Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Pada subbab sebelumnya, kalian telah mempelajari tentang keunggulan dan keterbatasan antarruang dalam permintaan, penawaran, teknologi serta pelaku ekonomi. Keunggulan masing-masing daerah disebabkan karena perbedaan potensi daerah yang satu dengan potensi daerah yang lain. Perbedaan potensi daerah juga bisa terjadi karena perbedaan teknologi.

Setiap daerah memiliki keunggulan komparatif tersendiri. Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu Lampung memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Jawa Barat memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi beras.

Dalam ilmu ekonomi, kedua daerah akan saling menguntungkan jika bersedia bertukar kopi dan beras. Keuntungan dari pertukaran sumber daya inilah yang menyebabkan terjadinya interaksi antarruang terhadap kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan perdagangan di Indonesia dan ASEAN.

Perdagangan antardaerah atau antarnegara akan terjadi jika ada produk yang diperdagangkan. Untuk menghasilkan produk, diperlukan kegiatan ekonomi berupa aktivitas produksi. Aktivitas produksi akan menghasilkan produk.

Produk apa yang dihasilkan bergantung pada sumber daya yang dimiliki oleh suatu daerah. Jawa Barat memproduksi minyak, teh, susu, sutra alam, baterai, kertas, semen, beras, dan pupuk. Kalimantan Timur memproduksi kayu lapis, gas alam cair, minyak bumi, tenun, kristal, dan timah. Jawa Barat menawarkan beras, susu, teh ke Kalimantan Timur, begitu juga sebaliknya Kalimantan Timur menawarkan minyak bumi, tenun, kayu lapis ke Jawa Barat, sehingga muncul penawaran dan permintaan dari kedua daerah tersebut.

Dengan demikian, antara Jawa Barat dan Kalimantan Timur terjadi interaksi ekonomi. Dalam subbab ini, kalian akan mempelajari tentang perdagangan antardaerah atau antarpulau serta perdagangan internasional. Untuk memahami pengertian perdagangan dan perdagangan antarpulau serta perdagangan internasional, simak uraian materi berikut. 1. Perdagangan dan Perdagangan Antardaerah/Antarpulau a. Pengertian Perdagangan dan Perdagangan Antarpulau Perdagangan atau perniagaan merupakan kegiatan tukar menukar barang atau jasa berdasarkan kesepakatan bersama tanpa ada unsur pemaksaan.

Perdagangan antardaerah atau antarpulau merupakan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk/ lembaga suatu daerah atau pulau dengan penduduk/lembaga suatu daerah atau pulau lain dalam satu batas wilayah negara atas dasar kesepakatan bersama. Kalian tentu memahami bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah pulau lebih dari 13.000. b. Tujuan Perdagangan Antarpulau Pada saat sekarang ini, perdagangan antardaerah atau antarpulau tidak lagi dengan cara tradisional, walaupun masih ada beberapa wilayah yang masih mempertahankan cara tradisional.

Jual beli online telah memudahkan masyarakat untuk melakukan perdagangan lintas daerah bahkan lintas negara. Dengan bantuan alat komunikasi, jasa kirim, serta internet, jarak bukan lagi masalah.

Perdagangan antarpulau dilakukan oleh beberapa pelaku ekonomi dengan beberapa tujuan. Tujuan adanya perdagangan antarpulau antara lain adalah sebagai berikut. 1) Memperoleh Keuntungan Tujuan utama dilakukan perdagangan antarpulau adalah untuk memperoleh keuntungan.

Keuntungan diperoleh dari selisih antara harga beli dengan harga jual. Jika barang diproduksi sendiri, maka keuntungan diperoleh dari selisih antara harga jual dan biaya produksi.

2) Memperluas Jangkauan Pasar Perdagangan sampai ke luar daerah atau luar pulau dapat memperluas jangkauan pasar. Jangkauan pasar yang dimaksud adalah jumlah konsumen yang mengonsumsi barang tersebut semakin banyak dan tersebar di berbagai daerah.

Contohnya, produk minyak gosok tradisional dari daerah X dijual ke daerah Y. Maka, sekarang pengguna minyak gosok tersebut bukan hanya penduduk daerah X, tetapi juga penduduk daerah Y. Semakin lama, minyak gosok semakin dikenal banyak orang, sehingga pengguna minyak gosok tradisional di daerah Y pun juga meningkat.

c. Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan Antarpulau/Antardaerah 1) Faktor Pendorong Perdagangan Antarpulau/Antardaerah a) Perbedaan Faktor Produksi yang Dimiliki Faktor pendorong perdagangan antardaerah antara lain perbedaan faktor produksi yang dimiliki, terutama faktor produksi alam.

Daerah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dengan tanah yang subur lebih mungkin memproduksi sayur mayur lebih banyak dan menjualnya sampai ke luar daerah dibandingkan misalnya daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. b) Perbedaan Tingkat Harga Antardaerah Selain perbedaan kekayaan alam, perbedaan tingkat harga antardaerah juga mendorong terciptanya perdagangan antardaerah.

Contoh: di daerah yang kaya akan buah durian, harga durian pasti lebih murah dari daerah lain yang hanya sedikit memiliki pohon penghasil durian. Hal ini juga akan mendorong adanya perdagangan antardaerah. 2) Manfaat Perdagangan Antarpulau/Antardaerah Manfaat dari perdagangan antarpulau/antardaerah antara lain adalah: a) Menyediakan alternatif alat pemuas kebutuhan bagi konsumen Manfaat dari perdagangan antardaerah atau antarpulau antara lain menyediakan alternatif alat pemuas kebutuhan bagi konsumen.

Perbedaan kandungan alam serta perbedaan produk antardaerah akan menyebabkan barang hasil produknya pun berbeda. Dengan adanya perdagangan antardaerah atau antarpulau, konsumen dapat menikmati produk yang tidak diproduksi di tempat tinggalnya.

b) Meningkatkan produktivitas Pemasaran produk yang makin meluas akan menyebabkan permintaan atau pemesanan terhadap produk menjadi meningkat. Hal ini akan mendorong produsen meningkatkan produksi sehingga meningkatkan produktivitas. c) Memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Peningkatan jumlah barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan menyebabkan produsen butuh tenaga kerja tambahan, sehingga akan ada lowongan kerja tambahan. Selain itu, perdagangan lintas daerah juga akan memunculkan unit-unit usaha baru, seperti jasa kirim, perluasan transportasi, dan sebagainya.

2. Perdagangan Antarnegara Pada zaman sekarang, batas dan jarak bukan lagi menjadi penghalang bagi seseorang atau badan untuk melakukan perdagangan. Bahkan antarnegara pun dapat melakukan perdagangan dengan mudah. Perdagangan antarnegara yang dimaksud adalah individu atau lembaga dari negara kita yang menjual atau membeli barang dari individu atau badan yang ada di luar negeri. Terjadinya aktivitas perdagangan antaranegara akan menimbulkan aktivitas yang dinamakan ekspor dan impor.

a. Pengertian dan ruang Lingkup Perdagangan Antarnegara/Internasional Perdagangan antarnegara atau sering disebut perdagangan internasional merupakan aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat suatu negara dengan masyarakat negara lain atas dasar kesepakatan bersama.

Masyarakat yang dimaksud dapat berupa individu, kelompok, lembaga, pemerintah suatu negara dengan negara lain. Ruang lingkup perdagangan antarnegara berkaitan dengan beberapa kegiatan, yaitu: 1) Perpindahan barang dan jasa dari suatu negara ke negara yang lain.

2) Perpindahan modal melalui investasi asing dari luar negeri ke dalam negeri. 3) Perpindahan tenaga kerja dari suatu negara ke negara lain. 4) Perpindahan teknologi dengan mendirikan pabrik-pabrik di negara lain. 5) Penyampaian informasi tentang kepastian adanya bahan baku dan pangsa pasar. b. Aktivitas Perdagangan Antarnegara Aktivitas perdagangan antarnegara terkait dengan dua aktivitas yang disebut dengan ekspor dan impor.

Untuk memahami kedua istilah tersebut kalian baca uraian berikut. 1) Ekspor Ekspor merupakan kegiatan menjual barang atau produk ke luar negeri. Ekspor dilakukan oleh seseorang atau badan. Pelaku ekspor ini disebut eksportir.

Tujuan utama kegiatan ekspor adalah untuk memperoleh keuntungan. Barang yang diekspor akan dibayar oleh pihak pembeli dengan alat pembayaran berupa mata uang asing perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu mata uang luar negeri, seperti Dollar. Mata uang asing ini selanjutnya ditukarkan menjadi Rupiah pada bank dalam negeri.

Mata uang asing ini ditampung oleh pemerintah dan disebut sebagai devisa negara. Devisa yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai impor.

2) Impor Impor merupakan kegiatan membeli barang dari luar negeri. Seseorang atau badan yang melakukan impor disebut importir. Seorang importir membayar barang yang ia beli dengan mata uang asing. Importir dapat menukarkan uang rupiah mereka dengan mata uang asing di bank dalam negeri. Selanjutnya, digunakan untuk membayar barang yang diimpor.

Barang-barang yang di impor oleh Indonesia terdiri dari dua macam, yaitu migas dan non-migas. Barang-barang yang termasuk dalam kelompok migas antara lain minyak tanah, bensin, solar, dan elpiji. Adapun barang-barang yang termasuk dalam kelompok non-migas antara lain adalah karet, kopi, ikan, kayu lapis, kelapa sawit, serta barang tambang nonmigas seperti nikel dan batubara.

c. Kebijakan pemerintah untuk mendorong ekspor 1) Memberi Kemudahan Kepada Produsen Barang Ekspor Dalam kebijakan yang pertama ini, untuk meningkatkan ekspor, pemerintah dapat memberikan beberapa kemudahan bagi produsen barang ekspor. Kebijakan yang mendukung peningkatan ekspor antara lain berupa kemudahan mengurus perizinan serta memberikan fasilitas kepada produsen barang ekspor. Fasilitas dapat berupa pemberian bantuan teknologi, pelatihan inovasi produk, bantuan kredit dengan bunga rendah.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Hal ini akan menjadikan produsen menjadi semangat untuk berproduksi. Harga faktor produksi yang murah dapat menurunkan harga jual sehingga dapat meningkatkan daya saing perusahaan. 2) Menjaga Kestabilan Nilai Tukar Rupiah Kestabilan nilai tukar rupiah sangat penting bagi eksportir karena nilai tukar Rupiah yang stabil terhadap mata uang asing akan mempermudah para eksportir untuk menghitung biaya produksi produk ekspornya.

Dengan kepastian nilai Rupiah, para eksportir lebih mudah dalam menentukan harga produknya di pasar internasional. Keadaan ini akan mengurangi tingkat keraguan eksportir untuk melakukan ekspor pada produk mereka.

3) Membuat Perjanjian Dagang Internasional Perjanjian mengenai perdagangan internasional telah banyak dilakukan oleh beberapa negara. Perjanjian ini mencakup kesediaan masing-masing negara untuk menjadi pembeli atau penjual suatu barang, sehingga masing-masing negara memperoleh keuntungan. Penjual atau eksportir mempunyai pasar dengan perlindungan istimewa dari perjanjian tersebut.

Selain itu, pembeli juga dapat mempunyai penjual yang telah memenuhi kriteria sesuai perjanjian. 4) Meningkatkan Promosi Dalam rangka mengenalkan produk dalam negeri di pasaran internasional, promosi menjadi hal yang sangat penting.

Pelaksanaan promosi dapat berupa kegiatan pameran dagang, festival olah raga, seni, maupun kegiatan lainnya yang dapat berfungsi sebagai promosi. Promosi dagang tersebut dilakukan oleh individu, lembaga swasta, maupun pemerintah. Pemerintah dapat menangani promosi dan pusat informasi dagang di luar negeri. Contohnya, kantor-kantor pusat promosi dagang Indonesia atau Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC), yang mengusahakan agar produk-produk Indonesia dikenal di luar negeri.

Pemerintah telah mengusahakan membuat berbagai kebijakan terkait dengan ekspor untuk mendorong berkembangnya produsen dalam negeri. Akan tetapi, pada pelaksanaannya, terdapat pula beberapa hal yang dapat memengaruhi lancar atau tidaknya perkembangan ekspor suatu negara. d. Faktor pendorong ekspor Berikut ini beberapa faktor yang memengaruhi ekspor baik dari dalam ataupun luar negeri.

1) Keadaan Pasar Luar Negeri Besar atau kecilnya permintaan dan penawaran dari berbagai negara dapat memengaruhi harga di pasar dunia. Apabila permintaan di pasar dunia lebih banyak dari pada penawaran, maka harga cenderung naik. Sebaliknya, apabila penawaran lebih banyak dari permintaan, maka harga cenderung turun. Keadaan ini akan memengaruhi para eksportir untuk meningkatkan atau menurunkan ekspornya.

2) Keuletan Eksportir untuk Menangkap Peluang Pasar Seorang eksportir harus pandai menangkap dan memanfaatkan peluang pasar. Dengan kepandaian tersebut, mereka dapat memperoleh wilayah pemasaran yang luas.

Oleh karena itu, para eksportir harus ahli di bidang strategi pemasaran. 3) Kondisi Sosial, Ekonomi, Politik Suatu Negara Bidang ekonomi, sosial, dan politik merupakan bidang yang terkait satu sama lain. Ketika ada ketidakstabilan pada salah satu bidang, maka bidang lain akan terpengaruh. Contohnya: negara tujuan ekspor sedang mengalami kerusuhan politik berupa perang antarsuku. Hal tersebut tentu sangat memengaruhi keberlangsungan proses ekspor ke negara tersebut.

e. Manfaat Perdagangan Antarnegara Menurut Sadono Sukirno (2010), manfaat perdagangan antarnegara adalah sebagai berikut. 1) Memperoleh Keuntungan Manfaat dari perdagangan adalah memperoleh keuntungan.

Dengan adanya spesialisasi, yaitu produk unggul yang khas di tiap-tiap negara, produsen dapat menghasilkan produk dengan efisien. Perdagangan antarnegara menyebabkan produsen bersemangat memaksimalkan produktivitas mereka tanpa khawatir kelebihan produknya tidak akan terjual. Sebab, mereka dapat menjualnya ke luar negeri. 2) Memperoleh Barang yang Tidak Dapat Diproduksi di dalam Negeri Setiap negara memiliki sumber daya yang belum tentu dimiliki oleh negara lain, sehingga hasil produksi tiap negara pun berbeda pula.

Banyak faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut, antara lain kondisi geografi, iklim, penguasaan teknologi. Dengan adanya perdagangan antarnegara, setiap negara dapat bertukar hasil produksi untuk memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negara mereka. 3) Menjalin Persahabatan Antarnegara Jalinan persahabatan antarnegara menjadi hal yang sangat penting di era globalisasi.

Adanya perdagangan antarnegara akan lebih memudahkan terjalinnya persahabatan. Hubungan yang baik di bidang ekonomi akan memengaruhi hubungan di bidang yang lain, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, serta kemanusiaan. 4) Transfer Teknologi Modern Untuk menggunakan barang-barang impor berteknologi tinggi, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan tertentu. Maka, pada umumnya importir memberikan pelatihan penggunaan teknologi tersebut.

Hal ini akan mempercepat terjadinya transfer teknologi modern. f. Faktor-Faktor yang Mendorong Perdagangan Antarnegara Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan antarnegara, di antaranya: 1) Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri. 2) Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara. 3) Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi.

4) Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut. 5) Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi. 6) Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik, dan dukungan dari negara lain.

7) Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri. Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu memahami perdagangan antar pulau dan perdagangan antarnegara, kalian tentu memahami apa perbedaan antara keduanya, bukan?

g. Perbedaan Perdagangan Antarpulau dengan Perdagangan Antarnegara Ada tiga perbedaan utama antara perdagangan antarnegara dan perdagangan domestik/perdagangan antarpulau, yaitu sebagai berikut.

1) Peluang Perdagangan yang Lebih Luas Pada perdagangan antarnegara, suatu negara dapat menjual barang/jasanya ke negara lain dan bisa membeli barang/jasa dari negara lain. Dalam perdagangan antarpulau, kita hanya dapat melakukan perdagangan antardaerah atau pulau dalam lingkup satu negara. Jika tidak ada perdagangan antarnegara, orang Indonesia tidak bisa memiliki mobil, orang Amerika belum dapat makan pisang, seluruh dunia tidak dapat menikmati film Hollywood, dan lain sebagainya.

2) Adanya Kedaulatan Bangsa Pada perdagangan antarnegara, bangsa-bangsa dapat mengatur aliran barang/ jasa, tenaga kerja, dan keuangan. Negara-negara menunjukkan kedaulatannya di sini.

Sementara di perdagangan domestik, aliran perdagangan berjalan secara bebas tanpa regulasi yang berarti dari negara. 3) Penggunaan Kurs Tukar Dalam melakukan perdagangan antarnegara, negara-negara menggunakan kurs tukar yang berbeda-beda. Ini berbeda dengan perdagangan domestik yang hanya menggunakan satu kurs tukar. Perdagangan antarnegara juga membutuhkan sistem keuangan antarnegara yang dapat memastikan kelancaran aliran mata uang ini. Untuk mendukung perkembangan perdagangan di Indonesia, perlu dikembangkan sektor yang potensial untuk mendukung perdagangan, yaitu ekonomi maritim dan agrikultur.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Untuk memahami bagaimana pengembangan ekonomi maritim dan agrikultur, kalian dapat menyimak uraian berikut. *Rujukan : Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.

Bisa juga membaca materi lengkapnya di Buku Paket Mata Pelajaran IPS klik disini Setelah membaca materi bisa mengerjakan soal latihan klik disini • ▼ 2021 (75) • ► Desember (3) • ► November (2) • ► September (1) • ► Agustus (5) • ► Juli (1) • ► Juni (2) • ► Mei (10) • ► April (16) • ► Maret (8) • ► Februari (9) • ▼ Januari (18) • Tugas 4 Esai Mapel IPS Bab III Kelas VIII Tahun Pe.

• Pendistribusian Kembali (Redistribusi) Pendapatan . • Tugas 4 Esai Mapel IPS Bab III Kelas VII Tahun Pel. • Permintaan dan Penawaran • Tugas 3 Pilihan Ganda Mapel IPS Bab III Kelas VII. • Penguatan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia • Tugas 3 Pilihan Ganda Mapel IPS Bab III Kelas VII.

• Kegiatan Ekonomi • Tugas 2 Pilihan Ganda Mapel IPS Bab III Kelas VII. • Perdagangan Antardaerah atau Antarpulau dan Perdag.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

• Tugas 2 Pilihan Ganda Mapel IPS Bab III Kelas VII. • Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi • Tugas 1 Esai Mapel IPS Bab III Kelas VIII Tahun Pe. • Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta Peran. • Tugas 1 Esai Mapel IPS Bab III Kelas VII Tahun Pel. • Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia • Daftar Materi dan Tugas Mapel IPS Bab III Kelas VI.

• Daftar Materi dan Tugas Mapel IPS Bab III Kelas VI. • ► 2020 (68) • ► November (10) • ► Oktober (13) • ► September (12) • ► Agustus (17) • ► Juli (12) • ► Juni (2) • ► Mei (1) • ► Maret (1) • ► 2016 (2) • ► Agustus (1) • ► Mei (1) • ► 2015 (6) • ► Desember (1) • ► Oktober (1) • ► Mei (2) • ► Februari (2) • ► 2014 (6) • ► Desember (2) • ► April (4) Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan Internasional - serupa.id Tutup • Donasi Pencarian untuk: Cari • Beranda • Seni • Fundamental Seni • Teori Seni • Praktik Seni • Desain • Sejarah • Aliran Seni Rupa • Sejarah Seni • Pendidikan • Filsafat • Informatika • Semua Kategori • Semua Artikel • Tentang • Kebijakan Privasi • Kontak Tutup 3.1 Artikel Terkait Perdagangan Antardaerah akan terjadi karena setiap daerah memiliki keunggulan dan keterbatasan antarruangnya masing-masing.

Keunggulan dan keterbatasan tiap daerah (ruang) dapat terjadi karena aspek penawaran yang disebabkan perbedaan daerah yang memiliki sumber daya alam berbeda, atau karena faktor teknologi (daerah satu lebih maju dalam bidang tertentu dibandingkan daerah lain). Artinya, setiap daerah akan memiliki keunggulan komparatif jika dibandingkan dengan daerah yang lain. Saat itu terjadi dalam ilmu ekonomi, ketika kedua daerah yang memiliki keunggulan masing-masing mau saling bertukar maka akan saling menguntungkan bagi keduanya.

Keuntungan dari pertukaran sumber daya inilah yang menyebabkan terjadinya interaksi antarruang terhadap kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan perdagangan di Indonesia. Bentuk interaksi antarruang yang dimaksud adalah perdagangan antar daerah atau antarpulau dan bahkan perdagangan internasional.

Perdagangan Antardaerah atau Antarpulau Berdasarkan uraian di atas rasanya sudah jelas bahwa penting bagi kita dalam memahami dan mengerti perdagangan antardaerah agar dapat mengambil peran dalam interaksi yang saling menguntungkan ini.

Berikut adalah berbagai pemapan mengenai topik ini, dimulai dari penjelasan mengenai pengertian perdagangan dan perdagangan antar pulau di bawah ini. Pengertian Perdagangan Perdagangan atau perniagaan merupakan kegiatan tukar menukar barang atau jasa berdasarkan kesepakatan bersama tanpa ada unsur pemaksaan (Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 156). Kesepakatan berarti kedua belah pihak setuju dengan nilai tukar dari masing-masing barang atau jasa yang didasari oleh kondisi saling menguntungkan.

Sementara itu tanpa pemaksaan berarti tidak ada pihak yang mendesakan kepentingannya sendiri di perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu pihak yang lain.

Pengertian Perdagangan Antarpulau/Antardaerah Perdagangan antardaerah atau antarpulau merupakan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk/ lembaga suatu daerah atau pulau dengan penduduk/lembaga suatu daerah atau pulau lain dalam satu batas wilayah negara atas dasar kesepakatan bersama (Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 156). Tujuan Perdagangan Antarpulau/Antardaerah Perdagangan antarpulau dilakukan oleh beberapa pelaku ekonomi dengan beberapa tujuan.

Tujuan perdagangan antar pulau adalah memperoleh keuntungan dan memperluas jangkauan pasar. 1. Memperoleh keuntungan Tujuan utama dilakukannya perdagangan antarpulau antara lain adalah untuk memperoleh keuntungan.

Keuntungan dapat diperoleh dari selisih antara harga beli barang dengan harga jual yang di markup (dilebihkan dari harga beli). Namun jika barang diproduksi sendiri, maka keuntungan diperoleh dari selisih antara harga jual dan biaya produksi. 2. Memperluas jangkauan pasar Perdagangan sampai ke luar daerah atau bahkan luar pulau dapat memperluas jangkauan pasar. Jangkauan pasar maksudnya adalah jumlah konsumen yang mengonsumsi barang semakin banyak dan tersebar di berbagai daerah Contohnya, produk dari daerah A dijual ke daerah B.

Maka, sekarang pengguna produk bukan hanya penduduk daerah A saja, tetapi juga penduduk daerah B. Semakin lama, produk daerah A semakin dikenal banyak orang, sehingga pengguna produk A di daerah B, C, dan seterusnya pun dapat meningkat. Faktor Pendorong Perdagangan Antardaerah/Antarpulau Dalam buku yang disusun oleh Tim Kemdikbud (2017, hlm.

158) di sebutkan faktor pendorong terjadinya perdagangan antar daerah atau antar pulau adalah: perbedaan faktor produksi yang dimiliki, dan perbedaan tingkat harga daerah.

1. Perbedaan faktor produksi yang dimiliki Faktor pendorong perdagangan antardaerah antara lain adalah perbedaan faktor produksi yang dimiliki, terutama faktor produksi alam. Contohnya, daerah Wonosobo, dengan tanah yang subur akan mampu lebih banyak memproduksi sayur mayur hingga jumlahnya berlebih dan akhirnya dijual sampai ke luar daerah.

Daerah lain seperti perkotaan yang perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu terbatas dan cenderung tidak subur tidak dapat melakukannya. 2. Perbedaan tingkat harga antarpulau/antardaerah Perbedaan tingkat harga antardaerah juga mendorong terciptanya perdagangan antardaerah. Misalnya: di daerah yang kaya akan buah durian, harga durian pasti lebih murah dari daerah lain yang hanya menghasilkan sedikit durian.

Hal ini akan mendorong terjadinya perdagangan antardaerah karena daerah yang kaya durian melihat potensi dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi. Manfaat Perdagangan Antarpulau/Antardaerah Dalam buku yang disusun oleh Tim Kemdikbud (2017, hlm. 158-159) di jelaskan manfaat perdagangan antar pulau atau antar daerah adalah: menyediakan alternatif alat pemuas kebutuhan bagi konsumen, meningkatkan produktivitas, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

1. Menyediakan alternatif alat pemuas kebutuhan bagi konsumen Perbedaan kandungan alam serta perbedaan produk antardaerah akan menyebabkan barang hasil produknya pun berbeda. Oleh karena itu, dengan adanya perdagangan antardaerah atau antarpulau, konsumen dapat menikmati produk yang tidak diproduksi di tempat tinggalnya. 2. Meningkatkan produktivitas karena pemasaran produk yang makin meluas akan menyebabkan permintaan atau pemesanan terhadap produk menjadi meningkat. Hal tersebut akan mendorong produsen meningkatkan produksi yang artinya meningkatkan produktivitas pula.

3. Memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Peningkatan jumlah barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan menyebabkan produsen butuh tenaga kerja tambahan, sehingga akan ada lowongan kerja tambahan. Selain itu, perdagangan lintas daerah juga akan memunculkan unit-unit usaha baru, seperti jasa kirim, perluasan transportasi, dsb. Perdagangan Antarnegara Di zaman ini, batas dan jarak bukan lagi penghalang bagi seseorang atau lembaga untuk melakukan perdagangan.

Oleh karena itu, perdagangan antarnegara pun dapat dilakukan dengan mudah. Perdagangan antarnegara yang dimaksud adalah individu atau lembaga dari negara kita yang menjual atau membeli barang dari individu atau badan yang ada di luar negeri.

Pengertian Perdagangan Antarnegara Perdagangan antarnegara adalah aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat suatu negara dengan masyarakat negara lain atas dasar kesepakatan bersama (Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 160). Masyarakat yang dimaksud dapat berupa individu, kelompok, perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu, pemerintah suatu negara dengan negara lain.

Ruang Lingkup Perdagangan Antar Negara Tentunya istilah perdagangan antarnegara adalah istilah yang luas dan mencakup banyak hal. Untuk memperuncing pembahasan yang dimaksud, ruang lingkup perdagangan antar negara adalah: • perpindahan barang dan jasa dari suatu negara ke negara yang lain, • perpindahan modal melalui investasi asing dari luar negeri ke dalam negeri, • berpindahnya tenaga kerja dari suatu negara ke negara lain, • perpindahan teknologi dengan mendirikan pabrik-pabrik di negara lain, dan • penyampaian informasi tentang kepastian adanya bahan baku dan pangsa pasar.

Aktivitas Perdagangan Antarnegara Terjadinya aktivitas perdagangan antaranegara akan menimbulkan aktivitas yang dinamakan ekspor dan impor. Apa yang dimaksud dengan ekspor dan impor? Di bawah ini adalah penjelasannya. Ekspor Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau produk ke luar negeri. Kegiatan ekspor dilakukan oleh seseorang atau badan dan pelaku ekspor disebut sebagai eksportir. Tujuan utama kegiatan ekspor tentunya adalah untuk memperoleh keuntungan. Barang yang diekspor akan dibayar oleh pihak pembeli dengan alat pembayaran berupa mata uang asing atau mata uang luar negeri, seperti Dollar dari negara Amerika Serikat.

Mata uang asing tersebut selanjutnya ditukarkan menjadi Rupiah di bank dalam negeri. Mata uang asing ini ditampung oleh pemerintah dan disebut sebagai devisa negara. Devisa yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai impor. Impor Impor merupakan kegiatan membeli barang dari luar negeri.

Seseorang atau badan yang melakukan impor disebut importir. Seorang importir membayar barang yang ia beli dengan mata uang asing. Importir dapat menukarkan uang rupiah mereka dengan mata uang asing di bank dalam negeri. Barang-barang yang di impor oleh Indonesia terdiri dari dua macam, yaitu migas dan non-migas.

Barang-barang yang termasuk dalam kelompok migas antara lain: • minyak tanah, • bensin, solar, dan • elpiji. Sementara itu, barang-barang yang termasuk dalam kelompok non-migas meliputi: • karet, • kopi, • ikan, • kayu lapis, • kelapa sawit, dan • berbagai barang tambang nonmigas seperti nikel dan batubara.

Kebijakan Pemerintah untuk Mendorong Ekspor Pentingnya perdagangan antarnegara membuat pemerintah melakukan berbagi kebijakan untuk mendorongnya. Kebijakan pemerintah untuk mendorong ekspor meliputi beberapa poin di bawah ini.

1. Memberi kemudahan kepada produsen barang ekspor Pemerintah dapat memberikan beberapa kemudahan bagi produsen barang ekspor berupa kemudahan mengurus perizinan dan memberikan fasilitas yang meliputi pemberian bantuan teknologi, pelatihan inovasi produk, bantuan kredit dengan bunga rendah kepada produsen barang ekspor. Melalui kemudahan tersebut, diharapkan produsen menjadi semangat untuk berproduksi. Harga faktor produksi yang murah juga dapat menurunkan harga jual sehingga dapat meningkatkan daya saing perusahaan.

2. Menjaga kestabilan nilai tukar rupiah Kestabilan nilai tukar rupiah sangat penting bagi eksportir. Melalui kepastian nilai Rupiah, para eksportir lebih mudah dalam menentukan harga produknya di pasar internasional. Keadaan ini akan mengurangi tingkat keraguan eksportir untuk melakukan ekspor pada produk mereka. 3. Membuat Perjanjian Dagang Internasional Perjanjian mengenai perdagangan internasional mencakup kesediaan masing-masing negara untuk menjadi pembeli atau penjual suatu barang, sehingga masing-masing negara memperoleh keuntungan.

Penjual atau eksportir mempunyai pasar dengan perlindungan istimewa dari perjanjian tersebut. Selain itu, pembeli juga dapat mempunyai penjual yang telah memenuhi kriteria sesuai perjanjian. 4. Meningkatkan promosi Dalam rangka mengenalkan produk dalam negeri di pasaran internasional. Pelaksanaan promosi meliputi kegiatan pameran dagang, festival olah raga, seni, maupun kegiatan lainnya yang dapat berfungsi sebagai ajang promosi.

Promosi dagang tersebut dilakukan oleh individu, lembaga swasta, maupun pemerintah. Contohnya, kantor-kantor pusat promosi dagang Indonesia atau Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC), yang mengusahakan agar produk-produk Indonesia dikenal di luar negeri.

Faktor pendorong ekspor Selain melalui upaya sadar dan terencana yang dilakukan oleh pemerintah, terdapat beberapa faktor pula yang dapat menjadi pendorong ekspor dengan sendirinya. Faktor pendorong ekspor tersebut adalah sebagai berikut. 1. Keadaan pasar luar negeri Besar atau kecilnya permintaan dan penawaran dari berbagai negara dapat memengaruhi harga di pasar dunia.

Apabila permintaan di pasar dunia lebih banyak dari pada penawaran, maka harga akan cenderung naik. Sebaliknya, apabila penawaran lebih banyak dari permintaan, maka harga cenderung turun. Keadaan ini akan memengaruhi para eksportir untuk meningkatkan atau menurunkan ekspornya. 2. Keuletan eksportir untuk menangkap peluang pasar Seorang eksportir harus pandai menangkap dan memanfaatkan peluang pasar.

Dengan kepandaian tersebut, mereka dapat memperoleh wilayah pemasaran yang luas. Oleh karena itu, para eksportir harus ahli di bidang strategi pemasaran.

3. Kondisi sosial, ekonomi, politik suatu negara Bidang ekonomi, sosial, dan politik merupakan bidang yang terkait satu sama lain. Ketika ada ketidakstabilan pada salah satu bidang, maka bidang lain akan terpengaruh. Contohnya: negara tujuan ekspor sedang mengalami kerusuhan politik berupa perang antarsuku. Hal tersebut tentu sangat memengaruhi keberlangsungan proses ekspor ke negara tersebut walaupun tidak secara langsung.

Manfaat Perdagangan Antarnegara Sadono Sukirno (2010), menjelaskan manfaat perdagangan antarnegara adalah sebagai berikut. 1. Memperoleh keuntungan Manfaat dari perdagangan adalah memperoleh keuntungan.

Melalui produk unggul yang khas di tiap-tiap negara, produsen dapat menghasilkan produk dengan efisien sehingga lebih mudah untuk memaksimalkan produktivitas untuk memperoleh keuntungan yang lebih maksimal. 2. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri Setiap negara memiliki sumber daya yang belum tentu dimiliki oleh negara lain. Dengan adanya perdagangan antarnegara, setiap negara dapat bertukar hasil produksi untuk memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negara mereka.

3. Menjalin persahabatan antarnegara Jalinan persahabatan antarnegara menjadi hal yang sangat penting di era globalisasi. Adanya perdagangan antarnegara akan lebih memudahkan terjalinnya persahabatan. Hubungan yang baik di bidang ekonomi akan memengaruhi hubungan di bidang yang lain, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, serta kemanusiaan. 4. Transfer teknologi modern Untuk menggunakan barang-barang impor berteknologi tinggi, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan tertentu.

Pada umumnya importir memberikan pelatihan penggunaan teknologi tersebut. Hal ini akan mempercepat terjadinya transfer teknologi modern ke negara yang belum memilikinya. Faktor yang Mendorong Perdagangan Antarnegara Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan antarnegara. Dalam buku yang disusun oleh Tim Kemdikbud (2017, hlm. 165) di jelaskan beberapa faktor yang mendorong terjadinya perdagangan antar negara adalah sebagai berikut.

• Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri. • Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara. • Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi.

• Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut. • Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi. • Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik, dan dukungan dari negara lain. • Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.

Perbedaan Perdagangan Antarpulau dengan Perdagangan Antarnegara Terdapat tiga perbedaan utama antara perdagangan antarnegara dan perdagangan domestik/perdagangan antarpulau. Penjelasan perbedaan perdagangan antarpulau dengan perdagangan antar negara adalah sebagai berikut. 1. Peluang perdagangan yang lebih luas Pada perdagangan antarnegara, suatu negara dapat menjual barang/jasanya ke negara lain dan bisa membeli barang/jasa dari negara lain. Sementara itu, dalam perdagangan antarpulau, kita hanya dapat melakukan perdagangan antardaerah atau pulau dalam lingkup satu negara.

Artinya, jika tidak ada perdagangan antarnegara, orang Indonesia tidak bisa memiliki mobil, orang Amerika belum dapat makan pisang, seluruh dunia tidak dapat menikmati film Hollywood, dsb. 2. Adanya kedaulatan bangsa Pada perdagangan antarnegara, bangsa-bangsa dapat mengatur aliran barang atau jasa, tenaga kerja, dan keuangan. Negara-negara menunjukkan kedaulatannya di sini, sementara di perdagangan domestik, aliran perdagangan berjalan secara bebas tanpa regulasi khusus yang berarti dari negara.

3. Penggunaan kurs tukar Dalam melakukan perdagangan antarnegara, negara-negara menggunakan kurs tukar mata uang yang berbeda-beda. Sementara itu pada perdagangan domestic, kurs tukar yang digunakan hanyalah satu. Perdagangan antarnegara juga membutuhkan sistem keuangan antarnegara yang dapat memastikan kelancaran aliran mata uang yang berbeda-beda itu.

Referensi • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. • Sukirno, Sadono. (2010). Makroekonomi Teori pengantar. Jakarta: PT.Rajagrafindo Persada.

Artikel Terkait Batalkan balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Komentar * Nama * Email * Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. Beritahu saya akan tindak lanjut komentar melalui surel. Beritahu saya akan tulisan baru melalui surel. • Motivasi/Motivation dalam Manajemen (Teori-Praktik) • Directing (Pengarahan) – Pengertian, Prinsip-Prinsip & Jenis • Controlling, Pengendalian, atau Pengawasan & Evaluasi • Kepemimpinan: Pengertian, Unsur, Prinsip, Tingkat & Gaya • Staffing dan Actuating dalam Manajemen • Perilaku Organisasi: Pengertian, Sifat, Karakteristik & Pengembangan Trending • Model Pembelajaran Inquiry Learning (Penjelasan Lengkap) Semua Kategori • Aliran Seni Rupa (13) • Bahasa Indonesia (75) • Biografi (8) • Budaya (4) • Desain (20) • Filsafat (8) • Fundamental Seni (15) • Ilmu Pengetahuan Alam (33) • Ilmu Pengetahuan Sosial (37) • Informatika (29) • Inspirasi (21) • Linguistik (10) • Manajemen (10) • Metode Penelitian (11) • Pendidikan (73) • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (37) • Prakarya dan Kewirausahaan (19) • Praktik Seni (10) • Sastra (33) • Sejarah (16) • Sejarah Seni (25) • Seniman Indonesia (5) • Seniman Mancanegara (3) • Teori Seni (86) Langganan
LATIHAN SOAL KETERGANTUNGAN DAN KETERBATASAN ANTAR RUANG DAN PELAKU EKONOMI P ilihlah jawaban yang paling benar!

1. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga produsen adalah menggunakan faktor produksi untuk berproduksi a. membayar pajak rumah tangga b. memiliki tabungan c. membeli barang jadi untuk karyawannya d. menginvestasikan dana pada lembaga keuangan 2.

Berikut ini adalah cakupan keunggulan yang dimiliki Indonesia, kecuali . a. Teknologi b. Tanah c.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Mineral d. Laut 3. Wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan . a. Kelangkaan b. Penawaran c. Permintaan d. penghematan 4. Orang atau lembaga yang melaksanakan aktivitas ekonomi disebut . a. motif ekonomi b. prinsip ekonomi c. pelaku ekonomi d. tindakan ekonomi 5. Dalam suatu perekonomian terdapat empat (4) pelaku ekonomi yaitu . a. Rumah Tangga Konsumen (RTK), Rumah Tangga Produsen (RTP), Pemerintah, dan Distributor b. Perusahaan Terbatas (PT), Commanditaire Vennoostchap (CV), Firma (Fa), dan Perusahaan Perseorangan c.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi d. Rumah Tangga Keluarga (RTK), Rumah Tangga Perusahaan (RTP), Rumah Tangga Negara (RTN), dan Masyarakat Luar Negeri (MLN) 6.

Pemilik faktor produksi alam akan memperolah balas jasa berupa . a. Interest b. Wage c. Rent d. Profit 7. Perhatikan diagram arus lingkar interaksi pelaku ekonomi dua sektor berikut!

8. Peran masyarakat luar negeri dalam perekonomian adalah . a. memberikan subsidi pupuk kepada petani b. memungut pajak kepada konsumen dan produsen c. melakukan aktivitas ekspor dan impor d.

membangun sarana dan prasarana penunjang perekonomian 9. Aktivitas pada gambar berikut merupakan bentuk . a. pasar input b. pasar output c.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

pasar uang d. pasar komoditas 10. Permintaan Ikan segar dari Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan setiap tahun. Penawaran terbesar berasal dari daerah Cirebon.

Faktor penyebab permintaan ikan segar yaitu . a. selera masyarakat Kabupaten Kuningan dan Cirebon berbeda b. tingkat pendapatan masyarakat Kabupaten Cirebon lebih besar daripada masyarakat Kuningan c. perbedaan potensi dan sumber daya yang dimiliki Kabupaten Kuningan dan Cirebon d. harga ikan laut dari daerah lain lebih mahal dibandingkan dari Cirebon 11.

Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. Keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu . a. membuka kesempatan monopoli pasar di daerah lain b. membeli bahan baku dari daerah lain dengan harga murah c.

menjual barang dan/atau jasa ke daerah lain dengan harga tinggi d. memenuhi permintaan kebutuhan barang dan/atau jasa tiap-tiap daerah 12. Menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang dan/atau jasa merupakan kegiatan utama pelaku ekonomi . a. masyarakat luar negeri (MLN) b. rumah tangga produsen (RTP) c. rumah tangga konsumen (RTK) d. rumah tangga pemerintah / negara (RTN) 13.

Rumah tangga konsumen berperan menyediakan faktor produksi untuk menunjang proses produksi perusahaan. Balas jasa yang diterima rumah tangga konsumen penyediaan tenaga kerja yaitu .

a. upah b. sewa c. bunga modal d. laba usaha 14. Perhatikan gambar berikut Timbal balik yang diperoleh rumah tangga keluarga dari kegiatan pada gambar di atas adalah . a. sewa b. upah c. bunga d. keuntungan 15. Rumah tangga konsumen melakukan kegiatan konsumsi barang dan/atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu aktivitas ekonomi utama yang diselenggarakan oleh rumah tangga konsumen yaitu .

a. membeli faktor produksi b. melakukan proses produksi c. menyalurkan barang modal d. menawarkan faktor produksi 16. Rumah tangga konsumen berperan menyediakan faktor produksi bagi perusahaan. Balas jasa yang diterima rumah tangga ditentukan perusahaan sesuai.

. a. besarnya pajak yang dibayar rumah tangga b. tingkat produktivitas rumah tangga konsumen c. besarnya keuntungan yang diperoleh perusahaan d. program kesejahteraan tenaga kerja yang dilaksanakan 17.

PT PLN merupakan lembaga pemerintah yang berperan menyalurkan energi listrik. Dalam melaksanakan tugas PT PLN lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada /meraih keuntungan sebesar-besarnya. Pernyataan yang sesuai deskripsi atas kaitannya dengan kegiatan pemerintah sebagai pelaku ekonomi adalah .

a. pemerintah melalui PLN menguasai bisnis berkaitan dengan pasokan listrik b. pemerintah sebagai satu-satunya pemasok listrik bagi seluruh masyarakat c. pemerintah mementingkan keuntungan lewat monopoli yang dilakukan PLN d.

pemerintah menjalankan peran sebagai pengendali seluruh kegiatan operasional PLN 18. Dalam rangka menjamin ketersediaan listrik bagi masyarakat, pemerintah Indonesia mendirikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Keberadaan PT PLN merupakan wujud peran pemerintah sebagai . a. regulator b. produsen c. konsumen d. distributor 19. Penyediaan faktor produksi dari pemerintah terhadap masyarakat luar negeri dilakukan dengan kegiatan.

a. pembayaran bunga utang luar negeri b. pemberangkatan jemaah haji ke Arab Saudi c. pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Malaysia d. pengiriman baju batik kepada masyarakat Jepang 20. Berikut bukan kegiatan yang dilakukan oleh RTP, yaitu….

a. membeli faktor produksi b. menjual barang dan jasa c. memproduksi barang dan jasa d. menerima upah dan bunga modal Salam Pendidikan Bapak/ibu Guru hebat, berikut ini kami bagikan kembali Buku Teks Pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Kelas 7,8,9 Kurikulum 2013 revisi 2020 Semester 1 dan 2 format pdf untuk Bapak/Ibu Guru Mata Pelajaran IPS.

Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai salah satu mata pelajaran dalam kurikulum 2013 juga berorientasi pada kompetensi yang utuh tersebut. Pelajaran IPS merupakan integrasi dari empat mata pelajaran ialah geografi, ekonomi, sosiologi dan sejarah.

Redistribusi (pendistribusian kembali) pendapatan adalah pendistribusian kembali pendapatan masyarakat kelompok kaya kepada masyarakat kelompok miskin baik berasal dari pajak ataupun pungutan-pungutan lain. Redistribusi pendapatan dilakukan sebagai salah satu bentuk jaminan sosial yang dilakukan negara kepada masyarakat.

Jaminan sosial bukanlah pengeluaran publik perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu sia-sia, melainkan sebuah bentuk investasi sosial yang menguntungkan dalam jangka panjang yang dilandasi dua pilar utama, yakni redistribusi pendapatan dan solidaritas sosial.

Ekonomi agrikultur merupakan upaya peningkatan perekonomian dengan memberdayakan sektor pertanian. Agrikultur merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, sumber energi, atau untuk mengelola lingkungan hidupnya.

Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam agrikultur biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman, bercocok tanam, atau pembesaran hewan ternak.

Agrikultur dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan. Jawaban: perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antar daerah keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu memenuhi permintaan kebutuhan barang dan jasa tiap tiap daerah.

A. menjual barang dan atau jasa ke daerah lain dengan harga tinggi B memenuhi permintaan kebutuhan barang dan jasa tiap tiap daerah C. membeli bahan baku daerah dengan harga murah D.

membuka kesempatan monopoli pasar di daerah lain​ Penjelasan: Alasan yang paling mendasar jika terjadinya perdagangan antar daerah yaitu untuk memenuhi kebutuhan antar daerah, karena masing-masing daerah memiliki sumber daya yang berbeda pula, oleh sebab itu, perdagangan berguna untuk memenuhi kebutuhan.

Pelajari lebih lanjut materi tentang yang menyebabkan perbedaan potensi daerah brainly.co.id/tugas/14441365 #BelajarBersamaBrainly
Perbedaan potensi tiap daerah menjadi salah satu penyebab terjadinya perdagangan antar daerah. Perdagangan antar daerah ini memiliki tujuan yaitu untuk saling memenuhi kebutuhan, karena masing-masing daerah memiliki sumber daya alam yang berbeda-beda sehingga memerlukan sumber daya alam dari daerah lain untuk mencukupi kebutuhan di daerahnya.

Berdasarkan uraian di atas, maka jawaban yang tepat adalah B.
I. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan cara memberi tanda silang ( X ) huruf a,b, c atau d pada lembar jawab yang tersedia! 1. Kemajuan teknologi berdampak pada permintaan dan penawaran barang atau jasa di dunia.Tidak hanya negara maju,tetapi negara sedang berkembang juga terkena dampaknya,baik dampak positif maupun negatif.Dampak positif kemajuan teknologi bagi industri dalam negeri yaitu .

a. Meningkatkan harga barang atau jasa b. Memperluas pasar produk dalam negeri c.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Mudah mendapatkan bahan baku dari luar negeri d. Mengetahui barang yang laku di pasaran dunia 2. Kemudahan berbelanja secara online dan tawaran produk asing dengan harga murahmendorong berkembangnya gaya hidup boros dalam masyarakat.Sikap yang perlu dikembangkan pelaku ekonomi untuk mencegah pengaruh negatif akibat banyaknya penawaran tersebut yaitu .

a. Membeli barang sesuai keinginan b. Menyimpan seluruh uang di bank c. Membuat daftar prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi d. Membuat kartu kredit agar mudah berbelanja 3.

PT PLN merupakan lembaga pemerintah yang berperan menyalurkan energilistrik.Dalam melaksanakan tugas PT PLN lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada meraih keuntungan sebesar - besarnya. Pernyataan yang sesuai dekripsi diatas kaitannya dengan kegiatan pemerintah sebagai pelaku ekonomi adalah . a. Pemerintah melalui PLN menguasai bisnis berkaitan dengan pasokan listrik b.

Pemerintah sebagai satu – satunya pemasok listrik bagi seluruh masyarakat c. Pemerintah mementingkan keuntungan lewat monopoli yang dilakukan PLN d.

Pemerintah menjalankan peran sebagai pengendali seluruh kegiatan operasional PLN 4. Saat terjadi kekurangan stok bahan pangan di pasar,pemerintah melalui Badan Urusan Logistik ( Bulog ) akan mengeluarkan stok bahan pangan yang tersedia di gudang Bulog.Pemerintah melalui Bulog akan menjual bahan pangan tersebut dengan harga terjangkau bagi masyarakat.Kegiatan tersebut menunjukkan peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi,yaitu sebagai.

a. Rumah tangga konsumen karena mengalami kekurangan stok bahan pangan b. Rumah tangga produsen ketika mempersiapkan penimbunan bahan pangan di gudang Bulog c. Pendukung kegiatan perekonomian lewat penyediaan bahan pangan yang harganya terjangkau pasar d. Pengatur kegiatan ekonomi saat menyediakan stok bahan pangan di pasar dengan harga terjangkau 5. Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.Keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu .

a. Menjual barang atau jasa ke daerah lain dengan harga tinggi b. Memenuhi permintaan kebutuhan barang atau jasa tiap – tiap daerah c. Membeli bahan baku dari daerah lain dengan harga murah d. Membuka kesempatan monopoli pasar di daerah lain 6.

Rumah tangga pemerintah diharapkan membawa pengaruh positif terhadap perekonomiannasional.Salah satu peran pemerintah sebagai pengatur kegiatan ekonomi yaitu . a. Menyalurkan beras ke seluruh daerah Indonesia b. Memberikan subsidi bagi pengusaha ekspor c. Memberikan bantuan langsung tunai kepada seluruh masyarakat Indonesia d.

Membiayai pembangunan fasilitas publik 7. Kota B merupakan kota penghasil susu sapi segar.Keadaan tersebut mendorong perusahaan asing mendirikan pabrik susu kemasan.Langkah yang dapat dilakukan perusahaan asing agar menguntungkan masyarakat sekitar yaitu .

a. memberikan modal kredit bagi masyarakat sekitar yang memiliki usaha b. membina masyarakat sekitar untuk memiliki usaha dibidang perkebunan c. membuat mesin pengolah limbah pabrik agar tidak merugikan masyarakat sekitar d. memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar untuk menjadi pemasok bahan baku susu 8.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Pada era globalisasi saat ini peran rumah tangga luar negeri penting dalam perekonomian suatu negara.Kegiatanyang menunjukkan peran masyarakat luar negeri sebagai pelaku kegiatan ekonomi yaitu . a. eksportir Indonesia berlibur ke Thailand b. Singapura mengadakan perjanjian perdagangan dengan Indonesia c. Berkembangnya perusahaan dari Jepang di Indonesia d.

Pengusaha luar negeri memantau keadaan pasar modal Indonesia Unknown 24 February 2020 at 06:42 Pak saya dh jawab Nama:Haikal Pratama Kelas:8D 1=a.Meningkatkan harga barang atau jasa 2=c. Membuat daftar prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi 3=b. Pemerintah sebagai satu satunya pemasok listrik bagi seluruh masyarakat 4=a.

Rumah tangga konsumen karena mengalami kekurangan stok bahan pangan 5=c. Membeli bahan baku dari daerah lain dengan harga murah 6=a. Menyalurkan beras ke seluruh daerah Indonesia 7=d. memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar untuk menjadi pemasok bahan baku susu 8=b. Singapura mengadakan perjanjian perdagangan dengan Indonesia Reply Delete 1.Jika dibandingkan dengan negara ASEAN yang lain, jumlah penduduk usia produktif Indonesia lebih banyak.

Kondisi ini cukup menguntungkan karena . a. Mudah mendapatkan tenaga kerja murah b. Akan menjadi pendorong peningkatan pendapatan perkapita penduduk c. Pertumbuhan ekonomi bisa dijaga d. Stabilitas keamanan terjamin. 12.Perhatikan gambar berikut ini ! Keterangan : 1. Pengusaha 2. Pegawai 3. Rakyat Kondisi perekonomian penduduk Asia Tenggara dapat digambarkan ke dalam bentuk seperti tersebut di atas.Kesimpulan dari gambar di atas adalah .

a. kelas atas memiliki kekayaan banyak dan jumlah anggota mayoritas b. kelas menengah memiliki kekayaan dan jumlah anggota minoritas c. kelas bawah tergolong tidak mampu dan jumlah anggota minoritas d. kelas atas memiliki kekayaan banyak dan jumlah anggota minoritas 13 penduduk suatu negara yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang belum bekerja maupun yang sudah bekerja adalah makna dari ….

a. Penduduk b. Sumber daya alam 1. Bila di lihat dari segi luas wilayahnya, negara terkecil di wilayah Kawasan Asia Tenggara adalah . a. Singapura b. Brunai Darussalam c. Timor Leste d. Asia Tenggara. 2. Organisasi kerjasama regional di kawasan Asia Tenggara,ASEAN dikatakan sebagai organisasi yang paling kokoh dan solid bila dibandingkan dengan organisasi yang serupa seperti,AFTA,APEC dan lain – lain sebab . a. Dari sisi geografis negara – negara ASEAN letaknya strategis, b.

Kerjasama antar negara – negara di Asia Tenggara fondasinya adalah Deklarasi Bangkok. c. ASEAN bukan kerjasama yang sifatnya membangun kekuatan militer d. Negara- negara Asia Tenggara tidak ikut – ikutan membentuk organisasi sejenis bersama para sekutunya.

3. Perhatikan Tabel berikut ini. No NEGARA Pendapatan per Kapita 1 Indonesia $11.700 2 Malaysia $27.200 3 Singapura $87.100 4 Brunai $79.700 Bila mengamati Pendapatan perkapita dari 4 negara dikawasan Asia Tenggara tersebut dapat diartikan ….

a. Indonesia termasuk negara yang pen★ SMP Kelas 8 / Pelaku Ekonomi - IPS SMP Kelas 8 Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. Keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu …. a. membuka kesempatan monopoli pasar di daerah lain b.

membeli bahan baku dari daerah lain dengan harga murah c. menjual barang dan/atau jasa ke daerah lain dengan harga tinggi d. memenuhi permintaan kebutuhan barang dan/atau jasa tiap-tiap daerah Pilih jawaban kamu: A B C D E Soal Selanjutnya > Soal / jawaban salah? klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Preview soal lainnya: PPKn Tema 6 Subtema 1 SD Kelas 6 Hal yang harus kita lakukan di rumah dan sekolah ialah….

A. masuk kelas dengan tertib B. berdoa sebelum belajar C. membersihkan kelas D. antre di kantin Materi Latihan Soal Lainnya: • Pola Keruangan Kota - Geografi SMA Kelas 12 • Pokok Pokok Pikiran - PPKn SMP Kelas 9 • Pekerjaan Dasar Otomotif - PTS TBSM SMK Kelas 10 • PH Tema 7 SD Kelas 6 • Ulangan IPA SMP Kelas 8 • IPA SMP Kelas 8 • Konflik - Sosiologi SMA Kelas 11 • Aksara Jawa - Bahasa Jawa SMA Kelas 10 • PTS PAI Semester 2 Genap SD Kelas 6 • Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.

keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu - Matematika SD Kelas 4 Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia. Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • Follow us: Facebook • Instagram • Twitter
Bangsa Indonesia harus selalu bersyukur karena telah dikaruniai oleh Tuhan sumber daya yang cukup banyak dan beragam di setiap daerah.

Akan tetapi, tidak ada daerah yang sanggup memenuhi semua kebutuhannya dari daerahnya sendiri. Seringkali, produk-produk tertentu didatangkan dari daerah lain. Hal itu disebabkan, keragaman sumber daya antardaerah. Ada daerah yang kelebihan produk tertentu, ada juga daerah yang kekurangan. Perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.

keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu ini akan menimbulkan terjadinya permintaan dan penawaran akan suatu barang tertentu, tergantung pada kebutuhan masing-masing daerahnya. Dengan demikian, terjadilah perdagangan antardaerah dan antarpulau di Indonesia. Aktivitas perdagangan akan terjadi, jika ada produk yang diperdagangkan. Untuk menghasilkan produk, perlu dilakukan kegiatan produksi, yang merupakan salah satu kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi akan berjalan jika ada pelaku-pelaku yang menjalan kegiatan ekonomi, yang meliputi: rumah tangga keluarga; rumah tangga perusahaan; rumah tangga pemerintah; dan rumah tangga luar negeri.

Selain itu, kegiatan ekonomi akan terjadi jika didukung teknologi yang memadai. Dengan teknologi yang memadai, hasil produksi akan meningkat, yang berdampak pada timbulnya penawaran. Dengan demikian, perbedaan teknologi yang dimiliki suatu daerah akan menimbulkan keunggulan dan keterbatasan suatu daerah akan suatu produk.

Dengan keunggulan dan keterbatasan suatu daerah yang disebabkan karena potensi daerah, akan menimbulkan permintaan dan penawaran serta perdagangan. Untuk pengembangan perdagangan, diperlukan penguatan produk unggulan dari suatu daerah atau negara, seperti: penguatan ekonomi maritim dan agrikultur untuk Indonesia.

Pengembangan di 2 sektor tersebut, akan meningkatkan pendapatan nasional. Pendapatan yang diperoleh suatu negara, akan didistribusikan kembali untuk kepentingan masyarakat, baik dibidang ekonomi; sosial; maupun budaya, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Di kelas VII kalian telah mempelajari tentang kebutuhan manusia. Kalian tentu memahami bahwa kebutuhan manusia itu bermacam-macam dan selalu bertambah, baik jumlah maupun kualitasnya. Coba kalian hitung berapa macam jumlah barang yang kalian gunakan setiap hari?

Kalian mungkin akan terkejut, bahwa dalam satu hari kalian menggunakan puluhan barang untuk dikonsumsi. Tentunya barang yang kalian konsumsi, berbeda dengan barang yang dikonsumsi orang lain.

Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap manusia, berbeda-beda dan beraneka macam. Namun perlu kalian ketahui, bahwa faktor ruang akan menentukan tindakan seseorang sebagai konsumen. Masyarakat kota memiliki perilaku konsumsi yang berbeda jika dibandingkan dengan masyarakat desa; masyarakat pegunungan; atau masyarakat pesisir pantai. Demikian pula tindakan atau perilakunya dalam mengalokasikan sumber daya yang ada.

Dilihat dari fungsinya sebagai konsumen, masyarakat kota lebih banyak membeli barang dan jasa karena ditunjang pendapatan yang tinggi dan munculnya pasar-pasar modern, seperti: supermarket dan hypermarket. Berbeda dengan perilaku masyarakat di daerah perdesaan atau pegunungan, yang pendapatannya rendah, akses jalannya kurang baik, yang membuat pendistribusian barang atau jasa menjadi kurang lancar.

Akibatnya, masyarakat desa atau pegunungan lebih sedikit membeli barang dan jasa. Barang dan jasa yang dibutuhkan manusia, sebagian besar dihasilkan oleh manusia, dan hanya sebagian kecil yang disediakan langsung oleh alam. Oleh karena itu, manusia harus melakukan kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa yang biasa disebut dengan istilah: produksi. Produksi merupakan salah satu dari kegiatan ekonomi yang sudah kalian pelajari di kelas VII.

Di kelas VII, kalian juga telah mempelajari tentang konsep ruang dan interaksi antarruang. Salah satu yang menjadi alasan adanya interaksi antarruang, adalah: perbedaan potensi dan SDA yang dimiliki. SDA memiliki fungsi dan peran penting dalam kehidupan manusia. Manusia hidup dengan memanfaatkan SDA yang ada disekitarnya. Tanpa tersedianya berbagai macam SDA di bumi ini, manusia akan kesulitan memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sebagai negara tropis yang memiliki ribuan pulau dan lautan yang luas, Indonesia memiliki kekayaan alam yang cukup banyak.

Di daratan, suhu dan curah hujan yang tinggi memungkinkan penduduk menanam berbagai macam barang pertanian dan perkebunan.

Curah hujan yang tinggi juga, menjamin tersedianya air untuk kepentingan budidaya perikanan darat. Indonesia juga memiliki laut yang luas dan garis pantai yang sangat panjang.

Potensi ikan di Indonesia, cukup banyak. Disamping itu, ditemukan pula berbagai jenis bahan tambang di dasar laut. Di sepanjang pesisir, juga terdapat kekayaan alam berupa: terumbu karang; rumput laut; dan tentu saja keindahan alam, yang dapat dikembangkan untuk kepentingan pariwisata.

Indonesia memiliki terumbu karang terluas di dunia. Terumbu karang Indonesia tidak hanya luas, tetapi juga beraneka ragam dalam hal sumber daya hayatinya. Selain kekayaan laut; tanah; dan air, Indonesia juga memiliki banyak sumber daya mineral dan hasil hutan.

Seberapa besarkah potensi bahan tambang di Indonesia? Dimana sajakah lokasi pertambangan di Indonesia? Untuk lebih memahami tentang SDA di Indonesia, isilah tabel di bawah ini dengan teman sebangkumu. Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan SDA. SDA yang tersebar di Indonesia, memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia.

Itu semua merupakan keunggulan yang dimiliki Indonesia, yang mengakibatkan munculnya penawaran beberapa produk hasil produksi Indonesia, serta munculnya permintaan negara lain atas produk Indonesia. Adanya penawaran dan permintaan akan produk, mengakibatkan munculnya aktivitas perdagangan. Untuk lebih memperkaya pemahaman kalian tentang materi ini, amati keadaan sekitar tempat tinggal kalian masing-masing.

Potensi SDA apa saja yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Setelah itu, lihatlah tabel di halaman berikut dengan jenis-jenis SDA dan potensi yang tersebar di wilayah Indonesia.

Berdasarkan tabel, terlihat bahwa persebaran SDA antara satu daerah dengan daerah lain, berbeda-beda. Suatu daerah dapat dikenal sebagai penghasil barang perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.

keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu, akan tetapi daerah lain juga dapat dikenal sebagai penghasil hasil hutan atau pertanian. Hal ini dapat terjadi karena perbedaan keadaan geografis masing-masing daerah.

Setiap daerah di Indonesia, memiliki SDA yang beraneka ragam. Ada yang memiliki kepala sawit, ada juga yang memiliki emas. Perbedaan potensi inilah yang dapat mengakibatkan terjadinya permintaan dan penawaran, yang menimbulkan aktivitas perdagangan.

Perbedaan potensi daerah ini juga menyebabkan perbedaan keunggulan masing-masing daerah. Perbedaan potensi daerah bisa terjadi karena perbedaan teknologi. Setiap daerah memiliki keunggulan komparatif tersendiri. Sebagai contoh: Lampung memproduksi kopi, sedangkan Jawa Barat memproduksi beras. Lampung dapat memproduksi kopi secara efisien dan murah.

Demikian pula Jawa Barat, dapat memproduksi beras secara efisien. Dengan demikian, Lampung memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi, dan Jawa Barat memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi beras. Dalam ilmu ekonomi, perdagangan ke-2 daerah akan saling menguntungkan jika bersedia bertukar kopi dan beras. Keuntungan dari pertukaran sumber daya inilah yang menyebabkan terjadinya interaksi dalam dan antarruang berupa kegiatan perdagangan.

Masing-masing daerah tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan, tetapi juga mendapat keuntungan dari produksi yang menjadi unggulan daerahnya. Untuk kepentingan tersebut, diperlukan kerjasama antardaerah, mengingat adanya perbedaan dan keterbatasan SDA yang ada disetiap daerah. Diharapkan, suatu daerah dapat menyokong daerah lain yang kekurangan. Hal ini juga dapat mempererat integrasi antardaerah di Indonesia, yang pada gilirannya akan menghasilkan persatuan dan kesatuan.

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil tambang terbesar di dunia. Pengelolaan tambang-tambang tersebut masih didominasi pihak asing. Kondisi tersebut mengakibatkan tingginya pemasukan negara dari sektor pertambangan.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Pengelolaan SDA membutuhkan SDM yang baik serta penguasaan teknologi yang unggul. Apakah saat ini Indonesia sudah memiliki ke-2 hal tersebut? Bagaimana upaya yang harus kita lakukan agar negara Indonesia mampu mengelola sumber daya secara mandiri? Diskusikan dengan teman kalian! Pada uraian materi di atas, telah dipaparkan bahwa aktivitas perdagangan akan terjadi jika ada produk yang diperdagangkan.

Untuk menghasilkan produk, perlu dilakukan kegiatan produksi, yang merupakan salah satu kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi akan berjalan, jika ada pelaku-pelaku yang menjalankan kegiatan ekonomi. Siapakah pelaku kegiatan ekonomi dalam suatu perekonomian? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, bacalah uraian materi berikut. Dalam kehidupan sehari-hari, kalian tentu tidak asing lagi melihat orang yang membajak sawah dan menanam padi.

Padi yang telah diolah menjadi beras, dijual kepada agen. Dari agen inilah para ibu rumah tangga atau konsumen yang lain, bisa mendapatkan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan. Petani yang menanam padi; agen; dan ibu rumah tangga, dapat dikatakan sebagai pelaku ekonomi. Jadi, apa yang dimaksud pelaku ekonomi? Untuk mengetahui siapa sajakah pelaku ekonomi, amati gambar berikut. Kegiatan apa yang dilakukan oleh pelaku ekonomi pada gambar tersebut?

Dari ke-4 gambar tersebut, apakah kalian pernah melakukan dari salah satu kegiatan tersebut? Tentu jawabnya: iya. Setelah kalian mencermati gambar pelaku ekonomi, untuk lebih memahami tentang pelaku ekonomi, kerjakan aktivitas kelompok di bawah ini dengan mengisi lembar aktivitas pada tabel.

Setelah kalian mengerjakan aktivitas kelompok pada tabel di atas, apakah kalian sudah memiliki gambaran tentang pengertian pelaku ekonomi dan siapa saja pelaku ekonomi itu?

Pelaku ekonomi adalah orang/lembaga yang melakukan kegiatan ekonomi. Ada 4 pelaku ekonomi, yaitu: rumah tangga keluarga/konsumen; rumah tangga perusahaan/produsen; rumah tangga pemerintah; dan rumah tangga luar negeri.

Ke-4 pelaku tersebut berperan penting dalam menggerakkan perekonomian negara sesuai dengan peran masing-masing. Kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi terhadap barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup diri sendiri ataupun keluarga, dinamakan: Rumah Tangga Konsumen (RTK).

Pihak yang melakukan kegiatan produksi, yaitu kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan orang lain, dinamakan: Rumah Tangga Produsen (RTP). Selain pihak yang menghasilkan dan mengonsumsi barang dan jasa, ada pihak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan, serta mengadakan kontrol terhadap jalannya roda perekonomian, yang disebut: Rumah Tangga Pemerintah.

Hasil produksi, sebagian disalurkan ke pembeli dalam negeri, sebagian lagi dijual ke masyarakat luar negeri. Hal ini menimbulkan arus barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri, yang disebut: ekspor. Selain kegiatan menjual barang dan jasa ke luar negeri, ada perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.

keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu kegiatan membeli barang dan jasa dari negara-negara lain. Arus barang dan jasa yang masuk dari luar negeri ke dalam negeri, disebut: impor.

Orang/lembaga yang melakukan kegiatan ekspor dan impor, disebut: Rumah Tangga Luar Negeri. Jadi, pelaku ekonomi terdiri atas: rumah tangga keluarga; rumah tangga perusahaan; rumah tangga pemerintah; dan rumah tangga luar negeri.

Rumah tangga keluarga atau sering disebut rumah tangga konsumen, merupakan pelaku ekonomi yang menjalankan peran sangat penting didalam kegiatan ekonomi. RTK adalah kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

RTK membutuhkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga perusahaan (RTP). Jadi, barang dan jasa yang dihasilkan RTP ditujukan untuk memenuhi kebutuhan RTK. RTK memiliki 2 peran, yaitu: sebagai konsumen dan sebagai penyedia faktor produksi, yang meliputi: penyediaan lahan; tenaga kerja; modal; dan keahlian.

Ketika konsumen membeli barang dan jasa dari produsen, konsumen berkewajiban membayar barang dan jasa yang diterimanya. Oleh karena itu, RTK harus memiliki pendapatan. Pendapatan RTK, diperoleh dari penggunaan faktor produksi yang dimilikinya. Pendapatan RTK, terdiri atas: Pendapatan yang diterima RTK, berupa: sewa; upah/gaji; bunga; dan keuntungan tersebut akan dibelanjakan kepada perusahaan melalui pembelian barang dan jasa yang mereka butuhkan. Pendapatan yang diterima RTP dari penjualan barang dan jasa, akan digunakan untuk membayar balas jasa RTK karena telah meminjamkan faktor produksi kepada RTP.

RTK menjalankan peran pertama, yaitu: sebagai konsumen, dengan cara mengonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh RTP. Barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen, dijual kepada konsumen.

Konsumen membayar barang dan jasa tersebut dengan uang dari hasil penggunaan faktor produksi yang mereka pinjamkan ke RTP. Pertemuan permintaan barang dan jasa dari konsumen dengan penawaran barang dan jasa dari produsen, terjadi di pasar output atau pasar produk.

Contoh pasar output/produk, adalah: pasar tradisional; minimarket; bengkel; lembaga bimbingan belajar. Gambar berikut adalah contoh pasar yang menunjukkan pertemuan antara produsen dan konsumen. Untuk lebih memperjelas tentang faktor produksi, jawablah pertanyaan berikut. Apakah ada saudara atau tetangga kalian yang bekerja disebuah perusahaan atau pabrik?

Jika ada, gaji atau upah yang mereka peroleh merupakan balas jasa atas penggunaan faktor produksi yang mereka berikan dalam bentuk penawaran faktor produksi tenaga kerja.

Untuk mempermudah pemahaman kalian, faktor produksi akan diuraikan satu per satu, mulai dari: alam; tenaga kerja; modal; dan kewirausahaan. Untuk memahami faktor produksi yang pertama, yaitu: alam, amati gambar berikut. Ke-2 gambar, menunjukkan contoh faktor produksi alam.

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Faktor produksi alam, adalah: segala sesuatu yang disediakan oleh alam untuk digunakan sebagai faktor pendukung produksi barang dan jasa. Pemilik lahan berperan sebagai pemasok faktor produksi alam kepada perusahaan. Sebagai imbalannya, ia akan mendapat balas jasa berupa sewa atas faktor produksi yang ditawarkan.

Faktor produksi yang ke-2, adalah: modal. Faktor produksi modal, tidak selalu berwujud uang. Faktor produksi modal, terdiri atas: barang modal dan uang. Barang modal, dapat berupa: mesin; gedung; serta alat-alat yang digunkan untuk kepentingan produksi. RTK yang meminjamkan faktor produksi modal dalam bentuk uang, akan memperoleh balas jasa berupa: bunga.

Untuk mempermudah pemahaman kalian tentang faktor produksi modal, perhatikan gambar di bawah ini. Manakah 3 dari 4 gambar yang termasuk faktor produksi modal? Beri tanda centang pada gambar yang merupakan faktor produksi modal dan beri tanda silang untuk gambar yang tidak tergolong faktor produksi modal.

Faktor produksi yang ke-3, adalah: tenaga kerja. Faktor produksi tenaga kerja, adalah: faktor produksi yang berupa tenaga kerja manusia. RTK yang memiliki faktor produksi tenaga kerja, akan memperoleh balas jasa berupa: upah atau gaji. Siapa saja yang termasuk faktor produksi tenaga kerja? Coba amati 4 gambar yang ada pada gambar di bawah ini. Gambar tersebut, adalah gambar: guru; dokter; teknisi; dan resepsionis sebuah bank. Guru adalah orang yang pekerjaannya mengajar.

Dokter merupakan orang yang pekerjaannya mengobati orang sakit. Teknisi adalah orang yang bekerja dibidang teknik, sedangkan resepsionis adalah orang/karyawan yang tugasnya melayani para tamu atau calon konsumen dalam rangka menjajaki kerjasama tertentu dengan perusahaan.

Ke-4 orang tersebut, tergolong faktor produksi tenaga kerja. Faktor produksi yang ke-4, adalah: keahlian/kewirausahaan. Apakah pengertian kewirausahaan? Kewirausahaan merupakan suatu kemampuan: mengatur; mengorganisasikan; serta mengambil risiko, dalam menjalankan suatu usaha. Keistimewaan dari kewirausahaan, terletak pada kreativitas dan inovasi.

Pelaku kewirausahaan adalah seorang wirausahawan. RTK yang memiliki faktor produksi kewirausahaan, akan mendapat balas jasa berupa: keuntungan/laba. RTP merupakan pelaku ekonomi yang berperan sebagai penyedia barang dan jasa bagi konsumen. Perusahaan mengorganisasikan berbagai faktor produksi yang disediakan konsumen, kemudian melakukan proses produksi untuk menghasilkan barang. Hasil produksi ini kemudian dijual atau ditawarkan di pasar. RTP di Indonesia dikelompokkan menjadi: Badan Usaha Milik Negara (BUMN); Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi.

Dalam perekonomian, RTP berperan sebagai produsen sekaligus pengguna faktor produksi. Adapun penjelasan dari masing-masing peran tersebut, akan dipaparkan dalam uraian di bawah ini. Peran pertama dari RTP, adalah: memproduksi barang/jasa. Barang/jasa yang dihasilkan perusahaan kemudian ditawarkan kepada konsumen atau pembeli.

Pada sub-bab sebelumnya, kalian sudah mengetahui salah satu peran RTK, yaitu: penyedia faktor produksi. Faktor produksi yang disediakan oleh RTK, digunakan oleh RTP. Ini merupakan peran RTP yang ke-2, yaitu: sebagai pengguna faktor produksi. Contoh: sebuah pabrik tekstil membutuhkan banyak tenaga kerja untuk menjahit produk mereka, maka, RTP menggunakan faktor produksi berupa tenaga kerja perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.

keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu ditawarkan oleh RTK. Sebagai balas jasa atas faktor produksi ini, RTP memberikan upah atau gaji pada RTK. Selain faktor produksi tenaga kerja, RTP juga menggunakan faktor produksi lahan; modal; dan faktor produksi keterampilan/kewirausahaan yang dipinjamkan oleh RTK. Atas penggunaan faktor produksi tersebut, RTP memberikan balas jasa berupa: sewa; bunga; dan bagian dari keuntungan yang diperoleh RTP.

Hubungan antara RTK dan RTP, dapat kalian amati pada gambar berikut. Pada gambar tesebut, hubungan pelaku ekonomi 2 sektor, dapat kalian amati. Dua garis panah bagian atas, menjelaskan hubungan RTP dengan RTK di pasar output atau pasar barang. RTP memberikan barang/jasa kepada konsumen, kemudian sebagai imbalannya RTK memberikan sejumlah uang kepada RTP.

Dua garis panah dibagian bawah, menunjukkan hubungan RTP dan RTK di pasar faktor produksi. RTK berperan sebagai penyedia faktor produksi, sedangkan RTP berperan sebagai pengguna faktor produksi.

RTP memberikan imbalan atas faktor produksi yang diberikan oleh RTK. Imbalan ini, berupa: sewa; upah/gaji; bunga; dan keuntungan. Pemerintah berperan sebagai pengatur atau regulator dalam perekonomian suatu negara.

Perekonomian harus diatur sehingga perekonomian dapat menyejahterakan masyarakat secara adil dan merata. Regulasi dan aturan yang dibuat pemerintah, antara lain berupa: pemberian subsidi pada perusahaan dalam negeri sehingga mampu bersaing dengan produk dari luar.

Peran lain pemerintah, adalah: menentukan besarnya pajak. Dengan adanya aturan tentang pajak progresif, orang yang kaya dipungut pajak yang tinggi, sedangkan orang yang miskin dipungut pajak yang rendah, bahkan orang yang sangat miskin tidak dipungut pajak tetapi malah disubsidi. Selain itu, apakah disekitarmu terdapat toko swalayan atau minimarket?

Kewenangan pemberian izin pendirian swalayan atau minimarket tersebut, ada pada pemerintah. Kewenangan pemberian izin tersebut mencerminkan peran pemerintah sebagai: regulator/pengatur. Seperti halnya RTK, rumah tangga pemerintah juga memiliki peran sebagai konsumen. Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengatur, pemerintah membutuhkan sarana dan prasarana penunjang, yang dibeli dari RTP. Contohnya: kantor dinas pendididikan, untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari, membutuhkan: kertas; printer; dan tinta.

Untuk itu, pemerintah harus membeli ke perusahaan atau produsen. Selain sebagai konsumen, pemerintah juga berperan sebagai produsen. Dalam menjalankan perannya sebagai produsen, pemerintah memproduksi barang atau jasa. Pada sub-bab sebelumnya telah dijelaskan, bahwa RTP di negara kita, salah satunya, berbentuk: BUMN.

BUMN adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah. Maka, pemerintah juga berperan sebagai RTP. Contoh BUMN, adalah: PT Kereta Api Indonesia (KAI); dan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Ke-2 nya dapat dilihat pada gambar berikut.

Pada era abad XXI ini, perekonomian yang tidak berhubungan dengan negara lain menjadi hal yang mustahil. Peran masyarakat luar negeri dalam perekonomian, terlihat nyata dalam perdagangan internasional. Contoh perdagangan internasional: Indonesia mengekspor produk tekstil ke negara Jepang, dan Jepang mengekspor kendaraan bermotor ke Indonesia.

Dengan transaksi tersebut, terbentuklah kerjasama antara Indonesia dan masyarakat Jepang (masyarakat luar negeri). Apakah didaerahmu terdapat perusahaan yang sudah melaksanakan ekspor atau impor?

perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah. keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu

Untuk dapat memahami lebih mendalam bagaimana masyarakat luar negeri dan perusahaan dalam negeri bekerja sama, kalian dapat mewawancarai pemilik perusahaan dilingkungan tempat tinggal kalian yang sudah melakukan ekspor hasil produksinya. Tanyakan tentang proses pelaksanaan ekspor. Hasilnya dipresentasikan di depan kelas. Untuk melihat gambaran tentang pengiriman barang yang akan diekspor, kalian dapat mengamati gambar sebuah pelabuhan yang melakukan aktivitas perdagangan internasional, sebagaimana diperlihatkan pada gambar berikut.

Setelah kalian memahami tentang peran pelaku ekonomi dan bagan hubungan antara pelaku ekonomi, selanjutnya kalian perlu mempelajari tentang perdagangan antardaerah atau antarpulau. Hal tersebut perlu dilakukan karena kalian harus memahami bahwa produksi tidak akan berjalan lancar jika tidak ada aktivitas distribusi atau perdagangan. Perdagangan antardaerah/pulau dan perdagangan internasional, dapat kalian ikuti pada uraian berikut.

Pada sub-bab di atas, kalian telah mempelajari tentang keunggulan dan keterbatasan antarruang dalam permintaan; penawaran; teknologi; serta pelaku ekonomi. Keunggulan masing-masing daerah disebabkan karena perbedaan perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.

keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu daerah yang satu dengan potensi daerah yang lain. Perbedaan potensi daerah juga bisa terjadi karena perbedaan teknologi. Setiap daerah memiliki keunggulan komparatif tersendiri. Contoh: Lampung memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi, dan Jawa Barat memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi beras. Dalam ilmu ekonomi, ke-2 daerah akan saling menguntungkan jika bersedia bertukar kopi dan beras.

Keuntungan dari pertukaran sumber daya inilah yang menyebabkan terjadinya interaksi antarruang terhadap kegiatan: ekonomi; sosial; budaya; dan perdagangan di Indonesia dan Asean.

Perdagangan antardaerah atau antarnegara akan terjadi jika ada produk yang diperdagangkan. Untuk menghasilkan produk, diperlukan kegiatan ekonomi berupa aktivitas produksi. Aktivitas produksi akan menghasilkan produk. Produk apa yang dihasilkan, bergantung pada sumber daya yang dimiliki oleh suatu daerah.

Jawa Barat memproduksi: minyak; teh; susu; sutera alam; baterai; kertas; semen; beras; dan pupuk. Kalimantan Timur memproduksi: kayu lapis; gas alam cair; minyak bumi; tenun; kristal; dan timah.

Jawa Barat menawarkan beras; susu; teh ke Kalimantan Timur. Begitu juga sebaliknya, Kalimantan Timur menawarkan minyak bumi; tenun; kayu lapis ke Jawa Barat, sehingga muncul penawaran dan permintaan dari ke-2 daerah tersebut.

Dengan demikian, antara Jawa Barat dan Kalimantan Timur terjadi interaksi ekonomi. Dalam sub-bab ini, kalian akan mempelajari tentang perdagangan antardaerah atau antarpulau serta perdagangan internasional.

Apakah kalian telah memahami pengertian perdagangan? Untuk memahami pengertian perdagangan dan perdagangan antarpulau serta perdagangan internasional, simak uraian materi berikut. Perdagangan antardaerah atau antarpulau merupakan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk/lembaga suatu daerah atau pulau dengan penduduk/lembaga daerah lain dalam satu batas wilayah negara atas dasar kesepakan bersama.

Kalian tentu memahami bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah pulau lebih dari 13.000. Lalu, bagaimana proses terjadinya perdagangan antarpulau?

Apa manfaat dari perdagangan antarpulau? Coba amati gambar berikut. Pada saat ini, perdagangan antardaerah atau antarpulau tidak lagi dengan cara tradisional, walaupun masih ada beberapa wilayah yang masih mempertahankan cara tradisional. Jual beli online telah memudahkan masyarakat untuk melakukan perdagangan lintas daerah, bahkan lintas negara. Dengan bantuan: alat komunikasi; jasa kirim; serta internet, jarak bukan lagi masalah.

Perdagangan antarpulau dilakukan oleh beberapa pelaku ekonomi dengan beberapa tujuan. Tujuan adanya perdagangan antarpulau antara lain adalah sebagai berikut. Perdagangan sampai ke luar daerah atau luar pulau, dapat memperluas jangkauan pasar. Jangkauan pasar yang dimaksud adalah jumlah konsumen yang mengonsumsi barang tersebut semakin banyak dan tersebar diberbagai daerah.

Contohnya: produk minyak gosok tradisional dari daerah X dijual ke daerah Y. Maka, sekarang pengguna minyak gosok tersebut bukan hanya penduduk daerah X, tetapi juga penduduk daerah Y.

Semakin lama, minyak gosok semakin dikenal banyak orang, sehingga pengguna minyak gosok tradisional di daerah Y pun juga meningkat. Faktor pendorong perdagangan antardaerah, antara lain: perbedaan faktor produksi yang dimiliki, terutama faktor produksi alam.

Daerah Kabupaten Wonosobo Jateng, dengan tanah yang subur lebih mungkin memproduksi sayur mayur lebih banyak dan menjualnya sampai ke luar daerah dibandingkan, misalnya, daerah Gunung Kidul Yogyakarta. Selain perbedaan kekayaan alam, perbedaan tingkat harga antardaerah juga mendorong terciptanya perdagangan antardaerah.

Contoh: di daerah yang kaya akan buah durian, harga durian pasti lebih murah dari daerah lain yang hanya sedikit memiliki pohon penghasil durian.

Hal ini juga akan mendorong adanya perdagangan antardaerah. Manfaat dari perdagangan antardaerah atau antarpulau, antara lain: menyediakan alternatif alat pemuas kebutuhan bagi konsumen. Perbedaan kandungan alam serta perbedaan produk antardaerah, akan menyebabkan barang hasil produknya pun berbeda. Dengan adanya perdagangan antardaerah atau antarpulau, konsumen dapat menikmati produk yang tidak diproduksi di tempat tinggalnya. Peningkatan jumlah barang yang diproduksi dalam jumlah besar, akan menyebabkan produsen butuh tenaga kerja tambahan, sehingga akan ada lowongan kerja tambahan.

Selain itu, perdagangan lintas daerah juga akan memunculkan unit-unit usaha baru, seperti: jasa kirim; perluasan transportasi; dan sebagainya. Perdagangan antardaerah atau antarpulau sudah dimulai sejak zaman nenek moyang kita. Di Pulau Jawa telah berkembang beberapa pusat perdagangan. Selain itu, di Indonesia bagian tengah maupun timur juga berkembang kerajaan dan pusat-pusat perdagangan. Perdagangan yang dilakukan, telah meluas ke seluruh penjuru Nusantara.

Untuk mendapatkan gambar besar silahkan klik pada gambar Keywordsketsa gambar pemandangan air terjun, sketsa pemandangan pantai, sketsa pemandangan kota, sketsa gambar orang, sketsa gambar kartun, sketsa pemandangan desa yang mudah ditiru, mengapa gambar imajinatif harus diwarnai, proses awal menggambar ilustrasi adalah, gambar pemandangan gunung, gambar pemandangan asli, pewarna padat yang bisa kita gunakan perbedaan potensi tiap daerah menghasilkan kegiatan yang saling menguntungkan antardaerah.

keuntungan yang diperoleh kedua daerah yaitu, gambar pemandangan bagus, gambar melukis pemandangan, sketsa gunung berwarna, sketsa pemandangan air terjun, sketsa pemandangan rumah, sketsa pemandangan bawah laut, gambar pemandangan yang simple, gambar pemandangan pantai, gambar pemandangan alam, gambar pemandangan alam pedesaan, gambar pantai Berikut satu contoh berita lelayu dalam bahasa jawa.

Dalam postingan ini saya berikan 2 Fomat yang pertama tinggal kopi paste saja, dan jika ingin lebih mudah juga saya sediakan yang versi MicrosoftWord jadi tinggal ngisi aja susunannya sudah di atur. Karena dalam menulis berita lelayu yang terpenting adalah mudah dibaca dan cepat pengerjaannya. karena rata rata di baca pas habis subuh mta masih pada ngantuk, jadi nggak perlu basa basi berlebihan.

Takutnya yang mendengar keburu tidur lagi hehehe. ============================================= Contoh langsung copypaste Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh PAWARTO LELAYU Sampun katimbalan sowan wonten ngarso dalem Gusti Allah swt Panjenenganipun : Nama : Yuswo : Sedo Dinten : Wanci Tabuh : Alamat : Jenazah bade dipun makamaken Dinten :

PERDAGANGAN ANTARDAERAH ATAU ANTARPULAU DAN PERDAGANGAN ANTARNEGARA




2022 www.videocon.com