Fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Gerakan tari adalah gerak tubuh yang selaras dan berirama sehingga menghasilkan karya seni yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu. Gerak tari menjadi unsur utama dalam seni tari karena gerak tari tidak bisa lepas dari unsur anggota badan manusia. Gerak dalam seni tari berfungsi untuk mengomunikasikan gerakan yang memiliki arti-arti tertentu dari koreografer tari.

Hal ini berarti bahwa unsur gerak sangat penting dalam tari. • Pengertian seni tari • Unsur Utama Seni Tari • Jenis Gerakan Tari • Macam-Macam Gerakan Tari • Bentuk gerak tari berdasarkan jumlah penari Pengertian seni tari Berikut adalah pendapat para ahli mengenai pengertian seni tari, Menurut, Corie Hartong ahli tari dari Belanda, tari adalah gerak-gerak yang diberi bentuk dan ristmis dari anggota tubuh didalam ruang.

Curt Sachs tahun 1933, seorang ahli sejarah tari dan musik dari Jerman menyatakan bahwa tari adalah gerak yang ritmis. Dua unsur utama tari terdiri dari gerak dan ritme (irama). Menurut Arestoteles, Tari adalah kumpulan gerakan tari yang indah bertujuan untuk mempertunjukan sebuah konsep visualisasi atau gambaran semua karakter manusia di dalam tingkah lakunya.

Unsur Utama Seni Tari Berikut adalah unsur-unsur utama yang terkandung dalam tari • Raga Unsur raga atau wiraga wajib untuk dipertunjukan dalam seni tari karena untuk menampilkan gerakan tubuh didalam posisi berdiri maupun duduk. • Irama Irama atau wirama wajib dimiliki dalam seni tari, tari bersifat ritmis sesuai alunan musik yang mana merupakan pengiring gerakan fungsi gerakan tubuh dalam seni tari baik dari segi irama maupun temponya.

• Gerak stilatif Gerak stilatif adalah gerak yang telah mengalami proses pengolahan yang menghasilkan bentuk-bentuk tari yang indah • Gerak distorsif Gerak distorsif adalah pengolahan gerak melalui perombakan dari aslinya dan merupakan salah satu proses stilasi Nah, dari hasil pengolahan unsur gerakan ini, melahirkan dua jenis gerak tari, diantaranya • Gerak murni Gerak murni adalah gerak yang tidak memilki makna khusus atau tujuan tertentu dalam gerakan tari. Gerak murni hanya menonjolkan unsur keindahahan semata saja, tidak memuat makna dari tarian tersebut.

Misalnya seperti gerak pinggul yang digoyang ataupun gerak kepala kekanan atau kekiri. • Gerak Maknawi Gerak Maknawi adalah gerak yang memiliki maksud yang khusus, disampaikan dengan makna dan tujuan secara spesifik.

Gerak maknawi biasanya ditemukan pada jenis tari klasik. Macam-Macam Gerakan Tari • Gerak tari klasik Gerak tari klasik adalah Gerak tari yang menggunakan gerak murni, gerak ekspresif dan gerak imitatif yang telah distilir dan fungsi gerakan tubuh dalam seni tari. • Gerak tari kerakyatan Gerak tari kerakyatan adalah macam gerak tari yang banyak menggunakan gerak imitatif dan ekspresif. • Gerak tari kreasi baru Gerak tari kreasi baru adalah macam gerak tari yang terdiri dari perpaduan beberapa ragam gerakan tari tradisional ditambah unsur baru.

Gerakan tarian dengan kreatif melakukan kreasi sehingga bisa diterima secara umum. Bentuk gerak tari berdasarkan jumlah penari Bentuk gerakan tari dapat ditinjau dari jumlah penarinya, • Gerak tunggal Gerak ini hanya dilakukan oleh seorang penari saja, bisa pria ataupun wanita.

• Gerak berpasangan Gerak berpasangan dilakukan oleh dua orang penari, dengan cara dipasangkan antara penari putra dan putri • Gerak kelompok Gerak kelompok terdiri dari tiga atau lebih jumlah penari.

Tari Adalah – Pengertian tari ada beragam dengan adanya pendapat dari para ahli. Tetapi secara umum tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh dengan berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu. Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan budaya tari. Hampir semua wilayah yang ada di Indonesia memiliki tarian tradisionalnya masing-masing. Sehingga jenis tari ada banyak macam, termasuk fungsi, dan jenis gerakannya pun juga beragam.

Pada kesempatan kali ini, penulis akan menjelaskan mengenai pengertian tari, dan seluk beluk tari lainnya. 8.1. Sebarkan ini: Pengertian Seni Tari Seni tari adalah sebuah seni yang khusus mempelajari gerak tubuh berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu. Sementara secara harfiah, pengertian tari adalah suatu proses pembentukan gerak tubuh dengan irama dan dalam penyajiannya diiringi alunan berdasarkan rasa dan karsa.

Ada beragam jenis tarian baik di Nusantara maupun mancanegara. Biasanya pertunjukan seni tari dilakukan dalam sebuah acara pementasan. Sebuah tarian bisa dilakukan seorang diri atau tunggal, berpasangan, berkelompok, maupun secara kolosal. Tarian secara kolosal maksudnya adalah tarian yang dilakukan atau diperagakan oleh lebih dari banyak kelompok. Lihat juga : 22 Tarian Tradisional Indonesia Beserta Daerah Asalnya Pengertian Seni Tari Menurut Beberapa Ahli Setelah dijelaskan mengenai pengertian seni tari secara umum dan secara harfiah di atas.

Berikut adalah pengertian seni tari menurut beberapa ahli. Yulianti Parani Menurut Yulianti Parani, pengertian tari adalah sebagian atau seluruh gerak tubuh yang sifatnya ritmis, baik itu dilakukan secara individu (tunggal) maupun berkelompok. Pada saat pelaksanaannya, sebuah tari dilakukan oleh orang yang melakukannya yang disebut penari, dengan ekspresi tertentu.

Corrie Hartong Sementara berdasarkan Corrie Hartong, seni tari adalah desakan perasaan manusia yang ada dalam diri manusia itu sendiri. Perasaan tersebut mendorong manusia untuk mencari sebuah ungkapan dalam bentuk gerakan yang ritmis.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Masih menurut Corrie Hartong, suatu gerakan dapat dikatakan sebagai tari jika gerakannya ritmis. Soedarsono Pendapat Soedarsono terkait pengertian seni tari adalah perwujudan ekspresi jiwa manusia. Seni tari disajikan dalam bentuk pergerakan badan yang ritmis dan menawan. Sementara gerakan ritmis yang indah adalah gerakan tubuh sesuai irama pengiringnya, sehingga melahirkan daya pesona bagi yang melihatnya.

Aristoteles Berdasarkan pengertian tari menurut Aristoteles adalah sebuah gerakan ritmis, yang memiliki tujuan untuk memberikan visualisasi karakter serta kehidupan yang dijalani manusia sebagaimana tingkah lakunya.

Macam Macam Jenis Tari Ada beberapa macam jenis tari yang ada di Indonesia. Macam jenis tari tersebut fungsi gerakan tubuh dalam seni tari menjadi tarian tradisional, tarian kontemporer, dan tarian kreasi baru. Tari Tradisional Tari tradisional merupakan sebuah tarian yang asalnya dari suatu daerah tertentu, tarian trdisional ini adalah tarian turun temurun yang diwariskan nenek moyang.

Sehingga tarian tersebut menjadi sebuah budaya yang dilestarikan di daerah tersebut. Tari tradisional biasanya memiliki nilai filosofis, seperti keagamaan, kepahlawanan, dan lain sebagainya.

Tari tradisional dibagi menjadi dua, yakni tarian klasik dan tarian rakyat. Tarian klasik adalah tarian yang asalnya dari keraton atau dari kaum bangsawan. Tarian klasik berkembang di lingkungan atas, oleh karena itu pada zamannya masyarakat kecil dilarang untuk memperagakannya. Sementara tarian rakyat adalah tarian yang berkembang di masyarakat, tarian ini sebagai lambang dari rasa bahagia dan suka cita.

Biasanya tarian rakyat tidak memiliki aturan baku, sehingga tariannya sangat variatif. Berbeda dengan tarian klasik yang memiliki aturan baku dan tertulis. Tari Kontemporer Tari kontemporer merupakan tarian yang berkembang di Indonesia, serta tidak terpengaruh dengan unsur seni tradisional.

Jenis tari kontemporer ini digunakan iringan yang lebih modern, serta koreografinya penuh makna dan unik. Tari Kreasi baru Tari kreasi baru adalah perkembangan dari tari tradisional.

Gerakannya biasa dipadukan atau dikolaborasikan dengan tarian jenis yang lain. Pada tarian kreasi baru ini, kerap digunakan sebagai ritual upacara keagamaan, dan acara lainnya. Ada dua macam dari tari kreasi baru, yakni tari kreasi baru pola non tradisi, dan tari kreasi pola tradisi.

Tari kreasi baru non tradisi adalah tarian yang tidak memiliki pedoman sama sekali dalam seni tarian tradisional. Meskipun demikian, namun tarian kreasi baru non tradisi menggunakan pedoman aturan tari yang telah disesuaikan dengan pokok tari yang akan dilakukan. Sementara tari kreasi pola tradisi adalah tarian yang memegang pedoman pada segala aturan dalam tarian tradisional. Fungsi Seni Tari Dari beragam jenis tarian yang ada tentunya secara umum masing-masing memiliki fungsi.

Adapun fungsi dari tari yang ada, disesuaikan dengan tujuan dari pemberlakuan seni tari itu sendiri. Sebagai Pertunjukan Fungsi pertama dari sebuah tarian adalah sebagai pertunjukan atau pentas. Berdasarkan fungsi sebagai pertunjukan, sebuah tarian akan lebih menonjolkan sisi koreografis yang indah dan berkonsep.

Dengan begitu, orang yang melihatnya akan lebih tertarik dan merasa terhibur. Tarian sebagai pertunjukan biasanya digelar dalam sebuah acara. Sebagai Tarian Upacara Fungsi lain dari sebuah tarian adalah digunakan dalam sebuah upacara.

Biasanya berbagai upacara adat atau ritual keagamaan tertentu menggunakan tarian untuk rangkaian acaranya. Berbeda dengan tarian untuk pertunjukan, yang mana tarian lebih menonjolkan sisi keindahan gerak untuk menarik perhatian yang melihatnya. Justru dalam tarian untuk upacara biasanya yang ditunjukkan adalah kekhidmatan sembari berkomunikasi dengan Tuhan. Sebagai Pergaulan dan Kesenian Fungsi lain dari sebuah tarian adalah sebagai bentuk pergaulan dan kesenian. Dimana untuk pergaulan, tarian dapat dimainkan sebagai bentuk interaksi antar sesama, dan lebih komunikatif.

Sebagai Hiburan Kurang lebih serupa dengan fungsi tarian sebagai pertunjukan. Tetapi, hal yang membedakan adalah pada fungsi pertunjukan tarian fungsi gerakan tubuh dalam seni tari dengan membuat konsep tarian yang menarik. Sementara tarian untuk hiburan, tujuannya hanya sekadar menghibur, sehingga gerakan dan pola tarinya lebih bebas. Unsur Seni Tari Dalam sebuah tarian dengan gerakan ritmis dan diikuti irama tertentu serta alunan musik khusus, tentu ada unsur unsur di dalamnya.

Berikut adalah unsur tari yang harus ada dalam sebuah tarian: Jenis Gerakan Gerakan sudah tentu menjadi hal yang harus ada dalam sebuah tarian. Tanpa adanya gerakan tidaklah bisa disebut tarian. Beberapa gerakan dalam sebuah tarian memiliki aturan baku dengan nilai tersendiri. Hal ini membuat emosi dan ekspresi dari penari dapat ditampilkan dengan tepat. Biasanya dalam sebuah pementasan tari, anggota tubuh yang digerakkan adalah tubuh bagian atas, bagian tengah, dan bagian bawah.

Musik Selain gerakan, hal lain yang penting dalam sebuah tarian adalah alunan musik. Alunan musik ini biasa dimainkan dengan instrumen atau suara dari anggota tubuh. Beberapa contoh tarian tradisional yang menggunakan suara dari anggota tubuh seperti tari kecak dari Bali, dan tari Saman yang mana diiringi suara manusia.

Musik pada sebuah tarian kerap menjadi identitas dari daerah asal tarian tersebut, khususnya tarian tradisional. Karena tidak semua tarian menggunakan satu instrumen yang sama dengan tarian lainnya. Kostum Pasti kamu pernah menyaksikan sebuah pertunjukan tari dimana penarinya menggunakan baju khusus yang mencolok dan menarik.

Itu disebut kostum, dimana menjadi salah satu dari unsur tari. Kostum selain sebagai unsur tari, juga sebagai sebuah identitas dan juga lambang dalam sebuah tarian. Aksesoris yang digunakan oleh penari bisa menjadi simbol tertentu yang memiliki kaitan dengan tarian tersebut. Kostum yang digunakan juga menunjukkan nilai keindahan atau estetika. Dengan demikian tentu menjadi penunjang penampilan sebuah tarian.

Terdapat perbedaan yang signifikan pada kostum untuk tari sebagai hiburan dan untuk upacara. Pada tarian upacara biasanya kostum yang dikenakan lebih sederhana dengan warna yang tidak terlalu beragam, sementara tarian untuk hiburan lebih meriah dan memikat perhatian.

Jenis Gerakan Tari Gerakan tari adalah gerak tubuh yang sengaja dilakukan oleh penari sebagai alat mengungkapkan pesan secara spesifik. Gerakan dalam sebuah tarian tentu memiliki nilai seni dan keindahan. Gerak Murni Gerak murni dalam sebuah tarian adalah gerak yang ditarikan semata mata mengutamakan unsur keindahan saja. Sehingga tidak memperhitungkan makna atau tujuan dari gerak tersebut. Contoh dari gerak murni seperti pinggul yang digoyang, gerakan kepala ke kanan dan kekiri, dan lain sebagainya.

Fungsi gerakan tubuh dalam seni tari murni ini biasa ada pada tari tradisional atau tari kerakyatan. Contoh tarian yang menggunakan gerak murni adalah jaran kepang, dolalak, tari topeng ireng, angguk, dan juga pada karya tari kreasi baru, atau kontemporer.

Gerak Maknawi Ada pula jenis gerak tari lainnya yang disebut gerak maknawi. Gerak maknawi diperagakan dengan maksud-maksud spesifik. Gerak maknawi tentunya memiliki arti atau kandungan, serta tujuan tertentu dan arah untuk menyesuaikan sesuatu. Biasanya gerak maknawi ini ada pada tari klasik dengan bentuk agung serta penuh arti, seperti gerak ulap ulap yang memvisualisasikan sesuatu. Gerak Dasar Tari Terdapat beberapa gerak dasar tari, keseluruhan dibagi menjadi gerakan tangan, gerakan kaki, dan gerakan kepala.

Berikut ini penjelasannya: Gerak Kepala Pada gerak kepala dalam sebuah tari ada yang disebut galieur yang berarti gerakan halus di kepala dengan diawali menarik bagian dagu, kemudian ditarik dengan leher, setelah itu kembali ke bagian tengah, dan diakhiri pada kedet. Adapula yang disebut gilek, artinya gerakan kepala yang melengkung ke arah kiri dan ke arah kanan. Sementara gerak kepala lainnya disebut gedug, yang merupakan kepala tegak dan menggerakan ke arah samping kanan dan kiri.

Sedangkan yang dimaksud kedet adalah gerak kepala yang seolah olah dagu ditarik. Ada satu lagi gerak kepala yang disebut pacak jonggo artinya menggerakan kepala dengan dagu yang sudah terangkat ke kiri, tengan, dan ke kanan. Gerak Tangan Setidaknya ada lima gerakan pada gerak tangan dalam sebuah tarian. Yaitu, pertama; lotang kanan dan kiri artinya suatu gerakan tari menggunakan kedua tangan yang gerakannya bergiliran atau bergantian.

• Kedua : capang kanan dan kiri yakni suatu gerakan tari menggerakan bagian tangan sambil membengkokan satu tangan, baik itu tangan kanan maupun tangan kiri.

• Ketiga : Ukeul yang artinya suatu gerak dasar tari dengan memutar bagian pergelangan salah satu tangan saling bergantian ke arah luar atau dalam. • Keempat : sembah yakni gerakan untuk menyatakan rasa hormat. Kelima; tumpang tali yang merupakan gerak tari menggunakan bagian tangan sambil disilangkan. Gerak Kaki Dalam sebuah tarian ada gerak kaki yang dikategorikan menjadi beberapa bentuk, seperti mincid yang artinya gabungan dari gerakan tangan, kaki, dan kepala.

Pada gerakan mincid, gerakannya beriringan, tetapi gerak kaki diarahkan berbeda. Seperti tangan bagian kanan di arahkan beriringan dengan kaki kiri, dan sebaliknya.

Ada pula yang dinamakan sirig, artinya suatu gerak tari dari seorang penari Jaipong. Penari akan menggoyangkan tubuh bagian kaki secara bersamaan. Gerak kaki lainnya disebut seser, artinya gerak tari dengan menggeser posisi kaki ke arah kiri maupun kanan.

Dan duduk deku yang artinya suatu gerak yang dibuat sambil melipat kedua kaki. Contoh Seni Tari Ada banyak sekali contoh seni tari di Nusantara ini. Banyak di antaranya adalah tarian tradisional. Tarian ini dilestarikan di daerah tempat asalnya, dan diajarkan secara turun temurun. Berdasarkan fungsinya, seperti tarian untuk upacara keagamaan contohnya seperti Tari Sang Hyang, Gabor, Wayang Uwong, Gambuh, yang berasal dari Bali.

Adapula contoh tarian lain untuk upacara kebesaran keistanaan adalah seperti Tari Bedoyo Semang dari Yogyakarta, Bedoyo Kesawang dari Surakarta, Beskalan dari Situbondo, dan lain sebagainya.

Sementara contoh tari untuk pergaulan atau kesenian seperti Tari Tayuban, Tari Jaipongan, Tari Bangreng, dan lain lain. Salah satu contoh tari tradisional di Nusantara ini adalah Tari Srimpi, Tari Topeng Kuncaran, Tari Legong, Tari Seudati dari Aceh, dan lain lain.
Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan.

Kali ini PakDosen akan membahas tentang Seni Tari?Mungkin anda pernah mendengar kata Seni Tari? Disini PakDosen membahas secara fungsi gerakan tubuh dalam seni tari tentang Pengertian, ciri, fungsi, unsur, jenis, contoh.

Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. 5.6. Sebarkan ini: Seni Tari merupakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran seni tari juga menjadi salah satu cabang seni yang melekat erat dengan budaya yang ada di nusantara.

Perkembangannya pun cukup pesat, bisa dilihat dari banyaknya seni tari modern yang eksis pada zaman sekarang ini. Banyak hal dalam seni tari yang dapat menarik minat penikmatnya. Mulai dari gerakan tangan atau kaki, lirikan mata, ekpresi wajah, hingga busana; semua hal itu terlihat sangat elok. Tak jarang, bahkan sering, suatu tarian yang ditarikan dengan baik akan membangkitkan niat penonton untuk ikut menari.

Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli Berikut adalah pengertian seni tari menurut para ahli antara lain sebagai berikut: 1. Judith Mackrell Menurut Judith Mackrell seni tari adalah gerak-gerak tubuh yang ritmis, seiring dengan musik dan dilakukan dalam sebuah ruang, dengan tujuan mengekspresikan ide atau emosi, melepaskan energy, atau hanya untuk kesenangan semata.

2. Aristoteles (384-322 SM) Menurut Aristoteles fungsi gerakan tubuh dalam seni tari seni tari sebagai suatu gerak ritmis yang dapat menghadirkan karakter manusia saat mereka bertindak. 3. Yulianti Parani (1939) Menurut Yulianti Parani seni tari adalah gerak-gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi atau ide-ide tertentu.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

4. Kamala Devi Chattopadhyaya (1903-1988) Menurut Kamala Devi Chattopadhyaya seni tari adalah suatu insting fungsi gerakan tubuh dalam seni tari desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong seseorang untuk menemukan ekspresi pada gerak-gerak ritmis. Baca Lainnya : Pemberontakan APRA 5. John Martin (1893-1985) Menurut John Martin seni tari menurut beliau adalah gerak sebagai pengalaman yang paling awal dari kehidupan manusia. 6. Margaret H’Doubler (1889-1982) Menurut Margaret H’ Doubler seni tari adalah ekspresi gerak ritmis dari keadaan-keadaan perasaan yang secara estetis dinilai, yang lambing-lambang geraknya dengan sadar dirancang untuk kenikmatan serta kepuasan dari pengalaman-pengalaman ulang, ungkapan, berkomunikasi, melaksanakan, serta dari penciptaan bentuk-bentuk.

7. Drs. I Gede Ardika (1945) Menurut Drs I Gede Ardika seni tari sebagai sesuatu yang dapat menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing. 8. Franz Boas (1858-1942) Menurut Franz Boas seni tari adalah gerak-gerak ritmis setiap bagian tubuh, lambaian lengan, gerak dari torso atau kepala, atau gerak-gerak dari tungkai serta kaki.

Ciri-Ciri Seni Tari Berikut adalah ciri-ciri seni tari antara lain sebagai berikut: • Tari merupakan ekspresi atau ungkapan perasaan, kehendak dan pikiran manusia. • Gerak tari merupaka gerak yang ritmis • Gerak tari merukapan gerak indah, yaitu gerak yang telah mengalami distrori (perombakan) dan stilisasi (penghalusan) • Biasanya digunakan sebagai acara acara tertentu disetiap daerah tertentu • Dapat dilakukan berpasangan/ bisa juga perorangan atau berkelompok • Pola-pola gerak sudah ditentukan Fungsi Seni Tari Berikut adalah fungsi seni tari antara lain sebagai berikut: • Sebagai salah kesenian untuk melestarikan budaya – budaya • Sebagai upacara biasanya tarian sering ditampilkan pada upacara adat • Sebagai sarana hiburan kepada para penonton yang hadir • Sebagai Pergaulan biasanya dimainkan agar dapat berinteraksi dengan sesama manusia yang memiliki hubungan kerabat • Sebagai Media Pertunjukan dipertunjukkan pada orang ramai • Sebagai media pengenalan budaya • Untuk mengembangkan potensi atau bakat yang ada pada diri seseorang • Untuk mengajak kita berimajinasi serta meningkatkan daya kreatif Unsur – Unsur Seni Tari Berikut adalah unsur-unsur seni tari antara lain sebagai berikut: 1.

Unsur Utama Unsur utama seni tari merupakan unsur pokok atau unsur yang harus dimiliki dan terkandung didalam sebuah tarian. Oleh karena itu, unsur utama ini merupakan sebuah poin penting dari keberhasilan sebuah tari yang akan dibawakan. Berikut ini adalah 3 unsur utama didalam seni tari, yaitu : • Wiraga (raga) Wiraga merupakan suatu gerakan dalam seni tari dimana sebuah tarian harus dapat membuat gerakan tubuh yang estetis, ritmis, serta dinamis.

Walaupun, tidak semua gerakan dalam tarian mempunyai maksud tertentu didalamnya. Misalnya seperti gerak memutar pada pergelangan tangan yang dibawakan oleh wanita yang mempunyai maksud kelembutan atau keluwesan. Sedangkan jika penari pria membawakan fungsi gerakan tubuh dalam seni tari dengan gerakan berdecak pinggang artinya kekuasaan dan wibawa. • Wirama (irama) Wirama merupakan suatu gerak dalam seni tari tidak mungkin hanya berupa gerakan saja tanpa adanya musik yang mengiringinya.

Musik memiliki fungsi untuk mengiringi gerakan si penari. Dengan musik didalamnya, maka sebuah gerakan tarian akan mempunyai arti dan akan tercipta suasana tertentu didalamnya. Seorang penari haruslah mampu menari dengan ketukan, tempo, dan irama yang mengiringinya sehingga penonton dapat merasakan keharmonisan didalam tariannya. Selain itu, dengan menggunakan tempo dan irama si penari tidak akan selalu bergantungan dengan gerakan si penari lainnya, tapi ia bisa menyesesuaikan gerakannya sendiri dengan irama yang mengiringinya.

Misalnya seperti kecapi, gamelan, dan lain sebagainya. Namun, bisa juga menggunakan iringan berupa hentakan kaki, tepukan tangan, atau nyanyian. Irama berguna sebagai pelengkap dari gerakan tari. Walaupun fungsinya hanya sebagai pengiring, irama juga merupakan unsur utama.

Baca Lainnya : Biografi adalah • Wirasa (rasa) Wirasa merupakan sebuah seni tari yang menyampaikan sebuah pesan dan suasana dari perasaan kepada penonton melewati gerakan dan ekspresi si penari. Maka dari itu, seorang penari harus mampu mengekspresikan dan menjiwai dari tarian yang dibawanya melewati mimik wajah dan juga pendalaman karakter.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Misalnya seperti, jika karakter yang dibawakan adalah seorang gadis yang lebut maka gerakan yang dimainkan haruslah lemah gemulai, selain itu harus menunjukkan mimik wajah yang cocok dengan karakter gadi tersebut. 2. Unsur Tambahan Unsur Tambahan merupakan unsur penunjang akan keberhasilan pementasan suatu tarian. Berikut ini beberapa unsur – unsur tambahan pada seni tari, yaitu : • Tata Rias dan Kostum Riasan dan kostum penari haruslah sesuai dengan tarian yang dibawakan dan juga karakter yang dimainkan oleh si penari.

Unsur ini yang mendukung adanya suasana dari tarian dan menyampaikan pesan yang tersirat serta karakter yang diperankan. • Pola Lantai Sebuah tarian akan terlihat indah jika si penari mampu menguasai pola lantai. Penari tidak hanya berada di tengah panggung tapi penari juga harus mampu bergerak kesana kemari sehingga penonton tidak akan bosan untuk menontonnya.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Unsur ini juga penting agar para penari tidak bertabrakan dan akan terciptalah penampilan yang kompak, selaras, serta teratur.

• Tata Panggung Tata panggung pasti akan selalu diperhatikan agar menghasilkan sebuah pertunjukkan seni tari yang baik.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Hal tersebut sangatlah penting karena dengan terciptanya panggung yang cocok untuk tarian, tidak sempit, serta tersusun dengan rapi akan memberikan kesan yang baik kepada penonton.

Tata panggung termasuk seperti pencahayaan. Jadi, penataan panggung dan ruangan haruslah disesuaikan dengan tarian yang akan ditampilkan. • Properti Dalam sebuah tarian tertentu, pastilah si penari akan membawa properti. Biasanya properti adalah alat pendukung untuk tari misalnya seperti piring, lilin, selendang, atau payung. Walaupun tidak semua tarian menggunakan properti, tapi unsur ini harus diperhatikan juga untuk mendukung terciptanya visualisasi tarian yang indah.

Baca Lainnya : Poster adalah Jenis-Jenis Seni Tari Berikut adalah jenis-jenis seni tarai fungsi gerakan tubuh dalam seni tari lain sebagai berikut: 1. Jenis Berdasarkan Jumlah Penarinya • Tari tunggal ( Solo ), adalah tari yang diperagakan oleh seorang penari, baik laki-laki maupun perempuan. Contohnya tari Golek ( Jawa Tengah )Tari berpasangan ( duet/pas de duex), • Tari berpasangan adalah tari yang diperagakan oleh dua orang secara berpasangan.

Contohnya tari Topeng (Jawa Barat) • Tari kelompok ( Group choreography), Tari kelompok yaitu tari yang diperagakan lebih dari dua orang.

• Tari kolosal adalah tari yang dilakukan secara massal lebih dari banyak kelompok dan biasanya dilakukan oleh setiap suku bangsa diseluruh daerah Nusantara 2.

Tari Berdasarkan Genre/Aliranya • Tari tradisional yaitu tarian yang diwariskan dari masa ke masa sejak zaman dahulu, yang dilestarikan lalu menjadi budaya di sebuah daerah.

Dalam tarian tersebut terdapat nilai, filosofi, simbol dan unsur religius • Tari rakyat yaitu tarian yang lahir atau berasal juga hidup dan berkembang di kalangan rakyat atau sekelompok masyarakat • Tari klasik yaitu tarian yang bernilai artistik tinggi dan mempunyai standar atau norma yan cukup kuat sehingga ada pembakuan gerak dan mengandung konsep simbolik dan filosofis.

• Tari kontemporer yaitu tari yang memiliki arti simbolik yang terkait dengan koreografi bercerita dengan gaya unik dan penuh penafsiran. Contoh Seni Tari 1.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Tari Merak Tari Merak merupakan tari kreasi baru yang didalamnya menceritakan kehidupan seekor binatang yaitu burung Merak. Tari Merak biasanya ditampilkan secara bersamaan. Lagu iringannya adalah lagu Macan Ucul. Tarian ini diciptakan oleh seniman asal Sunda yaitu Raden Tjeje Somantri. Tari Merak ini sudah terkenal hingga luar negeri. 2. Tari Kecak Tari kecak merupakan sebuah tarian dari daerah Bali.

Tari kecak menjadi sebuah ciri khasi dari daerah Bali. Cerita didalam tari kecak adalah tentang Ramayana, yang mana penarinya biasanya laki – laki. Tari kecak merupakan karya dari Wayan Limbak dan walter spies yang merupakan seorang pelukis fungsi gerakan tubuh dalam seni tari Jerman pada tahun 1930-an. 3. Tari Serimpi Tari serimpi merupakan tarian tradisional dari daerah Yogyakarta.

Asal mulanya, tarian serimpi ini hanya digunakan untuk acara pergantian raja di istana Jawa Tengah. Tarian ini biasanya dimainkan oleh 4 orang penari wanita. Ada makna dibalik empat penari itu, yakni unsur api, angin, air, dan bumi.

Tetapi, seiring dengan perkembangan zaman. Anggota penari bertambah menjadi lima. Pakaian atau kostum yang biasa digunakan adalah pakaian pengantin putri keraton. Dan alat musik yang mengiringi tarian ini adalah musik tradisional gamelan Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada SMA, SMP Ditag apa itu seni teater, apa saja keunikan tari saman, apakah yang dimaksud jenis seni tari jelaskan, apresiasi dan kreasi dalam tari, bagaimana proses pembentukan tari kreasi, bagaimana proses pengembangan gerak, bentuk penyajian tari, bentuk tari, berapakah bentuk dalam tarian, ciri-ciri seni tari, contoh seni tari, fungsi seni tari, fungsi tari, istilah tari kreasi, jelaskan fungsi tari sebagai sarana hiburan, jelaskan tentang ragam gerak tari kreasi baru, jelaskan yang dimaksud dengan gerak tari, jelaskan yang dimaksud tari kreasi baru, jelaskan yang dimaksud tari tunggal, kostum tari merupakan bagian dari, macam macam seni tari, makalah seni tari, makna gerakan tari melinting, pengelompokan tari menurut latar belakang, pengertian gerak dasar tari adalah, pengertian seni tari brainly, pengertian seni tari menurut para ahli, pengertian seni teater, pengertian tari menurut konsep, pengertian tari fungsi gerakan tubuh dalam seni tari para ahli, perbedaan tari dan seni tari, sebutkan contoh tari dan daerah asalnya, sebutkan iringan dalam tarian, sebutkan unsur-unsur di dalam tari, sejarah seni tari, sejarah seni tari di dunia, seni tari adalah brainly, seni tari menurut para ahli, seni tari tradisional, sifat teater tradisional nusantara, simbol dalam tari, tari topeng klana merupakan bentuk tari, tari tradisional biasanya dibawakan secara, tujuan seni tari, tujuan tari upacara, unsur pendukung seni tari, unsur seni tari Fungsi Tari: Jenis, Unsur dan Konsepnya – Seni tari merupakan seni yang mengekspresikan nilai-nilai batin melalui gerak dan ekspresi tubuh yang indah.

Tari secara umum memiliki aspek gerak, irama, keindahan dan ekspresi. Selain itu seni tari memiliki unsur ruang, tenaga dan waktu. Ruang terkait dengan posisi, level, dan jangkauan. Posisinya tergantung dari arah pandang dan arah pergerakan. Arah pandang, mis. B. maju, mundur, miring ke kanan dan miring ke kiri, arah gerakan, mis.

B. maju, mundur, putar atau zigzag. Ketinggian mengacu pada ketinggian posisi duduk dan ketinggian dengan posisi jinjit atau dengan melompati warna. Rentang mengacu pada gerakan panjang atau pendek, gerakan besar atau kecil.

Energi sangat dibutuhkan dalam seni tari karena dengan energi yang ditampilkan tari lebih kreatif. Kekuatan dalam tarian sangat erat kaitannya dengan perasaan dan emosi, bukan kekuatan otot. Gerakan tari yang dikendalikan dan diatur dengan energi yang berbeda-beda tidak hanya akan meninggalkan kesan yang mendalam bagi penontonnya, tetapi juga penarinya.

Daftar Isi • 1 Fungsi Tari Berdasarkan Jenisnya • 1.1 Sarana Hiburan • 1.2 Sarana Upacara • 1.3 Sarana Terapi • 1.4 Sarana Pendidikan • 1.5 Sarana Pergaulan • 1.6 Fungsi gerakan tubuh dalam seni tari Pertunjukkan • 1.7 Sarana Katarsis • 2 Jenis-Jenis Seni Tari • 2.1 Tari Tradisional • 2.2 Tari Rakyat • 2.3 Tari Klasik (Tari Keraton) • 2.4 Tari Kreasi Baru • 2.5 Tari Kontemporer • 3 Unsur-unsur Seni Tari • 4 Konsep Seni Tari • 4.1 Ruang Gerak • 4.2 Tenaga • 4.3 Waktu Fungsi Tari Berdasarkan Jenisnya Ada berbagai jenis tarian yang bisa Anda ketahui seperti ballroom dancing, belly dancing, hip hop, pole dancing, salsa dan masih banyak lagi.

Secara umum, tarian itu untuk hiburan. Namun tampaknya seni tari memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut gambaran fungsi tari berdasarkan tipenya: • Sarana Hiburan Fungsi dari tarian sebagai sarana hiburan, sesuai dengan namanya jenis tarian ini bertujuan untuk menghibur penontonnya, biasanya penonton yang dihibur adalah menari juga karena lagunya yang enak dan menyenangkan.

Salah satu contoh tari hiburan adalah tari Tayub dari Jawa Tengah, tari hiburan yang dibawakan setelah panen. Contoh selanjutnya adalah tari giring-giring dari Kalimantan, tari Serampang Duabelas dari Sumatera, dan tari maengket. • Sarana Upacara Fungsi tari kedua adalah untuk upacara.

Anda mungkin pernah melihat upacara keagamaan atau adat yang menggunakan tarian berkali-kali. Salah satu contoh tarian adalah tari pendet dari Bali yang digunakan dalam upacara keagamaan. Para penari membawa mangkok berisi bunga sebagai persembahan. Selain itu, ada tari gantar dari Kalimantan yang disajikan pada saat upacara penyembuhan adat untuk Dewi Sri. • Sarana Terapi Fungsi tari jenis ini diperlihatkan untuk orang-orang berkebutuhan khusus seperti penyandang disabilitas fisik.

Distribusi langsung dan tidak langsung. • Sarana Pendidikan Fungsi tarian jenis ini bertujuan untuk mendidik anak menjadi dewasa dan melindungi mereka dari pergaulan yang melanggar norma.

Tari juga merupakan pendidikan budaya yang dapat dipelajari melalui kursus atau sekolah. • Sarana Pergaulan Fungsi dari tarian jenis ini adalah tarian yang melibatkan banyak orang. Karenanya, kegiatan ini dapat bertindak sebagai agen asosiasi.

• Sarana Pertunjukkan Saat anda menghadiri sendratari Ramayana di Yogyakarta, itu adalah acara tari untuk menarik wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

Jenis tarian ini dipentaskan atau dibawakan dengan persiapan yang cermat dari sudut pandang artistik, koreografi, interpretasi, konseptualitas, dan subjek yang menarik. Pertunjukan tari juga berperan dalam pengembangan pariwisata daerah.

• Sarana Katarsis Fungsi terakhir tari adalah tari sebagai fungsi gerakan tubuh dalam seni tari katarsis yang artinya memurnikan jiwa. Seni tari merupakan alat katarsis yang dapat dengan mudah dilakukan oleh orang-orang yang memiliki apresiasi artistik yang mendalam seperti seniman.

Jenis-Jenis Seni Tari Jenis-jenis tarian di nusantara dibedakan menjadi tarian yang berbeda, yaitu sebagai berikut: • Tari Tradisional Di negara kita, Indonesia memiliki salah satu seni tari tradisional yang hampir tersebar di seluruh daerah.

Pengertian tari tradisional adalah tarian yang berasal dari suatu daerah dan diwariskan secara turun-temurun untuk menjadi budaya daerah tersebut. Secara umum tarian tradisional ini mengandung nilai-nilai filosofis seperti agama, kepahlawanan, dll. Tarian tradisional di Indonesia terbagi menjadi dua bagian yaitu tarian rakyat dan tarian klasik (keraton).

• Tari Rakyat Tarian rakyat atau daerah merupakan salah satu jenis tarian yang berkembang pada masyarakat biasa. Tarian rakyat lahir sebagai simbol kebahagiaan dan kegembiraan.

Misalnya, saat musim panen tiba dan panen melimpah, semua orang akan mengadakan acara dan menari bersama untuk merayakannya. Salah satu jenis tarian ini berkembang dan menjadi tradisi. Tarian rakyat tidak memiliki aturan baku, sehingga bentuk tariannya sangat bervariasi. • Tari Klasik (Tari Keraton) Salah satunya lahir dari kalangan keraton atau bangsawan.

Karena jenis tarian ini berkembang di lingkungan kelas atas, maka orang awam dilarang untuk menarikan tarian ini.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Berbeda dengan tarian rakyat, tarian keraton ini memiliki aturan tertulis dan standar. Tidak ada yang berubah sejak lahirnya tarian ini hingga saat ini. • Tari Kreasi Baru Tari Kreasi Baru merupakan salah satu jenis tarian yang berkembang dari tarian tradisional yang ada. Jenis tarian yang sudah ada dan biasanya digunakan untuk ritual, upacara adat dan keagamaan kemudian dimodifikasi oleh penata tari agar tarian ini dapat dinikmati oleh masyarakat umum.

Salah satu contohnya adalah Tari Rapai, perpaduan gerakan tarian yang berkembang di Aceh dan Semenanjung Malaya, yaitu Tari Seudati, Saman dan Zapin. • Tari Kontemporer Tari kontemporer merupakan salah satu jenis tari modern yang berkembang di Indonesia. Tarian ini lahir sebagai respon terhadap tari klasik yang telah mencapai titik akhir dalam perkembangan teknisnya.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Tarian kontemporer ini termasuk dalam jenis tarian modern, jadi sudah tidak ada lagi unsur tradisi lama. Biasanya gaya tari kontemporer ini bernuansa unik dan menggunakan musik yang terkomputerisasi. Sedangkan tari kreasi baru merupakan tari tradisional yang sudah diedit namun tetap meninggalkan unsur asli tradisinya. Jenis tari yang ada di Indonesia sangat banyak ragamnya, sehingga terserah anak muda untuk terus melestarikan seni tari agar selalu eksis di setiap jaman.

Unsur-unsur Seni Tari Gerakan – Merupakan unsur utama tarian yang memiliki nilai estetika, antara lain gerakan tubuh dari kaki hingga kepala dan gerakan yang disesuaikan dengan karakter tokoh yang dibawakan. Ada dua jenis gerakan dalam tarian, yaitu gerakan bermakna dan gerakan murni. Gerakan yang bermakna adalah gerakan yang memiliki makna, sedangkan gerakan murni adalah tentang nilai keindahan. Tema – Sebuah tarian harus memiliki tema karena gerakan tarian, pengiring, pakaian, tata rias, dan elemen lainnya ditentukan berdasarkan tema tarian tersebut.

Jadi tema merupakan salah satu unsur yang tidak lepas dari unsur tari. Accompaniment – Merupakan elemen yang berasal dari gerakan tubuh seperti hentakan kaki, tepukan tangan, dan suara dari mulut. Pengiring juga bisa dilakukan dengan memainkan alat musik, misalnya dengan memainkan alat musik tradisional atau alat musik modern. Desain Fungsi gerakan tubuh dalam seni tari – Salah satu cabang seni tari yang tidak dapat dipisahkan dari desain panggung adalah seni pertunjukan.

Seni pertunjukan menghancurkan ruang atau tempat. Biasanya lantai tari tradisional berbentuk pendopo, panggung atau lapangan. Menjahit dan Merias Wajah – adalah rasa tarian yang dimiliki seorang penari.

Pakaian dan riasan adalah barang yang sangat penting untuk sebuah pertunjukan. Konsep Seni Tari Konsep tari merupakan poin penting yang mengakibatkan dalam seni tari tetap menunjukkan kesamaan antara berbagai variasi gerakan tubuh yang dibentuk. Konsep tari terdiri dari: • Ruang Gerak Gerakan dalam sebuah tarian membutuhkan ruang. Ruang gerak ini berarti seorang penari membutuhkan ruang yang sesuai dengan jenis gerak yang akan ditampilkan. Ruang gerak dapat berupa ruang gerak yang sempit dan ruang gerak yang luas.

Jenis ruang gerak ini disesuaikan dengan jumlah penarinya, baik penari tunggal, berpasangan maupun berkelompok. • Tenaga Dalam seni tari dibutuhkan energi untuk mencapai gerakan tari yang dinamis, ritmis dan harmonis. Tanpa kekuatan, gerakan sempurna tidak akan mungkin fungsi gerakan tubuh dalam seni tari.

Konsumsi energinya sendiri tergantung dari gerakan yang ingin ditampilkan, baik itu kuat, intensitas sedang atau lemah. • Waktu Dalam sebuah tarian, perkiraan waktu sangat tergantung dari bentuk gerakan yang akan ditampilkan. Perbedaan antara gerakan cepat dan lambat dalam tarian disebut tempo.

Tempo ini berfungsi untuk memberikan kesan dinamis agar sebuah tarian menjadi nyaman bagi penontonnya. Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Tari: Jenis, Unsur dan Konsepnya semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂 Baca juga artikel lainnya tentang: • 7 Pengertian Strategi Pemasaran 4P dan 7P • Pengertian IEEE 802.11n: Frekuensi, Keamanan dan Keuntungan • Fungsi Sel Darah Putih: Jenis dan Cirinya!

• Fungsi Norma: Ciri beserta Jenisnya • Apa Fungsi Alat Musik Ritmis dan Jenisnya? Posting pada Seni Budaya Ditag 1 fungsi level pada tari, 10 fungsi tari, 2 fungsi iringan tari, 2 fungsi properti tari, 2 fungsi tari kreasi, 2 fungsi fungsi gerakan tubuh dalam seni tari modern, 2 fungsi tari pendet, 2 fungsi tarian daerah, 3 fungsi tari, 3 fungsi tari di kalangan masyarakat, 3 fungsi tari di masyarakat, 3 fungsi tari kreasi, 3 fungsi tari menurut soedarsono, 3 fungsi tari merak, 3 fungsi tari modern, fungsi gerakan tubuh dalam seni tari fungsi tari tradisi nusantara, 3 fungsi tari tradisional, 3 fungsi tari tradisional adalah, 4 fungsi iringan tari, 4 fungsi pergelaran tari, 4 fungsi properti tari, 4 fungsi tari, 4 fungsi tari dalam kehidupan masyarakat, 4 fungsi tari dalam seni pertunjukan, 4 fungsi tari dan jelaskan, 4 fungsi tari gambyong, 5 fungsi iringan pada tari, 5 fungsi iringan tari, 5 fungsi properti tari, 5 fungsi tari, 5 fungsi tari daerah di indonesia, 5 fungsi tari dalam keseharian manusia, 5 fungsi tari pakarena, 6 fungsi musik dalam tari, 6 fungsi tari dan pengertiannya, 7 fungsi seni tari, 7 fungsi tari, 7.

fungsi tari kecak dari bali diciptakan untuk, apa fungsi tari, apa fungsi tari beskalan, apa fungsi tari gending sriwijaya, apa fungsi tari kipas parentak, apa fungsi tari merak, apa fungsi tari pendet, apa fungsi tari randai, apa fungsi tari remo, apa fungsi tari saman, apa fungsi tarian bagi setiap daerah, apa fungsi tarian daerah, apa fungsi taring dan cakar yang tajam pada kucing, fungsi fungsi tari, fungsi fungsi tari daerah, fungsi fungsi tari tradisional, fungsi tari ada 4 sebutkan dan jelaskan, fungsi tari ada 6 jelaskan, fungsi tari ada berapa, fungsi tari adalah, fungsi tari adalah brainly, fungsi tari adalah sebagai, fungsi tari adalah sebagai media, fungsi tari adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yaitu, fungsi tari alang babega, fungsi tari andun, fungsi tari angguk, fungsi tari bagi masyarakat awalnya sebagai, fungsi tari balet, fungsi tari barong, fungsi tari bedhaya keraton, fungsi tari bedhaya keraton yogyakarta, fungsi tari bedhaya ketawang, fungsi tari bedhaya yogyakarta, fungsi tari bungong jeumpa, fungsi tari cakalele, fungsi tari campak, fungsi tari cendrawasih, fungsi tari cilining bagia, fungsi tari cilining bagia bali, fungsi tari cindai, fungsi tari cokek, fungsi tari cokek betawi, fungsi tari daerah, fungsi tari dalam kehidupan, fungsi tari dalam kehidupan masyarakat, fungsi tari dan contohnya, fungsi tari dan jelaskan, fungsi tari dan uraian fungsi gerakan tubuh dalam seni tari, fungsi tari dayak, fungsi tari dewi pangrenyep, fungsi tari dibagi 3 yaitu, fungsi tari dibagi menjadi, fungsi tari ebeg, fungsi tari eko prawiro, fungsi tari empat etnis, fungsi tari emprak, fungsi tari enggang, fungsi tari erai erai, fungsi tari erat dengan kegiatan spiritual agama hindu terdapat di, fungsi tari flamenco, fungsi tari flamenco dari spanyol, fungsi tari gambyong, fungsi tari gambyong yogyakarta dalam kehidupan bermasyarakat, fungsi tari gandrung, fungsi tari gantar, fungsi tari gending sriwijaya, fungsi tari golek, fungsi tari golek menak, fungsi tari gong, fungsi tari haka, fungsi tari hanya untuk kepuasan individu adalah, fungsi tari hegong, fungsi tari hiburan, fungsi tari hip hop, fungsi tari hudoq, fungsi tari hudoq kalimantan, fungsi tari hugo, fungsi tari inai, fungsi tari indang, fungsi tari jaipong, fungsi tari jaipong adalah, fungsi tari jaipong dari jawa barat, fungsi tari jaipong jawa barat, fungsi tari jaipongan, fungsi tari janger, fungsi tari jaranan, fungsi tari jathilan, fungsi tari kecak, fungsi tari kecak dari bali diciptakan untuk, fungsi tari kipas pakarena, fungsi tari kipas serumpun, fungsi tari kontemporer, fungsi tari kreasi, fungsi tari kreasi baru, fungsi tari kreasi dan peranan tari kreasi dalam kehidupan, fungsi tari legong, fungsi tari leleng, fungsi tari lenggang nyai, fungsi tari lengger, fungsi tari lenso, fungsi tari lilin, fungsi tari loliyana, fungsi tari lulo alu, fungsi tari maengket, fungsi tari mancanegara, fungsi tari mancanegara ada tiga sebutkan dan jelaskan, fungsi tari manuk dadali, fungsi tari menurut soedarsono, fungsi tari menurut soedarsono (1998) diantaranya adalah, fungsi tari menurut soedarsono 1998, fungsi tari merak, fungsi tari modern, fungsi tari modern adalah, fungsi tari naga, fungsi tari ngarojeng, fungsi tari ngigel, fungsi tari ngremo, fungsi tari nguri, fungsi tari nirmala, fungsi tari nusantara, fungsi tari nyambai, fungsi tari oglek, fungsi tari oleg tamulilingan, fungsi tari oncer, fungsi tari ondel ondel, fungsi tari ondel ondel adalah, fungsi tari ondel-ondel dalam masyarakat betawi, fungsi tari ongkek manis, fungsi tari orek orek, fungsi tari pada awalnya ada 3 macam yaitu, fungsi tari pada gambar 1.4 diatas adalah, fungsi tari pagar pengantin, fungsi tari pakarena, fungsi tari payung, fungsi tari pendet, fungsi tari pendet adalah, fungsi tari pergaulan, fungsi tari pertunjukan, fungsi tari piring, fungsi tari rampak bedug, fungsi tari randai, fungsi tari rara ngigel, fungsi tari ratoh jaroe, fungsi tari remo, fungsi tari reog ponorogo, fungsi tari ronggeng, fungsi tari ronggeng blantek, fungsi tari saman, fungsi tari sebagai, fungsi tari sebagai pendidikan, fungsi fungsi gerakan tubuh dalam seni tari sebagai sarana pertunjukan, fungsi tari sebagai tuntunan sama halnya dengan tari berfungsi sebagai, fungsi tari sekapur sirih, fungsi tari selendang, fungsi tari serampang 12, fungsi tari serimpi, fungsi tari tanggai, fungsi tari tayub, fungsi tari tenun songket, fungsi tari topeng, fungsi tari topeng betawi, fungsi tari tor tor, fungsi tari tradisional, fungsi tari tradisional kecuali, fungsi tari untuk anak usia dini, fungsi tari untuk mendukung upacara adat bagi suku jawa dan bali memiliki, fungsi tari untuk penyembahan pada sang pencipta di pulau bali adalah, fungsi tari untuk upacara keagamaan dan upacara penting dalam kehidupan manusia adalah, fungsi tari untuk upacara kematian, fungsi tari upacara, fungsi tari upacara yang sifatnnya dapat mempengaruhi alam disebut, fungsi tari uraian pengamatan, fungsi tari wali, fungsi tari wali dan bebali, fungsi tari walijamaliha, fungsi tari waltz, fungsi tari wayang, fungsi tari wayang jawa barat, fungsi tari wira pertiwi, fungsi tari wirayuda, fungsi tari yang benar, fungsi tari fungsi gerakan tubuh dalam seni tari erat dengan kegiatan spiritual agama hindu, fungsi tari yang erat dengan kegiatan spiritual agama hindu terdapat di, fungsi tari yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat turun-temurun adalah.

*, fungsi tari yapong, fungsi tari yapong adalah, fungsi tari yospan, fungsi tari zaman, fungsi tari zapin, fungsi tari zapin betawi, fungsi tari zapin brainly, fungsi tari zapin dalam kehidupan sehari-hari, fungsi tari zapin penyengat, fungsi tari zapin riau, fungsi tari zapin tembung, fungsi tarian 4 etnis, fungsi tarian enggang, makna fungsi filosofi tari topeng cirebon, sebutkan 2 fungsi tari kreasi, sebutkan 4 fungsi tari tradisional, sebutkan 5 fungsi tari dalam masyarakat, sebutkan 5 fungsi tari mancanegara, sebutkan 5 fungsi tarian, sebutkan 6 fungsi tari, sebutkan 6 fungsi tari masa kini, sebutkan 7 fungsi seni tari, sebutkan 7 fungsi tari, sebutkan fungsi tari 4 etnis, tuliskan 2 fungsi tari modern, tuliskan 7 fungsi tari Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Mesothelioma • Pengertian Cerita Rakyat : Jenis, Ciri-ciri, Unsur dan Contohnya!

• Pengertian Observasi Adalah: Tujuan, Manfaat, Kelebihan, Jenis! • Pengertian Arah Mata Angin: Jenis, Cara Mejunjukannya, Manfaat • Pengertian Akulturasi: Faktor, Penyebab, Bentuk, Contoh, Dampak!

• Apa Saja Fungsi Dari Google Drive • Apa Saja Fungsi Bank Sentral Indonesia • Pengertian Empati : Simpati, Toleransi, Manfaat, dan Contohnya! • Pengertian Visi dan Misi : Perbedaan, Manfaat dan Contoh! • Pengertian Unsur: Contoh, Jenis, Senyawa dan Campuran!

• Pengertian Warga Negara : Asas-Asas, Teori Lengkap Menurut Ahli! • Bagaimana Fungsi Iklan Bagi Pemerintah dan Perusahaan? • Fungsi Manajemen Pajak: Tujuan, teknik dan syaratnya!

• Apa Fungsi Kemasan Pada Mulanya Suatu Produk? • Fungsi Microsoft Word Yang Harus Anda Ketahui • Fungsi Senam Lantai Adalah? fungsi gerakan tubuh dalam seni tari Fungsi Utama Pajak Bagi Negara Adalah? • Ada Berapa Jenis Wayang Berdasarkan Bahan Pembuatannya? • (tanpa judul) • Fungsi Oli Mesin Pada Kendaraan
Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan.

Kali ini PakDosen akan membahas tentang Gerak Tari? Mungkin anda pernah mendengar kata Gerak Tari? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, unsur, jenis, macam, bentuk dan gerak dasar. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Gerak Stilatif adalah Gerak yang telah mengalami proses pengolahan yang mengarah kepada bentuk tari yang indah. Sedangkan Gerak Distorsif yaitu pengolahan gerak yang telah melalui proses perombakan dari aslinya dan merupakan salah satu proses stilasi. Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli Berikut ini terdapat beberapa pendapat dari para ahli seni tari, yakni sebagai berikut: 1.

Corie Hartong Seni tari adalah suatu tarian dengan gerakan ritmis. Tari merupakan desakan perasaanyang ada di daam hatinya, yang mendorong untuk mengungkapkan dengan suatu gerak tubuh yang ritmis. 2. Arestoteles Seni tari adalah suatu gerakan ritmis yang memiliki tujuan untuk memberikan visuslisasi karakter dan tingkah laku manusia sebagai mana mereka menjalaninya.

3. Dr. Soedarsono Seni tari adalah ekspresi jiwa yang melalui gerak ritmis yany indah (estetis). Ekspresi jiwa yang dimaksud adalah cetusan rasa dan emosional yang disertai kehendak diri.

Dan gerak ritmis yang indah adalah gerakan tari yang mengikuti irama pengiringnya, sehingga menciptakan daya pesona bagi penikmatnya. Unsur Utama dalam Seni Tari Suatu gerakan tidak bisa dikatakan sebagai tarian bila tidak memenuhi tiga unsur. Jika salah satu saja dari unsur tersebut tidak ada, maka gerakan tersebut tidak bisa dikatakan sebuah tari. Apa sajakah unsur tersebut? • Wiraga (Raga) : yaitu Sebuah tarian harus menampakkan gerakan badan, baik dengan posisi duduk ataupun berdiri.

• Wirama (Irama) : yaitu Sebuah seni tari harus memiliki unsur irama yang menyatukan gerakan badan dengan musik pengiringnya, baik dari segi tempo maupun iramanya. • Wirasa (rasa) : yaitu Sebuah Wirasa adalah tarian yang harus mampu untuk menyampaikan sebuah perasaan,pesan melalui gerakan sebuah tarian dan ekspresi si penarinya. Bagi Sobat yang mencari aplikasi bermanfaat, kami sarankan untuk mencoba mengakses situs technicaltalk.net untuk download aplikasi sepuasnya secara gratis di sana.

Jenis Gerak Tari Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis gerak tari, yakni sebagai berikut: 1. Gerak murni Gerak tari yang tujuannya semata untuk fungsi estetis sehingga hanya untuk memperindah sebuah tarian tanpa ada maksud melambangkan sesuatu. Contohnya adalah gerakan memutar-mutarkan pergelangan kaki dan menghentakkan kaki tanpa maksud tertentu, atau gerak menggulung selendang ketika akhir tarian, dll.

2. Gerak maknawi Gerak tari yang selain fungsi estetis, juga lebih mengedepankan maksud atau lambang tertentu dari sesuatu yang ingin disampaikan ke penonton tarian. Misalnya dalam tari Merak terdapat gerakan melebarkan selendang sambil bergerak mengelilingi panggung yang menggambarkan gerak-gerik burung merak, dll Macam-Macam Ragam Gerak Tari Berikut ini terdapat beberapa macam-macam ragam gerak tari, yakni sebagai berikut: • Ragam Gerak Tari Klasik merupakan gerak tari yang banyak menggunakan gerak murni dan gerak ekspresif serta imitatif yang telah distilir atau diperhalus.

Tema gerakannya juga menirukan kegiatan manusia dan perangai hewan tetapi gerakannya sudah terpilih dan mempunyai nilai simbolik dengan patokan atau pola-pola gerak yang sudah ditentukan.

• Ragam Gerak Tari Kerakyatan merupakan gerak tari yang banyak menggunakan imitatif dan ekspresif. Gerakannya menirukan kegiatan dan emosi manusia sampai menirukan perangai binatang. • Ragam Gerak Tari Kreasi Baru merupakan gerak tari yang dibentuk dari paduan beberapa ragam gerak tari tradisional sehingga menjadi bentuk baru. Bentuk baru ini terasa lebih dinamis dan energik karena didukung oleh generasi muda dan ditata oleh koreografer yang kreatif • gerak Imitatif merupakan gerak tari yg dilakukan sebagai hasil dari eksplorasi gerak yang ada dalam alam selain gerak manusia.

• gerak Imajinatif merupakan gerak rekayasa manusia dalam membentuk suatu tarian. gerak ini terdiri dari gerak maknawi dan gerak murni • gerak maknawi merupakan gerak tari yang mengandung arti atau mempunyai maksud tertentu • gerak murni merupakan gerak yang tidajk mengdung artinamun masih mengadung unsur keindahan Gerak Tunggal, merupakan gerak tari yang dibawakan oleh seorang penaribaik putra maupun putri dalam membawakan tari seorang diri, penari harus lebih berani, percaya diriserta harus dapat menguasai gerak tari yang akan ditampilkan.

Ragam gerak tari tunggal adalah gerak tempat, gerak berpindah tempatgerak lantai dan gerak meloncat. Contoh gerak tunggal dapat kita lihat pada tari bondantari gambir anomtari rahwanatari golektari srikandi, dan tari sekar putri. • Gerak Berpasangan, Biasanya dibawakan oleh dua orang penari, yaitu seorang penari putra dan seorang penari putriatau dapat juga berpasangan putra putri dan putra putra.

Dalam melakukan gerak berpasangangerak kita dengan pasangan menari belum tentu sama. Gerak biasanya dilakukan kearah berlawanan atau menghadap ke arah yang berbeda. Jika gerakan tari dilakukan dengan baik dan kompaktarianya akan lebih indah. • Gerak kelompok, dibawakan oleh tiga orang penari atau lebihdalam melakukan gerak kelompoksetiap penari tidak boleh menonjolkan dirinya sendiri karena terikat aturan yang ada. Aturan – aturan itu harus di patuhi oleh seluruh penari agar tercipta keserasian.

Gerak tari yang di lakukan secara kelompok mengutamakan kekompakan agar dalam pembentukan informasi memiliki komposisi yang baik dan seimbang. • Kedet, yaitu gerakan kepala seolah menarik dagu • Gedug, yaitu kepala tegak di gerakan kesamping kanan dan kiri • Gedug angka delapan, yaitu gerak kepala dengan memfokuskan putaran dagu seolah menulis angka angka delapan dengan diakhiri gerak hedot • Gilek, yaitu gerak kepala fungsi gerakan tubuh dalam seni tari lengkungan kebawah kiri dan kanan • Godeg cangreud, yaitu gerak gilek diakhiri gerak kedet • Galieur, yaitu gerak halus pada kepala yang dimulai dari menarik dagu, kemudian ditarik dengan leher kembali ke arah tengah diakhiri dengan kedet • Lontang Lontang kiri/kanan (merupakan gerakan tangan yang menggunakan dua tangan dan digerakkan saling bergantian).

• Tumpang Tali Tumpang tali merupakan suatu gerak tari yang menggunakan ke dua tangan nangreu lalu disilangkan • Sembah merupakan sebuah gerak untuk menunjukkan rasa hormat.

Saat melakukan sembah, seseorang menempelkan kedua telapak tangan nya secara khidmat seperti sedang berdoa • Ukeul merupakan salasatu dasar gerak dalam tari, yaitu gerakan memutarkan Pergelangan tangan baik itu kedalam ataupun ke luar. • Capang Kanan / Kiri merupakan gerakan penari Jaipong yaitu menggerakan tangan dengan membengkokan salah satu dari tangan, baik itu tangan kanan ataupun tangan kiri penari.

• Lontang Kiri / Kanan merupakan sebuah gerakan Tari jaipong dengan menggerakan tangan yang menggunakan dua tangan dan digerakan secara bergantian.

• Duduk Deku Duduk Deku merupakan gerakan yang dilakukan dengan melipat kedua bagian kaki ke arah dalam. • Seser merupakan gerakan Tari Jaipong dengan menggerakan (menggeser) bagian kaki ke arah kanan atau kiri • Sirig merupakan gerakan kaki penari jaipong dengan menggoyang-goyangkan kedua kaki secara bersamaan.

• Mincid merupakan gerakan gabungan dari gerakan kepala, tangan, dan kaki yang di gerakan secara bersamaan akan tetapi antara gerakan dan gerakan kaki di gerakan ke arah yang berbeda misalnya tangan kanan di gerakan bersamaan dengan kaki kiri begitupun sebaliknya. Demikian Penjelasan Materi Tentang Gerak Tari: Pengertian, Unsur, Jenis, Macam, Bentuk, Gerak Dasar semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada SD, SMA, SMK, SMP, UMUM Ditag apa fungsi iringan dalam tari, apa tujuan diadakannya eksplorasi gerak tari, bagaimana ragam gerak tari klasik, bagaimanakah bentuk gerak dalam sebuah tarian, contoh gerak imitatif, contoh gerak tari, contoh gerakan tari sederhana, ekspresi tari adalah, fungsi tari dan contohnya, gambar gerak keupat, gerak dasar badan dalam tari, gerak dasar tangan dalam tari, gerak dasar tari beserta gambarnya, gerak murni adalah, gerak peniruan dari binatang dan alam disebut, jelaskan pengertian gerak tari, jelaskan yang dimaksud gerak tari berpasangan, jenis tari, klasifikasi ragam gerak tari, konsep ragam gerak tari, lumaksono adalah, makna pertunjukan tari, mengapa tari perlu dikembangkan, motif gerak tari, penata atau pencipta gerak tari disebut, pengertian gerak tari tradisional, pengertian stilasi pada tari, pengertian tari menurut para ahli, pola lantai gerak tari adalah, sebutkan ciri-ciri umum tari tradisional, sebutkan gerak dalam tari, sebutkan jenis tari kelompok di indonesia, sebutkan ragam gerak tari tradisional, sebutkan tiga gerakan kepala, sejarah perkembangan jenis tari, tahapan gerak tari, tanjak kanan merupakan salah satu ragam gerak, tujuan dari tari, unsur gerak tari Pos-pos Terbaru • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia • Penyimpangan Sosial • Komunikasi Bisnis • Lembaga Keuangan • ISP adalah • Laut Adalah • Akhlak Adalah • Peramalan Adalah • Sedimentasi adalah • Sel Elektrolisis • Higgs domino mod apk speeder tanpa iklan • Dataran adalah • Good Governance • Kenakalan Remaja • Siklus Krebs
tirto.id - Seni tari merupakan bagian dari seni pertunjukan.

Kendati demikian, menurut musikologis Curt Sach dalam World History of The Dance, seni tari adalah gerak yang berirama. Pendapat lain mengatakan, tari adalah gerak tubuh yang berkesinambungan yang dapat melewati ruang dengan adanya ritme tertentu, demikian menurut buku Seni Budaya terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2014). Sementara menurut guru tari, Corrie Hartong, seni tari dipahami sebagai gerak gerik badan yang diberi bentuk dan irama dalam ruang.

Secara sederhana, seni tari adalah ungkapan gagasan atau perasaan yang estetis. Seni tari memiliki makna yang diwujudkan melalui media gerak tubuh manusia. Dilansir dari buku Antropologi terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional (2009), gerak tubuh tersebut diolah dengan prinsip-prinsip tertentu.

Dalam seni tari, unsur utamanya adalah gerak, dan irama. Jenis Tari Menurut Fungsinya Berdasarkan fungsinya, seni tari tradisional dalam kehidupan bermasyarakat dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian besar yaitu, sebagai tari upacara, tari hiburan, dan tari pertunjukan. Berikut penjelasannya: 1. Tari upacara adat Tarian sebagai bagian dari upacara adat biasanya memiliki aspek sakral dan dipandang suci. Contohnya adalah Tari Ngalage, demikian menurut buku Praktis Belajar Seni Tari terbitan Pusat Perbukuan Kemendikbud (2010).

Tari Ngalage sering fungsi gerakan tubuh dalam seni tari pada upacara perayaan panen padi di Jawa Barat. Tarian ini merupakan wujud dari ucapan syukur kepada Dewi Padi Pohaci Sang Hyang Sri.

Dalam upacara tersebut, setumpuk padi akan diarak ke balai desa. Penataan iringan tarian akan didahului oleh seorang penari pembawa umbu-lumbul warna-warni. Umbul-umbul pertama berwarna merah putih. Warna tersebut melambangkan sifat yang berlawanan, yaitu baik buruk, susah senang, dan dunia akhirat.

Kemudian, dilengkapi dengan para pemikul padi dari bambu yang dibuat sedemikian rupa sehingga akan menimbulkan suara yang makin lama makin ramai. Pukulan tersebut juga akan membuat iring-iringan makin ramai. Hal tersebut terjadi karena umumnya jarak ke balai desa cukup jauh. Tari sebagai bagian dari upacara adat juga berhubungan dengan hal-hal magis. Contohnya adalah: Tari Sang Hyang Jaran dari Bali. Tarian ini merupakan ungkapan permohonan keselamatan yang mengandung unsur magis.

Tarian tersebut juga mempraktikkan menginjak-injak bara api, membawa simbol kuda yang dibuat dari jerami, dan penari bergerak kerawuhan atau trance.

Kekuatan magis ini dipercaya dapat menjadi faktor penguat hubungan komunikasi dengan sang Dewa. Tari Sang Hyang adalah tari upacara keagamaan sebagai cara manusia membentengi dirinya. Tarian ini juga dapat menolak bahaya dari alam atau faktor lain. Biasanya, penari tarian Sang Hyang akan tidak sadarkan diri.

Tari sebagai bagian dari upacara adat juga dikenal sebagai tarian yang sakral. Contohnya adalah, Tari Ngarot dari Cirebon. Tari Ngarot dari Cirebon, adalah tarian yang diselenggarakan untuk mempertemukan pemuda dan pemudi di daerah dan antardaerah. Tarian ini sebagai bentuk hubungan interaksi sosial yang mengandung unsur sakral.

Dengan begitu ciri-ciri tari sebagai upacara adat adalah: • Dilakukan pada kegiatan ritual keagamaan yang bersifat sakral dan magis serta pada kegiatan kemasyarakatan yang bersifat sakral. • Gerakannya sangat sederhana karena gerak merupakan ungkapan spontan sebagai ungkapan dalam menjembatani • kehendak jiwa para penarinya.

• Gerakannya monoton dan banyak peng­­ulangan. • Perwujudan sajian tari fungsi gerakan tubuh dalam seni tari dengan tujuan penyelenggaraannya, baik dalam hal waktu, atau aturan. • Musik cenderung terdengar monoton. • Menggunakan alat musik sederhana dan seadanya.

• Penyajiannya tidak menyentuh segi artistik. • Inti dari gerak tari ini adalah terkabul atau tersampaikannya • tujuan. 2. Tari sebagai hiburan Tari sebagai hiburan lahir ketika manusia membutuhkan aktualisasi dari perasaan kebahagiaan, kegembiraan, atau hasrat.

Gerakan dalam tari secara spontan berasal dari batin manusia. Sehingga, tarian dapat berfungsi sebagai sarana hiburan. Tari sebagai hiburan merupakan tarian dengan melibatkan perasaan kegembiraan, dan emosi lainnya dari seorang penari. Biasanya, gerakan seorang penari tidak disengaja. Tapi, mengalir begitu saja sesuai dengan suasana hati. Faktor keindahan pada jenis tari sebagai hiburan bukan merupakan faktor utama. Biasanya, jenis tari ini digunakan pada pertemuan atau perayaan. Sehingga, tari dapat dijadikan sebagai media pergaulan yang bersifat sosial.

Tari sebagai hiburan yang dijadikan sebagai media pergaulan, biasanya diperankan oleh penari laki-laki dan perempuan.

Salah satu contoh jenis tarian ini adalah Tari Tayub dari Jawa Barat. Tari Joged Bumbung dari Bali, tari Rantak Kudo dari Sumatera, tari Gandrung, dan tari Seblang dari Jawa Timur. Kemudian, tari Fungsi gerakan tubuh dalam seni tari Ndao dari Lombok, dan tari Yosim Pancar dari Papua. Tidak hanya dari gerakan, dan iramanya, tari hiburan juga memiliki kostum, serta alat musik yang khas.

3. Tari sebagai kegiatan pertunjukan Tarian yang berfungsi sebagai kegiatan pertunjukan, memiliki perbedaan besar pada beberapa faktor dengan fungsi tari hiburan dan tari upacara adat. Faktor tersebut adalah, kebutuhan pelakunya, dan tata cara penyajian.

Tari sebagai kegiatan pertunjukkan diciptakan berdasarkan kaidah atau aturan seni untuk sebuah pertunjukan. Tata cara penyajiannya dimulai dari penataan gerak, penataan busana, penataan iringan, tempat sajian, dan pengaturan panggung. Sisi artistik juga perlu disiapkan untuk mempublikasikan tarian, termasuk pula seluruh materi pendukung yang berkaitan dengan sajian pertunjukan tari.

Kehadiran penonton adalah sebagai unsur utama dari tari kegiatan pertunjukan. Penonton akan menjadikan pertunjukan fungsi gerakan tubuh dalam seni tari sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Misalnya, kebutuhan untuk menghibur hati, atau kebutuhan untuk menambah pengetahuan.Seni adalah pengalaman dalam bentuk medium indrawi yang menarik dan di tata dengan rapi, yang di wujudkan untuk di komunikasikan dan di renungkan.

Seni adalah karya manusia yang dapat menimbulkan rasa senang dalam rohani kita. Menurut Herbert Read “seni adalah suatu usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Bentuk yang demikian itu memuaskan kesadaran keindahan kita dan rasa indah ini terpenuhi bila kita menemukan kesatuan atau harmoni dari hubungan bentuk-bentuk yang kita amati itu”.

Keindahan adalah sesuatu yng dapat menimbulkan rasa senang dan seni adalah keindahan. Tari merupakan salah satu bentuk kesenian yang memiliki media ungkap atau substansi gerak, dan gerak yang terungkap adalah gerak manusia. Gerak- gerak dalam tari bukanlah gerak realistis atau gerak keseharian, melainkan gerak yang telah diberi bentuk ekspresif. Gerak ekspresif ialah gerak yang indah, yang bisa menggetarkan perasaan manusia.

Gerak yang distilir mengandung ritme tertentu,yang dapat memberikan kepuasan batin manusia. Gerak yang indah bukan hanya gerak-gerak yang halus saja, tetapi gerak-gerak yang kasar, keras, kuat, penuh dengan tekanan-tekanan, serta gerak anehpun dapat merupakan fungsi gerakan tubuh dalam seni tari yang indah.

Gerak merupakan elemen pertama dalam tari, maka ritme merupakan elemen kedua yang juga sangat penting dalam tari. Soedarsono mengetengahkan sebuah definisi “Tari adalah ekspresi jiwa manusia yang di ungkapkan dengan gerak-gerak ritmis yang indah. untuk menghasilkan gerak yang indah membutuhkan proses pengolahan atau penggarapan terlebih dahulu, pengolahan unsur keindahannya bersipat stilatif dan distortif.” berikut penjelasannya: 1.

Gerak Stilatif yaitu: gerak yang telah mengalami proses pengolahan (penghalusan) yang mengarah pada benuk-bentuk yang indah. 2. Gerak Distorsif yaitu: pengolahan gerak melalui proses perombakan dari aslinya dan merupakan salah satu proses stilasi. Dari hasil pengolahan gerak yang telah mengalami stilasi dan distorsi lahirlah dua jenis gerak tari yaitu, gerak murni (pure movement) dan gerak maknawi. Berikut penjelasannya: 1. Gerak murni : dalam pengolahannya tidak mempertimbangkan suatu pengertian tertentu, yang dipentingkan faktor keindahan gerak saja.

2. Gerak maknawi : dalam pengolahannya mengandung suatu pengertian atau maksud tertentu, disamping keindahannya. Gerak maknawi di sebut juga gerak Gesture, bersifat menirukan ( imitative dan mimitif).

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

a. Imitatif adalah gerak peniruan dari binatang dan alam. b. Mimitif adalah gerak peniruan dari gerak-gerik manusia. Tari merupakan komposisi gerak, berdasarkan bentuknya ada 2 jenis tari yaitu : 1.

Tari Representasional yaitu tari yang menggambarkan sesuatu secara jelas. Tari bersumber pada kehidupan sehari-hari. Contoh: Tari perang, tari tani dll. 2. Tari Non Representasional yaitu tari yang idak menggambarkan sesuatu, menekankan pada keindahan gerak semata. Keindahan dalam seni tari tidak hanya pada gerak tubuh, untuk keutuhannya memerlukan dukungan seni lain sebagai kelengkapan seperti: busana, rias, property, musik, tata pentas, drama dan sastra.

Sehingga seni tari menjadi bentuk seni yang komplek, yang mengandung beberapa macam unsur seni. Tari tumbuh dan berkembang dari jaman ke jaman sesuai dengan berkembangnya taraf kehidupan manusia di dunia ini termasuk pula kondisi alam/lingkungan, sosial dan kepercayaan/agamanya (religi) atau lebih luasnya lagi dengan perkembangan budayanya. 1. Tari Dalam Fungsi Sosial Tari dalam kehidupan sosial masyarakat memiliki tiga fungsi utama yaitu: a.

Tari untuk kebutuhan upacara kepercayaan (religi), disebut tari upacara. Tarian ini lahir merupakan dampak dari aktivitas masyarakat yang berhubungan dengan penyelenggaraan pemujaan dalam kepercayaannya yang bersifat magis dan sakral. Tari upacara merupakan tari yang paling tua, karena tarian ini telah muncul pada masa peradaban manusia masih primitif (sederhana), dimana manusia dijaman itu masih memiliki intelektual yang rendah dan masih memiliki keterbatasan kemampuan berpikir fungsi gerakan tubuh dalam seni tari menganut kepercayaan animisme, dinamisme dan totemisme.

Kondisi tari upacara bila ditinjau dari segi koreografi, rias dan busananya, musik pengiring, tempat dan cara penyajiannya sangat sederhana, karena kita maklumi tarian upacara bukan bentuk tari hasil dari penataan khusus, akan tetapi hanya merupakan gerak-gerak spontan sebagai ekspresi dari gerak-gerik penyelenggaraan pemujaannya.

Demikian pula rias dan busana, musik pengiring, tempat dan cara pementasannya sangat tergantung kepada tujuan dan kondisi dari penyelenggaraan upacaranya. Keindahan yang terlahir dari gerak-gerak yang sangat didukung oleh kekuatan ekspresi dan ritme dalam penyampaian harapannya (tujuan dari pemujaannya).

Bentuk tari upacara ini hidup dimana-mana di dunia ini, akan tetapi sesuai dengan perkembangan kehidupan sosial masyarakatnya ada yang masih bertahan hidup, dikarenakan tarian tersebut masih relevan dengan kebutuhan masyarakatnya, dan banyak yang sudah punah dikarenakan sudah tidak relevan lagi dengan kondisi kehidupan masyarakatnya, atau bisa bertahan dikarenakan sudah beralih fungsi ke bentuk tari lain seperti menjadi tari hiburan atau pertunjukan.

b. Tari Hiburan “Adapun yang termasuk tari-tarian hiburan, tari-tarian dimana titik fungsi gerakan tubuh dalam seni tari tarian tersebut bukanlah keindahan, tetapi lebih pada segi hiburan, dan umumnya merupakan tarian pergaulan”. Dalam tarian ini akan terlihat lebih mementingkan kepuasan pribadi (individu) pelakunya dari pada kepuasan bagi orang yang melihatnya (penonton), yang penting mereka bisa bergerak sepuasnya sesuai dengan alunan irama yang diikutinya.

Yang dimaksud dengan tari sebagai media pergaulan di sini, pada dasarnya berlatar belakang dilakukan secara terpadu bersama- sama, baik oleh semua laki-laki, semua perempuan maupun laki-laki sama perempuan. Bahkan semaraknya fenomena ini antara lain bahwa semua orang yang hadir di tempat itu berhak dan layak tampil, tak ada garis pemisah antara pelaku atau penari dengan penonton. Sebenarnya terjadinya perlakuan-perlakuan yang melanggar kesusilaan.

Hal ini cukup meresahkan masyarakat serta merendahkan citra keseniannya.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

c. Tari Pertunjukan Tari pertunjukan merupakan ekspresi jiwa yang didominir oleh akal. Maksudnya tari pertunjukan dalam proses karyanya lebih banyak menggunakan akal/pemikiran, karena tarian ini sengaja dibuat untuk disajikan dan memberikan kesenangan kepada pihak lain/penononton, melalui perencanaan (pembuatan konsep/naskah), pengolahan/penggarapan, serta penampilan hasil karya (pementasan), tertata dengan baik secara artistik untuk mewujudkan suatu tontonan yang dapat memberikan kepuasan/kesenangan Bagi penonton/apresiatornya.

Pada fungsi inilah tari terwujud lewat ekspresi penari menjadi media komunikasi estetik antara penggarap atau koreografer dengan para penontonnya.

Sehingga tarian ini disebut juga berfungsi sebagai presentasi estetis. 2.

fungsi gerakan tubuh dalam seni tari

Tari Dalam Fungsi Pendidikan Pendidikan dapat diartikan sebagai sebuah proses dengan metoda- metoda tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman dan cara bertingkah laku sesuai dengan kebutuhan (lihat Psikologi Pendidikan, 2006 :10). Peranan seni tari dalam pendidikan diartikan bagaimana dampak positif dari aktivitas manusia dalam seni tari dan bagaimana pengaruh positifnya terhadap kehidupan manusia baik secara individu maupun kelompok.

Pembelajaran Seni Tari Kelas XI (fungsi, bentuk, jenis dan nilai estetis pada gerak tari kreasi)




2022 www.videocon.com