme Dinamika suara dalam puisi dikenal sebagai ritme. Tujuannya agar puisi tidak terasa monoton atau membosankan bagi pembacanya. 7. Tema Ide atau gagasan pokok dalam puisi dikenal sebagai tema. Pengarang menuliskan puisi dengan landasan tema tertentu yang ingin disampaikan ke pembacanya.

B. Unsur Ekstrinsik Puisi Unsur ekstrinsik puisi adalah unsur-unsur yang berada di luar puisi itu sendiri, serta berkaitan dengan pemahaman pengarang terhadap tema landasan puisinya. Unsur ekstrinsik puisi terdiri dari unsur historis, psikologis, dan filsafat. 1. Unsur Historis Unsur historis puisi merupakan aspek sejarah atau riwayat gagasan dalam puisi yang ditulis penyair. 2. Unsur Psikologis Unsur psikologis adalah aspek kejiwaan, mental, atau batin penyair yang tersirat dalam puisinya.

3. Unsur Filsafat Unsur filsafat dalam puisi berkaitan dengan kedalaman makna, renungan yang ingin disampaikan penyair sehingga menggugah daya pikir pembacanya.
Pengertian Puisi, Unsur & Jenis Menurut Para Ahli (Lengkap) - serupa.id Tutup • Donasi Pencarian untuk: Cari • Beranda • Seni • Fundamental Seni • Teori Seni • Praktik Seni • Desain • Sejarah • Aliran Seni Rupa • Sejarah Seni • Pendidikan • Filsafat • Informatika • Semua Kategori • Semua Artikel • Tentang • Kebijakan Privasi • Kontak Tutup Pernyataan tersebut sejalan dengan pendapat Kosasih (2012, hlm.

97) yang menyatakan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata indah dan kaya akan makna. Keindahan pada puisi diraih dengan menyusun tipografi, pemilihan kata (diksi) dan penggunaan gaya bahasa seperti majas, rima dan irama.

Kekayaan makna sendiri tercipta melalui unsur-unsur pembentuknya yang dapat memancarkan pesan seperti amanat dan gagasan penggugah. Pengertian Puisi secara Etimologis Secara etimologis, puisi berasal dari kata poites (bahasa Yunani), yang artinya membangun, pembuat, atau pembentuk.

Sementara itu, dalam bahasa latin istilah ini muncul dari kata poeta, yang bermakna membangun, menimbulkan, menyebabkan, dan menyair. Selanjutnya, kata tersebut mengalami penyempitan makna menjadi hasil karya seni sastra yang kata-katanya disusun menurut syarat, prinsip atau aturan tertentu dengan menggunakan rima, irama, sajak dan kadang-kadang kata kiasan (Sitomorang, 1980, hlm.

10). Pengertian Puisi Menurut Para Ahli Herman J. Waluyo Waluyo (2002, hlm. 1), mengungkapkan bahwa puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi rima dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif). Watt-Dunton Menurut Watt-Dunton (dalam Situmorang, 1980) puisi adalah ekpresi konkret yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama. Aisyah Puisi merupakan hasil penafsiran penyair terhadap kehidupan (Aisyah, 2007, hlm.

2). Suroto Suroto (1989, hlm. 40) berpendapat bahwa secara bebas dapat dikatakan bahwa puisi adalah karangan yang singkat, padat, pekat. Pradopo Pradopo (1995) mengatakan bahwa puisi adalah rekaman dan interpretasi jelaskan pengertian puisi berbagai pengalaman manusia yang penting, digubah dalam bentuk jelaskan pengertian puisi wujud yang paling berkesan. Herbert Spencer Puisi adalah salah satu bentuk pengungkapan gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan keindahan dan efek estetis lainnya.

Dunton Puisi adalah pemikiran manusia secara konkret namun artistik dalam bahasa yang berirama atau berima seperti musik. Samuel Taylor Coleridge Coleridge berpendapat bahwa puisi adalah kata-kata terindah dalam susunan yang terindah pula.

Unsur Unsur Puisi (Struktur Puisi) Pengertian puisi juga harus dipahami melalui unsur-unsur pembentuk yang menjadikan suatu karya menjadi puisi.

Secara garis besar, unsur-unsur puisi terbagi menjadi dua macam, yaitu struktur fisik dan struktur batin (Kosasih, 2012, hlm. 97; Waluyo, 1987, hlm. 106). Di bawah ini adalah penjabaran dari masing-masing unsur tersebut. Unsur Fisik Unsur fisik berarti berbagai pembentuk suatu tema dalam bentuk yang tampak langsung seperti kata konkrit, diksi (pemilihan kata), gaya bahasa, imaji (pengimajinasian), dsb.

Unsur-unsur fisik tersebut akan dijabarkan pada penjelasan di bawah ini. Diksi (Pemilihan Kata) Kata-kata dalam puisi merupakan hasil pertimbangan dan pemilihan penulisnya, baik itu secara makna, susunan bunyi, atau hubungan jelaskan pengertian puisi kata dalam setiap baris dan baitnya. Biasanya puisi akan menggunakan kata konotasi (bermakna tidak sebenarnya) jelaskan pengertian puisi kata berlambang atau kata yang mewakili makna lain.

Imaji (Pengimajinasian) Imaji adalah kata atau susunan kata yang dapat menimbulkan suasana, perasaan atau bentuk imajinasi lainnya berupa imajinasi berbagai indera manusia seperti pendengaran, pengelihatan, hingga ke sentuhan.

Kata konkret Yang dimaksud kata konkret adalah kata yang mewakili sebuah makna wujud, fisik; benar-benar mewakili sesuatu yang wujudnya nyata dan sudah tidak abstrak atau tidak jelas. Boleh dibilang kata konkret adalah kebalikan dari kata simbol, konotasi atau gaya bahasa lain yang tidak mewaikili objek atau subjek yang sebenarnya.

Majas (Bahasa Figuratif) Majas adalah susunan kata atau suatu kalimat yang dapat memancarkan banyak makna sekaligus melalui gaya bahasa yang disampaikan secara imajinatif dan kiasan dengan cara membandingkan, melebih-lebihkan, dsb. Misalnya majas hiperbola berarti gaya bahasa yang melebih-lebihkan, metafora adalah membandingkan sesuatu dengan sesuatu yang lain namun masuk akal, hingga personifikasi yang memanusiakan sesuatu yang bukan manusia; nyiur melambai.

Versifikasi Versifikasi adalah semua hal yang bersinggungan dengan bunyi dalam setiap kata, baris dan bait puisi. Terdiri dari rima, ritma dan metrum. Rima adalah pengulangan bunyi yang sama dari suatu bait puisi. Sementara Ritma adalah susunan turun naiknya bunyi secara teratur dalam suatu baris. Kemudian, metrum adalah satuan irama yang ditentukan oleh jumlah dan tekanan suku kata dalam setiap baris puisi, lebih banyak huruf vokal “i” atau “u” dalam suatu baris?

Tipografi Tipografi adalah tata letak berbagai satuan bahasa dalam puisi. Apakah puisi itu terdiri dari satu dua bait dengan rima yang sama, lalu dua bait lagi berbeda. Kemudian satu bait itu terdiri dari berapa baris? Bagaimana keterhubungan antar bait, dsb. Unsur Batin Sebaliknya dari unsur fisik, unsur batin adalah hal-hal yang tidak tampak atau tak kasat mata, namun secara tidak langsung kehadirannya dapat dirasakan. Unsur batin puisi meliputi: tema ( sense), perasaan ( feeling), nada atau sikap penyair terhadap pembaca ( tone), dan amanat (intention) (Waluyo, 1987, hlm.

106). Tema Tema adalah gagasan pokok yang ingin dibawakan oleh penyair dalam puisinya, berfungsi sebagai landasan utama penyair dalam pengembangan puisinya. Misalnya tema yang diangkat adalah cinta, maka keseluruhan pembentuk puisinya akan dilandaskan berdasarkan sesuatu yang berhubungan dengan cinta. Perasaan (Ekspresi) Puisi dapat mewakili ekspresi dan berbagai perasaan penulisnya. Ekspresi itu dapat berupa rasa syukur, kerinduan, kegelisahan, atau pernyataan kasih sayangnya terhadap seseorang, hingga kekaguman terhadap keindahan alam.

Nada dan Suasana Nada adalah skap tertentu yang dibuat oleh penyair terhadap jelaskan pengertian puisi apakah puisi bersifat menasehati, menyindir, atau hanya memberikan suatu gagasan dan cerita tertentu. Sementara suasana adalah akibat yang ditimbulkan dari sikap, ekspresi dan unsur lain dari puisi terhadap pembacanya. Amanat Merupakan makna berupa pesan atau gagasan keseluruhan yang dapat disimpulkan atau ingin disampaikan oleh Penulisnya.

Apakah Penyair mengajak kita untuk berbuat suatu kebaikan, menanggapi suatu isyu sosial, menjadi lebih kritis terhadap suatu masalah, dsb. Jenis Jenis Puisi Puisi dapat dikelompokan menjadi beberapa jenis berdasarkan dari bentuk umum dan perkembangannya menurut zaman. Berikut adalah pengelompokan jenis-jenis puisi tersebut. Puisi Lama (Klasik) Puisi lama adalah puisi yang masih terikat oleh berbagai ketentuan dan aturan. Misalnya jumlah baris puisi harus sama dan setiap bait memiliki rima yang sama pula.

Contoh jenis puisi lama atau klasik adalah sebagai berikut.

jelaskan pengertian puisi

• Pantun Pantin adalah syair jelaskan pengertian puisi terdiri dari empat larik dengan persamaan asonansi atau rima ab-ab. • Gurindam Syair gurindam terdiri dari dua bait yang setiap baitnya terdiri dari dua baris dengan rima yang senada. • Mantra Mantra adalah ucapan-ucapan yang diperhatikan unsur estetisnya dan dipercaya memiliki kekuatan magis untuk memberikan dampak positif maupun negatif. • Seloka Seloka merupakan pantun tradisional melayu yang berisikan pepatah. • Talibun Talibun adalah varian pantun yang memiliki persamaan asonansi atau rima abc-abc.

Puisi Baru (Bebas) Puisi ini adalah bentuk baru atau modern yang tidak terikat terhadap berbagai aturan atau ketentuan tertentu. Sehingga menghasilkan karya yang jauh lebih dinamis dan lebih beragam dari bentuk-bentuk lamanya. Contohnya sangat beragam dan sebetulnya lebih merujuk ke genre atau gaya tertentu saja. Contoh puisi baru misalnya: • Ode Ode adalah puisi berupa sanjungan terhadap seseorang yang berjasa atau dihormati oleh penulisnya.

• Balada Balada merupakan puisi yang berisikan cerita dan narasi mengenai peristiwa atau kisah tertentu • Elegi Elegi adalah syair yang mengandung ratapan atau ungkapan kesedihan. • Satir Satir merupakan syair berupa sindiran yang disampaikan melalui ironi, parodi atau sarkasme.

jelaskan pengertian puisi

• Romansa Merupakan syair yang meluapkan perasaan mendalam dengan cara dramatis, terutama perihal cinta dan kasih sayang. Puisi Kontemporer Puisi kontemporer adalah puisi yang ingin lebih terbebas lagi dari berbagai ikatan konvensional puisi itu sendiri seperti: tata ungkap klise, nada-nada minor yang menjemukan dan kecarutmarutan tercampurnya budaya populer dengan puisi.

Singkatnya, puisi ini lebih radikal dari puisi modern dan ingin terbebas lagi dari berbagai limitasi-limitasi yang telah terbentuk oleh pandangan masyarakat umum terhadap puisi. Contohnya adalah berbagai puisi yang justru mengangkat imaji yang tidak indah dan suasana tidak menyenangkan.

Puisi kontemporer dapat memuat imaji terminal kotor yang bau pesing dan dipenuhi oleh angkot-angkot kosong yang kehilangan penumpangnya.

Contoh lainnya adalah puisi kredo, jelaskan pengertian puisi mana penulisan puisi dilandaskan terhadap kepercayaan dan prinsip yang diciptakan sendiri oleh penyairnya sendiri. Contoh nyatanya adalah puisi mbeling yang diinisiasi oleh Sutardji Calzoum Bachri. Referensi • Kosasih, E. (2012). Dasar-Dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya. • Waluyo, Herman J. (2002).

Apresiasi Puisi. Jakarta: Gramedia. ( Tautan informasi buku) • Aisyah, N.L. (2007). Panduan Apresiasi Puisi dan Pembelajarannya. Bandung: Rumput Merah. • Situmorang,P. (1987). Puisi dan Metodelogi Pengajarannya. Flores NTT: Nusa Jelaskan pengertian puisi.

• (1989). Teori dan Bimbingan Apresiasi Sastra Indonesia Untuk SMU. Jakarta: Erlangga. Artikel Terkait Batalkan balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Komentar * Nama * Email * Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. Beritahu jelaskan pengertian puisi akan tindak lanjut komentar melalui surel. Beritahu saya akan tulisan baru melalui surel. • Motivasi/Motivation dalam Manajemen (Teori-Praktik) • Directing (Pengarahan) – Pengertian, Prinsip-Prinsip & Jenis • Controlling, Pengendalian, atau Pengawasan & Evaluasi • Kepemimpinan: Pengertian, Unsur, Prinsip, Tingkat & Gaya • Staffing dan Actuating dalam Manajemen • Perilaku Organisasi: Pengertian, Sifat, Karakteristik & Pengembangan Trending • Model Pembelajaran Inquiry Learning (Penjelasan Lengkap) Semua Kategori • Aliran Seni Rupa (13) • Bahasa Indonesia (75) • Biografi (8) • Budaya (4) • Desain (20) • Filsafat (8) • Fundamental Seni (15) • Ilmu Pengetahuan Alam (33) • Ilmu Pengetahuan Sosial (37) • Informatika (29) • Inspirasi (21) • Linguistik (10) • Manajemen (10) • Metode Penelitian (11) • Pendidikan (73) • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (37) • Prakarya dan Kewirausahaan (19) • Praktik Seni (10) • Sastra (33) • Sejarah (16) • Sejarah Seni (25) • Seniman Indonesia (5) • Seniman Mancanegara (3) • Teori Seni (86) Langganan
Pengertian Puisi – Siapa sih yang tidak suka dengan puisi?

Kata-kata yang indah dengan syair yang penuh makna. Kadang ketika membaca atau mendengarkan puisi bahkan bisa sampai baper (bawa perasaan). Tapi tahukan kalian yang dimaksud puisi itu apa? Sebelum memulai membuat puisi, pembaca sebaiknya mengetahui pengertian atau makna puisi terlebih dahulu.

Daftar Isi • Pengertian Puisi • Jenis-Jenis Puisi • Anda Mungkin Juga Menyukai • Contoh Puisi Berdasarkan Jenisnya • 1. Mantra • 2. Pantun • 3. Gurindam • 4. Syair • 5. Talibun • 6. Puisi Romansa • a. Aku Ingin, oleh Sapardi Djoko Damono • b. Pacar Senja, oleh Joko Pinurbo • c. Cinta Tanpa Tanda, Oleh Sujiwo Tejo • 7.

Balada • a. Balada Orang-Orang Tercinta, oleh W.S Rendra • 8. Epik • a. Diponegoro, Oleh Chairil Anwar (Februari 1943) • b. Karawang-Bekasi, Oleh Chairil Anwar • Cara Menulis Puisi • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait Fisika • Kumpulan Buku Puisi Best Seller Pengertian Puisi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Puisi atau sajak merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, rima serta penyusunan larik dan bait.

Biasanya puisi berisi ungkapan penulis mengenai emosi, pengalaman maupun kesan yang kemudian dituliskan dengan bahasa yang baik sehingga dapat berima dan enak untuk dibaca. Beberapa para ahli dalam bidang sastra telah menjelaskan pengertian puisi, salah satunya adalah H.B Jassin, menurut beliau puisi adalah suatu karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu. Sumardi, juga berpendapat bahwa puisi adalah sebuah karya sastra dengan menggunakan bahasa yang telah dipadatkan, dipersingkat serta diberi irama bunyi sehingga dan memiliki kata-kata bermakna kiasan atau imajinatif.

James Reeves mengemukakan pula pengertian puisi. Menurut James puisi adalah ungkapan bahasa yang memiliki kaya serta daya pikat. Selain Sumardi, H.B Jassin serta James Jelaskan pengertian puisi, ahli sastra lain yaitu Herman waluyo berpendapat bahwa puisi adalah suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan memfokuskan kekuatan bahasa dalam struktur fisik serta struktur batin.

Dari pengertian yang dikemukakan oleh para ahli dan KBBI dapat disimpulkan bahwa : Puisi adalah karya sastra yang berisi tanggapan serta pendapat penyair mengenai berbagai hal. Pemikiran penyair ini kemudian dituangkan dengan menggunakan bahasa-bahasa apik serta memiliki struktur batin dan fisik khas penyair. Pemikiran penyair dituliskan dengan menggunakan beragam pemilihan kata yang indah, sehingga dapat memikat para pembaca.

Puisi memiliki nilai estetika yang berbeda-beda bergantung penulis puisi. Setiap penyair biasanya memiliki kekhasan dalam menulis puisinya. Rp 175.000 Jenis-Jenis Puisi Puisi memiliki dua jenis yang umum, yaitu jelaskan pengertian puisi lama serta puisi modern. Jenis-jenis puisi lama berupa pantun, syair, talibun, mantra dan gurindam. Sedangkan jenis-jenis puisi modern berupa puisi naratif, puisi lirik dan puisi deskriptif. Puisi modern biasa disebut puisi bebas, karena tidak terikat oleh rima, jumlah baris dan lain sebagainya.

Puisi lama, yaitu mantra merupakan jenis puisi yang dicipatakan dalam kepercayaan animism, biasanya dibacakan dalam acara ritual kebudayaan serta menggunakan kata yang dapat menimbulkan efek bunyi magis. Pantun merupakan jenis puisi lama yang bersajak a b a b dengan setiap baris terdiri atas empat baris, dua baris sampiran dan dua baris isi.

Sedangkan talibun terdiri dari sampiran dan isi lebih dari empat baris dan selalu genap, contohnya dua baris sampir dan dua baris isi. Syair memiliki larik empat bait dan bersajak a a a a serta isinya mengisahkan suatu hal, dan gurindam merupakan jenis puisi lama yang terdiri atas dua baris, berirama sama, isinya baris pertama adalah sebab sedangkan baris kedua berisi akibat. Jenis puisi modern, yaitu puisi naratif merupakan puisi yang digunakan untuk menyampaikan suatu cerita, dibedakan menjadi tiga yaitu epic, romansa dan balada.

Jenis kedua puisi modern adalah puisi lirik yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan penyair, jenis terakhir puisi moderen adalah puisi deskriptif, yaitu puisi yang mengemukakan pendapat serta kesan penyair. Dalam menyusun berbagai jenis puisi harus memiliki kreativitas dalam diri serta cara menulis yang baik. Hal tersebut dapat Grameds pelajari pada buku Terampil Menulis: Tips & Trik Menulis Laporan, Opini, Cerpen, Puisi, Pantun.

Contoh Puisi Berdasarkan Jenisnya Setelah mengetahui jenis-jenis puisi, untuk lebih paham maka berikut contoh-contoh puisi yang dapat penulis rangkum. 1. Mantra Puisi lama mantra biasanya memiliki kata atau ucapan yang dipercaya memiliki kekuatan gaib. Contohnya adalah salah satu mantra yang dipercaya dapat mengobati sakit perut : Gelang-gelang si gali-gali Malukut kepada padi Air susu kerus asalmu jadi Aku sapa tidak berbunyi Sapardi Djoko Damono (2016) Jampi Dukun Betawi Bismillah… Mate jangan seliat-liatnye Kuping jangan sedenger-dengernye Lidah jangan sengomo-ngomongnye.

Mulut jangan semakan-makannye. Muke jangan semerengut-merengutnya. Bibir jangan sedower-dowernye. Purut jangan sebuncit-buncitnye. Jidat jangan selicin-licinnye. Pale jangan sebotak botaknye.

Tangan jangan sepegang-pegangnye. Kaki jangan sejalan-jalannye. Kulit jangan sebuduk-buduknye. InsyaAllah… Wabarakallah… Nangis jangan sejadi-jadinye Marah jangan sengamuk-ngamuknye Otak jangan selupe-lupenye. Hati jangan sekosong-kosongnye. Darah jangan sekotor-kotornye. Puah! Alhamdulillah 2. Pantun Baca lebih lanjut : Pengertian dan Contoh-contoh Pantun 3.

Gurindam Puisi lama gurindam memiliki ciri-ciri yaitu terdapat bait yang terdiri dari dua baris serta bersajak aaaa. Berikut salah satu contoh gurindam: Contoh 1 Pikir dahulu sebelum berkata Supaya terelak silang sengketa Apabila anak tak dilatih Jikalau besar bapaknya letih Kurang pikir kurang siasat Tentu dirimu kelak tersesat Pekerjaan marah jangan dibela Nanti hilang akal di kepala Tanda orang yang amat celaka Aib dirinya tiada disangka Contoh 2 Apabila mata terjaga.

Hilanglah semua dahaga. Apabila kuping tertutup handuk. Hilanglah semua kabar buruk. Apabila mulut terkunci jelaskan pengertian puisi. Hilanglah semua bentuk maksiat. Apabila tangan tidak terikat rapat. Hilanglah semua akal sehat.

Apabila kaki tidak menapak. Larilah semua orang serempak 4. Syair Syair adalah puisi lama yang biasanya berisi nasihat atau cerita, syair bersajak aaaa serta berisi empat baris dalam satu bait. Salah satu jelaskan pengertian puisi adalah sebagai berikut: Ilmu didapat tiada cepat Mesti sabar hatinya kuat Semoga tuhan berikan rahmat Maka jaga hati serta niat 5. Talibun Talibun merupakan puisi lama yang termasuk dalam jenis pantun serta terdiri dari bilangan genap pada setiap satu baitnya.

Contoh talibun adalah sebagai berikut: Pergi merantau jauh ke negeri seberang Janganlah lalai membawa perbekalan berupa makanan Jika tersesat di perjalanan ingatlah peta yang kau bawa Serta jangan malu mendatangi orang untuk bertanya Jika engkau berbuat baik kepada semua orang Niscaya kebaikan pula yang akan engkau dapatkan Sudahlah engkau kan dapat pahala Di dunia pun engkau akan hidup bahagia 6.

Puisi Romansa Romansa merupakan puisi moderen dan berisikan mengenai kisah cinta atau perasaan penyair tentang cinta, salah satu contoh puisi romansa adalah sebagai berikut: a. Aku Ingin, oleh Sapardi Djoko Damono Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada b.

Pacar Senja, oleh Joko Pinurbo Senja mengajak pacarnya duduk-duduk di pantai. Pantai sudah sepi dan tak ada yang peduli. Pacar senja sangat pendiam: ia senyum-senyum saja mendengarkan gurauan senja. Bila senja minta peluk, setengah saja, pacar senja tersipu-sipu. “Nanti saja kalau sudah gelap.

Malu dilihat lanskap.” Cinta seperti penyair berdarah dingin yang pandai menorehkan luka. Rindu seperti sajak sederhana yang tak ada matinya. Tak terasa senyap pun tiba: senja tahu-tahu melengos ke cakrawala, meninggalkan pacar senja yang masih megap-megap oleh ciuman senja.

“Mengapa kau tinggalkan aku sebelum sempat kurapikan lagi waktu? Betapa lekas cium menjadi bekas. Betapa curangnya rindu. Awas, akan kupeluk habis kau esok hari.” Pantai telah gelap. Ada yang tak bisa lelap. Pacar senja berangsur lebur, luluh, menggelegak dalam gemuruh ombak. c. Cinta Tanpa Tanda, Oleh Sujiwo Tejo Telah ku tandakan semesta cintaku kau tandaskan cinta tanpa tanda Kuhasratkan isyarat sahaja kau isyaratkan pintaku terlampau terlampau berprasyarat cintaku Kau isyaratkan cinta tanpa tanda Berulang berbulan berwewinduan (kurindu) Kupejam kutajamkan asah rasa (kubaca tanda) Mata kubutakan terawangku hanya dengan rasa (kubaca tanda) Kuping hidung lidah rabaanku pun telah kuenyahkan (kubaca tanda) Tipu daya panca indrapun telah tuntas kusingkirkan (kubaca tanda) Kutandai kurasai semesta yang tak kasat mata Katamu kumasih jadi budak pancaindra yang membuatku terkecoh Baca juga : Contoh Puisi Anak Sekolah SD, SMP dan SMA Berbagai Tema 7.

Balada Balada merupakan salah satu jenis puisi moderen yang menggambarkan cerita, jelaskan pengertian puisi balada terdiri dari tiga bait, berikut adalah contoh dari puisi balada. a. Balada Orang-Orang Tercinta, oleh W.S Rendra Kita bergantian menghirup asam Batuk dan lemas terceruk Marah dan terbaret-baret Cinta membuat kita bertahan dengan secuil redup harapan Kita berjalan terseok-seok Mengira lelah akan hilang di ujung terowongan yang terang Namun cinta tidak membawa kita memahami satu sama lain Kadang kita merasa beruntung Namun harusnya kita merenung Akankah kita sampai di altar Dengan berlari terpatah-patah Mengapa cinta tak mengajari kita Untuk berhenti berpura-pura?

Kita meleleh dan tergerus Serut-serut sinar matahari Sementara kita sudah lupa rasanya mengalir bersama kehidupan Melupakan hal-hal kecil yang dulu termaafkan Mengapa kita saling menyembunyikan Mengapa marah dengan keadaan?

Mengapa lari ketika sesuatu membengkak jika dibiarkan? Kita jelaskan pengertian puisi pada cinta Yang borok dan tak sederhana Kita tertangkap jatuh terperangkap Dalam balada orang-orang tercinta b.

Perempuan yang Tergusur, oleh W.S Rendra Hujan lebat turun di hulu subuh disertai angin gemuruh yang menerbangkan mimpi yang lalu tersangkut di ranting pohon Aku terjaga dan termangu menatap rak buku-buku mendengar hujan menghajar dinding rumah jelaskan pengertian puisi. Tiba-tiba pikiran mengganti mimpi dan lalu terbayanglah wajahmu, wahai perempuan yang tergusur!

Tanpa pilihan ibumu mati ketika kamu bayi dan kamu tak pernah tahu siapa ayahmu. Kamu diasuh nenekmu yang miskin di desa. Umur enam belas kamu dibawa ke kota oleh sopir taxi yang mengawinimu. Karena suka berjudi ia menambah penghasilan sebagai germo. Ia paksa kamu jadi primadona pelacurnya. Bila kamu ragu dan murung, lalu kurang setoran kamu berikan, ia memukul kamu babak belur.

Tapi kemudian ia mati ditembak tentara ketika ikut demonstrasi politik sebagai demonstran bayaran.

jelaskan pengertian puisi

Sebagai janda yang pelacur kamu tinggal di gubuk tepi kali dibatas kota Gubernur dan para anggota DPRD menggolongkanmu sebagai tikus got yang mengganggu peradaban. Di dalam hukum positif tempatmu tidak ada. Jadi kamu digusur. Di dalam hujan lebat pagi ini apakah kamu lagi berjalan tanpa tujuan sambil memeluk kantong plastik yang berisi sisa hartamu?

Ataukah berteduh di bawah jembatan? Impian dan usaha bagai tata rias yang luntur oleh hujan mengotori wajahmu. kamu tidak merdeka. Kamu adalah korban tenung keadaan. Keadilan terletak di seberang highway yang berbahaya yang tak mungkin kamu seberangi. Aku tak tahu cara seketika untuk membelamu. Tetapi aku memihak kepadamu. Jelaskan pengertian puisi sajak ini bolehkan aku menyusut keringat dingin di jidatmu?

O,cendawan peradaban! O, teka-teki keadilan! Waktu berjalan satu arah saja. Tetapi ia bukan garis lurus. Ia penuh kelokan yang mengejutkan, gunung dan jurang yang mengecilkan hati, Setiap kali kamu melewati kelokan yang berbahaya puncak penderitaan yang menyakitkan hati, atau tiba di dasar jurang yang jelaskan pengertian puisi lelah, selalu kamu dapati kedudukan yang tak berubah, ialah kedudukan kaum terhina. Tapi aku kagum pada daya tahanmu, pada caramu menikmati setiap kesempatan, pada kemampuanmu berdamai dengan dunia, pada kemampuanmu berdamai dengan diri sendiri, dan caramu merawat selimut dengan hati-hati.

jelaskan pengertian puisi

Ternyata di gurun pasir kehidupan yang penuh bencana semak yang berduri bisa juga berbunga. Menyaksikan kamu tertawa karena melihat ada kelucuan di dalam ironi, diam-diam aku memuja kamu di hati ini. Baca juga : Puisi Tentang Kemerdekaan Untuk Anak SD 8.

Epik Puisi epic merupakan salah satu jenis puisi moderen yang berisi tuntutan atau ajaran hidup serta memiliki cerita kepahlawanan. Berikut jelaskan pengertian puisi contoh-contoh puisi epik oleh beberapa sastrawan Indonesia.

a. Diponegoro, Oleh Chairil Anwar (Februari 1943) Di masa pembangunan ini Tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali. Pedang di kanan, keris di kiri Berselempang semangat yang tidak bisa mati. MAJU Ini barisan tak bergenderang-berpalu Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti Sudah itu mati. MAJU Bagimu Negeri Menyediakan api. Punah di atas menghamba Binasa di atas ditinda. Sungguhpun dalam ajal baru tercapai Jika hidup baru bisa merasai. Maju. Serbu. Serang. Terjang. b. Karawang-Bekasi, Oleh Chairil Anwar Kami yang ingin terbaring antara Karawang-Bekasi tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.

Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami, terbayang kami maju dan mendegap hati? Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu. Kenang, kenanglah kami. Kami sudah coba apa yang kami bisa Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan 4-5 ribu nyawa Kami cuma tulang-tulang berserakan Tapi adalah kepunyaanmu Kaulah lagi yan jelaskan pengertian puisi nilai tulang-tulang berserakan Atau kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan atau tidak untuk apa-apa, Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata Kaulah sekarang yang berkata Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak Kenang, kenanglah kami Teruskan, teruskan jiwa kami Menjaga Bung Karno menjaga Bung Hatta menjaga Bung Sjahrir Kami sekarang mayat Beri kami arti Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian Keang, kenanglah kami yang tinggal tulang-tulang diliputi debu Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi Cara Menulis Puisi Ada beberapa cara yang dapat pembaca terapkan untuk memulai menulis puisi yang dapat kamu pelajari pada buku Yuk, Menulis!

Diary, Puisi, Dan Cerita Fiksi oleh Aveus Har. Jelaskan pengertian puisi pertama adalah membuat kerangka puisi, dimulai dari jenis puisi yang ingin ditulis. Jika pembaca ingin menulis puisi lama, maka irama, rima sajak harus ditentukan terlebih dahulu agar pesan yang ingin disampaikan dapat dimengerti oleh pembaca puisi.

Tahap kedua yaitu menentukan judul, penentuan judul di awal dapat mempermudah pembaca untuk membatasi ungkapan atau emosi yang ingin disampaikan melalui puisi.

Tahap ketiga adalah proses kreatif yang dapat pembaca peroleh melalui membaca referensi serta puisi atau berimajinasi. Dalam proses membuat puisi, penggunaan diksi tidak perlu terlalu sulit, cukup memulai dengan kata-kata yang familiar, dengan begitu pembaca akan mulai terbiasa untuk membuat ragam puisi lainnya.

Selamat berpuisi. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • Tokoh Puisi di Indonesia • Teori dan Sejarah Sastra • Pengertian Sastra • Pengertian Syair • Sastrawan Indonesia • Ciri-ciri Komik • Pengertian Dongeng • Pengertian Komik • Pengertian Cerita Nonfiksi • Pengertian Sajak • Pengertian Puisi • Pengertian Jelaskan pengertian puisi • Contoh Pantun Nasihat • Contoh Pantun Anak • Contoh Pantun Jenaka • Ciri-ciri Cerpen • Kumpulan Contoh Cerita NonFiksi • Jenis Novel • Perbedaan Novel vs Cerpen • Seni Rupa Terapan Kumpulan Buku Puisi Best Seller 1.

Kawitan (Kumpulan Puisi) 2. Lalu Kau Kumpulan Puisi Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Jelaskan pengertian puisi 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1• Home • Tentang Kami • Pengertian • artikel ekonomi • Artikel Biologi • Pendidikan kewarganegaraan ( PKN ) • Artikel Agama • sejarah • Bahasa Indonesia • Artikel Sosiologi • Artikel Seni • Kontak Kami • Privacy Policy • Covid-19 Home » Bahasa Indonesia » Puisi » Pengertian Puisi, Ciri, Jenis-Jenis, Unsur & Struktur Puisi Pengertian Puisi, Ciri, Jenis-Jenis, Unsur & Struktur Puisi-Secara Umum, Pengertian Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait, jelaskan pengertian puisi penuh makna.

Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun jelaskan pengertian puisi mengonsentrasikan kekuatan bahasa dengan struktur fisik dan struktur batinnya. Puisi mengutamakan bunyi, bentuk dan juga makna yang ingin disampaikan yang mana makna sebagai bukti puisi baik jika terdapat makna yang mendalam dengan memadatkan segala unsur bahasa. Puisi merupakan seni tertulis menggunakan bahasa sebagai kualitas estetiknya (keindahan).

Puisi dibedakan menjadi dua yaitu puisi lama dan juga puisi baru. Pengertian Puisi Menurut Para Ahli • Herman Waluyo: Pengertian puisi menurut herman waluyo adalah karya sastra tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia. • Sumardi: Pengertian puisi menurut sumardi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).

• Thomas Carlye: Pengertian puisi menurut thomas carley adalah ungkapan pikiran yang bersifat musikal. • James Reevas: Pengertian puisi menurut James Reevas bahwa arti puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat.

• Pradopo: Pengertian puisi adalah rekaman dan interpretasi pengalaman manusia yang penting, diubah dalam wujud yang paling berkesan. • Herbert Spencer: Pengertian puisi adalah bentuk pengucapan gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan keindahan.

Struktur Fisik Puisi • Perwajahan Puisi (Tipografi), adalah bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal tersebut jelaskan pengertian puisi pemaknaan terhadap puisi.

• Diksi ialah pemilihat kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-katanya dapat mengungkapkan banyak, hal maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin.

Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.

jelaskan pengertian puisi

• Imaji, yaitu kata atau susunan kata yang mengungkapkan pengalaman indrawi, misalnya penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji terbagi atas tiga yakni imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji mengakibatkan pembaca seakan-akan jelaskan pengertian puisi, mendengar, dan merasakan apa yang dialami penyair.

• Kata Konkret, adalah kata yang memungkinkan memunculkan imaji karena dapat ditangkap indera yang mana kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Seperti kata konkret “salju” dimana melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll, sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan dll.

• Gaya Bahasa, adalah penggunaan bahasa dengan menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu dengan bahasa figuratif yang menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan jelaskan pengertian puisi makna atau kaya makna. Gaya bahasa disebut dengan majas. Macam-macam majas yaitu jelaskan pengertian puisi, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks • Rima/Irama ialah persamaan bunyi puisi dibaik awal, tengah, dan akhir baris puisi.

Rima mencakup yakni: Onomatope (tiruan terhadap bunyi seperti /ng/ yang memberikan efek magis puisi staudji C. B); Bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya; Pengulangan kata/ungkapan ritma merupakan tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi.

Rima sangat menonjol dalam pembacaan puisi. Struktur Batin Puisi • Tema/Makna (sense); media pusi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka pusi harus memiliki makna ditipa kata, baris, bait, dan makna keseluruhan. • Rasa (Feeling) yaitu sikap penyair mengenai pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya.

Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya akan latar belakang sosial dan psikologi penyair, seperti latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan.

Kedalaman pengungkapan tema dan ketetapan dalam menyikapi suatu masalah tidak tergantung dari kemampuan penyair memili kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, namun juga dari wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan keperibadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya. • Nada (tone) adalah sikap penyair terdapat pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema baik dengan nada yang menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca dalam pemecahan masalah, menyerahkan masalah kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.

• Amanat/tujuan maksud (intention) adalah pesan yang akan disampaikan penyair kepada pembaca yang terdapat dalam puisi tersebut.

Jenis-Jenis Puisi Lama a. Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap mempunyai kekuatan gaip. Contoh Mantra : mantra untuk mengobati orang dari pengaruh makhluk halus Sihir lontar pinang lontar terletak diujung bumi Setan buta jembalang buta Aku sapa tidak berbunyi b. Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, yang setiap bait terdiri dari 4 baris, dan di tipa baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan untuk 2 baris berikutnya sebagai isi.

Pembagian pantun menurut isinya terdiri atas pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka. Contoh Pantun sungguh elok emas permata lagi elok intan baiduri sungguh elok budi bahasa jika dihias akhlaq terpuji c.

Seloka adalah pantun yang berkait Contoh Seloka Sudah bertemu kasih sayang Duduk terkurung malam siang Hingga setapak tiada renggang Tulang sendi habis terguncang d. Talibun adalah pantun genap yang disetiap barusnya terdiri dari 6, 8 ataupun 10 baris Contoh Talibun Anak orang di padang tarap Pergi berjalan ke kebun bunga hendak ke pekan hari tiah senja Di sana sirih kami kerekap meskipun daunnya berupa namun rasanya berlain juga e.

Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris yang bersajak a-a-a-a dengan berisi nasihat atau cerita. Contoh Syair Berfikirlah secara sehat Berucap tentang taubat dan solawat Berkarya dalam hidup dan manfaat Berprasangka yang baik dan tepat f.

Karmina adalah pantun kilat misalnya pantun tetapi pendek. Contoh Karmina buah ranun kulitnya luka bibir tersenyum banyak yang suka g. Gurindam adalah puisi yang mana dari tiap bait terdiri 2 baris, bersajak a-a-a-a dan berisi nasihat. Contoh Gurindam. Barang siapa tiada memegang agama (a) Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama (a) Barang siapa mengenal yang empat (b) Maka ia itulah orang yang ma’arifat (b) Gendang gendut tali kecapi (c) Kenyang perut senang hati (c) 2.

Puisi Baru Pengertian Puisi Baru adalah puisi yang tidak terikat lagi oleh aturan yang mana bentuknya lebih bebas ddari pada puisi lama dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima. Ciri-Ciri Puisi Baru • Memiliki bentuk yang rapi, simetris • Persajakan akhir yang teratur • Menggunakan pola sajak pantun dan syair walaupun dengan pola yang lain • Umumnya puisi empat seuntai • Di setiap baris atasnya sebuah gatra (kesatuan sintaksis) • Di tiap gatranya terdiri dari dua kata (pada umumnya) : 4-5 suku kata Jenis-Jenis Puisi Baru – Puisi baru dikatogerikan menjadi dua macam yaitu sebagai berikut.

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya a. Balada adalah puisi yang berisi kisah atau cerita. Puisi jenis ini terdiri atas tiga (3) bait, yang setiap delapan (8) larik dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b. Lalu skema berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik terakhir dalam bait pertama digunakan sebagai refren pada bait-bait berikutnya.

Contohnya pada puisi karya Sapardi Damono berjudul “Balada Matinya Seorang Pemberontak”. b. Himne adalah puisi pujaan kepada Tuhan, tanah air, atau pahlawan. Ciri-ciri himne adalah lagu pujian yang menghormati seorang dewa, tuhan, pahlawan, tanah air, almamater (pemandu di Dunia Sastra). Semakin berkembangnya zaman, arti himne berubah yang mana pengertian himne sekarang adalah sebagai puisi yang dinyanyikan, berisi pujian terhadap yang dihormati seperti guru, pahlawan, dewa, tuhan yang bernapaskan ketuhanan.

c. Romansa adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih. Arti romansa berarti keindahan perasaan; persoalan kasih sayang, rindu dendam, serta kasih mesra (perancis “ Romantique). d. Ode adalah puisi yang berisi sanjungan untuk orang yang telah berjasa. Nada dan gayanya sangat resmi (metrumnya ketat), bernada anggun, membahas sesuatu yang mulia, bersifat menyanjung baik terhadap pribadi tertentu atau peristiwa umum. e. Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan atau ajaran hidup.

Epigram berarti unsur pengajaran; didaktik; nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan. f. Elegi adalah puisi yang berisi rata tangis atau kesedihan yang berisi sajak atau lagu dengan mengungkapkan rasa duka atau keluh kesah karena sedih atau rindu, terutama karena kematian/kepergian seseorang.

g. Satire adalah puisi yang berisi sindira/kritik. Istilah berisi bahasa latin Sature yang berarti sindiran; kejaman tajam terhadap sesuatu fenomena; tidak puasa hati satu golongan (ke atas pemimpin yang pura-pura, rasuah, zalim, dsb).

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya a. Distikon adalah puisi yang mana di tiap baitnya terdiri dari dua baris (puisi dua seuntai). b. Terzina adalah puisi yang mana di tiap baitnya terdiri dari tiga baris (puisi tiga seuntai). c. Kuatrain adalah puisi yang di tiap baitnya terdiri dari empat baris (puisi empat seuntai). d. Kuint adalah puisi yang di tiap baitnya terdiri dari jelaskan pengertian puisi baris (puisi lima seuntai).

e. Sektet adalah puisi yang di tiap baitnya terdiri dari enam baris (puisi enam seuntai). f. Septime adalah puisi yang di tiap baitnya terdiri dari tujuh baris (tujuh seuntai). g. Oktaf adalah puisi yang di tiap baitnya terdiri dari delapan baris (double kutrain atau puisi delapan seuntai).

h. Soneta adalah puisi yang terdiri dari empat belas baris yang terbagi dalam dua, dimana dua bait pertama masing-masing empat baris dan pada dua bait kedua masing-masing tiga baris. Kata soneta berasal dari bahasa Italia yaitu Sonneto. Kata sono berarti suara.

Jadi soneta adalah puisi yang bersuara. Puisi soneta diperkenalkan oleh Muhammad Yamin dan Roestam Effendi yang diambil dari negeri Belanda, sehingga mengapa kedua nama tersebut sebagai “Pelopor/Bapak Soneta Indonesia”.

Bentuk soneta Indonesia tak lagi patuh pada syarat-syarat soneta yang ada di italia atau Inggris namun soneta Indonesia memiliki kebebasan baik dalam segi isi maupun rimanya. Yang menjadi pegangan adalah jumlah barinya (empat belas baris). Baca Juga: Pengertian Pantun, Ciri Pantun, & Macam-Macam Pantun Pengertian Biografi, Ciri-Ciri Biografi, & Struktur Biografi Pengertian Kurikulum, Fungsi, dan Komponennya Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Struktur dan Contoh Teks Eksposisi Pengertian, Tujuan, dan Ciri-Ciri Ankedot Serta Contohnya Pengertian Majas dan Macam-Macam Majas Serta Contohnya Pengertian Puisi dan Jenis-Jenis Puisi Pengertian Puisi dan Contohnya Demikianlah informasi mengenai Pengertian Puisi, Ciri, Jenis-Jenis, Unsur & Struktur Puisi.

Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat bagi kita semua baik itu pengertian puisi, ciri-ciri puisi, jenis-jenis puisi, unsur-unsur puisi dan struktur puisi. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. Referensi: Pengertian Puisi, Ciri, Jenis-Jenis, Unsur & Struktur Puisi • Wikipedia. org Recent Posts • Pengertian Kimia, Fungsi, Cabang Ilmu, Manfaat, & Kimia Menurut Para Ahli • Pengertian Kronologi, Fungsi, dan Contoh Kronologi Dalam Sejarah • Pengertian Presipitasi, Fungsi, Arti Presipitasi Menurut Para Ahli dan Kimia, Biologi • Pengertian Periodisasi, Tujuan, Komponen & Contoh Periodisasi • Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik/Ciri, & Fungsi Perusahaan Manufaktur
Pengertian puisi menurut para ahli – Apa yang dimaksud dengan puisi?

Pengertian puisi secara umum adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah. Ada banyak macam-macam dan jenis-jenis puisi yang ada, namun secara umum arti dan definisi puisi hampir sama tiap jenisnya.

Definisi puisi secara umum adalah suatu bentuk karya sastra ungkapan ekspresi dan perasaan penyair dengan bahasa yang menggunakan irama, rima, matra, bait dan penyusunan lirik yang berisi makna. Arti puisi sering dikemukakan oleh para ahli dan juga tertera dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Terdapat beberapa unsur-unsur puisi yang berupa struktur fisik di antaranya adalah diksi, imaji, gaya bahasa, kata konkret, perwajahan puisi serta rima atau irama. Adapun struktur batin puisi terdiri dari tema, rasa, nada dan tujuan. Hal ini menjadi penting dan hampir selalu ditemui dalam setiap contoh puisi yang ada. Secara umum ada dua jenis-jenis puisi, yakni puisi lama dan puisi baru.

Pengertian puisi lama adalah karya sastra puisi yang masih terikat dalam berbagai aturan misalnya jumlah bait dan baris serta irama di akhir kalimat. Beberapa contoh puisi lama misalnya adalah pantun, seloka, gurindam dan talibun. Sementara pengertian puisi baru lebih bebas karena tidak terikat dengan kaidah aturan yang ada.

Artinya penyair bisa menuangkan ekspresi dalam karya puisi dengan lebih bebas dan masih masuk definisi puisi itu sendiri. Musikalisasi puisi juga penting selain penyusunan syair puisi. Pengertian Puisi Apa itu puisi? Di bawah ini akan dijelaskan pengertian puisi secara umum serta pengertian puisi menurut para ahli. Tiap ahli memiliki pendapat berbeda mengenai definisi puisi, begitu pula dengan arti puisi yang tertera dalam KBBI.

Meski begitu kurang lebih penjelasan dan hakikatnya hampir sama dan sejalan. Pengertian Puisi Secara Umum Secara umum pengertian puisi dapat diartikan sebagai sebuah karya sastra yang mengandung unsur irama, ritma, diksi, lirik dan menggunakan kata kiasan dalam setiap baitnya untuk menciptakan estetika bahasa yang padu.

Puisi merupakan karya sastra yang berasal dari hasil perasaan dan ekspresi yang diungkapankan oleh penyair. Macam-macam puisi terbagi menjadi dua, yaitu puisi lama dan puisi baru atau puisi modern. Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, bait dan rima atau sajak. Sedangkan puisi modern tidak terikat pada bait, jumlah baris, atau sajak dalam penulisannya.

Oleh karena itu puisi baru atau puisi modern disebut sebagai puisi bebas. Menurut Wikipedia Definisi puisi menurut Wikipedia Indonesia adalah sebuah seni tertulis dimana penyair menggunakan bahasa untuk menambah kualitas estetis pada makna semantis. Menurut Balai Pustaka Pengertian puisi menurut Balai Pustaka adalah gubahan bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran akan pengalaman membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama dan makna khusus.

Arti Puisi Menurut Bahasa Pengertian puisi menurut bahasa berasal dari kata dalam bahasa Yunani Kuno yaitu poieo atau pocima. Dalam bahasa Inggris kata tersebut dapat diartikan I create atau aku membuat. Secara singkat definisi puisi adalah seni tertulis yang dibuat oleh manusia.

Definisi Puisi Menurut KBBI Pengertian puisi menurut KBBI adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Definisi puisi jelaskan pengertian puisi bisa diartikan sebuah sajak atau gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli Di bawah ini merupakan beberapa definisi dan pengertian puisi menurut para ahli, baik ahli sastra asal Indonesia maupun dari luar negeri. Menurut Aminuddin Menurut Aminuddin, arti puisi berasal dari kata bahasa Yunani yaitu pocima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan. Puisi diartikan sebagai proses membuat dan pembuatan karena lewat puisi, pada dasarnya seseorang telah menciptakan suatu dunia tersendiri, yang berisi pesan atau gambaran suasana tertentu, baik fisik maupun batin.

Menurut Hudson Arti puisi menurut Jelaskan pengertian puisi adalah salah satu cabang sastra yang menggunakan kata-kata sebagai media penyampaian untuk membuahkan ilusi dan imajinasi, seperti halnya lukisan yang menggunakan garis dan warna dalam menggambarkan gagasan pelukisnya. Menurut Aristoteles Pengertian puisi menurut Aristoteles adalah fragmen yang ada penyair yang menggambarkan tiga genre puisi adalah epik, komik, yang tragis dan mengembangkan aturan untuk membedakan puisi kualitas tertinggi setiap genre, berdasarkan tujuan yang mendasari genre.

Menurut William Shakespeare Pengertian puisi menurut William Shakespeare adalah puisi lirik karena membingungkan berbagai bentuk, seperti perbuatan rumit dengan emosi sendiri dan pandangan penulis. Menurut Parrine Pengertian puisi menurut Parrine merupakan bentuk sastra yang paling padat dan terkonsentrasi. Kepadatan komposisi tersebut ditandai dengan pemakaian sedikit kata, namun mengungkap lebih banyak hal.

Menurut Sumardi Pengertian puisi menurut Sumardi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan bahasanya dan diberi irama sesuai bunyi yang padu dengan pemilihan kata kiasan yang bersifat imajinatif. Menurut Herman Waluyo Definisi puisi berdasarkan pendapat Herman Waluyo dapat diartikan sebagai karya sastra tertulis yang paling awal ditulis manusia dalam sejarah serta sebagai bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dalam sebuah struktur fisik dan batinnya.

Menurut Najid Najid mendefinisikan puisi termasuk salah satu bentuk karya sastra. Puisi adalah jenis sastra imajinatif yang mengutamakan unsur fiksionalitas, nilai seni dan rekayasa bahasa. Menurut Daniel Ward Definisi puisi berdasarkan pendapat dari Daniel Ward diartikan sebagai kenikmatan dalam menonton teater dengan aksi panggung yang spektakuler. Menurut Shahnon Ahmad Pengertian puisi berdasarkan pendapat ahli Shahnon Ahmad merupakan unsur-unsur berupa emosi, imajinasi, pemikiran, ide, nada, irama, kesan panca indera, susunan kata, kata kiasan, kepadatan dan perasaan yang bercampur baur.

Menurut Thomas Carlye Thomas Carlye mengemukakan pendapat bahwa pengertian puisi secara umum adalah ungkapan pikiran yang disampaikan secara musikalisasi. Menurut Pradopo Arti puisi menurut Pradopo merupakan sebuah rekaman dan interpretasi pengalaman manusia yang penting, diubah dalam wujud yang paling berkesan. Menurut Herbert Spencer Pengertian puisi sesuai dengan pendapat Herbert Spencer yaitu bentuk pengucapan gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan keindahan.

Menurut Harold Bloom Menurut Harold Bloom, puisi pada dasarnya merupakan sebuah bahasa kiasan, terkonsentrasi sehingga menjadi bentuk ekspresif dan menggugah. Menurut Shelley Puisi adalah rekaman detik-detik yang paling indah dalam hidup seperti peristiwa-peristiwa yang sangat mengesankan dan menimbulkan keharuan yang kuat seperti kebahagiaan, kegembiraan yang memuncak, bahkan kesedihan karena kematian orang yang sangat dicintai.

Menurut Paul Valery Definisi puisi menurut Paul Valery merupakan sebuah seni yang didasarkan pada bahasa, namun puisi memiliki makna yang lebih umum yang sulit untuk menentukannya. Puisi juga bertujuan jelaskan pengertian puisi keadaan pikiran tertentu Menurut Ratih Mihardja Pengertian puisi dapat diartikan sebagai sebuah seni tertulis dimana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan atau selain arti semantiknya.

Menurut Zulfahnur Puisi adalah ekspresi pengalaman batin dan jiwa seseorang tentang kehidupan manusia, alam dan Tuhan dengan media bahasa yang indah yang secara terpadu dan utuh dipadatkan kata-katanya, disusun dalam bentuk teks.

Menurut James Reeves Menurut pendapat dari James Reeves, definisi puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh dengan daya pikat pemilihan kata. Menurut Watt-Dunton Puisi dapat diartikan sebagai suatu ekpresi yang kongkret dan yang sifatnya artistik dari sebuah pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama.

Menurut Edgar Allan Poe Pengertian puisi merupakan ciptaan tentang sesuatu keindahan dalam bentuk berirama dimana cita rasa adalah unsur yang diutamakan.

Menurut Samuel Taylor Coleridge Pengertian puisi merupakan kata-kata yang terindah dalam susunan terindah. Penyair memilih kata-kata yang setepatnya dan disusun secara sebaik-baikna, misalnya seimbang, simetris, antara satu unsur dengan unsur lain sangat erat hubungannya dan sebagainya.

Menurut Samad Said Pengertian puisi merupakan suatu pernyataan dan jelaskan pengertian puisi hidup seorang penyair yang memandang sesuatu peristiwa alam dengan ketajaman perasaannya. Menurut Wallace Steven Pengertian puisi berdasarkan pendapat dari Wallace Steven merupakan sebuah kenikmatan dalam kata dengan sarana kata-kata. Menurut Dresden Pengertian puisi menurut Dresden adalah sebuah dunia dalam kata.

Isi yang terkandung di dalam puisi merupakan cerminan pengalaman, pengetahuan dan perasaan penyair yang membentuk sebuah dunia bernama puisi. Menurut William Wordsworth Pengertian puisi menurut pendapat William Wordsworth adalah peluapan yang spontan dari perasaan-perasaan yang penuh daya, memperoleh jelaskan pengertian puisi dari emosi atau rasa yang dikumpulkan kembali dalam kedamaian.

Menurut H.B. Jassin H.B. Jassin berpendapat bahwa arti puisi secara umum yaitu suatu pengucapan dengan sebuah perasaan yang di dalamnya mengandung suatu fikiran-fikiran dan sebuah tanggapan-tanggapan. Menurut Carol Carol berpendapat bahwa pengertian puisi menurutnya adalah pakaian perasaan atau karya sastra darimana kata-kata tampaknya dibuat khusus dari memori atau keinginan.

Menurut Kamus SastraSudjiman Pengertian puisi adalah suatu ragam sastra yang bahasanya terikat oleh suatu irama, matra, rima, serta sesuatu dalam penyusunan larik dan bait.

Menurut Ralph Waldo Emerson Menurut Ralph Waldo Emerson, arti puisi adalah sebuah pengajaran sebanyak mungkin dengan kata-kata yang lebih sedikit. Menurut Steve Borne Berdasarkan pendapat Steve Borne, arti kata puisi didefinisikan seperti seseorang yang sedang kerasukan, tetapi kata-kata indah dilontarkan. Menurut Hasanuddin Puisi adalah pernyataan perasaan yang imajinatif penyair yang masih abstrak dikonkretkan, untuk mengkonkretkan peristiwa-peristiwa yang telah ada di dalam pikiran dan perasaan penyair dan puisi merupakan sarananya.

Menurut Tarigan Pengertian puisi menurut Tarigan adalah pengucapan dengan perasaasn, berbeda dengan prosa yang diungkapkan melalui pengucapan dengan pikiran. Menurut Edwin Arlington Robinson Pengertian puisi berdasarkan Edwin Arlington Robinson adalah suatu bahasa yang akan disampaikan sesuatu yang tidak hendak dinyatakan, tidak diperkirakan sama dan ada puisi yang benar atau sebaliknya.

Menurut Semi Puisi dapat diumpamakan sebagai suatu pernyataan yang menyenangkan yang muncul dari suatu kemampuan, penyairnya melihat sesuatu secara antusias dengan jurus yang tepat. Penyair mempertimbangkan secara matang apa yang dilihatnya, kemudian mengungkapkan hasil penglihatannya tanpa terlalu berkecendrungan untuk mempermasalahkannya.

Menurut Vicil C. Coulter Puisi merupakan teknologi, dengan menggunakan tubuh manusia sebagai media perantara, jelaskan pengertian puisi untuk keperluan spesifik untuk menahan hal dalam memori, baik dalam maupun di luar rentang kehidupan individu, untuk mencapai intensitas dan daya tarik sensual.

Menurut Adam Stelle Pengertian jelaskan pengertian puisi menurut Adam Stelle adalah susunan not musik yang berasal dari jiwa dan berirama hingga membuat orang yang mendengarnya akan terlelap.

Menurut Muhammad H. Salleh Puisi dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk karya sastra yang kental dengan musik bahasa serta suatu kebijaksanaan oleh si penyair dan tradisinya. Menurut Djososuroto Berdasarkan pendapat dari Djososuroto, pengertian puisi dapat diartikan sebagai hal yang berkaitan dengan mencari dan melukiskan yang diidamkan.

Menurut Lescelles Abercrombie Puisi adalah ekspresi dari pengalaman imajinatif, yang hanya bernilai serta berlaku dalam pengucapan atau pernyataan yang bersifat kemasyarakatan yang diutarakan dengan bahasa yang mempergunakan setiap rencana yang matang serta bermanfaat. Menurut Antilan Purba Pengertian puisi menurut pendapat dari Antilan Purba mendefinisikan puisi sebagai salah satu karya sastra yang bersifat tradisional. Menurut Usman Awang Arti puisi berdasarkan pendapat Usman Awang yaitu bukanlah suatu nyanyian orang putus asa yang mencari suatu ketenangan dan kepuasan dalam puisi yang ditulisnya.

Menurut Mulyana Sementara menurut Mulyana, puisi merupakan sintesis dari berbagai peristiwa yang tersaring semurni-murninya dan berbagai proses jiwa yang mencari hakikat pengalamannya, tersusun dengan sistem korespondensi dalam salah satu bentuk. Menurut Andrew Bradley Menurut Andrew Bradley, puisi terdiri daripada rangkaian pengalaman tentang bunyi, gambar, pemikiran dan emosi yang kita alami sewaktu kita membacanya dengan cara sepuitis mungkin.

Menurut Matius Hollis Matius Hollis mengungkapkan bahwa puisi adalah bulletin masyarakat, layaknya musim semi meninggalkan catatan bagi jelaskan pengertian puisi lain untuk menemukan keinginan untuk memiliki mereka jatuh ke tangan yang salah.

Menurut Kawirian Puisi menurut Kawirian diibaratkan seperti saat sedang memainkan sebuah alat dengan ekspresi yang luar biasa di atas panggung. Menurut John Keats Puisi menurut John Keats didefinisikan sebagai suatu usaha untuk membaca indah dari membayangkan suatu narasi proses pemikiran yang bersifat logis. Ia tidak menyiratkan sebuah puisi yang tidak masuk akal atau tidak memiliki narasi. Menurut Riffaterre Berdasarkan pendapat dari Riffaterre, puisi itu selalu berubah-ubah sesuai dengan evolusi selera dan perubahan konsepsi estetikanya.

Menurut Anne Jelaskan pengertian puisi Definisi puisi menurut Anne Rouse adalah intensitas di pusat kehidupan, dan tentang kerumitan berekspresi tanpa apresiasi dari mereka, jelaskan pengertian puisi yang dikutuk untuk emosi sederhana dan eskpresi mentah.

Menurut Frieda Hughes Puisi merupakan cara berkomunkasi yang luas dari pikiran dan perasaan dengan berkonsentrasi mereka menjadi minimal, atau bahkan titik tunggal yang menggambarkan keseluruhan. Menurut Dick Hartono Pengertian puisi adalah karya sastra yang terdiri dari unsur-unsur penting yaitu unsur tematik atau unsur semantik puisi dan unsur sintaksis puisi.

Unsur tematik puisi lebih menunjuk ke arah struktur batin puisi, sementara unsur sintaksi menunjuk ke arah struktur fisik puisi. Menurut Charles Baudelaire Pengertian puisi adalah karya sastra yang merupakan ekspresi konkret dan bersifat artistik yang berasal dari kehidupan manusia. Menurut Waluyo Menurut Waluyo, pengertian puisi merupakan sebuah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan sebuah kata-kata kias atau imajinatif.

Menurut W.H. Auden Menurut pendapat dari W.H. Auden, arti dan definisi puisi secara umum adalah sebuah ekspresi yang bening dari perasaan yang berbaur. Menurut Rahmat Joko Pradopo Puisi merupakan bentuk ekspresi pemikiran yang membangkitkan perasaan, ia mampu membangkitkan imajinasi panca indera dalam suasana yang berirama.

Menurut Schmitt dan Viala Schmitt dan Viala menuliskan bahwa masyarakat Yunani memahami puisi sebagai seni menciptakan bahasa yang berbeda dari pemakaian bahasa sehari-hari.

Menurut Burhan Nurgiyantoro Arti puisi merupakan genre sastra yang sangat memperhatikan pemilihan aspek kebahasaan, efek keindahan dari puisi diperoleh dari pemilihan bahasa terutama aspek diksi yang menyangkut unsur bunyi, bentuk dan makna puisi itu sendiri. Menurut Umberto Eco Menurut Umberto Eco, karya puisi bukanlah masalah perasaan, namun merupakan masalah bahasa. Puisi adalah bahasa yang menciptakan perasaan.

jelaskan pengertian puisi

Menurut Robert Pinsky Pengertian puisi menurut Robert Pinsky adalah karya seni kuno, lebih tua dari komputer, lebih tua dari mesin cetak, lebih tua dari menulis dan jauh lebih tua dari prosa. Menurut Matthew Arnold Puisi menurut Matthew Arnold adalah satu-satunya cara yang paling indah, impresif, dan yang paling efektif untuk mendendangkan sesuatu.

Menurut Dylan Thomas Menurut Dylan Thomas, puisi adalah apa yang membuat seseorang bisa tertawa atau menangis serta apa yang membuat seseorang ingin melakukan ini atau itu atau tidak sama sekali. Menurut Putu Arya Tirtawirya Putu Arya Tirtawirya mengungkapkan pendapat bahwa puisi merupakan suatu ungkapan secara jelaskan pengertian puisi dan samar, dengan makna yang tersirat, dimana kata-katanya condong pada suatu makna konotatif.

Menurut Jason Stone Puisi jelaskan pengertian puisi untuk mengekspresikan perasaan dan ide-ide dengan cepat dan mengesankan, untuk berbagi perasaan dan ide dengan sahabat dan juga dengan mati dan dengan orang-orang untung datang setelah kami. Menurut Tjahjono Pengertian puisi secara umum merupakan pembentuk, pembangun atau pembuat, karena memang pada dasarnya dengan menciptakan sebuah puisi maka seorang penyair telah membangun, membuat atau membentuk sebuah dunia baru, secara lahir maupun batin.

Menurut Lawrence Ferlinghetti Pengertian puisi menurut Lawrence Ferlinghetti diandaikan sebagai suara musim panas di tengah hujan orang tertawa di balik jendela menutup jalan sempit. Menurut Samuel Johnson Arti puisi merupakan seubah karya tulis seni penyatuan kesenangan dengan kebenaran melalui sentuhan imajinasi yang bernalar. Nah demikianlah referensi penjelasan pengertian puisi menurut para ahli, artinya menurut KBBI serta definisi puisi secara umum lengkap.

Puisi dikenal sebagai karya sastra yang menggunakan diksi pemilihan kata dengan bait dan rima tertentu. Artikel Terbaru • 50+ Contoh Tumbuhan Monokotil Beserta Nama Latinnya [Lengkap] • 30+ Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Beserta Pengertiannya • 4+ Fungsi Sosiologi Bagi Masyarakat Beserta Peran dan Manfaatnya • Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Menurut Para Ahli & Secara Umum • 8+ Unsur Intrinsik Novel Beserta Pengertian dan Contohnya [Lengkap] Artikel Pilihan

Cara Menentukan Makna Puisi




2022 www.videocon.com