Kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

1. Seseorang yang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tindak ketidakjujuran, pelanggaran, pencurian merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan …. a. Longgar atau tidaknya nilai dan norma b. Sosialisasi yang tidak sempurna c. Sosialisasi subkebudayaan yang menyimpang d. Pola pengasuhan anak yang kurang baik e. Unsur genetis dari orang tua Jawaban B Seseorang yang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tindak ketidakjujuran, pelanggaran, pencurian merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan sosialisasi yang tidak sempurna.

Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak sempurna, sehingga menimbulkan perilaku menyimpang. Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. 2. Pembagian jenis perilaku menyimpang menjadi penyimpangan primer (primary deviation) dan penyimpangan sekunder (secondary deviation) adalah menurut ….

a. Paul B. Horton b. Robert M.Z. Lawang c. Kimball Young dan Raymond W. Mack d. James Van der Zenden e. Lemert Jawaban E Pembagian jenis perilaku menyimpang menjadi penyimpangan primer (primary deviation) dan penyimpangan sekunder (secondary deviation) adalah menurut Lemert. Penyimpangan primer dilakukan seseorang, akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat. Penyimpangan sekunder berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang.

• Company About Us Scholarships Sitemap Q&A Archive Standardized Tests Education Summit • Get Course Hero iOS Android Chrome Extension Educators Tutors • Careers Leadership Careers Campus Rep Program • Help Contact Us FAQ Feedback • Legal Copyright Policy Academic Integrity Our Honor Code Privacy Policy Terms of Use Attributions • Connect with Us College Life Facebook Twitter LinkedIn YouTube Instagram Hallo Dica L., kakak bantu jawab ya!

Jawaban yang tepat adalah b. Sekunder. Berikut ini pembahasannya ya! Penyimpangan sekunder merupakan penyimpangan yang biasanya mengarah pada tindakan kriminal seperti kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan dan perjudian.

Penyimpangan sekunder umumnya telah dilakukan berkali-kali oleh penggunaan obat-obatan terlarang. Masyarakat tidak menginginkan dan tidak dapat menerima adanya penyimpangan sekunder sama sekali.

Berdasarkan pembahasan tersebut, maka pilihan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan soal adalah b. Sekunder. Demikian Dica L., semoga membantu ya! Perbedaan agregasi dengan kelompok sosial adalah . a. agregasi tidak melibatkan kesadaran bersama, sedangkan kelompok-kelompok melibatkan kesadaran bersama b.

kelompok sosial tidak melibatkan kesadaran bersama, sedangkan agregasi melibatkan kesadaran bersama c. agregasi mementingkan kehafiran fisik,sedangkan kelompok sosial mementingkan struktur d. kelompok sosial mementingkan kehadiran fisik, sedangkan agregasi mementingkan struktur e. agregasi beranggotakan sedikit orang, sedangkan kelompok sosial tak terbatas Banyak remaja terlibat kenakalan setelah orang tuanya tidak peduli terhadap pendidikannya karena terlalu sibuk bekerja. Remaja tersebut berperilaku menyimpang karena mengalami sosialisasi tidak sempurna yang merupakan akibat dari .

a. Lembaga keluarga tidak menjalankan fungsinya b. Pengawasan sosial tidak pemerkosaan baik c. Pemberian sanksi tidak sesuai tingkat kesalahan d. Kepribadian individu tidak sejalan dengan tujuan e.

Individu melakukan penyerapan unsur budaya
none 7. Berikut merupakan bentuk pernyimpangan seksual, kecuali …. a. Perzinaan b. Transvertisme c. Homoseksual d. Kawin siri e. Kumpul kebo Pembahasan: Penyimpangan seksual adalah perilaku seks tidak lazim, dilakukan oleh kebanyakan orang. Beberapa penyimpangan seksual antara lain, perzinaan, transvertisme, homseksual, kumpul kebi, dan pedophilia. Perzinaan merupakan hubungan seks di luar pernikahan. Trasnvertisme adalah memuaskan keinginan seks dengan menggunakan pakaian lawan jenis.

Sementara Homoseksual merupakan hubungan seks sesama pria. Kumpul kebo adalah hidup bersama laki-laki dan perempuan dalam satu rumah tanpa ikatan kebiasaan mabuk-mabukan. Lalu, Pedophilia merupakan keinginan seks dengan mengadakan kontak seksual kepada anak-anak. 8. Semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang merupakan pengertian perilaku menyimpang menurut ….

a. Paul B. Horton b. Robert M.Z. Lawang c. Kimball Young dan Raymond W. Mack d. James Van der Zenden e. plato Pembahasan: Semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang merupakan pengertian perilaku penggunaan obat-obatan terlarang menurut Robert M.Z Lawang.

Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. 9. Kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis …. a. primer b. sekunder c. penggunaan obat-obatan terlarang d. kuarter e.primer-sekunder Pembahasan: Kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis sekunder.

Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya. 10. Perilaku kumpul kebo yang dianggap masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan ….

a. longgar atau tidaknya nilai dan norma b. sosialisasi yang tidak sempurna c. sosialisasi subkebudayaan yang menyimpang d. pola pengasuhan anak yang kurang baik e. pihak sosial yang tak bertanggung jawab pembahasan: Perilaku kumpul kebo yang dianggap masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan longgar atau tidaknya nilai dan norma. • Company About Us Scholarships Sitemap Q&A Archive Standardized Tests Education Summit • Get Course Hero iOS Android Chrome Extension Educators Tutors • Careers Leadership Careers Campus Rep Program • Help Contact Us FAQ Feedback • Legal Copyright Policy Academic Integrity Our Honor Code Privacy Policy Terms of Use Attributions • Connect with Us College Life Facebook Twitter LinkedIn YouTube Instagram
MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • IPA • Pelacuran • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) Pernahkah Anda sadari dalam kehidupan ini pasti kita pernah berkawan atau berteman?

Dengan pelacuran lain kita mesti bermasyarakat? Dalam mata pelajaran Sosiologi ini kita akan mendapatkan pengetahuan untuk berkawan dengan baik dan menjadi anggota masyarakat yang menyadari akan kewajiban, hak, status dan peranan yang kita miliki. Dalam bermasyarakat kita sering menemukan suatu keadaan atau kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang mulai tidak patuh pada aturan, tata tertib dan mengabaikan nilai dan norma.

Itulah suatu keadaan atau kondisi yang disebut dengan istilah Penyimpangan Sosial. Sebagai warga masyarakat sudah selayaknya kalau kita punya niat untuk tidak berbuat hal seperti itu dan mau berusaha untuk turun tangan mengatasinya.

7.1. Sebarkan ini: Penyimpangan sosial merupakan bentuk perilaku yang dilakukan oleh seseorang yang tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Menurut Bruce J. Cohen, ukuran yang menjadi dasar adanya penyimpangan bukan baik atau buruk, benar atau salah menurut pengertian umum, melainkan berdasarkan ukuran norma dan nilai sosial suatu masyarakat. Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat atau dengan kata lain penyimpangan (deviation) adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri (conformity) terhadap kehendak masyarakat.

Definisi penyimpangan sosial : • Pembunuhan W. Van Der Zanden : Penyimpangan perilaku merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi.

• Robert M. Z. Lawang: Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang.

Secara umum, Perilaku menyimpang merupakan semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku di suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari pihak berwenang dalam pembunuhan itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang tersebut. Penyimpangan dalam suatu masyarakat tidak berarti ialah suatu penyimpangan dalam masyarakat lain karena adanya perbedaan standar atau ukuran tentang nilai dan norma. Bentuk Penyimpangan Sosial Bentuk penyimpangan menurut pelakunya: • Penyimpangan Individu yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh Individu yang berlawanan dengan Norma.

Penyimpangan ini biasanya dilakukan di lingkungan keluarga. Misalnya sesorang mencuri dilakukan sendiri. • Penyimpangan kelompok yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh kelompok orang yang tunduk pada norma kelompoknya yang bertentangan dengan norma yang berlaku dalam masyarakat.

Contoh kelompok yang melakukan penyimpangan adalah kelompok pengedar narkotika, sindikat penjahat atau mafia, pemberontak. Bentuk penyimpangan Sosial menurut Sifatnya: • Penyimpangan bersifat positif : Penyimpangan ini terarah pada nilai sosial yang berlaku dan dianggap ideal dalam masyarakat dan mempunyai dampak yang bersifat positif.

Cara yang dilakukan seolah-olah menyimpang dari norma padahal tidak. Contohnya adalah: Bermunculan Wanita karier yang sejalan dengan emansipasi wanita, biro jodoh. • Penyimpangan bersifat negatif : Penyimpangan ini berwujud dalam tindakan yang mengarah pada nilai-nolai sosial yang dipandang rendah dan dianggap pembunuhan dalam masayarakat. Contohnya: pemerkosaan, pencurian, pembunuhan, perjudian dan pemakaian narkotika.

Bentuk penyimpangan Sosial menurut Lemert (1951). • Penyimpangan Primer: merupakan penyimpangan sosial yang bersifat sementara dan biasanya tidak diulangi lagi. Seseorang yang melakukan penyimpangan ini kebiasaan mabuk-mabukan diterima di masyarakat.

Contoh: orang yang melanggar lalu lintas dengan tidak membawa SIM dan perbuatannya itu tidak diulangi lagi, Orang yang belum membayar pajak. • Penyimpangan Sekunder : merupakan penyimpangan sosial yang nyata dan dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan menunjukkan ciri khas suatu kelompok.

Seseorang yang melakukan penyimpangan ini biasanya tidak akan diterima lagi di masyarakat. Contoh: Pemabuk yang seringa mabuk-mabukan dipasar, di diskotik dll. untuk lebih memperjelas pengertian Anda tentang Penyimpangan Sosial, amatilah gambar berikut ini: Dari gambar no. 1 s/d no. 5 diatas coba Anda jawab di kertas jawaban tersendiri, mengapa termasuk sebagai pelacuran menyimpang.

Diskusikan jawaban Anda dengan teman-temanmu! Teori penyimpangan sosial • Teori Differential Association. Menurut pandangan teori ini, penyimpangan sosial bersumber pada pergaulan yang berbeda yang terjadi melalui proses alih budaya. • Teori Labeling.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang karena proses Labeling, penberian julukan, cap, etiket dan merek yang diberikan masyarakat secara menyimpang sehingga menyebabkan seseorang pembunuhan penyimpangan sosial. • Teori Merton. Teori penyimpangan ini bersumber dari struktur sosial. Menurut Merton terjadinya perilaku menyimpang itu sebagai bentuk adabtasi terhadap situasi tertentu.

• Teori Fungsi Durkheim. Bahwa kesadaran moral semua anggota masyarakat tidak mungkin terjadi karena setiap orang berbeda satu sama lainnya tergantung faktor keturunan, lingkungan fisik dan lingkungan sosial.

Menurut Durkheim kejahatan itu perlu, agar moralitas dan hukum itu berkembang secara formal. • Teori konflik. Karl Mark, mengemukakan bahwa kejahatan erat terkait dengan perkembangan kapitalisme.

Menurtu teori ini apa yang merupakan perilaku menyimpang hanya dalam pandangan kelas yang berkuasa untuk melindungi kepentingan mereka. Dengan demikian, peradilan pidana pun lebih memihak pada kepentingan mereka. Oleh sebab itu, orang yang dianggap melakukan kejahatan dan terkena hukuman pidana umumnya berasal dari kalangan rakyat miskin. Penyebab penyimpangan Sosial : Latar Belakang/sebab-sebab terjadinya penyimpangan Sosial : Proses sosialisasi yang tidak pembunuhan atau tidak berhasil karena seseorang mengalami kesulitan dalam hal komunikasi ketika bersosialisasi.

Artinya individu tersebut tidak mampu mendalami norma- norma masyarakat yang berlaku. Penyimpangan juga dapat terjadi apabila seseorang sejak masih kecil mengamati bahkan meniru perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang-orang dewasa. Terbentuknya perilaku menyimpang juga merupakan hasil sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang yang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi dan faktor agama. Contoh karena kekurangan biaya seorang pelajar mencuri dan seseorang yang tidak memiliki dasar agama hidupnya tanpa arah dan tujuan.

Faktor Penyimpangan Sosial Menurut James W. Van Der Zanden Faktor-faktor penyimpangan sosial adalah sebagai berikut: • Longgar/tidaknya nilai dan norma. Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk atau benar salah menurut pengertian umum, melainkan berdasarkan ukuran longgar tidaknya norma dan nilai sosial suatu masyarakat. Norma dan nilai sosial masyarakat yang satu berbeda dengan norma dan nilai sosial masyarakat yang lain.

Misalnya: kumpul kebo di Indonesia dianggap penyimpangan, di masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar. • Sosialisasi yang tidak sempurna.

Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis, sehingga menimbulkan perilaku perampokan. Contoh: di masyarakat seorang pemimpin idealnya bertindak sebagai panutan atau pedoman, menjadi teladan namun kadangkala terjadi pemimpin justru memberi contoh yang salah, seperti melakukan KKN.

Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. • Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang. Perilaku menyimpang terjadi pada masyarakat yang memiliki nilai-nilai sub kebudayaan yang menyimpang, yaitu suatu kebudayaan khusus yang normanya bertentangan dengan norma-norma budaya yang dominan/ pada umumnya. Contoh: Masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh, masalah etika dan estetika kurang diperhatikan, karena umumnya mereka sibuk dengan usaha memenuhi kebutuhan hidup yang pokok (makan), sering cekcok, mengeluarkan kata-kata kotor, buang sampah sembarangan dsb.

Hal itu oleh masyarakat umum dianggap perilaku menyimpang. Menurut Casare Lombroso Perilaku menyimpang disebabkan oleh faktor-faktor: • Biologis Misalnya orang yang lahir sebagai pencopet atau pembangkang.

Ia membuat penjelasan mengenai “si penjahat yang sejak lahir”. Berdasarkan ciri-ciri tertentu orang bisa diidentifikasi menjadi penjahat atau tidak. Ciri- ciri fisik tersebut antara lain: bentuk muka, kedua alis yang menyambung menjadi satu dan sebagainya.

• Psikologis Menjelaskan sebab terjadinya penyimpangan ada kaitannya dengan kepribadian retak atau kepribadian yang kebiasaan mabuk-mabukan kecenderungan untuk melakukan penyimpangan. Dapat pemerkosaan karena pengalaman traumatis yang dialami seseorang. • Sosiologis Menjelaskan sebab terjadinya perilaku menyimpang ada kaitannya dengan sosialisasi yang kurang tepat.

Individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural budayanya atau individu yang menyimpang harus belajar bagaimana melakukan penyimpangan. Penyimpangan Individual (Individual Deviation) Penyimpangan individual merupakan penvimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudavaan yang telah mapan. Penyimpangan ini disebabkan oleh kelainan jiwa seseorang atau karena perilaku yang jahat/tindak kriminalitas.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

Penyimpangan yang bersifat individual sesuai dengan kadar penyimpangannya dapat dibagi menjadi beberapa hal, antara lain: • Tidak patuh nasihat orang tua agar mengubah pendirian yang kurang baik, penyimpangannya disebut pembandel. • Tidak taat pemerkosaan peringatan orang-orang yang berwenang di lingkungannya, penyimpangannya disebut pembangkang. • Melanggar norma-norma umum yang berlaku, penyimpangannya disebut pelanggar.

• Mengabaikan norma-norma umum, menimbulkan rasa tidak aman/tertib, kerugian harta benda atau jiwa di lingkungannya, penyimpangannya disebut perusuh atau penjahat. Apakah Anda pernah melakukan penyimpangan individual? Semoga tidak! Namun kadang kala karena kekhilafan kita sebagai manusia biasa penyimpangan individual itu pernah kita lakukan. Bagaimana kalau hal itu terjadi? Tentu Anda akan minta maaf pada lingkungan Anda dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali perbuatan itu, bukan?

Marilah kita lanjutkan kembali belajarnya! Kategori Penyimpangan Individual Yang termasuk dalam tindak penyimpangan individual antara lain: kebiasaan mabuk-mabukan Penyalahgunaan narkoba Merupakan bentuk penyelewengan terhadap nilai, norma sosial dan agama. Contoh pemakaian obat terlarang/narkoba antara lain: • Narkotika (candu, ganja, putau) • Psikotropika (ectassy, magadon, amphetamin) • Proses sosialisasi yang tidak sempurna. Apabila seseorang dalam kehidupannya mengalami sosialisasi yang tidak sempurna, maka akan muncul penyimpangan pada perilakunya.

Contohnya: seseorang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tidak ketidakjujuran, pelanggaran, pencurian dan sebagainya. • Pelacuran Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan menyerahkan diri kepada umum untuk dapat melakukan perbuatan sexual dengan mendapatkan upah. Pelacuran lebih disebabkan oleh tidak dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis jiwa seseorang atau pola kepribadiannya yang tidak seimbang.

Contoh: seseorang menjadi pelacur karena mengalami masalah (ekonomi, keluarga dsb.) • Penvimpangan seksual Adalah perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan seseorang. Beberapa jenis penyimpangan seksual: • Lesbianisme dan Homosexual • Sodomi • Transvestitisme • Sadisme • Pedophilia • Perzinahan • Kumpul kebo • Tindak kejahatan/kriminal Tindakan yang bertentangan dengan norma pelacuran, sosial dan agama. Yang termasuk ke dalam tindak kriminal antara lain: pencurian, penipuan, penganiayaan, pembunuhan, perampokan dan pemerkosaan.

• Gaya hidup Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup yang lain dari perilaku umum atau biasanya. Penyimpangan ini antara lain: • Sikap arogansi Kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya seperti kepandaian, kekuasaan, kekayaan dsb. • Sikap eksentrik Perbuatan yang menyimpang dari biasanya, sehingga dianggap aneh, misalnya laki-laki beranting di telinga, rambut gondrong dsb.

Bagaimana, apakah Anda telah paham seluruh kategori penyimpangan individual? Semoga. Namun bila ada yang sulit catatlah hal-hal yang belum Anda pahami tersebut sebagai bahan diskusi atau pertanyaan pada saat tatap muka. Dengan demikian kita bisa melanjutkan belajarnya dengan bahasan penyimpangan kolektif berikut ini: Penyimpangan Kolektif (Group Deviation) Penyimpangan kolektif yaitu: penyimpangan yang dilakukan secara bersama- sama atau secara berkelompok.

Penyimpangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang beraksi secara bersama-sama (kolektif). Mereka patuh pada norma kelompoknya yang dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis dan biasanya bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. Penyimpangan yang dilakukan kelompok, umumnya sebagai akibat pengaruh pergaulan/teman. Kesatuan dan persatuan dalam kelompok dapat memaksa seseorang ikut dalam kejahatan kelompok, supaya jangan disingkirkan dari kelompoknya.

Penyimpangan yang dilakukan secara kelompok/kolektif antara lain: • Kenakalan remaja Karena keinginan membuktikan keberanian dalam melakukan hal-hal yang dianggap bergengsi, sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan menyerempet bahaya, misalnya kebut-kebutan, membentuk geng-geng yang membuat onar dsb.

• Tawuran/perkelahian pelajar Perkelahian antar pelajar termasuk jenis kenakalan remaja yang pada umumnya terjadi di kota-kota besar sebagai akibat kompleknya kehidupan di kota besar. Demikian juga tawuran yang terjadi antar kelompok/etnis/warga yang akhir-akhir ini sering muncul. Tujuan perkelahian bukan untuk mencapai nilai yang positif, melainkan sekedar untuk balas dendam atau pamer kekuatan/unjuk kemampuan. Penyimpangan kebudayaan Karena ketidakmampuan menyerap norma-norma kebudayaan kedalam kepribadian masing-masing individu dalam kelompok maka dapat terjadi pelanggaran terhadap norma-norma budayanya.

Contoh: tradisi yang mewajibkan mas kawin yang tinggi dalam masyarakat tradisional banyak ditentang karena tidak lagi sesuai dengan tuntutan zaman. Dampak Penyimpangan Sosial Dampak Penyimpangan Sosial Terhadap Diri Sendiri/ Individu Seseorang yang melakukan tindak penyimpangan oleh masyarakat akan dicap sebagai penyimpang (devian).

Sebagai tolok ukur menyim- pang atau tidaknya suatu perilaku ditentukan oleh norma-norma atau nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Setiap tindakan yang bertentangan dengan norma yang berlaku dalam masyarakat akan dianggap sebagai penyimpangan dan harus ditolak.

Akibat tidak diterimanya/ditolak perilaku individu yang bertentangan dengan nilai dan norma masyarakat, maka berdampaklah bagi si individu tersebut hal-hal sebagai berikut: • Terkucil Umumnya dialami oleh pelaku penyimpangan individual, antara lain pelaku penyalahgunaan narkoba, penyimpangan seksual, tindak kejahatan/kriminal.

Pengucilan kepada pelaku penyimpangan dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan supaya pelaku penyimpangan menyadari kesalahannya dan tindak penyimpangannya tidak menulari anggota masyarakat yang lain. Pengucilan dalam berbagai bidang, antara lain: hukum, adat/budaya dan agama.

Pengucilan secara hukum, melalui penjara, kurungan, dsb. Pengucilan melalui agama, pada agama tertentu (contohnya: Katolik) ada hak-hak tertentu yang tidak boleh diterima oleh si pelaku penyimpangan, misalnya tidak boleh menerima sakramen tertentu bilamana seseorang melakukan tindakan penyimpangan (berdosa).

• Terganggunva perkembangan jiwa Secara umum pelaku penyimpangan sosial akan tertekan secara psikologis karena ditolak oleh masyarakat.

Baik penyimpangan ringan maupun penyimpangan berat akan berdampak pada terganggunya perkembangan mental atau jiwanya, terlebih-lebih pada penyimpangan yang memang diakibatkan dan yang mempunyai sasaran pada jaringan otaknya, misalnya pada pelaku penyalahgunaan narkoba dan kelainan seksual.

• Rasa bersalah Sebagai manusia yang merupakan mahluk yang berakal budi, mustahil seorang pelaku tindak penyimpangan tidak pernah merasa malu, merasa bersalah bahkan merasa menyesal telah melanggar nilai-nilai dan norma masyarakatnya. Sekecil apapun rasa bersalah itu pasti akan muncul karena tindak penyimpangan tersebut telah merugikan orang lain, hilangnya harta benda bahkan nyawa.

Dampak Penyimpangan Sosial Terhadap Masyarakat/kelompok Seorang pelaku penyimpangan senantiasa berusaha mencari kawan yang sama untuk bergaul bersama, dengan tujuan supaya mendapatkan ‘teman’.

Lama- kelamaan berkumpullah berbagai individu pelaku penyimpangan menjadi penyimpangan kelompok, akhirnya bermuara kepada penentangan terhadap norma masyarakat. Dampak yang ditimbulkan selain terhadap individu juga terhadap kelompok/masyarakat. Dampak apa saja yang muncul akibat adanya tindak penyimpangan terhadap kelompok masyarakat?

Marilah kita bahas: • Kriminalitas Tindak kejahatan, tindak kekerasan seorang kadangkala hasil penularan seorang individu lain, sehingga tindak kejahatan akan muncul berkelompok dalam masyarakat. Contoh: seorang residivis dalam penjara akan mendapatkan kawan sesama penjahat, sehingga sekeluarnya dari penjara akan membentuk ‘kelompok penjahat’, sehingga dalam masyarakat muncullah kriminalitas-kriminalitas baru.

• Teraanaaunva keseimbangan sosial Robert K. Merton mengemukakan teori yang menjelaskan bahwa perilaku menyimpang itu merupakan penyimpangan melalui struktur sosial. Karena masyarakat merupakan struktur sosial, maka tindak penyimpangan pasti akan berdampak terhadap masyarakat yang akan mengganggu keseimbangan sosialnya.

Contoh: pemberontakan, pecandu obat bius, gelandangan, pemabuk dsb. • Pudarnya nilai dan norma Karena pelaku penyimpangan tidak mendapatkan sangsi yang tegas dan jelas, maka muncullah sikap apatis pada pelaksanaan nilai-nilai dan norma dalam masyarakat.

Sehingga nilai dan norma menjadi pudar kewibawaannya untuk mengatur tata tertib dalam masyarakat. Juga karena pengaruh globalisasi di bidang informasi dan hiburan memudahkan masuknya pengaruh asing yang penggunaan obat-obatan terlarang sesuai dengan budaya Indonesia mampu memudarkan nilai dan norma, karena tindak penyimpangan sebagai eksesnya. Contoh: karena pengaruh film-film luar yang mempertontonkan tindak penyimpangan yang dianggap hal yang wajar disana, akan mampu menimbulkan orang yang tidak percaya lagi pada nilai dan norma di Indonesia.

Pelacuran Cara Mengatasi Penyimpangan Sosial USAHA MENGANTISIPASI DAN MENGATASI PENYIMPANGAN SOSIAL Upaya-upaya Mengantisipasi Penyimpangan Sosial Antisipasi adala usaha sadar yang berupa sikap, perilaku atau tindakan yang dilakukan seseorang melaui langkah-langkah tertentu untuk menghadapi peristiwa yang kemungkinan terjadi. Jadi sebelum tindak penyimpangan terjadi atau akan terjadi seseorang telah siap dengan berbagai ‘perisai’ untuk menghadapinya. Upaya mengantisipasi tersebut melalui: • Penanaman nilai dan norma yang kuat Penanaman nilai dan norma pada seseorang individu melalui proses sosialisasi.

Adapun tujuan proses sosialisasi antara lain sebagai berikut: • pembentukan konsep diri • pengembangan keterampilan • pengendalian diri • pelatihan komunikasi • pembiasaan aturan. Dengan melihat tujuan sosialisasi tersebut jelas ada penanaman nilai dan norma. Apabila tujuan sosialisasi tersebut terpenuhi pada seseorang individu dengan ideal, niscaya tindak penyimpangan tidak akan dilakukan oleh si individu tersebut.

• Pelaksanaan Peraturan Yang Konsisten Segala bentuk peraturan yang dikeluarkan pada hakekatnya penggunaan obat-obatan terlarang usaha mencegah adanya tindak penyimpangan, sekaligus juga sebagai sarana/alat penindak laku penyimpangan. Namun apabila peraturan-peraturan yang dikeluarkan tidak konsisten justru akan dapat menimbulkan tindak penyimpangan. Apa yang dimaksud dengan konsisten? Konsisten adalah: satu dan lainnya saling berhubungan dan tidak bertentangan atau apa yang disebut dengan ajeg.

• Berkepribadian Kuat dan Teguh Apa yang dimaksud dengan Kepribadian? Menurut Theodore M. Newcomb kepribadian adalah: Kebiasaan, sikap-sikap dan lain-lain, sifat yang khas yang dimiliki seseorang yang berkembang apabila orang tadi berhubungan dengan orang lain.

Seseorang disebut berkepribadian, apabila seseorang tersebut siap memberi jawaban dan tanggapan (positif) atas suatu keadaan. Apabila seseorang berkepribadian teguh ia akan mempunyai sikap yang melatarbelakangi semua tindakannya. Dengan demikian ia akan mempunyai pola pikir, pola perilaku, pola interaksi yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakatnya.

• Keluarga Merupakan awal proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian seorang anak.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

Kepribadian seorang anak akan terbentuk dengan baik apabila ia pembunuhan dan tumbuh berkembang dalam lingkungan keluarga yang baik begitu sebaliknya. • Lingkungan Lingkungan tempat tinggal dan teman sepermain. Lingkungan tempat tinggal juga dapat mempengaruhi kepribadian seseorang untuk melakukan penyimpangan pemerkosaan. Seseorang yang tinggal dalam lingkungan tempat tinggal yang baik, warganya taat dalm melakukan ibadah agama dan melakukan perbuatan2 yang baik maka keadaan ini akan mempengaruhi kepribadian seseorang menjadi baik sehingga terhindar dari penyimpangan sosial begitu sebaliknya.

• Media Media Massa baik cetak maupun elektronik merupakan suatu wadah sosialisasi yang dapat mempengaruhi seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan mabuk-mabukan pencegahan agar tidak terpengaruh akibat media massa adalah apabila kamu ingin menonton acara di televisi pilih acara yang bernilai positif dan menghindari tayangan yang dapat membawa pengaruh tidak baik.

Sebelum kita menemui penyimpangan sosial terjadi dalam masyarakat, secara pribadi individu hendaklah sudah berupaya mengantisipasinya. Namun, apabila penyimpangan sosial terjadi juga, kita masing-masing berusaha untuk mengatasinya. Langkah-langkah apa yang dapat kita lakukan? • Sanksi yang tegas Apa itu sanksi? Sanksi yaitu persetujuan atau penolakan terhadap perilaku tertentu.

Persetujuan adalah sanksi positif, sedangkan penolakan adalah sanksi negatif yang mencakup pemulihan keadaan, pemenuhan keadaan dan hukuman. Sanksi diperlukan untuk menjamin tercapainya tujuan dan dipatuhinya norma-norma.

Pada pelaku penyimpangan sudah selayaknya mendapatkan sanksi yang tegas, yang berupa hukuman yang tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku demi pemulihan keadaan masyarakat untuk tertib dan teratur kembali.

• Penyuluhan – penyuluhan Melalui jalur penyuluhan, penataran ataupun diskusi-diskusi dapat disampaikan kepada masyarakat penyadaran kembali pelaksanaan nilai, norma dan peraturan yang berlaku. Kepada pelaku penyimpangan sosial kesadaran kembali untuk berlaku sesuai dengan nilai, norma dan peraturan yang berlaku yang telah dilanggarnya, harus melalui penyuluhan secara terus menerus dan berkesinambungan.

Terlebih-lebih pada pelaku tindak kejahatan/ kriminal. Pemerkosaan lembaga-lembaga agama, kepolisian, pengadilan, Lembaga Permasyarakatan (LP) sangat diharapkan untuk mengadakan penyuluhan- penyuluhan tersebut. • Rehabilitasi sosial Untuk mengembalikan peranan dan status pelaku penyimpangan ke dalam masyarakat kembali seperti keadaan sebelum penyimpangan terjadi, itulah yang dimaksud dengan Rehabilitasi.

Panti-panti rehabilitasi sosial sangat dibutuhkan untuk pelaku penyimpangan tertentu, misalnya Panti Rehabilitasi Anak Nakal, Pecandu Narkoba, Wanita Tuna Susila dsb.

Sikap Yang Cocok Dalam Menghadapi Penyimpangan Sosial Dalam menghadapi baik sebelum maupun sesudah terjadinya penyimpangan sosial kita perlu bersikap. Sikap-sikap apa saja yang dapat kita perbuat?

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

• Tidak mudah terpengaruh Masih ingat dengan kepribadian? Asal kita punya kepribadian yang kuat dan teguh niscaya kita tidak mudah atau gampang terpengaruh pada pelacuran yang tidak baik atau menyimpang. Seandainya setiap insan/individu masing-masing mempunyai kepribadian yang matang, maka pengaruh buruk tidak akan bisa membuatnya berperilaku menyimpang, dunia ini akan damai, tenang dan tentram.

Semoga! • Berpikir positif (Positive Thinking) egala sesuatu yang kita pikirkan hendaknya mengenai hal-hal yang baik- baik saja (positif). Dengan berpikir positif maka kita akan berperilaku dan berbuat hal yang positif pula. Penyimpangan sosial tidak akan muncul dari individu-individu yang berpikir positif (positive thinking). Kepada pelaku tindak penyimpangan kita juga harus mampu menunjukkan sikap positive thinking, sehingga pelaku penyimpangan tersebut akan mampu dan mau meneladani kita, pemerkosaan pada akhirnya dia akan tidak lagi berperilaku menyimpang.

• Menahan diri dari Arogansi dan Sikap Eksentrik Tanpa adanya kesombongan dan menonjolkan sifat unik/eksentrik kita, maka tindakan/pelaku penyimpangan tidak akan muncul. Kenapa? Karena apabila kita memiliki dua sikap tersebut akan menimbulkan tindakan penyimpangan serta pelaku penyimpang yang lain akan merasa dirinya tersaingi sehingga ia akan berbuat lagi penyimpangan demi penyimpangan.

Pemahaman usaha pembunuhan dan mengatasi penyimpangan sosial telah berakhir. Kami harap Anda sudah mengerti dan paham betul. Guna lebih memperdalam pemahaman Anda, marilah kita cari contoh-contoh konkritnya, dari masing-masing upaya mengantisipasi dan mengatasi penyimpangan sosial dari dalam tabel berikut ini sebelum Anda mengerjakan tugas-tugas.

TABEL CONTOH DAN BENTUK PENYIMPANGAN DALAM MENGANTISIPASI DAN MENGATASI PENYIMPANGAN SOSIAL UPAYA HAL CONTOH NYATA BENTUK PENYIMPANGAN 1. Penanaman nilai dan norma a.

dilarang merokok b. pendidikan seks c. pendidikan agama a. penyalahgunaan narkoba b. seks pra nikah c. tindak kejahatan/kriminal Mengantisipasi 2. Pelaksanaan peraturan yang a. aturan keluarga b. tata tertib sekolah a. kenakalan remaja, kriminal konsisten c. undana-undana yg berlaku (mis, UU no.9 tahun 1976 b. kenakalan remaja, perkela- hian pelajar, bolos c. penyalahgunaan narkoba 3. Berkepribadian kuat dan teauh a.

kebiasaan baik b. sikap terpuji c. mandiri a. kriminal, penyimpangan perilaku b. kenakalan remaja, tawuran c. mabuk-mabukan, phobia 1. Sanksi yang tegas a. dibuang dari adat/ keluarga b. dikeluarkan dari sekolah c. penjara/kurungan a.

gaya hidup, sosialisasi tidak sempurna b.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

kenakalan remaja, tawuran c. kriminal Mengatasi 2. Penyuluhan- a. penyuluhan narkoba a. penyalahgunaan narkoba penyuluhan b. pembinaan di LP (rutan) c. diskusi kenakalan remaja b. kriminal c. kenakalan remaja, tawuran, mabuk-mabukan 3. Rehabilitasi sosial a. Parmadisiwi, RSKO b. Panti wanita nakal c. Panti rehabilitasi anak nakal a.

penyalahgunaan narkoba b. pelacuran c. kenakalan remaja Ciri Penyimpangan Sosial Menurut Paul B. Horton penyimpangan sosial mmepunyai ciri-ciri nya yaitu sebagai berikut: 1. Penyimpangan harus dapat didefinisikan Perilaku dikatakan menyimpang atau tidak harus dapat dinilai berdasarkan kriteria tertentu dan diketahui penyebabnya.

2. Penyimpangan bisa diterima bisa juga ditolak Pemerkosaan menyimpang tidak selamanya negatif, adakalanya penyimpangan dapat diterima masyarakat, misalnya wanita karier. Adapun pembunuhan dan perampokan adalah penyimpangan sosial yang ditolak masyarakat.

3. Penyimpangan relatif dan penyimpangan mutlak Semua orang pernah penggunaan obat-obatan terlarang suatu penyimpangan sosial, tetapi pada batas-batas tertentu yang sifatnya relatif untuk semua orang. Dikatakan relatif karena perbedaannya hanya pada frekuensi dan kadar penyimpangan. Jadi secara umum, penyimpangan yang dilakukan setiap orang cenderung relatif.

Bahkan orang yang sudah melakukan penyimpangan mutlak lambat laun harus berkompromi dengan lingkungannya. 4. Penyimpangan terhadap budaya nyata ataukah budaya ideal Budaya ideal merupakan segenap peraturan hukum yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat. Akan tetapi pada suatu kenyataannya tidak ada seorang pun yang patuh terhadap segenap peraturan resmi tersebut karena antara budaya nyata dengan budaya ideal selalu terjadi kesenjangan.

Artinya, peraturan yang perampokan menjadi pengetahuan umum dalam kenyataan kehidupan sehari-hari cenderung banyak dilanggar. 5. Terdapat norma-norma penghindaran dalam penyimpangan Norma penghindaran ialah pola perbuatan yang dilakukan orang untuk memenuhi keinginan mereka, tanpa harus menentang suatu nilai-nilai tata kelakukan secara terbuka.Jadi norma-norma penghindaran adalah bentuk penyimpangan perilaku yang sifatnya setengah melembaga.

6. Penyimpangan sosial bersifat adaptif (menyesuaikan) Penyimpangan sosial tidak selamanya menjadi ancaman karena kadang-kadang bisa dianggap sebagai alat pemikiran stabilitas sosial.

Jenis Penyimpangan Sosial 1. Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Kekerapananya • Penyimpangan Pemerkosaan Primer: yaitu penyimpangan yang sifatnya sementara (temporer). Orang yang melakukannya masih tetap bisa diterima oleh kelompok sosialnya karena tidak terus menerus melanggar aturan.

Seperti biasanya melanggar rambu lalu lintas atau pernah meminum minuman keras di suatu pesta. • Penyimapangan Sosial Sekunder: yaitu penyimpangan sosial yang dilakukan oleh pelakunya secara terus menerus meskipun sudah diberikan sanksi-sanksi. Oleh sebab itu, setiap pelaku secara umum dikenal sebagai orang yang berperilaku menyimpang.

Seperti, seseorang yang setiap hari minum minuman keras, siswa SMA/MA yang terus menyontek teman kelasnya.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

2. Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Jumlah Orang Yang Terlibat • Penyimpangan Individu: yaitu suatu penyimpangan yang dilakukan sendiri tanpa dengan orang lain.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

Hanya satu individu saja yang melakukan belawanan dengan norma-norma yang berlaku. • Penyimpangan Kelompok: yaitu suatu penyimpangan yang terjadi bila individu perilaku menyimpang tersebut dilakukan secara bersama-sama di suatu kelompok tertentu. 3. Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Sifatnya • Penyimpangan Bersifat Negatif: yaitu suatu penyimpangan sosial yang berwujud dari tindakan ke arah nilai-nilai sosial yang dianggap rendah dan tercela karena tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku.

• Penyimpangan Bersifat Positif: yaitu suatu penyimpangan sosial yang mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial karena dianggap ideal dalam masyarakat. Contoh Penyimpangan Sosial Tindakan kriminal Kriminalitas yaitu bagian yang tidak bisa terpisahkan dari masyarakat.

Semakin hari semakin meningkat, baik dari segi kualitas ataupun dari segi kuantitasnya. Kriminalitas sebenarnya bukan semata-mata bawaan dari sejak pemerkosaan, melainkan dapat terjadi karena sifatnya kondisional. Kondisi yang mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal yaitu sebagai berikut : • Keadaan ekonomi nya yang tidak teratur • Karna tingginya angka pengangguran • Karena timbulnya kecemburuan sosial • Karena rasa ingin cepat menyelesaikan masalah DAFTAR PUSTAKA Dra.

Kun Maryati & Juju Suryawati S.Pd., Sosiologi jilid I untuk SMU kelas 2, Esis, Jakarta, 2001. Drs. Laurent Widyasusanto, Penuntun Belajar Sosiologi jilid 1 untuk SMU, PT. Pradnya Paramita, Jakarta, 1996. Drs. Lukman Hakim & Dra. E. J. Ningsih, Sosiologi untuk SMU kelas 2, PT. Grafindo Perampokan Pratama, Jakarta, 1997. Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, CV Rajawali, Jakarta, 1984.

Mohamad Anwar, Pegangan Sosiologi untuk kelas 2 SMU, Armico, Bandung, 1999. M. Sitorus, Berkenalan Dengan Sosiologi, Penerbit Erlangga, Jakarta, 2000.

Kusmono Hadi, Sudjarwati, Andi Mulya, Pelacuran Suatu Pendekatan-Baru, Piranti, Jakarta, 2002. Itulah ulasannya Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan Terima kasih.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

Baca juga refrensi artikel terkaitnya disini : • Pengertian Dan Faktor Penyebab terjadinya Kesenjangan Sosial Beserta Cara Mengatasinya Terlengkap • Pengertian Dan Faktor Terjadinya Interaksi Sosial Terlengkap • Pengertian Dan Sifat Pengendalian Sosial Terlengkap • Pengertian Dan Karakteristik Perubahan Sosial Menurut Para Ahli • Pengertian, Macam Dan Faktor Penyebab Konflik Sosial Beserta Dampaknya Terlengkap • Jenis Pengendalian Sosial Beserta Penjelasannya Sebarkan ini: • • • • • Posting pada IPS, S1, SMA, SMK, Sosiologi Ditag #contoh penyimpangan sosial, #contoh perilaku menyimpang, #jenis penyimpangan sosial, #macam penyimpangan sosial, #pengertian penyimpangan sosial, 10 contoh penyimpangan sosial, 10 contoh penyimpangan sosial beserta gambarnya, akibat penyimpangan sosial, berikan contoh penyimpangan sosial dari dalam individu, ciri ciri perilaku penggunaan obat-obatan terlarang, contoh berita penyimpangan sosial, contoh kasus penyimpangan sosial dan analisisnya, contoh masalah sosial di keluarga, contoh penyimpangan kebudayaan, contoh penyimpangan sosial brainly, contoh penyimpangan sosial di lingkungan keluarga, contoh penyimpangan sosial di masyarakat, contoh perilaku penyimpangan sosial, daftar pustaka penyimpangan sosial, essay tentang penyimpangan sosial, jelaskan 5 contoh bentuk penyimpangan sosial, jenis jenis penyimpangan sosial brainly, jurnal penyimpangan sosial pdf, keragaman sosial dan budaya, macam macam perilaku menyimpang, materi penyimpangan sosial sosiologi, pengendalian sosial pdf, pengertian penyimpangan sosial menurut para ahli, penyebab penyimpangan sosial, penyimpangan kelompok, penyimpangan primer, penyimpangan sosial adalah brainly, penyimpangan sosial brainly, penyimpangan sosial positif, penyimpangan sosial sosiologi, perilaku menyimpang antropologi, rangkuman penyimpangan sosial, ruang lingkup penyimpangan sosial, sebutkan macam-macam penyimpangan sosial, perampokan penyebab terjadinya kenakalan remaja, sifat penyimpangan sosial, teori penyimpangan sosial, teori teori mengenai penyimpangan, tugas kliping penyimpangan sosial Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Pengertian Dinoflagellata – Ciri, Klasifikasi, Toksisitas, Macam, Fenomena, Contoh, Para Ahli • Pengertian Myxomycota – Ciri, Siklus, Klasifikasi, Susunan Tubuh, Daur Hidup, Contoh • “Panjang Usus” Definisi & ( Jenis – Fungsi – Menjaga ) • Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli Beserta Peran Dan Fungsinya • “Masa Demokrasi Terpimpin” Sejarah Dan ( Latar Belakang – Pelaksanaan ) • Pengertian Sistem Regulasi Pada Manusia Beserta Macam-Macamnya • Rangkuman Materi Jamur ( Fungi ) Beserta Penjelasannya • Pengertian Saraf Parasimpatik – Fungsi, Simpatik, Perbedaan, Persamaan, Jalur, Cara Kerja, Contoh • Higgs domino apk versi 1.80 Terbaru 2022 • Pengertian Gizi – Sejarah, Perkembangan, Pengelompokan, Makro, Mikro, Ruang Lingkup, Cabang Ilmu, Para Ahli • Contoh Soal Psikotes • Contoh Pelacuran Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Kunci Jawaban Brain Dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com
Penjelasan: Rasanya itu harapan yang tidak begitu besar.

karna sudah tersebar Dimana2 genk yang seperti itu. Seperi Air putih satu ember, tapi tintanya 15% Mungkin didunia orang baik juga baanyaky, tapi yang mempengaruhi juga sedikit banyak. Maka yang harus kita lakuin penggunaan obat-obatan terlarang Dengan respon orang tua dan lingkungan.Soal dan Pembahasan Bab 5 Penyimpangan Sosial – Sosiologi SMA 1 #Soal 1 Seseorang yang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tindak ketidakjujuran, pelanggaran, pencurian merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan ….

a. longgar atau tidaknya nilai dan norma b. sosialisasi yang tidak sempurna c. sosialisasi subkebudayaan yang menyimpang d. pola pengasuhan dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis yang kurang baik e. unsur genetis dari orang tua Jawaban B Seseorang yang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tindak ketidakjujuran, pelanggaran, pencurian merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan sosialisasi yang tidak sempurna.

Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak sempurna, sehingga menimbulkan perilaku menyimpang. Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. #Soal 2 Semua penggunaan obat-obatan terlarang yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang merupakan pengertian perilaku menyimpang menurut …. a. Paul B.

Horton b. Robert M.Z. Lawang pembunuhan. Kimball Young dan Raymond W. Mack d. James Van der Zenden e. Horton dan Raymond W. Mack Jawaban B Semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang merupakan pengertian perilaku menyimpang menurut Robert M.Z Lawang.

Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat.

#Soal pelacuran Perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan di luar batas toleransi merupakan pengertian perilaku menyimpang menurut …. a. Paul B. Horton b. Robert M.Z. Lawang c. Kimball Young dan Raymond W. Mack d. James Van der Zenden e. Horton dan Raymond W. Mack Jawaban D Perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan di luar batas toleransi merupakan pengertian perilaku menyimpang menurut James Van der Zenden.

#Soal 4 Pembagian jenis perilaku menyimpang menjadi penyimpangan primer ( primary deviation) dan penyimpangan sekunder ( secondary deviation ) adalah menurut …. a. Paul B. Horton b. Robert M.Z. Lawang c. Kimball Young dan Raymond W.

Mack d.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

James Van der Zenden e. Lemert Jawaban E Pembagian jenis perilaku menyimpang menjadi penyimpangan primer ( primary deviation) dan penyimpangan sekunder ( secondary deviation ) adalah menurut Lemert. Penyimpangan primer dilakukan seseorang, akan tetapi si pelaku masih dapat diterima perampokan. Penyimpangan sekunder berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang.

#Soal 5 Terjadinya penentangan tradisi yang mewajibkan mas kawin yang tinggi dalam masyarakat tradisional karena dianggap tidak sesuai dengan tuntutan zaman merupakan wujud …. a. terganggunya keseimbangan sosial b. pudarnya nilai dan norma c. gejala anomie d. gejala alienasi e. perubahan sosial budaya Jawaban B Terjadinya penentangan tradisi yang mewajibkan mas kawin yang tinggi dalam masyarakat tradisional karena dianggap tidak sesuai dengan tuntutan zaman merupakan wujud pudarnya nilai dan norma.

#Soal 6 Kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis …. a. primer b. sekunder c. tersier d. pembunuhan e.

elementer Jawaban B Kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis sekunder.

Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut karena merupakan tindakan pengulangan dari perampokan sebelumnya. #Soal 7 Perilaku kumpul kebo yang dianggap masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan …. a. longgar atau tidaknya nilai dan norma b. sosialisasi yang tidak sempurna c. sosialisasi subkebudayaan yang menyimpang d. pola pengasuhan anak yang kurang baik e. unsur genetis dari orang tua Jawaban A Perilaku kumpul kebo yang dianggap masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan longgar atau tidaknya nilai dan norma.

#Soal 8 Penyalahgunaan narkoba, pelacuran, penyimpangan seksual, dan tindak kejahatan merupakan jenis perilaku menyimpang kategori …. a. individual b.

kolektif c. sosial d. asosial e. parsial Jawaban A Penyalahgunaan narkoba, pelacuran, penyimpangan seksual, dan tindak kejahatan merupakan jenis perilaku menyimpang kategori individual. #Soal 9 Perilaku seorang pejabat yang melakukan korupsi merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan …. a. longgar atau tidaknya nilai dan norma b.

sosialisasi yang tidak sempurna c. sosialisasi subkebudayaan yang menyimpang d. pola pengasuhan anak penggunaan obat-obatan terlarang kurang baik e. unsur genetis dari orang tua Jawaban B Perilaku seorang pejabat yang melakukan korupsi merupakan contoh perilaku menyimpang yang disebabkan sosialisasi yang tidak sempurna. #Soal 10 Perilaku menunggak iuran listrik, melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan mengebut di jalanan merupakan perilaku menyimpang jenis ….

a. primer b. sekunder c. tersier d. kuarter e. elementer Jawaban A Perilaku menunggak iuran listrik, melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan mengebut di jalanan merupakan perilaku menyimpang jenis primer. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara, tidak dilakukan secara berulang-ulang, dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat.

#Soal 11 Konsep konformitas berhubungan erat dengan sosialisasi karena proses sosialisasi menghasilkan …. a. konformitas b. nonkonformitas c. formalitas d. konformalitas e. formalisme Jawaban A Konformitas adalah bentuk interaksi seseorang yang berusaha bertindak sesuai norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat. Setiap anggota masyarakat yang baru disosialisasikan agar berperilaku sesuai harapan masyarakat.

Konsep konformitas berhubungan erat dengan sosialisasi karena proses sosialisasi menghasilkan konformitas. Misalnya, kita berperilaku sebagai laki-laki atau perempuan karena identitas kita sebagai laki-laki atau perempuan. Secara umum, manusia bersifat konformis.

#Soal 12 Memesan minuman air putih, air mineral atau teh panas di diskotek atau kafe merupakan bentuk penyimpangan kebiasaan mabuk-mabukan.

a. negatif b. positif c. netral d. permisif e. situasional Jawaban B Perilaku menyimpang positif merupakan perilaku menyimpang yang belum atau tidak disepakati bersama. Akan tetapi, apabila dilihat dari sudut pandang norma, nilai, dan budaya umum sebetulnya perilaku tersebut tergolong bersifat positif.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

Misalnya, perilaku menyeberang jalan yang selalu dilakukan di tempat penyeberangan, menunggu angkutan umum di halte, dan memesan minuman air putih, air mineral atau teh panas di diskotek atau kafe. #Soal 13 Perilaku membolos sekolah merupakan bentuk penyimpangan ….

a. negatif b. positif c. netral d. permisif e. situasional Jawaban A Jenis penyimpangan negatif merupakan perilaku menyimpang yang belum atau tidak sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama oleh masyarakat. Apabila ditinjau dari sudut pandang norma, budaya, dan nilai umum, perilaku penyimpangan negatif tersebut tergolong sebagai perilaku yang tidak patut dilakukan.

Misalnya, meminjam atau mengambil barang pembunuhan lain tanpa minta izin terlebih dahulu dan membolos sekolah. #Soal 14 Perilaku yang bertentangan dengan norma-norma yang telah disepakati bersama penggunaan obat-obatan terlarang masyarakat adalah menurut …. a. Gillin b. Suryono Sukanto c. Horton dan Horton d. James W. Van Der Zanden e. Robert M. Z. Lawang Jawaban C Menurut Robert M. Z. Lawang, penyimpangan perilaku merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan di luar batas toleransi.

Menurut Horton dan Horton perilaku menyimpang adalah perilaku yang bertentangan dengan norma-norma yang telah disepakati bersama oleh masyarakat. #Soal 15 Suatu metode ilmiah yang menunjukkan bahwa untuk melihat suatu perilaku tergolong menyimpang atau tidak dapat dilihat berdasarkan tingkat keabsolutannya disebut defnisi …. a.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

statistik b. label c. relatif d. absolut e. liberal Jawaban D Defnisi absolut, yaitu suatu metode ilmiah yang menunjukkan bahwa untuk melihat suatu perilaku tergolong menyimpang atau tidak dapat dilihat berdasarkan tingkat keabsolutannya. Apabila suatu perilaku secara absolut memang menyimpang dari kesepakatan bersama maka perilaku tersebut tergolong menyimpang. #Soal 16 Suatu metode ilmiah yang menunjukkan kebiasaan mabuk-mabukan suatu perilaku akan dapat penggunaan obat-obatan terlarang menyimpang apabila tidak sesuai dengan apa yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat disebut defnisi ….

a. statistik b. label c. relatif d. absolut e. liberal Jawaban A Suatu metode ilmiah yang menunjukkan bahwa suatu perilaku akan dapat dinyatakan menyimpang apabila tidak sesuai dengan apa yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat disebut defnisi statistik. #Soal 17 Suatu metode ilmiah yang menunjukkan bahwa perilaku tertentu menyimpang atau tidak sangat berkaitan dengan label atau citra yang telah diberikan oleh masyarakat disebut defnisi ….

a. statistik b. label c. relatif d. absolut e. liberal Jawaban B Defnisi label, yaitu suatu metode ilmiah yang menunjukkan bahwa perampokan tertentu menyimpang atau tidak sangat berkaitan dengan label atau citra yang telah diberikan oleh masyarakat.

#Soal 18 Suatu metode ilmiah yang menunjukkan bahwa perilaku menyimpang itu tidak berlaku umum karena bersifat relatif apabila dibandingkan dengan pihak lain disebut defnisi ….

a. statistik b. label c. relatif d. absolut e. liberal Jawaban C Defnisi relatif, yaitu suatu metode ilmiah yang menunjukkan bahwa perilaku menyimpang itu tidak berlaku umum karena bersifat relatif apabila dibandingkan dengan pihak lain. #Soal 19 Akibat kedua orang tua bekerja dan tidak berada di rumah, anak cenderung menjadi anak nakal. Hal tersebut merupakan contoh teori …. a. anomi b. pengendalian c. labeling d. sosialisasi e. asimilasi Jawaban A Teori anomi berpandangan bahwa munculnya perilaku menyimpang merupakan konsekuensi dari perkembangan norma masyarakat yang makin lama makin kompleks.

Akibatnya, tidak ada pedoman jelas yang dapat dipelajari dan dipatuhi warga masyarakat sebagai dasar dalam memilih dan bertindak dengan benar.

Misalnya, akibat kedua orang tua bekerja dan tidak berada di rumah, anak cenderung menjadi anak nakal. Banyaknya norma sosial dalam masyarakat tidak jarang ada yang tidak bertentangan antara norma satu dengan lainnya.

Hal ini menyebabkan warga masyarakat bingung memilih norma sosial yang bisa dijadikan panutan. #Soal 20 Imbalan sosial terhadap konformitas dan sanksi atau hukuman bagi warga masyarakat yang melanggar norma sosial yang berlaku Hal tersebut merupakan contoh teori …. a. anomi b.

kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang, pemerkosaan, pelacuran, pembunuhan, perampokan, dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis

pengendalian c. labeling d. sosialisasi e. asimilasi Jawaban B Teori pengendalian berasumsi bahwa munculnya perilaku menyimpang pada dasarnya dipengaruhi oleh dua faktor antara lain sebagai berikut.

1. Pengendalian dari dalam, berupa norma-norma yang dihayati. 2. Pengendalian dari luar, berupa imbalan sosial terhadap konformitas dan sanksi atau hukuman bagi warga masyarakat yang melanggar norma sosial yang berlaku.

Untuk mencegah makin maraknya perilaku menyimpang, masyarakat perlu meningkatkan rasa keterikatan dan kepercayaaan terhadap lembaga-lembaga dasar masyarakat, seperti sekolah, penggunaan obat-obatan terlarang, dan lembaga keagamaan. #Soal 21 Cap residivis atau penjahat tidak hilang seiring dengan dijalaninya hukuman di penjara.

Hal tersebut merupakan contoh teori …. a. anomi b. pengendalian c. labeling d. sosialisasi e. asimilasi Jawaban C Teori ini umumnya dan perjudian merupakan perilaku menyimpang jenis keyakinan bahwa pemberian cap atau stigma seringkali mengubah anggapan masyarakat terhadap seseorang yang telah melakukan perbuatan menyimpang. Semula pelaku hanya melakukan penyimpangan primer, namun lambat laun dengan anggapan masyarakat itu akan melakukan penyimpangan sekunder.

Kasus tersebut dapat dilihat pada contoh berikut. Seseorang yang tertangkap basah mencuri diberitakan di media massa. Akibatnya, semua tetangga serta kerabatnya mengetahui peristiwa itu. Dengan demikian, kebiasaan mabuk-mabukan moral pertama yang harus ia tanggung adalah adanya stigma atau cap dari masyarakat yang mengklasifkasikannya sebagai penjahat atau residivis.

Cap residivis atau penjahat tersebut tidak hilang seiring dengan dijalaninya hukuman di penjara. Biasanya dalam masyarakat cap tersebut sulit untuk dihilangkan bahkan cenderung abadi walaupun orang tersebut telah menebus perbuatannya berbulanbulan bahkan bertahun-tahun di balik jeruji penjara. Namun, hal tersebut tidak cukup efektif untuk menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat atas dirinya.

Leave a Reply Cancel Reply Your email address will not be published. Required fields are marked * Comment You may use these HTML tags and attributes:

Name * Email * Website

Diduga Mengidap Penyakit Kelainan Seks, Pria di Lombok Curi Pakaian Dalam Wanita #iNewsPagi 07/05




2022 www.videocon.com