Erphaflam obat buat apa

erphaflam obat buat apa

Pengertian Erphaflam Erphaflam adalah obat yang mengandung Diclofenac, yang diproduksi oleh Erlimpex dalam bentuk sediaan tablet dan gel.

Diclofenac termasuk ke dalam kelas terapi anti inflamasi non steroid. Erphaflam tablet digunakan untuk mengatasi nyeri, seperti nyeri saat haid, nyeri gangguan muskuloskeletal akut, ankylosing spondylitis (radang sendi punggung, osteoarthritis (sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan bengkak), nyeri setelah trauma yang tidak disengaja, nyeri dan peradangan yang terkait dengan pembedahan gigi, nyeri dan peradangan yang berhubungan dengan pembedahan kecil.

Sedangkan Erphaflam gel digunakan untuk meredakan gejala nyeri dan peradangan lokal, osteoartritis (nyeri sendi), nyeri setelah trauma yang tidak disengaja, terkilir, strain (robekan pada ligamen dan kapsul sendi). Keterangan Erphaflam • Erphaflam Tablet • Golongan: Obat Keras • Kelas Terapi: Anti Inflamasi Non Steroid • Kandungan: Diclofenac Na 50 mg • Bentuk: Tablet Salut Gula • Satuan Penjualan: Strip • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Tablet • Farmasi: Erlimpex.

• Erphaflam Gel • Golongan: Obat Bebas Terbatas • Kelas Terapi: Anti Inflamasi Non Steroid • Kandungan: Diclofenac diethylamine 10 mg/ g • Bentuk: Gel • Satuan Penjualan: Tube • Kemasan: Tube @ 10 gram dan 20 gram • Farmasi: Erlimpex.

Kegunaan Erphaflam • Erphaflam tablet digunakan untuk mengatasi nyeri, seperti nyeri saat haid, nyeri gangguan muskuloskeletal akut, ankylosing spondylitis, nyeri setelah trauma yang tidak disengaja, nyeri dan peradangan.

• Erphaflam gel digunakan untuk meredakan gejala nyeri dan peradangan lokal, osteoartritis, nyeri setelah trauma yang tidak disengaja, terkilir, strain. Dosis & Cara Penggunaan Erphaflam Erphaflam Tablet termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

• Erphaflam Tablet Dewasa: 1 tablet, diminum 3 kali sehari. Anak usia > 14 tahun: 1/2 tablet, diminum 3 kali sehari. Atau 1 tablet, diminum 2 kali sehari. • Erphaflam Gel Oleskan 2-4 g Gel ke daerah yang terkena sebanyak 3-4 kali sehari. Cara Penyimpanan: Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya.

Efek Samping Erphaflam Efek samping yang mungkin terjadi adalah: • Mual, muntah • Diare, konstipasi • Perut kembung, sakit perut • Iritasi, eritema, gatal, kering • Influenza • Nyeri punggung, nyeri tungkai • Sakit kepala, pusing • Mengantuk • Ruam, pruritus. Kontraindikasi: Tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi: • Hipersensitif terhadap diklofenak atau NSAID lainnya. • Gagal jantung sedang hingga berat, penyakit jantung iskemik, penyakit arteri perifer, penyakit serebrovaskular.

• Penggunaan NSAID, antiplatelet, antikoagulan lainnya secara bersamaan. Erphaflam obat buat apa hati atau ginjal berat. • Kehamilan (trimester ketiga). Interaksi obat: • Peningkatan risiko ulserasi gastrointestinal, perforasi atau perdarahan dengan kortikosteroid lain, Erphaflam obat buat apa. • Peningkatan risiko efek samping terkait penyakit jantung dengan glikosida jantung. • Peningkatan risiko hiperkalemia dan toksisitas ginjal dengan inhibitor ACE, diuretik, siklosporin, tacrolimus.

• Peningkatan risiko toksisitas hematologis dengan AZT. • Peningkatan kadar dan risiko toksisitas dengan digoksin, litium, metotreksat, pemetrexed, fenitoin. • Efek menurun dengan colestipol, cholestyramine. • Mengurangi efek mifepristone. Peningkatan konsentrasi plasma puncak dengan inhibitor CYP2C9 misalnya: vorikonazol.

• Berpotensi Fatal: Peningkatan risiko ulserasi gastrointestinal, perforasi, atau perdarahan dengan NSAID lain (misalnya: Aspirin), antiplatelet, antikoagulan (misalnya: Warfarin). Kategori kehamilan: • Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Erphaflam ke dalam Kategori C (sebelum kehamilan 30 minggu): Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia.

Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin. • Badan Pengawas Obat erphaflam obat buat apa Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Erphaflam ke dalam Kategori D (mulai usia kehamilan 30 minggu): Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Overdosis: • Gejala overdosis Diclofenac antara lain lesu, tinitus, sakit kepala, mengantuk, mual, muntah, diare, pusing, nyeri ulu hati, perdarahan saluran cerna, kejang-kejang; jarang terjadi: reaksi anafilaktoid, hipertensi, depresi pernapasan, gagal ginjal akut, koma. • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan simtomatik dan suportif (dibantu oleh tenaga medis profesional).

Pertahankan jalan napas. Pemberian arang aktif dalam waktu 1 jam konsumsi atau lakukan bilas lambung. Dapat melakukan katarsik osmotik dalam waktu 4 jam setelah konsumsi.

Piroxicam adalah obat untuk mengatasi gejala radang sendi yang bisa disebabkan oleh penyakit osteoarthritis, rheumatoid arthritisatau ankylosing spondylitis. Selain itu, piroxicam juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri otot atau nyeri haid.

Obat ini hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Piroxicam merupakan obat golongan antiinflamasi nonstreroid (NSAID) yang bekerja dengan cara menghambat enzim yang memproduksi prostaglandin, yaitu hormon yang memicu munculnya gejala radang, saat tubuh mengalami cedera. Dengan menghambat produksi prostaglandin, nyeri dan bengkak bisa mereda. Merek dagang piroxicam: Artimatic 10, Benoxicam, Counterpain PXM, Denicam 20, Faxiden, Flaxicam, Infeld 20, Lanareuma, Genroxi, Lexicam, Miradene, Piroxicam, Pirocam, Roxidene 20, Robilex-20, Rosic 20, Scandene Plus, Tropidene, Wiros, Yasiden 10 Apa Itu Piroxicam Golongan Obat resep Kategori Obat antiinflamasi nonsteroid ( NSAID) Manfaat Meredakan nyeri dan bengkak, termasuk akibat radang sendi Dikonsumsi oleh Dewasa dan lansia Piroxicam untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C (trimester 1 dan 2): Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besaranya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Kategori D (trimester ke-3): Ada bukti positif mengenai risiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa.

Piroxicam dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter. Bentuk Tablet, kapsul, dan gel Peringatan Erphaflam obat buat apa Mengonsumsi Piroxicam Piroxicam tidak boleh digunakan sembarangan.

Berikut adalah hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakan piroxicam: • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Piroxicam tidak boleh digunakan oleh pasien yang alergi terhadap obat ini.

• Beri tahu dokter jika Anda pernah atau baru saja menjalani operasi bypass jantung.

erphaflam obat buat apa

Piroxicam sebaiknya tidak boleh digunakan oleh pasien tersebut. • Jangan mengonsumsi alkohol selama menjalani pengobatan dengan piroxicam, karena bisa meningkatkan risiko terjadinya perdarahan saluran pencernaan. • Beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah menderita kelainan darah, penyakit jantung, tukak lambung, ulkus duodenum, hipertensi, edema, penyakit liver, polip hidung, asma, atau penyakit ginjal.

• Beri tahu dokter jika Anda pernah atau baru saja mengalami serangan jantung atau stroke. • Erphaflam obat buat apa tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal.

• Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. • Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat, efek samping yang serius, erphaflam obat buat apa overdosis setelah menggunakan piroxicam. Dosis dan Aturan Pakai Piroxicam Dosis piroxicam akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan bentuk sediaan obat, usia, dan kondisi pasien. Secara umum, untuk meredakan gejala radang, termasuk nyeri dan bengkak, akibat spondylitis ankilosing, osteoarthritis, atau rheumathoid arthritis, dosisnya adalah sebagai berikut: • Bentuk tablet dan kapsul Dosisnya 20 mg, sekali sehari, atau bisa dibagi dalam 2 dosis pemberian.

• Bentuk gel Sebagai gel 0,5%, oleskan piroxicam gel sekitar 3 cm (1.000 gram) sebanyak 3–4 kali sehari, di area yang terasa nyeri. Untuk pasien lansia, dosis piroxicam akan diberikan mulai dosis terendah, kemudian dosis dapat ditambahkan jika diperlukan. Cara Menggunakan Piroxicam dengan Benar Pastikan untuk selalu mengikuti anjuran dokter dan membaca petunjuk pada kemasan obat dalam mengonsumsi piroxicam.

Jangan menambah atau mengurangi dosis obat tanpa berkonsultasi dengan dokter. Piroxicam tablet dan kapsul sebaiknya dikonsumsi bersama makanan atau susu. Minumlah piroxicam tablet atau kapsul dengan segalas air putih, jangan membelah, menghancurkan, atau mengunyah obat. Jangan berbaring selama minimal 10 menit setelah mengonsumsi piroxicam. Untuk piroxicam gel, oleskan gel secara tipis pada area yang sakit. Setelah itu, pijat dengan lembut area tersebut.

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan piroxicam gel. Piroxicam gel tidak boleh digunakan di daerah wajah. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Jika lupa menggunakan piroxicam, segera gunakan bila jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Simpan piroxicam di tempat tertutup dalam suhu yang sejuk. Lindungi obat ini dari paparan sinar matahari secara langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Interaksi Piroxicam dengan Obat Lain Ada beberapa erphaflam obat buat apa obat yang dapat terjadi jika piroxicam digunakan bersama obat tertentu, yaitu: • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan saluran pencernaan jika digunakan dengan obat antidepresan golongan SSRI, kortikosteroid, OAINS lain, atau obat antikoagulan, seperti warfarin • Peningkatan risiko terjadinya kerusakan ginjal jika digunakan dengan ciclosporin atau tacrolimus • Penurunan efektivitas obat antihipertensi, seperti diuretik atau ACE inhibitor dalam menurunkan tekanan darah • Peningkatan kadar lithium, digoxin, atau methotrexate dalam darah • Peningkatan risiko terjadinya kejang jika digunakan dengan obat golongan quinolone Efek Samping dan Bahaya Piroxicam Beberapa efek samping yang bisa muncul setelah menggunakan piroxicam adalah: • Diare • Pusing, sakit kepala, atau kantuk • Sakit perut atau kembung • Mual atau muntah • Konstipasi • Tidak nafsu makan • Telinga berdenging Periksakan ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung membaik atau justru makin parah.

Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti: • Mudah memar atau mimisan • Jarang berkemih atau urin sangat sedikit • Bengkak di tungkai atau kaki • Lelah yang tidak biasa • Urine gelap • Mual dan muntah yang berat • Sakit perut yang parah • Penyakit kuning • BAB berdarah atau muntah berwarna seperti kopi • Sakit kepala parah
Daftar Isi • Apa Kandungan dan Komposisi Erphaflam Emulgel?

• Erphaflam Emulgel Obat Apa? • Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Erphaflam Emulgel? • Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Erphaflam Emulgel?

• Izin BPOM, Kemasan, dan Sediaan Erphaflam Emulgel • Apa Nama Perusahaan Produsen Erphaflam Emulgel? Apa Kandungan dan Komposisi Erphaflam Emulgel? Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis erphaflam obat buat apa kandungan aktif dan kandungan tidak aktif.

Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien.

Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja.

erphaflam obat buat apa

Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Erphaflam Emulgel adalah: Tiap gram mengandung : Diclofenac diethylammonium 11,6 mg setara dengan Natrium Diclofenac 10 mg Erphaflam Emulgel Obat Apa?

Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Erphaflam Emulgel?

erphaflam obat buat apa

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Erphaflam Emulgel adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk: • Inflamasi trauma pada tendon ligamen, otot dan persendian seperti yang disebabkan oleh salah urat, terkilir dan memar • Rematik jaringan lunak yang erphaflam obat buat apa seperti tendovaginitis, bursitis shoulder hand syndrome dan periatropati • Penyakit reumatik yang terlokalisir, seperti osteoartritis pada sendi-sendi perifer dan kolumnal vertebral sekilas tentang Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) adalah kelas obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit, mengurangi demam, mencegah pembekuan darah dan, dalam dosis yang lebih tinggi, mengurangi peradangan.

Istilah nonsteroid membedakan obat ini dari steroid, walaupun memiliki efek antiinflamasi eicosanoid yang serupa dan memiliki berbagai efek lainnya. OAINS pertama kali digunakan pada tahun 1960, istilah ini digunakan untuk menjauhkan obat-obatan ini dari steroid, yang pada saat steroid distigma negatif akibat penyalahgunaan steroid anabolik.

OAINS bekerja dengan menghambat aktivitas enzim siklooksigenase (COX-1 dan / atau COX-2). Dalam erphaflam obat buat apa, enzim-enzim ini terlibat dalam sintesis mediator biologis utama, yaitu prostaglandin yang terlibat dalam peradangan, dan tromboksan yang terlibat dalam pembekuan darah. Ada dua jenis OAINS yang tersedia yaitu non-selektif dan COX-2 selektif.

Sebagian besar OAINS bersifat non-selektif, dan menghambat aktivitas COX-1 dan COX-2. OAINS ini selain mengurangi peradangan, juga menghambat agregasi trombosit (terutama aspirin) dan meningkatkan risiko ulkus/perdarahan gastrointestinal.

Inhibitor selektif COX-2 memiliki lebih sedikit efek samping gastrointestinal, tetapi meningkatkan trombosis dan secara substansial meningkatkan risiko serangan jantung. Akibatnya, inhibitor selektif COX-2 umumnya dikontraindikasikan karena risiko tinggi penyakit vaskular yang tidak terdiagnosis.

Efek diferensial ini disebabkan oleh peran dan lokalisasi jaringan yang berbeda dari masing-masing isoenzim COX. Dengan menghambat aktivitas COX fisiologis, semua OAINS meningkatkan risiko penyakit ginjal dan serangan jantung. OAINS yang paling dikenal adalah aspirin, ibuprofen, dan naproxen, semuanya tersedia secara bebas di sebagian besar negara. Paracetamol (acetaminophen) umumnya tidak dianggap sebagai OAINS karena hanya memiliki aktivitas anti-inflamasi kecil.

Paracetamol mengobati rasa sakit terutama dengan memblokir COX-2, sebagian besar di sistem saraf pusat, tetapi tidak banyak di seluruh tubuh.

erphaflam obat buat apa

Efek samping OAINS tergantung pada spesifik obat, tetapi sebagian besar mencakup peningkatan risiko ulkus dan perdarahan gastrointestinal, serangan jantung dan penyakit ginjal. Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Erphaflam Emulgel?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang.

Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi.

erphaflam obat buat apa

Berikut ini dosis dan aturan pakai Erphaflam Emulgel: Oleskan secara merata 2-4 gram gel pada area nyeri, 3-4 kali sehari Izin BPOM, Kemasan, dan Sediaan Erphaflam Emulgel Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin erphaflam obat buat apa dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk.

BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Erphaflam Emulgel: • DTL1106414828A1, Dus @ 1 tube @ 10 g, gel 10 mg/g • DTL1106414828A1, Dus @ 1 tube @ 20 g, gel 10 mg/g Apa Nama Perusahaan Produsen Erphaflam Emulgel?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya.

erphaflam obat buat apa

Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan.

Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Erphaflam obat buat apa yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini erphaflam obat buat apa perusahaan pembuat produk Erphaflam Emulgel: Erela Pendaftar Erlimpex Pengertian Hufadextamin Hufadextamin adalah obat yang memiliki kandungan berupa dexamethasone dan dexchlorphenamine maleate.

Obat ini digunakan untuk mengatasi gejala-gejala alergi dan peradangan, seperti gatal-gatal, dermatitis ( eksim), rhinitis alergi, asma, dan lain-lain. Keterangan Hufadextamin Sebelum penggunaan, perhatikan keterangan obat Hufadextamin berikut ini: • Golongan: Obat Keras. • Kelas Terapi: Antialergi dan Kortikosteroid.

• Kandungan: Dexamethasone 0.5 mg, Dexchlorphenamine maleate 2 mg. • Bentuk: Kaplet. • Satuan Penjualan: Strip. • Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Kaplet. • Farmasi: PT. Gratia Husada Pharma. • Harga: Rp. 2.000 - Rp. 8.500/ Strip. Artikel Lainnya: Kenali Beda Reaksi Alergi Sinar Matahari dan Kulit Terbakar Matahari Kegunaan Hufadextamin Hufadextamin berfungsi untuk menangani gejala-gejala alergi dan peradangan. Dosis dan Cara Penggunaan Hufadextamin Hufadextamin merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Aturan penggunaan obat Hufadextamin secara umum adalah sebagai berikut: • Dosis dewasa: 1-2 kaplet diminum 3-4 kali sehari. • Dosis anak-anak: ½ kaplet diminum 3-4 kali sehari. Cara Penyimpanan Hufadextamin Di bawah 30 derajat Celsius. Artikel Lainnya: Kulit di Sela Jari Kaki Bersisik, Alergi atau Kutu Air? Efek Samping Hufadextamin Efek samping yang dapat timbul selama penggunaan obat Hufadextamin, yaitu: • Mulut, hidung, dan tenggorokan kering.

• Sedasi (efek penenang). • Urtikaria. • Ruam kulit. • Menggigil. Kontraindikasi Hindari penggunaan Hufadextamin pada pasien dengan kondisi berikut: • Tukak lambung. • Obstruksi piloroduodenal. • Hipertrofi prostat. • Obstruksi struktural kandung kemih.

• Penyakit kardiovaskuler. • Hipertiroidisme. • Kenaikan tekanan intraokuler mata. Artikel Lainnya: Kupas Tuntas tentang Alergi Bahan Pakaian Interaksi Obat Berikut adalah interaksi Hufadextamin dengan obat lain: • Alkohol dan depresan sistem saraf pusat, dapat menambah efek adiktif. • Monoamine oxidase inhibitors (MAOI), dapat memperpanjang efek antikolinergik dari antihistamin. Kategori Kehamilan Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan adanya efek buruk terhadap janin.

Namun, tidak ada studi pada manusia yang cukup baik. Obat hanya boleh digunakan jika manfaatnya lebih besar dari risiko terhadap janin.

erphaflam obat buat apa

Peringatan Menyusui Dexamethasone dapat masuk ke dalam ASI. Bicarakan dengan dokter terlebih dulu.
Diclofenac adalah obat untuk meredakan nyeri dan peradangan. Obat ini dapat meredakan nyeri pada beberapa kondisi, seperti nyeri haid, nyeri pascaoperasi, atau nyeri sendi akibat radang sendi ( arthritis). Diclofenac merupakan obat antiinflamasi nonsteroid yang bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat yang memicu reaksi peradangan saat tubuh mengalami cedera atau luka.

Dengan begitu gejala radang, seperti nyeri atau bengkak bisa mereda. Merek dagang diclofenac: Aclonac, Cataflam, Clofecon, Diclofenac Potassium, Diclofenac Sodium, Eflagen, Exaflam, Fenavel, Hotin DCL, Kaflam, Lafen, Scantaren, Simflamfas, Voltadex, Voltaren, Zelona Apa Itu Diclofenac Golongan Obat resep Kategori Obat antiinflamasi nonsteroid ( OAINS) Manfaat Mengobati nyeri dan peradangan Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak Diclofenac untuk ibu hamil dan menyusui Usia kehamilan trimester 1 dan 2: Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Usia kehamilan trimester 3: Kategori D: Ada bukti positif mengenai risiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa.

Diclofenac dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter. Bentuk obat Tablet, kapsul, suntik, gel, tetes mata, suppositoria Peringatan Sebelum Menggunakan Diclofenac Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan diclofenac, yaitu: • Beri tahu dokter tentang erphaflam obat buat apa alergi yang Anda miliki.

Diclofenac tidak boleh diberikan kepada pasien yang alergi terhadap obat ini, aspirin, atau obat antiinflamasi nonsteroid lain. • Beri tahu dokter jika Anda baru menjalani atau berencana untuk melakukan operasi bypass jantung. Diclofenac tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi tersebut. • Beri tahu dokter jika Anda sedang atau erphaflam obat buat apa menderita asma, penyakit jantung, hipertensi, gangguan pembekuan darah, perdarahan saluran pencernaan, stroke, tukak lambung, edema, atau penyakit ginjal.

• Beri tahu dokter jika Anda perokok erphaflam obat buat apa atau mengalami kecanduan alkohol, karena kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping. • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. Diclofenac tidak boleh digunakan oleh wanita hamil terutama pada trimester ketiga. • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal tertentu. • Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, overdosis, atau efek samping serius setelah menggunakan diclofenac.

Dosis dan Aturan Pakai Diclofenac Berikut ini adalah dosis diclofenac berdasarkan bentuk obat, usia pasien, dan kondisi yang akan diatasi: Bentuk Tablet (Oral) Tujuan: Meredakan nyeri akut dan peradangan akibat osteoarthritis, rheumatoid arthritis, atau nyeri haid • Dewasa: Dosisnya 50 mg, 2–3 kali sehari. • Anak-anak usia >14 tahun: Dosisnya 25 mg 3 kali sehari atau 50 mg 2 kali sehari.

Tujuan: Meredakan migrain akut • Dewasa: Dosis awal 50 mg pada serangan pertama. Bila migrain masih terasa setelah 2 jam, konsumsi lagi sebanyak 50 mg. Selama gejala masih ada, konsumsi obat 50 mg tiap 4–6 jam. Dosis maksimal 200 mg per hari. Bentuk Suntik Tujuan: Meredakan nyeri kolik ginjal • Dewasa: Dosisnya 75 mg disuntikkan melalui otot (intramuskular/IM), dosis dapat diulang setelah 30 menit jika diperlukan. Dosis maksimal 150 mg per hari. Pengobatan dilakukan maksimal selama 2 hari.

Tujuan: Meredakan nyeri dan peradangan. • Dewasa: Dosisnya 75 mg per hari disuntikkan melalui otot (intramuskular/IM). Dosis maksimal 150 mg per hari. Pengobatan dilakukan maksimal selama 2 hari. Tujuan: Meredakan nyeri pascaoperasi • Dewasa: Dosisnya 75 mg diberikan melalui infus intravena (IV) selama 30–120 menit.

Dosis dapat diberikan kembali setelah 4–6 jam billa diperlukan. Dosis maksimal 150 mg per hari. Pengobatan maksimal selama 2 hari. Bentuk Gel Tujuan: Meredakan nyeri dan peradangan, nyeri otot, nyeri sendi, keseleo,atau osteoarthritis • Dewasa: Oleskan 2–4 gram pada bagian yang sakit 2–4 kali sehari.

Dosis maksimal 8 gram per hari. Lama pengobatan maksimal 7 hari. Bentuk Tetes Mata Tujuan: Meredakan nyeri setelah operasi katarak • Dewasa: Dosisnya 1 tetes ke mata yang nyeri sebanyak 4 kali sehari selama 2 minggu. Pengobatan erphaflam obat buat apa 24 jam setelah operasi.

Bentuk Suppositoria Tujuan: Meredakan nyeri dan peradangan • Dewasa: Dosisnya 75–150 mg per hari, dibagi menjadi beberapa dosis. Tujuan: Meredakan nyeri pada arthritis juvenil kronis pada anak dan remaja • Anak-anak usia 1–12 tahun: Dosisnya 1–3 mg mg/kgBB per hari, dibagi menjadi 2–3 dosis. Cara Menggunakan Diclofenac dengan Benar Selalu ikuti petunjuk dokter dan baca instruksi yang terdapat pada kemasan obat sebelum menggunakan diclofenac.

Berikut ini adalah cara menggunakan diclofenac dengan benar, sesuai bentuk obatnya: 1. Diclofenac tablet dan kapsul Diclofenac tablet dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Untuk mencegah sakit perut, sebaiknya konsumsi diclofenal saat atau setelah makan.

Telan diclofenac tablet secara utuh dengan bantuan segelas air putih. Jangan menghancurkan, mengunyah, atau membelah tablet diclofenac. Jangan berbaring setelah mengonsumsi diclofenac tablet, setidaknya sampai 10 menit. 2. Diclofenac suntik Diclofenac suntik akan diberikan oleh dokter atau tenaga kesehatan di bawah pengawasan dokter langsung di rumah sakit.

Diclofenac suntik akan disuntikkan melalui pembuluh darah (intravena/IV) atau melalui otot (intramuskular/IM). 3. Diclofenac gel Sebelum menggunakan diclofenac gel, bersihkan bagian yang akan dioleskan obat.

Oleskan obat secukupnya pada bagian yang terasa nyeri. Selalu cuci tangan lalu keringkan sebelum dan sesudah menggunakan obat ini. Hindari penggunaan obat pada luka terbuka, kulit yang erphaflam obat buat apa, atau kulit yang terinfeksi.

Jangan menggunakan kosmetik atau produk perawatan kulit lain pada bagian yang dioleskan diclofenac. Jangan membilas bagian yang diberi obat setidaknya sampai 1 jam setelah pengaplikasian.

Tunggu hingga 10 menit sebelum menutup bagian kulit yang diberikan obat. 4. Diclofenac tetes mata Sebelum menggunakan diclofenac tetes mata, cuci tangan dengan bersih dan keringkan. Pastikan ujung botol tetes mata tidak menyentuh permukaan apa pun. Dongakkan wajah dan tarik kelopak mata bagian bawah, kemudian teteskan 1 tetes obat ke kelopak mata bagian bawah dan tutup mata. Tekan ujung mata dekat hidung selama 1–2 menit. Jangan berkedip atau menggaruk mata sampai obat meresap ke dalam mata.

Ulangi langkah di atas bila dosis Anda lebih dari 1 tetes. Bila Anda menggunakan beberapa jenis obat tetes mata secara bersamaan, beri jeda waktu sekitar 5–10 menit sebelum menggunakan tetes mata lainnya. 5. Diclofenac suppositoria Sebelum menggunakan diclofenac suppositoria, cuci tangan dan dubur menggunakan sabun dengan bersih, lalu keringkan.

Setelah itu, masukkan obat ke dalam dubur, minimal sedalam 3 cm. Duduk atau berbaring dulu selama 15 menit sampai obat melunak di dalam dubur. Interaksi Diclofenac dengan Obat Lain Beberapa efek interaksi yang bisa terjadi jika diclofenac digunakan bersama obat lain adalah: • Peningkatan risiko terjadi perdarahan, termasuk perdarahan saluran pencernaan jika digunakan dengan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lain, obat pengencer darah, antidepresan SSRI, atau kortikosteroid • Peningkatan risiko terjadinya hiperkalemia, yaitu tingginya kadar kalium di dalam darah, jika digunakan dengan obat diuretik hemat kalium, ciclosporin, maupun tacrolimus • Penurunan efektivitas obat ACE inhibitor atau penghambat beta • Peningkatan kadar phenytoin, methotrexate, lithium, atau digoxin, di dalam darah • Peningkatan konsentrasi diclofenac dalam darah jika digunakan dengan voriconazole atau amiodarone Efek Samping dan Bahaya Diclofenac Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menggunakan diclofenac, di antaranya: • Sakit perut atau heartburn • Mual atau kembung • Diare atau sembelit • Pusing, kantuk, atau sakit kepala Periksakan diri ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung reda atau justru bertambah parah.

erphaflam obat buat apa

Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius berikut ini: • Perdarahan saluran cerna, yang ditandai dengan gejala berupa tinja berdarah, sakit perut yang berat, muntah berwarna gelap yang terlihat seperti bubuk kopi • Gangguan jantung, yang bisa ditandai dengan bengkak di kaki, napas pendek, atau lelah yang tidak biasa • Gangguan ginjal, yang bisa ditandai dengan keluhan jarang berkemih, jumlah urine sangat sedikit, nyeri saat berkemih, atau sulit bernapas • Gangguan hati, yang bisa ditandai dengan sakit perut, mual dan muntah yang terus-menerus, gatal, urine berwarna gelap, atau penyakit kuning
Erphaflam digunakan sebagai pengobatan jangka pendek untuk mengurangi sakit dan dismenorea primer, bila dikehendaki pengurangan rasa sakit segera serta sebagai pengobatan akut dan kronis gejala Rheumatoid Arthritis, Osteoarthritis dan Ankylosing Spondylitis.

Erphaflam mengandung Natrium Diklofenak yang diproduksi oleh Erlimpex. K24KLIK Salam Erphaflam obat buat apa Kak Aloisa Gienzaa, ERPHAFLAM 50MG TAB mengandung zat aktif Kalium Diklofenak yang termasuk golongan obat kategori C untuk ibu hamil menurut FDA. Kategori ini menunjukkan studi pada binatang percobaan bahwa terdapat efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal) dan belum ada studi klinis pada manusia khususnya ibu hamil yang memadai.

Sehingga penggunaan ERPHAFLAM 50MG TAB * pada ibu hamil sebaiknya dihindari atau bisa digunakan bila memberikan efek terapi lebih besar meskipun risiko efek samping akan muncul.

*Diperlukan konsultasi dengan dokter kandungan sebelum konsumsi obat ini. Demikian yang dapat kami informasikan, semoga bermanfaat. Lihat Komentar SelanjutnyaBerikut adalah daftar efek samping yang memungkinkan yang dapat terjadi dari semua bahan-bahan konstitusi Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet.

Ini bukanlah daftar yang komprehensif. Efek-efek samping ini memungkinkan, tetapi tidak selalu terjadi. Beberapa efek samping ini langka tetapi serius.

Konsultasi pada dokter Anda jika Anda melihat efek samping berikut, terutama jika efek samping tidak hilang. • Kantuk • Mual • Gangguan pencernaan • Gas • Mual • Diare • Sembelit • Sakit kepala • Pusing • Kantuk • Hidung erphaflam obat buat apa • Gatal • Tekanan darah tinggi Sebelum menggunakan obat ini, informasikan dokter Anda tentang daftar obat Anda saat ini, produk toko (contoh, vitamin, suplemen herbal, dll.), alergi, penyakit yang sudah ada, dan kondisi kesehatan saat ini (contoh, kehamilan, operasi yang akan datang, dll.).

Beberapa kondisi kesehatan dapat membuat Anda kebal pada efek samping obat. Konsumsi seperti yang diarahkan oleh dokter Anda atau ikuti petunjuk yang tercetak dalam brosur produk.

Dosis berdasarkan kondisi Anda. Katakan pada dokter Anda jika kondisi Anda berlanjut atau memburuk. Poin-poin konseling penting dijabarkan dibawah ini. Jika Anda mengonsumsi obat lain atau produk toko pada waktu bersamaan, efek dari Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet dapat berubah. Ini dapat meningkatkan resiko Anda untuk efek samping atau menyebabkan obat Anda tidak bekerja dengan baik. Katakan pada dokter Anda tentang semua obat, vitamin, dan suplemen herbal yang Anda gunakan, sehingga dokter Anda dapat membantu Anda mencegah atau mengatur interaksi obat.

Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet dapat berinteraksi dengan obat dan produk berikut ini: • Aliskiren • Captopril • Losartan • Nitrendipine Ya, sakit gigi dan sakit punggung erphaflam obat buat apa kegunaan yang paling sering dilaporkan untuk Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet. Mohon jangan menggunakan Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet untuk sakit gigi dan sakit punggung tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Klik di sini dan lihat hasil survei untuk mencari tahu apa yang dilaporkan pasien lainnya sebagai kegunaan umum untuk Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet. • Pengguna situs web TabletWise.com telah melaporkan within 2 hours dan 3 hari sebagai waktu yang paling sering dikonsumsi sebelum mereka melihat peningkatan dalam kondisi mereka.

erphaflam obat buat apa

Waktu-waktu ini mungkin tidak reflektif dari apa yang mungkin Anda alami atau bagaimana Anda harus menggunakan obat ini. Mohon konsultasi dengan dokter Anda untuk mengecek berapa lama Anda perlu memakan Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet. Klik di sini dan lihat hasil survei untuk mencari tahu apa yang dilaporkan pasien lainnya sebagai waktu keefektifan untuk Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet.

• Pengguna situs web TabletWise.com telah melaporkan dua kali sehari dan sekali sehari sebagai frekuensi penggunaan yang paling umum dari Tablet Erphaflam / Erphaflam obat buat apa Tablet. Mohon ikuti nasihat dokter Anda tentang seberapa sering Anda perlu menggunakan Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet. Klik di sini dan erphaflam obat buat apa hasil survei untuk mencari tahu apa yang dilaporkan pasien lainnya sebagai frekuensi menggunakan Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet.

• Pengguna situs web TabletWise.com telah paling sering melaporkan erphaflam obat buat apa Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet setelah makan. Bagaimanapun, ini mungkin tidak reflektif pada bagaimana Anda harus mengonsumsi obat ini. Mohon ikuti nasihat dokter Anda tentang bagaimana Anda harus memakan obat ini. Klik di sini dan lihat hasil survei untuk mencari tahu apa yang dilaporkan pasien lainnya sebagai waktu penggunaan Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet.

• Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi atau pusing sebagai efek samping saat memakan obat Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet maka tidak aman untuk mengemudi kendaraan atau mengoperasikan alat berat.

Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan. Dokter juga menyarankan pasien untuk tidak meminum alkohol dengan obat karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Mohon cek efek-efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi yang spesifik pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda.

• Sebagian besar obat tidak membawa potensi ketagihan atau penyalahgunaan. Biasanya, pemerintah mengkategorikan obat yang dapat membuat ketagihan sebagai obat-obatan yang dikendalikan. Contohnya termasuk jadwal H atau X di India dan jadwal II-V di AS. Mohon konsultasi pada kemasan produk untuk memastikan bahwa obat tersebut tidak termasuk pada kategori obat khusus. Yang terakhir, jangan mengobati sendiri dan meningkatkan ketergantungan tubuh pada obat tanpa nasihat dokter. • Jika Anda melewati sebuah dosis, konsumsilah sesegera mungkin Anda mengetahui.

Jika waktunya dekat dengan dosis Anda berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal dosis Anda. Jangan mengambil ekstra dosis untuk memperbaiki dosis yang terlewat. Jika Anda secara teratur terlewat dosisnya, pertimbangkan mengeset alarm atau meminta anggota keluarga untuk mengingatkan Anda.

Mohon konsultasi pada dokter Anda untuk mendiskusikan perubahan dalam jadwal dosis Anda atau jadwal baru untuk memperbaiki dosis yang terlewat, jika Anda melewati terlalu banyak dosis akhir-akhir ini. • Jangan mengonsumsi lebih dari dosis resep. Mengonsumsi lebih banyak obat tidak akan memperbaiki gejala Anda; malah dapat menyebabkan keracunan atau efek samping serius. Jika Anda mencurigai bahwa Anda atau siapapun yang mungkin telah overdosis dari Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet, mohon pergi ke departemen darurat rumah sakit terdekat atau rumah perawatan.

Bawalah kotak obat, kontainer, atau label dengan Anda untuk membantu dokter dengan informasi yang diperlukan. • Jangan memberikan obat Anda pada orang lain bahkan jika Anda tahu mereka memiliki kondisi yang sama atau bahwa sepertinya mereka memiliki kondisi serupa. Ini dapat berakibat pada overdosis. • Mohon konsultasi pada dokter atau apoteker Anda atau kemasan produk untuk informasi lebih lanjut.

• Simpan obat di temperatur ruangan, jauh dari panas dan cahaya langsung. Jangan membekukan obat kecuali diperlukan oleh brosur kemasan.

erphaflam obat buat apa

Jauhkan obat dari anak-anak dan hewan peliharaan. • Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase kecuali diinstruksikan seperti itu. Obat yang dibuang dengan cara ini dapat mengontaminasi lingkungan. Mohon konsultasi pada apoteker atau dokter Anda tentang lebih banyak detil tentang bagaimana membuang Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet dengan aman. • Mengonsumsi satu dosis dari Tablet Erphaflam / Erphaflam Tablet yang kadaluwarsa tidak akan membuat kejadian yang merugikan.

Bagaimanapun, mohon diskusikan dengan penyedia kesehatan utama atau apoteker Anda untuk nasihat yang baik atau jika Anda merasa kurang erphaflam obat buat apa atau sakit. Obat yang kadaluwarsa dapat menjadi tidak efektif dalam merawat kondisi yang diresepkan. Untuk berada di sisi yang aman, penting untuk tidak mengonsumsi obat yang kadaluwarsa.

Jika Anda memiliki penyakit kronis yang memerlukan konsumsi obat terus menerus seperti kondisi erphaflam obat buat apa, kejang, dan alergi yang mengancam nyawa, Anda lebih aman jika berhubungan dengan penyedia kesehatan utama Anda sehingga Anda dapat memiliki pasokan obat segar yang tidak kadaluwarsa. Konten yang disediakan disini adalah untuk tujuan edukasi saja. Ini tidak untuk digunakan untuk diagnosis media, nasihat medis atau perawatan. Sementara setiap usaha yang dilakukan untuk memelihara ketepatan konten, tidak ada garansi dilakukan untuk efek itu.

Penggunaan atas situs ini tunduk pada ketentuan layanan dan kebijakan privasi. Lihat informasi tambahan disini.
Daftar Isi • Apa Kandungan dan Komposisi Erphafillin? • Erphafillin Obat Apa? • Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Erphafillin? • Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Erphafillin? • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Erphafillin?

• Berapa Nomor Izin BPOM Erphafillin? • Apa Nama Perusahaan Produsen Erphafillin? Apa Kandungan dan Komposisi Erphafillin? Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif.

Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif.

Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Erphafillin adalah: Aminofillin 200 mg Sekilas Tentang Aminophylline Pada Erphafillin Aminophylline (aminofilin) merupakan kombinasi obat yang mengandung teofilin dan etilendiamin dengan perbandingan 2:1.

Properti Ini lebih larut dalam air daripada teofilin. Butiran atau bubuk putih atau agak kekuningan, memiliki sedikit bau amoniak dan rasa pahit.

Setelah terpapar udara, secara bertahap kehilangan etilendiamin dan menyerap karbon dioksida dengan pembebasan teofilin bebas. Solusinya bersifat basa. Satu g dilarutkan dalam 25 mL air untuk menghasilkan larutan bening; 1 g dilarutkan dalam 5 mL air mengkristal saat berdiri, tetapi larut kembali ketika sejumlah kecil etilendiamin ditambahkan. Tidak larut dalam alkohol erphaflam obat buat apa dalam eter.

Mekanisme aksi Aminofilin kurang poten dan kerja lebih pendek dibandingkan teofilin. Penggunaannya yang paling umum adalah dalam pengobatan asma bronkial. Erphafillin Obat Apa? Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Erphafillin?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Erphafillin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk: Meringankan serangan asthma bronkhial Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Erphafillin? Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya.

Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Erphafillin: Dewasa & Anak > 12 tahun 3 kali sehari 1 tablet Anak-anak 6-12 tahun 3 kali sehari 1/ 2 tablet Bagaimana Kemasan dan Sediaan Erphafillin? Botol Plastik @ 1000 tablet Berapa Nomor Izin BPOM Erphafillin?

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk.

BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran.

Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Erphafillin: DTL0406401210A1 Apa Nama Perusahaan Produsen Erphafillin? Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan.

Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya.

Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Erphafillin: Erlimpex

OBAT SAKIT GIGI AMPUH BISA BELI DI APOTEK




2022 www.videocon.com