Limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

★ SMP Kelas 8 / PAS Prakarya SMP Kelas 8 Limbah yang bersifat lembut, empuk dan mudah dibentuk adalah pengertian dari… A. limbah industri B. limbah lunak C. limbah organik D. limbah anorganik Pilih jawaban kamu: A B C D E Soal Selanjutnya > Soal / jawaban salah? klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Preview soal lainnya: Pengolahan Bahan Setengah Jadi Serealia - Prakarya SMP Kelas 8 Serealia adalah…. A. jenis tumbuhan golongan tanaman padi-padian/ rumput (gramenea) yang menghasilkan bulir-bulir berisi biji-bijian sebagai sumber karbohidrat/ pati B.

tanaman menghasilkan zat sebagai sumber serat C. jenis tumbuhan menghasilkan zat sebagai sumber serat D. jenis tumbuhan tanaman padian yang dibudidayakan untuk nasi Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Materi Latihan Soal Lainnya: • Usaha & Energi • Kosa Kata Bahasa Arab MTs Kelas 7 • Bahasa Arab MI Kelas 2 • Limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah Mandarin SD • Ulangan Akidah Akhlak MI Kelas 1 • Pertidaksamaan Linear Satu Variabel - Matematika SMP Kelas 7 • PAS Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 • Teks Pidato - Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 • Ulangan Harian PPKn SD Kelas 6 • Bahasa Indonesia SD Kelas 2 Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum.

Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia. Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • • tirto.id - Limbah, jika dilihat dari senyawanya, dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni limbah organik dan anorganik.

Limbah organik mudah ditemui di kehidupan sehari-hari karena berasal dari bahan alami. Dari segi istilah dalam materi Prakarya, pengertian limbah organik adalah limbah yang mengandung unsur karbon dan mudah terurai atau membusuk. Contoh limbah organik dalam kehidupan sehari-hari, seperti kulit sayur, kulit buah, kotoran hewan, sisa makanan, dan lain sebagainya. Sementara itu, dari segi kemudahan penguraian maupun pengolahannya, limbah dapat dibedakan menjadi limbah lunak serta limbah keras.

Limbah lunak adalah limbah yang bersifat lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Limbah lunak juga dapat dikategorikan menjadi 2 jenis, yakni limbah lunak organik dan limbah lunak anorganik. Baca juga: • Bencana Limbah Medis dan Ancaman Krisis Iklim • Contoh dan Teknik Buat Kerajinan Bahan Limbah Lunak dari Kertas Mengutip buku Prakarya Kelas VII (2017) yang diterbitkan Kemdikbud, limbah lunak organik lebih banyak berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Meskipun limbah lunak organik mudah terurai dan membusuk, ia tetap berpotensi untuk diolah menjadi barang kerajinan. Namun, pengolahan limbah lunak organik harus tepat agar bisa menjadi bahan kerajinan yang berkualitas dan tahan lama.

Contoh limbah lunak organik yang bisa diolah menjadi bahan kerajinan adalah sebagai berikut: • kulit jagung • kulit bawang • kulit kacang • kulit buah • biji-bijian (semisal biji jagung, biji saga) • jerami • kertas • pelepah pisang • daun-daunan (semisal daun kelapa dan daun pandang) • kulit hewan (semisal kulit kambing dan kulit sapi).

Limbah lunak organik disebut pula limbah basah. Penyebabnya, limbah ini memiliki kandungan air yang tinggi. Hal itulah yang membuat limbah lunak organik mudah membusuk jika tidak segera diolah. Pengolahan semua limbah tersebut harus dilakukan secara tepat sehingga diperoleh hasil akhir yang baik berupa bahan baku kerajinan. Contoh Limbah Lunak Organik untuk Kerajinan Mengutip modul PJJ Prakarya Aspek Kerajinan Kelas VII (2020) terbitan Kemdikbud, cara melakukan pengolahan limbah lunak organik, terutama yang basah, adalah dengan mengeringkannya terlebih dahulu.

Pengeringan limbah dilakukan dengan penjemuran langsung di bawah terik matahari atau memakai mesin. Dalam proses pengeringan, kadar air pada limbah harus dipastikan telah habis sebelum diolah lebih lanjut. Hasil dari proses pengeringan limbah ini adalah bahan baku. Dari limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah baku, lantas diubah bentuk menjadi beragam produk kerajinan.

Pengolahan limbah menjadi barang jadi yang siap pakai dikerjakan oleh pengrajin sesuai tujuan yang diinginkan. Pengolahan limbah lunak untuk didaur ulang menjadi barang kerajinan dapat meminimalisasi jumlah sampah di lingkungan. Produk-produk kerajinan yang bisa dibuat dari limbah lunak organik sangat beragam dan tidak sulit ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, pengelolaan limah juga tetap harus efektif dan efisien dan didasari oleh pengetahuan yang memadai, agar pemanfaatannya justru tidak menimbulkan limbah baru.

Demi mencegah limbah baru, pemrosesan bahan menjadi barang kerajinan harus memenuhi prinsip 3R: reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle atau mendaul ulang. Contoh kerajinan dari bahan limbah lunak organik adalah: 1. Limbah eceng gondok jadi bahan baku pembuatan furnitur, tas, keranjang, kotak box, miniatur, dan lain-lain. 2. Limbah kulit jagung bisa diolah menjadi aksesori pelengkap tas, bunga hias, boneka, dan lain-lain. 3. Limbah kertas koran bisa diolah menjadi boneka, rak, keranjang, dan lain-lain.

Meskipun kertas mudah hancur jika terkena air, ia bisa dipakai sebagai bahan dasar produk kerajinan dengan menambahkan lem, zat pelindung antiair (melanin/politur), atau plastik sebagai pelapis.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

4. Limbah jerami bisa diolah menjadi sapu, wadah pensil, pigura, dan lain sebagainya. 5. Limbah pelepah pisah bisa diolah menjadi barang kerajinan: keranjang, sandal, meja-kursi, tas, dan lain sebagainya.
Kerajinan Bahan Limbah Lunak: Contoh, Bahan, Jenis, dsb - serupa.id Tutup • Donasi Pencarian untuk: Cari • Beranda • Seni • Fundamental Seni • Teori Seni • Praktik Seni • Desain • Sejarah • Aliran Seni Rupa • Sejarah Seni • Pendidikan • Filsafat • Informatika • Semua Kategori • Semua Artikel • Tentang • Kebijakan Privasi • Kontak Tutup 8.1 Artikel Terkait Kerajinan bahan limbah lunak adalah kerajinan yang berasal dari limbah lunak, yakni produk sisa industri yang bersifat lembut, empuk, dan mudah dibentuk (Tim Kemdikbud, 2017, hlm.

8). Contoh bahan yang dimanfaatkan sebagai kerajinan bahan limbah lunak adalah kulit buah, kulit kacang, plastik lunak, dsb. Berbagai limbah tersebut terdengar hanya sampah yang tidak berguna dan bahkan terdengar agak menjijikkan. Namun, di tangan kreatif berbagai limbah tersebut dapat diubah menjadi aneka ragam kerajinan yang unik dan menarik, serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi (harganya lumayan). Belum lagi manfaat yang didapatkan dalam prosesnya.

Kita dapat membuat keindahan sekaligus membantu mengurangi dampak buruk dari pencemaran alam oleh limah. Hal tersebut karena limbah merupakan zat yang seharusnya tidak ada di alam dan dapat menyebabkan polusi sehingga membuat ekosistem tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak Pertama, berdasarkan pengetahuan terhadap limbah dan juga pengamatan kebutuhan masyarakat maka kerajinan, maka kita dapat membuat kerajinan dari bahan dasar limbah. Kerajinan itu dapat dibuat dengan berbagai bentuk dan fungsinya. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai bahaya limbah dan membuat kerajinan dalam rangka membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan harus ikut menjadi prinsip utama yang dipegang dalam mencipta kerajinan bahan limbah lunak.

Prinsip yang relevan dengan kerajinan bahan limbah lunak adalah 3R atau reduce, reuse, dan recycle (daur ulang). Selanjutnya, terdapat 3 prinsip kerajinan bahan lunak yang dapat menjadi acuan atau pertimbangan kita dalam berkarya, yakni prinsip keterampilan tangan, prinsip keterampilan teknik, dan prinsip tradisional. • Prinsip Keterampilan Tangan, melalui prinsip ini proses pembuatan kerajinan bahan lunak menggunakan tangan terampil yang handal sebagai tenaga manual pembuatan kerajinan walaupun kerajinan yang harus dibuat banyak.

Hal ini menjadi pembeda kerajinan dari kerajinan hasil industri yang diproduksi di pabrik. Kerajinan tangan adalah benda eksklusif yang diperhatikan satu persatu oleh tangan manusia. Sementara itu kerajinan bahan lunak sektor industri, di mana dalam proses pembuatannya lebih menggunakan mesin.

• Prinsip Keterampilan Teknik, dalam prinsip ini pembuatan kerajinan dilakukan secara terus menerus berdasarkan pada kecakapan teknik pengrajinnya yang semakin terlatih. Biasanya kerajinan yang dihasilkan memiliki ciri khas tertentu, memperhatikan detail, dan terkesan lebih rumit.

Hal ini berbeda dengan hasil industri besar yang memproduksi massal benda standar menggunakan mesin. • Prinsip Tradisional, dalam prinsip ini kerajinan lebih mengutamakan nilai guna praktis yang bersifat umum namun masih dipengaruhi nilai-nilai tradisional, kearifan budaya lokal, maupun adat istiadat sekitar di mana kerajinan tersebut dibuat. Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah Lunak Jenis limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan harus diidentifikasi terlebih dahulu.

Beberapa jenis limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah lunak mungkin sebaiknya diolah menjadi pupuk untuk menyuburkan tanah. Hal itu karena bahan limbah sendiri mudah busuk dan tidak cukup baik untuk dibentuk. Kebanyakan limbah lunak organik bersifat seperti itu. Setelah memahami jenis limbah, baru kita dapat tahu jenis mana yang dapat dimanfaatkan sebagai produk kerajinan. Pertama, terdapat dua jenis limbah bahan lunak, yakni limbah organik dan anorganik.

Limbah Lunak Organik Pengertian limbah lunak organik adalah limbah lunak yang berasal dari sumber alami (sumber daya alam) atau bukan buatan manusia. Limbah lunak organik disebut juga dengan limbah basah karena limbah lunak ini termasuk sampah yang mempunyai kandungan air cukup tinggi, dan mudah sekali membusuk jika tidak langsung diolah saat ingin dipergunakan kembali.

Limbah lunak organik lebih banyak berasal dari tumbuh-tumbuhan. Meskipun begitu terkadang limbah lunak organik biasanya berasal dari pengolahan pangan (penggilingan beras), perkebunan, dan pertanian. Semua bagian dari tumbuhan yang dapat dikategorikan limbah dapat diolah menjadi produk kerajinan. Namun, semuanya harus melalui pengolahan terlebih dahulu, agar diperoleh bahan baku yang baik.

Pengolahan limbah organik basah dapat dilakukan dengan cara pengeringan menggunakan sinar matahari langsung hingga kadar air dalam bahan limbah organik habis agar tidak membusuk. Contoh Limbah Lunak Organik Contoh limbah lunak organik adalah daun-daunan, kulit buah, kulit sayuran, batang tumbuhan hasil olahan tumbuhan seperti kertas.

Limbah lunak organik yang dapat dijadikan karya kerajinan antara lain: • kulit jagung, • kulit bawang, • jerami, • kulit kacang, • kulit buah, • biji-bijian dari buah, • kertas, dan • pelepah pisang.

Contoh Kerajinan Limbah Lunak Organik Contoh kerajinan limbah lunak organik meliputI: • sandal dari pelepah pisang, • sapu dari jerami, • gantungan kunci dari kulit jagung, • miniatur dari koran bekas, • keranjang dari pelepah pisang. Limbah Lunak Anorganik Limbah lunak anorganik adalah limbah yang berasal dari bahan olahan (buatan) dengan campuran zat kimiawi dan menghasilkan bahan yang lembut, empuk, lentur dan mudah dibentuk serta diolah dengan bahan yang sederhana.

Sifat dari limbah lunak anorganik ini relatif sulit terurai, dan mungkin beberapa bisa terurai tetapi memerlukan waktu yang lama. Limbah lunak anorganik umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan domestik dari sampah rumah tangga. Hampir semua limbah lunak anorganik dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk kerajinan dengan menggunakan alat yang sederhana.

Contoh Limbah Lunak Anorganik Contoh limbah lunak anorganik yang dapat didaur ulang yaitu: • plastik kemasan, • kotak kemasan, • kain perca, • karet limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah, dan • styrofoam.

Hasil Kerajinan dari Bahan Limbah Lunak Anorganik 5 hasil kerajinan dari bahan limbah lunak anorganik meliputi: • pakaian dari kain perca, • miniatur kendaraan dari kotak kemasan, • aneka anyaman dari plastik minuman serbuk, • jas hujan dari plastik bekas, • tas dari kain peca.

Pengolahan Bahan Limbah Lunak Pengolahan bahan limbah lunak pada dasarnya sangat tergantung dari jenis limbah yang digunakan. Kebanyakan tentunya semua limbah harus dibersihkan dan dikeringkan. Selain itu, berikut adalah prinsip-prinsip daur ulang yang dikenal dengan 3R sebagai acuan dasar dalam mengolah limbah lunak. • Mengurangi ( Reduce) Mengurangi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.

• Menggunakan kembali ( Reuse) Memilih barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai, lalu buang. • Mendaur ulang ( Recycle) Barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. Tidak semua barang bisa didaur ulang, tetapi saat ini sudah banyak industri kecil dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain, Contohnya untuk bahan kerajinan.

Dengan mendaur ulang limbah ( recycle) menjadi karya kerajinan tangan, dapat dikatakan telah turut serta dalam mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan. Selain itu, dapat kegiatan ini pula dimanfaatkan sebagai wadah penyaluran hobi keterampilan, kreativitas, dan menumbuhkan jiwa wirausaha. Proses Produksi Kerajinan Bahan Limbah Lunak Secara umum, proses produksi kerajinan bahan limbah lunak meliputi beberapa tahap di bawah ini.

• Pemilahan bahan limbah lunak Sebelum didaur ulang, bahan limbah organik harus diseleksi terlebih dahulu untuk menentukan bahan yang masih limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah dipergunakan dan yang sudah seharusnya dibuang. Pemilahan bahan dapat dilakukan secara manual dan disesuaikan dengan tujuan penggunaan bahan yang telah dirancang. • Pembersihan limbah lunak Limbah lunak yang sudah terseleksi harus dibersihkan dahulu dari sisa-sisa bahan yang telah dimanfaatkan sebelumnya.

Misalnya kulit jagung harus dipisahkan dari tongkol dan rambutnya. Selanjutnya apakah tongkol dan rambutnya juga akan didaur ulang atau tidak sangat tergantung dari keputusan rancangan pengrajin. • Pengeringan Bahan Limbah lunak yang sifatnya basah harus diolah dengan cara dikeringkan di bawah sinar matahari langsung.

Tujuannya agar kadar air dapat hilang dan bahan limbah tidak membusuk serta dapat diolah dengan sempurna. • Pewarnaan bahan limbah lunak Pewarnaan pada bahan limbah lunak yang sudah kering merupakan selera dan sangat bergantung pada rancangan kerajinan. Jika dibutuhkan, proses pewarnaan yang umum dilakukan pada bahan limbah organik basah adalah dengan cara dicelup atau direbus bersama zat warna tekstil agar menyerap. Ada pula yang diwarnai dengan cara divarnish/diplitur, dapat pula dicat menggunakan cat akrilik atau cat minyak.

• Pengeringan setelah pewarnaan Setelah diberi warna, bahan limbah lunak harus dikeringkan kembali dengan sinar matahari langsung agar warna pada bahan baku dapat kering sempurna tidak mudah luntur. • Penghalusan bahan agar siap dipakai Bahan limbah lunak yang sudah kering dapat difinishing agar mudah diproses menjadi karya. Proses finishing juga berbagai macam caranya, seperti diseterika untuk limbah kulit agar tidak kusut, dapat pula digerinda, atau diamplas. Prinsip Keindahan dan Kualitas Kerajinan Dalam pembuatan produk kerajinan perlu memahami dahulu apa saja yang membuat suatu karya menjadi berkualitas dan indah.

Oleh karena itu, proses penciptaannya harus mengacu pada berbagai persyaratan atau prinsip tertentu. Beberapa dasar keindahan dan kualitas benda kerajinan adalah sebagai berikut. • Kegunaan ( Utility) Benda kerajinan harus mengutamakan nilai praktis, yaitu dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Contoh mangkuk untuk wadah sayur. • Kenyamanan ( Comfortable) Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan bagi pemakainya.

Contoh cangkir didesain ada pegangannya. • Keluwesan ( Flexibility) Benda kerajinan harus memiliki keserasian antara bentuk dan wujud benda dengan nilai gunanya. Contoh sepatu sesuai dengan anatomi dan ukuran kaki. • Keamanan ( Safety) Benda kerajinan tidak boleh membahayakan pemakainya. Contoh gelas dari batok kelapa harus mempertimbangkan komposisi zat pelapis/pewarna yang dipakai agar tidak berbahaya saat digunakan sebagai wadah minuman.

• Keindahan ( Aesthetic) Benda yang indah mempunyai daya tarik lebih dibanding benda yang biasa-biasa saja. Keindahan sebuah benda dapat dilihat dari beberapa hal, seperti dari bentuk, hiasan atau ornamen, dan bahan bakunya. Kerajinan Limbah Lunak Organik Limbah lunak organik yang dapat dibuat kerajinan meliputi kertas, kulit jagung, jerami, dan pelepah pisang. Di bawah ini adalah cara pengolahan, produksi (pembuatan), alat dan bahan dari masing-masing jenis limbah lunak organik.

Kerajinan Limbah Lunak Kertas Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Meskipun kertas adalah barang baru ciptaan manusia, limbah ini tergolong organik karena bahan bakunya dari tumbuh-tumbuhan dan masih mudah diuraikan. Meskipun begitu, kertas mempunyai sifat yang berbeda dari tumbuh-tumbuhan. Kertas berwujud lembaran-lembaran tipis yang dapat dirobek, digulung, dilipat, direkat, dan dicoret. Artinya, bahan ini mudah untuk dimodifikasi. Salah satu bahan limbah yang paling mudah ditemui biasanya adalah limbah kertas koran bekas. Contoh Kerajinan dari Limbah Kertas Berbagai karya yang dapat dihasilkan dari limbah kertas antara lain keranjang, vas bunga, sandal, wadah serbaguna, bunga, hiasan dinding, wadah tisu, taplak, dan boneka baik bentuk manusia ataupun hewan.

Alat dan Bahan Pembuatan Kerajinan Limbah Kertas Alat yang digunakan disesuaikan dengan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan limbah kertas tidak membutuhkan alat khusus yang sulit atau alat besar. Alat yang sering digunakan adalah gunting, cutter/pisau, kuas stik sumpit, dan tusuk sate.

Bahan utama yang digunakan dalam kerajinan limbah kertas adalah kertas, salah satu bahan yang mudah temui adalah kertas koran bekas. Limbah kertas tidak membutuhkan perlakuan khusus yang rumit seperti halnya limbah jenis organik lainnya. Kertas dapat memanfaatkan ketebalannya juga corak warnanya. Pemilihan limbah kertas harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Bahan pendukung lainnya adalah lem putih dan cat pewarna. Proses Pembuatan Kerajinan dari Limbah Kertas Proses pembuatan kerajinan dari kertas banyak tekniknya. Seperti yang telah dijelaskan pada bagian terdahulu bahwa kertas dapat dibuat kerajinan dengan berbagai teknik seperti digulung, dianyam, dibubur, dirobek, diremas, dan dilipat. Kerajinan Limbah Kulit Jagung Kulit jagung adalah limbah lunak organik yang banyak ditemui di pasar tradisional.

Banyak pedagang sayuran membuang kulit jagung di tempat sampah. Padahal, kulit jagung yang sepintas dilihat tidak berharga ini dapat diubah menjadi karya kerajinan yang artistik. Contoh Kerajinan dari Kulit Jagung Kulit jagung dapat dibuat menjadi berbagai karya seperti bunga, boneka, hiasan pensil, penghias wadah, bingkai foto, sandal, anyaman untuk keranjang atau tas, dan bentuk kerajinan lainnya. Alat dan Bahan Pembuatan Kerajinan Limbah Kulit Jagung Alat pembuatan kerajinan limbah lunak jenis kulit jagung cukup sederhana, dan mudah dicari di rumah.

Berbagai alat yang digunakan di antaranya; gunting, lem tembak, seterika, dan elemen pemanas. Bahan utama pembuatan kerajinan dari kulit jagung tentunya adalah kulit jagung. Selanjutnya jika kerajinan perlu diwarnai dapat ditambahkan bahan pewarna bubuk atau cair. Kulit jagung juga dapat dipadukan dengan bunga pinus atau bunga dan biji-bijian kering lainnya.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Proses Pembuatan Kerajinan Limbah Kulit Jagung Kulit jagung merupakan limbah lunak organik atau organik basah, sehingga harus dikeringkan dengan cara dijemur hingga kering. Setelah kering, kulit jagung dapat diwarnai, lalu dikeringkan kembali, dan diseterika agar lembarannya dapat terlihat lebih halus dan rata supaya lebih mudah untuk dibentuk. Proses pembuatan kerajinan dari kulit jagung banyak juga tekniknya. Misalnya, untuk pembuatan kerajinan pensil hias dari kulit jagung, teknik yang dilakukan sangat sederhana.

Yakni hanya digunting dan dilipat, tidak diperlukan alat khusus. Jika membuat hiasan bunga, agar kelopak menjadi seperti terlihat alami, baru diperlukan alat khusus seperti alat pemanas solder. Kerajinan Limbah Jerami Jerami merupakan bahan dasar dalam pembuatan kerajinan limbah basah, yang disebut jerami adalah batang padi dari limbah pertanian. Selama ini jerami biasa dipergunakan sebagai media tanam jamur merang dan makanan ternak. Meskipun begitu, biasanya sisa produksi tanaman padi ini sering kali masih menumpuk banyak dan sisanya hanya dibakar saja.

Padahal, limbah padi ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan yang cukup unik dan artistik. Produk kerajinan dari jerami masih tergolong jarang atau langka, sehingga masih memiliki potensi yang cukup lebih tinggi.

Contoh Kerajinan dari Jerami Contoh kerajinan dari jerami di antaranya adalah bingkai foto, wadah pensil, aneka hewan, kotak serbaguna, alas piring dan gelas, vas bunga, juga benda fungsional rumah tangga lainnya seperti sapu dsb. Alat dan Bahan Kerajinan Jerami Peralatan untuk membuat kerajinan dari limbah jerami di antaranya gunting, lem tembak, dan pisau atau cutter. Bahan pembuatan kerajinan limbah jerami yang utama adalah jerami dengan seluruh bagian-bagiannya, lem dan cat semprot clear.

Proses Pembuatan Kerajinan Limbah Jerami Sebelum diproses jerami harus diolah terlebih dahulu. Pengolahan jerami hampir sama dengan limbah lunak organik jenis daun-daunan lainnya, karena jerami pun memiliki kandungan air.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Pengolahan yang paling sederhana dilakukan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Proses pembuatan kerajinan dari jerami dilakukan melalui teknik yang sederhana. Jerami juga bisa dibengkokkan batangnya melalui pemanasan dengan lilin bakar.

Kerajinan Limbah Pelepah Pisang Melalui kreativitas dan ketekunan yang tinggi, limbah pelepah pisang yang dulunya terbuang kini bisa diubah menjadi peluang usaha baru yang menghasilkan untung besar bagi setiap pelakunya. Bahkan, tidak sedikit jumlah pengrajin suvenir cantik pelepah pisang yang kini telah berhasil mengantarkan produknya menembus pasar luar negeri.

Jika diperhatikan, terdapat pesona unik dan kesan menarik yang dihasilkan dari pelepah pisang yaitu garis-garis serat yang ada di permukaan pelepah pisang. Keindahan serat pelepah pisang inilah yang merebut perhatian konsumen di pasar nasional dan mancanegara.

Berbagai produk kerajinan dapat diciptakan dari limbah pelepah pisang. Contoh Kerajinan dari Pelepah Pisang Produk kerajinan pelepah pisang relatif beragam. Banyak pengrajin telah memproduksi desain baru dari pembuatan kerajinan ini. Beberapa produk yang dihasilkan dari pelepah pisang di antaranya adalah tempat tisu, sandal, vas bunga, sampul buku, wadah serbaguna, aneka patung dan miniatur, serta mebel ( furniture).

Alat dan Bahan Kerajinan dari Pelepah Pisang Alat pembuatan kerajinan pelepah pisang di antaranya gunting, pisau, seterika dan alat penunjang lainnya. Bahan pembuatan kerajinan pelepah pisang di antaranya pelepah pisang, lem biji-bijan, dan kardus.

Proses Pembuatan Kerajinan Pelepah Pisang Contoh proses pembuatan kerajinan limbah pelepah pisang yang disajikan di bawah ini adalah pembuatan kerajinan tempat pensil sederhana dari pelepah pisang. Tempat pensil ini dapat divariasikan bentuknya, bergantung pada bentuk dasar kardusnya, bisa bentuk silider, kotan, segitiga, persegi lima, atau bentuk lainnya.

Kerajinan Limbah Lunak Anorganik Limbah lunak anorganik yang dapat didaur ulang yaitu sampah plastik, kotak kemasan, plastik, dan kain perca. Dalam penciptaan produk kerajinan dari limbah lunak lebih kepada memunculkan ciri khas pengrajin dalam mengembangkan desain kerajinannya. Kerajinan Limbah Plastik Limbah plastik bahan lunak yang biasa digunakan sebagai bahan kerajinan meliputi plastik bekas kemasan meliputi: kemasan minuman serbuk, minyak goreng, pengharum baju, detergen, dsb.

Jika diperhatikan gambar-gambar dan warnanya sangat menarik perhatian. Selain itu limbah jenis ini memiliki ketebalan yang beraneka ragam.

Karena sifat bahannya yang lunak bahan ini dapat diproses dengan mudah melalui berbagai teknik seperti anyaman, jahit, tempel, sambung, dsb. Contoh Kerajinan Limbah Plastik Beberapa contoh kerajinan limbah plastik yang sudah banyak dibuat oleh pengrajin adalah tas, wadah tisu, wadah serbaguna, topi, payung, jas hujan, wadah pensil, taplak, dan masih banyak lagi.

Alat dan Bahan Kerajinan Limbah Plastik Alat pembuatan kerajinan limbah plastik terdiri dari gunting, meteran, lem tembak, mesin jahit, dan jarum jahit tangan. Bahan kerajinan limbah plastik banyak jenisnya, seperti plastik kemasan minuman, sedotan, plastik bungkus detergen, dan plastik lembaran bekas potongan. Bahan lain yang digunakan adalah benang brisbane, dan ritsleting. Proses Pembuatan Produk Kerajinan dari Limbah Plastik Proses pembuatan produk kerajinan dari limbah plastik yang disajikan adalah pembuatan dompet yang sederhana.

Dalam petunjuk gambar proses pengerjaan menggunakan mesin jahit. Namun, dapat pula dilakukan dengan jahit tangan, tetapi harus lebih halus agar jahitan kuat dan tidak mudah copot. Kerajinan Kotak Kemasan Kerajinan kotak kemasan biasanya menggunakan bekas kemasan yang berasal dari limbah pangan dan minuman. Bentuk kemasan yang umum biasanya monoton seperti bentuk kotak.

Melalui kreativitas pengrajinnya, ternyata bentuk kotak yang kaku ini dapat dikembangkan menjadi produk kerajinan yang tidak menjemukan. Contoh Kerajinan Limbah Kotak Kemasan Limbah kotak kemasan sebenarnya sangat unik jika dibentuk menjadi karya yang kreatif, hasilnya dapat dijadikan sebagai hiasan interior rumah.

Ada pula yang memanfaatkan kotak kemasan menjadi benda fungsional seperti kotak sepatu, kotak biskuit, wadah alat tulis, dsb. Alat dan Bahan Kerajinan Limbah Kotak Kemasan Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan limbah kotak kemasan juga sederhana, seperti gunting, lem tembak, dan cutter/pisau. Bahan pembuatan kerajinan limbah kotak kemasan di antaranya kotak kemasan minuman atau kotak kemasan obat dan sebagainya.

Bahan pendukung lain di antaranya karung goni atau benang, lem, dsb. Proses Pembuatan Kerajinan Limbah Kemasan Proses pembuatan kerajinan limbah kemasan yang disajikan kali ini adalah membuat dompet yang terbuat dari kotak bekas kemasan susu cair ukuran 1000ml.

Kerajinan Limbah Kain Perca Limbah kain perca dapat dibuat sebagai bahan dasar kerajinan yang cukup unik dan menarik. Bahkan busana itu sendiri dapat dihasilkan dari kain-kain perca yang dijahit bersambung-sambungan. Sebagian kalangan juga berminat pada busana seperti ini karena unik.

Contoh Produk Kerajinan Limbah Kain Perca Produk kerajinan limbah kain perca sudah banyak limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah orang, dan masih disukai oleh setiap kalangan. Bentuk dan paduan warnanya yang menarik membuat kerajinan limbah kain perca ini menjadi incaran pada konsumen dalam setiap event pameran. Contoh produk kerajinan limbah kain perca meliputi: a.

wadah alat jahit, b.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

aksesoris kalung, dan c. tempat pensil. Alat dan Bahan Kerajinan Limbah Kain Perca Alat pembuatan kerajinan limbah kain perca yang digunakan adalah mesin jahit, gunting, meteran, lem tembak, dan alat pendukung lainnya.

Bahan yang digunakan untuk membuat produk kerajinan di antaranya kain perca, lem, dan benang. Proses Pembuatan Kerajinan Limbah Kain Perca Pengolahan limbah kain perca dapat dilakukan secara khusus dan sederhana, yaitu : • Pisahkan kain perca sesuai warna dan coraknya.

• Cuci kain perca dengan detergen dengan memisahkan antara kain yang bercorak warna kuat dan bercorak warna netral, hal ini untuk menghindari adanya percampuran warna atau luntur. • Pengeringan kain perca dilakukan dengan bantuan sinar matahari langsung. • Pembuatan pola-pola disesuaikan dengan desain yang dibuat. Selanjutnya kain perca dapat diolah melalui berbagai jenis teknik, termasuk menjahit dan menempel serta menyusunnya. Referensi • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(2017). Prakarya SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Artikel Terkait Batalkan balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Komentar * Nama * Email * Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.

Beritahu saya akan tindak lanjut komentar melalui surel. Beritahu saya akan tulisan baru melalui surel. • Motivasi/Motivation dalam Manajemen (Teori-Praktik) • Directing (Pengarahan) – Pengertian, Prinsip-Prinsip & Jenis • Controlling, Pengendalian, atau Pengawasan & Evaluasi • Kepemimpinan: Pengertian, Unsur, Prinsip, Tingkat & Gaya • Staffing dan Actuating dalam Manajemen • Perilaku Organisasi: Pengertian, Sifat, Karakteristik & Pengembangan Trending • Model Pembelajaran Discovery Learning: Pembahasan Lengkap Semua Kategori • Aliran Seni Rupa (13) • Bahasa Indonesia (75) • Biografi (8) • Budaya (4) • Desain (20) • Filsafat (8) • Fundamental Seni (15) • Ilmu Pengetahuan Alam (33) • Ilmu Pengetahuan Sosial (37) • Informatika (29) • Inspirasi (21) • Linguistik (10) • Limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah (10) • Metode Penelitian (11) • Pendidikan (73) • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (37) • Prakarya dan Kewirausahaan (19) • Praktik Seni (10) • Sastra (33) • Sejarah (16) • Sejarah Seni (25) • Seniman Indonesia (5) • Seniman Mancanegara (3) • Teori Seni (86) Langganan Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah LunakLimbah lunak adalah mengacu pada kata sifat lunak, yaitu limbah yang bersifat lembut, empuk, dan mudah dibentuk.

Limbah lunak ini dikategorikan dalam bentuk limbah lunak organik dan limbah lunak anorganik. Jika kita pahami lebih jauh lagi bahwa limbah jenis lunak memiliki proses pelapukan yang tergolong lebih cepat dari pada limbah keras.

1. Limbah Lunak Organik Limbah lunak organik lebih banyak berasal dari tumbuh-tumbuhan.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Semua bagian dari tumbuhan yang dapat dikategorikan limbah dapat diolah menjadi produk kerajinan. Namun, semuanya harus melalui pengolahan terlebih dahulu, agar diperoleh bahan baku yang baik. Contohnya daun-daunan, kulit buah, kulit sayuran, batang tumbuhan atau hasil olahan tumbuhan seperti kertas.

Limbah lunak organik juga dikatakan limbah basah. Penyebabnya limbah lunak ini termasuk sampah yang mempunyai kandungan air cukup tinggi, dan mudah sekali membusuk jika tidak langsung diolah saat ingin dipergunakan kembali. Limbah lunak organik yang dapat dijadikan karya kerajinan antara lain kulit jagung, kulit bawang, kulit kacang, kulit buah/bijibijian, jerami, kertas, dan pelepah pisang.

Pengolahan limbah organik basah dapat dilakukan dengan cara pengeringan menggunakan sinar matahari langsung hingga kadar air dalam bahan limbah organik habis.

Bahan limbah lunak organik yang sudah kering merupakan bahan baku yang nantinya dapat dibuat berbagai macam produk kerajinan. Proses bahan baku menjadi bahan yang siap pakai ditentukan oleh pengrajin, sesuai tujuan si pembuat karya kerajinan. 2. Limbah Lunak Anorganik Limbah lunak anorganik berasal dari bahan olahan dengan campuran zat kimiawi dan menghasilkan bahan yang lembut, empuk, lentur dan mudah dibentuk serta diolah dengan bahan yang sederhana.

Semnetara sifat dari limbah lunak anorgnaik ini relatif sulit terurai, dan mungkin beberapa bisa terurai tetapi memerlukan waktu yang lama. Limbah lunak anorganik umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan domestik dari sampah rumah tangga, Contohnya plastik kemasan, kotak kemasan, kain perca, karet sintetis, dan stereofoam.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Hampir semua limbah lunak anorganik dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk kerajinan dengan menggunakan alat yang sederhana
Halo semuanya… kembali lagi di Chamiraelis Study Blog:D Kali ini saya akan membahas tentang limbah A. Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Lunak Apa sih limbah itu? limbah adalah sisa atau sampah dari suatu proses kegiatan manusia yang dapat menjadi bahan polutan di suatu lingkungan. Limbah dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaituBerdasarkan wujudnya • Limbah dilihat dari fisiknya terdiri dari : a.

Limbah gas, merupakan jenis limbah yang berbentuk gas. Contoh limbah bentuk gas antara lain : karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), HCL, NO2, dan SO2. b. Limbah cair, adalah jenis limbah yang memiliki fisik berupa zat cair.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Misalnya air cucian, air hujan, rembesan AC, air sabun, dan minyak goreng buangan. c. Limbah padat, merupakan jenis limbah yang berupa padat. Contohnya kotak kemasan, bungkus jajanan, plastik, botol, kertas, kardus, dan ban bekas.

2. Berdasarkan sumbernya Berdasarkan sumbernya, limbah bisa berasal dari : a. Limbah pertanian, limbah yang ditimbulkan karena kegiatan pertanian. b.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Limbah industri, merupakan limbah yang dihasilkan oleh pembuangan kegiatan industri. c. Limbah pertambangan, limbah yang berasal dari kegiatan pertambangan. d. Limbah domestik, merupakan limbah yang berasal dari rumah tangga, pasar, restoran, dan permukiman-permukiman penduduk yang lain. 3. Berdasarkan senyawanya Berdasarkan senyawanya limbah dibagi lagi menjadi 2 jenis sebagai berikut. a. Limbah organik, merupakan limbah yang bisa dengan mudah diuraikan / mudah membusuk.

Limbah organik mengandung unsur karbon. Limbah organik dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Contohnya : kulit buah dan sayur, kotoran manusia dan kotoran hewan. b. Limbah anorganik, adalah jenis limbah yang sangat sulit / bahkan tidak bisa diuraikan / tidak bisa membusuk.

Limbah anorganik tidak mengandung unsur karbon. Contoh limbah anorganik adalah plastik, beling, dan baja. B. Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah Lunak Limbah lunak adalah limbah yang bersifat lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Limbah lunak dikategorikan menjadi bentuk limbah lunak organik dan limbah anorganik.

• Limbah lunak organik Limbah lunak organik lebih banyak berasal dari tumbuh-tumbuhan. Semua bagian dari tumbuhan yang dapat dikategorikan limbah dapat diolah menjadi produk kerajinan.

Namun, semuanya harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu, agar diperoleh bahan baku yang baik. Contohnya : daun-daunan, kulit buah, kulit sayuran, batang tumbuhan / hasil olahan tumbuhan seperti kertas. Limbah lunak organik juga dapat dikatakan limbah basah. Penyebabnya, limbah lunak ini termasuk sampah yang mempunyai kandungan air cukup tinggi, dan mudah sekali membusuk jika tidak langsung diolah saat ingin dipergunakan kembali.

Limbah lunak organik yang dapat dijadikan karya kerajinan antara lain kulit jagung, kulit bawang, kulit kacang, kulit buah/biji-bijian, jerami, kertas, dan pelepah pisang. limbah kulit jagung limbah kulit kacang limbah kertas 2. Limbah lunak anorganik Limbah lunak anorganik berasal dari bahan olahan dengan campuran zat kimiawi dan menghasilkan bahan yang lembut, empuk, lentur, dan mudah dibentuk serta diolah dengan bahan yang sederhana.

Sementara sifat dari limbah lunak anorganik ini relatif sulit terurai tetapi memerlukan waktu yang lama. Limbah lunak anorganik umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan domestik dari sampah rumah tangga.

Contohnya : plastik kemasan, kotak kemasan, kain perca, karet sintetis, dan sterofoam. Hampir semua limbah anorganik dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk kerajinan dengan menggunakan alat yang sederhana. Limbah botol plastik Limbah styrofoam Limbah ban Limbah kardus Demikian penjelasan saya, terimakasih sudah mengunjungi blog saya 😀
Salam Sahabat pendidikan sekalian, berikut adalah artikel Prakarya yang akan membahas mengenai jenis, karakter serta prinsip-prinsip pengolahan bahan limbah lunak yang semoga bisa menamba ilmu pengetahuan sahabat pendidikan sekalian dalam bidang pemamfaatan limbah di lingkungan sekitar, guna memepersingkat waktu mari kita pelajari bersama-sama penjelasan berikut ini : Sementara sifat dari limbah anorganik relative sulit terurai, dan mungkin beberapa bisa terurai tetapi memerlukan waktu yang lama, limba lunak organic umumnya berasal dari kegiatan industry, pertambangan dan domestic dari sampah rumah tangga, contohnya plastic kemasan, kotak kemasan, kain perca, karet sintetis dan stereofoam.★ SMP Kelas 8 / PAS Prakarya SMP Kelas 8 Limbah yang bersifat lembut, empuk dan mudah dibentuk adalah pengertian dari… A.

limbah industri B. limbah lunak C. limbah organik D. limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah anorganik Pilih jawaban kamu: A B C D E Soal Selanjutnya > Soal / jawaban salah? klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Preview soal lainnya: Ulangan Fiqih MI Kelas 6 Semua binatang yang boleh dimakan menurut ketentuan agama Islam adalah pengartian dari jenis hewan yang … A.

Haram B. Halal C. Subhat D. Sunnah Materi Latihan Soal Lainnya: • PAS Fisika SMA Kelas 11 • Tema 3 Subtema 2 SD Kelas 4 • Harmoni Keberagaman di Indonesia - PPKn SMP Kelas 9 • Sistem Tata Surya - IPA SMP Kelas 7 • Teks Fiksi - Bahasa Indonesia SD Kelas 4 • UTS Tema 5 SD Kelas 2 • PAS PAI Semester 1 Ganjil SD Kelas 5 • UTS Geografi SMA Kelas 11 • Tema 1 Subtema 1 - SD Kelas 4 • PTS Semester 1 Ganjil - Penjas PJOK SD Kelas 6 Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.

Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • Follow us: Facebook • Instagram • Twitter
Limbah atau Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari hasil aktivitas manusia seharihari maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah merupakan limbah padat, dengan sampah dan tempatnya yang tidak teratur di suatu tempat dapat merubah pemandangan menjadi tidak indah, menghasilkan bau tidak sedap dan tentunya dampaknya akan merusak lingkungan.

Sampah hanya dapat diolah dengan cara dibuang lalu dibakar atau ditimbun dalam tanah sebagai bahan urukan permukaan tanah, juga ada yang dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.

Limbah sendiri dari tempat asalnya bisa beraneka ragam, ada limbah dari rumah tangga, limbah dari pabrik-pabrik dan ada juga limbah dari suatu kegiatan tertentu. Dalam dunia masyarakat yang semakin maju dan modern, peningkatan akan jumlah limbah semakin meningkat.

Jika kita telusuri bahwa dahulunya manusia hanya menggunakan jeruk nipis untuk mencuci piring, namun sekarang manusia sudah menggunakan sabun sebagai pengganti jeruk nipis sehingga peningkatan akan limbah tak bisa dielakkan lagi. b. Limbah anorganik, adalah jenis limbah yang sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk diuraikan atau tidak bisa membusuk.

Limbah anorganik tidak mengandung unsur karbon. Contoh limbah anorganik adalah plastik, beling, dan baja. Jenis limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan harus diidentifkasi terlebih dahulu. Setelah memahami limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah limbah kita dapat mengelompokkan jenis limbah organik dan anorganik yang dapat dimanfaatkan sebagai produk kerajinan. Limbah baik organik maupun limbah anorganik memerlukan pengelolaan secara kreatif untuk dapat menghasilkan produk kerajinan yang bernilai tinggi.

Indonesia memiliki banyak bahan dasar limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah yang dapat dijadikan karya kerajinan.

Produk kerajinan dari bahan limbah Indonesia yang beragam, kreatif, inovatif, dan selalu berkembang telah dikenal di mancanegara. Oleh sebab itu Indonesia dikenal sebagai negara eksportir terbesar kerajinan yang dibuat oleh tangan (handmade). Tangan-tangan terampil dan pemikiran kreatif inovatif karya anak bangsa cukup dikagumi oleh bangsa lain. Kita patut bangga akan hal tersebut. Beberapa foto karya dalam pameran yang dilakukan di beberapa tempat dapat menunjukkan betapa Indonesia kaya akan kerajinan dari limbah ini.

Limbah lunak adalah mengacu pada kata sifat lunak, yaitu limbah yang bersifat lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Jenis limbah lunak ini dikategorikan dalam bentuk limbah lunak organik dan limbah lunak anorganik. Jika kita pahami lebih jauh lagi bahwa limbah jenis lunak memiliki proses pelapukan yang tergolong lebih cepat dari pada limbah keras. Contohnya daun-daunan, kulit buah, kulit sayuran, batang tumbuhan atau hasil olahan tumbuhan seperti kertas. Limbah lunak organik juga dikatakan limbah basah.

Penyebabnya limbah lunak ini termasuk sampah yang mempunyai kandungan air cukup tinggi, dan mudah sekali membusuk jika tidak langsung diolah saat ingin dipergunakan kembali. Limbah lunak organik yang dapat dijadikan karya kerajinan antara lain kulit jagung, kulit bawang, kulit kacang, kulit buah/bijibijian, jerami, kertas, dan pelepah pisang. Pengolahan limbah organik basah dapat dilakukan dengan cara pengeringan menggunakan sinar matahari langsung hingga kadar air dalam bahan limbah organik habis.

Bahan limbah lunak organik yang sudah kering merupakan bahan baku yang nantinya dapat dibuat berbagai macam produk kerajinan. Proses bahan baku menjadi bahan yang siap pakai ditentukan oleh pengrajin, sesuai tujuan si pembuat karya kerajinan. Limbah lunak anorganik berasal dari bahan olahan dengan campuran zat kimiawi dan menghasilkan bahan yang lembut, empuk, lentur dan mudah dibentuk serta diolah dengan bahan yang sederhana.

limbah yang bersifat lembut empuk dan mudah dibentuk adalah

Semnetara sifat dari limbah lunak anorgnaik ini relatif sulit terurai, dan mungkin beberapa bisa terurai tetapi memerlukan waktu yang lama. Limbah lunak anorganik umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan domestik dari sampah rumah tangga, Contohnya plastik kemasan, kotak kemasan, kain perca, karet sintetis, dan stereofoam. Hampir semua limbah lunak anorganik dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk kerajinan dengan menggunakan alat yang sederhana.

Pengolahan limbah lunak memerlukan pengetahuan yang memadai, agar dalam pemanfaatannya tidak menghasilkan limbah baru yang justru semakin menambah permasalahan dalam kehidupan. Paling tidak limbah hasil daur ulang ini dapat dikelola dengan efsien dan efektif agar sampah yang dihasilkan dari proses pemanfaatan ini dapat diminimalisasi.

Berikut ini adalah prinsip-prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah. Dengan mendaur ulang limbah (recycle) menjadi karya kerajinan tangan, dapat dikatakan telah turut serta dalam mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan. Selain itu, dapat kegiatan ini pula dimanfaatkan sebagai wadah penyaluran hobi keterampilan, kreativitas, dan menumbuhkan jiwa wirausaha.

Materi Prakarya Kelas 7 SMP/MTs Bahan Limbah Lunak Organik & Anorganik, Suara Berubah pada Menit 16




2022 www.videocon.com