Bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Penelitian. dalam seminar ini mahasiswa saling memberikan masukan sesuai hasil belajar dan pengalaman nya untukmelengkapi hasil studi yang dikemukakan penyaji. Selain itu, mahasiswa dapat membantu mengidentifikasi masalah baru yang dianggap perlu untuk dibicarakan atau diteliti.

penemuan masalah baru dapat memotivasi mahasiswa untuk mengadakan penelitian yang menyebabkan mahasiswa terdorong pula untuk menyusun proposal penelitiannya, sebaliknya hasil pembahasan atau studi yang diperoleh dapat mendorong untuk mengadakan seminar. Dalam seminar akademis mahasiswa dianjurkan memilih masalah yang pembicaraan dan pemecahannya berguna untuk pembinaan dan pengembangan pengetahuan mahasiswa.

Syarat lain yang perlu diperhatikan dalam memilih masalah yang akan diseminarkan adalah: • Prinsip-prinsip ilmiahnya telah diketahui penyaji. • Menarik perhatian dan dikuasai penyaji serta diperkirakan dapat pula menarik perhatian peserta. • Sesuai dengan kemampuan penyaji untuk mendapatkan bahan-bahan berupa data, informasi, dan sebagainya yang diperlukan untuk pembahasanmasalah.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Ruang lingkup seminar tergantung pada tujuan pelaksanaan seminar dan biasanya ditentukan oleh panitia seminar. Untuk seminar mahasiswa dalam pelaksanaan perkuliahan seminar, ruang lingkup masalahnya berorientasi pada bidang yang ditekuninya.

di jurusan pendidikan bahasa dan sastra indonesia, ruang lingkup masalah yang diseminarkan adalah sekitar masalah kebahasan dan sastra indonesia serta pengajarannya, mulai dari sd, smp, sma, smk, dan perguruan tinggi. Masalah ruang lingkup ini dapat dilihat di silabus mata pelajaran bahasa dan satra indonesia yang dikeluarkan oleh kemendiknas ri.

a. Menyajikan makalahPenyaji boleh membacakan makalah dan berceramah. • Mendengarkan Tanggapan PesertaPenyaji sebaiknya mencatat tanggapan, sanggahan, usulan, saran, dan pertanyaan dari peserta.

• Mengemukakan Jawaban dan TangkisanPenyaji berupaya memberikan jawaban untuk setiap tanggapan, usul, saran, pertanyaan peserta dan mengemukakan tangkisan yang logis terhadap sanggahan yang dikemukakan peserta pada setiap termin dengan jelas dan mantap. Syarat Penyaji Yang Baik Adalah: • Menguasai masalah yang disajikan dengan berbagai argumen dari berbagai sumber. • Mau menyimak dan mencatat tanggapan peserta. • Dapat menyugesti peserta untuk mengemukakan pendapat.

• Dapat mengajukan keberatan terhadap pendapat peserta dengan argumentasi yang meyakinkan. • Dapat memanfaatkan media visual yang disiapkannya dalam penyajiannya dengan baik. • Dapat menghindari pembicaraan yang berbelit-belit. bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu Menunjukkan solidaritas yang tinggi.

Beberapa hal yang menjadi Tuntutan pada seorang moderator, yaitu: • Mempunyai perhatian yang penuh terhadap masalah yang diseminarkan. • Mempunyai pengetahuan yang baik sehubungan dengan masalah yang dibicarakan. • Harus sabar menghadapi semua yang muncul dalam seminar.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

• Dapat memilihara persahabatan antara sesama peserta dan menumbuhkan suasana akrab. • Harus dapat memberi pengarahan dengan tepat dan berpegang teguh kepada bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu atau aturan-aturan permainan.

• Harus dapat bersikap demokratis dalam memberi kesempatan mengemukakan pendapat kepada peserta, dan tidak memihak kepada penyaji atau peserta.

• Harus dapat merangsang peserta untuk menanggapi, jika terjadi kemacetan atau kefakuman dalam seminar. • Dapat membatasi pembicaraan peserta yang terlalu lama dan meminta penyaji menjawab yang berhubungan dengan tanggapan peserta, jika penyaji menjawab ngaur. • Harus dapat menganalisis tanggapan peserta dalam upaya untuk merumuskan kesimpulan.

Berdasarkan uraian di atas, ternyata tugas dan tanggung jawab seorang moderator sangat berat. Untuk dapat menjadi seorang moderator yang baik setidaknya memiliki hal-hal berikut: • Berkepribadian luwes • Menguasai permasalahan • Mempunyai sensitivitas yang tinggi • Memperlihatkan sikap simpati kepada peserta • Memiliki rasa humor • Bersifat adil • Berkemampuan memutuskan • Berbakat berbicara dan mendengarkan • Bersifat sabar, ramah, terbuka, dan sopan.

Hal-hal yang biasa dikemukakan padabagian pendahuluan adalah sebagai berikut: • Latar belakang masalah, yang berisi uraian mengenai mengapa masalah itu dibahas. • Permasalahan, yang berisi uraian mengenai pemilihan dan pembatasan masalah.

• Batasan pengertian istilah, yang berisi uraian mengenai pendeskripsian setiap istilah yang dipakai (kalau diperlukan). • Pandangan dan sikap hidup yang digunakan sebagai landasan untuk membahas permasalahan (kalau diperlukan).

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

• Prosedur pemecahan masalah (pembahasan) atau sistematika uraian pembahasan, yang berisi uraian mengenai teknik penyajian pembahasan atau uraian dalam makalah. Maksudnya, jika pembahasan ini sebagai bab, maka uraiannya dapat dibuat menjadi beberapa subbab menurut kerangka yang harus dikembangkan. Uraian setiap subbab harus terjalin dengan baik dan logis, yang terdahalu dapat memberikan pemahaman terhadap uraian berikutnya, dan berikutnya dapat pula memberikan penjelasan atau klimaks terhadap yang terdahulu.

Perlu diingat, jika setiap makalah dalam sistematika penulisannya dianggap sebagai bab, maka bab IPendahaluan, bab II Pembahasan atau isi, dan bab III Penutup (Kesimpulan dan Saran).

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Penulisannya sebagai berikut; pada halaman judul bab, kata BAB ditulis dengan huruf kapital dengan jarak kira-kira 5,5cmdari pinggir kertas, dan nomor yang menunjukkan urutan bab ditulis dengan angka romawi, di bawahnya dengan jarak 3spasi ditulis judul bab dengan huruf kapital, selanjutnya 4 spasi di bawah judul bab, baru dimulai penulisan pertama paragraf atau nomor subbab yang diikuti judul subbab dengan jarak 4cm dari pinggir Kertas.

Nomor halaman pada judul bab ditulis di sebelahbawah bagian tengah dengan jarak 3 spasi dari baris terakhir, sedangkan nomor halaman lain diketik di bagian atas sejajar margin kanan dengan jarak 2 cm dari pinggir atas.

Ketentuan ini tidak menginkat, boleh saja dengan ukuran tertentu tanpa mengabaikan tataletak dan keindahan serta konsistensinya.

Sehubungan dengan makalah seminar, penyaji biasanya memilih topik atau tema yang ruang lingkup pembahasannya relatif sempit, sehingga tidak harus menggunakan bab untuk pembagian sistematika penulisannya, karena pokok-pokok pikiran yang akan dikembangkannya cukup dijadikan sebagai butir-butir pokok uraian dalam makalahnya.

Kesimpulan pembahasan berupa sistesis dari semua alternatif jawaban atau uraian yang telah dibahas. Kesimpulan bukanlah ringkasan jawaban, melainkan generalisasi dari semua jawaban.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Karenanya, kesimpulan harus konsepsional dalam bentuk pernyataan-pernyataan ilmiah sehubungan dengan permasalahan yang dibahas. Ketajaman analisis penulis makalah dalam melihat hakikat permasalahan sangat diperlukan dalam menarik kesimpulan pembahasan.

Beberapa Ketentuan Penulisan Kutipan dalam Karya Ilmiah • Kutipan dengan Catatan Perut ( footnote) dilakukan dengan memberi nomor urut di akhir setiap kutipan dan diketik agak naik setengan spasi. Semua kutipan pada setiap bab diberi nomor urut mulai angka 1 hingga habis dan diganti dengan nomor 1 kembali pada bab berikutnya.¹ 1) Istilah pragmatik telah lama dikenal di kalangan ilmu filsafat dan ilmu bahasa, tetapi bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu akhir-akhir ini ditelaah dan mulai diterapkan dalam pengajaran bahasa.

“Hal ini terjadi sebagai reaksi terhadap pendekatan dan metode struktural dalam pengajaran bahasa.”¹ kekecewaan semakin meluas terhadap metode ini, karena ada anggapan hasil pengajaran tidak membuat pelajar terampil menggunakan bahasa sesuai dengan faktor-faktor situasi bahasa. 1.3 Pihak yang terlibat dalam Seminar Pengertian Seminar, Fungsi dan Pihak-Pihak yang Terlibat Dalam Seminar Lengkap dengan Penjelasannya Pernahkah diantara pembaca semua mengikuti sebuah seminar atau malah menjadi pengisi dalam acara seminar?

Apalahi jika pembaca semua merupakan mahasiswa atau telah melalui pendidikan di perguruan tinggi. Istilah semnar pasti tidak asing lagi untuk didengar. Karena setiap mahasiswa yang ingin menamatkan pendidikannya harus melakukan seminar tugas akhir terlebih dahulu, dan kemudian dilanjutkan dengan melakukan ujian sidang. Lalu apa sebenarnya pengertian dari Seminar? Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Seminar Seminar secara umum dapat diartikan sebuah pertemuan yang sengaja dilaksanakan dengan tujuan sebagai pembelajaran terhadap sebuah topik tertentu dengan jalan pemecahan masalah yang dilakukan melalui interaksi tanya jawab antar peserta dan Proses berjalannya seminar di pimpin oleh seorang moderator.

Definisi lain dari seminar adalah pertemuan khusus yang memiliki teknis dan akademis yang bertujuan untuk melakukan studi menyeluruh mengenai suatu topik tertentu dengan pemecahan suatu permasalahan yang memerlukan interaksi di antara para peserta seminar yang dibantu oleh seorang guru besar atau cendikiawan. Pada umumnya seminar merupakan suatu bentuk intruksi akademis, baik di lembaga akademis atau ditawarkan oleh sebuah organisasi komersial atau profesional.

Fungsi Seminar • Seminar berfungsi untuk menyampaikan suatu gagasan atau sesuatu yang baru kepada peserta seminar yang bertujuan agar pada peserta seminar memperoleh ilmu yang telah di sampaikan dan peserta dapat mengembangkan lagi untuk menyelesaikan masalah. • Seminar berfungsi untuk menyatukan kelompok-kelompok kecil untuk melakukan pertemuan yang berulang dan berkali-kali dengan berfokus pada beberapa topik tertentu yang dimana setiap peserta yang mengikuti seminar untuk ikut aktif berpartisipasi.

• Seminar juga berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan teknis seseorang. • Sedangkan seminar bisnis berfungsi untuk menggambarkan sebuah acara komersial yang dimana delegasi diberikan informasi dan instruksi di dalam suatu subjek dalam berbagai topik, yang didukung oleh para ahli di bidang tersebut. Pihak yang terlibat dalam Seminar Sebuah pertemuan dapat di katakan sebagai seminar jika didalamnya terlibat beberapa pihak seprti berikut ini.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu. Penyaji Penyaji merupakan pihak utama yang harus ada dalam sebuah smeinar. Penyaji atau pemateri merupakan peserta seminar yang bertugas menyajikan materi yang akan di bahas dalam sebuah smeinar. Dalam menyajikan sebuah topik pembahasan, penyaji dapat menggunakan berbagai macam alat sebagai fasilitas pendukung seperti alat peraga, laptop, proyektor, dan fasilitas lainnya. 2. Moderator Selain penyaji, moderator merupakan pihak yang harus ada dalam sebuah seminar.

Moderator dalam sebuah seminar memiliki tugas yang sama seperti pada sebuah diskusi-diskusi pada umumnya, yaitu mempimpin acara dan berhak mengendalikan setiap susunan ataupun peraturan dalam acara seminar tersebut. 3. Pembawa acara Meskipun pembawa acara tidak harus ada dalam sebuah seminar, namun pembawa acara merupakan salat satu pihak yang cukup berperasn didalamnya.

Pambawa acara berfungsi untuk membuka seminar, mengenalkan penyaji, pembahas, moderator dan notulen, pembawa acara juga bertugas menutup acara seminar. 4. Pembahas Pembahas biasanya hanya dihadirkan dalam acara-acara seminar khusus seperti seminar tugas akhir atau seminar penelitian.

Untuk itu pembahas tidak harus ada dalam sebuah seminar. 5. Notulen Notulen merupakan orang yang situgaskan untuk mencatat atau menulis point-point penting yang terjadi dalam aktivitas seminar.

Hasil dari rangkuman yang telah ditulis oleh notulen biasanya akan digunakan oleh moderator dalam membuat kesimpulan seminar. 6. Audience Peran audience dalam sebuah seminar memang hanya terbatas, namun Audience merupakan salh satu pihak yang harus ada dalam setiap acara seminar.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Audience biasanya berperan sebagai pendengar dan memberikan tanggapan terhadap apa yang telah di sampaikan oleh penyaji/pemateri. Untuk memberikan sebuah tanggapan, Audience harus memperhatikan dan mengikuti peraturan serta panduan yang diberikan oleh moderator. Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Seminar, Fungsi dan Pihak-Pihak yang Terlibat Dalam Seminar. Semoga bermanfaat dan ampai jumpa pada postingan selanjutnya.

Posted in informasi, Pengetahuan Umum, Uncategorized Tagged apa arti seminar, apa itu seminar, arti kata seminar, arti seminar, contoh konsep acara seminar, contoh susunan acara seminar, definisi seminar, fungsi moderator, jenis seminar, makalah tentang seminar, pengertian pembahasan, pengertian seminar, seminar adalah, susunan acara seminar, tugas moderator dalam seminar, tugas narasumber dalam diskusi, tujuan seminar Post navigation Recent Posts • Pengertian Uterus, Struktur Bagian dan Fungsi Uterus (Rahim) Lengkap • Pengertian Diafragma, Fungsi, Struktur dan Cara Kerja Diafragma Pada Pernapasan Lengkap • Pengertian, Macam-Macam Jenis dan Contoh Alat Pemuas Kebutuhan Manusia Lengkap • Pengertian Politik Etis, Latar Belakang, Tujuan, Isi, Penyimpangan dan Dampak Politik Etis Lengkap • Pengertian Realitas Sosial, Macam, Bentuk, Konsep dan Contoh Realitas Sosial Menurut Para Ahli Lengkap • Pengertian Kebudayaan Nasional, Karakteristik, Fungsi, Tujuan dan Contoh Kebudayaan Nasional Indonesia Lengkap • Pengertian AFNEI, Sejarah, Tugas dan Tujuan AFNEI di Indonesia Lengkap • Pengertian Waran, Ciri-Ciri, Manfaat dan Risiko Investasi Waran (Warrant) Lengkap • Pengertian Modal Kerja, Konsep, Jenis, Manfaat, Penggunaan, Manajemen dan Perputaran Modal Kerja Lengkap • Pengertian Audit Internal, Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup Audit Internal Menurut Para Ahli Lengkap • Pengertian Riset Pasar, Macam Jenis, Metode dan Contoh Riset Bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu Lengkap • Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Proses Penilaian Kinerja Karyawan Menurut Para Ahli Lengkap • Pengertian Distribusi, Tujuan, Jenis, Saluran, Tugas dan Contoh Distribusi Lengkap • Pengertian, Manfaat dan Resiko Kontrak Berjangka Indeks Saham Lengkap
Daftar isi • Pengertian Seminar Adalah • Ciri-Ciri Seminar • Tujuan dan Fungsi Seminar • Pihak yang Terlibat Dalam Seminar Pengertian Seminar Adalah Apa yang dimaksud dengan seminar?

Secara umum, pengertian seminar adalah suatu pertemuan sekelompok orang yang diselenggarakan untuk membahas suatu masalah dan mencari solusi ilmiah terhadap permasalahan tersebut.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Pendapat lain mengatakan arti seminar adalah suatu pertemuan yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan tujuan untuk membahas suatu topik tertentu dan mencari solusi terhadap permasalahan dengan cara interaksi tanya-jawab. Secara etimologis, kata seminar berasal dari bahasa Latin “ seminarium” yang artinya “tanah tempat menananm benih”. Namun tentu saja kata tersebut tidak didefinisikan secara harfiah, tapi lebih kepada bentuk pengajaran akademis yang dilaksanakan oleh suatu Universitas ataupun organisasi.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Dari penjelasan mengenai pengertian seminar, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan seminar adalah: • Suatu pertemuan yang diselenggarakan dengan teknis tertentu. • Suatu pertemua yang bersifat massal atau diikuti oleh banyak orang. • Pertemuan yang sarat akan informasi dan pembelajaran. • Pertemuan yang melibatkan proses diskusi ilmiah dan bermanfaat bagi banyak pihak. Baca juga: Pengertian Workshop Ciri-Ciri Seminar Seminar memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan kegiatan diskusi lainnya.

Mengacu pada pengertian seminar, adapun ciri-ciri kegiatan seminar adalah sebagai berikut: • Berbentuk Forum; pada umumnya kegiatan seminar berbentuk forum interaksi yang melibatkan sejumlah audiens sehingga terjadi komunikasi dua arah terhadap materi yang disampaikan. • Mengacu Pada Makalah; pembahasan materi seminar mengacu pada makalah atau kerta kerja yang telah disusun dan disajikan oleh para pembicara.

• Membahas Isu Ilmiah; setiap kegiatan seminar selalu mengangkat isu ilmiah yang aktual sebagai bahan untuk didiskusikan. • Adanya Respon dari Audiens; dalam kegiatan seminar, penyanggah utama (biasanya seorang ahli) akan diberikan prioritas untuk merespon isi makalah yang disampaikan oleh pembicara.

Selanjutnya, para audiens juga diberikan kesempatan untuk turut serta memberikan pendapat. Baca juga: Pengertian Dialog Tujuan dan Fungsi Seminar Pada dasarnya tujuan kegiatan seminar adalah untuk menyampaikan suatu pendapat atau hal baru kepada para peserta. Dengan begitu, para peserta seminar mendapatkan informasi baru yang dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih luas kepada khalayak. Fungsi seminar secara umum adalah sebagai media untuk menyampaikan informasi atau gagasa baru yang bersifat ilmiah kepada khalayak.

Dengan begitu, para peserta dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Setiap kegiatan seminar pada umumnya diakhiri dengan suatu kesimpulan dan solusi terhadap permasalahan yang dibahas. Solusi tersebut dapat diaplikasikan oleh para peserta seminar dalam kehidupannya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Para peserta seminar biasanya akan mendapatkan sertifikat, yaitu suatu bukti bahwa mereka telah memiliki ilmu dan pengetahuan baru di bidang tertentu. Sertifikat tersebut bisa menjadi tambahan kualifikasi komptensi seseorang, baik di dunia kerja maupun profesional. Baca juga: Pengertian Diskusi Pihak yang Terlibat Dalam Seminar Kegiatan seminar dapat terlaksana atas kerjasama beberapa pihak yang terlibat di dalamnya.

Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam seminar adalah sebagai berikut: • Pembawa Acara; yaitu pihak yang membuka seminar, memperkenalkan pemateri, memperkenalkan moderator dan notulen, dan menutup kegiatan seminar.

• Moderator; yaitu pihak yang bertanggungjawab terhadap proses berjalannya seminar. • Pemateri; yaitu pihak yang menyajikan materi seminar kepada peserta. Biasanya pemateri adalah seseorang yang ahli di bidang tertentu. • Bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu yaitu peserta seminar yang mendengarkan materi seminar dan memberikan tanggapan terhadap isi materi tersebut.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

• Notulen; yaitu pihak yang bertanggungjawab untuk mencatat dan merangkum hal-hal penting dalam pembahasan materi seminar. Baca juga: Interaksi Sosial Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertain seminar, ciri-cirinya, tujuan, dan fungsi seminar secara umum.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu. • العربية • Български • Català • Cymraeg • Dansk • Deutsch • English • Español • Euskara • فارسی • Suomi • Français • עברית • Bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu • Հայերեն • Italiano • 日本語 • Jawa • Қазақша • 한국어 • Кыргызча • Lietuvių • Nederlands • ਪੰਜਾਬੀ • Polski • Русский • Simple English • Slovenščina • Shqip • Sunda • Svenska • Kiswahili • தமிழ் • ไทย • Türkçe • Українська • Oʻzbekcha/ўзбекча • 中文 • 粵語 Sebuah keterlibatan perempuan instruktur membahas di Bengali Wikipedia dalam sebuah seminar di Dhaka pada 2015 Seminar adalah pertemuan berkala yang diadakan oleh seseorang yang sedang melaksanakan tugasnya.

[1] Seminar berasal dari kata Latin semin yang berarti benih atau dari kata seminarium, yang artinya tanah tempat menanam benih. Jadi, seminar memiliki arti tempat benih-benih kebijaksanaan. Kebijaksanaan yang dimaksud tentu didasari oleh pengajaran akademis, baik pada sebuah universitas atau organisasi komersial yang profesional pada suatu bidang tertentu. [2] Seminar dilakukan dalam rangka memberikan laporan atau mendiskusikan pengerjaan tugasnya itu.

Dalam seminar terjadi tukar pikiran di antara penyaji dengan peserta diskusi. Tujuan seminar adalah menemukan jalan pemecahan masalah. Materi yang dikemukan penyaji dibahas dari berbagai aspek dan sudut pandang. Seminar fokus pada topik tertentu yang sangat khusus, di mana peserta yang hadir bisa berpartisipasi aktif. Bentuk seminar juga dilaksanakan dengan sistem dialog yang dipimpin oleh moderator.

Selain itu, bisa juga disajikan dengan presentasi hasil penelitian formal yang dilanjutkan dengan sesi debat dan berbagi pengalaman. Tujuan dari seminar adalah membahas permasalahan untuk menemukan solusi, sehingga seminar harus diakhiri dengan simpulan atau keputusan-keputusan hasil pendapat bersama yang diikuti dengan resolusi atau rekomendasi. Pembahasan seminar berpangkal pada makalah atau kertas kerja yang disusun sebelum acara dimulai oleh beberapa pembicara sesuai pokok-pokok bahasan yang diminta panitia penyelenggara.

[1] Perangkat [ sunting - sunting sumber ] • Moderator, merupakan pemimpin selama seminar berlangsung. Moderator bertugas mengatur jalannya seminar dari awal sampai akhir dan pada saat diskusi berlangsung. Moderator harus mencatat inti dari setiap pembicaraan masalah yang dibahas. Seminar harus diawali dengan pandangan umum yang disampaikan moderator sehinggan tujuan seminar akan lebih terarah.

• Penyaji adalah pihak utama yang haruss ada dalam sebuah seminar. Penyaji merupakan orang yang bertugas menyampaikan materi yang akan disampaikan pada seminar. Penyaji juga bertugas menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para peserta. Dalam melaksanakan aktivitasnya penyaji dapat menggunakan berbagai macam alat fasilias pendukung seperti komputer, proyektor, dan fasilitas pendukung lainnya. • Notulis atau sekretaris, memiliki tugas mencatat hasil yang dicapai, proses dan prosedur berlangsungnya diskusi, membantu moderator menyimpulkan dan merumuskan hasil seminar.

• Audien, adalah orang yang memiliki peran yang sangat terbatas dalam sebuah seminar. Audien merupakan pihak yang harus ada dalam setiap seminar yang berperan sebagai yang medengar dan memberi tanggapan. • Pembawa Acara, adalah orang yang memiliki fungsi sebagai pembuka seminar, mengenalkan penyaji, pembahas, moderator, dan notulen serta menutup acara seminar. [3] Kriteria [ sunting - sunting sumber ] • Waktu harus tersedia dengan cukup untuk melakukan sebuah pembahasan permasalahan dalam seminar.

• Masalah sudah ditentukan atau dirumuskan sebelum acara seminar dimulai. • Permasalahan bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu dapat dipecahkan berdasarkan metode ilmiah secara sistematis dan menyeluruh.

• Ketua penyelenggara seminar sudah memahami metode yang digunakan dalam pemecahan permasalahan yang dibahas. • Peserta seminar dapat diajak berfikir logis dan rasional untuk menemukan cara dalam pemecahan masalah. [4] Rujukan [ sunting - sunting sumber ] • ^ a b Rinayanthi, I.

Nengah Laba & Ni Made (2018-01-24). Buku Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Karya Tulis Ilmiah. Sleman: Deepublish. hlm. 222. ISBN 978-602-453-728-9. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Adhi Dharma Putra, I Kadek (Maret 2017). "Pengertian Tujuan Syarat-Syarat dan Fungsi Seminar Pendidikan".

www.researchgate.net. Diakses tanggal 03 Desember 2020. Periksa nilai tanggal di: -access-date= ( bantuan) • ^ Subhayni; Sa’adiah; Armia (2017-06-22). Keterampilan Berbicara :. Banda Aceh: Bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu Kuala University Press. hlm.

175. ISBN 978-602-1270-94-3. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Utama, I Wayan Andita May (2015). "Hakikat Seminar Pendidikan". www.researchgate.net. Diakses tanggal 02 Desember 2020. Periksa nilai tanggal di: -access-date= ( bantuan) • Halaman ini terakhir diubah pada 14 Oktober 2021, pukul 10.36. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Teks diskusi adalah bahan tertulis sebagai media untuk mencatat hal-hal penting tentang suatu masalah dalam pertemuan ilmiah. Teks diskusi dapat terdiri atas pendapat-pendapat yang muncul dalam diskusi, seperti pendapat yang menyetujui atau yang menolak hasil diskusi.

bahasa yang digunakan dalam seminar yaitu

Struktur teks diskusi terdiri atas isu, pernyataan argumen, serta simpulan atau saran. Penulisan teks diskusi harus memerhatikan kaidah bahasa Indonesia agar teks diskusi dapat menjadi baik dan padu.

Penyampaian argumen juga harus diutarakan dengan bahasa yang sopan dan santun agar tidak menyinggung berbagai pihak, baik pihak pro dan pihak kontra. Dengan demikian, Bahasa yang digunakan dalam teks diskusi, yaitu bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

HuzaimatusZhahra#TMTKSMTVI#Microteaching.




2022 www.videocon.com