Upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

satu kaki? 2 Ayo, mengerjakan soal-soal di bawah ini dengan tepat! 1. Bagaimana cara melompat dengan Jawab:. Sebutkan manfaat gerakan dalam per … mainan arung jeram! Jawab:. 3. Bagaimana cara menirukan gerakan pohon kelapa? Jawab:. 4. Apa yang harus dilakukan pemain yang bertugas sebagai jala di permainan jala ikan?

Jawab:. 5. Tuliskan langkah-langkah melakukan Jawab:. kegiatan melatih daya tahan kaki! !​ Dalam menjalankan rutinitas sehari-hari, kebugaran jasmani diperlukan oleh setiap orang apa pun kegiatan dan profesinya, dari usia muda sampai orang tua karena dengan tingkat kebugaran jasmani, seseorang termasuk pelajar bisa melaksanakan aktivitasnya dengan baik dan lancar pula. Untuk meningkatkan dan mempertahankan kondisi kebugaran jasmani maupun rohani seseorang, di antara caranya yaitu dengan melakukan berbagai bentuk latihan fisik atau jasmani secara teratur dan sesuai aturan.

Untuk mengetahui kondisi kebugaran jasmani seseorang, perlu dilakukan serangkaian tes dan pengukuran. Di dalam tes dan pengukuran ada prinsip dan prosedur latihan yang harus dilakukan. Hasil dari tes dan pengukuran itu kemudian masih perlu diolah lalu diinterpretasikan agar bisa diketahui secara bermakna.

Pengertian Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan. Kebugaran jasmani adalah kondisi jasmani yang berkaitan dengan kemampuan dan kesanggupan dalam melaksanakan pekerjaan secara optimal dan efisien. Disadari atau tidak, sebenarnya kebugaran jasmani ini merupakan salah satu kebutuhan manusia karena kebugaran jasmani bersenyawa dengan tubuh manusia.

Untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani dapat dilakukan dengan cara latihan jasmani. Kebugaran jasmani erat kaitannya dengan kegiatan manusia dalam melakukan pekerjaan dan bergerak. Terdapat berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani, antara lain latihan kekuatan, latihan kelenturan, latihan keseimbangan, dan latihan daya tahan. Kebugaran Jasmani dalam Kehidupan ©pixabay.com Kebugaran jasmani atau bisa juga disebut kesegaran jasmani menyangkut kemampuan penyesuaian tubuh seseorang terhadap perubahan faal tubuh yang disebabkan oleh kerja tertentu, dan menggambarkan derajat sehat seseorang untuk berbagi tingkat kegiatan fisik.

Dengan demikian, pada kebugaran jasmani ada 3 (tiga) unsur pokok, yakni unsur sehat, unsur sesuai bagi tubuh, dan unsur kerja atau latihan. Sesuai bagian tubuh artinya sebagai kemampuan tubuh untuk menyesuaikan diri atau mengadaptasi diri terhadap kerja, sehingga tidak lekas lelah dan dapat tetap giat melaksanakan tugasnya masing-masing. Kerja atau latihan pada hakikatnya merupakan peningkatan dari proses-proses faal biokimia sebagai jawaban terhadap meningkatnya tuntutan yang harus diberikan pada organ-organ tubuh dan seluruh sistem tubuh manusia.

Sehat dari faal adalah keadaan organ-organ tubuh dalam hubungannya dengan derajat formal proses-proses dari faali. Kebugaran jasmani mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kehidupan seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kebugaran jasmani mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan kerja bagi siapa pun untuk bisa menjalankan rutinitas dan tugas-tugasnya secara optimal dan mendapatkan hasil yang baik.

Berdasarkan hasil seminar kebugaran jasmani nasional pertama yang diselenggarakan di Jakarta pada tahun 1971, dipaparkan bahwa fungsi kebugaran jasmani adalah untuk mengembangkan kekuatan, kemampuan, dan kesanggupan daya kreasi serta daya tahan dari setiap individu yang berguna dengan tujuan mempertinggi daya kerja dalam pembangunan dan pertahanan bangsa dan negara.

Bentuk-bentuk Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Berkenaan dengan pembinaan kondisi fisik untuk meningkatkan kebugaran jasmani, kita perlu mengenal beberapa undur-unsur kebugaran jasmani yang perlu dilatih. Unsur-unsur kebugaran jasmani tersebut antara lain, kekuatan, daya tahan otot jantung dan paru-paru, kelincahan, daya ledak ( power) dan kelentukan. Baca juga: Butir-butir Pancasila dan Kedudukan Pancasila Sebagai Dasar Negara Unsur-unsur di atas dapat dilatih dengan berbagai bentuk, di antaranya adalah interval training, circuit training, aerobik, jogging, dan kalestenik.

Prinsip-prinsip Latihan Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Setiap individu memerlukan kesegaran jasmani yang cukup untuk dapat melaksanakan rutinitasnya agar lebih efektif dan efisien tanpa mengalami kendala dan masalah kelelahan yang berarti. Tidak menimbulkan kelelahan yang berarti maksudnya adalah setelah seseorang melakukan suatu kegiatan atau aktivitas, masih mempunyai cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan lainnya yang mendadak.

Latihan yang baik dan berhasil adalah yang dilakukan secara teratur, seksama, sistematis, serta berkesinambungan, dengan pembebanan latihan ( training load) yang selalu meningkat dan bertahap setiap tahunnya. Latihan dilakukan secara insidential atau dilakukan beberapa bulan menjelang pertandingan saja tidak ada artinya sama sekali.

Hal tersebut dapat merusak perkembangan atlet di kemudian hari. Latihan adalah proses yang sistematis yang harus menganut prinsip-prinsip latihan tertentu sehingga organisasi dan mekanisme neuro-physiological atlet akan bertambah baik. Program latihan harus disusun berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. Prinsip Overload Prinsip latihan overload adalah suatu prinsip latihan dengan pembebanan dalam latihan harus melebihi ambang rangsangan terhadap fungsi fisiologi yang dilatih.

Dalam melakukan latihan, porsi latihan harus bervariasi, hari-hari latihan berat dan harus diselingi pula dengan hari-hari latihan ringan.

2. Prinsip Konsistensi Konsistensi adalah kemauan untuk melakukan latihan dalam waktu yang cukup lama. Untuk mencapai kondisi fisik yang baik diperlukan latihan setidak-tidaknya tiga kali seminggu. Latihan sekali seminggu tidak akan meningkatkan kualitas fisik, sedangkan latihan dua kali per minggu hanya menghasilkan peningkatan kecil. Sebaliknya, latihan 5 – 6 kali per minggu tidak disarankan karena dapat mengakibatkan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari fungsi organ-organ tubuh.

3. Prinsip Spesifikasi Latihan yang spesifik akan meningkatkan efek biologis dan menimbulkan adaptasi atau penyesuaian dalam tubuh. Konsep spesifikasi diperkuat dengan fakta-fakta biomekanik dan tiap-tiap bentuk atau tipe latihan mempunyai sumber energi dan kebutuhan oksigen yang berbeda-beda. Yang menentukan spesifikasi adalah; • Macam atau bentuk latihan, • Ukuran atau pertimbangan yang berbeda-beda, dan • Waktu latihan.

4. Prinsip Progresif Latihan secara progresif adalah suatu latihan pembebanan yang diberikan pada seorang atlet harus ditingkatkan secara berangsur-angsur disesuaikan kemajuan dan kemampuan atlet. Beban latihan yang ditingkatkan dalam waktu singkat malah bisa mempersulit proses adaptasi fisiologis dan dapat menyebabkan terjadinya kerusakan fisik.

5. Prinsip Individualitas Sebenarnya tidak ada program latihan yang langsung cocol bagi semua atlet. Tiap-tiap latihan harus dibuat yang cicik bagi individu karena tidak ada dua orang yang persis sama. Untuk memberi hasil yang optimal dalam prinsip individual, perlu diperhatikan: • Respon terhadap latihan, • Pembebanan latihan, dan • Kemampuan penyesuaian diri.

6. Prinsip Tahap Latihan Respon peserta terhadap latihan dipengaruhi oleh tahap latihan. Peserta pemula sebaiknya dimulai dengan dosis beban latihan sedang, semakin lama berlatih dosisnya semakin meningkat. Pada tingkatan untuk mencapai kesegaran jasmani yang baik perlu dosis yang cukup berat. Baca juga: Manfaat Susu kedelai Untuk Kesehatan, Diet dan Ibu Hamil 7.

Prinsip Periodisasi Periodisasi adalah program jangka pendek dengan berjangka dan bertahap (periode). Jangka waktu program jangka pendek harus dibuat bertahap sepanjang tahun.

Bentuk-bentuk latihan dan komponen-komponen yang diberikan dalam latihan harus menurut tingkat dan jenjang yang bertahap (periode) dalam program latihan. 8. Prinsip Kestabilan Pada saat awal tahun secara teratur dalam organisasi prestasi, prestasi dapat meningkat cepat. Namun, setelah mencapai tingkatan prestasi tertentu, terasa bahwa prestasi sulit meningkat lagi. Fungsi Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Fungsi khusus dari kebugaran jasmani terbagi menjadi tiga golongan sebagai berikut 1.

Berdasarkan pekerjaan/aktivitas Misalnya kebugaran jasmani yang dilakukan seorang atlet untuk meningkatkan dan mempertahankan prestasi, kebugaran jasmani oleh upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari kantoran untuk meningkatkan produktivitasnya, dan kebugaran jasmani bagi siswa/pelajar untuk meningkatkan kemampuan belajar.

2. Berdasarkan keadaan Contohnya adalah kebugaran jasmani bagi orang yang menderita cacat untuk rehabilitasi, dan kebugaran jasmani bagi ibu hamil untuk mempersiapkan diri menghadapi kelahiran.

3. Berdasarkan umur Misalnya kegiatan yang dilakukan anak-anak untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya, dan kebugaran jasmani yang dilakukan oleh para orang tua atau lansia dengan tujuan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam melakukan kegiatan sehari-hari diperlukan tingkat kebugaran jasmani yang optimal pula sesuai dengan tuntutan kegiatannya. Kebugaran jasmani tidak hanya berfungsi dalam bidang olahraga saja, tetapi juga dalam seriap bidang kehidupan secara menyeluruh.

Faktor Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah faktor makanan dan gizi, faktor tidur dan istirahat, faktor kebiasaan hidup sehat, dan faktor latihan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari atau latihan jasmani. Keempat faktor kebugaran jasmani tersebut, masing-masing dijelaskan sebagai berikut. Makanan yang cukup dan bergizi Makanan berfungsi bagi tubuh sebagai sumber tenaga, zat-zat untuk pembentukan dan pembangun sel di dalam tubuh, sebagai pertahanan tubuh, serta meningkatkan kelancaran berbagai macam proses biologi yang terjadi di dalam tubuh.

Fungsi-fungsi tersebut dapat terpenuhi bila makanan yang kita konsumsi cukup dan bergizi. Dengan demikian, makanan yang bergizi akan sangat berpengaruh terhadap kebugaran jasmani seseorang.

Kebiasaan hidup sehat Kebiasaan hidup sehat yang teratur dan dikerjakan secara kontinu akan dapat mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani seseorang. Kebiasaan ini meliputi makan dan mandi yang teratur, cuci makan sebelum makan, gosok gigi, dan cuci muka sebelum tidur, kebiasaan hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, dan masih banyak lagi. Termasuk juga dalam hal ini adalah menghindari kebiasaan hidup yang dapat merusak tubuh seperti merokok, minum minuman keras, dan mengonsumsi narkoba.

Latihan olahraga atau latihan jasmani Salah satu cara untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah melalui latihan jasmani atau olahraga secara teratur dan kontinu. Misalnya dengan melakukan lari pagi (jogging), upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari kesegaran jasmani, senam aerobik, dan aktivitas olahraga lainnya. Kegiatan melakukan latihan olahraga tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh kita terutama untuk mengatur pernapasan, mengatur gerakan otot, mengatur berat badan, dan mengatur ketenangan berpikir.

Penelitian di Human Population Laboratory pada California Depaetemen of Health menerbitkan daftar kebiasaan yang berkaitan dengan kesehatan dan umur panjang, yaitu: • Olahraga secara teratur • Tidur secukupnya • Sarapan yang baik • Makan secara teratur • Kontrol berat badan, dan • Bebas dari rokok dan obat-obatan.

Baca juga: Macam-Macam Majas dan Contohnya (Lengkap) Istirahat atau tidur yang cukup Selain faktor di atas, ada satu lagi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani yaitu istirahat atau tidur yang cukup. Orang yang kurang tidur mudah sakit dan mendapat berbagai gangguan jasmani maupun rohani. orang yang kurang istirahat akan mudah letih, lemas bahkan tidak bertenaga, tidak tenang dan cemas.

Menurut penelitian, waktu tidur yang cukup untuk anak usia 1 – 4 tahun adalah 12 jam per hari, usia 4 – 12 tahun adalah 10 jam per hari, orang dewasa memerlukan waktu tidur 5 – 7 jam dalam sehari. Untuk pelajar, rata-rata memerlukan waktu tidur selama 8 jam dalam sehari.

Selanjutnya, untuk mendapatkan tingkat kebugaran jasmani yang optimal diperlukan beberapa unsur-unsur kebugaran jasmani berikut, yaitu daya tahan, kekuatan otot, tenaga ledak otot, kecepatan, ketangkasan, kelenturan, keseimbangan, kecepatan reaksi dan koordinasi. Dari sembilan unsur tersebut tidak mesti setiap orang harus memiliki semuanya, akan tetapi disesuaikan dengan jenis pekerjaan atau aktivitasnya.

Jadi setiap orang akan memiliki porsi yang berbeda pada pemenuhan unsur-unsur kebugaran jasmani tersebut. Latihan Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Usaha peningkatan dan pemeliharaan kebugaran jasmani tidak terlepas dari latihan jasmani yang membina kesembilan unsur kebugaran jasmani.

Maksud latihan jasmani di sini adalah kegiatan jasmani menurut cara dan aturan tertentu yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi faal tubuh yang berguna bagi peningkatan kebugaran jasmani. Peningkatan yang diperoleh itu dapat dilihat antara lain berupa peningkatan kemampuan gerak, tidak cepat lelah, dan peningkatan keterampilan.

Jika seseorang memiliki keinginan untuk meningkatkan atau memelihara kebugaran jasmani, di antara caranya adalah dengan melakukan latihan fisik atau latihan jasmani. Suatu latihan yang dimaksud untuk meningkatkan kemampuan jasmani, harus dilakukan menurut aturan dan cara tertentu.

Hal ini berkaitan pula dengan jenis kegiatan jasmani yang terbagi dalam beberapa jenis, yaitu jenis kegiatan yang bersifat aerobik (dengan O2), anaerobik (tanpa menggunakan O2), dan yang tergantung pada keterampilan ( skill). Masing-masing kegiatan jasmani tersebut diperlukan unsur latihan fisik yang teratur dan rutin dan sesuai aturan yang berlaku. Dalam rangka pembuatan program latihan fisik, perlu diperhatikan beberapa aturan yang meliputi tipe latihan, intensitas latihan, frekuensi dan keseimbangan.

Manfaat Latihan Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Kebiasaan kurang aktif dan kurang gizi yang buruk merupakan penyebab kematian yang banyak memakan korban setelah menghisap rokok. Sekitar 30% anak remaja di Inggris meninggal karena tembakau atau nikotin.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

Latihan jasmani secara teratur akan mendatangkan manfaat sebagai berikut. • Terbangun kekuatan dan daya tahan otot, seperti; kekuatan tulang dan persendian, selain mendukung penampilan baik dalam olahraga maupun kegiatan non olahraga. • Meningkatkan daya tahan aerobik • Meningkatkan fleksibilitas • Membakar kalori agar badan terhindar dari kegemukan • Mengurangi stres • Meningkatkan rasa bahagia.

Demikianlah uraian mengenai kebugaran jasmani.
Penjas Orkes SMPMTs Kelas VIII 52 A. Menjaga Kebugaran Jasmani 1. Pengertian Kebugaran Jasmani Kebugaran jasmani merupakan kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas, mempertinggi daya kerja tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan.

Kebugaran jasmani diperlukan oleh semua orang, apapun kegiatan dan profesinya karena dengan tingkat kebugaran jasmani yang baik, seseorang akan dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik pula. Upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani seseorang salah satu caranya adalah dengan melakukan berbagai bentuk latihan fisik atau jasmani secara teratur.

Kebugaran jasmani menyangkut kemampuan penyesuaian tubuh seseorang terhadap perubahan faal tubuh yang disebabkan oleh aktivitas tertentu dan menggambarkan derajat sehat seseorang untuk berbagai tingkat kegiatan fisik.

Dengan demikian di dalam kebugaran jasmani terdapat tiga unsur pokok, yaitu unsur yang sesuai bagi tubuh, unsur kerja, dan unsur sehat. 2. Faktor yang Memengaruhi Kebugaran Jasmani a. Makanan yang cukup dan bergizi Fungsi makanan di dalam tubuh adalah untuk mendapatkan tenaga, zat- zat pembangun sel tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, dan untuk kelancaran segala macam proses yang terjadi dalam tubuh.

Fungsi-fungsi tersebut dapat terpenuhi bila makanan yang kita konsumsi cukup dan bergizi. b. Kebiasaan hidup sehat Kebiasaan hidup yang teratur, sehat, dan dikerjakan secara kontinu akan dapat memengaruhi tingkat kesegaran jasmani seseorang. Kebiasaan tersebut meliputi makan, mandi yang teratur, cuci tangan sebelum dan sesudah makan, gosok gigi, kebiasaan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari bersih, dan lain-lain, termasuk juga menghindari kebiasaan yang merusak upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari seperti merokok, minum-minuman keras, dan mengonsumsi narkoba.

c. Istirahat atau tidur yang cukup Menurut penelitian, waktu tidur yang cukup untuk anak usia1-4 tahun adalah 12 jam per hari, usia 4-12 tahun adalah 10 jam per hari, untuk pelajar rata-rata waktu tidur 8 jam dalam sehari, dan untuk orang dewasa memerlukan waktu tidur 5-7 jam per hari. d. Latihan jasmani atau latihan olahraga Salah satu cara untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah melalui latihan jasmani atau berolahraga secara teratur dan kontinyu.

B. Bentuk-bentuk Latihan Kebugaran Jasmani Bentuk-bentuk latihan kebugaran jasmani meliputi interval training, jogging, dan circuit training. Dalam subbab ini kamu akan mempelajari circuit training. Sistem latihan sirkuit diperkenalkan oleh Morgan dan Adamson, pada tahun 1953 di University of Leeds, Inggris. Latihan ini diakui oleh banyak orang sebagai suatu sistem latihan yang dapat memperbaiki secara serempak kebugaran tubuh.

Di unduh dari : Bukupaket.com 53 Kebugaran Jasmani 1. Komponen-komponen Circuit Training Bentuk latihan sirkuit adalah kombinasi dari semua unsur fisik dan biasanya bentuk latihan disusun dalam lingkaran, karena itu nama latihan ini disebut circuit training. Komponen-komponen yang terdapat dalam sirkuit training antara lain sebagai berikut.

a. Kekuatan Strength Kekuatan adalah kemampuan otot untuk menggunakan tenaga maksimal terhadap suatu tahanan. Otot-otot yang kuat dapat melindungi persendian di sekelilingnya dan mengurangi kemungkinan terjadinya cedera karena aktivitas fisik.

b. Daya tahan Endurance Daya tahan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu yang relatif lama. Istilah lainnya yang sering digunakan adalah respiratio cardio vasculair endurance yaitu daya tahan yang berhubungan dengan pernapasan, jantung, dan paru-paru.

Daya tahan meliputi: 1 Daya tahan otot Daya tahan otot adalah kemampuan otot-otot untuk melakukan tugas gerak yang membebankan otot dalam waktu yang cukup lama. 2 Daya tahan jantung dan paru-paru 2. Cara-cara Melakukan Circuit Training a. Dalam suatu area ditentukan beberapa pos.

b. Di setiap pos, atlet melakukan satu bentuk latihan kondisi. c. Latihan–latihan yang dilakukan biasanya berbentuk latihan kondisi fisik seperti kekuatan, kecepatan, kelincahan, daya tahan, dan sebagainya. d. Latihan dapat dilakukan tanpa atau dengan menggunakan beban. 3. Langkah- langkah dalam Melaksanakan Circuit Training a. Persiapkan lapangan dan alat-alat yang dipergunakan untuk circuit training. b. Siswa diberi penjelasan dan diminta mencoba melakukan bentuk latihan tersebut di setiap pos.

c. Siswa mulai melakukan circuit training dan berusaha sebaik-baiknya untuk menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Pencatatan waktu dilakukan untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk satu sirkuit. d. Selesai melakukan sirkuit, waktu dicatat dengan teliti hingga sepersepuluh detik dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu sirkuit tersebut. Waktu itu disebut initial time atau waktu yang dicatat pertama kali diselesaikannya tugas tersebut.

e. Atas dasar initial time ini kemudian ditetapkan suatu target waktu, yaitu waktu sasaran yang akan dicapainya kelak. Target waktu ini biasanya 13 lebih singkat dari initial timenya. Contoh: Apabila initial timenya 5 menit 30 detik atau 330 detik, maka target waktunya adalah 330 – 13 x 330 detik = 220 detik atau 3 menit 40 detik. Di unduh dari : Bukupaket.com Penjas Orkes SMPMTs Kelas VIII 54 4. Cara Pengaturan Pos Circuit Training Parts » smp8penjas PendidikanJasmaniOlahragaDanKesehatan BudiStrisnoBazin » Teknik Dasar Menendang Bola » Mengontrol bola dengan telapak kaki Mengontrol bola dengan kaki sebelah luar Mengontrol bola dengan perut » Blocking tunggal perorangan Blocking berkawan.

» Teknik Dasar Servis Atas Teknik Dasar Passing » Permainan Bulutangkis Teknik memegang raket » Servis Lob Drop shot » Drive Smash Teknik Dasar dengan Bola Memukul Bola » Push Drive Teknik Pukulan Stroke » Teknik gerakan tungkai Teknik gerakan lutut Teknik gerakan tangan Teknik gabungan gerakan tungkai dan gerakan lengan » Teknik Finish Teknik Dasar Awalan » Arah Langkah dan Posisi Teknik Tangkisan » Pengertian Kebugaran Jasmani Cara-cara Melakukan Circuit Training Langkah- langkah dalam Melaksanakan Circuit Training » Cara Melakukan Gerakan Meroda Cara Memberikan Pertolongan Kesalahan-kesalahan yang Terjadi Saat Melakukan Gerakan Meroda » Perlengkapan Senam Ritmik Menggunakan Simpai Latihan Cara Memegang Simpai Latihan Gerakan Pertama » Latihan Gerakan Kedua Latihan Gerakan Ketiga Latihan Gerakan Keempat Latihan Gerakan Kelima » Hilangnya Keperawanan dan Keperjakaan Terjadinya Kehamilan Terjadinya Aborsi dengan Segala Risikonya Kecanduan dan Timbul Rasa Kurang Hormat » Terjadinya Penularan Penyakit Kelamin Terjadinya Infeksi Saluran Reproduksi Perasaan Bersalah, Malu, Berdosa, dan Kurang Percaya Diri » Permulaan permainan Lama permainan Bola di luar dan di dalam permainan Lemparan ke dalam throw in Tendangan sudut Tendangan gawang Tendangan bebas » Modifikasi Bentuk-bentuk Permainan Koordinasi Keterampilan Teknik Dasar » Peraturan Permainan smp8penjas PendidikanJasmaniOlahragaDanKesehatan BudiStrisnoBazin » Lapangan bola basket Bola lompat Angka nilai » Bola dalam permainan Bola hidup Bola mati Tembakan bebas Pelanggaran Kesalahan Peraturan tiga detik » Definisi Skorangka Servis yang benar Pengembalian yang benar » Fase Persiapan Fase meluncur Fase akhir Tolakan » Alat dan Perlengkapan Teknik Memegang Peluru Peraturan Perlombaan » Cara memegang lembing Cara membawa lembing Sikap badan pada saat akan melempar lembing Cara melempar lembing » Teknik memegang cakram Teknik melakukan awalan Teknik melempar cakram Sikap badan setelah melempar cakram » Dilakukan Perorangan Ketentuan Bertanding Ketentuan Kemenangan » Manfaat Latihan Kecepatan Manfaat Latihan Kelincahan » Latihan Rangkaian Gerakan Meroda dan Guling Depan » Pengenalan Senam Irama Memakai Gada » Sikap Tubuh Renang Gaya Dada Latihan Gerakan Kaki Renang Gaya Dada Show more Daftar isi • Pengertian Kebugaran Jasmani • Kebugaran Jasmani Menurut Para Ahli • 1.

Muhajir • 2. Sutarman • 3. Sadoso Sumosardjono • 4. Djoko Pekik Irianto • 5. Agus Muklholid, M.Pd • 6. Rusli Lutan • 7. Mochamad Sajoto dan Judith Rink • 8. Soedjatmo Soemowardoyo • Komponen dan Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani • 1.

Kekuatan (Strength) • 2. Daya Tahan (Endurance) • 3. Daya Otot (Muscular Power) • 4.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

Kecepatan (Speed) • 5. Daya lentur (Flexibility) • 6. Kelincahan (Agility) • 7. Koordinasi (Coordination) • 8. Keseimbangan (Balance) • 9. Ketepatan (Accuracy) • 10. Reaksi (Reaction) • Fungsi Kebugaran Jasmani • 1. Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Aktivitas • 2.

Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Keadaan • 3. Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Usia • Manfaat Kebugaran Jasmani • Faktor Kebugaran Jasmani • 1. Asupan Makanan Bergizi • 2. Pola Hidup Sehat • 3. Kebiasaan Olah Raga • 4. Istirahat Secukupnya Pengertian Kebugaran Jasmani Apa yang dimaksud dengan kebugaran jasmani? Pengertian Kebugaran Jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti.

Dan setelah melakukan aktivitas secara optimal, tubuh masih memiliki cadangan tenaga untuk dapat melakukan kegiatan lainnya. Secara umum, kebugaran jasmani atau kesegaran jasmani dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu: • Sehat, yaitu kondisi dimana tubuh (fisik dan psikis) terbebas dari segala penyakit. • Bugar, yaitu kondisi dimana tubuh mampu melakukan berbagai aktivitas sehari-hari secara optimal tanpa kelelahan yang berlebihan, dan masih punya cadangan tenaga.

Kebugaran Jasmani Menurut Para Ahli Agar lebih memahami apa definisi kebugaran jasmani, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah pengertian kebugaran jasmani menurut para ahli: 1. Muhajir Menurut Muhajir, pengertian kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh dalam beradaptasi dengan berbagai kegiatan yang dilakukan tanpa rasa lelah yang berarti. 2. Sutarman Menurut Sutarman, pengertian kebugaran jasmani adalah suatu aspek fisik dan kebugaran menyeluruh (total fitness) yang memungkinkan seseorang mampu untuk menjalankan kehidupan yang produktif dan dapat menyesuaikan pada tiap pembebanan atau stress fisik yang wajar.

3. Sadoso Sumosardjono Menurut Sadoso Sumosardjono, pengertian kebugaran jasmani atau kesegaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugas sehari-hari dengan mudah tanpa lelah yang berlebihan, serta masih memiliki cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang dan untuk keperluan mendadak. 4. Djoko Pekik Irianto Menurut Djoko Pekik, pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan fisik seseorang untuk dapat melakukan kerja sehari-hari secara efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan, sehingga masih dapat menikmati waktu luangnya.

5. Agus Muklholid, M.Pd Menurut Agus Muklolid, M.Pd, pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja, tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. 6. Rusli Lutan Menurut Rusli Lutan, pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan berbagai aktivitas fisik yang membutuhkan fleksibilitas, daya tahan, dan kekuatan. 7. Mochamad Sajoto dan Judith Rink Menurut Mochamad Sajoto dan Judith Rink, arti kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan dengan pengeluaran energi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan gerakny dan menikmati waktu luang untuk memenuhi keperluan darurat.

8. Soedjatmo Soemowardoyo Menurut Soedjatmo Soemowardoyo, pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat tubuhnya dalam batas fisologi terhadap lingkungan (ketinggian, kelembapan suhu, dan sebagainya) dan atau kerja fisik dengan yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan. Baca juga: Pengertian Konsep Diri Komponen dan Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani ©pixabay.com Untuk mencapai kesegaran jasmani dibutuhkan beberapa komponen dan unsur-unsur yang harus dipenuhi.

Beberapa komponen kebugaran jasmani tersebut adalah: 1. Kekuatan (Strength) Pengertian kekuatan adalah kemampuan otot dalam tubuh untuk memikul beban atau melakukan aktivitas. Setiap individu memiliki batas kemampuan masing-masing dalam menggunakan ototnya untuk melakukan aktivitas. Kekuatan otot dapat ditingkatkan dengan melakukan berbagai latihan fisik secara rutin dan teratur. Beberapa bentuk latihan fisik yang dapat meningkatkan kekuatan otot diantaranya: • Latihan sit up, untuk memperkuat otot perut • Latihan push up, untuk memperkuat otot lengan • Latihan squat jump, untuk memperkuat otot tungkai dan perut • Latihan pull up, untuk melatih kekuatan bahu dan tangan 2.

Daya Tahan (Endurance) Pengertian daya tahan adalah kesanggupan seseorang dalam menggunakan organ tubuhnya, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan lain-lain, secara efektif dan efisien. Daya tahan tubuh juga dapat dilatih dan ditingkatkan kemampuannya.

Namun, latihan daya tahan tubuh berbeda dengan latihan otot. Beberapa latihan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh diantaranya: • Berjalan sehat secara rutin • Berlari kecil secara teratur • Senam kesehatan seminggu sekali • Berenang untuk melatih kekuatan paru-paru 3.

Daya Otot (Muscular Power) Pengertian daya otot adalah kesanggupan dan kemampuan otot dalam menghasilkan kekuatan secara semaksimal mungkin dalam waktu yang cepat. Sebagai contoh, kemampuan seorang atlit angkat besi dalam memikul beban dalam waktu tertentu. Kemampuan data otot dapat ditingkatkan, misalnya dengan latihan: • Vertical jump, untuk melatih daya otot tungkai • Front jump, untuk melatih daya otot betis dan tungkai • Side jump, untuk melatih daya otot paha dan tungkai 4.

Kecepatan (Speed) Pengertian kecepatan adalah kemampuan otot tubuh dalam melakukan suatu gerakan dalam waktu sesingkat mungkin. Umumnya kecepatan dibutuhkan dalam bidang olah raga tertentu, misalnya: • Balap sepeda • Lomba berenang • Lari sprint 5. Daya lentur (Flexibility) Pengertian daya lentur adalah kesanggupan tubuh manusia dalam menyesuaikan diri dengan berbagai gerakan yang memerlukan penguluran tubuh atau kelenturan.

Bidang olah raga yang menuntut kelenturan tubuh yaitu senam, renang, yoga, balet, dan olah raga lainnya. Berikut ini beberapa latihan untuk melenturkan otot tubuh: • Hip Flexor/ Quad Stretch (untuk melenturkan otot pinggul, quads, dan hamstrings) • Bridge with Leg Reach (untuk melenturkan otot dada, perut, pinggul, glutes, dan kaki) • Seated Trunk Twist (untuk melenturkan otot punggung, perut, dan oblique) • Foldover Stretch (untuk melenturkan otot leher, punggung, glutes, hamstring, dan betis) • Butterfly Stretch (untuk melenturkan otot leher, punggung, glutes, hamstrings, paha) • Lower Back dan glutes (untuk melenturkan otot punggung atas, bawah, dan glutes) • Swan Stretch (untuk melenturkan otot bahu, punggung, dada, abs, oblique, hip flexor) • Reclining Pigeon (untuk melenturkan otot punggung bawah, pinggul, glutes, dan hamstrings) • Quadriceps (untuk melenturkan otot depan dan samping paha) • Standing Thigh Release (untuk melenturkan otot punggung, perut, pinggul, glutes, dan quads) 6.

Kelincahan (Agility) Pengertian kelincahan adalah kesanggupan otot tubuh melakukan gerakan cepat pada posisi yang berbeda-beda, misalnya gerakan berpindah dari kiri ke kanan, dari depan ke belakang. Kelincahan dibutuhkan dalam beberapa jenis olah raga, misalnya bulu tangkis, sepak bola, tenis lapangan, dan lain-lain. Beberapa latihan yang dapat meningkatkan agility yaitu: • Latihan berlari zig-zag • Latihan lari cepat naik-turun tangga • Latihan melompat dengan cepat 7.

Koordinasi (Coordination) Definisi koordinasi adalah kemampuan tubuh manusia dalam mengintegrasikan beberapa gerakan cepat secara efektif. Salah satu contoh koordinasi adalah gerakan mengontrol bola (juggling) dimana terjadi koordinasi antara gerakan kepala, bahu, kaki, dan anggota tubuh lainnya. 8. Keseimbangan (Balance) Pengertian keseimbangan adalah kemampuan tubuh dalam mengontrol syaraf dan organ tubuh sehinggap dapat mengendalikan kegiatan tubuh dengan baik.

Semua aktivitas manusia membutuhkan kemampuan keseimbangan. Beberapa latihan yang bisa meningkatkan keseimbangan: • Berdiri dengan satu kaki • Berdiri terbalik dengan menggunakan tangan • Berjalan di atas tali, balok, atau batang bambu 9.

Ketepatan (Accuracy) Yang dimaksud dengan ketepatan adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan gerakan dan membidik target dengan tepat. Beberapa olah raga yang menuntut akurasi adalah memanah, bowling, golf, bola basket, dan lain-lain. 10. Reaksi (Reaction) Pengertian reaksi adalah kemampuan tubuh memberikan tanggapan dengan cepat terhadap rangsangan dari objek atau orang lain.

Sebagian besar jenis olah raga membutuhkan kemampuan reaksi, misalnya reaksi untuk menyerang, menghindar, dan bertahan. Baca juga: Pengertian Senam Fungsi Kebugaran Jasmani Fungsi kebugaran jasmani ©pixabay.com Mengacu pada pengertian kebugaran jasmani di atas, maka secara umum fungsi kesegaran jasmani adalah untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh dan pikiran.

Secara khusus, fungsi kebugaran jasmani dapat dikelompokkan dalam tiga golongan, yaitu: 1. Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Aktivitas Kebugaran jasmani sangat diperlukan oleh semua manusia, baik itu para pelajar, atlit, dan para pekerja. Dengan kesegaran jasmani yang optimal maka manusia dapat berprestasi di bidang profesinya masing-masing. 2. Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Keadaan Para penyandang cacat atau disabilitas juga membutuhkan kebugaran jasmani layaknya manusia normal.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui juga merupakan individu yang harus memiliki kebugaran tubuh yang optimal karena membutuhkan banyak tenaga dalam proses persalinan maupun mengurus anak. 3. Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari Bagi anak-anak, orang dewasa, dan lanjut usia, masing-masing memerlukan kesegaran jasmani yang optimal.

Contohnya pada anak dalam masa pertumbuhan, dengan kebugaran jasmani yang optimal maka proses pertumbuhan dan perkembangan anak akan lebih baik. Sedangkan bagi lansia, kebugaran jasmani dapat menjaga daya tahan tubuh sehingga dapat melakukan berbagai kegiatan dengan baik. Baca juga: Pengertian Sepak Bola Manfaat Kebugaran Jasmani Manfaat kebugaran jasmani ©pixabay.com Setelah memahami pengertian kebugaran jasmani, jenis dan unsur-unsurnya, maka kita juga perlu mengetahui apa saja manfaatnya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesegaran jasmani bagi manusia: • Meningkatkan kekuatan otot, tulang dan persendian serta mencegah terjadinya osteoporosis (tulang keropos) • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh • Memperbaiki penampilan tubuh menjadi terlihat lebih proporsional/ atletis • Meningkatkan stamina dan kekuatan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari sehingga tubuh lebih berenergi • Memperbaiki sistem sirkulasi darah dan sistem kerja jantung • Memperbaiki tingkat respon tubuh terhadap lingkungan sekitarnya • Mencegah potensi terjadinya obesitas karena pembakaran kalori • Mencegah atau mengurangi potensi serangan jantung • Menurunkan tekanan darah tinggi • Membantu mengurangi stress dan depresi Baca juga: Manajemen Pendidikan Faktor Kebugaran Jasmani Kondisi kebugaran tubuh seseorang tidak terjadi begitu saja.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Beberapa faktor penentu kebugaran jasmani seseorang diantaranya adalah: 1. Asupan Makanan Bergizi Manusia membutuhkan makanan bergizi sebagai sumber energi dan pembentukan sel dalam tubuh.

Asupan makanan bergizi ini menjadi salah satu penentu tingkat kebugaran tubuh seseorang. Selain jenis makanannya, jumlah atau porsi makanan bergizi yang dikonsumsi juga punya peranan penting. Penuhi kebutuhan makanan bergizi untuk tubuh secukupnya, dengan kata lain jangan kekurangan dan jangan berlebihan. 2. Pola Hidup Sehat Selain asupan makanan bergizi, pola hidup seseorang juga sangat berpengaruh pada kebugaran jasmani.

Beberapa kebiasaan yang dapat merusak kesegaran jasmani seseorang misalnya, merokok, minum minuman keras, menggunakan narkoba, dan lain-lain. Bahkan kebiasaan-kebiasaan kecil seperti cuci tangan sebelum makan, menggosok gigi sebelum tidur, dan membuang sampah pada tempatnya, merupakan faktor yang mempengaruhi kebugaran fisik seseorang.

3. Kebiasaan Olah Raga Seperti yang sudah disebutkan di atas, melatih tubuh dengan berolah raga dapat membantu meningkatkan kebugaran jasmani seseorang. Tubuh kita bila tidak digerakkan/ dilatih secara rutin maka akan menjadi kaku atau terjadi kerusakan secara perlahan. Olah raga yang dilakukan tidak harus berat, tapi perlu dilakukan secara rutin. Beberapa olah raga ringan untuk melatih tubuh diantaranya; berjalan santai, bersepeda santai, berlari kecil, dan lain-lain.

4. Istirahat Secukupnya Menurut beberapa ahli kesehatan, rata-rata manusia dewasa membutuhkan tidur selama 5 – 6 jam dalam sehari. Namun, tentu saja kebutuhan tidur untuk masing-masing usia adalah berbeda. Untuk anak-anak biasanya butuh tidur sebanyak 10 – 12 jam sehari, untuk pelajar butuh tidur sebanyak 6 – 8 jam sehari, sedangkan para lansia butuh tidur sebanyak 6 – 7 jam sehari. Nah, dari sini kita bisa melihat bahwa semua manusia membutuhkan waktu tidur atau beristirahat penuh untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

Baca juga: Pengertian Apresiasi Demikianlah uraian singkat mengenai pengertian kebugaran jasmani, manfaat, fungsi, komponen, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.
Daftar Isi • Pengertian Kebugaran Jasmani • Unsur Kebugaran Jasmani • 1.

Daya Tahan • 2. Kecepatan • 3. Kekuatan • 4. Koordinasi • 5. Kelincahan • Anda Mungkin Juga Menyukai • 6. Kelenturan • 7. Komposisi Tubuh • 8. Keseimbangan • 9. Daya Ledak • 10. Kecepatan Reaksi • Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani • 1. Push Up • 2. Back Lift • 3.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

Sit Up • 4. Shoulders Press • 5. Leg Squat • 6. Lari Cepat 50 Meter • Manfaat Kebugaran Jasmani • 1. Menjaga Kesehatan Tulang • 2. Menjaga Berat Badan • 3. Memperbaiki Suasana Hati • 4. Mengontrol Kadar Gula Darah • 5. Mengurangi Stres dan Depresi • 6. Mengurangi Risiko Kardiovaskular • 7. Meredakan Rasa Sakit • 8. Menyehatkan Sistem Kerja Otak • 9.

Memperpanjang Usia • 10. Menyehatkan Kulit • Faktor Pengaruh Kebugaran Jasmani • 1. Makanan • 2. Istirahat • 3. Umur • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait Pengertian Kebugaran Jasmani Kebugaran jasmani adalah suatu kebutuhan yang harus kita penuhi agar tubuh kita dapat melakukan banyak aktivitas dengan baik.

Kebugaran jasmani dapat dikatakan sebagai bentuk kemampuan fisik seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari tanpa merasa kelelahan yang berlebihan dan tentunya masih memiliki cadangan energi. Semakin baik kebugaran jasmani seseorang maka akan semakin baik juga kemampuannya dalam mengatasi aktivitas sehari-hari.

Bisa dikatakan bahwa kebugaran jasmani salah satu faktor penentu kesehatan dan ketahanan tubuh. Misalnya dengan banyak berolahraga maka tubuh akan lebih fit dan terhindar dari berbagai penyakit. Oleh karena itu perbaikilah pola hidupmu dengan perbanyak kegiatan fisik dan olahraga untuk menjaga ketahanan tubuh.

Jangan biarkan tubuh hanya terdiam dan tidak banyak pergerakan, hal tersebut akan memicu kakunya otot dan tulang karena lama tidak diberi kegiatan yang berat. Dalam hal ini Gramedia ingin membahas mengenai unsur, bentuk, dan juga manfaat yang dapat diperoleh dari kebugaran jasmani. Yuk Grameds, simak ulasan berikut!

Unsur Kebugaran Jasmani Ada beberapa unsur dalam menunjang kebugaran jasmani pada tubuh seperti, kekuatan, daya tahan, kelincahan, kecepatan, keseimbangan, dan sebagainya. Ketika sudah memahami unsur-unsur dari kebugaran jasmani, kamu bisa melakukan latihan dan olahraga yang dapat menunjang kebugaran jasmanimu. Berikut adalah unsur-unsurnya. 1. Daya Tahan Daya tahan adalah suatu keadaan di mana seseorang dapat menggerakkan tubuh untuk melakukan beberapa aktivitas dengan tempo yang berbeda, namun dapat melakukannya dengan efisien dan efektif tanpa merasakan lelah yang berlebihan.

Daya tahan dapat dibagi menjadi dua yaitu, muscular endurance dan cardiorespiratory endurance. Muscular endurance adalah daya tahan dengan menunjukkan kemampuan otot dalam melakukan pekerjaan berat dalam waktu yang lama.

Sedangkan cardiorespiratory endurance adalah kemampuan seluruhh tubuh untuk terus bergerak dengan tempo sedang dalam waktu yang lama. 2. Kecepatan Kecepatan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat yang lain secara cepat. Kecepatan ini dibagi menjadi tiga yaitu, kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan bergerak.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

Kecepatan ini dapat dilatih dengan berlari berdasarkan frekuensi yang disesuaikan. 3. Kekuatan Kekuatan adalah suatu kemampuan otot-otot dalam melawan beban yang sedang dipikul oleh tubuh. Unsur kekuatan ini juga dapat disebut dengan muscle strength. Kekuatan otot ini juga dapat berhubungan dengan daya otot atau muscle endurance. Ketahanan otot adalah kemampuan otot dalam menahan kontraksi dengan beban ringan secara terus menerus.

Ada perbedaan fungsi antara muscle strength dengan muscle endurance. muscle strength digunakan untuk mengangkat beban yang berat dalam satu kegiatan. Sedangkan muscle endurance digunakan untuk melakukan aktivitas fisik ringan dalam jangka waktu yang lama. 4. Koordinasi Koordinasi adalah suatu kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas atau gerakan dengan efisien dan tepat. Seseorang yang memiliki koordinasi yang baik maka kerja sama yang dilakukan tubuhnya juga akan baik.

Konsentrasi juga dapat dilakukan dengan mudah meski sambil menggerakkan tubuh secara bergantian. Rp 51.000 5. Kelincahan Kelincahan merupakan kemampuan tubuh untuk mengubah posisi tubuh dengan cepat. Dengan adanya kelincahan tubuh akan bergerak dengan cepat tanpa risiko cedera. Jika kelincahan telah terbentuk dalam tubuh kalian maka kalian akan dengan mudah menggerakkan tubuh dengan cepat tanpa ada rasa takut untuk terjadi kesalahan yang mengakibatkan cedera.

6. Kelenturan Kelenturan adalah suatu kemampuan tubuh dalam melakukan gerakan secara maksimal. Kelenturan ini didukung dengan faktor seperti usia, kualitas otot, struktur sendi, dan ligamen. Kelenturan ini harus sering dilatih karena kelenturan berhubungan juga dengan unsur kebugaran jasmani yang lain seperti, kelincahan, kecepatan, dan koordinasi.

Memiliki tubuh yang lentur dapat meminimalkan risiko cedera pada tubuh. Kamu juga bisa melakukan pergerakan dengan bebas dalam segala aktivitasmu. 7. Komposisi Tubuh Komposisi tubuh adalah suatu perbandingan rasio tubuh yang memiliki massa lemak dan tanpa lemak. Massa lemak terdapat pada bagian bawah kulit, sekitar jantung, usus, sekeliling otot, dan juga paru-paru.

Sedangkan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari tubuh tanpa lemak berada di tulang, otot, dan cairan tubuh. Semakin tinggi massa lemak maka semakin tinggi tubuh kalian memiliki risiko penyakit. Oleh karena itu agar tubuh kalian memperoleh kebugaran jasmani maka perlu menjaga komposisi dalam tubuh.

8. Keseimbangan Keseimbangan adalah di mana posisi tubuh akan terus tegap berdiri tidak jatuh saat sedang melakukan gerakan fisik. Memiliki keseimbangan tubuh yang baik dapat meminimalkan risiko untuk jatuh dan cedera. 9. Daya Ledak Daya ledak merupakan gabungan dari kekuatan dan kecepatan, di mana tubuh dapat bergerak dengan cepat dan juga memiliki otot yang kuat untuk melawan beban yang dipikul oleh tubuh.

Artinya tubuh kita dapat bergerak cepat dan membawa beban berat sekaligus. 10. Kecepatan Reaksi Kecepatan reaksi adalah waktu reaksi tubuh kalian ketika mendapat suatu stimulus atau rangsangan.

Kecepatan reaksi ini berbeda dengan refleks. Reaksi merupakan gerakan yang disadari, sedangkan refleks adalah gerak otomatis yang dilakukan tanpa kesadaran. Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani Bentuk latihan ini digunakan untuk memperkuat, mempercepat, memberikan kelenturan dan segala unsur-unsur kebugaran jasmani untuk tubuh kita. Jika kita ingin tubuh menjadi bugar maka harus berlatih dan melakukan aktivitas olahraga. Berikut adalah bentuk latihan kebugaran jasmani. Buku Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SMA Kelas X ini mencakup materi tentang pengalaman mempraktikkan keterampilan dasar permainan dan olahraga, aktivitas pengembangan, uji diri/senam, aktivitas ritmik akuatik (aktivitas air), dan pendidikan kesehatan.

1. Push Up Push up merupakan salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan kebugaran jasmani kita. Olahraga ini termasuk ke dalam jenis olahraga calisthenic. Artinya jenis olahraga ini memiliki fungsi untuk menguatkan otot dada, bahu, dan juga trisep. Bahkan gerakan push up dapat membentuk otot punggung bawah dan juga perut. Beberapa hal perlu diperhatikan saat melakukan push up seperti, memperhatikan pergerakan posisi tangan, selalu menghadap ke depan, dan perhatikan gerakan naik turun secara tetap.

Push up ini tentunya sangat efektif untuk meningkatkan massa otot dan kesehatan jantung kalian. 2. Back Lift Back lift ini berfungsi untuk membentuk otot pada bagian punggung agar lebih kekar dan simetris. Latihan ini dilakukan dengan cara badan dan kepala menghadap ke lantai secara lurus, lalu perlahan menggerakan dada hingga kepala secara naik dan turun secara maksimal.

Manfaat kegiatan back lift ini untuk meningkatkan kekuatan tubuh, menurunkan berat badan, mengurangi risiko cedera, membentuk dan memperbaiki postur tubuh. 3. Sit Up Sit up berguna untuk melatih berbagai otot. Dalam hal ini sit up dapat melatih otot perut, dada, pinggang, leher, dan juga panggul. Dengan melakukan sit up kita dapat mengambil beberapa manfaat seperti, mengencangkan otot, memperbaiki postur tubuh, membentuk tubuh yang ideal, dan memperbaiki keseimbangan tubuh.

4. Shoulders Press Shoulders press digunakan untuk melatih kekuatan otot lengan dan otot bahu. Cara latihan shoulders press ini cukup mudah, kamu bisa menggunakan barbel sebagai alatnya. Setelah itu kamu hanya mengangkat barbel dengen kedua tangan lurus ke depan lalu angkat sampai ke dada, lakukan secara berulang-ulang. 5. Leg Squat Leg squat ini bertujuan untuk melatih otot tungkai. Untuk melakukannya kamu memerlukan barbel dan angkat dengan kedua tanganmu, lalu letakkan barbel dan tanganmu di bawah leher.

Setelah itu kamu bisa menekuk lutut dan turun setengah jongkok, lakukan gerakan itu secara berulang. 6. Lari Cepat 50 Meter Lari cepat ini bertujuan untuk melatih kecepatan bergerak. Lari cepat ini dilakukan dengan start berdiri. Caranya kamu harus berdiri dengan salah satu kakimu berada di dekat garis start.

Lalu dengarkan peluit atau aba-aba untuk memulai. Jika sudah ada aba-aba kamu bisa lari secepat mungkin dengan jarak 50 meter. Manfaat Kebugaran Jasmani Kebugaran jasmani memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Dengan banyak latihan dan olahraga maka tubuh akan semakin kuat, lentur, lincah, seimbang, dan lain-lain. Tidak hanya untuk kesehatan jasmani, namun kesehatan mental juga dapat diperbaiki jika tubuh kita sudah merasa bugar.

Berikut adalah manfaat kebugaran jasmani. 1. Menjaga Kesehatan Tulang Salah satu manfaat dalam menjaga kebugaran jasmani adalah memperkuat tulang. Seseorang yang dalam hidupnya selalu aktif berolahraga akan memiliki kepadatan tulang yang lebih baik daripada orang yang tidak pernah berolahraga. Dalam hal ini olahraga juga dapat mencegah penyakit osteoporosis, terutama pada individu yang berumur 20 – 30 tahun. Banyak latihan untuk memperkuat tulang pada tubuh kita contohnya seperti berlari, naik turun tangga, dan juga angkat beban.

2. Menjaga Berat Badan Dengan berolahraga atau melakukan kegiatan kebugaran jasmani dapat membakar kalori dalam tubuh kita. Dengan terbakarnya beberapa kalori di dalam tubuh maka berat badan akan turun jika sebelumnya berlebihan. Agar tidak kekurangan kalori karena terus terbakar, kamu juga harus upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari pola makan yang sehat dan tidak berlebihan.

3. Memperbaiki Suasana Hati Kegiatan kebugaran jasmani dapat memperbaiki suasana hatimu. Hal ini disebabkan kadar endorfin yang meningkat setelah melakukan olahraga dapat memicu rasa senang dan perasaan positif lainnya.

Oleh karena itu suasana hati yang tadinya buruk maka akan menjadi lebih baik karena jasmani telah bugar. 4. Mengontrol Kadar Gula Darah Kebugaran jasmani juga dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh kita.

Saat kita berolahraga, sel tubuh akan mengambil beberapa kadar gula darah yang kita miliki. Kadar gula darah tersebut mengandung energi, sebab itulah kadar gula darah berkurang ketika kita berolahraga. Dengan berolahraga secara rutin maka kadar gula darah di dalam tubuh akan lebih stabil. 5. Mengurangi Stres dan Depresi Jika kamu rutin melakukan kegiatan kebugaran jasmani maka kamu dapat mengurangi stres dan depresi yang sedang kamu alami.

Olahraga juga dapat meningkatkan kualitas tidur, hal itu mengakibatkan tingkatan stres akan menurun di hari berikutnya. Olahraga juga dapat menurunkan kadar serotonin dalam darah yang akan mengurangi depresi bagi penderitanya.

Seseorang yang selalu rutin berolahraga tentunya emosi dan kesehatan mentalnya akan lebih baik. Mereka akan terhindar dari penyakit mental lainnya. 6. Mengurangi Risiko Kardiovaskular Rutin berolahraga dapat mengurangi risiko munculnya penyakit pada jantung dan pembuluh darah seperti, sakit jantung dan stroke.

Olahraga secara rutin akan melatih otot jantung jadi lebih kuat dan lebih aktif mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Otot jantung yang kuat karena olahraga akan menjaga jantung tetap stabil. Selain itu, rutin berolahraga juga dapat menurunkan kadar kada kolesterol baik (HDL) dan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh, sehingga dapat meminimalkan terkena penyakit jantung koroner. 7. Meredakan Rasa Sakit Beberapa penyakit dalam tubuh pasti akan membuat badan kita merasa sakit.

Dengan berolahraga secara rutin maka rasa sakit tersebut akan reda karenanya. Misalnya seperti rasa sakit pada penyakit nyeri punggung kronis, fibromyalgia, gangguan pada bahu, dan lain sebagainya.

Jika kamu memiliki penyakit-penyakit tersebut sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui latihan kebugaran jasmani seperti apa yang cocok dan efektif untuk kamu. 8. Menyehatkan Sistem Kerja Otak Ketika sering berolahraga maka kebugaran jasmani akan terjadi, hal itu juga mengakibatkan sistem kerja otak meningkatkan dan menjadi lebih sehat lagi.

Sistem kerja otak ini memengaruhi daya pikir dan daya ingat otak manusia. Oleh karena itu rutin olahraga berarti dapat meningkatkan sistem kerja otak dan membuat hormon dapat menumbuhkan sel-sel baru di dalam otak. 9. Memperpanjang Usia Rutin berolahraga artinya menjaga kesehatan jasmani, berarti usia juga ikut terjaga masanya karena tubuh kita memiliki perlindungan yang kuat terhadap berbagai penyakit.

Hal tersebut menurunkan risiko penyakit yang akan hinggap ditubuh kita, di mana umur kita akan panjang dan selalu merasa bugar setiap harinya. 10. Menyehatkan Kulit Siapa yang mengira olahraga bisa menyehatkan kulit? Olahraga akan memperkuat sistem kekebalan tubuh, upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari mana hal tersebut akan mencegah masuknya penyakit melalui paparan radikal bebas.

Oleh karena itu, olahraga dapat menjaga kesehatan kulit, termasuk dapat membuat kulit kita lebih awet, serta mencegah penuaan pada kulit. Faktor Pengaruh Kebugaran Jasmani Dalam meraih kebugaran jasmani yang optimal untuk tubuh kita, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhinya. Berikut adalah faktor pengaruh kebugaran jasmani. 1. Makanan Dalam bertahan hidup, umumnya manusia butuh makanan. Soal makanan ini kita tidak boleh asal makan makanan yang kita lihat, namun harus dilihat juga kadar nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan kita.

Maka dari itu sebaiknya hindari makanan dan minuman yang dapat merusak tubuh kita seperti alkohol dan makan makanan yang kurang nutrisi. 2. Istirahat Kerja pada tubuh manusia memiliki batasnya, maka sadarilah tubuhmu jangan bekerja terlalu lelah. Kelelahan adalah suatu indikator dari batas fungsi tubuh manusia.

Artinya tubuhmu tidak kuat lagi untuk menopang tubuh untuk melakukan aktivitas. Kalau sudah seperti ini sebaiknya istirahatlah yang cukup untuk mengisi energi di hari berikutnya.

3. Umur Umur adalah pengaruh dalam kebugaran jasmani. Pada usia 25 – 30 tahun kebugaran jasmani dapat meningkat maksimal.

Kemudian juga akan menurun kapasitas fungsi dalam tubuh sebesar 0,8 – 1% di setiap tahunnya. Jika kamu rajin berolahraga maka penurunan fungsi tubuh ini akan berkurang juga bahkan bisa sampai setengahnya. Buku ini membahas tentang konsep, contoh, dan analisis data pada statistika deskriptif dan inferensial dalam kajian bidang pendidikan dan keolahragaan, di antaranya: konsep statistik, pengumpulan dan penyajian data, ukuran kecenderungan memusat, ukuran penyebaran, estimasi parameter dan pengujian hipotesis, uji prasyarat analisis (uji normalisasi dan uji homogenitas), korelasi, pengujian perbedaan parameter rata-rata, regresi, analisis varians, uji validitas dan reliabilitas serta pembahasan daya beda soal dan tingkat kesukaran.

• Pengertian Kebugaran Jasmani • Gerakan Non Lokomotor • Unsur Kebugaran Jasmani • Permainan Sepak Bola • Teknik Dasar Sepak Bola • Tujuan Permainan Sepak Bola • Manfaat Permainan Sepak Bola • Ukuran Lapangan Sepak Bola • Lari Jarak Pendek • Permainan Bola Basket • Tujuan Permainan Bola Basket • Permainan Bola Kasti • Pengertian Pencak Silat • Pengertian Olahraga Renang • Pengertian Permainan Bola Voli • Pengertian Senam Irama • Jenis-jenis Senam Lantai • Macam Gerakan Senam Lantai • Manfaat Lompat Tali • Manfaat Sit Up • Lari Jarak Pendek • Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga • Olahraga Lempat Lembing Nah Grameds, seperti itulah paparan mengenai kebugaran jasmani.

Artikel ini mengingatkan kalian agar terus rutin berolahraga agar tubuh menjadi kuat, sehat, dan bahagia. Jika tubuh sudah sehat, tentunya akan meminimalkan penyakit yang akan menyerang tubuh kita. Bagi kalian yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai kebugaran jasmani, kalian bisa membaca dari buku yang sudah disediakan oleh Gramedia.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas menyediakan buku-buku yang mungkin kalian inginkan. Yuk Gramedsm beli bukunya sekarang juga! Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1
Setiap orang membutuhkan kondisi jasmani yang baik untuk dapat melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien tanpa mengalami kelelahan.

Kondisi jasmani seseorang menentukan kemampuan fisiknya untuk melakukan tugas sehari-hari. Semakin tinggi tingkat kondisi jasmani seseorang, semakin tinggi kemampuan jasmaninya. Tetapi, kegiatan ini memiliki beberapa alasan penting dalam sejarah kebugaran jasmani, berikut adalah beberapa alasan mengenai kebugaran fisik: • Membuat beberapa gerakan yang menjadi cara sehingga orang dapat mendukung kehidupan sehari-hari mereka.

• Gerakan jasmani menjadi kebutuhan dasar mutlak sebagai makhluk hidup. • Hidup Aktif dengan terus melakukan gerakan tertentu, orang akhirnya dapat menghindari hipokinesia.

Hypokinesia adalah kondisi makhluk hidup yang dapat dikatakan untuk membawa kurangnya pasokan oksigen dalam sel dan jaringan tubuh normal.

Fungsi dan Tujuan Kebugaran Jasmani Berikut dibawah ini merupakan beberapa fungsi dan tujuan kebugaran jasmani, yaitu: • Menjadikan Sendi Lebih Lentur Salah satu tujuan dan manfaat dari latihan kebugaran jasmani rutin adalah untuk melenturkan sendi.

Dengan latihan rutin maka otot tubuh dan tungkai tentu fleksibel. Bentuk latihan fleksibilitas otot dapat dilakukan dengan senam lantai. Gerakan senam lantai dapat menjadi gulungan depan, gulungan belakang, hook, perpecahan, lompatan harimau atau gerakan dari kepala sampai kaki. Jika sendi Anda fleksibel, maka manfaatnya juga bagus untuk tubuh. Ini juga akan meminimalkan terjadinya cedera.

Sebagai contoh, ketika Anda tiba-tiba menjatuhkan sesuatu atau benjolan. Kegiatan sehari-hari akan lebih mudah untuk dijalankan melalui tubuh tanpa gangguan atau kekakuan sebagai sendi lebih fleksibel. • Membuat Tulang Menjadi Lebih Kuat Keuntungan lain dari kebugaran jasmani adalah memperkuat tulang. Jika Anda melatih tubuh Anda untuk melakukan gerakan kebugaran jasmani, tulang menjadi kuat, sehingga Anda dapat membawa beban tanpa menemukan masalah yang signifikan, Anda juga akan mencegah kerusakan tulang dan meminimalkan patah tulang ketika jatuh.

Lihat Juga: Rumah Adat Bengkulu Berjalan, berlari, Bersepeda, mengangkat dan senam adalah beberapa latihan yang bermanfaat untuk memperkuat tulang antara lain. • Membuat Daya Tahan Tubuh Meningkat Selain kedua Manfat tersebut, jika Anda secara rutin melakukan latihan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, daya tahan juga menjadi lebih kuat. Metabolisme Anda juga semakin halus dan sistem kekebalan tubuh juga akan meningkat.

Kondisi ini akan mencegah Anda menjadi sakit, atau penyakit menular atau non-menular. Kebugaran jasmani juga dapat membuat wajah Anda terlihat sehat, segar dan cerah. • Peredaran Darah menjadi Lebih Lancar Keuntungan lain dalam melakukan olahraga kebugaran jasmani adalah peredaran darah. Organ penting Anda, jantung, adalah pusat kehidupan karena jantung adalah mesin utama untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Dengan melakukan latihan kebugaran upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari secara teratur, kinerja jantung juga akan optimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh, otot jantung juga akan kuat, dan aliran darah di pembuluh darah akan lebih halus.

Hal ini untuk menghindari penyakit stroke, penyakit jantung dan gagal jantung. Latihan yang Anda lakukan adalah treadmill, senam aerobik dan lain-lain. • Bisa Meningkatkan Kecerdasan Keuntungan lain yang Anda dapatkan ketika Anda memiliki rutinitas latihan jasmani setiap hari adalah bahwa Anda meningkatkan kecerdasan Anda.

Jika tubuh Anda cocok, maka pasti kinerja otak Anda akan dapat bekerja secara optimal. Dengan ini maka konsentrasi Anda akan lebih baik, Anda juga tidak lupa dengan mudah, dengan cepat ketika menanggapi sesuatu dan memiliki pemikiran cerdas yang cemerlang. Untuk meningkatkan tingkat kecerdasan Anda memilih latihan kebugaran jasmani yang berbaur otak jasmani dan fungsi koordinasi. Latihan kebugaran jasmani Anda lakukan adalah menendang bola ke target, melempar bola basket di keranjang, memukul bola dengan tongkat, memukul bola tenis dengan raket dengan dinding atau dengan teman, bermain Bulutangkis, melakukan gerakan tertentu setelah isyarat, dan berbagai latihan yang dapat melatih saraf motorik otak Anda.

• Meringankan Stres Hal ini diketahui bahwa jika Anda berolahraga secara teratur maka Anda juga mengurangi atau menghilangkan stres. Banyak juga sudah tahu bahwa stres dan berpikir adalah sumber dari semua penyakit. Jika Anda berolahraga secara rutin maka Anda akan lebih rileks, lebih nyaman, dan beban pikiran Anda akan dikurangi. Anda dapat melakukan olahraga ringan dan sederhana, seperti berjalan setiap pagi sambil menikmati udara pagi yang segar, lintas negara berjalan, Bersepeda santai, berenang atau olahraga lainnya yang Anda minati.

• Mencegah Obesitas Olahraga teratur juga dapat mencegah Anda dari menjadi obesitas. Hal ini juga diketahui bahwa obesitas adalah penyebab berbagai penyakit. Penyakit ini cukup berbahaya, seperti darah tinggi, diabetes, penyakit jantung dan penyakit stroke.

Selain itu, obesitas juga dapat mengganggu kegiatan atau kegiatan sehari-hari Anda. Obesitas juga dapat mengurangi harga diri Anda. Dengan melakukan latihan atau latihan untuk meningkatkan kebugaran jasmani Anda secara teratur, lemak berlebihan dalam tubuh Anda serta metabolisme Anda dapat membakar akan lebih halus dari sebelumnya sehingga obesitas juga dapat dihindari. Memiliki tubuh yang ideal pasti harapan semua orang.

Oleh karena itu, membuat harapan Anda menjadi kenyataan dan latihan kebugaran mulai sekarang. Lihat Juga: Digital Adalah Selain tujuan tersebut, kebugaran jasmani juga memiliki beberapa fungsi. Fungsi ini meliputi: • Sirkulasi darah, sistem saraf dan fungsi jantung akan meningkat.

• Kelentukan komponen, daya tahan dan kecepatan akan meningkat. • Fungsi organ tubuh akan cepat pulih ketika Anda telah selesai berolahraga atau bahkan dalam keadaan tertentu misalnya pada wanita hamil, orang tua dan pemulihan setelah Anda sakit. • Untuk atlet, tingkat tinggi rendah kebugaran jasmani menjadi titik awal untuk meningkatkan kinerja atlet.

• Merangsang pertumbuhan dan perkembangan balita dan anak. Ada berbagai latihan kebugaran jasmani yang Anda lakukan, seperti berjalan, berlari, push-up, Sit up, backup, angkat beban, senam aerobik, Bersepeda, berenang, treadmill, senam lantai, melompat, berfokus pada tujuan, menggabungkan gerakan yang berbeda, dan sebagainya.

Untuk menjadi bagi Anda untuk benar-benar mengambil keuntungan dari kebugaran jasmani, maka Anda tidak harus melakukannya sekali. Lakukan secara teratur setiap hari, dan juga memperhatikan asupan nutrisi yang Anda konsumsi. Makan makanan yang mengandung serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, Hindari Rokok dan alkohol, dan Hindari mereka ketika tidak diperlukan. Selalu memperhatikan waktu istirahat Anda.

Manfaat Kebugaran Jasmani Berikut dibawah ini beberapa manfaat kebugaran jasmani yang dapat anda rasakan: • Pemeliharaan Berat Badan Latihan menjaga tubuh dari memiliki berat badan yang berlebihan yang dapat membahayakan kesehatan. Namun, nafsu makan akan meningkat karena peningkatan metabolisme ketika berolahraga.

Jika Anda tidak menemukan waktu khusus untuk olahraga, cobalah untuk tetap aktif sepanjang hari, misalnya dengan memilih tangga bukan Lift. Pastikan Anda tetap konsisten dengan jenis aktivitas fisik jenis pengganti olahraga. • Mengurangi Stress dan Menjaga Kualitas Tidur Beban pekerjaan sehari-hari tentu dampak pada gangguan keadaan emosional, sehingga tidak jarang untuk juga panen stres dan perasaan kelelahan.

Melakukan aktivitas fisik, seperti latihan kebugaran fisik, dapat merangsang berbagai bahan kimia dalam otak yang membuat Anda merasa lebih tenang, santai, lebih percaya diri dan rasa kebahagiaan. Tidak mengherankan, berjalan-jalan santai selama 30 menit sudah cukup untuk mendapatkan manfaat dari latihan, ditambah tidur malam yang baik.

Tapi untuk menjaga kualitas tidur, pilih jadwal olahraga yang tidak membatasi tidur Anda. • Meningkatkan Energi, Kekuatan Otak dan Produktivitas Latihan kebugaran meningkatkan jumlah energi, serta endorfin hormon dan serotonin di otak, yang membawa kejelasan mental. Dampaknya, hari yang lebih produktif di kantor dan hasil kerja yang lebih baik. Melakukan olahraga kondisi fisik di pagi hari untuk mendapatkan kondisi permanen sepanjang hari. Udara dan matahari pagi sangat baik untuk kesehatan.

Anda juga akan lebih energik untuk melakukan semua kegiatan fisik, seperti memanjat tangga atau melakukan tugas kantor yang mungkin merasa membosankan sebelumnya. • Menghindari Penyakit dan Proses Penuaan Tubuh Latihan rutin dapat melindungi Anda dari penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, osteoporosis, nyeri punggung, depresi, kecemasan, hilangnya massa otot, dan arthritis.

Latihan kebugaran fisik dapat mengurangi aspek yang mempengaruhi proses penuaan, mulai dari rasa sakit yang mudah untuk nyeri di daerah tertentu dari tubuh. • Meningkatkan Hubungan Sosial dan Seksual Mungkin ini adalah manfaat dari latihan kebugaran fisik yang paling dicari oleh Anda yang sudah berpasangan atau yang masih hilang pasangan yang hidup. Lihat Juga: Historiografi Adalah Tapi percayalah, latihan kebugaran fisik secara teratur tidak hanya membuat Anda lebih terhubung secara sosial.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

Latihan ini juga dapat mengurangi kekhawatiran, terutama pria, tentang disfungsi ereksi. Komponen Kebugaran Jasmani Berikut 10 komponen kebugaran jasmani, yaitu: • Kekuatan (Streght) • Daya tahan (Endurance) • Daya Otot (Muscular Power) • Kecepatan (Speed) • Daya lentur (Flexibility) • Kelincahan (Agility), • Koordinasi (Coordination) • Keseimbangan (Balance) • Ketepatan (Accuracy) • Reaksi (Reaction).

Unsur Kebugaran Jasmani • Kekuatan (Strength) Kekuatan adalah kondisi tubuh dalam menggunakan otot untuk memaksimalkan tenaga ketika melakukan suatu aktifitas fisik. Kekuatan sangat penting dalam setiap aktifitas olahraga karena dapat mencegah terjadinya cedera serta merupakan daya penggerak. Kekuatan otot yang baik dapat didapatkan dengan rutin melakukan latihan secara konsisten. • Daya Tahan (Endurance) Daya tahan / endurance ialah kemampuan seseorang dalam menggunakan organ tubuhnya seperti paru-paru dan jantung dalam waktu yang cukup lama dan tempo yang berbeda (antara sedang dan cepat) secara efektif dan efisien serta tanpa merasakan sakit dan lelah yang berarti.

• Kecepatan (Speed) Kecepatan adalah waktu yang dibutuhkan seseorang dalam melakukan gerakan yang berbeda dan berkesinambungan. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan maka dapat disimpulkan bahwa seseorang tersebut memiliki kecepatan yang bagus. • Kelincahan (Agility) Kelincahan adalah kemampuan manusia saat beradaptasi diri dengan segala pose posisi tubuh, contohnya bergerak dari kiri ke kanan atau dari depan ke belakang. Salah satu bentuk olahraga yang membutuhkan kelincahan salah satunya adalah bulu tangkis dan sepakbola.

• Kelenturan (Flexibility) Kelenturan atau flexibility biasanya merujuk kepada seberapa baik tubuh seseorang dalam membuat tubuhnya mampu menyesuaikan dengan kegiatan atau gerakan yang sangat membutuhkan kelenturan tubuh. • Reaksi (Reaction) Reaksi atau Reaction adalah kemampuan tubuh seseorang dalam menanggapi suatu gerakan, stimulus atau rangsangan yang diberikan oleh orang lain.

Adapun bentuk latihan kebugaran jasmani untuk melatih unsur reaksi adalah lempar tangkap bola. • Ketepatan (Accuracy) Ketepatan atau keakuratan adalah kemampuan tubuh untuk mengendalikan gerakan terhadap sasaran yang ingin dituju. Olahraga memanah, dan bola bowling merupakan beberapa contoh olahraga yang membutuhkan ketepatan. Salah satu latihan yang bisa dilakukan dalam mengasah ketepatan atau keakuratan diantaranya adalah melempar bola pada sasaran atau keranjang yang ditentukan.

• Keseimbangan (Balance) Yang dimaksud dengan keseimbangan adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan organ tubuh serta saraf otot agar gerakan tubuh dapat dikendalikan dengan baik. Unsur keseimbangan ini sangat dibutuhkan dalam cabang olahraga senam dan loncat indah. • Koordinasi (Coordination) Yang dimaksud dengan koordinasi adalah kemampuan tubuh dalam menyatukan berbagai gerakan tubuh yang tak sama kedalam satu gerakan yang efektif.

Dalam melakukan latihan yang dapat melatih unsur koordinasi dituntut suatu tambahan kemampuan lain yakni konsentrasi yang tinggi serta kemampuan gerak insting yang kuat. • Daya Otot (Muscular Power) / Daya Ledak (Explosive Power) Daya otot merujuk pada daya ledak otot atau dikenal dengan istilah explosive power. Maksudnya adalah kemampuan seseorang dalam memaksimalkan kekuatan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Demikianlah ulasan dari pengajar.co.id mengenai Kebugaran Jasmani, semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu dan bermanfaat untuk anda.

Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada S1, SMA, SMK, SMP, UMUM Ditag 10 latihan kebugaran jasmani, 4 km bertujuan untuk mengukur, apa fungsi kesegaran jasmani secara umum, apa manfaat dari gerakan back up, apakah gunanya tes lari multi tahap, artikel kebugaran jasmani, bentuk bentuk kebugaran jasmani, bentuk latihan kebugaran jasmani, bentuk latihan kecepatan, bentuk-bentuk latihan sirkuit training, cara meningkatkan kebugaran jasmani siswa, contoh gerakan kebugaran jasmani, contoh kebugaran jasmani, faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani, fungsi kebugaran jasmani, gambar kebugaran jasmani, hakikat kebugaran jasmani, jalan kayang adalah salah satu latihan, jelaskan 10 unsur kebugaran jasmani, jelaskan arti dari kebugaran jasmani, jurnal internasional kebugaran jasmani, kebugaran jasmani brainly, komponen kebugaran jasmani, latihan kebugaran jasmani, latihan lompat tali untuk menguatkan otot, latihan push up bertujuan untuk menguatkan, makalah kebugaran jasmani, manfaat kebugaran jasmani, manfaat kebugaran jasmani brainly, manfaat olahraga secara teratur adalah untuk, pengertian kekuatan, pengertian kelincahan, program latihan aktivitas fisik, salah satu bentuk latihan pemanasan adalah, sebutkan bentuk-bentuk tes kebugaran jasmani, sebutkan ciri-ciri dari latihan kekuatan, sebutkan perumusan latihan kebugaran jasmani, sebutkan unsur-unsur kebugaran jasmani, sejarah kebugaran jasmani, tabel program latihan kebugaran jasmani, terangkan pengertian daya tahan tubuh, tes kebugaran jasmani, tes kebugaran jasmani indonesia, tes kelentukan tubuh bertujuan untuk mengukur, tes lari 2, tujuan kebugaran jasmani, tujuan latihan fisik push up, tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah, tuliskan gerakan-gerakan kebugaran jasmani, unsur kebugaran jasmani Artikel Terbaru • Norma Kesopanan • Pengertian Kedaulatan • Letak Astronomis Indonesia • √Flowchart adalah : Pengertian, Jenis, Perbedaan, Tujuan dan Fungsi Secara Lengkap • Momen Inersia • √ Manusia Purba Di Indonesia : SejarahPengertian dan Jenisnya • Manajemen Pemasaran Adalah • Kompetensi Adalah • Implementasi Adalah • Manajemen Operasional Adalah • E-book Adalah • Talak Adalah • Senyawa Adalah • Perbedaan Senyawa dan Campuran • Momentum dan ImpulsMENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me • Sehat, adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit.

• Bugar, adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai. cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yag berlebih Hakikat kebugaran jasmani adalah hal yang berhak diperlukan oleh tubuh untuk mendapatkan kebugaran jasmani.

Misalnya ketika kita mengantuk maka mata berhak untuk istirahat sejenak. Pengertian Kebugaran Jasmani Menurut Para Ahli • Menurut Muhajir Menurut Muhajir, pengertian kebugaran jasmani ialah kesanggupan tubuh dalam beradaptasi dengan berbagai kegiatan yang dilakukan tanpa rasa lelah yang berarti. • Menurut Sutarman Menurut Sutarman, pengertian kebugaran jasmani ialah suatu aspek fisik dan kebugaran menyeluruh “total fitness” yang memungkinkan seseorang mampu untuk menjalankan kehidupan yang produktif dan dapat menyesuaikan pada tiap pembebanan atau stress fisik yang wajar.

• Menurut Sadoso Sumosardjono Menurut Sadoso Sumosardjono, pengertian kebugaran jasmani atau kesegaran jasmani ialah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugas sehari-hari dengan mudah tanpa lelah yang berlebihan serta masih memiliki cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang dan untuk keperluan mendadak.

• Menurut Djoko Pekik Irianto Menurut Djoko Pekik, pengertian kebugaran jasmani ialah kemampuan fisik seseorang untuk dapat melakukan kerja sehari-hari secara efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan, sehingga masih dapat menikmati waktu luannya. • Menurut Agus Muklholid, M.Pd Menurut Agus Muklolid, M.Pd, pengertian kebugaran jasmani ialah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja, tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.

• Menurut Rusli Lutan Menurut Rusli Lutan, pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan berbagai aktivitas fisik yang membutuhkan fleksibilitas, daya tahan dan kekuatan. • Menurut Mochamad Sajoto Dan Judith Rink Menurut Mochamad Sajoto dan Judith Rink, arti kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan dengan pengeluaran energi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan geraknya dan menikmati waktu luang untuk memenuhi keperluan darurat.

• Menurut Soedjatmo Soemowardoyo Menurut Soedjatmo Soemowardoyo, pengertian kebugaran jasmani ialah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat tubuhnya dalam batas fisologi terhadap lingkungan “ketinggian, kelembapan suhu dan sebagainya” dan atau kerja fisik dengan yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Bola Basket adalah Klasifikasi Kebugaran Jasmani Secara umum, kebugaran jasmani atau kesegaran jasmani dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu: • Sehat, yaitu kondisi dimana tubuh “fisik dan psikis” terbebas dari segala penyakit.

• Bugar yaitu kondisi dimana tubuh mampu melakukan berbagai aktivitas sehari-hari secara optimal tanpa kelelehan yang berlebihan dan masih punya cadangan tenaga. Komponen Kebugaran Jasmani Berikut ini terdapat beberapa komponen kebugaran jasmani, terdiri atas: • Kekuatan (Streght) Kekuatan adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja.

Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit. Kita dapat melatih kekuatan otot lengan dengan latihan angkat beban, jika beban tersebut hanya dapat diangkat 8-12 kali saja.

Contoh latihannya adalah sebagai berikut: • squat jump, melatih kekuatan otot tungkai dan otot perut.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

• push up, melatih kekuatan otot lengan. • sit up, melatih kekuatan otot perut. • angkat beban, melatih kekuatan otot lengan. • back up, melatih kekuatan otot perut. • Daya tahan (Endurance) Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, paru-paru, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerus. Dengan kata lain berhubungan dengan sistem aerobik dalam proses pemenuhan energinya.

Latihan untuk melatih daya tahan adalah kebalikan dari latihan kekuatan. Daya tahan dapat dilatih dengan beban rendah atau kecil, namun dengan frekuensi yang banyak dan dalam durasi waktu yang lama. Contoh latihan untuk daya tahan: • lari 2,4 km. • lari 12 menit. • lari multistage. upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari angkat beban dengan berat yang ringan namun dengan repetisi dan set yang banyak.

• lari naik turun bukit. • Daya Otot (Muscular Power) Daya otot adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu sepemdek-pendeknya. Dengan kata lain berhubungan dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan energinya. Daya otot dapat disebut juga daya ledak otot (explosive power). Latihan yang dapat melatih daya ledak otot adalah latihan yang bersifat cepat atau berlangsung secepat mungkin.

Contohnya: • vertical jump (meloncat ke atas), melatih daya ledak otot tungkai. • front jump (meloncat ke depan), melatih daya ledak otot tungkai. • side jump (meloncat ke samping), melatih daya ledak otot tungkai. • Kecepatan (Speed) Kecepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dengan waktu sesingkat-singkatnya. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam olahraga yang sangat mengandalkan kecepatan, seperti lari pendek 100 m dan lari pendek 200 m.

Kecepatan dalam hal ini lebih mengarah pada kecepatan otot tungkai dalam bekerja. Contoh latihannya adalah • lari cepat 50 m • lari cepat 100 m • lari cepat 200 m • Daya lentur (Flexibility) Daya lentur adalah efektifitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktifitas dengan penguluran tubuh yang luas. Contoh latihannya: • upperr Body Flexibility Exercises • Kelincahan (Agility) Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi di area tertentu, dari depan ke belakang, dari kiri ke kanan atau dari samping ke depan.

Olahraga yang sangat mengandalkan kelincahan misalnya bulu tangkis. Kelincahan dapat dilatih dengan lari cepat dengan jarak sangat dekat, kemudian berganti arah. Contoh latihannya adalah • lari zig-zag • lariu bolak-balik 5 m • lari bolak-balik 10 m • lari angka 8 • kombinasi lari bolak-balik dengan lari zig-zag • Koordinasi (Coordination) Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda ke dalam pola gerakan tunggal secara efektif.

Contoh latihannya: • memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kanan kemudian menangkapnya lagi dengan tangan kiri.

• memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kiri kemudian menangkapnya lagi dengan tangan kanan. • melempar ke atas bola tenis dengan tangan kanan, kemudian menangkap kembali dengan tangan kiri • melempar ke atas bola upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari dengan tangan kiri, kemudian menangkap kembali dengan tangan kanan Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Senam – Pengertian, Aerobik, Irama, Sejarah, Tujuan, Manfaat Dan Contohnya • Keseimbangan (Balance) Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan organ-organ syaraf otot sehingga dapat mengendalikan gerakan-gerakan dengan baik dan benar.

Senam merupakan salah satu cabang olahraga yang sangan mengandalkan kesimbangan. Contoh latihannya • berjalan di atas balok kayu selebar 10 cm, sepanjang 10 m • berdiri dengan satu kaki jinjit • tubuh membentuk kapal-kapalan • sikap lilin • berdiri dengan tangan sebagai sandaran tubuh. • Ketepatan (Accuracy) Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran.

Sepak bola dan bola basket merupakan olahraga yang membutuhkan ketepatan yang baik untuk memasukkan bola ke gawang dengan kaki dan memasukkan bola kek keranjang dengan tangan. Contoh latihannya: • melempar bola tenis ke tembok, sebelumnya tembok telah diberi sasaran • untuk lebih spesifik pada cabang bola basket adalah dengan latihan memasukkan bola ke keranjang tepat di bawah ring • untuk sepak bola dengan latihan menendang bola ke gawang yang dijaga oleh seorang penjaga gawang • Reaksi (Reaction) Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera.

Contoh latihannya: • Menangkap bola tenis yang dilempar ke kanan dan ke kiri oleh orang lain Konsep Kebugaran Jasmani Kebugaran Jasmani tidak hanya menggambarkan kesehatan.

tetapi lebih merupakan cara mengukur individu melakukan kegiatannya sehari-hari. Tiga hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu: • Fisik, berhubungan dengan otot, tulang, dan bagian lemak. • Fungsi Organ, berhubungan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan paru-paru (pernafasan) • Respon Otot, berhubungan dengan kecepatan, kelenturan, kelemahan, dan kekuatan.

Kebugaran jasmani yang dibutuhkan oleh setiap orang berbeda-beda, tergantung sifat tantangan fisik yang dihadapi. Sejarah Gerakan Kebugaran Jasmani Pada awalnya manusia melakukan berbagai gerakan yang pada akhirnya disebut sebagai latihan atau gerakan kebugaran jasmani adalah dengan beberapa alasan, antara lain : • Melakukan gerakan-gerakan merupakan salah satu cara manusia mempertahankan hidupnya.

• Melakukan gerakan-gerakan jasmani merupakan kebutuhan dasar dan mutlak bagi makhluk hidup. • Dengan menjalani hidup yang tetap aktif yakni dengan terus melakukan berbagai gerakan maka manusia dapat terhindar dari hipokinesis. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : 30 Fungsi Atau Bagian Sistem Dalam Tubuh Manusia Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani Berikut ini terdapat beberapa unsur-unsu kebugaran jasmanis, terdiri atas: 1.

Kekuatan (Strength) Terdiri atas: • Kekuatan adalah kondisi tubuh dalam menggunakan otot untuk memaksimalkan tenaga ketika melakukan suatu aktifitas fisik. Kekuatan sangat penting dalam setiap aktifitas olahraga karena dapat mencegah terjadinya cedera serta merupakan daya penggerak. Kekuatan otot yang baik dapat didapatkan dengan rutin melakukan latihan secara konsisten.

Adapun latihan yang dapat dilakukan untuk melatih kekuatan tubuh, antara lain : • Angkat beban : melatih kekuatan otot lengan • Push up : melatih kekuatan otot lengan • Sit up : melatih kekuatan otot perut • Back up : melatih kekuatan otot perut • Squat jump : melatih kekuatan tungkai dan otot perut 2. Daya Tahan (Endurance) • Daya tahan merupakan kemampuan seseorang menggerakkan seluruh tubuhnya dalam waktu yang cukup lama dan tempo yang berbeda (antara sedang dan cepat) secara efektif dan efisien serta tanpa merasakan sakit dan lelah yang berarti.

• Untuk melatih daya tahan tubuh hanya perlu melakukan olahraga ringan seperti lari dan jogging secara konsisten minimal selama 30 menit setiap hari. 3. Daya Otot (Muscular Power) Daya Ledak (Explosive Power) • Daya otot merujuk pada daya ledak otot atau dikenal dengan istilah explosive power.

Maksudnya adalah kemampuan seseorang dalam memaksimalkan kekuatan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Latihan yang dapat dilakukan untuk melatih daya otot atau explosive poweryaitu : • Vertical jump : melatih daya ledak otot tungkai • Front jump : melatih daya ledak otot betis dan tungkai • Side jump : melatih daya ledak otot tungkai dan paha 4.

Ketepatan (Accuracy) Pengertian dari ketepatan atau accuracy adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan gerakan terhadap sasaran yang ingin dituju. Memanah, bowling, billiard dan latihan menembak merupakan beberapa contoh cabang olahraga yang membutuhkan dan mengandalkan ketepatan. Salah satu latihan yang dapat dilakukan untuk melatih ketepatan yaitu memasukkan bola pada keranjang, melempar salah satu botol yang disusun secara baris sejajar.

5. Kelenturan (Flexibility) Yang dimaksud dengan kelenturan atau flexibility adalah keleluaasaan pergerakan otot-otot tubuh khususnya otot persendian. Kelenturan dibutuhkan di hampir semua cabang olahraga. Meski sama-sama dibutuhkan oleh setiap cabang olahraga, tetap saja ada sedikit perbedaan pada penerapannya yakni tingkat kelenturan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari dibutuhkan untuk penampilan yang optimal pada masing-masing cabang olahraga.

Untuk melatih kelenturan atau fleksibilitas tubuh dapat melakukan senam, yoga dan renang. 6. Kelincahan (Agility) Kelincahan merupakan kemampuan tubuh dalam menyesuaikan gerakan dari satu posisi ke posisi lain seperti dari depan ke belakang atau dari kiri ke kanan.

Terdapat beberapa cabang olahraga yang membutuhkan kelincahan seperti bulu tangkis (badminton) dan sepak bola. Untuk melatih kelincahan tubuh dapat melakukan beberapa jenis latihan fisik yakni lari menaiki-menuruni anak tangga dan lari dengan arah zig zag. 7. Koordinasi (Coordination) Yang dimaksud dengan koordinasi adalah kemampuan tubuh dalam menyatukan berbagai gerakan tubuh yang tak sama kedalam satu gerakan yang efektif.

Dalam melakukan latihan yang dapat melatih unsur koordinasi dituntut suatu tambahan kemampuan lain yakni konsentrasi yang tinggi serta kemampuan gerak insting yang kuat. Adapun latihan yang dapat dilakukan untuk melatih unsur koordinasi ini adalah dengan latihan memantulkan bola ke dinding kemudian ditangkap kembali. Latihan memantul dan menangkap kembali ini dilakukan dengan tangan yang berbeda atau berlawanan antara tangan yang memantulkan dengan tangan yang menangkap kembali.

8. Keseimbangan (Balance) Yang dimaksud dengan keseimbangan adalah kemampuan tubuh dalam upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari organ tubuh serta saraf otot agar gerakan tubuh dapat dikendalikan dengan baik. Unsur keseimbangan ini sangat dibutuhkan dalam cabang olahraga senam dan loncat indah.

Untuk melatih keseimbangan tubuh dapat melakukan berjalan di atas balok kayu, sikap lilin, serta berdiri dengan menjadikan tangan sebagai tumpuan. 9. Ketepatan (Accuracy) Pengertian dari ketepatan atau accuracy adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan gerakan terhadap sasaran yang ingin dituju. Memanah, bowling, billiard dan latihan menembak merupakan beberapa contoh cabang olahraga yang membutuhkan dan mengandalkan ketepatan. Salah satu latihan yang dapat dilakukan untuk melatih ketepatan yaitu memasukkan bola pada keranjang, melempar salah satu botol yang disusun secara baris sejajar.

Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani (Latihan Kekuatan, Kecepatan, Daya Tahan dan Kelenturan) – Untuk meningkatkan kebugaran jasmani, Anda perlu mengenal beberapa unsur yang perlu dilatih, yaitu kekuatan, kecepatan, daya tahan otot jantung dan paru-paru, kelincahan, daya ledak (power) dan kelentukan.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Teknik Dasar Bola Voli 1. Latihan Kekuatan Latihan kekuatan (strength training) pada umumnya dilakukan dengan pemberian beban, baik beban internal (tubuh sendiri) maupun beban eksternal (peralatan fitness). Strength training adalah penggunaan resistensi kontraksi otot untuk membangun kekuatan, daya tahan anaerobik, serta ukuran otot rangka.

Adapun hal-hal yang menunjang keselamatan saat melakukan program latihan, antara lain sebagai berikut. • Pakailah pakaian yang sesuai dan nyaman untuk berolahraga. Misalnya kaos dan training. Selain itu pakaian harus elastik, tidak menghambat gerakan, serta dapat menyerap keringat. • Gunakan sepatu yang dilengkapi kaos kaki. • Istirahatlah dalam setiap seri. • Hindari penggunaan beban yang terlalu berat, terutama pada pemula.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil yang optimal perlu memerhatikan beberapa hal berikut, antara lain sebagai berikut. • Lakukan pemanasan yang cukup pada otot-otot yang akan dilatih (warming up), sebelum memulai latihan. • Prinsip latihan peningkatan beban secara sistematis dan terencana (overload system). • Pergunakan beban sesuai kemampuan. • Lakukan setiap gerakan dengan repetisi dan set yang benar.

Repetisi adalah jumlah ulangan angkatan pada saat mengangkat beban, sedangkan set adalah jumlah setiap ulangan. • Setiap bentuk latihan harus dilakukan dalam ruang gerak yang luas.

• Harus mendapat pengawasan dan bantuan dari instruktur yang berpengalaman. • Lakukan pendinginan (cooling down) setelah berlatih. Ada sistem latihan yang harus diperhatikan saat melakukan latihan beban, antara lain sebagai berikut. • Sistem set (set system). Sistem latihan ini dilakukan dengan menggunakan 8 s/d 12 repetisi sebanyak 3 set.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

• Sistem superset (superset system), pelaksanaannya dilakukan dengan cara setiap bentuk latihan disusul dengan bentuk latihan antagonisnya, misalnya latihan biceps, kemudian latihan triceps (otot lengan). • Split routines.

Pelaksanaanya hanya melatih tubuh bagian atas, kemudian melatih tubuh bagian bawah. 2. Latihan Kecepatan Latihan kecepatan (speed training) diberikan dalam bentuk latihan lari dan sekaligus dengan latihan reaksi. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melatih komponen kecepatan, antara lain sebagai berikut.

• Lakukan pada awal dari suatu unit latihan, pada saat otot-otot masih kuat. • Intensitas latihan pada tingkat sub-maksimal atau maksimal. • Jarak antara 30–80 meter dianggap jarak yang baik untuk pembinaan kecepatan secara umum. • Jumlah pengulangan antara 10–16 kali dan terdiri atas 3–4 seri. • Untuk kecepatan daya ledak (explosive speed) dapat dilatih dengan penambahan beban yang tidak lebih dari 20% dari beban maksimal. • Waktu istirahat antara pengulangan (repetition) 1–3 menit, waktu istirahat antarseri sampai 6 menit.

Bentuk latihan kecepatan reaksi dapat dilakukan dengan berbagai rangsangan-rangsangan luar, seperti: tepukan tangan, bunyi peluit, atau suara sebagai aba-aba untuk mulai yang sekaligus juga melatih reaksi pemain. 3. Latihan Daya Tahan Latihan daya tahan (endurance training) merupakan latihan untuk bekerja atau berlatih dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan.

Daya tahan otot (muscular endurance) dapat dilakukan dengan latihan yang melibatkan satu otot pada tubuh. Caranya dengan melakukan suatu gerakan berulang-ulang dalam waktu yang relatif lama. Untuk melatih daya tahan otot biceps, latihan yang dilakukan adalah dengan mengangkat beban (dumble) ringan.

Dilakukan sebanyak lebih dari 20 ulangan dengan beban kira-kira 10–15 kg. Selain itu, untuk melatih daya tahan jantung dan paru-paru (general endurance) biasanya dengan melakukan latihan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari bersifat aerobik, yaitu latihan yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Banyak kegiatan dalam membina daya tahan yang dapat dilakukan, diantaranya lari lintas alam (cross country), fartlek (speed play), circuit training, dan interval training.

4. Lari Lintas Alam Lari lintas alam upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari salah satu nomor lari jarak jauh yang dilakukan di alam terbuka, seperti jalan raya, pegunungan, pemukiman, atau hutan.

Teknik lari lintas alam memiliki dasar yang sama dengan teknik lari jarak jauh (marathon). Jarak tempuh dan waktu berlari harus dapat terukur dengan baik sehingga dapat dipantau tingkat perkembangan dalam rangka penambahan beban atau kualitas latihan. 5. Fartlek Fartlek atau biasa disebut speed play merupakan salah satu bentuk latihan untuk peningkatan daya tahan.

Latihan ini mengombinasikan berbagai bentuk atau jenis lari lambat, cepat berkelok-kelok, lompat atau loncat. 6. Circuit Training Circuit training adalah latihan yang dilakukan dengan membentuk beberapa pos latihan. Setiap pos memiliki satu bentuk latihan dengan fungsi dan tujuan tertentu.

Tujuan dari circuit training pada dasarnya adalah mengombinasikan beberapa bentuk latihan untuk meningkatkan beberapa komponen fisik secara bertahap dan berkesinambungan. Circuit training dapat dilakukan di lapangan, alam bebas, atau menggunakan mesin untuk latihan beban. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam circuit training adalah sebagai berikut. • jarak yang ditempuh • bobot atau beban latihan • variasi berat dan ringan antar pos • keterlibatan otot (otot besar, otot kecil, otot badan atas, otot badan bawah) • waktu melakukan gerakan atau latihan • komponen fisik yang dilatih (misalnya kecepatan atau kelincahan) • jumlah pengulangan latihan.

Berikut bentuk latihan circuit training dengan tujuan pos. • Pos 1 melakukan latihan bermain lompat tali (skipping) selama 40 detik. • Pos 2 lari bolak-balik (suttle run) dengan jarak 5 meter sebanyak 8 kali. • Pos 3 push up sebanyak 20 kali. • Pos 4 sit up sebanyak 30 kali. • Pos 5 back up sebanyak 30 kali.

• Pos 6 squat jump sebanyak 30 kali. • Pos 7 squat thrust sebanyak 30 kali. 7. Interval Training Interval training adalah bentuk latihan dengan memerlukan faktor-faktor berikut. • Menetapkan jarak yang akan ditempuh.

Misalkan 200, 400, atau 800 meter bergantung kemampuan siswa. • Menentukan pengulangan lari. Misalnya 400 meter sebanyak 5 kali. • Menetapkan tempo atau ritme kecepatan berlari (detik/menit).

• Menetapkan istirahat atau interval. Waktu istirahat antarulangan lari ditetapkan selama beberapa detik atau menit. Istirahat dilakukan dengan jalan pelan-pelan, jogging, senam ringan, dan mengatur napas. 8. Latihan Kelenturan Latihan kelenturan (flexibility training) dapat dikembangkan menjadi dua bentuk latihan, yaitu peregangan dinamis dan peregangan statis. 9. Peregangan Dinamis Peregangan dinamis dilakukan dengan menggerakkan anggota tubuh secara berirama atau dengan gerakan memantulmantulkannya (bouncing).

Contoh peregangan dinamis adalah sebagai berikut. • Duduk selonjor dengan kedua kaki lurus, usahakan untuk mencapai ujung jari kaki dengan jari-jari tangan, sambil melakukan gerakan merenggut pinggang. • Duduk dengan sikap “lari gawang”. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dilipat ke belakang. • Berbaring terlungkup, tangan dilipat ke depan dada.

Angkat kepala dan dada secara berulang-ulang setinggi mungkin ke atas. • Sikap jongkok, kedua tangan bertumpu di lantai. Lemparkan kaki lurus ke belakang secara bergantian kiri dan kanan. • Berdiri kangkang kedua tangan direntangkan ke samping. Bungkukkan badan sambil tangan kanan menyentuh ujung kaki kiri, kembali ke sikap semula.

10. Peregangan Statis Peregangan statis dilakukan dengan meregangkan tubuh atau anggota tubuh, dan mempertahankan sikap tersebut tanpa bergerak (static) untuk beberapa saat. Contoh peregangan statis adalah sebagai berikut • Berdiri dengan kedua kaki rapat. Bungkukkan badan sehingga jari tangan menyentuh lantai. Pertahankan sikap ini tanpa bergerak (static) selama 20–30 detik. • Berdiri dengan kaki kangkang lebar. Bungkukkan badan sehingga kedua telapak tangan bertumpu di lantai. Pertahankan sikap ini selama 20-30 detik.

• Duduk bersila dengan telapak kaki bertemu. Tarik tumit ke arah dalam dengan kedua tangan. Pertahankan sikap ini selama 20-30 detik.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

• Duduk dengan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari kaki lurus ke depan, kaki lainnya dilipat. Kedua tangan memegang pergelangan kaki yang lurus. • Sikap berbaring.

Tarik kedua lutut dengan kedua tangan ke arah/menyentuh upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari. Kepala diangkat. Pertahankan sikap ini selama 20-30 detik. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : 4 Macam Olahraga Lompat Yang Di Lombakan Dalam Olimpiade Fungsi Kebugaran Jasmani Mengacu pada pengertian kebugaran jasmani diatas, maka secara umum fungsi kesegaran jasmani adalah untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh dan pikiran.

Secara khusus, fungsi kebugaran jasmani dapat dikelompokkan dalam tiga golongan yaitu: • Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Aktivitas Kebugaran jasmani sangat diperlukan oleh semua manusia, baik itu para pelajar, atlit dan para pekerja. Dengan kesegaran jasmani yang optimal maka manusia dapat berprestasi di bidang profesinya masing-masing. • Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Keadaan Para penyandang cacat atau disabilitas juga membutuhkan kebugaran jasmani layaknya manusia normal.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui juga merupakan individu yang harus memiliki kebugaran tubuh yang optimal karena membutuhkan banyak tenaga dalam proses persalinan maupun mengurus anak. • Fungsi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Usia Bagi anak-anak, orang dewasa, dan lanjut usia, masing-masing memerlukan kesegaran jasmani yang optimal. Contohnya pada anak dalam masa pertumbuhan, dengan kebugaran jasmani yang optimal maka proses pertumbuhan dan perkembangan anak akan lebih baik.

Sedangkan bagi lansia, kebugaran jasmani dapat menjaga daya tahan tubuh sehingga dapat melakukan berbagai kegiatan dengan baik. Manfaat Kebugaran Jasmani Setelah memahami pengertian kebugaran jasmani, jenis dan unsur-unsurnya, maka kita juga perlu mengetahui apa saja manfaatnya.

Nah berikut ini ialah beberapa manfaat kesegaran jasmani bagi manusia yaitu: • Meningkatkan kekuatan otot, tulang dan persendian serta mencegah terjadinya osteoporosis “tulang keropos”. • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh. • Memperbaiki penampilan tubuh menjadi terlihat lebih proporsional/atletis.

• Meningkat stamina dan kekuatan tubuh sehingga tubuh lebih berenergi. • Memperbaiki sistem sirkulasi darah dan sistem kerja jantung.

• Memperbaiki tingkat respon tubuh terhadap lingkungan sekitarnya. • Mencegah potensi terjadinya obesitas karena pembakaran kalori. • Mencegah atau mengurangi potensi serangan jantung. • Menurunkan tekanan darah tinggi. • Membantu mengurangi stress dan depresi. Tujuan Latihan Kebugaran Jasmani Adapun tujuan kebugaran jasmani diantaranya yaitu: • Untuk melenturkan sendi. • Memperkuat tulang. • Meningkatkan daya tahan tubuh.

• Melancarkan peredaran darah. • Meningkatkan kecerdasan. • Meredakan stress. • Meningkatkan energi dan stamina. • Upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari obesitas. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : 4 Macam Olahraga Lari Dan Tahapan Lengkap Pelaksanaanya Teori Kebugaran Jasmani Pengertian kebugaran jasmani menurut Prof.

Sutarman adalah suatu aspek, yaitu aspek fisik dan kebugaran yang menyeluruh (total fitness) yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap pembebanan fisik (physical stress) yang layak. Proff. Soedjatmo Soemowardoyo menyatakan bahwa kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat tubuhnya dalam batas fisologi terhadap lingkungan (ketinggian, kelembapan suhu, dan sebagainya) dan atau kerja fisik dengan yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan.

Secara umum pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menjalankan pekerjaan sehari hari dengan ringan dan mudah tanpa merasakan kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain. Manfaat kebugaran jasmani bagi tubuh antara lain. Manfaat kebugaran jasmani bagi tubuh antara lain dapat mencegah berbagai penyakit seperti jantung, pembuluh darah, dan paru-paru sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Dengan jasmani yang hugar, hidup menjadi semangat dan menyenangkan. Kebugaran jasmani tidak hanya menggambarkankesehatan, tetapi lebih merupakan cara mengukur individu melakukan kegiatannya sehari-hari. Ada 3 hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu : • Fisik, berkenaan dengan otot, tulang, dan bagian lemak. • Fungsi Organ, berkenaan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan pernapasan (paru – paru). • Respon Otot, berkenaan dengan kelenturan, kekuatan, kecapatan, dan kelemahan.

Berdasarkan konsep kebugaran jasmani tersebut, maka kebugaran jasmani yang dibutuhkan untuk setiap orang sangat berbeda, tergantung dari sifat tantangan fisik yang dihadapinya. Contohnya, seorang kuli yang setiap hari bekerja memanggul barang-barang berat, maka ia harus memiliki kekuatan otot, anaerobic power, daya tahan, dan sebagainya yang lebih baik daripada seorang pekerja kantor.

Pekerja kantor tidak banyak menguras tenaga, ia hanya membutuhkan buku-buku dari meja ke rak buku atau menekan tombol keyboard computer. Dengan demikian tingkat kebugaran jasmani yang merekan miliki dan mereka butuhkan sangat berbeda. Kerja fisik ataupun latihan dalam jangka pendek misalnya kurang dari 5 menit, belum mutlak memerlukan pembakaran dengan terus berlangsung melalui pembakaran dengan oksigen.

Dengan demikian, jantung, peredaran darah, dan paru-paru (alat pernapasan) harus giat bekerja untuk menyalurkan oksigen ke bagian-bagian tubuh yang aktif bekerja. Jadi, gerak kerja ataupun latihan yangcukup lama sebenarnya mendorong kerja jantung, peredaran darah, dan paru-paru sehingga dapat menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik dari keadaan daya tahan tubuh, terutama jantung.

Adapun perubahan-perubahan tersebut dinamakan “efek latihan”. Efek latihan itu anatara lain : • Alat – alat pernapasan bertambah kuat sehingga memungkinkan aliran udara yang cepat ke dalam dan keluar paru-paru. • Kerja jantung bertambah kuat dan efisien untuk dapat memompakan lebih banyak darah yang mengandung oksigen pada tiap denyutan. • Peredaran darah menjadi lancar sehingga unsure-unsur gizi makanan dapat dengan mudah disuplai ke seluruh jaringan tubuh.

• Tegangan (tonus) otot di seluruh tubuh meningkat sehingga menjadi lebih kuat. Latihan Kebugaran Jasmani Tujuan utama dari latihan kebugaran jasmani adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani. Unsur-unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan konsep kebugaran jasmani dalam kehidupan sehari-hari terdiri dari kekuatan, kelenturan dan keseimbangan. Bentuk- bentuk latihan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan yang dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan murah, namun menghasilkan kebugaran yang maksimal apabila dilakukan dengan benar, teratur, dan dalam jangka waktu yang lama.

Kekuatan (Strength) Kekuatan adalah kemampuan otot tubuh untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan. Bentuk latihan yang cocok untuk mengembangkan kekuatan yaitu latihan-latihan tahanan (resistance exercice) dimana kita harus mengangkat, mendorong, atau menarik suatu beban. Beban itu bisa berasal dari anggota tubuh kita sendiri (external resistance). Agar hasilnya baik, latihan tahanan harus maksimal untuk menahan beban tersebut dan beban harus sedikit demi sedikit bertambah berat agar perkembangan otot meningkat.

Bentuk latihannya antara lain : mengangkat barbell, dumbell, weight training (latihan beban), dan latihan dengan alat-alat menggunakan per (spring divices). Kekuatan otot merupakan komponen yang sangat penting guna meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan.

Manfaat kekuatan bagi tubuh adalah : • Sebagai penggerak setiap aktivitas fisik, • Sebagai pelindung dari kemungkinan cedera • Dengan kekuatan akan membuat orang berlari lebih cepat, melempar atau menendang lebih jauh dan efisien, memukul lebih keras, dan dapat membantu memperkuat stabilitas sendi-sendi.

Latihan kekuatan dengan beban tubuh kita sendiri (internal resistance) antara lain : • Latihan untuk otot-otot lengan • Push up (telungkup dorong angkat badan) • Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan.

• Cara melakukan : (1) Tidur telungkup, kedua kaki rapat lurus ke belakang dengan ujung kaki bertumpu pada lantai. (2) Kedua telapak tangan menapak lantai di samping dada, jari-jari menghadap ke depan, siku ditekuk. (3) Angkat badan ke atas hingga kedua tangan lurus, sementara posisi kepala, badan, dan kaki berada dalam satu garis lurus. (4) Badan diturunkan kembali dengan cara menekuk lengan, sementara posisi kepala, badan, dan kaki tetap lurus tidakmenyentuh lantai.

(5) Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sampai tidak kuat. • Pull up (gantung angkat tubuh) • Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan. • Cara melakukan : (1) Sikap awal : bergantung pada palang tunggal, jarak kedua tangan selebar bahu, posisi telapak tangan mengahadap kearah kepala, kedua lengan lurus.

(2) Mengangkat tubuh ke atas hingga dagu berada di atas palang. (3) Badan diturunkan kembali dengan cara meluruskan lengan, sementara posisi kepala, badan, dan kaki tetap lurus. (4) Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sampai tidak kuat • Jongkok angkat tubuh • Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan.

upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari

• Cara melakukan : (1) Sikap awal jongkok, kedua kaki sedikit terbuka, kedua telapak tangan menempel di lantai di antara kedua paha mendekati lutut, dan lengan lurus. (2) Sentuhan paha ke bagian dalam dekat dengan siku tangan (3) Angkat kedua kaki ke atas secara perlahan-lahan hingga lepas dan lantai, siku dapat berfungsi sebagai penahan pada paha.

(4) Tahan gerakan ini selama mungkin. • Berjalan telungkup dengan tangan • Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan dan bahu • Cara melakukan : (1) Latihan ini dilakukan berpasangan, satu orang berjalan dengan telapak tangan, sedangkan pansangannya membantu dengan memegang mengangkat kedua kakinya. (2) Latihan ini dilakukan berulang-ulang dan bergantian dengan jarak tempuh 10 meter Latihan kekuatan otot perut (sit up) 1) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan dan bahu.

2) Cara melakukan : a) Sikap awal tidur terlentang, kedua lutut ditekuk, jari-jari berkaitan di belakang kepala, dan pergelangan kaki dipegangi teman. b) Angkat badan ke atas sampai posisi duduk, kedua tangan tetap berada di belakang kepala. c) Badan diturunkan kembali ke sikap awal. d) Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sebanyak mungkin. Latihan otot punggung (back up) • Tujuan : untuk melatih kekuatan otot punggung • Cara melakukan : a) Sikap awal tidur terlungkup, kedua kaki rapat lurus ke belakang, kedua tangan dengan jari-jari berkaitan diletakkan di belakang kepala, pergelangan kaki dipegang oleh teman b) Angkat badan ke atas sampai posisi dada dan perut tidak lagi menyentuh lantaikedua tangan tetap berada di belakang kepala.

c) Badan diturunkan kembalid) Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sebanyak mungkin. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Senam : Pengertian Menurut Para Ahli, Manfaat, Jenis Dan Contohnya Latihan Kelenturan (Flexibility) Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan gerak dalam ruang gerak secara maksimum tanpa hambatan yang berarti.

Terdapat (2) dua teknik gerakan latihan kelenturan, yaitu kelenturan dinamis dan kelenturan statis. Latihan kelentuiran dinamis Latihan keleturan dinamis adalah berbagai pola pergerakan mengayun dan berputar sederhana yang bertujuan untuk mengembangkan kebebasan dan kehalusan gerakan. Contoh gerakan dalam latihan kelenturan dinamis : memutar lenganmengayun kaki, memutar leher, dan memutar pinggang.

Latihan-latihan tersebut benar-benar untuk mengembangkan kesantaian, memperlancar sirkulasi darah, dan menyajikan latihan seperti pemanasan yang ringan. ke sikap awal. • Latihan kelenturan leher secara dinamis • Tujuan : melatih kelenturan otot-otot leher. • Cara melakukan : (1) Miringkan kepala kesamping kiri dan kanan, sentuhkan telinga kiri ke bahu kiri dan telingan kanan ke bahu kanan lakukan gerakan sebanyak 2×8 hitungan (2) Gerakkan kepala menunduk ke depan, dagu menyentuh dada, dan gerakkan ke belakang hingga menengadah lakukan sebanyak 2×8 hitungan (3) Tengokkan kepala ke kanan dan ke kiri lakukan sebanyak 2×8 hitungan (4) Putar kepala ke samping kirir dan kanan.

Satu putaran 4 hitungan lakukan gerakan sebanyak 2×8 hitungan • Latihan kelenturan sendi bahu secara dinamis • Tujuan : melatih persendian dan otot bahu serta meluaskan gerakan bahu • Cara melakukan : (1) Mula-mula berdirir tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu, dan kedua tangan disamping badan (2) Kemudian rentangkan kedua tangan lurus kesamping, lalu putarlah kedua lengan tersebut dari mulai putaran perlahan-lahan kemudian cepat dan putaran dari kecil kemudian membesar (3) Gerakan ini dilakukan mulai dari gerakan memutar lengan kearah kanan sebanyak 8 hitungan, kemudian dilanjutkandengan gerakan memutar lengan kea rah kiri sebanyak 8 hitungan • Latihan kelenturan batang tubuh secara dinamis • Tujuan : melatih kelenturan otot-otot batang tubuh • Cara melakukan : (1) Letakkan tangan di pinggang, lalu bengkokkan badan kesamping kiri dan kanan sebanyak 8 hitungan (2) Tangan di atas kepala, telapak tangan rapat, lengan lurus, bengkokkan badan ke samping kiri dan sebanyak 2×8 hitungan (3) Letakkan tangan di pinggang dan putar ke kiri dan kanan 2×8 hitungan (4) Tangan di atas kepala, telapak tangan rapat, lenganlurus, putar ke kiri dan kanan 2×8 hitungan • Latihan kelenturan sendi pinggul • Tujuan : melenturkan sendi dan otot pinggul • Cara melakukan : (1) Mula-mula berdiri tegak, kedua kaki dirapatkan dan kedua tangan lurus di atas kepala (2) Kemudian ayunkan kedua lengan ke bawah dengan cara membungkukkan pinggul, lalu dilanjutkan menggerakkan kedua tangan ke atas kepala (3) Gerakan ini dilakukan secara bergantian dari atas ke bawah dan sebaliknya 5×8 hitungan.

• Latihan kelenturan sendi lutut • a) Tujuan : mengutakan persendian lutut • b) Cara melakukan : (1) Mula-mula berdiri tegak, kemudian letakkan salah satu kaki berada di depan dan kaki yang lain di belakang di mana lutut kaki depan ditekuk (2) Kedua telapak tangan menapak / bertumpu di lantai, sejajar dengan kaki depan (3) Kemudian renggut-renggutkan pinggul ke bawah berulang-ulang dengan menggunakan pergantian posisis kaki (4) Gerakan ini dilakukan ke depan dan belakang (2×8 hitungan Latihan kelenturan statis Latihan keleturan statis adalah bertahan dalam posisi yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu • Latihan kelenturan sendi lutut secara statis • Tujuan : melatih kelenturan otot-otot sendi lutut • Cara melakukan : (1) Berdiri tegak, letakkan salah satu kaki di depan lalu bengkokan kaki ke belakang lurus, tangan menyentuh lantai, tahan 8 hitungan (2) Balik badan, kaki yang tadinya lurus gentian ditekuk, tahan 8 hitungan • Latihan kelenturan otot punggung dan paha secara statis • Tujuan : melatih kelenturan otot-otot punggung dan paha • Cara melakukan : (1) Berdiri tegak, kedua kaki rapat lurus, bungkukkan badan hingga tangan menyentuh lantai tahan 8 hitungan (2) Berdiri tegak, kedua kaki rapat lurus, bungkukkan badan tangan memegang pergelangan kaki, cium lutut, tahan 8 hitungan • Latihan kelenturan otot punggung secara statis.

• Tujuan : melatih kelenturan otot-otot punggung • Cara melakukan : (1) Berdiri tegak, kedua kaki rapat lurus, bungkukkanb badan hingga tangan menyentuh lantai, tahan 8 hitungan. (2) Berdiri tegak, kedua kaki rapat lurus, bungkukkan badan tangan memegang pergelangan kaki, cium lutut, tahan 8 hitungan. • Upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari kayang upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari a) Tujuan : melatih kelenturan otot-otot punggung • b) Cara melakukan Tidur telentang, kaki terbuka dan lutut ditekuk, telapak kaki menapak di lantai, kedua telapak tangan berada di sisi telinga, siku mengarah ke atas.

(2) Angkat badan dengan cara menolakkan kedua tangan hingga lurus dan kedua kaki juga diluruskan bersamaan. Pertahankan posisi kayang selama 8 hitungan Latihan Keseimbangan (Balance) Keseimbangan adalah mempertahankan tubuh dari suatu tekanan atau beban dari badan dalam keadaan upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari atau sedang bergerak.

Latihan keseimbangan ini dapat dilakukan dengan jalan mengurangi atau memperkecil bidang tumpuan. Latihan keseimbangan adalah latihan / bentuk sikap badan dalam keadaan seimbang baik pada sikap berdiri, duduk, maupun jongkok. • Latihan keseimbangan mengangkat salah satu kaki dari sikap kayang.

• Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai, punggung, dan lengan, serta menjaga keseimbangan. • Cara melakukan : a) Tidur telentang, kaki terbuka dan lutut ditekuk, telapak kaki menapak di lantai, kedua telapak tangan berada di sisi telinga, siku mengarah ke atas. b) Angkat badan dengan cara menolakkan kedua lengan hingga lurus dan kedua kaki juga diluruskan bersamaan (posisi kayang).

c) Angkat salah satu kaki lurus ke atas, pertahankan posisi selama 8 hitungan. d) Lakukan dengan kaki tumpua yang berbeda. • Latihan keseimbangan dengan sikap kapal terbang. • Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan • Cara melakukan : a) Berdiri tegak, kedua kaki rapat dan kedua tangan di samping badan.

b) Rentangkan kedua lengan, badan dibungkukkan ke depan. c) Angkat salah satu kaki perlahan-lahan lurus ke belakang, hingga badan dan kaki membentuk satu garis horizontal, sedangkan kepala tetap menengadah (sikap kapal terbang) d) Setelah seimbang, nagkat tumit kaki tumpu dan pertahankan posisi ini selama 8 hitungan. e) Lakukan dengan kaki tumpu yang berbeda. • Latihan keseimbangan dari sikap berdiri kemudian jongkok.

• Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan. • Cara melakukan : a) Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua tangan di pinggang. b) Angkat salah satu kaki perlahan-lahan lurus ke depan hingga membentuk sudut 90 menit dengan kaki yang lain.

c) Perlahan-lahan bengkokkan lutut kaki tumpu hingga jongkok dan tahan sebentar. d) Berdiri lagi dengan posisi salah satu kaki tetap lurus ke depan. e) Lakukan dengan tumpuan kaki yang berbeda. • Latihan keseimbangan dari sikap duduk. • Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan.

• Cara melakukan : a) Duduk terlunjur dan kedua kaki rapat lurus ke depan. b) Dari sikap duduk, angkat kedua kaki bersamaan ke atas sehingga membentuk huruf V, pertahankan posisi selama 8 hitungan. • Latihan keseimbangan dari berdiri dengan satu kaki dan kaki yang lain disilangkan di lutut.

• Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan. • Cara melakukan : a) Gerakan 1, angkat dan tekuklah kaki kanan ke dalam, pertahankan selama mungkin. b) Gerakan 2, tekuklah kaki kanan ke luar, pertahankan selama mungkin. c) Lakukan berulang ulang dengan kaki bergantian. Demikianlah pembahasan mengenai Kebugaran Jasmani – Pengertian, Komponen, Unsur, Manfaat, Bentuk, Tujuan & Konsep semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Penjas Ditag 10 kebugaran jasmani, 10 unsur unsur kebugaran jasmani, apa yang dimaksud kekuatan dalam komponen kebugaran jasmani, bentuk bentuk latihan kebugaran jasmani, bentuk latihan kebugaran jasmani, cara meningkatkan kebugaran jasmani, contoh kebugaran jasmani, definisi kebugaran jasmani brainly, faktor kebugaran jasmani, faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani, faktor-faktor kebugaran jasmani, fungsi kebugaran jasmani, komponen kebugaran jasmani, konsep kebugaran jasmani, makalah kebugaran jasmani, manfaat kebugaran jasmani, pengertian jasmani menurut para ahli, pengertian kebugaran jasmani brainly, prinsip kebugaran jasmani, sarana dan prasarana kebugaran jasmani, sebutkan 2 kategori kebugaran jasmani menurut konsep/kaidahnya, sebutkan 3 fungsi kebugaran jasmani, sebutkan dua kategori kebugaran jasmani menurut konsep atau kaidahnya, sebutkan pembagian komponen kebugaran jasmani, sejarah kebugaran jasmani, sejarah kebugaran jasmani di dunia, teknik dasar kebugaran jasmani, tes kebugaran jasmani, tujuan kebugaran jasmani, unsur kebugaran jasmani, unsur unsur kebugaran jasmani, unsur2 kebugaran jasmani Navigasi pos • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Upaya untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani adalah pengertian dari • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com

CARA MEMBUAT SAMBAL KAMPUNG YG BIKIN KANGEN..




2022 www.videocon.com