Sebutkan peralatan pendukung globalisasi

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Jakarta - Globalisasiadalah suatu proses tatanan yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Dengan kata lain Globalisasi adalah menyatunya negara-negara di dunia menjadi negara yang sangat besar secara multidimensional.

Globalisasi sebutkan peralatan pendukung globalisasi proses produksi global, penyebaran tenaga kerja internasional, kehidupan politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Untuk itu, detikers perlu tahu apa saja faktor pendorong terjadinya globalisasi. Secara umum faktor pendorong terjadinya globalisasi karena adanya pengembangan di bidang teknologi informasi, telekomunikasi, dan transformasi, serta faktor-faktor lainnya dengan sangat pesat.

Kemajuan teknologi mendukung batas-batas negara menjadi kurang berarti, baik dari segi ekonomi maupun budaya. Berikut sebutkan peralatan pendukung globalisasi faktor pendorong terjadinya globalisasi: 1. Pesatnya Pengembangan Teknologi Komunikasi Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang pesat mempercepat terjadinya proses globalisasi di dunia.

Negara yang memiliki infrastruktur teknologi komunikasi dan informasi dapat menggunakannya di skena perkantoran, pusat bisnis, dan perumahan. Dengan demikian, anak usia sekolah hingga di atas usia kerja dapat memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi dalam mengakses ilmu dan data sesuai kebutuhannya tanpa terbatas jarak geografis. 2. Integrasi Ekonomi Dunia Globalisasi juga terjadi karena adanya integrasi ekonomi dunia.

Perekonomian global tidak lagi hanya didasarkan pada pertanian atau industri, tetapi didominasi kegiatan perekonomian tanpa bobot (weightless economy) dan tidak berwujud (intangible economy).

Produk perekonomian ini berupa informasi, perangkat lunak, produk media hiburan, dan jasa berbasis internet. Perekonomian di masa globalisasi juga disebut sebagai knowledge-based economy atau perekonomian berbasis pengetahuan. Contoh produknya adalah transfer data dan pengetahuan secara real time dan atau online melalui pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi.

3. Perubahan Politik Dunia Menurut Anthony Giddens, perubahan politik dunia merupakan kekuatan penggerak adanya globalisasi. Salah satunya yaitu runtuhnya imperium Uni Soviet, munculnya mkanisme pemerintahan internasional dan organisasi regional seperti PBB dan Uni Eropa, serta munculnya organisasi non pemerintah internasional dan antarpemerintahan. Runtuhnya Uni Soviet mendorong banyak negara bergerak dari perekonomian terpusat ke sistem ekonomi dan politik ala barat, seperti Ukraina, Hungaria, Polandia, Ceko, negara Baltik, dan negara di Asia Tengah.

Sementara itu, organisasi internasional mendukung pembahasan dan penyelesaian isu internasional, seperti adanya WWF, dokter lintas batas, palang merah, dan Amnesty International dalam usaha perlindungan lingkungan dan kemanusiaan.

4. Berkembangnya Perusahaan-Perusahaan Transnasional Perusahaan transnasional adalah perusahaan yang memproduksi barang dan jasa lebih dari satu negara. Perusahaan transnasional merupakan jantung perekonomian global karena menjadi menyebarkan teknologi baru di berbagai belahan dunia dan menjadi pelaku utama di pasar uang internasional. Perusahaan transnasional dibentuk tiga pasar regional berpengaruh, yaitu Pasar Tunggal Eropa, Asia-Pasifik, dan Amerika Utara.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan globalisasi, ternyata globalisasi memiliki dampak terhadap kehidupan sosial budaya. Bagaimana dampaknya? Berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari laman Kemdikbud: Baca juga: Koperasi: Pengertian, Tujuan, Serta Fungsi yang Perlu Kamu Tahu Dampak Positif Globalisasi 1.

Perubahan Tata Nilai dan Sikap Globalisasi menyebabkan terjadinya perubahan tata nilai sosial budaya seperti cara hidup, pola pikir, maupun ilmu pengetahuan, dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.

Misalnya adalah meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya. 2. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Berkembangnya ilmu pengetahuan dapat ditandai dengan kehidupan sosial ekonomi yang lebih produktif, efektif, dan efisien. Selain itu juga ada kemajuan di bidang teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi, memudahkan kehidupan sebutkan peralatan pendukung globalisasi, misalnya mobilitas tinggi, karena jarak tempuh dalam bepergian dari satu tempat ke tempat lain menjadi lebih cepat, mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.

3. Kehidupan Menjadi Lebih Baik Kehidupan dapat menjadi lebih baik dengan globalisasi. Hal ini ditandai dengan meningkatnya turisme dan pariwisata menjadi berkembang. Selain itu globalisasi juga membantu memperluas pasar produk dalam negeri. Hal ini merupakan pertanda positif karena produksi dalam negeri dapat bersaing di pasar internasional. Pada akhirnya kehidupan menjadi lebih baik dan pembangunan negara menjadi meningkat.

Dampak Negatif Globalisasi 1. Lunturnya Nilai Budaya Asli Lunturnya budaya asli dapat ditandai dengan hal-hal berikut: - Menggerus nilai-nilai budaya asli seperti lunturnya gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang.

- Cara berpakaian bangsa barat masuk ke dalam budaya bangsa. - Meniru perilaku yang buruk dan kebarat-baratan. - Memberi salam tergantikan cium pipi kanan dan kiri yang dikenalkan budaya barat.

- Meniru cara berpakaian idola dari luar yang bertentangan dengan gaya berpakaian di Indonesia. 2. Perubahan Gaya Hidup Adapun perubahan gaya hidup mencakup: - Individualistis, yaitu mementingkan diri sendiri. - Pragmatis, yaitu melakukan kegiatan yang menguntungkan saja. - Materialistis, yaitu mengukur suatu sikap dengan materi. - Hedonism, yaitu sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya. - Konsumtif, yaitu pola konsumsi yang melebihi batas.

- Sekuler, yaitu mementingkan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama. 3. Terjadi eksploitasi sumber-sumber daya alam yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri. Jadi apa yang dimaksud dengan globalisasi seperti yang dijelaskan di atas ya detikers! Sesuaikan globalisasi dengan nilai-nilai kita ya! (fdl/fdl) tirto.id - Globalisasi merupakan istilah yang sering terdengar dan telah beredar di lingkungan masyarakat saat ini. Pengertian Globalisasi Dilansir laman You Matter World, globalisasi berarti percepatan pergerakan dan pertukaran (manusia, barang, dan jasa, modal, teknologi atau praktik budaya) yang ada di bumi.

Salah satu dampak globalisasi adalah mendorong dan meningkatkan interaksi antara berbagai wilayah dan populasi di seluruh dunia. Media sosial merupakan fenomena globalisasi yang menghubungkan seluruh lapisan masyarakat dari berbagai penjuru yang menghilangkan batasan antar-negara. Perkembangan ini tentu dapat membawa dampak, salah satunya bagi yang merasa jauh menjadi didekatkan dan dapat bertukar informasi secara berkala. Faktor Pendorong Globalisasi Faktor pendorong globalisasi adalah teknologi informasi dan komunikasi.

Ini bisa memicu hadirnya hubungan dari negara lain, karena faktor saling membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dalam suatu negara. Globalisasi membawa faktor-faktor yang memengaruhi, salah satunya faktor perdagangan Internasional atau perdagangan antarnegara.

Berikut ini beberapa faktor pendorong globalisasi: • Faktor perdagangan internasional dipicu untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri. • Faktor kedua ialah keinginan untuk memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara. • Faktor ketiga merupakan perbedaan kemampuan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya eknomi • Faktor keempat dipicu karena kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu meningkatkan pasar baru untuk menjual produk.

• Faktor kelima dipicu karena perbedaan keadaan iklim, sumber daya, sumber daya manusia, dan budaya. • Faktor keenam ini dipicu karena adanya kesamaan selera terhadap suatu barang antara negara satu dan negara lainnya.

Menurut Jurnal Heywood (2017:13) yang ditulis Held et all, ada tiga kelompok dalam globalisasi, yakni: 1. Kelompok Hiperglobalis Kelompok hiperglobalis adalah para pemimpin di antara para ‘penganut’ globalisasi.

Hiperglobalisme memandang globalisasi sebutkan peralatan pendukung globalisasi sebuah rangkaian perubahan ekonomi, kebudayaan, teknologi dan politik yang sangat besar, bahkan revolusioner, yang berlangsung sejak 1980-an. 2. Kelompok Skeptis Kelompok Skeptis memandang globalisasi sebagai khayalan dan menolak ide tentang sebuah ekonomi global yang terintegrasi. Mereka menunjuk pada banyaknya aktivitas ekonomi yang tetap berlangsung di dalam, dan tidak melintas, batas-batas negara, dan bahwasanya tidak ada sesuatu yang baru tentang tingginya tingkat perdagangan internasional dan aliran-aliran modal tanpa batas.

3. Kelompok Transformasionalis Kelompok Transformasional (paham antara hiperglobalisme dan skeptis) menawarkan sebuah pandangan jalan-tengah tentang globalisasi. Kelompok Transformasional menerima bahwa perubahan-perubahan besar telah berlangsung dalam pola-pola dan proses politik dunia dengan tanpa menghapus ciri-ciri tradisional yang telah mapan.

Baca juga: • Globalisasi Sebabkan Wabah Penyakit Sulit Dibendung • Seattle 1999: Protes Anti-Globalisasi di Jantung Kapitalisme Jenis-Jenis Globalisasi Masih menurut Heywood, globalisasi memiliki aspek-aspek yang ditafsirkan dalam tiga aspek atau jenis: 1. Globalisasi Politik Globalisasi politik merupakan proses di mana tugas pembuatan kebijakan telah beralih dari pemerintah nasional menuju pada organisasi internasional.

Globalisasi dalam bidang politik ini ditandai dengan munculnya perkembangan nilai demokrasi di mana masyarakat ikut andil dalam kehidupan menciptakan suasana demokratis secara bersama dengan lebih baik. 2. Globalisasi Ekonomi Globalisasi Ekonomi merupakan proses yang menunjuk semua ekonomi nasional ditarik ke dalam ekonomi global yang saling terkait.

Munculnya globalisasi ekonomi ini mengedepankan pasar bebas yang menduduki hampir seluruh dunia. Hadirnya pasar bebas ini meningkatkan fenomena ekonomi yang besar karena adanya pertumbuhan yang pesat. Di samping mendapatkan fenomena yang positif, dampak akibat pasar bebas tersebut menciptakan pasar terbuka yang menyebabkan pasar tradisional yang dimiliki oleh para petani dan nelayan kecil menjadi hilang dan tergantikan oleh supermarket dengan modal yang besar.

3. Globalisasi Budaya Globalisasi kebudayaan menurut Heywood, merupakan sebuah proses informasi, komoditas dan gambaran yang diproduksi di belahan dunia masuk ke dalam sebuah aliran global yang cenderung menipiskan perbedaan kebudayaan antara bangsa, wilayah, dan individu. Kemunculan globalisasi kebudayaan ini membuat masyarakat dunia membuka dan menerima kenyataan masuknya pengaruh budaya dari luar terhadap kehidupan suatu bangsa.

Faktor Pendorong penyebab Globalisasi Globalisasi muncul karena adanya ketergantungan dalam masalah sosial, politik, ekonomi dan budaya antarnegara di dunia.

Faktor globalisasi juga muncul karena perkembangan dan kemajuan ilmu sebutkan peralatan pendukung globalisasi yang tanpa batas di bidang teknologi komunikasi.

Perkembangan ini kemudian menjadi bagian untuk pemenuhan kebutuhan suatu negara yang berakibat saling membutuhkan satu sama lain. Terkait faktor globalisasi yang telah disebutkan diatas, dipicu juga oleh beberapa faktor seperti; perubahan iklim politik dunia, modernisasi sosial ekonomi, perkembangan pasar, dan kemajuan teknologi dan komunikasi.

Situs resmi kemdikbud.go.id menyebutkan beberapa faktornya sebagai berikut: A. Perubahan Iklim Politik Dunia Menurut Anthoni Giddens, pengaruh politik memengaruhi tingkat globalisasi; bubarnya Uni Soviet paling menentukan karena negara tersebut mulai terbuka terhadap bisnis kapitalis dan negara tidak terisolasi dari masyarakat global dan menjadi terintegrasi.

Mekanisme pemerintahan internasional dan regional menyatukan berbagai negara dan bangsa ke dalam satu forum politik bersama, yaitu PBB dan Uni Eropa. PBB menjadi wadah asosiasi negara-bangsa yang anggotanya memiliki kedaulatan penuh. B. Modernisasi Sosial Ekonomi Modernisasi merujuk pada adanya periode waktu masa kini. Modernisasi ini merupakan perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern menurut Huntington, 1997 dalam Martono (2014:172).

Faktor pendorong ini timbul karena adanya proses perubahan ke tahap memperbarui karakteristik yang dimiliki masyarakat modern. C. Perkembangan Pasar Faktor ini merupakan konsekuensi yang alami dan tidak terhindarkan dari corak produksi kapitalis. Mark dalam Heywood (2017:175) menyebutkan bahwa esensi dari kapitalisme merupakan sesuatu yang menyingkirkan halangan lokal terhadap perdagangan dan menjaring seluruh dunia sebagai pasarnya.

Perkembangan pasar ini juga dikenal sebagai keterbukaan dalam sistem perdagangan yang disebut dengan perdagangan bebas. Perdagangan bebas ini merupakan kebijakan pemerintah yang tidak melakukan diskriminasi terhadap impor atau mengganggu ekspor. D. Kemajuan Teknologi dan Komunikasi Penyebab globalisasi ini karena adanya kebudayaan secara intensif yang terjadi pada awal ke-20 yang berhubungan dengan berkembangnya teknologi komunikasi.

Kemajuan ini ditandai dengan aktifnya masyarakat dunia berinteraksi secara jarak jauh dan menggantikan kontak fisik sebagaai sarana komunikasi. Hadirnya kemajuan ini membuat individu sebutkan peralatan pendukung globalisasi mengakses seluruh informasi dengan cepat, luas, dan tidak mengenal batasan ruang dan waktu dalam negeri maupun luar negeri. Munculnya kemajuan teknologi ini memunculkan gebrakan baru yang disebut dengan perkembangan globalisasi kebudayaan.

Proses panjang mengenai globalisasi ini menghasilkan fenomena yang sangat berdampak pada setiap negara. Globalisasi ini membuat jalinan jaringan yang semakin masif sehingga mampu membuat negara menjalin kepercayaan satu sama lain.

Fenomena ini juga memunculkan kebutuhan yang meningkatkan pengetahuan baru.
Berikut peralatan pendukung globalisasi: • Handphone • Laptop atau Komputer • Internet • Televisi, radio dan perangkat informasi lainnya • Perangkat teknologi dan transportasi • Listrik » PEMBAHASAN Globalisasi diartikan sebagai suatu kondisi di mana batas-batas fisik negara seolah tak ada sebab masyarakat terhimpun sebagai warga dunia yang terhubung tanpa batas melalui perangkan telekomunikasi dan transportasi.

Dengan globalisasi, dua wilayah di bumi yang jauhnya ribuan kilometer bisa terhubung dalam hitungan detik. Globalisasi membawa banyak perubahan positif juga negatif. Perubahan positifnya adalah kemajuan di segala bidang utamanya pada sektor ekonomi di mana kerja sama antarnegara semakin efisien dan efektif. Adapun salah satu contoh efek buruknya adalah nilai luhur bangsa pudar, adanya ancaman pergeseran budaya dan lain-lain. • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • » Pelajari Lebih Lanjut: • Materi tentang bentuk globalisasi brainly.co.id/tugas/13989528 • Baca lebih jauh mengenai pengertian globalisasi brainly.co.id/tugas/2022590 • Ketahui lebih dalam lagi tentang pengaruh globalisasi brainly.co.id/tugas/34437659 » Detil Jawaban Kode : - Kelas : 6 SD Mapel : Tematik Bab : tema 4 Pengertian Globalisasi dan Contohnya #TingkatkanPrestasimu Teks 1 Bus kota adalah salah satu angkutan umum yang banyak diminati masyarakat.

Selain bertarif murah, angkutan ini dapat dinaiki siapa saja dan siap … mengantar ke mana saja tujuan kita. Untuk menaiki kendaraan ini, kita cukup menunggu di halte atau terminal. Namun, kendaraan ini tidak bisa menghindari kemacetan di jalan raya setiap hari. Teks 2 Lin Yogyakarta atau biasa disebut KRL Jogja Solo (KRL Joglo) adalah jaringan sebutkan peralatan pendukung globalisasi komuter di Indonesia yang menghubungkan kota penting di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Di Kota Jogja kita dapat menaiki kereta ini dengan menunggu di stasiun Yogyakarta atau Lempuyangan. Sebelum menaikinya, kita diwajibkan membeli tiket seharga Rp8.000,00. Karena harga tiket yang murah, KRL Joglo dapat dinaiki siapa saja. Selain itu untuk menghindari kemacetan, sebagian warga Jogja dan Solo memilih menaiki KRL Joglo ini. Persamaan isi kedua teks tersebut adalah. A. Bus kota dan KRL Joglo memiliki tarif yang samaB. Bus kota dan KRL Joglo memiliki jalur perjalanan yang samaC.

Bus kota dan KRL Joglo adalah kendaraan umum yang diminati masyarakat karena tarifnya yang terjangkauD. Bus kota dan KRL Joglo adalah kendaraan umum yang disenangi masyarakat umum dan digunakan untuk menghindari kemacetan​ Buah sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.

Buah mengandung nutrisi, serat, dan vitamin.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Kandungan tersebut bermanfaat untuk perkembangan dan pertumbuh … an tubuh. Buah juga merupakan salah satu sumber air untuk tubuh yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Antioksidan yang terkandung dalam buah dapat membantu mencegah penyakit berbahaya.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Untuk itu, marilah biasakan mengonsumsi buah setiap hari. Jenis paragraf tersebut adalah . nih soal mudah buat yg jawabane bener​ Bacalah cerita anak berikut untuk menjawab soal nomor 19 dan 20!Orang tua Lia memiliki sebuah toko kue yang selalu ramai pembeli.

Orang tuanya mempeke … rjakan banyak orang di toko kue itu. Meskipun demikian, ibu selalu meminta bantuan Lia untuk menguleni adonan kue ataupun mengantarkan pesanan.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Hal itu membuat Lia merasa kesal karena menurutnya karyawan ibunya dapat melakukan pekerjaan itu.Setiap ibunya meminta tolong, Lia selalu mengeluh dalam hati, "Mengapa aku tidak dapat bersantai saja seperti seorang putri raja? Mengapa aku harus bekerja keras?"Suatu hari, ibu meminta bantuan Lia untuk mengantarkan kue ke rumah Nyonya Tari.

Dengan wajah berkerut, Lia protes, "Mengapa aku harus mengantarkan pesanan ini, Bu? Seharusnya, karyawan Ibu yang mengantarkan pesanan ini." Mendengar protes Lia, ibunya hanya tersenyum.Ibunya lalu menyerahkan secarik kertas kepada Lia. "Tolong, ya, Nak, antarkan pesanan itu kepada Nyonya Tari. Itu harga pesanannya. Hati-hati di jalan, ya, Nak," kata ibu. Dengan berat hati, Lia pun berangkat.Lia berhasil mengantarkan pesanan itu. Sebagai ucapan terima kasih, Nyonya Tari memberikan jus mangga kepada Lia.

"Kamu hebat sekali, Lia. Kamu anak yang rajin membantu orang tua," kata Nyonya Tari memuji Sebutkan peralatan pendukung globalisasi. Senyuman pun merekah di wajah Lia.19.Amanat yang terkandung dalam cerita anak tersebut adalah .​ kamu telah mengetahui ciri-ciri bahasa iklan elektronik. sekarang perhatikan iklan-iklan elektronik. Identifikasilah ciri-ciri bahasa yang mampu menar … ik perhatian khalayak pada iklan tersebut.

Tuliskan secara detail hasil identifikasimu1.produk yang diiklankan:ciri-ciri bahasa yang terkandung dalam iklan: 2. produk yang sebutkan peralatan pendukung globalisasi ciri-ciri bahasa yang terkandung dalam iklan: 3.

produk yang diiklankan: ciri-ciri bahasa yang terkandung dalam ikan:​ Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan.

Kali ini PakDosen akan membahas tentang Globalisasi? Mungkin anda pernah mendengar kata Globalisasi?

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Disini PakDosen membahas secara rinci tentang p engertian, pengertian menurut para ahli, ciri, faktor, dampak, macam, gejala, aspek dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. 9.6. Sebarkan ini: Globalisasi menurut para ahli adalah sebuah proses sosial yang disebabkan kemajuan zaman dan dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif.

Menurut bahasanya globalisasi terdiri dari dua frasa yakni global dan sasi, global memiliki arti mendunia dan sasi berarti proses. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian globalisasi adalah proses kemajuan yang mengikuti arus perkembangan jaman. Faktor penyebab globalisasi umumnya datang dari berbagai arah. Namun penyebab utama terjadinya globalisasi adalah perkembangan jaman yang semakin cepat.

Perkembangan jaman ini menuntut manusia untuk beradaptasi agar dapat tetap bertahan hidup dengan kondisi jaman yang semakin maju dan modern.

Dampak globalisasi dapat kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari kita, mulai dari penggunaan smartphone, penggunaan internet, munculnya peralatan masak serba canggih, ditemukannya tenaga listrik dengan tenaga matahari dan lain sebagainya. Pada dasarnya globalisasi dapat memberikan dampak positif dan negatif jika dikaji lebih dalam. Pengaruh globalisasi memang tidak dapat sebutkan peralatan pendukung globalisasi hindari, hal ini disebabkan karena arus perkembangan jaman terus meningkat.

Semakin lama jaman semakin modern begitu juga dengan globalisasi yang terjadi. Akhirnya globalisasi kan terus terjadi dan berkembang seiring dengan arus perkembangan jaman. Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli Para ahli menafsirkan pengertian globalisasi adalah sebagai berikut: Thomas L Friedman Globalisasi merupakan gabungan dari teknologi dan dimensi ideologi.

Dimensi ideologi sendiri adalah pasar bebas dan kapitalisme, sedangkan dimensi teknologi adalah penggunaan informasi dan teknologi yang menghubungkan dunia.

Emanuel Ritcher Globalisasi adalah sebuah jaringan kerja dalam skala global yang menyatukan masyarakat dunia dalam suatu ikatan saling membutuhkan satu sama lain. Malcom Waters Globalisasi adalah suatu proses sosial yang mengakibatkan pikiran bahwa pembatasan geografis dalam hal sosial dan budaya menjadi kurang penting. Achmad Suparman Globalisasi adalah sebuah proses untuk menjadikan perilaku maupun benda menjadi ciri khusu suatu individu tanpa dibatasi oleh geografis dan wilayah.

Martin Albrown Globalisasi adalah proses menghubungkan masyarakat diseluruh dunia kedalam sebuah komunitas masyarakat tunggal dunia. Ciri-ciri Globalisasi • Didukung oleh kecepatan informasi, teknologi canggih, transportasi, dan komunikasi yang diperkuat oleh tatanan dan manajemen yang tangguh. • Telah melampaui batas tradisional geopolitik. Batas tersebut saat ini harus tunduk kepada kekuatan teknologi, ekonomi, sosial politik, dan mempertemukan tatanan yang sebelumnya sulit dipertemukan.

• Adanya saling ketergantungan antara negara. • Pendidikan merupakan bagian dari globalisasi. Menurut Emil Salim (Mimbar, 1989) ada empat kekuatan yang menyebabkan dunia menjadi transparan yaitu perkembangan Iptek yang semakin tinggi, perkembangan bidang ekonomi yang mengarah kepada perdagangan bebas, lingkungan hidup, dan politik.

Menurut Tilaar ciri era globalisasi yaitu adanya era masyarakat terbuka. Keterbukaan tersebut meliputi bidang ekonomi yang ditandai dengan adanya pasar bebas sebutkan peralatan pendukung globalisasi bidang politik ditandainya dengan berkembangnya nilai demokratis.

Masyarakat yang demokratis adalah masyarakat yang menghormati hak asasi manusia dan menjunjung tinggi antara sebutkan peralatan pendukung globalisasi dan kewajiban. Baca Lainnya : Paragraf Ineratif Kesimpulan yang dapat kita ambil bahwa ciri-ciri globalisasi ditandai dengan adanya: • Kecanggihan teknologi/era digital khususnya pada bidang informasi dan komunikasi. Oleh sebab itu, kejadian, kegiatan dan atau keputusan individu/masyarakat di belahan dunia sangat mudah diakses dan dikomunikasikan atau disebarluaskan kepada masyarakat dunia.

• Kekuatan teknologi, ekonomi, sosial politik yang mampu menembus/ melampaui batas-batas geopolitik. • Penyebarluasan gagasan, pembaharuan dan penemuan hal-hal baru melalui pendidikan.

• Era kompetitif baik dalam hal jasa dan produk barang. • Masyarakat yang aktif, kreatif, dan selalu mengikuti zaman.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

• Era perdagangan bebas. • Tuntutan transparansi, demokratisasi maupun penghormatan hak asasi manusia. • Kehidupan bisnis yang semakin marak.

Faktor Penyebab Globalisasi Globalisasi yang terjadi bukanlah suatu kebetulan, faktor penyebab globalisasi dapat dibagi menjadi dua sebutkan peralatan pendukung globalisasi faktor internal dan faktor eksternal, berikut ini adalah penjelasannya: Faktor Internal Penyebab Globalisasi • Rasa ketergantungan suatu Negara dengan Negara lain.

• Berkembangnya demokrasi dan transparansi pemerintahan. • Kebebasan berpendapat. • Munculnya berbagai lebaga swadaya masyarakat dan lembaga politik. • Perkembangan pola pikir dan pendidikan masyarakat.

Faktor Eksternal Penyebab Globalisasi • Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau IPTEK. • Perkembangan sarana komunikasi. • Munculnya kesepakatan diselenggarakannya pasar bebas. • Meningkatnya fungsi dan peran lembaga Internasional. • Terjadinya modernisasi di berbagai bidang. • Perkembangan HAM yang berlaku.

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Terjadinya globalisasi tentunya akan menimbulkan dampak baik itu positif maupun negatif. Dampak dampak tersebut tidak dapat kita hindari karena bersifat konkret. Dibawah ini adalah penjelasan tentang dampak positif dan dampak negatif globalisasi yakni sebagai berikut: Dampak Positif Globalisasi • Meningkatnya kedisiplinan dan etos kerja yang dimiliki oleh masyarakat. • Meningkatnya produktivitas masyarakat yang akan mengarah pada penghidupan yang lebih baik.

• Penggunaan teknologi yang lebih baik dari sebelumnya. • Kemajuan di bidang transpostasi, teknologi dan komunikasi. • Mobilas tinggi karena meningkatnya sarana transportasi. • Meningkatnya pembangunan suatu daerah. • Dapat menyebarluaskan kebudayaan melalui jalur pariwisata. • Meluasnya pasar dan peningkatan pendapatan negara.

Dampak Negatif Globalisasi • Semakin mudahnya kebudayaan asing dapat masuk ke Indonesia. • Semakin luntur rasa gotong royong yang dimiliki oleh masyarakat karena selalu bergantung pada teknologi. • Terjadinya penyelundupan barang ilegal masuk ke Indonesia. • Terjadinya kesenjangan sosial. • Menghambat pertumbuhan di sektor industri dalam Negeri. • Timbulnya sebutkan peralatan pendukung globalisasi boros dan suka menghambur hamburkan uang. Macam-Macam Globalisasi Dibawah ini adalah macam-macam globalisasi yakni sebagai berikut: Globalisasi Sebutkan peralatan pendukung globalisasi Bidang Ekonomi Globalisasi dalam bidang ekonomi berarti globalisasi yang di dalamnya ada tuntutan dunia berupa perdagangan internasional tanpa hambatan batas-batas negara (ekspor-impor).

Proteksi berupa bea masuk yang tinggi atau larangan masuknya barang luar negeri dianggap bertentangan dengan arus global. Globalisasi Di Bidang Kebudayaan Globalisasi di bidang kebudayaan telah menyebarluaskan perilaku dan nilai-nilai dari negara lain.

Globalisasi dalam bidang ini juga dapat mengubah cara berfikir seseorang sehingga dapat merubah tingkat sosial budaya manusia. Pergaulan antarindividu beda negara telah terjadi perpindahan nilai budaya. Globalisasi Di Bidang Politik Globalisasi di bidang politik adalah kebijakan suatu negara secara tidak langsung bisa atau akan mempengaruhi kebijakan di tingkat regional ataupun dunia. Globalisasi Di Bidang Informasi Dan Komunikasi Globalisasi di bidang informasi dan komunikasi telah menghasilkan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat.

Kemajuan ini telah memudahkan manusia untuk sebutkan peralatan pendukung globalisasi dan bertukar informasi, baik dengan orang dalam negeri maupun luar negeri. Globalisasi Di Bidang Ideologi Dengan berkembangnya globalisasi dalam bidang ideologi menyebabkan berkembangnya paham ideologi asing di negara-negara dunia yang telah memengaruhi sikap dan perilaku negara lain. Gejala Globalisasi Sebagai sebuah rangkaian proses sosial, globalisasi dapat dikenali melalui gejalanya.

Gejala yang dimaksud adalah sebagai berikut. • Penciptaan dan penggandaan. Berbagai aspek kehidupan, seperti produk, gaya hidup, ataupun praktik-praktik politik saat ini cenderung tidak lagi dibatasi oleh kaidah-kaidah atau batasan-batasan geografis ataupun kultural.

Globalisasi bisa muncul dalam bentuk penggandaan praktik ataupun produk yang telah ada sebelumnya, tetapi bisa juga muncul dari hal-hal yang baru. Berbagai merek produk dari negara Amerika Serikat ataupun Eropa, saat ini tersedia di seluruh belahan bumi dan bisa dinikmati oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Pada saat yang sama, demokrasi telah berkembang menjadi sebuah praktik politik yang diidealkan.

Baca Lainnya : Teks Deskripsi adalah • Perluasan dan pemekaran hubungan sosial, aktivitas, dan saling ketergantungan. Globalisasi juga ditandai dengan perluasan dan pemekaran dalam artian spasial dan temporal. Semua kegiatan, hubungan, dan proses berlangsung pad saat yang bersamaan dalam skala global dan berlangsung selama 24 jam. Perluasan dan pemekaran temporal dan spasial ini dapat terlihat seperti adanya operasi kegiatan finansial global, chain stores, kelompok teroris, ataupun gerakan-gerakan sipil global.

• Intensifikasi dan akselerasi. Proses intensifikasi dan akselerasi terjadi dalam kaitannya dengan pertukaran data dan informasi maupun dalam kaitannya dengan hubungan sosial. Dalam kaitan ini, Anthony Giddens melihat globalisasi pada dasarnya adalah lokalisasi. Jika selama ini lokal dan global dipahami sebagai dua kutub ekstrem dari sebuah kontinum, globalisasi menjadi lokal dan global sekaligus sebagai awal dan akhir.

Selain pendapat tersebut, ada pula ahli yang mengungkapkan tentang gejala yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. Gejala-gejala yang dimaksud adalah sebagai berikut: • Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet, menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya.

Sementara itu, pergerakan massa seperti turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung. Hal ini sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).

• Peningkatan interaksi kultural/budaya melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita serta olahraga internasional). Saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan atau pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion (pakaian), literatur, dan makanan. • Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, masalah pemanasan bumi, masalah pencemaran, dan memberantas terorisme.

Masalah-masalah tersebut memerlukan penanganan bersama sehingga diadakanlah kerja sama internasional, baik kerja sama bilateral maupun multilateral. Untuk mengungkapkan gejala-gejala globalisasi dalam kehidupan masyarakat, beberapa ahli melakukan penelitian tentang globalisasi.

Pada umumnya, globalisasi ditunjukkan dengan gejala-gejala berikut: • Meningkatnya perdagangan global. • Meningkatnya aliran modal internasional, diantaranya investasi langsung luar negeri. • Meningkatnya aliran data lintas batas, misalnya penggunaan internet, satelit komunikasi, dan telepon.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

• Adanya desakan berbagai pihak untuk mengadili para penjahat perang internasional di Mahkamah Internasional. • Adanya gerakan untuk memperjuangkan keadilan internasional.

• Meningkatnya pertukaran budaya internasional, misalnya pertukaran film-film Hollywood dan Bollywood. • Menyebarluasnya multikulturalisme dan semakin besarnya akses individu terhadap berbagai macam budaya. • Meningkatkan perjalanan dan turisme lintas negara. • Meningkatnya imigrasi, termasuk imigrasi ilegal. • Berkembangnya infrastruktur telekomunikasi global. • Berkembangnya sistem keuangan global. • Meningkatnya aktivitas perekonomian dunia yang dikuasai oleh perusahaan multinasional.

• Meningkatnya peran organisasi-organisasi internasional seperti IMF, WTO, dan WIPO yang berurusan dengan transaksi-transaksi internasional. Aspek-Aspek Globalisasi Menurut Malcolm Waters terdapat tiga dimensi/aspek globalisasi, yaitu globalisasi ekonomi, globalisasi politik, dan globalisasi budaya, berikut ini penjelasannya: Globalisasi Ekonomi Globalisasi perekonomian adalah proses kegiatan ekonomi dan perdagangan ketika negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar.

Kekuatan tersebut terintegrasi dengan sebutkan peralatan pendukung globalisasi rintangan batas teritorial negara. Globalisasi tersebut mengharuskan keterbukaan terhadap arus modal, barang, dan jasa. Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi, antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut ini: Globalisasi produksi Perusahaan berproduksi di berbagai negara dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah.

Hal ini dilakukan, baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai, ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Globalisasi pembiayaan Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga sebutkan peralatan pendukung globalisasi memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT ( build-operate-transfer) bersama mitra usaha dari mancanegara.

Globalisasi tenaga kerja Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi, maka human movement(pergerakan manusia) akan semakin mudah dan bebas. Baca Lainnya : Teks Cerpen Globalisasi jaringan informasi Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui : TV, radio, media cetak, internet, dan lain-lain.

Jaringan komunikasi yang semakin maju sebutkan peralatan pendukung globalisasi perluasan pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celana jeansLevi’s, atau hamburger yang melanda pasar di mana-mana. Akibatnya, selera masyarakat dunia, baik yang berdomisili di kota ataupun di desa, menuju pada selera global. Globalisasi perdagangan Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif.

Dengan demikian, kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan adil. Globalisasi Politik Kekuasaan politik, tentunya, berada di bawah kendali setiap pemerintah. Namun, dalam era globalisasi terdapat ketentuan bahwa negara yang ingin bergabung dalam ekonomi global harus terbuka dalam bidang ekonomi, politik, budaya, dan bidang kehidupan lainnya.

Keterbukaan ini membuat negara-negara nasional tidak boleh bersaing berdasarkan kebanggaan mereka akan ideologi nasional. Mereka harus bersaing berdasarkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam menyesuaikan diri dan memenuhi tuntutan global.

Setiap negara nasional harus mengadaptasikan konsep identitas nasional terhadap tuntutan globalisasi. Adaptasi ini terkadang menimbulkan dilema terhadap kedaulatan nasional. Apakah mereka harus mempertahankan kedaultan nasional dengan konsep lama atau meleburkan kedaulatan nasional negaranya dalam kerja sama transnasional (antarbangsa).

Tentunya, hal itu harus dipertimbangkan berdasarkan manfaat dari globalisasi. Meskipun dilema, namun ada beberapa dampak positif yang bisa diambil. Adapun dampak diantaranya sebagai berikut. • Adanya jaminan penegakan hak asasi manusia di setiap negara. • Semakin tegaknya perdamaian dunia. • Tumbuhnya kesadaran bangsa-bangsa sebagai warga dunia yang memiliki tanggung jawab bersama dalam mempertahankan kelangsungan hidup di dunia. • Memberikan dorongan besar bagi konsolidasi demokrasi di banyak negara.

• Globalisasi Sosial Budaya Era globalisasi menyebabkan masuknya berbagai budaya luar, baik yang bersifat positif maupun negatif. Globalisasi telah menyebarkan berbagai nilai sosial dan budaya suatu negara ke seluruh dunia.

Proses ini akan melahirnya budaya dunia atau world culture. Perkembangan teknologi komunikasi pada abad ke-20 telah meningkatkan intensitas globalisasi kebudayaan. Kontak melalui media atau alat perantara telah menggantikan bentuk kontak fisik.

Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan. Hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. Berkembangnya globalisasi budaya ditandai dengan : • Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional; • Penyebaran prinsip multikebudayaan ( multiculturalism) dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya; • Berkembangnya turisme dan pariwisata; • Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain; • Berkembangnya mode yang bersakla global, seperti pakaian, film, dan lain-lain; • Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.

Contoh Globalisasi Dibawah ini adalah beberapa contoh tentang globalisasi yakni sebagai berikut: Globalisasi di Bidang Ekonomi • Banyaknya Supermarket • Adanya jual beli online yang memungkinkan melakukan transaksi dengan orang yang jauh • Terciptanya mesin-mesin canggih untuk menunjang proses produksi • Adanya Ekspor dan Impor • Masuknya produk luar negeri dengan mudah • Terbukanya pasar bursa Internasional Globalisasi di Bidang Budaya • Masuk dan menyebarnya budaya asing • Masuknya mode-mode pakaian luar negeri • Banyaknya imigrasi • Terjadinya pertukaran budaya Internasional • Hilangnya budaya-budaya tradisional secara perlahan Globalisasi di Bidang Politik • Dibentuknya PBB • Timbulnya kerjasama antar negara • Timbulnya politik negara • Hubungan bilateral maupun multirateral antar negara dapat dengan mudah dilakukan • Munculnya ideologi-ideologi asing Globalisasi di Bidang IPTEK • Munculnya berbagai macam handphone untuk memudahkan berhubungan dengan orang yang jauh • Adanya internet untuk memudahkan berkomunikasi dan mendapatkan informasi • Munculnya video call yaitu kita dapat bertatap muka dengan orang yang jauh • Informasi-informasi dan menyebar dengan cepat dan luas • Kita dapat melihat suatu kejadian dimanapun secara langsung dengan menggunakan televisi, internet, dan hp.

Globalisasi di Bidang Ideologi • Bahasa Asing masuk dengan mudahnya • Perempuan bekerja sudah tidak asing lagi • Masyarakat semakin heterogen • Hilangnya rasa gotong royong • Timbulnya rasa egoisme diantara masyarakat Demikian Penjelasan Materi Tentang Globalisasi adalah: Pengertian, Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Faktor, Dampak, Macam, Gejala, Aspek dan ContohSemoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi. Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada S1, SMA Ditag apa itu global, apa itu prestasi diri, apa yg dimaksud globalisasi secara umum, apakah yang dimaksud globalisasi kebudayaan, aspek globalisasi, budaya nasional indonesia adalah, ciri ciri globalisasi, ciri ciri globalisasi dalam sosiologi, ciri ciri globalisasi ekonomi dan contohnya, ciri ciri globalisasi secara umum, contoh dari globalisasi, contoh globalisasi, contoh internasionalisasi, faktor globalisasi, faktor pendorong globalisasi, gejala globalisasi, globalisasi dalam sebutkan peralatan pendukung globalisasi adalah, globalisasi menurut pendapat sendiri, globalisasi menurut selo soemardjan, jelaskan 4 saluran globalisasi, jelaskan fase globalisasi menurut held, jelaskan pengertian dari global village, jelaskan pengertian global, jelaskan proses globalisasi, jenis globalisasi, karakteristik berpikir domestik, karakteristik globalisasi, karakteristik globalisasi secara umum, kesimpulan dari globalisasi, kesimpulan globalisasi, latar belakang globalisasi, laurence e rothenberg, macam macam globalisasi, makalah globalisasi, materi globalisasi kelas 12, mengapa terjadi globalisasi, pengertian global menurut para ahli, pengertian globalisasi brainly, pengertian globalisasi dan contohnya, pengertian globalisasi dan dampaknya, pengertian globalisasi dan desentralisasi, pengertian globalisasi menurut albrow, pengertian globalisasi menurut ilmu sosiologi, pengertian globalisasi menurut imf, pengertian globalisasi menurut martin albrow, pengertian globalisasi menurut para ahli, pengertian globalisasi menurut para ahli brainly, pengertian globalisasi menurut para ahli dalam bukunya, pengertian globalisasi menurut para ahli dan kesimpulannya, pengertian globalisasi menurut para ahli pdf, pengertian globalisasi menurut para ahli sosiologi, pengertian globalisasi pada zaman now, pengertian globalisasi secara umum, pengertian globalisasi secara umum brainly, pengertian globalisasi yang mudah dipahami, pengertian inovasi dalam sosiologi, pentingnya globalisasi bagi indonesia, perkembangan globalisasi, proses globalisasi, proses globalisasi sosiologi, saluran globalisasi, sebutkan ciri globalisasi, sebutkan tanda-tanda era globalisasi, solusi dari dampak globalisasi, teori globalisasi pdf, teori globalisasi sosiologi, tokoh teori modernisasi, tujuan globalisasi Pos-pos Terbaru • Paragraf Ineratif • OPEC adalah • Pengertian Epigrafi • Pengertian Keadilan • Pengertian Kritik Seni • Bimbingan Konseling adalah • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia • Penyimpangan Sosial • Komunikasi Bisnis • Lembaga Keuangan • ISP adalah • Laut Adalah • Akhlak Adalah • Peramalan Adalah • Sedimentasi adalah
tirto.id - Globalisasi mengacu pada situasi hubungan sosial dalam masyarakat dunia yang kian terlepaskan dari pengaruh batas-batas geografis.

Proses globalisasi membuat interaksi masyarakat dunia bisa lebih efektif dan efisien, tanpa terbatasi oleh jarak, tempat, bahkan waktu. Terlebih, berkat kehadiran teknologi internet, orang-orang dari berbagai belahan dunia bisa saling terkait, menjalin hubungan, berkomunikasi, hingga berbagi pengaruh. Akibatnya, peristiwa yang terjadi di daerah terpencil sekalipun dapat mempengaruhi banyak orang di berbagai penjuru bumi.

Contoh globalisasi dalam kehidupan sehari-hari tergambar jelas pada aktivitas penggunaan ponsel. Teknologi smartphone yang terus berkembang pesat dalam 2 dekade terakhir membikin orang dari Indonesia bisa dengan mudah berkomunikasi dengan kerabat, kolega, kawan maupun kenalan tak terduga di belahan dunia lain.

Saat ini, tentu tidak sulit mencari teman baru dari Latvia, misalnya, sebuah negara yang mungkin letaknya saja susah dicari di peta atlas dunia. Bahkan, dengan kehadiran berbagai platform media sosial serta seabrek aplikasi video konferensi, seperti Zoom, Google Meet, Skype, dan lain sebagainya, komunikasi itu tidak hanya melalui suara atau pesan tulisan, melainkan juga via gambar visual.

Kualitas komunikasi video konferensi saat ini pun semakin mendekati pertemuan tatap muka. Baca juga: Bentuk-bentuk Globalisasi di Bidang Ekonomi dan Komunikasi Mudah dicari pula contoh globalisasi di bidang politik.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Salah satu peristiwa politik dengan pengaruh global yang paling anyar adalah pergantian kekuasaan di Afghanistan. Keberhasilan kelompok Taliban merebut kendali pemerintahan di Afghanistan segera diikuti dengan peralihan arah kebijakan luar negeri negara-negara seperti AS, Jerman, Inggris, hingga Indonesia dan lainnnya. Kasus tersebut menjadi salah satu bukti bahwa globalisasi sudah dan sedang terjadi. Pengertian Globalisasi Menurut Bahasa dan Istilah Dalam kajian sosiologi, globalisasi didefinisikan sebagai hubungan sosial yang kian intensif antara individu, kelompok, atau masyarakat yang secara geografis berada di tempat-tempat yang saling berjauhan.

Dari sisi bahasa, globalisasi berakar dari kata globe (tiruan bentuk bumi yang bulat), serta lantas berkembang menjadi " globalize" yang berarti mendunia.

Globalisasi dengan demikian melukiskan fenomena tentang mendunianya berbagai aspek kehidupan manusia. Sementara dari segi istilah, tentu ada banyak definisi globalisasi mengingat fenomena ini menjadi perhatian para ahli ilmu sosial. Baca juga: Contoh Perubahan Sosial dalam Masyarakat di Kehidupan Sehari-hari Sebagai misal, ahli sosiologi Roland Robertson, seperti dikutip dalam Modul Sosiologi terbitan dari Kemdikbud (2020:4) mendefinisikasi globalisasi sebagai proses yang menghasilkan dunia tunggal.

Masyarakat dari seluruh dunia menjadi saling tergantung di hampir semua aspek kehidupan, baik yang terkait bidang politik, ekonomi, kebudayaan, dan lain sebagainya. Dari segi bentuk umumnya, globalisasi juga bisa didefinisikan oleh 4 fenomena yang berkembang pesat sejak pertengahan Abad 20. Keempat fenomena itu adalah: • perubahan sangat cepat di bidang elektronika; • massifnya aktivitas ekonomi dan perpindahan orang lintasbangsa atau lintasnegara; • tumbuhnya ruang-ruang pergaulan sosial bersifat transnasional (lintasbangsa); • berlangsungnya perubahan kuantitatif maupun kualitatif di aspek ideologi, nilai-nilai, dan norma-norma sosial.

Baca juga: Dampak Positif dan Negatif Globalisasi di Bidang Ekonomi Adapun Horst Kohler, saat masih menjabat Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF), pernah mendefinisikan globalisasi dari sudut pandang ekonomi, dengan penjelasan lebih spesifik. "[Globalisasi adalah] Proses peningkatan pembagian kerja internasional dan integrasi ekonomi nasional yang menyertainya melalui perdagangan barang dan jasa, investasi perusahaan lintas-batas, dan arus keuangan," ujar Kohler dalam acara Annual Meeting of the Society for Economics and Management 2003.

Definisi globalisasi lainnya diungkapkan Riza Noer Arfani dalam artikel "Globalisasi: Karakteristik dan Implikasinya" yang terbit di Jurnal Al-Manar (Edisi I/2004). Dia menulis pengertian globalisasi adalah kecenderungan umum terintegrasinya kehidupan masyarakat domestik atau lokal ke dalam komunitas global di berbagai bidang. Integrasi tersebut terlihat dari fenomena pertukaran barang/jasa maupun ide, migrasi orang, serta aktivitas transnasional yang semakin umum terjadi pada tingkat komunitas paling lokal sekalipun.

Baca juga: Contoh Perubahan Sosial Besar dan Kecil di Masyarakat Saat Pandemi Mengutip laman Stanfordistilah globalisasi sebenarnya baru umum diungkapkan para akademisi pada dekade 1970-an.

Meskipun demikian, setelah tumbuhnya kapitalisme industri, sudah banyak wacana intelektual yang menyinggung fenomena mirip dengan globalisasi pada abad 19. Pada tahun 1848, misalnya, Karl Marx telah merumuskan penjelasan teoretis paling awal tentang fenomena "penyempitan teritorial." Marx menyimpulkan, kapitalisme industri merupakan sumber paling dasar dari lahirnya teknologi yang mengakibatkan "lenyapnya batas ruang," serta membuka jalan bagi "hubungan dari segala arah dan saling ketergantungan universal semua bangsa." Infografik SC Konsep Globalisasi.

tirto.id/Quita Setelah itu, kajian mengenai globalisasi terus berkembang. Sejak dekade 1980-an, sejumlah ahli teori sosial berupaya beralih dari kecenderungan memandang sinis globalisasi. Hingga kini, masih mengutip laman Stanford Encyclopedia of Philosophy, setidaknya ada 5 konsensus para ahli ilmu sosial mengenai pendefinisian konsep globalisasi.

Lima konsensus para ahli mengenai konsep globalisasi itu adalah: • Globalisasi berkaitan dengan deteritorialisasi (pudarnya pengaruh batas geografis). • Deteritorialisasi dilihat dari pengaruhnya di level lokal dan regional. • Globalisasi mencakup fenomena kecepatan dan percepatan dinamika aktivitas sosial.

• Globalisasi merupakan proses yang terjadi dalam sebutkan peralatan pendukung globalisasi waktu panjang. • Globalisasi terkait dengan multi-aspek, yang masing-masing kompleks dan otonom.

4 Pendekatan Globalisasi: Penjelasan & Contohnya Untuk memahami fenomena globalisasi yang terjadi sekarang, terdapat empat pendekatan yang dapat diterapkan. Keempatnya: pendekatan sistem dunia; pendekatan budaya global; pendekatan masyarakat dan politik global; dan pendekatan kapitalisme global.

Penjelasan mengenai 4 pendekatan globalisasi itu, sebagaimana disarikan dari Modul Sosiologi dari Kemdikbud (2020: 5-6) bisa dicermati dalam uraian di bawah ini. 1. Pendekatan Sistem Global Terjadinya globalisasi tak lepas dari pengaruh negara-negara dominan di dunia. Artinya, kejadian di suatu wilayah yang jauh akan berpengaruh besar jika diintervensi oleh negara-negara dominan itu.

Pembagian pengaruh sistem global atas wilayah dunia memunculkan kategorisasi negara berdasar level kekuatannya menjadi 3. Ketiganya ialah negara dominan, negara periferal (pinggiran), dan negara semi-periferal. Negara-negara dominan itu saat ini tergabung dalam G-7. Ia gabungan negara ekonomi maju yang menguasai 60 persen kekayaan global, yakni Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang. Kemudian, negara semi-periferal, yaitu negara G-20 yang terdiri dari 20 negara dengan ekonomi dan industri maju, atau sedang berkembang pesat.

Indonesia kini salah satu negara anggota G-20. Sementara itu, sisanya adalah negara periferal. Baca juga: Apa Saja Dampak Positif-Negatif Globalisasi di Bidang Sosial Budaya Ketika negara dominan melakukan kerja sama internasional, maka keputusannya sering kali tidak dapat ditolak oleh negara semi-periferal dan periferal. Keputusan negara-negara dominan dari G-7 akan berdampak luas bagi negara-negara lain di dunia. Sebagai contoh, dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT) G-7 akhir Agustus lalu di Carbis Bay, Inggris, negara G-7 memutuskan untuk bersatu melawan perubahan iklim.

Dengan demikian, negara-negara periferal dan semi-periferal pasti terdampak oleh sebutkan peralatan pendukung globalisasi negara G-7 tersebut. 2. Pendekatan Budaya Global Pendekatan ini memandang bahwasa globalisasi adalah penyeragaman budaya yang dipengaruhi oleh media massa.

Berkat akses pada media yang kian mudah, cepat dan intens, budaya populer digemari generasi muda sehingga menggerus identitas lokal dan nasional. Proses ini berhilir pada lahirnya masyarakat dunia yang menuju ke budaya tunggal. Sebagai contoh, musik yang populer di AS, biasanya juga populer di negara-negara lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa budaya populer yang viral di Internet turut merangsek ke negara-negara lain yang bisa mengakses konten tersebut.

Akibatnya, budaya lokal terancam punah karena banyak orang lebih suka pada budaya global. Demikian juga kearifan lokal dan adat-istiadat yang dianggap ketinggalan zaman juga kian redup dan semakin ditinggalkan. 3. Pendekatan Masyarakat dan Politik Global Pendekatan ini melihat bahwasanya pengaruh globalisasi terjadi berkat dominasi kekuasaan dan politik sebutkan peralatan pendukung globalisasi.

Dalam hal ini, organisasi-organisasi internasional, semacam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), berpengaruh besar dan bisa mendesak suatu negara untuk mengikuti arahannya, dengan alasan kepentingan global. Selain organisasi internasional, kekuatan politik global yang dominan juga dimiliki oleh gabungan negara-negara maju seperti G-7 dan G-20.

Baca juga: Apa Saja Dampak Globalisasi Terhadap Bidang Politik? Sebagai contohnya, saat pandemi Covid-19 terjadi sejak awal 2020 lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang merupakan lembaga internasional di bawah PBB, aktif mendesak semua negara agar serius dalam mencegah penularan Covid-19. Desakan itu membuat nyaris semua negara di dunia membatasi aktivitas mobilitas masyarakat demi meredam penularan penyakit mematikan itu.

Desakan WHO didasari alasan kuat karena penyakit Covid-19 mudah menular antarmanusia dan telah memicu banyak kematian di berbagai negara.

Semua negara perlu serius mencegah kasus Covid-19 bertambah karena penyebarannya bisa mengancam keselamatan masyarakat sedunia.

4. Pendekatan Kapitalisme Global Pendekatan kapitalisme global merujuk ke pemahaman bahwa globalisasi didorong oleh aktivitas dari perusahaan-perusahaan yang bersifat transnasional atau Trans-National Corporation (TNC) dan Multi-National Corporation (MNC), yang wilayah operasionalnya melewati batas lintasnegara. MNC merupakan perusahaan internasional atau transnasional yang berkantor pusat di satu negara tetapi kantor cabangnya menjamur di berbagai negara maju maupun berkembang.

Sedangkan TNC merupakan perusahaan berbadan hukum di satu negara tapi beroperasi di banyak negara, serta mempunyai kekayaan dan pendapatan yang sangat besar.

Modal perusahaan TNC ini bisa dimiliki oleh berbagai warga negara, tetapi institusi ini terikat sebagai satu kesatuan ekonomi dan manajemen. Dalam bidang ekonomi, baik itu TNC atau MNC mendorong budaya konsumtif di masyarakat untuk menggunakan produk mereka. Contoh dari perusahaan TNC dan produknya adalah General Motors Company dengan mobil Chevrolet yang mendunia. Sementara itu, contoh perusahaan MNC adalah Coca Cola dengan produk minuman bersodanya.
MENU • Home • Pendidikan • Pilih Jurusan • Pilih Kampus • Tips • Karir • Tips Karir • Job Description • Bisnis • Marketing • Peluang Usaha • Tips • Wirausaha • Digital Marketing • Tips Trik • Lainnya • Artikel Islam • Teknologi • Kata Bijak • Arti Kata • Otomotif • Insight • Motivasi • Referensi • IPS • Pendidikan Kewarganegaraan • Sejarah • Ekonomi • IPA • Wawasan Kebangsaan • Kewirausahaan • Faktor faktor Pendukung Globalisasi – Pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas tentang Pengertian globalisasi sebutkan peralatan pendukung globalisasi secara umum maupun menurut para ahli.

Definisi dari globalisasi secara umum adalah suatu proses yang menuju tatanan masyarakat yang mendunia yang menyangkut semua bidang kehidupan sehingga antar negara seolah-olah tidak mengenal batas wilayah lagi. Nah, faktor faktor yang membuat berkembangnya globalisasi ini sebutkan peralatan pendukung globalisasi banyak, apa sajakah faktor faktor pendorong penyebab meningkatnya globalisasi, berikut ini kami sebutkan.

1. Berkembang pesatnya teknologi komunikasi Faktor pendukung pesatnya globalisasi yang pertama adalah berkembangnya teknologi komunikasi. Teknologi membuat ruang dan waktu seakan akan semakin sempit. Hampir setiap rumah, kantor, setiap orang mempunyai tv, handphone, komputer, atau laptop yang dapat terhubung ke internet. Sehingga akan memudahkan untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan jarak jauh, bahkan dapat berkomunikasi dengan orang orang yang ada di luar negeri.

Mudahnya dalam berkomunikasi ini dapat mempengaruhi dalam berbagai aspek kehidup. 2. Adanya integrasi ekonomi di dunia Kegiatan perekonomian dunia semakin terintegrasi yang mengarah sebutkan peralatan pendukung globalisasi produk informasi atau perekonomian berbasis pengetahuan yang daya kerjanya melalui jaringan-jaringan yang melintasi batas-batas negara.

Dunia ini seolah-olah menjadi satu pasar untuk semua kegiatan ekonomi dan produk dari semua negara. Kedua faktor tersebut adalah faktor utama yang mendukung globalisasi, sementara masih terdapat beberapa faktor lagi yaitu : 3.

Rasionalisasi 4. Efisiensi dan produktivitas 5. Keberanian bersaing, bertanggung jawab dan keberanian menanggung resiko 6. Senantiasa meningkatkan pengetahuan 7. Patuh pada hukum 8. Kemandirian 9. Kemampuan melihat ke depan 10. Keterbukaan 11. Etos kerja Globalisasi dapat terjadi melalui beberapa saluran yaitu • Melalui lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan • Melalui lembaga keagamaan • Melalui indutri internasional dan lembaga perdagangan • Melalui wisata mancanegara • Melalui saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional • Melalui lembaga internasional yang mengatur peraturan internasional; dan • Melalui lembaga kenegaraan seperti hubungan diplomatik dan konsuler Posting terkait: • Bentuk bentuk Penyalahgunaan Kebebasan PERS • Macam macam Teori Pers (Otoriter, Liberal, Komunis dan Tanggung Jawab Sosial) • Pengertian Bela Negara: Dasar Hukum, Prinsip dan Bentuk Penyelenggaraan • 50+ Contoh Upaya Bela Negara Di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Masyarakat dan Negara • 25 Dampak Positif dan Negatif Globalisasi di Bidang Sebutkan peralatan pendukung globalisasi • Makna dan Perwujudan Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Posting pada Materi Ditag Globalisasi, PknFaktor pendorong globalisasi – Pengertian globalisasi secara umum adalah proses mendunia dimana batasan negara menjadi hampir tidak ada.

Terdapat faktor-faktor pendukung globalisasi di antaranya meliputi bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, teknologi, informasi dan sebagainya. Perbedaan ini bisa dirasakan dengan membandingkan kehidupan di era modern seperti sekarang dengan di masa lalu. Misalnya dari segi komunikasi, dulu dilakukan dengan berkirim surat dan bisa membutuhkan waktu berhari-hari. Kini dalam hitungan detik, kita bisa berkomunikasi dengan orang yang jaraknya sangat jauh.

Hal itu jadi salah satu contoh globalisasi di bidang komunikasi. Adanya globalisasi tentu memudahkan kehidupan manusia dalam berbagai bidang. Dampak positif globalisasi juga dapat dirasakan dalam ruang lingkup negara sekalipun. Meski tentu terdapat dampak negatif globalisasi seperti maraknya kejahatan siber dan sikap konsumtif yang meningkat.

Tentu ada banyak faktor terjadinya globalisasi, misalnya adanya akses internet ataupun transportasi yang kian mudah didapat. Selain itu juga terdapat faktor-faktor penyebab globalisasi lainnya yang meliputi berbagai bidang dan sektor.

(baca juga ciri-ciri globalisasi) Faktor-Faktor Pendorong Globalisasi Berikut akan dijelaskan 10 faktor pendorong globalisasi yang paling utama meliputi bidang teknologi informasi, ekonomi, politik, sosial budaya dan sebagainya. 1. Kemajuan pengetahuan serta teknologi dan informasi Salah satu faktor pendorong globalisasi yang paling utama adalah pengetahuan sebutkan peralatan pendukung globalisasi teknologi yang kian maju.

Pengetahuan bisa diakses oleh siapa saja dari mana saja. Adanya internet membuat penyebaran informasi dan berita dapat terjadi dalam hitungan detik. Selain itu banyaknya perangkat teknologi canggih membuat kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja dengan cepat dan mudah. Adanya berbagai jenis aplikasi atau sosial media juga membantu menghubungkan orang-orang dari seluruh dunia. 2. Transportasi yang semakin cepat dan mudah Faktor pendukung globalisasi berikutnya adalah akses transportasi yang kian cepat, maju dan mudah.

Di zaman dahulu, transportasi menggunakan hewan seperti kuda atau onta hingga membutuhkan waktu berhari-hari bahkan berbulan-bulan.

Kini banyak alat transportasi seperti kendaraan pribadi memudahkan akses mobilitas sehingga menjadi sangat cepat dan efisien. Bahkan untuk transportasi antar negara sekalipun bisa dilakukan dengan sangat cepat dengan adanya pesawat terbang.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

3. Kerjasama antar negara-negara dunia Banyaknya kerjasama antar negara-negara di dunia juga menjadi faktor penting terjadinya globalisasi. Kerjasama yang dimaksud adalah hubungan antar negara dengan negara lain adalah sekelompok negara lain, baik karena faktor geografis atau kesamaan tujuan. Kerjasama internasional yang dijalin bisa berupa hubungan bilateral, hubungan multiteral atau hubungan internasional.

Tak heran jika banyak organisasi internasional yang bermunculan seperti PBB, ASEAN, OPEC, OKI dan lain sebagainya. 4. Sistem perekonomian negara yang terbuka Di bidang ekonomi juga terdapat faktor yang mempengaruhi terjadinya globalisasi. Saat ini kebanyakan negara-negara di dunia telah menganut sistem ekonomi terbuka. Hal ini membuat tiap negara dapat mengadakan kerjasama dengan negara lain di berbagai bidang, termasuk juga ekonomi.

Kerjasama ekonomi antar negara bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, misalnya meliputi perdagangan bebas, kegiatan ekspor-impor, kebijakan ekonomi sebutkan peralatan pendukung globalisasi sebagainya. Hal ini membuat arus globalisasi telah mencakup seluruh negara-negara di dunia. 5. Kebijakan perdagangan bebas Masih berkaitan dengan sistem ekonomi, adanya kebijakan free trade atau perdagangan bebas juga menjadi faktor pendorong globalisasi yang cukup krusial.

Hal ini terjadi juga karena adanya sistem perekonomian terbuka yang banyak dianut seperti yang dibahas di poin sebelumnya.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Perdagangan bebas membuat tiap orang bisa membeli atau menjual barang lintas negara. Adanya akses transportasi mudah membuat pengiriman barang juga bisa dilakukan dengan cepat. Kini istilah pasar global sudah dipahami oleh banyak masyarakat. 6. Kemudahan dalam migrasi Faktor penyebab globalisasi yang lain adalah kemudahan dalam bermigrasi atau berpindah dari satu negara menuju ke negara yang lainnya. Tentu banyak alasan untuk bermigrasi seperti bekerja, kuliah, wisata, liburan, pindah tempat dan lain sebagainya.

Kini migrasi menjadi semakin mudah dan tidak ribet seperti pada masa lalu. Tak heran jika tiap negara selalu ada warga pendatang, baik itu turis yang hanya dalam waktu singkat atau warga asing yang sebutkan peralatan pendukung globalisasi menetap dalam waktu lama di negara tersebut.

7. Sistem keuangan yang liberal Salah satu faktor pendorong terjadinya globalisasi di dunia adalah adanya liberalisasi sistem keuangan global. Hampir setiap negara memiliki ketergantungan dengan sistem keuangan global yang ada dan hal ini tidak bisa dihindari oleh tiap negara. Artinya kebanyakan negara membutuhkan dana atau modal investasi dari lembaga keuangan dunia atau negara lain. Dalam hal ini, lembaga keuangan seperti IMF atau Bank Dunia memegang peranan penting dalam terjadinya proses globalisasi di dunia.

8. Meningkatnya kependudukan Jumlah penduduk di Bumi terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan kini diperkirakan lebih dari 8 miliar jiwa manusia yang ada di Bumi, tersebar sebutkan peralatan pendukung globalisasi lebih dari 200 negara berdaulat di seluruh dunia.

Banyaknya jumlah penduduk juga mempengaruhi terjadinya globalisasi.

sebutkan peralatan pendukung globalisasi

Masyarakat yang beragam juga mendorong terjadinya pertukaran budaya satu sama lain. Konektivitas antar individu lintas negara juga kian mudah dan kian sering terjadi. Tidak ada batasan negara berkat adanya akses komunikasi dan informasi. 9. Industri yang berkembang pesat Kegiatan industri di era digital seperti sekarang terus berkembang. Secara tidak langsung, hal ini menjadi faktor yang mempengaruhi globalisasi.

Sektor industri terus bertambah dan berkembang di berbagai negara, apalagi ditunjang alat dan mesin canggih. Produktivitas kerja di sektor industri juga kian efisien dengan teknologi maju.

Hal ini juga mendorong banyaknya tenaga kerja, baik domestik atau tenaga kerja asing. Tak heran jika kemajuan sektor industri juga menjadi faktor pendorong globalisasi. 10. Kebutuhan manusia yang tak terbatas Di era modern, kebutuhan manusia semakin banyak dan tidak terbatas.

Hal ini juga menjadi faktor terjadinya globalisasi. Banyaknya kebutuhan membuat berbagai inovasi terus dibuat dan dikembangkan, dengan pemanfaatan teknologi canggih termutakhir.

Adanya kebutuhan membuat manusia terus berkembang seperti sekarang. Hasilnya inovasi yang dikembangkan turut mendorong terjadinya globalisasi dengan didukung kemajuan teknologi dan kian meluasnya pengetahuan manusia secara keseluruhan.

Nah demikianlah faktor-faktor pendorong globalisasi dan penjelasannya lengkap. Terdapat banyak hal-hal yang mendorong terjadinya proses globalisasi di Indonesia dan juga di seluruh dunia, termasuk kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi. Artikel Terbaru • Bentuk-Bentuk Negara Beserta Ciri-Ciri, Contoh, dan Penjelasannya • 8+ Ciri-Ciri Negara Kesatuan Beserta Contoh dan Penjelasannya • 7+ Sebutkan peralatan pendukung globalisasi Benda Cair Beserta Ciri-Ciri dan Contohnya [Lengkap] • Jenis-Jenis Pasar - 20+ Macam-Macam Pasar Beserta Contohnya • 75+ Nama Kota di Jerman Beserta Provinsi dan Populasinya [Lengkap] Artikel Pilihan

Sosiologi Kelas 12: Globalisasi menurut Giddens dan Drucker




2022 www.videocon.com