Sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

Jawaban A. Nasionalisme. menurut saya kurang tepat, karena kalau dibaca dari pertanyaanya jawaban ini tidak nyambung sama sekali. Jawaban B. Etnosentrisme. menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat. Jawaban C. Toleransi menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan.

Jawaban D. Patriotisme.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan. Jawaban E. Intoleransi. menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain.

Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah B. Etnosentrisme. Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih. Jakarta - Integrasi nasional adalah hasrat dan kesadaran untuk bersatu sebagai suatu bangsa yaitu bangsa Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia adalah bangsa yang besar, baik dari kebudayaan dan wilayahnya. Dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan Maryanto disebutkan integrasi berasal dari kata latin integrate yang berarti memberi tempat dalam suatu keseluruhan.

Sementara kata nasional berasal dari kata nation (Inggris) yang berarti bangsa. Hasrat dan kesadaran bersatu direalisasikan dalam kesepakatan yang dinamakan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Baca juga: Integrasi Data, Pemerintah Luncurkan Sistem Bersatu Lawan COVID-19 Jenis Integrasi Nasional Berdasarkan buku Pendidikan Kewarganegaraan: Konsep Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia oleh Dr.

Drs. Ismail, M.Si dan Dra. Sri Hartati, M. Si, jenis integrasi nasional yakni: 1. Integrasi Asimilasi Integrasi asimilasi merupakan penggabungan dua atau lebih kebudayaan yang menghilangkan ciri khas kebudayaan aslinya yang diterima oleh masyarakat.

Tujuannya untuk mewujudkan integrasi nasional di tengah keberagaman budaya dan sosial masyarakat. 2. Integrasi Akulturasi Integrasi akulturasi adalah penggabungan dua atau lebih kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas kebudayaan asli di suatu lingkungan. Pemerintah atau negara bisa menjadikan cara ini sebagai suatu hal yang inovatif dalam menciptakan persatuan dan kesatuan masyarakatnya.

3. Integrasi Normatif Integrasi normatif terjadi karena keberadaan norma-norma yang berlaku dan mempersatukan masyarakat sehingga integrasi lebih mudah dibentuk. Dengan berlakunya norma itu, masyarakat telah bersatu dan sepakat untuk menjalankan dan menaatinya. 4. Integrasi Instrumental Integrasi instrumental terjadi dan tampak secara nyata sebagai akibat adanya keseragaman antar individu dalam lingkungan masyarakat.

Hal itu bisa terbentuk karena adanya kesamaan antar individu atau kelompok dalam lingkungan hidup. 5. Integrasi Ideologis Integrasi ideologis terjadi dan tampak secara nyata karena adanya ikatan spiritual atau ideologis yang kuat tanpa adanya paksaan. 6. Integrasi Fungsional Integrasi fungsional terjadi karena adanya berbagai fungsi tertentu dari semua pihak di dalam masyarakat.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

Mereka yang merasa memiliki kesamaan fungsi atau peran cenderung mudah bersatu dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 7. Integrasi Koersif Integrasi koersif terjadi karena adanya pengaruh dari penguasa dan bersifat paksaan.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

Integrasi ini tidak bisa bertahan lama dan kuat karena sifatnya terpaksa. Pentingnya Integrasi Nasional Munculnya rasa kebersamaan dilatarbelakangi adanya kesamaan nasib, kebutuhan, kondisi, dan cita-cita dari beberapa manusia.

Perasaaan yang sama menjadikan mereka tidak mudah untuk diadu domba dan terpecah-belah tetapi memunculkan semangat persatuan dan kesatuan serta semangat untuk berbuat demi kepentingan bersama. Oleh karena itu membangun integrasi nasional sangat penting pada kehidupan bernegara dalam mewujudkan cita-cita serta tujuan negara. Lalu apa saja faktor-faktor penghambat integrasi nasional? Dilansir buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Maryanto, disebutkan faktor penghambat integrasi nasional: 1.

Masyarakat Indonesia yang heterogen (beraneka ragam). Beranekaragaman Indonesia dalam faktor-faktor kesukubangsaan dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah, agama yang dianut, ras, dan sebagainya.

2. Wilayah negara yang begitu luas. Indonesia terdiri atas ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

3. Besarnya kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

Hal ini merongrong keutuhan, kesatuan, dan persatuan bangsa, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. 4. Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan. Hal ini menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan, masalah SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan), gerakan separatisme, dan kedaerahan, demonstrasi, dan unjuk rasa. 5.

Adanya paham etnosentrisme. Faktor penghambat integrasi nasional yakni adanya paham etnosentrisme.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

Hal ini terjadi di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.
Soal PG PPKn Kelas 11 Bab 6 Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini adalah contoh soal Pilihan Ganda (PG) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas XI SMA/MA/SMK/MAK. Soal kumpulan dari Modul PJJ berikut ini membahas Bab 6 tentang Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perlu pembaca Sekolahmuonline ketahui, pada Bab 6 ini meliputi tiga pembahasan Pembelajaran. - Pembelajaran Pertama: Makna dan hakikat persatuan dan kesatuan bangsa, persatuan dan kesatuan bangsa dalam sejarah serta prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan bangsa - Pembelajaran Kedua: faktor pendorong dan penghambat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia - Pembelajaran Ketiga: Perilaku yang menunjukkan sikap menjaga keutuhan negara kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat.

Jangan lupa berbagi kepada yang lainnya. Cukup dengan meng-klik tombol share sosial media yang ada pada postingan ini. Soal PG PPKn Kelas 11 Bab 6 Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Jawablah soal-soal berikut ini dengan memilih huruf A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar dan tepat! 1. Pada hakikatnya, arti persatuan dan kesatuan merupakan bersatunya berbagai bangsa yang mendiami Indonesia menjadi satu… A.

Kebulatan yang utuh B. Keharmonisan yang sederajat C. Persamaan harkat dan martabat D. Kesetaraan golongan E. Komponen utama Jawaban: A Pembahasan Soal: Persatuan dan kesatuan berasal dari kata satu, yang berarti utuh atau tidak terpecah-pecah. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi keempat, persatuan adalah gabungan, (ikatan, kumpulan, dan sebagainya) beberapa bagian yang sudah bersatu; perserikatan; serikat.

Pengertian kesatuan berarti perihal satu; keesaan; sifat tunggal; satuan. Bangsa Indonesia dalah suku bangsa yang menghuni wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Persatuan secara sederhana berarti gabungan dari beberapa bagian menjadi sesuatu yang utuh. Atau dengan kata lain persatuan itu berkonotasi disatukannya bermacam-macam corak yang beragam ke dalam suatu kebulatan yang utuh.

2. Persatuan dan kesatuan bangsa dimulai sebelum proklamasi kemerdekaan, salah satunya lewat organisasi yang dibentuk oleh mahakalian STOVIA yaitu. A. Empat Sekawan B. Tiga Serangkai C. Budi Utomo D. Jong Celebes E. Jong Ambon Jawaban: C Pembahasan Soal: Pada tanggal 27-28 Oktober 1928 dilangsungkan Kongres Pemuda II di Jakarta.

Kongres di hadiri oleh Sembilan organisasi pemuda, yaitu Jong Sumatranen, Jong bataks Bond, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi, dan PPPI (Perhimpoenan Peladjar-Peladjar Indonesia).

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

Melalui sumpah pemuda, pemuda indonesia menyaakan ikrar untuk bersatu, tidak lagi berjuang secara terpisah di daerah masing-masing. 3. Hari kebangkitan Nasional ditetapkan pada tanggal… A. 20 Mei B.

20 Maret C. 21 Mei D. 21 April E. 22 Mei Jawaban: A Pembahasan Soal: Pada tanggal 20 Mei 1908 di bentuk Boedi Oetomo oleh Dr.Soetmo dan para mahasisa STOVIA (school tot Opleiding van Indische Artsen), Sekolah Tinggi Kedokteran di Jakarta.

Organisasi ini menjadi pelopor bagi organisasi kebangsaan lainnya pada masa itu. Oleh karena itu, setiap tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai hari Kebangkitan Nasional. 4. Perhatikan hal-hal berikut ini 1) Menjadi awal dari tumbuhnya kesadaran hidup berbangsa dan bernegara 2) Menjadi tonggak dimulainya melawan penjajahan 3) Menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan 4) Munculnya lambing-lambang sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain seperti bendera Merah Putih dan Lagu indonesia Raya 5) Menggalang dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa 6) Menjadi momentum persetujuan pembagian wilayah indonesia dengan Belanda Yang merupakan makna dari Sumpah Pemuda di tunjukkan oleh nomor.

A. 1, 2, dan 3 B. 2, 4, dan 6 C. 1, 3, dan 5 D. 3, 4, dan 6 E. 4, 5 dan 6 Jawaban: C Pembahasan Soal: Sumpah Pemuda di ikrarkan, rakya Indonesia seakin keras berjuang dan pantang menyerah, menyuarakan persatuan dan kesatuan bangsa 1) Menjadi awal dari tumbuhnya kesadaran hidup berbangsa dan bernegara 2) Menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan 3) Munculnya lambing-lambang pemersatu seperti bendera Merah Putih dan Lagu indonesia Raya 4) Menggalang dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa 5.

Bahwa keutuhan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah, ruang hidup, dan kesatuan mitra seluruh bangsa, serta menjadi modal dan milik bersama bangsa. Adalah perwujudan kepualuan Nusantara sebagai satu kesatuan. A. Politik B. Ekonomi C. Sosial budaya D.

Pertahanan keamanan E. ideologi Jawaban: A Pembahasan Soal: Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan Ekonomi 1) Bahwa kekayaan wilayah Nusantara, baik potensisial maupu efektif adalah modal dan milik bersama bangsa, keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. 2) Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah, tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam mengembangkan ekonominya.

3) Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi kemakmuran rakyat 6.

Yang bukan merupakan faktor pendorong persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia adalah. A. Pancasila B. Sumpah pemuda C. Bhineka Tunggal Ika D. Semangat kebersamaan E. Proklamasi Kemerdekaan Jawaban: E Pembahasan Soal: Tiga faktor yang dapat memperkuat Persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketiga faktor tersebut merupakan pemersatu seluruh bangsa Indonesia. Ketiga faktor tersebut dapat mempersatukan perbedaan dan keanekaragaman yang telah mewarnai kehidupan bangsa Indonesia 1) pancasila 2) sumpah pemuda 3) Bhineka Tunggal Ika 7.

Perhatikan hal-hal berikut ini 1) Kekayaan yang melimpah 2) Penduduk yang berpendidikan 3) Keberagaman masyarakat Indonesia 4) Wilayah yang sangat luas 5) Ketimpangan ekonomi Faktor penghambat persatuan dan kesatuan Indonesia ditunjukkan oleh nomor… A. 1, 2, dan 3 B. 1,3, dan 5 C. 2, 3, dan 4 D. 2, 4 dan 5 E. 3, 4 dan 5 Jawaban: E Pembahasan Soal: Faktor-faktor yang berpotensi menghambat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia antara lain sebagai berikut 1) Kebhinekaan/keberagaman pada masyarakat Indonesia 2) Geografis 3) Gejala etnosentris 4) Melemahnya nilai budaya bangsa 8.

Sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain disebut dengan istilah . A. egois B. etnosentris C. individualis D. hedonis E. chauvinisme Jawaban: B Pembahasan Soal: Etnosentrisme merupakan sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain 9.

Pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Kontak langsung, antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung, antara lain melalui media cetak (majalah, tabloid), atau media elektronik (televisi, radio, film, internet, telepon seluler yang mempunyai fitur atau fasilitas lengkap).

Hal ini dapat menjadi penghambat persatuan dan kesatuan bangsa, yaitu A. Mengurangi wawasan masyarakat terhadap budaya lokal B. Memperluas wawasan masyarakat terhadap budaya asing C. Menambah ilmu pengetahuan terhadap budaya internasional D. Melemahnya nilai budaya bangsa E. Menghapus nilai-nilai kearifan lokal Jawaban: D Pembahasan Soal: Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati kontak langsung maupun kontak tidak langsung.

Kontak langsung, antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung, antara lain melalui media cetak (majalah, tabloid), atau media elektronik (televisi, radio, film, internet, telepon seluler yang mempunyai fitur sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain fasilitas lengkap). 10. Sumpah pemuda merupakan menjadi faktor pendorong yang sangat penting dalam persatuan dan kesatuan bangsa, karena.

A. Sumpah pemuda merupakan gerakan para pemuda Indonesia pada masa itu B. menunjukkan kebulatan tekad dari seluruh pemuda Indonesia yang dalam melawan penjajah untuk mempersatukan seluruh rakyat Indonesia dalam perjuangan meraih kemerdekaan. C. Sumpah Pemuda merupakan kesadaran para pemuda untuk melanjutkan pendidikan D. Sumpah pemuda meruapakan ide dari penajajah untuk gerakan mahasiwa E. Sumpah Pemuda merupakan warisan dari para pendahulu Jawaban: B Pembahasan Soal: Sumpah menunjukkan kebulatan tekad dari seluruh pemuda Indonesia yang merupakan unsur utama perjuangan bangsa dalam melawan penjajah untuk mempersatukan seluruh rakyat Indonesia dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

11. Perilaku mencintai tanah air sangat penting dalam penghayatan wawasan berbangsa dan bernegara. Perilaku tersebut adalah . A. Nasionalisme B. Patriotism C. Toleransi D. Kesadaran nasional E. Menyelesaikan konflik dengan akomodatif Jawaban: A Pembahasan Soal: Perilaku mencintai tanah air sangat penting dalam penghayatan wawasan berbangsa dan bernegara.

Tetapi harus dihindari mencintai tanah air secara berlebihan atau chauvinism. Nasioanlisme akan memperkuat rasa kebangsaan dan berkeinginan untuk selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan republik Indonesia.

12.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

Menipisnya perilaku intoleran pada masyarakat Indonesia yang majemuk, menjadi ancaman yang memecah belah bangsa. Sikap yang dapat kita lakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah. A. Meningkatkan toleransi terhadap perbedaan B.

Menjaga keutuhan kelompok C. Menjalin kerjasama di segala bidang D. Menghindari keributan dengan orang lain E.

Menghargai apresiasi kelompok mayoritas Jawaban: A Pembahasan Soal: Intoleransi beragama adalah suatu kondisi jika suatu kelompok (misalnya masyarakat, kelompok agama, atau kelompok non-agama) secara spesifik menolak untuk menoleransi praktik-praktik, para penganut, atau kepercayaan yang berlandaskan agama. 13. Keberagaman masyarakat Indonesia menjadi aset yang tidak di miliki oleh bangsa lain, namun hal itu juga menimbulkan potensi ancaman terhadap persatuan dan kesatuan.

Berikut yang bukan ancaman tersebut adalah. A. Konflik antaretnis B. Kesenjangan ekonomi C. Gerakan separatism D. Perilaku intoleran E. Sikap inklusif Jawaban: B Pembahasan Soal: Keberagaman merupakan ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa karena apabila tidak diiringi oleh sikap saling menghargai, menghormati dan toleransi yang telah menjadi karakter khas masyarakat Indonesia.

Hal tersebut dapat mengakibatkan munculnya perbedaan pendapat yang lepas kendali, tumbuhnya perasaan kedaerah yang berlebihan bisa memicu terjadinya konflik antar daerah atau antar suku bangsa 14. Konflik dapat terjadi di masyarakat. Meski demikian, cara penyelesaian konflik tidak boleh dengan cara kekerasan.

Yang bukan merupakan cara penyelesaian konflik di dalam masyarakat adalah… A. akomodatif B. kompromi C. mediasi D. ajudaksi E. lobby Jawaban: C Pembahasan Soal: Penyelesaian konflik tidak boleh dengan cara-cara kekerasan.

Konflik dapat diselesaikan dengan cara akomodatif melalui mediasi, kompromi, dan ajudikasi. 15. Upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga adalah.

sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

A. akomodatif B. kompromi C. mediasi D. ajudaksi E. lobby Jawaban: E Pembahasan Soal: Pengertian penyelesaian konflik dalam masyarakat yaitu, 1) Akomodatif adalah sifat dapat menyesuaikan diri 2) Mediasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga 3) Kompromi adalah setuju dengan jalan damai 4) Ajudiksi adalah penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan Bola.com, Jakarta - Persatuan dan kesatuan merupakan hal penting yang harus dimiliki setiap negara, termasuk Indonesia.

Tanpa persatuan dan kesatuan, sebuah negara akan mudah terombang-ambing serta terpecah belah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi keempat, persatuan adalah gabungan (ikatan, kumpulan dan sebagainya) beberapa bagian yang sudah bersatu, perserikatan, serikat.

Sementara pengertian kesatuan berarti perihal satu, keesaan, sifat tunggal, satuan. Mengacu pengertian tersebut, persatuan dan kesatuan bisa disimpulkan berasal dari satu suku kata yang berarti utuh atau tidak terpecah-belah.

Wajar tentunya persatuan dan kesatuan sering menjadi satu di antara senjata paling ampuh agar tetap utuh. Persatuan dan kesatuan bangsa merupakan syarat mutlak untuk memperoleh kemajuan bangsa.

Meski, pada kenyataannya, sering dijumpai berbagai peristiwa yang mencerminkan gejala perpecahan bangsa. Peristiwa-peristiwa tersebut, seperti kerusuhan antarpendukung klub sepak bola, demonstrasi yang diwarnai aksi kekerasan, konflik antarsuku, dan lain sebagainya. Peristiwa-peristiwa tersebut apabila tidak segera diatasi akan menyebabkan rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, masih ada beberapa faktor yang menghambat proses terjadinya persatuan dan kesatuan. Berikut ini rangkuman tentang faktor-faktor penghambat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, seperti dilansir dari laman Ex-school, Rabu (24/3/2021). Adanya keberagaman yang dimiliki rakyat Indonesia dapat menjadi penghambat persatuan dan kesatuan bangsa. Terutama apabila tidak diiringi dengan sikap saling menghargai, menghormati, serta adanya toleransi yang telah menjadi karakter khas masyarakat Indonesia.

Keberagaman tersebut dapat mengakibatkan munculnya perbedaan pendapat yang memicu lepas kendali, tumbuhnya perasaan kedaerahan yang berlebihan, yang dapat memicu terjadinya konflik antardaerah atau antarsuku bangsa. Geografis negara Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan kepulauan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Sejumlah daerah dikhawatirkan memilih memisahkan diri dari NKRI. Daerah tersebut antara lain daerah yang jauh dari pusat, derah perbatasan dengan negara lain, dan daerah yang memiliki kekayaan alam yang besar.

Kondisi ekonomi yang timpang bisa memperlemah persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi, apabila ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan serta hasil-hasil pembangunan masih belum dapat diatasi, bisa menimbulkan ketidakpuasan hingga perpecahan.

Ketidakpuasan tersebut biasanya akan menimbulkan pertentangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Etnosentrisme merupakan sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain. Prinsip yang satu ini lebih merujuk pada rasa bangga seorang individu atau kelompok secara berlebihan.

Hal tersebut apabila tidak diatasi akan memperlemah persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai budaya bangsa dapat melemah akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melalui kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Kontak langsung antara lain melalui unsur-unsur pariwisata. Kontak tidak langsung, antara lain melalui media cetak maalah, tabloid, atau media elektronik televisi, radio, film, internet, telepon seluler yang mempunyai fitur atau fasilitas lengkap.
Etnosentrisme merupakan sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.

Salah satu penyebabnya adalah kurangnya rasa toleransi dan menghargai antarsuku bangsa. Jika tidak segera diatasi, etnosentrisme akan memperlemah persatuan dan kesatuan bangsa hingga memicu perpecahan.

Nilai-nilai budaya bangsa dapat melemah akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melalui kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Kontak langsung antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung contohnya melalui media cetak atau media elektronik.
Singkatnya, sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain disebut Etnosentrisme.

Etnosentrisme dapat terjadi karena adanya faham Primordialisme. Primordialisme merupakan faham yang memegang secara teguh sikap menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain sesuatu hal yang ia terima sejak kecil seperti kepercayaan, adat istiadat, tradisi, dan segala sesuatu yang ada di lingkungan pertamanya.

PELAJAR SEBAGAI PENDORONG PERSATUAN




2022 www.videocon.com