Kegunaan power supply

kegunaan power supply

Pada dasarnya, fungsi utama daya yang diubah menjadi listrik arus bolak-balik (AC) yang. Dari daya yang tersedia (di Indonesia, PLN) Sebuah arus searah listrik (DC) dari komponen yang diperlukan di PC. Termasuk satu daya dari konversi stopkontak. Power Conversion sendiri terdiri dari tiga jenis: AC / DC power supply, DC / DC converter dan DC / AC inverter. Power supply untuk PC sering disebut sebagai PSU (power supply unit). PSU listrik konversi termasuk AC / DC.

Power supply diharapkan dapat melakukan fungsi-fungsi berikut: Sejak konversi dari AC ke listrik DC ke DC arus / tegangan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan daya DC merata untuk mengontrol arus / tegangan listrik tetap terjaga, tapi itu tergantung pada arus beban dan perubahan toleransi kenaikan suhu kerja perubahan tegangan daya input supply dan mencegah peningkatan tegangan (jika itu terjadi).

Power Supply sama pentingnya dengan kehidupan dukungan komputer di rumah Anda. Power supply, sehingga tubuh, seperti penyediaan jantung manusia. Power adalah komponen untuk pasokan dan aliran arus listrik untuk komponen lain dalam CPU.

Listrik di rumah, adalah bahwa komputer Anda terhubung ke power supply, maka pasokan powes arus listrik berkurang dan dibagi jumlah 220Volt ke komponen lainnya. Tegangan rata-rata antara 5-12 volt power supply dihasilkan dan digunakan untuk menghidupkan komponen lain seperti hard drive, motherboard, yang selanjutnya dibagi dengan keyboard dan mouse dan perangkat USB lainnya, CD-kamar.

Power telah menjadi paket dengan kasus komputer ketika Anda membeli komputer dengan kekuatan rata-rata 350 watt. Stres yang besar adalah cukup untuk kebutuhan komputer saat ini (persyaratan standar).

Jika perangkat lain yang terhubung ke komputer lebih dan lebih, dibutuhkan kekuatan yang lebih kuat. Komponen lain, seperti high-end kartu grafis, jumlah hard drive dan CD-kamar lebih dari satu.

Tentu saja, jumlah tersebut akan dibutuhkan untuk daya yang lebih kegunaan power supply. Jadi dibutuhkan power supply, yang memiliki kekuatan lebih. Jumlah daya power supply saat ini dari 350 watt menjadi 650 watt, dan kekuatan yang lebih besar daripada harga yang lebih mahal.

Untuk harga power supply standar dari 70.000 sampai 200.000 dolar, dan untuk catu daya rentang TruePower dari 450 ribu hingga lebih dari $ 1 juta. Biasanya, daya power supply kegunaan power supply untuk game berat, overclocking, atau grafis diperlukan alat tambahan yang banyak dibutuhkan pada komputer Anda.

Demikian artikel singkat mengenai Fungsi dan Manfaat Kegunaan power supply Supply semoga bermanfaat ikuti terus info selanjutnya hanya disini. This entry was posted in Teknologi and tagged komponen, komputer, manusia, tegangan listrik, tubuh by. Bookmark the permalink. Recent Posts • Manfaat Buah Mengkudu • Manfaat Daun Miana • Manfaat buah Pinang bagi kesehatan • Manfaat buah Juwet • Fungsi Cpanel dan Pengertiannya • Fungsi dan Manfaat buah Ceri bagi kesehatan • Fungsi hormon insulin bagi tubuh • Fungsi dan Manfaat daun Bidara • FUNGSI BAGIAN PADA MESIN JAHIT • Fungsi Air Ketuban Tags air artikel bermanfaat cahaya elektronik elektronika Enzim frekuensi Fungsi Indonesia info informasi jaringan Kandungan kapasitas kecepatan kehidupan kelenjar kendaraan kesehatan komponen komputer makanan manfaat manusia mata matahari mineral mobil motor oksigen oli organ paru-paru penyakit protein Rambut silinder sistem tanaman tegangan teknologi tubuh vitamin zat Popular Search Terms Blogroll • Free Documents Library • zbook Librarry Fungsi & Kegunaan Power Supplay Komputer – Power supply adalah salah satu komponen perangkat keras yang berperan sebagai penyedia listrik dan daya yang digunakan untuk menyalakan komputer dan perangkat lainnya.adalah salah satu bagian terpenting pada komputer, seer, dan perangkat elektronik lainnya.

Tanpanya, komponen lain dari perangkat tidak akan berfungsi dengan baik. Tool power supply ini mengubah arus listrik yang ditarik dari sumber listrik seperti stop kontak, baterai atau generator dan meneruskan daya tersebut ke perangkat yang terhubung. Selain itu, power supply yang terkadang disingkat PS, P/S, atau PSU ini juga mengatur tegangan dan yang mengalir ke perangkat untuk mencegah overheating atau panas berlebih.

power supply adalah rangkaian komponen elektronik yang dirancang untuk memasok daya listrik ke setidaknya satu atau beberapa perangkat elektronik. Power supply menerima energi dari outlet listrik dan mengubah arus AC (arus bolak-balik) ke DC (arus searah) energi yang dibutuhkan sebuah komputer. Fungsi Power Supplay Fungsi Power Supply adalah untuk menyuplai tegangan arus listrik pada setiap komponen yang terdapat dalam komputer. Selain itu fungsi utama dari Power Supplay komputer yaitu untuk mengubah arus tegangan Alternating Current (AC) ke Direct Current (DC) sebelum di salurkan ke seluruh komponen komputer.

Power supply memiliki fungsi yang sangat penting bagi komputer. Dimana secara teknis, power supply berfungsi untuk melakukan konversi dari listrik yang memiliki arus AC menjadi listrik yang berarus DC. Listrik dengan arus AC adalah listrik yang berasal dari sumber PLN, dimana merupakan kependekan dari Alternate Current. Sedangkan listrik DC merupakan listrik yang memilki sistem arus Direct Current atau arus langsung, dimana arus inilah yang dibutjkan oleh setiap komponen dan juga rangkaian perangkat keras di dalam komputer untuk bisa menyala dan juga beroperasi secara maksimal.

Apabila power supply tidak berfungsi dengan baik, maka dapat menyebabkan tegangan DC tidak stabil. Hal ini mengakibatkan kerusakan komponen lainnya seperti hardisk, motherboard, dan komponen penting lainya. Kerusakan pada power supply akan memberikan dampak yang fatal untuk kesehatan komputer kamu. Sehingga power supply sering dianggap juga sebagai otak komputer layaknya CPU.

Cara Kerja Power Supplay Ketika pengguna menyalakan power pada komputer, maka power supply akan melakukan pemeriksaan dan tes sebelum menjalakan sistem komputer. Jika tes berjalan dengan baik maka power supply akan mengirim sinyal (power good) ke mainboard sebagai pertanda bahwa sistem komputer siap untuk beroperasi. Selanjutnya, power supply atau catu daya akan membagi daya sesuai dengan kapasitas yang diperlukan masing-masing komponen komputer. Selain menyalurkan daya listrik ke komponen komputer, power supply juga menjaga stabilitas arus listrik pada berbagai komponen tersebut.

Jenis-jenis Power Supplay 1.Power Supply AT Jenis power supply yang pertama adalah power supply AT. AT ini merupakan kependekan pada Advance Technology, yang merupakan jenis power supply yang banyak digunakan pada motherboard jenis AT. Motherboard kegunaan power supply AT ini merupakan jenis motherboard lawas, dimana banyak digunakan pada processor – processor jadul, seperti Intel Pentium 3 dan juga Intel Pentium 4.vPower supply AT ini sendiri adalah power supply yang memang khsusus dibuat untuk penggunaan motherboard jenis AT ini.

power supply AT ini memiliki beberapa ciri – ciri tersendiri. Berikut ini adalah beberapa ciri – ciri dari power supply AT : • Kabel daya listrik pada power supply AT ini menggunakan konektor dengan jumlah kegunaan power supply sebanyak 12 buah. • Power supply AT rata – rata memilki daya listrik yang cukup rendah, yaitu berkisar antara 250 watt atau kurang dari 250 watt.

• Power supply AT ini memiliki tombol off yang tidak otomatis mati pada saat komputer di shut down. Hal ini membuat user harus mematikan komputer setelah melakukan shut down, dimana biasanya muncul tulisan berupa “it’s now safe to turn off yout computer”. Apabila anda pernah menggunakan komputer dengan Pentium 3 hingga 4, maka anda pasti sudah familiar dengan command seperti itu. 2.Power Supply ATX Jenis dari power supply berikutnya adalah power supply ATX.

Power supply ATX ini merupakan jenis power supply yang digunakan pada motherboard komputer jenis ATX. ATX sendiri merupakan kependekan dari Advanced Technology eXtended. ATX ini merupakan motherboard pengembangan dari motherboard AT, dan tentu saja penggunaan motherboard ATX ini juga mempengaruhi perkembangan power supplynya, menjadi power supply ATX.Power supply ATX kegunaan power supply biasa digunakan untuk kepentingan motherboard ATX, dan biasanya banyak digunakan pada CPU yang memiliki processor AMD, processor Intel Pentium III dan juga intel Pentium IV.

Ada beberapa poin penting yang menjadi ciri – ciri utama dari penggunaan power supply ATX ini. berikut ini adalah beberapa ciri – ciri dari power supply ATX : • Sudah memiliki sistem oof tersendiri, sehingga hal ini membuat power supply bisa mati secara otomatis ketika komputer. melakukan proses shutdown, berbeda dengan power supply AT yang harus dimatikan terlebih dahulu secara manual.

kegunaan power supply

• Power supply ATX ini memiliki daya listrik yang lebih besar dibandingkan dengan power supply AT, sehingga cukup membantu dalam menyalakan komputer yang membutuhkan daya yang besar. • Power supply ATX menggunakan konektor pembangkit daya kegunaan power supply terdiri dari 20 pin konektor.

3.Power Supply BTX Jenis power supply yang terakhir merupakan jenis power supply yang menjadi standar power supply pada komputer – komputer dan juga PC modern saat ini. power supply BTX ini merupakan jenis power supply yang banyak digunakan pada komputer yang menggunakan processor atau CPU Dual Core, Core2 Duo, Intel i3, i5, dan juga i7, dan juga berbagai macam CPU AMD keluaran terbaru.

Apabila anda akan membangun sebuah komputer yangmenggunakan salah satu jenis processor diatas, maka power supply BTX adalah pilihan yang tepat. ( Ada beberapa ciri – ciri utama dari power supply BTX ini. berikut ini adalah beberapa ciri – ciri utama dari power supply BTX : • Terdiri dari dua macam kabel, yaitu kabel power yang mengarah ke kegunaan power supply, sebanyak 24 pin, dan juga kabel sata, yang memiliki 15 pin. • Memiliki daya listrik yagn jauh lebih besar, cocok untuk PC khusus, seperti gaming, desain dan juga 3D.

• Memiliki efisiensi daya yang relative jauh lebih baik dibandingkan jenis power supply lainnya. • Power supply akan otomatis mati ketika melakukan shut down. Komponen dari power supplay Power supply memiliki beberapa komponen penting didalamnya yang memiliki peran dalam proses perubahan arus AC menjadi arus DC.

Sehingga power supply dapat menjalankan tugasnya yaitu mengalirkan aliran listrik sebagai sumber daya untuk komponen-komponen komputer lainnya. Apa saja komponen-komponen tersebut? • Transformator, merupakan komponen yang digunakan untuk memindahkan tegangan listrik antar dua rangkaian listrik atau lebih melalui induksi elektromagnetik.

• Dioda, merupakan gabungan dari dua kata elektroda, yaitu anoda dan katoda. Sifat dari dioda yaitu menghantarkan arus pada tegangan maju dan menghambat arus pada aliran tegangan balik.

• Kapasitor, berfungsi sebagai penyempurna penyerahan dari tegangan arus AC kegunaan power supply tegangn arus DC. • Resistor, perangkat yang membantu power supply dalam menurunkan tegangan, membagi tegangan, dan membatasi arus listrik yang masuk, sehingga akan dapat mengontrol perangkat-perangkat kerasyang ada pada motherboard.

• IC Regulator, berfungsi untuk mengatur tegangan pada rangkaian elektronika agar selalu tetap stabil. • LED, merupakan komponen sejenis diode semi konduktor yang memiliki keistimewaan.

cara kerja power supplay jenis jenis power supplay komponen power supplay pengertian Post navigation
Daftar Isi : • Fungsi Power Supply • Fungsi Power Supply DC Adaptor • 1. Power supply Konvensional • 2. Power supply SMPS • Fungsi Power Supply Computer • Kegunaan power supply Power Supply Computer Fungsi Power Supply Pengertian dan Fungsi power supply yang utama adalah sebagai alat yang memberikan suplai arus dan tegangan listrik pada rangkaian elektronika supaya bisa bekerja sesuai dengan fungsinya.

Power supply bisa diartikan juga sebagai sumber daya yang menyuplai daya listrik ke semua bagian perangkat elektronik yang membutuhkan. Listrik dari PLN merupakan listrik AC ( Alternating Current ) atau arus bolak balik dengan tegangan cukup tinggi yaitu 220 VAC.

Kenapa menggunakan arus AC dengan tegangan tinggi yang berbahaya ? karena pendistribusian arus listrik dengan sinyal arus AC lebih ekonomis jika dibandingkan dengan arus DC, yaitu pada kebutuhan penampang kabel yang lebih besar. Sedangkan komponen pada peralatan elektronik umumnya bekerja dengan arus DC / arus searah yang tegangannya lebih rendah. Berikut adalah cara kerja power supply per bagian beserta fungsinya secara sederhana : Fungsi Power Supply Fullwave • Filter : Berfungsi untuk meratakan sinyal arus DC, cek juga pada artikel Fungsi kapasitor pada power supply untuk mengetahui fungsi elco pada power supply.

• Regulator : Mengurangi ripple tegangan serta menyesuaikan kebutuhan tegangan, biasanya berupa IC regulator misalnya 7812 atau 7805. Terkadang digunakan juga dioda zener sebagai penyetabil tegangan. Selain kapasitor Elco sebagai filter arus DC, fungsi kapasitor milar pada power supply juga terkadang digunakan sebagai filter frekuensi tinggi (high frequency filters).

Tegangan pada power supply pun berbeda beda, pada komputer biasanya tegangan output power supply yaitu 12 volt dan 5 volt DC, sedangkan pada TV misalnya keluaran dari blok power supply berkisar 115-130 Volt DC.

Fungsi Power Supply DC Adaptor Fungsi power supply DC atau adaptor atau yang sering juga disebut catu daya sama saja seperti power supply yaitu untuk mengubah tegangan tinggi yang berbentuk AC menjadi tegangan rendah dengan sinyal arus DC searah. Untuk para pehobi elektronik atau keperluan troubleshooting bahkan juga pada laboratorium tentunya memerlukan sumber arus listrik DC sebagai suplai daya, bahkan umumnya diperlukan tegangan yang variabel atau bisa diubah tergantung fungsi dari power supply tersebut, Pada kondisi seperti inilah power supply DC atau adaptor kegunaan power supply karena kegunaan power supply beberapa power supply terdapat opsi untuk pilihan tegangan output yang bisa disesuaikan.

Tegangan nya biasanya berkisar 3 Volt, 4,5 Volt, 6 Volt, 9 Volt, 12 Volt. Berikut salah satu contoh power supply dengan tegangan variabel : Fungsi power supply DC Adaptor Power Supply DC ini terdiri dari beberapa jenis juga, yaitu konvensional dan SMPS : 1. Power supply Konvensional Pada power supply ini menggunakan transformator sebagai penurun tegangan dari listrik AC PLN dengan menggunakan trafo stepdown sehingga bentuknya relatif besar dan terdapat panas yang dihasilkan oleh trafo yang tentunya juga mengurangi efisiensi daya power supply karena sebagian arus listrik diubah menjadi energi panas.

Power supply konvensional masih banyak digunakan pada peralatan elektronik baik untuk rumah ataupun industri karena harganya lebih ekonomis jika dibandingkan dengan SMPS.

2. Power supply SMPS Power supply SMPS ( Switch-Mode Power Supply) memiliki tegangan output yang lebih baik karena tidak menggunakan transformator sebagai penurun tegangannya, tetapi justru menggunakan trafo sebagai rangkaian switching.

Cara kerja power supply SMPS secara sederhana yaitu sinyal PWM atau Pulse Width Modulation sejenis rangkaian saklar elektronik yang diumpankan ke kegunaan power supply jenis FET atau MOSFET.

Cara kerja optocopuler pada power supply, misalnya saja tegangan output seharusnya adalah 12 V tetapi sewaktu waktu tegangan bisa turun karena berbagai faktor, misalnya saja ketika power supply diberi beban yang besar.

kegunaan power supply

Komponen Optocoupler akan mendeteksi dan memberikan feedback kepada rangkaian switching untuk menaikan tegangan supaya output kembali stabil. Fungsi Power Supply Computer Pada sebuah unit komputer tentunya kita selalu menemukan sebuah PSU (Power supply unit), fungsi power supply computer sama saja dengan pengertian diatas yaitu sebagai sumber daya listrik untuk bagian bagian pada komputer yaitu : • Motherboard • Hardisk • DVD Room • Fan • VGA Komponen atau modul modul tertentu misalnya saja motherboard pada PC umumnya memerlukan tegangan 12 Volt dan 5 Volt DC, disinilah power supply berperan untuk menurunkan tegangan sekaligus mengkonversi arus sinyal AC dari jala listrik PLN tadi menjadi bentuk arus DC atau arus searah.

Power supply pada sebuah PC bisa dengan mudah dikenali karena selalu berada di bagian belakang dekat dengan konektor untuk kelistrikan PLN.

Berikut ini adalah urutan tegangan pada sebuah PSU komputer : Jenis Power Kegunaan power supply Computer Jenis PSU ini saat ini terdapat 2 jenis yaitu AT dan ATX, seri AT merupakan model lama namun masih digunakan pada komputer komputer model lama, untuk membedakannya bisa dengan melihat port keluaran PSU dimana untuk model AT keluarannya terdiri dari 20 pin.

Secara bentuk sama saja diantara ke dua PSU ini, perbedaannya untuk model baru ATX terdapat tambahan 4 pin sehingga jumlah pin nya ada 24 Daftar isi • Pengertian Power Supply Adalah • Fungsi Power Supply pada Komputer • Jenis-Jenis Power Supply • 1.

Power Supply AT • 2. Power Supply ATX • Komponen Power Supply • 1. Transformator • 2. Dioda • 3. Kapasitor • 4. Resistor • 5. IC regulator • 6. LED • Cara Kerja Power Supply Pengertian Power Supply Adalah Apa itu power supply (catu daya)? Pengertian Power Supply adalah salah satu hardware di dalam perangkat komputer yang berperan untuk memberikan suplai kegunaan power supply.

Biasanya komponen power supplay ini bisa ditemukan pada chasing komputer dan berbentuk persegi. Pada dasarnya Power Supply membutuhkan sumber listrik yang kemudian diubah menjadi energi yang menggerakkan perangkat elektronik. Sistem kerjanya cukup sederhana yakni dengan mengubah daya 120V ke dalam bentuk aliran dengan daya yang sesuai kebutuhan komponen-komponen tersebut. Sesuai dengan pengertian power supply pada komputer, maka fungsi utamanya adalah untuk mengubah arus AC menjadi arus DC yang kemudian diubah menjadi daya atau energi yang dibutuhkan komponen-komponen pada komputer seperti motherboard, CD Room, Hardisk, dan komponen lainnya.

Berdasarkan rancangannya, power supply dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu: • Power Supply/ Catu Daya Internal; yaitu power supply yang dibuat terintegrasi dengan motherboard atau papan rangkaian induk. Contohnya; ampilifier, televisi, DVD Player; power supply-nya menyatu dengan motherboard di dalam chasing perangkat tersebut. • Power Supply/ Catu Daya Eksternal; kegunaan power supply power supply yang dibuat terpisah dari motherboard perangkat elektroniknya.

Contohnya charger Laptop dan charger HP. Baca juga: Pengertian Router Fungsi Power Supply pada Komputer Dalam bahasa Indonesia, Power Supply berarti Sumber Daya. Fungsi dari power supply adalah memberikan daya arus listrik ke berbagai komponen atau hardware (baca: pengertian hardware) yang terdapat di dalam chasing komputer.

Sumber energi listrik yang berasal dari luar masih berbentuk alternating current (AC). Ketika energi listrik masuk ke power supply, maka energi listrik akan dikonversi menjadi bentuk direct current (DC). Daya DC inilah yang kemudian disalurkan ke semua komponen yang ada di dalam chasing komputer agar dapat bekerja. Salah satu sisi power supply umumnya tersedia kipas yang berguna untuk membuang udara panas dari dalam chasing komputer.

kegunaan power supply

Selain itu, pada power supply juga terdapat sebuah port male jenis IEC 60320 C14 yang berfungsi sebagai konektor antara sumber energi listri dan power supply. Baca juga: Pengertian RAM dan ROM Jenis-Jenis Power Supply Berdasarkan fungsinya, ada dua jenis power supply yang umum digunakan pada komputer dan keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Adapun jenis-jenis power supply adalah sebagai berikut: 1. Power Supply AT Bisa dibilang ini merupakan jenis power supply yang pertama kali digunakan pada jenis-jenis komputer jaman dulu seperti pada tipe Pentium II dan Pentium III pada tahun ’97. Sehingga untuk saat ini penggunaan Power Supply AT sudah tidak banyak ditemukan pada jenis perangkat komputer terbaru. Power Supply AT Ciri-ciri power supply AT: • Memiliki 8-12 terminal output yang terhubung pada motherboard komputer • Umumnya memiliki daya di bawah 250 watt • Karena tombol power On dan Off terhubung dengan chasing komputer, maka untuk mematikannya harus dilakukan secara manual pada saat shut down komputer.

2. Power Supply ATX Power Supply ATX merupakan pembaruan dari jenis Power Supply AT. Power supply ini memiliki desain yang lebih kompleks dengan sumber pasokan energi listrik yang lebih efisien. Power Supply ATX Power Suplly ATX saat ini banyak ditemukan pada jenis komputer generasi terbaru dimana pengoperasiannya bisa kegunaan power supply dengan software yang sudah terinstal dalam komputer.

Sehingga bisa diatur dalam beberapa mode seperti mode tidur, mode siaga dan mode saat komputer dimatikan. Ciri-ciri Power Suplly ATX: • Memiliki 20 sampai 24 terminal output yang terhubungan dengan motherboard • Memakai daya yang lebih besar • Ketika PC di-shuttdown maka power supply ini akan mati sepenuhnya Komponen Power Supply Mengacu pada pengertian power supply, perangkat keras ini berfungsi mengubah arus AC menjadi arus DC dan menyalurkannya ke berbagai komponen komputer di dalam chasing.

Untuk membentuk tegangan maka dibutuhkan beberapa komponen, adapun komponen power supply adalah sebagai berikut: 1. Transformator Ini merupakan komponen di dalam pada Power Supply yang digunakan untuk memindahkan tenaga listrik antar dua rangkaian listrik atau lebih melalui induksi elektromagnetik. 2. Dioda Ini adalah gabungan dari dua kata elektroda, yaitu anoda dan katoda. Sifat dari dioda yaitu menghantarkan arus pada tegangan maju dan menghambat arus pada aliran tegangan balik.

3. Kapasitor Kapasitor berfungsi sebagai penyempurna penyerahan dari tegangan arus AC ke tegangan arus DC. 4. Resistor Resistor adalah perangkat yang membantu Power Supply dalam menurunkan tegangan, membagi tegangan, dan membatasi arus listrik yang masuk, sehingga akan dapat mengontrol perangkat-perangkat keras yang ada pada motherboard. 5. IC regulator IC Regulator berfungsi untuk mengatur tegangan pada rangkaian elektronika selalu tetap stabil.

6. LED LED pada Power Supply adalah komponen sejenis diode semikonduktor yang memiliki keistimewaan. Cara Kerja Power Supply Ketika pengguna menyalakan power pada komputer, maka power supply akan melakukan pemeriksaan dan tes sebelum menjalakan sistem komputer.

Jika tes berjalan dengan baik maka power supply akan mengirim sinyal (power good) ke mainboard sebagai pertanda bahwa sistem komputer siap untuk beroperasi. Selanjutnya, power supply atau catu daya akan membagi daya sesuai dengan kapasitas yang diperlukan masing-masing komponen komputer.

Selain menyalurkan daya listrik ke komponen komputer, power supply juga menjaga stabilitas arus listrik pada berbagai komponen tersebut.

Dari penjelasan pengertian power supply dan fungsinya di atas, maka komponen ini sama pentingnya seperti CPU pada komputer yang seringkali dianggap sebagai otak komputer.

Jika terjadi gangguan pada power supply, maka akan menyebabkan gangguan aliran daya pada komponen-komponen komputer. Baca juga: Pengertian DBMS Demikianlah ulasan singkat tentang pengertian power supply, fungsi power supply, jenis-jenis power supply, serta komponen dan cara kerjanya. Semoga bermanfaat.
Pada dasarnya Fungsi utama dari power supply adalah mengubah aliran listrik arus bolak-balik (AC) yang tersedia dari aliran listrik (di Indonesia, PLN).

Menjadi arus listrik searah (DC) yang dibutuhkan oleh komponen pada PC. Power supply termasuk dari bagian power conversion. Power conversion sendiri terdiri dari tiga macam: AC/DC Power Supply, DC/DC Converter, dan DC/AC Inverter.

Power supply untuk PC sering juga disebut sebagai PSU (Power Supply Unit). PSU termasuk power conversion AC/DC. Power supply diharapkan dapat melakukan fungsi-fungsi berikut ini: Sebagai konversi input listrik AC menjadi DC, memberikan arus listrik / tegangan DC yang sesuai dengan yang dibutuhkan, dapat menghasilkan arus listrik DC yang lebih merata, dapat mengendalikan arus listrik / tegangan agar tetap terjaga tetapi tergantung beban daya, dan perubahan kenaikan temperature kerja juga toleransi perubahan tegangan daya input, mencegah naiknya tegangan listrik (jika terjadi).

Power Supply begitu penting peranannya sebagai penunjang hidup komputer kamu di rumah. Power supply itu ibaratnya seperti jantung ditubuh manusia.Power supply merupakan sebuah komponen untuk menyediakan dan mengalirkan arus listrik untuk komponen-komponen lainnya dalam sebuah CPU.

Dari arus listrik yang ada dirumah yang dihubungkan ke power supply komputer Anda, dari powes supply tersebut barulah arus listrik sebesar 220Volt ini diperkecil dan dibagi-bagi pada komponen lainnya.

Rata-rata tegangan yang dihasilkan power supply antara 5-12 volt dan dipakai untuk menghidupkan komponen lain seperti harddisk, mainboard yang akan membaginya lagi kepada keyboard dan mouse serta piranti USB lainnya, cd-room.

Power supply sudah menjadi satu paket dengan cassing komputer, ketika Anda membeli sebuah komputer dengan rata-rata tegangan sebesar 350 Watt. Besar tegangan tersebut sudah mencukupi untuk kebutuhan komputer saat ini (kebutuhan standar).

Jika Anda piranti lain yang terhubung ke komputer semakin banyak, maka dibutuhkan power supply yang lebih bertenaga. Komponen lain misalnya, kartu grafis high kegunaan power supply, jumlah harddisk dan cd-room lebih dari satu.

Tentunya jumlah daya yang dibutuhkan akan semakin besar. Maka dibutuhkan power supply yang memiliki tenaga lebih. Besarnya daya sebuah power supply saat ini dimulai dari kegunaan power supply watt hingga 650 watt, dan semakin besar dayanya maka harganya pun semakin mahal. Untuk power supply standar harga berkisar antara 70 ribu hingga 200 ribu rupiah, dan untuk power supply True Power antara 450 ribu hingga diatas 1 juta rupiah. Biasanya power supply true power digunakan untuk keperluan game-game berat, overclocking, atau keperluan grafis yang memang banyak memerlukan piranti tambahan pada komputer Anda.

AhmadSI2B Says. July 25, 2018 at 9:19 PM Artikel yang cukup menarik. Penjelasan tentang Kegunaan Power Supplynya sangat jelas dan sangat bemanfaat bagi saya.

Terimakasih. Izin share blog ya Jangan lupa kunjungi blog sederhana saya di www.ahmadsi2b.blogspot.com dan kunjungi pula www.atmaluhur.ac.id
Power supply atau pencatu daya merupakan sebuah perangkat elektronik yang berfungsi menyuplai energy listrik ke sebuah perangkat elektronik.

Fungsi paling utama dari sebuah power supply adalah mengonversikan salah satu bentuk energy listrik ke bentuk energi listrik lainnya. Karena fungsinya itu perangkat power supply terkadang dapat disebut juga sebagai perangkat electric power converters (pengubah energi listrik). Power supply atau pencatu daya merupakan sebuah perangkat elektronik yang berfungsi menyuplai energy listrik kegunaan power supply sebuah perangkat elektronik. Fungsi paling utama dari sebuah power supply adalah mengonversikan salah satu bentuk energy listrik ke bentuk energi listrik lainnya.

Karena fungsinya itu perangkat power supply terkadang dapat disebut juga sebagai perangkat electric power converters (pengubah energi listrik). Power supply umumnya dibuat berbentuk stand-alone devices yang terpisah dengan perangkat elektronik lainnya, atau yang sudah tertanam langsung (built-in) dalam sebuah perangkat elektronik.

Berdasarkan desainnya, sebuah power supply dapat dipasangkan dengan berbagai macam sumber energy listrik, seperti dari jaringan listrik, baterai, sel bahan bakar, generator, alternator, panel surya, dan sumber energy listrik lainnya.

Fungsi Ada beberapa fungsi yang dimiliki unit power supply, di antaranya adalah: 1. Conversion atau Rectification Pada dasarnya fungsi power supply yang utama adalah melakukan power conversion, yakni menyalurkan energy listrik yang didapatkan dari sumber listrik utama untuk kemudian dikonversi (contohnya daya AC ke DC), lalu kemudian diteruskan kembali ke perangkat elektronik yang terhubung dengan power supply. Power conversion sendiri terdiri dari 3 macam, yaitu AC/DC power supply, DC/DC konverter, dan DC/AC inverter.

2. Voltage Tranformation Kegunaan power supply besar keluaran tegangan atau voltase DC agar sesuai dengan yang dibutuhkan. 3. Filtering Menghasilkan arus listrik DC yang lebih bersih, bebas dari ripple maupun noise listrik lainnya. 4. Regulation Mengendalikan tegangan output, beban daya, perubahan kenaikan temperatur, dan toleransi perubahan tegangan dari daya input agar tetap stabil tergantung pada tingkatan yang dibutuhkan.

5. Isolation Memisahkan secara elektrik output yang dihasilkan dari sumber input listrik. 6. Protection Mencegah lonjakan tegangan listrik yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada output, sehingga power supply dapat menghasilkan output listrik yang bersih dan konstan. Pengaplikasian Saat ini telah terdapat banyak sekali perangkat elektronik yang kegunaan power supply perangkat power supply di dalamnya, sesuai dengan kebutuhan desain elektronik yang dibutuhkan.

Power supply sendiri terdiri dari beragam jenis, setiap jenisnya mempunyai kelebihan dan kekurangan berbeda-beda. Harga Power Supply pun sangat beragam. Namun fungsinya tetaplah sama. Lalu perangkat apa saja yang menggunakan alat ini? Berikut ini adalah beberapa contoh perangkat elektronik yang menggunakan power supply, di antaranya seperti: 1. Komputer Komputer menggunakan power supply (PSU) untuk mengubah daya listrik AC dari sumber jaringan listrik, menjadi daya listrik DC yang dibutuhkan oleh setiap komponen pada komputer.

2. Kendaraan Bertenaga Listrik Kendaraan bertenaga listrik sangat bergantung kepada energi yang disuplai langsung dari sumber listrik. Power supply menjadi komponen yang paling dibutuhkan pada desain kendaraan ini untuk mengonversikan listrik bertegangan tinggi untuk disimpan kedalam baterai kendaraan.

3. Pesawat Pada avionic system pesawat terbang baik itu komersial ataupun militer, membutuhkan power supply untuk mengubah energy listrik ke tingkat voltase yang dibutuhkan. 4. AC Adapter AC adapter seperti pada charger menggunakan konsep power supply untuk mengubah daya AC ke DC yang diperlukan untuk melakukan pengisian ulang daya pada perangkat elektronik.

kegunaan power supply

Kesimpulannya adalah power supply dapat diaplikasikan di banyak perangkat elektronik, selain sebagai converter kegunaan power supply listrik yang baik, power supply juga dapat bermanfaat untuk melindungi komponen elektronik dari kerusakan yang muncul akibat masalah kelistrikan yang terjadi.• Office / Government • Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Surat • Perizinan Online • Sistem Internal Audit • Business & Manufacture • Fleet Management System • Inventory Planning • Production Management • Education • E-Learning • Sistem Informasi Akademik • Aplikasi Rapor Online • Other • Hospital Management • Sistem Informasi Koperasi • E-Commerce • Tentang Kami • Portofolio • Kontak • Office / Government • Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Surat • Perizinan Online • Sistem Internal Audit • Business & Manufacture • Fleet Management System • Inventory Planning • Production Management • Education • E-Learning • Sistem Informasi Akademik • Aplikasi Rapor Online • Other • Hospital Kegunaan power supply • Sistem Informasi Koperasi • E-Commerce • Tentang Kami • Portofolio • Kontak Daya adalah tulang punggung dari setiap sistem elektronik dan power supply adalah yang memberi makan sistem.

Memilih pasokan yang tepat dapat menjadi perbedaan penting antara perangkat yang bekerja pada tingkat optimal dan perangkat yang mungkin memberikan hasil yang tidak konsisten. Selain PS arus bolak-balik (AC) ke arus searah (DC), konverter DC ke DC juga tersedia. Jika DC sudah tersedia di sistem Anda, konverter DC ke DC mungkin merupakan pilihan desain yang lebih baik daripada AC yang dibahas di bawah ini.

PS arus searah tidak diatur atau diatur. Pasokan yang diatur datang dalam beberapa opsi termasuk linier, sakelar, dan berbasis baterai 5 Kesimpulan Mengenal Apa Itu Power Supply Power supply adalah komponen perangkat keras yang menyediakan listrik untuk menyalakan komputer dan perangkat lainnya. Ini mengubah arus listrik yang ditarik dari sumber listrik, seperti stopkontak, bateri atau generator, ke format yang benar dan meneruskannya ke perangkat.

Ini juga mengatur tegangan yang dilewatkan ke mesin untuk mencegah panas berlebih.Power suppply terkadang disingkat PS atau P/S, PSU. Rancangan ini dinilai dalam hal jumlah watt yang mereka hasilkan.

kegunaan power supply

Semakin kuat komputer, semakin banyak kegunaan power supply yang dapat diberikannya ke komponen Fungsi Power Supply • Naikkan tegangan atau turunkan tegangan, dengan tindakan transformator, ke tegangan saluran ac yang diperlukan. • Menyediakan beberapa metode pembagian tegangan untuk memenuhi kebutuhan peralatan.

• Ubah tegangan ac menjadi tegangan dc berdenyut dengan penyearah setengah gelombang atau gelombang penuh. • Filter tegangan dc berdenyut ke tegangan stabil dc murni untuk penggunaan peralatan. • Mengatur output power supply secara proporsional dengan beban yang diterapkan Komponen Power Supply 1.

Transformator Trafo adalah alat statis yang memindahkan energi listrik dari belitan primer kegunaan power supply belitan sekunder tanpa mempengaruhi frekuensi. Ini digunakan untuk menaikkan atau menurunkan level tegangan AC dan mengisolasi sisa sistem elektronik dari daya AC. Gulungan primer transformator dihubungkan ke sumber tegangan AC yang menghasilkan arus bolak-balik sedangkan belitan sekunder dihubungkan ke beban.

Gulungan primer dan sekunder tidak terhubung secara fisik satu sama lain tetapi karena induksi elektromagnetik mengikuti hukum Faraday, ada tegangan induksi pada lilitan sekunder. Ada tiga fungsi utama transformator yaitu: menaikkan tegangan, menurunkan tegangan dan memberikan isolasi antara rangkaian primer dan sekunder.

2. Rectifier Penyearah adalah alat yang digunakan untuk mengubah daya AC menjadi DC yang berdenyut. Penyearah dasar adalah dioda. Dioda ini adalah perangkat searah yang beroperasi sebagai penyearah dalam arah maju. Tiga rangkaian penyearah dasar yang menggunakan dioda adalah tipe jembatan setengah gelombang, gelombang penuh, dan jembatan gelombang penuh.

3. Filter Filter powers supply digunakan untuk menjaga agar komponen riak tidak muncul di output. Ini dirancang untuk mengubah DC yang berdenyut dari rangkaian penyearah menjadi level DC yang mulus.

Dua jenis dasar filter powers supply adalah filter kapasitansi (C-filter) dan filter Resistor-Capacitor (RC-filter). C-filter adalah filter paling sederhana dan paling ekonomis yang tersedia. Di sisi lain, RC-filter digunakan untuk mengurangi jumlah tegangan riak melintasi filter kapasitor. Fungsi utamanya adalah melewatkan sebagian besar komponen DC sambil melemahkan komponen AC dari sinyal.

kegunaan power supply

Filter RC terdiri dari resistor dan kapasitor. Filter RC digunakan untuk menyaring sinyal dengan hanya memblokir frekuensi tertentu dan melewatkan frekuensi lainnya. Filter RC yang umum adalah filter High-Pass dan filter Low-Pass.

Macam-Macam Powers Supply 1. Power supply AC AC atau Arus Bolak-balik tidak memiliki polaritas. Polaritasnya berubah terhadap waktu sesuai dengan frekuensinya.

Dalam PS AC, besar dan arah arus juga berubah seiring waktu. Sumber : Sumber utama PS AC adalah alternator yang merupakan mesin listrik yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang bersifat bolak-balik. Kegunaan power supply AC dengan tegangan frekuensi standar terutama digunakan untuk mengoperasikan peralatan listrik seperti motor listrik, kipas angin, AC, pompa, lemari es, dll. 2. Power Supply DC PS DC memiliki polaritas tetap. Dalam PS DC, besar dan arah arus tidak berubah terhadap waktu.

DC tidak memiliki faktor daya dan tidak ada frekuensi. Sumber : Sumber PS DC kegunaan power supply Baterai, Panel Surya, dll. Selain itu, kita dapat mengubah AC menjadi DC menggunakan rangkaian penyearah. Aplikasi : Rangkaian dan perangkat elektronika kebanyakan menggunakan PS DC seperti Komputer, Printer, Televisi, Pemutar Musik, dll.

3. Power Supply Tanpa Transformator PS tanpa transformator tidak memiliki transformator untuk tujuan penurunan tegangan sehingga disebut powers supply tanpa transformator. Di sini kapasitor seri digunakan untuk menurunkan suplai AC 230V ke tingkat tegangan yang diperlukan. Kapasitor seri menurunkan tegangan. 4. Power Supply SMPS Switched Mode Power Supply atau SMPS adalah powers supply elektronik di mana, perangkat semikonduktor seperti MOSFET, IGBT mengubah AC ke DC atau DC ke AC dengan mekanisme switching berkecepatan tinggi.

Dalam SMPS, teknik Pulse Width Modulation (PWM) digunakan untuk tujuan switching kecepatan tinggi. Dengan memvariasikan siklus kerja, tegangan output dapat diubah sesuai dengan kebutuhan kami.

5. Power Supply UPS Uninterruptible Power Supply adalah PS listrik yang dirancang untuk memberikan daya ke beban selama tujuan darurat atau ketika input utama gagal. Sistem ini menggunakan alat penyimpan energi listrik seperti baterai, superkapasitor untuk menyimpan energi listrik. 6. Power Supply Teratur Regulated Power Supply (RPS) adalah sirkuit elektronik yang dirancang untuk beban variabel untuk menghasilkan arus searah yang stabil dan menjaga tegangan konstan di seluruh beban.

Rangkaian power supply Teregulasi selalu menjaga tegangan konstan melintasi beban dengan mengubah arus input. 7. Power Supply Linear Linear PS adalah rangkaian elektronik yang dirancang untuk mengubah Supply DC variabel menjadi supply DC konstan. Dibutuhkan pasokan DC variabel dalam input dan menyediakan pasokan DC yang stabil dalam output.

Rangkaian linier memiliki fungsi pembatas arus juga. Kesimpulan Power Supply dapat berupa internal atau eksternal. Kebanyakan komputer desktop memiliki powers supply internal yang terhubung langsung ke motherboard.

Perangkat yang lebih kecil, seperti laptop atau hard drive eksternalmenggunakan PS eksternal untuk mengisi daya baterai yang ada di dalamnya. Sekawan media memberikan layanan jasa pembuatan aplikasi berbasis web untuk membantu trasnformasi bisnis anda di bidang IT.
Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan.

Kali ini PakDosen akan membahas tentang Power Supply? Mungkin anda pernah mendengar kata Power Supply? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Kegunaan power supply, fungsi, jenis, komponen, cara kerja. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. 5.1.

kegunaan power supply

Sebarkan ini: Power Supply merupakan suatu perangkat keras ( hardware ) pada komponen elektronika yg mempunyai fungsi sebagai supplier arus listrik dengan terlebih dahulu merubah tegangannya dari AC jadi DC yang kemudian diubah menjadi daya atau energi yang dibutuhkan komponen-komponen pada komputer seperti motherboard, CD Room, Hardisk, dan komponen lainnya.

Power supply menyuplai ke Motherboard, Hardisk, Heatsing, DVD Drive dan perangkat lain didalam casing komputer. Fungsi Power Supply Fungsi power supply pada komputer adalah sebagai perangkat keras yang memberikan atau menyuplai arus listrik yang sebelumnya diubah dari bentuk arus listrik yang berlawanan atau AC, menjadi arus listrik yang searah atau biasa disebut sebagai arus DC.

Daya DC inilah yang kemudian disalurkan ke semua komponen yang ada di dalam chasing komputer agar dapat bekerja. Salah satu sisi power supply umumnya tersedia kipas yang berguna untuk membuang udara panas dari dalam chasing komputer. Selain itu, pada power supply juga terdapat sebuah port male jenis IEC 60320 C14 yang berfungsi sebagai konektor antara sumber energi listri dan power supply.

Adapun fungsi lainya berkaitan dengan kestabilan arus listrik pada kompter, yaitu Over Voltage Protection/OVP (melindungi PSU dari tegangan berlebihan), Over Current Protection/OCP (mencegah kerusakan akibat keluar masuknya arus listrik yang tinggi), Over Temperature Protection/OTP, dan Short Sircuit Protection/SSP. PSU juga memiliki peran penting untuk mengatur besar kecilnya voltasi masuk ke kmputer.

Jenis-Jenis Power Supply Berikut adalah beberapa jenis power supply antara lain sebagai berikut: 1. Power Supply AT Bisa dibilang ini merupakan jenis power supply yang pertama kali digunakan kegunaan power supply jenis-jenis komputer jaman dulu seperti pada tipe PentiumI, Kegunaan power supply MMX, Pentium II dan Pentium III pada tahun ’97.

Sehingga untuk saat ini penggunaan Power Supply AT sudah tidak banyak ditemukan pada jenis perangkat komputer terbaru. Baca Lainnya : Kata Serapan Ciri-ciri power supply AT Berikut adalah ciri-ciri power supply At antara lain yakni: • Memiliki 8-12 terminal output yang terhubung pada motherboard komputer • Umumnya memiliki daya di bawah 250 watt • Karena tombol power On dan Off kegunaan power supply dengan chasing komputer, maka untuk mematikannya harus dilakukan secara manual pada saat shut down komputer.

kegunaan power supply. Power Supply ATX Power Supply ATX merupakan pembaruan dari jenis Power Supply AT. Power supply ini memiliki desain yang lebih kompleks dengan sumber pasokan energi listrik yang lebih efisien. Power Suplly ATX saat ini banyak ditemukan pada jenis komputer generasi terbaru dimana pengoperasiannya bisa dikontrol dengan software yang sudah terinstal dalam komputer.

Sehingga bisa diatur dalam beberapa mode seperti mode tidur, mode siaga dan mode saat komputer dimatikan. Ciri-ciri Power Suplly ATX Berikut adalah ciri-ciri power suplly Atx antara lain yakni: • Memiliki 20 sampai 24 terminal output yang terhubungan dengan motherboard • Memakai daya yang lebih besar • Ketika PC di-shuttdown maka power supply ini akan mati sepenuhnya Jenis Power Supply Berdasarkan Tegangan Outputnya Adapun jenis power supply berdasarkan tegangan outputnya antara lain yakni: 1.

Power Supply Variable Power supply variabel adalah power supply yang memiliki tegangan output dapat diatur. Pada umumnya tegangan output power supply variabel ini dapat diatur dari 1,5 volt hingga 12 volt.

Akan tetapi untuk power supply keperluan khusus seperti yang sering kita pergunakan di laboratorium power supply pada umumnya dapat diatur dari 0 volt hingga 33 volt. 2. Power Supply Tegangan Tetap Power supply tegangan tetap merupakan power supply dengan tegangan output yang tidak dapat diatur.

Salah satu contoh power suppply tegangan tetap tersebut adalah charger HP. Pada charger HP tegangan output power supply tersebut permanen pada satu tegangan tertentu misalnya 5 volt. 3. Power Supply Simetris Power supply simetris merupakan power supply dengan tegangan output ganda yaitu dalam sebuah power supply memiliki tegangan output positif (+) negatif (-) dan ground. Power supply jenis ini dapat kita temui di laboraorium elektronika atau dalam perangkat elektronika daya seperti power amplifier.

Power supply simetris terbagi dalam 2 jenis, yaitu dengan tegangan output yang dapat diatur seperti pada power supply laboratorium. Dan power supply simetris dengan tegangan tetap seperti kegunaan power supply power supply sebuah power amplifier daya besar. Baca Lainnya : Pengertian Imunisasi Power Supply Berdasarkan Sistem Kerjanya Berikut adalah penjelasan power supply berdasarkan sistem kerjanya yaitu: 1.

Power Supply Stepdown Power supply stepdown juga sering disebut sebagai power supply konvensional. Power supply jenis ini menggunakan transformator stepdown sebagai penurun tegangan. Pada power supply jenis ini power supply terdiri dari beberapa bagian utama sebagai berikut : • Penurun Tegangan, berupa transformerstepdown yang berfungsi menurunkan tegangan AC komersial (220 volt) menjadi tegangan AC (4,5-70 volt).

• Penyerah Gelombang, bagian ini berfungsi mengubah tengangan AC menjadi tegangan DC. Komponen yang digunakan adalah dioda, baik dalam bentuk penyearah gelombang penuh maupun penyearah setengah gelombang.

• Filter, berfungsi untuk meratakan proses penyearahan gelombang oleh dioda sehingga diperoleh tegangan DC yang stabil dan tanpa riple. • Regulator Tegangan, berfungsi untuk mengatur tegangan output power supply, ada regulator tegangan variabel dan regulator tegangan tetap.

kegunaan power supply

Kelebihan PS Stepdown/ linear (trafo) Berikut adalah kelebihan power supply stepdown kegunaan power supply ( trafo) yaitu: • Tidak sulit mendapatkan tegangan kerut/riak (ripple) sebesar 5mV • Regulasi lebih baik dibanding PS switching Kekurangan PS switching Adapun beberapa kekurangan dari power supplay stepdown linear ( trafo) yakni: • Berat dan fisik lebih besar • Kehandalan pada temperatur tinggi kurang (semakin panas trafo daya PS akan turun) • Isolasi dari transien jala-jala sangat kurang dibanding dg PS switching • Efisiensi rendah/Mudah panas.

• Harganya mahal. • Voltage Drop kegunaan power supply tinggi dari pada Switching. 2. Power Supply Switching Power supply switching merupakan sistem power supply yang menyearahkan tegangan AC komersial secara langsung kemudian diubah menjaadi AC kembali dengan frekuensi yang tinggi selanjutnya di turunkan tegangan tersebut dan disearahkan. Tujuan dari power supply switching ini adalah untuk kegunaan power supply efisiensi energi yang maksimal.

Dengan power supply switching ini dapat direproduksi power supply dengan kapasitas arus yang besar dan dengan bentuk fisik yang lebih kecil dan ringan. power supply untuk komputer adalah salah satu contoh penerapan sistem power supply switching. Kelebihan PS switching Berikut adalah kelebihan ps switching antara lain yakni: • Ringan • Efisiensi tinggi 70% – 90% (ada yang bilang sampai 83%) • Rancangan dipusatkan lebih handal di temperatur kerja yg dingin • Harga sekarang lebih murah • Isolasi dari transien jala-jala lebih baik (lebih dari 60db) Kekurangan PS switching Adapun beberapa kekurangan ps switching antara lain yaitu: • Memperoleh tegangan kerut (ripple) lebih sulit/paling kecil 20-50 mVpp.

tegangan kerut ini adalah perbandingan tegangan yg terukur (ac) dibanding tegangan terukur tegangan dc. (tegangan kerut berbanding lurus terhadap arus beban) lebih mudahnya ripple=noise. • RFI (Radio Frequency Interference)/Nyepleter keradio receiver (buat rekan2 breaker FM biasanya), perlu penapis yang baik dibanding model pakai trafo (linear ps).

• Regulasi kurang baik (akan tetapi lebih efisien) dan regulasi ini juga tergantung dari masing2 perancang dari pabrik. • Butuh regulator tegangan input untuk menstabilkan. Baca Lainnya : Modulasi adalah Komponen Power Supply Adapun beberapa komponen power supply diantaranya yaitu: 1. Kapasitor Kapasitor berfungsi sebagai penyempurna penyerahan dari tegangan arus AC ke tegangan arus DC. berfungsi untuk pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna dan menghemat daya listrik pada lampu neon serta menghilangkan bouncing (loncatan api) bila dipasang pada saklar.

2. Resistor Resistor merupakan sebuah perangkat yang membantu Power Supply dalam menurunkan tegangan, membagi tegangan, dan membatasi arus listrik yang masuk, sehingga akan dapat mengontrol perangkat-perangkat keras yang ada pada motherboard. 3. Induktor Induktor atau disebut juga dengan coil (kumparan) adalah komponen elektronika pasif yang berguna untuk mengatur frekuensi, memfilter dan juga sebagai alat kopel (penyambung).

Induktor atau coil banyak ditemukan pada peralatan atau rangkaian elektronika yang berkaitan dengan frekuensi seperti tuner untuk pesawat radio. 4.

kegunaan power supply

Transistor Transistor merupakan komponen elektronika aktif multitermal, biasanya memiliki 3 terminal. Secara harfiah, kata ‘Transistor’ berarti ‘Transfer resistor’, yaitu suatu komponen yang nilai resistansi antara terminalnya dapat diatur.

kegunaan power supply

Beberapa fungsi transistor di antaranya adalah sebagai penguat arus, sebagai switch (pemutus dan penghubung), stabilitasi tegangan, modulasi sinyal, penyearah dan lain sebagainya. 5. Dioda Dioda atau diode merupakan komponen elektronika aktif yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik pada satu arah saja, selain itu juga mampu menghambat arus listrik dari arah berlawanan. Diode adalah komponen elektronika semikonduktor yang memiliki 1 buah penghubung atau junction, sering disebut sebagai komponen 2 lapis (lapis N dan P).

Cara Kerja Power Supply Ketika pengguna menyalakan power pada komputer, maka power supply akan melakukan pemeriksaan dan tes sebelum menjalakan sistem komputer. Jika tes berjalan dengan baik maka power supply akan mengirim sinyal (power good) ke mainboard sebagai pertanda bahwa sistem komputer siap untuk beroperasi. Selanjutnya, power supply atau catu daya akan membagi daya sesuai dengan kapasitas yang diperlukan masing-masing komponen komputer.

Selain menyalurkan daya listrik ke komponen komputer, power supply juga menjaga stabilitas arus listrik pada berbagai komponen tersebut. Dari penjelasan pengertian power supply dan fungsinya di atas, maka komponen ini sama pentingnya seperti CPU pada komputer yang seringkali dianggap sebagai otak komputer.

Jika terjadi gangguan pada power supply, maka akan menyebabkan gangguan aliran daya pada komponen-komponen komputer. Demikian Penjelasan Materi Tentang Power Supply: Pengertian, Fungsi, Jenis, Komponen, Cara Kerja Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada SMA, SMK Ditag bagian bagian power supply beserta gambarnya, bisakah power supply untuk charger aki, blok diagram smps, cara kerja power supply, cara kerja kegunaan power supply power supply, cara membeli power supply pc, cara menggunakan power supply komputer, catu daya 12 volt, catu daya pdf, catu daya simetris, catu daya tts, fungsi casing, fungsi dari power connector, fungsi kabel power supply, fungsi motherboard, fungsi optical disk drive, fungsi power supply brainly, fungsi power supply dc, gambar power supply atx, gambar rangkaian power supply, harga catu daya, jenis jenis power supply, jenis jenis ram, kelebihan dan kekurangan power supply, kepanjangan ups adalah ?, kesimpulan power supply, komponen adaptor dan fungsinya, komponen power supply beserta gambar, komponen power supply dan fungsinya, manfaat psu, pengertian power supply atx, pengertian power supply btx, pengertian power supply switching, psu hemat listrik, psu power amplifier, rangkaian adaptor 4 dioda, rangkaian power supply, review psu korea, sebutkan contoh program aplikasi, sebutkan dan jelaskan 5 jenis hardisk, sejarah power supply, simbol catu daya, skema adaptor printer canon, switching regulator adalah, tegangan power supply pc, terangkan fungsi socket, urutan perakitan cpu Pos-pos Terbaru • Pengertian Keadilan • Pengertian Kritik Seni • Bimbingan Kegunaan power supply adalah • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia • Penyimpangan Sosial • Komunikasi Bisnis • Lembaga Keuangan • ISP adalah • Laut Adalah • Akhlak Adalah • Peramalan Adalah • Sedimentasi adalah • Sel Elektrolisis • Higgs domino mod apk speeder tanpa iklan • Dataran adalah

Apa itu 80 PLUS di Power Supply? Power Supply bikin hemat listrik?




2022 www.videocon.com