Kuping gajah

kuping gajah

3. Tuang larutan gula ke tepung. Uleni sampai adonan kalis. 4. Bagi adonan menjadi dua. Satu bagian ditambah coklat bubuk dan pasta coklat, uleni hingga tercampur rata. 5. Gilas masing-masing adonan dengan rolling pin hingga tipis dan lebar. 6. Tumpuk kedua adonan. Lalu, gilas hingga menempel. Gulung adonan, padatkan. 7. Bungkus adonan dengan plastik. Simpan di freezer selama 30 menit. 8. Keluarkan adonan dari freezer. Lalu iris tipis-tipis, dan pipihkan kembali. 9. Goreng kupung gajah dengan minyak panas menggunakan api kecil hingga matang.

Angkat dan tiriskan. Kuping gajah dingin, kuping gajah bisa disimpan di dalam stoples kedap udara. Selamat mencoba resep kuping gajah ini dan kuping gajah suka.

kuping gajah

Camilan renyah dengan bentuk unik ini memang gak pernah mengecewakan. Rasanya manis dan sedikit gurih. Kalau sedang malas beli di luar, kamu bisa membuat kuping gajah kuping gajah dalam jumlah kuping gajah. Simak resep kue kuping gajah satu kilogram di bawah ini, ya! Baca Juga: Resep Kue Bawang 1 Kilogram Tepung Terigu, Stok Camilan Lebaran Bahan-bahan dan cara membuat kue kuping gajah • 1 kilogram tepung terigu • 250 gram mentega • 500 ml santan • 500 gram gula halus • 4 butir telur • 1/2 sdt vanili bubuk • cokelat bubuk secukupnya • minyak secukupnya Cara membuat: • Campur mentega, gula halus, telur, dan vanili bubuk, lalu aduk hingga merata.

• Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, tambahkan santan, campur hingga kalis. • Bagi menjadi dua adonan, beri cokelat bubuk pada salah satu adonan.

• Pipihkan adonan putih dan adonan cokelat. • Setelah kedua adonan selesai, satukan hingga benar-benar melekat. • Gulung, lalu simpan di dalam kulkas hingga mengeras.

kuping gajah

• Ambil adonan, iris tipis atau cetak bulat. Goreng hingga matang dan kering. • Kue kuping gajah siap dinikmati. Tips membuat: • Pastikan goreng dengan banyak minyak.

kuping gajah

• Dinginkan dulu kuping gajah sebelum disajikan. • Simpan dalam stoples atau wadah kedap udara. Itulah resep kue kuping gajah satu kilogram yang renyah dan anti gagal. Cocok untuk stok Lebaran atau camilan sehari-hari, nih. Selamat mencoba! Baca Juga: Resep Kue Kuping gajah 1/2 Kg Terigu, Teksturnya Lumer di Mulut Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • BMKG: Waspada, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 10 Momen Nagita Slavina Masak Kuping gajah Malam buat Teman-teman Artisnya • Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Terapkan Ganjil Genap Hari Ini • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan
Namanya unik, kuping gajah terasa manis dan gurih.

Teksturnya yang renyah bakal membuatmu ketagihan. Camilan ini sangat cocok disuguhkan saat acara spesial, salah satunya Lebaran. Adonan dibagi menjadi dua bagian, lalu satu adonan diberi pasta cokelat. Setelahnya, adonan tersebut ditumpuk dan diiris tipis sebelum digoreng.

kuping gajah

Pembuatan kuping gajah sangat simpel dengan bahan yang mudah didapat. Supaya camilan Lebaranmu makin bertambah, kamu juga bisa membuat kuping gajah di rumah. Berikut resep yang bisa kamu tiru! Ilustrasi mengocok margarin dan telur kuping gajah Than) Siapkan wadah bersih untuk membuat bahan pengembang. Masukkan margarin dan gula pasir.

Gunakan mikser, lalu kocok hingga bahan tercampur rata dan warnanya putih atau pucat. Jika tidak punya mikser, kamu juga bisa mengocoknya dengan whisk. Kocok pelan-pelan kuping gajah, tapi dengan tempo yang teratur hingga warnanya berubah menjadi putih pucat. Ilustrasi adonan kuping gajah yang digulung (instagram.com/ayoe_widya83) Jika adonan sudah dibagi menjadi dua bagian, siapkan bubuk cokelat yang sudah disiapkan.

Tuang ke dalam satu adonan saja. Aduk dan uleni hingga adonan berubah menjadi cokelat. Selanjutnya, gilas satu adonan terlebih dahulu hingga tipis. Gilas adonan satunya lagi, lalu tumpuk di atasnya dan gulung adonan tersebut.

Jangan lupa untuk memberi tekanan agar adonan padat. Biarkan bentuknya silinder atau bulat memanjang. Kemudian, masukkan ke kulkas selama 1 jam. Camilan kuping gajah (instagram.com/ayoe_widya83) Setelah satu jam, kamu bisa mengeluarkan gulungan adonan dari dalam kulkas, lalu iris tipis.

kuping gajah

Pipihkan irisan adoanan tersebut, lalu iris adonan dan pipihkan lagi. Lakukan hingga adonan habis. Selanjutnya, siapkan wajan, tuang minyak ke dalamnya. Tunggu hingga minyak panas, lalu masukkan irisan adonan yang sudah dipipihkan ke dalamnya. Goreng hingga matang atau warnanya berubah kecokelatan. Gunakan api sedang saja, ya. Setelah matang, kamu bisa angkat kuping gajah tersebut dan tiriskan hingga minyaknya turun.

Dinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam stoples kedap udara. Sajikan kuping gajah buat camilan saat Lebaran, deh. Cita rasa kuping gajah memang sangat enak.

Camilan yang cocok disajikan untuk hari besar ini tak boleh kamu lewatkan, apalagi Lebaran nanti. Kuping gajah bisa jadi salah satu alternatif camilan kering yang kuping gajah kamu sajikan. Baca Juga: 5 Rekomendasi Kue Kering Korea untuk Alternatif Kue Lebaran, Unik! Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • BMKG: Waspada, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Terapkan Ganjil Genap Hari Ini • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan Halo manusia bumi, jumpa lagi dengan ane di kaskus forum.

Nah di kesempatan kali ini ane bakal bikin part dua dari thread ane berjudul ‘Jika Kalian Melihat Tanaman Ini, Ngacir Secepat Mungkin bukan Malah Selfie!’. Dan karena menurut ane ini penting dan bermanfaat karena banyak orang yang malah tak tahu bahwa tumbuh-tumbuhan beracun di anggap tanamam hias. jadi jika kalian punya soudara, temen atau emak yang menanam ini sebagai tanaman hias di rumah sebaik nya beri tahu bahwa tumbuhan tersebut mematikan dan beracun, apa lagi jika mereka punya anak kecil di rumah, yang nama nya anak kecil pasti sering makan apa saja kan.

Jadi berikut ini beberapa tumbuhan beracun yang sering kuping gajah jadikan dan di anaggap tanaman hias, cekidot: Tumbuhan yang mematikan tapi sering di jadikan tanaman hias oleh orang-orang yang pertama adalah kuping gajah, jujur ane sering liat ini di depan rumah orang-orang mana pot nya dari kaleng-kaleng bekas lagi. tapi apakah kalian tahu kuping gajah itu ternyata memiliki racun yang berbahaya jika tak sengaja tertelan, efek nya iritasi dan pembengkakan di area mulut, lidah, bibir, serta tenggorokan.

gejala yang paling parah adalah susah bernafas. Sebener nya dari nama nya saja udah mematikan, kita tahu sendiri yang nama nya lidah mertua itu sekali nya udah nyir-nyir langsung mak jleb. tapi terlepas tumbuhan ini punya beberapa manfaat salah satu nya kuping gajah menyaring udara kotor, lidah mertua juga menyimpan racun yang mematikan jika tertelan secara tak sengaja terutama bagi anak-anak, maka hal yang terjadi pada anak tersebut adalah muntah dah diare.

tumbuhan yang sering di jadikan tanamam hias oleh emak-emak di depan rumah, ruang tamu atau perkaraaan rumah nya adalah Tanaman dollar. terlepas dari bentuk daun nya yang cantrik tapi tanaman ini itu sebenernya mengadung racun yang tidak berbahaya, tapi jika getah terkana anak-anak auto bentol-bentol. Sebenernya tidak semua jenis kamboja itu memiliki racun, beberapa bahkan malah di jadikan teh tapi untuk kamboja jenis jepang yang bunga nya merah muda itu memiliki racun bestie. dari berbagai sumber racun nya itu bisa untuk berburu bintang kelas berat seperti bison.

jadi di afrika untuk berburu mereka mengunakan getah dari kamboja jenis ini.
blokBojonegoro.com - Banyak pilihan jajanan di pasaran yang bisa dijadikan untuk sajian di meja saat lebaran.

Namun, bagaimana jika jajanan dibuat sendiri untuk disajikan saat lebaran, seperti camilan tradisional yang dikenal dengan kuping gajah kuping gajah? Bentuknya yang tipis, pipih, dan agak lonjong tidak berubah sejak dahulu.

Polanya yang melingkar juga menjadi ciri khas yang tak mungkin ditinggalkan.
Bobo.id - Selain kue-kue manis seperti nastar dan kastengel, ada juga beragam kue tradisional yang bisa teman-teman coba jadikan hidangan Lebaran nanti.

Beberapa kue tradisional ini justru bisa dibuat sendiri di rumah dengan mudah. Bahkan bahan yang dibutuhkan cukup sederhana dan beberapa di antara 10 kue ini juga tidak perlu dimasak dengan oven, lo. Atau teman-teman juga bisa menemukannya di toko oleh-oleh atau camilan kering. Berikut ada 10 jenis kue tradisional yang bisa jadi pilihan untuk sajian di rumah. 1. Kuping Gajah Camilan tradisional ini memiliki bentuk melingkar seperti kuping gajah.

Kue ini biasanya memiliki warna putih dan hitam, namun kini banyak orang mengkombinasikan warna lain. Kue kuping gajah ini bisa dibuat dengan mudah menggunakan bahan sederhana dan cukup digoreng. Baca Juga: Dari Mana Asal Kue Nastar Hingga Jadi Hidangan Khas Lebaran? Ini Sejarah Singkatnya ARTIKEL TERKAIT • Unik dengan Rasa Green Tea, Ini Resep Membuat Kue Bandros Green Tea untuk Camilan Akhir Pekan • Jangan Sampai Terulang, Ini 5 Kesalahan Membuat Brownies yang Masih Sering Dilakukan • Wajib Ada di Rumah, Ini 5 Bahan Pembersih Alami Serba Guna, dari Soda Kue hingga Cuka • Lembut dan Bikin Nagih, Ini Cara Mudah Bikin Kue Muffin Selezat Toko KueJamur kuping ( Auricularia auricula) merupakan salah satu kelompok jelly fungi yang masuk ke dalam kelas Basidiomycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik.

[1] Fungi yang kuping gajah ke dalam kelas ini umumnya makroskopis atau mudah dilihat dengan mata telanjang. [2] Miseliumnya bersekat dan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: miselium primer (miselium yang sel-selnya berinti satu, umumnya berasal dari perkembangan basidiospora) dan miselium sekunder (miselium yang sel penyusunnya berinti dua, miselium ini merupakan hasil konjugasi dua miselium primer atau persatuan dua basidiospora).

[2] Auricularia auricula umumnya kita kenal sebagai jamur kuping. [3] Jamur ini disebut jamur kuping karena bentuk tubuh buahnya melebar seperti daun telinga manusia (kuping).

[3] Daftar isi • 1 Karakteristik • 2 Siklus hidup • 3 Kandungan gizi • 4 Manfaat • 5 Lihat pula • 6 Referensi • 7 Pranala luar Karakteristik [ sunting - sunting sumber ] Karakteristik dari jamur kuping ini adalah kuping gajah tubuh buah yang kenyal (mirip gelatin) jika dalam keadaan segar.

kuping gajah

{INSERTKEYS} [4] Namun, pada keadaan kering, tubuh buah dari jamur kuping ini akan menjadi keras seperti tulang. [4] Bagian tubuh buah dari jamur kuping berbentuk seperti mangkuk atau kadang dengan cuping seperti kuping, memiliki diameter 2-15 cm, tipis berdaging, dan kenyal.

[4] Warna tubuh buah jamur ini pada umumnya hitam atau coklat kehitaman akan tetapi adapula yang memiliki warna coklat tua.

[2] Jenis jamur kuping yang paling memiliki nilai bisnis yang tinggi adalah yang memiliki warna coklat pada bagian atas tubuh buah dan warna hitam pada bagian bawah tubuh buah, serta ukuran tubuh buah kecil. [4] Jamur kuping merupakan salah satu jamur konsumsi yang umum dikeringkan terlebih dahulu, kemudian direndam dengan air dalam waktu relatif singkat sehingga jamur ini akan kembali seperti bentuk dan ukuran segarnya.

[4] Siklus hidup [ sunting - sunting sumber ] Cara reproduksi vegetatif dari jamur kuping adalah dengan membentuk tunas, dengan konidia, dan fragmentasi miselium. Sedangkan, reproduksi generatif jamur kuping adalah dengan menggunakan alat yang disebut basidium, basidium berkumpul dalam badan yang disebut basidiokarp, yang selanjutnya menghasilkan spora yang disebut basidiospora.

[5] Siklus hidup pada jamur kuping hampir serupa dengan siklus hidup pada jamur tiram dan shiitake yaitu tubuh buah yang sudah tua akan menghasilkan spora yang berbentuk kecil, ringan, dan jumlahnya banyak. Apabila spora tersebut jatuh pada kondisi dan tempat yang sesuai dengan persyaratan hidupnya (misalnya di kayu mati atau bahan yang mengandung selulosa dan dalam kondisi yang lembap) maka spora tersebut akan berkecambah dan membentuk miselium melalui beberapa fase.

{/INSERTKEYS}

kuping gajah

Pada fase pertama, miselium primer yang tumbuh akan terus menjadi banyak dan meluas. Selanjutnya akan berkembang menjadi miselium sekunder yang membentuk primordial (penebalan miselium pada bagian permukaan miselium sekunder dengan diameter sekitar 0.1 cm). Dari primordial akan tumbuh kuping gajah terbentuk kuncup tubuh buah (pada tingkat awal) yang semakin lama akan semakin membesar (kurang lebih 3-5 hari). Kemudian, dari primordial akan tumbuh tubuh buah jamur yang bentuknya lebar, yang pada saat tua dapat dipanen.

Kandungan gizi [ sunting - sunting sumber ] Kandungan nutrisi jamur kuping sendiri terdiri kadar air, protein, lemak, karbohidrat, serat, abu dan nilai energi sebesar 351 kal.

[6] Kandungan lemak di dalam jamur, lebih dari 72% lemak dalam jamur ini termasuk unsaturated sehingga aman dan sehat jika dimakan. Kuping gajah di dalam jamur ini sendiri terdiri atas thiamine (vit. B-1), riboflavin kuping gajah. B-2), niasin, biotin, vitamin C, dan sebagainya. [6] Sedangkan, kandungan mineral jamur ini tersusun oleh K, P, Ca, Na, Mg, Cu, dan beberapa elemen mikro lainnya.

Kandungan serat di dalam jamur berkisar antara 7,4-27,6%. [6] Kandungan nutrisi yang terdapat pada jamur kuping per 100 g yaitu air 14.8 g, energi kuping gajah kkal, protein 9.25 g, lemak 0.73 g, karbohidrat 73 g, serat 70.1 g, ampas 2.21 g. Pada jamur kuping terdapat pula berbagai macam vitamin dan mineral. Jenis vitamin yang ada dalam jamur kuping ialah thiamin 0.015 mg, riboflavin 0.844 mg, niacin 6.267 mg, asam pantotenat 0.481 mg, vitamin B6 0.112 mg, dan folat 38 mcg.

Sementara itu, mineral yang terkandung dalam jamur kuping ialah kalsium 159 mg, besi 5.88 mg, magnesium 83 mg, fosfor 184 mg, kalium 754 mg, natrium 35 mg, seng 1.32 mg, tembaga 0.183 mg, mangan 1.951 mg, dan selenium 128 mcg.

Manfaat [ sunting - sunting sumber ] Jamur kuping memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya untuk mengurangi penyakit panas dalam dan rasa sakit pada kulit akibat luka bakar. Bila jamur kuping dipanaskan maka lendir yang dihasilkannya memiliki khasiat sebagai penangkal (menonaktifkan) zat-zat kuping gajah yang terbawa dalam makanan, baik dalam bentuk racun nabati, racun residu pestisida, maupun racun berbentuk logam berat.

Kandungan senyawa yang terdapat dalam lendir jamur kuping juga efektif untuk menghambat pertumbuhan karsinoma dan sarkoma (sel kanker) hingga 80-90% serta berfungsi sebagai zat anti koagulan (mencegah dan menghambat proses penggumpalan darah). Manfaat lain dari jamur kuping dalam kesehatan ialah untuk mengatasi penyakit darah tinggi (hipertensi), pengerasan pembuluh kuping gajah akibat penggumpalan darah, kekurangan darah (anemia), mengobati penyakit wasir (ambeien), dan memperlancar proses buang air besar.

Jamur kuping juga telah dijadikan sebagai bahan berbagai masakan seperti sayur kimlo, nasi goreng jamur, tauco jamur, sukiyaki, dan bakmi jamur dengan rasa yang lezat dan tekstur lunak yang terasa segar dan kering. [3] Jamur kuping sering digunakan sebagai campuran sup ini memiliki rasa yang cukup lezat. [7] Tak heran menjadi jenis makanan yang digemari semua usia.

Terlepas dari itu, jamur kuping sudah dikenal secara luas sebagai bahan makanan yang memiliki khasiat sebagai obat dan penawar racun. [7] Manfaat jamur kuping ini telah diketahui sejak ratusan tahun lalu oleh bangsa Tionghoa. [7] Lendir yang dihasilkan jamur kuping selama dimasak dapat menjadi pengental.

[7] Lendir jamur kuping dapat menonaktifkan atau menetralkan kolesterol. [7] Jamur kuping dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ketebalan, dan warnanya. [8] Jamur kuping ang mempunyai bentuk tubuh buah kecil (sering disebut jamur kuping tikus) digemari oleh konsumen karena waranya lebih muda, dan rasanya sesuai dengan selera.

[9] Jamur kuping yang tubuh buahnya melebar (jamur kuping gajah) rasanya sedikit kenyal atau alot sehingga kurang disenangi karena harus diiris kecil-kecil bila akan dimasak.

[9] Jamur kuping kuping gajah untuk ramuan makanan juga unuk pengobatan yaitu untuk mengurangi panas dalam, dan juga mengurangi rasa sakit pada kulit akibat luka bakar. [9] [8] Sedangkan, jika jamur kuping dipanaskan maka lendir yang dihasilkan memiliki khasiat antara lain: [6] • Penangkal / penonaktif racun baik dalam bentuk racun nabati, racun residu pestisida, bakhan sampai ke racun berbentuk logam berat.

Hampir semua ramuan masakan Cina, jamur kuping selalu ditambahkan untuk tujuan menonaktifkan racun yang terbawa dalam makanan. • Kandungan senyawa dalam lendir jamur kuping, efektif untuk menghambat pertumbuhan carcinoma dan sarcoma (kanker) sampai 80 – 90%. Berfungsi juga untuk antikoagulan. • Lendir jamur kuping dapat meghambat dan mencegah penggumpalan darah. • Dapat menormalkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh, menguatkan saraf, dapat mengurangi stress, berfungsi sebagai antioksidan, dan juga antitumor.

Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Jamur tiram Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ (Inggris) Tom Volk. 2009. Auricularia auricula-judae, wood ear or cloud ear mushroom a.k.a. Judas' ear fungus, in honor of Easter. [terhubung berkala]. http://botit.botany.wisc.edu/toms_fungi/apr2004.html Diarsipkan 2009-04-09 di Wayback Machine. [13 Mei 2009]. • ^ a b c (Inggris) Phillips, Roger.

2006. Mushrooms.

kuping gajah

Pub. McMilan. Hal. 317. • ^ a b c (Inggris) Thefreedictionary. 2009. Auricularia auricula. [terhubung berkala]. http://www.thefreedictionary.com/Auricularia+auricula [13 Mei 2009]. • ^ a b c d e Gunawan, A.W. 2000. Usaha Pembibitan Jamur. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal. 3-19. • ^ Hastiono S. 2004. Hikmah hidup bersama cendawan.

J Warta 14: 4. • ^ a b c d Kuping gajah, I. G. K. T. 2002. Diktat: Budidaya Jamur Pangan. Laboratorium Pathology Hutan. Fakultas Kehutanan. IPB, Bogor. Hal 44-58. • ^ a b c d e (Inggris) Conectique. 2008. Jamur kuping melancarkan peredaran darah. [terhubung berkala]. http://www.conectique.com/tips_solution/diet_nutrition/nutrition/article.php?article_id=2787&_page=0 [ pranala nonaktif permanen] [13 Mei kuping gajah. • ^ a b Gunawan AW, Agustina TW. 2009. Biologi dan bioteknologi cendawan dalam praktik.

Jakarta: Penerbit Universitas Atma Jaya. Hal. 77-83. • ^ a b c Pasaribu, D. R. Permana, E. R, Alda. 2002.

kuping gajah

Aneka Jamur Unggulan yang Menembus Pasar. Jakarta: PT. Grasindo. Hal. 17-21. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • (Inggris) Photographs & details Diarsipkan 2008-05-12 di Wayback Machine. • (Inggris) Speciality Mushrooms • (Inggris) Società di Micoterapia • (Inggris) Medicinal Mushroom Society • (Inggris) Funghi Vitalia - Auricularia Wikimedia Commons memiliki media mengenai Auricularia auricula-judae.

kuping gajah

Kategori tersembunyi: • Templat webarchive tautan wayback • Artikel dengan pranala luar nonaktif • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen • Artikel dengan format mikro 'spesies' • Semua regnum fungi • Semua divisi basidiomycota • Semua kelas agaricomycetes • Pranala Commons ditentukan secara lokal • Taxonbar tanpa ID takson utama Wikidata • Taxonbar pada halaman yang kemungkinan non-takson • Halaman ini terakhir diubah pada 24 Februari 2022, pukul 01.59.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk kuping gajah jelasnya.

kuping gajah

• Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Memiliki kebun atau halaman rumah tentunya akan lebih menyenangkan jika ditumbuhi dengan beragam jenis tanaman hias outdoor yang cantik. Bunga beraneka warna dan daun-daun hijau dapat membuat mata yang lelah menjadi segar kembali. Ada banyak tanaman hias outdoor yang bisa dipilih untuk ditanam di rumah.

Jika ingin mempercantik kebun, Parents bisa memilih tanaman dengan bentuk daun yang unik atau bunga-bunga dengan warna yang menarik. Baik ditanam di dalam pot atau langsung di tanah, tanaman hias outdoor harus dirawat agar tetap tumbuh sehat dan cantik. Sediakan waktu khusus untuk menyiram tanaman, memberi pupuk, serta memangkas daun-daunnya agar tetap rapih.

Artikel Terkait: Hemat Tempat dan Menyegarkan Mata, Begini Tutorial Membuat Tanaman Hias Kokedama Perhatikan pula jika ada hama yang mengganggu tanaman hias. Cegah dengan menggunakan obat anti hama atau insektisida. Pastikan tanaman hias mendapatkan air dan sinar matahari yang cukup sesuai dengan jenisnya. Tiap tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga sebaiknya Parents mencari informasi terlebih dahulu sebelum menanamnya.

Berikut adalah 10 pilihan tanaman hias outdoor yang bisa dipilih untuk mempercantik halaman rumah Parents. 10 Jenis Tanaman Hias Outdoor Untuk Mempercantik Halaman Rumah 1. Aglaonema Kuping gajah ini dikenal juga dengan nama Sri Rejeki. Aglaonema kini tengah populer di kalnagan pecinta tanaman hias karena sangat mudah untuk dirawat karena tak mudah layu meski kuping gajah disiram dan tak mendapat banyak sinar matahari.

Tanaman hias ini terdiri dari berbagai jenis dan warna yang menarik. 2. Jenis Tanaman Hias Outdoor Paku Tanduk Rusa Berbentuk Menarik Tumbuhan Paku Tanduk Rusa kuping gajah Staghorn Ferns adalah tanaman hias unik yang menjuntai dan bercabang-cabang menyerupai tanduk rusa.

Tanaman ini termasuk jenis tanaman epifit yang tumbuh dengan cara menempel pada batang pohon lainnya. 3. Kaktus Salah satu jenis tanaman hias outdoor yang bisa dipilih adala jenis kaktus. Lagipula siapa, sih, yang tidak kenal dengan jenis pohon yang satu ini? Tanaman yang terkenal sebagai tanaman gurun ini memang cocok ditanam di wilayah Indonesia yang tropis. Selain itum dari segi perawatan, kaktus pun terbilang tidak ‘rewel’ dan mudah dirawat.

Selain dipilih untuk tanaman hias outdoor, tanaman berduri ini sebetulnya cocok juga dijadikan sebagai tanaman hias.

Anda tinggal menyesuikan dengan selera. Ingin kaktus koboi, centong, kaktus panda, atau kaktus karang? 4. Siklok Siklok atau Agave adalah tanaman hias outdoor yang sangat kokoh dan perawatannya mudah. Tumbuhan yang termasuk keluarga sukulen ini punya daun yang lebar dan tebal.

Ada beberapa jenis siklok dan warnanya pun berbeda-beda, ada yang hijau tua, hijau muda, dan kuning. 5. Caladium Dikenal pula dengan nama Keladi, Caladium adalah tanaman hias cantik dengan daun yang memiliki motif unik. Keladi pun memiliki beraneka ragam warna dan corak.

Semakin jelas coraknya, maka semakin mahal harganya. 6. Pakis Jepang Sumber: CNN Indonesia Berbeda dengan tanaman pakis pada umumnya, pakis Jepang memiliki daun berwarna ungu keperakan yang cantik. Pakis Jepang adalah jenis tumbuhan yang kecil, namun jika ditanam dalam jumlah banyak, warnanya yang unik bisa mempercantik kebun Parents. Artikel Terkait: 7 Jenis Tanaman Hias ini Tahan Panas, Cocok Bikin Udara Rumah Jadi Sejuk 7.

Pohon Cemara Pohon cemara juga sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias outdoor. Cemara akan selalu terlihat hijau sepanjang tahun dan bisa tumbuh hingga berumur ratusan tahun. Tanaman yang jadi kuping gajah hari Natal di seluruh dunia ini memiliki banyak jenis yang bisa dipilh untuk menghiasi kebun. 8. Bayam Hias, Jenis Tanaman Kuping gajah Outdoor yang Unik Liburan Keluarga di Rumah Bersama Disney and Pixar’s "Soul" Sumber: Bibit Online Meski masih keluarga bayam, bayam hias merah atau Iresine Herbstii ini adalah tanaman hias yang tak bisa dikonsumsi.

Bayam berwarna kuping gajah ini sering dijadikan sebagai tanaman penutup tanah atau pagar hidup pendek. Tanaman ini kuat panas namun kuping gajah banyak air. 9. Kuping Gajah Jika Anda penggemar tamanaman dengan daun yang lebar dan eksotis, pastikan Anthurium crystallinum menghiasi taman di rumah. Pohonan ini juga lebih dikenal dengan sebagai tanaman kuping gajah.

Tanaman yang berasal dari daerah Amerika Selatan ini memiliki jumlah daun yang banyak alias lebat. Jika sudah kuping gajah besar, tanaman kuping gajah bisa mencapai ukuran panjang 20-40 cm dan lebar 15-38 cm.

10. Bunga Tabebuya Tanaman ini sempat menghebohkan ketika ditanam di sepanjang jalan di Surabaya sebab penampilannya seperti bunga sakura di Jepang. Bunganya yang berbentuk terompet ini memiliki banyak varian dengan warna-warni berbeda. Tabebuya yang populer sebagai tanaman hias adalah tabebuya warna kuning dan merah muda.

11. Karet Kebo (Rubber Fig) Nah, salah satu jenis tanaman hias outdor yang sedang digandrungi adalah karet kebo. Enaknya lagi, tamanan ini juga cocok mengiasi area indoor rumah Anda. Tak sekadar tanaman hias, pohonan yang memiliki banyak jenisnya ini juga bisa berfungsi membantu menyingkirkan racun di udara.

Agar tanaman ini tumbuh subur, pastikan untuk tidak meletaknnya di area yang lembap. 13. Kembang Sepatu Bunga khas daerah tropis ini bisa menjadi tanaman hias untuk mempercantik pekarangan. Di daerah Jawa, bunga yang menjadi simbol negara Malaysia ini disebut kembang worawari. Daun dan bunga Kembang Sepatu pun tak jarang dijadikan teh atau obat herbal. 13. Bunga Pentas, Jenis Tanaman Hias Outdoor Favorit Banyak Orang Sumber: Dekoruma Salah satu tanaman hias yang jadi favorit banyak orang untuk menghiasi halaman rumah adalah bunga Pentas yang berbentuk kerumunan dan berwarna merah.

Selain cantik, bunga Pentas ternyata bisa melindungi tanaman lain di sekitarnya sebagai pengusir hama seperti ulat dan kutu. 14. Jenis Tanaman Hias Jacaranda Jenis tanaman hias Jacaranda. (Summareconserpong.com) Tanaman hias yang satu ini diketahui berasal dari kawasan tropis dan subtropis di Amerika Selatan, Amerika Tengah, Kuba, dan Bahama.

Nama flora dari keluarga Bignoniaceae ini diadopsi dari bahasa Guarani yang bermakna “harum”. Tanaman ini bisa tumbuh tinggi menjulang menjadi sebuah pohon bercabang banyak. Bunganya yang berwarna ungu biasanya akan mulai muncul di bulan September.

Puncak mekar seluruh bunga dari Jacaranda adalah di bulan Oktober dan November. 15. Lavender Inggris (English Lavender) Lavender Inggris terkenal sebagai tanaman yang menghasilkan bunga berwarna indah, dan harum pula.

Bukan hanya itu, lavender Inggris juga merupakan salah satu tanaman yang bisa bertahan hidup di kondisi tanah kurang air. Halaman depan rumah atau belakang rumah tentu makin indah jika ada tanaman ini hidup di atasnya. Itulah 15 tanaman hias outdoor dengan bentuk kuping gajah dan menarik untuk ditanam di pekarangan rumah.

Semoga dapat bermanfaat dalam menentukan tanaman hias apa yang hendak Parents tanam di kebun. Baca Juga: 10 Tanaman Hias Ini Cocok untuk Pemula, Pilih yang Mana? • Kehamilan • Tips Kehamilan • Trimester Pertama • Trimester Kedua • Trimester Ketiga • Melahirkan • Menyusui • Tumbuh Kembang • Bayi • Balita • Prasekolah • Praremaja • Usia Sekolah • Parenting • Pernikahan • Berita Terkini • Seks • Keluarga • Kesehatan • Penyakit • Info Sehat • Vaksinasi • Kebugaran • Gaya Hidup • Keuangan • Travel • Fashion • Hiburan • Kecantikan • Kebudayaan • Lainnya • TAP Komuniti • Beriklan Dengan Kami • Hubungi Kami • Jadilah Kontributor Kami Tag Kesehatan
• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Pikiran Rakyat • Gowapos.com • PR Cirebon • PR Cianjur • PR Tasikmalaya • Pedoman Tangerang • PR Bogor • PR Depok • PR Pangandaran • PR Indramayu • PR Bekasi • PRFM News • Seputar Tangsel • Portal Jember • Ringtimes Banyuwangi • Zona Jakarta • Kabar Besuki • Mantra Sukabumi • Lensa Purbalingga • Zona Banten • Lihat Semua • • • HALOYOUTH- Kuping gajah merupakan makanan tradisional yang banyak disajikan saat Lebaran tiba.

Teksturnya yang seperti kuping gajah juga enak dan renyah saat dimakan. Tak salah makanan satu ini banyak digemari oleh berbagai kalangan, dari anak kecil hingga orang dewasa. Untuk membuat cemilan kuping gajah satu ini, mudah sekali.

kuping gajah

Anda bisa membuatnya di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar atau swalayan. Baca Juga: Resep Jojorong, Takjil Gurih Manis Khas Banten, Enak Banget Mau tahu gimana cara pembuatannya? Sini baca artikel kami hingga selesai ya, agar kalian tahu gimana cara pembuatannya. Berikut cara pembuatan kuping gajah yang enak dan super renyah saat dimakan.

Bahan-bahan: 300 gram tepung terigu 150 ml santan 1 butir telur 2 sdm bluband 1/2 sdt garam 50 gram gula halus 3 tetes pasta mocca Cara membuat: 1. Siapkan semua bahan 2. Campurkan semua bahan kecuali pasta mocca, uleni sampai tercampur rata saja (jangan diuleni terlalu lama, bisa menyebabkan kue keras). 3. Bagi adonan menjadi 2 bagian. 1 bagian beri kuping gajah mocca.

JENIS JENIS ANTHURIUM KUPING GAJAH DAN TIPS PERAWATAN AGAR TUMBUH SUBUR




2022 www.videocon.com