Gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Daftar Isi • Pengertian Sifat-sifat Cahaya • Contoh Sifat-sifat Cahaya • 1. Cahaya Merambat Lurus • 2. Cahaya Dapat Dipantulkan • 3. Cahaya Dapat Dibiaskan • 4. Cahaya Dapat Diuraikan • 5. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening • 6. Cahaya Dapat Mengalami Interferasi • 7.

Cahaya Dapat Mengalami Difraksi (Pelenturan) • 8. Cahaya Dapat Mengalami Polarisasi • Penjelasan Sumber Cahaya • 1. Sifat-sifat Cahaya Secara Geometri • 2.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Kecepatan Cahaya • 3. Dua macam sistem kalender bualan • 4. Teori Cahaya • Warna dan Panjang Gelombang Cahaya Matahari • Pencahayaan Buatan • 1. Istilah Pada Pencahayaan Buatan • 2. Efek Pencahayaan • Syarat dan Satuan Pencahayaan • Syarat Pencahayaan yang Baik • Satuan Dalam Teknik Penerangan Sifat-sifat cahaya – Cahaya merupakan sebuah energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik, selain itu cahaya juga memiliki sifat-sifat lain yang tentu masih banyak lagi.

Nah, untuk selengkapnya kali ini kita akan mengulas mengenai sifat-sifat cahaya mulai dari pengertian cahaya hingga Contohnya, Simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Sifat-sifat Cahaya Selain itu, cahaya juga merupakan paket partikel atau yang kita kenal dengan foton. Paket cahaya atau yang dikenal dengan spektrum lalu dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna. Bidang studi yang mempelajari tentang cahaya disebut dengan optika.

Contoh Sifat-sifat Cahaya Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ada banyak sekali sifat-sifat cahaya, untuk contoh dan penjelasanya adalah sebagai berikut ini.

1. Cahaya Merambat Lurus Sifat cahaya ini dapat kamu perhatikan pada saat cahaya matahari masuk kedalam suatu ruang melalui celah yang sempit pada pintu maupun jendela, cahaya yang masuk itu akan kelihatan merambat lurus.

Contoh lain cahaya memiliki cahaya lurus yaitu: • Cahaya senter membentuk garis lurus • Cahaya mercusuar dipinggir pantai membentuk garis lurus 2. Cahaya Dapat Dipantulkan Pemantulan (refleksi) atau pencerminan adalah sifat cahaya dalam proses terkenalnya pantulan cahaya kembali dari permukaan benda yang terkena cahaya.

Pemantulan cahaya dibedakan menjadi 2 macam yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur / difur. • Pemantulan teratur adalah sebuah pemantulan cahaya yang pantulnya bersifat sejajar. • Sedangakan pemantulan teratur dapat terjadi. apabila cahaya terkena benda yang permukaannya rata dan mengkilap.

Diantaranya benda-benda yang dapat memantulkan cahaya adalah seperti cermin, dll. Cermin merupakan sebuah benda yang mampu memantulkan cahaya paling sempurna.

Hal ini dikarenakan cermin mempunyai permukaan yang halus serta mengkilap, sehingga mampu memantulkan bayangan cahaya. Pada sebuah benda tersebut, cahaya dapat di pantulkan dengan arah yang sejajar, sehingga cahaya mampu membentuk bayangan benda dengan sangat baik dan gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat. Contoh kejadian pemantulan cahaya, ketika kita sedang bercermin. Maka dengan demikian ketika kita sedang bercermin, bayangan kita akan dapat terlihat di cermin, hal ini sebabkan karena adanya cahaya yang dipantulkan ke tubuh kita, saat mengenai permukaan cermin, hingga pantulan masuk ke mata kita.

Contohnya : • Bayangan saat bercermin • Bayangan pada air jernih • Alat periskop 3. Cahaya Dapat Dibiaskan Sifatnya yaitu merambat ke segala arah. Ketika cahaya merambat melalui dua medium yang tidak sama kerapatan optiknya.

Maka, dengan demikian pula cahaya akan mengalami perubahan arah / berbelok. Contoh-contoh cahaya yang dapat dibiaskan antara lain: • Pensil, paku, bolpoin tampak patah ketika dimasukkan dalam gelas berisi air jernih. • Ikan dalam akuarium akan terlihat lebih besar dan dekat. • Kolam atau sungai yang berair jernih akan terkesan dangkal. • Melihat bintang dengan teleskop • Melihat benda kecil dengan menggunakan lup atau mikroskop. 4. Cahaya Dapat Diuraikan Istilah lain dari penguraian cahaya ialah dispersi cahaya.

Contoh misalnya peristiwa dispersi cahaya yang terjadi secara alami adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Pelangi biasanya muncul setelah hujan turun. Pelangi terdiri dari beberapa warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Contoh lain: • Gelembung sabun yang terkena cahaya akan nampak memiliki banyak warna. • Cakram warna yang diputar akan membentuk warna putih.

5. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening Seperti yang kita ketahui bahwa benda bening memiliki sifat mudah ditembus oleh cahaya. Contoh benda bening antara lain mika, plastik, kaca, bening, air jernih, dan botol bening. Adapun kemampuan cahaya dalam menembus benda dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : • Benda bening atau transparan, yaitu benda-benda yang dapat ditembus atau dilewati cahaya.

Benda bening meneruskan semua cahaya yang mengenainya. Contohnya : Kaca yang bening dan air jernih. • Benda translusens, yaitu benda-benda yang hanya dapat meneruskan sebagian cahaya yang diterimanya. Contoh seperti : Air kotor, kaca dop, dan bohlam susu. • Opaque atau benda tidak tembus cahaya, yaitu benda gelap yang tidak dapat ditembus oleh cahaya sama sekali.

Opaque hanya memantulkan semua cahaya yang mengenainya. Contohnya : Buku tebal, kayu, tembok, dan besi. 6. Cahaya Dapat Mengalami Interferasi Interferensi merupakan perpaduan dua gelombang atau lebih menjadi satu gelombang baru. Interferensi dapat terjadi jika terpenuhi dua syarat berikut ini. • Kedua gelombang cahaya harus koheren, dalam arti bahwa kedua gelombang cahaya harus memiliki beda fase yang selalu tetap, oleh sebab itu keduanya perlu memiliki frekuensi yang sama.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat Kedua gelombang cahaya harus memiliki amplitudo yang hampir sama. Contoh: • Cahaya yang terdapat pada kaset • Air kolam terlihat berwarna-warni 7. Cahaya Dapat Mengalami Difraksi (Pelenturan) Pada suatu tempat yang mempunyai celah sempit, cahaya akan mengalami Difraksi atau pelenturan gelombang yaitu kejadian pembelokan arah rambat gelombang yang disebabkan karena melewati celah-celah yang sempit. 8. Cahaya Dapat Mengalami Polarisasi Polarisasi Cahaya adalah peristiwa dimana terserapnya sebagian arah getar cahaya sehingga cahaya tersebut akan kehilangan sebagaian besar arah getarnya.

Penjelasan Sumber Cahaya Benda dapat dikatakan sebagai sumber cahaya ketika benda-benda tersebut mampu memancarkan gelombang cahaya. Contoh seperti matahari, api, lampu, dan lain-lain.

Selain benda yang dapat memancarkan cahaya, ada juga benda gelap. Benda gelap merupakan benda tidak mampu memancarkan cahaya / (benda pijar) atau tidak mampu memancarkan gelombang cahaya. Benda gelap dibagi menjadi 3 macam, yaitu benda tak tembus cahaya yang tidak dapat meneruskan cahaya, seperti dinding dan batu. Unutk benda bening yang dapat meneruskan cahaya, seperti kaca, dan benda yang mampu ditembus cahaya serta dapat meneruskan sebagian cahaya, contoh seperti kertas buram dan air keruh.

Berkas cahaya digolongkan menjadi 3 macam: • Berkas cahaya yang menyebar (divergen) merupakan berkas cahaya yang berasal dari satu titik kemudian menyebar ke segala arah. • Berkas cahaya sejajar merupakan berkas cahaya yang sejajar satu sama lain. • Berkas cahaya mengumpul merupakan berkas cahaya yang menuju satu titik tertentu (konvergen).

1. Sifat-sifat Cahaya Secara Geometri Optika geometris adalah optika yang membahas tentang benda yang dapat pemantulan dan mampu pembiasan cahaya. Sifat cahaya tersebut sama dengan sifat gelombang elektromagnetik. Cahaya dan gelombang elektromagnetik mampu merambat dalam ruang ruang hampa atau vakum cahaya ini contoh seperi cahaya matahari dan lain-lain. 2. Kecepatan Cahaya Kecepatan yang tercepat dijagat raya ini yaitu 299279.5 Km/det.

Bisa ditentukan/dihitung dengan tepat berdasar informasi dari dokumen yang sangat tua Mungkin anda pernah tahu bahwa konstanta C, atau kecepatan cahaya yaitu kecepatan tercepat di jagat raya ini diukur, dihitung atau ditentukan oleh berbagai institusi berikut: • US National Bureau of Standards • C = 299792.4574 + 0.0011 km/det • The British National Physical Laboratory • C = 299792.4590 + 0.0008 km/det Konferensi ke-17 mengenai tentang sebuah penetapan ukuran serta Berat Standar ”Satu meter adalah jarak tempuh cahaya dalam ruang hampa atau vakum selama jarak waktu 1/299792458 detik”.

Jarak yang mampu dicapai selama satu hari sama dengan jarak yang ditempuh bulan, selama 1000 tahun atau 12000 bulan. C. t = 12000. L. • C = kecepatan Sang urusan • t = waktu selama satu hari • L = panjang rute edar bulan selama satu bulan Berbagai sistem kalender telah diuji, namun “Sistem kalender bulan sidereal” menghasilkan nilai C yang persis sama dengan nilai C yang sudah diketahui melalui pengukuran.

3. Dua macam sistem kalender bualan Sistem sinodik, didasarkan atas penampakan semu gerak bulan dan matahari dari bumi. • 1 hari = 24 jam • 1 bulan = 29.53059 hari Sistem sidereal, didasarkan atas pergerakan relatif bulan dan matahari terhadap bintang dan alam semesta. • 1 hari = 23 jam 56 menit 4.0906 detik = 86164.0906 detik • 1 bulan = 27.321661 hari 4.

Teori Cahaya Cahaya menurut Newton adalah 1642 – 1727 yang terdiri atas partikel-partikel ringan yang berbentuk kecil dan mampu memanancarkan cahaya ke segala arah dengan kecepatan tinggi. Sementara menurut Huygens adalah 1629 – 1695, cahaya merupakan seperti gelombang yang sama hal dengan sifat bunyi. Perbedaanya hanya pada frekuensi dan panjang gelombangnya. Warna dan Panjang Gelombang Cahaya Matahari Pada sebuah cahaya matahari terdiri dari tujuh warna merah, kuning, hijau, biru, jingga, ungu, dan nila.

Yang jika ketujuh warna tersebut bercampur, maka akan menghasilkan cahaya putih. Warna dalam cahaya putih, matahari mampu dipecahkan dengan menggunakan prisma yang dapat menjadi jalur warna.

Jalur warna dikenal dengan sebagai spectrum, sedangkan pemecahan pada cahaya putih pada spektrum dikenal dengan penyerakan cahaya.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Contoh seperti pelangi yang sebagai spektrum yang terbentuk secara alami. Seperti yang kita ketahui pelangi terbentuk setelah turun hujan, ketika cahaya matahari dibiaskan oleh tetesan air hujan. Maka, dari tetesan air hujan itulah dapat dikatakan sebagai prisma yang menyerakkan cahaya matahari menjadi tujuh warna atau yang kita kenal dengan sang pelangi.

Pencahayaan Buatan Adapun untuk contoh pencahayaan buatanya adalah sebagai berikut ini: 1. Istilah Pada Pencahayaan Buatan Satwiko (2004) menjelaskan beberapa secara singkat istilah untuk pencahayaan buatan, antara lain lampu (lamps) yaitu sesuatu yang menyala padaelemen pencahayaan buatan.

Dudukan lampu disebut soket (socket) dan rumahlampu disebut armatur (luminaire). Armatur sendiri terdiri dari soket,rumah,tudung dan balas. 2. Efek Pencahayaan Efek Pencahayaan terbagi menjadi 3 cara: • Pencahayaan langsung (direct), contoh lampu meja untuk • Pencahayaan tak langsung (indirect), contoh ruang tamu.

• Pencahayaan semi direct (general diffusing),contoh ruang-ruang kantor. Syarat dan Satuan Pencahayaan Untuk syarat dan satuan dalam sebuah pencahayaanya adalah sebagai berikut ini: Syarat Pencahayaan yang Baik • Pencahayaan tidak boleh menimbulkan pertambahan udara.

• Sumber cahaya harus memberikan pencahayaan dgn intensitas yg tetap,menyebar, merata, tidak berkedip, tidak menyilaukan dan tidak menimbulkan bayangan yg mengganggu. • Pencahayaan harus mampu mencukupi intensitasnya sesuai dengan beban aktivitas. Satuan Dalam Teknik Penerangan • Satuan untuk Intensitas cahaya (I) :jumlah energi radiasi yg dipancarkan sebagaicahaya ke suatu jurusan tertentu, satuanya adalah Candela (Cd).

• Satuan untuk Flux cahaya (f), fluks cahaya adalah perkalian antara Intensitas cahaya dengan sudut ruang yg dipancarkan ke suatu arah tertentu I = f/ω. • Satuan untuk Intensitas Penerangan (E) (Iluminansi), a/ fluks cahaya yg jatuh pada 1 m² bidang tertentu, satuan intensitas penerangan adalah Lux 1 Lux = 1 lumen per m. Demikianlah, pembasan isi artikel kali ini mengenai sifat-sifat cahaya lengkap beserta penjelasan lainya, Semoga bermanfaat!

Baca juga: • 3 Sumber Energi Bunyi yang Harus Kamu Ketahui • Macam-macam Energi Alternatif, Potensial, Listrik • 21 Contoh Perubahan Energi Beserta Penjelasanya Editor: Syahya Rembulan Temukan pilihan rumah seperti pada perumahan Freja House BSD dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome.

Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome.

Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang! Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti. 5 Sifat Cahaya dan Contohnya- Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm.Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak.

Selain itu, cahaya adalah paket partikel yang disebut foton. Kedua definisi tersebut merupakan sifat yang ditunjukkan cahaya secara bersamaan sehingga disebut "dualisme gelombang-partikel".

Paket gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna.

Bidang studi cahaya dikenal dengan sebutan optika, merupakan area riset yang penting pada fisika modern. Sifat-Sifat Cahaya beserta ContohnyaBerikut ini 5 sifat cahaya dan contohnya: 1. Cahaya merambat lurus Contoh:cahaya senter membentuk garis luruscahaya mercusuar di pinggir laut membentuk garis lurus2. Cahaya menembus benda beningContoh :cahaya yang menembus kaca/gelas bening.

saat kita berjalan di siang hari terlihat bayangan tubuh kita, hal ini karena cahaya hanya menembus benda bening, apabila bendanya tidak bening maka akan membentuk bayangan3. Cahaya dapat dibiaskanContoh :pensil, paku, pulpen tampak patah saat dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air jernihikan di akuarium terlihat lebih besar dan dekatkolam/sungai yang airnya jernih terlihat/terkesan dangkalmelihat bintang dengan teleskopmelihat benda kecil dengan menggunakan mikroskop atau lup4.

Cahaya dapat dipantulkanContoh :bayangan saat kita bercerminbayangan kita di air jernihalat periskop5. Cahaya dapat diuraikanContoh :terjadinya pelangigelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warnaterjadinya halo yang seakan-akan mengelilingi bulan atau mataharicakram warna yang diputar akan membentuk warna putih Demikian tentang Sifat-Sifat Cahaya dan Contohnya.

Semoga bermanfaat - Soal Tervaforit 5 Sifat Cahaya dan Contohnya- Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm.Pada gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak.

Selain itu, cahaya adalah paket partikel yang disebut foton. Kedua definisi tersebut merupakan sifat yang ditunjukkan cahaya secara bersamaan sehingga disebut "dualisme gelombang-partikel". Paket cahaya yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna. Bidang studi cahaya dikenal dengan sebutan optika, merupakan area riset yang penting pada fisika modern.

Sifat-Sifat Cahaya beserta ContohnyaBerikut ini 5 sifat cahaya dan contohnya: 1. Cahaya merambat lurus Contoh:cahaya senter membentuk garis luruscahaya mercusuar di pinggir laut membentuk garis lurus2. Cahaya menembus benda beningContoh :cahaya yang menembus kaca/gelas bening. saat kita berjalan di siang hari terlihat bayangan tubuh kita, hal ini karena cahaya hanya menembus benda bening, apabila bendanya tidak bening maka akan membentuk bayangan3.

Cahaya dapat dibiaskanContoh :pensil, paku, pulpen tampak patah saat dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air jernihikan di akuarium terlihat lebih besar dan dekatkolam/sungai yang airnya jernih terlihat/terkesan dangkalmelihat bintang dengan teleskopmelihat benda kecil dengan menggunakan mikroskop atau lup4.

Cahaya dapat dipantulkanContoh :bayangan saat kita bercerminbayangan kita di air jernihalat periskop5. Cahaya dapat diuraikanContoh :terjadinya pelangigelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warnaterjadinya halo yang seakan-akan mengelilingi bulan atau mataharicakram warna yang diputar akan membentuk warna putih Demikian tentang Sifat-Sifat Cahaya dan Contohnya.

Semoga bermanfaat 5 Sifat Cahaya dan Contohnya- Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm.Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Selain itu, cahaya adalah paket partikel yang disebut foton. Kedua definisi tersebut merupakan sifat yang ditunjukkan cahaya secara bersamaan sehingga disebut "dualisme gelombang-partikel".

Paket cahaya yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna. Bidang studi cahaya dikenal dengan sebutan optika, merupakan area riset yang penting pada fisika modern. Sifat-Sifat Cahaya beserta Contohnya Berikut ini 5 sifat cahaya dan contohnya: 1.

Cahaya merambat lurus Contoh: • cahaya senter membentuk garis lurus • cahaya mercusuar di pinggir laut membentuk garis lurus 2. Cahaya menembus benda bening Contoh : • cahaya yang menembus kaca/gelas bening. • saat kita berjalan di siang hari terlihat bayangan tubuh kita, hal ini karena cahaya hanya menembus benda bening, apabila bendanya tidak bening maka akan membentuk bayangan 3.

Cahaya dapat dibiaskan Contoh : • pensil, paku, pulpen tampak patah saat dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air jernih • ikan di akuarium terlihat lebih besar dan dekat • kolam/sungai yang airnya jernih terlihat/terkesan dangkal • melihat bintang dengan teleskop • melihat benda kecil dengan menggunakan mikroskop atau lup 4. Cahaya dapat dipantulkan Contoh : • bayangan saat kita bercermin • bayangan kita di air jernih • alat periskop 5.

Cahaya dapat diuraikan Contoh : • terjadinya pelangi • gelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warna • terjadinya halo yang seakan-akan mengelilingi bulan atau matahari • cakram warna yang diputar akan membentuk warna putih Demikian tentang Sifat-Sifat Cahaya dan Contohnya.

Semoga bermanfaat
Penjelasan: Bisa menembus benda bening Benda bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya, seperti kaca, mika, plastik bening, dan air jernih. Berdasarkan kemampuan menembus benda, terdapat tiga jenis benda: benda bening/transparan, benda translusens, dan benda opak (opaque)/tidak dapat ditembus. Seperti namanya, benda bening dapat ditembus oleh cahaya, sehingga kita mampu melihat menembus benda tersebut karena cahaya diteruskan dan tidak dipantulkan.

Benda translusens merupakan benda yang mampu meneruskan sebagian cahaya. Kita mampu melihat menembusnya, tapi tidak terlalu jelas, seperti air keruh dan bohlam susu.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Sementara itu, benda opak tidak dapat ditembus oleh cahaya sama sekali. Cahaya langsung dipantulkan dan ditangkap oleh mata, sehingga kita dapat melihat warna dan bentuknya.

Benda opak banyak ditemukan di sekitar kita, seperti smartphone, buku, tembok, dan meja. Bisa dipantulkan Refleksi atau pemantulan cahaya adalah proses kembali terpancarnya cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya dibagi menjadi dua jenis, yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur (difus) atau tidak teratur.

Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar. Pemantulan teratur dapat terjadi jika cahaya mengenai benda dengan permukaan yang rata dan mengilap atau licin. Salah satu benda yang dapat memantulkan cahaya dengan teratur adalah cermin. Karena itu, kita bisa melihat bayangan di cermin karena cahaya yang terpantul dari tubuh kita, memantul ke permukaan cermin, kemudian ditangkap oleh mata. Sementara itu, pemantulan baur umumnya terjadi pada tanah rata atau air yang bergelombang.

Pemantulan baur menyebabkan area yang tidak terkena cahaya matahari langsung turut menjadi terang. Bisa diuraikan Penguraian cahaya dapat disebut dengan istilah dispersi cahaya. Salah satu contoh alami dari ini adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Kita bisa melihat bahwa pelangi setidaknya terdiri dari tujuh warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, dan seterusnya. Tapi warna-warna tersebut awalnya berasal dari satu warna saja, yaitu warna putih dari cahaya matahari. Apa yang dihasilkan matahari ini kemudian dibiaskan oleh titik air hujan, sehingga terurai menjadi tujuh warna pelangi.

Cahaya putih dari matahari juga disebut sebagai sinar polikromatik. Sinar polikromatik adalah sinar yang tersusun dari berbagai spektrum warna cahaya. Karena itu ketika diuraikan, kita dapat melihat berbagai warna penyusunnya, seperti pelangi. Peristiwa perpaduan berbagai warna menjadi warna putih disebut sebagai spektrum cahaya.

Sementara itu, warna yang tidak bisa diuraikan disebut dengan cahaya monokromatik. Bisa dibiaskan Pembiasan cahaya adalah peristiwa ketika arah rambat cahaya dibelokkan ketika melewati dua medium dengan kerapatan yang berbeda. Sifat ini biasa digunakan manusia untuk membuat alat-alat optik. (Baca juga: Mengenal Bagian Mata Manusia, dari Luar sampai Dalam) Peristiwa pembiasan cahaya dapat kita amati di kehidupan sehari-hari, seperti dasar air yang jernih tampak lebih dangkal dari sebenarnya, sedotan atau benda lurus lain yang terlihat bengkok ketika dimasukkan ke dalam gelas berisi air, dan peristiwa fatamorgana karena berkas cahaya merambat dari udara dingin ke udara panas.

Ada beberapa hukum pembiasan. Pertama, apabila cahaya merambat dari zat kerapatan rendah ke zat kerapatan tinggi, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal.

Contohnya adalah ketika cahaya merambat dari udara ke air. Kedua, ketika cahaya merambat dari zat kerapatan tinggi ke zat kerapatan rendah, cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Salah satu contohnya adalah ketika cahaya merambat dari air ke udara. Merambat lurus Sifat cahaya yang terakhir adalah merambat lurus ketika melewati satu medium.

Kita bisa mengujinya dengan menyalakan senter dan cahaya akan terpancar dengan lurus. Karena itu, sifat ini digunakan manusia contohnya pada lampu kendaraan bermotor untuk menerangi jalan. Sete Bud den a a. C d. a. ci D. C. H M a. a. C. C. 11. A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (x) pada gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat a, … b, c, atau d. 1. Sebelum ajaran Hindu-Buddha datang, 5.

Salah satu dari kitab Weda yang berisi di Indonesia telah berkembang syair puji-pujian kepada Dewa adalah . kepercayaan yang berupa pemujaan samaweda terhadap roh nenek moyang.

b. regweda Kepercayaan ini disebut . c. yajurweda monoteisme d. artharwaweda b. politeisme 6. Pada masa Hindu-Buddha, muncul henoteisme pembedaan yang tegas antarkelompok d. animisme dan dinamisme masyarakat. Sistem ini membedakan 2. Kebudayaan Hindu merupakan masyarakat berdasarkan fungsinya. perpaduan antara dua kebudayaan Sistem ini disebut . SID yaitu . strata Arya dan Dravida b. kasta b. Harappa dan Mohenjo-daro status Arya dan Mohenjo-daro d.

struktur d. Dravida dan Harappa 7. Dalam ajaran Hindu, ada kelompok 3. Bukti bahwa pada abad ke-5 pengaruh masyarakat yang terdiri dari golongan Hindu sudah masuk dalam kehidupan pedagang, petani, pemilik tanah, dan masyarakat Nusantara adalah . prajurit. Hal ini dikenal dengan sebutan ditinggalkannya kepercayaan animisme dan dinamisme a.

kasta brahmana b. semakin lunturnya bahasa Melayu b. kasta ksatria C. digunakannya bahasa Sansekerta kasta waisya untuk menulis prasasti d. kasta sudra d. tidak menggunakan alat-alat dari 8. Masuknya ajaran Hindu-Buddha ke batu Indonesia menyebabkan perubahan Teori yang berpendapat bahwa kehidupan masyarakat. Salah satunya masuknya agama dan kebudayaan adalah perubahan politik yang ditandai Hindu dibawa oleh golongan pedagang dengan .

adalah teori . a. berubahnya sistem kesukuan al waisya menjadi kerajaan b. ksatria b. masyarakat mulai mengenal brahmana sistem kasta d. arus balik a. C. C. Solatif 50 Solusi Siswa Aktif​ Apabila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal.

Misalnya cahaya merambat dari udara ke air. Sebaliknya, apabila cahaya merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Misalnya cahaya merambat dari air ke udara. Pembiasan cahaya sering kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dasar kolam terlihat lebih dangkal daripada kedalaman sebenarnya.

Gejala pembiasan juga dapat dilihat pada pensil yang dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Pensil tersebut akan tampak patah. 4.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Cahaya Dapat Diuraikan Pelangi terjadi karena peristiwa penguraian cahaya (dispersi). Dispersi merupakan penguraian cahaya putih menjadi berbagai cahaya berwarna. Cahaya matahari yang kita lihat berwarna putih. Namun, sebenarnya cahaya matahari tersusun atas banyak cahaya berwarna. Cahaya matahari diuraikan oleh titik-titik air di awan sehingga terbentuk warna-warna pelangi.

SOAL 1. Peristiwa yang merupakan bukti cahaya merambat lurus yaitu. a. memantulnya cahaya pada cermin b. rambatan cahaya matahari yang lurus ketika melewati genting kaca c. cahaya menembus benda bening d. terbentuknya pelangi pada saat hujan 2. Kita dapat melihat benda di balik kaca jendela, karena. a. kaca jendela tipis b. kaca jendela mengilap c. cahaya dapat melewati kaca d. benda memancarkan cahaya 3. Di bawah ini yang termasuk benda tembus cahaya yaitu. a. kertas c. air jernih b.

tripleks d. kayu 4. Di antara jenis benda berikut yang biasa digunakan untuk bercermin yaitu. a. cermin datar b. cermin cembung c. cermin cekung d. lensa cembung 5. Bayangan yang dibentuk oleh cermin datar mempunyai sifat. a. jarak benda ke cermin sama dengan jarak bayangan ke cermin b.

bayangan bersifat nyata c. bayangan terbalik d. bayangan lebih kecil daripada benda aslinya 6. Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung yaitu. . .

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

a. maya, tegak, dan diperkecil b. nyata, tegak, dan diperkecil c. maya, terbalik, dan diperbesar d.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

nyata, terbalik, dan sama besar 7. Peristiwa yang merupakan akibat pembiasan cahaya yaitu. a. terbentuknya warna pada gelembung sabun b. dasar sungai yang airnya jernih tampak lebih dangkal dari pada yang sebenarnya c. terbentuknya bayangan oleh cermin d. sampainya cahaya matahari di permukaan bumi 8.

Apabila cahaya merambat dari udara ke air, cahaya tersebut akan dibiaskan dengan arah. a. menjauhi garis normal b. mendekati garis normal c. sejajar garis normal d. berlawanan arah dengan garis normal 9. Peristiwa yang menunjukkan adanya dispersi cahaya yaitu. a. elang dapat melihat ikan di dalamair b.

bayangan pada cermin c. pensil dalam air terlihat patah d. pelangi 10. Di antara benda berikut yang digunakan untuk membuat periskop yaitu. . .

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

. a. cermin datar b. cermin cembung c. cermin cekung d. prisma KUNCI JAWABAN: • C • C • C • A • C • B • B • A • D • A (Bangkapos.com/Mitrya)
Daftar Menu Artikel • Penertian Cahaya • Sifat-Sifat Cahaya Dan Contohnya • 1.

Cahaya Merambat Lurus • 2. Cahaya Dapat Dipantulkan • 3. Cahaya Dapat Dibiaskan • 4. Cahaya dapat diuraikan • 5. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening • 6. Cahaya Dapat Mengalami Interferensi • 7.

Cahaya Dapat Mengalami Difraksi (Pelenturan) • 8. Cahaya Dapat Mengalami Polarisasi • Share this: • Related posts: Penertian Cahaya Cahaya adalah energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm.

Jika dalam Fisika, Cahaya adalah radiasi gelombang elektromagnetik baik dengan panjang gelombang kasat mata ataupun tidak. Selain itu, cahaya merupakan paket partikel yang disebut dengan foton.

Paket cahaya dikenal dengan spektrum lalu dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna. Bidan studi yang mempelajari tentang cahaya disebut dengan optika. Sifat-Sifat Cahaya Dan Contohnya 1. Cahaya Merambat Lurus Sifat Cahaya ini dapat kamu perhatikan pada saat cahaya matahari masuk kedalam suatu ruang melalui celah yang sempit pada pintu maupun jendela, cahaya yang masuk itu akan kelihatan merambat lurus. Contoh lain cahaya memiliki cahaya lurus yaitu : • Cahaya senter membentuk garis lurus • Cahaya mercusuar dipinggir pantai membentuk garis lurus.

2. Cahaya Dapat Dipantulkan Pemantulan (refleksi) atau pencerminan merupakan proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya dapat dibedakan menjadi 2 yakni pemantulan teratur dan pemantulan baur (difus). Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar.

Pemantulan teratur bisa terjadi jika cahaya mengenai benda yang permukaannya rata dan mengkilap/licin. Dan benda yang dapat memantulkan cahaya ialah cermin. Cermin adalah benda yang dapat memantulkan cahaya paling sempurna peristiwa ini karena cermin memiliki permukaan yang halus dan mengkilap. Pada benda semacam ini, cahaya dipantulkan dengan arah yang sejajar, sehingga dapat membentuk bayangan benda dengan sangat baik.

Contoh peristiwa pemantulan cahaya adalah saat kita bercermin. Bayangan dari tubuh kita dapat terlihat di cermin, karena cahaya yang dipantulkan tubuh kita, saat mengenai permukaan cermin, dipantulkan, atau dipancarkan kembali hingga masuk ke mata kita. Contohnya : • Bayangan saat bercermin • Bayangan pada air jernih • Alat periskop 3.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Cahaya Dapat Dibiaskan Cahaya dapat di biaskan Sifatnya ini yaitu merambat ke segala arah. Ketika cahaya tersebut merambat melalui dua medium yang tidak sama kerapatan optiknya maka cahaya juga akan mengalami perubahan arah rambat(dibelokan). Contoh cahaya dapat dibiaskan antara lain: • Pensil, paku, bolpoin tampak patah ketika dimasukkan dalam gelas berisi air jernih. • Ikan dalam akuarium akan terlihat lebih besar dan dekat. • Kolam atau sungai yang berair jernih akan terkesan dangkal.

• Melihat bintang dengan teleskop • Melihat benda kecil dengan menggunakan lup atau mikroskop. 4. Cahaya dapat diuraikan Cahaya dapat di uraikan Istilah lain dari penguraian cahaya ialah dispersi cahaya. Contoh misalnya peristiwa dispersi cahaya yang terjadi secara alami adalah peristiwa terbentuknya pelangi.

Pelangi biasanya muncul setelah hujan turun. Pelangi terdiri dari beberapa warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Contoh lain : • Gelembung sabun yang terkena cahaya akan nampak memiliki banyak warna. • Cakram warna yang diputar akan membentuk warna putih. 5. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening Benda bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya.

Contoh benda bening antara lain mika, plastik, kaca, bening, air jernih, dan botol bening. Adapun kemampuan cahaya dalam menembus benda dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : • Benda bening atau transparan, yaitu benda-benda yang dapat ditembus atau dilewati cahaya. Benda bening meneruskan semua cahaya yang mengenainya.

Contohnya : Kaca yang bening dan air jernih. • Benda translusens, yaitu benda-benda yang hanya dapat meneruskan sebagian cahaya yang diterimanya. Contohnya : Air kotor atau air keruh, kaca dop, dan bohlam susu. Kedua gelombang cahaya harus memiliki amplitudo yang hampir sama. Contoh : • Cahaya yang terdapat pada kaset • Air kolam terlihat berwarna-warni 7.

Cahaya Dapat Mengalami Difraksi (Pelenturan) Pada saat celah sempit, cahaya akan mengalami Difraksi (Pelenturan) gelombang yaitu peristiwa pembelokan arah rambat gelombang yang disebabkan oleh karena melewati celah sempit. 8. Cahaya Dapat Mengalami Polarisasi Polarisasi Cahaya adalah peristiwa dimana terserapnya sebagian arah getar cahaya sehingga cahaya tersebut akan kehilangan sebagaian besar arah getarnya.

Demikianlah ulasa kami mengenai materi Cahaya, Semoga bermanfaat. Artikel Lainnya : • Pengertian Kearifan Lokal – Ciri-Ciri, Bentuk, Ruang Lingkup Dan Contoh • Pengertian NATO – TujuanSejarah Dan Negara-Negara Anggota • Teks Narasi – Pengertian, Ciri, Tujuan, Struktur, Unsur, Jenis Dan Contoh Related posts: • Macam – Macam Alat Ukur Lengkap Dengan Fungsinya • Rumus Elastisitas Fisika Dan Contoh Soal Elastisitas Fisika • Komponen Inderaja ( Komponen Pengindraan Jauh ) Posted in Fisika Tagged 7 sifat cahaya, jelaskan sifat sifat cahaya, penerapan sifat cahaya, sifat cahaya dapat dibiaskan, sifat cahaya pada cermin Materi Terbaru • Trust adalah – Pengertian, Macam-Macam Dan Contoh • Unsur – Unsur Hukum Adat – Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contoh [Lengkap] • Pengertian Senam – Sejarah, Manfaat Dan Jenis-Jenis • Pengertian Jaringan Dewasa – Ciri-Ciri, Fungsi Dan Strukturnya • Pengertian Kalusa – Ciri-Ciri Dan Contoh Penggunaanya • Jumlah Tulang Manusia • Kerajinan Dari Koran • Contoh Organisasi Sosial • Landasan Politik Luar Negeri Indonesia • Lembaga Peradilan Di Indonesia • Kerajinan Bahan Lunak • Suprastruktur Politik • Aplikasi Video Bokeh • Ciri Masyarakat Madani • Pengertian Seni Sastra – Ciri-ciri, Fungsi, Manfaat, Unsur dan Jenis-Jenis
Refleksi atau pantulan cahaya dari permukaan gelembung dan refleksi dari bagian dalam gelembung yang transparan menyebabkan superposisi, sehingga gelombang berwarna putih yang merupakan gabungan dari berbagai gelombang warna, yang bersinar ke arahnya akan dipantulkan kembali dari luar dan dari dalam secara bersamaan dan saling mempengaruhi.

Superposisi tersebut dapat menghambat gelombang warna tertentu yg ditangkap mata. Ada yang menghambat gelombang warna merah, sehingga yang tertangkap mata adalah warna hijau dan biru, ada yang menghambat warna kuning sehingga memantulkan warna kebiruan, ada yang menghambat warna hijau sehingga menghasilkan warna magenta, dan ada yang menghambat warna biru menjadi warna kekuningan.

Proses ini tidak sama dengan proses pembentukan pembiasan cahaya pada pelangi loh. Jika kita amati sebuah gelembung sabun dari jarak yang cukup dekat, kita bisa melihat pantulan diri kita sendiri serta pantulan benda-benda di sekeliling kita. Mengapa bisa demikian? Ini karena cahaya yang jatuh pada sebuah gelembung sabun dipantulkan dan mencapai mata kita. Setiap cahaya yang datang akan dipantulkan oleh dua buah permukaan: permukaan sisi luar gelembung dan permukaan sisi dalam gelembung. Mata kita menangkap kedua cahaya pantulan itu.

Karena masing-masing cahaya pantulan itu adalah sebuah gelombang, yang memiliki frekuensi dan fase tertentu, maka mata kita menjumlahkan kedua gelombang menjadi sebuah gelombang baru. Istialh penjumlahan ini disebut sebagai interferensi.

Warna dari gelombang cahaya yang ditangkap oleh mata kita tergantung pada ketebalan lapisan permukaan yang dikenai oleh cahaya; untuk setiap ketebalan tertentu, maka warna yang dihasilkan akan berbeda-beda.

Sementara itu, lapisan permukaan sebuah gelembung sabun tidak pernah benar-benar memiliki ketebalan yang sama. “Tegangan permukaan” membuat molekul-molekul cairan selalu bergerak dan tersusun ulang agar permukaan lapisan gelembung selalu menjadi minimum. Akibat proses ini, distribusi ketebalan lapisan permukaan gelembung sabun selalu berubah, dan cahaya yang dipantulkan dari gelembung sabun juga selalu terlihat berubah.

Itulah mengapa mata kita menangkap cahaya yang berwarna-warni dari permukaan gelembung sabun, dan mengapa pola cahaya warna-warni tersebut terlihat bergerak-gerak Dengan mengamati warna-warni pantulan dari permukaan sebuah gelembung sabun, kita juga bisa memperkirakan seberapa tipiskah sebenarnya permukaan tersebut.

Jika kita masih bisa mengamati warna-warni yang dihasilkan dengan jelas, maka setidaknya ketebalan permukaan itu kurang lebih setara dengan panjang gelombang cahaya yang dipantulkan, yaitu antara 400 hingga 900 nanometer (1 nanometer adalah 1.000.000.000 kali lebih pendek daripada 1 meter.) Sedangkan jika ketebalan permukaannya telah menjadi lebih tipis daripada 400 nanometer, maka tidak ada lagi cahaya tampak yang terpantulkan, dan permukaan gelembung sabun akan terlihat tembus gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat.

• ▼ 2016 (10) • ▼ Desember (10) • Percaya atau Tidak, Ternyata Air Kencing Manusia B. • Mengenal Manfaat Kulit Pisang untuk Memurnikan Air • Kita Bisa lohh, Menghasilkan Energi Listrik dari T. • Setelah Mengetahui Manfaat Keren dari Minyak Jelan.

• Fakta Unik Proses Terjadinya Pelangi. • Fakta Mengapa Air Panas Lebih Cepat Membeku dari A. • Menguak Fakta Warna Nyala Api • Mengapa Langit Berwarna Biru? • Mengapa Gelembung Sabun Berwarna ?

• Kenapa Sih Pesawat Warnanya Putih? Ternyata Banyak.Pengertian Cahaya Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm. Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Selain itu, cahaya adalah paket partikel yang disebut foton.

Kedua definisi tersebut merupakan sifat yang ditunjukkan cahaya secara bersamaan sehingga disebut "dualisme gelombang-partikel". Paket cahaya yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna.

Bidang studi cahaya dikenal dengan sebutan optika, merupakan area riset yang penting pada fisika modern.( Sumber : Wikipedia ) Cahaya yang mengenai benda akan dipantulkan sehingga kita bisa melihat benda tersebut.

Oleh sebab itu kita memerlukan cahaya untuk dapat melihat. Benda-benda yang ada di sekitar kita dapat kita lihat apabila ada cahaya yang mengenai benda tersebut, dan cahaya yang mengenai benda tersebut dipantulkan oleh benda ke mata. Meskipun benda terkena cahaya, jika pantulannya terhalang maka kita tidak dapat melihat benda tersebut, misalnya suatu benda yang berada di balik tirai atau tembok.

Sebuah benda dapat dilihat oleh mata kita karena adanya cahaya yang dipantulkan dari benda tersebut sehingga sampai ke mata. Berdasarkan sumbernya, cahaya dibedakan menjadi dua macam, yaitu : • Cahaya yang gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat dari benda itu sendiri, seperti matahari, senter, lilin, dan lampu.

• Cahaya yang memancar dari benda akibat pantulan cahaya pada permukaan benda tersebut dari sumber cahaya. Misalnya, jika kita melihat benda berwarna biru, artinya benda tersebut memantulkan cahaya berwarna biru.

Berdasarkan dapat dan tidaknya benda memancarkan cahaya, benda dikelompokkan menjadi 2 yaitu benda sumber cahaya dan benda gelap. Benda sumber cahaya dapat memancarkan cahaya. Contoh benda sumber cahaya yaitu Matahari, lampu, dan nyala api. Sementara itu, benda gelap tidak dapat memancarkan cahaya. Contoh benda gelap yaitu batu, kayu, dan kertas. Sifat-sifat Cahaya Cahaya memiliki beberapa sifat yaitu menembus benda bening, dapat dipantulkan, merambat lurus, dapat dibiaskan, dan dapat diuraikan.

Untuk lebih jelasnya simak pembahasan sifat-sifat cahaya berikut ini. 1. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening Benda bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya.

Contoh benda bening antara lain kaca, mika, plastik bening, air jernih, dan botol bening. Berdasarkan kemampuan cahaya dalam menembus benda dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : • Benda bening atau transparan, yaitu benda-benda yang dapat ditembus atau dilewati cahaya. Benda bening meneruskan semua cahaya yang mengenainya.

Contohnya kaca yang bening dan air jernih. • Benda translusens, yaitu benda-benda yang hanya dapat meneruskan sebagian cahaya yang diterimanya. Contohnya air keruh, kaca dop, dan bohlam susu. • Opaque atau benda tidak tembus cahaya, yaitu benda gelap yang tidak dapat ditembus oleh cahaya sama sekali.

Opaque hanya memantulkan semua cahaya yang mengenainya. Contohnya buku tebal, kayu, tembok, dan besi. Sifat cahaya yang dapat menembus benda bening, memungkinkan cahaya matahari dapat menembus permukaan air yang jernih, sehingga tanaman yang hidup di dasar air dapat tetap tumbuh dengan baik.

Sifat cahaya yang dapat menembus benda bening ini dapat dimanfaatkan orang untuk membuat berbagai peralatan misalnya kacamata, akuarium, kaca mobil, dan termometer. 2. Cahaya Merambat Lurus Cahaya akan merambat lurus jika melewati satu medium perantara. Peristiwa ini dapat dibuktikan dengan nyala lampu senter yang merambat lurus. Cahaya yang merambat lurus juga dapat kita lihat dari berkas cahaya matahari yang menerobos masuk melalui celah genting maupun ventilasi akan tampak berupa garis-garis lurus.

Kedua hal tersebut membuktikan bahwa cahaya merambat lurus. Kegiatan yang dapat membuktikan bahwa cahaya merambat lurus adalah dengan menggunakan karton yang diberi lubang seperti gambar di atas. Ketika lobang karton disusun lurus kita dapat melihat cahaya lilin, namun ketika salah satu lobang digeser kita tidak bisa lagi melihat cahaya tersebut. Sifat cahaya yang selalu merambat lurus ini dimanfaatkan manusia pada pembuatan lampu senter dan lampu kendaraan bermotor.

3. Cahaya Dapat Dipantulkan Pemantulan (refleksi) atau pencerminan adalah proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya dapat dibedakan menjadi dua yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur (difus).

Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar. Pemantulan teratur terjadi apabila cahaya mengenai benda yang permukaannya rata dan mengkilap/licin. Salah satu benda yang dapat memantulkan cahaya adalah cermin. Cermin merupakan benda yang dapat memantulkan cahaya paling sempurna. Hal ini disebabkan cermin memiliki permukaan yang halus dan mengkilap. Pada benda semacam ini, cahaya dipantulkan dengan arah yang sejajar, sehingga dapat membentuk bayangan benda dengan sangat baik.

Contoh peristiwa pemantulan cahaya adalah saat kita bercermin. Bayangan tubuh kita akan terlihat di cermin, karena cahaya yang dipantulkan tubuh kita, saat mengenai permukaan cermin, dipantulkan, atau dipancarkan kembali hingga masuk ke mata kita. Sedangkan pemantulan baur terjadi karena cahaya mengenai benda yang permukaannya tidak rata.

Contoh pemantulan baur yaitu pada tanah yang tidak rata atau pada air yang bergelombang. Adanya pemantulan baur, tempat-tempat yang tidak ikut terkena cahaya secara langsung akan ikut menjadi terang.

Inilah keuntungan adanya pemantulan baur. Berdasarkan sifat cahaya ini Snellius mengemukakan hukum pemantulan cahaya yang diuraikan sebagai berikut. a. sinar datang, sinar pantul dan garis normal terletak pada satu bidang datar. b. sudut datang sama dengan sudut pantul.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cermin merupakan salah satu benda yang dapat memantulkan cahaya. Berdasarkan bentuk permukaannya, cermin dibedakan menjadi 3 yaitu cermin datar, cermin cembung dan cermin cekung. a. Cermin Datar Cermin datar yaitu cermin yang permukaan bidang pantulnya datar dan tidak melengkung. Cermin datar adalah cermin yang biasa kita gunakan untuk berkaca.

Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar yaitu: • Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin. • Bayangan yang terbentuk mirip dengan aslinya namun berkebalikan posisi kanan kirinya.Misalnya tangan kiri akan menjadi tangan kanan pada bayangan kita. • Bayangan tegak seperti bendanya. • Bayangan bersifat maya atau semu. Artinya, bayangan dapat dilihat dalam cermin, tetapi tidak dapat ditangkap oleh layar.

b. Cermin Cembung (positif) Cermin cembung yaitu cermin yang permukaan bidang pantulnya melengkung ke arah luar (konveks). Cermin cembung bersifat menyebarkan cahaya (divergen).

Cermin cembung dapat kita jumpai pada kaca spion kendaraan bermotor dan bagian belakang sendok logam. Bayangan pada cermin cembung bersifat maya, tegak, dan diperkecil daripada benda sesungguhnya. c. Cermin Cekung (negatif) Cermin cekung yaitu cermin yang bidang pantulnya melengkung ke arah dalam (konkaf).

Cermin cekung bersifat mengumpulkan cahaya (konvergen). Sifat bayangan benda yang dibentuk oleh cermin cekung sangat bergantung pada letak benda terhadap cermin. Jika benda dekat dengan cermin cekung, maka bayangan yang terbentuk maya, tegak, dan diperbesar. Jika benda jauh dari cermin cekung, maka bayangan benda yang terbentuk nyata (sejati) dan terbalik.

Cermin cekung biasanya digunakan sebagai reflektor pada lampu mobil dan lampu senter. 4. Cahaya Dapat Dibiaskan Pembiasan adalah pembelokan arah rambat cahaya saat melewati dua medium yang berbeda kerapatannya.

Pembiasan cahaya dimanfaatkan manusia dalam pembuatan berbagai alat optik. Pembiasan cahaya menyebabkan terjadinya beberapa peristiwa dalam kehidupn sehari-hari yang diuraikan sebagai berikut. a. Dasar air yang jernih kelihatan lebih dangkal dari yang sebenarnya. b. Pensil atau benda lurus lainnya yang diletakkan pada gelas yang berisi air akan terlihat patah atau bengkok. c.

Peristiwa fatamorgana yang terjadi karena berkas cahaya yang berjalan dari udara dingin ke udara panas terbiaskan ke arah horizontal, sehingga suatu benda tampak muncul di atas posisi yang sebenarnya. d. Uang logam di dalam air jernih kelihatan lebih dekat ke permukaan. e. Ikan di akuarium kelihatan lebih besar. Seperti pada pemantulan cahaya, gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat pembiasan cahaya juga berlaku hukum pembiasan cahaya yang diuraikan sebagai berikut.

a. Apabila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. Misalnya cahaya merambat dari udara ke air. b. Apabila cahaya merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal.

Misalnya cahaya merambat dari air ke udara. 5. Cahaya Dapat Diuraikan Istilah lain dari penguraian cahaya ialah dispersi cahaya.

Contoh peristiwa dispersi cahaya yang terjadi secara alami adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Pelangi biasanya muncul setelah hujan turun. Pelangi terdiri dari beberapa warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Sebenarnya warna-warna tersebut berasal dari satu warna saja yaitu warna putih dari cahaya matahari. Namun karena cahaya matahari tersebut dibiaskan oleh titik air hujan, akibatnya cahaya putih diuraikan menjadi beberapa macam warna, sehingga terjadilah warna-warna indah pelangi. Peristiwa penguraian cahaya putih menjadi berbagai warna disebut dispersi cahaya. Cahaya putih dapat diuraikan menjadi berbagai macam warna sehingga cahaya putih disebut sinar polikromatik.

Cahaya putih seperti cahaya matahari termasuk jenis cahaya polikromatik. Cahaya polikromatik adalah cahaya yang tersusun atas beberapa komponen warna. Cahaya putih tersusun atas spektrum-spektrum cahaya yang berwarna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

gelembung sabun akan tampak mempunyai banyak warna merupakan sifat cahaya dapat

Sedangkan peristiwa perpaduan berbagai warna cahaya menjadi warna putih disebut spektrum cahaya. Spektrum warna yang tidak dapat diuraikan lagi disebut cahaya monokromatik. Contoh lain dari peristiwa penguraian cahaya yaitu terjadinya halo yang mengelilingi bulan atau matahari dan gelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warna.

Demikianlah Pengertian Cahaya, Sifat-sifat Cahaya dan Contohnya yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung di blog sederhana ini. Silahkan tulis komentar Anda. Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Demi kesehatan blog ini, mohon maaf jika ada komentar yang harus saya hapus karena mengandung broken link (biasanya komentar tanpa nama komentator/Unknown/Tidak Diketahui/Profile Not Available). Jadi . kalau ingin berkomentar gunakan AKUN DENGAN NAMA yaaa.

Sekian dan terima kasih :)

Microteaching-Kesetaraan Paket B- Sifat-sifat Cahaya & Alat Optik- Siti Lailatul M(058)




2022 www.videocon.com